febeVBfebe

Eksplorasi Tapanuli Utara

9 posts in this topic

Mendengar Tapanuli Utara, bisa dipastikan akan menarik minat pelancong, khususnya wisatawan lokal asal suku Batak. Ya, Tapanuli Utara adalah salah satu wilayah di Tapanuli - Sumatera Utara, yang terdiri dari Tapanuli Utara, Timur, Selatan, Barat dan Tengah. Di Tapanuli Utara inilah bersemayam Danau Terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara yaitu Danau Toba.

Nah, apa saja yang menarik disini dan tips apa yang bisa membuat liburan anda ke Tapanuli Utara menjadi mengasyikan? Beberapa diantaranya dirangkum dalam tulisan ini, mari kita simak.

Kosongkan Jadwal Anda Saat Natal & Tahun Baru

Mayoritas pemeluk Agama di Tapanuli Utara adalah Kristiani, jadi bagi anda yang berminat untuk berwisata & mengeskplorasi keindahan Tapanuli Utara, kosongkan jadwal anda saat Natal dan Tahun baru. Masing-masing minimal seminggu. Karena disaat-saat itulah suasana Tapanuli Utara sangat meriah.

Khususnya di Tarutung, saat Natal biasanya akan ada festival. Tidak jauh dari Kampung Siwaluompu, sepanjang jalan itulah akan diadakan Festival Natal selama kurang lebih 7 hari. Muda-mudi hingga orang dewasa juga ikut berkumpul menyaksikan keramaian dan kerlap-kerlip lampu Pohon Natal, dengan tinggi kurang lebih 12 meter. Pohon ini menjadi paling mencolok di Tarutung.

Kunjungi Pemandian Air Soda & Pemandian Air Panas Sipoholon

Tarutung merupakan daerah lembah dan cenderung berkabut hampir setiap hari. Seakan-akan anda berada di Negeri Awan. Pemandian Air Soda berada di Desa Parbubu Tarutung, dan Pemandian Air Panas Sipoholon berada di Kecamatan Sipoholon juga di Tarutung. Pemandian Air Soda ini hanya ada dua di dunia, dan salah satunya di Desa Pabubu Tarutung. Airnya tampak seperti soda sementara dilapisan bawah kolam kecil ini, adalah tumpukkan batu-batuan gunung alami. Mandi disini gratis, hanya saja ada warung didekat Air Soda dan untuk menebus uang mandi anda, cukup beli minum atau makan sekalian di warung itu.

Sementara Pemandian Air Panas Sipoholon, berada cukup jauh dari Air Soda. Anda masih harus melewati Pardangguran. Sumber air panas dari pemandian-pemandian yang ada disini, diyakini berasal dari Gunung Martimbang 3 kilometer dari pusat Kota Tarutung. Anda bisa melihat mata air disini dialirkan ke pemandian-pemandian air panas yang ada di Sipoholon, dan ini menjadi pemandangan yang menarik. Oleh-oleh khas dari Sipoholon adalah Kacang Sihobuk. Kacang ini mudah ditemukan di Kota Tarutung, dan dimasak dengan cara disangrai bersama pasir.

Jangan Lupakan Danau Toba

Danau ini adalah danau vulkanis meski ada cerita rakyatnya, mengapa terbentuk Danau Toba. Danau terbesar di Indonesia dan bahkan Asia Tenggara ini, memiliki pulau ditengahnya yaitu Pulau Samosir. Airnya jernih dan bila anda berada dekat dengan bibir danau, dekat dengan tempat-tempat speedboat bersandar, coba taruh kaki anda di air. Maka takkan lama akan ada ikan-ikan kecil berkumpul disekitar kaki anda. Pemandangan disini sangat luar biasa dan memukau.

Jaraknya dari Tarutung kira-kira memakan waktu 4 jam perjalanan dengan angkutan travel pertiketnya rata-rata Rp25 ribu jurusan Parapat. Dan anda perlu persiapkan stamina lebih untuk kelilingi Tapanuli Utara. Sebab jalan antar daerah di Tapanuli Utara, relatif mengalami kerusakan berat. Lantaran kontur jalan yang berbukit dan dikelilingi jurang-jurang. Kunjungi Danau Toba dibulan Desember, maka anda akan ikut merasakan semarak Festival Danau Toba.

Singgahlah di Lapo Tuak

Tidak akan susah menemukan Lapo alias Kedai. Jika anda di Kota-Kota besar di Indonesia dan bertemu orang Batak, anda pasti akan tidak asing mendengar kata Lapo dari mereka. Tapi Lapo atau Kedai di Tapanuli Utara, rata-rata menyediakan minuman keras tradisional bernama Tuak yang terbuat dari buah aren. Warnanya pun putih dengan aroma menyengat khas miras, dan sedikit asam.

Biasanya tuak dihidangkan saat pesta atau sehabis memakan-makanan daging dan berlemak. Tuak menjadi minuman yang tampak wajib di Tapanuli Utara, lantaran daerah ini terhitung dingin. Bahkan, konon jika anda menaruh segelas minyak goreng didepan rumah, keesokkan paginya anda akan menemukan minyak goreng itu membeku. Selain Tuak, segelas kopi panas bisa anda nikmati di Lapo-Lapo yang ada disudut-sudut Kota.

Tidak hanya meminum Tuak, meminum kopi sambil mengobrol menjadi pola wajib bagi warga Tapanuli Utara. Tidak percaya, buktikan sendiri dengan menyusuri daerah-daerah disini, maka anda akan temukan Lapo atau Kedai dengan mudahnya. Terkadang dan cukup banyak di setiap Lapo juga menyediakan meja billiar, dan buka semalam suntuk.

Sebaiknya Bawa Kamera

Banyak tempat wisata menarik disini, meski kurang dikelola dengan baik oleh masing-masing Pemerintah Daerah akibat keterbatasan alokasi anggaran, berada di Tapanuli Utara sangat disayangkan jika tidak dimonumentalkan. Sekaligus asah kepekaan fotografi anda, karena perlu anda di Tarutung saja setidaknya ada 20 objek wisata.

Bagi Umat Kristiani, Kunjungi Salib Kasih

Ini masih berada di Tarutung, Tapanuli Utara. Tepatnya di Siatas Barita dan menjadi objek wisata monumental, untuk memeringati jerih payah seorang Pendeta berkebangsaan Jerman Ingwer Ludwig Nommensen. Nommensen menurut legendanya, pernah hampir dibunuh oleh warga Tarutung ketika menyebarkan Agama Kristen. Tetapi upaya itu gagal, dan Siatas Barita menjadi tempat pertama disebarkannya Agama Kristen diantara orang suku Batak.

Stamina anda harus bugar, lantaran menuju Salib Kasih anda harus melalui ratusan anak tangga yang disusun keatas, tempat dimana pertama kali Nommensen menyebarkan Agama Kristen. Namun jangan tergiur membeli oleh-oleh disini, lantaran semuanya hampir sama dan membosankan. Karena yang menjadi objek oleh-oleh adalah salib, selain harganya mahal tentu lebih baik anda menyimpan duit anda. Nikmati saja suasana alam disini yang menyegarkan sambil membeli makanan khas seperti ikan mas dimasak arsik atau minum cendol, seharga Rp5000 pergelas.

Demikian tips wisata yang dirangkum untuk anda, sampai bertemu ditempat menarik lainnya hanya disini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Nice info, sangat membantu sekali mengeksplorasi keindahan Tapanuli Utara..

Saya orang sumut tapi bukan suku Batak, hehehe.. :D

Kalau ke Tarutung, biasanya hanya sekedar melewati aja setiap saya ke Sibolga.. Yg saya ingat cuma jalanan yang berkelok-kelok itu sampe nembus goa batu yang sangat-sangat gelap..

Tapi, kapan2 saya pengen ke Pemandian Air Soda nya, penasaran sama tempatnya Mbak.. :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo ke Tapanulinya belum sempat ke sana mba, baru sempat ke Parapatnya aja...dan memang indah banget kebetulan waktu itu nginep di Hotel Niagaranya

Welcome to North Sumatera, mbak.. :)

Mungkin kapan2 bisa melanjutkan perjalanannya mengeksplorasi keindahan Sumut, termasuk wilayah Tapanuli nya..

Parapat ke Tapanuli Utara dekat kok, hanya sekitar 2 jam atau 2,5 jam naik bus..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Nice info, sangat membantu sekali mengeksplorasi keindahan Tapanuli Utara..

Saya orang sumut tapi bukan suku Batak, hehehe.. :D

Kalau ke Tarutung, biasanya hanya sekedar melewati aja setiap saya ke Sibolga.. Yg saya ingat cuma jalanan yang berkelok-kelok itu sampe nembus goa batu yang sangat-sangat gelap..

Tapi, kapan2 saya pengen ke Pemandian Air Soda nya, penasaran sama tempatnya Mbak.. :)

 

kalo ke Tapanulinya belum sempat ke sana mba, baru sempat ke Parapatnya aja...dan memang indah banget kebetulan waktu itu nginep di Hotel Niagaranya

kalo gitu mari kita ke Tapanuli sama sama :D

 

eksplore semua Sumatra ;)

Share this post


Link to post
Share on other sites
Nice info, sangat membantu sekali mengeksplorasi keindahan Tapanuli Utara.. Saya orang sumut tapi bukan suku Batak, hehehe.. :D Kalau ke Tarutung, biasanya hanya sekedar melewati aja setiap saya ke Sibolga.. Yg saya ingat cuma jalanan yang berkelok-kelok itu sampe nembus goa batu yang sangat-sangat gelap.. Tapi, kapan2 saya pengen ke Pemandian Air Soda nya, penasaran sama tempatnya Mbak.. :)
Iya, udah dua kali kesini. Kebetulan emg org batak sih, hehee... Bener tuh ada goa yg gelap dan jalannya berkelok-kelok diperbukitan. Nah, goanya ini ada airnya ngucur gitu. Kadang kalo diperhatikan, dijalan digoa itu ada bekas odol atau sikat gigi. Curiga airnya dipake buat mandi, hahahaa.. Cuma lupa, kalo gak salah wkt tuh dari sibolga ke tarutung makanya ketemu goa ini. Sibolga itu kalo gak salah inget bagus banget, apalagi kalo sudah malam. Lautnya itu loh kelap-kelip, lantaran ada semacam tambak ikan gitu ditengahnya. Pokoknya indah ke tapanuli. Btw, salam kenal

Share this post


Link to post
Share on other sites

Iya, udah dua kali kesini. Kebetulan emg org batak sih, hehee...

Bener tuh ada goa yg gelap dan jalannya berkelok-kelok diperbukitan. Nah, goanya ini ada airnya ngucur gitu. Kadang kalo diperhatikan, dijalan digoa itu ada bekas odol atau sikat gigi. Curiga airnya dipake buat mandi, hahahaa..

Cuma lupa, kalo gak salah wkt tuh dari sibolga ke tarutung makanya ketemu goa ini. Sibolga itu kalo gak salah inget bagus banget, apalagi kalo sudah malam. Lautnya itu loh kelap-kelip, lantaran ada semacam tambak ikan gitu ditengahnya. Pokoknya indah ke tapanuli.

Btw, salam kenal

Salam kenal juga, Mas.. :)

Sibolga memang bagus banget.. Saya suka pantai2nya ampe menyebrang ke Mursala pun saya juga pernah sekitar tahun 2010..

Kalau Tarutung saya belum pernah meng-eksplor, cuma sekedar melewati tempatnya aja. Itu pun dalam perjalanan menuju Sibolga.

Eitsss, beneran yaa ada odol ama sikat gigi di goa batunya..? Hahahaha.. :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now