Sign in to follow this  
Banyusmom

Mengenal Majapahit dan Wisata Pamekasan

1 post in this topic

Pulau Madura merupakan pulau yang terletak di provinsi Jawa Timur. Pulau ini dibagi menjadi empat wilayah kabupaten/kota, yaitu Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Diantara empat wilayah Kabupaten tersebut, Kabupaten Pamekasan memiliki wilayah yang paling sempit. Walaupun demikian, Pamekasan memiliki latar belakang sejarah yang penting bagi perkembangan kebudayaan masyarakat suku Jawa dan Madura.

 

Kabupaten Pamekasan  dulunya merupakan perwakilan pemerintahan pusat Majapahit. Oleh karena itu, banyak tempat wisata bersejarah di Pamekasan yang berhubungan dengan kejayaan Kerajaan Majapahit di masa lalu. Obyek-obyek wisata tersebut menjadi tempat wisata pendidikan bagi anak-anak sekaligus sebagai tempat wisata religi di Madura.

Jika anda memiliki waktu luang tak ada salah nya mengunjungi tempat ini. Selain berwisata anda juga bisa mengajarkan si buah hati betapa pentingnya sejarah masa lalu.

 

Beberapa tempat wisata di Madura yang bernilai sejarah dan masih memiliki hubungan dengan kerajaan Majapahit  antara lain: Keraton Lawangan Daya di Sampang, Keraton Mandiraras di Pamekasan, Masjid Jami’ Pamekasan, Kolam Si Ko’ol di Pamekasan , dan jalan silang di tengah Kota Pamekasan.

 

Sebagai salah satu tempat wisata di Jawa Timur,keunikan Pamekasan terletak pada  keragaman suku bangsa yang menjadi pembentuk daya tarik wisata. Kita bisa menemukan kebudayaan Jawa, Bali, dan Madura pada obyek wisata di Jawa Timur tersebut. Sebagian wisatawan yang berkunjung ke Madura juga dilatarbelakangi oleh bagian dari tour wisata ziarah Wali Songo di tanah Jawa.

 

Berikut ini tempat wisata bersejarah di Pamekasan yang sebaiknya anda kunjungi karena menjadi peninggalan bersejarah dari Kerajaan Majapahit.

 

 

 

1. Keraton Mandiraras, Pusat Pemerintahan Pamekasan

Keraton Mandiraras dan beberapa kompleks bangunan di sekitarnya  ini dibangun pada masa Pangeran Ronggosukowati yang masih memiliki hubungan dengan kerajaan Majapahit. Walaupun dibangun sejak jaman Majapahit namun, hingga sekarang sebagian besar bangunan masih tetap utuh.

 

Festival adat yang diadakan masyarakat setempat juga sering dipusatkan di keraton ini. Obyek wisata di Pamekasan Madura ini memang tidak populer seperti Keraton Kasunanan Solo maupun Keraton Yogyakarta namun, keunikan pakaian adat Madura yang kontras dan berwarna-warni mampu menghasilkan gambar tempat wisata yang indah sehingga para fotografer sering mengabadikan moment wisata di Madura ini.

 

2. Kolam Si Ko’ol, Obyek Wisata Angker di Pamekasan

Kolam Si Ko’ol ini sangat dikeramatkan oleh masyarakat setempat sehingga tidak semua wisatawan diperbolehkan memasuki kolam ini. Kolam ini adalah salah satu bagian dari Keraton Mandiraras. Tempat ini merupakan tempat yang bersejarah karena merupakan tempat tewasnya Raja Arosbaya dari Bangkalan yaitu Pangeran Lemah Dhuwur, yang meninggal karena salah paham dengan Pangeran Ronggosukowati.

 

 

3. Kebon Rojo, Taman Kota Pamekasan Nan Asri

Kebon Rojo ini yang dibangun pada masa pemerintahan Pangeran Ronggosukowati ini merupakan tempat wisata alam yang indah  sekaligus tempat wisata yang murah meriah karena setiap warga bisa berlibur dengan gratis ditaman kota ini. Anda bisa mengajak anak anda duduk-duduk dibawah pohon yang rindang sekaligus menikmati hidangan khas Madura,yummy

 

 

 

5. Nilai Sakral Masjid Jami’ Kota Pamekasan

Masjid Jami’ di kota Pamekasan ini digunakan untuk mendidik mental para prajurit kraton agar memiliki rasa cinta tanah air. Obyek wisata di Pamekasan ini memiliki fungsi sama dengan masjid jami’ Sumenep, tempat wisata di Sumenep yang menjadi pusat kegiatan masyarakat setempat. Seni arsitektur Belanda yang mempengaruhi Pulau Jawa menambah keindahan masjid ini.

 

6. Pemakaman Panembahan Ronggosukowati

Makam Pangeran Ronggosukowati ini terletak di jalan Ronggosukowati tepat di sebelah baratnya pasar kolpajung . Dari corak arsitekturnya terdapat ornamen cina seperti ukiran buka teratai emas yang terletak di pintu gerbang luarnya. Corak hindu juga tampak pada atap nya .

Sedangkan peninggalan prasasti Majapahit tampak pada makam Pangeran Agung Zimat dan Raden Ayu Pacar. Hal ini terlihat dari dari ukiran badan makam yang menyerupai ornamen candi, tetapi, bentuk nisannya sudah bercorak islam, begitupun dengan makam Raden Ayu Pacar yang masih nampak jelas sisa-sisa Majapahitnya walaupun beberapa bagian sudah rusak dimakan usia.

Sedangkan kedua makam putra Pangeran Ronggosukowati memiliki corak hindu dan islam, kecuali makam Raden Purbaya, yang sudah bernuansa islam.

Sedangkan makam istri dari Pangeran Ronggosukowati yang terdapat di sebelah kanannya, yakni Ratu Inten juga sudah bercorak islam.

 

Itulah beberapa tempat bersejarah di Pamekasan yang cocok untuk anda kunjungi. Selamat berlibur dan enjoy your holiday..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this