Sign in to follow this  
Lyn

Kota Iblis, China

5 posts in this topic

Ada sebuah kota di China yang di sebut dengan kota iblis. Nama kota tersebut adalah kota Xinjian. Kota ini merupakan kota terbengkalai yang memiliki beberapa istana atau kastil kuno yang misterius. Orang-orang sering menyebut kota ini moguicheng atau kota iblis. Disebut begitu karena kota ini dianggap merupakan suatu misteri. Jika kita berjalan pada hari yang cerah kearah kastil – kastil ditemani tiupan angin sepoi, maka kita akan mendengar alunan melodi yang menyerupai dentingan bel ataupun dawai – dawai gitar yang dipetik dengan lembut. Namun ketika badai datang, pasir yang beterbangan membuat langit seketika menjadi gelap. Alunan melodi itu akan berubah menjadi suara auman harimau, jerit tangis bayi, suara hewan yang sedang disembelih, jeritan wanita sekarat dan pada akhirnya semua akan berubah menjadi suara teriakan, tangis, dan kemarahan. Fenomena ini merupakan fenomena yang masih dianggap misteri dan tidak dapat dijelaskan penyebabnya.

 

moguicheng.jpg

 

moguicheng2.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

ewwwww serem juga yah, sebenernya ga tau juga sih, ini bunyi angin atau bunyi2 sesuatu..

tapi kan emg denger2 kalau angin di dataran yang banyak pasir atau keadaan alam mendukung bisa keluar bunyi yg aneh2

Share this post


Link to post
Share on other sites

ini kota apa cuma tempat tertentu aja? ada penghuninya ga?

 

ini tuh macam kota yang terbengkalai gitu

 

 

ewwwww serem juga yah, sebenernya ga tau juga sih, ini bunyi angin atau bunyi2 sesuatu..

tapi kan emg denger2 kalau angin di dataran yang banyak pasir atau keadaan alam mendukung bisa keluar bunyi yg aneh2

 

hahaha bener juga ya siapa tau emang itu penyebabnya tapi belum bisa dijelasin.. tapi kalau gara-gara angin harusnya bunyinya satu jenis aja, kalau yang ini bunyinya macam-macam. menurut saya sih hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

ini tuh macam kota yang terbengkalai gitu

 

 

 

hahaha bener juga ya siapa tau emang itu penyebabnya tapi belum bisa dijelasin.. tapi kalau gara-gara angin harusnya bunyinya satu jenis aja, kalau yang ini bunyinya macam-macam. menurut saya sih hehe

 

kalau angin kan suaranya tergantung permukaan yang buat bunyi, mksdnya kalau diadu sama besi atau sama rumah, bunyinya beda.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Katanya, hotel berbintang 4 pasti lebih bagus dari hotel bintang 1. Katanya, kalau beli tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum waktu wisata yang diinginkan, pasti akan dapat harga yang lebih murah. Katanya, kalau bisa bahasa Inggris, maka kalian bisa pergi kemana saja dengan santai. Kan bahasa Inggris itu bahasa internasional. Dan masih banyak lagi “katanya, katanya, katanya dan lainnya.
       
      Itu hanya sebagian mitos dalam traveling yang mungkin sudah sering di dengar oleh wisatawan. Istilahnya, sudah kenyang mampir di telinga. Para calon wisatawan pun banyak yang mendengar aneka mitos tersebut dan akhirnya menelan mentah-mentah semua katanya itu. Padahal, mitos tak selalu sejalan dengan realita. Ada beberapa mitos yang memang benar, namun ada juga yang tak sepenuhnya benar. Bahkan ada juga beberapa mitos yang sepertinya dibuat oleh mereka yang belum pernah bepergian.

      Berikut ini beberapa daftar mitos dalam traveling dan realitanya yang dikumpulkan dan disarikan dari berbagai sumber.
       
      Mitos: Jika bisa berbahasa Inggris, kalian dapat melenggang kemanapun yang kalian suka. Bahasa Inggris itu bahasa internasional yang diterima dimanapun
      Fakta: Pada kenyataannya, sebuah studi menunjukkan jika bahasa Inggris hanya dimengerti oleh kira-kira 1,8 milyar orang saja, yang berarti hanya sekitar 1/3 dari populasi umat manusia di bumi ini. Jumlah itu memang banyak, namun itu juga menandakan tidak semua tempat familiar dengan bahasa Inggris. Contohnya saja negara Jepang. Walau termasuk salah satu negara maju, ternyata mayoritas penduduk Jepang tidak mengerti bahasa Inggris. Jadi tetap saja lebih baik mempelajari beberapa kata dasar jika akan pergi ke sebuah negara yang memiliki bahasa dan tradisi yang khas.
       
      Mitos: Membeli paket tour pasti lebih murah dibanding membeli ala carte
      Fakta: Salah satu cara terbaik untuk mengetahui seberapa ekonomisnya sebuah paket tour, adalah dengan membandingkan harganya secara ala carte. Jangan lupa masukkan pajak dan biaya tak terduga yah. Terkadang harga ala carte bisa lebih murah di banding paket tour lho, jadi jangan langsung percaya dengan iklan agen travel ya!
       
      Mitos: Beli tiket atau booking hotel melalui situs *sensor* dijamin mendapat harga termurah!
      Fakta: Tak ada kecap nomor 2 karena semua kecap pasti meng-klaim jadi yang nomor 1. Begitu juga dengan harga tiket maupun harga hotel. Ada banyak situs booking yang meng-klaim memiliki harga termurah, namun pada kenyataannya, bukankah harga yang ditawarkan oleh masing-masing situs itu bisa berbeda-beda? Jadi jika memang mencari harga termurah, jangan malas untuk men-survey beberapa situs sekaligus ya!
       
      Mitos: Untuk dapat tiket dengan harga terbaik, salah satu cara pintar adalah dengan mem-booking tiket jauh-jauh hari sebelumnya
      Fakta: Mitos yang satu ini ada benarnya, namun tak sepenuhnya benar. Memang sih kalian akan mendapat tiket murah jika membeli pada masa promosi. Namun jika kalian berencana untuk bepergian diluar waktu promosi, atau mungkin punya waktu liburan yang lebih fleksibel, terkadang ada baiknya menunggu beberapa saat hingga mendapat tiket dengan harga terbaik. Terkadang malah harga tiket terbaik itu tak begitu jauh dari waktu bepergian.  
       
      Mitos: Belanja di toko bebas pajak itu lebih murah!
      Fakta: Di beberapa negara memang ada toko-toko yang berlabel duty free alias bebas pajak. Tak sedikit toko-toko tersebut yang memang mengincar wisatawan asing sebagai konsumen utamanya. Tapi jangan dulu senang! Ada satu hal yang perlu diketahui oleh wisatawan. Kenapa toko-toko tersebut bisa menawarkan bebas pajak, tak lain dan tak bukan karena beberapa barang disana memiliki harga yang lebih tinggi dibanding toko biasa. Kesimpulannya, jangan langsung tergiur dengan toko bebas pajak. Lebih baik lagi jika sebelumnya melakukan survey di toko biasa sebelum memutuskan untuk belanja.
       
      Mitos: Hotel bintang 4 lebih keren dan lebih bagus dibanding hotel bintang 1
      Fakta: Di beberapa negara, terkadang ada beberapa sistem rating yang digunakan. Misalnya saja di Amerika, AAA dan Mobil, menggunakan penilaian yang berbeda dengan hotel berbintang. Jadi belum tentu hotel yang terlihat bagus dalam satu situs, dianggap sama bagusnya dalam situs lain, dan sebaliknya. Jadi salah satu cara terbijak dalam menentukan pilihan hotel adalah dengan mengamati berbagai fasilitas yang ditawarkan, dan melihat aneka review yang diberikan oleh para konsumennya secara obyektif.
       
      Mitos: Menggunakan telepon di dalam pesawat bisa menyebabkan pesawat jatuh!
      Fakta: Kisah “telepon dalam pesawat bisa mengakibatkan pesawat jatuh†mungkin termasuk salah satu yang sering didengar oleh wisatawan. Pada kenyataannya, studi yang dilakukan oleh Federal Aviation Administration tahun 2006 belum dapat membuktikan teori tersebut. Telepon juga belum terbukti dapat mengganggu sinyal penerbangan sehingga menyebabkan pesawat jatuh. Namun jika kalian tetap khawatir, tak ada salahnya mematikan telepon selama beberapa waktu sambil menikmati suasana di perjalanan.
       
      Mitos: Jet lag itu karena kurang tidur! Makanya harus banyak tidur di perjalanan supaya nggak kena jet lag!
      Fakta: Tak ada hubungannya antara jet lag dengan kurang tidur. Yang benar, jet lag terjadi karena adanya perbedaan jam biologis dalam tubuh dengan jam pada daerah setempat yang dipengaruhi oleh sinar matahari.
       
      Mitos: Ikut paket tour itu nggak seru karena nggak bisa mengeksplorasi sebuah tempat dengan bebas!
      Fakta: Kalau soal ini, tergantung dari pemandu wisatanya. Jika bisa mendapat pemandu wisata yang sangat oke dan berpengalaman, bisa jadi paket tour kalian justru akan lebih baik dibanding menjelajah sendirian. Jadi untuk hal ini, mitos di atas bisa benar dan bisa juga salah.
       
      Kira-kira ada mitos traveling dan realitanya yang belum di share disini nggak? Ayo, bagi pengalamannya dong!
    • By Helen Anggakusuma
      hai semua,
      baru coba nulis dan minta pendapat untuk trip ke china
      dimohon kalo ada masukan boleh sekaliii atau ada yg musti banget diliat di tempat2 ini
      18-21 APRIL - BEIJING
      DAY 1 - BEIJING
      Flight sampai beijing 18:05
      Check in - Some Rest  Qianmen Main Street Mall Strolling around the city (Nanluoguxiang Alley) DAY 2 - BEIJING
      Tian'a'men , Forbidden City, Jingshan Park National Museum of China Beijing 798 Art Zone Confucious Mansion Peking Opera Show Ticket
      DAY 3 - BEIJING
      Great Wall Qianmen Main Street Mall Bird Nest, Olympic , Museum of Performing 
      DAY 4 - BEIJING / XI AN
      Summer Palace Sackler Museum of Art Train to Xian
      DAY 5 - Xian
      Xian Terracotta Warrior Smalll Wild Goose Pagoda   Bell Tower 
      Train to Zhang Ye (ini possible ga ya kira2 dilakukan?)
       
      DAY 6 -
      Zhang Ye - Strolling around the city
       
      DAY 7 
      Daxian Mountain Enterance
      Train to Guang Yuan
       
      DAY 8 - 9 
      GuangYuan Bus to PengFeng Village Tibetan Hotel JiuZhaguo   Train to Cheng Du
       
      DAY 10 - 11
      Cheng Du
      Panda?
      DAY 12-15
      Zhangjiajie
      DAY 16-20
      Shang Hai
       
      mohon petunjuk buat map dan hostel/hotel hehe
       
      thank youuu!
       
    • By rianifitria
      Tahun lalu saya dan keluarga pergi ke China selama 10 hari - Beijing, Xi'An dan Shanghai. Berikut ini kesan2 perjalanan saya, saya harap ini bias berguna biarpun telat banget.
       
      Hari 1: Jakarta - Beijing
      Penerbangan Jakarta ke Beijing - Transit di HK (Mendarat di HK - 15.00, berangkat lagi jam 20.00). Mendarat di Beijing jam 12.55 pagi hari kedua.
       
      Hari 2:  Beijing
      Berencana mencari mainan2 dan aksesoris2 palsu gitu, jadi berangkatlah kami ke Hongqiao Pearl's Market, shopping mall yg isinya macem2 dekat Temple of Heaven.
      Kami naik subway, harganya lumayan murah antara RMB 3-6 per orang per perjalanan. Mesin tiketnya ada Bahasa Inggrisnya, jadi gak perlu google translate tulisan2 China.  Papan penunjuk arahnya juga bilingual, jadi gak repot nyari platform maupun pintu keluarnya. Dan sebelum masuk ke platform biasanya ada X-ray buat barang2 bawaan.
      Keluar di  stasiun Tiantan Dongmen – subway Line 5. Dari situ jalan ke Hongqiao Pearl's Market melewati sekitar 2-3 gedung. Ada tulisannya Inggris besar2, jadi gampang taunya. Di Hongqiao Pearl's Market, setiap lantai memiliki ke-khas-an masing2. Misalnya mainan di lt. 3, baju di lt.4 dll. Ada juga food court di basement. Harga makanannya juga lumayan ok, sekitar RMB 15-18 per porsi. Oh ya, jangan lupa tawar menawar kalau belanja disini.
      Setelah belanja dan makan, kami jalan lagi menuju National Museum of China di Tian'anmen Square. Naik subway Line 2 ke stasiun Qianmen.

      Nah disini baru mulai seru, soalnya banyak banget polisinya. Setiap pintu keluar ada penjaganya, tiap belokan ada penjaganya, naik turun tangga ada penjaganya berdiri. Keluar dari subway kami berjalan mengarah ke Forbidden City, dan kira2 50 m dari pintu keluar, ada X-ray dan pengecekan ID/passport. Jalan lagi, dan 50 m sebelom pintu samping National Museum ada lagi x-ray dan pengecekan ID.
      Masuk ke National Museumnya gratis. Di tempat ‘karcis’ mereka bakalan minta ID (sim, passport, ktp) dan ngasih 1 tiket per ID. Dari tempat karcis ngantri masuk. Adalagi X-ray plus body scanner. Setelah lewat baru deh bias masuk ke lobby National Museum.
      National Museumnya GEDE BANGET. Ada 4 lantai dan basement dan 28 ruangan pameran. Setiap ruangannya memiliki tema yg berbeda, misalnya 1 ruangan isinya kaligrafi, 1 ruangan isinya mengenai uang, 1 ruangan isinya keramik dsb. Di luar tiap ruangan ada kounter souvenir yg khas buat ruangan tsb, kalau ruangannya mengenai jade, maka yg dijual adalah suvenir2 jade. Dan hampir di tiap sayap ada mesin souvenir koin (souvenir paling murah). Di lt 1 banyak kounter souvenir yg jual hampir semua barang, jadi kalau misalnya nyesel tadi gak beli souvenir di lt 3, bias cari di lit 1.
      Mereka tutup jam 16.30 pas. Jam 16.00 kira2 para penjaganya sudah mulai mengusir orang2. Dan jam 16.30 pas, bakalan ada upacara pembubaran petugas2 museum yg lumayan militer (biarpun orang2nya gak ada yg militer). Sehabis itu penjaganya beneran bakalan ngusir semua orang dengan paksa, bahkan yg duduk2 di beranda depan museum. Boro2 foto2 di depan museum.
      Dari Museum ini kami jalan ke Qian Men Street buat makan malam. Tadinya kami mau nyari Peking Duck dari Quanjude, tapi antrinya panjang. Jadi kami pindah ke restoran kecil di jalan samping. Makanannya enak dan harganya juga lumayan, misalnya sepiring RMB30 gitu, tapi bias share 1-2 hidangan buat berempat gitu.
       
      Hari 3: Beijing
      Hari ketiga dimulai dengan HUJAN DERAS. Dan sepanjang hari HUJAN.
      Kami berangkat lagi ke Tiananmen Square untuk pergi ke Forbidden City. Naik subway line 2 – stasiun Qianmen. Harga tiket masuknya RMB 60/orang.
      Turisnya yg masuk, local maupun internasional banyaknya minta ampun. Mulai dari masuk gerbang (belom beli tiket) aja udah antri, dan penuh sesak dgn orang2 berpayung dan berjas-hujan. Seperti biasa, banyak X-ray (keluar masuk mrt, mendekati Forbidden City, gerbang masuk, gerbang tiket).
      Forbidden City itu BESAR dan LUAS luar biasa. Masalahnya semua orang berusaha berteduh di koridor2 yg ada atapnya. Jadi serasa orang2 se DKI berjubel di pintu2 dan koridor2, dan gak ada yg mau bergerak Karena mereka gak mau basah, jadi ya nutupin jalan dan pintu dan kami gak ada yg bias keluar masuk. Bener2 gak enjoy abis.
      Setelah sukses keluar dari Forbidden City kami cari makan (masih deket sama Qian Men Street).
      Dari dari sana kami menuju Temple of Heaven; Subway line 5 – Tiantan Dongmen. Nah Temple of Heaven ini terbagi 2 bagian. 1 yg taman untuk umum, kalau gak salah RMB 15 buat masuk. Disini ada pagoda2 gazebo dan warga setempat bersantai. Yg satu bagian lagi, Temple of Heaven-nya, perlu karcis terusan yg harganya RMB 35. Sayangnya yg terkenang cuma besar, basah dan licin.
       
      Dari sini kami naik subway ke Wangfujing Pedestrian Street yg katanya tempat belanja (masih nyari barang2 kw) melalui subway Line 1 stasiun Wangfujing. Hampir semua barang disini sudah harga supermarket besar dan barang2 bermerk, jadi lumayan mahal juga, dan masih belom nemu tuh barang2 kw.
       
      Hari 4 : Beijing
      Pagi hari dimulai dengan berjalan ke Bird Nest Stadium. Kami lihat2 saja dari jauh, memakai Subway Line 8 atau 15 stasiun Olympic Park.
      Dari sana kami pergi ke stasiun Dongzhimen dari Subway line 2 atau 13 untuk naik bus 916快 (ekspress) menuju The Great Wall of China, Mutianyu section. Harga busnya 12 yuan. Keluar dari platform di Dongzhimen, cari penunjuk arah ke Bus Transfer Hall dan cari bus 916快.
      Perjalanannya lumayan jauh, sekitar 2jam gitu. Sampai sana tiket masuknya RMB 45, tiket naik kereta gantung ke atas RMB 120, tiket shuttle bus ke kaki Great Wall RMB 15.
      Dan tembok besar China itu emang bener2 LUAR BIASA. Gak salah kalau masuk 7 Wonders of the World. 

      Dari jauh kelihatannya kecil dan rata, tapi begitu diatasnya ternyata lebar banget, saya rasa biar kereta kuda bias lewat diatasnya. Dan gak rata sama sekali tapi naik turun-nya sekitar 3 lantai dan ini belom naik menaranya.
      Di tiap beberapa meter bakalan ada menara benteng. Ternyata jarak antara 2 menara itu sepanjangan 2x jarak anak panah terbang. Jadi bila ada orang memanjat tembok persis diantara 2 menara, maka orang tersebut bias dipanah dari 2 sisi.
      Dan kalau berdiri diatas tembok tersebut emang bener bias melihat pemandangan sampai jauh kemana2.
      Kalau cuma ada 1 tempat di Beijing yg bias dikunjungi, saya rekomendasikan banget The Great Wall of China. Yg lain2nya gak terlalu penting setelah melihat tembok besar ini. Semua kesusahan dan kesialan2 beberapa hari lalu sebanding dengan pesona tembok China dan gak nyesel saya datang kesini.
       
      Hari 5 : Beijing
      Hari ini kami akan naik rickshaw untuk Hutong District Tour. Ini dimulai dari Hutong Tour meeting point di dekat stasiun Beihai North – subway line 6; melewati ‘daerah tua’ dan sampai ke stasiun Shichahai -Subeway line 8 dimana ada Bell and Drum Tower. Harganya sekitar RMB 80 per orang. Lumayan menarik juga bisa melihat rumah2 tua dan kesannya persis sama kaya di drama cina kuno gitu.
      Bell dan Drum Towers adalah alun2 pada jaman dahulu dan juga berfungsi sebagai penanda waktu. Jadi mereka akan berbunyi diawal dan diakhir hari. Naik keatasnya lumayan berat, tangga-nya curam dan tinggi. Satu menaranya RMB 20, kalau beli 2 sekaligus RMB 30.

      Dari sana kami pergi ke Summer Palace, di stasiun Beigongmen – subway Line 4. Kami makan mie di luar gerbangnya, rasa mie-nya khas gitu. Tarif masuknya RMB 30. Di dalam ada beberapa tempat yg bias dimasukin (seperti klenteng dll) tapi harus bayar lagi.
      Summer Palace itu taman yg dibangun disekitar danau. Banyak warga setempat yg pergi piknik disana. Kami pulangnya naik perahu untuk menyebrang balik ke pintu masuk, RMB 10.
      Malamnya kami akan terbang ke Xi’An.
       
      Disambung di p2 Xi'an dan Shanghai...
    • By Chans
      Share waktu jalan-jalan ke Pulau Hainan di China ya.. jadi sekarang lagi ada banyak tour-tour nawarin paket ke China, ada yang harganya lumayan murah (5jutaan) ini ke Hainan di China. Tempatnya lumayan bagus, banyak tempat-tempat yang instagrammable juga.
      Perjalanan dari Jakarta-ke bandara Haikou jam 7 malam, sampai di sana kira-kira 00.25 (waktu China yang lebih cepat 1 jam dari Jakarta), jadi perjalanan naik pesawat kira-kira 4 jam lebih. Langsung bermalam di hotel.
      Hari ke 2,  dapat makan sarapan dengan menu lumayan lengkap, ada nasi+lauk-lauknya, mie, bubur, roti dll, lalu naik bus menuju Sanya, agak lama naik bus dari Haikou ke Sanya,mungkin ditotal sekitar 5 jam-an (ada makan siang+stop buat ke toilet). Selama tour, tiap makan siang selalu dapat makan 9-10 macam menu Chinese Food.
      Di Sanya, pergi ke tempat namanya Deer Looking Back Sculpture, di sini bisa naik kereta kecil buat naik ke atas bukit dan bisa melihat pemandangan kota Sanya dari atas bukit. Dilanjutkan ke Dadong Sea dan mampir supermarket belanja makanan kecil. Di Hainan rata-rata yang dijual makanan olahan kelapa, mulai dari biskuit, permen, kopi.  Malamnya, optional tour bisa nonton show atau naik cruise, kita milih naik cruise 200 RMB ( 1RMB sekitar Rp.2.000,-). Di kapal nonton pertunjukkan tari-tarian, sulap, pertunjukkan topeng. Bisa juga naik ke atas dek buat foto-foto. 

      Hari ke 3, dibawa ke tempat yang menjual produk-produk bambu. Disini banyak produk yang menarik, seperti handuk yang bisa mengeringkan rambut sendiri (dibungkus pakai handuk 1 jam, rambut sudah kering), baju dalam yang bisa buat lampu nyala, tissue super bersih (bisa bersihin noda kecap dll sekali usap udah bersih) bisa dipakai 1 bulan jadi bisa dicuci dan dipakai lagi. Saya beli tissuenya, memang enak buat bersih-bersih, dll.
      Lalu mengunjungi tempat yang ada patung Dewi Kwan Im tertinggi di dunia, 108 meter, disini dapat makan makanan vege yang lumayan enak, tempat ini besar banget, cuma kita langsung dibawa ke tempat yang ada patung Dewi Kwan Im nya naik kereta kecil. Sorenya dibawa ke tempat yang jual Omega 3 Fish Oil. Pemandunya bisa berbahasa Indonesia, jadi penjelasan dalam bahasa Indonesia. Ada dijelasin seputar kesehatan juga, sepertinya bagus juga produk yang dijual, cuma harganya mahal dan bahannya terbuat dari hewan-hewan seperti anjing laut (tidak tega hehe).

      Hari ke 4, mengunjungi suku minoritas Yetian Minority Nationality Village, dibawa ke tempat berjualan obat Bao Fu Ling yang bagus buat luka bakar (sambil denger penjelasan produk, kita duduk sambil pakai mesin pijat di kaki, enak dipijat hehe) dan sorenya ke Desa Bali. Di sini beberapa peserta tour sempat nari dulu sama penari-penari yang didatangkan dari Indonesia.
      Hari ke 5, menuju Haikou lagi naik kereta cepat. 45 menit sudah sampai di Haikou. Haikou cuacanya lumayan dingin, kalau di Sanya dan di hari ke-3 dan ke-4 cuaca panas terik, di Haikou lebih dingin (pakai jaket 1 saja sudah cukup, walau ada peserta tour yang gak pakai jaket juga). 
      Di Haikou, pergi ke Qilou Old Street, disini yang banyak dibeli adalah pie durian (made in Vietnam). Menurut saudara yang dikasih oleh-oleh ini memang enak katanya, pantas pada beli banyak-banyak, saya gak mencicipi karena gak doyan durian.  Dari sana dibawa ke Movie Town, disini sangat banyak spot buat foto-foto. Ada 2 pintu masuk tempat disini, 1942 street dan Nanyang street.
      Di 1942 street, tempatnya kayaksetting film dengan rumah-rumah jadul yang terbuat dari kayu, disini ada studio buat foto sama Chiang Kai Shek. 
      Di Nanyang Street, tempatnya kayak setting film dengan bangunan yang lebih modern dari yang di 1942 street. Tapi dua-duanya sama bagus. Disini bisa foto studio sama mei ni yang pakai baju Shanghai (mei ni bahasa mandarinnya cewek cantik, tapi semua cewek juga dipanggil mei ni di China gak hanya yang cantik-cantik aja), fotonya nanti dicetak dan bisa diambil (yang gratis dapat ukuran kecil, yang besar bayar 20 RMB). 
      Disini waktunya agak terbatas, setelah foto-foto studio dan belanja sebentar, lalu jalan-jalan sedikit tau-tau waktu sudah habis, sudah waktunya pergi TT lihat di web nya rupanya masih banyak tempat-tempat yang bagus. Link: http://www.movietownhaikou.com

      Setelah dari Movie Town, dibawa ke Mall yang besar, memang China itu negara besar, jadi mallnya pun besar banget. Setelah itu makan malam dan dibawa ke airport untuk perjalanan pulang. 
      Karena kurs RMB (China Yuan) yang masih terjangkau, rasanya belanja dan makan-makan disini gak terlalu mahal.
      Next jadi mau ke China lagi, ke kota yang lainnya (kalau bisa backpacker tanpa ikut tour biar lebih puas). 
      Sekian share saya, dikit aja karena gak pinter bercerita, ada beberapa hal yang juga udah lupa hehe.
      Beberapa foto lainnya (Dari atas ke bawah: Deer Looking Back Garden, Old Street, di depan Stasiun Bullet Train, dan hotel Beauty Crown Tree).
    • By Bima TourTravel
      PROMO !!!!!! Ajak 10 Teman kamu Free 1 Orang
      One Day Trip Snorkling di Pulau Untung Jawa - Pulau Rambut - Pulau Kelor 10 DESEMBER 2017
      Biaya : 165.000 / Orang
      Detail Kegiatan :
      07.00 = meeting point di Muara Kamal
      08.00-09.00 = perjalanan ke Pulau Untung Jawa
      09.00-11.00 = Sorkling di Pulau Untung Jawa dan sekitar Pulau Rambut
      12.00-13.00 = Makan Siang
      13.00-14.30 = Explore Pulau Untung Jawa
      15.00-15.30 = Menuju Pulau Kelor
      15.30-16.30 = Explore Pulau Kelor
      16.30-17.00 = Kembali ke Muara Kamal
      17.30 = Tiba di Muara Kamal , Trip Selesai
      Price Include:
      1. Sewa Kapal transportasi
      2. Tiket masuk Pulau kelor dan Untung Jawa
      3. Alat Snokling/ Banana Boat ( Pilih salah satu )
      4. Makan Siang
      5. Air Mineral
      6. Dokumentasi Foto dengan Floaties dan Laybag
      Price Exclude:
      Biaya diluar Paket / Keperluan Pribadi
      Informasi & pendaftaran, segera hubungi
      Bima TourTravel
      Contact Person:
      Call/Whatsapp: 081380796096
      Pin BB : 2A568A6D
      Line Official : @bimatourtravel
      Website : www.bimatourandtravel.com
      Fanspage : @bimatourtravel


    • By Zaza
      Halo para travellers!
      Travel Workshop Series by Polyglot Indonesia mempersembahkan :
      "SURVIVAL MANDARIN FOR TRAVELLERS"
      dimana negara China menjadi destinasi pertama kita.
      Tidak hanya membahas mengenai detil dari persiapan sebelum keberangkatan, teman-teman juga berkesempatan untuk belajar bahasa Mandarin secara langsung, yang pastinya akan berguna dalam perjalanan, cocok banget buat kamu yang backpacking tanpa guide  
      Agenda :
      1. Persiapan sebelum keberangkatan
      2. Tips dan Tricks ketika berlibur di Cina
      3. Belajar bahasa Mandarin dasar
      4. Belajar bahasa Mandarin untuk travelling
      5. Praktir bahasa Mandarin dengan tutor
      Investasi:
      Single : Rp. 250.000 / orang
      Group : Rp. 200.000 / orang
      Registrasi :
      26 November - 10 Desember 2017
      Lokasi : Jakarta
      Kirim ke : [email protected]
      subject : Regstrasi Workshop Mandarin
      Format ; workshop_(tipe investasi)_Nama Lengkap
      It's limited seat, so GRAB IT FAST!
      Polyglot Indonesia,
      Speak up!
      CP : 082277398873 (Zaza)

    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Karena Bandung sekarang udah makin menjadi primadona wisata khusus nya area Jawa Barat, di karenakan sudah makin bagus nya infrastruktur yang ada di Kota dan Kabupaten Bandung. Maka saya akan bantu untuk membuat itinerary yang pas untuk kalian mengunjungi Bandung.
      Mengunjungi Bandung paling enak itu minimal 2 hari, namun paling enak dan santai itu 3 - 5 hari, karena biar tidak terburu-buru, apalagi weekend Bandung itu bakalan rasa Jakarta. Ya macetnya kendaraan dan juga orang-orang nya yang mungkin akan kalian temui orang Jakarta lagi heheh.
      Berikut Itinerary yang sebenar nya saya sadur dari tulisan Facebook Rommy Budax Badeur yang sedikit saya edit menurut pandangan saya :
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI 
      Day 1 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 2 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun BandungSpoiler -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung Day 5 Kota Bandung Wisata Belanja Dan Kuliner :
      Saung Angklung Udjo Bukit Moko Cihampelas (Oleh-Oleh) Jalan Riau (Factory Outlet) Kuliner Batagor Kingsley di Jalan Veteran Jalan Cibaduyut (Belanja Sepatu) Kuliner Bu Imas di Kebon Kalapa Kuliner Ceu Mar di Cikapundung Taman Cikapundungiler ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Bandung
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu
       
      Harga Tiket Kawah Putih
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Karena seperti Saung Angklung Udjo ataupun Kuliner Street Gourmet itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk di lakukan. Dan juga beberapa Taman Tematik Bandung yang makin kece juga bisa kalian selipkan di sela-sela waktu itinerary di atas
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. Thx to bro Rommy Budax Badeur atas info sumber nya.
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Bandung
      IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama
      Facebook : Deffa Boys N Root