Sign in to follow this  
JUNASIKPARK

Kasus Hewan Bunuh Diri

16 posts in this topic

Kasus Hewan Bunuh Diri

Saya tidak tahu apa yang kamu percayai mengenai hewan, tapi saya percaya mereka adalah makhluk hidup seperti manusia yang memiliki pikiran dan perasaan, juga memiliki hak untuk hidup. Ini adalah kisah2 lama yang sebelumnya pernah saya tulis di notes saya, yaitu mengenai hewan2 yang melakukan bunuh diri.

Anjing Yang Bunuh Diri Karena Anak Kesayangannya Mati

182011_10150105274270750_4822252_a.jpg

Di kota Xinyi, provinsi Guandong, China pada 20 November 2009. Seekor anjing betina bunuh diri dengan cara terjun dari sebuah bangunan berlantai 3 di kota tersebut. 4 hari sebelumnya anak yang masih bayi dari anjing ini mati, kemungkinan ini menyebabkan ia sangat terpukul dan sedih. Menurut keterangan penduduk, anjing betina tersebut menjadi murung dan berhenti makan semenjak kematian bayinya. Lalu dia bunuh diri pada saat malam hari.

Anjing yang Bunuh Diri Karena Sedih dan Malu

183704_10150105274825750_4081645_a.jpg

Tahun 2008, seekor anjing Mastiff Tibet di provinsi Zhejiang, China, juga melakukan bunuh diri setelah dipermalukan majikannya. Suatu hari anjing ini bertengkar dengan anjing tetangga, lalu pemiliknya, Pan, memukulinya dengan maksud untuk memberi pelajaran kepada anjingnya tersebut. Namun diduga anjing ini merasa harga dirinya terusik setelah dipukul oleh majikannya di depan anjing lain. Ia menggigit lidahnya sendiri hingga mati. Pan mengaku sangat menyesal telah memukulnya, karena menurut rekannya, anjing Mastiff Tibet adalah rajanya semua anjing dan memiliki rasa kebangga diri yang sangat kuat. Jika anda memukul di hadapan anjing lain, hewan itu akan merasa malu dan akan bunuh diri untuk mempertahaknkan martabatnya.

Berdasarkan penelusuran saya di wikipedia, anjing dari klan Mastiff Tibet dipelihara sebagai penjaga karena galak dan berani (kuat). Selain cerdas (bisa dilatih), anjing ini dikenal ‘keras kepala’. Dalam salah surat kabar di Nepal disebutkan bahwa dua ekor anjing jenis Mastiff ini mampu membunuh (anak) harimau yang berusaha memangsa domba majikannya.

Ternyata Hewan pun Bunuh Diri Saat Frustasi!!

Hewan bunuh diri??? Mungkinkah?? Mampukah?? Selama ini kata bunuh diri hanya diasosiasikan pada manusia semata, padahal dalam sejarahnya ternyata hewan-hewan pun melakukan bunuh diri saat putus asa. Memang bunuh diri di kalangan hewan masih kontroversi dan ini telah terjadi sejak beratus tahun lalu. Di kalangan para ahli, muncul pendapat saling bertentangan seputar kemampuan hewan untuk melakukan bunuh diri.

182458_10150105275100750_4252042_a.jpg

Penelitian mengungkapkan bahwa hewan pun memiliki kemampuan bunuh diri dikala merasa depresi atau putus asa. Sebuah studi tentang sejarah hewan bunuh diri baru-baru ini diungkap dalam jurnal Endeavor. Dikatakan, pada tahun 1800 an terjadi peristiwa dimana seekor anjing Newfoundland mencoba menenggelamkan diri berkali-kali karena depresi. Dan, akhirnya usaha anjing ini berhasil, dia mati tenggelam.

183053_10150105275605750_6088118_a.jpg

Contoh hewan-hewan yang mampu bunuh diri

Diungkap juga tentang induk kucing yang bunuh diri setelah kematian dua anaknya, juga kisah rusa yang melarikan diri karena kejaran gerombolan anjing. Ketika ia merasa terjepit, dia memilih menerjunkan diri di jurang ketimbang menjadi mangsa kawanan anjing. Lalu diungkap juga kutu daun kacang yang menghancurkan diri ketika terancam kepik. Begitu juga gurita yang menggigit dirinya sendiri sampai mati dalam situasi terjepit.

http://webecoist.com...ic-or-romantic/

Pesan Moral

Manusia dikatakan memiliki akal dan budi yang lebih tinggi, bahkan berani mangatakan bahwa manusia adalah makhluk paling sempurna di antara makhluk2 lainnya. Padahal manusia tidak memiliki semua indera2 yang sensitif seperti yang dimiliki binatang. Dan yang paling ironis adalah, kasus manusia yang membuang bayinya, berikut saya kutip dari nusantaranews:

ï‚· Indosiar-Samarinda, 2006 : Sulimah, warga Samarinda nekad membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya hidup-hidup karena takut aibtnya terbongkar. Sulimah mengakui melahirkan bayinya dari hasil hubungan diluar nikah dengan pacarnya Faizal. Ia membuangnya karena takut kalau kehamilannya diketahui oleh kedua orangtua serta para tetangganya.

ï‚· Detik -Malang, 2009 : Ngantini, seorang ibu tega membunuh bayi diduga hasil hubungan gelap. Selain faktor itu, diduga alasan ekonomi turut membuat Ngantini tega menghabisi anak kandungnya.

 Poskota-Sukabumi, 2009 : Maesaroh (34t tahun) janda warga Kampung Palasari, Desa Sudajaya Girang, Kabupaten Sukabumi nekad membunuh anak yang baru dilahirkannya. Bayi yang dibunuh merupakan hasil hubungan gelapnya dengan Superli, 37, seorang pria berkeluarga, warga Kampung Cibaraja – Sukabumi.

ï‚· TVOne-Takalar, 2009 : SE (40 tahun) seorang ibu yang mengaku telah membunuh bayinya karena malu kepada warga sekitar rumahnya karena merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda berinisial Ma. SE merupakan warga Desa Cikoang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. SE membunuh bayinya dengan cara cara mencekiknya sebanyak dua kali, kemudian dibungkus menggunakan kantong plastik hitam sebelum dibuang ke sungai.

Saya berharap semakin banyak manusia yang lebih bertanggung jawab terhadap moralnya sebagai manusia, tanggung jawab bahwa nyawa seorang manusia sangatlah berarti. Hampir semua induk hewan akan menjaga dan memelihara anaknya dengan segenap fisik dan "jiwa"nya. Begitupun seharusnya yang dilakukan oleh manusia sebagai "manusia" yang sesungguhnya. Dan saya juga berharap manusia bisa berempati pada hewan yang mereka juga memiliki kepekaan dan kepedihan, bilamana anggaota keluarganya dibunuh oleh manusia.

185896_10150105277230750_665947_a.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

:( :( wahhh,,,, sedih ane bacanya bro kalo soal binatang2

apalagi cerita2 di atas banyak ttg anjingnya :(

kalo saya sihhh, masukkan aja niii :

buat yang dari awal memang pingin memelihara binatang, sebaiknya pikir matang2 sampe kedepannya

mungkin pas masi kecil aja sukanya karena lucu, imut2 tapi pas sudah beranjak dewasa udah mulai besar jadinya malah males diurus.

jangan sampai seperti itu karena saat ini aja saya malah lebih sering ngasi makan anjing tetangga karena sudah mulai ditelantarkan ma yang punya :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

Waktu saya masih kecil,saya memelihara anjing dan cukup dekat dengan anjing saya.Menurut saya masuk akal sih anjing bunuh diri,karena anjing saya bisa nangis loh.

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya ya ternyata hewan bisa bunuh diri juga.. saya juga pernah baca tuh yang monyet jenis apa gitu kalau sangkin depresi bisa sampai bunuh diri

Share this post


Link to post
Share on other sites

:( :( wahhh,,,, sedih ane bacanya bro kalo soal binatang2

apalagi cerita2 di atas banyak ttg anjingnya :(

kalo saya sihhh, masukkan aja niii :

buat yang dari awal memang pingin memelihara binatang, sebaiknya pikir matang2 sampe kedepannya

mungkin pas masi kecil aja sukanya karena lucu, imut2 tapi pas sudah beranjak dewasa udah mulai besar jadinya malah males diurus.

jangan sampai seperti itu karena saat ini aja saya malah lebih sering ngasi makan anjing tetangga karena sudah mulai ditelantarkan ma yang punya :(

Wah, si masbro ini ternyata berhati mulia dan penyayang binatang, semoga masbro diberkahi rejeki, usia panjang, sehat selalu :D

Waktu saya masih kecil,saya memelihara anjing dan cukup dekat dengan anjing saya.Menurut saya masuk akal sih anjing bunuh diri,karena anjing saya bisa nangis loh.

Iya, saya jg pernah liat penyu menangis waktu lagi bertelur, tapi itu nangis karena sakit kayaknya. Tapi buaya yang katanya ga bisa nangis aja, dia tetep ngelindungi bayi2nya sampe usia remaja.

saya juga pernah liat singa bunuh diri di tv. waktu itu ada di National Geographic. Ngeliatnya agak berat juga sih. kasihan aja.

Waduh, si raja rimba aja bunuh diri, kenapa tu pak?

iya ya ternyata hewan bisa bunuh diri juga.. saya juga pernah baca tuh yang monyet jenis apa gitu kalau sangkin depresi bisa sampai bunuh diri

Wah, monyetnya kenapa pula tuh depresinya, jangan2 topeng monyet yg depresi ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, si masbro ini ternyata berhati mulia dan penyayang binatang, semoga masbro diberkahi rejeki, usia panjang, sehat selalu :D

Iya, saya jg pernah liat penyu menangis waktu lagi bertelur, tapi itu nangis karena sakit kayaknya. Tapi buaya yang katanya ga bisa nangis aja, dia tetep ngelindungi bayi2nya sampe usia remaja.

Waduh, si raja rimba aja bunuh diri, kenapa tu pak?

Wah, monyetnya kenapa pula tuh depresinya, jangan2 topeng monyet yg depresi ya

haha bukan yang rentan depresi tuh yang monyet sering di kirim ke luar angkasa itu tapi lupa jenisnya apa

Share this post


Link to post
Share on other sites

contoh kasusnya dari cina semua... asia kayak cina korea jepang manusianya juga sering bunuh diri... prustasi juga dirasakan ama binatang2 mereka... perbedaan manusia ama bintang cuma akalnya aja.. mereka punya insting yg juga bisa mempengaruhi perasaan... nice thread bro :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah sedih juga ya

ternyata anjing bisa ampe segitunya kalo malu

Iya pak, makanya jangan ngeliatin anu nya anjing pak, ntar dia malu, kan kasian dia ga pake baju

contoh kasusnya dari cina semua... asia kayak cina korea jepang manusianya juga sering bunuh diri... prustasi juga dirasakan ama binatang2 mereka... perbedaan manusia ama bintang cuma akalnya aja.. mereka punya insting yg juga bisa mempengaruhi perasaan... nice thread bro :)

Iya kebetulan beritanya dari china, mgkn kl di amrik sana, hukum utk hewan piaraan sdh baik, jd jrg ada anjing depresi, kl di sini gatau deh haha, iya hewan sbtulnya py perasaan, cuma akalnya terbatas krn otaknya ngga berevolusi, manusia yg otaknya jarang dipake jg bs jd kyk hewan pak :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

hewan juga makhluk hidup yang punya perasaan, makanya sayangilah hewan apapun itu gan jangan di sakiti. kalaupun mereka menyakiti kita pasti ada dasarnya mengapa mereka melakukan itu  :terharu

Share this post


Link to post
Share on other sites

kl didunia falconry, sering kasus BOP mati gara2 sengaja tidak mau makan, terutama hewan tangkapan liar dan salah penanganan di owner na.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By D_GUNN3R1
      mau tanya, biasa kalau beli anjing di toko daerah mana yah yang murah tapi yang bagus juga, jadi kesehatannya sudah terjaga.
      terus kalau ga salah anjing kalau sudah suntik rabies ada sertifikat yah?
      Perlu izin2 apa saja yah untuk perlihara anjing?

      Kalau untuk yang pernah atau sedang pelihara anjing, ada saran2 ga yang perlu dipersiapkan?
      sebelumnya belum pernah pelihara anjing sih. cuma liat orang pelihara kelihatannya enak.
    • By asep2012
      karena ada thread tulis binatang yang tidak disukai, maka disini saya buat, apakah binatang yang paling anda sukai.
      kalau saya sih kucing, awalnya sih dateng sendiri ke rumah, terus ga tau kenapa ga mau pergi2.
      jadi ya uda lah tinggal serumah sama kucing, jadi sudah biasa dengan namanya kucing.
      dibawah ada beberapa binatang neh yang lucu2








    • By asep2012
      Mau tanya nih, karena saya ga tau soal ini. Apakah yang terjadi kalau misalkan didalam rumah kita tiba2 terdapat hewan berbahaya.
      Contoh waktu kita dirumah tiba2 ada ular yang masuk ke dalam? Untuk yang tinggal di Jakarta sih sepertinya mustahil.
      Tapi untuk yang tinggal dekat banyak kebun dan pohon2 tinggi, tentu ini mungkin terjadi.
      Mungkin bisa di Share pengalaman atau biasa menghubungi siapa, apakah Polisi atau departemen mana?