• agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
rinadaeka

Tempat Wisata Asik di Sumatera Barat

1 post in this topic

  1. Jenjang Seribu

    Jika di China ada Tembok Raksasa China yang melegenda, maka di Sumbar ada Jenjang Seribu, tepatnya di Kota Bukit Tinggi dan Kabupaten Agam.Dengan panjang mencapai kurang lebih 1 Km, perjalanan menempuh tangga Jenjang Seribu akan semakin berkesan dengan panorama di sekitarnya yang menakjubkan.Di lokasi ini para wisatawan bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok, Dinding Tebing dan juga pemandangan sawah menghijau dengan udara yang menyegarkan.

  2. Jam Gadang

    Jam Gadang merupakan salah satu ikon pariwisata Sumbar yang unik dan khas. Jam ini memiliki nilai historis yang tinggi karena sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.Dengan ukuran 13×4 meter dan tinggi mencapai 26 meter, Jam Gadang memiliki keunikan tersendiri dengan bentuk angkanya yang tidak lazim. Dimana pada angka 4 yang biasa ditulis dengan simbol IV justru ditulis IIII.

  3. Danau Singkarak

    Danau Singkarak merupakan salah satu potensi wisata Sumbar yang sangat populer, terlebih dengan adanya penyelenggaraan festival internasional Tour de Singkarak setiap dua tahun sekali yang banyak diikuti oleh pesepeda dari dalam maupun luar negeri.Danau yang dinobatkan sebagai danau terluas ke-2 setelah Danau Toba ini bukan hanya dimanfaatkan sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai pembangkit tenaga listrik sehingga memberikan banyak bagi masyarakat.

  4. Goa Jepang

    Tempat wisata di Sumatera Barat yang selanjutnya yaitu goa Jepang. Lokasi Goa atau Lubang Jepang ini bersebelahan dengan janjang seribu. Lobang Jepang ini adalah bangunan peninggalan saat penjajahan Jepang di Bukit Tinggi. Ini adalah penjara sekaligus markas pertahanan penjajah Jepang yang didirikan pada tahun 1942-1945. Ketika Jepang menjajah bangsa Indonesia, pembangunan Lubang Jepang dilakukan lewat cara Romusa atau kerja paksa.Lubang Jepang memliki luas sekitar 2 hektar, didalamnya kamu akan dituntun dengan menuruni tangga yang sudah dibangun. Lorong – lorong yang ada didalamnya memberikan tempat – tempat sesuai dengan keperluan masing – masing.

  5. Kepulauan Mentawai

    Destinasi wisata di Sumatera Barat yang telah Go Internasional yaitu kepulauan mentawai. Ada banyak resort disini. Kabupaten Mentawai mempunyai pesona yang begitu mengagumkan. Pantainya menjadi salah satu surga untuk para pecinta selancar.Kepulauan Mentawai inimencakup 4 pulau besar yaitu Pulau Sipora, Pulau Siberut, Pulau Pagai Utara, serta Pulau Pagai Selatan. Siberut merupakan pulau paling besar, dan satu-satunya Pulau yang mempunyai layanan pelayaran reguler yang menghubungkan Siberut dengan Pulau Sumatera terutama Padang. Sebagai suatu pulau terbesar, pusat kota serta administrasi mentawai juga terdapat di Pulau ini, tepatnya di kota Tuapejat yang letaknya ada di Sebelah Utara.Tercatat kurang lebih ada 400 titik surfing di kepulauan Mentawai, mulai dari ombak yang sedang hingga ombak yang paling menantang yang di cari peselancar dunia. Desa bosua merupakan salah satu diantara tujuan para peselancar yang populer di dunia dengan ombak yang mencapai 3 meter. Namun hati-hati dengan pantainya yang agak berkarang. 

 

Baca juga artikel tentang : Daftar Harga Tablet Terbaru, Termurah dan Terlengkap

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By BenDen
      Hallo semua,
      Izin, numpang tanya, ada kah yang tau rekomendasi bus PALING TOP dari JAKARTA ke PADANG?
      Kalau ada yg bisa berbagi jadwal, harga , dan fasilitasnya, saya sangat berterimakasih !! :)
      Salam love and peace!
    • By Don Donny Donz
      Hai semua.. Mau sedikit cerita nih waktu jalan2 ke Padang, Januari kemarin. 
      Gw ini termasuk orang penggila suasana pantai, jd kalau lagi pengen jalan2, biasanya nomer satuin ttg pantai dulu. Kalo momentnya lagi ga dapet, baru ke tempat2 lain. Januari 2016 ini mood jalan gw dateng lagi. Nyari temen untuk join, tumben2nya lagi pada ga bisa. Biasanya gw kalo jalan pasti bareng tmn2 gw, tp kali ini sayang nya ga ada 1 orgpun yg cocok waktunya sama jadwal gw. Oke lah, krn cuma seorang diri, itu artinya SEMUA TERSERAH GW, mau kemana aja terserah gw.
      Nyari2 tempat di Internet (termasuk forum di jalan2.com), cukup tertarik sama pulau2 di Sumatera Barat, kayak Pulau Pasumpahan, Sikuai, dll. OKE!! keputusan sudah diambil, gw jalan ke Padang!!
      Jujur, Makan sate padang, sering! makan di RM Padang, lebih sering! Tp nginjekin kaki di Padang?? Hmm.. ini yang pertama. So, gw cari banyak info ttg Padang. Karena gw niat pergi ke pulau-pulau yang gw sebutin di atas, jadilah hari pertama, gw pesen hotel daerah Padang Selatan, yaitu di HW Hotel. Dari Bandara ke Hotel ini sangat-sangat gampang, cukup pake DAMRI. 
      Jd begitu turun di Bandara Minangkabau, kalian jalan keluar, langsung kesebelah kiri. Jangan pusing sama org2 yg nawarin taxi. Terus jalan sampai ketemu orang yg urus tiket Damri. Tiket naik damri cm sekitar 35rb. kalo naik taxi bisa sampai ratusan ribu. lumayan kan bisa hemat.
      Dari Bandara Minangkabau sampai pusat kota lumayan jauh, mungkin sekitar 40 mnt'an. 
      Hari pertama di Padang, gw nginep di HW. Ini hotel lumayan deket ke Pantai Padang. Ada kolam renang di atap hotel ini. Sambil berenang atau sekedar memanjakan mata dengan laut di Pantai Padang, dan laut di Pantai Padang ini adalah laut yang langsung bersentuhan dengan Samudera Hindia. Gw duduk santai di atas sambil menunggu Sunset. It was a great moment. Masalah tempat makan, deket hotel ini cukup banyak tempat jajanan. Well, kalau kalian tipe orang yang suka jalan, nikmatin semua area ini bener-bener jalan kaki. walau agak capek tapi seru. kalian bisa jumpai jg Kelenteng See Hin Kiong di kota tua.
      Hari kedua, gw check out dari hotel untuk menuju ke daerah pinggir pantai sebelum menyebrang dengan kapal ke pulau pasumpahan. Sesampainya gw di pinggir pantai Bungus untuk menyebrang, gw ngobrol2 dengan ibu penjual minuman kopi di warung sambil menunggu beberapa orang yg mau ke pulau pasumpahan jg, si ibu menceritakan bahwa ada pulau baru (yapp,, baru!! baru dibuka!! dan dibuat cottage sekitar pertengahan 2015), nama pulaunya Pulau Suwarnadwipa. Entah pertama kali denger, agak susah ngingetnya dan susah ngucapnya dan entah karena rasa ingin tau yang amat sangat, dari planning ingin nginep di pulau Pasumpahan, ternyata gw lebih tertantang untuk pergi kepulau yang katanya baru dan masih asri ini. Daaaannn,, taraaaa... ini pulau bener2 keren.
      Pulau Suwarnadwipa ini berbalut dengan pasir putih yang lembut banget. Airnya juga masih bersih. Terumbu karang yang masih bagus terlihat disepanjang bibir pantai.  Suwarnadwipa adalah julukan bagi pulau Sumatera, berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya Pulau Emas atau Suwarnabhumi atau tanah yang bersinar (dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera).
      Dan gw memutuskan untuk menghabiskan 2 hari 1 malam di pulau emas ini. Gw sangat menikmati snorkeling disini. walau cuma masuk ke air setinggi pinggang, kalian akan berjumpa banyak ikan2 yg cantik disana. 
      Hari ketiga, sekitar jam 1 siang, gw check out lagi dari Pulau Emas Suwarnadwipa untuk kembali ke kota padang. Huft,, agak sedih meninggalkan ni pulau. Tapi someday, gw akan balik lagi. i promise!! Sampai di kota padang, gw check in di satu hotel. Gw dari jauh hari sengaja milih ni hotel, karena waktu search di internet, katanya di hotel ini agak horror (terkait karena gempa padang dulu). Gw sengaja, karena gw uda dapet sensai ngebolang sendirian di padang, uda dapet sensasi cantiknya pulau-pulau di padang, ini saatnya dapetin sensasi-sensasi horror. Sempat dapat info2 dr tmn yg pernah ke sini, katany kalau malam suka dengar orang teriak minta tolong (karena waktu gempa katanya hotel ini roboh rata, dan menimbun bbrp orang), atau selimut yang ditarik ketika tidur.
      Malam nya, setelah mencari makan di daerah hotel, saya jalan-jalan ke Jembatan Siti Nurbaya. Konon, katanya karena di Padang ga terlalu banya flyover, jd sekalinya ada, tempat ini dipakai untuk tempat nongkrong2 dan ngobrol2 banyak orang. Pas gw liat bener jg sih, ada yg sengaja gelar tikar sama tmn2nya, ada yg dengan keluarga. Gw ikutan duduk disana sebentar sambil memesan kopi panas sama abang2 yg jualan di pinggir2 jembatan.
      Hmmm... ini malam terakhir di padang. Nikmatin..
      Besok nya, gw bangun agak siang, sambil males2nya karena ga rela misah sama kota padang yang cukup tenang, gw packing utk siap kembali ke Jakarta. Oiya deket hotel, ada pusat jajanan oleh2 makanan, jd ga usa pusing nyari oleh2 sebelum ke bandara. Yang dibawa ke Jakarta apa? ya jelas Keripik Pedas ala Padang!! uda terkenal. Gw beli sampe 20 kantong. Haha.
      Ini perkiraan biaya kalau JALAN SENDIRI ke Padang..
      Tiket Pesawat JKT-PDG, IDR 600k
      Damri bandara ke kota, IDR 35k
      Hotel hari pertama. IDR 400k (sesuai pilihan)
      2 hari 1 malam Pulau Suwarnadwipa, IDR 600k
      Hotel hari ke 3, IDR 500k (sesuai pilihan juga)
      Tiket pesawat PDG-JKT, IDR 600k
      Yaaa... bawa 4-5jt cukuppp lah...
      Kok mahal ya?? ya iyalah, soalnya sendiri, cb banyak tmn, bs share kan.. :)
       
       
      all photos taken by me ;p
    • By backpangineer
      Pernahkah teman – teman disini menjelajahi Sumatera Barat? Jika jawabannya belum maka ayo ikutan bergabung di trip share cost menjelajahi Bumi Ranah Minang ini, kebetulan banget tahun 2016 banyak hari libur nasional yang berdekatan dengan weekend jadi bisa ada 3 hari libur beruntun, libur kayak gitu enak banget dipakai buat jalan – jalan.
       
       
       
      Itinerary adalah sebagai berikut
       
      Note 1 : itinerary yang dibuat bisa terlaksana dengan catatan semua peserta trip telah hadir di Kota Padang H-1 pelaksanaan trip sehingga kita bisa mulai perjalanan dari Kota Padang sepagi mungkin. Di Kota Padang bisa menginap di tempat saya. Free, no charge.
       
      Note 2 : Trip ini beda daripada trip – trip Sumatera Barat lainnya, hehe..
       
       
       
      Update Itinerary
      Day One, 25 Maret2016
      07.30 – 09.30 Perjalanan dari Kota Padang – Batusangkar
      09.30 – 15.30 Eskplore Batusangkar (Istana Basa Pagaruyung, Tabek Patah, Kiniko, Talago Gunuang nanti pas masuk waktu shalat Jum’at buat yang cowo muslim kita singgah di masjid dulu ya)
      15.30 – 16.30 Perjalanan batusangkar – Lembah Harau
      16.30 – 18.30 Kalo hari masih terang bisa keliling2 Sekitaran Lembah Harau
      18.30 – dst Istirahat
      Sawahlunto-nya terpaksa harus diskip karena waktunya yang tidak memungkinkan,
      Day Two, 26 Maret 2016
      06.00 – 08.00 Bangun pagi, sarapan
      08.00 – 10.00 Eskplor Lembah Harau
      10.30 – 11.00 Check Out Penginapan
      11.30 – 12.30 Lembah Harau menuju Bukittinggi
      12.30 – 15.30 Eksplor Bukittinggi
      15.30 – 16.30 Perjalanan Bukittinggi - Puncak Lawang
      17.30 – dst Perjalanan Puncak Lawang menuju Kota Padang
       
      Day Three, 27 Maret 2016
      06.00 – 07.00 Bangun pagi, sarapan
      07.00 – 08.00 Perjalanan menuju Bungus
      08.00 – 15.00 Eskplore Pulau eksotis khas Sumatera Barat
      15.00 – 16.00 Kembali ke Kota Padang
      16.00 – dst Persiapan menuju Bandara dan sayonara.
       
      Lion Air 20.20
       
      Lion Air 21.20
       
      Note : Itin bisa saja berubah, tergantung dari situasi dan kondisi di lapangan ya. Dan para peserta diharapkan mampu bekerja sama dengan baik sehingga trip ini berjalan dengan lancar
       
       
       
      Share costnya berapa, gan? Bisa dilihat pada tabel di bawah ini
       
       
       

      Nah ini adalah hitung – hitungan Share Cost trip Jelajah Bumi Ranah Minang kali ini, saya bukan EO atau Tour n Travel, hitung – hitungan yang ada disini berdasarkan pengalaman serta dari berbagai referensi yang ada. Kalo gag percaya cek aja sama harga yang ditawarkan oleh Tour n Travel 
       
       
       
      Oh iya, harga yang disebutin diatas itu Mepo : Kota Padang
      01. Transport dari masing2 tempat Bandara Soekarno Hatta
       
      02. Transport dari Bandara Internasional Minangkabau ke Kota Padang, kalo naik taksi biasanya kena Rp 110 ribu, bisa patungan sama teman kalo berangkatnya barengan
      03. Tiket Pesawat CGK PDG PP
      04. Makan Pada saat trip
      05. Oleh-oleh
      06. Pengeluaran pribadi
       

      Nah, karena itu adalah long weekend karena ada Imlek (bulan Februari) maka diperkirakan Sumatera Barat akan diserbu oleh wisatawan jadi akan ada DP untuk booking penginapan, Transportasi dan Kapal
       

      Pembayaran
      1. DP : 50% dari total cost, ditunggu hingga 25 Februari 2015 2. Pelunasan : H – 7 pelaksaan trip ini ini
       

      Syarat dan ketentuan :
      1. Trip ini bersifat share cost
      2. Siapapun boleh ikut, tapi tidak ada sistem booking via telp/sms/wasap/, siapa cepat dia dapat, siapa bayar DP duluan dia yang dapat seat
      3. Serius deh, ayo ikutan, kapan lagi ada yang ngajak share cost ke Sumatera Barat anti mainstream gini.
       
      4. Kamu bisa bayar DP melalui transfer ke rekening Mandiri 141-00-0695492-9 atau rekening BCA 7660319101 kedua rekening tersebut atas nama Muhammad Catur Nugraha
      5. Konfirmasi pembayaran dikirim via email mcaturnugraha.gmail.com atau via wasap juga boleh
      6. Jika terjadi pembatalan DP yang sudah masuk tidak dapat dikembalikan tetapi bisa mencari pengganti peserta, ya kan namanya juga share cost, kalo gag jadi ikutan beratin yang lain kan.
      7. Peserta minimal trip share cost ini 6 orang ya, kalo gag sampai 6 orang, ya tetap lanjut dengan biaya tambahan dari yang sudah diperhitungkan
       
      Barang – barang yang WAJIB di bawa selama trip:
      01. Obat obatan pribadi
      02. Pakaian ganti
      03. Sunblock
      04. Kamera pocket atau DSLR (kalo punya)
      05. Kamera Underwater (kalo punya)
      06. Perlengkapan mandi
      07. Topi/payung/rain coat
       
       
       
      Spoiler Racunnya, gan
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       

      Contacts
      Telp/sms : 081283156505
      Wasap : 08977257136
      BBM : 59953459
      Instagram : mcnugraha
      Twitter : @mcaturnugraha
       
       
       
       
    • By Alfa Dolfin
      Padang....ah ini trip ku paling berkesan kedua setelah trip Ambon. Alasannya, view indah dan eksotik. Berjumpa dengan rekan-rekan baru yang ramah n Helpfull. Cuma kalau mereka bicara bahasa daerah ya aku ngga ngerti. makanan yang enak. Meski bosan juga makan masakan padang terus.....hahaha. 
       
      Mengawali perjalanan ke Padang, aku memutuskan ber-solo traveling alias jalan sendiri. Ya sudah beberapa tahun aku jalan-i model traveling ini. Rasanya lebih asyik meski faktanya aku ngga benar-benar sendiri. Pasti ada teman baru. Minimal driver mobil yang kami sewa (merangkap guide) menjadi teman ku. Kedua...aku memilih menggunakan penerbangan Garuda. Memang agak mahal di banding airline lain. Ya....aku ingin nyaman n enjoy di trip ini sejak awal perjalanan.
       
      Menjelang landing di Bandara International Minangkabau, kamera di tangan sudah stand-by. Aku belum pernah ke Padang. Ini adalah pendaratan ayng pertama kali. Namun pikir ku pasti ada pemandangan cakep. Kebetulan moto-moto dari pesawat salah satu hobi ku selama traveling. Wajib....!!!...berarti wajib juga duduk persis di sebelah jendela (window seat). Wah ini juga wajib. 

      awalnya aku kurang paham ini pulau apa dan di daerah mana di Padang. Setelah lihat peta sekitar Teluk Bayur

      Ya benar...ini tidak jauh dari Pelabuhan Teluk Bayur. Terlihat ada kapal besar. Kalau sore mungkin lebih banyak lagi kapal-kapalnya.

      ini lebih jelas lagi. Teluk Bayur. Indah sekali. Apalagi latar belakang kontur perbukitan nan indah...
       

      woouuw....meski lagi konsen ngebidik spontan aku di buat kagum dengan layer pegunungan nan indah. Entah apa nama pegunungannya.

      termasuk yang ini juga. kombinasi komposisi sawah dengan layer pegunungan nan indah...

      ooo....my god.... cantiknya
       

      semakin mendekat landasan, beberapa detik sebelum roda pesawat menyentuh landasan masih mendapat suguhan wajah indah bumi padang...

      akhirnya....selamat datang di Bandara International Minangkabau. Kabut masih menyelimuti bandara. kebetulan waktu itu penerbangan pagi.
      Puas...sudah pasti. Di awal trip mendapat suguhan rupa alam Padang yang sangat indah. Terima kasih Tuhan....
      Oya...barangkali ada pertanyaan, lho memang boleh ya moto dari pesawat? sejauh n sesering yang aku jalani  tidak ada larangan. Kecuali moto pramugarinya. Nah ini aku pernah di tegor....
       
       
       
       
       
    • By pariwisatapdg
      Suatu hari (tanggalnya lupa) Hp saya berdering dan tampak ada panggilan dari nomor tak dikenal alias nomor baru yang masuk, tanpa pikir panjang telponpun saya angkat dan terdengar suara perempuan yang lembut yang memperkenalkan dirinya dengan inisial Ms.D, pembicaraan pun dilmulai dan terungkaplah ternyata yang menelpon saya adalah seorang perwakilan dari Telkoms*l kota Medan dan berniat untuk berwisata ke Pulau pagang dengan rombongan sebanyak 27 orang.
      Rencana tanggal keberangkatan di awal-awal bulan Oktober 2015 ini melalui proses yang cukup alot karena ada beberapa permintaan custom menyesuaikan kebutuhan para tamu ini, akhirnya negosiasi putus di harga Rp.315.000/orang dengan rincian
      Paket tour mengunjungi pulau-pulau pasumpahan,sikuai,pagang dan terakhir acara di Pulau Pamutusan Transportasi PP Makan dengan nasi kotak dengan 2 Potong lauk/kotak Snack Asuransi perjalanan Foto underwater Banana Boat harga tidak termasuk transportasi dari asal ke dermaga yang terletak di Bungus, Padang.
      Hari H
      Hari yang telah disesuaikan tiba, rombongan agak terlambat tiba di dermaga karena beberapa jalan ditutup untuk event balap sepeda Tour de Singkarak 2015, setelah rombongan tiba maka akan dipinjamkan jaket pelampung keselamatan, jaket dipasang dan narsis sejenak sebelum naik kapal

      Setelah semua lengkap, rombongan diberikan  pengarahan-pengarahan tentang perjalanan yang akan ditempuh. Perjalanan menuju Pulau Pagang membutuhkan waktu sekitar 30 Menit menggunakan kapal, disepanjang perjalanan anda akan disuguhkan dengan keindahan wisata bahari yang dimiliki oleh Sumatera Barat, walaupun saat itu kabut asap ringan namun tidak mengurangi keceriaan peserta tour ini, para peserta sibuk dengan kegiatan masing-masing ada yangfoto selfie, groupfie, mendengar musik dan sebagian kecil ada yang mabuk laut,hehehehe....
      Sampailah di Pulau Sikuai, dulu pulau ini sempat booming karena keindahan pasir putihnya,  resort yang memadai untuk menginap, rute traacking yang sudah di beton dan sarana penunjang lainnya, Keadaan Sikuai yang sekarang sangat sepi, yang ada hanya resort kosong dan berantakan yang diinggal oleh pengelolanya, menurut informasi yang beredar resort di sikuai ini tidak dikelola lagi karena perselisihan antara para investor yang merupakan orang asing.

      Foto-foto sejenak lalu melanjutkan perjalanan di Pulau pagang, di Pulau Pagang suasana lumayan ramai dan sudah ada penginapan-penginapan apabila anda ingin menginap di pulau Pagang ini, harga menginap di Pulau Pagang cukup murah mulai dari Rp.250.000/kamar yang bisa di isi oleh 2 orang. Kegiatan di Pagang adalah Ishoma (Istirahat, Sholat
      dan Makan), selanjutnya rombongan diajak menaiki sebuah bukit yang memiliki view yang sangat indah di Pulau Pagang

      Setelah foto-foto dengan background pemandangan yang indah rombongan melanjutkan perjalanan ke Pulau pamutusan untuk mengikuti puncak kegiatan yaitu Banana Boat dan foto Underwater.
      Para peserta tampak Happy dengan kegiatan banana Boat ini, tampak ekspresi senang, cemas dan senyum sumringah disini.Ada yan terbalik ada juga yang sukses bertahan diatas Banana boat sampai akhir :)

       

      Foto senyum manis peserta didalam air bersama ikan yang sibuk berlalu-lalang

      Setelah kegiatan permainan selesai para peserta dibawa kembali ke Dermaga dan kembali ke Hotel tempat menginap.
      Tour Pulau Pagang ini berakhir, keceriaan bersama di pulau nan elok tak terlupakan, bagaimana dengan anda? jangan lupa masukkan pulau Pagan ke dalam tujuan wisata anda.
      Demikian FR ini ditulis dan dilaporkan, Terimakasih
       
       
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
       
      Kali ini mau nulis review Hotel yang saya gunakan untuk menginap di Kota Padang 30 Mei 2015 kemaren, 
      sehari sebelum acara Gathering Nasional VIII. Di sini saya menginap di Hotel Sofyan Inn Rangkayo Basa.
      Dapat dari Traveloka dan menurut mereka ini Hotel Bintang 2 di Padang.
       
      Oh iya Sofyan Inn ini merupakan suatu jaringan Hotel Group yang tersebar di Sumatera dan Jawa,
      jadi mungkin di daerah kalian juga ada dengan nama yang berbeda 

       
      LOKASI
      Untuk alamat lengkap nya berada di Jl. Hang Tuah no. 211 Padang
      Cukup mudah karena berada dekat dengan Pantai Padang atau Taplau (Tepi Laut)
      Di Google Maps pun sudah tersedia

       
      FASILITAS
      Penampakan Hotel nya bagus, rapi dan bersih, di bagian Receptionist yang menyatu dengan Ruang Makan juga cukup luas.
      Dan juga terdapat 2 Ruang Convention Room, setelah Ruang Makan ini

       
      Lalu masuk ke Kamar nya saya pesan Standard Room Twin Bed karena akan Sharing dengan mas @dediku dari Lampung.
      Untuk space kamar nya tidak begitu luas namun cukup lah. 

       
      Di kamar di sediakan Sejadah + Al Qur'an,Free Bottled Water, TV LED, Water Dispenser, Free WIFI, AC. Mungkin karena konsep nya Hotel Syariah jadi disediakan Sejadah + Al Qur'an yang sangat jarang saya lihat di Hotel lainnya.

       
      Kamar Mandi nya ini sangat bagus, bersih dan cukup luas. Ditambah Water Heater, Toilet Duduk dan ada nya Toiletries 

       
      HARGA
      Untuk harga waktu itu Booking via Traveloka senilai Rp. 400.000 permalam
      karena sharing dengan mas Dedi jadi seorang Rp. 200.000
       
      Oh iya udah include Sarapan pagi berdua ya harga itu.
       
      REVIEW
      Karena dekat dengan Pantai Padang jadi salah satu nilai plus nya karena tinggal jalan kaki sekitar 2 menitan sudah sampai deh
      bisa santai di Taplau sambil minum Es Kelapa Muda dan lihat sunset
       
      Pelayanan nya juga baik, mereka membantu dan menegur dengan ramah setiap berpapasan. Namun Lift nya tidak terlalu besar, jadi jika kalian bawa barang yang banyak mungkin tidak muat.
       
      Makanan sarapan pagi nya walaupun kurang variatif hanya beberapa menu saja seperti Nasi Putih, Nasi Goreng, Ikan Saos, Sayuran dan Roti, namun cukup enak dan nyaman, karena saya pilih nasi goreng saja udah cukup. 

       
      Yang tadi nya menginap disini cuma saya @Jalan2 @kyosash @dediku @Atana Sarah Dinda Nadhirah dan @Hasdevi Agrippina Dradjat. Malah jadi ramean ada rombongan @eka wibisono Triwahyuni Trisnaningsih dan @Sari Suwito juga disini hehehe
       
      Overall hotel ini cukup worth seh, namun ada downside nya, ketika di pagi hari kami mau check out, jam 6 pagi AIR MATI, kata petugas Pompa nya ada yang mati (rusak) jadi sedang di servis. Padahal kami harus berangkat jam 7 pagi. Ya sudah ada yang tidak mandi dan saya terpaksa mandi di Toilet Receptionist dengan membawa gayung dan ember hahaha
       
      Ya aside from that accident Hotel ini bagus kok, melihat lokasi nya yang cukup strategis dekat Pantai Padang dan juga Museum Adityawarman.
       
      Silahkan dicoba jika ke Padang
    • By pratistaa
      dear all friends...
       
      saya ada rencana untuk ngebolang eksplor padang dan bukittinggi dlm waktu 2hari aja (wekend), jadi rencana sabtu pagi sampe padang, balik dengan flight minggu sore..
       
      butuh saran nih:
      1. kira-kira spot wisata apa aja yaa yang bisa efektif di eksplor dlm waktu singkat doang ini..
      rencana awal sih pengen ke ngarai sianok+gua jepang, jam gadang, jembatan akar, kawasan kota tua kalo bisa sampe lembah anai..
       
      2. untuk penginapan yang murmer tapi aman lebih baik di bukittinggi atau padang yaa?
      3. transportasi ke daerah wisata gampangkah? atau ada semacam sewa motor gitu? (karena kemungkinan besar mau jalan sendiri aja nih)
       
      terimakasi sebelumnya...
      salam kenal :)