• agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
ameryudha

$1=Rp.10.000 dapat apa aja di berbagai belahan dunia

10 posts in this topic

Gan, ane baca-baca nih di berbagai webiste mengenai uang $1 yang sekarang ini dipandang sebelah mata oleh para turis, terus ane lihat tentang survey Lonelyplanet.com,  $1 dapat apa sih di berbagai belahan dunia, unik2 jawabannya, ini dia  :
•    Chester, Inggris: US$1 (63 pence) bisa dapat setengah loaf roti, di Filipina bisa dapat permen satu kantong
•    Di Wina, Austria : bisa dapat satu roll Roti gulung
•     Tenerife, Pulau Kanari : secangkir kopi di Santa Cruz dan setengah cangkir di daerah pariwisata
•    South India:  nasi yang bisa refill sepuasnya, curd, papad, serta 1 buah daun pisang mannis.
•     Cebu, Filipina : bisa dapat refleksi setengah jam
•     Nepal: Momo 10 biji( makanan khas sana), serta satu cangkir coke
•     Kroasia : satu scoop eskrim
•      London: 750mL susu, setengah liter bbm, roko 2 batang, 3 apple, satu kaleng coke .
•     Denmark: Agan-agan paling dapat seliter susu,  satu buah roti di toko India, sebuah prangko
•    Budapest : 1 skup es krim, 4 buah apel kecil, 1 buah burger di McD
•    Canada:  tidak dapat apa-apa.  
•    Seoul: satu pak masker untuk kecantikan   
•    Los Angeles: satu jam parker   
•    Australia:  Sebuah nomor Lotere  


Kalo di Indonesia , $1 dapat apa, artinya Rp.9000 kita bisa beli apa ? Makan satu piring, 2 keping DVD, pulsa Rp.10.000, bensin 2 liter, coca cola 2 kaleng, susu 1 liter, roti tawar 1 pak, nasi goring 1 porsi, apa lagi ??

tapi sebenarnya $1 dapat apa itu adalah ukuran negara tersebut mahal apa tidak, enak apa tidak untuk jalan2, bener ga ? kan kalo kita orang indo, terus ke US  di Indo dapat apa harga segitu di US cuma dapat apa, pastinya kita anggap mahal bukan ??

semoga bisa jadi pengetahuan yang bermanfaat
 

Share this post


Link to post
Share on other sites

"cuma"...

:dead:

 

2k aja udah kebakaran jenggot di indo mah..

Apalagi dikasih 10k per jam..

ooo itu maksudnya jam parkir ya sori sob gw gak baca detil

makanya gw aneh jam parker...parker kan merk jam

jadi gw kirain parker watch...eh trnyta jam parkir ya

ya klo segitu seh di indonesia bisa utk nginep motor

Share this post


Link to post
Share on other sites

1 US $ = 1 jam parkir di LA aj ya....

 

kalo lihat uraian di atas 1US $ untuk negara2 lain, tapi di US sendiri cuma di LA, bagaimana dengan kota2 atau negara2 bagian yang lainnya di US apa juga sama?

 o ya, tulisannya 1$ = 750mL susu, setengah liter bbm, roko 2 batang, 3 apple, satu kaleng coke di London, maksudnya 750mL susu ato 1/2 liter bbm ato ...., gitu ya mas? bener ngga sih?

Share this post


Link to post
Share on other sites

di canada bener-bener gak dapet apa-apa ya wkwkwk kalau di indonesia bisa dapat macam2 kok, sisir, kaca, bahkan kadang pajangan juga bisa, kan banyak toko yang bikin serba goceng gitu-gitu deh

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By imam17stat
      Bagi para pecinta jalan-jalan/traveler, perbedaan bahasa dan budaya sering kali menjadi bagian yang menyenangkan selama travelling. Terkadang saat tidak tahu cara untuk mencapai lokasi atau tujuan wisata yang ingin dituju, traveler akan melihat peta atau menyalakan GPS atau bila masih bingung akan langsung bertanya ke penduduk sekitar. Tapi tidak semua penduduk bisa memahami apa yang ditanyakan traveler bahkan mungkin tidak jarang mendapat respon kurang ramah. Hal ini jelas membuat perjalanan jadi nano-nano, ramai rasanya. Kalau menurut para pembaca, negara mana yang penduduknya ramah untuk para traveler? bila ingin mengetahuinya silakan mengunjungi : http://www.runawayguide.com/best-countries-for-backpacking-map/
       
      Berdasarkan pengalaman saya sendiri setelah melakukan perjalanan di Indonesia, Singapura, Malaysia beberapa waktu lalu. Saya setuju kalau Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya ramah untuk para traveler. Berikut pengalaman saya saat menanyakan alamat maupun transportasi di ketiga negara tersebut.
       
      Di Singapura, kota sekaligus negara kecil yang juga berbatasan dengan Indonesia, ternyata juga tidak menunjukkan keramahan. Saat itu saya naik MRT dari Changi ke Raffles untuk menuju Merlion Park. Dikarenakan tidak tahu lokasi tepatnya ada dimana, saya berusaha bertanya ke seorang petugas MRT. Tapi saya keget, dia hanya menjawab "GO UP" dengan keras dan kasar. Bukan hanya berhenti sampai disitu. Setelah dari Merlion, saya mau menuju Queen street, yang juga tidak tahu dimana lokasinya berada. Bertanya pada orang yang membagi brosur dan penjual koran di kawasan Raffles ternyata semua menggeleng dan menjawab tidak tahu. "Ini orang-orang sini pada ga tau nama jalan ya", itu yang ada dipikiran saya.
       
      Ternyata kondisi tersebut juga sama saja saat di Malaysia. Saya beri contoh saat sedang berkunjung di Malaka. Perjalanan dari Singapura menuju Malaka saya lakukan di sore hari, sehingga baru sampai di Malaka saat bulan sudah bersinar. Dikarenakan sudah jam 10 malam, setelah sampai di Plaza Mahkota (Malaka), ingin langsung menuju hotel untuk check-in. Dan lagi-lagi saya tidak tahu dimana tepatnya lokasi hotel dan akhirnya memutuskan bertanya ke orang-orang di sekitar, antara lain satpam Plaza Mahkota, supir taksi hingga pemuda-pemudi yang sedang pacaran (hahahaha). Semua orang itu ternyata menjawab tidak tahu. Bahkan yang kurang ajar, si supir taksi menjawab lokasinya jauh sekali. Untungnya saya tidak kehilangan akal, meskipun GPS sedang mati, saya masih menyimpan screenshot peta Malaka. Dan ternyata lokasi jauh yang dikatakan supir taksi hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Plaza Mahkota. Saya jadi berpikir, "ternyata orang lokal pun kurang tahu dengan alamat di Malaka, kecuali si supir taksi yang kurang ajar".
       
      Lantas, bagaimana dengan di Indonesia. Dua minggu lalu saya menuju Yogyakarta dan mencoba Trans Jogja untuk menuju semua lokasi yang ingin saya tuju. Setelah mendapat pengalaman dari dua negara sebelumnya, saya merasa saat menggunakan Trans Jogja ini pun harus mandiri, tidak perlu tanya-tanya ke petugasnya dikarenakan sudah ada peta Trans Jogja di setiap halte. Ternyata respon yang didapatkan sungguh berbeda dari dua negara sebelumnya. Saat pertama masuk halte, petugas langsung dengan ramah menanyakan tujuan kita. Seandainya pun tujuannya bukan berada dalam satu jalur, petugas langsung memberi tahu dari halte sekarang naik apa dan harus pindah di halte mana untuk naik jalur yang berbeda. Bukan cuma itu, saat mau menuju hotel, saya juga tidak tahu dimana tepatnya lokasi hotel tersebut. Dan memutuskan bertanya pada beberapa orang yang sedang menikmati jajanan di angkringan dekat dengan halte Trans Jogja. Para warga tersebut dengan ramah memberi petunjuk lokasi hotelnya ada dimana dan jalan mana saja yang harus saya lalui.
       
      Dari sini lah saya merasakan bahwa Indonesia memang layak menjadi salah satu negara yang ramah penduduknya untuk para traveler. Kita seharusnya bangga dengan keramahan negara kita yang sudah menjadi identitas sejak lahir.
      So mari tersenyum.
      dan selamat siang    
    • By Sugihstory
      Kalian pengen banget Travelling ke negara mana? Alasannya apa? Apa sudah ada rencana untuk berangkat?
    • By Okky Kusuma
      Sekapur Sirih...
       
      Semuanya berawal dari ngumpul dengan teman-teman seperjuangan di Monas tadi malam.
      Bingung mau ngapain di malam Minggu, akhirnya para jomblo-jomblo hina ini memutuskan untuk menikmati lampu di Monas.
      Sekitar jam 22:00 kita cabut dari Kelapa Gading menuju Monas menggunakan mobil butut yang suaranya bisa disandingkan dengan bajaj.
      Dan seperti yang sudah saya duga, malam Minggu di monas cukup ramai.
      Merupakan salah satu destinasi menghabiskan malam yang panjang untuk mereka yang kantongnya pas-pasan.
      Ngumpul-ngumpul dengan teman sambil menikmati lampu, ditemani oleh sepiring tahu gejrot dan teh botol, adalah kegiatan yang cukup menjadi agenda di malam Minggu.
      Sepiring nasi gila atau secangkir kopi panas bisa menjadi alternatif.
      Duduk-duduk di pinggir trotoar atau berbaring di rerumputan sambil menikmati hembusan angin malam cukup untuk melepaskan stres setelah seharian bekerja.
       
      Waktu hampir menunjukkan pukul 00:00 ketika salah satu teman mengajak untuk mendaki gunung. Setelah hampir 3 tahun tak pernah melakukannya lagi, ia rasa kembali mendaki gunung bisa menjadi ajang memutar kenangan lama ketika kita masih getol-getolnya mendaki gunung.
      Ide yang cukup bagus dan kami sepakat akan melakukannya setelah Lebaran nanti.
      Gunung yang menjadi target adalah gunung Salak. Kami rasa gunung itu cocok untuk tubuh kami kembali beradaptasi dengan beratnya medan pendakian. Maklum, karena faktor umur, tentunya stamina kami tak sekuat waktu kami masih muda.
       
      Tiba-tiba salah satu teman saya lainnya kembali mengingatkan kami tentang salah satu peristiwa yang terjadi di gunung Salak tahun 2009 & 2010.
      Dan inilah topik yang akan saya angkat di Thread ini...
       
       
      And Then the Story Still Goes On...
       
      Gunung Salak...
      Itulah gunung yang pertama kali saya taklukan.
      Saya pertama kali melakukan pandakian tahun 2000. Waktu itu saya kelas 1 SMU. Dan masih 'Green Horn' dalam soal mendaki gunung. Setelah melakukannya, saya menjadi adiksi dengan gunung. Semenjak itu sudah puluhan gunung di berbagai wilayah Indonesia yang saya daki.
       
      Anyway, cerita loncat ke tahun 2009. Tepatnya bulan Februari.
      Waktu itu ada 7 pendaki gunung dari Universitas Yarsi yang hilang di gunung Salak. Tim SAR regional Bogor pun dikerahkan. Sehari kemudian anggota TNI ikut membantu. Dilanjutkan bantuan dari SAR pusat 2 hari kemudian. Salah satunya adalah saya dan teman-teman saya.
      Info yang telah diberikan, para pendaki yang hilang itu mendaki melalui jalur Cimelati. Salah satu rute terpendek dan tercepat untuk mencapai puncak Salak. Dengan demikian, kami asumsikan kalau mereka masih pendaki 'amatir'.
       
      Untuk sekedar info...
      Untuk mencapai puncak salak ada beberapa jalur yang bisa lewati.
      Tentunya para pecinta alam sudah mengetahui jalur-jalur ini dan pastinya sudah hafal.
      Jalur yang paling sering dilewati adalah jalur Cidahu di Sukabumi. Ini jalur favorite. Karena dari jalur ini kita bisa mencapai Kawah Ratu. Dan terdapat Wana Wisata Cangkuang yang menjadi lokasi favorite untuk berkemah dengan pemandangan air terjunnya yang indah.
      Jalur lainnya dalah Girijaya. Masih di Kecamatan Cidahu. Bila melalui jalur ini kita bisa mengunjungi Curug Pilung dan Makam Pangeran Santri.
      Jalur ketiga dari Pasir Sengit. Ini Jalur yang menurut ane medannya paling susah dan harus memutar untuk sampai ke puncak gunung Salak. Dari Jalur ini kita juga bisa mencapai Kawah Ratu dan 2 kawah kecil lainnya, Kawah Monyet & Kawah Anjing. Selain itu ada beberapa Curug yang dapat disinggahi, yaitu Curug Cigamea Satu, Curug Cigamea Dua, Curug Seribu, dan Curug Ngumpet. Apabila musim hujan, saran saya lupakan jalur ini.
      Dan yang terakhir adalah jalur Cimelati yang sudah saya sebutkan di atas. Jalur ini adalah jalur terpendek dan tercepat untuk sampai puncak Salak. Namun banyak memiliki percabangan. Apabila kita tidak hafal, kemungkinan tersesat akan lebih besar. Selain itu, karena jarang digunakan, jalur sering kali tertutup rerumputan dan dedaunan.
       
      Okay, lanjut ke cerita.
      Penyelusuran dilakukan mulai dari desa Kutajaya.
      Dan bulan Februari tahun 2009 masih dalam musim hujan. Hujan terus turun mengguyuri kami dan kabut lebih cepat turun dan lebih tebal. jarak pandang kami jauh berkurang. Dan dengan cuaca yang tidak bersahabat cukup untuk menghalangi mobilitas kami. Akhirnya laju pencarian tersendat dari waktu estimasi.
      Hari sudah gelap ketika kami sampai di pos 3. Dan Kami mendirikan tenda disana. Sebagian besar anggota TNI dan tim SAR lainnya sudah melanjutkan perjalanan hingga pos 4. Bahkan sudah ada di pos 5.
      Disini keanehan mulai terjadi.
      Sudah merupakan rahasia umum kalau gunung Salak adalah salah satu gunung terangker di Jawa Barat. Sudah ada puluhan pendaki yang hilang dan meninggal disini. Bahkan sejak pertama kali saya mendaki gunung ini (tahun 2000), saya sudah mengalami berbagai peristiwa misterius.
       
      Berikut beberapa peristiwa misterius yang dialami saya dan teman saya.
       
      1. Ketika saya hendak mengambil air di sumber air yang berasal dari pipa, saya melihat seorang wanita paruh baya berdiri disana. Menggunakan pakaian kebaya khas orang Sunda lengkap dengan kondenya. Wanita itu membelakangi saya. Berdiri tegap tak bergeming, seakan-akan hawa yang cukup dingin tak mempengaruhinya. Yang membuat suasana cukup menyeramkan adalah cara kabut menyelimutinya. Membuat saya yakin kalau makhluk yang saya tatap bukan manusia biasa.
      Saya terdiam untuk beberapa saat. Dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke tenda. Sialnya ketika saya melangkah mundur, gesekan daun terdengar cukup keras akibat terseret kaki saya. Dan sepertinya wanita itu menyadari kehadiran saya. Saya dapat melihatnya ketika kepala mulai bergerak mencoba melihat kearah saya.
      Saya diam terpaku dengan bulu kuduk berdiri tegak ketika melihat wanita itu menatap saya dengan senyuman datar.
      Dan kepalanya melihat saya dengan memutar 180 derajat !!!!!
      Akhirnya saya lari tunggang langgang.
       
      2. Jam 22:00 Kami mendapat laporan dari talkie kalau pencarian dihentikan karena hari sudah malam. Selain itu kabut yang sangat tebal dan hujan yang masih terus tak henti-hentinya membuat pencarian mustahil untuk dilanjutkan. Teman saya, Wiwid namanya, tiba-tiba minta ditemenin buat BAK. Saya yang saat itu masih ketakutan akhirnya terpaksa menemaninya. Kamipun berangkat ke lokasi beberapa meter dari tenda dengan menggunakan 1 senter. Akhirnya teman saya memisahkan diri untuk BAK, meninggalkan saya sendiri.
      Tiba-tiba tercium aroma ubi/singkong bakar.
      Bulu kuduk saya kembali berdiri.
      Bagi para pendaki gunung pasti udah tahu bila mencium bau itu bertanda apa...
      Namun saya berpikir positif, saya berpikir mungkin tim lain sedang membakar ubi/singkong (which is impossible !!! soalnya hujan turun cukup deras).
      Keadaan diperparah ketika lampu senter tiba-tiba mati.
      Kaki saya langsung lemes. Sepertinya apa yang saya takutkan benar-benar terjadi. Saya mencoba membaca Ayat Kursi. Tapi entah kenapa tiba-tiba otak saya blank. Saya tiba-tiba tak ingat, hanya ingat di bagian awalnya saja.
      Tak lama kemudian saya merasa tengkuk saya ada yang meniup.
      Terasa amat dingin seperti menusuk. Padahal saya pake jaket hoodie malam itu.
      Saya tak berani melihat ke belakang sampai saya mendengar jeritan Wiwid. Kemudian anak itu lari tunggang-langgang ke arah saya. Saya pun mengejarnya dengan kalut. Sialnya, keadaan benar-benar gelap karena senter masih mati. Jadi kami cukup kesulitan menemukan tenda kami sampai akhirnya ditemukan sama teman kami.
      Kata Wiwid, setelah dia selesai kencing, tiba-tiba ada kakek-kakek yang melihatnya dari jauh. Kakek itu melihatnya dengan melotot dan tatapan marah. Dan entah kenapa tiba-tiba jarak antara dia dengan kakek itu semakin mendekat sampai akhirnya kakek itu tepat berdiri dihadapannya.
       
      3. Sekitar jam 23:30 kami mendapat laporan dari talkie kalau ada anggota SAR yang kesurupan. Bahkan dari tempat kami sampai terdengar suara jeritan dan makian seseorang dengan menggunakan bahasa Sunda. Tak lama kemudian terdengar suara orang ngaji.
       
      4. Sekitar jam 01:00 dilaporkan dari talkie salah satu anggota TNI hilang. (ditemukan pas subuh. Menurut pengakuannya ada anak kecil yang mengajaknya main)
       
      5. Dari jam 01:00 - jam 03:00, jumlah orang yang kesurupan semakin banyak. Bahkan anggota TNI ada juga yang kesurupan. Dengan berbekal senter dan obor, kami pun menjemput kiai di desa Kutajaya dan balik ke tempat orang yang kesurupan. Sepanjang perjalanan kata kiai banyak penghuni-penghuni gunung Salak yang melihati kami dengan tatapan marah.
      Disini saya sempat kena tendang pas dimuka sama tentara yang kesurupan.
      Sakitnya bukan main !!!!
      Abis itu saya juga diancam sama yang merasuki tentara itu. Katanya kalo saya tak melepaskan pegangan saya, saya bakal diculik. (saya baru ngerti setelah diterjemahin oleh teman saya yang bisa bahasa Sunda).
      Bayangin aja...
      Mana ada orang yang gak dijiper setelah diancam sama makhluk halus mau diculik...
       
      6. Sekitar jam 04:00. Saya kembali ke pos 3 (dari pos 4) untuk mengambil air ditemani beberapa orang tim SAR. Sepanjang perjalanan bau ubi/singkong bakar terus tercium. Salah satu tim SAR mulutnya komat-kamit baca ayat suci. Sampai akhirnya saya melihat ular raksasa berwarna putih melihat kearah kami dari atas pohon !!!!
      Mungkin diameter tubuhnya sebesar tangki minyak...
      Kedua kaki saya langsung lemas. Berdoa supaya saya tidak dicaplok... (maklum, masih jomblo dan belum menikah...)
      Ular itu menghilang setelah kami tiba di sumber air di pos 3.
       
      7. Sekitar jam 05:00, jumlah yang kesurupan semakin berkurang. Dengan terpaksa yang masih kesurupan dibawa ke desa Kutajaya (salah satunya yang tentara)
       
      Akhirnya pagi mulai menjelang. Dan setelah sarapan & briefing, sekitar jam 08:00 kami kembali melakukan pencarian. Dan sekitar jam 14:00 ketujuh korban berhasil ditemukan dalam keadaan sehat walafiat. (Justru sayanya yang gak sehat walafiat gara-gara kejadian semalam...)
       
       
      Last Words...
       
      Demikianlah salah satu cerita dan pengalaman mistis saya...
      Bila ada waktu, saya akan kembali menceritakan pengalaman mistis saya lainnya terkait tempat objek wisata.
       
      Bila ada jalan2ers yang pernah mengalami kejadian mistis di tempat objek wisata, boleh donk di-share disini...
       
       
       
                                                                                                                                      - Okky Kusuma -
    • By ameryudha
      Kamu nyebut air minum kemasan itu apa ? Aqua ? Lah , emang di kamus Aqua itu sinonim nya air minum kemasan gitu ? coba liat kamus besar bahasa Indonesia.
       
      Oke TS mau kasih contoh lain deh …
       
      (Percakapan ini terjadi saat orang berada di restaurant)
      Pelayan :  “minumnya apa mas ?â€
      Kamu :†Aqua aja…â€
      (kemudian pelayan pergi, selang berapa lama dia dating membawa air minum kemasan tapi mereknya bukan aqua melainkan ades dengna tutup botol warna hijaunya…..yang terjadi adalah kamu tetep minum, padahal kamu jelas-jelas pesennya air minum merek aqua…)
       
      Ko bisa gitu ya ?
       
      Sebenarnya, Aqua itu apa sih ?
       
      Perlu diketahui bahwa AQUA ITU ADALAH SEBUAH MEREK AIR MINUM DALAM KEMASAN dimana  telah 40 tahun ada di  Indonesia  (sejak tahun 1973 ).Oh iya, selain di Indonesia, Aqua juga terdapat di  Malay, Sing, dan Brunei
       
      Penjualan Aqua sendiri hingga saat ini konon masih terbesar di Indonesia, dan merupakan brand dengan equity terkuat ( yaeyalah , wong kamu aja nyebut air minum make ngaran Aqua).  Saat ini Aqua itu sudah merupakan generalisasi dari air minum dalam kemasan.
       
      Terusin dong ceritaan nya, kayanya menarik deh…. Eh pabriknya dimana ?
       Saat ini, terdapat 14 pabrik yang memproduksi Aqua dengan kepemilikan berbeda-beda (3 pabrik dimiliki oleh PT Tirta Investama, 10 pabrik dimiliki oleh PT Aqua Golden Mississippi, dan pabrik di Brastagi, Sumatera Utara dimiliki oleh PT Tirta Sibayakindo).
       
      Terus yang punya Aqua itu siapa sih ?
       
      Sejak tahun 1998, Aqua sudah dimiliki oleh perusahaan multinasional dalam bidang makanan dan minuman asal Perancis , Grup Danone , hasil dari penggabungan PT Aqua Golden Mississippi dengan Danone.
       
      Tapi…..
      Aqua Group didirikan oleh Tirto Utomo , Beliau ini adalah orang Wonosobo , dulunya beliau ini bekerja di Wonosobo, kemudian kerja di Petronas lalu dia mendirikan usaha air minum dalam kemasan ini.  
       
      Apa sih yang menyebabkan Aqua Oke banget di bisnis air minum ini ?
      Tirto berjasa besar atas perkembangan bisnis atau usaha AMDK di Indonesia, karena sebagai seorang Pioneer maka Almarhum berhasil menanamkan nilai-nilai dan cara pandang bisnis AMDK di Indonesia.
       
      Aqua untuk saat ini merupakan market leader dalam medan persaingan berbagai produk Air mineral di Indonesia. Posisinya yang kuat disebabkan oleh faktor Aqua sebagai produk air mineral yang pertama kali hadir di Indonesia serta strategi promosi dan pemasaran yang gencar.
       
      Cara pemasarannya gimana sih supaya dia bisa gitu ? Kali mau diikutin …
      Kamu tau ga sih kalo metode promosi aqua itu hebat banget kaarena media yang digunakan bener- bener efektif, seperti iklan di media elektronik dan cetak, selain itu juga aqua banyak banget mensponsori berbagai acara, serta instalasi iklan billboard secara luas.
       
      Buat distribusinya sendiri grup distribusi Aqua memiliki jaringan distribusi air mineral yang terluas di Indonesia, ga percaya ? Aqua itu sampe bisa menembus  sudut kepualuan ( temen TS yang di Papua aja tau merek Aqua), mereka punya gudang banyak, karena jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005, sehingga mampu menyediakan penetrasi pasar yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran.
       
       
      Ga cukup sampe situ, gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin.
       
      Jadi, Kesimpulannya apa TS ?
      Kesimpulannya adalah…. Ya kamu sampe saat ini masih manggil nama air minum itu Aqua, ga heran mereka makin terkenal. Jadi buat kamu yang punya usaha air gallon, berhenti deh tuh nyebut air gallon pake nama Aqua, bilang aja air minum biasa.
       
      Contoh lain yang menarik…
      Di Jambi kendaraan bermotor itu disebut “Hondaâ€
      Di Jawa Barat pompa air itu disebut “ Sanyoâ€
      Semua celana yang kamu pake disebut “ Levisâ€
      Roll- On yang kamu pake disebut “ Rexonaâ€
      Pasta gigi disebut “ Odol†atau “ Pepsodentâ€
    • By D_GUNN3R1
      Ini adalah contoh dari negara dengan makanan2 kuliner yang berbahaya:
       
      1. Pulau Sardinia, Italia

       
      Casu marzu, adalah nama keju di Sardinia, yang dibuat dari Susu Domba tidak boleh dikonsumsi karena alasan kesehatan. Keju ini terbuat dari susu domba yang disuntikkan dengan larva lalat. Larva ini digunakan untuk proses fermentasi sehingga menjadi keju.
       
      2. Skandinavia

       
      Lutefisk adalah ikan yang terdapat di Skandinavia dan dilarutkan dalam larutan basa selama berhari2. jadi makan makanan ini sangat berbahaya bagi lambung.
       
      3. Jepang
       

       
      Sokushinbutsu adalah tradisi minum teh dari Jepang dengan meminumnya dari daun pohon urushi (Toxicodendron vernicifluum).
      Yang membuat berbahaya karena pohon ini sangat beracun dan dapat mengakibatkan kematian bagi siapapun.
    • By alf
      Kulkas mungkin hanyalah peralatan rumah tangga biasa yang biosa ditemukan hampir di setiap rumah yang ada. Tapi kulkas sebenarnya adalah sebuah penemuan yang sangat penting. Sebelum ada kulkas, dulu es diimpor dari luar negeri. Es dianggap barang berharga yang tidak mudah diperoleh dan dibuat. mengawetkan daging dan bahan makanan lainnya blok besar es harus diimpor jauh-jauh dari negara-negara Skandinavia dalam lingkaran Arktik. Misalnya di Eropa, es didatangkan dari Norwegia. Di Rusia, mereka memperolehnya dari Sungai Neva, dan di India mengambil dari pegunungan Himalaya.
       
      Iran dengan cuca yang ekstrim, masih sering kesusahan air walau dalam musim dingin. Mereka punya cra unik dan pintar untuk mempertahankan es impor meereka agar tidak meleleh. Mereka punya bangunan khusus yang mirip seperti kulkas raksasa yang bisa menjaga es sepanjang tahun.
       

       
      Selain sebagai tempat pendinginan, masyarakat Iran kala itu bisa membuat es sendiri. Di belakang rumah es ada saluran untuk menuang air ke dalamnya selama musim dingin. Karena terlindung, air tersebut membeku. Hal ini dilakukan berulang-ulang hingga musim panas tiba dan ada persediaan es yang cukup.
       

       

       
      Ada lenih dari 100 rumah es loh di Iran, tapi sekarang banyak yang sudah rusak dan parahnya lagi hanya dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah.
    • By lictan
      Pernah denger gak soal The Black Death atau yang dikenal juga dengan nama The Black Plague? The Plack Death adalah salah satu pandemi paling mematikan di dunia. Wabah ini diperkirakan dimulai dari Asia Tengah. Sekitar tahun 1340-an wabah ini menyebar ke Eropa. The Black Death diperkirakan telah membunuh antara sepertiga hingga dua pertiga populasi manusia di Eropa. Kematian mencapai 20 sampai 30 juta hanya di Eropa. Dan pandemi ini bertanggung jawab atas kematian 75 juta orang di seluruh dunia.
       

       
      Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Manusia infeksi Yersinia pestis mengalam tiga penyakit utama: pneumonia (radang paru-paru), septicemia (keracunan darah), dan pes. Jadi sumber wabah mematikan ini adalah dari populasi hewan di China. Belum lama pandemi ini oleh CDC (Pusat Pengendalian Penyakit) Amerika Serikat telah diklasifikasikan sebagai kategori patogen A yang memerlukan perhatian penting untuk kemungkinan dimanfaatkan oleh para teroris karena pandemi ini bisa dijadikan sebagai senjata biologis.