• 0
Sign in to follow this  
Fitrie Lilian

Cari teman jalan 2 ke busan dan seoul

Question

Haloo

Lagi cari teman jalan bareng ke Busan n Seoul untuk tgl 18 - 24 april 2018 ,tgl 18 april 2018 pkl.01.30 wib dari Kuala Lumpur (KLIA2) ke busan, tgl 19 April sore, berangkat ke seoul , rencana via train, tgl 19 - 24 April di Seoul, kalau ada yg punya schedule sama atau mau jalan bareng bisa wa ke no saya 08153036271 untuk visa sendiri, punya saya sudah di setujui.

Terima kasih

 

 

 

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

2 answers to this question

  • 0
9 hours ago, Fitrie Lilian said:

Haloo

Lagi cari teman jalan bareng ke Busan n Seoul untuk tgl 18 - 24 april 2018 ,tgl 18 april 2018 pkl.01.30 wib dari Kuala Lumpur (KLIA2) ke busan, tgl 19 April sore, berangkat ke seoul , rencana via train, tgl 19 - 24 April di Seoul, kalau ada yg punya schedule sama atau mau jalan bareng bisa email saya, untuk visa sendiri, punya saya sudah di setujui.

Terima kasih

 

 

@Fitrie Lilian

mungkin bisa di cantumin Itinerary kasarnya dan email nya, jadi yang mau ikut bisa menghubungi. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano

      Masih tentang Seoul. Pada tulisan ini, saya sudah menulis informasi global tentang kota Seoul dan apa saja yang bisa ditemukan disana. Dan pada tulisan ini saya sudah berbagi informasi seputar Touris Information Center di seluruh Seoul, termasuk dengan tourist information desk. Mungkin masih yang belum saya tulis (karena jumlah pusat informasi wisata di Seoul memang cukup banyak), namun mudah-mudahan cukup membantu teman-teman yang berencana main-main ke Seoul.
      Walau jumlah pusat informasi wisata di Seoul cukup banyak dan tersebar di berbagai distrik, saya yakin nggak semua punya waktu untuk sengaja main ke tempat-tempat tersebut. Alasannya bervariasi, mulai dari males, bingung cari tempatnya, dan lain sebagainya. Nah, bagi yang memang malas sengaja mampir ke kantor pusat informasi wisata, Seoul menawarkan fasilitas lain yang disebut mobile tourist offices. Penasaran?
      Mobile tourist offices merupakan sebutan tak resmi untuk staff di pusat informasi wisata Seoul yang bekerja di luar ruangan. Mereka tidak sekedar duduk manis di balik meja dan melayani aneka pertanyaan dari wisatawan, namun mereka sengaja berdiri maupun lalu lalang di berbagai tempat yang mencolok dan banyak dilalui oleh wisatawan. Tak sulit untuk menemukan staff mobile tersebut, karena mereka mengenakan jaket atau rompi merah terang dengan logo "i" di jaketnya.
      Apa jasa yang ditawarkan oleh para staff mobile berjaket merah tersebut? Para staff tersebut memiliki kemampuan berbahasa asing yang baik. Ada yang bisa bahasa Inggris, China, Jepang, hingga bahasa lainnya. Tentunya nggak semua staff bisa multibahasa ya, namun rata-rata menguasai minimal bahasa Inggris. Para staff mobile tersebut akan membantu Anda yang memiliki pertanyaan mengenai berbagai obyek wisata, membantu Anda untuk melakukan reservasi hotel dan mengurus tiket kereta maupun pesawat (minimal mengarahkan Anda untuk pergi ke pusat informasi turis yang memiliki peralatan lebih lengkap), dan bahkan melayani Anda yang sekedar ingin tanya jalan. Mereka juga memiliki kemampuan sebagai pemandu wisata yang dapat menunjukkan berbagai spot menarik di Seoul lho (untuk lebih jelasnya bisa menghubungi nomor telepon berbagai pusat informasi turis yang ada di tulisan ini). Mau tahu dimana saja bisa bertemu dengan si kerudung merah, eh, petugas berjaket merah ini? Berikut lokasinya:
      Myeongdong
      Area: Myeongdong Unesco Building, Myeongdong Theater, M Plaza, Stasiun Myeongdong
      Jam operasional: 09.30-19.30
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Namdaemun Market
      Area: Jungang-ro, Namdaemun Tourist Information Center, Sungyemun, Samick Fashion Town
      Jam operasional: 09.30-18.30
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Sinchon (Ewha Womans University)
      Area: Stasiun Sinchon Railway, pintu masuk Ewha University, Exit 2 di Stasiun Ehwa University, Bistro Bucks, Sinchon Police Station
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Jepang, Cina
      Itaewon
      Area: Exit 1 di Stasiun Itaewon, International Arcade, Itaewon Shop, Itaewon 119 Safety Center
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Dongdaemun
      Area: Dongdaemun, Shinpyunghwa Fashion Town, Doosan Tower, Good Morning City, Dongdaemun History and Culture Park
      Jam operasional: 12.00-20.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Insadong
      Area: Pintu masuk Insadong, Insadong Street, Ssamziegil, Gallery Miho, Angukdong Intersection
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Gwanghwamun
      Area: Gwanghwamun Information Center, Deoksugung, Seoul Plaza, Gwanghwamun Square, Sejong Center for the Performing Arts
      Jam operasional: 09.30-18.30
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Bukchon
      Area: Gahoe-dong Community Service Center, Jeongdok Public Library, World Jewellery Museum, Bukchon Eight View, Bukchon Fifth View, Donmi Pharmacy, Seoul Museum of Chicken Art
      Jam operasional: 09.00-18.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Hongdae
      Rute: Watson Mister Donut, Trick Eye Museum, Etude House Watson
      Jam operasional: 12.00-20.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Samcheongdong
      Rute: Samcheong Police Station, Samcheong-ro, Samcheong-dong Resident Center, Dolgaedan-gil Entrance, Bukchon-ro 15-gil Vicinity
      Jam operasional: 09.00-18.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Sinsadong Garosu-gil
      Rute: Fossil Korea, Zara, Kraze Burger, H&M, Mango Six, J-Tower, Holistic, Diesel
      Jam operasional: 10.00-19.00
      Bahasa: Inggris, Jepang, Cina
      Kira-kira di spot itulah Anda bisa menemukan mobile tourist officer resmi dari pusat informasi wisata di Seoul. Jadi kalau lihat ada orang-orang berbaju merah yang stand by maupun keliling-keliling di area tertentu, jangan sungkan untuk tanya-tanya (jika ada yang mau ditanyakan). Sebagai penutup, saya lampirkan informasi lokasi Kedutaan Besar Indonesia di Seoul, plus nomor yang bisa dihubungi sekiranya ada masalah saat sedang jalan-jalan di Seoul. Berikut daftarnya:
      Kedutaan Besar Indonesia
      Alamat: 55, Yeouido-dong, Yeongdeungpo-gu, Seoul
      Telp: +82-2-783-5675-7
      Tourism Call/Complaint Centers
      -Untuk komplain secara umum tentang Seoul, hubungi Dasan Call Center di 02-120, ext.9 atau +82-2-120 ext.9 jika menelepon dari luar Korea.
      -Untuk komplain tentang masalah wisata/pariwisata, hubungi Tourist Information Center di 1330, atau +82-2-1330 jika menelepon dari luar Korea.
      Komplain juga bisa dilayangkan melalui email, lho. Jika ingin komplain sehubungan dengan perjalanan wisata maupun wisata di Seoul, bisa layangkan email ke: tourcom@knto.or.kr dengan mencantumkan detail kejadian (seperti subjek laporan, waktu kejadian, lokasi, dan detail lainnya yang relevan). Sedangkan jika ingin komplain hal-hal yang berhubungan dengan transportasi, bisa kirim email ke: happyride@seoul.go.kr. Jangan lupa lengkapi laporan dengan detail kejadian seperti nomor plat kendaraan, waktu kejadian, lokasi, dan sebagainya.
      Semoga informasinya bermanfaat.
    • By itsmeu
      안녕하세요~~ (Annyeong haseyo, Hello)
       
      Pertama-tama,Alhamdulillah, finally, akhirnya meu menjejakkan kakinya di Korea Selatan. Setelah nabung nabung, momok visa yang menakutkan akhirnya guys, aku berangkat juga ke salah satu country goals akooh, secara basicnya ak emang anak yg doyan korea-an baik kpop/drama dr jaman full house.
      Tanpa banyak curcol lagi...FR yg sudah aku janjikan pas nulis thread malaka...check it out...
       Jadinya tanggal 28 April – 5 Mei 2018 kemarin aku dan 2 tmnku berangkat ke negeri gingseng.
      Tiket pesawat Air Asia: PP 3.78jt + bagasi 1 (20kg) = 4.28 jt
      Lokasi penginapan: BB Hostel Hongdaeline (KW hongdaeline) : 380000 won/seminggu (private bathroom,kamar isi ber3 aja)
      Sebelumnya ak kasih dulu summary itin 1 minggu di Seoul:
      28/04: Nginep di Incheon T2 (done)
      29/04: Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village (done)
      30/04: Ewha University dan sekitarnya, Namdaemun Market, Namsan Tower (done)
      01/05: Nami Island, King sejong statue, kyobo bookstore, cheonggyecheon stream, Myeongdong (done)
      02/05: Itaewon, Myeongdong dst (done)
      03/05: Napak tilas Kpop lol (Entertainment company,kroad star, Gangnam), seoul national univ (SNUFestival) (done)
      04/05: Pendakian gunung Acha (Achasan), DDP, Lotte mart pusat, Seullo, Hongdae street, Hangang river (done)
      05/05: Jimjilbang/Sauna, BT21 Hongdae store dan sekitarnya, ewha lagi, siap siap perjalanan pulang (done)
      Jujur ini itin sebenernya full banget hahaha karena ternyata jalan kaki di korea itu jauh-jauh dan di indo kebiasaan dimanjain abang ojol...kaki bengkak tapi hati bahagia no problemo
      to be continue~~
    • By Sindunora
      Halo semua :)
       
      Kali ini mau berbagi pengalaman jalan-jalan di Seoul Korea bulan desember kemarin.. karena pengen jalan2 yang beda dengan suasana yang beda maka dipilhlah korea. Eits jangan salah saya bukan pengemar K-pop atau drama korea, bahkan saya ga prnh nonton film drama Korea yang katanya bagus itu
      Perjalanan kali ini direncanakan awal tahun dan Alhamdulillah ga ada halangan menuju ke liburan impian..
       
       
      Hari 1 - Jakarta-KL-Incheon
       
      Di hari keberangkatan dengan berbekal tiket Lion air ke KL penerbangan jam 9 malam dan kemudian melanjutkan penerbangan dengan Air Asia ke Incheon.. ternyata bandara KLIA2 lumayan luas yah, sampe ke imigrasi dan pengambilan bagasi jauh banget dan bikin ngos2an..
      setelah beres dengan imigrasi dan pengambilan bagasi kami memutuskan beristirahat di bandara. lumayan banyak karpet-karpet empuk buat tiduran di sana sembari menunggu penerbangan ke incheon jam 7 pagi..
       
      Penerbangan dr KL - Incheon kurang lebih selama 6 jam.. tiba di incheon sekitar jam 4an. ternyata incheon bandaranya luas juga butuh waktu jalan kurang lebih 15 menit untuk keluar bandara. setelah berhasil nemu pintu keluar kami pun mencari sevel untuk membeli T-money. berhubung di sevel T-money habis kami pun memutuskan membeli tiket sekali jalan untuk naik subway.
       
      Ok kami pun menunggu subway dr bandara menuju seoul.. perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam (lumayan jauh yah... ). setelah sampai di stasiun yang kami tuju seneng donk bentar lagi membayangkan istirahat... eeh tapi ternyata menuju penginapan harus melalui perjuangan. ternyata yg dibilang kalo naik subway itu melewati naik turun tangga yg lumayan berliku liku terbukti benar. untuk keluar dari stasiun subway kami harus naik tangga yg lumayan dengan menenteng koper yang kami bawa oh no.. nampaknya selama di korea kita harus bersahabat dengan tangga
       
      dengan perjuangan menuju ke atas keluar stasiun dengan ngos2an akhirnya berhasil dan di sambut dengan udara korea yang -8 derajat hahaha...
      alhamdulillah jarak antara stasiun ke penginapan kami ga jauh. udah seneng niy nyampe penginapan eeh ternyata dapat kamar di lantai 4 ahahaha... gempor dan kaget2 kita membayangkan bawa koper lagi ke atas. akan tetapi yang punya guest house baik ko, mau ngangkatin koper kita2 istirahat pun dimulai dan makan malam menggunakan fasilitas guest house dengan membuat indomie yang di bawa dr indonesia hehe..
      nama penginapannya guest house station, rekomended loh..
       
      Hari 2 - Namsan Tower - Itaewon - Insadong - Myeongdong
       
      Hari pertama kami dimulai dengan bangun kesiangan semua akibat kecapean semua hihi.. perjalanan kami pun di mulai menuju ke namsan tower. perjalanan kami di mulai. tidak lupa kami membeli T-money dulu di sevel. kami isi 30.000 won cukuplah selama di sana.
      keluar dari subway (tetep dengan tangga yang panjang) kami pun berjalan ke namsan tower lumayan jalannya nanjak. sampai di namsan kami membeli tiket cable car untuk menuju tower. tiketnya 8000 won.
      sampai di namsan lumayan dingin sekali sampe jaket nembus hihi.. kali ini suhu -3 pemandangannya bagus di sana, mungkin karena banyak saljunya.
      selesai foto2 di namsan tower kami pun memutuskan untuk solat dhuhur di itaewon sekaligus mencari makanan yang halal di sana.
      menuju masjid ternyata harus dengan perjuangan juga yang jalannya kemesjid nanjak banget sampe ngosh ngosh-an nyampe d atas (nampaknya jalan di seoul kebanyakan nanjak2 )
      selesai solat kami pun menuju rumah makan halal di sana namanya rumah makan muree. dan saya pun memilih bimbimbab dan liquid juice (di korea sekali makan 13.000 won kurang lebih).
      tidak lupa mencicipi jajanan yg ada di Itaewon :)
       
      setelah selesai di Itaewon kami pun menuju Insadong. ceritanya mau nyicil oleh2 dulu biar enakan ga kepikiran oleh2 ternyata temen punya langganan di sana, dan kami pun dapet berbagai macam barang-barang murah dan dapet diskon dari eoni di sana :)
       
      selesai berbelanja kami memutuskan ke tujuan berikutnya Myeongdong.. di tempat ini surganya make up.. yang cewe pasti ngeborong make up deh di sini, secara katanya harga di seoul dan di indonesai 3x lipat. dan saya pun ikutan beli juga hehe...
      selesai acara hari ini kami pun kembali ke guest house jam 10 malem kemudian istirahat
       
       
       
      bersambung...

       
       
      Hari 3 - Nami Island - France petite - Garden morning calm
       
      Hari berikutnya rencana kami ke Nami Island, karena kami pikir sejalur maka kami sekalian ke france petite dan morning calm.. dari guest house menuju Nami Island memakan waktu kurang lebih 1 jam menggunakan subway. untuk menuju ke nami island stasiun yang di tuju adalah stasiun Gapyeoung. Turun dari stasiun dengan perjalanan tangga dan jalan menuju keluar stasiun cukup panjang serta ngos2an  akhirnya setelah keluar dari stasiun tergantikan dengan kegembiraan karena banyak hamparan salju di sana hihihi...
      seperti biasa foto2 tidak ketinggalan, rasanya kaya anak kecil yg liat salju seneng banget dan akhirnya bisa megang salju juga hahaha...
      setelah foto2 beberapa menit kami pun ngantri untuk naik bis menggunakan gapyeoung tour bus yang menuju penyebrangan ke nami island, france petote dan garden morning calm. dengan tiket seharga 5000 won. tiket dapat dibeli langsung di dalam bus karena supir merangkap kondektur. tiket bus ini harus simpan karena masih bisa di gunakan untuk perjalanan selanjutnya ke france petite dan garden morning calm.
       
      setelah sampai di pemberhentian pertama adalah di nami island kemudian berjalan menuju Imigrasi Nami Island. ternyata bekas salju yang sudah mencair membuat becek jalan, alhasil rok saya bagian bawah dengan sukses kotor semua hahaha...  Imigrasi Nami Island adalah pintu masuk menuju Nami Island. dari pintu masuk harus membeli tiket masuk seharga 8000 won.. dari pintu masuk harus menyebrang selama 15 menit kurang lebih.. saya lebih memilih di dalam kapal karena lebih hangat
       
      sampai di nami Island sudah banyak orang yang ngantri foto di depan air mancur yg membeku dengan view yang bagus dan sayang di lewatkan, saya pun tidak ketinggalan ngikut antri hihi...
      ternyata di nami island dingin sekali, mungkin karena masih banyak salju dan ada beberapa bagian yang becek karena salju yang mencair.. beberapa kali hampir terpeleset karena salju yang licin
      nami island banyak spot foto yang menarik, alhamdulillah ada rumah makan halal dan ada mushola-nya. ada tempat yang menarik di dalam ruangan menuju mushola, di sana banyak buku bahkan ada buku yang ditumpuk tinggi seperti tiang.
      setelah puas foto-foto di nami island perjalanan kami berlanjut ke france petite.
       
      kami pun menunggu bus gapyeoung dengan berbekal karcis yang dibeli tadi.. cukup lama juga menunggu bus datang, padahal antrian sudah cukup panjang.
      setelah bus tiba (kira2 30 menit) lumayan deg2an juga kami bisa naik bus ini atau nunggu 30 menit lagi.. alhamdulillah kami bisa naik walaupun berdiri.
      perjalanan pun dimulai.. rute jalan yg kami lewati berliku2 di pinggir bukit lumayan lama berdiri dan saya pun mulai mual karena bapak supir ngebut dan jalanan berliku serasa badan terpental pental dan dikocok2 hahaha...
       
      akhirnya sampai di petite france dengan perasaan mual masuk ke petite france dengan membeli tiket 8000 won, karena ada salah satu temen punya kupon potongan harga senilai 2000won akhirnya kami hanya membeli tiket seharga 6000 won. di petite france saya kurang menikmati karena badan jadi ga enak dan masih berasa mual dan pusing. dan udara mulai sangat dingin sekali sampai dinginnya mulai nembus jaket.. setelah temen2 puas foto2 dan kondisi saya dan teman saya mendingan, kami melanjutkan ke garden morning calm.
      kami pun kembali ngantri dan bus datangnya lumayan lama juga, dan udara semakin dingin brrrrr...
       
      kami pun menunggu bus kembali dengan masih menggunakan tiket yang tadi. Oh no naik bis lagi mual pun kembali, saya pun berusaha untuk makan permen dan tidur2an. bus pun berhenti dan teman di seblah saya lari keluar ternyata mual juga, ternyata yg mual bukan hanya saya saja
      sampai di garden morning calm sudah mulai gelap dan di sana memang sangat pas dikunjungi pas malam hari karena banyak lampu2 cantik yang dibentuk2 di sana. garden morning calm berbeda2 di setiap musim di korea. tiket masuk 8000 won, kali ini saya tidak menggunakan kupon potongan karena udah ga kepikiran akibat pusing dan mual blm selesai di tambah dingin kami pun kemudian menikmati pemandangan lampu2. setelah puas foto dan jalan2 kami memutuskan ke stasiun subway menggunakan taxi. danmengejar subway terakhir
      perjalanan hari ini sunguh penuh dengan pengalaman, sampai di guest house semuanya tepar...
       
      Day 4 - Istana Gyeongbokgung - Namdaemun - Gangnam
       
      hari ke 4 kami sengaja bangun kesiangan karena kecapean perjalanan dr Nami island. tujuan hari ini adalah keliling kota Seoul saja yaitu tujuan pertama adalah istana gyeongbokgung.. kami sudah mulai bersahabat dengan tangga walaupun sebenernya malam hari tidak bisa jauh2 dari counterpaint
      sampai di istana untuk masuk ke dalam istana bayar tiket. saya lupa persisnya bayar berapa karena saya nitip beli tiketnya. di istana ada beberapa bagian yang becek karena banyak salju yang mencair. seperti biasa setelah puas foto2 dan jeprat jepret sana sini (kami hanya sebentar di istana). perjalanan selanjutnya ke namdaemun
       
      menuju namdaemun kami sebenernya mau mencari oleh2 lagi, mencari pernak pernik yang belum dibeli tapi akhirnya kami ga dapet tempat, alhasil hanya muter2. dan hari ini meskipun cuaca panas akan tetapi banyak angin dan lumayan dingin sampe ga bisa lepas dari sarung tangan. bahkan sarung tangan pun tembus dinginnya. karena tidak dapat apa yang dituju kami pun akhirnya hanya jajan tteokbokki dan topoki untuk mengganjal perut..
       
      perjalanan di lanjutkan ke gangnam street. di gangnam street kami hanya mencari makan malam dan ternyata ada kejadian salah pesan. karena saya kelelahan saya pun minta di pesenin temen sambil menunjuk minuman, temen saya bilang ini pir dan lemon. jreeeng... setelah datang ternyata temen saya salah denger, ternyata itu bir plus lemon bukan pir hahaha...
      untung bisa ditukar huuuff..
      kembali ke subway sebelum menuju guset house ternyata di gangnam banyak baju2 yang menggoda, kami mampir belanja sebentar sambil cuci mata lagi
      perjalanan hari ini cukup di sini karena sudah malam kami kembali ke guest house
       
      Day 5 - Insadong - Myeongdong - Incheon
      Hari ini hari terakhir kami di guest house karena pesawat kami pagi dan ga memungkinkan subuh berangkat dari guest house ke bandara, dan harus cek in jam 6 subuh.
      kami pun cek out dan menitipkan koper kami di guest house karena kami masih akan belanja oleh2 lagi di insadong dan myeongdong lagi..
       
      di Insadong kami kembali ke toko eoni yang kmrn, eoni ini lumayan bisa bahasa indonesia jadi bisa nawar2 juga ... di sini kami lebih lama di insadong, selain karena kami belanja dan hari ini bertepatan dengan hari jumat yang cowo2 ke Itaewon untuk solat jumat di sana.. hampir setengah hari kami di sini muter2 belanja hehe..
      selesai belanja di insadong dan bertemu kembali dengan teman yang habis solat jumat kami pun melanjutkan perjalanan ke Myeongdong..
       
      di Myeongdong pun kembali kita belanja kosmetik dan pernak pernik lain sampai malam.. selesai belanja kami pun kembali ke guest house untuk rehat sejenak skaligus makan malam dan solat. setelah beres semuanya kami pun melanjutkan perjalanan kami menggunakan subway kembali ke bandara.
      sampai di bandara jam setengah 11 malam, kami pun membeli makanan di sevel dan melanjutkan mencari tempat untuk istirahat dan tidur sambil menunggu jam 6 untuk cek in pesawat..
       
      Day 6 - Incehon - KL
      Penerbangan kami jam 7 pagi menggunakan AIr Asia, selama di penerbangan saya memilih untuk tidur. lumayan bisa tidur karena di bandara saya ga bisa tidur hehe... sampai di KL kurang lebih jam 4 sore waktu KL, kami pun istirahat kembali dan menggunakan kesempatan untuk ganti baju, makan dan solat..
      penerbangan kami menuju jakarta menggunakan pesawat Air asia jam 9 malam (lupa persisnya jam berapa), ternyata pesawat kami delay beberapa menit. jam setengah 10 malam akhirnya pesawat take off
       
      Day 7 -KL - Jakarta
       
      alhamdulillah sampai ke jakarta dan kembali ke rumah masing2. tentunya kangen dengan makanan indonesia hihi..
       
       
      Perjalanan ke Korea sangat banyak pengalaman, liburan akhir tahun yang menyenangkan.. tahun ini liburan ke mana lagi yaaaa....
       
       


































    • By adrianidini
      Hai.. 
      aku ada rencana ke korea pas autumn  (12-22 november 2018).. inshaallah pasti jadi karena aku sendiri udah beli tiket. Itinerary belum fix, jadi bisa didiskusiin bareng2. Sejauh ini sih masih pgn explore sekitaran Seoul aja, tapi rencana ke luar kota kaya Busan atau kota yang lain juga ada tergantung nanti budgetnya ada atau engga.. 
      Karena aku lumayan suka kpop&kdrama, jadi nanti mungkin bakal ke agensi kpop dan tempat syuting kdrama. Nanti kalo yang ga suka, bisa misah ya :)
      Karena ini pertama kalinya bagi aku ke korea, jadi cari temen yang bisa diajak nyasar bareng-bareng.
      Lebih diutamakan cewek ya, soalnya biar bisa share cost penginapan juga hihi rencana sih mau stay di daerah Hongdae. 
      Cowok bisa join tapi ga bisa share cost penginapan.. 
      Karena masih lumayan lama, jadi bisa nabung dulu.
       
      Yang mau join bisa PM ya, yang mau nambahin tips boleh banget :)
      Thank you ~
    • By anna22

      Annyeong cingu.... apa kabar? 
      Kali ini saya mau cerita perjalanan ke korea selatan di musim gugur tanggal 24 oktober-4 november 2017. Sebetulnya masih ada utang FR yg indochina tapi krn gagal submit berkali-kali jd mager (semoga yg ini bisa muncul yah di forum).
      Trip ini adalah kedua kalinya saya ke korea. Pertama kali yaitu musim semi di tahun 2016, yang mana perginya bareng2 temen berempat selama 7 hari. Tapi utk kali ini saya ‘terpaksa’ pergi sendiri, yg pd akhirnya malah ketemu beberapa temen perjalanan. Kalau ditanya perjalanan yang paling seru, jawabannya adalah Jeju!!! Sumpah ini pulau kereeen dan banyak tempat yg bisa didatengin. Tapi tempat2 di seoul juga asyik sih apalagi dengan pesona daun2 musim gugurnya. Yup sekian pembukaannya... mari lanjut ke isi, jadi ngapain aja sih keluyuran 11 hari di Korea????
      23 okt - direct flight malam jkt-seoul
      24 okt-sampe jam 8.20 pagi. Abis lewat imigrasi dan ambil bagasi langsung menuju pengambilan simcard yg sebelumnya udah dibeli pas di indo (dr web trazy) tinggal nunjukkin bukti pesan lgsg deh dapet. Habis itu naik kereta untuk ke GH. Abis check in, ngobrol2 sm staf dan guest lain serta mandi+dandan, lgsg cabut ke Itaewon. Isi perut dulu dengan Samgyetang halal di Ied resto. Setelah itu menuju Haneul Park yg dekat World Cup stadium. 


      25 okt- pagi2 ke daerah deoksugung palace krn mau nyusurin wall stone street-nya sambil sarapan. Dari sini jalan ke Gwanghamun square lalu ke Gyeongbokgung palace, national folk museum, samcheodong, insadong. Sempet balik ke GH bentar. Setelah itu ke war museum, terakhir myeongdong street. 


      Minta foto sama turis asal Malaysia krn pada pakai hanbok (atas) war museum (bawah)

       
      26 okt-nami island, morning calm garden, krn cuman sempet makan siang roti, pulang dari sini lgsg menuju Yanggood halal lamb bbq. Enaaaak walaupun cukup mahal hahaha. Tapi kan udah ngirit sebelumnya 

       
      27 okt- awalnya mau ke Asan krn pengen liat Ginko Tree street. Tapi jauh dan transportnya agak ribet. Akhirnya setelah ngobrol sambil sarapan dengan staf GH, saya pun memutuskan ke tempat2 gratis dan rasanya cocok untuk solo traveler. Pertama pergi ke National Museum of Korea. Setelah itu ke Gwangjang Market yg terkenal dgn bibimbap alley, bindetteok Alley, dll. Perut kenyang lanjut ke Seoullo 7017 (tempat wisata baru di seoul). Foto2 jalan2, duduk2 sambil ‘people watching’. Sorenya ke daerah Hyewa untuk menuju Ihwa-dong Mural Village dan Naksan Park yg terkenal dengan seoul city wall dan night city view-nya. Agak cepet pulang ke GH krn besok pagi sekali akan ke Jeonju.

       
      28 okt- menuju Jeonju menggunakan bus antar kota. Beli tiket on the spot di terminal bus, dapat tiket jam 8.25. Sambil nunggu 1,5 jam sarapan dan beli bekel. Busnya on time lho. Karena hari Sabtu, jalanan padat dan beberapa kali kena macet jadi total perjalanan sekitar 4 jam. Sampe di Jeonju lgsg ke GH pakai taksi. Setelah check in dan beres2 sambil baca2 peta, jalan kaki ke jeonju hanok village. Salah banget deh hari sabtu pas kimchi festival pula. Rameeeee sekali. Sampe mau beli cemilan aja antrinya bisa 15-20 org. Yg saya datangi di Jeonju dengan jalan kaki yaitu, Jeondong Cathedral, Gyeonggijeon, omokdae, jaman mural village. 

      29 okt-sebelum kembali ke seoul dengan kereta itx, jalan2 pagi sambil cari sarapan yg terkenal yaitu Kongnamul Gukbap (sop tauge) di nambu market. Kembali ke GH, check out, pakai taksi ke stasiun. Disini saya beli snack yg cuman ada di jeonju yaitu PnB chocopie. Nyesel cuman beli 2 karena enak paraaaaah!!!!
      sampai Seoul lgsg menuju Gimpo Airport utk naik pesawat sore ke Jeju. Yeaaaay!!!
      sampai2 udah mulai gelap. Pakai bus umum ke Yeha GH(recommended lhoo). 
      30 okt-di Jeju say pakai bus umum. Dan gampang sih. Alhamdulillah ga pernah nyasar. Waktu tunggu bus pun paling lama 30 menit. Tujuan pertama: pyeoson jeju folk village. Lalu ke Yongnuni Oreum dan Bijari Forest. Malamnya menuji Dongmun Market untuk cemal cemil sblm kembali ke GH.

       
      31 okt- nah mulai hari ini dan besok saya punya teman jalan yg dapet dari forum ini. Kami bertiga ternyata sama2 menginap di yeha dan 1 kamar pula (female dorm) padahal ga janjian lho hahaha. Jam 8 menuju terminal bus untuk ke Seopjikoji. Ini masih 1 wilayah dengan Udo Island dan Seongsan Ilchubong. Dari halte bis terakhir, naik taksi ke sepjikoji ini. Begitu pula dari seopjikoji-terminal ferry yg menuju ke Udo. Karena dekat gak terlalu mahal apalagi dibagi bertiga. Nyebrang pakai ferry sekitar 15 menit ke Udo Island. Terus pakai tour bus seharga 6000 won yg berhenti di 4 tempat wisata utama. Tapi kita cuman ke 2 tempat krn keterbatasan waktu. Pertama ke Udo Peak, lalu ke Hagosudong Beach . Abis itu balik ke tempat naik ferry. Dari terminal, naik taksi ke Pintu masuk Seongsang Ilchubong. Karena lapar, makan dulu di resto yg banyak tersebar disana. Setelah isi tenaga, menaiki tangga ke puncak (kok jadi inget lagi AFI ‘menuju puncak’ oops ketauan umurnya hahaha) foto2 pas sunset sambil istirahat. Saat mulai gelap, turun dan jalan kaki menuju halte bus untuk kembali ke GH.

      Seongsan Ilchubong (atas) Udo island (bawah)
      1 nov - karena kami2 ini penggemar GD (itu lho leader Bigbang) sehabis sarapan pergilah kami ke cafe miliknya yg terkenaaal sekali, selain krn juga bagus banget view-nya. Disini juga ada Bonmal Cafe (yg muncul di drakor) serta cafe2 ucul lainnya. 

      Setelah itu menuju O’sulloc tea farm yg juga ada Innisfree (ada bbrp produk khusus jeju yg ga bisa kita dapetin di seoul lhoo). Nah sorenya ke daerah Jungmun Resort. Tapi karena sudah sore dan lelah, kami hanya ke Cheonjeyoun waterfall dan sekitarnya. Itu pun udah mau tutup kesananya. 

       
      2 nov: hari ini kembali ke Seoul. Menginap di GH daerah Sungkyungkwan, yg hype abis, gak kalah sih sama Hongdae tapi entah kenapa lebih homey. Setelah check in dan beberes, roommate yg merupakan cewek dr singapore ngajak makan siang dan jalan bareng. Setelah makan, kami ke seoul forest (banyak yg bisa dilihat disini dan gratisss). Menuju GH sempat mampir ke Dongdaemun Design Plaza lg ada pameran.

      3 nov -shopping time hohoho. Ke daerah Dongdaemun Toy Market utk cari titipan ponakan (ini surganya kalau mau beli mainan, ada puluhan toko). Abis itu menuju Myeongdong. Karena agak ribet bawa barang balik dulu ke GH utk simpen barang. Lanjut lagi menuju Namdaemun Market (makin sore itu makin banyak penjual di tengah2 jalan jadi hati2 kalap yah). Setelah puas belanja dan jajan2, saya ke lantern festival di Cheonggyecheon stream. Pas banget baru dibuka hari itu. Pas nyusurin liat2 lampion, eh ketemu roommate di Jeju (ini beda lagi dan doi solo trip juga) dr Indo. Karena udah malam dan lapar kami menuju Grilled Fish Alley di daerah Dongdaemun. Habis itu kita pisah dan pulang ke GH utk packing.

       

       

       

       

      4 nov -waktunya pulang krn penerbangan jam 10 pagi jadinya naik airport bus jam 6.30 dekat dr GH. 
      Yaah sekian highlight atau rangkuman perjalanan saya. Utk secara detail nanti ya kalau rajin hehehe. 
      Tapi kalau ada pertanyaan atau komen silahkan yaa ^^
    • By Hui Ying
      Perjalannya ke Seoul ini sih sebenernya udah 2 tahun lalu (Oktober 2013). Sharing sedikit disini ada beberapa tempat yang kami kunjungi sepertinya merupakan tempat yang "tidak lazim" dikunjungi oleh tour biasa 
       
      08 - 09 Oct 13 : PLB - KL - Incheon
      Dari Plb ke KL dengan AA, saat itu AA terbangnya malem serta sempat delay sekitar 30 menit. Sampai di KL sekitar jam 9 malam waktu setempat. Karena menunggu penerbangan selanjutnya ke Seoul lewat tengah malam. Jadi sempat lah "ngegembel" dibandara sambil menikmati nasi goreng yang sengaja dibawa dari palembang (penghematan *lol*). 
      Saat itu kami mendapat tiket PP (Plb - KL - Seoul) total 2.1 juta
       
       
      09 Oct 13 : Seoul
      Pertama kali menginjakkan kaki di Incheon sempat terkagum-kagum dengan bandaranya yang luas. Saat itu di Seoul hujan gerimis, udah dingin makin dingin rasanya.

       
      Dari bandara langsung capcus ke hotel didaerah incheon, Sore menjelang malem langsung menuju myeongdong

       
      10 Oct 13 : Soeul
      Pagi-pagi pake kereta dari hotel kebetulan ada stasiun ga jauh dari hotelnya. Kebetulan pada saat itu lagi rame perayaan hari petenapan hangul sebagai abjad korea, jadi suasanya rame banget disana. Pertama-tama mengunjungi Cheonggyecheon Stream, sempet ikut aksi lempar koin kedalam tempat ditengan stream tersebut. Berhubung belum punya recehan, maka yang dilempar berupa koin 500 yang warnanya kuning itu   

       
      Udah puas main air disana, lanjut jalan kaki ke gwanghwamun palace dan Gyeongbokgung 
       

       
      Kemudian lanjut menuju insadong buat makan siang  dan bukcheon hanok village
       

       
       
       Sore harinya mencoba ngupi di Hellokiity Cafe

       
       
       
       
       

    • By Yos
      Bingung mau start dari mana.....
      Jadi kali ini short trip to Korea, 7 hari aja periode 23 - 30 Oktober 2017.
      Karena keterbatasan bahasa dan versi ga mau ribet, kita putuskan untuk ambil tour aja. Awalnya ambil His travel eh menjelang deadline quota masih ga terpenuhi juga ya sudah banting setir ke Bayu Buana lagi... harga idem 13jt gitu all in.
      Korea ini visanya ribet ya, harus pake lampiran SPT tahunan segala jujur jadi males balik lagi kalau ribet mah, masih mending rekening 3 bulan masih normal euyyyy....
       
      Hari 1 dan 2 (Jkt - Seoul)
      Nah 23 oktober kita berangkat dengan pesawat malam dan 24 oktober paginya kita sudah sampai di Incheon Airport, Seoul.
      Seharusnya jadwal hari ini adalah bikin kimchi, terus ke Geyongbok tapi dikarenakan waktu yang ga memungkinkan 2 hal itu digusur switch ke hari terakhir. Jadi hari pertama ini kita hanya jalan2 keliling ke National Folk Museum dan lanjut ngejar pesawat ke Jeju Island dari Gimpo Airport.
      National Folk Museum itu sendiri rupanya menu wajib kalau kita ikut tour ke Korea. Isinya adalah sejarah kebudayaan Korea, dan sambil jalan kelilingin museum dijelasin sama si tour lokalnya.. Eh aku lupa bilang bahwa walau dari Jkt ada tour guidenya tapi semua tour yang dateng ke Korea didampingin oleh tour lokal yang fasih bahasa indonesia... Dan jujur memang kesulitan bahasa disini, orang Korea males dan ga mau belajar bahasa lain, bahasa inggris aja langka apalagi indo...
      Oh ya 1 lagi, orang korea itu paling anti difoto apalagi di videoin tanpa seijin mereka ... masalahnyaaaaa minta ijin pun ga bakal dikasih, ga ngerti deh kenapa mereka anti difoto, dan di banyak tempat seperti di dalam National Folk Museum ini pun ga boleh foto2... jadi hasilnya ga ada foto2 susasana di dalam National Folk Museum ini... kalau di luar sih boleh aja foto.

      Nah setelah dari National Folk Museum langsung lunch tapi lupa lunchnya apa terus langsung ke Gimpo Airport untuk penerbangan ke Jeju Island...
      Di Gimpo sambil nunggu boarding kepengen ngopi dan ketemu kopi yang ini


      Dan dasar ndesoooo aku baru tau dari temen bahwa caffee ini terkenal karena banyak di shoot di drama korea, lha mana aku tauuuu?
      Ok kita lanjut terbang ke Jeju dan bermalam di Jeju
      Dan ga lupa pas sampe hotel cari minimarket terdekat terus hunting2 teh, nah nemunya ginian... not bad lah untuk teh 2000 won dan hershey coklat cookiesnya promo 1000 won dpt 3 pak


       
      Hari 3 & 4 (Jeju Island)
      Pagi ini kita acaranya ke Seongsan Sunrise Peak, isinya adalah suatu pinggir laut gitu, isinya pemandangan pinggir laut. Ada sih beberapa pertunjukan lagi yaitu wanita penyelam tertua di Korea, tapi itu aja waktu tayangnya dan kalau mau nonton harus bayar lagi, terus kalau ikut tour pastinya ga keburu untuk liat atraksi yang ada... Sampai disini aku mulai ngoceh karena belum terasa suasana autum-nya...




      Kayaknya ga sah klo tiap pergi ga ada adegan kissing-nya... maaf yaaaa
      Nah sehabis dari Seongsan ini kita lanjut ke desa Jeju, katanya si tour guide lokal perempuan Jeju itu sesuatu banget... dan desa Jeju ini isinya masih asli rumah dan org2nya ga boleh dirubah ke modern oleh pemerintah korea. Nah sesampainya disana, perempuan Jeju itu menceritakan tentang sejarah budaya laki2 dan perempuan disana, tentang bagaimana dulu laki2 posisinya lebih tinggi dari perempuan karena jumlah laki2 1:10 dengan perempuan. Jadi poligami diperbolehkan, laki2 punya istri bisa 4 atau 5, ga perlu kerja, ongkang2 kaki, tinggal minta duit dan semua perempuan yang kerja,
      Beda dengan sekarang, perempuan justru posisinya lebih tinggi dari laki2... kalau dulu perempuan merit itu berarti sengsara karena harus melayani keseluruhan keluarga, kalau sekarang malah katanya laki2 korea yang cuci baju masak dll walau tetap bekerja juga... gitu katanya...
      Intinya sih di desa Jeju ini isinya mereka berjualan produk sejenis Goji Beri yang sudah diekstrak, madu khusus dan bubuk dari tulang kuda.
      Aku beli goji berinya karena harganya make sense dan sudah pernah minum yang versi barat dan manfaatnya bagus. Kalau madu dan tulang kuda duh ga dulu deh...
      Di desa Jeju ini juga tidak boleh foto2 apalagi video lho yaaa karena mereka ga mau dan ga jelas alasannya.
      Dari desa Jeju lanjut lunch dulu dong dan ini lunchnya ku sukaaa yaitu Babi Hitam (Gochan) yang memang khas peliharaan di Jeju... rasanya wowww enak.. dan untuk yang muslim maka dagingnya akan diganti dengan daging bebek

      Dan si tour guide lokal kasih kita coba soju rasa jeruk rasanya enak banget tapi sayangnya sampe pulang ga nemu lagi yang jual

      Setelah makan lanjut lagi ke Trick Eye Museum & Ice Gallery.. isinya itu seperti trick eye yang ada di ancol dan bali, tapi untuk koleksi sih maish lebih lengkap jakarta dan bali... menurutku lho yaaaa
      Ice Gallerynya oke tapi untuk foto hasilnya kurang bagus karena cahaya yang kurang di dalam ice gallery ini

      Lanjut lagi untuk nonton pertunjukan Nanta Show, dan aku acungin jempol untuk Nanta Show ini, isinya kocak, menghibur dan bikin sakit perut karena ketawa... dan skill mereka dalam memainkan alat2 dapur untuk jadi suatu pertunjukan aku acungi jempol. Tapi sayangnya ga boleh foto apalagi video jadi ga ada dokumentasi untuk ini. Durasi pertunjukan sekitar 90-120 menit.
      Setelah dari ini kita balik ke hotel tapi melewati dulu yang namanya Mysterius Road... dan ini adalah suatu jalan setapak kira2 300 meter, dimana tampaknya ada magnet alam di sepanjang ruas jalan itu. Jadi pas sampai di jalan itu mesin mobil bus dimatikan tapi anehnya bus tetap jalan walaupun jalannya menanjak... nah ada apa ayoooo
      Hari ke 4, rencana hari ini adalah pagi-pagi langsung ke Garden of Morning Calm, isinya adalah kebun bunga yang luas dan masih akan bertambah luas karena masih di expansi di beberapa bagian. Nah... akhirnya ketemu juga suasan autum disini asikkk, foto2 ahhh



      Dari Garden of Morning Calm kita lanjut ke Teddy Bear Museum, kecil sih museumnya tapi lumayanlah isinya....

      Dan abis itu ngebut ke Nami Island yang terkenal dengan lokasi shooting Winter Sonata.. Disini suasama autum juga sudah terasa, dan karena dibatasi waktu kita langsung cari patung khas icon disini, si winter sonata itu dan untuk foto dengan patungnya antri seperti kalau mau foto sama hachiko


      Pas mau balik dr Nami Island antri feri nya luar biasa, antrian udah dari bbrp puluh meter sebelum anjungan, buset deh.... Tapi pas dinnernya itu sesuatu banget karena menunya itu Sup ayam ginseng... wuih 1 ekor  ayam sedang untuk sendirian, pas banget malam2 makan sup ini, mantep deh plus minumnya dikasih soju atau sake ga tau persis... pasangan yang ideal

      Sesudahnya kita mampir sebentar aja ke Dragon Head Rock, tapi karena sudah malam ga bisa dokumentasi juga, dan bentuknya pun ga mirip dragon.... bingung.... Sudahlah balik hotel aja istirahat...
       
      Hari 5 (Mt Seorak)
      Nah pagi ini semangat karena mau ke Mt. Seorak yang katanya juga bagus itu.. karena kita nginepnya di Mt. Seorak juga maka perjalanan ke lokasi ga lama. Dan beruntung sampai cukup pagi karena kalau ga rasanya antri untuk naik cable car ke atas itu sesuatu. Buat temen2 yang ke Mt. Seorak inget ya kalau sudah naik cable car naik nanjak jalan kaki sampai puncak Seorak, karena worth it dan sayang banget kalau ga sampai puncak.

      Saran untuk temen2 yang mau ke Mt. Seorak lebih pagi datengnya lebih bagus karena pas pulangnya antrian untuk semua kendaraan menuju Mt. Seorak dah panjang banget berkm2 gitu. Saking padatnya arus kendaraan yang menuju Mt. Seorak maka mau ga mau kita jalan kaki menuju bus karena bus nya stuck macet antrian dan kalau nunggu bus itu weleh bisa berjam2 baru sampai...
      Akhirnya kita jalan kaki dan kok ga sampe2 ya ke bus nya? pas akhirnya kita bisa mendekati si bus yang juga usaha mendekati kita, ternyata kita sudah jalan kaki sebanyak 10600 langkah ini pun karena ada peserta tour yang bawa alat yang ngitungin jalan kaki berapa langkah itu lho... sinting berarti sekitar 6km lah jalan kakinya... laper deh....
      Untungnya abis itu langsung lunch dan lunchnya oke Roast Chic with Hengju Cheese, oke lah boleh juga sebelum menuju perjalanan sekitar 3 jam dengan bus ke Everland.

      Setelah lunch kita menuju ke Everland, versi kecilnya disneyland di korea, mulai dari design masuk semua persis sama dengan USJ, tapi secara saya kurang begitu suka dengan isinya plus kita sampe sudah sore, dan banyak wahana yang sudah tutup jam 6 sore wah sudahlah jalan2 aja keliling dan ga foto2 liat2 aja dan akhirnya kita dinner di KFC karena dinnernya yang kali ini bayar sendiri. Paket 7500 won sudah dapat 2 ayam, minum dan kentang. Mereka ga ada menu nasi di KFC nya dan jangan harap ketemu sambel ya semuanya cuma ada saos tomat.
      Akhirnya balik ke hotel lagi dan posisi sudah di Seoul lagi ya sekarang... hotel di Seoul lebih kecil secara size tapi nyaman dan breakfastnya beneran american breakfast, jadi sesuai selera, dan hunting lagi malam2 ke mini market untuk cari soju terakhir

       
      Hari 6 & 7 (Seoul)
      Hari ke 6 ini kita akhirnya ke Geyongbok yang pas hari pertama ga bisa karena waktu mepet, setelah itu latihan bikin kimchi dan cobain han book.
      Geyongbook Palace isinya itu gerbang berlapis-lapis, kalau masuk ke sana pake hanbook ga usah bayar tiket.
      Foto bikin kimchi belum disave karena difotoin sm fotoman yang ikut sama kita selama tour, jadi di akhir tour kita dikasih hasil cetakan foto2nya baik yang candid atau bukan sementara soft filenya akan dikirimkan menyusul, tentunya bayar untuk foto2 ini lho.
      Cobain hanbook itu 1 gedung dengan bikin kimchi, dan akhirnya aku beli nori berbagai rasa karena enak untuk dicampur nasi, dan hanbooknya sistim pake sendiri, copot sendiri, foto sendiri, taruh lagi di rak baju

      ini ceritanya versi suami pulang pagi foto han booknya
      Sehabis kimchi dan han book, sisa hari itu lanjut dengan belanja2 ke tempat2 kosmetik seperty duty free, ginseng shop...
      Sampai disini masih belum beli souvenir karena harga2 souvenir di tempat2 wisata itu OMG mahalnya dan ga worth it untungnya tour guide lokal kita kasih acara tambahan ke DOOTA di Duangdaemon, itu seperti mangga dua nya jakarta tapi jauh lebih bersih dan rapih... kita diajak naik ke lantai 6 dan begitu selesai eskalator lantai 6 di depan kita udah ada toko souvenir wah harganya baru asik
      gantungan kunci dan magnet kulkas per 8 atau 10 pcs harganya antara 4000 - 5000 won (kalau beli 10 set dapet free lg 1 set), sepasang sumpit dan sendok khas ada ukiran koreanya 1500 won, kalau sumpit yang isinya 5 pasang 5000 won, berbagai cemilan kekinian almond berbagai rasa itu 7500 won (padahal temen yang baru aja balik dr korea bilang harga jualnya 10000 won), nah akhirnya kesampean juga beli souvenir

      Nah sudah puas balik deh ke hotel...
      Hari ke 7, hari terakhir sebelum sore balik ke jakarta...
      Hari ini fokusnya ke Red Pine Shop (ini juga wajib karena versi mereka jualan red pine oil yang ternyata ga di eksport ke luar korea).... harganya mahal sih tapi karena di demonstrasikan dan test gratis kondisi pembuluh darah masing2 akhirnya aku beli untuk kami berdua minum... dan sssttt... efeknya sudah terasa lho khusus untuk suami istri
      Dari red pine sebelum ke airport mampir sebentar di salah satu tempat untuk mereka yang belum puas beli souvenir dan mau beli ramen2 itu lho, samyang dan teman2nya... dan bisa di pak dalam dus untuk masuk bagasi nanti si airport.
      Akhirnya... sampai juga di airport untuk keberangkatan pulang ke jakarta. Celingak celinguk cari wrapping dan ternyata ga ada wrapping di korea dengan alasan mereka akan scan bagasi dan akan langsung dibuka kalau dirasa ada yang mencurigakan. Bener aja, salah satu koper kami diminta untuk dibuka dan ternyata yang mereka curigai adalah kaleng bedak Herocyn sodara2... dan kaleng bedak itu meraka kocok2 duh untungnya ga dibuka karena kalau dibuka berhamburan kemana2 itu bedaknya... padahal ada versi bahasa inggrisnya di kaleng tapi mereka ga bisa baca, parah kan????
      Akhirnya setelah check in, berkeliaranlah kita cari makan di airport yang ternyata hanya ada di lantai 2 ya temans... makanannya enak2 dan harganya make sense menurutku. Dan inilah lunch terakhir kita sebelum pulang...

      Nah demikianlah short trip kali ini ke Korea...
      Kesan2ku adalah:
      1. Korea orang2nya kaku dan individualis, jangan sekali2 foto mereka, suamiku pernah minta aja tetep ditolak
      2. Makanan khasnya sendiri sebenarnya enak, jadi kemarin beruntung bisa cobain beberapa makanan uniknya
      3. Jangan berharap ada wrapping di airport korea
      4. Kalau memang bisa backpackeran dan oke dari segi bahasa lbh baik backpacker sih krn Garden of Morning Calm dan nami Island, dan Mt. Seorak ga puas kalau cuma sebentar
      5. Bikin visa-nya ribet karena harus ada SPT tahunan
      6. Untuk yang cewe lebih baik selalu sedia botol aqua kosong di tas karena toilet disana ga ada air semprotannya
      7. Kalau ke Jeju beli coklat jeruknya, itu unik dan yang crunchy enak (foto menyusul)
      8. Kalau mau beli souvenir murah ke Dongdaemon masuk dari DOOTA, terus langsung naik eskalator sampai lantai 6, lirik kiri dikit nah udah keliatan toko souvenir dan snacknya, harga bersahabat
      Demikian para suhu, semoga berkenan ya, maaf FR nya telat
      @deffa @twindry @HarrisWang @Hartono Hasian @Sahat