Sign in to follow this  
arifta

Berolahraga di Alam Sutera Sport Centre

1 post in this topic

Olahraga merupakan hal yang paling mujabarab untuk mengobati stress dan gangguan penyakit badani. Anda harus membiasakan untuk berolahraga demi kesehatan dan kebugaran tubuh.

 

Nah, bagi yang dekat dengan Alam Sutera Sport Centre maka bisa berkunjung ke spot olahraga terlengkap ini. Kawasan ini merupakan kompleks olahraga yang didalamnya terdapat berbagai macam fasilitas olahraga. Lokasinya luas, bersih dan didukung oleh penataan ruang yang cantik dan asri menambah sisi eksotisme bagi orang-orang yang berkunjung disini.

 

Memangnya ada apa saja didalamnya? Tersedia kolam renang dengan ukuran internasional. Ada juga lapangan tenis, bulutangkis, bola basket, pusat kebugaran, sauna, dan meja billiard untuk melengkapi kebutuhan olahraga Anda. Begitu juga, disini ada tempat kursus semisal kursus tae kwondo dan aikido, kelas aerobik dan kebugaran, kelas berenang, kelas tenis, kelas bulutangkis dan lainnya.

 

Ayuk gan berolahraga bersama keluarga di Alam Sutera Sport Centre ini!

post-64-0-41690700-1359255053_thumb.jpg

post-64-0-84390200-1359255056_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Hildree Takizawa
      holla.. semua nya
       
      saya kembali dan masih dengan report dan pengalaman ..hmm lebih tepat nya sih hoby saya makan di tempat ini (hehe..ehhe) abis makanan nya enak-enak dan bikin ketagihan kalo belom kenyang masih saja asyik menikmati jajan yg ada di sepanjang jl.kisamaun ini.

      salah satu sudut jajanan pasar
       
      Konon Pasar Lama Tangerang ini adalah salah satu daerah Pecinan di salah satu sudut kota tua Tangerang (Tapi emang bener karna di sini banyak cina bentengnya..termasuk saya juga cina benteng ).
       
      Tak heran memang saat saya berkunjung ke sana seringa ada sekelompok pemain barongsai kebetulan lewat. memang pekerjaan mereka sehari hari bermain barongsai, entahl! Saya sedang tidak meliput sisi budaya Tionghoanya, mungkin lain waktu saya akan kesana khusus untuk  itu.
       
      Saat ini saya ingin bercerita soal citarasa kuliner di Pasar Lama yang banyak ragamnya.  Kuliner pasar tradisonal tentunya dengan harga murah terjangkau. Di Pasar Lama ini sangat terkenal kuliner jajanan pasar yang walau makannya juga dipinggir jalan dengan modal kursi plastik saja. Tapi soal rasa kata pak Bondan maknyussss…dan beliau memang pernah berkunjung ke sana, konon ceritanya begitu yang saya dengar.
      Salah satu kuliner yang sempat saya nikmati adalah nasi ayam bakar disuir-suir..hmmm aroma daun pembungkus yang terbakar merangsang nafsu untuk segera melahap habis isi bungkusan tersebut. tetapi makanan favorite saya adalah asinan sewan dan siomay sewan,Sesudahnya biasa ditutup dengan desert es podeng yang membuat lidah tetap menjilat-jilat sendok untuk mendapatkan sisa tetes es podeng sampai yang terakhir…hmmm sslruuppp gleqk …
        Kuliner yang ada di sana antara lain nasi bakar, pempek, toge goreng, ketoprak, bakso, bubur ayam, otak-otak, bakso, martabak, asinan, juhi, laksa, es podeng bahkan gulali. Banyak sekali, saya tak terlalu hapal nama namanya (saking banyak nya). Kenikmatan kuliner di Pasar Lama ini sudah terkenal dari mulut ke mulut sebab yang namanya jajanan pasar pastilah tanpa iklan yang mempromosikan enaknya makanan.
       

      ini asinan kesukaan aku
       

      Setelah bumbu di aduk nich ..
       

      es podeng sebagai makanan penutup
       
      Iklan mulut ke mulut jauh lebih efektif dan terbukti sangat menggoda untuk datang segera ke Pasar Lama. Taruhlah saya juga sedang mempromosikan Pasar Lama ini sebagai salah satu lokasi yang wajib dikunjungi untuk berwisata kuliner jika kebetulan Anda datang dimari dijamin Anda tidak menyesal..suerrrr!
       
      Anggaplah ini salah satu ajakan untuk ikut melestarikan kuliner tradisional Nusantara dari serbuan makanan luar seperti fastfood yang junkfood. Kalau bukan kita yang mempopulerkan makanan tradisional Nusantara siapa lagi? Lihat saja para pewaralaba yang menggurita membuka outlet outlet mereka bahkan sampai ke kota kota kecil di daerah. Saya termasuk salah satu penggemar kuliner Nusantara dibandingkan fasfood manapun. Selain memang harganya yang tak menguras kantong, kuliner Nusantara sangat cocok di lidah saya.
        Dan makan disini selalu padat dan ramai baik siang atau pun malam hari dan skrg pedagang nya juga bertambah banyak dan ragam nnya.dari yg halal sampai non halal lengkap dech pokoknya.  
    • By Titi Setianingsih
      Selamat siang JJ'er,,,!!
      Memenuhi permintaan seorang kawan, sebut saja Kang Mitro, yang kepingin ke Danau Cibiru Desa Cigaru Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Propinsi Banten, berikut ini tulisan saya ketika melakukan perjalanan ke sana.
      Danau Cibiru yang lagi ngetrend itu memang membuat penasaran teman2 saya, sehingga sudah sempat saya posting di facebook KJJI sekalian janjian siapa2 yang mau ikut kesana. Sebenarnya sudah dapat petunjuk jalan ke Danau Cibiru dari seorang teman, dan kami sudah berniat untuk order Grabcar, tapi ketika rombongan Ci Maya Sartika sudah duluan kesana, akhirnya kami ikutin cara dia mencapai Danau Cibiru yang ternyata lebih efisien.
      Ada 2 (dua) macam kereta yang bisa kita naiki untuk menuju Stasiun Tiga Raksa, sebagai stasiun akhir menuju Danau Cibiru :
      1. KRL dari Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun akhir Maja turun di Stasiun Tiga Raksa.
      2. Kereta Lokal dari Stasiun Duri menuju stasiun akhir Rangkas Bitung turun di Stasiun Tiga Raksa.
      Kedua kereta itu bisa stop di Stasiun Tanah Abang / Palmerah, jadi silahkan mau bikin meeting point dimana ?
      Tapi jangan keliru naik kereta ya ? Teman kami kemarin beli tiket kereta lokal naiknya KRL (karena teman2 lainnya naik KRL), jadi begitu keluar stasiun kena finalty Rp. 50.000,- nahh looo lumayan kan ? Bisa buat ke Danau Cibiru 2x deh,,??
      Nah sesampainya di Stasiun Tiga Raksa, kami sewa mobil angkot, PP Rp. 150.000,-. Ini nomor handphone Abang Supirnya 085313535857, namanya Bang Udin. Karena kami foto2nya lama maka Bang Udin kami kasih tambahan buat makan siang dan beli rokok. Begitu masuk Desa Cigaru, mobil kami dimintai retribusi Rp. 10.000,- dan parkir mobilnya Rp. 5.000,- Jadi share cost kemarin hanya Rp. 22.000,-

      Sangat murah jika kita menggunakan kendaraan umum ya ? Tapi kalau kesananya sendiri atau berdua, bisa juga dilakukan dengan menggunakan ojek dari depan Stasiun Tiga Raksa, menurut informasi teman, ongkos ojek menuju TKP Rp. 50.000 PP. Dan kalau mau naik kendaraan sendiri, patokan gang masuknya itu dari SMA N 8 Tangerang, kalau sudah disitu tinggal tanya arah menuju Cigaru Cisoka.
      Kaya apa siy penampilan Danau Cibiru yang sedang naik daun itu ? Ini beberapa foto yang berhasil saya ambil.


      Jumlah danau ada 3, foto di atas merupakan danau yang paling dangkal dan paling lebar, sehingga di danau ini disediakan juga perahu kayu untuk berselfie. Bahkan kemarin juga ada yang sedang melakukan pemotretan untuk pre wedding dengan naik perahu. Tapi berdasarkan info beberapa media, danau ini pernah diteliti tingkat keasamannya ternyata airnya sangat asam, jadi akan berbahaya jika kena kulit langsung. Kalaupun memaksa akan naik perahu, pastikan kita tidak terjatuh kedalam air. Kalau saya karena tidak bisa berenang ya pilih tidak usah naik perahu, cari amannya kan ? Warna air di danau ini hijau, beda dengan warna air danau yang ada di sebelah kanannya cenderung berwarna biru toska.



      Nah, yang di atas berwarna biru kan ? Disinyalir karena didalam danau tersebut terdapat algae yang jika kena sinar matahari akan memantulkan warna algaenya. Tapi menurut warga setempat kalau pagi hari air danau berwarna kecoklatan. Karena perubahan warna inilah, ada sebagian warga menganggap danau ini punya keajaiban, dan menganggap airnya bertuah sehingga ada beberapa orang yang suka mengambil air danau untuk tujuan pengobatan. Kalau ini sudah musyrik ya ? Saya tidak ikutan....

      Ini danau yang ketiga, yang berada di paling ujung, diperkirakan kedalamannya sekitar 20 meter, sangat dalam ya ? Jadi sangat berbahaya jika ada yang mau mencoba berenang, itulah sebabnya di depan danau ini sudah ada tulisan yang berisi larangan untuk berenang di danau. Cerita lainnya muncul dari Abang Supir, gundukan tanah yang ada di tengah danau tersebut katanya merupakan tempat berdirinya Dewi Kwan Im (ada2 saja?).  Bagi kami, tanpa ada cerita mitospun akan tetap hati2 dan menghargai alam kok.

      Kalau dari kejauhan danaunya akan nampak seperti ini, dengan berdampingan begini membuat makin nyata perbedaan airnya. Ini benar2 masih asli, belum ada fasilitas umumnya, hanya warung2 dari bambu sederhana sebagai tempat istirahat sambil melepas haus. Ya,,,,cuaca memang panas sekali disini, dan kami sengaja datang di siang hari karena supaya hasil foto2nya bagus dan cerah. 


      Di foto atas nampak kan kondisi warung2 tempat jualan makanannya ? bahkan nampak kumuh, tapi karena hanya itu yang ada maka kamipun menikmatinya dengan suka cita sajian ketoprak, gado2, mir goreng, bakso dll. Apalagi ketika tahu di warung itu ada colokan buat ngecharge handphone, maka kamipun saling berebut tempat, gak sabar mau upload foto2 kami....xixixixi


      Agak tidak masuk akal ketika kami tahu bahwa tempat yang cantik ini adalah bekas galian pasir yang ditinggalkan warga selama hampir 7 tahunan ini. Ternyata begitu turun hujan, airnya memenuhi lobang bekas galian dan tetap tinggal disitu. Sehingga ada yang mensinyalir kalau di tempat ini terdapat sumber airnya. Kemudian diperoleh keterangan kalau jaman dulunya, di tempat ini memang terdapat 3 buah sumur sebagai tempat mandi para Wali. Ketika Abang Sopir masih asyik bercerita, sampailah kami di stasiun Tiga Raksa kembali, sehingga cerita tadi menyisakan rasa penasaran kami.
      Hanya ini saja yang bisa disampaikan kawans, jangan lupa properti nya ya : payung, kacamata hitam, kain bagi yang akan duduk2 di pinggir danau, jika perlu masker karena banyak debu disana. Kalau masih punya waktu, bisa minta tolong Abang Supir untuk antarkan ke tempat lainnya di sekitar Cisoka, tentu saja dengan tambahan tipsnya dooong ?
      Selamat mencoba menikmati indahnya Danau Cibiru.
      Salam jalan2 Indonesia.....!!
    • By 3polxin
      Halo kawan2 jalan2.com

      Salam kenal dari Tangerang yah..... :)
    • By Hildree Takizawa
      Gue adalah pecinta siomay dan siomay yang paling enak itu terkenal Di Tangerang ada nya di daerah Sewan. Sewan sendiri agak jauh dari rumah gue.secara gue rumah di kawasan lippo karawaci sedang sewan di dekat bandara soekarno hatta. (kebayangkan berapa jauh nya)
       
      Tapi kalo lagi ngidam sih.suka minta anterin si kokoh buat beli siomay andi di rawa kucing..setelah puas langsung pulang.
       
      Somay Sewan, untuk orang Tangerang nama makanan ini pasti sudah begitu terkenal.
      Terletak di daerah Sewan, Rawa Kucing. Arahnya dari pintu air Tangerang, kalau Anda mau ke Bandara Soekarno Hatta lewat pintu belakang arahnya belok ke kanan, untuk menuju ke siomay sewan ini Anda ambil jalan yang lurus. Ikuti jalan terus, sampai di sebelah kiri jalan ada petunjuk arah menuju Kong Co Bio, belok ke kiri, masuk gang kecil. Ikuti jalan tersebut sampai menemukan lokasi somay sewan tersebut yang berada di depan sawah-sawah. Tersedia tempat parkir yang cukup luas.(gue aja ngak pernah apal nich jalan)
       
      Terus terang, harga somay ini menurut saya cukup mahal, Rp 3.000 / buah. Rasanya lumayan enak, apalagi dimakan panas-panas, awas hati-hati bumbu kacangnya pedas, tidak cocok untuk anak-anak. Untuk rekan2 yang beragama Muslim, saya tidak terlalu yakin apakah somay ini 100% halal, karena lokasi ini terletak di kawasan Pecinan Tangerang.
       
      Bukan merupakan jajanan hemat, tapi cukup berharga untuk dicoba, apalagi untuk Anda warga Tangerang, kurang afdol rasanya kalau belum pernah mencoba Somay Sewan.

    • By Sari Suwito
      Hai traveller, wah sudah lama ya saya ga posting di blog ini. Yaa...karena sejak bulan november ga ada scedule jalan-jalan jadi belum ada posting terbaru dech. Nah, kali ini saya akan share pengalaman jalan-jalan ke tempat wisata yang tak jauh dari kota Jakarta.
       
      Untuk menghabiskan liburan tahun baru kali ini, hari sabtu 3 Januari 2015 saya dan teman-teman main ke Citra Raya World of Woders (WOW) yang berlokasi di:
      PERUM CITRA RAYA
      JL. Citra Raya Boulevard Blok K H 01/01 Sektor 3.1 Madigras
      Citra Raya Cikupa, Tangerang
       
      Dari Jakarta kami naik bus Trans Citra dari Mall Ciputra - Grogol dengan jadwal keberangkatan jam 10 pagi. Harga tiket bus15ribu/orang. Karena musim liburan jadi lalu lintas tidak begitu macet, dalam waktu 1 jam kami sudah sampai di terminal Trans Citra di Citra Raya.
       
      Dari terminal Trans Citra dilanjutkan naik angkot menuju lokasi World of Wonders, perjalanan sekitar 10 menit saja. Dari gerbang parker masuk sekitar 200 meter, nah disitu ada loket/gerbang utk masuk world of wonder dan waterboom. Karena memang tujuannya mau ke World of Wondersnya jadi kami langsung aja menuju loket tiket WOW.
       

       
      Harga Tiket:
      * Tiket + 1 wahana = 20ribu (senin-jumat), 25ribu (sabtu-minggu/hr libur)
      * Tiket terusan = 60ribu (senin-jumat), 75ribu (sabtu-minggu/hr libur)
       
      Untuk harga seperti diatas lumayan murah juga lho, dibandingkan kalo harus ke Dufan. Hehehe…
       
      World of wonders ini mempunyai aneka tema budaya, seperti: Jurrasic Park, Mesir, Roma, China, dan Perancis. Wahana permainannya juga lumayan banyak, tapi memang kebanyakan cocok untuk anak-anak sampai remaja.
       
      Wahana2 permainannya antara lain:
       
      1.  Kincir Jurrasic (Ferris Wheel)
      2.  Kuda Ria (Caroussel)
      3.  Katak Kejut (Jumping Frog)
      4.  Perahu Tembah (Bumper Boat)
      5.  Perahu Liberty (Mini Bumper Boat)
      6.  Sepeda Layang (Flying Bike)
      7.  Kebat Kebit (Mini Coaster)
      8.  Ayunan Kaisar (Mini Swinger)
      9.  Gasing Alexandria (Wave Swinger)
      10. Cinema Phartenon (Cinema 4D)
      11.  Kereta Minoan (Mini Train)
      12.  Mobil Gladiator (Mini Bumper Car)
      13.  Keliling Dunia (Bumper Car)
      14.  Rumah Angker (Haunted House)
      15.  Paralayang (Magic Bike)
      16.  Outdoor Playground
      17.  Arena Tangkas (Kiddie Rides)
      18.  Cangkir Puntir
       
      Selain wahana permainan tersebut diatas ada juga miniatur keajaiban dunia, antara lain:
      1.  Candi Borobudur
      2.  Candi Prambanan
      3.  Menara Pisa
      4.  Colloseum
      5.  Gerbang Ishtar
      6.  Spinx
      7.  Piramida 
      8.  Mercusuar Iskandariah
      9.  Kuil Karnak
      10. Ziggurat
       
       
      Wahana yang pertama kali kami coba adalah Kincir Jurrasic, lalu Ayunan kaisar. Oh ya, begitu turun dari Gasing Alexandria ini berasa kliyeng-kliyeng dech, bahkan teman saya ada yang sampe pusing dan mual dech. Yah..akhirnya harus istirahat dulu sebentar dech.  Begitu rasa pusing dan mual sudah berkurang, kami lanjutkan main wahana kebat kebit (roller coaster), wahana ini main selama 5 putaran lho, lumayan lama kan. Hehe…
       

       
      Setelah selesai kami lanjutkan kami lanjutkan berfoto-foto di depan miniatur Menara Pisa dan Colloseum, lalu nonton Cinema 4D yg judulnya  Jet and Jin, rupanya jumlah penonton dibatasi jadi saya sendiri yang bisa masuk dalam grup pertama, jadi saya putuskan untuk ikut grup kedua aja dech, kan ga seru kalo ga barengan sama teman2 yang lain. Nah  dalam antrian ini teman saya rupanya semakin pusing dan akhirnya muntah2, duh kasian dech mana diluar matahari terik banget. Kami bujuk aja teman untuk ikut masuk, kan lumayan bisa ngadem di ruang theatre. Lama pemutaran film sekitar 7 menit, begitu selesai grup pertama akhirnya giliran kami. Duh, rupanya kacamata 3Dnya kurang sesuai saya jadi ikutan pusing dech. Hehehe….
       

       
       

       
       
      Habis nonton Cinema 4D timbullah rasa lapar, akhirnya kami menuju food court untuk makan siang. Lumayan banyak pilihan menunya mulai dari camilan sampai paket nasi ala bento juga ada. Harga juga ga terlalu mahal sih, saya pilih Nasi Ayam pecak, harga 20ribu. Dan air mineral botol ukuran 600ml seharga 6ribu. Selesai makan lalu kami sholat dhuhur di mushola yang tak jauh dari lokasi cinema 4D, tepatnya di sudut miniature Colloseum, sayangnya tempat wudhu kurang memadai, untuk dua mushola pria dan wanita hanya tersedia 1 tempat wudhu yang berada di mushola wanita jadi antrian cukup panjang dech. Akhirnya saya memilih untuk ambil air wudhu di toilet perempuan yang berada di bawah tembok China.
       
      Selesai sholat dhuhur, rupanya turun hujan…waduuh ga bisa lanjut main wahana outdoor dech. Akhirnya kami memilih untuk masuk ke rumah hantu, nah rumah hantu ini dibatasi maximal 6 orang untuk sekali masuk. Berhubung saya itu penakutt…akhirnya saya memilih berjalan dibarisan nomor dua dan sejak masuk ruangan sama sekali saya ga berani noleh kiri kanan lihat patung hantu, saya hanya menunduk dan pegang pundak teman yang ada di depan saya. Malah ada acara nyasar lagii…ditambah dengar suara2 horor membuat saya jadi teriak2 ketakutan dech.
      Hahaha….konyol sekalii…penakut tapi coba-coba masuk rumah hantu.
       

       
       
      Keluar dari rumah hantu rupanya di luar masih hujan gerimis, jadi ga bisa main wahana outdoor dech, jadi cuma foto-foto di pinggir danau dengan melewati miniatur jembatan gantung berwarna merah seperti jembatan di kebun raya Bogor,  lalu neduh di depan loket sepeda layang dech. Tak lama kemudian hujan mulai reda,  kemudian kami masuk ke wahana lika liku semacam labirin kaca yang berbentuk seperti museum Louvre di Perancis. Tak sulit untuk menemukan pintu keluarnya, karena memang tak terlalu panjang rutenya.
       
      Kemudian kami lanjutkan naik ke miniature tembok China, berhubung habis hujan jadi lantainya licin harus hati-hati jalan di atas tembok China ini.
       

       
      Rasanya sehabis hujan wahana outdoor belum bisa beroperasi, jadi kami putuskan untuk pulang saya, tapi rasanya koq masih lapar ya, mungkin efek dari porsi makan siang yang sangat mini tadi. Akhirnya kami keluar dan memutuskan untuk makan bakso pangsit rebus di komplek food court mardi grass. Bakso pangsit seharga 11ribu, dan es teh manis 3ribu. Ga terlalu mahal kan?
       
      Ok, makan pun selesai kami langsung menyeberang jalan untuk menunggu angkot untuk menuju ke terminal Trans Citra, kami sampai di terminal sekitar jam 15.30 dan kebetulan jam keberangkatan jam 16.00 jadi tak terlalu lama menunggu bus berangkat. Sebelum bus berangkat mulai lagi hujan deras sampai kami sampai di pemberhentian terakhir di Mall Ciputra, Grogol - Jakarta Barat.
       
      Nah, demikianlah keseruan kami di World Of Wonders Citra Raya Cikupa. Semoga bermanfaat buat teman-teman yang ingin kesana.
       
      NB:
      *Untuk yang naik kendaraan pribadi bisa masuk tol Jakarta - Merak, lalu keluar pintu tol Bitung, kemudian menuju Perumahan Citra Raya.
      *Untuk yang naik angkutan umum, bisa naik bus yang menuju Merak lalu turun di pintu tol Bitung, lalu naik angkot jurusan Citra Raya.
      *Untuk yang naik Bus Trans Citra jurusan Citra Raya - Cikupa, sepertinya bisa naik dari beberapa point seperti Mall Ciputra, Mangga Dua, dan lain2.
       
       
       
       
       
       
    • By Hildree Takizawa
      Hai...hai..
       
      Ketemu lagi dengan gue Hildree ,,kali ini gue mau cerita tentang penemuan baru gue sama sebuah Resto di belakang komplek gue (sumpah kebanyakan di jakarta ngak tahu kalo Tangerang udah Rame)
       
      Tolol..banget dech gue ngak tahu kalo di belakang komplek rumah gue sekarang udah di bangun resto dan hotel yang cukup keren,padahal dulu belakang komplek itu jalanan sepi dan cuma alang-alang aja yang menempati
       

      Pintu masuk nya,unik banget dech
       
      kali ini gue akan cerita tentang OMAH SEMILIR  lucu yah nama nya,Gue sendiri sih menyimpulkan arti nama itu " Rumah semilir " karna konsep rumah makan ini adalah rumah terbuka dan banyak angin di mana-mana ..capcus kita mulai cerita nya :
       
      Bosan dengan suasana resto di mal ? Ingin mencicipi makanan tradisional Jawa dengan suasana yang tradisional pula ? Di seputaran Lippo Karawaci Tangerang, ada sebuah resto yang bernama Omah Semilir yang dapat memenuhi keinginan Anda tersebut. Lokasinya terletak di Jl Binong Raya No 7, bisa diakses melalui jalan di samping Vihara Atisa Dipamkara (seberang RS Siloam) maupun dari perempatan Taman Ubud.
       

      Design nya tradisional banget
       

      Ruang bawah resto
       

      kayu dimana-mana
       

      jajanan masa kecil ini mah :)
       

      Nasi gudeg
       

      daftar harga
       
      Dengan mengusung konsep sebagai Griya Dahar & Gallery (artinya tempat makan & galeri seni), Omah Semilir memang merupakan tempat yang pas untuk kita bersantap sambil bersantai ria menikmati suasana yang nyaman, sesuai dengan namanya yang berarti rumah yang sejuk. Dengan desain perabotan serba kayu bahkan ruangan nya pun terbuat dari kayu (yang dibawa langsung dari Jawa), sungguh terasa suasana tradisionalnya. Suasana cukup teduh walaupun tidak dilengkapi penyejuk udara, karena banyak pepohonan dengan ruangan serba terbuka.
       
      Makanan yang dihidangkan pun merupakan makanan tradisional seperti Nasi Gudeg, Nasi Liwet, Nasi Langgi, Nasi Pecel, Bakmoy, Ayam penyet, dan bahkan bandeng pindang, gulai kepala ikan dan Ayam betutu (untuk Ayam betutu harus special memesan sebelumnya).
       
      minumannya tersedia cendol (dawet), kacang hijau, kopi tubruk dan lainnya. Kita juga dapat menikmati kue tradisional seperti pisang goreng, bolu ketan hitam, kue cucur, dsb. Rasanya bisa dikatakan cukup enak, harganya pun relatif cukup bersahabat (gudeg komplit : Rp 25.000, ayam bakar : Rp 12.000, cah kangkung terasi : Rp 8.500). Dan kemarin ini masih ada discount soft opening sebesar 25% lho, lumayan kan. Tapi siapkan uang tunai, karna Omah Semilir Lom ada debit
       
      Buat yang mau adain acara seperti: reunian, rapat, arisan, ulang tahun, dsb dapat menggunakan ruang terpisah di halaman belakang, di lantai 2 yang terdapat ruangan yang cukup luas yang juga terbuat dari kayu-kayu.
       

      Tangga tuk naik ke lantai atas
       

      ini ruangan atas nya gak kalah keren dengan yang bawah
       

       
      Untuk anak-anak, sambil menunggu hidangan disajikan dapat melihat-lihat kolam ikan, rusa dan burung merak. Nantinya juga akan dibuka ruang galeri seni. Pengunjung juga dapat membeli batik, meubel (furniture) dan juga jamu tradisional.
       

      Jalan setapak menuju kolam ikan dan kebun binatang
       

       
      Tertarik mencoba ? “Maturnuwun rawuhipun†begitu tertulis di kartu namanya.
      silakan saja datang ke omah semilir
       
      Omah Semilir
      Jl Binong Raya No. 07
      Karawaci – Tangerang
      Telp : 021-59491127
       
       
    • By arnolddp
      halo para traveller regiun Tangerang, kita mau ngadain kopdar nih buat saling kenal dan saling akrab yang tujuannya untuk mempermudah kita dalam melakukan kegiatan favorit kita yaitu travelling
       
      kebetulan ada 1 teman kita disini yang bekerja di starbuck SMS (Summarecon Mall Serpong) dan kita berencana buat kopdar disana..waktunya ada 2 pilihan, jumat tanggal 24 Januari 2014 pukul 19.00 WIB atau jumat 7 Februari 2014 pukul 19.00.. 
       
      nah CPnya ada nih
      Octaviani Beta Hapsari pin : 74680954
      Arnold Dwiputra Pramudita pin : 75491478 / 085775177090(WA / LINE / Wechat / Kakao / 081993316000(SMS)
       
      kita jg minta bantuan dr temen" regiun tangerang nih buat milih waktunya, tar diambil dari hasil terbanyak aja 
       
      makasiih