hobijalan2poto2

pasar rusia di kamboja

4 posts in this topic

Lokasinya di Phnom Penh, kota terbesar di Kambojaa. namanya Russian Market atau biasa disebut Pasar Toul Tom Poung

kenapa kok disebut sbg russian market, karena dulunya awal pasar ini terbentuk, banyak sekali ekspatriat (warga negara yang telah meninggalkan kewarganegaraannya) Rusia yg udah menetap di Kamboja belanja disini..

Bagi anda yang suka berlibur dan berbelanja serta menemukan barang – barang bagus dengan harga terjangkau, (siapa yah yg gak seneng barang bagus n murah meriah) Russian market bikin lupa waktu. Apapun yang anda inginkan ada disini baik souvenir atau buat dipake sendiri, bahkan penjahit untuk membuatkan anda baju dengan kain-kain yang berkualitas tersedia di Russian market.

yah mungkin kayak pasar beringharjo kalo di Jogja, atau mungkin Pasar Tanah abang kalo di Jakarta mungkin yaa...

tapi kalo disini komplet plet plet :D

cambodia-russian-market.jpg

15-29-32-sm.jpg

russian-market.jpg

Food_court_Russian_Market_Phnom_Penh.jpg

Russian+Market+2.jpg

Untuk hasilnya? Jangan ragukan lagi! Mau belanja pakaian, tas, sepatu, kain, barang – barang antik, perhiasan, perak, music dan sebagainya?

Pasti Russian market yang dipilih menjadi tujuan belanja anda. Sempat atau tidak, disempetin deh ke sini! :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

oh jadi karena yang ngunjungin banyak orang rusia makanya disebut rusia market yah? kirain karena di sini banyak jual barang-barang khas rusia heheheh

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah baca artikelnya Sis mengenai pasar ini kita dapat menemukan banyak makanan lokal, souvenir, bahkan elektronik stuff. Lokal makanan murah dan mereka memberikan perbaikan harga. Untuk souvenir, Anda memerlukan usaha ekstra untuk tawar-menawar

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By chacha11
      Mo nanya-nanya yang punya pengalaman ke Vietnam sama Kamboja
      Taun depan punya rencana menjelajah 2 negara ini selama 5 hari, ada yang punya masukan tempat-tempat yang perlu dikunjungi disana...
      Kalo ada yang punya rencana dan waktunya pas kali aja bisa barengan
      Liburan edisi
       
      Tiket udah dapet :
      23 Sept Surabaya-Kuala Lumpur
      24 Sept Kuala Lumpur-Ho Chi Minh
      29 Sept Siem Reap-Kuala Lumpur
      1 Oktober Kuala Lumpur-Surabaya
       
      Planning dari Vietnam ke Kamboja lewat darat naik bus...
      Buat itin masih belum pasti coz berangkat masih lama jadi cari temen sama info dulu tentang disana
      Kalo pengennya di Vietnam ke Mui Ne sama Dalat, keliling bentar di Ho Chi Minh ntar lanjut ke Royal Place di Phnom Penh, Angkor Wat plus Angkot Tomb di Siem Reap. Untuk perjalanan jauh cari yang bus malam, gambaran perjalanannya masih absurd hehehe kalo ada yang kasih masukan boleh banget...
      CP
      Line : chacha_pinpin
    • By val_3373
      Hi Jj'ers
      Kali ini saya ingin membagi pengalaman waktu liburan di Thailand dan Cambodia selama liburan kemarin. Kbetual iseng2 dapat tiket yang menurut saya lumayan murah di aktu liburan liberan Jakarta-Bangkok Air Asia PP Rp 2.5jt. Rombongan bertujuh dan ada 2 org yang sdh sepuh (+/1 70 tahun) jadi selama liburan kami menyewa van dengan kapasitas10 seaters.
      Day 01 : 30 Juni 2016 Jakarta - Bangkok
      Berangkat ke Bangkok via terminal 3 Soetta jam 4.55 sore, tiba di Don Mueang jam 8.20 malam. Kami membeli sim card prabayar di bandara DM dengan akses internet unlimited selama 7 hari. seharga Bath 300. Selesai mengambil bagasi, Van sudah menunggu utk mngantar kami ke Asia Hotel di daerah Ratchadewi. Asia hotel lsg terhubung dgn BTS di lantai 2nya sehingga mempermudah kita untuk kemana2. dan area di sekitar hotel banyak kuliner2 pinggir jalan yang murah meriah. Tarif hotelnya Rp 700 ribu/malam tanpa breakfast. Extra Bed Bath 550/malam
      Day 02 : 01 Juli 2016 : Ayyutayya
      Jam 7 pagi kami berjalan kaki di sekitar hotel untuk sarapan. di lantau dasar banyak restoran2, tapi kami ingin mencoba kuliner tradisional thailand. Akhirnya kami menemukan seperti wartegnya thailand (posisi dari hotel belok belok kiri). Karena tidak tau nama makanan dan bahasa thailand, jadi kami hanya menunjuj saja makanan yang diinginkan, Total harga yang kami bayar utk 7 org Bath 319 murah dan rasanya enak juga.
      Jam8.30 kami dijemput oleh Van yang kami sewa utk menuju ke Ayyutayya. Sewa Van ke ayyutayya Bath 3000 ( 10 jam, overtime Bath 250/jam) sudah termasuk supir, bensin, tol dan minuman selama perjalanan. Relatif lebih murah karena kalo kita ikut tour ke ayyutayya sekitar Bath 1000/org. Perjalanan ke Ayyutyya sekitar 2-3 jam dai Bangkok.
      Tujuan pertama kami yaitu " Summer palace Bang Pa In Palace". Entrance fee Bath 100/org. Di sini tidak diperbolehkan memakai celana pendek, jadi saya harus meminjam kain gratis tapi ada deposit fee yang bs kita ambil setelah kain kita kembalikan seharga Bath 100/kain.
       
      Setelah selesai di summer Palace sdh jam 12 siang sehinga kami memutuskan utk makan dan mencoba Padthai (kwetaiw gorengnya Thailand) Resto kecil pinggir jalan, jd ngga tau nama restonya.  Biaya makan ber7 dan pakai acara nambah posri Bath 339. Selesai makan kami menuju Wat Mahathat yang terkenal dengan akar pohon yang membungkus kepala Budha
       
      setelah itu kami menuju Wat Phra sri Sanphet yang terkenal dgn 3 pagodanya
       
      setelah  ttu kami menuju Reclining Budha. Arca Budha tidurnya sudah rusak termakan usia
       
      Kemudian kami menuju Wat Chainattharam, rombongan sepuh sudah kecapean sehingga kami tidak menjelajah lebih dalam di lokasi ini
       
      Dikarenakan sudah banyak yang kecapean dan masih banyak tempat2 di ayyutayya yang bisa didatangi, maka kami hanya menuju destinasi terakhir yaitu St Peter Church. Karena saya sorang Katholik, saya sempat berdoa terlebih dahulu di dalam Gereja

      Kemudian kami kembali ke bangkok dengan terlebih dahulu mampir di Soombon Seafood resto yang terkenal dengan Curry Crabnya (wajib coba). Karena resto terkenal jadi harganya agak mahal Bath 2020. Kembali Ke Hotel dan beristirahat.
      Day 03 : 02 Juli 2016 Bangkok - Siem Reap
      Saya dan 2 org rombongan memutuskan utk berkunjung ke Angkor Wat di cambodia, teteapi 4 org tetap emilih tinggal di Bangkok, sehingga kami berpencar.Tidak ada perencanaan matang untuk ke cambodia. Jam 7 pagi dari hotel kami menuju Bangkok Bis Terminal di Morchit dengan taksi. Tarif taksi Bath 81. Kamimembeli direct bus yag ke siem reap seharga bath 750/prg di loket 22(dari pintu masuk lurus saja masuk ke dalam dan jalan lurus). Ada 2 waktu keberangkatan yaitu jam 8 dan jam 9 pagi. karena kami tiba jam 7.15, kami membeli yg jam 8 pagi untungnya masih ada seat walaupun paling belakang. Di dalam bis , kami mendapat snack, aqua dan nasi box. Tiba di border (perbatasan Thailand -Cambodia) jam 11.30. Harus turun dari bis untuk proses imigrasi.  Kurangnya petunjuk dari awak bis dan papan petunjuk di jalan, kami hampir nyasar dan bingung karena untuk menju imigrasi Thailand harus melewati pasar, Setelah melewati imigrasi Thailand, lagi2 tidak ada papan petunjuk utk ke imigrasi Cambodia. Jalan lurus saja sampai melewati jembatan, tetap lurus sampai menemukan sebuah bangunan seperti mall, menyeberang jalan, jalan lurus sedikit sampai di kantor imigrasi Cambodia yang hanya terbuat dari kontainer. Hujan deras pada saat kami hampir sampai di imigrasi cambodia, sehingga basah kuyub. Agak lama menunggu penumpang yang lain dalam proses imigrasi, kami berangkat dari border jam 2 siang. Sampai di Siem Reap jam 5 sore. Di ppol bis kami lsg membeli tiket pulang ke Bangkok seharga USD 28/org. Di pool bis banyak sekali tuk2 yg mangkal, mereka bisa mengantar kita ke hotel yang kita tuju sambil menawarkan paket tour selama di siem reap. Kami memutuskan 1 day tour sengan harga USD 30/hari termasuk minuman selama tour. Kami diantar ke Hotel (Free). Hotel yang kami pilih Somadewi seharga Rp 900ribu/night Triple room tanpa sarapan. Selesai  check in, isitirahat sebentar, kemudian kami jalan kaki menuju down town (pusat kota). Jalan kaki sktr 10 menit, naik tuktuk USD 2.
      Makan malam seharga USD 21 dan emudian mencari oleh2. Semua transaksi dalam USD.

       
      Day 04 : 03 Juli 2016 Angkor Wat Tour
      Jam 8 pagi kami di jemput oleh Darachi, supir tuktuk yang akan membawa kami keliling angkor wat selama  hari. Pertama kami menuju kantor penjualan tiket angkor wat. Kita harus mengantri sendiri karena akan diphoto dan pos kita dicetak di tiket masuk. Ada 3 pilihan tour yaitu : 1 day tour seharga USD 20/org, 3 days tour seharga USD 40/org dan 7 days tour seharga USD 60/org. Kami memilih 1 day tour Tiket masuk harus kita simpan karena hrs diperlihatkan setiap kita msk ke situs2 di angkor wat.
      Banyak sekali situs2 di angkor wat, sehingga tidak semua tempat kami kunjungi. Tujuan pertama Banteay Kdei
       
      kemudian ke Bantey Srasang

      Kemudian menuju Banteay Srei. Untk masuk ke Banteay srei tidak diperbolehkan mengenakan pakaian yang memperlihatkan pundak dan paha.

       
      Kemudian Ta Phrom. Kebanyakan sitis2 di angkor wat masih berupa reruntuhan dan mereka baru mulai untuk restorasi situts2 mereka dengan belajar ke Indonesia terutama ke candi borobudur. Bangga sebagai orang Indonesia.
       
      Kemudian Bayon Temple

      ini tuktuk yang kami gunakan selama di angkor wat

      Dan yang terkahir the famous Amgkor Wat.
      tidak menunggu sunset karena sudah kecapean, lsg kembali kehotel tetapi sebelumnya kami diajak muter kota dulu. Jam 7.30 kami dijemput oleh Darachi untuk ke Night Market makan malam sekaligus beli souvenir kembali. Harus berani nawar di sini. Harga Kaos USD 2/pc, magnet USD 1 utk 2 pcs magnet
      Day 05 : 04 Juli 2016 Siem Reap - Bangkok
      Jam 7.30 kembali dijemput darachi utk menuju poll bis (free). Tepat jam 8 pagi kami brangkat. Bis kosong hanya 10 penumpang. sama seperti aktu dari Bangkok, kami mendapat snack, aqua dan nasi box. Tiba di border jam 11 siang utk proses imigrasi. kali ini awak bis lbh co-operatif, kami ditunjukan jalan menuju imigrasi. imigrasiThailand mengharuskan semua tas berukuran besar harus discan pada ssat memenasuki negara mereka, jadi kita harus membawa tas kitaturun dari bis, ckup repot karena harus berjalan kaki sambil menenteng tas. tp tas ukuran kecil tidak perlu di scan. saya hanya membawa 1 tas ransel kecil karena koper saya tinggal di bangkok, dititipkan dgn saudara yang tetap liburan di bangkok. Tiba di bangkok sekotar jam 4.30, dari terminal naik taksi ke ibis siam bangkok yg dekat MBK. tiba di hotel lsg check in. kemudian ngumpul kembali dg rombongan yg tetap di BKK. kami makan malam di Baan Khun Mae Resto di siam Aquare. Setelah makan jalan kaki ke MBK, shopping lg. Kaos2 yg bertulisan Thailand seharga Bath 99/pc
      Day 06 : 05 Juli 2016 Hua Hin
      Jam 8.30 kami dijemput oleh van yang kamisewa menuju Hua hin. Biaya sewa vam bath 4500 (10 jam). Tempat yang kami kunjungi di Hua hin  Swiss Sheep Farm,
      Hua Hin Beach\

      dan Santorini Park
      .
      Kembali ke Bangkok dan pindah hotel kembali. Kali ini kami menginap di First House Hotel yang terletak tepat di tengah pasar Pratunam
      Day 07 : 06 Juli 2016 Pattayya
      Jam 8.30 dijemput di hotel menuju Pattaya. Tempat yang kami kunjungi 
      Silver lake (Kebun Anggur)

      Laser Budha

      Art of Paradise, pattaya beach dan menonton Cabaret show (Banci show).
      Kembali ke Bangkok
      Day 08 : 07 Juli 2016 Pratunam market
      Naluri cewek mengalahkan rencana mau explere BKK citu seperti ke WatArun, Grand palace dan Floating market tetapi karena tergiur dengan harga2 yang murah di Pratunam market akhirnya memilih shopping hahahahahaha.. sampai kelebihan bagasi dan kami harus membeli extra bagasi dan koper
      Day 09 : 08 Juli 2016 BKK-JKT
      Msh lanjut shopping di Platinum Mall, hanya berjalan kaki dari hotel menjuju jalan raya. Harga relatif lebih mahal dari pratunam market tetapi kualitasnya lbh bagus. Jam 12 kembali ke hotel utk check out.  First house hotel menyediakan ruang tunggu untuk tamunya yanghrs terbang dgn night flight di lantai2. ada sofa yang bs kita pakai tiduran dlengkapi snack dan minuman. Ruang tunggu ini tutup sampai jam 5 sore. Jam 5 sore kami dijemput kembali menuju bandara untuk kembali ke Jakarta. Liburan tlah usai.
       
       
       
    • By Sheva
      Halo, tak bosan2 saya mencari temen dari forum ini.
       
      join to my next trip
      23-29mei 2016
      rute 
      CGK-KUL-HO CHI MIN
      phnom pen- siem reap-bangkok-SUB
      TIKET PROMO AA gak pake mahal
      CGK - Kul 23mei
      Kul - ho chi min 23 mei
      dari ho chi min ke pnomphen,siem reap n bangkok via darat.
      pulang dari bangkok lsg k sby,
       
      sejauh ini sdh 12 org yg fix tiket.
      yg mau gabung ayook d tunggu..
      Kalo aja mas @deffa mau gabung.
       
      ato mau ikut next teip saya?
      Febuari : 15-25 bangkok,phuket,krabi,hatyai,melaka,penanf,kl
      Maret : 8-12
      sin,kul,myanmar
      mei : 23-27
      vietnam,kamboja,bangkok
      okt : 18-27
      korsel
      all next trip saya sdh fix tiket, yg mau join hayuuk!!
       
      lsg line saya aja:
      shevarea20
       
       
    • By Octobrian Panjaitan
      Halo lagi Jalan2ers
       
      Kali ini saya mau review tuk-tuk driver yang saya dan teman2 saya gunakan selama di Siem Reap, Kamboja.
       
      Orang Kamboja menyebutnya dengan Remork atau Motor Trailer tapi turis asing menyebutnya dengan Tuk-tuk.
      Tuk-tuk adalah alat transportasi yang paling banyak digunakan oleh turis untuk mngelilingi Siem Reap sekaligus Angkor Wat. Satu tuk-tuk bisa muat maksimal 4 orang.
       

       
      Seng Vantha, ini lah nama dari supir tuk-tuk yang saya gunakan jasanya selama 3 hari di Siem Reap. Sebelumnya saya udah nyari dan baca-baca review tentang supir tuk-tuk. Tapi waktu saya baca websitenya Vantha yaitu angkorfriendlydriver.com saya memutuskan untuk kirim email tentang tournya. Ada banyak pilihan tour, tinggal pilih saja. Semuanya puas banget dengan servicenya Vantha, reviewnya gak ada yang ngeluh.
       
      Saya travelling ke Siem Reap ber-5 orang, berhubung tuk-tuk max hanya 4 orang, mau gak mau kami harus sewa 2 tuk-tuk.
       
      Setelah beberapa kali email berdiskusi itinerary yang paling pas selama 3 hari di Siem Reap, akhirnya ketemu juga itinerary yang nyaman buat saya dan temen2.
      Day-1: Pick up from the airport to Hotel. Lunch near Angkor Wat, Bayon, Baphuon and Ta Phrom. Eat dinner and watching Apsara Dance
      Day-2: Angkor National Museum, Grand tour: Preah Khan, Neak Pean, Ta Som, East Mebon, Pre Rup, in the afternoon Cambodia War Museum
      Day-3: Get up early to see sunrise at Angkor Wat  and then go to Banteay Srei. Back to hotel and transfer to airport
      Total last price is $110 untuk 2 tuk-tuk (ini hanya biaya transportasi, tidak termasuk makan, dan biaya masuk Kompleks Angkor)
       
      Review
      Orang nya ramah, murah senyum, englishnya lancar banget, humoris, on time all the time, free drinking water selama tour.
       
      Vantha gak cuma nganterin ke temple2 tapi dia juga memberikan sedikit info dan sejarah mengenai Temple2 yang kita kunjungi. Suka agak lama disini karena jadinya kita tanya jawab. Jadi punya sedikit gambaran sebelum melangkah ke dalam Temple.
      Tapi klo mau lebih paham tentang Temple2 di Kompleks Angkor Wat, Vantha punya buku Ancient Angkor yang berisi Temple2 apa saja yang berada di komplek Angkor serta penjelasannya,  yang bisa kita pinjem.
                 
      Selama tur kami juga di bawa ke tempat makan yang rasanya enak, bersih dan terjangkau tapi gak halal karena saya juga memesan pork di beberapa resto. Klo mau yang halal mungkin bisa, tinggal ngomong aja di email, mungkin Vantha bisa cari tau. Karena saya liat ada beberapa resto muslim di Siem Reap.
      Di atap tuk-tuk terisi penuh dengan foto-foto dan beberapa tulisan tangan tanda terima kasih dan reivew dari orang-orang yang pernah menggunakan jasa si Vantha
       

       
      Over all sangat memuaskan, saya kasih nilai 9 dari 10 buat Vantha.
      Recommended     
       
      Bwt temen-temen Jalan2ers yang mau ato sedang planning eksplore Siem Reap dan kompleks Angkor, semoga review ini bisa bwt referensi transportasi tuk-tuk driver.
       

       
      NB: Vantha juga staf Phnom Penh Sorya Bus, jadi bwt yang mau lanjut ke Phnom Penh ato ke kota lainnya by Bus, bisa langsung di booking in sm Vantha.
      Vantha orangnya flexible, kami tetap bisa mendiskusikan itinerary yang udah jadi di tengah perjalanan. Dia juga akan memberikan gambaran mana yang lebih baik.
      Cek juga reviewnya di Tripadvisor
    • By nashir
      Pernah ga? dapet Promo AirAsia ke Destinasi Impian tapi ga bisa dibeli dengan debit BCA gara-gara kursnya MYR (flightnya dari KUL) yang hanya bisa di bayar dengan credit card? AKU PERNAH *ngacung*
       
      Iyah sedih banget kan karna kebanyakan promo ke destinasi-destinasi impian itu start flightnya dari Kuala Lumpur, Malaysia.
       
      TAPI sekarang itu bukan kendala lagi buat aku, Karna tepat di hari pertama Promo AirAsia bulan Maret 2015, aku nerima kartu kredit AirAsia Big Card dari Bank CIMB Niaga YeYeYe. Setelah penantian yang cukup panjang karna tragedi jatuhnya pesawat AirAsia QZ850 akhirnya AirAsia meluncurkan lagi promo pertamanya di tahun 2015.
      Cuman karena ini hari minggu aku jadi gak bisa ke Bank, tadinya mau tanya tentang pengaktifan kartu kredit.
      Ya udah aku coba hunting-hunting dulu aja di airasiabig.com nemu lah beberapa promo seperti :
       
      Jakarta - Kuala Lumpur - Seoul, Korea cuma Rp 2.776.472 PULANG PERGI!!!
      Kuala Lumpur - Phuket 0 Big Point cuma 35 MYR one-way
      Kuala Lumpur - Macau 0 Big Point cuma 95 MYR Pulang-Pergi
      Kuala Lumpur - Palembang 0 Big Point cuma 35 MYR one-way
      Singapura - Phuket 0 Big Point cuma 34 SGD one-way
      Dan 0 Big Point lainnya, banyak lah coba cari aja :)
       
      Berhubung aku punya ticket untuk ke Johor Bahru dari Bandung untuk tanggal 3 November 2015 aku nyari terusan nya dari Kuala Lumpur, tapi gak mau kesitu-situ lagi percuma dong kalau beli nya ke SG lagi KL lagi Thai lagi Brunei lagi, Aku nyari rute yang lain dan dapet lah MACAU tapiii kalau ke MACAU bulan november ini aku gak yakin punya "uang saku" untuk bekelnya #hiks sedih,- setelah hunting-hunting lagi dapet lah dari Kuala Lumpur - Phnom Phen, Kamboja 0 Big Point + 35 RM one-way. FIX Booking ini heu akhirnya bisa juga ngetrip lebih jauh ke negara baru. Negara Asean ke 5 yang bakal aku datengin :)
       

       
      Tapi berhubung kartu kredit aku belum aktif aku tunda dulu bookingnya. Saved lah pokonya (:
       
      Senin, 23 Maret aku langsung ke Bank CIMB Niaga nanyain soal aktivasi kartu kredit. Setelah ngobrol panjang dengan CSnya katanya harus via telpon ke 14041, okelah aku telpon ke 14041 udah tersambung, udah ngasih tau nomer kartu kredit yang mau diaktifin #eh mati! abis pulsa sial... aku langsung cari konter, beli pulsa langsung telpon lagi katanya akan aktif dalam setengah jam nanti tinggal SMS untuk minta PIN ke 1418. Udah lebih dari setengah jam aku coba SMS akfitasi ketik "PIN[spasi]4 digit akhir no kartu kredit[spasi]Tanggal lahir-DDMMYYY" beberapa kali gagal terus, dari pulsa 25rb yang baru beli sampe abis (550/SMS). #Faak lah mau nelpon lagi ke CS pulsa juga udah abis, kemaren juga sama nelpon CSnya doang waktu minta dikirim kartunya ke rumah aja abis 25rb tinggal serebu. sedih lah mana uang teh pas-pasan,- Akhirnya aku cobain topup lagi pulsa pake Internet Banking terus aku cek SMS yang harus aku kirim ke 1418. DAMN! pantes aja dari tadi gagal terus ternyata aku salah masukin 4 digit akhirnya, ada yang terbalik haha #belegug untung aja di crosscek dulu sebelum kirim SMS lagi, dan akhirnya aku dapat SMS balesan karu kredit aku udah aktif dan dikasih PINnya. terus katanya Segera ganti Pin Anda di ATM CIMB Niaga terdekat dalam waktu 7 hari.
       
      Aku keluarin motor mau ke ATM CIMB Niaga yang di Jl. Riau belum setengah jalan, mikir ngapain jauh-jauh ke Jl. Riau, di Yogya sebelah piksi juga ada yah ATM CIMB Niaga, oh heueuh jadi weh ga jadi, balik lagi ke rumah naro motor (biar gak bayar parkir) wkwk. Udah diganti PINnya di ATM udah bisa dipake deh. Langsung balik lagi ke rumah ngecek lagi airasiabig.com ternyata masih ada promo di tanggal yang aku mau, heu syukurlah.
      Ini pertama kalinya mau bayar menggunakan Visa Credit Card, karna rute biasa dari Indonesia bisa debit dari BCA
       

       
      setelah sebelumnya baca buku panduan Bismilllah aku coba booking masukin card number danlainlain yang harus di isi, udah selesai gak lama... booking confirm, Yee jadi ke Kamboja. Aku cek email itinerary dari AirAsia udah masuk.
       


       
      Bisa dilihat sendiri
      Flight Guest KUL-PNH 0 MYR
      KLIA2 Fees 3 MYR
      Airport Tax 32 MYR
      Credit Card Processing Fee 8 MYR
      Total jadi 43 MYR
      Kalau lihat tagihan di kartu kreditnya sih jadi Rp 159.583
       
      Beginilah kalau AirAsia lagi promo, EDAANN MANTAP. I Love AirAsia (:

    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Masih ingat dengan buku sejarah di zaman sekolah dasar dulu yang beberapa kali menyebutkan nama Angkor Wat? Nah, tahukah kamu bahwa Angkor Wat adalah salah satu magnet utama Kamboja yang terletak di Siem Reap?
       
                Menjelajahi Kamboja memang belum terasa lengkap jika kamu belum mengunjungi Angkor Wat yang terkenal dan berada di Siem Reap. Nah, jika Phnom Penh penuh dengan kehidupan khas urban dan metropolitan, tidak ada salahnya jika kamu memilih berkunjung ke Siem Reap yang penuh dengan unsur budaya.
       
                Siem Reap adalah ibu kota Provinsi Siem Reap, Kamboja, yang terletak di bagian barat laut Kamboja. Kota ini memang tidak seramai dan se-metropolitan Phnom Penh, namun cuacanya yang lebih bersahabat dan tidak sepanas Phnom Penh tentu akan memanjakanmu yang ingin berlibur selama di Kamboja.
       
                Nah, penasaran ingin segera menjelajahi Siem Reap? Kali ini kita akan membahas itinerary menjelajahi Siem Reap selama 3 hari 2 malam dan menemukan tempat-tempat terbaik di sana.
       
      Transportasi Menuju Siem Reap
      Rute 1: Pesawat Menuju Siem Reap International Airport
       
                Ada dua pilihan rute yang dapat kamu tempuh untuk mencapai Siem Reap dari Jakarta. Pilihan yang pertama dan paling praktis adalah menaiki pesawat langsung menuju ke Siem Reap.
       

      Memasuki Kamboja Melalui Siem Reap International Airport via http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a9/Siem_reap_airport.JPG
       
                Siem Reap International Airport adalah bandara tersibuk di Kamboja. Setiap hari, bandara ini menampung banyak wisatawan yang hendak berkunjung ke Siem Reap.
       
                Saat ini, telah terdapat berbagai maskapai penerbangan yang bersedia mengantarkanmu dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju ke Siem Reap International Airport.
       
                Penerbangan menuju ke Siem Reap memakan waktu sekitar 5 jam dengan tempat transit yang berbeda-beda (Singapura, Kuala Lumpur atau Bangkok) sesuai dengan maskapai penerbangan pilihanmu.
       
                Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan menuju Siem Reap adalah sekitar Rp 1.200.000,00 hingga Rp 2.900.000,00 per sekali jalan. Sesampainya di Siem Reap, kamu akan disambut di Siem Reap International Airport.
       
                Selanjutnya, dari Siem Reap International Airport, kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 10 menit menuju ke pusat kota Siem Reap. Perjalanan ini akan memakan biaya sekitar Rp 28.000,00 hingga Rp 33.000,00 atau sekitar 8.500 hingga 10.000 Riel Kamboja (KHR).
       
      Rute 2: Pesawat Menuju Phnom Penh dan Dilanjutkan dengan Pesawat Lokal atau Bus Menuju Siem Reap
       
       

      Memasuki Kamboja Melalui Phnom Penh Airport via http://www.vinci-airports.com/sites/vinci-airport.fr/files/styles/media_image_full/public/CAMBODIA_AIRPORT_091.jpg?itok=8LrsTCZ7
       
                Rute kedua untuk mencapai Siem Reap adalah kamu bisa menaiki pesawat dari Jakarta menuju ke Phnom Penh. Saat ini terdapat berbagai maskapai yang akan mengantarkanmu dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju ke Phnom Penh International Airport.
       
                Perjalanan dari Jakarta menuju Phnom Penh akan ditempuh selama sekitar 4 jam 45 menit dengan satu kali transit. Kota yang akan menjadi pilihan stopover-mu antara lain Saigon, Singapura, Bangkok atau Kuala Lumpur tergantung dengan maskapai penerbangan yang kamu pilih.
       
                Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 950.000,00 hingga Rp 2.300.000,00 per sekali jalan. Selanjutnya, untuk mencapai Siem Reap kamu memiliki dua alternatif.
       
                Alternatif pertama, kamu dapat menggunakan pesawat lokal untuk melakukan penerbangan selama sekitar 40 menit dari Phnom Penh menuju Siem Reap. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 380.000 KHR hingga 505.000 KHR atau sekitar Rp 1.200.000,00 hingga Rp 1.600.000,00.
       

      Mencapai Siem Reap dari Phnom Penh dengan Menggunakan Bus via http://constanttravelers.com/2013/06/giant-ibis-bus-cambodia/img_2043-2/
       
                Nah alternatif kedua adalah yang satu ini. Bagi kamu yang menginginkan suasana perjalanan darat di Kamboja, kamu dapat memilih untuk menaiki bus. Kamu dapat menaiki bus yang memiliki jadwal 3 kali berangkat setiap hari. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 7 jam dengan biaya sekitar 66.000 KHR.
       
      Memilih Penginapan di Siem Reap
       
                Siem Reap adalah sebuah kota kecil dimana sebenarnya tidak akan terlalu sulit untukmu mencapai ke berbagai destinasi di sana. Nah, berdasarkan rekomendasi, salah satu tempat terbaik untuk menginap adalah di sekitar area Old Market.
       

      Memilih Penginapan di Sekitar Old Market Siem Reap via http://www.siemreap.net/media/155829/phsar-chas-old-market.jpg
       
                Old Market Siem Reap adalah salah satu kawasan strategis di Siem Reap. Tempat ini dapat dibilang cukup dekat kemana-mana. Kamu dapat menemukan banyak restoran, toko, dan lain-lain yang akan membuat nyaman liburanmu di Siem Reap.
       
                Jika memilih penginapan di daerah Old Market, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, guest house atau hotel. Jenis penginapan ini tentunya dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu.
       
                Nah, jika kamu memilih untuk menginap di hostel, kamu dapat memilih 1 bed in 10 dormitory room dengan biaya sekitar 24.000 KHR per malam. Fasilitas yang kamu dapat adalah AC, fan, TV kabel, toiletteries, shower dan free wifi.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di guest house, kamu dapat memilih kamar standard double dengan harga sekitar 86.000 KHR per malam. Fasilitas yang kamu dapat adalah AC, mini bar, TV kabel, kulkas, shower, tea/coffee maker, serta free wifi.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di hotel, kamu dapat memilih kamar superior twin bed dengan biaya sekitar 112.000 KHR per malam. Fasilitas yang kamu dapat adalah AC, mini bar, TV, kulkas, shower, bathtub, hairdryer dan free wifi.
       
                Ketika memilih penginapan, pastikan kamu sudah mengetahui segala informasi detail tentang penginapanmu. Untuk kenyamanan dan keamananmu, jangan lupa untuk mencatat nama dan alamat penginapanmu kemanapun kamu pergi di Siem Reap.
       
      Hari Pertama
      Awali Perjalananmu di Siem Reap dengan Mengunjungi Tempat-Tempat Wisata Paling Terkenal di Siem Reap
       

      Awali Perjalananmu di Siem Reap dengan Mengunjungi Angkor Wat via http://traveldeals.com.my/marketplace/wp-content/uploads/2015/01/angkor-wat.jpg
       
                Angkor Wat adalah salah satu objek wisata yang wajib kamu kunjungi ketika mengunjungi Siem Reap. Untuk itu, tidak berlebihan jika menjadikan Angkor Wat sebagai tempat pertama yang harus kamu kunjungi.
       
                Angkor Wat dulunya adalah sebuah candi Hindu, namun sekarang berubah menjadi candi Buddha. Angkor Wat pernah masuk dalam UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia yang harus dilindungi.
       
                Candi Angkor Wat dibangun sekitar abad ke-12 oleh Raja Khmer Suryawarman II dan merupakan candi yang dipersembahkan untuk Dewa Wisnu. Masyarakat Kamboja sangat menghormati candi ini hingga memasukan simbolnya ke dalam bendera nasional Kamboja.
       
                Untuk mencapai Candi Angkor Wat dari Old Market, kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 7 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 7.000 KHR hingga 8.500 KHR.
       
                Untuk merasakan pengalaman baru yang mengasyikkan, kamu dapat mencoba untuk melihat sunrise di Angkor Wat. Kamu dapat menggunakan taksi sebelum subuh tiba dan berada di sana tepat pada waktu matahari terbit. Kamu akan menyaksikan pemandangan sunrise yang keren di Angkor Wat.
       
                Biaya yang kamu keluarkan untuk mengelilingi Angkor Wat dalam satu hari (daily pass) adalah 82.000 KHR. Namun, jika kamu ingin menjelajahi Angkor Wat selama sekitar 2 hingga 3 hari, kamu dapat menggunakan 2-3 day pass dengan biaya sekitar 164.000 KHR.
       

      Mengunjungi Cambodia Landmine Museum via http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02269/CambodiaLandmineMu_2269808c.jpg
       
                Setelah puas mengeksplorasi Angkor Wat, kamu dapat mengunjungi Cambodia Landmine Museum. Untuk mencapai Cambodia Landmine Museum dari Angkor Wat, kamu dapat menaiki taksi selama 23 menit dengan tariff sekitar 14.000 KHR hingga 16.000 KHR.
       
                Cambodia Landmine Museum adalah sebuah museum yang didirikan untuk NGO lokal untuk membantu korban ranjau darat dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Di tempat ini, kamu juga dapat menyaksikan bagaimana kerugian yang didapatkan dari peperangan yang terjadi.
       
                Di museum ini kamu dapat melihat banyak informasi dan mengetahui bagaimana sulitnya mencari ranjau. Museum ini memiliki banyak display yang informatif.
       
                Biaya masuk yang dikenakan untuk memasuki museum ini adalah sekitar 13.000 KHR. Museum ini dibuka setiap hari.
       

      Mari Lanjutkan Perjalananmu dengan Mengunjungi Banteay Srey Butterfly Center via http://www.getawayholidays.com/blog/wp-content/uploads/2014/02/siem-reap-butterfly-centre.jpg
       
                Banteay Srey Butterfly Center adalah sebuah pameran kupu-kupu terbesar yang ada di ASEAN. Tempat ini adalah salah satu tempat terbaik di Siem Reap yang tentunya wajib untuk kamu kunjungi.
       
                Untuk mencapai Banteay Srey Butterfly Center dari Cambodia Landmine Museum, kamu dapat menggunakan taksi selama sekitar 15 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 9.500 KHR hingga 11.000 KHR.
       
                Di Banteay Srey Butterfly Center, kamu dapat melihat ada banyak kupu-kupu yang berterbangan dan dilepas secara bebas. Ya, kupu-kupu adalah salah satu hewan asli Kamboja. Di tempat ini kamu bahkan dapat melihat beberapa jenis kupu-kupu yang sudah hampir punah.
       
                Beberapa spesies yang terdapat di sini adalah Atlas Moth, Blue Glassy Tiger, Dark Blue Tiger, Five-Barred Swordtail, Great Mormon, Gaudy Baron, Lime Butterfly, Orange Emigrant, Peacock Pansy, Red Helen and Tailed Jay. Nah, jika kamu cukup beruntung, kamu dapat melihat perubahan ulat menjadi kepompong di sini.
       
                Banteay Srey Butterfly Center buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00. Biaya yang kamu keluarkan untuk memasuki tempat ini adalah sekitar 16.000 KHR.
       
      Hari Kedua
      Waktunya untuk Menjelajahi Beberapa Museum dan Galeri di Sekitar Old Market Serta Mencicipi Kuliner Khas Kamboja
       

      Menjelajahi Artisans de Angkor via http://www.angkorfocus.com/userfiles/artisans-d-angkor_04.jpg
       
                Ada banyak tempat di dekat Old Market yang dapat kamu kunjungi. Nah, mengawali perjalananmu di hari kedua, kamu dapat mengunjungi Artisans de Angkor.
       
                Di tempat ini kamu dapat melihat bagaimana kebanyakan souvenir dari Angkor dibuat. Yang paling spesial, kamu dapat menyaksikan bagaimana proses konservasi Angkor dapat dibuat. Kamu dapat merasa lebih dekat dengan para penduduk lokal Siem Reap di sini.
       
                Ada begitu banyak karya seni yang dapat kamu lihat di sini, selain itu kamu juga dapat mengambil tur gratis melihat proses pembuatan kerajinan sutera yang disediakan jika kamu ingin melihat berkeliling di tempat ini. Artisans de Angkor buka setiap hari dari pukul 8 am hingga 5 pm.
       

      Mengunjungi Jim McDermott Gallery via http://www.alexinwanderland.com/wp-content/uploads/2011/11/IMG_6773.jpg
       
                Setelah puas mengunjungi Artisans de Angkor, kamu dapat mengunjungi Jim McDermott Gallery yang terletak tidak jauh dari Artisans de Angkor. Bagi kamu pecinta fotografi, tentunya perjalananmu akan lebih lengkap jika kamu mengunjungi galeri ini.
       
                Jim McDermott adalah seorang fotografer asal Amerika yang pertama kali datang ke Kamboja sekitar tahun 1995. Ia berhasil mendapatkan foto matahari bulat di Angkor Wat dan sejak saat itu jatuh cinta pada seni fotografi berbau benda-benda budaya dan warisan dunia.
       
                Perjalanan telah membawanya pergi mengelilingi negara-negara Asia dan memamerkan hasil fotografinya di tiga tempat di Kamboja. Salah satunya adalah galeri yang terletak tidak jauh dari Old Market ini. Di sini kamu dapat melihat banyak koleksi fotografi yang menakjubkan. Selain itu, ia juga bekerja sama dengan beberapa fotografer asli Kamboja lainnya di sini.
       
                Jim McDermott Gallery buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00. Hingga saat ini, Jim McDermott dengan istri dan anaknya tinggal menetap di Siem Reap.
       

      Melihat Lebih Dekat Seni Pembuatan Keramik di Khmer Ceramics via http://www.alexinwanderland.com/wp-content/uploads/2011/11/IMG_6702-copy.jpg
       
                Setelah puas mengunjungi Jim McDermott Gallery, kamu dapat mengunjungi Khmer Ceramics and Fine Art Center yang masih berlokasi di sekitar Old Market. Di sini, kamu bisa melihat ada banyak kerajinan dari keramik yang dihasilkan dan dipamerkan.
       
                Jika berminat, kamu dapat mengikuti kursus membuat keramik atau melukis keramik di tempat ini. Setelah selesai membuat kerajinan keramik, kamu dapat mempelajari seni ‘Kbach’, yaitu seni melukis keramik tradisional khas Khmer.
       
                Paket yang ditawarkan untuk kamu yang ingin mencoba membuat keramik atau melukis keramik berkisar antara 62.000 KHR hingga 102.000 KHR. Dengan paket tersebut, kamu dapat membawa pulang hasil kreasimu masing-masing.
       

      Mencicipi Lok Lak, Kuliner Khas Khmer via http://www.khmerkitchens.com/photo_gallery.html
       
                Mengunjungi Siem Reap tentunya belum terasa lengkap jika kamu belum mencicipi kuliner asli khas Khmer. Untuk yang satu ini, salah satu rekomendasi yang tepat untukmu adalah di Khmer Kitchen.
       
                Untuk mencapai Khmer Kitchen dari Old Market, kamu dapat menaiki taksi selama sepuluh menit. Nah, biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 7.500 KHR hingga 8.500 KHR.
       
                Nah, kebanyakan orang akan lebih memilih untuk mencicipi Thai Food karena rasanya yang tidak sepedas makanan Kamboja. Namun, untuk pengalaman baru, tentu saja kamu sangat direkomendasikan untuk mencicipi makanan Kamboja.
       
                Kuliner yang terkenal adalah amok dan lok lak. Amok adalah ikan yang dibalur dengan bumbu dari kacang, kelapa dan telur. Amok kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus. Sementara lok lak adalah daging goreng yang disajikan dengan bumbu khas Kamboja.
       
                Khmer Kitchen adalah salah satu tempat terbaik untuk mencicipi makanan khas Kamboja ini. Nah, ada satu hal unik dari restoran ini. Kamu bahkan dapat mencoba untuk mengikuti cooking class di sini untuk mengetahui resep terbaik makanan khas Kamboja.
       
      Hari Ketiga
      Membeli Oleh-Oleh di Old Market Sebelum Kembali Pulang ke Tanah Air
       

      Menjelajahi Old Market Sebelum Pulang ke Tanah Air via http://www.bitrot.de/pictures/as_ca_siemreap.jpg
       
                Sebelum pulang ke tanah air, kamu wajib untuk mencoba menjelajahi Old Market. Di tempat ini kamu dapat menemukan berbagai souvenir untuk oleh-oleh khas Siem Reap. Kamu juga dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi warga lokal Siem Reap.
       
                Di sini kamu dapat membeli pakaian, perlengkapan rumah tangga, souvenir, DVD serta makanan asli Siem Reap. Jika kamu beruntung, kamu dapat menawar juga di sini. Jadi, jangan lupa untuk meluangkan waktumu ke pasar ini sebelum kembali pulang ke tanah air.
       
                Nah, itulah dia itinerary menjelajahi Siem Reap selama 3 hari 2 malam dan menemukan tempat-tempat terbaik di sini. Wah, ternyata Siem Reap memiliki banyak tempat yang sebaiknya kamu kunjungi selain Angkor Wat ya? Jadi, jangan lupa untuk meluangkan waktumu dan segera merencanakan liburanmu selanjutnya ke Siem Reap.
    • By cicicind
      Halo, selamat pagi/siang/sore kepada seluruh member jalan2.com :)
      Perkenalkan, nama saya Natasha Cindy, mahasiswi tingkat akhir Universitas Multimedia Nusantara yang dengan mengerjakan proyek Tugas Akhir (Skripsi)
       
      Dalam rangka pemenuhan TA saya yang berjudul "Perancangan Buku Ilustrasi mengenai pasar di daerah Jakarta sebagai tempat Wisata Alternatif", saya ingin berdiskusi dan bertanya kepada kalian mengenai pasar yang berpotensi sebagai tempat wisata.
      Mohon kesediannya berpartisipasi, karena jawaban dan opini kalian akan berguna bagi kelancaran TA saya (mau wisuda 2015.lol)
       
      Jadi, pertanyaannya adalah sebagai berikut *mohon semua pertanyaan juga dijelaskan dengan alasan :)*
      1. Apakah Pasar tradisional (yang tematik, misal seperti pasar burung, pasar rawa bening-batu akik, dll), terutama di daerah Jakarta, mempunyai potensi sebagai tempat wisata?
      2. Apakah pasar-pasar tersebut dapat dijadikan sebagai ikon wisata daerah Jakarta?
      3. Apakah kalian tertarik dan mau mengunjungi pasar-pasar tersebut?
      4. Adakah rekomendasi pasar-pasar yang harus dikunjungi? keunggulan/kekhususan apa yang dimiliki pasar-pasar tersebut?
       
      Tidak menutup kemungkinan adanya jawaban yang beragam, boleh juga membicarakan hal seputar pasar daerah Jakarta selain dari pertanyaan yang saya ajukan. Terima kasih banyak dan partisipasi kalian akan sangat berguna :')
       
      PS: kemungkinan, ke depannya saya akan butuh wawancara/ focused group discussion dengan beberapa orang
       
      Regards,
      N.Cindy