• 0
Mehamidah

Transport Bandara Juanda-Malang, hotel rec Malang & Batu utk honeymoon

Question

Hai kaka2, boleh dong minta saran enaknya dari bandar Juanda ke Malang naik apa ya?

trus juga tolong rekomendasiin dong hotel di Malang, Batu n Surabaya yg cocok utk honeymoon, lumayan deket dgn tmpat wisata n masih ramah di kantong hehe walopun judulny honeymoon tetep berusaha budget travelling

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

7 answers to this question

  • 0
56 minutes ago, deffa said:

halo @Mehamidah welcome di forum jalan2

dari Juanda ke Malang ada Travel langsung kok, dia counternya pas di pintu luar Juanda, gampang di cari.

Untuk penginapan coba cek ini: http://hotel.jalan2.com/eh-ternyata-7-hotel-budget-di-malang-ini-cukup-fotogenik-lho/

Hallo juga kak @deffa..

waah sip2 akan segera di cek.. nuhuuun..

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 9/28/2017 at 6:14 PM, Mehamidah said:

Hai kaka2, boleh dong minta saran enaknya dari bandar Juanda ke Malang naik apa ya?

trus juga tolong rekomendasiin dong hotel di Malang, Batu n Surabaya yg cocok utk honeymoon, lumayan deket dgn tmpat wisata n masih ramah di kantong hehe walopun judulny honeymoon tetep berusaha budget travelling

 

Saya kemarin naik GrabCar, 280rb, bagi ber 4 hahahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0
On 10/2/2017 at 5:12 PM, HarrisWang said:

Saya kemarin naik GrabCar, 280rb, bagi ber 4 hahahaha

Wooh iya skrg grab dkk aman aja gak yah di surabaya n sekitar

On 10/2/2017 at 6:11 PM, deffa said:

nah ini mungkin bisa juga jadi referensi tapi kalau honeymoon ya gak di bagi ya, itu tanggungan suami :P@Mehamidah

Ohhh jelas itu kak kekeke

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang tak cuman menawarkan keindahan alam saja bagi siapa pun pengunjung datang ke sini, berbagai wisata kuliner Malang pun menarik dicoba kelezatannya. Memang sih kudapan bakso Malang mendominasi pemburu kuliner lokal maupun datang dari pengunjung datang dari luar kota. Selain bakso, Malang juga memiliki kudapan khas Jawa Timur yang wajib dicoba yakni Rawon. Bentuknya mirip seperti soto daging sapi hanya saja warna kuah dan citra rasa rawon berbeda dengan soto. Di kota Apel terbanyak sejumlah warung-warung penjual kuliner rawon, salah satunya cukup terkenal dan sudah melegenda yakni warung rawon Nguling Malang. Hal tersebut lantaran rumah makan Malang ini mampu menjaga konsistensi kenikmatan dari citra rasa ditawarkan kepada pengunjung.

      Bila kita benar-benar cermat nama rumah makan rawon Nguling Malang berasa dari daerah Nguling, Kecamatan Tongas, Kabupaten Purbalingga. Hanya saja di kota Malang, kuliner tersebut sudah lama dibuka. Lokasi warung  berada di pusat kota Malang, tepat di dekat alun-alun yakni di jalan Zainul Arifin atau kata orang Malang sebagai daerah kidul Dalem.
      Kalau dari segi citra rasa, kelezatan rawon Nguling tak perlu diragukan kembali, dapat dikatakan sebagai satu diantara kuliner rawon paling enak di kota Malang. Kuah rawon terlihat tak begitu hitam, tentu rasa kuah terasa segar tak terlalu pekat. Nah kalau dari segi tekstur daging yang digunakan dalam bahan dasar rawon, terasa begitu lembut dan tak perlu mengunyah lama ketika di dalam mulut agar bisa menikmati kelezatan diberikan.
      Pihak rumah makan menyajikan dua jenis rawon kepada pelanggan yakni rawon biasa dan rawon dengkul. Dimana kedua menu rawon tersebut merupakan juga menu favorit di sini. Nah bagi kawan mencari menu lain selain rawon, ada juga beragam kuliner khas Jawa Timur seperti nasi Pecel dan Nasi Lodeh dan lain-lain. Hal tersebut sudah cukup membuat pelanggan datang ke rumah makan kuliner Malang ini tergiur, berbagai hidangan pelengkap disajikan di meja makan bersama menu utama. Diantaranya tempe, mendol, daging empal, babat, tempa dan paru, kesemua menu pelengkap tersebut disajikan berada di satu piring tersendiri.

      Harga satu porsi rawon Nguling Malang dibandrol seharga Rp. 27.000 per porsi, sedangkan rawon saja seharga Rp. 35.000, apabila memesan rawon plus nasi pisah harganya Rp. 40.000. Nah kalau nasi pecal di warung rawon Nguling Malang terlihat segar terdapat sayuran disajikan dengan bumbu kacang agak manis apabila dibandingkan dengan citra rasa nasi pecal di warung lain, meskipun demikian rasanya sangat enak. Dalam satu porsi nasi pecal seharga Rp. 16.000 gratis peyek kacang tanah atau peyek udang. Harga es jeruk di sini cukup mahal yakni Rp. 11.000 dan es dawet Rp. 9.000, sedangkan es teh dibandrol Rp. 6.000 saja.
      SUMBER
    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang merupakan tonggak utama dari Kabupaten Jawa Timur dalam dari sektor objek wisata. Berbagai jenis wisata ada disana mulai dari edukasi, keluarga, spot-spot foto corner, kuliner terlebih wisata alam Malang cukup menarik dikunjungi. Keindahan dari pantai bukit Teluk Asmara Malang cukup viral di berbagai sosial media, sudah banyak review positif membahas wisata alam Malang tersebut. Pantai Malang ini tergolong objek wisata baru di Malang, sehingga tentu masih terjaga keasrian serta kebersihan di sekitar pantai, air dan pesisir teluk asmara.

      Buat kawan seorang pecinta alam dan sedang mencari destinasi wisata untuk mengisi liburan berkesan bareng keluarga maupun teman, maka tak ada salahnya memasukkan Teluk Asmara beach kedalam daftar agenda wisata. Selain tergolong masih sepi pengunjung karena wisata baru, ketika kawan pertama kali menginjakkan kaki disini, maka langsung disuguhkan panorama pasir putih yang membentang begitu luas serta perpaduan fenomena gulungan ombak yang datang menghampiri bibir pantai. Hal tersebut lah membuat siapa pun dibuat betah berlama-lama disana walaupun sekedar berenang, seru-seruan bermain air atau hanya sekedar relaksasi.
      Kalau dari segi fasilitas disana masih tergolong minim kawan, ya wajar-wajar aja sih sebab wisata baru diantaranya minim penjual makanan-minuman, tempat ibadah belum ada. Ya, kita berharap aja kali, mungkin kedepan nya Pemkab Malang atau pihak swasta lebih memperhatikan potensi pantai Malang ini. Oleh sebab itu buat kawan memutuskan berlibur kesana, maka disarankan membawa bekal sendiri dari rumah ya. 

      Meskipun dari segi fasilitas memang sih kurang memadai, tetapi ada yang baru loh di Pantai Teluk Asmoro Malang yakni berupa spot-spot foto ciamik sehingga memberikan kesan wisata kekinian. Hal paling disenangi oleh pengunjung yaitu berswafoto lalu berpose di bukit cinta. Nah, kawan pun setelah berpuas berfoto ria, diperbolehkan kok bersantai diatas bukit sembari menyaksikan panorama pantai dari atas ketinggian. Dari atas bukit selain bisa menyaksikan keindahan air laut membiru, disana pun terlihat pula batu-batu karang hampir menyerupai pulau-pulau kecil mirip seperti di raja ampat deh.
      Lokasi Pantai Bukit Teluk Asmara Malang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Sedangkan harga tiket masuk wisata pantai Malang ini dirasa agak mahal bila dibandingkan objek wisata baru lainnya terlebih fasilitas wisata masih kurang lengkap. Harga tiket dibandrol Rp. 10.000 per orang, belum termasuk ongkos parkir kendaraan Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 per kendaraan.
      SUMBER
    • By satria11
      Kali ini ada video ttg perjalanan saya hihihi, ada 4 part sisanya bisa kunjungi channel sayaa....
       
       
      Soon Medan - Malaysia :>
    • By Linda Kusumo
      Hayooo ... siapa yang hobinya selfie-selfie ... ? Nah, kalo itu kamu dan lagi mampir di kota Malang, wah ... pas banget, tuh ... moment-nya. Soalnya ada sebuah lokasi buat selfie-selfie sampai sepuas hatimu , loh ... Namanya Kampung Warna-Warni Jodipan. Apaan, tuh ... ???
      Okelah ...  Ada istilah tak kenal maka tak sayang, ya. Jadi kita intip dulu, yuk ... sejarah terbentuknya Kampung Warna-Warni ini ...
      Berawal dari sekelompok mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu GuysPro yang harus mengerjakan tugas kuliah praktikum PR dan Event Management di kampusnya. Mereka harus menggandeng klien yang nyata, loh ... Akhir kata mereka mendapatkan klien dari perusahaan cat Indana Paint yang punya pabrik di kota Malang. Pada tanggal 4 Mei 2016 mereka mempresentasikan rencana mewarnai kampung Jodipan di depan direksi Indana Paint.
      Sebelum dicat dengan tema "Decofresh Warnai Jodipan",  warga kampung Jodipan melakukan kerja bakti terlebih dulu untuk membersihkan kampung, baru kemudian dicat oleh tukang dan dengan cat yang keduanya sudah disiapkan oleh pihak Indana Paint. Ternyata ide ini justru menjadikan Kampung Jodipan sebagai salah satu tujuan wisata Kota Malang, loh ... Selain mengubah perilaku kurang baik dari warganya yang semula sering buang sampah sembarangan, keberadaan Kampung Warna-Warni ini ternyata juga dapat meningkatkan perekonomian warganya (suryamalang.tribunnews.com/5 September 2016). Nah ... Sekarang kita ulas kampungnya, ya ...
      Sebetulnya pintu masuk ke Kampung Warna-Warni ini ada 2, ya ... Cuma bagi kamu yang dari luar kota Malang, sebaiknya masuk dari Kampung Tridi saja yang jaraknya tidak jauh dari stasiun Kota Baru Malang. Apa lagi sih, Kampung Tridi itu ?
      Jadi Kampung Tridi itu berseberangan dengan Kampung Warna-Warni yang hanya dipisahkan dengan Sungai Brantas. Sesudah Kampung Warna-Warni booming, Kampung Tridi ini segera berbenah diri juga, ya ... Selain pemukiman penduduknya dicat warna-warni trus digambari juga dengan (maunya) gambar 3 dimensi. Cuma, ya ... jangan berharap lebih sama kualitas gambarnya, ya ... Maklumlah ... HTM-nya juga cuma Rp.2.500,- aja, sedangkan HTM Kampung Warna-Warni cuma Rp.2.000,- (jadi terlalu sadis kayaknya kalo kualitas gambarnya dibandingin sama museum 3D yang HTM-nya bisa puluhan ribu sampe seratusan ribu itu, loh ...hehehe ....).
      Pada tanggal 9 Oktober 2017, jembatan kaca yang menjadi penghubung antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi diresmikan oleh Walikota Malang. Jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter dan mampu menampung 50 orang. Inspirasinya, sih mengambil dari jembatan kaca di Tiongkok. Tapi memang gak seluruh lantai jembatannya dari kaca, ya ... Cuma sedikit saja, kok ... di tengahnya. Jadi gak usah ngeri, deh  pas melewatinya.
      Kalo kita bawa kendaraan roda 2, sih gak masalah karena bisa diparkir di halaman parkirnya kampung Tridi ini, ya ... Tapi kalo kita bawa kendaraan roda 4, sebaiknya memang diparkir di halaman stasiun Kota Baru-Malang trus kita jalan melipir, dah ... ke arah jembatan Jodipan. Naek becak juga bisa, sih ... Jaraknya memang nanggung, tuh ... Buat yang gak hobi jalan dan gak betah panas, ya ... sedikit jauh. Tapi kalo naek becak, juga terlalu dekat. Paling mahal Rp.10.000,- Di lokasi penduduknya juga banyak yang berjualan makanan dan minuman sampe jualan sandal japit warna-warni juga ada, loh ... hehehe ... Selain buat antisipasi kalo sepatu atau sandalnya lepas gara-gara keasikan foto-foto, bisa juga dijadikan cendera mata.
      O'ya ... kalo datengnya pas musim liburan, kusarankan datangnya sepagi mungkin, ya ... karena jam 6 pagi, kampung ini sudah menerima pengunjung, loh ... Selain hawanya masih segar dan tidak panas,  jumlah pengunjungnya juga masih sedikit. Soalnya semakin siang pengunjungnya semakin mbludak dan kita sudah gak bisa bebas lagi poto-poto di spot-spot kerennya. Jangan lupa juga bawa power bank, ya ... soalnya dijamin bakalan bolak-balik charge hp, tuh .... Banyak banget spot potonya yang keren-keren, loh ...  Zuerrrr .....
       
       
       
       
       
       





    • By Apriyani Indrawati
      Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh penghuni forum jalan2.com hehe saya gabung udah setahun tapi baru buka lagi hari ini x_x
      Salam kenal untuk member baru semuanyaaa dan salam hormat untuk suhu yang ada di sini 
       
      Kembali ke judul.
      Awal bulan Juli, setelah lebaran tepatnya, saya dan keluarga jalan-jalan ke Batu, Malang, Jawa Timur. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah BNS (Batu Night Spectacular). Kami berangkat pukul 07.00 wib dari Semarang, dan sampai kira-kira pukul 19.00 wib. Karena sudah malam, akhirnya sebelum sampai penginapan, kita mampir dulu ke BNS. Awalnya nggak tahu apa itu BNS *kudet dan setelah masuk, ternyata semacam taman lampion.

       
      BNS tampak depan, tapi orang-orangnya tak nampak. Gapapaaah
      Dari depan aja udah kelihatan kan ya, banyak lampu-lampu lucu gitu.
      Untuk HTMnya per orang Rp 40.000,- untuk weekend dan Rp 30.000,- untuk weekday
      Jam buka:
      15.00 – 23.00 Senin – Kamis (Weekday)
      15.00 – 24.00 Jumat – Minggu (Weekend)



      Setelah masuk, beginilah sebagian potret tempatnya *abaikan orang-orangnya
      Lokasinya dekat dengan Jatim Park 1, Jatim Park 2, dan Museum Angkut. Mereka kayak bergerombol gituloh deket-deketan . Kalau mampir ke sana, jangan kaget dengan parkirannya semacam tempat hitz yang masih diserbu banyak pengunjung. Oya, selain lampion-lampion juga ada banyak permainan (tiket bayar sendiri, kecuali pakai tiket terusan) nggak lupa juga ada pertunjukan water dancing. Yang sayang anak, recomended deh tempatnya.  Yang lain juga boleh cobain hehe. Nggak makan banyak waktu kalau mau ke tempat-tempat itu. Tapi bagiku, jajanannya mahal-mahal wkwkw *kayakemak2rumpi* tapi udah biasa lah ya tempat wisata yang memang harga jajannya lebih mahal dari aslinya.
      Untuk lebih jelasnya, kalian bisa ke link ini http://www.batunightspectacular.co.id/
      Sekian.
      Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
       
       
    • By Rawoniste
      Tglas 14 April Kemaren Saya nyoba ikut open trip paket ke bromo - river tubing X-maro,  ini sebetulnya trip buat Bulan Mei nanti,  beruntung trip bulan Maret ke ciletuh Geopark gagal,  Saya majuin saja ke April trip yg ini.  
      Naik KA Malabar yg di tempuh dalam waktu 12jam lebih cukup melelahkan,  akan terapi karena hari pertama aktitas yg yg ringan2 Jd nya pilih KA saja. 
      Meting point di statsiun malang Baru,  kedatangan Saya jam 7an dan langsung di jemput jam 8an kurang,  ada 2 peserta yg sudah Stanby di meting point  berasal Dr Jakarta.  Lha Cuma bertiga?  Iya...  Soalnya 2 lagi milih ke batu dulu.  Baru gabung ke bromo.  
      Kita bertiga langsung  menuju Candi Jago,  Candi yg udah di kepung rumah warga.  Tidak ada yg special di sini. 
      .. 
      Beres poto2 menuju homestay di setelah mandi dan makan kita istirahat dulu sebentar,  jam 11 kita di jemput untuk main river tubing,  horeee kesampaian jg main beginian.  Nyanpe di Basecamp kita di briefing dulu.  Nama Sungai nya X maro....  Tipikal Sungai deres dgn batu2 mecungul tapi gak dalam.  Gak punya dokumentasinya di sini,  karena gak punya underwater camera,  lagian ribet jg musti pegang2 kamera ketika  "bahaya"  mengancam.  
      Peserta Dr Jakarta yg gendut (maaf yah)  udah gak keitung berapa x terbalik hehehe sampe kacamatanya hilang,  saya sih cuma sekali jatuh cantik karena terpaksa Harus peganging go pro punya orng lain,  disebut jatuh cantik karena  udah secara sadar mau jatuh dan udah siap2 untuk jatuh. 
      Setengah perjalanan  kita istirahat dulu,  ngopi dan nyemil bala2. 
      Lanjut dan sampe finish.  Peserta nya 3 orang team rescue nya 5 orang hahaha. 
      Beres river tubing,  kita pulang menuju homestay.  Mandi dan istirahat.  Teman trip request untuk minta anter beli kacamata.  Ada keinginan untuk kulineran di malang,  tetapi Mobil nya di pake  jemput dulu peserta Dr Batu.  Jam 4 sore Baru Datang....  Eh gila ni sopir,  minta bayaran 400k,  jelas gw batalin saja cos,  Nyanpe malang pastinya jam 5 jam 7 paling telat harus pulang karena harus istirahat buat hiking ke bromo jam 2 malam.  
      Set alarm jam 1 pagi,  Dan langsung di jemput.  Di Mobil jeep udah ada 2 peserta   ce,  di Mobil 1 lg masih kosong,  cukup kesel jg nunggu 1 jam an kurang sama peserta yg 1 Mobil tsb.  Brangkat.....  Wuzzz. 
      Ternyata cukup jauh jg udah gitu jalananya jelek bergelombang jg,  tapi tetep semangat. 
      Kunjungan pertama udah pasti bukit penanjakan  untuk melihat sunrise.  Dgn jalananan yg di tembok cukup nanjak,  plus tanga yg berkelok2. Teman Saya yg gendut tiap  kelokan Selalu istirahat dulu,  demi kebersamaan gw jg ikut rehat jg.  Ahir nya Nyanpe ke puncak,  udah byk yg Stanby disana.  Saya Hanya  nyeruput teh Manis hangat di warung....  Semua harga gorengan dan minum an hangat 5ribuan 
      sunrise nya kurang Indah ternyataya
      tapi terbayar dgn view hamparan embun di bawah nya.....  Begitu Indah ninggali jejak dulu 
      Puas poto2 di sini kita turun lg menuju kawah bromo 
      peserta jeep yg 1 lg ternyata udah berada disini duluan views ketika turun Dr penanjakan 
      ningalin jejak dulu 

      Lagi...... 

      Selanjut nya kita menuju kawahnya,  Dr jauh udah kliatan nanjak bgt dan maceeet.  
      2 peserta ce nyerah gak mau ke puncak kawah,  2 lg byk istirahat.  Ahir nya gw minta Ijin naik duluan.  Klo antri begini,  ini tanga gak terasa jauh dan cape karena Baru 3 step aja udah berenti dulu 
      Nyanpe di puncak kawah,  ya ampun sempit bgt pantesan macet,  ini bener an di bibir kawah itu Hanya untuk 2 orang yg lewat bayangkan saja seperti pematang di sawah,  gak kuat lama2 diatas sini takut kesenggol ato nyengol orng bisa2 jatuh ke kawah ato ke sini sebelahnya 
      Kawahnya kedengeran mendidih. 
      Pas turun Saya ketemu peserta lain yg baru naik 
      Turun ah.....  Kaki udah gemelatak gini. 
      poto2 dulu di Pura 
      Saya istirahat di jeep sambil nunggu yg lain turun. 
      Lanjut ke pasir berbisik.....  Teman saya ada yg mupeng naik motor...  Tp nyewanya harus di pos tiket x yah 
      ya Hanya hamparan pasir Maha luas saja,  Dan ini Hanya ada beberapa gundukan batu di spot ini saja. 
      Kelar poto2 disini,  lanjut ke Bukit Teletubies lagi
      Pengen sekali guling2 disana,  tapi jauh bgt no 
      Area sini panas menyengat jg tp cukup sejuk,  gak bikin keringat deras 
      Puas poto2 kitapun pulang ke honestay lg,  mandi makan dan siap2 dijemput jam 2 siang untuk pulang.  Selesai sudah open trip nya.  Tetapi tidak ada yg pulang di hari tsb,  yg 2 ce nginep di balava malang,  2 lg di Haris.  Saya milih batu jadi nya kita minta kulineran plus dianter ke hotel.  Tujuan pertama baso kota cak man,  Baru pertama x makan baso seenak ini.  Lanjut toko oen.  Nyesel bgt ke sini,  es krim nya gak enak samsek. 
      Ntar di lanjut setelah jumatan  

    • By dernz27
      Halo semua,
      Salam Kenal 
      Sesuai judul, saya ingin tanya pantai mana saja di daerah selatan malang yang kita bisa berenang atau main main air cantik gitu hehehe..
      ps : selain pantai tiga warna dan gatra ya, karena kesananya hari kamis dan pengelolanya tutup hari kamis.
       
      Sesudah capek2 di pantai, saat nya makan nih... tp butuh referensi juga kuliner enak unik di malang rekomendasi teman-teman jalan2.com
       
      Thanks before