Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
Putra Buana Wira

Pakai Airy Rooms Dijamin Tidak Bikin Kecewa

Recommended Posts

Pernah ngelirik satu iklan di Google tentang Airy Rooms, mengklaim bahwa mereka punya banyak promo. Tertarik sih, tapi aku ngga pernah percaya dengan promo-promo online yang too good to be true. Trik marketing kan sama aja. Mereka akan menaikkan harga sebelum akhirnya dipotong dengan “diskon”. Sama juga dengan e-commerce online; belum tentu harga yang diberikan adalah benar-benar harga “promo”.

 

Suatu hari, aku pernah lagi butuh banget tiket pesawat untuk urusan kerjaan, kira-kira bulan Januari lalu. Sempat panik cari tiket pesawat karena harus ada di venue keesokan harinya dan sudah sore. Karena kantorku pakai sistem reimburse, aku juga harus mikir harga tiketnya karena saat itu adalah tanggal tua. Panik karena tiket pesawat di beberapa platform terkenal sudah hampir habis dan menyisakan tiket yang harganya berjuta-juta. Duh!

 

Akhirnya melirik ke Airy. Bisa dibilang Airy ini adalah pendatang baru dalam hal per-tiket-an, kan? Sebelumnya, Airy lebih dikenal sebagai penyedia kamar hotel yang murahnya ngga masuk akal, menurutku. Hahahahaha. Jadi ngga pernah pesan di sana, takut zonk.

 

Anyway, balik ke tiket pesawat. Akhirnya aku melirik ke Airy dan melihat daftar tiket pesawatnya dengan hopeless. Hasilnya? Yaa, bener. Akhirnya benar-benar terkejut.

 

Kecewa kok ngga dari awal aku melihat list tiket dari Airy! Kan jadinya ngga perlu panik! Harga tiket yang sama, penerbangan yang sama, bisa lebih murah di Airy! Kebetulan lagi, mereka punya promo yang iseng aku coba dan ternyata BERHASIL! Asli, aku girang banget! Logikanya, kalau harga mereka udah lebih rendah dari yang lain, pun dikasih promo jadi lebih murah, berarti mereka diskonnya ngga tipu-tipu! Wah. Salut banget sama Airy!

Setelah booking dan bayar, tiket pesawatnya agak delay. Kira-kira setengah jam. Lumayan deg-degan tuh. Tapi positive thinking aja, mungkin sistemnya yang lagi heavy load. Setelah setengah jam, e-ticket masuk ke email, langsung ploooong! Kerjaan aman, kantong pun aman. Hehehehe.

Langsung aja nih penampakannya :

image.thumb.png.20fb624dd67c21b1643be4944d04ce2b.png

Sembari tadi menunggu e-ticket, aku sempat browsing-browsing kamar Airy. Kepo juga setelah disodori tiket pesawat murah. Kok banyak review pengalaman menginap dari blogger-blogger yang bilang kamarnya bagus, memuaskan, dan lain-lain. Sepertinya lumayan nih untuk dicobain. Gimana-gimana, produk utamanya Airy Rooms kan kamar hotelnya ini. Bahkan ada beberapa hotel yang ada kolam renangnya! Bayangin, kamar hotel harga dua ratus ribuan, dapat fasilitas kolam renang! Wagelaseh!

 

Buat yang lain, ngga usah mengulangi kepanikan yang aku alami kemarin, ya! Rugi waktu dan energi. Mending langsung cek harga di Airy. Udah jaminan paling murah dan banyak promo, terus Airy nggak mengecewakan pula. Tapi aku tetep nyesel sih, kenapa aku baru tau ada Airy sekarang-sekarang ini? Harusnya tau Airy dari dulu doong hiks.. Kan jadi bisa hemat dari dulu. Tapi yasudahlah, yang lalu biarlah berlalu, yang penting adalah melihat ke depan, semoga ke depannya harga Airy masih murah terus dan banyak promonya.

Share this post


Link to post
Share on other sites
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By kuhimam
      Wisata Jatim Gunung Ijen untuk Anda Kunjungi! Selalu ada keindahan luar biasa yang ditawarkan oleh alam Indonesia, salah satunya adalah keberadaan Kawah Ijen. Kawah Ijen adalah tempat wisata alam di Pulau Jawa yang banyak dikunjungi orang.
      Kawah ijen
      Objek wisata ini adalah bagian dari Cagar Alam Wisata Ijen. Secara administratif, Kawah Ijen terletak di dua kabupaten, yaitu Banyuwangi dan Bondowoso. Kawah Ijen berada di atas 2.368 meter di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari Gunung Ijen, salah satu gunung berapi yang masih aktif di Jawa. Kawah 20 km persegi dilengkapi dengan dinding kaldera setinggi 300-500 meter.
      Selain itu, kandungan asam dalam kawah nol dengan suhu mencapai 200 derajat Celcius, yang berarti bahwa udara kawah cukup untuk melelehkan pakaian dalam tubuh manusia dalam waktu singkat. Namun, tenang saja. Selama Anda masih dalam jarak yang aman, Kawah Ijen tidak berbahaya.
      Hanya saja, karena kandungan belerang yang sangat tinggi, Anda diharuskan memakai masker untuk kenyamanan saat ditanya. Suhu udara di sekitar tempat wisata ini bisa mencapai 2 derajat Celcius, jadi jangan lupa membawa pakaian hangat dan tebal. Disaat Berlibur angan lupa mainkan juga Pokerpelangi188qq ini.
      Di bagian barat kawah terdapat bendungan atau bendungan yang dibuat pada zaman Belanda untuk menghindari meluapnya kawah udara. Bendungan yang tidak berfungsi ini terbuat dari beton dan bisa menjadi tempat wisata alternatif di Kawah Ijen, tetapi jalan menuju ke sana sulit dilewati.
      Untuk dapat menikmati keindahan Kawah Ijen, Anda dapat berangkat dari Banyuwangi atau Bondowoso ke Paltuding, pos terakhir di tempat wisata ini. Dari Paltuding, Anda harus mendaki sekitar 2 jam untuk sampai ke puncak kaldera yang merupakan lokasi terdekat untuk menyaksikan Kawah Ijen.
      Sudahkah Anda Mengunjungi Wisata Jatim Kawah Ijen Ini?
      Dari sini, Anda bisa melihat lautan kawah hijau kehijauan yang langsung mengepul. Pemandangan yang menakjubkan. Jika Anda ingin mendapatkan pemandangan terbaik dari Kawah Ijen, Anda dapat mulai berangkat dari Paltuding sekitar jam 4 pagi dengan perkiraan hingga jam 6:00 pagi.
      Pada jam ini, Kawah Ijen berada dalam kondisi terbaiknya dan menghasilkan pemandangan paling indah. Bagaimana Anda bisa naik sepagi itu? Tenang, di sekitar pos Paltuding adalah penginapan sederhana yang dikelola oleh Dinas Kehutanan setempat. Menjelang fajar, Anda akan dibangunkan untuk bersiap bangun.
      Jika Anda tidak ingin bermalam di penginapan, Anda dapat memasang tenda untuk berkemah bersama teman-teman di pos ini. Jangan lupa untuk mengurus izin berkemah, ya. Sepanjang perjalanan hiking, Anda bisa menikmati pemandangan di sekitarnya yang tak kalah indah.
    • By hanarai
      Halo, fellow traveler!
      Jadi aku dan temen-temen menjual reservasi Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi pada tanggal 26-28 Februari 2019 (2 malam), free breakfast.
      Harga dijual di bawah 400.000, sedangkan di traveloka di jual 519.000.
      Kenapa kita jual tiket kita? Awalnya kami berniat untuk trip ke banyuwangi sebelum masuk kuliah di akhir februari ini. Tetapi ternyata liburan kami dimajukan menjadi di pertengahan februari sedangkan kami sudah membeli tiket hotel dan tiket kami unrefundable...
      Hotel ini memiliki akses langsung ke pantai dan dekat dengan stasiun banyuwangi baru. Tidak hanya itu, hotel ini memiliki rating yang sangat tinggi (8.9) di Traveloka. Sangat cocok menjadi penginapan Anda selama di Banyuwangi. Jika anda ingin mencari tahu lebih tentang hotel tersebut, bisa dilihat di www.ketapangindahhotel.com
      Bagi kalian yang berencana atau kenal orang yang akan pergi ke banyuwangi, sangat bisa mengambil penawaran dari kami. Dipastikan kami menawarkan harga yang terbaik. Jika kalian tertarik, bisa segera hubungi saya. Penawaran ini bagi orang-orang yang serius. Terima kasih atas perhatiannya, selamat berlibur! 
       
      Best Regards, 
      Hana.


    • By Dian Anggaraini
      https://sheistraveller.com/2018/06/07/perjalanan-hongkong-ke-macau-full-one-day/
    • By Friesca Maryto
      Halo komunitas jalan2,
      perkenalkan saya Friesca Maryto domisili DKI Jakarta, sudah sering kepo ke sini dari 2016. tapi baru kali ini sign up sebagai anggota, karena kebutuhan.
      saat ini saya sedang menempuh pendidikan pascasarjana Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia, dan sedang membutuhkan banyak responden untuk Tugas Akhir saya yang berjudul "Analisis Kualitas Website B2C: Studi Kasus Hotel Bintang 5". Jika teman2 di komunitas jalan2 pernah melakukan pemesanan kamar langsung melalui website hotel bintang 5 di Jakarta, atau mempunyai kenalan yang pernah, mohon berkenan mengisi kuesioner pada link berikut
      http://bit.ly/websiteB2C
      Ada hadiah pulsa total IDR 500,000,- untuk 10 orang yang beruntung. Pemenang akan diumumkan pada minggu ke 2 Juli. Jika ada hal yang ingin teman-teman tanyakan, jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email friesca.maryto@ui.ac.id. Terimakasih sebelumnya
       
      Cheers,
       
      Friesca
       
    • By vie asano
      Bagi traveler, menginap di hotel menjadi salah satu hal yang hampir selalu dilakukan saat traveling; walau kadang ada juga non-traveler yang rutin menginap di hotel karena alasan tertentu, salah satunya karena menyukai suasana hotel. Saya pribadi termasuk salah satu yang doyan banget menginap di hotel. Bukan karena faktor makanannya maupun fasilitas ekstra di hotel tersebut (seperti tempat fitness maupun spa), melainkan karena faktor suasananya, dan juga interior kamarnya. Dan satu lagi yang saya suka, adalah mengamati macam-macam karakter tamu yang menginap di hotel.
       
      Ya, bicara tentang hotel memang nggak lepas dari ngobrolin tentang tamu-tamu hotel. Terlepas dari apakah mereka termasuk tipe family (alias yang hanya bepergian bersama keluarga di akhir pekan), pebisnis (menginap hanya untuk keperluan bisnis), turis, maupun lansia; yang menarik untuk diamati adalah macam-macam karakter tamu hotel. Sebagai tempat bertemunya orang-orang yang memiliki kepribadian beragam, kadang ada saja karakter tamu hotel yang unik dan nyeleneh, sehingga menarik untuk diamati.
       
      Saya mengumpulkan beberapa karakter tamu yang lazim kita lihat setiap menginap di hotel. Sebagian saya dapat dari pengamatan pribadi, sebagian lainnya dengan mengamati tulisan dari mereka yang bekerja di industri hotel, serta hasil ngobrol-ngobrol dengan saudara yang pernah bekerja di hotel. Dari bermacam karakteristik tamu hotel berikut ini, manakah yang paling cocok dengan kalian?
       
      1. Tipe Ordinary
      Mungkin kebanyakan tamu hotel menganggap diri mereka biasa-biasa saja. Datang untuk check-in, istirahat di hotel maupun menikmati fasilitas didalamnya, dan check-out pada waktunya. Normalnya sih tamu hotel memang seperti itu, namun lihat dulu tipe-tipe tamu lainnya di bawah ini sebelum menganggap diri kalian adalah tamu biasa ya.
       
      *             *             *
       
      2. Tipe Selebriti
       

      Ilustrasi staff hotel sedang mencatat pesanan dari tamu, via gumtree 
       
      Maksud tipe selebritis disini maksudnya bukan selebriti sungguhan, namun para tamu yang terlalu ingin dilayani layaknya selebriti. Sebagian orang mungkin lebih suka menjuluki tamu jenis ini sebagai tamu manja. Tamu dengan tipe selebriti ini sangat suka diperhatikan, dan mereka maunya serba dilayani sebaik mungkin. Mereka suka dinomorsatukan, kadang nggak mentolelir kesalahan yang dibuat oleh pihak hotel maupun staff hotel, dan selalu menekankan jika “tamu adalah rajaâ€. Nggak sedikit staff hotel yang akan kesal dengan tipe tamu seperti ini.
       
      *             *             *
       
      3. Tipe Turis Sejati
       

      Spa di hotel, via hotels.1001tur 
       
      Tamu seperti ini datang ke hotel dengan tujuan untuk beristirahat. Mereka memilih hotel bukan karena faktor lokasi semata, melainkan karena fasilitas dan suasana yang ditawarkan oleh hotel tersebut. Karenanya, mereka suka menggunakan fasilitas hotel seperti spa dan fitness maupun berenang dan bersantai di tepi kolam renang; dan nggak sungkan membelanjakan uangnya untuk memesan makanan di hotel maupun mengikuti program tour yang diselenggarakan oleh hotel. Tamu jenis ini biasanya cenderung royal terhadap uang tip sehingga disukai oleh staff hotel.
       
      *             *             *
       
      4. Tipe Tukang Komplain
       

      Ilustrasi seorang tamu hotel yang sedang komplain, via bikashmohanty 
       
      Dari seluruh jenis tamu yang ada di daftar ini, mungkin tamu jenis ini yang paling membuat staff hotel mengelus dada. Segala macam dikeluhkan olehnya, mulai dari air kamar mandi yang lama panasnya, sampah yang telat dibersihkan, room service yang lambat merespon, dan banyak lagi komplain-an lainnya. Sebetulnya, tamu tukang komplain ini penyebabnya bermacam-macam. Ada yang memang sifat aslinya hobi mengeluh, namun ada juga yang berusaha mencari keuntungan dengan melakukan komplain ini-itu, seperti mengincar kompensasi dari hotel tersebut.
       
      *             *             *
       
      5. Tipe Kabayan
       

      Ilustrasi tamu yang bahagia, via hotelserena 
       
      Maksud dari tipe kabayan (diambil dari nama tokoh dalam cerita Sunda, Kabayan, yang dulu kerap diperankan oleh Didi Petet) disini adalah tamu yang kelihatan banget jarang menginap di hotel. Mereka selalu terpukau setiap kali masuk ke dalam hotel, selalu terlihat malu-malu, dan menganggap hotel (terutama hotel berbintang) merupakan dunia lain yang berbeda dengan dunia mereka sehari-hari. Biasanya, tamu jenis ini sangat ramah terhadap staff hotel maupun tamu lainnya, sehingga cukup menyenangkan untuk dijadikan tetangga kamar.
       
      *             *             *
       
      6. Tipe Kolektor
      Kalau tamu jenis ini murni berdasarkan pengamatan dan, uhuk, pengalaman pribadi. Mereka suka mengumpulkan barang-barang dari hotel, mulai dari barang-barang kecil seperti sampo, sabun, maupun toiletries; hingga barang-barang yang agak besar seperti sandal hotel, perlengkapan menulis, dan lain-lain. Asalkan barang tersebut ada logo hotelnya, maka barang tersebut bisa di embat untuk di koleksi. Adakah yang termasuk tipe ini?
       
      *             *             *
       
      7. Tipe Ogah Rugi
      Check-in jauh sebelum waktunya sehingga bisa masuk kamar tepat waktu, dan selalu check-out sesaat menjelang batas waktu yang ditentukan. Tujuannya supaya nggak rugi waktu selama menginap di hotel. Semua fasilitas gratisan selalu dimanfaatkan dengan maksimal, mulai dari sarapan gratis (semua menu dicoba, mulai dari semua jenis appetizer hingga dessert), toiletries, kolam renang; pokoknya tamu jenis ini selalu memaksimalkan waktu kunjungannya saat berada di hotel deh.
       
      *             *             *
       
      8. Tipe gratisan
      Nah, tamu jenis ini biasanya sering menginap di hotel, maupun mengetahui seluk beluk dunia perhotelan. Jadi mereka mengerti celah-celah untuk meminta diskon, dan malah terkadang minta gratisan.
       
      *             *             *
       
      10. Tipe Pebisnis
       

      Ilustrasi seorang pebisnis di kamar hotel, via themalaymailonline 
       
      Tamu tipe ini hanya menginap di hotel untuk keperluan bisnis. Jadi, mereka hanya menggunakan hotel sebagai tempat istirahat sementara dan jarang menggunakan fasilitas dalam hotel karena sibuk diluar. Kalaupun ada fasilitas yang sering digunakan, adalah area lounge untuk bertemu dengan tamu, serta fasilitas internet di hotel. Jika bicara, gaya bicaranya formal dan berwibawa.
       
      *             *             *
       
      11. Tipe Annoying
       

      Tetangga kamar yang hobi membuat keributan jelas menyebalkan, via motherswhowork 
       
      Nggak semua dinding hotel itu kedap suara, karena faktanya, banyak juga hotel yang memiliki dinding tipis dan berbahan non-bata. Sayangnya, nggak semua tamu hotel bisa bersikap tenang. Ada juga yang kerap menyetel TV keras-keras, ngobrol dengan keras, bahkan bertengkar tanpa malu-malu sehingga bisa didengar oleh tetangga sebelahnya maupun berpesta. Saya pernah bertetangga dengan tipe seperti ini (hobi ngobrol dengan suara keras), sehingga kami harus mengeraskan suara TV di kamar supaya suara obrolan di sebelah nggak kedengaran lagi.
       
      *             *             *
       
      12. Tipe Kombinasi
       
      Faktanya, bisa saja seorang tamu hotel memiliki kombinasi dari karakteristik yang sudah disebutkan di atas. Misalnya saja, jika menginap di hotel, saya termasuk tipe turis sejati (datang ke hotel untuk istirahat dan santai) dengan kombinasi tipe ogah rugi (check-in dan check-out tepat waktu supaya maksimal istirahat di hotelnya, haha). Dulu sih sempat jadi kolektor, untungnya sekarang sudah insyaf, hehe.  
       
      Nah, kira-kira teman-teman termasuk tipe yang mana? Jika kombinasi, kombinasi apa saja nih? Share dong! Feel free kalau mau menambahkan tipe tamu hotel lainnya yang belum ada dalam daftar ini.
       
    • By vie asano
      Entah dengan traveler lain, namun saya termasuk salah satu traveler yang rutin melupakan beberapa benda maupun rutin melupakan beberapa hal setiap kali bepergian. Entah mengapa, walau sudah menyusun detail barang-barang yang harus dibawa dengan tingkat ketelitian level dewa, pastiiiiii ada saja benda-benda yang membuat saya berkata ups dan waduh setiap kali sampai ke tempat tujuan wisata. Mungkin tingkat ketelitiannya baru sampai di level Dewa Bujana kali ya? *ups*
       
      Back to the topic. Kali ini saya ingin sharing beberapa hal yang sering dilupakan oleh traveler, minimal oleh saya, sebelum pergi berwisata. Mudah-mudahan setelah melihat daftar berikut ini teman-teman bisa terhindar dari melakukan kesalahan yang sama (yang entah kenapa sering saya lakukan, hiks).
       
      1. Kantong plastik
       

       
      Foto 01:
      Kantong plastik. Kelihatannya sepele, tapi penting! [foto: Phrontis/wikimedia]
       
      Kenapa benda yang kelihatannya sepele ini menjadi yang pertama saya sebut? Karena benda ini termasuk salah satu yang paling sering saya lupakan. Walau terlihat sepele, kantong plastik punya banyak manfaat lho, mulai dari menjadi tempat penyimpanan baju kotor hingga sebagai kantong muntah. Saya cukup sering melupakan kantong plastik saat pergi berenang. Ujung-ujungnya, jika tidak menemukan kantong plastik di kolam renang, saya harus merelakan tas diisi oleh baju-baju basah (yang akhirnya menghasilkan bau lembab yang aduhai).
       
      2. Sikat gigi
       

       
      Foto 02:
      Benda yang satu ini juga sering terlupakan. Untung saja sikat gigi mudah ditemukan dimana saja dan harganya cukup terjangkau [foto: Jonas Bergsten/wikimedia]
       
      Tak sedikit traveler yang lupa membawa sikat gigi, khususnya yang akan pergi menginap di hotel. Biasanya wisatawan berasumsi jika sikat gigi sudah menjadi bagian dari fasilitas kamar hotel. Padahal tidak semua hotel menyediakan sikat gigi lho. Untungnya sikat gigi cukup murah dan mudah didapat di warung kecil sekalipun, jadi tak perlu khawatir seandainya kelupaan membawa sikat gigi saat akan bepergian.
       
      3. Lotion anti nyamuk
       

       
      Foto 03:
      Contoh produk anti nyamuk [foto: KaurJmeb/wikimedia]
       
      Saya termasuk orang yang gampang digigit nyamuk. Namun herannya, saya selalu saja lupa membawa lotion anti nyamuk. Karena nyamuk termasuk salah satu mahluk yang tidak mengenal batasan wilayah menggigit (alias bisa ada dimana saja), ujung-ujungnya saya kerap menghabiskan malam dengan berperang melawan nyamuk. Semua gara-gara kelupaan membawa lotion anti nyamuk.
       
      4. Produk-produk kebersihan
       

       
      Foto 04:
      Contoh produk hand sanitizer [foto: Wianwian/wikimedia]
       
      Maksud dari produk kebersihan disini bukannya sapu atau kain pel yah, namun aneka produk yang berhubungan dengan kebersihan diri maupun higienitas yang berguna untuk meminimalkan kontak dengan kuman maupun bakteri yang berpotensi mengganggu kesehatan. Misalnya saja hand sanitizer. Benda kecil ini bermanfaat untuk membersihkan tangan secara instan. Namun karena ukurannya yang kecil, terkadang saya lupa meletakkan hand sanitizer yang telah dibeli. Ujung-ujungnya harus beli yang baru (dan entah kenapa setiap kali beli baru, hand sanitizer lama selalu muncul lagi sehingga saya kerap memiliki hingga 3-4 buah hand sanitizer yang telah dibuka). Produk kebersihan lainnya yang kerap dilupakan adalah tisu basah, dan juga cairan pembersih antiseptik. Kelihatannya sepele ya, namun baru terasa penting saat kita mendadak harus menggunakan toilet umum di tempat wisata (yang kadang-kadang level kebersihannya mengkhawatirkan, bahkan minus).
       
      5. Mem-print rencana perjalanan
       
      Siapa yang suka lupa mem-print rencana perjalanan? Ayo ngacung! (saya ngacung pertama). Mungkin mem-print rencana perjalanan terlihat sepele, terlebih jika kita hanya bepergian ke tempat-tempat yang dekat saja, atau jika kita termasuk traveler dengan agenda wisata super free. Namun jika teman-teman memiliki jadwal perjalanan yang ketat, atau jika teman-teman memiliki kesulitan untuk mengingat detail rencana perjalanan, mem-print itinerary termasuk salah satu yang wajib dilakukan. Alternatifnya, kalian bisa mencatat itinerary di gadget kalian selama tidak melakukan point ke-6 di bawah ini.
       
      6. Gadget
       
      Saya pernah secara tak sengaja meninggalkan handphone di rumah saat pergi ke Bandung (waktu itu posisi di Jakarta). Memang sih hanya jaraknya cukup dekat yaitu hanya Jakarta-Bandung. Namun selama beberapa hari nggak terhubung dengan internet portable itu rasanya gimanaaa gitu. Jadi jangan sampai lupa membawa gadget saat akan berwisata. Terlebih jika kalian mencatat aneka itinerary dan detail perjalanan di gadget.
       
      7. Charger dan power bank
       
      Gadget sudah siap untuk diajak jalan-jalan. Bagaimana dengan charger dan power bank, sudah siap belum? Secanggih apapun gadget kalian, jika baterai-nya habis, maka takkan bisa digunakan lagi. Jadi sangatlah penting untuk selalu membawa charger (untuk men-charge gadget di tempat yang memiliki colokan listrik) dan juga power bank (untuk men-charge gadget di perjalanan) setiap kali bepergian. Dan jangan lupa untuk mengisi power bank hingga penuh sebelum bepergian, karena kita tak tahu kapan akan menemukan colokan listrik (terutama jika perginya ke daerah pelosok).
       
      8. Uang tunai
       

       
      Foto 05:
      Membawa uang tunai itu penting, namun tetap jangan berlebihan agar tidak mengundang bahaya [foto: Janos Korom Dr./wikimedia]
       
      Terkadang, ada saja traveler yang berpikir jika ATM ada dimanapun sehingga tak perlu membawa uang tunai. Well, jika kalian bepergian ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, ATM memang seolah berserakan dimana saja. Tapi jika kalian pergi ke daerah yang agak pelosok maupun ke kota kecil, bisa jadi ATM akan sama langkanya dengan air di gurun pasir. Idealnya, setiap kali berwisata, selalu siapkan uang tunai secukupnya. Minimal untuk membayar berbagai tetek bengek yang kelihatannya sepele namun perlu, seperti membayar biaya transportasi.
       
      9. Mengecek prakiraan cuaca
       
      Saya rasa tak sedikit wisatawan yang kerap lupa mengecek prakiraan cuaca. Memang kegiatan tersebut kelihatannya sepele, namun penting. Memastikan prakiraan cuaca akan membantu kita menentukan kostum yang tepat untuk digunakan di daerah tersebut, plus perlengkapan apa saja yang harus disiapkan (contoh: payung, jas hujan, dll dsb).
       
      Kira-kira itulah sebagian benda/aktifitas yang kerap terlupakan saat berwisata. Kalau teman-teman sendiri paling sering melupakan benda maupun lupa melakukan aktifitas apa sebelum/saat berwisata?
       
      ***
       
      *Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By vie asano
      Berwisata memang menyenangkan, terlebih jika kita pergi ke tempat yang memang sudah lama sekali ingin dikunjungi. Namun segala rencana wisata yang telah disusun matang-matang bisa buyar dalam sekejap jika sakit melanda sesaat sebelum jadwal wisata maupun saat tengah berlibur. Memang sih siapa yang bisa menduga datangnya penyakit yang bisa muncul kapan saja tanpa permisi dulu, termasuk saat kita sedang hepi-hepi. Walau begitu, bukan berarti kita tak bisa meminimalkan resiko terkena penyakit sebelum/saat berlibur maupun berusaha menjaga agar kondisi badan tetap fit selama berwisata, terlebih karena beberapa penyakit yang kerap muncul sebelum/saat berwisata seperti flu dan diare terkadang muncul karena kecerobohan kita. Yuk, mari intip beberapa tips untuk menjaga kesehatan sebelum/saat berwisata berikut ini yang saya sarikan dari berbagai sumber.
       
      Sebelum berangkat
      -Kumpulkan informasi terkini mengenai situasi daerah/kota/negara tujuan wisata. Informasi disini maksudnya bukan gosip yah, namun lebih ke informasi seputar cuaca, penyakit, kondisi kesehatan masyarakat setempat, dan sejenisnya. Tujuannya agar kita bisa mengantisipasi langkah apa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi situasi-situasi di daerah/kota/negara tujuan wisata tersebut, mulai jenis pakaian yang harus dibawa, maupun melakukan vaksinasi tertentu.
      -Siapkan berbagai obat-obatan pribadi. Biasanya jenis obat-obatan yang wajib dibawa antara lain paracetamol (untuk mengurangi nyeri dan menurunkan panas), aspirin (pengurang nyeri ringan-sedang), clorpeniramine (untuk mengatasi alergi dan juga dapat digunakan sebagai obat anti mabuk perjalanan), antasida (mengurangi masalah lambung), dan antidiare.
      -Istirahat cukup dan minum vitamin. Dengan memperhatikan waktu istirahat dan juga menjaga asupan vitamin, diharapkan tubuh bisa berada dalam kondisi terbaik saat waktunya pergi wisata kelak.
       
      Saat berwisata
      -Kenakan pakaian yang sesuai dengan iklim di daerah tujuan. Tujuannya tentu saja untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak kaget dengan iklim di daerah wisata dan meminimalkan potensi sakit karena perubahan cuaca. Itulah pentingnya melakukan riset terkini mengenai kondisi iklim daerah tujuan wisata sebelum bepergian.
       

       
      Foto 02:
      Salah kostum bisa jadi salah satu penyebab menurunnya kondisi tubuh. Eh, foto ini mah ilustrasi doang yah! [foto: SUMBER]
       
      -Sebisa mungkin pilihlah menu makanan sehat dan tetap memperhatikan keseimbangan gizi. Memang sih berwisata itu paling sip dan paling mantap untuk menjajal aneka kuliner khas daerah tujuan wisata. Tapi kan nggak lucu kalau kita terkena sembelit akibat terlalu asik makan daging dan lupa mengkonsumsi serat (contoh) maupun terkena berbagai penyakit lainnya seperti kolesterol, asam urat, maupun diare hanya gara-gara kalap menyantap berbagai jenis makanan lokal. Intinya, jangan lupa daratan saat menyantap makanan lokal dan selalu berpeganglah pada kondisi kesehatan pribadi.
      -Perhatikan kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Ingat, diare termasuk salah satu penyakit yang rajin menghampiri wisatawan. Jadi tak ada salahnya memperhatikan masalah kebersihan tempat makan, higienitas makanan, dan isu-isu lain yang berkaitan dengan masalah kebersihan makanan.
      -Konsumsi banyak air putih. Berwisata dapat membuat tubuh cepat dehidrasi. Berhubung air minum bisa menjadi salah satu biaya tak terduga saat berwisata, tak ada salahnya berbekal botol air minum yang bisa diisi ulang.
      -Walau tengah berwisata, jangan lupa berolah raga agar badan tetap fit. Cara termudah adalah dengan rajin berjalan kaki untuk mencapai obyek-obyek wisata yang memungkinkan untuk dicapai dengan berjalan kaki.
      -Istirahat yang cukup. Kadang, karena terlalu senang kita lupa untuk beristirahat yang cukup. Padahal kurangnya istirahat bisa membuat badan kaget dan akhirnya kondisi tubuh pun menurun, yang akhirnya malah mengundang penyakit yang dapat membuat rencana liburan jadi berantakan.
      -Rajin mengkonsumsi vitamin untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit selama berlibur.
       
      Tips meminimalkan kontak dengan kuman
      Berwisata tak bisa dilepaskan dari isu-isu tentang kebersihan, dan tentu saja kuman. Kebersihan termasuk salah satu hal yang paling krusial untuk diperhatikan jika kita ingin tetap sehat selama berwisata, dan salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan meminimalkan kontak dengan kuman-kuman jahat yang berpotensi menjadi sumber penyakit. Memang sih kita tak bisa 100% bebas dari kuman (note: kalau takut kuman lebih baik nggak usah kemana-mana yah, hehe), namun setidaknya kita bisa mengurangi resiko terkena kuman jahat dengan beberapa langkah berikut ini.
      -Rajin cuci tangan menggunakan sabun. Sudah jadi rahasia umum jika tangan merupakan pintu masuk utama bagi kuman untuk masuk ke dalam tubuh. Namun sudah rahasia umum juga jika tidak semua tempat, khususnya toilet umum, menyediakan sabun cuci tangan yang memadai. Solusinya, tak ada salahnya membawa sabun cuci tangan dalam kemasan mini kemanapun kita pergi.
       

       
      Foto 04:
      Langkah-langkah mencuci tangan yang baik dan benar [foto: SUMBER]
       
      -Membawa tisu basah, lebih baik jika mengandung antiseptik. Tisu basah antiseptik wajib jadi sahabat para traveler karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membersihkan tangan hingga membersihkan dudukan toilet.
      -Hand sanitizer termasuk salah satu perlengkapan wajib untuk menjaga tangan tetap bersih, khususnya jika kita kesulitan menemukan air untuk cuci tangan.
      -Khusus bagi wanita, jangan lupa membawa ‘perlengkapan perang’ untuk menghadapi toilet umum. Sudah jadi rahasia umum jika wanita kerap bermusuhan dengan toilet umum yang terkadang kondisinya yaaa begitulah. Beberapa perlengkapan perang yang bisa dipertimbangkan, selain tisu basah, antara lain adalah toilet sanitizer (untuk membunuh kuman di bagian dudukan toilet duduk) dan cairan pembunuh kuman (untuk disiramkan ke lantai toilet jongkok maupun dicampurkan ke dalam air di toilet umum).
      -Jangan lupa untuk selalu berbekal masker. Tujuannya bukan hanya untuk melindungi diri dari kuman maupun penyakit yang bisa ditularkan melalui udara, namun juga agar tidak menulari orang lain kalau-kalau tiba-tiba kita sakit saat berwisata.
      -Jika kalian termasuk sangat peduli pada masalah higienitas, sebisa mungkin bawalah barang-barang pribadi yang mungkin akan digunakan saat perjalanan seperti selimut (khususnya jika pergi menggunakan pesawat) dan bantal traveling. Sudah jadi rahasia umum jika selimut yang disediakan oleh maskapai penerbangan kerap tidak dibersihkan dengan baik. Dan bantal untuk mengistirahatkan kepala mungkin sudah digunakan oleh berbagai orang dan mungkin saja belum dibersihkan dengan baik.
      Semoga bermanfaat!
       
×
×
  • Create New...