Sign in to follow this  
redocean

Yuk, Menjelajahi Kota Bukittinggi

3 posts in this topic

Indonesia ini negara kepulauan. Gugusan pulaunya terbentang dari Sabang hingga Merauke. Nggak heran kalau membahas soal keindahan Indonesia nggak ada habisnya. Nah, salah satu kota yang terkenal dengan keindahan alamnya ini adalah Bukittinggi. Buat kamu yang suka sekali wisata alam, Bukittinggi mungkin bisa jadi tujuan selanjutnya.

 

 

Kota Bukittinggi ini memang kota yang berbukit-bukit. Udaranya sangat segar dan juga sejuk. Berbeda dengan pemandangan di Padang yang banyak dihiasi dengan pantai, Bukittinggi menyuguhkan panorama alam yang menakjubkan. Menyipman banyak tempat yang sangat indah dan bersejarah, kali ini mari kita coba menjelajahi kota kelahiran Bung Hatta ini.

 

 

Pagi-pagi, kayaknya pas deh kalau kita mulai perjalanan menuju Museum Rumah Bung Hatta. Di sini, kita bisa menikmati berbagai peninggalan yang diabadikan di dalam museum. Ya barang-barang peninggalan Bung Hatta mulai dari buku-buku bacaan Beliau, foto, dan segala hal yang berkaitan dengan Bung Hatta. Nah, di sini, kamu bisa mempelajari sosok berkarisma Bung Hatta. Sebagaimana kita menjelajahi museum lainnya, pasti akan terbesit kekaguman akan sosok si empu rumah ini.

 

 

Setelah mengelilingi Museum Bung Hatta, kamu bisa mulai beranjak untuk menikmati panorama yang wajib dikunjungi siapapun yang menginjakkan kaki di Bukittinggi, Ngarai Sianok. Kalau punya kendaraan pribadi, kamu tinggal melaju saja hanya. Cukup dekat dari lokasi pusat Kota Bukittinggi. Tapi kalau nggak bawa kendaraan pribadi, bisa menikmati perjalanan dengan trasnportasi umum, Bendi misalnya. Transportasi tradsional dengan tenaga kuda dan dikendarai pak kusir. (kayak delman…)

 

 

Nah, berada di kawasan Ngarai Sianok, kamu akan terlebih dahulu menikmati kawasan Taman Panorama. Di taman ini, ada patung 2 orang prajurit Jepang yang bisa buat kamu foto-foto (penting ya?? Heheh). Di kawasan ini juga nggak lengkap buat menyusuri salah satu goa terpanjang dan memiliki nilai historis yang sangat penting, Lobang Jepang.

 

 

Masuknya sekitaran Rp 10,000 dan tiket tersebut sudah termasuk untuk nanti menikmati keindahan Ngarai Sianok kok. Lobang Jepang ini adalah lobang yang dibuat oleh penduduk pribumi di masa penjajahan Jepang. Ingat bagaimana kerja paksa atau romusha di Masa Jepang sangat tidak manusiawi? Nah, lobang Jepang ini salah satu saksi bisu kebiadaban Jepang dahulu kala.

 

 

Menyusuri terowongan ini, sebaiknya kita bersama para tour guide. Bukan Cuma agar dapat banyak cerita, tapi biar hawanya lebih tenang, heheh. Berbeda dengan suasana yang sejuk dan dingin di luar, masuk ke dalam lobang Jepang ini akan terasa pengap dan penuh dengan hawa lembab. Di dalamnya banyak tempat yang pernah menjadi ruang militer, ruang penyiksaan, ruang tahanan, ruang amunisi, dan sebagainya. Konon, para pekerja kita setelah membangun terowongan ini juga langsung dibunuh agar rahasia terowongan ini tidak bocor di kalangan lain. (kejaaammm)

 

 

Ada anak tangga yang harus dilewati. Saat ini, sudah banyak perbaikan di Lobang Jepang dan sudah ada penerangan. Jadi kita bisa merasa lebih aman dan nyaman. Katanya, terowongan ini akan bermuara hingga Ngarai Sianok.

 

 

Oke. Kalau sudah puas di Lobang Jepang, saatnya menikmati keindahan Ngarai Sianok. Tebing yang curam, dengan rumah-rumah penduduk di bawahnya dan juga aliran sungai yang indah wah berasa lagi menikmati gambar di buku-buku dongeng. Tapi memang, decak kagum dijamin bakal terucap di sini. Keren banget.

 

 

Setelah main di Ngarai Sianok (jangan lupa foto-foto, hehe) kalau masih terang mungkin bisa ada pilihan ke Taman Bundo Kanduang. Ada replika rumah gadang lho dan cantik deh. Banyak budaya minang yang bisa dilihat di sini. Ada juga benteng Fort de Kock peninggalan Belanda, kebun binatang, dan sebagainya.

 

 

Setelah mulai malam, paling asik lah nongkrong di Jam Gadang. Jam Gadang ini ada di pusat kota dan pastinya udah pada tau tentang suasananya. Kayak Simpang Lima di Semarang, Monas di Jakarta, atau alun-alun di Jogja, rame deh.  Mengunjungi Jam Gadang juga pastinya harus foto-foto. Nah di malam hari, jam gadang ini akan bersinar lebih terang (hehhe) maksudnya ada lampu-lampu gitu. Kalau siang hari kan putih doang .. (lumayan lah yang pada ngidam Namsan Tower di Seoul, ke sini dulu aja, hahaha).

 

 

Yah intinya, Bukittinggi adalah salah satu kota yang rekomended buat yang lagi atau mau ke Sumatera Barat. Apalagi ditambah sama kota Padang dan sekitarnya. Sumatera Barat elok dah. Kesana yuk…

 

ngarai1.jpg

 

lobang+jepang.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this