Sign in to follow this  
Haikal

Tasmania n’ the Devil

8 posts in this topic

Kalian pasti mengenal tokoh kartun Tasmanian devil. Tasmanian devil atau biasa dipanggil Taz merupakan salah satu tokoh kartun The Looney Toons buatan Warner Bros, bersama Bugs Bunny, Daffy Duck, dan yang lainnya. Pembuatan tokoh Tasmanian devil terinspirasi dari seekor spesies hewan marsupial bernama sama, yang terdapat di Pulau Tasmania. Hewan ini diberi nama devil karena bentuknya yang mirip setan (devil) dan bersuara nyaring di malam hari.

 

124552745914530081_OZfWWNMf_222.jpg  taz.jpg

 

Bila ingin melihat Tasmanian devil secara langsung, Kamu harus pergi ke Pulau Tasmania karena pulau ini merupakan habitat asli dan satu-satunya tempat mereka tinggal. Pulau Tasmania adalah sebuah negara bagian di Persemakmuran Australia yang beribukota di Hobart. Hampir mirip dengan tokoh kartun Taz, Pulau Tasmania sering disingkat dengan ‘Tas’. Pulau yang diberi nama sebagai penghormatan atas penemunya, seorang pelaut Belanda Abel Tasman, ini, terletak di tenggara negara Australia dan memiliki iklim sub-tropis. Pulau ini ditemukan pada tahun 1642 dan merupakan pulau terbesar ke-26 di dunia.

 

Pulau yang memiliki luas lebih dari 62.000 kilometer persegi ini terletak di 240 kilometer di selatan Melbourne. Jadi bila ingin pergi ke sini, Kamu bisa ke Melbourne terlebih dahulu, dan menggunakan kapal ke Pulau Tasmania. Atau, kita bisa pergi ke salah satu kota di Aussie dan menggunakan penerbangan dalan negeri ke Hobart.

 

Populasi terbesar Tasmanian devil terletak dari daerah timur sampai barat laut pulau, terutama tempat-tempat dengan tingkat kelembaban rendah sampai sedang. Persebaran hewan ini meliputi seluruh daratan Pulau Tasmania, termasuk di pinggiran kota. Meski begitu, mereka sangat jarang ditemukan di dataran tertinggi Pulau Tasmania dan di padang rumput di barat daya pulau. Tasmanian devil lebih menyukai hutan kering dan terbuka, daripada hutan lembab dengan pohon-pohon yang tinggi.

 

Tidak seperti Taz yang bekulit cokelat, hampir semua hewan Tasmanian devil memiliki rambut tubuh berwarna hitam. Mereka memiliki empat kaki dan kaki depan lebih panjang daripada kaki belakang. Hal ini membuat Tasmanian Devil seperti berjongkok saat sedang berdiri. Namun, dengan kaki unik itu mereka masih dapat berlari dengan kecepatan mencapai 13 killometer per jam. Hewan ini juga dapat berenang melewati sungai. Bahkan, Tasmanian devil yang belum dewasa dapat memanjat pohon hingga tinggi 7 meter. Selain itu, mereka juga hewan nokturnal, yakni beraktivitas dan berburu makan di malam hari. Hanya saja, mereka dapat beristirahat di siang hari di bawah terik matahari, tidak seperti hewan nokturnal lainnya.

 

Tasmanian Devil merupakan hewan karnivora, sehingga ia memiliki empat gigi taring yang besar. Dengan gigi ini, mereka dapat memakan banyak jenis hewan seperti domba, burung-burung, serangga, hewan reptil, wombat*, bettong*, potoroo*, bahkan anak kangguru. Tasmanian Devil juga sering berburu bangkai binatang di pinggir jalan raya dan sampah di perumahan warga.

 

Hewan yang memiliki nama latin Sarcophilus harrisii ini mencapai usia dewasa saat berumur dua tahun. Di umur ini, mereka sudah bisa berkembang biak. Kehamilan seekor Tasmanian devil betina berlangsung selama 21 hari saja. Setiap tahun, musim kawin Tasmanian devil terjadi di antara Maret dan April.

 

Seperti disebutkan di atas, hewan ini termasuk ke dalam sub-kelas Marsupialia. Marsupialia merupakan kelompok hewan mamalia yang memiliki kantung di badannya. Ya, Tasmanian devil juga memiliki kantung seperti Kangguru dan Koala. Hanya saja, kantung Tasmanian devil terbuka secara terbalik. Kantung membuka mendekati pantat, sehingga susah sekali bagi induk Tasmanian devil berinteraksi dengan bayi-bayi yang baru lahir yang beristirahat di dalam kantung. Di dalam kantung, bayi-bayi tersebut berlindung sambil menyusu melalui puting induk.

 

Sebuah studi mencatat sekitar 60% anak Tasmanian devil mati sebelum menginjak usia dewasa. Saat ini, jumlah Tasmanian devil yang masih hidup sekitar 10.000 sampai 15.000 ekor. Jumlah ini menurun bila dibandingkan pada tahun 1990-an yang berjumlah 130.000 sampai 150.000 ekor. International Union for Conservation of Nature (IUCN) pun menetapkan status Tasmanian devil sebagai terancam punah. Hal ini dakibatkan oleh banyaknya pemburu liar yang membunuh Tasmanian devil untuk diambilnya bulunya. Banyak pula yang terbunuh karena terinfeksi devil facial tumor disease (DFTD). Selain itu, banyak yang tertabrak kendaraan di jalan raya saat mereka, ironisnya, sedang berburu bangkai binatang yang tertabrak kendaraan di pinggir jalan raya.

 

Pemerintah negara bagian Tasmania melobi Warner Bros untuk membantu melawan kepunahan Tasmanian Devil. Kesepakatan antara mereka tercipta dan Warner Bros memperbolehkan membuat dan menjual boneka Tasmanian Devil. Keuntungan dari penjualannya diperuntukkan pada penelitian mengenai DFTD dan menarik perhatian publik agar sadar akan terancam punahnya Tasmanian Devil.

 

*)  wombat, bettong, dan potoroo juga merupakan jenis marsupial

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah...lebih baik lihat kartunnya ya :D

pantas saja di namakan Tasmanian devil, binatang ini memang seram :ph34r:

 

haha sama2 menyeramkan kok mbak yang kartun juga sebenarnya

 

 

kalau saya bilang, malah mirip sama tikus ya. jauh banget sama di kartunnya :D

nah saya juga tadinya ngira dia masuk ke rhodentia mbak, tapi ternyata marsupial

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By JasmineK
      Hi,
      I've read lots of guides on exploring Sydney general, like this one: What, Where And How To Visit Sydney: The Things You Might Not Know. But then I'm also wondering if there're other ways to explore Sydney. What kind of places should I visit? I don't have a long time - 2-3 days, a week max. Where do you think I should go, and what do you think I should eat?
    • By Santi Fitrianingsih
      Gold Coast to Tamborine Rainforest Skywalk, by car.
       
      Yuhuuuu,,,,,it’s me again, mpit, heheheh,    perjalanan kali ini ke GoldCoast, kita dapat waktu bebas, dari pagi sampai sore jam 6 harus kumpul untuk dinner, nah mau kemana yah.
      Selalu bersyukur dan senang punya teman di mana-mana, kali ini saya dan suami di jemput pakai mobil oleh salah seorang teman kakak saya yang berada di dekat Goldcoast. Mau kemana katanya, sebenernya blank juga ditanya mau kemana, aduh kita bisa kesini juga udah bersyukur. Kl liat di brosur macem2 tujuannya, tapi akhirnya kita pilih tamborine rainforest skywalk.

      Menempuh perjalanan sekitar kurang dari 1 jam, melewati highway dan countryside juga,  kita cus dr Soul Apartmen ke Tambourine Rainforest Skywalk. Yes, berasa orang kampung yang naik mobil sambari liat kiri kanan, hahahaha, mumpung di sini puas2 in liat (liat apa ajah sambil cerita2).
      Setelah 45 menit perjalanan kita melewati satu jalan yang cantik penuh dengan bunga, toko toko kerajinan, restoran kecil di halaman rumah, dan ada toko jam kuku, namanya German Cuckoo Clock Nest.  Pesti tau kan maksudnya,,, itu lho jam yang terbuat dari kayu dan tiap jam keluar burung yag bilang kuku…kuku…kuku, sesui jam,,,hahahah). Saya sangat suka toko ini, yuk kita liat…..sembari isi perut dulu sebentar, sebelum jalan di skywalk……Oiyah kl saya liat dip eta ini di Long Road, Eagle Heights, Queensland.
      Ini dia foto2nya….

       
      Nah ini di salah satu rumah di sepanjang jalan tadi. Mejeng dulu, ada tempat tempat souvenir, tempat jual wine,  foto di rumah yang penuh bunga bunga.


      dan ini the German Cuckoo Clock Nest dan hasilnya, memang toko ini jerman banget dweeeeeh…..sepanjang dan seluruh ruangan….yup, jam kuku….eh tunggu ternyata ngga cuma jam kuku, semua pernak pernik tentang jerman hahaha. Tuh ada topi penyihir juga ada Hansel n gretel
      Sekitar 10 -15 menit dr jalan Long Road tadi kita sampai di Tambourine Rainforest Skywalk….
      Here we go….hmmm, mu ngomong apa yah hahahaha, ternyataaaaa kita mau jalan jalan cantik di hutan, tapi jalannya ada 2 macam, jalan hutan biasa, dan jalan yang di buat seakan kita berjalan di forest canopy alias skywalk. Total jalan nya sepanjang 1,5 km. Sky walknya sendiri kurang lebih 300 meter, ditambah 40 meter jembatan gantung yang berada 30 meter diatas ngarai, sisanya jalan hutan biasa. Jadi  kiri kanan kita itu puncak pohon, jalan-jalan deh di kanopinya hutan tambourine, dan bila beruntung bisa ditemani sama tupai, dan burung-burung hutan ini, juga koala. Im so lucky, that I saw koala again….yeaaay….Oiyah karena Australia sendiri itu daerah subtropics makan pohon-pohonnya dan binatangnya banyak kesmaan dengan hutan di Indonesia.
      Bagi yang menggunakan kursi roda/stroller jangan berkecil hati sktwalknya cukup besar untuk kursi roda dan stroller, tapi hanya bisa di skywalk utama yah, yang jembatan gantungnya ngga bisa. Hutan ini bersih, ga ada sampah, ada sungai kecil di salah satu ujungnya.
      Selama kami jalan disini matahari agak malu malu muncul, beruntung sekali jadi ngga terlalu panas. Noted : pake sepatu yang nyaman yah…..sneakers, sepatu gunung ato sandal japit juga ok!

      yuk mulai jalan, dan sampe di ujung skywalk, thanks to Ching Ching, , yang walopun takut ketinggian tapi tetep mau anter n foto foto di skywalk ini.
       
      Ini jalan hutan biasanya, itu critanya foto gelatungan di akar pohon ( jadi tarzan, eeeh jane maksudnya)
      Oiyah sampe lupa loket penjualan tiket ada di depan. ada Birdwing café, yang menjual makanan ringan, kue2, n minum (ga ada nasi yah JJ). Nah ini gambar kupu- kupu hutan tamborine yang di awetkan.

      Gift shop juga ada, harga aduhai, tapi baguuuuss……(nah ini ga ada fotonya hehehe….)
      Tamborine Rainforest skywalk buka sepanjang taun kecuali hari natal.  Buka jam 9.30 pagi sampai jam 5 sore, last walk nya jam 4 sore.
      Harga tiket
      Dewasa (  17 th lebih) AUD 19.50
      Anak (6 -16) AUD 9.50
      Anak 5 th kebawah gratis
      Family (2dewasa 1 anak) AUD 44.00
      Family (2 dewasa 2 anak) AUD 49.00
      Tambahan per anak AUD 5.00
       
      That’s it. Itu tadi share pengalaman di Tamborine Rainforest Skywalk, sekarang saya harus balik lagi ke Peppers Soul Surfer Paradise Goal Coast for dinner JJJ
      Terimakasih sudah membaca,
      Feel free to ask,
       

      Mpit
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       

    • By Santi Fitrianingsih
      Apartemen Soul, di jantung Surfers Paradise, Gold Coast

      Pengalaman yang baru pasti terjadi ketika kita sedang ngetrip. Nah kali ini, saya diberi kesempatan untuk tinggal di apartemen,…..kebayang dong yang ada dalam benak saya adalah bangunan kotak tinggi semacam rumah susun JJJ, sumpek, isinya tempat tidur, dapur bareng bareng, dan sebagainya…….huft…..wkwkwkwk……Salah besar, kali ini saya mendapatkan Soul Apartments Surfers Paradise, yang setelah saya check di internet ini adalah one of Gold Coast Luxury Accomodation dan wait….. Surfers paradise??? It’s a must in Gold Coast . Terletak di 8 Esplanade Surfers Paradise, Queensland, bener-bener di jantungnya Surfers paradise deh…. Lihat saja bangunannya…..bikin ngiler….. apartemen ini memiliki tinggi 243 m (hampir 800 kaki) dengan 77 lantai, saya dapat apartemen nya di lantai 22. Dan  mengklaim dirinya sebagai bangunan tertinggi ke-2 di Gold Coast setelah Q1,

      Kolam renang terketak di lantai paling atas, cucoook buat honeymoon or berduaan,,,,view nya jangan tanya, it is surfers paradise from the top, with the beautiful beach,,,,,,wooow…

      nah ini pemaandangan pantai Gold Coast dai kamar apartemen......amazing
      Satu lagi yang bikin kita berdecak kagum adalah ocean view nya, hmm just imagine…..yang ada di gambar2 di internet tentang Gold coast….. hamparan pasir putih yang membentang sepanjang Gold Cost dengan pantainya yang biru, dan dari  ketinggian segini, ga ada yang bisa menghalangi pandangan,,,,,wow,,,,yup, and it is spot on. Melongo deh, dan yuk kita check gambar2 nya…..

       
      Ini lobby nya, minimalis simple, kereeeenn…..
      Sore itu free time sebentar sekitar 2 jam, sebelum dinner……so rencananya kita cepet2 masuk kamer taroh barang, dan pergi lagi…walhasil…..terbelalak sama indahnya kamar, saya mendapatkan apatemen 2 kamar (plus 1 dapur, 1 ruang makan dan keluarga),  dan teman saya mempersilahkan saya menempati kamar yang besar dengan kamar mandi dalam dan view yang aduhaaaiii,,,,,,,,begitu liat kamarnya, kita ga jadi cepet2 keluar kamer….hahaha…foto deh…xixixxi….

      yang sebelah kanan foto saya ambil dr internet, dan gambarnya persis dengan kenyatanm what a lovely bedroom

      ini living roomnya, 1 ruangan panjang dengan meja makan dan dapur cantiknya.

      Menurut saya apartemen ini sangat bagus dan mentereng,  menakjubkan sekali viewnya, interior designnya minimalis kereeeenn, finishing touchnya unbelievable. Dan saya pikir hanya peralatan masak sederhana yang di sediakan??? Ngga dong, full set perlengkapan masak, makan dan sebagainya. Perlengkapan cuci pakaian dryer n setrikaan. All free, hanya setelah pakai, bersihkan.

      Ini salah satu set perlengkapan dapur, masih ada beberapa set alat masak coffee maker, dll, yang sebelahnya adalah penampakan dapur dengan island table.
      Ada satu pengalaman unik yang di alami teman saya ketika naik taksi dari suatu tempat mau pulang ke soul apartemen, Di tanya tujuannya kemana maka dia bilang soul apartemen, dan supir taksiny terbelalak matanya,,,,what? Soul? the newest n tallest building here, dia memuji-muji bangunan itu, at the end si supir berkata beruntung sekali dia bisa mengantarkan teman saya kesini, the best building, and you know what, only rich people stay here….hahaha teman saya bercerita dan dia bangga sekali, berasa orang kaya, jadi deh kami iseng cek harga permalamnya, apartemen 2 kamar yang kami tempati minimal 630 AU$/malam. Doenk, ternyata memang mahal…….Bersyukur bisa menempati apartemen megah, for free JJJ, Thanks God.
      Lucky me n my hubby, malam itu ada night market just right in front of our hotel, sepanjang esplanade. Jadi kita malamnya sempet jalan jalan sebentar liat night market yang terkenal itu. Disini jual macem2 dari makanan, pakaian, pernak pernik, dan banyak lagi, sampe sabun dan all natural oil for beauty juga ada. Ajaibnya, pada pagi harinya, tidak ada bekas pasar malam baik itu bangunan maupun sampah yang tertinggal, padahal mereka jual sampai larut malam.
      Di sebelah apartemen ada Hurricane ribs, ini salah satu must try food bila ke Aussie katanya, dan legendaris pula karena selalu ramai, tapi kita ga sempet mencicipi, karena sudah kekenyangan di jamu di restoran...
      All in Goldcoast itu terhitung mahal menurut saya. Belilah barang yang memang unik, tapi kalau mau oleh2 seperti biasa ada banyak kalau di Gold Coast, ga usah kawatir. Orang Indonesia bangets kan kalo pergi, pulangnya harus bawa oleh2, saya juga jadi beli deh yang ada tulisannya Gold Coast. Hahahaha….
      Sooo….wanna try the soul apartmens, with my pleasure….
      Terimakasih sudah membaca, feel free to ask…

      Mpit.
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Santi Fitrianingsih
      Perjalanan ke Warnambool, Country site of Melbourne ( please visit this city, if u please J)
      Sampai juga di Melbourne airport. Waktu sudah jam 8 pagi,,,,wuuussshh angin dinginnya brrrrr….sampai di airpot, kita sudah dijemput sama teman teman kita di sini, namanya Ian dan Marja, saya pikir kita langsung ke city of Melbourne, eeeh ternyata kita di bawa kaboooorrr dari Melbourne.  Jadi ceritanya kita akan munuju countrysite Melbourne namanya Warnambool. Menempuh kurang lebih 3 - 4 jam dari Melbourne aiport ke Warnambool. Dalam perjalanan ke warnambool, setelah 1 jam lebih, kita berhenti di satu daerah namanya Steiglitz, di daerah ini ada kota tua yang sudah tidak berpenghuni, ditinggalkan begitu saja oleh orang2 nya, abandoned city, menurut sejarahnya, dikatakan bahwa dulu orang2 membuka daerah ini untuk tambang emas, tapi lama mereka tidak menemukan emasnya…bukan Ballarat yah, kalau ballarat, memang tambang emas zaman dulunya.


      lihat gabarnya hampir tidak ada orang, karena memang seperti kota Steiglitz yang di tinggalkan.
      Lanjut lagi dari Steiglitz ke arah Meredith, dan ini waktunya makan siang, isi perut dulu sebentar, kita makan pie brokoli, dan pie jamur, sama minum the, uenaaaaaaaaakk (atau saking laparnya) ….ga tau restoran apa itu, café pinggir jalan….. Hehehe…lupa foto juga, akhirnya foto di pinggir jalan Meredith – Steiglitz ajah deh
      Pinggir jalan abis makan pie di Meredith
      Sepanjang jalan menuju countryside pemandangannya bagus, jalan mulus, sesekali (yang ternyata sering kali) kita temukan pelangi JJ dan jarang sekali kami berpapasan dengan mobil, tidak ada lampu lalu lintas, no polisi, penduduknya pun jarang terlihat, yang ada malah sapi, dan domba di hamparan lapangan yang sangaaaat luas dan hijau.

      Heading to Warnambool, ada apa sih di Warnambool. Sebenarnya kita ke Warnambool ini untuk stay one nite sebelum besok rencana menyusuri Great Ocean Road dan balik ke Melbourne city. Yuk kita lihat di Warnambool ada apa….
      Check in dulu di Best Western Tudor Motor Inn, small hotel tapi asyik, kamar standart, dan bersih. Terletak di 519 Raglan Parade, Warnambool, pasti langsung ketemu gampang di cari, rate nya sekitar Rp. 900.000,00 – 1.000.000 an juta/malam.  (breakfastnya enak, dan porsinya buesaaarr hahaha).

       Ngapain yah, yuk taruh barang, trus kita jalan sekitar hotel, yup waktu menunjukkan hampir pukul 5 sore. Dan….wow mereka kebanyakan tutup jam segitu…..doenk. Yo  wis kita jalan jalan keliling warnambool ajah deh….dan bener donk sepiiiiiiii……astaga mendekati matahari terbenam sama sekali ngga ada orang di kota kecil ini persis kaya kota mati dan kita berlima masih keliling-keliling fofotoan…. Di bawah ini tampak sisi kotanya, banyak mobil parkir tapi orangnya hilang entah kemana. JJJ

      Cantiknya kota kecil ini, bersih, rapi, ga ada sampah, hanya daun daun jatuh saja yang megotori jalan, tentu saja karena ini musim gugur. Selalu ada Art n Gallery dan library walaupun di kota kecil, suka deh,,,,,take a pic dulu aaah.

      Lanjut lagi jalan menuju salah satu  ujung kota, Danau Pertobe, melihat matahari terbenam ceritanya…..viuuuh jauh juga. Sebenernya ada 1 site pantai tempat orang biasa lihat ikan paus, tapi agak jauh, bentar apa yah namanya Logan Beach Whale Watching Platform, tapi ngga akan keburu udah jam segini,,,,,hahaha seriusan ini ga ada orang satupun, bahkan convenient store sedikit sekali, hmmm…. baru tau kalo kota kecil di sini sampe begini.

      Di tepi danau Pertobe.
      Nikmati suasana musim gugur di negeri orang, good scenery, n enjoy the beauty of Warnambool sembari nunggu restoran buka jam 7 untuk makan malam…..dan bener dong … jam 7 teng restoran buka dan orang orang mulai keluar dari rumah itu juga bagi yang ingin makan di luar atau pergi ke bar. Saya sama sekali tidak melihat anak anak begitu sampai kota kecil ini. Aktivitas restoran juga tidak begitu lama setelah selesai makan malam, ngobrol sebentar dan pulang. Kecuali bar mereka buka sampai tengah malam.
      Amazing yah, masyarakat di sini, mereka benar-benar  tutup 2 jam (jam 5 sampai jam7) untuk istirahat, berkumpul dengan keluarga, atau bagi restoran ya bisa prepare untuk dinner.
      Untuk makan malam kali ini kami berlima memilih makan steak, setelah itu, back to hotel n tidur, karena beberapa dr kami lumayan jetlag.
      Zzzzz, siap siap besok pagi Great ocean road, silahkan baca postingan saya selanjutnya di 4 pitstop in Great Ocean Road.
      Terimakasih sudah baca yah, semoga berguna, feel free to ask.
      Mpit.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Alex Kus
      Hi teman jalan2, ini kali pertama saya nge-post, maaf ya klo belum terstruktur dan kurang enak dibaca :)
      Sebelumnya saya cuman puter2 asia aja, belum pernah jalan2 sejauh ini, hal pertama yg saya ingat kalau memang ada budgetnya mungkin ada baiknya pilih Garuda Indonesia atau penerbangan lain yg non-budget flight. Biasanya naek Air Asia seneng2 aja, kali ini badan pegel2 semua. Karena kita berburu tiket murah, akhirnya dapetnya yg connecting flight CGK-KUL_SYD berangkat dari CGK jam 3 sore, sampai di KUL jam 7 sore badan masih seger2 aja hehe secara udah biasa 2-3 jam di pesawat. Nunggu penerbangan selanjutnya 4-5 jam di KLIA 2 kita berangkat ke SYD jam 11.30 malem  saya pikir air asia X mungkin lebih lebar tempat duduknya dan ada entertaiment, ternyata sama kyak airasia biasa dan kalau mau ada entertaiment bayar lagi IDR.150.000, mulai muncul pelitnya ahahaha gak usah de pikirnya. Ternyata penerbangan 8 jam sungguh membosankan, mau tidur gak bisa juga. Tapi seneng juga karena ternyata kita 1 pesawat dengan CEO airasia Tony Fernandez, jd sempet foto bareng. Singkat cerita jam 10 pagi sampe dah kita di bandara ausie penuh dengan excitement.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Tony Hernandez CEO Air Asia (left)
      Bandara Sydney. (Right)
       
      Langkah pertama isi data buat handphone. Kita akan langsung ketemu dengan counter Vodafone & Optus. Untuk 7 hari biaya yg diperlukan AUD $20.
      Disebelah counter Optus ada toserba kyak 7eleven disitu kalian bisa beli kartu Opal untuk naik bus & kereta harganya per kartu AUD $40. Setelah itu kami keluar dan naek bus. Ada 2 pilihan, kalau kalian rela keluarin AUD $17.80 bisa naek kereta langsung ke kota dari bandara, buat yg pilih jalan hemat bisa juga naek bus sampe mascot atau stasiun terdekat baru lanjut kereta, karena kereta ke bandara harganya mahal bgt. FYI, kami pilih jalan hemat hahaha.
      Kami memilih penginapan menggunakan airbnb, kebetulan lokasi yg dipilih ternyata cukup jauh dari pusat kota, yaitu di Berala. Sampai di tempat penginapan, cukup puas dengan kamar yg disediakan, pemilik juga sangat ramah dan menyediakan berbagai kelengkapan. Biaya penginapan yg kami pilih sekitar AUD$ 46 untuk semalam. Selepas mandi, kami langsung berangkat ke Sydney Olympic Stadium dengan naik kereta, suasana mulai sore dan angin dingin mulai menusuk. Kami hanya berfoto dan berjalan2 sebentar, lalu kami jalan kira2 3km untuk ke IKEA namun sayangnya sudah terlalu malam dan mereka sudah tutup (Kebanyakan kegiatan bisnis tutup jam 5-6 di sydney).

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Lingkungan penginapan di Berala (Left)
      ANZ Stadium (Right)
       
      Karena hari sudah malam kami segera balik ke penginapan. Kereta di Sydney jalan sampai jam 12.30an. Hari ke-2 Jadwal kami adalah Circular Quay, banyak lokasi disini yg bisa dinikmati, terutama Captain Cook Cruise (Ferry yg akan berkeliling dan anda bisa naik turun), Taronga Zoo, Darling Harbour. Berikut foto2 yg kami ambil, mungkin lebih banyak berbicara.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Train Station Circular Quay (Left)
      Captain Crook Cruise (Right)
      Admission: AUD $46
       

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Taronga Zoo
      Admission Adult : AUD $47 (2 Days)
       
       

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Taronga Zoo,kebun binatang yg lumayan besr, jika anda punya cukup waktu mungkin bisamenghabiskan seharian di tempat ini sekalian berfoto2, bagi saya pribadi saya lebih suka kebun binatang Batu Secret Zoo di Malang, Indonesia. Taronga Zoo tidak memiliki varian binatang yang banyak dan admission fee yang mahal. Jika anda ingin berfoto dengan Koala, maka akan di minta lagi AUD $25. Jauh berbeda dengan Batu Secret Zoo, keaneka ragaman fauna yg menarik dan berfoto dengan binatang di Batu hanya perlu merogoh kocek IDR. 10.000,-. Ternyata kebun binatang di Indonesia jauh lebih bagus, saya sangat bangga dengan hal itu :) Kami hanya sebentar di Taronga Zoo kami naik kembali ke Captain Crooks Cruise ke arah Darling Harbour. Di Darling Harbour kami mencobasantapan Hurricane Steak dan sekali lagi saya merasa Holy Cow lebih enak hahahaha :)

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Captain Crook Cruise (Left)
      Darling Harbour (Right)
       

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Darling Harbour (Left)
      Hurricane Steak (Right)
      Hurricane Signature Steak AUD $48
       
      Sore kami berjalan dari Darling Harbour ke arah Market St. dimana banyak toko2 di tepi jalan. Disini kami hanya window shopping lalu pulang ke penginapan di Berala

       
       
       
       
       
       
      Market Street
       
      Saya akan sambung lagi report ini berikutnya...
      Cheers..
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
       “Australia is a nation of compassion. Courage and compassion. And the third of these great values: resilience.” (Kevin Rudd)

       

       
      Sebelum memasuki Australia, ada sebuah ‘tiket ajaib’ yang harus kamu urus dahulu. Ya, ‘tiket ajaib’ tersebut adalah visa Australia. Nah, sebelum memasuki Australia, kamu sebaiknya mengetahui tentang seluk-beluk dari visa Australia.

      Visa Australia adalah dokumen yang harus kamu urus terlebih dahulu sebelum memasuki wilayah Australia. Visa ini penting untuk kamu urus sebelum memasuki Australia karena warga negara Indonesia membutuhkan pengurusan visa terlebih dahulu sebelum memasuki Australia.

      Nah, visa Australia ini dapat kamu urus di Australia Visa Application Center (lantai dua mall Kuningan City). Secara lebih jelasnya, alamat Australia Visa Application Center adalah di Mall Kuningan City no. L2-19 di Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. C18 Setiabudi, Kuningan, Jakarta 12940.

      Apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui seluk beluk mengenai visa Australia? Pada pembahasan kali ini, kita akan membahasnya dalam visa Australia, tiket ajaib yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan untuk memasuki Australia.

       

       
       
       
       
       
       
      Dokumen yang Harus Kamu Siapkan


      Mempersiapkan Paspor via

       

       
      Mempersiapkan dokumen yang diperlukan adalah hal yang paling essensial yang harus kamu kerjakan sebelum mengurus visa. Untuk mengurus visa Australia, maka dokumen yang kamu perlukan adalah formulir aplikasi (untuk turis adalah form 48R dan tersedia dalam bahasa Inggris serta Indonesia).

      Selanjutnya, kamu dapat mempersiapkan paspor yang masih valid serta paspor sebelumnya jika ada. Nah, usahakan paspormu masih berlaku selama minimal sekitar 6 bulan serta masih terdapat halaman kosong di paspormu.

      Selain itu, sediakan pula pas foto dengan ukuran 4 x 6 dengan background putih. Nah, usahakanlah telingamu terlihat di pas foto tersebut. Kamu juga akan diminta untuk mempersiapkan fotokopi kartu keluarga serta KTP untuk melengkapi aplikasi pengurusan visamu.

      Selain itu, kamu harus mengumpulkan bank statement berupa print out rekening tabungan dalam tiga bulan terakhir. Untuk menambah lengkap aplikasi pengurusan visa Australia-mu, kamu juga dapat mengusahakan untuk mendapatkan surat referensi dari kantor.

      Nah, kamu juga dapat mencantumkan tiket reservasi pesawat pulang pergi dari dan menuju Australia. Tentunya, tiket reservasi pesawat ini masih dalam berupa booking. Setelah kamu mendapatkan visa Australia, baru kamu dapat mulai melakukan issued terhadap tiket pesawatmu.

       

       
      Dokumen Tambahan yang Harus Disiapkan

      Ketika sedang mengurus aplikasi pengurusan visa Australia, kamu memiliki alternative untuk menyertakan pula dokumen tambahan yang sebaiknya kamu siapkan untuk mendukung aplikasi pengurusan visa Australia-mu.

      Selain itu, kamu juga dapat melampirkan surat undangan yang berasal dari saudara atau teman yang berada di Australia. Surat ini akan memperkuat kunjunganmu ke Australia sehingga dapat mendukung aplikasi visa Australia-mu.

      Kamu juga dapat melampirkan formulir aplikasi pengurusan visa yang sudah terisi lengkap. Kamu dapat mengetik atau menulis tangan formulir aplikasi pengurusan visa ini, namun pastikan formulir ini rapi dan tidak terdapat coretan.

      Kamu juga sebaiknya melampirkan fotokopi Kartu Keluarga yang kamu miliki. Nah, untuk masalah asuransi, asuransi perjalanan yang paling populer digunakan oleh orang-orang yang mengurus aplikasi visa Australia adalah AXA Smart Traveler.

      AXA Smart Traveler ini merupakan platinum cover dengan pertanggungan mencapai sekitar 100 ribu USD dengan premi 18 USD untuk dua orang selama satu hingga empat hari.

       

       
      Biaya Pengurusan Visa dan Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengurus Visa


      Membayar Visa via

       

       
      Biaya yang kamu harus keluarkan untuk mengurus visa Australia adalah sekitar 130 AUD. Untuk mendapatkan visa Australia, kamu dapat menunggu selama sekitar lima hingga lima belas hari kerja.

      Pemberitahuan untuk pengambilan visa Australia memiliki jeda sekitar seminggu dengan hitungan lima hari kerja sejak waktu memasukkan aplikasi pertama kali. Nah, waktu terbaik untuk mengurus visa Australia adalah secepat mungkin, sekitar 1-2 bulan sebelum kamu terbang menuju Australia.

      Lama waktu yang dibutuhkan untuk mengurus visa Australia sendiri tergantung dengan jenis visa yang kamu urus. Jenis visa ini ditentukan oleh tujuan kedatanganmu menuju Australia.

      Jika kamu berminat untuk melakukan kegiatan wisata, maka waktu pengurusan visa yang kamu butuhkan hingga mendapatkan visa adalah sekitar 15 hari kerja. Lain halnya jika kamu ingin datang ke Australia dengan tujuan bisnis.

      Untuk tujuan bisnis, lama waktu yang kamu butuhkan hingga visa Australia-mu dapat selesai adalah sekitar 5 hari kerja. Sementara itu, jika kamu berminat untuk tinggal singkat di Australia, maka waktu yang kamu butuhkan untuk pengurusan visa hingga selesai adalah sekitar 1 bulan.

      Bagi kamu yang ingin belajar di Australia, lama proses pengurusan visa Australia hingga selesai adalah sekitar 21 hari. Nah, jika kamu ingin berobat, maka lama waktu pengurusan visa yang kamu butuhkan hingga mendapatkan visa Australia adalah sekitar 90 hari.

      Sementara jika kamu ingin transit di Australia, maka lama waktu yang kamu butuhkan dari mulai proses pengurusan visa hingga akhirnya selesai mendapatkan visa adalah sekitar 5 hari. Tentunya, lama waktu proses pengurusan visa ini disesuaikan dengan tujuan kedatanganmu di Australia.

       

       
      Informasi Tambahan Mengenai Pengurusan Visa Australia

      Selain mengurus sendiri, visa Australia juga dapat diwakilkan oleh agen wisata. Hal ini tentunya dapat kamu sesuaikan dengan keadaan serta kebutuhanmu. Pilihlah alternative pengurusan visa yang paling nyaman untukmu.

      Jika kamu berada di luar Jakarta dan merasa cukup sulit jika harus mengurus langsung ke Jakarta, kamu dapat memilih untuk diwakilkan. Tetapi, jika kondisimu masih memungkinkan untuk mengurus sendiri visa Australia-mu, maka kamu dapat memilih untuk mengurus sendiri visa Australia-mu.

      Nah, biasanya visa Australia ini juga dapat selesai sekitar 10 hari kerja sehingga tidak memakan waktu yang cukup lama. Nah, jika kamu ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pengurusan visa Australia, kamu dapat mengunjungi website www.vfs-au-id.com.

       

       
      Itulah dia pembahasan mengenai visa Australia, tiket ajaib yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan untuk memasuki Australia. Bagaimana? Ternyata tidak begitu sulit bukan untuk mengurus visa Australia yang satu ini.

      Semoga panduan ini dapat membantumu dalam mengurus visa Australia sehingga kamu berhasil mendapatkan ‘tiket ajaib’ sebelum mengunjungi Australia. Happy traveling!

       
       
       
    • By Hasdevi
                Kebanyakan turis atau wisatawan asing lebih memilih untuk berkunjung ke kota-kota besar di Australia seperti Sydney atau Melbourne. Padahal, tahukah kamu kalau ibukota Australia, yaitu Canberra, juga memiliki tempat-tempat wisata terbaik yang sayang untuk dilewatkan?
       
                Canberra adalah ibukota Australia yang berada di negara bagian Australia Capital Territory (ACT). Nah, untuk mencapai Canberra, kamu dapat menggunakan pesawat yang transit di Melbourne, Singapura atau Sydney sesuai dengan pesawat pilihanmu. Lama perjalanan dengan pesawat akan memakan waktu sekitar 8 jam 50 menit.
       
                Canberra memang ditempatkan di daerah sendiri yang berbeda dengan negara bagian lainnya. Hal ini karena Australia ingin menempatkan pusat administratifnya khusus di Canberra dan tidak bercampur dengan pusat bisnis atau lainnya.
       
                Dengan total populasi sekitar lebih dari 300.000 jiwa menjadikan Canberra sebagai kota terbesar ke-delapan di Australia. Kota ini rupanya memiliki banyak tempat-tempat wisata keren yang sebaiknya kamu perhitungkan. Kali ini, kita akan membahas 10 tempat wisata terbaik yang sebaiknya kamu masukkan dalam itinerary perjalanan liburanmu di Canberra.
       
      1. Awali Liburanmu di Canberra dengan Mengunjungi Museum untuk Mengenang Para Pejuang Australia di Australian War Memorial.
       

      Mengunjungi Museum untuk Mengenang Para Pejuang Australia di Australia War Memorial Park via http://www.ww1-centennial.org/wp-content/uploads/2013/07/australian-war-memorial-35327.jpg
       
                Australia War Memorial Park adalah sebuah museum yang dibangun khusus untuk didedikasikan kepada para tentara yang gugur di medan perang Commonwealth Australia. Australia War Memorial Park terdiri dari tiga bagian, yaitu the Commemorative Area (termasuk Hall of Memory with the Tomb of the Unknown Australian Soldier), the Memorial’s Museum dan Research Center.
       
                Untuk mencapai museum ini dari pusat Kota Canberra, kamu dapat menaiki bus dari City Bus Station menuju ke Fairbain Avenue. Selanjutnya, kamu dapat berjalan kaki dari Fairbain Avenue menuju ke depan Australia War Memorial Park. Biaya yang kamu keluarkan untuk menuju ke museum ini adalah AUD 4.
       
                Museum ini menceritakan tentang sejarah perang Australia dari sejak zaman Perang Dunia 1 hingga konflik Afghanistan. Kamu juga dapat menonton film menarik yang diputar di ruang pameran Australia War Memorial Park. 
      Museum ini dibuka setiap hari pada pukul 10 am hingga 5 pm. Tidak ada biaya yang dikeluarkan jika kamu ingin mengunjungi museum ini alias gratis. Kamu dapat mengikuti tur gratis yang dipimpin oleh mantan tentara Australia, karena mereka terkadang memiliki banyak cerita menarik tentang perang yang dapat mereka bagikan padamu.
       
      2. Mari Berelaksasi Sejenak dan Menikmati Lanskap Pepohonan yang Indah di National Arboretum Canberra.
       

      Relaksasi Sejenak Sambil Menikmati Lanskap yang Indah di National Arboretum Canberra via http://assets2.wallpaper.com/wallpaper/live/galleryimages/17054041/gallery/15_TCL_Landscape_architects.jpg
       
                The National Arboretum Canberra adalah tempat yang tepat jika kamu ingin menikmati lanskap pemandangan alam yang indah. Arboretum ini merupakan rumah bagi banyak pohon-pohon indah yang dirawat dan dikelola dengan baik.
       
                Untuk mencapai National Arboretum Canberra dari pusat Kota Canberra, kamu dapat menaiki bus dari Edinburg Avenue menuju ke Himalayan Cheddar Lookout selama 16 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 4.
       
                Arboretum ini didesain oleh arsitek lanskap Taylor Cullity dan arsitek Tonkin Zulaikha dengan tema ‘100 forests, 100 gardens’ pada tahun 2005. Konsep mereka menitikberatkan pada koleksi pohon-pohon di Australia dan dunia yang selama ini sudah jarang atau hampir punah. Sehingga, ada sekitar 100 spesies pohon dari berbagai belahan dunia yang ditanam di arboretum ini dan setiap spesiesnya dikembangkan menjadi hutan.
       
                Hingga saat ini, telah terdapat 94 hutan dengan lebih dari 48.000 pohon yang ditanam di arboretum seluas 250 hektar ini. Arboretum ini buka setiap hari dari pukul 6 am hingga 8.30 pm. Nah, kamu tidak perlu khawatir karena tidak ada biaya yang dikeluarkan jika kamu ingin memasuki arboretum keren ini alias gratis.
       
      3. Kamu Juga Dapat Merasakan Bagaimana Rasanya Menjadi Warga Lokal Canberra dengan Mengunjungi Lake Burley Griffin di Pusat Kota Canberra.
       

      Kamu Dapat Merasakan Menjadi Warga Lokal dengan Mengunjungi Lake Burley Griffin via http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/02/71/b5/77/filename-120413-lbg-13.jpg
       
                Lake Burley Griffin adalah danau buatan yang terletak di pusat kota Canberra. Nama Burley Griffin sendiri diambil dari nama arsitek yang mendesain danau ini, Walter Burley Griffin. Jika dilihat dari atas, sisi-sisi pada sekitar danau berbentuk geometris mengikuti lanskap yang terdapat di pusat Kota Canberra.
       
                Nah, untuk mencapai Lake Burley Griffin dari pusat Kota Canberra, kamu dapat menggunakan bus dari Edinburgh Avenue menuju ke Himalayan Ceddar Lookout selama 16 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 4.
       
                Terdapat banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan di sini. Bagi pecinta sepeda, kamu dapat meminjam sepeda seharga AUD 25 untuk 2 jam dan bersepeda sedekat atau sejauh mungkin yang kamu suka. Kamu juga dapat menaiki Captain Cook cruise boat untuk menyeberangi danau ini. Harga yang kamu keluarkan untuk merasakan pengalaman ini adalah sekitar AUD 18 dengan lama perjalanan 90 menit.
       
                Atau, kamu juga bisa berpiknik di dekat danau ini. Terdapat fasilitas pemanggang barbeque di sekitar danau yang dapat kamu gunakan secara gratis. Nah, jika kamu mengajak anak kecil, terdapat pula fasilitas playground yang dapat digunakan secara cuma-cuma. Danau ini adalah tempat yang tepat untuk bersantai di tengah kota.
       
      4. Tidak Jauh dari Lake Burley Griffin, Kamu Dapat Bersantai di Taman Commonwealth yang Tenang.
       

      Bersantai di Taman Commonwealth via http://static.panoramio.com/photos/large/44239262.jpg
       
                Tidak jauh dari Lake Burley Griffin, terdapat Taman Commonwealth dimana kamu dapat bersantai di sana. Taman ini juga merupakan tempat berlangsungnya Festival Floriade sekitar tanggal 12 September hingga 11 Oktober setiap tahunnya. Festival Floriade yang berlangsung sekitar musim semi adalah festival untuk melihat bunga-bunga bermekaran di Taman Commonwealth. Festival ini adalah festival tahunan yang sudah menjadi icon Kota Canberra. Nah, tenang saja karena tidak ada biaya yang dikenakan untuk memasuki festival tahunan ini alias gratis.
       
                Untuk mencapai Taman Commonwealth dari pusat Kota Canberra, kamu dapat berjalan kaki selama sekitar 22 menit. Taman yang berlokasi di Commonwealth Avenue ini berukuran 34,5 hektar dan cocok untuk dijadikan tempat bersantai.
       
                Terdapat beragam aktivitas yang dapat kamu lakukan di tempat ini, seperti bersepeda, berjalan hingga makan di Café Regatta Point. Selain itu terdapat pula banyak sculpture di taman ini, seperti play sculpture, buried sculpture, two figures, underpass mural dan lain-lain.
       
      5. Coba Luangkan Waktumu Untuk Mengunjungi Studio Kerajinan Kaca Terbesar di Australia yang Dibuka Untuk Umum, Hanya di Canberra Glassworks.
       

      Coba Kunjungi Canberra Glassworks untuk Melihat Proses Pembuatan Benda-benda ini via http://www.canberraglassworks.com/wp-content/uploads/2011/11/Retail-Image-Gemma-Behrens.jpg
       
                Tertarik melihat proses pembuatan kerajinan dari kaca ini? Nah, tentunya Canberra Glassworks harus menjadi tempat yang kamu kunjungi. Canberra Glassworks adalah studio pembuatan kerajinan kaca terbesar di Australia, dimana terbuka untuk umum dan kamu dapat menyaksikan secara langsung proses pembuatan kerajinan-kerajinan cantik ini.
       
                Untuk mencapai Canberra Glassworks, kamu dapat menaiki bus dari London CCT menuju Wentworth Avenue selama 12 menit. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 4.
       
                Bangunan ini didesain oleh John Smith Murdoch dan juga merupakan salah satu bangunan umum tertua di Canberra. Canberra Glassworks juga menawarkan pengalaman baru untukmu, berupa kelas membuat kerajinan kaca sendiri.
       
                Kamu dapat memasuki tempat ini secara gratis dan mengikuti free guided tour yang disediakan oleh Canberra Glassworks. Selain itu, kamu dapat menonton film tentang hot glass blowing di Hotshop. Kamu juga dapat mempelajari flame working, kiln forming and cold working di Engine Room.  Museum ini buka setiap hari dari pukul 10 am hingga 5 pm.
       
      6. Lengkapi Perjalananmu di Kota Canberra dengan Berkunjung ke New Parliament House.
       

      Menjelajahi New Parliament House via http://www.nswcag.org.au/persistent/article_images/australia-parliament.jpg
       
                Mengunjungi Canberra, belum lengkap rasanya jika kamu belum mengunjungi New Parliament House yang terletak di tengah Kota Canberra ini. New Parliament House didesain oleh arsitek Mitchell/Giurgola dan diresmikan oleh Ratu Elizabeth II, pemimpin Australia pada 9 Mei 1988.
       
                Terdapat banyak pameran yang diselenggarakan di New Parliament House. Misalnya, Behind the making of Black Diggers: the untold story, Enlighten (pameran tentang kebudayaan), First Landing to Last Post: contemporary perspectives on 100 years of service (pameran kesenian Australia dari mulai lukisan, fotografi hingga sculpture), dan masih banyak lagi.
       
                Untuk mencapai New Parliament House dari pusat Kota Canberra kamu dapat berjalan kaki selama 22 menit. Tempat ini terletak tidak begitu jauh dari Lake Burley Griffin dan Taman Commonwealth.
       
                Tempat ini memiliki sekitar 4.700 ruangan dan banyak di antaranya yang terbuka untuk umum.  New Parliament House dibuka setiap hari dari pukul 9 am hingga 5 pm. Tidak ada biaya masuk yang dikenakan untuk memasuki New Parliament House alias gratis.
       
      7. Menikmati Koleksi Film dan Audiovisual Australia Hanya di National Film and Sound Archive.
       

      Menikmati Koleksi Film dan Audiovisual Australia di National Film and Sound Archive via http://rodrigovargas.com/wp-content/uploads/2014/03/nfsa_theatrette_09.jpg
       
                National Film and Sound Archive adalah galeri yang menyimpan koleksi dari banyak film Australia. Koleksi tersebut beragam dari mulai akhir abad 19 hingga saat ini.
       
                Untuk mencapai tempat ini, kamu dapat berjalan kaki dari pusat Kota Canberra selama sekitar 23 menit. Tempat ini terletak tidak jauh dari Lake Burley Griffin dan Commonwealth Park.
       
                Koleksi yang terdapat di tempat ini berjumlah lebih dari 2,6 juta buah koleksi. Koleksi yang terdapat di National Film and Sound Archive antara lain film, program televisi dan radio, video, audio tape, rekaman, dan compact discs. Selain itu, juga terdapat fotografi, poster, lobby cards, publicity items, naskah, kostum, props, memorabilia, oral histories dan lain-lain. Terdapat pula fasilitas cinema dimana kamu dapat menonton pertunjukkan film di tempat ini. Menyenangkan, bukan?
       
                Galeri ini dibuka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 9 am hingga 5 pm. Tidak ada biaya yang dikenakan bagi pengunjung untuk mengunjungi National Film and Sound Archive alias gratis.
       
      8. Kamu Dapat Mencoba Pengalaman Seru Berbelanja Seperti Penduduk Lokal Kota Canberra di Old Bus Depot Market.
       

      Rasakan Serunya Berbelanja di Old Bus Depot Market via http://www.enablecanberra.com/public/media/cache/images/_DSC7843_resized_image.jpg
       
                Jika kamu ingin mencoba pengalaman menjadi warga lokal Canberra, kamu dapat mengunjungi Old Bus Depot Market yang terkenal di Kota Canberra. Kamu dapat menemui banyak kerajinan tangan, kuliner, perhiasan dan lainnya.
       
                Old Bus Depot Market dibuka setiap hari Minggu pada pukul 10 am hingga 4 pm. Tempat ini terletak di 21 Wentworth Avenue. Untuk mencapai tempat ini, kamu dapat menaiki bus dari London CCT menuju ke Wentworth Avenue selama 12 menit. Total biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 4.
       
                Setiap minggu kamu dapat menemukan 200 stand penjual yang menjual berbagai macam barang seperti kerajinan tangan dari penjual lokal Australia. Kamu dapat menikmati desain stylish yang ditawarkan di Old Bus Depot Market.
       
                Tempat ini juga merupakan tempat yang asyik untuk bersantai sambil meminum kopi, menikmati cemilan atau menyantap makan siangmu. Kunjungilah Old Bus Depot Market untuk melengkapi serunya akhir pekanmu di Canberra.
       
      9. Kunjungilah Questacon untuk Mendapatkan Pengalaman Unik Belajar Tentang Sains dan Teknologi.
       

      Kunjungilah Questacon untuk Mendapatkan Pengalaman Unik Belajar Sains dan Teknologi via http://www.strandlighting.com/clientuploads/features/Questacon%202.jpg
       
                Questacon adalah nama lain dari The National Science and Technology Center yang terletak di sebelah selatan Lake Burley Griffin. Tempat ini memiliki koleksi lebih dari 200 pameran interaktif sains dan teknologi yang akan melengkapi perjalanan wisatamu di Canberra.
       
                Questacon didirikan pada tahun 1980 dan dikembangkan oleh Professor Mike Gore, seorang professor sains dan teknologi dari Australia National University. Beberapa pameran yang terdapat di tempat ini antara lain Deep Oceans, Wonder Works (pameran tentang cahaya dan suara), Awesome Earth (pameran tentang bencana alam dan geologi), Perception Deceptions (pameran tentang ilusi optik), dan lain-lain.
       
                Selain itu, di tempat ini juga terdapat Science Theatre, Nkrypt, Toko Buku, Toko Mainan dan lain-lain. Questacon buka setiap hari pada pukul 9 am hingga 5 pm. Harga tiket yang dikenakan bagi pengunjung yang ingin mengunjungi Questacon adalah sekitar AUD 23.
       
                Terdapat beberapa event yang dapat kamu saksikan di Questacon, misalnya Swamp Juice, Tasty Science, Valentine’s Day Heart Dissections, Space Mission dan lain-lain. Swamp Juice adalah acara pergelaran wayang melalui kamera, Tasty Science adalah acara untuk mengenal sains secara menyenangkan, dan Space Mission adalah acara untuk mengenal lebih jauh tentang luar angkasa. Semua event yang diselenggarakan di Questacon dikemas secara menyenangkan dan dapat disaksikan oleh semua usia.        
       
       
      10. Sempurnakan Perjalanan Wisatamu di Canberra dengan Mengunjungi National Gallery of Australia di sini.
       

      Lengkapi Perjalananmu di Australia dengan Mengunjungi National Gallery of Australia via http://i.toau-media.com/contentFiles/image/sydney/venues/art/national-gallery-external-night-02.jpg
       
                National Gallery of Australia adalah museum terbesar di Australia yang wajib kamu kunjungi. Museum ini memiliki koleksi berjumlah lebih dari 166.000 karya seni. Museum ini pertama kali dibuka oleh pemerintah Australia pada tahun 1967.
       
                Koleksi yang terdapat di National Gallery of Australia terdiri dari Australian Aboriginal Art, Australian Art (Non-Indigeneous), Sculpture Garden dan Western Art. Museum ini dibuka setiap hari pada pukul 10 am hingga 4 pm. Tidak ada biaya masuk yang dikenakan bagi pengunjung museum ini alias gratis.
       
                Untuk mencapai National Art Gallery of Australia dari pusat Kota Canberra, kamu dapat menaiki bus dari London CCT menuju Parkes Place selama 4 menit. Selanjutnya, kamu tinggal berjalan kaki selama sekitar 4 menit menuju National Art Gallery of Australia. Nah, total biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 4.
       
                Itulah dia 10 tempat wisata terbaik yang sebaiknya kamu masukkan dalam itinerary-mu dalam perjalanan wisatamu menuju ke Kota Canberra. Ternyata, ibukota negara Australia ini memiliki banyak tempat wisata yang sayang untuk kamu lewatkan. Jadi, apakah kamu sudah siap untuk merencanakan wisatamu ke Kota Canberra dan memasukkan tempat-tempat wisata tersebut ke dalam itinerary-mu?