Sign in to follow this  
Followers 0
costantes

Karupuak sanjai, makanan khas dari Sumatera Barat

2 posts in this topic

Salam Menuju Kesuksesan Bro dan Sist....

saat ini saya memperkenalkan makanan / cemilan khas dari padang dan sekitarnya ( Sumatera Barat ). di sumbar, kayknya gak ada yang gak kenal dengan kerupuk sanjai dan karak kaliang, makanan jenis kerupuk yang sangat nikmat dan khas rasanya

sanjai.jpg

nah , sekarang saya bersedia membatu mas bro dan sist yang berminat untuk memesan sanjai ini, .. saya jamin asli li li sumatera barat, padang panjang dan bukittinggi

oh iya ...harga per 1/2 kg nya cuman Rp.15rb+ongkos kirim

hubungi gw di 082388230003

read this article:

http://indotourists....njai-chips.html

http://indotourists....06/randang.html

costantes likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • FR: One day tour Kawasan Mandeh - Sumatera Barat
      By indah purnama sari
      Halo semua..
      Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman one day tour ke kawasan Mandeh 1 November kemarin.
      Kawasan mandeh.. Tempat ini akhir2 ini lumayan tersohor sebagai Raja Ampat nya Sumatera.
      Saya dan teman2 saya total sepuluh orang memutuskan untuk menggunakan jasa tour guide dgn biaya 300k/orang termasuk boat, tiket masuk pulau, foto underwater, asuransi, makan siang, dan snack.
      Tepat jam 7 pagi 2 orang tour guide sudah datang menjemput kami di hotel di Padang. Lalu kami langsung menuju dermaga TPI Carocok Tarusan, yg terletak sekitar 1,5 jam dari kota padang.
       

      Destinasi pertama yaitu Pulau Marak, sekitar 45 menit perjalanan dari dermaga menuju pulau ini. Pantainya sangat bersih waktu itu hanya boat kami yg bersandar disitu. Di pulau ini banyak spot2 foto yg keren, beberapa teman kami juga snorkling disini.







      Di pulau ini banyak sekali umang2, kalau kata tour guide nya itu tanda pantai ini masih sangat alami.

      Setelah makan siang di pulau Marak, kami melanjutkan perjalanan ke pulau Cubadak, tetapi karna pulau ini sudah di sewa warga asing, kami hanya boleh snorkling disekitar pulau tersebut.




      Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju pulau sironjong ketek untuk Cliff jumping setinggi 15m (bagi yg berani), berhubung saya tidak pandai berenang jadi cuman bisa nyemangatin teman2 yg mau bunuh diri lompat dari atas tebing.

      Setelah puas memacu adrenalin di pulau sironjong ketek, kami melanjutkan perjalanan menuju pulau setan. Kenapa dinamakan pulau setan? Padahal menurut tour guide nya disini tidak ada setan -_-. Di pulau setan ini kami mencoba berbagai arena water sport seperti banana boat, dan dua water sport lain yg saya tidak tau namanya, hahaha..



      Destinasi terakhir kami menuju air terjun sungai Muruh dengan menelusuri hutan mangrove. Disini kami harus trakking lagi sekitar 15 menit dari tempat boat kami di parkirkan.




      Sebenarnya masih ada satu destinasi wajib lagi disini yaitu Puncak Mandeh yg tersohor itu. Tetapi berhubung cuaca sedang berkabut jadi viewnya ga bagus sehingga kami memutuskan untuk tidak kesana.
       
    • Makanan Pendamping yang Rasanya Hampa Kalau Nggak Ada Ini
      By onesecond
      Makanan utama akan kurang enak kalau nggak ada makanan pendamping. Rasa lezat dan mengenyangkan di makanan utama akan semakin lezat dan nikmat tentunya dengan sajian pendamping berikut ini. Buat orang Indonesia, makan tanpa beberapa hidangan di bawah ini rasanya kurang bahkan hambar. Berikut ini beberapa hidangan pendamping yang orang Indonesia nggak bisa lepasn. Apa kamu juga begitu?
      1. Sambal
      Di nomor wahid tentunya ada sambal. Tahu nggak kalian jika sambal ini masuk ke dalam salah satu makanan Indonesia yang wajib banget dan tercatat sebagai Indonesian Food you can't live without di salah satu artikel edisi 2015 CNN dunia. Itu berarti, orang Indonesia emang nggak bisa banget lepas dari sambal. 

      Sambal sendiri merupakan saus yang bahan utamanya adalah cabai. Sambal di Indonesia punya begitu banyak macamnya hingga kamu sendiri mungkin belum pernah coba semua sambal. Dalam setiap wilayah saja bisa punya lebih dari satu jenis sambal khas. Tinggal dihitung saja, berapa wilayah yang tersebar di Indonesia, dari yang besar sampai yang kecil. Beeuuh banyak banget kan.
      Beberapa jenis sambal khas Indonesia yang terkenal adalah sambal terasi, sambal balado, sambal hijau padang, sambal gandaria, dan lain sebagainya. Banyak banget. Ada restoran yang menyediakan aneka sambal yang juga dikreasikan denga buah-buahan, seperti sambal mangga, sambal nanas, dan lainnya, tentunya tetap disajikan dengan nasi. Saking kayanya Indonesia dengan sambal, rasanya Indonesia bisa jadi surganya orang-orang pecinta pedas.
      Usut punya usut, kenapa masyarakat Indonesia suka sambal karena iklim yang tropis di Indonesia menjadikan makanan yang disajikan rata-rata adalah makanan adem. Karena itu, untuk menciptakan rasa panasnya, akan sangat nikmat jika didampingi dengan sambal ini. Eits, tapi pernah ada chef luar negeri yang kurang suka sama kebiasaan Orang Indonesia yang kebanyakan makan sambal. Menurutnya, cita rasa original dari masakan atau kreasi tangan para chef jadi hilang karena apa-apa dimakan dengan sambal. Semua rasa jadi rasa pedas, deh.

      2. Kerupuk
       

      Nggak kalah populer dari sambal adalah kerupuk. Yap, makanan pendamping ini enak dimakan dengan apa aja. Kayaknya orang Indonesia juga jadi aja makan nasi pakai sambal dan kerupuk doang. 
      Seperti sambal, kerupuk di Indonesia juga punya banyak macamnya. Mulai dari kerupuk putih, kerupuk pangsit, kerupuk gendar, kerupuk kulit, kerupuk kemplang, dan lain sebagainya. Bisa dimakan langsung sebagai cemilan, bisa juga sebagai makanan pendamping. Kerupuk daerah juga sering dijadikan sebagai oleh-oleh. 
      Kriuk-kriuk kerupuk ini emang bikin suasana makan yang murah jadi meriah banget. Kerupuk bisa jadi pendamping makanan kering kayak nasi sama lauk-pauknya aja atau makanan berkuah kayak bakso, sayur, dan lainnya. Pokoknya, semua orang suka kerupuk, bahkan anak kecil. Nggak heran kalau banyak keluarga di Indonesia punya stok satu kaleng kerupuk bahkan lebih di rumah mereka hehehe. 
      3. Lalapan
      Yang ketiga adalah lalapan. Nggak semua orang suka lalapan, tapi cukup banyak orang Indonesia yang suka lalapan, terutama orang sunda. Lalapan ini sayur atau daun mentah atau hanya direbus saja yang dihidangkan sebagai makanan pendamping nasi, dengan sambal tentunya. Kalau orang sunda sih, makan lalapan katanya bikin awet muda, aheeey.

      Biasanya, lalapan bisa berupa daun pohpohan, daun kemangi, daun selada, dan lain sebagainya. Bisa juga ketimun, kol, labuh, juga petai alias pete. Makan lalapan ini enak banget kalau ada sambal dan sayur kayak sayur asem. Sajian pecel ayam dan pecel lele juga biasanya pakai lalapan.
      4. Kecap
      Meski nggak semua orang juga, banyak orang Indonesia yang suka banget nambahin kecap di makanannya. Entah itu karena kurang manis atau memang pengen tambah rasa kecap aja, kecap ini juga selalu ada di setiap rumah. Saking terbiasanya orang Indonesia dengan kecap, sampai suka ada istilah makan nasi pakai kecap doang jadi, buat orang-orang yang sedang ngirit banget
      5. Gorengan
      Kalau yang ini biasanya kalau makan di warteg gitu. Gorengan, meski sudah ada lauk pauk, tetep aja masuk daftar. Nggak semua gorengan, tapi paling tempe kering, tempe mendoan, tahu yang bisa buat pendamping nasi.
      Itu tadi sajian pendamping nasi yang rasanya kurang pas kalau nggak ada di menu makanan orang Indonesia. :)
    • One Day Trip Sumatera Barat, 7 Desember 2015
      By backpangineer
      Ada orang bijak yang mengatakan bahwa “barangsiapa yang tak mampu bangun lebih awal maka dia tidak akan melihat indahnya matahari terbit” yang bagi saya apabila dianalogikan tidak hanya indahnya matahari terbit saja yang dilihat namun keindahan – keindahan lainnya. Dengan bangun lebih awal kita pada saat trip kita bisa mengunjungi tempat – tempat indah lebih banyak daripada orang yang mulainya agak siangan.
       
       
       
      Sebagai contoh adalah One Day Trip keliling Sumatera Barat yang keluarga saya lakukan pada 7 Desember 2015 yang lalu. Trip kami mulai sepagi mungkin guna mendapatkan tempat yang diinginkan untuk disinggahi. Untuk mobilnya kami sewa, di Kota Padang banyak ko yang menyediakan jasa sewa mobil harian.
       
       
       
      Jam 05.30 kami sudah berangkat menuju Bukittinggi namun pada saat melintasi Jalan Padang Bukittinggi kami singgah dulu di Air Terjun Lembah Anai yang berada persis di pinggir jalan. Setelah puas foto – foto kami lanjut lagi dan sampailah kami di Kota Bukittinggi dimana hujan gerimis menyambut kedatangan kami.
       
       
       

       

       

       

       
       
       
      Kami segera menuju Taman Panorama Bukittinggi dan berteduh di salah satu pondok yang ada di dalam taman ini sembari menunggu gerimis reda. Saat gerimis sudah tiada kami segera ke tempat yang jadi favorit berfoto dimana kita bisa memandangi Ngarai Sianok dan Gunung Singgalang jika cuaca sedang cerah.
       

       
       
       

       

       
       
       
      Kami pun melanjutkan perjalanan menuju Lobang Jepang, kalo mau masuk terserah mau pakai pandu atau gag perlu, kalo pake pandu siapin ajar Rp 70 ribu sebagai uang jasanya, nanti si pemandu akan menceritakan mengenai sejarah yang terkait dengan Lobang Jepang ini. Setelah menyelesuri Lubang Jepang ini kami keluar di pintu yang berada di Jalan Ngarai Sianok. Sopir kami dengan siap menjemput kami.
       
       
       

       

       

       
       
       
       
       
      Ke Bukittinggi belum puas kalau belum berfoto di landmark-nya yaitu Jam Gadang, setelah itu berjalan lagi ke Pasar Ateh buat beli oleh – oleh kerupuk jangek khas Bukittinggi yang gurih dan sedap itu, nyobain sate Padang khas Bukittinggi yang agak beda dengan sate padang pada umumnya yaitu pada daging satenya dibaluri dengan kelapa parut. Untuk minumnya saya memesan Ampiang Dadiah yaitu fermentasi dari susu kerbau yang dicampur dengan ampiang (ketan tumbuk) dan diberi gula saka cair, nikmat jika disajikan dingin. Sedangkan yang lainnya lebih milih es tebak.
       
       
       

       

       

       
       
       

       
       
       
      Dari Bukittinggi kami lanjut lagi ke Puncak Lawang yang berada di Kabupaten Agam. Disana kami menikmati rimbunnya hutan pinus yang tumbuh subur dan tentunya panorama Danau Maninjau dari ketinggian sekitar 1200an mdpl. Disini juga tersedia aneka permainan outbond yang cocok bagi anak – anak.
       
       
       

       

       

       

       
       
       
      Dari Puncak Lawang kami kembali menuju Kota Padang melalui Lubuk Basung yang artinya kami melewati kelok 44, tepat di kelok 27 (kalo gag salah) kami singgah di sebuah rumah makan untuk santab sore. Lauknya nikmat banget apalagi makannya dengan panorama Danau Maninjau.
       
       
       
      Habis makan lanjut lagi, setelah 44 kelok selesai dilalui kami singgah dulu di Masjid Raya Bayur untuk shalat ashar. Masjid ini keren banget lho, bentuknya menyerupai pagoda dengan cat hijaunya yang mencolok.
       
       
       

       

       
       
       
      Lanjut lagi ke Kota Padang tapi singgah lagi untuk maghrib di wilayah Tiku yang masih berada di Kabupaten Agam. Kami sampai di Kota Padang pada jam 8 malam, rasanya puas banget seharian bisa keliling Sumatera Barat bersama keluarga.
       
       
       
      Untuk biaya yang dihabiskan itu diantaranya
       
      Sewa mobil = Rp 650 ribu
       
      Tiket Taman Panorama Bukittinggi = Rp 5 ribu/orang
       
      Jasa Guide Lobang Jepang = Rp 70 ribu
       
      Uang masuk Puncak Lawang = Rp 5 ribu/orang
       
      Diluar makan, soalnya saya gag suka kalo makan aja perhitungan, hehehe..
       
    • Itinerary Wisata Sumatera Barat 3 Hari 2 Malam - Field Report Gathering Nasional Viii
      By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Seperti yang kalian tahu tiap 3 - 4 bulan sekali Komunitas Jalan2 Indonesia dari Forum Jalan2 ini mengadakan Gathering Nasional, dimana kita mengumpulkan member dari seluruh Indonesia untuk Jalan2 Bareng mengunjungi suatu daerah dan destinasi yang ada.
       
      Nah kali ini tanggal 31 Mei - 2 Juni 2015 Gathering Nasional ke 8 dilaksanakan kembali dengan hasil Voting destinasi Sumatera Barat yang terpilih kita kunjungi. Dan @vitriya saputra dari Regional Padang dengan Sukarela mau menjadi Panitia acara ini, terima kasih banyak vit
       
      Btw peserta nya lebih banyak cewek loh, cowok nya total hanya 7 orang hahaha
       
      Berikut Cerita Perjalanannya 
       
      31 Mei 2015
      Peserta yang terkumpul total 31 orang dan ada yang udah tiba dari tanggal 30 Mei 2015 yaitu :
      @Jalan2 (Singaparna) @deffa (Di Hatimu) @kyosash (Jakarta)  @Atana Sarah Dinda Nadhirah (Bogor)  @Hasdevi (Bogor)  @eka wibisono 1 (Jakarta)   FB Luxia Kwan (Jakarta)   FB Netty Neh (Jakarta)   FB Lenny Zein (Aceh Singkil)  FB Azra zahrah nadhirah ikhwani  @dediku (Lampung)  FB Agnisaa Dwi Handayani (Jakarta)  FB Siti Rukoyah 1 (Jakarta)  FB Siti Rukoyah 2 (Jakarta)  FB Siti Suwarni (Bandung)  FB Iva Sativa (Bandung)  FB Edhis Subhana 1 (Jakarta)  FB Edhis Subhana 2 (Jakarta)  FB Edhis Subhana 3 (Jakarta)  FB Tri Noviarty (Pontianak)  FB Sarah Eyiee (Batam)  FB Agustin Darmayanti (Palembang)  FB Agustina Soleh (Palembang)  FB Eknia Nttu Nunk (Jakarta)  FB Triwahyuni Trisnaningsih (Jakarta)  @Sari Suwito (Jakarta)  FB Junita Sitompul (Bandung)  @mone (Jakarta)  @vitriya saputra (Padang)  FB Bayu Kelana (Palembang)  FB Anggun Setianingrum (Palembang)   
      Untuk Rute tanggal 31 Mei 2015 ini adalah :
        08.00            : Meeting Point Di Bandara Padang  08.30            : Menuju Bukittinggi 09.30            : Tiba di Lembah Anai (Foto2) 10.30            : Perjalanan menuju Bukittinggi (Melewati Serambi Mekkah Padang Panjang) 11.30            : Tiba di Koto Gadang (Ishoma) 12.30            : Menuju Lubang Jepang, Great Wall Koto, Janjang Seribu, Ngarai Sianok, Taruko. 18.30            : Wisata Kuliner di Sekitar Jam Gadang 22.00            : Menuju Penginapan Hello Guesthouse Bukittinggi   BANDARA MINANGKABAU Meeting Point pukul 08.00 WIB di Bandara Minangkabau International Airport, jadi yangs udah tiba di Padang 30 mei, harus kembali lagi ke Bandara ini, karena bandara ini searah dengan rute ke Bukittinggi. Btw yang menginap di Sofyan Inn Rangkayo Basa Hotel, ada kejadian unik, pagi-pagi air nya gak nyala dan sebagian gak mandi cc @Jalan2 @kyosash @dediku   Tiba di bandara Minangkabau meeting point ternyata semua nya tepat waktu loh, dan sudah terkumpul 30 orang yang harus nya 31 orang karena @mone harus mengantar orang tua nya ke daerah Dharmasraya sekitar 6 jam dari Bandara, dan janjian ketemu di Bukittinggi saja. Bus menggunakan Bus Pariwisata 35 seater.   Yuhu perjalanan pun di mulai dengan destinasi awal ke Air Terjun Lembah Anai, perjalanan sekitar 1 jam lebih, dan disini masih pada malu-malu karena masih belum berkenalan, kecuali rombongan laki-laki di bagian belakang Bus yang di kompori oleh Upin @dediku hahaha   AIR TERJUN LEMBAH ANAI Sekitar pukul 09.30 WIB kita tiba di Lembah Anai dan memang Air Terjun ini berada tepat di sisi jalan lintas Padang - Bukittinggi jadi kita tidak akan terlewatkan. Harga tiket masuk perorang Rp. 3.000 perorang untuk weekend, di mulai lah mencar untuk cari spot-spot terbaik, ada yang di sisi kiri-kanan malahan ada yang dekat dengan kolam nya biar oke   Tidak lama disini mungkin sekitar 1 jam, lalu kita memulai perjalanan lagi yang cukup jauh sekitar 2 jam untuk ke destinasi berikutnya yaitu Koto Gadang.   Seperti biasa kalau perjalanan jauh pasti semua nya tertidur kecuali rombongan belakang bus yang masih semangat karaokean lagu Ria Amelia - Ayam Den Lapeh vokal @dediku featuring @kyosash hahah   KOTO GADANG Tiba di Koto Gadang sekitar pukul 11.30 WIB, dan kita langsung sedikit takjub dengan pemandangan yang di berikan di kiri kanan banyak nuansa Hijau dari Sawah dan Padi, dan juga Rumah Adat Koto Gadang ini memberikan kita spot yang bagus untuk Poto-Poto. Oh iya kita disini sekalian makan siang dengan Nasi Box yang sudah di pesan dan juga Sholat di Mesjid nya   Setelah selesai istirahat dan makan kita lanjutkan perjalanan ke Great Wall Koto Gadang yang sebenarnya tidak jauh dari tempat kita istirahat sekitar 1 km, namun demi menghemat waktu kita sewa Angkot saja dari sini, karena bus tidak bisa naik jalan nya kecil. Karena angkot cuma 1 jadi kita gantian naik sampai 3 kali bolak balik. Oh ya sambil nunggu angkot nya kita nyobain Ice Cream Cone keliling yang enak dan murah loh cuma Rp. 3.000   Oh ya karena saya dan beberapa peserta lain memutuskan untuk jalan aja sambil nunggu angkot datang lagi, kami melewati perumahan penduduk yang cukup unik bangunan nya   GREAT WALL KOTO GADANG Tidak lama kita pun tiba di Great Wall Koto Gadang (Janjang Koto Gadang) alias Tembok Besar Cina nya Bukittinggi (Sumatera Barat), tiket masuk nya Gratis hanya Sumbangan se ikhlasnya saja. Ya jika dilihat sepintas mirip lah dan juga ada semacam View Area yang menyerupai Benteng, nah disana lah yang saya rasa mirip Tembok Besar Cina nya, dan merupakan Spot Foto yang bagus, btw hati-hati ada monyet disini heheh   NGARAI SIANOK Oh iya rute Great Wall Koto Gadang ini nyambung sampai ke Ngarai Sianok dan Lobang Jepang jadi banyak spot foto bagus selama perjalanan ini yang sayang jika di lewatkan. Dan juga kita melewati Ngarai Sianok dari jembatan veiwnya bagus loh.   LOBANG JEPANG Setelah berjalan yang lumayan cukup jauh akhirnya tiba di depan Lobang Jepang dan ternyata Bus kita parkir disini, ya kita masuk lah ke dalam gua ini, dengan membayar tiket perorang Rp. 8.000 Weekend dan juga membayar jasa guide setelah negosiasi dapat lah harga Rp. 150.000.   Dari penjelasan Guide, Lobang Jepang ini dulu nya merupakan tempat persembunyian nya Tentara Jepang selama Perang Dunia II, dimana disini juga di gunakan untuk para tentara Jepang menculik warga yang tidak sengaja lewat daerah ini, karena dulu nya disini adalah pegunungan. Disini terdapat banyak ruangan seperti Penjara, Dapur, dll.    JANJANG SARIBU Beres dari Lobang Jepang, kita kembali naik bus dan rute selanjut nya kita ke Ngarai Sianok dan Janjang Saribu, namun sayang ketika di perjalanan ke Ngarai Sianok, busa tidak bisa masuk karena jalan nya yang kecil. Kami terpaksa turun dan jalan melalui arah dari Janjang Saribu ke Ngarai Sianok, tapi entah kenapa kita malah tertarik menaiki Janjang Saribu ini, mungkin karena tadi udah dapat poto dari atas Ngarai Sianok heheh. Oh iya tiket masuk Janjang Saribu Rp. 2.000 perorang   Oh iya Janjang Saribu ini berupa tangga yang katanya jika di hitung terdapat 1000 anak tangga dan di Puncak nya terdapat semacam area Panorama untuk melihat dari puncak    Walaupun saya gak ikut naik tapi bisa di lihat dari poto diatas kan heheh   Beres dari Janjang Saribu ini kita menuju ke destinasi berikut nya yaitu Taruko   Sebenarnya perjalanan cukup pendek dari Janjang Saribu hanya sekitar 10 menitan, namun karena lagi-lagi jalan yang kecil, bus tidak bisa lewat, jadi kita haru jalan kaki sejauh 1,5 km untuk menuju ke Taruko ini. Dan melalu jalan yang masih kurang bagus pula. Namun sepanjang perjalanan ini kita di suguhi pemandangan alam yang Ciamik dah   TARUKO CAFE Setelah jalan kaki selama sekitar 20 menitan tiba lah kita di Taruko Cafe, yup taruko ini berupa Cafe & Restoran yang menjual berbagai jenis makanan dan juga yang pasti pemandangan alam jadi Point utama mereka. Dari segi makanan rasa nya biasa saja dan harga nya juga standar harga Jakarta. Tapi dari segi pemandangan nya Priceless deh   Continue
    • Gathering Nasional Viii Sumatera Barat 31 Mei - 2 Juni 2015
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!   Sekarang sudah masuk waktu nya Pendaftaran Gathering Nasional VIII Komunitas Jalan2 Indonesia,  destinasi kali ini ke Sumatera Barat : Padang - Bukittinggi - Payakumbuh - Batusangkar Tanggal 31 mei - 2 juni 2015 yaitu ketika long weekend ya.   CLOSED FULL 33 PESERTA   Untuk biaya seperti biasa  SHARE COST perorang Rp. 450.000 DP Rp. 250.000   Meeting Point di Bandara Padang Minangkabau International Airport   Transfer ke BCA Deffa Utama 7750548550 atau Mandiri Deffa Utama 1300012688423  Konfirmasi WA / SMS ke 08112239637   Penutupan Pendaftaran DP 1 Mei 2015 terbatas untuk 30 orang saja Pelunasan 25 Mei 2015 (Setelah di hitung kembali jumlah peserta)   Perhitungannya :  Sewa Bus 35 Seat perhari Rp. 1.800.000 x 3 hari = Rp. 5.400.000 Penginapan Hello Guesthouse Bukittinggi per orang Rp. 75.000 x 30 orang x 2 malam = Rp. 4.500.000 Tiket Wisata + Tips Supir Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000 Bikin Kaos Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000 Total Cost Rp. 13.500.000 : 30 orang = Rp. 450.000 Note : Jika peserta kurang dari 30 akan dilakukan perhitungan ulang untuk Share Cost nya, maka dari itu di wajibkan DP terlebih dahulu sebesar Rp. 250.000 Berapapun pesertanya acara tetap berjalan Yang menggunakan pesawat dan pulang tanggal 2 juni di sarankan ambil penerbangan yang pukul 21.00 WIB ke atas   Review Hello Guesthouse bisa di lihat di TRIPADVISOR   Include :  Bus Selama Tur 3 Hari  Penginapan 2 Malam di Bukittinggi  Sarapan Pagi di Penginapan  Tiket Wisata  Tips Supir Bus  Kaos Jalan2.com   Exclude : Transportasi Ke Meeting Point Bandara Padang (Tiket Pesawat, dll) Makan Siang dan Malam Kebutuhan Pribadi  Itinerary Gathering Sumatera Barat :   31 Mei 2015 08.00            : Meeting Point Di Bandara Padang  08.30            : Menuju Bukittinggi 09.30            : Tiba di Lembah Anai (Foto2) 10.30            : Perjalanan menuju Bukittinggi (Melewati Serambi Mekkah Padang Panjang) 11.30            : Tiba di Bukittinggi Ishoma 13.00            : Menuju Lubang Jepang, Great Wall Koto, Janjang Seribu, Ngarai Sianok, Taruko. 18.30            : Wisata Kuliner di Sekitar Jam Gadang 22.00            : Menuju Penginapan Hello Guesthouse Bukittinggi   01 Juni 2015 07.00             : Sarapan di Penginapan 08.00             : Berangkat Menuju Payakumbuh 10.00             : Lembah Harau 12.00             : Ishoma di sekitar Lembah Harau 13.00             : Tiba di Payakumbuh menuju Kelok 9 14.00             : Ke Puncak Lawang Danau Maninjau 17.00             : Menuju Bukittinggi 18.00             : Kembali ke Penginapan 19.00             : Acara Bebas   02 Juni 2015 06.00             : Sarapan di Penginapan 07.00             : Benteng Fort De Kock + Kebun Binatang 08.00             : Mengunjungi Rumah Kelahiran Bung Hatta 09.00             : Perjalanan ke Danau Singkarak (Sembari ISHOMA) 13.30             : Ke Jembatan Siti Nurbaya, Kampung Cina Pondok 18.00             : Menuju Bandara Padang   Note :
      Itinerary sewaktu-waktu bisa berubah tergantung kondisi di lapangan Tiket Masuk Museum Bung Hatta Bayar Masing-Masing     DAFTAR PESERTA : @Jalan2 (Singaparna) LUNAS @deffa (Di Hatimu) LUNAS @kyosash (Jakarta) LUNAS @Atana Sarah Dinda Nadhirah (Bogor) LUNAS @Hasdevi (Bogor) LUNAS @eka wibisono 1 (Jakarta)  LUNAS @eka wibisono 2 (Jakarta)  LUNAS @eka wibisono 3 (Jakarta)  LUNAS FB Lenny Zein (Aceh Singkil) LUNAS FB Azra zahrah nadhirah ikhwani LUNAS @dediku (Lampung) LUNAS FB Agnisaa Dwi Handayani (Jakarta) LUNAS FB Siti Rukoyah 1 (Jakarta) LUNAS FB Siti Rukoyah 2 (Jakarta) LUNAS FB Siti Suwarni (Bandung) LUNAS FB Iva Sativa (Bandung) LUNAS FB Edhis Subhana 1 (Jakarta) LUNAS FB Edhis Subhana 2 (Jakarta) LUNAS FB Edhis Subhana 3 (Jakarta) LUNAS FB Tri Noviarty (Pontianak) 1 LUNAS FB Sarah Eyiee (Batam) LUNAS FB Agustin Darmayanti (Palembang) LUNAS FB Agustina Soleh (Palembang) LUNAS FB Eknia Nttu Nunk (Jakarta) LUNAS FB Triwahyuni Trisnaningsih (Jakarta) LUNAS @Sari Suwito (Jakarta) LUNAS FB Junita Sitompul (Bandung) LUNAS @mone (Jakarta) LUNAS @vitriya saputra (Padang)  FB Bayu Kelana 1 (Palembang) LUNAS FB Bayu Kelana 2 (Palembang) LUNAS
    • Manfaat Petai
      By kimonoku
      Mumpung jam makan siang, possting tentang makanan sehari-hari yua..
      Petai, pete, peteh atau dengan nama apapun kamu menyebutnya, makanan yang satu ini punya banyak fans lhoo.. Walaupun sebagian orang mengatakan bahwa petai adalah makanan kampung, petai tetap disukai, apalagi dimakan dengan nasi hangat dan sambal terasi.

      Tetapi ada juga orang yang membenci petai karena baunya yang menyengat atau mungkin rasanya. Namun sebagian orang menyukai aroma itu sebagai kekhasan tersendiri. Dilansir oleh healthbenefitstimes.com. petai punya banyak manfaat untuk kesehatan.


      1. Mengatasi Depresi
      Petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang dapat menghasilkan hormon bahagia dan membuat tubuh lebih santai. Jadi jangan heran jika setelah makan petai, merasa lebih gembira.





      2. Mengurangi Masalah PMS (premenstrual syndrome)
      Daripada minum pil-pil buatan pabrik, mungkin bisa menikmati lalapan petai. Dalam petai mengandung vitamin B6 yang dapat mengatur kadar gula darah.





      3.Menjaga Tekanan Darah
      Petai sangat kaya dengan kalium namun rendah garam, sehingga dapat menjaga tekanan darah dalam kondisi sehat.





      4. Meningkatkan Konsentrasi
      Sering lola?? makan petai bole nih buat yang lola. Petai mengandung vitamin A sekitar 200 IU per 100 mg. Vitamin A adalah bahan yang baik untuk menjaga kesehatan kornea mata dan juga baik untuk menjaga kesehatan otak.





      5. Mengatasi Sembelit
      Petai mengandung banyak serat. Saat perut kekenyangan, petai dapat membantu menghilangkan rasa nyeri akibat kekenyangan.





      Dan saya bukan pete Lovers..
    • Aneka Sarapan Di Bukittinggi
      By kimonoku
      This is my first topic..
      Mumpung bos2 dah pada kabur, lets start with proxy.. maap Pak E
       
      Bukittinggi terkenal sebagai surganya masakan Minang, pedas dan gurih. Porsi menyerupai porsi makan siang dan sebagian besar berbahan baku santan serta sayuran, tidak menjadikan kita sadar akan arti penting kesehatan.     
      Konon, inilah dasar didirikannya Rumah Sakit Stroke satu-satunya di Indonesia, yang berlokasi di kota Bukitinggi.
       
      Sesuai dengan judul, berikut ini beberapa sarapan yang umum di Bukitinggi:
      Ketan goreng pisang Bagi penduduk Kota Jakarta mungkin tidak asing dengan Ketsu alias Ketan Susu. Ketsu  ini terdiri dari ketan yang disirami susu di temani gorengan dan teh poci di Kemayoran. Namun di Bukittinggi, ketan dijadikan sebagai sarapan yang ditaburi perutan kelapa ditemani ‘goreng’ (pisang goreng). Ada 2 jenis ketan yaitu ketan putih dan ketan merah. Makan durian juga pakai ketan lhoo…

      Katupek (Lontong sayur) Lontong ini pun beraneka ragam yang terdiri dari dua pilihan kuah, yaitu; kuah kacang (sambel kacang) dan kuah santan. Diantaranya adalah:
      -Lontong kuah kacang dilengkapi daun singkong & mie kuning
      -lontong kuah santan/kuah kuning dilengkapai dengan rebung, nangka, bihun
      -lontong kuah kuning juga dilengkapi nangka, sayur talas dan sayur pakis
      Masing-masing ditaburi kerupuk merah dan bawang goreng
       
                              
      Mie tahu/mie rebus Seperti mie rebus pada umumnya, mie berkuah santan atau kacang yang berisi mie kuning, ketimun, tahu goring, telor ceplok serta selada dan dilengkapi juga dengan kerupuk merah. (sekilas mirip gado-gado)
       

       
      Nasi Goreng Naaah.. ini pasti semua tau. Tapi di Bukittinggi, nasi goreng dimasak tidak menggunakan kecap namun cabe giling. So, warna nasi gorengnya merah yua..    Disajikan dengan pelengkap telur dadar, ketimun serta irisan daun selada. Dan pastinya tidak lupa kerupuk meraaaah..
                       
      Teh telor Minuman ini merupakan campuran teh panas, gula dan dan kuning telor ayam/bebek.  Bisa ditambah madu atau perasan jeruk nipis sebagai penghilang amis. Diminum tiap pagi agar badan selalu fit. :rate