Sign in to follow this  
kolong langit

Naik Bendi Keliling Kota Padang

10 posts in this topic

Padang, salah satu kota terbesar di pesisir pantai barat Sumatera. Siapa yang nggak kenal Padang? Wah, kebangetan deh. Padang ini ibu kota Sumatera Barat. Warung nasi padang adalah salah satu restoran kebanggaan Indonesia yang cabangnya bukan Cuma ada di wilayah domestic aja, tapi juga di berbagai tempat lain di dunia. Beuuhh mantep kan. Yang paling heboh lagi, salah satu masakan khas padang, Rendang, dinobatin jadi makanan paling enak di dunia. Hm… Onde Mande…

 

 

Padang ini adalah salah satu kota yang menjadi target tujuan wisata domestik saya. Kenapa? Nggak tahu juga tapi yang jelas, kota ini dan kota lain di Sumatera Barat buat saya punya daya tarik sendiri. Nah, Ada yang menarik nih dari wisata di Padang. Wisata di Padang sih sebenernya lebih terkenal dengan aneka pantainya, terus yang menarik? Salah satunya cara anda berwisata, yaitu dengan menggunakan transportasi umum Bendi.

 

 

Sejenis delman, transportasi tradisional yang masih menggunakan tenaga kuda. Dioperasikan oleh seorang kusir. Kebayang kan? Bendi ini adalah salah satu transportasi yang bisa anda gunakan jika berkunjung ke Padang. Dulu, Bendi adalah transportasi utama lho oleh masyarakat sini. Nah, seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, fungsi bendi mulai bergeser sedikit demi sedikit. Bendi saat ini juga banyak digunakan untuk transportasi para wisatawan.

 

 

Keliling Kota Padang naik Bendi ini bisa jadi salah satu cara menikmati kota Padang yang unik. Bisa menikmati detil kota dengan nyaman dan juga tenang. Ada beberapa pos utama keberadaa bendi ini yang bisa anda kunjungi, beberapa di antaranya ada di sekitar Pantai Padang, Balai Kota, sama Plaza Andalas. Nah, sebelum naik, anda bisa tanya-tanya dulu berapa tarifnya.

 

 

Bendi ini sudah biasa digunakan buat narik para wisatawan. Jadi nantinya, kalau memang niat anda naik Bendi untuk berwisata keliling kota, anda akan ditawarkan rute oleh si kusir. Banyak rute wisata yang menarik yang bisa anda kunjungi dengan naik Bendi ini. Nah, tarifnya antara Rp 50,000 hingga Rp 100,000 kurang lebihnya dan tergantung juga rute yang akan dikunjungi.

 

 

Kalau mau puas, ambil saja rute keliling kota dengan biaya Rp 100,000. Nah, kita bisa menikmati banyak tempat yang menarik, kayak misalnya Pantai Padang, Batang Arau yang ada Jembatan Siti Nurbayanya. Di sini tempat oke buat para pasangan di Padang, heheh. Terus ke Pasar Raya, Padang Kota Lama, Pantai Asam Manis yang ada Batu legendaries batu si Malin Kundang, dan sebagainya. Wisata ke Padang memang selain pantai tapi bisa wisata sejarah, budaya, dan kuliner juga.

 

 

Dan enaknya lagi, kita nggak perlu pusing nyari bendi-bendi lagi, karena dengan tarif segitu, para kusir sudah sepakat untuk jadi “sopir†kita seharian. Mereka siap nungguin kita yang berenti di objek-objek wisata. Mau foto-foto kek, mau apa kek, terserah heheh…

 

 

Satu bendi buat berapa orang ya? Kapasitas satu bendi itu untuk 3 orang dewasa penumpang sama kusir 1 orang deh. Nah, jangan ragu juga ngobrol-ngobrol sambil minta rekomendasi yang menarik tentang wisata di Padang ini.

 

 

Oya, sedikit wacana, sedihnya, Bendi ini semakin hari semakin sepi. Masalahnya klise, kalah saing ama transportasi modern lainnya di Padang. Memperihatinkan karena memang seharusnya pemerintah kota Padang bisa serius menjadikan Bendi ini transportasi wisatawan. Bendi ini kan juga sebagai kendaraan buat pawai atau acara-acara daerah gitu di sini. Jadi seharusnya memang bisa lebih produktif dan terkenal. Tapi nggak tahu salah pemerintah yang nggak serius atau memang minat masyarakat terhadap bendi ini yang semakin menurun, Bendi semakin redup namanya.

 

 

Nah, saatnya kita bantu para bendi ini buat jadi aset pariwisata yang menjanjikan. Dulu kan ada lagu tuh, “Pada Hari Minggu Kuturut ayah ke Kota, Naik Delman istimewa kududuk di muka, Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja, mengedarai kuda supaya baik jalannya… “ hehehe naik Delman di Jakarta udah susah banget bahkan nggak ada kan? Delman palingan buat jadi kendaraan wisata kecil-kecilan buat anak-anak sekitar komplek. Siapa tahu deh bendi ini bisa terus dilestarikan biar aset transportasi tradisional kita nggak punah.

 

 

Ada yang mau coba naik Bendi keliling Kota Padang? Yuk, ama saya yuk… Semoga saya bisa cepet ke Sumatera Barat, doakan teman-teman…  :D 

 

08112011123742a.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

gw termasuk seneng naik delman, mahal juga ya 100.000 apa karena dari satu tempat ke tempat lainnya jaraknya agak jauh ya?

 

kayanya kuda di sana elite. makanannya rendang...haha

Share this post


Link to post
Share on other sites

hmmm pernah ke padang sih, sekitar dua kali kalo nggak salah. sayangnya, pas waktu itu lagi dalam kegiatan kerja... bukan jalan-jalan.so, nggak sempet keliling kota padang deh. terlebih waktu itu nggak lama pasca gempa pula.

Share this post


Link to post
Share on other sites

hmmm pernah ke padang sih, sekitar dua kali kalo nggak salah. sayangnya, pas waktu itu lagi dalam kegiatan kerja... bukan jalan-jalan.so, nggak sempet keliling kota padang deh. terlebih waktu itu nggak lama pasca gempa pula.

sekarang udah bagus lagi ko mba, eh lagi banyak promosi loh di padang, mulai dari tiket sampe hotel mba, siapa tahu mau kesana lagi mba.

Share this post


Link to post
Share on other sites

sekarang udah bagus lagi ko mba, eh lagi banyak promosi loh di padang, mulai dari tiket sampe hotel mba, siapa tahu mau kesana lagi mba.

bukan embak-embak... -_- , saya emas-emas mbak... :D. lagi ngumpulin duit dulu mbak...

tapi untungnya dulu sempet nyobain salah satu tempat makan sate padang yang enak, di daerah Pariaman kalau nggak salah. Konon kata yang punya tempat, SBY ama JK pernah mampir di situ...

Share this post


Link to post
Share on other sites

belum pernah juga niy ke Padang, secara makanan terfavorit sy. haha...

 

hmmm, 100rb keliling Padang pake bendi...masih bisa ditawar ga yah? :D

 

 

gw termasuk seneng naik delman, mahal juga ya 100.000 apa karena dari satu tempat ke tempat lainnya jaraknya agak jauh ya?

 

 

kayanya kuda di sana elite. makanannya rendang...haha

hahhaa bisa jadi makanya mahal... coba aja ditawar.. mungkin mahal karena sekalian jasa nungguinnya gt kali ya.. dan mungkin memang karena udah kalah saing ama yang modern jadinya biaya operasionalnya sulit :D

 

waw dlo saya sering naik delman di soreang hehehe

 

 

hmmm pernah ke padang sih, sekitar dua kali kalo nggak salah. sayangnya, pas waktu itu lagi dalam kegiatan kerja... bukan jalan-jalan.so, nggak sempet keliling kota padang deh. terlebih waktu itu nggak lama pasca gempa pula.

 

 

sekarang udah bagus lagi ko mba, eh lagi banyak promosi loh di padang, mulai dari tiket sampe hotel mba, siapa tahu mau kesana lagi mba.

 

 

bukan embak-embak... -_- , saya emas-emas mbak... :D. lagi ngumpulin duit dulu mbak...

tapi untungnya dulu sempet nyobain salah satu tempat makan sate padang yang enak, di daerah Pariaman kalau nggak salah. Konon kata yang punya tempat, SBY ama JK pernah mampir di situ...

iya promosoi pariwisata lagi rame di padang.. pengen banget jadinya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Keliling kota padang dengan Bendi hanya 100 ribu? Wah, perlu dicoba tu kapan-kapan kalau ke sana. daripada naik taksi, kan ngga ada seninya. Naik kendaraan tradisional sejenis ini pastinya lebih membuat perjalanan wisata kita mengesankan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By andiana
      Dear JJers, 
      Tanya dunks. Kalau di Kota Kediri, penginapan yang ramah backpackers dengan harga di bawah Rp200.000 dekat Stasiun Kediri sebaiknya ke mana? Ada rekomendasi kah?
      Untuk transportasi dari Bandung ke Kediri dan sebaliknya, jika memilih bus, adakah rekomendasi PO yang aman dan nyaman?
      Terima kasiiiihhhh
    • By Ilhammb
      Teman2,
      Saya lagi cari teman Jalan2 di Lombok tanggal 24 November - 26 November 2017. Keberangkatan Jakarta dari SHIA (CGK), saya dapat tiket yang jam 05:00 WIB. Sampai Lombo BIL (LOP) jam 07:55 WITA.
      Itinerary
      Untuk Itinerary-nya, sebagai berikut :
      24 Nov - Hari Pertama - 08:30 Wita : Dari Bandara int. Lombok (LOP) pakai damri ke Pool damri Senggigi (Bisa Janjian di Pool Mataram kalo ada yang mau), Cari sewaan Motor, lalu ke Hotel untuk Check in. Jalan ke kota ampenan,  sarapan di pantai ampenan, sambil jalan2 atau menikmati sekitar pantainya dan kotanya sambil balik ke snggigi >>  Jalan2 di kota senggigi sambil Cari tempat makan siang. Lanjut Jalan2 ke pantai sengigi, dan sekitarnya seperti ke pantai batu bolong, menikmati pemandangan sambil nunggu sunset. Lanjut ke penginapan. Cari Makan Malam disekitar kota dan Istirahat.

      25 Nov - Hari Kedua - 08:00 Persiapan buat Check out. >> ke pelabuhan Bangsal buat nyebrang ke Gili Trawagan. Lagsung ke penginapan checkin. Jalan2 di Gili Terawangan (bisa snorkling, jalan2 ngelilingin Gili dll. sesuai kesepakatan dan isi kantong hehe) sampai hari ketiga. 

      26 Nov - Hari ketiga - Liat sunrise di pantai  >> ke penginapan untuk sarapan, persiapan dan check out. >> Jam 11:00 Checkout, kembali ke pelabuhan untuk nyebrang ke Bangsal. >> Ke Desa adat Sade buat beli Oleh2 atau alternatif lain kalo sempat >> 15:00 ke Bandara dan Pulang (peerbangan saya ke Jakarta jam 18:00 WITA).
      Jujur aja itinerary di atas mainstream banget, karena saya baru pertama kali ke Lombok.
      Sebenarnya itinerary nya flexible, kecuali gili dan Desa Adat Sade.
      Sharing Cost.
      Biaya yang bisa di share, sebagai berikut ;
      Penginapan di Senggigi 155.000 (Twin bed)* belum termasuk sarapan
      Penginapan di Gili 350.000 (Twin Bed) * Plus Sarapan
      Sewa Motor 3 Hari 160.000 + Bensin 60.000
      Parkir dan titip motor di Bangsal.
      **Biaya diatas belum dishare
      Check Point
      Titik kumpul mulai dari Jakarta - Lombok, sebagai berikut :
      1. Bandara Soekarno-Hatta
      2. Bandara Internasional Lombok
      3. Pool Damri Senggigi atau Mataram kalo ada yang janjian di Damri Mataram
      4. Pelabuhan Bangsal (25 Nov 2017)
      5. Gili Trewangan.
      Contact person :
      Line : Ilhammuharrom
      IG : ilhammu
      Email : ilhammuharrom@yahoo.co.id
    • By YnnaF
      Selamat pagi teman-teman,
      salam kenal. Sya ingin melakukan perjalanan di pattaya untuk 1 hari. Destinasi nya: nong nooch, khao chi can, upside down, pattaya floating market, mini siam, dan alcazar cabaret show. Saya dengar" transportasi umum seperti taxi di pattaya susah di temukan. Apakah benar? Jika memang benar, apakah ada saran transportasi untuk 4 orang?
    • By siskawul
      Halo mas mbak. mau nanya nih. saya ada rencana ke lombok awal mei besok.
      Saya sampe Bandara jam 10 pagi. terus mau explore pantai2 di Lombok Barat bagian selatan kayak Tanjung Aan, Seger, Kuta, Mawun. terus dari situ mau nginepnya di senggigi. Nah, dari Bandara ke Pantai2 itu bagusnya naik apa ya? kalau sewa motor, ada tidak ya, sewa motor yg dianter ke bandara? Terus, jalanan dari pantai di selatan itu ke senggigi itu bagaimana seandainya kami kemaleman? Terus lagi, misal kami nitip tas keril kami di salah satu pantai, sementara kami muter2 explore pantai, apakah itu bisa?
      Thanks mas dan mbak
    • By falovwi
      Kenalin nih gan ane @falovwi,, Anggota baru,masih anget-anget lah di forum ini. 
      salam kenal semuanya 
      jangan dinakalin yah?,,, nanti kalo di nakalin tek bilangan emak gue lohh