• 0
anna22

Air Asia Internasional pindah di Terminal 3 Soetta, benarkah?

Question

Baru dapat info dari teman jalan, kalau mulai per tanggal 22 Januari 2018. Maskapai Air Asia penerbangan Internasional di Soekarno Hatta Airport pindah ke Terminal 3 bergabung dengan Garuda dan beberapa penerbangan internasional lainnya. 

Berikut ini adalah info penerbangan maskapai di Bandara Soekarno Hatta: 

1A30D3A3-909D-4EC2-8E10-FE7672FE4CCD.thumb.jpeg.07d1019c2d3945a14b9a9e46c8d0cda9.jpeg

semoga bermanfaat yaaa :terbang

Share this post


Link to post
Share on other sites

4 answers to this question

  • 0
14 hours ago, deffa said:

yap betul udah pindah dan minggu depan saya akan mencoba pertama kali dari Terminal 3 hehehe

thanks info nya @anna22

Wooohooo.... Minggu Depan banget nih Mod wkwkwkwk

 

Have Fun!!

20 hours ago, anna22 said:

semoga bermanfaat yaaa :terbang

Sangat bermanfaat, :D

Noted with thanks!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By D_GUNN3R1
      mau ngepost video perjalanan nih, round trip dari Changi Singapura, Batam, Jambi, Jakarta, Balik ke Singapura lagi.
      kalau ada masukan atau pertanyaan bisa post di sini atau di youtubenya langsung yah. kasi comment donk, pelabuhan apa atau airport yg menurut kalian plg keren
       
       
    • By Dewi Calico
      BAD EXPERIENCE IS THE BEST EXPERIENCE
      안녕하세요,
      Haii dear.... Aku sengaja nulis judul seperti itu supaya kalian semakin menganggap aku gila haha.
      I wanna say:
      Terkadang hidup itu berat, dan itulah tantangan terbesar dan membuat diri semakin level up serta menghargai bahwa setiap pengalaman itu menyimpan pelajaran.
      Last month, bulan October aku tergoda untuk mencoba NAM air.
      Terbang dari Yogya menuju Bali.
      Karena Garuda Indonesia dan Air Asia sudah terlalu sering untuk penerbangan dari Yogya.
      Well aku dapat flight yang early morning.
      Taraaaa sukses booked ticket via Traveloka.
      Flight pertama jam 6am, otomatis Chek in sekitar jam 5am.
      Okay aku memulai pengalaman gilaku karena aku memutuskan untuk bobok manjaa ala menginap di Airport.
      I don't know why aku gila banget ingin melakukan itu hmm maybe karena aku ingin merasakan tidur di Airport dan siapa tau dapat teman baru.
      Aku berangkat H-1(eehh bener kan, itu sebutannya kalo flight besok jadi today adalah H-1), Semoga kalian paham haha.
      Yaa itu berangkat dan sampai depan Airport Yogya kondisi hujan deras.
      And i wanna cry karena payung unyu kesayanganku gak bisa terbuka, gila aja kan aku basah basahan ala Video klip India itu hahaha ala Video India yaaa bukan Miyabi hahha.
      Okay dan aku bingung bagaimana cara ke Airport dengan kondisi basah begitu dan payungku Error.
      Ada Taksi yang menawarkan diri mengantar ke Airport.
      Proses tawar menawar finally jatuh pada harga 30.000 IDR untuk diantar ke Airport.
      Ya sudah lah rada mahal dan emang mahal sih segitu tapi gimana lagi aku pasrah karena otak sudah overload.
      Touch down di Airport, dan aku duduk duduk.
      Eehhh ada yang aneh deh, something wrong terjadi.
      Aahhh GOD kok tiba tiba Mens sih padahal belum jadwalnya, oke jadwal maju.
      Jadi itu Rok ku sudah berlumuran darah, gila aja kan entah orang melihat aku seperti orang sedang akan melahirkan atau gimana.
      Aku udah nahan tangis, kok hidup ku begini banget sih dan rasanya pengen pulang ke Ngawi saja tapi kan udah beli tiket.
      Oke ke kamar mandi dan membersihkan diri.
      Setelah itu makan KFC sambil menunggu malam untuk bobok.
      This is my crazy experience di mulai.
      Jam 10pm ada petugas melakukan sweeping.
      Aku, dan banyak orang lagi kena sweeping.
      Rasanya tuh bener bener stress lhoo apaan sih macam Cabe-cabean kena razia atau gimana yaaa.
      Wanita se Cute aku kena sweeping??
      Ternyata itu kebijakan AIRPORT !!
      Jam 10pm lokasi Airport harus STERIL, tak ada yang stay di Airport.
      Mau berontak juga yaa sudah lah pasrah pokoknya.
      Dalam otakku hanya berpikir, aku tidur dimana?? Hotel kalo untuk sebentar rasanya rugi juga cause tomorrow jam 5am udah harus chek in untuk flight.
      Dan TUHAN mulai memberi keajaiban.
      Aku dipertemukan dengan 6 orang yang kebetulan bernasib sama.
      Mereka juga akan naik NAM AIR,tujuan Bali serta mereka asli Bali.
      Finally kami mencari penginapan murah di depan Airport.
      175.000/room dipakai ber-7.
      This is first experience aku bobok ramai-ramai.
      Jadi kami patungan 25.000/Person.
      Kamarnya yaa biasa banget.
      2 bed, tikar, TV udah itu saja.
      Kamar mandi di luar.
      Awalnya aku sedikit merasa aneh tapi seiring berjalan waktu menjadi terbiasa dan bisa tidur.
      Sangat aneh, aku tidur sangat nyenyak banget hahahhaa.
      Kami saling berkenalan dan berbagi kisah.
      Aahhh seperti keajaiban banget menemukan teman teman baru dan itu aku terharu banget.
      Keesokan harinya jam 4.30 am kami bersiap ke Airport.
      Masih HUJAN!!! dan entah KEAJAIBAN TUHAN itu payung kesayangan ku bisa terbuka dan kupakai jadi tidak errror.
      Aahhh THANK TUHAN, ini pengalaman luar biasa.
      Kami semua early morning dalam kondisi hujan jalan menuju ke Airport di Terminal 2 yang cukup jauh.
      Setelah chek in-Boarding.
      Aku said Terimakasih kepada mereka karena telah menjadi bagian dalam pengalaman luar biasa itu.
      Kami saling bertukar Facebook, jadi now mereka ada di friendlist FB aku.
      Dan akhirnya Flight ke Bali dengan cuaca yang mulai cerah,touch down di Bali dengan lancar.
      Sampai di Bali, aku berpisah dengan mereka.
      Aahhh aku sedikit menahan tangis di depan mereka.
      Aku benar-benar bahagia dengan Bad experience itu yang justru berisi banyak pengalaman berharga.
      Terkadang, teman itu bisa kita dapatkan saat mengalami bad experience.
      Terimakasih TUHAN telah memberi banyak pengalaman luar biasa.
      Dan untuk kalian yang terkadang takut dengan bad experience saat traveling, Believe me bahwa TUHAN selalu ada bersama kalian dan akan memberi banyak keajaiban.
      Happy Traveling,
      Salam Dewi Calico.
       
       









    • By Lathifah Ratih
      Meski hanya transit, menyempatkan berpose
    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu saya menulis thread tentang aneka tips gokil untuk menghemat biaya akomodasi (baca disini: Inilah Aneka Tips Gokil untuk Menghemat Biaya Akomodasi). Pada salah satu pointnya, saya menjelaskan bahwa menginap di bandara bisa jadi salah satu solusi untuk menekan biaya akomodasi. Penjelasan tentang tips dan trik menginap di bandara sebetulnya sudah saya ulas dalam thread Menginap di Airport? Kenali Dulu Tips dan Trik-nya. Namun ternyata ada request dari momod kita tercinta (uhuk!) untuk mengulas tentang tips dan trik-nya menginap di Haneda Airport, karena pada bulan November mendatang momod Deffa akan pergi ke Tokyo. Karena saya belum tahu tulisan ini akan jadi seberapa panjang, jadi saya pindahkan saja ke blog.

      Bicara tentang menginap di Haneda Airport, saya pernah mengalaminya saat berwisata ke Tokyo tahun 2012 lalu. Ceritanya, kebetulan sekali jadwal penerbangan pulang ke Indonesia bertepatan dengan terjadinya taifun yang sempat mengacak-acak Tokyo dan membuat jadwal kereta dan bus berhenti total. Seingat saya, waktu itu hanya subway yang beroperasi dan kami pun menuju ke Haneda dengan menggunakan subway. Apa daya, walau sudah buru-buru tiba di Haneda Airport, dan walau taifun sudah berakhir saat jadwal flight tiba, pesawat tak kunjung datang. Tanpa adanya penjelasan apapun dari maskapai penerbangan kami (maklum, naik low cost airlines sih), alhasil kami terdampar di Haneda selama berjam-jam (seingat saya antara 5-6 jam) dan terpaksa menginap disana. Walau kebetulan posisi kami menginap agak kurang nyaman (karena berada di tengah-tengah penumpang yang grumpy akibat tidak adanya kejelasan flight sama sekali plus saya membawa balita umur 3 tahun), namun saya masih bersyukur karena posisi kami menginap tepat berada di depan iklan yang memasang wajah Takuya Kimura yang caem. Lumayan buat menghibur hati yang dongkol karena ditelantarkan oleh maskapai kami, haha..







      Foto 01:



      Bilboard Takuya Kimura yang menyelamatkan hari, eh malam saya [foto: dok.pribadi]


      Jadi kesimpulannya, berdasarkan pengalaman saya, Bandara Haneda termasuk salah satu bandara yang memungkinkan untuk dijadikan tempat menginap. Setelah saya telaah lebih lanjut, Bandara Haneda termasuk salah satu yang rutin dijadikan tempat menginap sementara oleh wisatawan, khususnya wisatawan yang datang dengan penerbangan terakhir. Maklum, prosedur imigrasi di bandara Jepang bisa sangat lama dan berbelit sehingga kita bisa saja ketinggalan kereta terakhir karenanya (ya, kereta di Jepang nggak 24 jam lho). Jadi khusus untuk tulisan ini saya ingin berbagi beberapa info seputar Bandara Haneda, khususnya bagi yang ingin menginap disana.

      Sekilas info

      Tak kenal maka tak sayang. Agar topik tentang Bandara Haneda ini lebih afdol, saya akan mulai dulu dengan menceritakan gambaran awal seputar bandara ini.







      Foto 02:



      Haneda Airport [foto: Pyzhou/wikimedia]


      Bandara Haneda, atau nama resminya adalah Tokyo International Airport (æ±äº¬å›½éš›ç©ºæ¸¯ TÅkyÅ Kokusai KÅ«kÅ), biasa disebut sebagai Haneda Airport atau Tokyo Haneda Airport, merupakan salah satu dari 2 bandara terbesar yang ada di wilayah Greater Tokyo Area (mencakup seluruh wilayah Kanto). Bandara satunya lagi adalah Bandara Narita, yang pernah saya singgung sekilas dalam tulisan Side Trip from Tokyo (5): Narita. Dibanding Narita yang terletak di prefektur Chiba, Bandara Haneda ini letaknya paling dekat dengan Tokyo. Tepatnya, bandara ini terletak di Distrik Ota, Tokyo.







      Foto 03:



      Bandara Haneda Terminal 1 [foto: Alex Len/wikimedia]


      Bandara Haneda sudah dibuka sejak tahun 1931 dan pada saat itu menjadi bandara sipil terbesar yang pernah dibangun di Jepang. Bandara Haneda pun sempat menjadi bandara internasional Jepang hingga tahun 1978, dan akhirnya lebih banyak menghandle berbagai penerbangan domestik dari/menuju Tokyo mulai dari tahun 1978-2010 (penerbangan internasionalnya dipindahkan ke Narita). Pada tahun 2010 hingga saat ini, bandara ini kembali menjadi bandara internasional setelah ditambahkan terminal internasional. Jadi kini terdapat 3 terminal di bandara ini: Terminal 1 dan Terminal 2 (dihubungkan dengan jalan bawah tanah dan juga shuttle bus, dan Terminal Internasional. Nah, di Terminal Internasional inilah yang memungkinkan para wisatawan untuk menginap.







      Foto 04:



      Terminal Internasional Bandara Haneda [foto: Adkdhc8/wikimedia]


      Bisa nggak menginap di Bandara Haneda?

      Seperti yang saya tulis sebelumnya, bisa banget. Bahkan bandara ini disebut-sebut sebagai salah satu bandara terbaik untuk menginap, lho. Hanya saja, lokasi tempat menginap itu terbatas, yaitu hanya di area Terminal Internasional saja. Itu karena hanya Terminal Internasional saja yang beroperasi selama 24 jam (walau dengan beberapa kondisi khusus yang akan saja jelaskan pada bagian tips dan trik). Terminal 1 dan Terminal 2 yang melayani penerbangan domestik tidak buka 24 jam, walau di Terminal 1 ada kabin yang bisa digunakan untuk menginap dan hotel di Terminal 2 (tentunya nggak gratis ya).







      Foto 05:



      Percaya nggak kalau ini ada di Terminal Internasional Bandara Haneda? [foto: Aimaimyi/wikimedia]


      Ada beberapa fasilitas menarik yang bisa dimanfaatkan oleh wisatawan yang akan menginap di Bandara Haneda, berikut sebagian diantaranya:
      -ATM;
      -Area bermain untuk anak (jika membawa anak-anak). Lokasinya di dekan gate 109 dan 113.
      -Tempat penukaran mata uang asing, tersebar di berbagai lokasi dengan jam operasional antara 09.00-19.00.
      -Makanan dan minuman. Beberapa diantaranya buka 24 jam (akan saya detailkan kemudian).
      -Tempat penyimpanan barang dan loker. Untuk penyimpanan barang rata-rata jam operasionalnya antara pukul 06.00-10.30, sedangkan loker koin bisa digunakan 24 jam.
      -Fasilitas tambahan lainnya, seperti lounge (beberapa diantaranya bisa diakses dengan gratis. Syarat dan ketentuan berlaku), shower room (ya, bisa mandi di airport dengan biaya tertentu), Wi-Fi gratis, dan bahkan ada beberapa alternatif tempat menginap yang bisa dimanfaatkan (seperti hotel dan kabin) jika keberatan menginap di tempat terbuka. Jadi intinya, tak perlu takut untuk menginap di Bandara Haneda deh.

      Tentang tips dan trik menginap di Bandara Haneda saya lanjut di bagian 2 yah.



      ***


      *Foto-foto (kecuali jika ada keterangan lainnya) diambil dari creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.




      ***


      Baca seri lengkapnya:
      Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (1)
      Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (2)
      Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (3)
      Tips dan Trik Menginap di Haneda International Airport (4-end)
    • By vie asano
      Pada thread Inilah Aneka Tips Gokil Untuk Menghemat Biaya Akomodasi Saat Berwisata, pada poin ke-5 saya menulis tentang menginap di airport sebagai salah satu cara untuk menghemat biaya transportasi. Pasti tak sedikit di antara Jalan2ers yang berpikir “menginap di airport? Serius?!†dan menganggap itu hanya teori saja. Pada kenyataannya, menginap di airport memang bisa dilakukan lho.
       

       
      Foto 01:
      Menginap di bandara [foto: SUMBER]
       
      Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan menjadikan bandara sebagai tempat tidur semalam. Yang paling utama, wisatawan dapat menghemat biaya akomodasi. Coba pikir, saat berwisata biasanya orang hanya tidur selama beberapa jam saja. Bayangkan jika kalian datang dengan penerbangan paling malam dan langsung buru-buru pergi ke hotel. Baru juga check in dan tidur beberapa jam, kalian sudah harus check out. Berapa banyak biaya yang bisa dihemat dengan tidur di tempat gratisan seperti bandara? Wisatawan juga dapat menghemat biaya transportasi dari bandara menuju hotel dan bisa dialihkan untuk hal lainnya. Dan jika wisatawan berada di airport yang tepat, ada banyak fasilitas gratisan yang bisa dimanfaatkan di bandara mulai dari colokan listrik hingga kamar mandi yang nyaman, serta bangku yang empuk dan nyaman untuk tidur; dan semua itu tersedia gratis.
       
      Tertarik untuk menginap di airport? Kenali dulu tips dan triknya agar acara menginap di airport berjalan lancar, aman, damai, dan sejahtera (apaan sih?) yang disarikan dari berbagai sumber.
      1.Hal yang paling dasar adalah ketahui dulu apakah airport yang ada di negara tujuan wisata Jalan2ers termasuk ramah terhadap wisatawan asing atau tidak, dan kenali juga apakah airport tersebut dapat dijadikan tempat untuk menginap atau tidak. Ya, tidak semua airport mengijinkan wisatawan untuk menginap, kecuali untuk keadaan darurat seperti penerbangan ditunda karena cuaca buruk (saya pernah mengalami ini!). Memang sih belum tentu wisatawan akan langsung diusir saat akan menginap di airport, namun ada kemungkinan beberapa bandara tidak ramah terhadap para penginap. Dan tidak semua airport memiliki fasilitas yang nyaman untuk digunakan sebagai tempat menginap, seperti misalnya tidak memiliki bangku yang cukup nyaman untuk tidur sehingga wisatawan harus tidur di lantai atau menggunakan sleeping bag yang dibawa sendiri. Intinya, kenali dulu bandara tujuan sebelum memutuskan untuk mendamparkan diri disana, kecuali jika Jalan2ers termasuk suka melakukan petualangan lebih dan siap menghadapi berbagai situasi.
       
      2.Siapkan alasan mengapa kalian harus menginap di airport. Terkadang petugas keamanan yang berpatroli akan menanyakan mengapa kalian menginap di airport. Jika tak bisa menjawab itu, jangan heran jika wisatawan akhirnya digelandang ke kantor security untuk diinterogasi lebih lanjut. Terkadang wisatawan juga diminta untuk membuktikan alasannya tersebut. Jadi, menginap di airport hanya disarankan untuk wisatawan yang memiliki situasi khusus, seperti datang dengan penerbangan terakhir, mengincar penerbangan pertama, dan sejenisnya.
       
      3.Setelah mengetahui airport mana yang bisa diinapi dan juga menyiapkan alasan, kenali spot aman untuk menginap di suatu bandara. Cari tahu dimana kantor sekuriti, posisi CCTV, dan area paling aman untuk menginap. Sekuriti di bandara yang baik biasanya tak keberatan menunjukkan spot menginap yang paling aman.
       
      4.Jangan lupa untuk menyiapkan beberapa hal berikut ini saat memutuskan untuk menginap di airport:
      -Perlengkapan toiletries dan perlengkapan kebersihan (seperti tisu antiseptik, pembunuh kuman, dan sejenisnya) karena tidak semua bandara itu bersih, terutama kamar mandinya.
      -Air minum dan snack. Tak banyak toko makanan/minuman yang buka 24 jam di bandara, kecuali jika kalian menginap di bandara yang memiliki banyak vending machine. Jadi tak ada salahnya berbekal makanan/minuman untuk persediaan.
      -Peralatan untuk menunjang kenyamanan tidur, seperti penutup mata dan pemutar MP3 lengkap dengan earphone. Mengingat banyak yang menjadikan airport sebagai tempat menginap, wisatawan akan bertemu dengan banyak orang yang memiliki banyak kebiasaan tidur. Daripada cari ribut dengan pengunjung lainnya, lebih baik bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan adanya gangguan saat tidur.
      -Peralatan tambahan lainnya, seperti buku, majalah, dan powerbank. Utamanya sih untuk mengisi waktu selama berada di airport.
       
      5.Tak punya selimut? Perlu diketahui, beberapa bandara memiliki persediaan selimut lho. Biasanya selimut-selimut itu untuk mengantisipasi jika penumpang harus menginap karena penerbangan tertunda akibat cuaca buruk. Tak ada salahnya memastikan apakah wisatawan dapat meminjam selimut-selimut terebut pada pihak yang berwenang, baik dengan biaya tertentu maupun secara gratis.
       
      6.Tak semua bandara itu aman. Lindungilah selalu barang bawaan saat menginap di bandara. Jika tak ada tempat penitipan barang seperti loker koin, setidaknya lakukan beberapa usaha agar orang sulit untuk mengakses barang-barang kita. Caranya bisa bervariasi karena semua tergantung pada situasi di bandara tersebut. Tips lain yang menyangkut masalah keamanan adalah melakukan giliran jaga (jika pergi bersama teman/keluarga). Sedangkan jika pergi wisata sendirian, berkumpullah bersama wisatawan lain yang juga akan menginap di bandara.
       

       
      Foto xx:
      Sejumlah orang menginap di airport [foto: SUMBER]
       
      7.Ingin kenyamanan ekstra? Beberapa bandara menyediakan lounge yang dapat dimasuki dengan biaya tertentu. Ada lounge yang buka 24 jam (sehingga wisatawan bisa sambil menginap disana), ada juga yang baru buka di pagi hari. Ada juga beberapa bandara yang menyediakan sleeping box dengan biaya tertentu. Intinya sih tak ada salahnya mengenali fasilitas yang ada di bandara yang menjadi tempat tujuan menginap. Memang sih jadinya nggak gratis, tapi untuk pengalaman lebih, kenapa tidak?
       
      Tips paling wahid:
       
      Walau akhir-akhir ini aktifitas menginap di airport sudah sering dilakukan oleh wisatawan, tetap saja ada beberapa pihak di bandara yang berpikir jika airport bukanlah hotel. Terkadang ada aturan-aturan aneh yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan, seperti membangunkan saat dini hari. Kunci utama agar bisa “lolos†dari staff bandara adalah dengan bersikap sepolos mungkin. Bersikaplah seolah kalian terpaksa menginap di bandara dan ini merupakan kali pertama kalian, sekalipun sebetulnya sudah beberapa kali menginap di bandara. Biasanya staff akan lebih ramah pada wisatawan yang “kelihatan tak ingin menginap di airport†dibanding dengan yang memang berniat untuk tidur di airport. Dan jika kalian pergi sendirian (solo traveller), jika ingin minta dibangunkan pada jam tertentu, siapkan notes dengan catatan khusus (seperti “tolong bangunkan saya pada pukul ……). Biasanya wisatawan maupun pengunjung bandara lainnya akan dengan senang hati membangunkan kalian.
       
      Semoa bermanfaat!
    • By redocean
      Ketika kita mengalami layover yang mengharuskan kita menunggu beberapa jam, tentunya tidak mudah dan membosankan. Ada beberapa cara untuk mengatasi bosan tersebut. Dan percayalah, cara-cara berikut ini sangat mudah dan tidak repot. Silakan dicoba dan buktikan bahwa anda tidak akan bosan saat singgah di suatu bandara. Sekarang, dapat tiket pesawat promo mudah lho jd bisa terbang kemana saja :)   - Nikmati fasilitas bandara Salah satu cara mudahnya adalah menikmati fasilitas bandara. Anda bisa jalan-jalan keliling bandara dan melihat-lihat fasilitas yang disediakan. Ada sejumlah negara yang memiliki bandara dengan fasilitas hiburan terbaik yang luar biasa.    Sebut saja misalnya Bandara Changi di Singapura. Semua setuju kalau bandara yang satu ini memang bagus banget. Di bandara Changi ini terdapat bioskop, kolam renang, kebun, toko belanja, dan sebagainya. Anda bisa mampir sambil menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya.   Selain Bandara Changi di Singapura, bandara lain yang terkenal banget sama bagusnya bandara ada juga Bandara Amsterdam di Belanda, Bandara Munich di Jerman, Bandara Incheon di Korea Selatan, Bandara Hong Kong di Hong Kong, sama Bandara Vancouver di British Coloumbia serta Bandara Zurich di Swiss.   Yang di bandara Belanda, ada tempat-tempat edukatif kayak perpustakaan, museum, ada juga kasino sih, hehe. Yang di Jerman ada tempat pembuatan bir, terus kolam renang outdoor, ada juga pasar natal. Kalau di Korea, ada sauna sma spa, pijat ala Thailand, bioskop, ice skating, dan pertunjukkan musik.   Di Hong Kong juga ada bioskop, taman edukasi, sama lapangan golf. Sedangkan di Coloumbisa itu ada awuarium yang terdapat pameran ubur-ubur gitu. Terakhir, di Swiss ada deck observasi dan miniatur bandara. Pokoknya nikmati saja fasilitas di bandara jika mau.   - Jalan-jalan di Bandara Selain menikmati fasilitas Bandara, jalan-jalan aja di bandara mungkin bisa membantu killing the time. Jalan-jalan berkeliling dan melihat-lihat bandara salah satu yang bisa anda lakukan di sela-sela waktu singgah anda. Selain menyenangkan, jalan2 juga tentunya sehat untuk tubuh anda.    - Mendengarkan musik Paling umum yang dilakukan seseorang saat menunggu adalah mendengarkan musik. Mendengarkan lagu-lagu kesayangan sambil bersantai atau meditasi juga membantu mengembalikan energi anda. Anggaplah peristirahatan sejenak anda ini peristirahatan yang berkualitas. Dengan begitu, anda akan lebih fit melanjutkan perjalanan.   - Mendengarkan audio book Selain musik, audio book juga bisa menjadi alternatif. Tentu jika anda malas dengan membaca buku. Mendengarkan audio book menjadi pilihan. Terkadang, mungkin anda lupa mengemas buku di dalam tas yang segan untuk dibongkar.   - Membaca Buku Membaca buku bisa jadi pilihan tepat. Sebaiknya, anda membawa buku sebagai teman perjalanan anda. Di luar negeri, membaca buku merupakan salah satu kegiatan paling umum yang dilakukan seseorang ketika sedang menunggu.   - Menulis Menulis bisa mengembalikan pikiran kembali segar. Anda bisa menulis kisah perjalanan anda yang masih fresh dirasakan dan diingat. Cari saja tempat yang nyaman untuk menulis dan menulislah. Siapa tahu, catatan perjalanan anda sangat menarik untuk dikonsumsi publik.   - Browsing internet Jangan ketinggalan berita. Anda tetap bisa memperbaharui berita anda dengan membacanya di internet. Browsing di situs favorit anda atau bisa juga mengunjungi situs negara terkait. Bosan? Masih ada media sosial yang bisa menemani anda. Nikmati waktu senggang anda.   - Menonton  Menonton nggak harus ke bioskop, bukan? Saat ini, anda sudah bisa menonton di mana saja, termasuk di hape anda. Sejumlah aplikasi streaming bisa didapatkan. Jika sulit dengan koneksi internet, anda bisa mempersiapkannya dari rumah. Memindahkan file video anda dari perangkat lain ke smartphone anda adalah cara yang cerdas untuk bisa menghabiskan waktu singgah anda.   - Download aplikasi dan games Selain itu, ponsel akan memberikan anda banyak keuntungan sebagai teman perjalanan. Bisa juga mengunduh sejumlah aplikasi dan juga games untuk anda mainkan. Tidak hanya mendownload, anda juga bisa menggunakan games yang sudah tersedia di hape anda. Anda gamers? Pasti anda melakukan hal ini.   Siap melakukan perjalanan ke luar negeri?