Sign in to follow this  
Followers 0
dejivruR

field report Foto foto kota Pontianak

35 posts in this topic

berikut adalah foto foto yg saya ambil di akhir tahun 2012 ini

wooden_dock_by_dejivrur-d5ovb21.jpg
dermaga sungai kakap

sungai_kakap_riverside_dock_by_dejivrur-
dermaga di pinggir sungai

dockside_fish_market_by_dejivrur-d5ovb3b
pasar ikan di pinggir dermaga sungai kakap, dari ikan yang biasa sampai yang aneh, ada disini semua :)

riverway_to_the_open_sea_by_dejivrur-d5o
dari sungai kakap menuju sungai lagi, dan lautan lepas

gateway_to_the_open_sea_by_dejivrur-d5ov
gerbang dermaga bongkar muat

masjid sultan syarif abdurrahman alkadrie
alkadrie_mosque_main_entrance_by_dejivru

side_view_alkadrie_mosque_by_dejivrur-d5

alkadrie_mosque_doors_by_dejivrur-d5owru

sultan_abdurrahman_alkadrie_mosque_by_de

Jalan2 and deffa like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

kompleks kraton kesultanan kadariah

gate_of_kraton_kadariah_by_dejivrur-d5oyv4a.jpg

kraton_kadariah_main_entrance_by_dejivrur-d5oyv4h.jpg

side_view_of_kraton_kadariah_by_dejivrur-d5oyvkd.jpg

kraton_kadariah_throne_room_by_dejivrur-d5ozq5q.jpg

ruang tahta kraton, dulunya sultan menjalankan pemerintahan dari ruangan ini

decoration_of_past_glory_by_dejivrur-d5ozqo8.jpg

dekorasi di ruang tahta, penuh kejayaan masa lalu

ancient_qoran_by_dejivrur-d5p0p58.jpg

saksi bisu sejarah kesultanan

patung_burung_enggang_gading_by_dejivrur-d5pb9sh.jpg

terbanglah enggang gading!!

tugu_khatulistiwa_di_langit_biru_by_dejivrur-d5pbbp8.jpg

tugu khatulistiwa tercinta

mosque_with_dome_by_dejivrur-d5pb9vi.jpg

masjid al ikhsan di daerah budi utomo, siantan, atraktif dengan atap kubahnya

Share this post


Link to post
Share on other sites

port_of_pontianak_by_dejivrur-d5pf21p.jpg

pelabuhan pontianak di malam hari

bokehful_pontianak_by_dejivrur-d5pf2k8.jpg

kalau cahayanya dikaburkan, beginilah jadinya :)

bamboo_monument_at_night_by_dejivrur-d5pf207.jpg

dekat UNTAN nih, masih saja ramai!

riverside_boat_cafe_by_dejivrur-d5pf1g8.jpg

sekarang di alun alun kalau malam hari ada cafe terapung model serasan

Share this post


Link to post
Share on other sites

jembatan kapuas favoritku, romantis di malam hari dengan warna lampu yang berganti setiap 30 detik

mystical_gate_to_infinity_by_dejivrur-d5pjpqn.jpg

golden_bridge_of_brilliance_by_dejivrur-d5pjq8t.jpg

crimson_bridge_of_romance_by_dejivrur-d5pjqhm.jpg

azure_bridge_of_refreshments_by_dejivrur-d5pjqn1.jpg

kalau di siang hari, jembatan itu terlihat sangat gagah

under_da_kapuas_bridge_by_dejivrur-d5pnkvs.jpg

spanning_kapuas_bridge_by_dejivrur-d5pnkw5.jpg

vein_of_pontianak_by_dejivrur-d5pnkwe.jpg

remains_of_a_path_above_waters_by_dejivrur-d5pnkw1.jpg

sisa sisa jembatan dekat pemukiman bawah jembatan

untuk rekan rekan sekalian yg ingin melihat foto foto dengan resolusi yang lebih besar, lengkap dengan cerita serta deskripsi keterangan tempat mengenai masing masing foto mungkin bsa mengunjungi website saya di http://dejivrur.deviantart.com/gallery/33717993?offset=0

Share this post


Link to post
Share on other sites

berikut ini adalah foto foto yang saya ambil di tahun 2011 silam

the_caged_bridge_by_dejivrur-d3anujw.jpg

jembatan tol kubu raya

sclupture_plus_church_by_dejivrur-d3anwh8.jpg

sculpture di depan gereja kotabaru

end_of_twilight_by_dejivrur-d3btzn2.jpg

alun alun di senja

preparing_for_next_flight_by_dejivrur-d3c1k7u.jpg

pesawat di supadio

aqua_blast_by_dejivrur-d3av6jq.jpg

gagahnya semburan air mancur alun alun

Share this post


Link to post
Share on other sites

sclupture_plus_church_by_dejivrur-d3anwh8.jpg

sculpture di depan gereja kotabaru

end_of_twilight_by_dejivrur-d3btzn2.jpg

alun alun di senja

preparing_for_next_flight_by_dejivrur-d3c1k7u.jpg

pesawat di supadio

aqua_blast_by_dejivrur-d3av6jq.jpg

gagahnya semburan air mancur alun alun

red_lantern_by_dejivrur-d4g4iav.jpg

lentera di malam imlek

gerbang_klenteng_kubu_raya_by_dejivrur-d4g4jd7.jpg

meriahnya gerbang klenteng di kubu raya

another_piece_of_chinatown_by_dejivrur-d4g4is7.jpg

semarak suasana imlek

Share this post


Link to post
Share on other sites

alun_alun_pontianak_by_dejivrur-d4gfef6.jpg

kapal di alun alun pontianak

gate_to_the_river_by_dejivrur-d4gfflz.jpg

gerbang sampan di depan masjid sultan syarif abdurrahman alkadrie

kapuas_divides_the_city_by_dejivrur-d4gferc.jpg

sungai kapuas tercinta

dayaknese_simple_longhouse_by_dejivrur-d4gq0an.jpg

rumah panjang di tengah persawahan kubu raya

life_beside_the_river_by_dejivrur-d4gq0ov.jpg

kehidupan di pinggir sungai

rumah_adat_melayu_di_kotabaru_by_dejivrur-d4hblw0.jpg

rumah adat melayu di kota baru

mesjid_sultan_syarif_abdurrahman_alkadrie_by_dejivrur-d4hbmj9.jpg

masjid sultan syarif abdurrahman alkadrie

soulful_kapuas_river_by_dejivrur-d4hbmt1.jpg

sungai kapuas tercinta kala senja

soulful_kapuas_river_1_by_dejivrur-d4hbmuh.jpg

untuk foto foto dengan resolusi yang lebih besar, lengkap dengan cerita serta deskripsi keterangan tempat mengenai masing masing foto mungkin bsa mengunjungi website saya di http://dejivrur.deviantart.com/gallery/33717993?offset=0

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw koleksi poto2 pontianaknya keren mas bro

ada rekomendasi t4 wisata keren n penginapan murah gak ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw koleksi poto2 pontianaknya keren mas bro

ada rekomendasi t4 wisata keren n penginapan murah gak ?

klau objek wisata sih nda banyak, paling tugu khatulistiwa

cafe terapung serasan, alun alun kota, dan yg jauh dikit pantai pasir panjang singkawang

Share this post


Link to post
Share on other sites

bagus sekali foto2xnya....

saya emang gak ngerti tentang dunia photographic.

tapi, rasanya lihat poto kayak gitu, jadi pengen langsung datang kesana.

hahaha...

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus yah foto2nya. yang saya tau d pontianak cuma tugu khatulistiwa yang 0 derajat khatulistiwa.

kalau yang lain ga pernah denger deh

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus banget.. di foto ga terlalu panas kliatannya.. dilewatin pas garis katulistiwa, cuaca di sana panasnya sama ga sih sama jkt atau surabaya?? *maaf 2 kota ini menurut saya paling panas di jawa :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

mantab... 
mungkin lebih keliatan bagus pd waktu mlm hari'
tp klo siang hari, kayak kapal pecah tu pontianak

Share this post


Link to post
Share on other sites

keren2 fotonya, saya sendiri belum pernah ke Pontianak jadi belum bisa berbagi foto untuk kalian :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus banget.. di foto ga terlalu panas kliatannya.. dilewatin pas garis katulistiwa, cuaca di sana panasnya sama ga sih sama jkt atau surabaya?? *maaf 2 kota ini menurut saya paling panas di jawa :D

 

 

panas di jawa nda ada apa apanya dibandingkan panas di bawah tugu khatulistiwa masbro... sehari aza berjemur di bawah matahari, kulit pasti terbakar, saya da ngalamin sendiri kok, hihihi

 

bagus sekali foto2xnya....

saya emang gak ngerti tentang dunia photographic.

tapi, rasanya lihat poto kayak gitu, jadi pengen langsung datang kesana.

hahaha...

 

yuk yuk mampir klo ada waktu dan dananya

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bagus2 mas :), pinter ambil foto nih ehhe. saya belom pernah ke ponti, so thakns :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Maaf ni main masuk aja, mumpung saya orang Kal - Bar.

Sekedar info aja

Klu di Pontianak pariwisata emang minim. Mungkin bisa di bilang pusat perbelanjaan aja. Jadi misalnya udah mau keluar prov. Kal-Bar, ya d pontianak bisa beli Ou/ d bawa pulang.

 

Tp kebanyakan t4 wisatanya emang agak jauh, bkan agak tp jauh.  :P

Contoh aja Singkawang [pasir panjang] 2 jam dr Pontianak, masih banyak lagi sih.

Sintang - Bukit kelam, Sanggau Ledo - Air Terjun 3 tingkat.

Maaf ni ga ada fotonya.

Jalan2 likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Yeah, Ini belum ada tangan-tangan yg jahil.

Kebetulan sekali, beberapa minggu yg lalu teman awak menjelajah hutan d Kal - Bar.

Nama desanya Antan.

Ini sedikit gambaran yang sudah di dokumentasikan

 

Maaf ya masih amatiran. . .  B)

 

post-1931-0-72334200-1362058200_thumb.jp

 

post-1931-0-47867700-1362058205_thumb.jp

 

post-1931-0-89318900-1362058213_thumb.jp

 

post-1931-0-74268600-1362058215_thumb.jp

 

post-1931-0-37874300-1362058220_thumb.jp

 

post-1931-0-56210000-1362058227_thumb.jp

 

Biasanya sih tempat begini di pake awak untuk pelantikan penggalang di pramuka waktu SMP. hehe  ^_^

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya bagus bagus fotonya.. nice share.. pontianak jadi keliatan menggiurkan buat didatangi :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wuih mantep, mesti segera kesini ini mah gan...thanks gan fhoto2 kerennya

Share this post


Link to post
Share on other sites

foto-fotonya bagus ya :D

 

 

Yeah, Ini belum ada tangan-tangan yg jahil.

Kebetulan sekali, beberapa minggu yg lalu teman awak menjelajah hutan d Kal - Bar.

Nama desanya Antan.

Ini sedikit gambaran yang sudah di dokumentasikan

 

Maaf ya masih amatiran. . .  B)

 

attachicon.gif1828_415136511912163_137322658_n.jpg

 

attachicon.gif285510_415134368579044_40492315_n.jpg

 

attachicon.gif313474_415139001911914_902715183_n.jpg

 

attachicon.gif485049_415119415247206_1751499773_n.jpg

 

attachicon.gif526172_415119555247192_1421270167_n.jpg

 

attachicon.gif559842_415119665247181_1134581211_n.jpg

 

Biasanya sih tempat begini di pake awak untuk pelantikan penggalang di pramuka waktu SMP. hehe  ^_^

 

yang ini juga bagus nih, tapi airnya kayaknya agak cokelat-cokelat gitu ya? padahal kan di hutan :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah keren bgt foto2nya, kalo liat di foto bagus2 ya tempatnya, kalo aslinya ga tau deh,abis belom pernah kesana  :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By Hendry_yoi
      ROYAL CARIBBEAN CRUISE (Mariner of the seas)
      Tanggal 12-18 feb kemarin gw liburan ambil trip dengan cruise ini. tripnya sih 13-17 sisanya explore santai Singapore, krn cruise ini Startnya di Marina Bay Cruise Singapore.
      Gw ikut cruise ini waktu lagi ada promo orang kedua disc 50%. jadi total package berdua sekitaran 11jt. dengan kamar window. kalo mau lebih murah lagi bisa ambil kamar yang no window.
       
      Gw seneng banget ikut ini cruise, karena apa. karena belakangan gue lagi liburan yang explore suatu tempat, jadi selalu jalan kesini kesana seperti dikejar waktu. maklum ga mau rugi dr waktu yang ada biar bisa explore banyak tempat.
       
      Nah di Cruise ini gw lebih Banyak waktu luang buat bener bener santai (tapi full schedule juga tetep), nikmatin semua hiburan yang ada dari theatre ice skate, casino, live music sampe fasilitas lengkap kolam renang, jacuzzi, rock climbing, lap basket, mini golf, meja main uno, catur dll. wah lengkap deh ,
       
      Nah dari harga yang dibayar itu rata rata di dalam kapalnya sudah termasuk harga awal jadi alias semuanya sudah gratis.
       
      FR...
      DAY1 - Hari pertama gw sampe di SG, masih santai santai keliling SG cari kulineran. begitu sampai Check in di PORCELAIN hotel area chinatown. utk kebersihan lumayan bagus dan bersih utk sekitar chinatown. gw makan dan nyantai di area Tiongbahru, lunch di TuanYuan BAKUT, lalu jalan jalan nyantai di Henderson Waves. Setelah itu segera balik ke Chinatown karena lagi ada parade Chingay .

      Setelah balik mandi dll, kita cari makan dan desserts. desserts nya gw makan CREAMIER di daerah toa payoh karena terkenal sama wafflenya. jadi kita cobain disana.
       
      DAY 2 - Siang hari jam check out kita dijemput dari hotel menuju ke Marina Bay Cruise Centre.
      Dari sini kita check in bagasi dan antri untuk menukar paspor kita dengan Kartu ID cruise. ID ini berlaku ALL in one, paspor, kartu kredit, dan pintu kamar dan tiket jam untuk nonton pertunjukan. acara di dalam sini udah diatur sedemikian rupa agar kita ga bosen. Hal pertama yg kita liat di dalam adalah PARADE dari dream works. lalu kelilingin kapal untuk liat ada apa aja. setelah cape kita masuk kamar siap siap untuk acara fine dining. fine diningnya gratis, dan kalo buat ukuran saya ga kenyang jadi kita pergi makan lagi di deck 11 yang bersifat all you can eat. abis selesai makan kita nonton show yang pada saat itu diisi oleh salah satu finalis dari Ukraine Got's talent keren banget pertunjukannya sangat menghibur.

       
      DAY 3 - setelah sarapan kita sampai di KLANG. sebenernya ada option tour dr cruise tapi harganya mahal jadi kita memutuskan naik kereta saja.
      naik kereta dari KLANG ke KL sentral lamaaaaa banget. jadi pas baliknya kita naik GRAB utk menuju ke kapal.
      di hari ini kita dikasih waktu utk turun ke KLANG dr jam 8 dan balik lagi sekitar jam 2.
      jadi dari waktu yg ada kita gunain buat jelajah KL. (KALO menurut saya next time di KLANG ini ga perlu turun karena jauh kemana mana, lebih baik stay di kapal nikmatin fasilitas.)
      begitu balik kapal kita makan lagi (ga mau rugi) abis itu brenang, sauna, dan jacuzzi an sampai sore. Hari ini Fine dining ada dresscode nya formal.
      abis makan kayak biasa nonton pertunjukan musikal sampai party dan kasino sampai malam.

       
      DAY 4 - hari ini turun ke Phuket. kita naik kapal kecil untuk turun ke pantainya. disini dikasih waktu cukup lama sampai jam 8 malam jadi kita bisa puas kelilingin phuket. di Phuket kita cobain restoran number 6 karena banyaknya rekomendasi dan memang ramai sekali di tempat makan ini.

       
      DAY 5 Cruising - nikmatin segala entertainment di kapal dari show , circus on ice, sampai mini games, relax dan refreshing.

       
      DAY 6-7 explore Singapore, nginep dapet promo di grand mercure Bugis. dapat kamar yang loft 2 lantai. sepertinya ini hotel baru renovasi jadi masih bersih banget dan yang paling nyenengin nih hotel nyediain air mineral botolan gratis, tinggal ambil aja.
      explore SG cuma santai santai ke MBS ke FUTURE WORLD buat iseng iseng foto.

       
      Inti liburan kali ini seneng bisa punya banyak waktu relaxing dan fun banget selama di cruise. dan pastinya berat makan nambah karena gw ga mau rugi makan mulu
       
    • By Alfa Dolfin
      Pendatang baru spot wisata di Yogyakarta. Di prediksi tahun 2017 ini menjadi trend dan akan semakin di minati. Di perkirakan peminatnya bukan hanya warga Yogyakarta saja. Pasti banyak dari kota-kota lain yang ingin ke sini. Rasa penasaran, kepingin tahu, lalu datang.


      Ibu Riyadi bersama Bapak Riyadi, sebagai pengelola wisata anyar di Yogya

      Pertama kali kesini Januari 2017
      Awal Januari 2017 kemarin ke Yogya dengan satu tujuan utama yaitu ke spot Riyadi. Setelah keluar bandara Adisuctipto Sabtu pagi, dengan driver ojek langgan setelah sarapan langsung menuju ke sana. Sayangnya driver ojek tidak paham alias belum pernah. Padahal dia tinggalnya masih radius 5 kilo dari lokasi. Baiklah tidak masalah. Info petunjuk jalan bisa dapat dari kawan-kawan di medsos.
      Jika dibilang pendatang baru, “ya” sekaligus “tidak”. Obrolan singkat dengan Ibu Riyadi saat berada di sana, mengatakan baru buka sekitar November 2015. Namun pengakuan beberapa rekan fotografer, tahun 2007 sudah ada yang kesini untuk motret. Waktu itu tahunya dusun Dawangsari, sesuai nama dusunya. Memang kondisinya belum sebagus sekarang. Rekan dari komunitas pencinta sepeda merasa tidak asing lagi disini. Bersama kawan-kawannya tahun 2010 sudah kesini.
      Mengenai akses jalan, tidak lah sulit. Lokasinya berada di Dusun Dawangsari, kecamatan Sambi Rejo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Adanya sekitar 3 sampai 4 kilo selatan Candi Prambanan. Jika dari arah Yogya, tiba di depan Candi Prambanan ada lampur merah, belok ke kanan. Setelah melewati pasar Prambanan dan perlintasan kereta, ikuti jalan terus sampai ada petunjuk jalan Restoran Abhayagiri. Setelah ketemu belok kiri, ikuti jalan sampai Resto Abhyagiri. Jika sudah ketemu ada akses jalan yang menanjak. Itulah jalan menuju lokasi. Patokannya resto Abhayagiri. Jika bingung bertanyalah kepada penduduk setempat. Umumnya sudah paham.

      Jika sudah ketemu kafe Abhayagiri (kiri atas), ada portal (kanan atas), ikuti saja jalan (kanan bawah). Sudah tidak jauh dari sini. Mobil pun bisa lewat juga.
      Sayangnya belum ada angkot. Untuk kesana bisa naik kendaraan umum sampai Prambanan lanjut naik ojek. Atau sewa kendaraan atau taksi. Idealnya sich jika ingin menghemat dana, jika tidak lama ber-lama disana, sewalah ojek untuk beberapa jam. Dengan cara ini perkiraan biaya sekitar 150 ribuan.
      View Andalan
      Terlepas perbedaan pendapat di atas, di perkirakan tahun 2017 akan lebih ramai lagi yang ke sini. Pasti banyak suka. Alasannya, pemandangannya indah, aksesnya gampang. Pokoknya asyik dech tempatnya.
      Iya lah, saya sudah membuktikan sendiri setelah berada disini. Tempatnya sangat…sangat…sangat…asyik. Letaknya di pinggir tebing. Bisa langsung lihat hamparan sawah, jalan, dan….Candi Prambanan yang menjadi “primadona”. Selain itu kemegahan Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Sindoro, Sumbing. Dengan catatan jika cuaca cerah.

      View andalan Spot Riyadi Candi Prambanan.....

      bersama bu guru Diyan, dan Bapak Riyadi, sang owner. Kali ini yang kedua kalinya kesini. Berhasil ngomporin bu guru ke sini

      dari kejauhan bisa lihat kereta melintas. Menambah indah pemandangan.
      Yang paling diminati pengunjung adalah saat matahari terbit (Sunrise). Bagi penggemar sunrise, demi mendapatkan momen bagus, rela tinggal semalam di sini. Atau datang subuh sekitar jam 5 sudah di sini. Dulu belum ada sarana menginap, sekarang bapak Riyadi telah menyediakan lahan untuk camping dan tenda yang bisa di sewa dengan harga terjangkau.

      Areal camping. Wuaaaa....jadi kepingin. Iya. Rencana Mei akan camping disini

      ngga perlu repot-repot kalau mau camping. Tinggal sewa aja. Harganya pun terjangkau
      Datang bersama pasangan, kenapa tidak. Suasana romantis juga bisa dirasakan saat berada disini. Duduk bersama di kursi kayu sudah tersedia di pinggir tebing, menikmati pemandangan indah di depannya. Kalau malam saat cerah bisa melihat Candi Prambanan yang di sorot lampu setempat. Atau ingin mencoba spot untuk foto romantis bernama “jembatan cinta”. Pasti romantis. Ada juga pasangan yang melamar disini. Ooo so sweet….

      Bisa juga foto disini sendiri atau bersama pasangan

      mungkin kalau galau lalu datang kesini bisa terhibur juga

      duduk santai sambil menikmati pemandangan indah. ini mah gue banget.....

      Kalau bu guru Diyan mah memang seneng duduk di pinggir begini

      oppssss....di pinggir jurang masih berani ya loncat begini.....
      Itu yang lagi kasmaran. Yang lagi galau gimana? Kalau melihat kondisinya, di spot Riyadi cocok juga untuk mereka yang lagi galau. Duduk menyepi sendiri, mata menerawang ke depan, sementara hembusan angin menyapu dirinya, barangkali bisa lebih me-rileks-kan pikirannya. Asal jangan nekad aja terjung ke tebing ya…hahaha…
      Laper? Oo tenang, jangan panik. Bapak & ibu Riyadi juga mengelola warung sederhana. Menu seperti nasi goreng, soto, dan lain-lain siap di sajikan dengan harga tidak mahal. Cuma ingin snack aja seperti tempe atau pisang goreng, kopi atau teh hangat, juga mampu disediakan. Ngga heran karena sehari-hari kalau ngga di rumah, ibu Riyadi bekerja di salah satu restoran di sekitar Candi Prambanan.

      ini yang aku suka. Kudapan pisang goreng....nikmat banget.....

      Pilihan menu jika mau makan disini
      Saya langsung suka banget disini.  Tidak hanya suguhan harmoni alam yang mempesona, lebih dari itu. Suasana pedesaan yang masih terasa alami, ke-sederhana-an dan keramahan bapak Riyadi, sangat terasa selama berada disini. Makanan ringan semisal pisang goreng yang masih panas, teh atau kopi hangat, spontan enggan beranjak dari sini.
      Merasakan dan membuktikan langsung suasana seperti ini, terbayang di tahun 2017 akan lebih banyak yang tertarik datang ke sini. Yang datang pun di perkirakan akan senang dan puas. Cerita berantai di media sosial, bloger, akan terus berlanjut. Akhirnya tidak lupa rasa terima kasih dan apresiasi atas peran Bapak Riyadi yang membuka pekarangannya, usahanya menata rapi, menyediakan warung makan sederhana, dan sarana lain. Selamat datang di Spot Riyadi.


      Cakep khan view-nya. Saat itu lagi berawan. Kalau cuaca cerah akan lebih cakep lagi....
    • By Ikamarizka
      Hari ke 2 Jayan Jayaaaan 

      Pilihan jatuh kepada macritchie reservoir. Karena saya ga mau ke daerah2 mainstream a k a shopping mall dkk nya. Cek cek ternyata perjalanan kesana agak jauh yaah. Singapur pass bener2 jadi penyelamat bgt. Dari pod tempat saya menginap, saya naik di line kuning nichole highway. Daaan 20 pemberhentian berikutnyaaa barulah sampai ahahaha. Turun di distrik Caldecot dan langsung jalan kaki dengan bermodalkan tanya sana sini sama petugas dan penduduk disini.
      Jalan kaki bisa ditempuh sekitar 1 km dr stasiun ke gerbang si reservoir ini. Dan bener aja sepanjang jalan kaki di menuju kesini saya melewati hamparan hijau rumput dan toko bunga dimana mana. Wuiiiiiii.
       

      Di Macritchie reservoir ini gratisssss ya man temaaaan. Saya sukak bgt dengan pemandangan air nya, taman tamannya, aahhhh semua nya… yg punya uang lebih bisa banget main kano disini. Cuman 15$. Malah ada promo juga kalo kita punya Singapore pass maka akan diberi discount tambahan. Sayangnya karena saya mengejar waktu untuk acara nanti malam, saya tdk mau terlalu lelah. Jadi hanya duduk2 di pinggiran nya yg cozyyyyy bgtttt  lalu siap2 untuk lanjut jalan kaki lagi di track area nya.
      windy but cozy

      udara disini super duper segeeeeer bangeeeet! 
      kebanyakan yg datang kesini keluarga keluarga kecil untuk berpiknik, wanita wanita berbadan aduhai yg asik joging dan yoga, yg cowo2 juga banyak yg latian lari disini dgn tanpa busana (harus ya??) (kan jadi susah fokus)

      saya menghabiskan waktu sekitar 1 jam disini untuk dengerin musik sambil baca buku sambil sesekali nyelupin kaki ke airnya yg dingin ini. hoooooo... (pencitraan) (padahal buku komik) ahahahahaha.

      okeh puas disini, lanjuuuuuut...
       
       
      kano ing yg bener2 bikin ngiri.


      mari berjalan kakiiii...
      JENG JENG… ternyata tracking ke atas harus menempuh 4,5km. Dan saya lagi pake sendal jepit sama rok ajah sodara sodara ahahhahhahahaa. Whoooops. But hey! Bukan tukang jalan jalan namanya kalo bgini doang udah ciut. Sikhaaaaat.. akhirnya nekat naik ke atas bukit dgn lahan yg lumayan bgt terjal, licin dan sempit bgt medannya.
       
      Perjalanan ke atas tree top hill ini saya tempuh sekitar 2jam jalan kaki. Kalo cape di setiap km pasti ada kaya pendopo gitu untuk istirahat. Cuman jangan berharap ada yg jualan minuman atau makanan yh disini. Gak adaaaaa. (untung tadi bekel somay sama pie dari hostel hohohohohoho)

      nih info penting ya. SENIN TUTUP. jalan ke tempat ini mendingan dari pagi supaya ga buru2 pas turunnya.
      baru 1,5 kilo udah mulai tepar ahahahahaa. nanjaaaaak vrooooh


      Di 3km pertama jujur kaki udah mulai senut2, karena daritadi yang warawiri memang pada pake sepatu layak. Saya aja nih yg blagu bgt pake sendal krik krik krik.
      Wuiiiiiiiih akhirnya sampe deh di gerbang. Kebetulan cuaca juga cerah hari itu, jadi seneng bgt bias lihat view bird eyes nya.
      YAY SAMPE!!!!

      Voilaaaaaaa…… cakep bgt di atas sini. Tinggi sekitar 25 meter dan lebar jembatan ini hanya cukup untuk per orangan. Yg fobia tinggi mah siap2 keringet dingin ahahhahaa, karena jembatannya pun bergoyang goyang. Jadi kalo lagi ada angin samping jyaaaaaaaah… uhuuuy bgt ahahahaha. (anaknya ga bisa diem maklum ya)

      cekrek cekrek cekreeeeeeeek nya lama bgt 
       
      Kira2 seperti ini pemandangannya si tree top.
       
      Okay selesai menikmati pemandangan di atas, siap2 meluncuuuuur trail ke bawah sejauh 4,5 km lagi ahahahaaha (salaaaah perhitungan nih brooo siiis) kakiiiiii he eh bgt kwkwkwkw.

      Di tengah jalan saya pun nyerah akhirnya memilih nyeker aja. Lebih enak ga pake sendal jadi ceritanya menyatu sama alam.. azeeek.
      Selama perjalanan turun saya disuguhi pemandangan aliran2 air kecil dan beberapa monyet liar. Nah ini nih himbauan untuk turis, tas sempet ditarik sama mereka karena sepertinya mereka bisa mencium bau bekas makanan saya tadi. Turis Malaysia di belakang saya malah bener2 di keroyok sama mereka karena mereka bawa nasi bungkus. Alhasil akhirnya kita rame2 bantuin ngusir ngusirin monyetnya. Plus kita juga bantuin makanin bekalnya…… ahhahhaahahahahaha. You wiiiiish!!! (modus) (udah kelaperan berat)

      Okeh… setelah jalan ke gerbang belakang yang notaben nya berbeda bgt dr gerbang depan, saya ga sanggup jalan kaki lagi ke mrt terdekat. Akhirnya saya memutuskan naik bus aja dari halte di depan mata. Bus yang saya naiki juga ternyata bisa digunakan untuk dating ke reservoir ini, tapi tentunya memakan waktu yang jauh lebih lama.
      Jadi buat kamu yg punya waktu lebih dan pgn bgt nyoba naik bis tingkat keliling2 kota sing, bisa menggunakan si bus no 855 atau 852. Bus ini akan mengantarkan kamu ke pusat kota. Nah kebetulan bus ini mengantarkan saya ke Little India. Tempat makan fav saya dari dulu selama di Singapore. Nyuuuuuum!
      Ada yg suka dgn makanan Nasi Briyani? disini nih juaranya “Mubarak”  dari stasiun halte little India hanya jalan sekitar 100 meter saja. harga 8$ 

       
      Ga pake lama langsung pesen si nasi briyani kambing. Oh may god! Saya butuh banget makan satu porsi kuli ini setelah jalan lebih dari 10kiloooooo. Yatalaaam…
      penampakannya bikin air liur kemana mana. 
      selesai makan lagi lagi saya gatel bgt ngeliat warna warni di little india ini. Jadilah saya muter2 dulu sekitar 1 jam sambil nunggu sunset di sekitaran sini.

      unsur tradisional dari kultur mereka memang kental bgt disini. Bau dupa, sesajen untuk sembahyang dan jamuan jamuan lainnya bertebaran dimana mana.
       
      okhayyy jangan keasikan ZkaneChaaan... cuzz lari ke mrt menuju hostel, mandi, merem 1 jam dan siap2 berangkat ke stadium untuk motret si sesepuh Metalica. Walaupun di Album baru nya banyak yg saya ga tau lagu lagu nya. tapi mata saya bener2 dimanjain sama permainan lampu lampu di panggung yg juara kerennya. Dan harus saya akuin, penampilan opa opa ini ga ada mati nya. Energic dan lompat sana lompat sini. hadeuuuh takut salah urat aja sih AHAHAHAHA. 
      ditambah ketemu idola juga, mayan bisa nonton bareng doi... ihiiiiy

       
      selesai menonton si opa2 ini, saya bersama temen2 memutuskan untuk jalan jalan sebentar di sekeliling Haji lane. Nuansa malamnya berbeda banget dgn nuansa siang. cocok deh buat yg susah tidur kaya saya ini ehehehe. 
      sampai ketemu di hari ke 3 yaaaah
       
       
       



    • By anna22
      Konnichiwaaaa minna-san (hihihi...lumayan beberapa hari di Jepang agak2 bisalah sapa menyapa pake bahasa Jepang)
      Makasih yaaa yg udah ngikutin FR ini dari hari pertama. Di hari ketiga, jadwalnya agak padat karena ini adalah hari terakhir kami ada di Hokkaido. Besoknya tgl 11 pagi udah harus ke daerah Gifu. Seperti yang udah gw kasih spoilernya di FR sebelumnya, ada musibah tak terduga yang cukup mengganggu perjalanan gw ke depannya hiks hiks
      Hari ini, salah satu temen gw, pindah ke GH temen gw yang 1 lagi. Dikarenakan gw baik hati (ciyeeh) dan kasian ngeliat dia harus geret2 2 koper (ga berat siiih) dengan menempuh perjalanan kaki selama sekitar 30 menit (jadinya 1 jam karena kita selalu berhenti untuk foto2 haha), maka gw ikutlah ke sana dan penasaran juga sama GH dia yang katanya mirip kamar Nobita dan Doraemon. Nah...sebelumnya gw selalu pake boots khusus winter (yg waterproof dan ada gerigi di bawahnya), tapi entah kenapa gw memutuskan pake sneakers. Disinilah musibah itu dimulai, sekitar 15 menit berjalan kaki dengan mengandalkan google maps, kami pun terseok-seok sambil menarik-narik koper dan sesekali berfoto seperti ini:

      ini temen jalan gw, oiya knp bukan foto gw, krn kurang okeh..krn menurut gw yg ini bagus

      Saat lagi asyik2nya jalan (asyiiiik??? padahal mah cape dan dingin), gw melihat orang jepang yang ada di depan (sekitar 5 meter) hampir kepeleset. Yaa mau ga mau gw sedikit ngetawain sambil berkata ke temen gw "ih liat deh itu orang hampir jatoh". Daaaaan ga lama dari itu, gw jatoh kepeleset beneran di jalanan yang lapisan saljunya sudah mengeras menjadi es. Itu bener2 jatuh terduduk dan sakiiiiiit banget. Sampai2 gw sulit untuk berdiri karena nyut2an gitu  Temen gw pun buru2 membantu gw berdiri dan pindah ke pinggir jalan. Setelah istirahat sebentar, gw pun memutuskan tetap berjalan meski nyut2annya masih kerasa. Dan buru2 lgsg nyari konbini untuk beli alas bergerigi untuk sepatu. Ga jauh dari situ gw nemu Lawson dan untungnya mereka jual, lgsg aja gw pasang daripada nanti gw jatoh lagi. Tapiiiii tetep yaaah meski dalam keadaan sakit, foto2 harus tetep ada hahaha
      Akhirnya sampailah gw ke GH temen yg satu lagi, dan numpang sarapan sama nempel koyo (yg selalu gw bawa kemana-mana lhooo hehe). Mungkin saat itu, sakitnya ga terlalu berasa, tapi di hari-hari berikutnya, sakitnya makin terasa apalagi kalo naik tangga, jongkok atau berbaring telentang. Jadilah selama tidur, gw hanya bisa miring kanan atau kiri. Dan untungnya eskalator dan lift di stasiun selalu berfungsi. Untung juga gw selalu dapet tempat tidur di bawah dan kalaupun kamarnya di lantai 2/3, ada liftnya. Mengingat hal ini, salah satu rencana hari ini dicoret, yaitu main2 di tsudome site (tube slider dll). Yaa next time lah ga papa daripada nanti tambah sakit. Okeh cukup sekian tentang cerita ini. Lanjut ke cerita jalan2nya yah.....
      Akhirnya kami lgsg ke Shiroi Koibito Park karena sudah semakin siang juga. Pada dasarnya ini adalah Ishiya Chocolate Factory yang membuat taman kecil di depannya. Jadi sebenarnya kamu bisa milih, hanya foto2 di tamannya aja (gratis), atau kalo pengen liat pabrik coklatnya dengan membayar 600 yen (dapet sample coklatnya juga loh cuman 1 biji tapi hehe). Aksesnya cukup mudah, bisa naik subway (Tozai line, naik dr Odori Station-Miyanosawa Stasion) atau Bus (bisa Chuo/JR Bus) dari JR Sapporo terminal bus (Otaru direction) to Nishimachi kita 20-chome bus stop. Dari sana jalan kaki sekitar 7 menit. Arah2annya jelass banget...bahkan dari turun kereta, udah ada tulisan Shiroi Koibito Park jadi ga akan bingung. Oiya kalo mau lebih tau ttg park ini bisa dibuka link ini yaaaa...
      Shiroi Koibito Park ini muslim friendly loh..jadi mereka menyediakan prayer room yang dipisah antara laki2 dan perempuan. Mmg produk coklatnya belum ada sertifikasi halal. Menurut gw sih masih bisa dimakan kok khususnya yg produk utamanya yah. Lesitin/Pengemulsi yang digunakan berbahan dasar tumbuhan. Tapi ini tergantung preferensi masing2 yah hehe..Disini juga mereka menjual produk2nya yang sebenarnya dijual juga di airport (New Chitose dan Kansai Airport). Tapi kalo kamu termasuk yang suka mepet2 ke airport, ga ada salahnya beli disini toh harganya sama aja.
      Hari sudah semakin sore, kami pun memutuskan kembali ke daerah Odori Park untuk keliling2 dan melihat festival terbesar disini sambil jajan2 hehe...disini gw hampir terpisah sama temen karena orang2 disini banyaaaaaak banget..jadi semacam lo kebawa arus kalo ga fokus. Untungnya masing2 dari kami membawa portable wifi (salah...maksudnya 2 diantara kami ber3) karena kan kami akan pisah di hari2 berikutnya). Setelah perut kenyang dan kedinginan, kami memutuskan masuk stasiun dan berjalan ke sapporo st. untuk menuju Otaru. Lumayan loh jalan dari Odori ke Sapporo st itu, meski begitu untungnya ini akses bawah tanah jadinya ga kedinginan dan banyak yang bisa dilihat (toko2 dan display mengenai sapporosnowfestival). Sekitar 20 menit jalan, kami sampai ke Sapporo St. Karena kereta yang akan membawa ke Otaru termasuk JR train, maka gw bisa menggunakan JR Pass gw. Nah tapi kedua temen gw harus membeli tiket dulu. Dari Sapporo-Otaru tiketnya sebesar 640 yen. Jd kalo PP sebesar 1280 yen. Nah tapi ada Otaru Welcome Pass dengan membayar 1700 yen (All JR Hokkaido trains between Sapporo and Otaru Station and all subway lines in Sapporo) valid for 1 day. Tapi entah kenapa kedua temen gw tiba2 ga terlalu tertarik ke Otaru dengan alasan mahal tiketnya. Salah satu temen pengen ke Sapporo Beer Museum karena doi pengen nyobain Sapporo beer. Karena gw emang pengen ke Otaru, ya udah kami memutuskan pisah sementara. Jadilah gw ke Otaru jalan sendirian (hmmmm), yang ternyata nanti gw malah dapet temen baru (yeaaay) :)
      Perjalanan Sapporo-Otaru sekitar 30 menit. Pemandangan selama 15 menit terakhir adalah laut. Ya karena Otaru adalah kota pelabuhan yang terkenal dengan kanal2nya yang indah. Di saat winter ini bersamaan dengan Sapporo Snow Festival, diadakan juga Otaru Snow Light Path Festival. Jadi menjelang malam, para penduduk dan volunteer mulai membentuk sesuatu dari salju dan es dan menyalakan lilin2 di sepanjang canal dan jalan tertentu. Jadinya romantis deh (sayang gw jalan sendiri hiks :p). Ini foto2nyaaaa :





      Tapi mmg yang namanya festival pastilah ramai dikunjungi orang. Jadi yaa siap2 aja rebutan posisi untuk dapet foto yg cakep. Kenapa? karena orang2 nunggu di ujung kanal untuk nangkep momen sunset atau dari sore menjelang malam. Semakin gelap, gw semakin lapar (yaa...udara dingin membuat lebih sering lapar). Menuju perjalanan kembali ke Otaru Station, gw menemukan kedai makanan yang menjual tempura. Setelah gw tilik2, ini kedai lebih banyak menjual seafood and vegetable tempura. Melihat bbrp orang antri dan kedai ini miniiiii banget, gw pun tertarik untuk makan disini. Setelah menunggu sekitar 10 menit, si ibu pemilik kedai pun menghampiri kami (kami ini gw dan satu orang cewek yg juga sedang antri), dan dengan bahasa jepang ngomong apa gitu yg gw nangkepnya "Ini kamu berdua ato sendiri2, ya udah masuk gih salah satu". Si ibu lgsg masuk ke dalam lg. Tapi si cewek sebut aja inisialnya yah (K), malah diem aja dan masih dengan sabar berdiri di depan pintu kedai yang tertutup. Ya udah dong gw bilang "mba..mba...itu disuruh masuk sama ibunya, kan mba duluan yang antri...gih sana", dan K membalas "oooh bukan itu maksudnya, si ibu cuman konfirmasi kalo kita itu sendiri2 dan mmg akan makan di kedai, katanya disuruh tunggu" (pake bahasa inggris yah tentunya). Nah berawal dari situlah kami kenalan, ternyata doi exchange student dr China di Osaka untuk belajar Japanese Language selama 1 tahun. Jadi wajar yaaa kalo doi cukup fasih bahasa jepangnya hehe...Selama makan kami mengobrol dan gw pun bisa bertanya2 ttg menu yang ada disana. Menu yang gw pilih adalah mixed seafood and vegetables tempura on rice. Harganya lumayan menguras tapiiii enaaaak parah dan porsinya banyak (1400 yen). Si ibu pun menyediakan ocha hangat gratis yang bisa refill berkali-kali. Tau ga sih makan disini tuh berasa impian karena gw tuh suka banget drama Jepang judulnya Kodoku No Gurume, yang menceritakan pengusaha yang suka pergi kemana2 untuk ketemu kliennya, nah di sepanjang dia ketemu klien dia suka nyobain resto2 yang ada di daerah tersebut. Pokoknya ini drama bikin ngilerrr hahaha

      Ternyata K ini juga akan kembali ke Sapporo. Jadilah kita bersama-sama menuju ke stasiun sambil ngobrol dan saking asiknya ngobrol, kami salah jalan. Si K ini pun sigap membuka google mapsnya dan ga lama kemudian kami sampai di stasiun. Berhubung gw pake JR pass, gw ga usah bingung2 dong beli tiket. Nah si K ini pergi ke Otaru pake bus, jadi doi juga bingung beli tiketnya. Pas gw mau bantu, entah kenapa gw juga jadi bingung ahaha...nanya deh ke petugas. Terus gw nanya "K...km punya ic card kayak pasmo atau suica gitu ga? Bisa kali pake itu", K"oooh gw punya tapi kayaknya ga cukup deh..gw isi dulu". Akhirnya si K pun punya solusinya. Di perjalanan pulang, kereta yang kami tumpangi penuuuuuh sekali sehingga kami ga dapet duduk. Tapi perjalanan 30 menit ini ga berasa karena sepanjang jalan kami ngobrol apapun. Begitu sampai di Sapporo, kami pun tukar menukar id line dan social media. Ga lupa juga berfoto...aaah senangnya dapet temen baru :))))

      Sehabis berpisah dan dadah2, gw melanjutkan perjalanan ke Susukino untuk ketemuan dengan dua temen jalan gw krn kunci gembok loker yg di GH sblmnya kebawa, jadi doi minta tolong gw untuk ngembaliin. Janjianlah kami di st.Susukino. Tapi karena ini adalah malam terakhir (hiiiks), gw sbnrnya pengen memaksimalkannya di Odori Site. Gw pun berencana untuk jalan kaki aja dari Sapporo ke Susukino sambil ngelewatin Odori SIte (kata google maps sih bisa). Sewaktu keluar Sapporo st, gw lihat ada Esta Mall yg menjual Uniqlo dan GU, yaaa gw melipir sebentar sekalian numpang ke toilet. Lumayan ada sekitar 45 menit, gw liat2 dan duduk sebentar di mall yang hangat ini. Berhubung temen gw udah pada mau pulang, jd gw diburu-buru jadinya gw hanya melihat 1 pertunjukkan di Odori SIte, yaitu final fantasy...

      Padahaaal masih banyak yg lainnya, tapi temen gw terus bertanya kapan gw sampai karena mereka kedinginan dan lapar (hmm sbnrnya pengen sih bilang, ya udah cari makan, numpang menghangatkan diri, beli minuman panas, beres toh). Tapi karena battery hp gw udah sekarat rasanya ribet juga sih. Jd akhirnya gw naik kereta dari Odori ke Susukino (padahal bisa jalan kaki). Akhirnya mmg rencana-rencana perjalanan ga semuanya mulus yah..yaaa lo harus siap2 aja. Mungkin akan ada kesempatan kedua dimana gw benar2 bisa explore Hokkaido dengan lebih leluasa dan ga terburu-buru.
      Tips: Pakailah sepatu yang sesuai dan cocok di jalanan bersalju dan berlapis es. Mmg di Indonesia pilihan ga banyak dan lumayan mahal. Kalo ada waktu, beli aja di Jepang, banyak kok modelnya dan murah2. Atau gunakan alat khusus yang bisa dilepas-pasang di sepatu biasa. Sepatu yang cocok sebaiknya yg bahannya waterproof karena kalau basah kena salju atau hujan bikin ga nyaman, bisa tumbuh jamur (hiiiy) atau cepet bau. Untuk pakaian, sesuaikan dengan kekuatan kamu terhadap suhu. Kalo gw di suhu minus pake 3-4 lapis. Biasanya lapisan pertama heatech uniqlo yg extrawarm, lapisan kedua kemeja flanel/sweater, lapisan ketiga jaket tebal yang waterproof. Atau lapisan 1= heatech biasa, lapisan 2=kaos/kemeja flanel, lapisan 3=jaket gunung/windbreaker, lapisan 4=jaket semi tebal. Oiya jangan lupa pakai sarung tangan yg cukup tebal yaa. Kalo pakai jilbab sih, gw ga perlu pake earmuff, syal, atau kupluk. Kalo masih kurang hangat, kamu bisa beli heating pad (dijual di lawson dsb), ada yg buat badan, kaki, dan tangan. Ini jangan lgsg ditempel di kulit yaa...tempel di lapisan baju atau jaket.
      Fyi: kalo mau lihat foto2 dan vlog super singkat dari perjalanan jepang kmrn bisa mampir ke ig yaa..ga  follow juga ga apa2 krn ga digembok kok hehe (ig: inni_anna dan uniqtripstory) 
      Tunggu FR selanjutnya yaa (next to Takayama-Shirakawa-go and Kanazawa)

    • By val_3373
      Hai Sobat Jalan2
      Setelah dapat Kaos dari momod @deffa dan disuruh terus ama @Maya Sartika, akhirnya nulis lagi deh tripku ke daeran Jawa Timur.
      Untuk sobat yang pengen merasakan sensasi gunung teteapi karena kondisi phisik yangtidak mendukung atau usia yang sdh tidak lagi muda, perjalanan kali ini cocok untuk kita2 karena aku juga ada cedera tulang punggung jadi tidak bisa menjadi. OK let's us begin
       
      Berawal dengan tugas kantor ke Surabaya, aku ingin sesekali mengeksplore daera Jawa Timur yang konon katanya banyak memiliki spot2 wisata yang keren2 abis dan keinginan untuk merasakan sensasi gunung maka aku browsing2 di internet akhirnya menemukan spot cantik di daerah Lumajang untuk menikmati sunrise dan bromo tanpa perlu mendaki namanya Puncak B29. ok ngga perlu mndaki? Karena untuk sampai ke Puncak B29, bisa ditempuh dengan naik Ojek hahahahhaa.. asyik kan.
      Akhirnya  menyusun jadwal kerja dan mencari2 info untuk menuju ke sana. Rencana awal solo travelling dengan menyewa mobil dari Surabaya sepulang semua aktivitas kerja telah selesai. Tiba di Sby senin dan lsg full kerja ampai Jumat siang, setelah itu baru waktu bebas untuk travelling. Semua rencana dan persiapan telah matang tinggal cuss kata kekiniannya. Ternyata rencana solo travelling buyar dikarenakan ada beberapa sobat di KJJI yang ingin ikut, mereka menyusul dai Jakarta, 2 orang naik kereta ke surabaya pada hr kamis siang dan 1 org naik pesawat ke surabaya hari jumat pagi, jadilah kami ber4 ke sana, setelah semua kerjaan beres dan kamipun berangkat ke Lumajang sekitar jam 2 siang, peserta bertambah lagi 1 org yang berasal dari KJJI regional Jawa Timur. Perjalanan tanpa itinerary dimulai....
      Day 1 : tgl 10 February 2017 Surabaya-Lumajang
      Setelah makan siang, kami memulai perjalanan sari surabaya menuju Lumajang tepatnya ke Senduro ber 5  plus 1 org supir mobil sewaan. Ternyata cuaca lagi tdak bersahabat, keberangkatan kami diringi denga hujan gerimis dan sempat terbesik waduh naik gunung hujan gini dapat sunrise ngga yaa... but the show must go on jadi dengan semangat 45 dan pede yang sangat tinggi kami tetap melanjutkan perjalanan ke Lumajang. Perjalanan Surabaya - Lumajang di temuh dalam waktu 5 jam an , kami tiba di senduro sekitar jam 7an setelah sbeelumnya mengisi peru dengan makan bakso. sesampai di senduro langsung menuju ke homestay yang sdh kami pesan terlebih dahulu melalui  tukang Ojek langganannya Arai yaitu Pak Slamet. Cuaca tidak terlalu dingin karena musim hujan. Kami mandi dan beristirahat untuk memulai kegiatan esok harinya.
      Homestay VIP Rp 150ribu/kamar  untuk 4 org cewek : Maya, Valent, Fu Cen dan Wulan, Homestay biasa Rp 100ribu : Arai dan Mas SUgeng (driver)
      Day 2 : 11 February 2017
      Jam 3 pagi kami beriap2 untuk menuju Pangkalan Ojek didesa Argosari yang terkenal dengan sebutan Desa di atas awannya. Jalanan dari senduro meuju desa argosari kurang lebih 1 jam dan sekali lagi cuaca juga tidak bersabat, hujan gerimis kembali menemani kami berangkat. Jika kita belum memesan ojek untuk naik ke Puncak B29, di sepanjang perjalanan kita dapat memesan ojek di pangkalan ojek yang kita lalui. Pintar2 dalam menawar yaa. Jam 4.30 tiba di pangkalan ojeknya Pak Slamet, modil avanza yang kami tumpangi sempat tidak bisa menanjak karena kondis jalan yang rusak. Kami sempat menunggu agak lama di pangkalan ojek karena hujan gerimis tapi akhirnya tetap naik ke atas. Modal nekat semua.. sdh jauh dtg kalau tidak ke sana rugi dong. Karena kondisi jalan yang licin karena hujan, ojek tidak sampai di puncak B29 tapi hanya di RestAreanya saja dan kami harus berjalan kaki menuju puncak, tetapi akses ke Puncak sudah dibuatkan tanggal dan pavlingblock.

      Cuaca sangat berkabut dan kami tidak mendapatkan sunrise sama sekali. Sehingga kaldera promo dan awan yang jadi daya tarik utama di B29 tidak bisa kami nikmati. Kita tidak bisamemprediksikan alam sehingga belum tentu moment2 alam yang fenomenal dapat kita nikmati sesuai dengan keinginan kita. Akhirnya kami hanya berphoto2 ria sambil jualan balon  (hahahaha bercanda doang)karena salah satu teman yang ikut membawa balon

       
      Jika cuaca cerah dari B29, kita bisa melihat Gunung Bromo dan Gunung Semeru serta pasir berbisik dari atas B29. Kita juga bisa camping disini untuk melihat setset dan milkyway. Menurut Pak Slamet dari puncak B29 pada malam hari sering terlihat bintang jatuh... keren bingit suatu hari pengen nge-camp di sini. Berikut photo2 cantik dari Pak Slamet jika cuaca cerah

       
      Ternyata kami belum beruntung untuk menikmati keindahan alam ini. dan akan k sana lagi untuk menikmatinya. setelah puas berphoto ria, kembali ke desa argosari untuk sarapan yang sudah disediakan oleh pak Slameet di Warungnya. Selesai sarapan kami turu ke senduro lagi untuk bersiap2  ke tujuan berikutnya yaitu Tumpak Sewu.
      Ternyata homestay kami tepat berada di depan Pura sehingga setelah mandi kami menyempatkan untuk berphoto sebentar di depan Pura SEmeru Agung


      Sekitar jam 11an kami melanjutkan perjalanan menuju Tumpakk Sewu. Tumpk Sewu adalah air terjun yang berda di dua Kabupaten yaitu Lumajang dan Malang, sehingga untuk masuk ke area ini ada 2 akses yaiyu memalui lumjang atai melalui Malang. Kami mencoba akses yang melalui malang. Di malang empat wisata ini dikenal dengan nama Coban Sewu. Dari senduro menuju Coban sewu memakan waktu 1 jam, pada saat kami tiba di coban sewu, hujan trun dengan derasnya sehingga kami harus berteduh di area parkir yang kebetulan juga ada warung makanannya. sambil menunggu  hujan reda kamipun makan siang. Setelah hujan reda kami pun berjalan menuju Coban sewu dari area parkir hanya perlu bberjalan 200m2 untuk menuju lokasi. Sudah dibuatkan tangga2 tapi masih tanah dan diberi pegangan dari bambu. Karena abis hujan jalanan agak licin dan kami tidak bisa sampai ke bawah air terjun, hanya melihat dai atas dan kabut juga sudah mulai turun.

      Kami tidak menghabiskan waktu agak lama di Coban sewu karena cuaca dan kabut makin menebal. Perjalanan kami lanjutkan kembali meuju Surabaya karena keesokan harinya kami sudah harus balik ke Jakarta dan takut dengan kondisi jalan yang sering macet kami memutuskan untuk kembali ke Surabaya hari itu juga padahal rencana awalnya menginap di Malang..
      Tiba di Surabayya sekitar jam 9 malam dan mulai mencari hotel di daerah Jenur Sari
      Perincian Biaya hr Ini :
      Ojek Rp 100.000/org sdh termasuk restribusi masuk B29
      Makan pagi Rp 10.000/org ( Nasi plus telo dada, tahu tempe + sambal)
      Makan siang Rp 15.000/org (Nasi, empal dan sayur lodeh)
      HTM Coban Sewu : Rp 5000/org
      Parkir : Rp 10.000/mobil
      Makan malam : Rp 15.000 ( nasi + ikan nila goreng)
      Hotel di Surabaya Rp 300.000 (utk 3 org)
       
      Day 3 : 12 Februari 2017
      Perjalanan ei mulai jam 7 pagi dari hotel menuju Madura terlebih dahulu kami sarapan Soto dan mampir sebentar di Kenjeran Park. Di Kenjeran Park terdapat satu tempat Ibadah agama Budha yang sering dijadikan tujuan wisata. Loasi tepat di pinggir pantai dan terdappat Patung Dewi Kwan Im 4 wajah. Sayang kami datang pagi hari dan cuaca agak mendug sehingga photo2nya kurang baik

      Kemudian perjalanan kami lanjutkan menuju Maduta, tempat yang kami tuju Arosbayan yang merupak pertambangan kapur di Surabaya dan berada di daerah Bangkalan. Perjalanan dari Sby Ke Srosbayan kurang lebih 1 jam. Arosbayan memiliki spot2 cantik yang unki untuk berphoto ria

       
      Setelah puas berphoto2 kami kembali ke surabaya untuk mengejar penerbangan di sore hari tak lupa sebelumnya mencicipi Bebek Sinjaynyang terkenal itu.
      Liburan tlah usah.. Bye2 Surabaya
      HTM Kenjeran Park :  maaf lupa
      HTM Arosbayan : Rp 5000/org
      Oarkir di arosbayan : Rp 20ribu/mobil
      Sewa mobil Rp 500ribu/hari termasuk supir dan bensin
       
      Sampai jumpa di FR berikutnya






    • By Ikamarizka
      Jalan Jalan, dua kata pengulangan ini sangat menempel di jidad saya.
      “si Tukang Jalan jalan” “Si Ga bisa Diem” “Si Petakilan” banyak bgt
      sebutan ini terlontar dari mulut teman2 saya kalo bertemu saya
      Ehehehehehe.

      Kali ini Judulnya Jalan2 tapi Dibayarin, Karena Mengurus Kerjaan juga.
      Yang sering baca fr saya pasti tau saya anaknya emang ga suka bgt ama
      yg namanya kota padat, banyak orang atau mall. Aduhh..
      Jadi ketika ditawarin kerjaan di Negeri yg isinya bangunan tinggi dan
      pusat perbelanjaan ini, langsung aga mules.
      Dimana sih? Yup SINGAPURA. Saya disuruh liput acara konser anak2 muda
      yg unyu2 plus konser metal disana selama 2 hari. Ga mau rugi dgn
      kesempatan, akhirnya saya memperpanjang stay saya menjadi 4 hari.
      Lho?? Kok malah jadi 4 hari? Karena saya bertekad bgt nih pgn blusukan
      ke pedalaman Singapore. Hasil2 tanya sana sini memang ada beberapa
      tempat yg sepertinya saya pasti suka. Cuman setelah hitung2 budget.
      Saya hanya bawa uang 1,5 jt aja untuk semua mua selama tinggal disana.
      Gak tau deh gimana ntar disana ahahahaha. Modal nekat aja. Yg penting
      jgn belanja.

      Jujur, saya paling ga suka ke Singapura. Udah beberapa kali kesini
      pasti ada aja pengalaman yg ga enak. Terutama mungkin karena saya muka
      melayu, jadi pasti ada aja drama dgn penduduk lokal. Kaya gimana
      contohnya? Ntar simak terus yah drama nya zzzzz.

      Yg pertama saya harus membeli Singapore pass dulu untuk 3 hari. Karena
      aakan wara wiri jauh2, si Singapore pass ini ternyata menghemat
      bangeeet. Mrt dan bus semua tercover dengan si kartu sakti ini. Untuk
      harga 20$ selama 3 hari dan 10$ sebagai depositnya (nanti akan
      dikembalikan di hari terakhir) total 30$.
      Ok transport udah beres. Untuk penginapan. Hostel pastinya. Hostel yg
      saya pilih lagi jadi perbincangan banyak orang karena hospitality nya
      yg bagus, rate yg ok dan tempatnya yg cozy. Dan Yup bener aja ketika
      sampai disana tempatnya enak bgt. Menyerupai capsul inn tapi lebih
      bernuansa rumah.

      Namanya The POD. Semalamnya sekitar 300rb an lengkap dgn
      1.      sarapan pagi yg berlimpah dan enak bgt
      2.      peralatan mandi sabun odol sikat gigi handuk sampoo hair dryer
      semua udah disediakan
      3.      baju kotor?? Jangan sedih, laundry gratisssss. Tiap hariii.
      Deterjen softener its all free
      4.      setrikaan disediain
      5.      bantal diberi 2 per orang plus selimut tebel hmmmm
      6.      internet kenceng bgt
      7.      kopi dan teh 24 hour silahkan diminum
      8.      air hangat tersedia
      9.      Kamar mandi tiap lantai ada  3 dan sangat amat sangat bersih.
      10.     Yang nginep sangat bersih dan cakep2 juga (eh…..)
      (bonus)

      sip!! Semua udah siap. Brangkat deh

      Day 1

      Flight subuh dan sampai disana sekitar jam 8 pagi. WUahhh bandaranya
      udah berubah banyak. Terakhir kesini masih banyak pembangunan di thn
      2014 silam. Kucluk2 ke imigrasi. Entah kenapa saya selalu ada adegan
      di imigrasi (dimanapun itu) kali ini…
      Kali ini kejadian agak norak jugak, krn byk bgt tentengan (maklum ga
      pake bagasi) jadi agak repot.

      Immigration man: miss, please open your hats.
      Me ; okay

      Immigration man; please look at me miss
      Me; he? Ooo…okhaay

      Immigration man ; your passport and your thumb miss
      Me ; (aneh bgt nih mas mas minta jempol) (yaudah sodorin passport plus
      2 jempol ke dia)

      Immigration man : I MEAN YOUR THUMB ON THE SCREEN MISS
      Me ……………. (pgn pulang rasanya) (BILANG DONK BUAT DI LAYAR) (kebanyakan
      bengong) taro jempol langsung minggat. Ahahahahahahaha

      Selesai semua urusan saya langsung menuju bugis street untuk makan
      siang dan taruh semua barang di penginapan.
      Buat yang bawa minim budget, Singapore food tergolong mahal. Tapi coba
      deh jalan ke belakang bugis junction, ada food hawker yg murah bgt.
      Plus enak bgt.
      Singapore food will never go wrong with Hainan rice. Satu porsi
      seharga $3.50. Kalo tidak salah nama stall nya Tong Fong Fatt Hainan rice
      chicken. Enak bgt. Murah. Tapi pake drama…
      Jangan tian tian Hainan rice (rasa hambar dan ngantri panjang bgt)

      Ini nih.. alasan kenapa saya ga suka bgt ke singapura. Tidak Ramah.
      Percaya atau ga, setiap kali saya pesen makanan di hawker singapur,
      karyawannya pasti entah marah2 dan sangat ga sopan.
      Yg ini kejadiannya ketika mesen saya nunjuk ke bagian paha ayam. Yang
      melayaninya si cici malah marah2 sambil ngelempar makanan saya ke tray. Dgn bahasa Chinese dia dan koki saling marah2.
      Saya ga ngerti mreka ngomong apaan. Jadi saya tanya baik2.
      “is something wrong?"
      Cici sang istri dari chefnya bilang dgn bahasa singlish yg saya terjemahin aja

      “ lain kali kalo kamu mau pesen paha ayam, bilang dari awal, suami
      saya sudah potongin dada ayam, jadi saya dimarahi. Karena saya
      dimarahi suami saya, jadi saya marahi kamu!”

      saya…… diem terkesima. Ini nih yg bikin saya paling males.
      The impoliteness of the local people.
      kalo dihitung, ini berarti udah kejadian ke 5 kali saya diginiin tiap ke Singapore. Usut2 saya tanya
      kmarin ke teman saya yg kebetulan penduduk di Singapore, kenapa mreka
      memperlakukan orang melayu seperti itu. Ternyataaaaa… kalo kata dia
      sih. Orang melayu yg datang ke daerah ini biasanya tkw tkw yg
      bekerja disana. Jadi ya muka muka kaya gw nih dipukul sama rata alias
      sama aja kaya pembantu atau kasta yg lebih rendah dr mreka.
      Hmmmmmm…. #$#@$% pantesan setiap ke sing ada aja perlakuan ga sopan dr
      mreka. Dr uang kembalian di lempar, piring masih ada isinya diambil,
      sampe berantem masalah menu. Grrrrrr… udah ah bayanginnya jadi emosi
      kwkwkwk lanjuuuuut…. (untung makanannya enak)

      Selesai makan, buat ngilangin bete, saya taruh barang dan keliling dulu sebentar di haji lane dan arab street. Buat yang suka art dan design, daerah ini bertaburan bgt dgn mural2  warna warni. surga banget buat yg doyan foto foto (sambil nunjuk diri sendiri kwkwkwkwk) apalagi buat update di medsos. ihihihihi
      (caption foto = masa tampilan kaya gini diomel omelin..... kwkwkwkwkw)

      coffee shop yg saya foto ini mempunyai rekomendasi yg sangat bagus dr berbagai medsos. plus coffee nya katanya enak juga. tiap hari selasa pun ada discount 30 persen untuk makanan dan minumannya. sempet tergiur sih, tapi ketika liat menunya... yaiks! penuh dgn pork menu dan harganya berkisar antara 25$ an. PASS DEH YAAAH.... (budget anak kost). 
      jam menunjukkan pukul 2, gate konser udah dibuka. bermodalkan tiket gratis hehehehehe, langsung menuju tkp tempat saya harus
      meliput acara konser ini. Acara konser ini bernama “Laneway”. genre musicnya lebih ke folk dan hip hop rnb. Bertempat di garden by the bay
      marina bay.


      Suka bgt dgn theme mereka yg open space dan nuansa rumput. Tapi sayang
      ga sampai 1 jam saya disana, arena konser diguyur hujan habis habisan.
      Alhasil saya hanya bisa menikmatinya selama 3 jam saja. Mengumpulkan
      bahan2 untuk kerjaan dan langsung pulang ke hostel. Ga mau ambil
      resiko sakit krn hujan2an.

      untung bawa jas hujan hihihi. tapi takjub dgn penonton disini. ga ada satupun yg ngomel2 karena hujan. dan semua acara berjalan seperti biasa, pengunjung malah asik nari ditengah hujan deras, belum lagi itu pakaian pada nyeplak jyahahahahaa. 

      buat penggemar tiger asix, mreka membuat booth disini. jadi kalo beli sepatunya disini didiskon sekitar 30 persen. hadeuuuh (kekeup dompet). 
      Selesai acara lineway. saya langsung mandi di hostel dan lanjut ke hawker di belakang hostel the "kampoeng glam"
      tempatnya bernuansa islamic bgt. makanannyapun halal dan murah meriah. saya betah bgt duduk2 disini. karena pemandangannya yg mirip2 turki sih kalo menurut saya. Restaurant dan penginapan yang bermacam mcam motif morocco. dan juga Sultan mosque yang megah bgt.
      makanan saya kali ini astaga enak bgt. chicken paprika dgn harga 5$ dan the tariknya yg aselik juara bgt. cuman 1.50$ ajah. 
      porsinya udah kaya porsi kuli. ga abis ini sendirian ehehehehee. fiuuuuh.... kenyang sudah.. mesti nyiapin badan nih buat perjalanan besok. 
      pulang tinggal jalan kaki 5 menit, nyelesaiin pekerjaan di ruangan the pod yg enak bgt. free coffee pula 24 jam wuihhhhh.. Satu kata "BetAH". .
      see you tomollow aaa

    • By anna22
      Melanjutkan perjalanan hari ke-2 di Sapporo, mau menceritakan sedikit tips saat lo pergi ke festival. Bookinglah penginapan jauh2 hari. Minimal 3 bulan sebelumnya. Beberapa guesthouse baru akan menerima reservation di web masing2 atau airbnb. Dan jangan kaget kalau harganya bisa 2x lipat lebih mahal dibandingkan hari biasa atau bukan festival. Sebagai contoh, gw menginap di Yuyu Guesthouse yang harga asli dormnya cuman 2500 yen/malam. Tapi karena lagi festival, mereka charge 2x lipat yaitu 5200 yen/malam. Uniknya, khusus saat festival mereka ngasih free breakfast (roti beserta teh atau kopi). Kalo teh dan kopi sih selalu tersedia yah sepanjang hari. Dan ga jarang mereka suka ngasih makanan kayak snack2 dan bahkan buah jeruk lokal. Oke informasi mengenai penginapan cukup sekian dulu yaaah...lanjut cerita jalan2nya hehe
      Hari ini gw bakal pergi ke daerah Asahikawa untuk menuju Asahiyama Zoo. Oiya GH gw berdua dan temen yg 1 lagi itu beda (karena doi agak telat mesennya), dan stasiun subway yang terdekat dan dirasa tengah-tengah adalah Stasiun Susukino (sekitar 10 menit jalan cepat dari GH gw). Gw pun janjian ketemuan untuk melanjutkan ke Sapporo JR Station yang hanya 2 stasiun dari Susukino. Kata google maps sih bisa jalan kaki 30 menit (ya kaliiii 30 menit jalan kaki), gw merasa harus menyimpan energi dulu karena masih awal perjalanan. Berhubung gw punya JR pass (kedua temen gw gak pake), gw harus ke kantor utama untuk menukar bukti pembelian dari Indonesia. Antrian lumayan ga banyak, jadi dalam 10 menit pun gw udah dapet JR pass-nya. Sedangkan kedua temen gw ke information center untuk beli Asahiyama Dobutsuen Kippu seharga 6.130 yen berisi set roundtrip ticket untuk limited express train (non-reserved ticket) dan tiket bus dan tiket Asahiyama Zoo. Jadi kalo ga pake JR pass, ini bisa jadi pilihan, jadi ga perlu repot2 lagi beli tiket kereta, bus dan tiket masuk zoo. Hanya ada 1 jenis kereta dari Sapporo-Asahikawa yaitu Ltd. Express Super Kamui. Lamanya waktu perjalanan adalah 85 menit. Jadi bisa sambil tidur atau sarapan atau ngemil2 cantik hehe. Untuk yg non-reserved, siap2 antri di depan pintu gerbong khusus non-reserved yaa..bisa liat di bawah atau nanya aja ke petugas yang lalu lalang kalo bingung. Semakin lo di depan semakin besar kesempatan dapet duduk, kalo engga yaa berdiri. ALhamdulillah gw dapet duduk

      Begitu sampai di Asahikawa St., gw menuju information center. Oiya fyi, rajin-rajinlah datang ke information center kalo lo baru dateng ke suatu tempat, misal stasiun atau terminal bus. Selain dapet informasi, kadang ada penawaran2 menarik loh misal tiket diskon atau voucher makanan. Bahkan lo bisa beli tiket Asahiyama Zoo disini jadi ga perlu antri lagi begitu disana. Tiketnya sebesar 800 yen. Untuk menuju asahiyama zoo, ada 2 cara, naik taksi atau bus. Tentu yg lebih murah adalah naik bus (440 yen-one way). Bayar langsung di bus pas turun. Lumayan loh perjalanannya ada sekitar 40 menit (lancar yaaah tanpa macet). Pemandangan sepanjang jalan apalagi kalo bukan saljuuuu.

      Sampailah di Asahiyama Zoo, karena gw udah punya tiket, tinggal nunjukkin ke petugasnya aja. Sedangkan temen gw yang pakai pass, harus nuker dulu. Hal pertama yang gw lakukan adalah mencari informasi jadwal penguin parade. Ternyata hanya ada 2x sehari. Jam pertama adalah jam 11 dan jam kedua adalah 14.30. Karena gw baru sampe zoo jam 12 siang, jadi gw baru bisa liat yg jam 14.30. Kami pun keliling2 melihat binatang khas winter, ada beruang kutub, singa laut, harimau, penguin, serigala, daaan lain2. Disini, ada kejadian kurang menyenangkan. Jadi gw bawa tripod karena nantinya beberapa hari terakhir akan jalan sendiri, sehingga tripod jadi andalan. Karena kami pengen foto bertiga yang keren2, jadilah dikeluarkan tripod ini. Nah gw termasuk orang yg tiga kali jepret udah puas karena masih ada lokasi yang belum dieksplor. Tapi mereka masih pengen foto2, ya udah gw tinggalin sebentar. Setelah bbrp lama, kok mereka ga nyusul2 yah, akhirnya gw samperin balik ke tempat semula daaaaan ternyata tripod gw patah sodara2 Ternyata kedua temen gw ga terlalu fasih menggunakan tripod. Jadi ketika mereka mau melipat tripodnya, salah arah dan terlalu kuat sehingga membuat salah satu kakinya patah. Mereka pun berjanji bakal menggantikannya begitu sampai sapporo (yg akhirnya digantikan sama tongsis karena gw lebih milih foto pake HP hehehe). Yaaah begitulah :((
      20170209_143346.mp4
      Oke lupakan tripod!!! Waktu sudah menunjukkan 15 menit lagi menuju Penguin Parade...yg merupakan hewan favorit gw semenjak nonton Happy Feet. Ternyata udah pada antri aja orang-orang. Untung gw masih dapet posisi lumayan karena di depan gw anak kecil. Ketika si penguin2 itu keluar dan berjalan seperti di catwalk, orang2 pun lgsg berseru "Kawaiiiii...sugoiiiii" atau "awww...cuteee", gw pun ikut2an sih tapi pake bahasa hehe. Sekitar 50 meter, gw ikutin penguin2 yg berjalan biar puas. Setelah itu pun kami memutuskan kembali ke Sapporo karena sudah semakin sore dan punya rencana menyusuri Susukino Site serta makan ramen halal di sekitarnya.
      Sekitar jam 6 sore (yang udah gelap banget krn winter), kami sampai di Susukino SIte. Di site ini ditampilkan ice sclupture di sepanjang jalannya..bermacam-macam bentuknya. jadi semacam lo liat beragam pahatan es yang biasanya ada di acara pernikahan gitu lho. Jujur gw sih biasa aja ngeliatnya (apa karena udah laper dan capek kali yaa). Sebenarnya ada bbrp foto, bahkan kami foto gratis gitu, tapi semuanya ada di temen gw. Tujuan utama kami ke Susukino ini adalah untuk makan ramen halal, namanya Houryu Ramen. Tempatnya ga terlalu besar tapi cukup ramai shingga kami harus menunggu sekitar 10 menit untuk masuk ke dalam. Untuk pelanggan muslim, mereka menyediakan 3 macam menu. Salah satunya adalah Genghis Khan Spicy Ramen. Gw dan satu orang teman memesan itu. Sedangkan yg satu lagi karena non muslim membeli yg pork ramen. Ramen shop ini sudah mendapatkan sertifikasi halal karena menggunakan bahan2 halal khusus dan juga alat masak serta alat makannya dipisah. Kalo di Jepang, ga usah khawatir dengan minuman karena biasanya mereka menyediakan ocha hangat atau air putih dingin yang bisa refill setiap saat (Gratisssss).

      Saran gw sih, kalo lo ga laper2 amat dan gak makan banyak, sebaiknya pesan 1 porsi berdua karena ini meski dibilang small serving, tapi isinya banyaaaaaak banget. Harganya juga lumayan sekitar 1000an yen. Kan lumayan bagi 2 sama temen lo. Ini juga gw masih menyisakan sedikit. Tambahan lagi kalo lo sangat suka pedas, ada baiknya bawa cabe sendiri misal bon cabe atau semacam sambel bu Rudi. Haha lebay sih tapi menurut gw, makanan jepang itu, meskipun di menunya dituliskan spicy, tapi rasa pedasnya tuh beda sama orang Indo. Dan menurut gw sih terlalu keasinan. Menurut gw, ramen ini kurang cocok. Tapi bukan berarti gw milih2 makanan, ini hanya soal selera...ya kaaaan hehe
      Perut kenyang, kedinginan, lelah, dan kantuk pun datang. Kami pun memutuskan untuk jalan2 di sekitar Tanukikoji Shopping Street yang ga jauh dari lokasi Susukino  dan juga bisa sekalian pulang ke GH. Kamu pun keluar masuk toko sambil lihat-lihat dan membeli beberapa barang. Temen gw pengen banget photobox ala2 Jepang gitu dan ternyata ada. Alhasil sekitar 45 menit kami pun menghabiskan waktu foto2 dan edit mengedit sama numpang ke toilet (oops).
      Yaaaa begitulah perjalanan hari kedua, kemanakah kami hari ketiga???? Menuju Odori Park dan Otaru. Di hari ketiga inilah gw mendapatkan musibah yang cukup mengganggu aktivitas perjalanan gw beberapa hari ke depan dan membuat bbrp itinerary berubah (spoiler)