Sign in to follow this  
Followers 0
lictan

Desa di atas ngarai, rocamadour

1 post in this topic

Desa Rocamadour dibangun di atas ngarai di sungai Alzou di barat daya Perancis. Bangunan di desa ini mengundak secara bertahap hingga ke sisi tebing, terlihat sangat curam dan ekstrem. Desa ini pertama dibangun pada abad ke 12 dan menjadi sepi karena perang dan revolusi Perancis. Saat ini daerah ini kembali ramai sebagai tempat wisata dan tempat ziarah untuk menghormati santo Amadour. Dulu Santo Amadour menjadi saksi atas kematian Santo Petrus dan Santo Paulus di Roma. Kemudian beliau datang ke tempat inni dan bertapa.

3145202-Rocamadourcity_Rocamadour.jpg

Rocamadour.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Nusa Pombo. Pernah Dengar?
      By citrariana
      Salam pesona Indonesia! Indonesia terkenal dengan berbagai kemolekan budaya yang harmonis . Indonesia juga tidak luput dari wisata alam yang menjadi primadona. Sebut saja Nusa Pombo yang terletak di Maluku. Belum banyak orang mengetahui surga kecil ini. Nusa Pombo adalah sebuah pulau diantara Pulau Ambon dan Pulau Haruku. Nusa Pombo masuk wilayah Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah.
      Apa sih yang menarik dari pulau ini ?
      Julukan Nusa Pumbo adalah Pulau Merpati. Di Pulau dengan luas 4 km persegi ini dihuni oleh Burung Pombo yang merupakan hewan endemic Maluku. Nusa Pombo adalah pulau yang tidak berpenghuni. Sangat cocok bagi Anda yang mendambakan tempat wisata eksklusif yang tenang dan masih asri. Begitu Anda menapakkan kaki di pulau ini, Anda akan disambut dengan segarnya air laut yang dibingkai pasir halus dan semilir angin yang membelai lembut.

      Namun, keindahan Nusa Pombo yang wajib Anda jelajahi adalah wisata baharinya. Siapa sangka di dalam birunya air laut perairan sekitar pulau ini ternyata menyimpan keragaman hanyati kelas dunia. Saat menyelam, Anda akan dipandu langsung oleh guide yang paling mengerti seluk beluk tempat ini, yaitu ikan warna-warni yang berenang hilir mudik menjelajahi setiap karang.  Biarkan biota laut ini menuntun Anda menjelajah indahnya ekosistem mereka. Anda akan dituntun melihat berbagai macam karang yang dihiasi rumput laut serta berbagai macam hewan laut dengan warna cerah bak sedang menari menyambut kunjungan Anda.
       
      Selain sebuah pulau, Nusa Pombo juga merupakan atol. Atol adalah pulau karang yang umumnya membentuk cincin dan diarea tengah cincin terdapat cekungan yang terisi air laut. Keindahan atol ini akan Nampak saat air surut. Anda akan menemui daratan berpasir putih yang perlahan muncul seiring dengan surutnya air.
      Untuk menuju Nusa Pombo pun tergolong mudah. Pertama adalah menuju Ambon. Anda dapat naik pesawat .Bila Anda memilih perjalanan darat, Anda dapat naik kapal. Sampai di Ambon, perjalanan dilanjutkan menuju Tulehu sekitar 1 jam. Dari Tulehu Anda dapat naik speedboat menuju Pulau Nusa Pombo.Tarif speedboad berkisar Rp 500.000,00 sekali jalan. Bila Anda berniat untuk menginap, Anda dapat mendirikan kemah di Pulau atau dengan kembali ke Ambon karena di Pulau ini belum ada penginapan. 
    • Loy Kratong? Apa itu?
      By citrariana
      Loy Kratong adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Thailand. Festival ini merupakan salah satu festival yang paling terkenal di Thailand. Loy Kratong  bertujuan untuk menghormati dewa air. Masyarakat Thailand biasa menyebutnya Phra Mae Khongka. Air merupakan elemen penting bagi masyarakat Thailand. Mereka mengagungkan air sebagai lambang kedamaian hidup.
      Loy Kratong diadakan pada malam bulan purnama ke-12 menurut kalender budha atau kalender lokal Thailand. Biasanya jatuh pada bulan November, saat berakhirnya musim hujan. Karena diadakan saat bulan purnama, Anda akan disuguhi pemandangan bulan penuh yang menerangi langit. Bila Anda ingin ikut serta dalam perayaan ini, Anda dapat langsung menuju Sungai Chao Prayo atau lumphini Park.

      Rangkaian acaranya adalah peserta akan mengapungkan sesaji di sungai. Saat festival berlangsung, ada beberapa penduduk lokal yang menjual sesaji. Uniknya, sesaji ini dihiasi lilin. Jadi Anda akan menikmati indahnya aliran sungai yang dipenuhi banyak cahaya kecil dari lilin. Dengan mengapungkan sesaji ini, masyarakat percaya bahwa mereka akan diberi peruntungan. Bagi Anda yang dating berpasangan, Anda dapat melepas sesaji bersama. Hal ini dipercaya dapat membuat hubungan langgeng.
      Setelah prosesi menghanyutkan sesaji berakhir, peserta akan disuguhi seni tradisional seperti Tari Ram Wong, kompetisi membuat sesaji, serta kontes kencantikan. Ada juga acara menerbangkan lampion. Berkunjunglah ke Chiang Mai, Phuket, atau Samui.
      Ada beberapa hotel di sekitar lokasi Loy Kratong yang bisa Anda pilih bila berniat untuk menginap. Salah satu yang paling popular adalah hotel yang berlokasi di sekitar Sungai Chao Phraya. Di sana Anda dapat menikmati dinner dan pesta kembang api. Tahun ini pun, Thailand akan menagdakan festival Loy Kratong pada bulan November mendatang. Yuk baca panduan selengkapnya mengenai Festival Loy Kratong.
    • Menyambangi 7 Lokasi Seru untuk Wisata Sejarah di Washington DC
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Washington DC atau Distric Columbia terkenal sebagai salah satu destinasi wisata yang banyak menyimpan sejarah. Sebagai ibukota dari negara Amerika Serikat, kota ini memang cenderung tidak seramai New York City namun tetap saja menyimpan berbagai magnet wisata yang menarik untuk dikunjungi.
      Ketika menyambangi Washington DC, kamu akan melihat banyak bangunan bergaya kuno dan tua namun tetap bersih dan terawat. Selain itu, kota ini juga cenderung teratur.
      Sejak tanggal 16 Juli 1790, Washington DC telah resmi menjadi ibukota negara Amerika Serikat. Kota ini diberi nama Washington yang berasal dari nama presiden pertama Amerika Serikat yaitu George Washington. Letaknya yang juga masih berada di sekitar East Coast membuat kota ini masih dapat kamu jangkau dari New York City.
      Pada tahun 2014, kota ini memiliki populasi lebih dari 650.000 penduduk dan menjadikannya sebagai kota terpadat ke-23 di Amerika Serikat. Sebagai kota pemerintahan, Washington DC merupakan rumah bagi pemerintah pusat Amerika Serikat serta bagi banyak kedutaan besar negara-negara lain (sekitar 176 negara) untuk Amerika Serikat.
      Washington DC yang bersejarah juga tempat dari banyaknya museum dan monumen milik Amerika Serikat.
      Masih ingat dengan film Night at The Museum? Film yang mengambil cerita tentang makhluk di museum yang bisa hidup tersebut mengambil setting di kota Washington DC. Penasaran dengan tempat menarik apa saja yang terdapat di sana?
      Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi 7 lokasi seru untuk wisata sejarah di Washington DC berikut ini.
       
      1. White House


      White House via Taste Made
       
      White House didesain oleh James Hoban dan dibangun antara tahun 1792 hingga 1800. Keseluruhan White House dicat putih dengan arsitektur bergaya neo-klasikal.
      White House adalah kediaman resmi dan tempat berkantornya presiden resmi Amerika Serikat untuk saat ini.
      White House terdiri dari  Executive Residence, West Wing, East Wing, the Eisenhower Executive Office Building, dan Blair House sebagai Guest Residence. White House terdiri dari 6 lantai termasuk 2 lantai sebagai ruang bawah tanah.
      Pada tahun 1801, ketika Thomas Jefferson pindah ke White House, beliau bersama arsitek Benjamin Latrobe mengembangkan arsitektur White House dengan menambahkan kolom-kolom pada White House. Thomas Jefferson yang juga seorang arsitek memang turut serta mendesain rumah tinggalnya ini.
      Meski demikian, semenjak peristiwa 9/11 pengamanan White House menjadi semakin diperketat sehingga tidak semua orang dapat datang dan mengunjungi White House. Urutan prioritasnya adalah warga Amerika Serikat, presiden dan pejabat penting negara lain, dan turis.
      Untuk memasuki White House, terdapat antrian waiting list yang panjang bahkan konon katanya dengan status turis dibutuhkan waktu setidaknya setahun dalam waiting list. Namun, karena White House adalah salah satu icon penting Amerika Serikat dan Washington DC khususnya, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto di depan White House.
       
      2. National Mall


      National Mall via Wikipedia
       
      Selanjutnya inilah dia lokasi seru lainnya yang dapat kamu sambangi untuk bisa menikmati wisata sejarah di Washington DC. Lokasi seru ini adalah National Mall.
      National Mall adalah sebuah taman terbuka yang terletak di pusat kota Washington DC. National Mall sendiri adalah unit dari National Park Service, yang dikelola oleh National Mall and Memorial Parks.
      Tempat ini merupakan satu kawasan ruang terbuka berukuran makro yang didalamnya terdapat berbagai kawasan memorial yang tentunya menarik untuk kamu sambangi.
      Di tempat ini terdapat sebuah tugu yang menjadi ciri khas dari Washington DC. Tugu ini dikelilingi oleh taman dan museum serta monument yang berdiri sejajar lurus dengan Lincoln Memorial dan The Capitol.
      Nah, pada umumnya, presiden Amerika Serikat yang telah dilantik akan menyampaikan pidato pertama kenegaraannya di kawasan National Mall ini. Hal ini menjadikan tempat ini sangat bersejarah.
      Ya, untuk melengkapi perjalanan wisata sejarahmu di Amerika Serikat, jangan lupa untuk menyambangi National Mall yang satu ini.
       
      3. Smithsonian National Air and Space Museum


      Smithsonian National Air and Space Museum
       
      Amerika Serikat terkenal dengan NASA dan perkembangan dunia luar angkasanya. Nah, untuk mengetahui bagaimana sejarah serta berbagai macam hal yang berhubungan dengan dunia luar angkasa, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Smithsonian National Air and Space Museum ini.
      National Air and Space Museum ini adalah tempat pameran pesawat dan roket yang terbesar di seluruh dunia. Tempat ini merupakan pusat penelitian bagi sejarah dan ilmu pengetahuan tentang penerbangan dan pesawat terbang.
       
      Museum ini berisi tentang segala hal mengenai aerotik dan dirgantara. Di tempat ini terdapat berbagai koleksi dari mulai pesawat dari model pesawat pertama hingga pesawat tempur dan komersial terbaru.
      Film Night at The Museum: Battle of Smithsonian juga rupanya mengambil setting tempat di museum ini sebagai salah satu lokasi di film tersebut.
      Nah, museum ini juga memiliki koleksi mengenai dunia aeronatik dan perkembangan penelitian luar angkasa. Di museum ini juga terdapat teleskop pertama di dunia yang berukuran sangat besar, serta model pesawat Apollo 11.
      Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin memasuki museum ini. Selain itu, terdapat pula fasilitas free wifi yang akan membuatmu semakin nyaman berada di dalam museum.
      Untuk memasuki museum ini, kamu diharuskan melewati security check sebab keamanan bagi museum ini tetap menjadi prioritas. Jangan heran, karena ada banyak sekali orang yang berdatangan ke museum ini sehingga museum ini terlihat begitu ramai.
      Pada tahun 2007, museum ini memiliki sekitar 61 pesawat, 51 artefak besar dan 2.000 benda yang lebih kecil. Keseluruhan koleksi tersebut masih berhubungan dengan penerbangan.
      Di tempat ini selain kamu dapat melihat banyak replika pesawat terbang hingga roket, kamu juga dapat menikmati pameran interaktif pesawat. Jangan lewatkan untuk menyaksikan film tentang penerbangan dan luar angkasa yang diputar di IMAX dengan tiket sekitar USD 9.
       
      4. National Museum of Natural History


      National Museum of Natural History via Smithsonianofi
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu destinasi wisata sejarah di Washington DC yang tentunya dapat kamu sambangi. Destinasi wisata sejarah ini adalah National Museum of Natural History.
      Museum ini sendiri beralamat di 10th St. & Constitution Ave. NW, Washington, DC 20560, Amerika Serikat. Museum ini didirikan pada tahun 1910 oleh Hornblower & Marshall.
      Museum ini adalah sebuah museum yang dikelola oleh Lembaga Smithsonian. Museum ini terletak di sisi utara National Mall yang terletak tidak begitu jauh dari tempat ini.
      Museum ini memamerkan lebih dari 125 juta specimen tumbuhan, binatang, fosil, mineral, batu, meteorit, dan peninggalan budaya. Museum ini merupakan museum terpopuler nomor dua dibawah naungan museum sebagai lembaga peneliti.
      Gedung museum ini dirancang dengan gaya neoklasisisme. Pada tahun 2005, pameran batu mulia diadakan di museum ini dengan tema “Butterfly of Peace”.
      Pada tahun 2008, museum ini membuka area seluas 464,5 meter² yang diisi dengan tanah dengan unsur-unsur penunjang kehidupan.
      Salah satu jenis koleksi yang menjadi kebanggaan museum ini adalah koleksi berlian Hope Diamond. Tidak ada biaya yang akan dikenakan jika kamu ingin memasuki museum ini.
       
      5. Jefferson Memorial


      Thomas Jefferson Memorial via Pagunblog
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata sejarah di pusat kota Washington DC yang tentunya dapat kamu masukkan ke dalam daftar destinasi wisata sejarahmu selama berada di kota ini.
      Destinasi ini adalah Thomas Jefferson Memorial. Thomas Jefferson sendiri adalah seorang bapak pendiri Amerika Serikat yang juga menjadi presiden ketiga Amerika Serikat.
      Bangunan ini dibangun untuk menghormati mendiang Thomas Jefferson. Bentuk bangunannya sendiri bergaya neoklasisisme. Bangunan ini dirancang oleh John Russell Pope.
      Pembangunan Thomas Jefferson Memorial ini dimulai pada tahun 1939 dan berakhir pada tahun 1943. Sementara itu, kamu juga dapat melihat patung perunggu Jefferson yang dipasang pada tahun 1947.
      Hal yang menarik dari tempat ini adalah pintu masuk bangunan ini yang menghadap ke arah danau. Hal ini menyebabkan ketika kamu melihat bangunan ini dari jalanan, kamu akan melihat bangunan ini dari belakang.
      Thomas Jefferson adalah seorang yang sangat pintar. Jika kamu memperhatikan bagian kaki Thomas Jefferson, maka kamu akan menemukan ada tiga benda yang sangat menggambarkan siapa Thomas Jefferson: jagung, buku dan kolom.
      Jagung menggambarkan pertanian dan agronomi sebagai pertanda bahwa Thomas Jefferson adalah seorang agronomist handal. Buku menggambarkan ilmu pengetahuan dan konon Thomas Jefferson juga merupakan founding father dari sebuah universitas di Washington DC.
      Sementara kolom menggambarkan arsitektur, sebagai tanda bahwa beliau adalah seorang arsitek. Sebelum ada campur tangan beliau, ilmu arsitektur belum berkembang begitu pesat di Amerika Serikat, namun beliau mulai memperkenalkan arsitektur dengan menambahkan arsitektur klasik pada bangunan-bangunan di Amerika Serikat.
      Ada 4 panel yang paling utama, panel tersebut berisikan kutipan-kutipan dari Declaration of Independence, A Bill for Establishing Religious Freedom, Kutipan Jefferson terhadap George Washington, George Whyte, Notes of the State of Virginia, A Summary View of the Rights of British America, dan autobiografi dari Thomas Jefferson sendiri. 
      Karena masih termasuk dalam museum yang dikelola oleh Smithsonian, maka tidak ada biaya yang akan dikenakan jika kamu ingin memasuki gedung ini. Hal ini berarti biayanya adalah gratis.
       
      6. Lincoln Memorial


      Lincoln Memorial
       
      Selanjutnya, kamu dapat mencoba untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini. Destinasi wisata ini akan mampu memperkaya dirimu agar dapat mengetahui lebih lanjut tentang sejarah Amerika Serikat.
      Destinasi wisata ini adalah Lincoln Memorial. Destinasi wisata ini dibangun untuk memberikan penghormatan kepada Abraham Lincoln, seorang presiden Amerika Serikat ke 16.
      Monumen ini dibangun oleh seorang arsitek bernama Henry Bacon. Sementara itu, orang yang sangat berjasa dibalik terciptanya patung Abraham Lincoln adalah Daniel Chester French.
      Monumen ini pun selesai dibangun dan berhasil diresmikan pada tahun 1922. Sampai saat ini, bangunan ini tetap menjadi salah satu magnet wisata di Washington DC terutama wisata sejarah.
      Bangunan ini berbentuk kuil Yunani bergaya Doria. Di dalam monument ini, terdapat patung Abraham Lincoln yang sedang duduk.
      Didalamnya terdapat pidato-pidato Abraham Lincoln yang terkenal seperti Pidato Gettysburg dan pidato pelantikan keduanya sebagai presiden. Monumen ini merupakan tempat disampaikannya pidato-pidato terkenal, termasuk pidato I Have a Dream yang disampaikan pada puncak Pawai di Washington untuk Pekerjaan dan Kebebasan, 28 Agustus 1963.
      Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Lincoln Memorial, kamu akan melihat sebuah bangunan dengan pilar tinggi berarsitektur klasik. Kamu kemudian akan berjalan kaki menaiki banyak anak tangga untuk kemudian dapat melihat patung raksasa Abraham Lincoln yang sedang duduk di dalamnya.
      Bangunan ini memiliki tinggi sekitar 30 meter dengan kolom-kolom setinggi 13 meter. Bangunan ini memang terkenal dengan arsitektur khas Yunani. Pada bagian atas bangunan, terdapat nama 36 negara bagian yang ada di Amerika Serikat tepat pada saat Abraham Lincoln meninggal dunia.
      Tidak ada biaya yang harus kamu keluarkan ketika kamu ingin memasuki museum ini alias gratis. Kamu dapat menikmati arsitektur klasik dengan patung raksasa Abraham Lincoln sebagai tanda penghormatan penduduk Amerika Serikat terhadap presiden tersebut.
       
      7. World War II Memorial


      World War II Memorial via Stephen R. Brown
       
      Nah, inilah dia sebuah tempat wisata sejarah di Washington DC yang tentunya sayang untuk kamu lewatkan. Tempat wisata sejarah ini adalah World War II Memorial.
      World War II Memorial sendiri terletak di 1750 Independence Ave SW, Washington, DC 20006, Amerika Serikat. Tempat ini adalah sebuah tugu peringatan nasional untuk warga Amerika Serikat yang terlibat dalam Perang Dunia 2 baik sebagai tentara maupun warga sipil.
      Tempat ini terdiri dari 56 pilar dan sepasang gerbang lengkung mengelilingi plaza dan air mancur. Tempat ini terletak di daerah National Mall yang juga merupakan pusat wisata sejarah di Washington DC.
      Tempat ini dibuka untuk umum pada 29 April 2004. Sementara itu, sebulan kemudian, atau sekitar 29 Mei 2004, World War II Memorial ini dibuka secara resmi oleh Presiden Amerika Serikat saat itu yaitu Presiden George W. Bush.
      Tugu peringatan ini dikelola oleh National Mall and Memorial Parks yang berada di bawah National Park Service. Nah, pada tahun 2009, lebih dari 4,4 juta pengunjung datang untuk mengunjungi tugu peringatan yang satu ini.
      Karena masih berada di bawah Smithsonian, maka tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin datang dan mengunjungi tugu peringatan ini alias gratis.
      Selain itu, kelebihan lainnya dari tugu peringatan ini adalah tugu peringatan ini dibuka setiap hari selama dua puluh empat jam.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisata sejarahmu selama berada di Washington DC, jangan lupa untuk menyambangi tugu peringatan yang satu ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai menyambangi 7 lokasi seru untuk wisata sejarah di Washington DC. Ternyata, Washington DC memiliki begitu banyak destinasi wisata sejarah yang tentunya dapat menarik untuk disambangi.
      Sebagai ibukota negara Amerika Serikat, tentu saja Washington DC telah lama menjadi saksi berbagai peristiwa sejarah yang terjadi. Kebanyakan wisata sejarah tersebut juga dikelola oleh Smithsonian dan memang diperuntukkan untuk umum sehingga tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin memasuki berbagai destinasi wisata sejarah tersebut alias gratis.
      Semoga artikel ini dapat menginspirasimu dalam menyambangi berbagai destinasi wisata sejarah di Washington DC.
      Happy traveling!
    • [JUAL] Paket Tour Idul Fitri 1437H / 2016
      By Citra Prima Tour
      Belum ada rencana kemana-mana liburan Idul Fitri nanti? Citra Prima Tour hadir untuk mengisi liburan Idul Fitri anda dengan paket wisata terbaik dengan harga yang terbaik pula. 
      Paket-paket kami diantaranya:
      1. Singapore - Thailand (Hatyai) - Malaysia (Kuala Lumpur) 7H5M
      Berangkat 2&3 Juli, Rp 7.500.000
      2. Thailand (Bangkok - Hua Hin - Pattaya) 7H6M dengan THAI AIRLINE
      Berangkat 6 Juli, Rp 12.888.000
      3. Jawa - Bali - Lovina - G. Bromo - Surabaya - Sarangan - Yogya OVERLAND 10H9M (Bus)
      Berangkat 4&5 Juli, Rp 2.900.000
      4. Bali - Jawa - Lovina - G.Bromo - Surabaya - Sarangan - Yogya OVERLAND 8H7M (Airplane + Bus)
      Berangkat 6 Juli, Rp 4.300.000
      5. Jawa - Bali - Lovina - Surabaya 7H6M (Bus + Airplane)
      Berangkat 4 Juli, Rp 4.500.000
      Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat mendatangi kantor kami di, 
      WTC Mangga Dua Lt. 1 Blok B 1-2
      Jln. Mangga Dua Raya no. 8
      Jakarta Utara
      atau hubungi kami di
      021-3001178, 081511998688, 085289898388, atau 081904072388
      dan e-mail di citraprimatour@yahoo.com untuk meminta brosur atau itinerary.
      Terima kasih dan sampai jumpa pada tour kami di liburan Idul Fitri tahun ini !

    • Menikmati Senja di Jembatan Mangrove Wanatirta Kulonprogo
      By shidiqns
      Kulonprogo, kabupaten yang terus berkembang dan berbenah ini memiliki potensi wisata  yang luar biasa dan sangat layak dikunjungi. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya ada di kabupaten terbarat dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun kali ini akan dibahas salah satu wisata alam hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo. 
       

      Foto@7th_sky_mltimedia
      Alamat Hutan Mangrove Wana Tirta berada di Pasir Mendit, Jangkaran, Kulon Progo. Bebicara mengenai tujuan utama dari penanaman hutan mangrove, sebenarnya berfungsi untuk menjaga ekosistem dan mencegah adanya abrasi akibat deburan air laut, tetapi di hutan Manrove Wana Tirta menggabungkan konsep wisata sekaligus menjaga kelastarian lingkungan, sebuah konsep yang sangat worth it.
       

      Foto@WiwidSujarwanto
      Jalan menuju hutan mangrove Wana Tirta sangat mudah untuk dijangkau, apabila anda memulai perjalanan dari Jalan Wates Dari jalan Wates lurus ke selatan sampai Proliman / Patung Kuda Nyi Ageng Serang ,Wates, kemudian ambil kiri sampai jalan jalur selatan belok ke kanan Jl. Daendels lurus nanti lewat jembatan Glagah lurus ke barat sampai jembatan Congot msih ke barat kira-kira 1 km, ambil kiri lurus sampe perempatan yang ada gardunya belok kanan, lalu nanti ada tikungan depan masjid belok kiri terus mengikuti jalan aspal aja mentok ke barat, langsung ketemu pintu masuk hutan mangrove Wana Tirta. 

      Baca juga: Indahnya Jogja dari Wisata Kalibiru Kulonprogo Menghirup Segarnya Udara Waduk Mini Kleco
       
      Untuk koordinat google map: Hutan Mangrove Wanatirta@-7.8933367,110.019951,21z?hl=id
       

       
      Harga tiket masuk wisata hutan mangrove Wana Tirta relatif terjangkau, yaitu cukup membayar Rp 3.000,00 saja dan biaya parkitr cukup membayar Rp.2000,00 untuk motor, dan Rp.5.000 untuk mobil. Selain itu Mushola, kantin, penyewaan kapal mendukung fasilitas yang ada disini yang akan memanjakan pengunjung untuk bersantai. Untuk menyewa kapal cukup membayar Rp 10.000,00 per orang anda sudah bisa berkeliling menikmati sumilir angin sepoi-sepoi disini. Menarik bukan? Itulah pembahsan mengenai hutan mangrove Wana Tirta. Dukung wisata lokal, tetap senyum salam sapa, dan jaga kelesatarian lingkungan.
       

      Foto@dwichandrakresnantoko
       
      sumber http://jogja.lungo.id/2016/04/hutan-mangrove-wana-tirta-kulonprgo.html
      Sate Kere, Sate Legendaris di Jogja Wisata Religi Mlangi Sleman    
    • YANG TAK BIASA DARI JAKARTA
      By Tarmizi Arl
      Sebagai ibukota negara, sudah barang tentu Jakarta senantiasa menarik banyak kunjungan dengan berbagai tujuan, tak terkecuali untuk tujuan wisata. Jika membicarakan tentang wisata di daerak khusus ini, maka ada beberapa list yang cukup populer dikunjungi baik oleh warganya sendiri maupun wisatawan seperti Monumen Nasinal, Ancol, Taman Bermain Dufan, Kebun Binatang Ragunan, Kawasan Kota Tua, Kampung Budaya Situ Babakan, atau Wisata Bahari di Kepulauan Seribu.
      Namun Jakarta nyatanya tidak itu saja. Di tengah keramaiannya yang terlampau, kota ini juga masih menyimpan sisi-sisi berbeda yang masih tak biasa dikunjungi untuk tujuan wisata. Tak Jarang, warga ibukota sendiri belum pernah atau malah belum mengenal beberapa diantaranya. Padahal dengan mengunjunginya, dijamin galeri foto yang kalian punya akan lebih menarik dan bahkan bisa mengundang banyak love di akun sosial mediamu.
      Apa dan dimana sajakah tempat-tempat wisata tak biasa tersebut?
       
      Tak Biasa ! Museum Taman Prasasti, Bukan Museum Seperti Umumnya

      Salah satu sudut taman
      Kalau mendengar kata Museum, maka sudah dapat dipastikan pikiran kita akan mengarah ke suatu bangunan dimana didalamnya dipamerkan benda-benda peninggalan sejarah, seni, atau sebagainya didalam sebuah etalase. Tapi kali ini yang akan kita bahas ialah Museum yang tak biasa, karena Museum Taman Prasasti lebih serupa dengan Pemakaman.
      Ya, Museum Taman Prasasti sejatinya merupakan pemakaman peninggalan masa kolonial Belanda yang sekarang sudah menjadi cagar budaya. Lokasinya berada di Jalan Tanah Abang I No.1, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Monas. Sangat strategis bukan?
      Di area seluas 1,2 Hekter tersebut, pengunjung bisa masuk dengan membayar retribusi hanya sebesar Rp 5 ribu saja. Keunikan dari Taman Pemakaman ini ialah bentuk-bentuk nisan kuno peninggalan abad ke 18 hingga 19 yang nampak sangat artistik. Di sana juga terdapat patung-patung seperti pada umumnya pemakaman bangsa eropa kuno. Dapat dikatakan, di Museum Taman Prasasti ini, kita seolah masuk galeri seni yang menyuguhkan mahakarya seni patung, ukiran, pahatan, kaligrafi, bahkan kereta jenazah yang masih dipamerkan disana.  
      Beberapa tokoh terkenal yang bisa kalian lihat nisannya di Museum Taman Prasasti tersebut diantaranya ialah Dr. H.F. Roll sang Pendiri Stovia, Olivia Marianne Istri dari Thomas Raffles, dan tokoh aktivis 60an Soe Hok Gie.
      Sebagai lokasi pemakaman, namun Museum Taman Prasasti ini sangat menarik bukan untuk disambangi? Galeri foto kalian juga akan semakin kaya dengan gambar seni khas kolonial seperti layaknya melintasi waktu dan zaman. Tak heran jika loksi ini kerap kali menjadi setting video clip dan pemotretan.
       
      Berbalut Sejarah Abad 17, Galangan Kapal VOC Menjadi Bagian Wisata Baharinya Jakarta

      Bangunan galangan kapal
      Kawasan Jakarta Utara tidak sekedar memiliki Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan bersejarah bagi bangsa ini. Di daerah Penjaringan tepatnya Jalan Kakap no.1-3, terdapat sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu sejarah kejayaan Nusantara dalam hal perniagaan melalui jalur laut.
      Galangan Kapal sendiri maksudnya ialah tempat bongkar muat, menyimpan, bahkan memperbaiki kapal-kapal terutama kapal besar yang berbulan-bulan berlayar. Selain itu, di lokasi ini juga dijadikan kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda.
      Dibangun sejak tahun 1628 di atas tanah urukan di tepi sungai, menjadikan bangunan galangan kapal ini memiliki gaya arsitektural khas gudang-gudang kolonial Belanda abad ke 17. Meskipun dalam sejarahnya ditahun 1721, sebagian bangunan di sana mengalami kebakaran sehingga dilakukan pemugaran. Meskipun begitu, bentuk dan ornamen aslinya sebagian besar masih tetap dipertahankan.
      Saat ini, bangunan Galangan Kapal VOC tidak sekedar sebagai bangunan tua, karena dibawah pengelolaan swasta atau pribadi, bangunan dimanfaatkan sebagai restoran, cafe, dan galeri. Hal ini tentu sangat baik untuk menjadi kelestariannya.
      Selain itu, baru baru ini daerah sekitarnya yang dikenal dengan nama Pasar Ikan sedang ditata ulang sebagai upaya penggalakan oleh pemerintah Provinsi Jakarta sebagai daerah wisata bahari. Salah satunya termasuklah Galangan Kapal VOC ini yang menjadi salah satu objek wisata utamanya bersama dengan museum bahari yang berada di dekatnya.
      Museum bahari tersebut juga menjadi salah satu saksi bisu kejayaan Pelabuhan Sunda kelapa. Berbeda dengan Galangan Kapal, Museum Bahari dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta. Disana, pengunjung dapat melihat koleksi yang berkaitan dengan kemaritiman seperti perahu tradisional, miniatur kapal VOC, model mercusuar, jangkar, hingga koleksi biota laut.
       
      Berdiri Kokoh Memantau Jakarta, Menara Syahbandar Menjadi Matanya

      Bangunan Menara
      Berada tidak jauh dari Galangan Kapal VOC tepatnya di Jalan Pasar Ikan No. 1, terdapat sebuah menara yang awalnya difungsikan sebagai menara pemantau keluar masuknya kapal-kapal ke Batavia. Selain itu, disana juga menjadi kantor pajak untuk barang-barang yang dibongkar di Pelabuhan Sunda Kelapa. Fungsinya sebagai menara pandang berakhir tahun 1886 ketika Tanjung Priok dibuka.
      Dibangun tahun 1839, tinggi Menara Syahbandar ialah 12 meter dengan ukuran 4 x 8 meter. Uniknya, seiring waktu menara ini mulai condong atau miring laiknya menara miring Pisa di Italia. Hal ini diperkirakan karena lokasinya yang berada di tepi jalan raya padat sehingga beban getar yang dihasilkan mobil-mobil besar membuat sisi jalan menjadi turun. Selain itu, ketika kita berada di dalam menara maka akan merasakan goyangan ketika ada mobil besar yang melewati jalan, tak heran jika menara ini juga sering disebut ‘Menara Goyang’.
      Di bagian dalam menara, kalian akan melihat lempengan batu dengan tulisan Tiongkok yang jika diartika ialah Batas Titik. Ya, awalnya di menara inilah titik nol Batavia berada sebelum dipindahkan ke Monas.
      Di sekeliling menara dibangun tembok pertahanan kota saat itu. Di tembok itu juga tersandar dua meriam kuno. Di sisi lain terdapat bungker atau ruang bawah tanah dimana terdapat pintu besi yang konon kabarnya menjadi jalan masuk ke lorong bawah tanah yang menuju Masjid Istiqlal. Tapi sayangnya kabar tersebut masih simpang siur kebenarannya dan memang sekarang pintu besi tersebut sudah dikunci.
       
      Kampung Arab Namun Warganya Keturunan Tionghoa? Jakarta Memang Tak Biasa !

      Masjid Langgar Tinggi
      Bagi kalian pecinta wisata budaya tentu sudah tak asing dengan perkampungan dari etnis tertentu. Di berbagai kota besar biasanya memiliki beberapa kampung etnis seperti kampung etnis Tiongkok atau biasa dikenal Pecinan, kampung etnis India atau biasa disebut Little India, serta Kampung Arab. Tak terkecuali dengan di ibukota Jakarta dimana terdapat juga Kampung Arab yang berlokasi di Pekojan, kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
      Nama Pekojan kabarnya berasal dari kata Khoja, yaitu sebutan untuk penduduk Muslim berketurunan India. Pada masa kolonialisme Belanda lah, daerah ini lebih dikenal sebagai Kampung Arab dimana imigran dari Yaman Selatan diharuskan tinggal di sana terlebih dahulu sebelum pindah ke kota-kota lain.
      Yang menjadikan Pekojan saat ini sangat unik dan tak biasa ialah meskipun tetap dikenal sebagai Kampung Arab, justru saat ini warga di sana mayoritas keturunan Tionghoa yang berbaur dengan hanya sekitar 10% etnis Arabnya itu sendiri.
      Meskipun begitu, beberapa bangunan peninggalan Muslim India atau Arab masih bisa dijumpai sebagai bangunan bersejarah. Diantaranya ialah Masjid Al-Anshor yang dibangun tahun 1648 oleh Muslim India, Masjid Kampung Baru yang dibangun di abad ke 18, Masjid Langgar Tinggi yang dibangun abad-18 oleh Muslim Arab, Masjid An-Nawier yang sekarang menjadi Masjid terbesar di Pekojan, Masjid Zawiyah, serta Jembatan Kambing.
      Dalam sejarahnya juga di tahun 1901, di Pekojan ini  berdiri organisasi Pendidikan islam bernama Jamiatur Kheir. Dari sanalah hadir tokoh besar KH Ahmad Dahlan dan HOS Tjokroaminoto. Namun sayangnya, bangunan sekolah yang berada di jalan Pekojan Raya saat ini sudah tak ditemukan lagi.
       
      Museum di Tengah Kebun. Sudah Pernahkah Kamu Kesana?

      Salah satu sisi Museum
      Begitulah nama Museum yang berada di Jalan Kemang Timur 66 Jakarta Selatan ini, Museum di Tengah Kebun. Seperti namanya, bangunan museum memang berada di tengah kebun atau taman nan asri khas tropis. Lantas museum apakah ini? Apa yang menjadi koleksinya?
      Museum di Tengah Kebun ini merupakan museum yang mengkoleksi barang seni antik dari dalam dan luar negeri. Bukan dikelola pemerintah, namun milik swasta alias pribadi seorang tokoh periklanan modern Indonesia, Bapak Sjahril Dajlil. Beliau memang pecinta barang antik yang membuatnya berburu koleksi hingga ke berbagai negara.
      Dengan koleksi yang terbilang sangat lengkap, yaitu 4.000 koleksi dari 63 negara dan 26 Provinsi di Indonesia, Museum yang berada di lahan seluas 3.500 m2 ini sempat terpilih sebagai Museum Swasta Terbaik dalam Museum Awards 2013.
      Gerbang museum ini sudah sangat nyentrik terlihat. Gerbang kayu dengan sentuhan topeng yang dipajang menjadikan kesan seni sudah terasa dari sini. Setelah memasuki gerbang, pengunjung akan langsung disambut dengan lorong sepanjang 60 meter dimana sisi kanan dan kirinya ditanami tanaman hijau tropis yang membuatnya sangat adem. Lorong ini sering disebut sebagai lorong waktu karena memang nantinya kita akan diajak masuk ke suasana berbeda.
      Setelahnya, pengunjung lagi-lagi disuguhkan pemandangan taman luas yang bertema tropis. Di tengahnya terdapatlah bangunan utama dengan arsitektural tradisional jawa. Persis namanya, museum yang berada di tengah kebun.
      Dari depan bangunan museum, sudah dapat terlihat koleksi berupa patung Singa dari Dinasti Qing, pot bunga dari Jepang, Patung Pahat Asmat, dan lainnya. Koleksi lain benda-benda antiknya sendiri dibagi dalam 17 ruangan utama dengan tema-tema tertentu seperti ruang Buddha yang berisi berbagai patung Buddha dari berbagai negara, Ruang Lukisan Raja Wilhelm dari Jerman, Ruang Mari Jepang, Ruang Dinasti Ming, Ruang Singa Garuda, Ruang Dewi Sri, dan lain sebagainya. Selain itu beberapa benda juga tersebar acak di berbagai sudut termasuk di tamannya.
      Untuk menugunjungi Museum ini kalian tidak bisa asal waktu saja. Kalian harus melakukan reservasi terlebih dahulu ke nomor teleponnya 021-7196907 dimana minimal rombongan ialah 7 orang dan maksimal 15 orang. Kalian akan dikenakan uang jaminan Rp 200 ribu namun akan dikembalikan ketika kalian berkunjung. Hari dan jam kunjungannya sendiri hanya tersedia di Hari Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu di jam 09:00-12:00 serta 12:30-15:30 WIB.
    • Danau Paniai, Lambang Eksotisme Papua
      By citrariana
      Danau ini diakui keindahannya oleh 157 negara saat Konferensi Danau Se-Dunia pada 30 November 2007. Berlokasi di Kabupaten Paniai, Papua. Danau Paniai memiliki pemandangan yang sangat indah. Anda tidak akan kecewa bila mengunjungi tempat ini karena tempat ini masih alami dan terjaga kelestariannya.
      Danau dengan luas 14.500 hektare dan berada di ketinggian 7.500 meter di atas permukaan laut itu memiliki hawa sejuk dan dikelilingi oleh bebatuan dan pasir di tepiannya. Terdapat beberapa tebing tinggi di sekitaran danau yang membuat danau ini terlihat semakin eksotis.Danau ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Anda dapat menikmati birunya air danau dan suasana sekitar yang asri. Anda dapat menemukan beragam jenis ikan air tawar di danau ini. Sebut saja Ikan Mas, Ikan Nila, Belut, dan Ikan Pelangi yang merupakan biota khas Danau Paniai yang memiliki nilai jual tinggi.

      Setelah puas menikmati indahnya Danau Paniai dari pinggiran, Anda dapat menyewa perahu untuk mengantarkan Anda mengelilingi danau. Bagi Anda yang hobi memancing, Anda diperbolehkan memancing di tempat ini. Bila beruntung, Anda dapat menangkap Udang Selingkuh yaitu udang endemik Papua yang mulai langka.

      Jangan lewatkan melihat matahari terbenam dari tempat ini, karena Anda akan melihat pemandangan yang luar biasa indahnya. Anda dapat melihat indahnya siluet kapal nelayan yang muali menepi dan formasi burung yang terbang di udara.
      Tidak jauh dari Danau Paniai, Anda dapat berkunjung ke Danau Tigi tang berada di Kecamatan Tigi dan Danau Tage di Kecamatan Paniai Timur.
      Akomodasi :
      Anda dapat naik pesawat menuju Bandara Timika kemudian naik pesawat perintis menuju Bandar Udara Enarotali. Dari Kota Enarotali, Anda dapat naik bus  menuju Danau Paniai. Bila Anda berniat untuk bermalam, terdapat beberapa rumah penduduk yang dapat Anda sewa atau Anda dapat mendirikan tenda di sekitar danau. Selai itu juga terdapat beberapa warung makan.