Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

  1. deffa

    deffa

  • Similar Content

    • By vie asano
      Saya sempat membaca di salah satu thread di forum Jalan2 yang membahas tentang Maldives. Kalau nggak salah, ada yang bertanya apa Maldives bisa dijelajahi ala backpacker nggak? Kurang lebih seperti itu pertanyaannya.
      Pertanyaan tersebut membuat saya sedikit berpikir. Mungkinkah Maldives dijelajahi ala backpacker? Untuk Jepang, Belanda, dan mayoritas negara lainnya, backpacking sudah sangat lazim dilakukan karena kondisi geografisnya mendukung untuk dijelajahi dengan cara hemat. Pilihan akomodasi dan transportasinya pun beragam mulai dari kelas sudra hingga kelas dewa. Namun Maldives? Hmm.. Image resort lepas pantai dengan pemandangan lautan berwarna tosca plus pasir putihnya yang berkilauan, kok kayaknya terlalu mewah untuk dijelajahi oleh backpacker yang identik dengan kata hemat, ya? Belum lagi kondisi geografis Maldives yang terdiri dari kepulauan, dan moda transportasi penghubung antar pulau bukannya jalan raya, melainkan seaplane dan kapal feri. Wah, bisa nggak tuh Maldives dijelajahi dengan cara backpacking? Jangan-jangan biaya transportasinya bikin kantong jebol.
      Ternyata, Maldives bisa kok dijelajahi ala backpacker. Minimal ala budget traveller deh. Tentunya backpacking ke Maldives pastinya tetap sedikit lebih mahal dibanding backpacking ke negara lain. Lho, kok gitu? Salah satu alasan utamanya sudah saya singgung di atas, yaitu perlu biaya transportasi ekstra jika ingin pindah-pindah dari satu pulau ke pulau lain (kecuali jika mau berenang antar pulau ya, hehe). Nah, bagi backpacker dan budget traveller yang berminat untuk berkunjung ke Maldives, berikut beberapa tips yang wajib diketahui.
      Waktu berkunjung
      - Sebetulnya, Maldives selalu disinari oleh matahari sepanjang tahun. Namun banyak yang berpendapat waktu paling tepat untuk berkunjung ke Maldives antara bulan Desember-April. Pada masa-masa tersebut, hujan mendadak termasuk jarang turun sehingga lebih lama disinari oleh matahari.
      - Perhatikan gejolak politik di Maldives saat ini berkunjung ke sana. Maldives termasuk negara yang rawan demonstrasi, terlebih saat mendekati momen-momen politik.
      Visa dan mata uang
      - Maldives bisa dikunjungi kapan saja karena negara ini menerapkan sistem visa on arrival dengan masa tinggal maksimal 30 hari.
      - Mata uang Maldives adalah Maldivian Rufiyaa (MRF) dengan pecahan 500, 100, 50, 20, 10, dan 5. 1 Rufiyaa = 100 Laari, dan 1 USD kira-kira setara dengan 15,42 Rufiyaa. Jadi 1 Rufiyaa itu berapa Rupiah? Hitung sendiri yah.
      - Saat berkunjung ke Maldives, sebaiknya siapkan uang dalam bentuk USD karena mayoritas hotel menerima pembayaran dalam USD. Sebagian saja yang ditukarkan dengan Rufiyaa dan Laari, karena untuk membayar transportasidan belanja di toko-toko kecil harus menggunakan mata uang lokal.
      Akomodasi
      - Lupakan cottage lepas pantai jika ingin wisata ala backpacker! Menginap di cottage maupun resort (apalagi resort ekslusif) setidaknya memiliki 3 konsekuensi yang tak bersahabat bagi backpacker, yaitu harga yang mahal (bisa lebih dari USD 600*/malam), biaya tambahan untuk mengakses ke resort (karena konsepnya satu resort untuk satu pulau), dan biaya makan yang ekstra pula (karena semua makanan harus dibeli di resort dan di sekitar resort pastinya nggak ada warung kaki lima, apalagi mini market).
      - Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk menginap di hotel biasa, lodging house, maupun guest house. Jika pergi bersama rombongan, bisa juga mencari penduduk yang menyewakan rumahnya sehingga biaya sewa bisa ditanggung bersama. Dewasa ini makin banyak penginapan murah di Maldives, jadi jangan berhenti mencari alternatif akomodasi hingga mendapat yang betul-betul sesuai budget.
      - Jika tak ingin jauh-jauh dari pusat Maldives (terutama bagi partygoers), akomodasi di Hulhumale maupun Male bisa jadi pilihan. Selain karena memiliki beberapa opsi penginapan murah, dari kedua pulau tersebut cukup mudah untuk mengakses pulau lainnya karena banyaknya jam keberangkatan feri.
      - Seandainya tetep ngebet menginap di resort, selain harus pandai-pandai memilih budget resort, salah satu opsi untuk meminimalkan pengeluaran adalah dengan memesan “room only†alias nggak pakai makan. Konsekuensinya, kalau nggak mau puasa, ya harus berbekal makanan instan (ngenes banget nggak sih?).
      Transportasi
      - Sudah tahu kan jika moda transportasi penghubung antar pulau adalah pesawat domestik, seaplane, dan kapal fery? Jadi salah satu tips untuk menghemat biaya transportasi adalah dengan mempertimbangkan masak-masak itinerary wisata. Tentukan aktifitas wisata yang ingin dilakukan (misalnya: diving, snorkling, dan sebagainya) dan pilih lokasi yang saling berdekatan sehingga nggak perlu terlalu sering berpindah tempat.
      - Ini beberapa contoh tarif moda transportasi di Maldives:
      a. tarif taksi di Male dan Hulhumale ±MRF 25* (fixed rate).
      b. bus umum di Hulhumale ±MRF 3*.
      c. fery dari Male International Airport ke Male ±MRF 25-30*.
      d. fery dari Male ke Hulhumale ±MRF 5,5*.
      e. Untuk seaplane tarifnya bisa bervariasi tergantung destinasi tujuan di Maldives. Namun rata-rata bisa mencapai USD 350-500*/orang.
      - Untuk melihat jadwal keberangkatan kapal feri, bisa lihat disini.
      - Sedangkan untuk transportasi termurah menuju ke Maldives, selain harus rajin-rajin mencari tiket promo, sebaiknya pilih maskapai penerbangan murah seperti Tiger Airways. Sri Lanka Airlanes juga bisa jadi opsi menarik karena menyediakan jalur penerbangan dari Jakarta ke Maldives (via Srilangka).
      Tips lainnya
      - Saya sudah menjelaskan disini jika Maldives adalah negara Islam yang cukup ketat. Jadi sebaiknya jangan memakai pakaian yang terlalu terbuka saat berjalan-jalan di area publik dan jangan mengenakan bikini saat berjemur di pantai publik.
      - Di Maldives, sistem elektrik-nya 240 AC dan tipe colokan yang digunakan British Type.
      - Untuk berjaga-jaga, ketahui jam kerja pemerintah setempat yaitu mulai pukul 08.00-15.00 (Minggu-Kamis), dan jam kerja bank mulai pukul 09.00-15.00 (Minggu-Kamis). Nomor emergensi darurat adalah 119 (terhubung dengan kepolisian, ambulan, pemadam kebakaran).
      - Jika ngebet banget ingin menikmati pantai namun budget tak mencukupi untuk menginap di resort, siasati dengan menginap di penginapan yang lebih murah dan mengunjungi pantai maupun menjelajah pulau lain di siang hari.
      - Berencana liburan sambil membawa anak-anak? Berhubung di Maldives nggak ada Disneyland, pertimbangkan untuk memilih resort/hotel yang memiliki kids club. Pastinya perlu budget ekstra untuk itu, namun lumayan untuk menghindari rengekan si kecil saat bosan dengan aktifitas outdoor.
      - Tips terakhir ini bagi yang berniat untuk wisata ke Maldives sambil mencari pahala. Di Maldives banyak sekali lowongan untuk menjadi relawan dengan aktifitas beragam, mulai dari menyelamatkan kura-kura, menjadi guru, dan banyak lagi. Anda memang harus membayar sejumlah uang untuk dapat mengikuti program ini (bervariasi antara USD 1600*-1800*), namun sebagai gantinya para relawan akan mendapat akomodasi selama sebulan penuh (termasuk makan 3x sehari) dan menjalani berbagai pelatihan. Lumayan kan, bisa puas menikmati Maldives dengan biaya yang cukup terjangkau. Untuk detailnya, bisa lihat disini.
      Semoga bermanfaat.
    • By Ilhammb
      Teman2,
      Saya lagi cari teman Jalan2 di Lombok tanggal 24 November - 26 November 2017. Keberangkatan Jakarta dari SHIA (CGK), saya dapat tiket yang jam 05:00 WIB. Sampai Lombo BIL (LOP) jam 07:55 WITA.
      Itinerary
      Untuk Itinerary-nya, sebagai berikut :
      24 Nov - Hari Pertama - 08:30 Wita : Dari Bandara int. Lombok (LOP) pakai damri ke Pool damri Senggigi (Bisa Janjian di Pool Mataram kalo ada yang mau), Cari sewaan Motor, lalu ke Hotel untuk Check in. Jalan ke kota ampenan,  sarapan di pantai ampenan, sambil jalan2 atau menikmati sekitar pantainya dan kotanya sambil balik ke snggigi >>  Jalan2 di kota senggigi sambil Cari tempat makan siang. Lanjut Jalan2 ke pantai sengigi, dan sekitarnya seperti ke pantai batu bolong, menikmati pemandangan sambil nunggu sunset. Lanjut ke penginapan. Cari Makan Malam disekitar kota dan Istirahat.

      25 Nov - Hari Kedua - 08:00 Persiapan buat Check out. >> ke pelabuhan Bangsal buat nyebrang ke Gili Trawagan. Lagsung ke penginapan checkin. Jalan2 di Gili Terawangan (bisa snorkling, jalan2 ngelilingin Gili dll. sesuai kesepakatan dan isi kantong hehe) sampai hari ketiga. 

      26 Nov - Hari ketiga - Liat sunrise di pantai  >> ke penginapan untuk sarapan, persiapan dan check out. >> Jam 11:00 Checkout, kembali ke pelabuhan untuk nyebrang ke Bangsal. >> Ke Desa adat Sade buat beli Oleh2 atau alternatif lain kalo sempat >> 15:00 ke Bandara dan Pulang (peerbangan saya ke Jakarta jam 18:00 WITA).
      Jujur aja itinerary di atas mainstream banget, karena saya baru pertama kali ke Lombok.
      Sebenarnya itinerary nya flexible, kecuali gili dan Desa Adat Sade.
      Sharing Cost.
      Biaya yang bisa di share, sebagai berikut ;
      Penginapan di Senggigi 155.000 (Twin bed)* belum termasuk sarapan
      Penginapan di Gili 350.000 (Twin Bed) * Plus Sarapan
      Sewa Motor 3 Hari 160.000 + Bensin 60.000
      Parkir dan titip motor di Bangsal.
      **Biaya diatas belum dishare
      Check Point
      Titik kumpul mulai dari Jakarta - Lombok, sebagai berikut :
      1. Bandara Soekarno-Hatta
      2. Bandara Internasional Lombok
      3. Pool Damri Senggigi atau Mataram kalo ada yang janjian di Damri Mataram
      4. Pelabuhan Bangsal (25 Nov 2017)
      5. Gili Trewangan.
      Contact person :
      Line : Ilhammuharrom
      IG : ilhammu
      Email : ilhammuharrom@yahoo.co.id
    • By thissa
      Hello everyone,
       
      I am newbie in this forum. I am very challenged to have Sumatra road trip, ada yang punya minat yang sama kah?
      gw nggak bisa nyetir tapi nanti kompensasinya gw patungan sedikit lebih di bensin gpp. 
       
      So please message me if you have the same interest my email : thissayonap@gmail.com
       
    • By twindry
      Yosh!!! setelah kehilangan ide mau nulis apa lagi, akhirnya dapat wangsit juga mau nulis apa. berbekal pertanyaan2 teman sekantor saya yang akan berangkat ke jepang, maka muncullah ide untuk nulis "Do and Dont. Hal-hal yang perlu diperhatikan selama di jepang". disini saya akan menjelaskan beberapa peraturan tidak tertulis yang berlaku di jepang. semoga postingan ini bisa membantu teman2 yang akan ke jepang untuk pertama kalinya ya.
       
      1. Dilarang makan / minum selama menggunakan transportasi umum
       

      source : mbah gugel
      jepang terkenal akan kebersihan lingkungannya. jangankan makan / minum, ngomong bisik2 aja sebenarnya tidak boleh selama kita berada di transportasi umum semisal subway, kereta, atopun bus.
       
      2. Ngomongnya bisik2 aja ya
       

      ssst jaga ketenangan gan
      saya juga kurang tau kenapa orang jepang semuanya diam ketika berada di dalam transportasi umum. ada yg dengerin lagu di hp pake headset, ada yang baca komik, ada yang maen game (tapi silent), dll. bahkan bus pariwisata yang saya tumpangi ke kawaguchiko aja ngak boleh ngomong kuat2. padahal bus nya untuk hepi2 loh kan. bahaha. yang jelas kalo teman2 mau ngomong di dalam bus ato subway, bisik2 aja ngomongnya. biar ngak diliatin ama seisi penumpang ato di tegur ama supir bus (kayak saya). bahkan telepon seluler pun harus di silentkan ya kalo di transportasi umum. jangankan hp bunyi, permen jatoh aja kedengaran sampai ke ujung gerbong. bahahah. tahan malu aja kalo tiba2 hp bunyi pas di dalam subway. biasa.... panggilan bisnis (jualan ke tante2) bahahah.
       
      3. No Tip
       

      source : mbah gugel
      bagi teman2 yg suka kasi salam tempel alias ngasi tip, kalo udah di jepang ngak perlu lagi ya. karena kalo ngasi tip adanya malah di teriakin ama yang dikasi. kirain uang teman2 ketinggalan.
       
      4. Habis makan beresin sendiri
       

      tuh di sediain kain pel di atas meja. buat lap muka juga oke karena sueger kainnya bahaha
      nah ini yang masih agak kurang di budaya kita. padahal bagus loh budaya ini. di jepang sehabis makan di rumah makannya, konsumen sendiri lah yang beresin meja nya. mulai dari beresin remah2an makanan yang berceceran di meja, sampai nge lap meja yang udah dipake. jadi jangan heran kalo misalnya kita lupa beresin meja dan di teriakin ama penjaga tokonya. kan malu bahaha kecuali #thepowerofsetianovXXXX bahahaha (no offense)
       
      5. Nyebrang liat kode ya
       

      begitu lampu ijo yang nyebrang kayak gini. awas kebawa arus
      bagi teman2 yang ngak peka kode2an, kalo di jepang agak peka dikit ya. meskipun bukan cuman di jepang sih. rata2 di luar negeri kita ngak bisa nyebrang sembarangan. harus di zebra cross dan ada kode ato tanda tertentu. kalo di jepang lampu warna ijo dan ada tanda bunyi dari tiang lampunya berarti kita boleh nyebrang. jangan coba2 nyebrang sewaktu lampunya merah. karena bisa tiba2 ada kendaraan yang belok ndak ngak liat kita. kecuali di jalan kecil dan jalanan agak sepi. itupun nyebrangnya kudu liat kanan kiri juga ya. daaaan tenang aja. di sini ngak ada yang kasi lampu sen kanan belok kiri. ato yang kasi lampu sen tapi ngak belok2
       
      6. Slrrrrrpp slrrrp sllrrrrrp
       

      croooott *eeh* sslllrrrrppp enaaaak
      kalo makan mie di jepang, suaranya di keluarin ngak apa2 kok. itu artinya mie yang sedang kita sedot itu rasanya mantap. mau makan ala son goku ato pun naruto ngak apa2 kecuali di rumah makan padang di indo ya. hahah malu di liatin
       
      7. Dilarang lemot

      jangan tiru kami ya karena telat naek bus nya (simak kisahnya di postingan sebelumnya)
      transportasi di jepang terkenal akan ketepatan waktunya. jadi, bagi yang suka ber leha2 harap di kurangin sedikit. karena pasti itin bakal kacau balau kalau ketinggalan kereta ato bus. masih mending frekuensi kereta ato bus nya cuman beberapa menit sekali. lah kalo sejam sekali? pesai nunggunye kalau kata orang pontianak
       
      8. ikutin arus orang di eskalator

      kanto = tokyo, yokohama, dan sekitarnya. kansai = kyoto, osaka, hiroshima, dan sekitarnya (source : mbah gugel)
      kalo ketemu eskalator di bandara, stasiun, mall, ato tempat2 umum lainnya, ikutin arus orang2 yang ada. jangan sembarangan berdiri. rata2 di jepang kita harus berdiri di sebelah kiri kalo pake eskalator. jalur kanan khusus untuk pengguna lain yang sedang terburu2. ada beberapa daerah di jepang yang berdiri di kanan dan ada pula yang di kiri. jadi ikutin arus aja ya. kecuali kalo emang lagi buru2. lari aja di sepanjang jalur kanan. ngak bakal ada yang halangin. kayak cerita perjalanan ke kawaguchiko saya kemarin.
       
      9. alat makan bukan untuk mainan
       

      source : mbah gugel
      jangan mengetuk2an alat makan ke meja ataupun piring ato mangkok
       
      10. jangan merusak alam

      pungut yang udah gugur aja ya
      kalo ke jepang pas musim semi ato gugur, bunga sakura atopun momiji nya yang masih nempel di pohon jangan di petik ya. yang boleh di ambil cuman kelopak sakura ato pun daun momiji yang sudah rontok dan jatuh ke tanah. boleh foto2 di dekat pohonnya tapi jangan di apa2in ya. pernah saya dengar kabar kalo ada turis yang sampe manjat ke atas pohon sakuranya demi dapet foto syantik *tepok jidat* untungnya bukan turis dari indonesia
       
      11. dilarang merokok sembarangan
       

      source : mbah gugel
      nah ini terapi yang baik bagi teman2 yang merokok. kalo ke jepang saya yakin rokoknya pasti agak dikurangin. karena di jepang tidak boleh merokok sembarangan. sudah di sediakan area khusus di beberapa spot khusus untuk perokok. bentuk nya kayak halte bus dan bagusnya lagi asapnya ngak sampai mengganggu pejalan kaki lain. bahkan puntung rokok pun ngak keliatan di jalan. jangankan puntungnya, abu rokok aja ngak jatuh2 ke aspal jalan. mungkin skalian di telan kali ya abu sama puntungnya. biar kayak2 limbad gitu. bahahah. padahal letaknya ada di trotoar pejalan kaki juga loh
       
      12. ijin dulu gan
       

      cari aja cosplayer di harajuku. pas weekend biasanya banyak yang nongkrong di sana
      kalo ketemu cosplayer ato orang yang berpakaian nyentrik, jangan langsung di foto ya. minta ijin dulu. kalopun ngak ngerti bahasanya, setidaknya bahasa tarzan alias bahasa tubuh adalah bahasa yang paling baik. kecuali kalo maiko atopun geisha ya. mereka memang ngak mau di foto. jadi harus ada trick2 nya.
       
      hmm. saya rasa segitu aja kira2 kode etik ato peraturan tidak tertulis yang berlaku pada umumnya di jepang. masih banyak kayaknya peraturan2 yang lain. intinya sih jangan aneh2 aja. cukup jadi turis biasanya. alay boleh tapi jangan over. tau batas juga ya. mumpung di tempat asing yang ngak seorangpun mengenal kita, alay dikit ngak apa lah ya. namanya juga liburan. hehehe. sekian aja tulisannya. kalo ada yang kurang ato salah2 CMIIW ya. see ya *melambai*
    • By falovwi
      Kenalin nih gan ane @falovwi,, Anggota baru,masih anget-anget lah di forum ini. 
      salam kenal semuanya 
      jangan dinakalin yah?,,, nanti kalo di nakalin tek bilangan emak gue lohh  
×
×
  • Create New...