Sign in to follow this  
Dini Aulia

cari temen ke jepang november 2017

2 posts in this topic

halo ada yg mau jalan ke japang november 2017 ini? saya sudah bikin itin nya cuma harus ada temen dlu buat booking2 nya. silahkan chat atau tanya tanya lgsg ke line : diniauliad

kali aja jodoh hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 9/16/2017 at 0:43 PM, Dini Aulia said:

halo ada yg mau jalan ke japang november 2017 ini? saya sudah bikin itin nya cuma harus ada temen dlu buat booking2 nya. silahkan chat atau tanya tanya lgsg ke line : diniauliad

kali aja jodoh hehe

@Dini Aulia coba cek kesini: http://jalan2.com/forum/forum/90-jalan-jalan-bareng-luar-negeri/

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Diana Megawati
      Hollaaaaa Jalan Jalaners,
      It's very looonggg time after my last post topic hehhee... Gw mau cerita nih, mau denger ? 
      Salah satu what to do list gw di tahun 2018 adalah gw mau mengunjungi negara sakura, Jepang dan Solo trip.
      Yap Jepang dan solo trip, why Japan ? why solo trip ? Jepang adalah negara yang sangat familiar sama gw, dari kecil gw paling suka nonton kartun Jepang, salah satu pilihan jurusan waktu kuliah adalah sastra Jepang, ehh udah kerja pun pernah dapat bos Jepang, dan yang tak kalah penting gw sangat tertarik dengan sejarah, makanan dan segala keunikannya. And  why SoloTrip ? Karena jujur gw pengen menikmati trip ini dengan segala cara yang gw mau (semau mau gw) #halaaahh... Dan karena Jepang itu luas, kali ini pilihan liburan gw jatuh ke daerah Kansai- Kyoto, Osaka, Kobe, Nara. So, tujuan kali ini adalah Airport Kansai Osaka atau KIX dengan periode 1-7 Juni 2018.
      Lets start !
      #1 Perburuan utama gw adalah ? YAP ! TIKET MURAH.
      Perburuan dimulai dengan membuka banyak tab di google (hahaha..) untuk membandingkan mana yang lebih worth it. Ada berbagai pilihan Airlines yang waktu itu berlomba-lomba memberikan harga promo, antara lain Air Asia, Philippines Airline, JAL, ANA dan Malaysia Airlines. Pengen murah ? Air Asia tapi tidak termasuk bagasi -fyi bagasi CGK-OSAKA-CGK sekitar 670.000 one way (SKIP), Philipines Airline ? lama transit & sampai Osaka malam hari (SKIP), JAL & ANA transit pindah bandara - CGK Narita, Haneda Osaka  no no no (SKIP) and finally pilihan gw jatuh ke Malaysia Airlines seharga 4,666 transit 2 jam di Kuala Lumpur, termasuk bagasi 30 kg, meals dan sampai Osaka jam 05.30 jadi akan lebih sedikit waktu terbuang dan lebih banyak waktu buat jalan-jalan. YES !
      #2 Bikin itinerary, iniiiii yang bikin pusinggg 7 keliling haha.. secara yaa nanti gw bakal sendirian di negeri orang, ga ngerti bahasanya kecuali arigatou dan sumimasen jadi ya hanya bisa mengandalkan diri sendiri. Perlu berhari hari untuk memahami jalur transportasi termasuk kereta dan bus #sigh. Rencananya gw akan berkunjung ke Kyoto, Osaka, Nara dan Kobe, jadi itinerary awal gw bikin segala macam tempat yang mau gw datangi, untuk tempat wisata sendiri gw banyak-banyakin browsing mengenai tempat wisata di daerah Kansai dan transportasi menuju kesana. Salah satu website andalan gw https://infojepang.net, disini banyak banget informasi yang bisa kamu cari mengenai keseluruhan yang ada di Jepang. 
      #3 Persiapan, yang utama adalah persiapan mental hihi.. karena gw bakal sendiri disana dan dilarang frustasi atau stress secara namanya liburan harus happyyyyy.. untuk baju gw cuma bawa kaos dan celana simple yang ga ribet karena sedang musim panas di Jepang jadi ga perlu bawa jaket tebal. Lalu colokan/universal adaptor, ga mau sampai kehabisan baterai handphone khaaannn saayy... Untuk hotel gw memutuskan akan stay di 2 tempat aja untuk meminimalisir keribetan pindah pindah barang dll. 
      Karena tujuan pertama adalah Kyoto, gw menginap di Backpackers Hostel K's House Kyoto, 〒600-8142 Kyoto Prefecture, Kyoto, Shimogyo Ward (by google). Letaknya tidak jauh dari Shichijo Station sekitar 3 menit dan 10 menit dari Kyoto Station by walking distance. Rate-nya 487.499 by Traveloka untuk 2 malam yang artinya semalam sekitar 243.749,5, muuraaahhhh kan Gw ambil yang dorm 4 beds, shared bathroom & only female. So far, kamarnya oke bangeeeet bersih, rapi, dan didepan hostel ada cafe yang menyediakan menu sarapan 500 Yen per orang. I have no complain about it at all.

      Hotel kedua yang menjadi pilihan adalah Capsule Hotel Astil Dotonbori, 〒542-0071 Osaka Prefecture, Osaka, Chuo, Dotonbori, 2 Chome−2−2 (by google). Letaknya ngga jauh dari Stasiun Namba sekitar 3 mins by walking distance dan pas dipusat kota Dotonbori. Gw sangat sangat merekomendasikan hotel kapsul ini karena pelayanan yang luar biasa, toiletries semua tersedia sampai catokan, piyama, sandals. Setiap hari mereka memberikan semacam complimentary berupa roti sosis, mineral water, orange juice dan pilih salah satu antara masker/penutup mata/sandal sekali pake. Rate-nya 961.948 by Traveloka untuk 3 malah yang artinya per malam sekitar 320.650. Sangat sangaaaattt worth it. Satu lagi, receptionistnya bisa bahasa Inggris, Korea dan China juga jadi jangan ragu untuk bertanya bila mengalami kesulitan.

      Selama di Jepang gw mengandalkan kartu sakti yang bernama ICOCA (seperti flazz atau emoney kalau di Jakarta) untuk naik kereta dan bus di Kansai jadi gw ngga perlu ribet beli tiket setiap berpergian menggunakan kereta atau bus dan juga beli Kintetsu pass 1 day untuk berkeliling Nara karena harganya lebih murah apabila dibandingkan menggunakan ICOCA. Ada hal yang harus dipelajari mengenai penggunaan ICOCA dan train pass (Kintetsu, Kansai pass, JR pass, dll) biar ga rugi dan penggunaannya bisa maksimal, nah hal ini bisa kamu cari di internet mengenai berbedaan pass pass yang lain karena kalau gw jelasin disini bisa panjang lebaaaaarrr boookkkk.. intinya lo harus banyak banyak cari tau mengenai transportasi di Jepang biar ga bingung hehehe....
      Oiya satu lagi yang ngga boleh ketinggalan, yaituu WIFI ! Gw lebih milih sewa wifi daripada beli kartu Jepang atau membuka data internasional karena lebih gampang dan ga rempong kalo nantinya ada masalah dengan akses internet. Gw sewa WIFI Router di Java Mifi by Traveloka seharga 59.000/hari dan bisa pick up di Bandara sebelum keberangkatan janjian dengan kurirnya. Internetnya lancaaarrr jayaaaa, pernah ada masalah waktu pertama kali nyampe Jepang mengenai koneksi dan itu sekitar pukul 06.00 waktu Jepang yang berarti di Jakarta pukul 04.00 pagiii dan adminnya jawabnya cepeettt, voilaaa 10 menit selesai masalahnya internet kembali lancar sampai gw balik lagi ke Jakarta. Thumbsss up !
      #4 THE DAY ! YIPPIE HOORAAAYYY....
      Start from Jakarta at 15.45 di Terminal 3 keberangkatan internasional by Malaysia Airlines (MAS) menuju Kuala Lumpur, transit sekitar 2, 5 jam dan tepat pukul 22.10 lanjut menuju Osaka. 
      Gw sempat menikmati detik - detik sunrise selama di penerbangan, that was beautiful !  serasa terbang diatas kembang gula bewarna pink  
      Selamaaaaaattttttt Pagiiiii Osakaaaa..
      Tiba di Kansai Airport, ambil bagasi lalu celingak celinguk.. pas di imigrasi ditanyain sama mbak mbak petugas di Kansai, ditanyain mau ngapain di Jepang ya gw jawab aja liburan, alone ? YES ! eh shock dia kwkkww.. gw bilang tenang gw udah ada tiket balik ke Jakarta, ga mungkin jadi gembel di Jepang. Then, gw langsung menuju JR Ticket Office caranya ikutin aja arahan menuju Railways dari terminal kedatangan. Kantornya beroperasi mulai jam 06.00, gw beli ICOCA seharga 2000 yen (isinya 1500 yen, deposit 500 yen) dan Haruka one way dari Kansai menuju Kyoto (destinasi pertama) seharga 1600 yen. ICOCA ini bisa digunakan di hampir semua railways di daerah Kansai. Belinya barengan ya antara ICOCA & Haruka biar dapat diskon Haruka. Check here for further information https://www.westjr.co.jp/global/en/ticket/icoca-haruka/. So pengeluaran pertama di Jepang senilai 3.600 Yen untuk modal selama 6 hari di Jepang.

      Perjalanan dari Kansai ke Kyoto memakan waktu sekitar 86 menit, kereta di Jepang itu sangat sangat bisa diandalkan karena ketepatan waktunya jadi ngga perlu kuatir ketinggalan atau menunggu lama. Kalian bisa dapatkan informasi mengenai jadwal kereta, line kereta dan harganya di http://hyperdia.com (don't forget to bookmark this web). Sesampainya di Kyoto Station, alamaaaak ramai sekaliii.. gw sempet diem bentar memperhatikan orang orang lalu lalang memahami keadaan, liat plang plang informasi dan mulai jalan pelan pelan singgah dulu di family mart karena hausss banget, beli mineral water seharga 110 yen (14.520 kurs 132) mehongg yeee.. dari sini gw mulai membiasakan mahalnya hidup di Jepang hahaha... Setelah masa observasi singkat usai, gw jalan kearah keluar stasiun untuk mencari coin locker.
      Gw berencana menitipkan koper gw di loker stasiun untuk mempersingkat waktu dibanding gw harus ke hotel dan titip disana. Hampir di setiap stasiun di Jepang terdapat loker penyimpanan dengan harga bervariasi mengikuti besarnya loker, mulai dari 300 yen/hari untuk loker kecil 500 yen/hari untuk loker sedang dan 800 yen/hari untuk loker yang besar. Karena semua disini serba otomatis atau do it by yourself yaa cukup tekan menu English di setiap mesin untuk tahu cara menggunakannya. Hari itu gw sewa yang 500 yen/hari mengingat koper gw yang ngga terlalu gede. Caranya? gampang banget.. pilih loker yang lampunya hijau, buka lalu masukkan koper tekan lock --> pada screen monitor tekan tanda "masukkan bagasi", pastikan nomer loker sudah benar --> bayar bisa by ICOCA/uang koin --> keluar receipt DONE ! FYI, Kalau bayar menggunakan ICOCA bisa buang receipt karena bisa mengeluarkan bagasi cukup dengan tap kembali kartu ICOCA, namun bila pembayaran menggunakan koin, simpan receipt karena nantinya untuk mengeluarkan bagasi perlu scan barcode yang ada di receipt.
       Tujuan pertama gw, cari KOPI ! ada salah satu cafe di Kyoto yang udah gw incer lewat instagramnya "Kurasu.Kyoto". Cafe ini terletak ngga jauh dari Stasiun Kyoto, cukup berjalan kaki dengan bantuan google maps, maklum setelah perjalanan panjang dengan istirahat yang minimalis gw butuh kopi untuk men-charge tubuh gw agar bugar kembali hahaha... Mocha Coffee - 550 Yen, powerbooster pagi itu, dan honestly I have to say, Its coffee is so so  (got it?) I think, this is the best morning coffee in my entire life #lebaaayyyy.. but yes, You have to try Kurasu coffee once you visit Kyoto.

       
      ------------------------------------------------------------------------------------------ eh udah jam 02.00, Lanjut besok ya------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
    • By anna22

      Hi,
      Tanggal 18 - 27 April 2018 kemarin, gw dan kedua ortu baru aja trip ke Jepang. Untuk FR detilnya nanti ya karena lagi sortir foto2 dulu. Tapi di tulisan ini, gw akan kasih sedikit gambaran tempat-tempat yang dikunjungi selama disana.
      18 April - Penerbangan pagi, sampai di Narita Sore, malamnya menuju Shinjuku Express Bus Terminal. Jam 11 malam naik sleeper bus menuju Osaka.
      19 April - Menginap di Osaka 2 malam. Sampai Osaka, jalan2 menggunakan Osaka Amazing Pass for 1 day. Yang pada akhirnya tercapai adalah Osaka Castle, naik Giant Tempozan Ferris Wheel, Santa Maria Cruise, dan Tsutenkaku. Sempat makan di Matsuri (halal restaurant).
      20 April - ke Kyoto. Pertama menuju Arashiyama Bamboo Forest, lanjut ke Kinkakuji, dan Fushimi Inari Shrine. Sempat makan di Ayam-Ya (Halal Ramen). Malamnya mampir ke daerah Dotonburi Namba sebelum kembali ke Guesthouse.
      21 April - Menuju Kanazawa sebagai base menginap selama 2 malam. Pengennya di Toyama, tapi hotel-hotelnya mahal. Siangnya jalan-jalan di Kenrokuen Garden, makan siang di Omicho Market, dan sorenya ke Contemporary 21st century Art Museum.
      22 April - 1 hari dihabiskan di Tateyama Kurobe Alpine Route. Berawal dari Toyama, berakhir di Nagano, semuanya tercover oleh Tateyama Kurobe Option Ticket (9000 yen). Dari Nagano kembali ke Kanazawa (sekitar 1 jam menggunakan kereta cepat.
      23 April - pagi-pagi check out naik shinkansen menuju Aomori. Sampai ryokan di Aomori sekitar jam 2 siang. Jam 3 berangkat ke Hirosaki Station (45 menit) untuk menuju Hirosaki Park. Di tanggal 21 April s.d. 6 Mei 2018 sedang diadakan sakura festival. Disini tamannya buka sampai malam dan ada seperti pasar malam juga, mirip pasar malam di Indonesia lho, ada penjual makanan, permainan, rumah hantu, sampai pertunjukan motor (itu lho yang motornya bisa muter2 di dalam tong, tau kan? hehehehe).
      24 April - Check out untuk menuju Tokyo. Menginap di tokyo 3 malam (airbnb daerah Ryogoku). Sampai sekitar jam 11 siang, tapi mampir di Akihabara (stasiun transit) untuk makan Coco Curry Halal (enaaaak). Jam 1 bisa early check in. Sore-nya keluar jalan menuju Shibuya, Harajuku, dan Odaiba.
      25 April - Awalnya ingin ke Hitachi Seaside Park lalu ke Ashikaga Flower Park, tapi hari ini hujaaaaaan disertai angin. Jadilah kami hanya ke Hitachi Seaside park, tapi gatot sih secara hujan dan dingin serta gloomy parah. Baju dan sepatu basah. Sorenya lgsg balik aja ke Tokyo, tapi mampir ke Ueno-Ameyoko Market (karena emang akan transit di sini) untuk beli halal kebab dan ayam panggang.
      26 April - Akhirnya di hari ini menuju ke Ashikaga Flower Park. Cuaca pun mendukung. Disini juga sedang ada festival jadi bunga2nya sedang mekar. Yang utama adalah Bunga Wisteria. Sorenya dilanjutkan berbelanja di daerah Asakusa sekalian mampir ke Kaminarimon dan Sensoji Temple.
      27 April - Flight pulang ke Jakarta sebenarnya jam 6 sore. Tapi orang tua sudah kehabisan tenaga sehingga diputuskan hanya ke Tokyo Camii sekalian Papa Solat Jumat. Jadi check out jam 10, titip koper di Nippori, lanjut ke Yoyogi Uehara Station, merupakan station terdekat. Berhubung tidak ada tempat menunggu, gw dan Mama menunggu di station. Jam 2 siang langsung saja kami kembali ke Nippori St untuk ambil koper dan langsung ke Narita Airport.
      Melihat tempat-tempat diatas, mungkin ada yang kurang familiar dan bertanya-tanya "kenapa ga kesana, kenapa ga kesini?". Jadi perjalanan dengan orang tua itu harus disesuaikan juga dengan preferensi mereka, nah ortu gw suka dengan taman, bunga, dan pemandangan serta terutama tidak terlalu menguras fisik. Sayangnya di tengah-tengah perjalanan, Mama kena flu dan batuk. kemudian kakinya juga sakit (krn mmg sudah bawaan). Jadi pada akhirnya itinerary disesuaikan dan diubah sesuai kondisi tersebut.
      Saya pakai JR pass dgn ordinary type 7 days, osaka amazing pass, kyoto bus 1 day pass, Kanazawa bus 1 day pass, Tateyama Kurobe Alpine Option Ticket, dan PASMO.
      Nah untuk detil lebih lanjut serta foto2 nanti yaaa menyusul. Sekian.
      Terima kasih sudah membaca :)

    • By Dimas101031
      Halo, 
       
      Mohon pendapat dari master-master mengenai itinerary saya 8D 7N dari Hokkaido ke Osaka (agak ambisius ya?) tapi berhubung saya pengen lihat salju di bulan november makanya saya flight langsung ke hokkaido -dan juga november belum peak season-.
       
      Berikut rencana itinerary saya :
      Day 1  - Sampai Sapporo Airport & keliling Sapporo
      Day 2 - ke Hakodate & lanjut naik shinkansen ke Tokyo
      Day 3 - Tokyo
      Day 4 - Tokyo
      Day 5 - Lake Kawaguchi
      Day 6 - Kyoto
      Day 7 - Osaka
      Day 8 - Osaka & malamnya flight pulang.
       
      Btw, saya mau nanya ?
      1. apakah sudah ada yang pernah coba rute saya ini dengan kisaran waktu yang sama? Dan apakah ada yang pernah coba dari sapporo ke tokyo naik JR Pass? apakah capek?
      2. Untuk trip ke Otaru apakah bisa sebentar? Estimasi 3 jam?
      3.Sapporo - Tokyo apakah worth it untuk shinkansen (mampir Hakodate) ataukah lebih bagus naik pesawat?
      4. Apakah di  dalam kota Sapporo, Kyoto & Osaka JR Pass berguna maximal?
       
       
      Terima kasih.
       
      Mohon bantuannya ya
    • By deffa
      Hola Deffa Here!!!
      Wah dah lama gak posting di forum, karena kesibukan baru di Jakarta. Iya, saya sekarang sudah stay di Jakarta yang tadi nya di Bandung (FYI aja sih  ).
      Anyway, bulan February lalu saya dan istri berkesempatan kembali lagi ke Jepang. Kali ini kami lakukan dalam 9 hari dengan rute Kansai - Kanto: Osaka - Kobe - Kyoto - Takayama - Shirakawago - Yokohama - Tokyo - Odaiba. 
      Nah, yang bikin agak beda adalah perjalanan kali ini kami ber 2,5 orang, maksudnya istri saya sedang hamil, jadi ini adalah Babymoon Trip. Sebenarnya babymoon trip ini tidak di planning sih, tiket AA sudah di beli dari tahun lalu dan kebetulan istri saya hamil deh jadi nya Babymoon.
      Untuk mengenang perjalanan Babymoon Trip saya dan istri yang pertama ini, maka saya berinisiatif membuat satu Video. Mungkin, jika kalian berkenan untuk menonton nya saya berterima kasih sekali, karena beberapa lokasi di video ini adalah tempat wisata terkenal di Jepang.
      Oh ya, kalau untuk cerita lengkap perjalanan kami nanti ya, karena pasti panjang dan perlu waktu untuk nulisnya.  
       
       
    • By Vincentio Felix
      Halo guys ane vincent, mau cari temen utk berlibur ke jepang (springtrip) april/mei (tokyo - shirakawa - kyoto - osaka) rencana 9N 10D. Cari yang asik, friendly, ga ribet aja. Itenerary yuk dirembukin, Kalo ada yang minat kontak wa ya 081234300280. Ane orgnya asik kok gan, santaii
    • By Muhammad Zaky Zulfiqor
      Ada yang rencana jalan ke Jepang bulan Oktober 2018? Saya sudah pegang tiket Jakarta-Narita PP 22-26 Oktober, karena jatah cuti nya hanya memungkinkan di tanggal tersebut. Kalo ada, ada yang mau jalan bareng? kontak saya:
      Telegram: https://t.me/zakybstrd21215 WhatsApp: 088229041713 Note: Itinerary belum ada.
      Thank you.
    • By Muhammad Kurniawan
      Halo Jalan2-ers, akhirnya selesai juga trip saya di Jepang bersama dengan istri dan 2 balita (4.5 dan 3 tahun). Ini field trip ke-2 saya, semoga bermanfaat bagi kita sama2, terutama buat yg akan pertama kali pergi ke Jepang. Terimakasih ya buat semua teman2 senior Jalan2-ers yang sudah bantu kasih masukan dan memberi tips2-nya @kyosash @HarrisWang @vie asano @Vara Deliasani @deffa. Berikut field trip dari saya:
      Persiapan
      Biasanya sih kalo mau berangkat dengan anak2 kecil persiapannya lebih ribet daripada berangkat sendiri atau trip-nya sama teman2. Persiapan memang adalah menurut saya step yg paling penting. Kelancaran dan kenyamanan trip kita ya tergantung dari apa yg sudah kita persiapkan. Hal2 yang kami persiapkan sebelumberangkat adalah:
      Itinerary yang jelas, dengan mengumpulkan kota2 apa yg akan dikunjungi dan objek2 wisata apa saja lengkap dengan rencana rincian biaya Tiket pesawat Penginapan selama di Jepang Admission ticket; beberapa tempat wisata yg pasti bakalan antri untuk beli tiket adalah tempat2 wisata yg besar seperti disneyland dan Universal studio, jadi lebih baik sudah membeli tiket secara online dari Indonesia. jadi tinggal masuk saja saat sudah sampai di lokasi JR Pass ataupun Pass2 lain jika diperlukan; tetapi saya tidak menggunakan Pass selama di Jepang, karena setelah saya hitung2 dengan kebutuhan transportasi saya masih lebih hemat tanpa membeli JR Pass ataupun Pass yang lain Converter colokan listrik; karena di Jepang berbeda bentuk colokannya dengan di Indonesia. Jadi perlu disiapkan converter-nya Multi USB charger; berguna sebagai station USB jadi bisa digunakan untuk charging hingga 6 hp dan ipad sekaligus SIM Card selama di Jepang; beberapa sumber belum bisa membantu saya dengan detail mengenai SIM card data yg dapat digunakan di Jepang. tetapi setelah saya browsing lebih lanjut ternyata sekarang Jepang sudah menyiapkan SIM Card pre-paid untuk tourist mancanegara yang mudah untuk didapatkan. https://www.econnectjapan.com/ disini menjual berbagai produk Docomo yang bisa kita pesan sesuai dengan kapasitas/ quota yg kita inginkan. Waktu lalu saya membeli paket yg 5GB, dan sekarang masih sisa 4GB. Rugi banget, karena saya juga sudah disediakan portable wi-fi dari semua tempat saya menginap. Jadi teman2 bisa memesan sesuai dengan rencana kebutuhan selama di jepang. SIM Card-nya bisa dikirim kemana saja kita mau, kantor pos terdekat. Waktu itu supaya mudah, saya minta dikirim ke Kantor pos di Haneda Airport, tetapi kantor pos-nya ada di Terminal Domestic, jadi harus naik bus bandara dari International Terminal ke Domestic Terminal buat ambil SIM Card-nya di Kantor Pos bandara Haneda. Tapi mudah saja kok, tinggal tanya mana bus yg ke domestic terminal. Dan masa berlaku SIM Card ini adalah 30 hari semenjak di-aktifkan. Baby Stroller; untuk baby stroller saya memutuskan untuk menggunakan stroller tandem dengan jenis umbrella pushchair. Karena stroller jenis ini tidak perlu lepas pasang untuk tandemnya dan melipatnya relatif mudah. Untuk sewa stroller ini saya dapat di Toys Rent Kingdom, karena hanya disini saja akhirnya saya dapat yang tandem pushchair. lebih mudahnya untuk mencari sewa stroller bisa search saja di Instagram #stroller #babystroller #tandem dan sebagainya. Obat2-an, susu, vitamin, pampers dan baju hangat sesuai suhu disana Aplikasi Navitime for Japan Travel; sangat penting selain google map, pemakaiannya juga bisa dikombinasikan untuk melihat jalur dan jadwal angkutan umum selama di Jepang Vacuum Plastic Bag; ini yang penting jika kita membawa banyak pakaian. plastic ini bisa kita pompa bersama dengan barang2 didalamnya, sehingga menjadi sangat compact, mirip seperti bandeng presto. jadi space di dalam  tas taupun koper bisa sangat dimaksimalkan.  
      DAY-1
      Tiba di HANEDA jam 8:30, imigrasi dan muter2 di HANEDA termasuk mengambil DOCOMO SIM Card di Kantor Pos bandara HANEDA. Ingat posisinya ada di Domestic Terminal, jadi bukan di gedung kedatangan international. Saya sampai lama muter2 di bandara karena saya pikir ada di gedung yang sama. Sekalian saja beli PASMO Card atau ICOCA Card di ticket vanding machine menuju kearah station kereta.
      "sekarang di bandara2 international manapun sudah banyak yang menyediakan jasa free buggy car untuk mengantar- antar penumpang termasuk di KLIA Malaysia maupun di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Bedanya di Haneda ini driver buggy car-nya berusaha keras menawarkan kami untuk naik buggy car, karena melihat kami bersama 2 anak kecil. Ini lah keramahan orang Jepang yang kami rasakan pertama kali dan menyambut kami di Jepang"
      Tiba di apartment di Asakusa jam 13:30 dan check in.
      Kegiatan hari pertama tidak banyak, karena masih jet lag. Kami sempat pergi ke Shinjuku Station untuk beli Hakone Free Pass, tapi ga dapet karena masih jet lag, lapar dan shock banget sudah sore jam orang2 pada pulang kerja, rame banget Shinjuku Sta. . Intinya kalo mau beli Hakone Free Pass cari di Station yang ada Odakyu Line, dan tanyakan saja Odakyu Hakone Pass.
      Akhirnya malam pertama kami berakhir di Shinjuku Gyoen Ramen Ouka, mencari makanan halal dan khas Jepang. Pelajaran yang kami petik disini adalah: kalo beli makanan di Jepang, terutama pertama kali, lebih baik pesannya sedikit2 dulu. Misal pergi ber-3, ya pesan saja 2 porsi dulu. Harga di rumah makan ini relative mahal, tapi ternyata porsinya luar biasa banget. di menu cuma gambar ramen, tetapi ternyata seperti paketan lengkap, ada nasinya ada sate dagingnya dan ada telornya. dan datangnya pun tidak sekalian semua, tapi datang satu2. Saat itu saya pesan 2 ramen untuk dewasa dan 2 paket untuk anak2 dengan total harga JPY 5,200.- dan kami tidak habis padahal dalam kondisi lapar, walaupun dibungkus bawa pulang juga bisa sih.. ini benar2 pelajaran di hari pertama he he hee...






      DAY-2
      Hari ke-2 kami hanya menghabiskan hari di Disneyland Park. Tiket Disneyland sudah kami kantongi dari Indonesia dengan memesan Online, cuma yang saya lupa adalah menanyakan di entrance gate untuk fasilitas Fast Pass. Karena setahu saya kita bisa memanfaatkan fasilitas fast pass, atau tanpa antri untuk maksimal 3 permainan/ atraksi. Jadi yang ke Disneyland jangan sampai lupa menanyakan bagaimana cara make fast pass-nya. Karena Disneyland itu sepertinya di jepang tidak pernah sepi. dan semua wahana pasti bakalan antri.
      Hal yang paling berkesan di Disneyland Jepang adalah kita akan menyaksikan orang2 Jepang itu datang dengan serba serbi cosplay. Mereka sangat totalitas sekali kalo datang ke Tempat wisata permainan seperti Disneyland maupun Universal Studio. Bahkan awalnya kami sempat bingung ini pengunjung atau petugas di Disneyland??? ha ha haa.. mungkin hal ini tidak akan kita dapati di Disneyland ataupun Universal Studio manapun selain di jepang. Kereeeennn...
      Dari Disneyland kami mampir ke Tokyo Big Sight, sebenernya ga sengaja. Cuma karena prayer room terdekat ada disana, jadi kami mampirlah ke Tokyo Big Sight, dan ternyata bangunannya keren. Kemudian kami lanjutkan jalan2 malam di sekitar Odaiba dan makan malam di Surabaya yang ada di lantai 4 Aqua City Odaiba. Dan bisa makan gado2 & nasi goreng 











      DAY-3
      Di hari ke-3 kami kurang beruntung karena hujan dari pagi sampe malam. Kami nekat keluar ke Shibuya untuk foto dengan patung Hachiko dan niat ke Akihabara dan Tokyo Tower. Namun karena anak2 harus kehujanan dan kedinginan, jadi kami putuskan untuk kembali pulang ke apartment di Asakusa sambil mampir makan di KFC dan beli kebab di Saray Kebab di Asakusa.
      Malam harinya saya jalan sendiri untuk explore Tokyo Sky Tree dan Solamachi Mall. Niat naik keatas Tokyo Sky Tree, namun view diatas tertutup oleh kabut tebal dan tidak bisa melihat apa- apa. Akhirnya naik tokyo sky tree juga saya batalkan. Alhasil saya menikmati malam sambil berjalan kaki hujan2 dari Sky Tree menuju apartment.






      DAY-4
      Hari ke-4 kami cukup cerah di pagi hari, dengan ramalan cuaca berawan dan hujan tipis. Mengingat ramalan cuaca di Jepang cukup akurat, jadi kami sedia payung sambil berjalan. Ternyata benar saja, di sore harinya perjalanan kami ditemani hujan lagi. Untungnya kami berhasil menyelesaikan jalan2 sampai sekitar jam 7 malam. Hari ke-4 perjalanan kami disekitar Ueno Park, Ameyoko Shoping Street, dan keliling Asakusa menggunakan Jin Rikisha.



















      DAY-5
      Hari ke-5 kami berangkat menuju Gotemba dengan jalur kereta subway dan JR dari Asakusa - Shimbashi - Kozu - Gotemba. Sampai di Gotemba berjalan kaki sekitar 1 km dengan menggeret semua barang bawaan sampai check in di Hotel Mars Garden Wood Gotemba. Karena kami sampai di Gotemba sudah cukup sore, jadi kami hanya mengunjungi Gotemba Premiium Outlet sampai jam 6 sore. Tambahan saja, bagi yang muslim di Gotemba Premium Outlet sekarang sudah tersedia prayer room, ini saya tau setelah di lokasi, karena saya browsing2 awalnya saya tidak menemukan prayer room.
      DAY-6
      Hari ke-6 kami habiskan waktu mengelilingi Mt. Hakone dan malamnya pergi ke Kogen Toki No Sumika, dimana timing kami kesini pas banget. Karena Kogen Toki No Sumika baru digelar 29 Oct 2016 dan akan berakhir di bulan Feb 2017. Kedua objek wisata ini sangat keren, selain suasana alamnya yang sangat indah, udaranya yang sejuk, moda transportasinya juga sangat layak untuk dicoba. Beruntungnya kami hari ini sangat cerah, padahal di hari kedatangan kami Gotemba diselimuti kabut dan dingin. Dan keesokan harinya Gotemba disiram hujan. Pada saat hari sangat cerah, semua bisa dilihat dengan indah, termasuk Mt. Fuji, sugooiiii...
      Jalur yang kami tempuh adalah dari halte bus tomei-Gotemba interchange (bus umum) - Togendai Sta. (keliling2 dengan sightseeing cruise PP, kemudian menggunakan Ropeway) - Sounzan Sta. (Cable Car) - Gora Sta. (berjalan2 ke Gora Park, dan kembali ke Gotemba dengan bus umum) - Tomei Gotemba Int.
      Tambahan; untuk mencapai ke Kogen Toki No Sumika harus menggunakan bus khusus No Sumika, bukan menggunakan bus angkutan umum. Dan biayanya juga gratis, jadi harus menanyakan atau mencari informasi jalur dan jadwal-nya tersendiri.






























      DAY-7
      Hari ke-7 hanya pindah kota dari Gotemba ke Osaka. Route-nya dari Gotemba Sta. - Mishima (Hikari Shinkansen) - Shin-Osaka. Kalo di rencana pengennya sih ke Kids Plaza Osaka, tapi mempertimbangkan kondisi anak2 dan hari sudah sore jadi kami gunakan waktu untuk istirahat saja di apartment. 
      DAY-8
      Hari ke-8 kami gunakan untuk jalan2 ke Kyoto mengunjungi Arashiyama Bamboo Forest, Sagano Romantic train, Kiyomizu Dera dan Fushimi Inari taisha. Hanya menggunakan bus dalam kota 1x saja saat menuju Kiyomizu Dera. Dengan kondisi seperti kami dengan membawa baby stroller dan 2 balita, sangat lebih memudahkan menggunakan sarana transportasi kereta. Karena kalo didalam bus, bakalan rame dan space-nya sedikit. Pencapaian luar biasa saya adalah mendorong baby stroller lengkap dengan 2 anak sampai ke puncak jalan, halaman Kiyomizu Dera, buat yg sudah tau jalannya kesana menanjak sepanjang 1.2 km,... 
      Untuk naik Sagano Romantic Train, bisa naik dari Saga Torokko Sta. yg posisinya ada disamping Saga-Arashiyama Sta. Didalam Saga-Torokko Sta. ada maket miniatur kota dan kereta2 di Jepang yang bisa kita gerakkan dengan memasukkan uang coin JPY 100.
      Menginap di sekitar Shin-Osaka sangat memudahkan untuk berpindah2 tempat. Karena Shin-Osaka Sta. adalah merupakan station besar yang banyak jalur keretanya, termasuk ke Kyoto juga hanya 25 menit. Tapi ramenya station juga minta ampun.






















      DAY-9
      Hari ke-9 kami habiskan dengan mengelilingi area Ten Shiba, Tennoji Zoo, Osaka Castle dan Mendekati Umeda Sky Building. Padahal target saya adalah menaiki Umeda Sky Building ke puncak, tetapi apadaya lagi2 harus gagal karena kondisi yang sudah sore dan anak2 sudah pada kelaparan. Pokoknya semua target menaiki gedung dan tower gagal semua, he he he.. 
      Tetapi untuk anak2 suka sekali pergi ke Tennoji Zoo ini. Karena binatangnya lengkap, termasuk African Satwa-nya. Kereen..
















      DAY-10
      Hari ke-10 kami habiskan hanya dengan jalan2 hanya di sekitar Osaka Aquarium Kaiyukan dan Tempozan Ferris Wheel. Maklum keinginan untuk naik keatas tower2 dan gedung tinggi hanya terobati dengan bianglala raksasa ini... Aquarium kaiyukan ini sangat keren dan binatangnya lengkap sekali sampai satwa2 laut dalam.. di hari ke-10 ini kami juga pindah apartment dari area Shin-Osaka ke dekat Fuku Sta. Apartment terakhir yang kami tinggali ini apartment yang paling luas dan paling keren kami tinggali dengan rate harga paling murah.. 


















      DAY-11
      Hari ke-11 seharian kami habiskan waktu untuk jalan2 dan belanja di Shinsaibashisuji dan Dotonburi. Yah tidak lupa berfoto dengan Glico sign spot sejuta manusia,  untuk tempat makan halal di sekitar Shinsaibashi dan Dotonburi cukup banyak pilihan. Begitu juga prayer room.






      DAY-12
      Hari ke-12 persiapan pulang, dan kami habiskan waktu sampai sore di KIX Kansai Airport. Untuk tourist muslim jangan khawatir, sudah ada brosur Kansai Airport khusus muslim. Ada posisi prayer room dan tempat2 makan halal maupun yg free pork and free alcohol.

      Ternyata :
      Jalan2 ke Jepang tidak susah; tidak perlu takut nyasar. Lengkapi saja dengan aplikasi google map dan Navi Time for Japan Travel. Orang2 Jepang sangat ramah dan sopan luar biasa, mereka terbiasa mengucapkan permisi dan maaf. Jadi ga enak kalo salah2 sikap, hi hihi.. Saking ramahnya mereka, kami beberapa kali selalu ditawari bantuan membawa barang. Mungkin saking kelihatan rempongnya kami, ha ha ha.. jawab saja "daijoubu" Apa yg saya pelajari di Jepang adalah jangan memberi tips kepada orang jepang. Dan itu pernah saya saksikan langsung dimana seorang tourist pernah berusaha memberi tips kepada jin rikisha (becak Jepang) dan ybs menolak mati2-an. Saat kami di Hotel-pun kami tidak memberikan tips, dan disana tidak ada porter. Jangan ragu untuk bertanya dengan orang Jepang, mereka pasti akan berusaha mati2-an untuk membantu. Sebaiknya tanyakan saja apa yg benar2 kita perlu tanyakan -Tamat-