1 post in this topic

Esok adalah misteri,

Hanya harapan yang akan tetap hidup menerangi gelapnya misteri.

Jangan berhenti berharap meskipun tahun telah berganti,

Kkarena itulah yang tetap membuat kita tetap tersenyum.

Keluarga besar Overseas Zone mengucapkan selamat tahun baru 2013, semoga di tahun yang baru ini kita mendapatkan rezeki baru, kesuksesan yang tertunda di 2012 akan cepat terwujud di 2013, makin sukses dalam berkarir dan berkarya. amien.. :)

Happynewyear2_1356686719_zpsea894bcc.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Santi Fitrianingsih
      Belanja oleh oleh yuk di Auckland…..Nah ini penting …..
       
      Hai….just share mungkin bisa berguna…..hmm…. untuk oleh-oleh, di Auckland pusat kota, saya agak jarang temukan, (atau saya yang kurang eksplor yah, abis waktu mepet), ada 2 tempat yang saya temukan, dekat dengan hotel sky tower, di Victoria street ke arah pertokoan/menuju supermarket countdown Auckland Metro ada 1 toko souvenir, lalu ke arah pelabuhan tadi di dekat  Ferry Building (saya lupa di Queen street atau Albert street) ada 1 lagi nah yang ini agak besar. (harusanya di mall juga ada yah di pertokoan pinggir2nya, tapi saya ngga liat) 

      Jujur menurut saya untuk oleh2 seperti gantungan kunci, tas dll harga agak mahal karena di NZ semua barang begini import, made in china (kata yang jualnya), sedangkan yang murah adalah hasil bumi. Jadi selama di NZ nikmatilah makanan, daging, snack kacang kiloan macadamia, almond, sayur dan buah-buahan tentunya seperti apel, anggur, cherry, apricot dll apalagi kl musim, 3 dollar sekilo , dan daging. (walaupun masih lebih murah Thailand ya JJJ)
      Ada yang sering makan steak, nah new zealand meat kan ueeenaaaak tuh dan kalau di Indonesia  mahal, jadi saran saya sempatkan untuk memborong daging untuk dibawa ke Indonesia, karena murah, JJJ pergilah ke countdown supermarket, ngga usah ke pasar tradisionalnya, pilih daging, dari potongan steak, sosis, maupun daging slice yang buat roti (smoke ham), mau sapi, ayam,domba sapi maupun yang lain. Mintalah petugas disana untuk double wrap packingan dagingnya. Lalu belilah tas belanja countdown seharga 2-4 dollar, dalamnya ada aluminium foil, sesampai di hotel masukan ke freezer 1 malam, dan besoknya siap dibawa. Untuk kali ini saya beli 4 kilo daging masuk bagasi dan aman, lolos sampai Indo dengan mulus. Daging NZ yang saya beli sapi, segala bentuk, daging steak saya beli ngga sampai 15 dollar perkilonya tapi begitu dimasak berasa makan wagyu…..hahaha, enaaaaakk, teksturnya beda kali yeee (sapi luar negri J), smoke hamnya juga beda ga wangi asap n kenyal, enak banget, bisa langsung makan (nah kl mau irit makanan atau bingung makan pagi, bisa beli roti slice sama ham (buat makan pagi atau buat teman instant noodle)) , belum sosisnya, smoke ham n chicken…..semua di jamin aman. Pesta daging deh hihihihi….. Tips : untuk masak steak, bumbunya hanya garam dan merica, lalu tumis pake minyak zaitun, beri sedikit butter dan 1 tangkai rosemary, 4 menit setiap sisi daging dan steak medium rare pun di depan mata……berasa makan steak hotel….hahahah. lalu rasakan juicy dagingnya. Yuuuummm…
       
       
       
      Hmmm ada satu brand NZ namanya wild kiwi, saya sih suka, toko souvenir kaos buatannya rapih, ada pernak perniknya juga, boleh nih, buat koleksi pribadi or mu ngasih orang, agak mahal dikit, untuk di Auckland saya ngga ketemu, harusnya ada menurut google map, saya dapat hoodie wild kiwi waktu di Waitomo cave, ada juga di bandara (harganya sama).
      Alternatif blanja oleh-oleh, selain ke toko souvenir, dan borong daging, pergilah ke hypermart, kl di Auckland ada The Warehouse, nah biasanya mereka banyak promo, sesuai namanya di sini mau cari apa ajah ada, kalo beruntung bisa dapat barang dengan harga setengah harga di Indonesia, kemarin pas kesana mainan anak artikel tertentu lagi potongan harga 60%, only for 2 days, jadi saya hunting deh, 5 pieces anting seharga 3.5 dollar (cucok buat ngasih laaah), perlengkapan dapur lucu lucu mulai dari 2 dollar. Baju anak dewasa, kaos kaki, piyama lucu2,  stationery, coklatpun banyak promo….Nah ibu-ibu yang mau blanja monggo, jd ngga melulu harus ke toko souvenir buat oleh2, hehehehe. Tapi kalau  yang ini ngga ada tulisan New Zealand nya yah….JJ
      Oh iyah, sewaktu saya jalan sempat melihat penginapan untuk backpacker, ada Nomads Auckland Backpackers Hostel, Queen Street Backpakers, Surf n Snow Backpakers. Untuk referensinya saya ngga tau, bisa check di agoda atau booking.com. Untuk makanan kalau mau murah, biasanya ada beberapa kios di daerah pertokoan ato di supermarket kalau sudah siang ato sore makanan di diskon (sepertinya di semua negara juga sebagian besar ada diskon kalo sudah sore ato malem).
      hmmm, apa lagi yah, saya hanya sempat eksplor Auckland sedikit, semoga tulisaan ini bermanfaat.
      Next time ada berkat bisa kesana lagi, agak lama dan pengen keliling NZ pake campervan, doain yaaah, abis seru baca-baca yang pake campervan, no wonder mereka masak di campervan, abis murah daging dan sayuran, laper makan buah juga murah. J
      Terimakasih sudah membaca.
      Fell free to ask
      Mpit.
       
       
    • By Tarmizi Arl
      Siapa yang tak kenal film fenomenal karya Peter Jackson, The Hobbit Trilogy. Sekalipun kamu tidak suka dengan film ini, tapi setidaknya kamu tahu adanya film ini dan keunikannya. Ya, dunia kecil atau kurcaci paling melekat dari film adaptasi novel karya JRR Tolkien ini.

      Sukses The Hobbit tidak hanya berhasil memikat dari alur cerita, tetapi juga dari setting lokasinya. Penonton seolah diajak masuk ke dunia imajinasi yang menarik mata, dan pada akhirnya lokasi pembuatan film ini juga menjadi buruan orang selepas kesuksesan filmnya. Tidak hanya di lokasi asli, bahkan di Bandung saja ada tiruan rumah-rumah The Hobbit ini.

      Nama New Zealand memang semakin tenar saja setelah Trilogy The Hobbit rilis termasuk juga karena sekuel sebelumnya The Lord of The Rings. Lokasi setting film ini justru tidak mati setelah shooting selesai, kekuatan atmosfer dunia tengah (middle-earth) -sebutan untuk dunia tempat The Hobbit ini berada- yang disajikan New Zealand memang bak negeri dongeng yang tidak bisa ditemui di negara lain.

      Lokasi pembuatan film ini sendiri tersebar di beberapa daerah baik di North Island ataupun South Island. Namun yang paling terkenal ialah daerah Matama karena disanalah perbukitan dan rumah The Hobbit di setting.


       
      1.Hobbiton Movie Set, Matamata, North Island

      Tentu ini adalah lokasi yang paling diburu wisatawan pecinta The Hobbit ataupun The Lord of The Rings. Setting dunia tengah atau middle-earth yang digambarkan dalam novel direalisasikan salah satunya di sebuah area penggembalaan ternak seluas sekitar 500 hektar di Kota Matamata ini. Matamata sendiri berada di Region Waikato, sekitar 60 km Timur Kota Hamilton dan 160 km Tenggara Kota Auckland.


       

      Hobbiton Movie Set di Matamata via hobbitontours.com

      Terdapat agen wisata khusus Hobbiton Movie Set ini di Matamata ini. Kalian bisa memilih beberapa paket termasuk dari mana kalian akan dijemput. Pertama ialah penjemputan di The Shire’s Rest, 501 Buckland Rd, Hinuera dimana jemputan akan datang setiap 30 menit dari jam 8:30 pagi hingga 3:30 sore. Kedua ialah dijemput di The Matamata i-site, 45 Broadway, Matamata. Mobil jemputan tiba sejak jam 9:30 pagi hingga terakhir jam 2:45 siang. Pilihan pertama dan kedua ini dipatok tarif NZD 79 untuk dewasa dan NZD 39,5 untuk anak 9-12 tahun, serta gratis untuk anak dibawah 9 tahun. Terakhir ialah jika kamu hendak di jemput di Rotorua, tepatnya akan dijemput di The Hobbiton Movie Set Store, 1235 Fenton St, Rotorua. Jemutan akan tiba di jam 8:00 dan 8:20 pagi serta 1:00 dan 1:20 siang. Tiket pilihan ketiga ini dipatok NZD 114 dewasa dan NZD 74,5 untuk anak 9-16 tahun, serta untuk anak dibawah 9 tahun cukup membayar biaya transport saja sebesar NZD 35. Jangan lupa untuk melakukan reservasi dahulu secara online atau menghubungi nomor (07) 888-1505 setidaknya 12 jam sebelumnya.



       
      Karakter gandalf di Hobbiton via warner bros

      Di Hobbiton Matamata ini memang menjadi lokasi yang sangat menarik untuk dijelajahi dari mulai lanskap bukit-bukit dan hamparan rumputnya, beg-end alias rumah bilbo tentu saja, dan termasuk interior di dalam rumahnya yang masih asli seperti di film. Jadi, dijamin ada banyak spot berfoto yang menarik disana.



       
      Evening Banquet Tour via newzealand.com

      Mau lebih spesial seolah kamu tengah masuk ke setting film? Kamu bisa memilih paket ‘Evening Banquet Feast’. Paket ini hanya tersedia 2 kali seminggu yaitu di hari Rabu dan Minggu malam. Di Musim panas, mungkin saja diadakan di hari Senin, Selasa, dan Kamis malam saat ada momen tertentu. Sesuai namanya, kita akan diajak menikmati jamuan makan malam di rumah hobbit dengan suasana persis di filmnya. Paket ini mematok harga mulai dari NZD 190 untuk dewasa, NZD 150 untuk anak 9-16 tahun, NZD 100 untuk anak 5-8 tahun, dan gratis untuk balita.


       

      The Green Dragon Inn via newzealand.com

      Jika tidak sempat, bisa pula mampir  ke The Green Dragon Inn, lokasi tepat menikmati hidangan khas. Di rumah hobbit dengan interior yang menarik, kamu bisa memesan beberapa menu makanan ringgan dengan tarif terjangkau mulai dari NZD 4 hingga NZD 10.

      Jika kamu terlanjur jatuh cinta dengan suasana pedesaan di Matamata, tak ada salahnya juga menginap di Farmstay. Dengan penginapan yang nyaman dan langsung bernuansa pedesaan khas New Zealand, Farmstay yang disediakan tersebar dibeberapa lokasi dan bisa dipilih sesuai keinginan dan ketersediaan tentunya. Tarifnya sendiri mulai dari NZD 168 perorang untuk twin share, NZD 215 untuk single,  NZD 96 untuk anak 2-11 tahun, dan NZD 62 untuk bayi. Harga ini sudah termasuk 3 paket makam malam, wine, sarapan, dan tur di pedesaan setempat.


       
      2. Hairy Feet Waitomo, Piopio, Waikato, North Island

      Masih di Pulau Utara, sekitar 120 km arah Barat Daya, lokasi yang juga pernah menjadi setting ialah di dekat Piopio, tepatnya di 1411 Mangaotaki Road, RD 1. Seting di lokasi ini bisa kalian lihat di The Hobbit pertama, ‘An Unexpexted Journey’ dalam beberapa scene seperti saat Gandalf mempercayakan Sting pada Bilbo, Serangan Gundabad Wargs dan Orcs, datangnya Radagast, dan lainnya. Tak salah memang Mangaotaki dijadikan salah satu lokasi shooting karena tebing batu kapur yang besar menjulang ditengah hamparan rumput berbukit terlihat sangat dramatis selain tentu saja eksotis.



       
      Salah satu lokasi di Mangaotaki Rocks via hairyfeetwaitomo.co.nz

      Sama seperti di matamata, lokasi yang dikenal dengan nama ‘Hairy Feet Waitamo’ ini juga punya paket wisata dari agen tur tersendiri. Terjadwal 2 kali tur dalam sehari yang dilayani yaitu di jam 10 pagi dan 1 siang dengan durasi sekitar 90 menit. Tarif untuk bisa menjejaki setiap lokasi scene dalam film The Hobbit ini ialah sebesar NZD 50 untuk dewasa dan NZD 25 untuk anak dibawah 14 tahun. Jangan lupa, sebelum melakukan tur, kalian harus mendaftar terlebih dahulu di website resmi mereka hairyfeetwaitamo.co.nz.


       
      3. Ruapehu, Manawatu-Wanganui, North Island


       

      Ruapehu Tracking, photo by Paul Abbit via newzealand.com

      Di daerah Ruapehu yang berjarak sekitar 200 km dari Waikato ini juga banyak lokasi yang dijadikan latar film The Hobbit. Gunung Ruapehu di Taman Nasional Tongariro contohnya. Di lokasi ski populer yang dikenal dengan sebutan Turoa Ski Area, seri ‘The Hobbit : The Desolation of Smaug’ mengambil lokasi shooting disana. Ada juga di daerah Ohakune tepatnya di Sungai Mangawhero dan air terjun Mangwhero di film pertama ‘An Unexpected Journey’.

      Kembali berbicara soal Turoa Ski Area, ini merupakan lokasi ski terkenal yang berada di lereng gunung. Selain itu, disini juga cocok untuk kegiatan sepeda gunung, dan tentunya lintas alam karena sudah tersedia jalur khusus pejalan kaki yang dikenal dengan Tongariro Crossing. 


       
      4. Wellington, North Island



       
      Kaitoke Regional Park, photo by Juergen Schlte via newzaealand.com

      Ibukota negara juga tak lepas dari lokasi shooting film The Hobbit. Tentunya bukan di pusat kota melainkan di daerah sekitarnya yaitu Taman Regional Kaitoke yang berjarak sekitar 40 km dari Wellington. Kaitoke memiliki karaktern alam berupa hutan hujan dan sungai yang berair jernih bak kristal. Menyusuri area ini juga sangat nyaman karena sudah ada jalur khusus pejalan kaki. Tak hanya pepohonan hutan dan sungai, Kaitoke juga menjadi habitat bagi aneka satwa terutama burun-burung langka seperti parkit jambul kuning dan elang.


       
      5. Queenstown, South Island

      Beralih ke Pulau Selatan yang juga banyak menjadi latar tempat. Queenstown yang memang menjadi destinasi wisata utama Selandia Baru ternyata juga dipilih menjadi lokasi middle-earth.



       
      Earnslaw Burn via Heliworks Queenstown Helicopters

      Tempat eksotis pertama ialah Earnslaw Burn. Tebing batu dengan es yang mencair bak air mancur yang keluar diantara bebatuan adalah pemandangan yang akan kalian lihat di lokasi ini. Pemandangan yang mengajak kita masuk ke dimensi lain bagai di dunia khayal. Earnslaw Burn menjadi setting untuk scene Bilbo dan rombongan yang meneruskan pencarian mereka meninggalkan Rivendell.

      Kamu juga bisa melihat keunikan alam Earnslaw Burn dan seolah menapak tilas The Hobbit dengan melakukan lintas alam. Jalur Earnslaw Burn Track yang dimulai dari Glenorchy sangat cocok dipilih dengan variasi lintasan yang beragam. Karenanya juga kalian harus tetap berhati-hati apalagi jika tengah atau sehabis hujan, beberapa spot cukup sulit dilalui.

      Kalau kamu ingin sesuatu yang mewah dan tak biasa, cobalah menyewa helikopter yang memang dikhususkan untuk wisata. Dengan minimal 2 orang penumpang dan biaya NZD 920 perorang, kalian akan diajak mengudara hingga 1000 meter dan menikmati keindahan kawasan Earnslaw dari udara. Tentunya kalian juga akan diajak mendarat di 2 lokasi utama yaitu Earnslaw Burn dan Gunung Nicholas, dengan durasi total petualangan hingga 75 menit.



       
      Beorn’s House via warner bros pictures

      Di Queenstown juga menjadi setting untuk Rumah Beorn. Berjalanlah ke Jalan Queenstown – Glenorchy atau dikenal juga dengan sebutan Paradise Road, disanalah kalian bisa melihat pemandangan lanskap yang memukau dengan pegunungan yang menjulang dan berkontur dramatis. Hamparan rumput menjadi pelengkap  menarik dan menjadikan wilayah ini terlihat jauh lebih eksotis.


       
      6. Sungai Pelorus, Marlborough, South Island

      Dalam seri The Hobbit : The Desolation of Smaug, ada adegan dimana para kurcaci berada di dalam bejana besar atau gentong dan hanyut di arus sungai. Sungai Pelorus-lah yang menjadi lokasi pengambilan gambar ini. Memang uniknya Sungai Pelorus yang berarus tenang ini ialah dari tebing-tebing batu tepat di sisinya.



       
      Scene di Sungai Pelorus via warner bros pictures

      Kamu juga bisa merasakan hanyut di sungai ini seperti para kurcaci tersebut, tapi tidak dengan gentong tentu saja. Kamu bisa ikut dalam wisata kayak atau dinamai Pelorus Eco Kayaks. Ya, kamu akan menyusuri beberapa km dan lekuk demi lekuk aliran sungai kecil berair super jernih tersebut dengan menggunakan kayak. Karena ini tidak seperti arung jeram yang menguji adrenalin, maka kayak bisa diikuti siapa saja tanpa perlu pengalaman khusus atau keberanian ekstra. Kamu akan diajak susur sungai dengan total waktu hingga 4,5 jam dimana tur dimulai jam 9 pagi tiap harinya. Lokasi kumpul sendiri ialah di Bluemoon Lodge Havelock dan operator kayak akan menjemput dengan bus dan membawa kita ke lokasi start, begitupan di akhir petualangan, mereka akan kembali mengantarkan kita ke Havelock. Tarif yang harus kamu keluarkan untuk sensasi kayak ini ialah sekitar NZD 175 untuk dewasa dan NZD 155 untuk anak dibawah 16 tahun.


       
      7. Twizel, Canterbury, South Island



       
      Alam di Twizel via backpackerguide.nz

      Twizel menjadi kota yang dikenal bagi pecinta alam karena menjadi pintu masuk ke Taman Nasional Gunung Cook. Alamnya yang berkontur membuat Twizel sangat cocok untuk ragam kegiatan alam seperti mendaki gunung, lintas alam, sepeda, ski, menunggang kuda, dan berkayak. Ciri alam Twizel ialah hamparan rumput coklat yang mengisi perbukitannya dan nampak semakin kontras jika berdampingan dengan danau yang berair biru cerah.

      Dalam The Hobbit : An Unexpected Journey, Hazel menjadi setting untuk adegan Orcs dan Wargs. Lokasi nya bisa dituju di State Highway 8. Hamparan rumput gersang, tebaran beberapa batuan besar, dengan pepohonan hijau yang jarang-jarang nampak sangat memukau ditambah dengan barisan pegunungan dengan karakter yang beragam, dari yang juga berwarna coklat hingga beberapa yang tertutup salju.


       
      8. Danau Pukaki, Canterbury, South Island


       

      Lake Pukaki dalam setting film via warner bros pictures

      Sangat dekat dengan Twizel, hanya sekitar 10 km sisi Utara, Terdapat daerah bernama Pukaki dengan sebuah danaunya yang bernama sama. Danau ini dalam The Hobbit divisualkan untuk daerah bernama Lake Town di The Hobbit terakhir ‘The Batttle of Five Armies’. Tepi danau lokasi scene Lake bisa diakses melalui State Highway 80.

      Danau Pukaki memang tampak menawan karena dikelilingi oleh pegunungan berlapis-lapis dengan puncaknya yang tertutup salju. Kalian juga bisa menjadikan Pukaki sebagai tempat yang pas untuk singgah dan bermalam dengan menginap di farmhouse. Kabarnya, para kru film juga bermalam di rumah-rumah area peternakan disana.


       
      9. Taman Nasional Fiordlan, Southland, South Island


       

      Fiordlan National Park via backpackerguide.nz

      Taman Nasional di ujung Barat Daya Pulau Selatan yaitu Fiordlan National Park menjadi setting ketika Para Elang terbang menyelamatkan Bilbo, Gandalf, dan para kurcaci. Pemandangan udara inilah yang diambil di taman nasional satu ini.

      Bagi kamu yang mau berwisata ke Fiordlan tak perlu ragu karena dijamin tak akan mengecewakan. Taman Nasional ini terkenal karena lelehan es atau gletser nya yang membentuk Fyord atau bisa dikatakan danau. Setidaknya ada 14 Fyord yang terbentuk dan satu yang paling terkenal ialah yang bernama Milford Sound. Milford Sound memiliki bentang alam yang memukau karena dikelilingi gunung-gunung yang menjulang runcing.


       
      10. Treble Cone, Wanaka, Otago, South Island

      Area ski terkenal, Treble Cone yang berada di Pegunungan Southern Alps di Wanaka, Region Otago ini menjadi salah satu latar tempat The Hobbit, tepatnya di sepanjang jalan akses Wanaka – Mt Aspiring, sekitar 23 km dari pusat kota Wanaka.



       
      Treble cone via treblecone.com

      Lokasi permainan ski terluas di Pulau Selatan satu ini sangat menarik untuk dikunjungi karena lereng pegunungan es nya menghadap langsung ke pemandangan alam perbukitan batu dan danau. Kamu bisa menikmati pengalaman menarik ini dengan membeli tiketnya seharga NZD 108 dewasa dan NZD 54 per anak untuk satu hari petualangan. Kamu juga bisa membeli tiket terusan untuk dua sampai 5 hari dengan harga yang semakin lebih murah perharinya. Ya, beberapa hari petualangan nyatanya banyak juga dipilih oleh wisatawan apalagi yang memang tertarik untuk bermain ski, karena area yang luas dan banyak pilihan spot tidak akan membosankan untuk dinikmati berhari-hari. Tapi jangan lupa, ski area ini hanya beroperasi di bulan Juni sampai September saja, sesuai musim yang cocok.


       
      11. Nelson, South Island


       

      Bekuda di Nelson, photo by John Doogan via newzealand.com

      Kota di tepi Teluk Tasman ini sangat cocok dijadikan trek lintas alam karena perbukitannya yang menghadap langsung ke laut lepas. Dalam film The Hobbit pertama ‘An Unexpected Journey’, lokasi shooting berada di sebuah lahan privat alias bukan area umum sehingga memang tidak bisa dikunjungi. Tetapi, untuk merasakan atmosfer dalam film, kalian bisa menikmati Nelson dengan berkuda. Kegiatan berkuda memang sangat populer dilakukan apalagi treknya ialah di atas tebing yang terbentang dibawahnya pantai dan Teluk Tasman. Jika tidak, kamu bisa memilih lintas alam saja dengan berjalan kaki karena sensasinya juga tak kalah menariknya.

    • By Santi Fitrianingsih
      Jalan-jalan 12  jam di  Auckland, NZ (half day)
      Pagi bangun (ngga mau rugi dong), langsung cus jalan sekitar hotel. Kali ini agak dimanjakan dengan hotel di tengah kota, Sky Tower Hotel, terletak di pusat kota di Victoria Street (West) dan Federal Street, Auckland, kita book hotelnya pake booking.com. Jadi kalau mau keliling kota tinggal jalan kaki, walaupun yah kudu siap-siap gempor kakinya (tapi lebih ngga rela kalau harus bayar taksi ….. hehehe.)
      Auckland termasuk kota kecil, hanya kantor-kantor yang buka jam 8 atau 9, aktivitas toko dimulai pukul 10 atau 11, hanya supermarket seperti countdown atau mungkin juga warehouse yang biasanya buka jam 8 (atau kadang ada yang jam 7.30)…. Soooo…..seakan ga mau rugi (memang sih), kita pagi-pagi sudah keluar dari hotel, lihat keindahan kota Auckland ceritanya.
      Yuuuk……walhasil ….sepi dan masih pada toetoep…hahaha…..apalagi toko makanan belum ada yang buka, untung udah di ganjel makanan instant. Resto disini kebanyakan buka jam 11.00, pas mau lunch. Tujuan kali ini jalan menyusuri toko sampai ke pelabuhan, santai, just killing time nugguin yang rapat selesai….hehehehe….karena hari ini cerah n cukup berangin, suhupun 18 derajat, jd ngga gitu terasa cape apalagi keringetan jalan agak jauh…..hehehe. Weather please be nice to me.
      City map nya ada, termasuknya gampang, tapi baru ketemu pas udah didekat pelabuhan. Jd kita mengandalkan google map dari hotel yang ternyata tinggal lurus JJJ. Untuk balik ke hotel lagi gampang, sesuai nama hotelnya, kita menuju ke towernya ajah yang menjulang dan keliatan dari mana-mana, hahahaha.

      Nah ini yang sebelah kanan adalah pelabuhannya, Auckland Ferry Terminal……

      Ini yang di bawah adalah Ferry Building-nya, bagus bener yah

      Di belakang Ferry building ada The Cloud, gedung sebaguna yang terletak di Queen’s Wharf. Sangat menyenangkan berada di sini, duduk dan memandang pelabuhan bersih, dengan kapal2 pesiar besar. Banyak burung2 camar sliweran juga J 
       
      ini the cloud dari 2 sisi yang berbeda, bentuk nya sesuai namanya, seperti awan, bergulung gulung, hehehehe JJJ
      Sekarang waktunya menuju tempat yang satunya lagi, Albert Park. Taman cantik yang berada berdekatan dengan Universitas of Auckland…..transportnya, jalan kaki lagi J, sambil cuci mata liat liat toko, ada yang lucu,,,bole brentiii. Viuuh, sampai juga, enjoy the park for a while…… Kalau ke taman di luar negri kenapa menyenangkan yah? Rapi, bersih, asri, dan aman, banyak burung-burung tapi ga kotor, bisa nemu tupai juga disini….buat olahraga bisa, mau duduk-duduk ngobrol or sekedar baca buku bisa…..semoga taman taman di Indonesia juga bisa begini.

      Albert Park, ini salah satu sisi taman, bunganya sebenarnya ga special, di Indonesia juga ada, tapi di atur rapih, dan bersih.

      Salah satu landmark University of Auckland, clock tower, foto diambil dari pinggir Albert Park.
      Waktu  terasa sangat cepat di New Zealand karena rata-rata toko buka jam 10 dan sudah tutup jam 5 atau ada juga yang jam 7. Tapi karena langit masih terang, yah saya jalan terus sampe gelap n sepi.
      Hmmm, apa lagi yah, oiyah mengeksplor Aucklandbisa juga dengan menyewa mobil, SIM kita vald disana, dan harus ikutin rambu lalulintas, karena banyak sekali tempat tempat cantik yang terletak di suburban nya, krn keterbatasan waktu saya hanya sempat eksplor Auckland sedikit, semoga tulisaan ini bermanfaat.
      Next time ada berkat bisa kesana lagi, agak lama dan keliling NZ pake campervan, doain yaaah, abis seru baca-baca yang pake campervan, no wonder mereka masak di campervan, abis murah daging J
      Terimakasih
      Feel free to ask.
      Mpit.
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By citrariana
      Cantiknya Maladewa
      Republik Maladewa adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari kumpulan  suatu pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna di Samudra Hindia. Maladewa terletak di sebelah selatan-barat daya India, sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka. Berikut beberapa wisata di Maladewa
      1.       Naifaru

      Naifaru adalah sebuah pulau di Maladewa 142 km (88 mil) utara ibukota, Malé. Anda dapat melihat pantai dengan hamparan pasir putih yang indah. Yang bisa Anda lakukan di sana adalah snorkeling dan scuba diving menikmati indahnya terumbu karang.
      2.       Hulhule Island

      Ini adalah salah satu pulau yang paling dekat dengan pulau ibukota Maladewa. Sudah terdapat beberapa hotel mewah di kawasan ini. Beberapa hotel memberikan fasilitas olahraga golf, voli, tenis, dan badminton. Anda juga bisa bersantai sambil menikmati SPA khas Maladewa.
      3.       Maladewa

      Merupakan ibu kota Maladewa  yang terkenal di tempat ini adalah “hukuru miskiiy mosque”. Merupakan masjid tertua yang memiliki ornament menarik. Uniknya, masjid ini dibangun dari batu karang. Masjid ini telah dimasukkan ke dalam daftar budaya Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2008 sebagai contoh unik dari arsitektur budaya laut. Kota Maladewa memiliki pemandangan selayaknya kota maju lainnya yaitu dengan bertebarannya gedung pencakar langit.
      4.       Kota Addu

      Addu Kota adalah sebuah kota di Maladewa yang terdiri dari pulau-pulau berpenghuni dari atol selatan nusantara. Terdapat beberapa hotel yang siap untuk ditempati. Anda bisa bersepeda mengelilingi desa di Addu sambil mempelajari gaya hidup masyarakat sekitar.
      5.       Hanimaadhoo

      Tempat ini adalah suarganya pantai tropis di Maladewa. Hamparan pasir putih dengan hangatnya sinar matahari akan menyempurnakan liburan Anda di pulau tropis. Bagi Anda yang ingin mengarungi pantai, terdapat kapal kecil yang akan menemani Anda. Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di sana, Anda dapat penyewa penginapan di sekitar pantai.
      Tertarik ke Maladewa? Anda dapat naik pesawat menuju Maladewa. Pilih pesawat yang telah memiliki sistem check-in online seperti dari maskapai Tigerair yang akan memudahkan Anda dalam bepergian.
      Selamat berlibur!
    • By Santi Fitrianingsih
      Menikmati Hobbiton Set Movie, Matamata, New Zealand (half day tour)

      Hobbiton, mendengar kata ini sebagian besar orang langsung teringat pada trilogi film The Lord of The Ring dan The Hobbit, yang di sutradarai oleh Sir Peter Jackson. Yup betul sekali, apalagi bila kita memang sudah melihat trilogi film ini dan atau membaca bukunya, maka saat mengunjungi tempat ini kamu akan terkesima dengan pemandangan yang disuguhkan,……amazing’, itu kata yg tepat untuk mendiskripsikan Hobbiton Set Movie.
      Hobbiton Set Movie, terletak di Matamata, New Zealand, awalnya ini hanya tanah perkebunan biasa, nothing special, sampai ide gila dari  Sir Peter Jackson – membuat set film- di wujudkan di (sebagian) tanah ini. Tanah perkebunan milik keluarga Alexander menjadi pilihannya setelah dia berbicara dengan set movie director, Alan Lee - yang mengatakan bahwa dia mengetahui tempat yang sesuai dengan ide cerita The Lord of The Ring dan The Hobbit­-.
      Tapi Sir Peter Jackson, tidak punya cukup dana untuk membuat set film ini menjadi seperti yg dia inginkan, maka beliau melobi pemerintah New Zealand, menceritakan idenya, dan mengatakan bahwa film ini pasti booming dan akan mendatangkan devisa negara. Cerita selanjutnya pasti sudah bi adi tebak. Yup…akhirnya pemerintah New Zealand, setuju, dan tidak tanggung tanggung yg dikirim untuk bikin set movie  ini adalah New Zealand Army, dengan semua alat perlengkapan berat, mereka bikin jalan masuk ke set movienya, mengeruk tanah, menggali lubang2 tentu saja untuk rumah hobit, jalan setapak, semua bangunan di dalamnya, memindahkan pohon oak besar, membangun jembatan besar, dan sebagaianya. New Zealand army nya sendiri tidak tahu untuk apa mereka melakukan ini, mereka hanya diperintahkan untuk membuat sesuatu yang tidak lain adalah set movie ini. Kira-kira begitu cerita nya menurut tour guide kami. Setelah jadi set nya pun, Sir Peter Jackson membiarkan lahan ini (bertumbuh dengan sendirinya) selama kurang lebih setaun, supaya mendapatkan hasil yang sangat natural, seolah olah memang ditinggali oleh para hobbit.
      Hal ini terwujud tentunya setelah melalui negosiasi yang cukup alot dengan sang pemilik kebun yah, si tuan Alexander.

       
      Tiba di Hobbiton, Matamata, New Zealand anda akan merasakan seolah olah di bawa ke dunia abad pertengahan….sungguh sangat menakjubkan, bayangkan saja lahan perkebunan yang tadinya hanya perkebunan biasa, di sulap menjadi tempat pembuatan film yang sangat menawan.
       
      Begitu sampai, anda akan di sambut dengan coffee shop, souvenir shop, dan loket penjualan tiketnya. Untuk diketahui toko souvenir hanya ada satu, the one n the only, here. Jadi sebelum tour to hobbiton  di mulai, belanjalah sepuasnya. Harga di toko souvenir ini tergolong tidak begitu mahal, mengingat di New Zealand itu rata-rata mahal semua, hehehe J. Tas - dengan tulisan hobbiton tentunya – hanya NZD 11 (di toko-toko souvenir di tempat lain NZD 9-10), barang barang lain dengan tulisan hobbiton set movie tidak ada di tempat lain hanya ada di sini, dan tentu saja segala pernak pernik tentang trilogi kedua film ini, miniature karakter, kunci, cincin, gelas, kartu, magnet kulkas dan sebagainya.  So….. pikir apa lagi, happy shopping, guys! Ups, hampir lupa share, ada 2 yang menarik perhatian saya  elves ear dan peta hobbiton ala ala jaman middle earth, yuk bungkus. Yaaah, ternyata saya hanya bisa dapet elf’s ear krn peta nya sold out. Hmmm, teman jalan2.com kalau ada yang ke sini, boleh nitip peta-nya ya…..
       

      Eksis dulu ah sebelum jalan2 di Hobbiton J , gambar di sebelah ini jadual tour di Hobbiton
       

       
       
       
       
      Gambar. Beberapa souvenir yang di jual

       
       
      Nah kalau yang di atas ini blanjaan saya, elf’s ear J , magnet kulkas, kartu dan tas dengan gambar hobbiton tentunya.
      Yuks habis blanja blanji, kita berangkat tour. Dari tempat penjualan tiket ke titik awal tour hobbiton kita diantar naik mobil/bus dan harus dengan pemandu dari hobbiton set movie nya. Tenang mau bahasa inggris, perancis, korea or chinesse pun ada. Tour berangkat setiap 30 menit. Puaskan anda untuk duduk sejenak, sebelum jalan kaki menyusuri area set movie selama kurang lebih 45 menit - 1 jam  (kalo dengan foto foto pesti lebih lama J).
      Ups…..saya pikir hobbiton itu kecil ga, ga taunya luas. Jadi pakailah alas kaki yg super nyaman (untung saya pake sneakers)
      Untuk urusan foto, kayanya semua udah jago, jadi jangan lupa siapkan tongsis, go pro, gorilapod dan gogogogo yang lainnya JJJ .
      Oh iyah jangan lupa cek  weathernya  (apakah perlu bawa wind breaker jacket, payung, dll). Cuaca di NZ kadang berubah drastis. Yah perlengkapan standart  siapkan saja syal/kain, jaket, kacamata hitam, topi, jangan lupa pakailah pelembab dan sunscreen (karena walopun sejuk sinar UV tetap nyampe ke kita – ga mau kan tiba tiba kebakar kulit wajah dan badan).
       here we go,…………sneakers…checked, hat and sunglass…checked, camera…checked……jalaaaan… Yuk kita mulai tournya,…….Rumah hobbit, yup pasti itu yg pengen di lihat plus foto disitu……yang ternyata memang di buat banyak sekali ngga cuma 1,2,3  ato 5, tapi ada sekitar 30an (39 kalo tidak salah) dan …..  astaga ternyata rumah hobbit dibuat dengan sangat detail dengan pernak perniknya. Hanya ada beberapa yang bisa di buka dan kita bisa masuk plus foto tentunya. 

      Foto dulu di salah satu rumah hobit, ssssttt…. elf’s ear nya juga nampang donk
       

      Detail rumah hobbit yg nampak seperti sungguhan dan ini semua nempel, ngga bisa di geser ato di ambil buat gaya foto
       
       


       
       
      Tetep eksis di rumah hobit yang lain lagi JJ
       
      Ini rumah si froddo

      Yuks masuk rumah hobbit kuning….JJJ
       
       
      Rumah hobit biru, dengan taman yang cantik

      Selain rumah hobbit, ada juga jemuran, sumur, danau, pohon apel, pohon2 yang memang di biarkan tumbuh sehingga memang dibuat sedemikan rupa sehingga mirip suasana middle earth
       

      Petik apel dulu ah……eits apelnya juga nempel tuh…..JJJJ, dan duduk kecapean setelah jalan, hehehee JJJ.

      Terhenyak sesaat melihat pemandangan yang menakjubkan ini.

      Tetep eksis di jalan menuju green dragon inn

      one site, two different amazing view
      Yoi…..sampai juga di green dragon inn

      nampang dulu di depannya green dragon inn
      Setelah jalan cukup jauh……lelah sudah pasti tapi harus tetap eksis dong, sampai di green dragon iin, tempat ngopi-ngopi, makan snack, western restoran. Suasana dalam restoran ini tetap back to middle earth….bisa di lihat di gambar. Di sini kita disuguhkan dengan minuman ala ala middle earth juga. Ada 4 macam beer, 3 diantaranya beralkohol dan 1 non alcohol.ambil keterangan dr internet …… 1 glass 1 person For Free…. Ngga bole refill yah J J
      Yup daripada ntar tipsy….saya ambil yg non alcohol….and it was ‘spot on ……ueenaaaakkk, suegeeerrr…… ginger ale ‘, the best in the world deh pokoknya. Must try!!!
       suasana di dalam green dragon inn (kafe)


      Di belakang green dragon inn (bar), ada semacam ruang pertemuan besar, biasanya untuk tempat makan rombongan. Krn kita ikut rombongan jadi dapet makan siang di sana, the food was delicious.

      Tour berakhir di bagian ini…..jadi puaskan untuk menikmati alam yg menakjubkan dan tetap foto foto cantik.
      Set movie di buat dengan sangat menakjubkan walaupun pembuatan filmnya sendiri 80 % lebih di lakukan di studio di Wellington (Wetacave), dan hanya sedikit yg di lakukan di hobbiton set movie ini, tapi kalian bisa merasakan nya sendiri, bahwa kalian di sini seolah olah berjalan di perkampungan para hobbit
      Dari  sini bis yg mengantar kita tidak balik lagi ke tempat tiket or souvenir, tapi langsung keluar dr hobbiton set movie dan menuju ke tempat lain. Karena ikut tour dari Auckland, sedihnya kita tidak bisa lama- lama disini, karena lanjut lagi ke Glowworm cave Waitomo, padahal masih mau jalan2 menikmati  indahnya Hobbiton Set Movie, lihat2 penginapannya, foto-foto saat sore menjelang dimana lampu2 nya dinyalakan (kl untuk ini harus menginap sepertinya, atau bawa mobil sendiri dr kota terdekat) dan gugulingan di kebon JJJJ.

      Ini yag saya pikirkan selama  half day tour di Hobbiton Set Movie, ….awalnya mungkin keluarga Alexander, sang pemilik tempat ga pernah menyangka tempatnya akan se-booming sekarang. Seperti mendapatkan durian runtuh…..karena sekarang sudah dapat dipastikan setiap turis lokal dan atau mancanegara yang datang ke New Zealand, khususnya north island pasti menyempatkan diri datang ke Hobbiton Set Movie ini….dan kalau tidak salah kepemilikannya sekarang sharing antara Mr. Alexander dan Sir Peter Jackson. Wow…..any idea how lucky n blessed are they?
      Hahahaha, terimakasih telah membaca….semoga bermanfaat.
      Feel free to ask,
      Mpit.

       
      Menikmati Hobbiton Set Movie.docx
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Santi Fitrianingsih
      Kapal Uap Kuno di Queenstown, New Zealand……enjoy
      Hi, mpit lagi....mu share pas jalan-jalan di queenstown, naik super tiny titanic, baca yah, semoga suka.....
      Yuk kita ikut tur  menyebrangi danau Wakatipu dengan menggunakan kapal uap TSS Earnslaw (Twin Screw Steamer)
      Yup….. TSS Earnslaw adalah kapal uap terbesar dan paling mentereng yang pernah dibuat di New Zealand. Kapal ini mulai dioperasikan oleh New Zealand Railways pada tanggal 18 oktober 1912.

      Dulunya kapal ini dibuat untuk mengangkut sekitar 1500 domba, 70 hewan ternak atau 200 karung wool, dan juga tentunya mengangkut penumpang. Kapal uap ini adalah satu satunya alat transportasi yang menghubungkan orang-orang di sekitar danau Wakatipu, orang-orang di peternakan yang terpisah, dengan masyarakat Queenstown kota. Jadi kalau masyarakat pesisir danau Wakatipu mau lihat kota, dan sebaliknya, mereka hanya punya kapal ini.
      Setelah berkembangnya jaman, dan sistem transportasi, di New Zealand, terutama di bangunnya jalan darat Kingston dan Glenorchy, maka kapal uap ini mulai ditinggalkan karena tidak ekonomis lagi dan TSS Earnslawpun mulai merugi. Nah sejak saat ini ada rencana untuk menenggelamkan kapal uap ini.
      Melihat hal tersebut, maka pemilik Fiordland Travel (sekarang Real Journeys), Les Hutchins membeli kapal uap ini, kemudian dia mengubahnya menjadi kapal uap wisata. Dan karena keunikannya maka TSS Earnslaw sekarang ini menjadi icon wisata utama di Queenstown. Kapan lagi bisa menaiki kapal uap ala super miniatur titanic (kurang lebih sejam), bernyanyi bersama di dalamnya diiringi dengan grand piano solo, dan berdansa dengan lagu lagu -lawas sepanjang masa- era oma opa kita seperti Amazing grace, My Bonnie, Clementine, Edelweiss, You are my Sunshine, Auld Lang Syne dan buanyak lagi….. kebanyakan yang naik kapal ini sekarang adalah oma opa atau pensiunan yang seakan bernostalgia, dan juga turis dari tua muda pun buanyak. Interior dalamnya kebanyakan dari kayu. Maaf ga sempet foto L
      Sampai sekarang TSS Earnslaw tetap terus menjelajahi danau Wakatipu setiap harinya. Kapal uap ini dapat bertahan lama sampai sekarang (beroperasi terus setiap harinya, lebih dari 100 tahun) konon dihubungkan dengan kemurnian air danau Wakatipu dan pemeliharaan yang ekstra dari para kru kapal uap.
      TSS Earnslaw sekarang menjadi salah satu kapal uap berpenumpang yang tersisa di dunia, berbahan bakar batubara,  dan masih beroperasi hingga saat ini. Bila kita ke ruang mesinnya, (menurut krunya, karena saya nanya) itu masih memakai mesin yang sama dari tahun 1912, ngga pernah diganti hanya memang pemeliharaannya ekstraaaa. Oiyah tampak depannya pun masih sama….hanya di poles biar selalu cantik, begitu kata kru kapal. Dua buah mesin uap masih menjalankan kapal ini dan para pekerja masih memasukan batu bara ke dalam ketel uap sebanyak 1 ton per jam nya.
      Sebagai saksi bisu sejarah Queenstown, kapal uap ini dikategorikan sebagai barang langka yang harus dilestarian.  
      Nah, bila kita kita mau ke Walter Peak High Country Farm, untuk lihat farm, ‘penggundulan’ bulu domba, mau buffet dinner syantiiikk di rumah ala negri dongeng vintage…..nah kita bisa naik, Grand Old Lady, TSS Earnslaw, sambil mencicipi sedikit bukti sejarah otentik (kapal uap) di Queenstown.

      Ini Kapal uapnya merapat disini, buffet dinner deh, rumah vintage cantik aduhai dengan bunga bunga di mana mana.
      Itu td sedikit cerita tentang TSS Earnslaw, beruntung sekali saya bisa merasakan sedikit sejarah Queenstown, naik kapal uap ini, berangkat jam 6 sore, sampai sana dinner, lihat penggundulan domba J, beli souvenir, trus balik lagi. Kali ini ngga ada foto saya ( hehehe, ngga penting yah.....)
      Fell free to ask,
      Mpit
      Untuk info lebih lanjut tentang TSS Earnslaw, kalian bisa ke www.realjourney.co.nz
      Nampang di bord nya Walter Peak High Country Farm plus latar belakang super tiny titanic

    • By IcanEdu
      Room ini dibuat bertujuan untuk tanya-jawab seputar informasi seputar dunia kuliah maupun sekolah di luar negeri (bukan dalam negeri)
       
       
       !!..ATTENTION PLEASE..!!   
            Sebelumnya perkenalkan saya merupakan perwakilan dari Education Consultant "ICAN Education", di room ini saya akan memberikan ilmu yang saya miliki dalam menempuh pendidikan di luar negeri, ICAN Education merupakan Konsultant Pendidikan Khusus ke Luar Negeri. Karena saya dari education consultant, maka dari itu akan saya berikan semua ilmu yang saya punya. 

      Sekilas mengenai ICAN Education Consultant:   
      ICAN Education Consultant adalah konsultan/ agen pendidikan luar negeri yang berbasis di Jakarta dan Tangerang (Indonesia). Dijalankan oleh tim konsultan pendidikan yang handal di dalam memberikan pelayanan kepada pelajar di Indonesia untuk rencana studi di luar negeri, terutama bagi mereka yang berminat untuk mengenyam pendidikan di Singapura, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Selandia Baru (New Zealand) dan Swiss. Tim konsultan pendidikan kami mendengar kebutuhan para pelajar, menganalisa situasi dan memberikan saran-saran sehingga pelajar mendapatkan keyakinan dalam mengambil keputusan.
       
       


      Company Profile    
      Why ICAN?    
       
      ICAN memberikan informasi akurat dan cepat mengenai studi ke luar negeri ICAN monitor perkembangan aplikasi murid secara rutin ICAN memberikan solusi terbaik sesuai keadaan dan kondisi murid ICAN menerapkan post-follow up dimana kami akan terus berhubungan dengan murid walaupun murid tersebut telah berangkat dan memulai kuliah di Negara yang dituju. Ini dikarenakan supaya ICAN bisa selalu dekat dengan murid dan bisa membantu pada saat dibutuhkan.
      Visi dan Misi ICAN    


      Memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pelajar Indonesia untuk kuliah di luar negeri. Memberikan konsultasi pendidikan yang akurat, cepat dan terpercaya dalam membantu proses studi keluar negeri. Menjadi Overseas Education Consultant yang setia dalam merencanakan pendidikan ke luar negeri. Menjadi Education Agent di Indonesia yang terdepan dalam memberikan informasi dan pelayanan untuk studi ke luar negeri.  
       
      FREE Services ICAN    
      Consultation University Enrollment Student Pass/ Visa Accomodation Travel Arrangement Airport Pick Up Pre-Departure
        Petualangan Mona dan Abby Studi ke Luar Negeri     
      Semoga di room ini bisa bermanfaat bagi siapa saja yang mencari informasi seputar dunia pendidikan di luar negeri  
       
       Selamat Tanya Jawab