Sign in to follow this  
Followers 0
dejivruR

field report Foto foto kota Pontianak

35 posts in this topic

berikut adalah foto foto yg saya ambil di akhir tahun 2012 ini

wooden_dock_by_dejivrur-d5ovb21.jpg
dermaga sungai kakap

sungai_kakap_riverside_dock_by_dejivrur-
dermaga di pinggir sungai

dockside_fish_market_by_dejivrur-d5ovb3b
pasar ikan di pinggir dermaga sungai kakap, dari ikan yang biasa sampai yang aneh, ada disini semua :)

riverway_to_the_open_sea_by_dejivrur-d5o
dari sungai kakap menuju sungai lagi, dan lautan lepas

gateway_to_the_open_sea_by_dejivrur-d5ov
gerbang dermaga bongkar muat

masjid sultan syarif abdurrahman alkadrie
alkadrie_mosque_main_entrance_by_dejivru

side_view_alkadrie_mosque_by_dejivrur-d5

alkadrie_mosque_doors_by_dejivrur-d5owru

sultan_abdurrahman_alkadrie_mosque_by_de

deffa and Jalan2 like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

kompleks kraton kesultanan kadariah

gate_of_kraton_kadariah_by_dejivrur-d5oyv4a.jpg

kraton_kadariah_main_entrance_by_dejivrur-d5oyv4h.jpg

side_view_of_kraton_kadariah_by_dejivrur-d5oyvkd.jpg

kraton_kadariah_throne_room_by_dejivrur-d5ozq5q.jpg

ruang tahta kraton, dulunya sultan menjalankan pemerintahan dari ruangan ini

decoration_of_past_glory_by_dejivrur-d5ozqo8.jpg

dekorasi di ruang tahta, penuh kejayaan masa lalu

ancient_qoran_by_dejivrur-d5p0p58.jpg

saksi bisu sejarah kesultanan

patung_burung_enggang_gading_by_dejivrur-d5pb9sh.jpg

terbanglah enggang gading!!

tugu_khatulistiwa_di_langit_biru_by_dejivrur-d5pbbp8.jpg

tugu khatulistiwa tercinta

mosque_with_dome_by_dejivrur-d5pb9vi.jpg

masjid al ikhsan di daerah budi utomo, siantan, atraktif dengan atap kubahnya

Share this post


Link to post
Share on other sites

port_of_pontianak_by_dejivrur-d5pf21p.jpg

pelabuhan pontianak di malam hari

bokehful_pontianak_by_dejivrur-d5pf2k8.jpg

kalau cahayanya dikaburkan, beginilah jadinya :)

bamboo_monument_at_night_by_dejivrur-d5pf207.jpg

dekat UNTAN nih, masih saja ramai!

riverside_boat_cafe_by_dejivrur-d5pf1g8.jpg

sekarang di alun alun kalau malam hari ada cafe terapung model serasan

Share this post


Link to post
Share on other sites

jembatan kapuas favoritku, romantis di malam hari dengan warna lampu yang berganti setiap 30 detik

mystical_gate_to_infinity_by_dejivrur-d5pjpqn.jpg

golden_bridge_of_brilliance_by_dejivrur-d5pjq8t.jpg

crimson_bridge_of_romance_by_dejivrur-d5pjqhm.jpg

azure_bridge_of_refreshments_by_dejivrur-d5pjqn1.jpg

kalau di siang hari, jembatan itu terlihat sangat gagah

under_da_kapuas_bridge_by_dejivrur-d5pnkvs.jpg

spanning_kapuas_bridge_by_dejivrur-d5pnkw5.jpg

vein_of_pontianak_by_dejivrur-d5pnkwe.jpg

remains_of_a_path_above_waters_by_dejivrur-d5pnkw1.jpg

sisa sisa jembatan dekat pemukiman bawah jembatan

untuk rekan rekan sekalian yg ingin melihat foto foto dengan resolusi yang lebih besar, lengkap dengan cerita serta deskripsi keterangan tempat mengenai masing masing foto mungkin bsa mengunjungi website saya di http://dejivrur.deviantart.com/gallery/33717993?offset=0

Share this post


Link to post
Share on other sites

berikut ini adalah foto foto yang saya ambil di tahun 2011 silam

the_caged_bridge_by_dejivrur-d3anujw.jpg

jembatan tol kubu raya

sclupture_plus_church_by_dejivrur-d3anwh8.jpg

sculpture di depan gereja kotabaru

end_of_twilight_by_dejivrur-d3btzn2.jpg

alun alun di senja

preparing_for_next_flight_by_dejivrur-d3c1k7u.jpg

pesawat di supadio

aqua_blast_by_dejivrur-d3av6jq.jpg

gagahnya semburan air mancur alun alun

Share this post


Link to post
Share on other sites

sclupture_plus_church_by_dejivrur-d3anwh8.jpg

sculpture di depan gereja kotabaru

end_of_twilight_by_dejivrur-d3btzn2.jpg

alun alun di senja

preparing_for_next_flight_by_dejivrur-d3c1k7u.jpg

pesawat di supadio

aqua_blast_by_dejivrur-d3av6jq.jpg

gagahnya semburan air mancur alun alun

red_lantern_by_dejivrur-d4g4iav.jpg

lentera di malam imlek

gerbang_klenteng_kubu_raya_by_dejivrur-d4g4jd7.jpg

meriahnya gerbang klenteng di kubu raya

another_piece_of_chinatown_by_dejivrur-d4g4is7.jpg

semarak suasana imlek

Share this post


Link to post
Share on other sites

alun_alun_pontianak_by_dejivrur-d4gfef6.jpg

kapal di alun alun pontianak

gate_to_the_river_by_dejivrur-d4gfflz.jpg

gerbang sampan di depan masjid sultan syarif abdurrahman alkadrie

kapuas_divides_the_city_by_dejivrur-d4gferc.jpg

sungai kapuas tercinta

dayaknese_simple_longhouse_by_dejivrur-d4gq0an.jpg

rumah panjang di tengah persawahan kubu raya

life_beside_the_river_by_dejivrur-d4gq0ov.jpg

kehidupan di pinggir sungai

rumah_adat_melayu_di_kotabaru_by_dejivrur-d4hblw0.jpg

rumah adat melayu di kota baru

mesjid_sultan_syarif_abdurrahman_alkadrie_by_dejivrur-d4hbmj9.jpg

masjid sultan syarif abdurrahman alkadrie

soulful_kapuas_river_by_dejivrur-d4hbmt1.jpg

sungai kapuas tercinta kala senja

soulful_kapuas_river_1_by_dejivrur-d4hbmuh.jpg

untuk foto foto dengan resolusi yang lebih besar, lengkap dengan cerita serta deskripsi keterangan tempat mengenai masing masing foto mungkin bsa mengunjungi website saya di http://dejivrur.deviantart.com/gallery/33717993?offset=0

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw koleksi poto2 pontianaknya keren mas bro

ada rekomendasi t4 wisata keren n penginapan murah gak ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw koleksi poto2 pontianaknya keren mas bro

ada rekomendasi t4 wisata keren n penginapan murah gak ?

klau objek wisata sih nda banyak, paling tugu khatulistiwa

cafe terapung serasan, alun alun kota, dan yg jauh dikit pantai pasir panjang singkawang

Share this post


Link to post
Share on other sites

bagus sekali foto2xnya....

saya emang gak ngerti tentang dunia photographic.

tapi, rasanya lihat poto kayak gitu, jadi pengen langsung datang kesana.

hahaha...

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus yah foto2nya. yang saya tau d pontianak cuma tugu khatulistiwa yang 0 derajat khatulistiwa.

kalau yang lain ga pernah denger deh

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus banget.. di foto ga terlalu panas kliatannya.. dilewatin pas garis katulistiwa, cuaca di sana panasnya sama ga sih sama jkt atau surabaya?? *maaf 2 kota ini menurut saya paling panas di jawa :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

mantab... 
mungkin lebih keliatan bagus pd waktu mlm hari'
tp klo siang hari, kayak kapal pecah tu pontianak

Share this post


Link to post
Share on other sites

keren2 fotonya, saya sendiri belum pernah ke Pontianak jadi belum bisa berbagi foto untuk kalian :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus banget.. di foto ga terlalu panas kliatannya.. dilewatin pas garis katulistiwa, cuaca di sana panasnya sama ga sih sama jkt atau surabaya?? *maaf 2 kota ini menurut saya paling panas di jawa :D

 

 

panas di jawa nda ada apa apanya dibandingkan panas di bawah tugu khatulistiwa masbro... sehari aza berjemur di bawah matahari, kulit pasti terbakar, saya da ngalamin sendiri kok, hihihi

 

bagus sekali foto2xnya....

saya emang gak ngerti tentang dunia photographic.

tapi, rasanya lihat poto kayak gitu, jadi pengen langsung datang kesana.

hahaha...

 

yuk yuk mampir klo ada waktu dan dananya

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus2 mas :), pinter ambil foto nih ehhe. saya belom pernah ke ponti, so thakns :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Maaf ni main masuk aja, mumpung saya orang Kal - Bar.

Sekedar info aja

Klu di Pontianak pariwisata emang minim. Mungkin bisa di bilang pusat perbelanjaan aja. Jadi misalnya udah mau keluar prov. Kal-Bar, ya d pontianak bisa beli Ou/ d bawa pulang.

 

Tp kebanyakan t4 wisatanya emang agak jauh, bkan agak tp jauh.  :P

Contoh aja Singkawang [pasir panjang] 2 jam dr Pontianak, masih banyak lagi sih.

Sintang - Bukit kelam, Sanggau Ledo - Air Terjun 3 tingkat.

Maaf ni ga ada fotonya.

Jalan2 likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Yeah, Ini belum ada tangan-tangan yg jahil.

Kebetulan sekali, beberapa minggu yg lalu teman awak menjelajah hutan d Kal - Bar.

Nama desanya Antan.

Ini sedikit gambaran yang sudah di dokumentasikan

 

Maaf ya masih amatiran. . .  B)

 

post-1931-0-72334200-1362058200_thumb.jp

 

post-1931-0-47867700-1362058205_thumb.jp

 

post-1931-0-89318900-1362058213_thumb.jp

 

post-1931-0-74268600-1362058215_thumb.jp

 

post-1931-0-37874300-1362058220_thumb.jp

 

post-1931-0-56210000-1362058227_thumb.jp

 

Biasanya sih tempat begini di pake awak untuk pelantikan penggalang di pramuka waktu SMP. hehe  ^_^

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya bagus bagus fotonya.. nice share.. pontianak jadi keliatan menggiurkan buat didatangi :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wuih mantep, mesti segera kesini ini mah gan...thanks gan fhoto2 kerennya

Share this post


Link to post
Share on other sites

foto-fotonya bagus ya :D

 

 

Yeah, Ini belum ada tangan-tangan yg jahil.

Kebetulan sekali, beberapa minggu yg lalu teman awak menjelajah hutan d Kal - Bar.

Nama desanya Antan.

Ini sedikit gambaran yang sudah di dokumentasikan

 

Maaf ya masih amatiran. . .  B)

 

attachicon.gif1828_415136511912163_137322658_n.jpg

 

attachicon.gif285510_415134368579044_40492315_n.jpg

 

attachicon.gif313474_415139001911914_902715183_n.jpg

 

attachicon.gif485049_415119415247206_1751499773_n.jpg

 

attachicon.gif526172_415119555247192_1421270167_n.jpg

 

attachicon.gif559842_415119665247181_1134581211_n.jpg

 

Biasanya sih tempat begini di pake awak untuk pelantikan penggalang di pramuka waktu SMP. hehe  ^_^

 

yang ini juga bagus nih, tapi airnya kayaknya agak cokelat-cokelat gitu ya? padahal kan di hutan :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah keren bgt foto2nya, kalo liat di foto bagus2 ya tempatnya, kalo aslinya ga tau deh,abis belom pernah kesana  :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By Rawoniste
      Melanjutkan FR hari ke2 di Batu setelah sebetulnya ke bromo.  
      Setelah open trip bromo Berakhir,  kami berlima  dianter pulang ke mepo statsiun KA malang.  Akan terapi semua peserta tidak ada yg pulang hari ini Pada nambah nginep 1 malam,  Saya sendiri nambah 2 malam.  Ahir nya kita request kulineran di malang,  tentunya ada biaya tambahan 
      Tempat kulineran yg pertama di kunjungi adalah baso Kota cak man,  konon ada 3 baso Kota yg ngetop di malang.  Teman Saya ada yg udah nyuri star dulu an makan di baso malang president yg deket rel kereta api itu,  tp review nya jelek,  gak enak  katanya. 
      Baso cak man yg aku sambangi adalah  yg di ruko jln wr.  Supratman tinggal tanya RS lavallete saja. 
      ini tempat nya ini basonya,  kisaran harga 3k sampe 6k 
      Saya ngambil 5 jenis plus aqua Hanya 19k.  Kuahnya ternyata enak bgt  gak bau gajih2 gitu Apalagi setelah di tambah cacahan bawang mentah dan goreng Makin sedap saja. 
      Beres makan mlipir sedikit,  Teman Saya ada yg beli  malang strudel jgn Salah,  malang strudel ada gambar teku wisnu nya  :) harga kisaran 48k sampe 65k byk macem nya.  Kalo beli di statsiun KA tinggal tambahkan 15k saja dr harga outlet 
      Beres beli oleh2,  kita meluncur ke toko oen  yg byk di rekomendasikan. 
      Tdk ada yg menarik buat di coba,  mungkin pada masih kenyang.  Aku Cuma nyoba es krim tuti fruti (35k) temen yg lain nyoba es krim special nya  (55k) pada sepakat,  es krim nya GAK ENAKKKKKKK.....    mending magnum saja kamana2. 
      Beres Dr toko oen kita bubaran,  yg 2 dianter ke balava hotel,  yg 2 lg ke Haris hotel,  sedan kan aku naik grab ke batu  65k taripnya.  Ada sedikit insiden,  karena Saya Blum install grab,  sama Teman Saya di order kan,  ternyata Salah tujuan....  Menuju ke kabupaten malang.  Untung pas di Mobil driver nya nanya lagi,  Saya buru2 install grab, registration dan reorder lg.  Kali ini bener tujuan nya ke batu  hahaha. 
      Di tempuh kurleb 1 jam kira2 17km,  udah menjelang magrib sampe the batu villas nya.  Tujuan malam ini ke BNS dan  pos ketan legenda.  Tapi setelah mandi  kok ngantuk banget,  ahirnya gak jadi kamana2 alias tidur sampe bablas.  
      Pagi2 bangun langsung Pesan sarapan nasgor rempah,  hmm gak enak nasgor nya. Setelah ambil motor (ada sewaan 70k/hari)  Saya meluncur ke Jatimpark2.  Gak susah nyari jln nya tinggal puter balik langsung masuk jln oro oro ombo.  Dpt bocoran mending pagi2 kesana eco green udah buka jam 9, Jatimpark2 Baru buka jam 10. Saya beli tiket terusan 3 wahana. Eco green Park, secret zoo dan museum satwa.  Pas lg clingak clinguk nyari loket tiket,  di atrium ada jalur cepat kalo beli tiket terusan.  Harga tiket 150k. 
      Tujuan pertama eco green Park dulu (recommendation)  disediakan angkutan meskipun jalan jg gak jauh plng 200m. 
      Sebelum masuk kita di paksa di siram dulu,  katanya untuk sterlisasi gitu gak sampe basah,  seperti di semprot  avene eau thermal spray gitu  hahahaha 

      Namanya jg eco green Park Jd didominasi yg berbau Ramah lingkungan plus education nya.  Taman nya thematic, disini di dominasi sama burung yg entah berapa ratus koleksi nya,  jg serangga Dr berbagai negara Taman water music,  silahkan bermain2 disini awas kena seprot!!  Amankan hp Anda hahaha 
      Kalo cape dan lapar bisa istirahat dulu di food court nya.  Kalo jam 12an ada bird show disini  
       Byk jg wahana di sini  mulai 
      Masuk Ruangan kaca,  yg aku sendiri gak bisa keluar  hahaha 
      Simulasi Gempa,  lorong tambang,  masuk area jungle  sambil tembak2an semua lorong sangat bersih,  tidak ada yg bau2 cape menjelajah eco green Park,  lanjut ke secret zoo  
      Setelah kena seprot lg,  langsung disuguhi  tikus2 yg berat nya 10kg,  lanjut  area monyet yg byk bgt koleksi nya mulai yg unyu sampe yg seremsemua satwa disini sehat2, gemuk2 jg kalo beruntung pas jam berkunjung ada atraksi2 hewan seperti ngasih makan,  ngajak bermain2 dll. 
      Untuk menelusurinya semua wahana disini gak perlu takut ada yg kelewat,  asal jeli setelah puas lihat tinggal cari arah panah untuk wahana selanjutnya Maka seluruh wahana bisa di lihat.  Klo cape ada mini skuter siap di sewa 100k/3 jam.  Cape di tengah jln?  Tinggal call entar di anterin skuter nya.  selanjutnya masuk museum satwa   Byk sekali koleksi binatang awetannya,  sayang latar belakang nya lukisan.  Kalo pake photo Asli lebih hidup selesai jg Saya menjelajah 3 wahana.  Total 6 jam lebih jalan2 nya....  Gempor.  
      Balik ke hotel,  mandi,  makan nasi pecel lanjut lg ke museum angkut jam 5an sore.  2 jam menjelajah museum angkut ini. 
      Bagi yg suka otomotif wajib ke sini,  outdoor nya jg sangat keren Kota gangster 
      Tema Las Vegas itali German Paris area pesawat terbang mobile nya ada yg replica ada jg yg Asli jgn tanya deh berapa koleksi Mobil nya,  banyaaaaaaak bgt. 
      Gempor menelusurinya,  istirahat dulu di Pasar apung.  Sambil beli jamu beras kencur Dr sini msh ada museum DE topeng,  takjub jg berapa ribu ato ratusan ribu koleksi topeng nya.  selesai Dr sini  let go  BNS!  
      Ketika nyampe,  lihat Dr luar langsung urung saja....  Ah Cuma liat lampu2 doang  puter balik ke alun2 batu,  tujuan Utama  pos ketan legenda.  Eh buseet  penuh terus 
      Batal deh nyicip,  pulang dgn tangan hampa ada yg tdk kesampaian. 
      Pulang hotel,  bobo pulas. 
      Pagi2 udah bangun langsung ke coban Rondo 
       
      Selesai sudah trip nya 

      Selesai sudah trip nya. 
      Packing,  balik malang via grab kena 54k 
    • By Egisaputra
      Hai jalan2ners.. 
      Kenalin gw egi. Gw anak yg hobby jalan2. 
      Gw asli sumedang cuman stay di jkt. Klo weekend biasanya gw jalan2 drpd bt di kosan.
      Long weekend kemaren tgl 22 - 24 april 17. Entah kenapa gw pengen jalan ke Bandung rencana nya gw mau maen ke daerah maribaya
      Perjalanan jkt - bandung gw tempuh 3 jam naik kereta argo parahyangan (ekonomi 80rban , eksekutif 120rban)
      Klo gw sih pake ekonomi kmren krna lagi akhir bulan
       
      Okay. Cerita bermula ketika gw smpe bdg malem2 gw nebeng di kosan temen gw. Maklum budget pas2an
      Besoknya pagi2 jam 7 gw jalan dari daerah buah batu. Gw naik motor dr daerah buah batu ke maribaya krn gw takut macet
      Gw g tau jalan, dan gw hanya bermodalkan si google map.. setelah gw set lokasi meluncurlah gw dengan PD nya ngikutin tuh s om google. Ternyata gw d arahin lewat daerah terminal cicaheum belok kanan naik ke atas lewat jalan padasuka.. wahh dr situ jalanan udh mulai naik gan. Di sarankan kondisi kendaraan harus FIT buat mencegah hal2 yg tidak di inginkan. Perjalanan katanya 1.5 jam dan gw PD banget waktu itu gak nanya2 sm warga di sana bener apa engga nya.. 
      Dan men..  perjalanan ke sana makin naik naik naik dan naik.. 

      Pemandangan nya indah banget mennnn... berasa negri di atas awan gitu.  . . Ini di daerah caringin 3. D sini banyak warung2 gitu klo kalian mau istrht buat beli minum ato foto2 bentar. Gw cuman berhenti 10 mnit ambil foto beli minum langsung lanjut lg... 
      Ktnya dr sini 30mnitan lagi ke lodge maribaya. Gw masih ikutin google map. Jalan terusssssss dan alangkah terkejutnya gw gps bawa gw ke Bukit moko (orng ada yg bilang bukin bintang/ dermaga bintang) bukan maribaya. . 
      Yaudh drpd nanggung. Gw sempetin mampir dulu ke bukit moko ini kan lumayan buat foto2 
       
      Tiket masuk 15.000 pakrir 5.000

      Lumayan foto2 dgn backgrond hutan pinus. 

      Sama ada satu lagi di sini namanya dermaga bintang. Tp sayang agak kotor pihak pengelola g sediain tong sampah d dermaga bintang
       

      Dr sini barulah gw tanya2 rute ke maribaya. Dan men jalannya jelek bgt . . 
      Gw saranin kalian klo ke sini jgan bawa mobil. Soalnya banyak gw tmuin mobil yg ga naik d tanjakan alias mogok.. 
       
      Perjalanan gw lanjutin ke maribaya 1 jaman dr sini... 
      Dan kebetulan udh siang. Jd jalanan macet gilaaaaa.. salah strategi. Harusnya gw ke sana pagi2 bgt.. biar g macet.. 
      Nyampe maribaya jm 12. Antriannya udh kaya antri beras raskin guys.. panjang bgt.  
      Bayangin aja lu mau foto antri nya 4 jam fotonya gak sampe 2 menit. Disitu kadang gw merasa sedih . . 

      Hasil fotonya memang keren. Tp perjuangannya itu loh
      Oiya tiket masuk nya per orang 25.000
      Satu kali foto 10.000 jd klo lu mau foto 10x yaa tinggal kaliin aja men.. 
      Dia gak cetak.. cuman kirim soft copy nya aja.  


      Ini pengalaman gw liburan kemaren men... 
      Jgan lupa follo instagram gw yah @egi_saputraa
       
       
       
       
    • By Rawoniste
      Tglas 14 April Kemaren Saya nyoba ikut open trip paket ke bromo - river tubing X-maro,  ini sebetulnya trip buat Bulan Mei nanti,  beruntung trip bulan Maret ke ciletuh Geopark gagal,  Saya majuin saja ke April trip yg ini.  
      Naik KA Malabar yg di tempuh dalam waktu 12jam lebih cukup melelahkan,  akan terapi karena hari pertama aktitas yg yg ringan2 Jd nya pilih KA saja. 
      Meting point di statsiun malang Baru,  kedatangan Saya jam 7an dan langsung di jemput jam 8an kurang,  ada 2 peserta yg sudah Stanby di meting point  berasal Dr Jakarta.  Lha Cuma bertiga?  Iya...  Soalnya 2 lagi milih ke batu dulu.  Baru gabung ke bromo.  
      Kita bertiga langsung  menuju Candi Jago,  Candi yg udah di kepung rumah warga.  Tidak ada yg special di sini. 
      .. 
      Beres poto2 menuju homestay di setelah mandi dan makan kita istirahat dulu sebentar,  jam 11 kita di jemput untuk main river tubing,  horeee kesampaian jg main beginian.  Nyanpe di Basecamp kita di briefing dulu.  Nama Sungai nya X maro....  Tipikal Sungai deres dgn batu2 mecungul tapi gak dalam.  Gak punya dokumentasinya di sini,  karena gak punya underwater camera,  lagian ribet jg musti pegang2 kamera ketika  "bahaya"  mengancam.  
      Peserta Dr Jakarta yg gendut (maaf yah)  udah gak keitung berapa x terbalik hehehe sampe kacamatanya hilang,  saya sih cuma sekali jatuh cantik karena terpaksa Harus peganging go pro punya orng lain,  disebut jatuh cantik karena  udah secara sadar mau jatuh dan udah siap2 untuk jatuh. 
      Setengah perjalanan  kita istirahat dulu,  ngopi dan nyemil bala2. 
      Lanjut dan sampe finish.  Peserta nya 3 orang team rescue nya 5 orang hahaha. 
      Beres river tubing,  kita pulang menuju homestay.  Mandi dan istirahat.  Teman trip request untuk minta anter beli kacamata.  Ada keinginan untuk kulineran di malang,  tetapi Mobil nya di pake  jemput dulu peserta Dr Batu.  Jam 4 sore Baru Datang....  Eh gila ni sopir,  minta bayaran 400k,  jelas gw batalin saja cos,  Nyanpe malang pastinya jam 5 jam 7 paling telat harus pulang karena harus istirahat buat hiking ke bromo jam 2 malam.  
      Set alarm jam 1 pagi,  Dan langsung di jemput.  Di Mobil jeep udah ada 2 peserta   ce,  di Mobil 1 lg masih kosong,  cukup kesel jg nunggu 1 jam an kurang sama peserta yg 1 Mobil tsb.  Brangkat.....  Wuzzz. 
      Ternyata cukup jauh jg udah gitu jalananya jelek bergelombang jg,  tapi tetep semangat. 
      Kunjungan pertama udah pasti bukit penanjakan  untuk melihat sunrise.  Dgn jalananan yg di tembok cukup nanjak,  plus tanga yg berkelok2. Teman Saya yg gendut tiap  kelokan Selalu istirahat dulu,  demi kebersamaan gw jg ikut rehat jg.  Ahir nya Nyanpe ke puncak,  udah byk yg Stanby disana.  Saya Hanya  nyeruput teh Manis hangat di warung....  Semua harga gorengan dan minum an hangat 5ribuan 
      sunrise nya kurang Indah ternyataya
      tapi terbayar dgn view hamparan embun di bawah nya.....  Begitu Indah ninggali jejak dulu 
      Puas poto2 di sini kita turun lg menuju kawah bromo 
      peserta jeep yg 1 lg ternyata udah berada disini duluan views ketika turun Dr penanjakan 
      ningalin jejak dulu 

      Lagi...... 

      Selanjut nya kita menuju kawahnya,  Dr jauh udah kliatan nanjak bgt dan maceeet.  
      2 peserta ce nyerah gak mau ke puncak kawah,  2 lg byk istirahat.  Ahir nya gw minta Ijin naik duluan.  Klo antri begini,  ini tanga gak terasa jauh dan cape karena Baru 3 step aja udah berenti dulu 
      Nyanpe di puncak kawah,  ya ampun sempit bgt pantesan macet,  ini bener an di bibir kawah itu Hanya untuk 2 orang yg lewat bayangkan saja seperti pematang di sawah,  gak kuat lama2 diatas sini takut kesenggol ato nyengol orng bisa2 jatuh ke kawah ato ke sini sebelahnya 
      Kawahnya kedengeran mendidih. 
      Pas turun Saya ketemu peserta lain yg baru naik 
      Turun ah.....  Kaki udah gemelatak gini. 
      poto2 dulu di Pura 
      Saya istirahat di jeep sambil nunggu yg lain turun. 
      Lanjut ke pasir berbisik.....  Teman saya ada yg mupeng naik motor...  Tp nyewanya harus di pos tiket x yah 
      ya Hanya hamparan pasir Maha luas saja,  Dan ini Hanya ada beberapa gundukan batu di spot ini saja. 
      Kelar poto2 disini,  lanjut ke Bukit Teletubies lagi
      Pengen sekali guling2 disana,  tapi jauh bgt no 
      Area sini panas menyengat jg tp cukup sejuk,  gak bikin keringat deras 
      Puas poto2 kitapun pulang ke honestay lg,  mandi makan dan siap2 dijemput jam 2 siang untuk pulang.  Selesai sudah open trip nya.  Tetapi tidak ada yg pulang di hari tsb,  yg 2 ce nginep di balava malang,  2 lg di Haris.  Saya milih batu jadi nya kita minta kulineran plus dianter ke hotel.  Tujuan pertama baso kota cak man,  Baru pertama x makan baso seenak ini.  Lanjut toko oen.  Nyesel bgt ke sini,  es krim nya gak enak samsek. 
      Ntar di lanjut setelah jumatan  

    • By val_3373
      Hai Jj'ers
      Kali imi saya ingin membagikan pengalaman menjelajah Lampung selama 4 hari ( 13-16 April 2017) kemaren.  Selama ini Lampung hanya terkenal degan Pulau Pahawangnya, terus terang saya juga belum pernah ke Pahawang tetapi karena sudah banyak orang2 yang ke sana, ingin mencari sesuatu yang berbeda, akhirnya dipilihlah target utama trip kali ini yaitu Pantai Gigi Hiu yangterletak di daerah Kelumbayan, Tanggamus Lampung. Belum trlalu banyak orang pergi ke tempat ini dikarenakan akses jalan yang masih parahdan rusak. Akses jalan yang rusak tidak menyurutkan semangat untuk mendatangai tempat ini. Rencana dengan mobil pribadi dan kebetulan ada teman ngetrip yang bisa brgabung, maka saya bersama @Fu Cen serta suami dan anaknya ikut dalam trip ini. Kami berlima termasuk supir menuju ke Lampung
      Berikut itinerary perjalanan kami :
      Day 01. 13 April 2017 - Jakarta - Lampung
      Jam 10 pgi kami start menuju Lampung dimulai dari Mepo Rumah Sakit awal Bross di Cikokol dengan kendaraan pribadi mobil terios. Jalanan lumayan lancar, tiba di pelabuhan mrah sekitar jam 11.45 langsung dapat kapal erry sehingga kami tidak perlu menunggu, beli tiket ferry seharga Rp 325ribu/mobil, mobil lsg masuk ke dalam ferry. Sekitar jam 12.15 Ferry berangkat menuju Pelabuhan Bakauhueni Lampung. Kami beruntungmendapat Ferry yang bagus dan sepi serasa milik pribadi hehehehhee. Begitu dduk, lagsung menyantap bekal yang sudah disiapkan oleh Fu cen dai rumah yaitu nasi liwet dan ayam taliwang.... hmmmmm sedap deh. Sekitar jam 2.55 sore akhirnya ferry kami merapat juga di Pelabuhan bakauhueni.... Lampung, We are coming....
       Kondisi jalan dari Bakauhueni menuju kota Bandarlampung agak rusak sehingga kendaraan tidak bisa melaju dengan kencang, kami tiba di Teluk Betung sekitar jam 5.30 langsung menuju hotel yang sudah kami booking sebelumnyayaitu Jazz Guest house seharga Rp 172ribu/kamar. Istirahat dan mandi sebentar setelah itu kami keluar hotel untuk makan malam dan mencari oleh2, karena hotel dekat dengan pusat oleh2 di lampung yaitu Yenyen yangterkenal itu. Sambil membeli oleh2, kami juga bertanya2 dimana gerangan lokasi Panta Gigi Hiu yang menjadi target utama kami itu berada. Selesai beli oleh2, kembali ke Hotel untuk beristirahat karena subuh2 kami akan brangkat ke Gigi Hiu
      Day 02 14 April 2017 Teluk Betung-Gigi hiu
      Jam 2 subuh kami berangkat menuju Kiluan karena untuk sampai ke Gigi Hiu kami harus ke Kiluan terlebih dahulu, jadi sekalian ingin melihat Lumba-Lumba yang berada di teluk Kiluan. Target harus sampai di Teluk Kiluan paling lambat jam 6 pagi jika ingin melihat lumba-lumba. Arah menuju Teluk Kiluan searah dengan yang menuju Ke Pahwang, patokan yag kami ambil taitu jalan menuju padang cermin, sesampai perempatan padang cermin ke kanan, kami mengambil arah yang ke kiri, ikuti saja jalan tersebut. Kondis jalan sampai ke pelabuhan Ketapang untuk menyebrang ke pahawang sudah cukup bagus dari ketapang masih lurus saja untuk menuju ke teluk kiluan.... masih ada beberapa ruas jalan yang rusak. semakin mendekati teluk Kiluan kondisi jalan lebih banyak yang rusak. Kita akan menemukan gerbang selamat datang di Kiluan yang berda di sebelah kiri, masuk ke dalam gerbang tersebut dan ikuti saja jalannya sampai menuju  ke arah pantai... jalanan sudah bagus karena sudah di cor beton, tetapi sayang masih kurangnya papan petunjuk untuk menuju lokasi penyewaan perahu di teluk kiluan.
      Kami berhenti disembarang tempat karena tidak mengetahui arah dan lokasi yang dituju, kalo orang bilang traveller nekat... hahahahahaa tapi keberuntungan masih bersama kami, tempat kami berhenti teernyata slaha satu homestay di Teluk Kilian aitu Homestay "Pak Rusdi" kami tiba di teluk Kiluan jam 4.45 pagi dan hujanpun turun pada saat itu yang sempat menyurutkan semangat untuk melihat lumba-lumba. Kami nego harga untuk sewa jungkung jika ingin melihat lumba2. Sewa Jungkung Rp 300ribu/Jungkung. 1 jungkung max 3 org, karena kami berlima maka kami harus menyewa 2 jungkung. Sambil menunggu kami juga menanyakan bagaimana caranya jika ingin menuju ke pantai Gigi Hiu. dikarenakan akses jalan, kendaraan roda 4 belum bisa menuju ke sana. Untuk ke sana bisa dengan berjalan kaki atau sewa ojek sebesar Rp10ribu/ojek pp termasuk biaya masuk ke Gigi Hiu. Tepat jam 6 pagi, kami menuju ke Jungkung untuk berperahu melihat lumba2. Dari homestay kira2 memakan waktu 30 menit menuju lokasi pemburuan melihat lumba2. Tidak banyak yang berkunjung ke Kiluan pada saat itu, hanya 2 jungkung kami saja dan lumba2nya tidak banyak, tetapi Puji Tuhan kami masih bisa melihat lumba-lumba tersebut.
      setelah puas melihat lumba-lumba kami menuju Pulau Kelapa (Kiluan) untuk berphoto di pantaunya yang berpasir putih dan halus serta irnya yang sangat jernih dengan degrasi warna hijau tosca yang menyegarkan mata.
      Ingin rasanya brlama-lama di pulau ini, tetapi kami diingatkan oleh Pak Rusi karena ingin menuju Gigi Hiu, maka harus segera kembali ke homestay. SEsampainya di homestay, kami berisitirahat sebentar sambil mengganti pakaian yang basah karena percikan air laut serta hujan, tepat jam 10 kami berlima naik ojel menuju Gigi Hiu. Belum ada bayangan mengenai kondisi jalan yang akan kami lalui. Dalam benak saya hanya kondisi jalan yang rusak saja ternyata akses untuk menuju ke gigi Hiu bukan hanya rusak tetapi cukup extreme. Motor harus melewati tanjakan dan turunan tajam yang cukup panjang dengan kondisi jalan yang masih bebatuan atau tanah merah saja, kondisi jalan cukup lcin dikarenakan semalam hujan. Bettambah lagi deh tantangan yang harus kami lewati.... pada saat itu semua orang menjadi sangat religius karena berdoa sepanjang perjalanan semoga motor tidak jatuh Kali ini saya benar2 pasrah mengandalkan keahlian abang ojek dalam mengendalikan motornya.... hahahahahahaa. Perjalanan dari teluk kiluan mnuju Gigi Hiu kira2 memerlukan waktu 1.5 jam dengan ojek (=/-5km) Jikakondisi jalan bagus mungkin hanya 45 menit. Perjalanan yang panjang dan menegangkan terbayarkan dengan keindahan alam yang terhampar di depan mata kami.... hanya 1 kata yang trucap "WOW". Sayang sekali tempat yang begitu indah tidak dikelola dengan baik oleh Pemda setempat. Jika akses jalan baik, kami percaya bahwa gigi hiu akan menjadi salah satu Icon pariisata di Lampung Dari tempat parkir untuk menuju gugusan karang2nya memerlukan waktu =/- 20 menit berjalan kaki. Segala keepenatan dan ketegangan yang dialami hilang dalam hitungan detik melihat keindahan Gigi Hiu. Sayang sekali ombak lg tinggi sehingga kmi tidak bisa menyebrang untuk masuk ke tengah2 gugusan karangnya.
      Setelah puas menikmati keindahan Gigi Hiu, kami kembali ke homestay dan mengulang kembali ketegangan engan ojek hahahahaha ternyata pulang lebih menyeramkam daripada perginya, motor yang saya tumpangi sempat tergelincir karena tidak kuat menanjak. PujiTuhan tidak terjadi kecelakaan. Sampai  di Homestay jam 14.15, kami sudah disediakan makan siang oleh pak Rusdi berupa ikan goreng, tempe goreng, sayur asem dan sambal. Makan siang dihitung Rp 20ribu/org. Sebenarnya setelah makan siang yang telat, masih ada 1 tempat yang bisa dikunjungi di teluk kiluan yaitu pantai Laguna, dikarenakan kecapean karena ke Gigi hiu maka kami memutuskan untuk tidak ke sana. menggunakan waktu untuk berisitahat sambil meluruskan kaki yang pegal2 selama naik ojek. Jam 15.00 kami cabut dari Kiluan menuju Pringsewu dengan mengandalkan Gooegle map yang menuntun perjalanan kami. Tiba di Prinsewu jam di Regensy Hotel Pringsewu.jam 19.30. Harga kamar Rp 250ribu/kamar. Kami berisitiraht setelah perjalanan yang melelahkan.
      Day 03: 15 April 2017  Pringsewu-Kota Agung
      Selesai sarapan di hotel, tepat jam 8.00 kami menuju kota agung untuk melamjutkan perjalanan ke air terjun way Lalaan yang berada di Kota Agung dengan mengandalkan gooegle map kembali. Perjalanan dari hotel keWay Lalaan +- 1 jam perjalanan. Cukup mudah untuk mencapai air terjun ni karena berada tepat dipinggir jalan raya dari pringsewu menuju kota agung. HTM Rp 5ribu/org + parkir roda 4 Rp 5ribu Air terjun way lalaan mempunyai 2 air terjun aitu way lalaan 1 dan way lalaan2. Akses menuju ke way lalaan  sangat bagus sdh dibuatkan tangga dari semen . dari parkiran menuju air terjun way lalaan1 +- 10 menit. Dikarenakan musim hujan maka air di way lalaan keruh. menurut penjual warung2 di sana, jika musim kemarau, air di way lalaan sangat jernih.
      Setelah puas di way lalaan kami menuju Pantai Terbaya, hasil dari bertanya-tanya dengan ibu penjual makanan dan minuman di way lalaan. Pantai ini jugaa sangat mudah untuk dicapai karena tebat berada di pinggir jalan raya. dari way lalaan hanya sekitar 20 menit perjalanan dengan mobil. HTM Rp 7500/org parkir mobil Rp 12.500.
      Berdasarkan info dari pendududk setempat terdapat lagi salah satu tujuan wisata di darah Kota Agung yaitu Bendungan Batu Tegi . Jarak dari pantai terbaya ke batu Tegi sekitar 1.5 jam perjalanan, kali ini kami juga mengandalkan google ma untuk menuju ke sana. HTM Rp 3000/org. Biaya parkir sukarela. Ada2 tempat yang bisa kita kunjungi di Batu Tegi yaitu Demaga/Jetty dan Bendungannya. Di dermaga kita bisa berkeliling bendungan dengan menyewa prahu Rp 75ribu/perahu. Di sekitar danau yang terbentuk karena bendungan ii terdapat 2 air terjun yang bisa dikunjungi tetapi saat ii ditutup karena ada siswa SMA yang meninggal dunia tenggelam di ar terjun ersbut dan 1 lg air terjun yang aliran airnya sangat kecil langsung menju ke danau. Hanya air terjun ini daoat kami lihat dari perahu. Sayang sekali banyak sampah di sekitar air terjun tersebut yang mengurangi keindahannya.
      Kotajuga bisa melihat bendungan ini dari atas di gardu pandang yang sudah disediakan, pemandangan dari atas sangat indah.


      Setelah puas di Batu tegi, kami kembali menuju kota Lampung untuk berisiirahat. Tiba di hotel Jazz Guest House sekitar jam 7.30 sebelumnya kami makan malam dengan menyantap Bakso J=Haji Son Sonny yangt terkenal di lampung. kata Fu Cen blm ke lampung kalo belum mencoba bakso Sony....
      day 04 16 April 2017 Lampung-Jakarta
      Setelah sarapan, kami kembali ke Jakarta tepat jam 8 pagi. Sebelumnya kami memuttuskan untuk ke tempat wisata yang dilalui dalam perjalanan pulang kami ke jakarta, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Pulau Mengkudu dan Pantai Batu lapis yang beradadi Kalianda.. Kembali mengandalkan google map untuk sampai ke tempat ini. Kami harus menuju pantai kahay terlebih dahulu, dari pantai Kahay kemudian menyewa perahu untuk sampai ke Pulau mengkudu dan Batu Lapis. Sewa perahu Rp 30ribu/org ke dua spot wisataini. Perjalanan dari pabtai kahay ke batu lapis sekitar 15menit berperahu. Batu lapis merupakan pantai dengan batu karang yang berlapis-lapis sehingga di sebut dengan pantai batu Lapis. HTM Rp 5000/org

      Setelah puas di bayu lapis kami melanjtkan perjalanan dengan perahu ke Pulau mengkudu selama 10 menit. Pulaumengkudu merupakan 2 pulau yang terhubungkan dengan gugusan pasir putih yang terbentang menyambungkan dua pulau yang terpisah. Sauang sekali banyak sekali sampah di sekitar pulau sehingga keindahan air laut yang berwarna hijau tosca tertutup dengan sampah yang berserakan. Jika kita hendak mandi2 dan lama di pulau mengkudu maka Tukang perahu akan kembali ke Pantai kahay terlebih dahulu dan kembali setelah kita puas bermain. Tukang perahu akan meninggalkan no Hpnya untukk kita hubungi. Tetapi karena kondisi pantai yang kotor, maka kami meminta tukang perahu untuk menunggu sebentar saja.  HTM Rp 5000/org . setelah itu kami kembali ke pantai kahay melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.....

      Bye2 lampung..... Salam Jalan-jalan
       
       
       
       

    • By Dimas Alfarizi
      15 September 2016, terbang ke Natuna (Kepulauan Riau) untuk tugas ke salah satu pulau yang belum teraliri listrik. Misinya? Nyalain listrik disana. Yaa, testcomm untuk mengaktifkan perangkat yang sudah dipasang oleh team saya disana. Dia sudah mendekam di desa selama kurang lebih 4 bulan. Saatnya saya meluncur kesana untuk menyalakan perangkat dan listrik sampai ke rumah masyarakat.
      Tapi tidak lengkap rasanya ke tempat baru, ke kampung halaman orang, kalo gak explore daerah itu. Berbekal searching, akhirnya diputuskan sebelum masuk desa singgah dulu ke ALIF STONE PARK. HTM nya murah, cuma 5 ribu, itu juga dimasukin ke kotak sifatnya sebagai restribusi kebersihan.
       







    • By freaksthriller

      Bertemu Korban yang Meninggal, Hipotermia dan Kesurupan Saat Mendaki Gunung Gede Pangrango via Jalur Putri dan Turun lewat Jalur Cibodas
      Pendakian kali ini menjadi pengalaman yg teramat berharga untuk kami, perjalanan  yang mengajarkan kami apa itu makna hidup , terutama menghadapi "Hipotermia, Kesurupan dan Kematian" yang sampai saat ini menjadi momok menakutkan bagi para pendaki gunung. Tidak sedikit kita mendengar berita meninggalnya seorang pendaki yang diakibatkan oleh Hipotermia.
      Tahun 2015 silam tepatnya tanggal 2 Juni, saya dan 5 orang teman lainnya mendaki gunung ini, sehari sebelumnya kita berenam berangkat dari Bandung menggunakan motor, sesampai di Cibodas kamipun menuju kantor TNGP dan mengurus SIMAKSI untuk pendakian esoknya, setelah itu kamipun melanjutkan perjalanan ke rumah temannya teman salah satu dari kita untuk beristirahat setelah lelah perjalanan dari Bandung.
      Singkat cerita, setelah semua siap sekitar pukul 7.30 pagi setelah packing ulang dan cek ulang perlengkapan kitapun menitipkan motor, mulai berjalan dan mencarter angkot untuk menuju ke basecamp yang terletak di Desa gunung putri, sesampai disana kitapun memulai perjalanan , setelah melewati pemukiman warga dan perkebunan  dengan medan yang menanjak, tidak lama kita sampai di Pos Perizinan, sekitar pukul 10.00 setelah pengecekan Simaksi dan pemeriksaan kamipun melanjutkan perjalanan, disinilah perjalanan sesungguhnya dimulai.
      Masih dengan medan yang sama melewati ladang perkebunan penduduk yang semakin menanjak dengan trek yang di dominasi oleh tanah merah, kitapun tidak luput beberapa kali istirahat, menyesuaikan dengan salah satu dari kita yang baru pertamakali mendaki, jadi kami berjalan cukup santai menikmati  perjalanan tanpa buru-buru.
      Sekitar pukul 10:45 kitapun mulai memasuki hutan tropis yang dipenuhi pepohonan dan sampai di Pos 1 Legok Leunca sekitar pukul 11.22 kitapun beristirahat. Ketika itu ada beberapa petugas yang lewat dan salah satunya duduk beristirahat bersama kami setelah sedikit berbincang beliau memberitahukan bahwa di alun-alun Surya Kencana ada korban meninggal sejak kemarin sore yang katanya terkena Hipotermia, dan hari ini sedang di evakuasi . Beliau bercerita kalau disini memang cukup banyak korban yang meninggal, tapi yang dipublikasikan hanya beberapa. Beliau mengingatkan kami utk berhati-hati karena cuaca saat itu bisa mencapai 0 derajat celcius. Saat pertama mendengar diatas ada korban meninggal, tidak bisa dipungkiri ada sedikit perasaan gak karuan, “dalam hati: wah….ada korban meninggal?”
      Setelah beristirahat kitapun melanjutkan perjalanan, disini trek perjalanan semakin terjal menanjak, jarang sekali menemukan landainya. Disepanjang perjalanan entah kenapa suasana terasa hening, sepi, saat itu jarang sekali menjumpai pendaki lain, bisa dibilang hanya 1-2 tim pendaki yang turun, di pos 3 pun tidak ada yang berjualan, semakin kesini medan jalan semakin terjal dan curam, cukup menguras tenaga, kitapun semakin sering beristirahat bahkan waktu itu teman yang baru pertama kali naik gunung tadipun meminta kita berhenti hampir stiap 10 menit sekali, beruntungnya kita saling memahami kalau perjalanan ini memang untuk dinikmati.
      Sekitar pukul 13:40 dari atas terdengar suara banyak orang yang sedang turun, kamipun menduga-duga jika itu tim evakuasi yang sedang membawa korban, beberapa saat kemudian ternyata benar 4 orang yang sedang menandu korban dan 4 orang lainnya yang saling membantu berjibaku melewati medan turun yang sangat curam, sesaat kamipun terdiam hanya bisa melihat sesosok mayat melewat tepat didepan mata dan berucap “Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un”…
      Setelah itu kamipun melanjutkan perjalanan, suasana semakin hening meski kami tidak saling membicarakan seolah tidak terjadi apa-apa, tapi seolah pula kami mengerti perasaan masing-masing.
      Berjalannya waktu kamipun sesekali bercanda untuk memecah keheningan itu, membuat kopi dari botol termos yg kami bawa dan nongkrong ditengah jalan sembari istirahat, karena memang sepi hampir tidak ada lagi pendaki yang kita temui. Sekitar 15 menit sebelum Surya Kencana hujan turun memaksa kita untuk memakai jas hujan, dan kebetulan trek sedikit landai kitapun mempercepat langkah, sekitar pukul 16:24 kitapun sampai di Surya Kencana.
      Tidak lama saat ditengah savanna  hujan semakin deras bahkan sangat lebat disertai angin yang kencang, dan kamipun berlari ketepian utk mencari tempat berteduh dan membuat shelter dari ponco. Meski demikian hampir smua pakaian yg kita pakai sekejap basah kuyup, sayapun hanya sempat mengganti  baju saja, kitapun mulai kedinginan dan sedikit mengigil ditambah perut sudah mulai terasa lapar,  Setelah -+40-50menitan hujanpun mulai reda, dan kamipun bergegas untuk melanjutkan perjalanan karena sudah tidak sabar ingin sesegera mungkin mendirikan tenda.
      Baru saja keluar dari tepian tiba-tiba jauh ditengah savana ada seorang wanita  menggunakan payung berteriak dgn sangat keras meminta tolong, kamipun terkejut dan segera berlari menghampirinya. Ketika akan berlari menghampirinya, salah satu dari kita ada yang bercanda mengatakan “wah…kita juga ini butuh pertolongan, hehe” Yaaa…mengingat kita baru saja tiba sudah di guyur hujan yang sangat lebat, berjibaku membuat shelter, sebagian pakaian basah kuyup, kedinginan, ditambah kelaparan”
      Sesampai ditengah savana itu ternyata mereka mendirikan 2 tenda terlihat 3 orang perempuan yg sedang histeris melihat 1 teman cowonya yg sedang mengalami kejang-kejang terkena hipotermia.  Kamipun bergegas utk membantu, saat itu mereka semua panik, terlihat kacau karena tenda dan hampir semua perlengkapan mereka basah. Kondisi korban saat itu terlihat sangat menggigil, susah bernafas, mata selalu melihat keatas serta anggota tubuhnya seperti mati rasa dan sering mengigau menyebut nama ayahnya yang sudah meninggal, sontak kakaknya pun histeris berteriak ketakutan, sambil menangis yang membuat suasana semakin panik pacar korban yang ikutan menangis mereka berdua sudah berfikir terlalu jauh membayangkan korban akan meninggal. Pertama kitapun mencoba utk menenangkan, tanpa disadari dengan inisiatifnya masing-masing kitapun terbagi menjadi 3 kelompok, dua orang dari kita mencoba utk menenangkan, dua orang lagi mendirikan tenda membuat air hangat dan mie instan untuk korban, dan dua orang lagi mencari bantuan, bilamana terjadi hal-hal yg diluar kehendak.
      Menurut dua orang yang sedang mencari  bantuan : Setelah berjalan cukup jauh akhirnya kita menemukan lokasi para pendaki yang mendirikan tenda, ketika kita menceritakan kejadiannya, kemudian salah satu dari mereka meneriakan “MAYDAY...! MAYDAY…! Serentak penghuni lain saling menyahut ada apa? Ada apa? Dia bilang ada yang terkena Hipo, kemudian terlihat beberapa orang menghampiri, tidak lama kitapun bergegas kembali membawa beberapa orang, saat itu langit mulai gelap dan setibanya di tkp terdengar dari dalam tenda bacaan doa-doa seperti yang sedang tahlilan, saya  pikir korban meninggal, dalam hati "Astagfirullah ya Allah... masa saya harus melihat ada korban jiwa lagi tepat didepan mata dalam satu waktu" dengan rasa gundah kitapun masuk kedalam tenda dan ternyata korban masih hidup bahkan membaik, malah sekarang kaka korban yang menjadi korban kesurupan.
      Sebelum kesurupan kakak korban sering menangis histeris melihat kondisi adiknya, dan dua wanita lainnya meminta izin untuk mengganti pembalut di tenda kita dan kembali keluar, tidak lama kemudian terdengar teriakan histeris aneh dari kakak korban sembari tertawa-tawa dan dua wanita tadipun kembali ke tenda kita sambil menangis ketakutan, salah satu dari wanita itu berkata ada yang mengikuti mereka, dan wanita satunya lagi memberitahu bahwa dia memang bisa melihat makhluk halus.
      Suasana semakin menegang karena kakak korban yang kesurupan itu semakin histeris menjerit-jerit, tertawa-tawa tidak karuan.  Untungnya salah satu dari kita ada yang bisa mengatasi kesurupan tersebut dibantu dengan teman-teman lainnya, setelah beberapa saat Syukur Alhamdulillah suasana semakin terkendali, kedua korban itu semakin membaik.
      Saat kita sedang menarik nafas sembari santai dan ngopi, disekitar tenda mereka terlihat beberapa pembalut yg dibuang sembarangan. Mungkin itu salah satu penyebabnya "Wallahu A'lam"
      Sayangnya kami tidak sempat mendokumentasikan kejadian itu. Jangankan utk memikirikannya, malah kitapun lupa untuk makan, padahal kita belum makan dari siang.
      Setelah beberapa saat semua kembali normal, kita semua pindah ke lokasi tempat para pendaki lainnya mendirikan tenda, dan akhirnya kitapun dapat beristirahat total, meskipun salah satu dari kita masih ada yang terlihat pucat mukanya, dan sudah tidak betah ingin segera pulang.
       
      Esoknya sekitar pukul 5.30 kitapun bangun sholat dan menikmati setiap keindahan alam yang Tuhan suguhkan, tidak henti-hentinya dalam hati berucap syukur. Ketika kita sedang duduk-duduk didepan tenda dan memasak terlihat dua orang cwo dan cwe dengan dingin lewat di depan kami, bukannya itu korban yang semalam terkena hipotermia dengan pacarnya? Kata salah seorang dari kita, dan kamipun saling memandang dengan tersenyum.
      Setelah puas bersantai kitapun bergegas beres-beres dan packing untuk melanjutkan perjalanan pulang lewat jalur Cibodas, sekitar pukul 10.30 kita memulai perjalanan menuju Puncak Gunung Gede dengan trek yang di dominasi tanjakan curam kitapun sedikit menghelakan nafas , makin keatas medan yang ditempun semakin extrim, sekitar pukul 11:30 kitapun sampai di Puncak dan beristirahat.
      Setelah puas waktupun menunjukan pukul 12.00 dan kami melanjutkan perjalanan menuju Kandang Badak, kitapun mengambil jalur disisi kanan untuk menghindari jalur terjalnya tanjakan setan. Saya akui jalur cibodas ini banyak destinasi wisata indah yang dilewati, ramai, dan tentunya lebih landai dibanding jalur gunung putri, tapi entah kenapa saya merasa jenuh, perjalanan menuju Cibodas ini terasa sangat amat lama.  Sekitar pukul 17.18 kitapun sampai di Pos Panyancangan, setelah istirahat sejenak kitapun melanjutkan perjalanan.
       
      Dari sini jelanan mulai sepi… terasa hening ketika waktu menunjukan tepat pukul 18.00 ditengah perjalanan salah satu dari kita menyuruh kita semua untuk berhenti sejenak dan dia berkata "nanti jalannya berdua-dua jangan sampai melamun, dan terus fokus" setelah 5-10 menit kemudian kitapun melanjutkan perjalanan, hari sudah semakin gelap sementara kami belum sampai-sampai, mana jalanan sepi dan terasa hening dengan aroma mistis yang sedikit menyelimuti, entah hanya perasaan saja. Singkat cerita sekitar pukul 19.00/19.30an kitapun sampai di Terminal Cibodas dan perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkot menuju rumah temannya teman kita, sesampai disana kita beristirahat duduk-duduk diteras ngobrol-ngobrol, dan membahas banyak cerita mistis tentang Gunung Gede, termasuk yang tadi ketika kita berhenti tepat pukul 18.00 teng itu…ternyata oh ternyata… pantas saja!
      Oh ya kebetulan temannya teman kita yang punya rumah memang tahu betul seluk-beluk Gunung Gede (toh rumah nya jg daerah situ) hehe… meski dia tidak ikut mendaki bersama kami. Setelah ngobrol dilanjutkan dengan makan bersama dan tidak lama setelah itu kami memutuskan untuk pulang ke Bandung pastinya menggunakan sepeda motor, tengah malam itu! Wow… Perfecto!
      Syukur Alhamdulillah kita semua sampai kerumah masing-masing dengan selamat, dan itulah tujuan utama kita mendaki adalah bisa kembali ke rumah dengan selamat.
      yang mau liat Videonya...
      DISINI 
      Semoga amal ibadah diterima disisiNYA! "Amin"
      -02/06/15-
      Sedikit beban yg harus kita syukuri...
      1. Kematian
      Perjalanan kemarin adlh perjalanan yg
      mengajarkan kita apa itu makna kehidupan.
      2. Hipotermia & Kesurupan
      Sebaik2 manusia adalah org yg bermanfaat bagi org lain.
       
      backpackermate
      Instagram @backpackermate  
    • By Fauzan Ammary
      Lama tak muncul di forum, kali ini saya ingin membuat field trip tentang Gorontalo  
      Gorontalo seketika menjadi magnet pariwisata dengan kemunculan hiu paus yang sangat jarang untuk berdiam di sebuah daerah, kerena mereka cenderung untuk berpindah tempat mengikuti sumber makanan. Tahun 2016 salu, saya berkesempatan untuk mengunjungi Gorontalo yang kebetulan waktu itu untuk menghadiri pernikahan kakak saya. 
      Kesan pertama cutup baik, karena kebetulan wake itu bandaranya baru seja di resmikan sekitar 2 bulan, sehingga tentu saja sangat bersih.

       
      penerbangan yang saya ambil, melalui Manado. Pilihan penerbangan dari dan ke Gorontalo sebenarnya sangat terbatas hanya tersedia dari Makassar dan Manado, ditambah Luwuk, selain tujuan Makassar, semuanya di layani Wings Air. Ibu saya waktu itu bahkan meminta saya membelikan tiket dari Ternate tujuan Makassar lalu menuju Gorontalo, yang penting pesawatnya besar walaupun jarak yang di tempuh berkali-kali lipat, tetapi saya berhasil meyakinkan untuk menggunakan pesawat baling-baling eheheh

       
      Gorontalo sendiri tidak banyak yang bisa dilihat, wisata lautnya jaraknya cukup jauh, dan tentunya memakan biaya, apalagi yang namanya Pulau Cinta itu. wisata Hiu Paus merupakan wisata yang paling dekat dan menawarkan pengalaman yang berbeda. Desa wisata hiu sendiri beraam desa Botubarani, lokasinya di tepi panti, dan ternyata di situ terdapat sebuah pabrik pengolahan udang, yang selama ini menarik kumpulan hiu ini untuk mendekati pantai karena adanya sumber makanan seperti kepala udang, yang ternyata oleh pabrik di jadikan sisa produksi dan di buang.
      Hiu ini sendiri berjumlah sekitar 12 ekor, tapi yang saya temui hanya 4 ekor saja, tapi itu sudah cukup untuk membuat saya kagum. Begini penampakannya
       


      Mereka ini tipe yang mendiami laut yang cutup dalam, mereka tidak bermain di bibir pantai.
      Jika teman-teman takut, bisa melihat hiunya melalui perahu yang di sewakan warga sekitar dengan biaya yang di sepakati, dan jangan lupa untuk membeli kepala udang, yang kaal tidak salah satu kantong kecil seharga RP 10.000. Jika sudah di permukaan laut, maka hiu akan di panggil dengan cari memukul sampan hingga menciptakan suara yang nyaring di dalam air.

       
      gambar di atas adalah ketika hiu akan naik ke permukaan untuk di beri makan, bisa di lihat perbandingan ukurannya dengan manusia, menakutkan. Sejujurnya awalnya saya takut, tapi lama kelamaan berubah menjadi kagum.

      untuk berat hiunya sendiri, bisa mencapai 19 ton, maka dari itu tidak disarankan untuk berenang mendekati hiu, kalaupun dekat harus waspada, karena jika terkena kibasan ekornya, cukup untuk membuat pingsan seketika. Kulit dari hiu ini pun sangat kasar, dan di sarankan untuk tidak menyentuhnya.
      nah ini perbandingan saya tengan hiunya itu sendiri, aslinya malah lebih besar lagi. Ini hiu dewasa, ada juga yang masih baby.

      nah ini baby-nya, lebih besar dari saya ahahah

      untuk makan sendiri, hiu ini menyaring makanannya melalui insang.


      nah, suatu saat kalau memang ada kesempatan, ini nggk boleh di lewatkan sama sekali. Semoga teman-teman jalan2.com berkesempatan untuk berkunjung ke Gorontalo
      nah, hiunya titip salam minta di kunjungi eheheh