Sign in to follow this  
desty_da10

Raja Ampat 16-22 Desember 2016

9 posts in this topic

Salam kenal semua :D

Mau share perjalanan ke Raja Ampat, 16-22 Desember 2016 kemarin. 

4H3M Wayag-Pianemo-Kabui

* Total peserta 15 orang

* All in Per orang Rp. 2,4 Juta*

Include :

1. Penjemputan dari Bandara Sorong / Hotel bagi peserta trip yang datang di hari sebelumnya.

2. Kapal Express Sorong - Misool PP

3. Makan, minum, snack selama trip.

4. Boat keliling pulau-pulau

5. Tiket masuk lokasi

6. Homestay di Arborek 1 Kamar 2 orang.

 

Itinerary Raja Ampat Utara :

Tgl 16 Des :

* Meeting point di Pelabuhan Sorong jam 09.00

* Jam 10.00 berangkat menuju Waisai dg Kapal express.

* Tiba di Pelabuhan Sekitar Jam 12.00.

Istirahat dan makan siang di pelabuhan waisai.

* Jam 14.00 perjalanan ke Arborek.Tiba di Arborek sekitar jam 16.00 (Molor karena Boat bermasalah).

* Istirahat, Bermalam di Arborek.

 

Tgl 17 Des :

* 06.00 Sarapan

* 07.00 Perjalanan ke Wayag

* 11.00 Tiba Di Wayag. Explore Puncak 2 Wayag, dan pantai di sekitar wayag. Makan siang di pantai.

* 14.00 Balik Ke Arborek

* Tiba Di arborek sekitar jam 17.00

* 19.00 Makan malam

* Istirahat

 

Tgl 18 Des :

* 06.00 Sarapan

* 07.00 Perjalanan menuju Pianemo

* 08.00 Tiba di Pianemo

Explore Pianemo, Laguna Bintang, Teluk Kabui, Pulau Yeben, Makan siang di Pulau Friwen, Pasir timbul.

* 16.00 Kembali Ke Arborek

* 19.00 Makan malam

* Istirahat

 

Tgl 19 Des :

* 07.00 Manta poin

* 10.00 Kembali Ke Waisai

* 14.00 Perjalanan ke Sorong dg Kapal express

* Tiba di Sorong 16.00

* Explore Sorong sambil menunggu kapal Feri ke Misool.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Itinerary Raja Ampat Selatan :

Tgl 20 Des :

* 00.00 Perjalanan ke Misool

* 09.00 Tiba Di Pelabuhan 35 Misool

* 10.00 Tiba di Penginapan Kampung Harapan Jaya

* 11.00 Explore misool.Yapap, Dafalen, Pulau Banos, Danau Ubur-ubur.

* 17.00 Kembali Ke penginapan

* 19.00 Makan malam

* Istirahat

 

Tgl 21 Des :

* 07.00 Perjalanan menuju Balbulol. Explore Balbulol, Goa Putri termenung, Pantai Di Goa termenung, Puncak Harfat, Dapunlol, Dafalen love, Pantai Lenmakana.

* 17.00 Kembali ke Penginapan

* 19.00 Makan malam

* Istirahat

 

Tgl 22 Des :

* 05.00 Sunrise di Misool

* 07.00 Sarapan

* 09.00 Menuju Pelabuhan Yellu

* 10.00 Naik Feri menuju Sorong

* 16.00 Tiba di Sorong

 

* 3H2M Misool

* Total peserta 16 orang

Include :

1. Kapal Feri Sorong - Misool PP

2. Makan, minum, snack selama trip.

3. Boat keliling pulau

4. Tiket Di Puncak Harfat.

5. Penginapan homestay di Harapan jaya

Booking 2 Kamar besar,

1 kamar ber 8 org cew, dan kamar satunya lagi 8 org Cowok.

 

Rincian :

* Boat : 4 Jt x 2 hari = 8 Jt

* Penginapan dan Makan : 400 rb × 2 hari x 16 orang = 12.8 Jt

* Tiket Harfat : 50rb x 16 orang = 800rb

* Total : (8 jt + 12.8 + 800rb) / 16 org =  1.35 jt

* Kapal Feri PP : 200rb x 2 = 400 Rb

*Total per orang = 1.35 jt + 400rb = 1.75 Juta.

(Infonya sekarang homestay di Misool harganya turun, dan sudah ada kapal express Sorong-Misool PP. Jadi lebih mudah pastinya akses kesana dan harganya juga lbh murah :D)

 

Total 7h6m di Wayag-Misool = Rp 4.15 Juta.

Ok Sekian share pengalaman trip Raja Ampat, semoga bermanfaat ya :)

Tetap semangat jalan-jalan untuk menyusuri nusantara yg indah ini.

 

Salam.

Desty

 

*Foto-foto 

1. Wayag

20161217_113932.thumb.jpg.918d217fdbd939c9744517f632247c04.jpg
 

20161217_120512.thumb.jpg.7a5e9d20e9077dd5b2ce62f03c533502.jpg

20161217_113929.thumb.jpg.54163f728f948ba92eb47d37ea6b65ab.jpg

 

2. Pianemo

20161218_081014.thumb.jpg.ad64b14d26dbc52deb8cefc1429a13e2.jpg

 

3. Laguna Bintang

20161218_085607.thumb.jpg.ca90f5d5e8ee94f8db8c32694fec22fb.jpg

 

4. Yeben

20161218_103508.thumb.jpg.0beebda4ff543f4a92289549c3f0e685.jpg

 

5. Friwen

20161218_132613.thumb.jpg.9464a86f529259e5c1adeb9cce14360a.jpg

 

6. Pasir Timbul

20161218_141411.thumb.jpg.d991ddf4e0137e6f26fc616bc26833b4.jpg

 

7. Pulau Pef

Raja4 divers Dive Resort

20161217_173044.thumb.jpg.7e66fb6978c6595df49175ccbb8c07fe.jpg

 

8. Penginapan di Arborek

20161218_160757.thumb.jpg.f2ec12410ee3a1d60832f3451f3d1327.jpg

 

9. Yapap Misool

20161220_153110.thumb.jpg.618827bebe1506703a16c4b0750f5edd.jpg

 

10. Puncak Harfat

20161221_130240.thumb.jpg.3b0ac2702a43a7afeb6c772523d17265.jpg

20161221_131849.thumb.jpg.7cbde72e528ec4a0f7a7e7baaf405025.jpg

20161221_131854.thumb.jpg.8a0a70222791301d6910665ee9752824.jpg

 

11. Dafalen Love

20161221_145800.thumb.jpg.86af45b3493eeab3d4c1b988386f77c2.jpg

 

12. Balbulol

20161221_084832.thumb.jpg.1f3676a42fc43ada6db37b2818f5c289.jpg

20161221_084612.thumb.jpg.964647481bdd8401cbe2450784429f30.jpg

 

13. Kampung Harapan Jaya

20161222_091029.thumb.jpg.21139787864714ada9909f5635fdb7f3.jpg

20161222_060336.thumb.jpg.c5aab9ead248d7dd775825347140e05c.jpg

 

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Halo mas deffa, iya akhir tahun kemarin mas. Sebelum Ke Kepulauan Kei. Hehe

Aku kemarin dpt nya PP 4.1 juta mas.

Berangkat Jogja - Sorong transit Makasar Garuda. 2.1 jt

Pulang Sorong -Jogja Batik & Sriwijaya Transit Makasar & Sby 2 Juta.

Agak mahal sih ya, ada yg lbh murah dr ini Kl naik Singa hehe. 

Share this post


Link to post
Share on other sites
11 hours ago, kyosash said:

wah emang:salut nih Raja Ampat, airnya jernih :wub:  , wah makin murah yah kesana, btw nice share :rate 

Jernihhh bgt mas. Blm tercemar :terpesona

Skrg akses lbh mudah ya drpd tahun lalu. Sdh ada pesawat juga turun Waisai. Kapal express Sorong - Misool juga sdh ada. 

Homestay di Misool jg tambah byk, tentunya harga bersaing. Pinter2 nawarnya hehe. 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 9/12/2017 at 7:53 AM, desty_da10 said:

Halo mas deffa, iya akhir tahun kemarin mas. Sebelum Ke Kepulauan Kei. Hehe

Aku kemarin dpt nya PP 4.1 juta mas.

Berangkat Jogja - Sorong transit Makasar Garuda. 2.1 jt

Pulang Sorong -Jogja Batik & Sriwijaya Transit Makasar & Sby 2 Juta.

Agak mahal sih ya, ada yg lbh murah dr ini Kl naik Singa hehe. 

ya katanya Singa atau Sriwijaya air dari Jakarta lebih murah @desty_da10

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By min0ru
      Pagi itu, saya dan keluarga mendarat di Kansai International Airport (Osaka) pukul 08.30 waktu setempat. Ini kali kedua saya mengunjungi negara yang kawaii ini dan kota pertama yang akan saya kunjungi adalah Takayama. Seusai mengambil bagasi, saya bergegas menuju ke JR Office untuk menukarkan JR Pass (Japan Railway Pass). Antrian ternyata cukup panjang mengular dan menghabiskan waktu lebih dari 30 menit sampai akhirnya saya mendapatkan JR Pass.
      Cara Menuju ke Takayama
      Karena saya menggunakan JR Pass, jadinya kami bisa langsung naik ke Shinkansen (kereta cepat). Dari Kansai International Airport (KIX) kami mengarah ke Shin-Osaka Station dahulu baru nyambung kereta lagi ke Nagoya Station sebelum akhirnya menggunakan Hida Train (JR) dan turun di Takayama Station.
      Jalan Sore di Takayama

      Sesampainya di Takayama, saya langsung bergegas menuju hotel karena memang sudah waktunya check-in, lagipula repot rasanya jika harus berjalan-jalan menggeret koper. Kami menginap di J-Hoppers Takayama yang jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki dari Takayama Station.
      Saya bertanya kepada resepsionis hostel mengenai apa saja yang bisa dilihat di Takayama ini dan dijawab dengan sangat ramah olehnya. Jadi di Takayama ini ada bagian kota tuanya yang cukup ramai tapi hanya di akhir pekan dan banyak street food. Karena kami datang di hari biasa, jadi kami cukup manyun dan memutuskan untuk eksplorasi saja jalan-jalan di Takayama.
      Sebelumnya kami makan dulu di restoran ramen yang dipilih secara random karena cukup ramai. Rasanya pun cukup enak dan menghangatkan. Saat itu cuaca cukup dingin kalau tidak salah sekitar 5-10°C. Sayang banget karena kalap saya ngga sempet mengabadikan foto makanan maupun restorannya. 
      Berseberangan dengan restoran rame, ada sebuah jembatan kecil  untuk menyeberang sungai dan ada jalanan kecil di sisi sungai tersebut yang cukup cantik untuk berfoto. Jadilah ambil beberapa frame dulu ☺️. Ngga kerasa hari cepet banget gelap, suasana lampu bangunan tua satu persatu mulai menyalah membuat suasana malam itu makin cantik. Kebayang ngga sih bangunan tua yang kebanyakan berbahan kayu dihiasin lampu berwarna kuning atau lampion berwarna merah? 
      Malam itu kami kembali lebih cepat ke hostel, karena ngga banyak lagi tempat yang bisa dilihat dan memang tujuan ke Takayama ini hanya persinggahan untuk menuju ke Shirakawa-Go.
      Keindahan Desa Sejarah Shirakawa-Go (UNESCO's World Heritage Sites).

      Cara yang saya gunakan untuk menuju ke Shirakawa-Go dari Takayama adalah menggunakan tur yang di arrange oleh J-Hoppers Hostel. Kenapa saya memilih tur dari J-Hoppers? Karena harganya lebih murah ¥500 untuk orang yang menginap di J-Hoppers, kan lumayan 4 orang sudah jadi semangkok ramen. 

      Bus melaju dengan santai ke Shirakawa-Go, dalam waktu kurang dari 1 jam kami sudah tiba di situs bersejarah ini. Kami diberikan waktu bebas selama 2 jam di desa ini. Ngga pake lama, saya langsung ngacir turun dari bus dan cari spot buat pepotoan.


      Rumah-rumah di desa ini disebut Gasshō-style atau bebentuk seperti tangan sedang berdoa. Atapnya terbuat dari susunan jerami yang sangat kuat dari berbagai cuaca. Walaupun hanya terbuat dari jerami tetapi pada musim dingin tetap dapat menghangatkan dan sejuk saat musim panas.


      Senangnya saya liat sisaan salju yang masih terhampar luas dan tebal, pengen rasanya tambahin duren sama cendol trus sirup tjampolay~ *eh. 
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      POCKET WIFI di Jepang......
       
       
       
    • By ko Acong
      Bagi yang bosan di Kuala Lumpur boleh melipir ke Melaka cuma 2 jam perjalanan loh.
      Berapa uang yang saya habiskan selama main ke Malaka? Normalnya tiket pesawat PP 1 jutaan. Yang pasti tiket PP Indonesia-Kuala Lumpur kemarin saya dapat Rp 169.000 saja Malaysia Airlines Business Class (Promo).
      Mari kita hitung pengeluaran saya selama 2 malam 3 hari di Melaka:
      Tiket Bus, via Terminal BTS (Bandar Tasik Selatan) cukup 24 x 2 = 48 RM
      Jika langsung bus PP harganya 70 Rm, perbedaan waktu hanya 1 jam. Kelebihan transit di  BTS setiap 30 menit ada Bus. Kekurangannya, jika ketingalan jadwal bus harus buang waktu selama 3 jam.
      Hotel Saya Pake Hotel Hong https://goo.gl/maps/fhwLNd6fmzp
      yang terkenal buat Backpackers, karena serasa Hotel Keluarga ada di antar jemput di terminal bus dan ketika diantar mereka melepas kita satu persatu, sampai aman di terminal bus dan mengarahkan ke platform yang seharusnya. Terima kasih Ci Amey dan karyawan hotelnya yang bersih. Harga selama 2 malam kisaran Rp 550.000. 
      Tranportasi di Melaka semua ditempuh dengan berjalan kaki. Estimasi makan minum, cukup Rp. 100000 perhari, di tiap menu makanan perhari ada daging nya lumayan wah juga sih.
      Tinggal kita hitung oleh2 jajan yang aneh-aneh dan lainnya, jadi estimasi main di Melaka selama 2 hari:
      Bus 48 Rm = Rp 175.000 Hotel 2 malam = Rp 550.000 Biaya makan minum = Rp. 300000 Jumlah Rp 1.025.000.- sesuai Hitungan awal budget cukup 1 jutaan.
      Hehehe namun belum termasuk Cendol Musang King dan oleh-oleh Durian Jam San Shu Gong yang legenda, Wueeenak lembut banget. Nah bila mau lanjut main di Kuala Lumpur, cuma tinggal nambah hotelnya sekitar Rp 500.000 per malam.
      ____________________________________________________________________________________________________________











    • By Canaya Tour Service
      JELAJAH MISOOL & ORA BEACH 5D4N (BUDGET TRIP) 16 - 20 November 2018   Pulau Misool adalah surga tersembunyi yang terpencil, salah satu dari empat pulau terbesar di kepulauan Raja Ampat, dan salah satu spot diving terkenal di dunia di Papua Barat. Terletak di lepas pantai barat pulau utama Papua, berbatasan langsung dengan Laut Seram, perairan adalah jalur lalu lintas yang sesungguhnya bagi banyak makhluk laut besar, termasuk ikan paus. Trip ini akan mengantarkan kita ke Pulau Misool dari titik awal Kota Ambon, menyusuri Pulau Seram yang memiliki keindahan flora fauna hingga Saleman yang terkenal dengan Pantai Ora-nya. Yuk, jelajahi Misool dan Ora Beach selama 5 hari dan dapatkan berbagai destinasi unik di Indonesia Timur.   OVERVIEW
      Meeting Point    : Bandara Pattimura, Kota Ambon Meeting Time : Pk 07.00 WIT (GMT/UPT+9)
      Return Time : Approx. 18.00 WIT (GMT/UPT+9)
      Activities    : Climbing, adventure, snorkeling, leisure Trip Length : 5 Days 4 Nights
      Fitness Level : 6.5/10   ITINERARY
      DAY 1 : Arrival Ambon - Saleman Village (L, D)
      Berkumpul di meeting point Bandara Pattimura Ambon Pk 07.00 memulai perjalanan menuju Masohi dengan kapal cepat Cantika Express. Setelah tiba di Masohi kita akan melanjutkan perjalanan darat menuju desa Saleman selama 2,5 jam. Di sini anda akan menginap di homestay water cottage. Sore hari nya acara bebas, anda dapat berkeliling desa sambil menunggu parade burung Lusiala yang menyerupai naga terbang.
      Akomodasi: Saleman Guest House
      DAY 2 : Saleman to Misool (B, L, D)
      Pagi hari setelah sarapan, check out menuju Kepulauan Misool dengan speedboat selama 3 jam. Check in di homestay dan persiapan tour. Explore Misool sebelah timur, trekking di Harfat jaya / Dapunlol Peak, kemudian ke Pulau Balbubol, snorkeling di sekitar pantai Gamfi dan Namlol. 
      Akomodasi: Harfat Jaya / Yalapale / setaraf
      DAY 3 : Explore Misool (B, L, D)
      Persiapan tour hopping island di hari ketiga.  Perjalanan diawali dengan trekking di Dafalen Peak (Love Lagoon) yang tidak jauh dari homestay.  Berenang di Len Makana Lake (Jellyfish), situs goa Putri Termenung, dan Goa Tomolo (Goa Keramat), body rafting menyusuri goa yang dulunya merupakan pusat kerajaan Misool. Setelah itu beraktivitas di Yapap, kombinasi pulau karst dengan laguna yang cocok untuk berenang, relaksasi atau sekedar foto-foto dari atas kapal.
      Akomodasi: Harfat Jaya / Yalapale / setaraf
      DAY 4 : Misool to Saleman / Sawai (B, L, D)
      Pagi hari setelah check out, dalam perjalanan pulang singgah di Pulau Karwapap untuk trekking melihat Love Lagoon 2. Setelah itu kembali ke Desa Saleman untuk check in dan melanjutkan hopping island ke Pulau Besar dan Pulau Aer untuk snorkeling, menyusuri Tebing Hatusupun, kemudian ke Air Belanda, sumber air di pinggir pantai yang dulunya menjadi tempat pemandian gadis-gadis Belanda.
      Akomodasi: Saleman Guest House
      DAY 5 : Misool - Ambon  (B, L)
      Pagi hari setelah check out perjalanan kembali ke Ambon melalui Waipirit untuk singgah di pasar tradisional. Setelah tiba di Ambon, perjalanan akan diakhiri dengan transfer menuju bandara.
        PRICE
      Minimum group 12 pax = IDR 5,700,000/pax
      (harga berlaku untuk sekamar 2-3 orang)   FACILITIES Paket trip sudah termasuk
      Program tour sesuai itinerary Akomodasi 2 malam di Saleman / Sawai Akomodasi 2 malam di Misool (basic room) Private speedboat tour Pulau Seram - Misool Transfer Ambon - Saleman PP Antar jemput bandara Tour guide, Tour Leader Makan selama program tour (B, L, D) Asuransi perjalanan Dokumentasi perjalanan DSLR, Drone, dan underwater   Paket trip tidak termasuk Flight ticket Gratuities atau tips untuk guide Biaya pengeluaran pribadi Biaya PIN Raja Ampat (IDR 500,000 domestik; 1,000,000 foreigner) Sewa alat snorkeling  
      HOW TO GET THERE
      Keberangkatan : Mengambil rute penerbangan dari kota asal menuju Ambon (AMQ).
      Jakarta (JKTA) - Ambon (AMQ)            00.30 - 06.00 by Lion Air
      Makassar (UPG) - Ambon (AMQ)            03.15 - 06.00 by Batik Air (Recommended)
      Kepulangan : Mengambil rute penerbangan dari kota Ambon menuju kota asal.
      Ambon (AMQ) - Jakarta (JKTA)            19.55 - 21.25 by Batik Air (Recommended)
       
      GET IN TOUCH WITH US
      TANYA TRIP (FAST RESPONSE) : http://bit.ly/ask-trip
      Whatsapp: 0812-1221-0647
      Email: canayatour@gmail.com
      Website: www.canayatour.com
      Instagram : @canayatour
    • By Daniyah Isa
      Assalamualaikum 
      Salam kenal,
      Panggil saya, Nia
      Ini adalah pertama kalinya saya pergi ke LN dg mengurus semua keperluan sendiri. Biasanya, sdh terima beres dari kantor, karena memang ada urusan. Nah, destinasi yg saya pilih tdk jauh tp harus berkesan ! Melaka. Kota yg ditempuh dlm waktu 2 jam dari KLIA2. 
      Gimana caranya saya bisa sampai ke sana ? Inih dia, detailnya ;
      1. JKT-KLIA2
      Pesan tiket pesawat yg everyone can fly dari situs resmi. Lama waktu sekitar 2 jam, berangkat 10:10am sampai KLIA2 13:15pm.
      Di KLIA2, ikuti saja petunjuk arah yang ada, sambil ikuti arus kemana orang-orang pergi. Nanti, ada eskalator naik, lalu ada eskalator turun langsung ke tmpt imigrasi. Setelah keluar dari imigrasi, saya temukan mall dg counter-counter barang branded. Semacam Grand Indonesia, kalau di Jakarta.
      Buat yg terburu-buru sampai ke KL dg cepat, mgkn ada urusan meeting or apa, bisa lurus terus ke pintu keluar. Di samping pintu keluar ada loket pembelian tiket KL Ekspres, seharga 55RM dg waktu tempuh 33menit ke stasiun KL SENTRAL. Dari KL Sentral, bisa pilih kemana saja tujuan teman-teman yg mau dicapai. Ibarat di Jakarta nih, KL Sentral tuh Manggarai. 
      Tujuan wisata saya, dan teman saya adalah Melaka. Belajar dari blog dan bbrp artikel, butuh kendaraan bus utk sampai ke sana. Hanya bus saja, tdk ada kereta atau MRT yg menuju ke sana. Saya pun, turun lagi ke lantai G dg eskalator. Jangan takut kesasar ! Banyak petugas keamanan yg berjaga.
      Sampai di lantai paling dasar, ada sederet loket yang menjual tiket bus, taxi, sewa kereta (mobil). Langsung saja, membeli tiket bus Transnasional tujuan Melaka Sentral, seharga 24.10RM. Di tiket sudah tertera nomor tempat duduk, gate tempat menunggu. Wah, pokoknya tertib dan teratur! Meskipun busnya lebih bagusan DAMRI sih bagi saya, hehehe.
      2. Melaka dan Wisatanya 
      Selama 2 jam perjalanan dari KLIA2, sambil bengong-bengong liat pemandangan (apa bener gue di Malaysia? Ini mirip ke Ciawi yah ? Heheheh) yang membedakan tuh, sepanjang jalan lancar jaya. Mgkn supir bus kapalan nginjek gas, hehehe. Duh bahagia deh kalau Jakarta jalanannya kaya gini terus. Sampai tibalah saya di Melaka Sentral, ibaratnya Terminal Kp. Rambutan gituh. 
      Waduh, sepi banget ! Macam ga ada kehidupan. Bingung juga kan, mau ke hotel gimana ? Boro-boro kuota buat pesan taksi online, sinyal ajah ga dapat.
      Yaa, saya tanya ke petugas kebersihan, dan memang bus Panorama 17 tujuan Bangunan Merah, agak lama. Bukan karena macet yaa, ini karena jalanan di Melaka tuh Sehala (satu arah) jadi dia berputar dulu.
      Sejam menunggu, datanglah bus Panorama 17. Disinilah pengalaman dimulai, banyak yg Negor dan tanya "Indonesia ya ? Indonesianya mana ?" Agak bingung sih, ditanya begitu. Biasanya ditanya "Jawanya mana ?" Padahal sih, sama saja hehehe. 
      Saya menginap di hotel Hallmark Crown, 3H2M, seharga 147RM include Breakfest, free wifi. Wilayahnya dekat dengan mall Dataran Pahlawan, jalan kaki 10 menit lah. Jadi turun saja di Dataran Pahlawan, ongkos busnya 2RM saja. Hotelnya comfie banget ! Disetiap sudut ada galon. Jadi bisa refil sepuasnya, ditambah kulkasnya menyala dg sempurna. Wah, recomend deh!
      Saran utk teman-teman yg mau pesan hotel di Melaka, pesan di daerah sekitar Dataran Pahlawan (rate murah), Bangunan Merah, dan Jonker Street. Tiga tempat itu, sudah dekat banget kemana-mana. Jadi bisa jalan-jalan santai, foto-foto, interaksi sama penduduk lokal. Yg penting, rajin jalan kaki yaa, hehehe.
      Hari pertama saya mengunjungi Bangunan Merah, jalan kaki dari Hotel 15 menit. Melewati mall-mall Besar, dan rupanya ada carnaval becak hias, mobil hias dan barongsai. Jadi nggak berasa jauh dan capeknya.
      Di Melaka, ada yang saya lihat di maps Google itu jauh, ternyata dekatan. Menara Taming Sari, Bangunan Merah, Jonker Street dan River Cruise. Yang jauh, cuma Masjid Selat Melaka. Masjid Selat Melaka memang harus menggunakan taksi online, karena jaraknya terpisah dengan daratan Melaka kota dan masuk ke kompleks perumahan. 
      3.Kuliner dan Oleh-oleh Melaka
      Sempat bingung mau makan apa di Melaka. Hari pertama saya sampai di Melaka, sudah malam dan banyak yg tutup. Masa iyah sih, jauh-jauh ke Melaka, makanya McD? Nggak ada nasi lagi. Akhirnya mampir ke 7Eleven (horeee, Nemu 'sevel !) Beli nasi lemak instant dan mie instan. Lupa berapa harganya, tapi cukup menahan lapar. Serius deh, sebenarnya nggak lapar-lapar banget ! Cuma karena nggak mau masuk angin ajah.
      Terakhir perut diisi sama sandwich Subway yg beli di KLIA2. Hufh, gara-gara ngincer destinasi wisata jadinya lupa makan. 
      Hari kedua, masih hunting foto disekitar Bangunan Merah, Taming Sari, River Cruise. Cerah banget langit di Melaka, dan udaranya juga segar nggak ada polusi (kapan Jakarta begini ? Mungkin ga yah ?). Di samping Bangunan Merah, ada tangga menuju bukit. Diatasnya bangunan reruntuhan yang menghadap lautan lepas. Keren banget !!! Duduk-duduk saja sambil lihat pemandangan. 
      Oh Iyah, untuk beli oleh-oleh seperti gantungan kunci, kaos tulisan Melaka, tas Melaka, tempatnya di Medan Samudera. Tenang, ga jauh kok ! Ga perlu nyebrang. Dari Bangunan Merah, ambil sisi kanan dan lurus terus sampai lihat bangunan kapal pesiar. Nah di sana, yang paling murah ! Kaos dapat 10RM, gantungan kunci dapat 8RM, 6 gantungan kunci. Meski di Bangunan Merah juga ada lapak yang menjual, lebih baik beli di Medan Samudera, karena harganya lebih terjangkau. 
      Selain beli oleh-oleh, di tempat ini ada warteg Melayu loh ! Syukurlah, ada warteg juga. Awalnya sempat underestimate gitu. Makanannya mirip makanan warteg, dan ga lebih menarik dari warteg Jakarta. Karena Nggak enak sama Ibu penjualnya, yg tiba-tiba udah nyendokin nasi, mau ga mau dibeli. 
      Yaa sayur tumis kacang panjang dan ayam goreng jadi menu makan siang. Pas dimakan, enak ! Ini karena efek capek mungkin yaa. Minum air mineral, biar nggak makin haus. Tadinya sih mau makan nasi Briyani dan teh tarik, tapi dia hanya jual di hari Minggu. Seporsi makanan warteg Melayu cuma 6RM. Waah, amazing ! akhirnya bisa menghemat, heheheh.
      Lepas makan, lanjut belanja-belanja di sekitar Medan Samudera. Biasa, buat yang dirumah, mau dibeliin kaos dan gantungan kunci utk disebar, hehehe. Jalan lagi ke Bangunan Merah, baru ketemu kedai es cendol. Katanya sih, es cendol di Melaka itu khas banget. Yaudah, saya beli yang es cendol kacang merah. Rasanya ??? Waah, enak banget !!! Pass buat saya yang ga terlalu suka manis. Kuah santannya gurih, cendolnya segar dan kacang merahnya manis. 
      Wah, okeh banget lah ! Rencana kalau ngidam, maunya ngidam es cendol Melaka. Hahahah
      Menjelang sore, saya bersiap menuju Mesjid Selat Melaka. Menikmati sunset sambil menunggu waktu magrib. Magrib di Malaysia, setengah tujuh. Tapi langitnya seperti setengah enam, Jakarta. Waktu di Malaysia tuh cepat banget ! Mungkin ini planet Merkurius, satu menit tiga puluh detik. Semua terasa cepat.
      Saya dan teman-teman menuju Masjid Selat Melaka menggunakan taksi online. Sampai di sana, waah indah banget ! Lebih indah dari foto-foto Google. Garis cakrawala sudah menyapa di langit. Air laut biru bersih tanpa sampah. Saya berdiri di halaman belakang Masjid menatap langit sore. Diterpa angin laut, dan ada beberapa wisatawan lain berlalu-lalang. Sayang, lagi nggak sholat Magrib di sini. 
      Akhirnya cuma nunggu teman yang sholat Maghrib, sambil jaga sendal hahaha.
      Malam terakhir di Melaka, saya menuju rumah makan Eeji Ban Chicken, penjual makanan khas Melaka. Ada Rice Balls, Asam Pedas, Nasi Lemak, harganya pun terjangkau. Berkesan makan ditempat ini, karena rumah makan Eeji Ban recomend dari supir taksi online. 
      4. Check Out Melaka
      Hari terakhir di Melaka, saya merasa sedih banget ninggalin tempat ini. Padahal rumah ini kampung orang, negeri orang, huhuhu. Nggak mau repot karena tas udah beranak, jadinya saya dan teman-teman naik taksi online ke Melaka Sentral.
      Di Malaysia pada umumnya, jarang ada sirik-sirikan or persaingan. Contohnya di terminal Sentral Melaka. Tadinya mau naik bus Delima,  bus terkenal dikalangan blogger yg pernah kesana. Tapi sama kenek Delima, disuruh ke bus satunya lagi yg kurang eksis. But its OK ! Yg ptg sampai, heheheh.
      Dua jam perjalanan menuju terminal bus TBS (Terminal Bersepadu Selatan), amazing !!! Terminal Bus rasa Bandara Terminal 3. Bersih, tertib, rapi. Dibawahnya, ada stasiun menuju KL Sentral. 
      5. Sehari di Kuala Lumpur 
      Berhubung pesawat tengah malam, jadi siang masih bisa jalan-jalan sebentar di Kuala Lumpur. Hunting foto di KLCC, Dataran Merdeka dan jalan-jalan ke Mall *lagi. 
      Dari Terminal TBS, naik KL transit ke stasiun KL SENTRAL seharga 6.5RM. Dari KL SENTRAL, bisa ke Batu Caves, KLCC, Mesjid Jamek, KLIA2. Ada peta seperti peta yang ada di halte Transjakarta, di sana juga ada petugas yang membantu dan menanyakan "Can i help you ?" So, tak perlu takut tersesat. 
      Stamina udah low, meski cuma naik turun kendaraan umum tp cukup bikin lemas. Selain makan, kita juga butuh vitamin, kalau capek lebih baik istirahat.
      Di KL SENTRAL, ada loker penitipan dg kunci sensor wajah. Jadi kita ga perlu deh tengteng tas beranak kesana kemari. Harganya 20RM utk loker kecil dan 30RM utk loker besar. Sangat disarankan berpergian sama teman, biar segala biaya bisa ditanggung bersama. Tapi milih juga yaa, teman yang gimana buat diajak jalan jauh. Apalagi, ke LN yg jalan kakinya jauh-jauh.
      Baiklah, itu pengalaman pertama saya traveling ke Melaka, Malaysia. Saya sangat suka tempat itu, lebih indah dari yg saya bayangkan. Terutama yg hobi fotografi, ini banyak spot-spot bagus di Melaka. 
      Oh Iyah, makasih banyak buat Mba Vira. Mgkn dia jarang aktif di forum ini. Saya pun juga newbie. Ketemu jalan2.com karena random ajah, hehehe. Lagi bosen, drpd stalking sang EX atau baca berita hoaks, iseng-iseng cari soal Melaka. Tiba-tiba muncul situs ini, dan saya kenalan sama Mba Vira. Nggak ada sedikitpun curiga bakal gimana nnt disana, tinggal jalan ajah. Hehehe
      Nah buat teman-teman, semoga tulisan saya membantu dan jadi referensi kalau kalian mau ke sana. Ingat, No need bilang, barang ini murah atau mahal. Soalnya beda "Peradaban".
       








       
    • By seyakasamira
      Lalala-yeyeye..Setelah menunggu selama 7 Bulan lamanya, akhirnya nemu juga 5 orang korban lain (*eh?!) yang bersedia nge-trip bareng ke sini..uwowww jd terharu sayaa..  so, langsung saja..
      Day 1.
      Kita berangkat hari Jumat tgl 26 Sept'14, naik pesawat TriganaAir dari Jakarta menuju PangkalanBun. Sesampainya disana langsung dijemput oleh Tour Guide kami (Pak Andreas dari Yobel Tour), dan kita dicarterin taxi untuk menuju pelabuhan Kumai dengan jarak tempuh yg lumayan singkat yaitu 30 menit saja..Da..engingjrennggg... langsung terkesima dengan kapal yang akan kita kendarai selama 3 hari 2 malam mendatang..huhuhu..ga nyangka kapalnya oke banget,bersih dan ga se-prihatin yg saya bayangkan (mulai norak).
       
      Jadi awak kapal terdiri dari 1 orang kapten kapal, 1 orang crew kapal, 1 orang juru masak, dan Pak Andreas sbg Tour Leadernya. Kapal yg populer dinamakan kapal kelotok (karena bunyinya klotok..klotok..klotok) ini cukup luas buat kami ber 6 plus 4 orang awak kapal. Ada 2 dek, dek bawah itu untuk aktivitas awak kapal (buat nahkodanya, tempat menyimpan kasur2 tamu, tempat masak, dll). Dek atas disediakan untuk tamu. Fasilitasnya juga Ok bgt, kamar mandi pakai shower dan ada closet duduk, disediakan meja makan, ada balkon dengan 2 kursi leyeh2 untuk berjemur (what?berjemur??udah ky areng ginih -____- ! ) Oiya, jangan sedih..kita dapat 3x makan dan 2x snack dalam 1 hari. dan masakannya sungguhlah berlimpah dan super yummy..





       
      Di hari pertama ini kita langsung menuju Tanjung Harapan untuk lihat feeding time nya orangutan. Trekking masuk hutan sekitar 1 km dan sesampai di tempat feeding cuaca mulai mendung dan turunlah hujan. Eh, ternyata disana sudah menunggu beberapa rombongan tourist yg mau lihat proses feeding time ini. Dan dikarenakan wisata tanjung puting ini lebih populer atau diminati tourist luar, maka pemandangan disini adalah bule bule semua   . Disini kita menunggu ?-/+ 30 menit hingga orangutan yg masih ngumpet pada mau turun dari atas pohon menghampiri "panggung" yg berisi pisang2. Beruntung kita bisa melihat orangutan yg muncul dikarenakan kalau hujan biasanya mereka prefer leyeh2 di atas pohon (macam manusia yg kalo hujan lebih senang nedekem di rumah). Uwoww, beda lho rasanya ngelihat orangutan di ragunan/taman safari dengan orangutan disini. Kalo disini ada perasaan degdegan kalo mereka melintas dengan tubuh besarnya itu. Dikarenakan orangutan liar belum terbiasa disentuh oleh manusia (tdk sperti kbon binatang di jakarta), maka juga ada anjuran jangan sembarangan memberi makan orangutan, jangan berdiri diantara orangutan jantan dan betina, jangan bersuara terlalu keras/ribut yg akan mengganggu ketenangan orangutan dan beberapa rambu2 lainnya.







       
      Diperjalanan pulang, ketika melintasi sungai sekonyer kita bisa melihat sekawanan bekantan di kiri dan kanan pepohonan, kalau beruntung bisa melihat buaya pula. Dan saya beruntung melihat buaya dengan mata merahnya sedang mengincar mangsa.
      Malam harinya kita ber candle light dinner dengan lauk ikan nila bakar, tumis kangkung, tempe goreng, uhmm apa lagi ya lupa hehehe dan ditutup dengan dessert potongan buah mangga. Bener2 beruntung dapet chef yg jago masak.  Setelah kenyang, kapal menuju tempat dimana kita bisa melihat kunang2 dimana-mana..woww ga bisa dilukiskan dengan kata2 kita lihat pemandangan sejuta bintang dan kunang2 yg seprti pohon natal di kiri kanan kita..(sayang ga bisa ke photo). suasana malam hari disana sangat sunyi dan syahdu. Hanya ada suara jangkrik dan serangga2 lain yg bersahut2an dan Anyway kita tidur disediakan kasur beserta kelambu..Thanks God we had a marvellous momment and unforgettable experiences.
       
      Day2.
      Yang biasanya pagi2 di jakarta dibangunin sama kokok ayam, eh jangan sedihh disini kita subuh2 dibangunin sama suara bekantan jejeritan yg sedang bersendagurau..woww so sweet bgt ga sih dibangunin suara monyet.. hehehe..Setelah sarapan nasi goreng ikan asin yang banyaknya naujubilah (tapi abis dan kenyang) dan ngeteh2 cantik, maka berangkatlah kita menuju Pondok Tanggui dan dilanjutkan ke Camp Leakey. Di Pondok Tanggui trekkingnya seru, byk spot2 lucu buat foto2, nemu tumbuhan kantong semar, rayap, akar liana, dll tapi sayang setelah menunggu selama 1 jam, orangutannya ga ada yang mau turun di tempat feeding. Mungkin karena masih pagi dan byk bgt wisatawan yg berkunjung kesana jadi mereka malu-malu mau gitu kali ye..







       
      Perjalanan dilanjutkan ke Camp Leakey, pusat rehabilitasinya orangutan. Perjalanan lumayan jauh sekitar 8 km, namun pemandangannya mulai berubah, pohon2 lebih rindang, kiri kanan bisa lihat burung kingfisher, lihat buaya dan biawak berenang, pokoknya settingannya mirip film annaconda deh ngeri-ngeri sedap gitu heheheh.. dan air sungai berubah menjadi lebih jernih dan berwarna hitam. Warna hitam dikarenakan dasar tanahnya gambut namun bening sekali. Sampai bisa ngaca dan hasil fotonya mengagumkan bgt,krn pohon2 yg terpantul di air seperti ada reflection effectnya.  Begitu menginjakkan kaki disini, kita disambut oleh kedatangan Siswi, orangutan betina dewasa yang dari kecil sudah diasuh disini. Dikarenakan hujan, dia mulai ngumpet2 nyari tempat berlindung dan menutupi kepalanya dengan mencabut2 dahan2 yg ditumbuhi banyak daun. Uwoww lutunaaa.. Perjalanan ternyata masih panjang. Pak Andreas mengarahkan untuk ambil jalur masuk hutan sambil lihat2 tumbuhan endemik yang ada di hutan sini,jadi sekitar 1,5 km untuk sampai ke tempat feedingnya orang utan. Beruntung bisa lihat beberapa orangutan,uwa-uwak,squirel yg ke "atas panggung" buat ambil makanan. Yang menyenangkan lihat proses feeding ini adalah, kita jadi tahu gimana cara manggil orangutan supaya turun, gimana liat proses mereka bergelayutan dari pohon ke pohon, gimana cara mereka mengupas pisang dan memasukkan ke mulut, gimana cara ibu orangutan memberi makan anaknya, gimana mimik muka/ekspresi mereka mengendap2 atau mencuri makan lalu kabur, dan banyak lagi tingkah laku kocak lainnya. Adapula kedatangan babihutan yang ikut meramaikan suasana. Setelah sekitar 2 jam muncullah orangutan yg kita tunggu2 yaitu Tom, the king of Camp Leakey. Ya, si Tom ini penguasanya. Selayaknya raja, binatang lain akan mundur atau menyingkir ketika rajanya datang dan membiarkan si raja menghabiskan makanan yg disediakan. Jika ada orangutan dewasa disekitar sana yang dirasa mengancam kedudukannya, serta merta akan terjadi baku hantam disana. Hampir saja kami melihat proses baku hantam itu, yaitu ketika Ponorogo (salah satu orangutan dewasa ) terbirit2 dikejar oleh Tom karena lebih dahulu mengambil jatah makanannya. Namun sayang tidak terkejar dan Tom kembali duduk di singgasanannya sambil minum susu. Ya, makanan yg disediakan oleh Ranger hutan (petugas yg memberi makan orangutan) itu biasanya adalah pisang, tebu, dan susu dancow. wow. hehehe..Perjalanan trekking pulang, kita dihampiri juga oleh orangutan remaja bernama Gajah Mada. Serem ya namanya, tapi ternyata unyu2 gitu penampilannya hihihi..

      siswi

      the team
      Tom
      Gajah Mada
       
      Day 3.
      The Last Day, pagi2 seperti biasa kita dibangunkan oleh sekawanan bekantan, namun kali ini pemandangannya bekantan lagi pada lompat-lompat main air, ceritanya mau nyebrang pohon melintasi sungai, cuman ada aja jatoh2nya di sungai.. LUCU BGT, tapi ga sempet kefoto saking terseponanya. Oia, karena kita malam itu kapal berlabuh di pinggir rawa2 masih dekat Camp Leakey, maka paginya pun kita juga dibangunkan oleh kikikan burung kingfisher, iya kikikkan bukan kicauan karena ternyata suaranya macam kuntilanak yg lagi ngikik. hiiiii...
      Sepanjang perjalanan pulang ke pelabuhan kumai, puas2in berjemur (literally berjemur, panas sih untung byk angin dan hewan kece) demiii menikmati pemandangan yang sebentar lagi akan kami tinggalkan huhuhu..
      Jam 12 siang kami sampai di bandara pangkalan bun dan belum siap move on untuk menghadapi hiruk pikukknya jakarta