Sign in to follow this  
Followers 0
redocean

Etika Jalan-Jalan di Korea Selatan

11 posts in this topic

Hallo jalan2ers, Korea Selatan sekarang ini menjadi salah satu negara yang termahal dalam urusan pariwisatanya. Wajar saja sih, karena hal tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan, terutama wisatawan asing di luar Korea itu sendiri. Pesona pariwisata Korea Selatan juga didukung dengan berkembangnya atau makin meluasnya demam Korea, baik itu lewat musik, film, drama, maupun acara-acara hiburan lainnya.

Buat yang mau ke Korea Selatan, ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait soal etika di negara ini. Sebenanrnya, nggak Cuma di Korea sih kita harus mengikuti etika atau budaya atau kebiasaan di negara setempat, tapi kali ini saya mau mencoba member informasi sedikit terkait hal-hal tersebut.

Korea ini masih di Asia dan untuk orang-orang seperti kita tentu nggak terlalu sulit untuk mengikuti kebiasaan yang biasa dilakukan masyarakat Korea. Mulai dari sopan santun terhadap yang tua, kebiasaan makan, dan lain sebagainya. Perlu dicatat bahwa orang Korea itu menjunjung tinggi soal tata karma menghormati yang lebih tua. Nah, selengkapnya, ini dia:

  • Membungkuk

Membungkuk ini hal yang biasa yang dilakukan masyarakat Korea. Untuk menyapa seseorang, anda baiknya membungkuk sambil mengucapkan salam kepada mereka. Membungkuk juga bagus dilakukan saat mengucapkan terima kasih dan hal-hal lain. Nggak terlalu sulit, karena di Indonesia sendiri, kebiasaan menundukkan kepala saat meengucapkan terima kasih cukup biasa, tinggal ditambahin membungkukkan badan saja.

 

Kalau mau berkenalan, membungkuk sambil diikuti menjabat tangan mereka. Jadi ucapkan salam, berjabat tangan, dan sambil membungkuk. Itu hal yang biasa dilakukan. Membungkuk berarti kita menghormati orang tersebut.

 

  • Menambahkan kata “yo†di akhir kalimat

Hal ini jika anda mau mempelajari beberapa kosa kata dalam percakapan Bahasa Korea, jangan lupa untuk menambahkan kata “yo†di akhir kalimat. Bahasa Korea memiliki tingkatan tertentu, sama seperti Bahasa lain, seperti Bahasa Jawa, Sunda, dan banyak daerah lainnya di Indonesia. Ada bahasa yang harus digunakan untuk orang tua atau orang yang baru dikenal seperti bahasa halus, dan ada juga bahasa kasar atau slank yang bisa digunakan untuk sesame teman sebaya.

 

Serupa dengan aturan bahasa tersebut, di Korea juga demikian. Kata “yo†atau “imnida†di akhir kalimat dalam Bahasa Korea menunjukkan bahwa itu bahasa yang sopan dan harus digunakan kepada orang tua atau orang yang belum akrab hubungannya. Misalnya, mau mengucapkan salam, ucapkan, “annyeonghase-YO,†ya…

 

  • Etika makan dan minum

Soal etika makan dan minum jika anda bersama orang Korea tentu harus juga diperhatikan. Banyak kebiasaannya, namun beberapa yang bisa saya sebutkan antara lain seperti berikut ini:

Jika dipersilakan duduk, baru duduk (ya biasalah ya…) Kemudian, untuk memulai makan juga demikian. Si tuan rumah biasanya akan menuangkan air pada tamu, terima air tersebut dengan mengangkat gelas sedikit dan memegangnya satu tangandengan tangan lainnya pada yang berada di dekat pergelangan tangan.

Jika saat itu ada orang tua, minum jangan menghadap depan. Agak memalingkan muka untuk menunjukkan kesopanan anda. Dan jangan lupa, letakkan sumpit di samping mangkuk atau di atas meja jika sudah selesai makan. Cara memegang sumpit atau sendok juga perlu diperhatikan. Sumpit jangan disilangkan saat makan, dan sendok pegang seperti biasa adat kita. Namun sendok Korea lebih panjang gagangnya. Letakkan di poisisi atas tapi tidak terlalu atas atau tidak di ujungnya. Masih banyak sebenarnya etika makan, tapi semuanya standard internasional, seperti tidak mengecap, tidak berisik, dan lain sebagainya. Jika menggunakan tusuk gigi atau bersin harus ditutup dfan memalingkan muka sedikit. Yang jelas, jangan kumur2 di depan meja makan. Heheheh

 

  • Etika Obrolan

Jika ingin berkenalan, coba buka topic-topik yang luwes. Sebaiknya menhindari topic-topik yang berat seperti misalnya politik, keadaan negara, dan lain sebagainya. Tapi jangan heran juga jika sewaktu-waktu anda diajak ngobrol soal kehidupan pribadi anda yang mungkin kalau kita bisa dibilang tidak sopan. Misalnya, mereka suka menanyakan usia, keluarga, dan pekerjaan anda serta lain sebagainya. Jawab saja dengan sopan karena ini berarti mereka ingin mengenal anda.

 

Beberapa di atas adalah hal yang perlu diketahui. Intinya, Korea sangat menghormati orang yang lebih tua. Jadi, dahulukan orang tua dalam banyak kondisi ya… Kalau ada tambahan, silakan saja, semoga bisa berbagi manfaat dengan yang lainnya.

 


 

Jalan2 likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

korea juga pakai etika membungkuk ya, kirain udah gak terlalu sekarang hehehe tapi katanya orang2 korea kurang ramah ya terus agak kasar, bener gak tuh?

Share this post


Link to post
Share on other sites

korea juga pakai etika membungkuk ya, kirain udah gak terlalu sekarang hehehe tapi katanya orang2 korea kurang ramah ya terus agak kasar, bener gak tuh?

yg jelas ga seramah org indonesia kyknya hhhee 

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah...lengkap deh kalau seandainya nanti ada niatan untuk berkunjung ke Korea, paling tidak sudah tahu etika untuk bertemu warga Korea :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah...lengkap deh kalau seandainya nanti ada niatan untuk berkunjung ke Korea, paling tidak sudah tahu etika untuk bertemu warga Korea :D

iya sis,... biar ga dibilang songong juga :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau menurut saya yang paling sensitif untuk memulai suatu pembicaraan ya, baik di setiap orang apalagi di setiap negara...pasti masing2 mempunyai etika tersendiri
 

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau menurut saya yang paling sensitif untuk memulai suatu pembicaraan ya, baik di setiap orang apalagi di setiap negara...pasti masing2 mempunyai etika tersendiri

 

betul... kdang sesuatu yang kita biasa aja bagi mereka sensitif dan sebaliknya

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo mau bisa percakapan dalam bahasa korea harus banyak nonton drama korea yang belum d dubber, jadi bisa sedikit mengerti percakapan sederhana.

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo mau bisa percakapan dalam bahasa korea harus banyak nonton drama korea yang belum d dubber, jadi bisa sedikit mengerti percakapan sederhana.

salah satunya buat latihan itu... yg pntg mau belajar dan latihan

Share this post


Link to post
Share on other sites

salah satunya buat latihan itu... yg pntg mau belajar dan latihan

Iya gak usah yang terlalu sulit, yang penting bisa ngomong'y, kalo bisa baca tulisan'y mah lewat kursus atau kamus aja.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Iya gak usah yang terlalu sulit, yang penting bisa ngomong'y, kalo bisa baca tulisan'y mah lewat kursus atau kamus aja.

yg penting ada yang diajak ngomong mas :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Vote Pariwisata Indonesia
      By Adhe Rahmat Suryo
      Spoiler
       
      Bayangkan, jika pariwisata di daerah tertentu meningkat, maka dengan otomatis perekonomian di daerah itu akan meningkat pula. Infrastuktur akan berkembang pesat, wisatawan lokal maupun luar negeri akan berdatangan. Roda perputaran perekonomian akan begulir dengan sangat baik.
      Saya ambil contoh Raja Ampat, Lombok, Pulau Cinta Gorontalo dll. Sekarang di sana perekonomian berkembang pesat, infrastuktur maju pesat. Dampak posotive yang begitu besar dapat dirasakan juga oleh masyarakat sekitar dan negara.
      Maka dari itu mari kita dukung daerah lainnya agar menjadi pusat pariwisata dunia berikutnya. Agar Indonesia menjadi kiblat pariwisata dunia, dan agar dunia membuka mata bahwa Indonesia itu indah
      "Bantu Indonesia menjadi mercusuar dunia"
      klik, vote & share : https://ayojalanjalan.com/vote/
    • Menyambangi 7 Lokasi Seru untuk Wisata Sejarah di Washington DC
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Washington DC atau Distric Columbia terkenal sebagai salah satu destinasi wisata yang banyak menyimpan sejarah. Sebagai ibukota dari negara Amerika Serikat, kota ini memang cenderung tidak seramai New York City namun tetap saja menyimpan berbagai magnet wisata yang menarik untuk dikunjungi.
      Ketika menyambangi Washington DC, kamu akan melihat banyak bangunan bergaya kuno dan tua namun tetap bersih dan terawat. Selain itu, kota ini juga cenderung teratur.
      Sejak tanggal 16 Juli 1790, Washington DC telah resmi menjadi ibukota negara Amerika Serikat. Kota ini diberi nama Washington yang berasal dari nama presiden pertama Amerika Serikat yaitu George Washington. Letaknya yang juga masih berada di sekitar East Coast membuat kota ini masih dapat kamu jangkau dari New York City.
      Pada tahun 2014, kota ini memiliki populasi lebih dari 650.000 penduduk dan menjadikannya sebagai kota terpadat ke-23 di Amerika Serikat. Sebagai kota pemerintahan, Washington DC merupakan rumah bagi pemerintah pusat Amerika Serikat serta bagi banyak kedutaan besar negara-negara lain (sekitar 176 negara) untuk Amerika Serikat.
      Washington DC yang bersejarah juga tempat dari banyaknya museum dan monumen milik Amerika Serikat.
      Masih ingat dengan film Night at The Museum? Film yang mengambil cerita tentang makhluk di museum yang bisa hidup tersebut mengambil setting di kota Washington DC. Penasaran dengan tempat menarik apa saja yang terdapat di sana?
      Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi 7 lokasi seru untuk wisata sejarah di Washington DC berikut ini.
       
      1. White House


      White House via Taste Made
       
      White House didesain oleh James Hoban dan dibangun antara tahun 1792 hingga 1800. Keseluruhan White House dicat putih dengan arsitektur bergaya neo-klasikal.
      White House adalah kediaman resmi dan tempat berkantornya presiden resmi Amerika Serikat untuk saat ini.
      White House terdiri dari  Executive Residence, West Wing, East Wing, the Eisenhower Executive Office Building, dan Blair House sebagai Guest Residence. White House terdiri dari 6 lantai termasuk 2 lantai sebagai ruang bawah tanah.
      Pada tahun 1801, ketika Thomas Jefferson pindah ke White House, beliau bersama arsitek Benjamin Latrobe mengembangkan arsitektur White House dengan menambahkan kolom-kolom pada White House. Thomas Jefferson yang juga seorang arsitek memang turut serta mendesain rumah tinggalnya ini.
      Meski demikian, semenjak peristiwa 9/11 pengamanan White House menjadi semakin diperketat sehingga tidak semua orang dapat datang dan mengunjungi White House. Urutan prioritasnya adalah warga Amerika Serikat, presiden dan pejabat penting negara lain, dan turis.
      Untuk memasuki White House, terdapat antrian waiting list yang panjang bahkan konon katanya dengan status turis dibutuhkan waktu setidaknya setahun dalam waiting list. Namun, karena White House adalah salah satu icon penting Amerika Serikat dan Washington DC khususnya, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto di depan White House.
       
      2. National Mall


      National Mall via Wikipedia
       
      Selanjutnya inilah dia lokasi seru lainnya yang dapat kamu sambangi untuk bisa menikmati wisata sejarah di Washington DC. Lokasi seru ini adalah National Mall.
      National Mall adalah sebuah taman terbuka yang terletak di pusat kota Washington DC. National Mall sendiri adalah unit dari National Park Service, yang dikelola oleh National Mall and Memorial Parks.
      Tempat ini merupakan satu kawasan ruang terbuka berukuran makro yang didalamnya terdapat berbagai kawasan memorial yang tentunya menarik untuk kamu sambangi.
      Di tempat ini terdapat sebuah tugu yang menjadi ciri khas dari Washington DC. Tugu ini dikelilingi oleh taman dan museum serta monument yang berdiri sejajar lurus dengan Lincoln Memorial dan The Capitol.
      Nah, pada umumnya, presiden Amerika Serikat yang telah dilantik akan menyampaikan pidato pertama kenegaraannya di kawasan National Mall ini. Hal ini menjadikan tempat ini sangat bersejarah.
      Ya, untuk melengkapi perjalanan wisata sejarahmu di Amerika Serikat, jangan lupa untuk menyambangi National Mall yang satu ini.
       
      3. Smithsonian National Air and Space Museum


      Smithsonian National Air and Space Museum
       
      Amerika Serikat terkenal dengan NASA dan perkembangan dunia luar angkasanya. Nah, untuk mengetahui bagaimana sejarah serta berbagai macam hal yang berhubungan dengan dunia luar angkasa, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Smithsonian National Air and Space Museum ini.
      National Air and Space Museum ini adalah tempat pameran pesawat dan roket yang terbesar di seluruh dunia. Tempat ini merupakan pusat penelitian bagi sejarah dan ilmu pengetahuan tentang penerbangan dan pesawat terbang.
       
      Museum ini berisi tentang segala hal mengenai aerotik dan dirgantara. Di tempat ini terdapat berbagai koleksi dari mulai pesawat dari model pesawat pertama hingga pesawat tempur dan komersial terbaru.
      Film Night at The Museum: Battle of Smithsonian juga rupanya mengambil setting tempat di museum ini sebagai salah satu lokasi di film tersebut.
      Nah, museum ini juga memiliki koleksi mengenai dunia aeronatik dan perkembangan penelitian luar angkasa. Di museum ini juga terdapat teleskop pertama di dunia yang berukuran sangat besar, serta model pesawat Apollo 11.
      Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin memasuki museum ini. Selain itu, terdapat pula fasilitas free wifi yang akan membuatmu semakin nyaman berada di dalam museum.
      Untuk memasuki museum ini, kamu diharuskan melewati security check sebab keamanan bagi museum ini tetap menjadi prioritas. Jangan heran, karena ada banyak sekali orang yang berdatangan ke museum ini sehingga museum ini terlihat begitu ramai.
      Pada tahun 2007, museum ini memiliki sekitar 61 pesawat, 51 artefak besar dan 2.000 benda yang lebih kecil. Keseluruhan koleksi tersebut masih berhubungan dengan penerbangan.
      Di tempat ini selain kamu dapat melihat banyak replika pesawat terbang hingga roket, kamu juga dapat menikmati pameran interaktif pesawat. Jangan lewatkan untuk menyaksikan film tentang penerbangan dan luar angkasa yang diputar di IMAX dengan tiket sekitar USD 9.
       
      4. National Museum of Natural History


      National Museum of Natural History via Smithsonianofi
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu destinasi wisata sejarah di Washington DC yang tentunya dapat kamu sambangi. Destinasi wisata sejarah ini adalah National Museum of Natural History.
      Museum ini sendiri beralamat di 10th St. & Constitution Ave. NW, Washington, DC 20560, Amerika Serikat. Museum ini didirikan pada tahun 1910 oleh Hornblower & Marshall.
      Museum ini adalah sebuah museum yang dikelola oleh Lembaga Smithsonian. Museum ini terletak di sisi utara National Mall yang terletak tidak begitu jauh dari tempat ini.
      Museum ini memamerkan lebih dari 125 juta specimen tumbuhan, binatang, fosil, mineral, batu, meteorit, dan peninggalan budaya. Museum ini merupakan museum terpopuler nomor dua dibawah naungan museum sebagai lembaga peneliti.
      Gedung museum ini dirancang dengan gaya neoklasisisme. Pada tahun 2005, pameran batu mulia diadakan di museum ini dengan tema “Butterfly of Peace”.
      Pada tahun 2008, museum ini membuka area seluas 464,5 meter² yang diisi dengan tanah dengan unsur-unsur penunjang kehidupan.
      Salah satu jenis koleksi yang menjadi kebanggaan museum ini adalah koleksi berlian Hope Diamond. Tidak ada biaya yang akan dikenakan jika kamu ingin memasuki museum ini.
       
      5. Jefferson Memorial


      Thomas Jefferson Memorial via Pagunblog
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata sejarah di pusat kota Washington DC yang tentunya dapat kamu masukkan ke dalam daftar destinasi wisata sejarahmu selama berada di kota ini.
      Destinasi ini adalah Thomas Jefferson Memorial. Thomas Jefferson sendiri adalah seorang bapak pendiri Amerika Serikat yang juga menjadi presiden ketiga Amerika Serikat.
      Bangunan ini dibangun untuk menghormati mendiang Thomas Jefferson. Bentuk bangunannya sendiri bergaya neoklasisisme. Bangunan ini dirancang oleh John Russell Pope.
      Pembangunan Thomas Jefferson Memorial ini dimulai pada tahun 1939 dan berakhir pada tahun 1943. Sementara itu, kamu juga dapat melihat patung perunggu Jefferson yang dipasang pada tahun 1947.
      Hal yang menarik dari tempat ini adalah pintu masuk bangunan ini yang menghadap ke arah danau. Hal ini menyebabkan ketika kamu melihat bangunan ini dari jalanan, kamu akan melihat bangunan ini dari belakang.
      Thomas Jefferson adalah seorang yang sangat pintar. Jika kamu memperhatikan bagian kaki Thomas Jefferson, maka kamu akan menemukan ada tiga benda yang sangat menggambarkan siapa Thomas Jefferson: jagung, buku dan kolom.
      Jagung menggambarkan pertanian dan agronomi sebagai pertanda bahwa Thomas Jefferson adalah seorang agronomist handal. Buku menggambarkan ilmu pengetahuan dan konon Thomas Jefferson juga merupakan founding father dari sebuah universitas di Washington DC.
      Sementara kolom menggambarkan arsitektur, sebagai tanda bahwa beliau adalah seorang arsitek. Sebelum ada campur tangan beliau, ilmu arsitektur belum berkembang begitu pesat di Amerika Serikat, namun beliau mulai memperkenalkan arsitektur dengan menambahkan arsitektur klasik pada bangunan-bangunan di Amerika Serikat.
      Ada 4 panel yang paling utama, panel tersebut berisikan kutipan-kutipan dari Declaration of Independence, A Bill for Establishing Religious Freedom, Kutipan Jefferson terhadap George Washington, George Whyte, Notes of the State of Virginia, A Summary View of the Rights of British America, dan autobiografi dari Thomas Jefferson sendiri. 
      Karena masih termasuk dalam museum yang dikelola oleh Smithsonian, maka tidak ada biaya yang akan dikenakan jika kamu ingin memasuki gedung ini. Hal ini berarti biayanya adalah gratis.
       
      6. Lincoln Memorial


      Lincoln Memorial
       
      Selanjutnya, kamu dapat mencoba untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini. Destinasi wisata ini akan mampu memperkaya dirimu agar dapat mengetahui lebih lanjut tentang sejarah Amerika Serikat.
      Destinasi wisata ini adalah Lincoln Memorial. Destinasi wisata ini dibangun untuk memberikan penghormatan kepada Abraham Lincoln, seorang presiden Amerika Serikat ke 16.
      Monumen ini dibangun oleh seorang arsitek bernama Henry Bacon. Sementara itu, orang yang sangat berjasa dibalik terciptanya patung Abraham Lincoln adalah Daniel Chester French.
      Monumen ini pun selesai dibangun dan berhasil diresmikan pada tahun 1922. Sampai saat ini, bangunan ini tetap menjadi salah satu magnet wisata di Washington DC terutama wisata sejarah.
      Bangunan ini berbentuk kuil Yunani bergaya Doria. Di dalam monument ini, terdapat patung Abraham Lincoln yang sedang duduk.
      Didalamnya terdapat pidato-pidato Abraham Lincoln yang terkenal seperti Pidato Gettysburg dan pidato pelantikan keduanya sebagai presiden. Monumen ini merupakan tempat disampaikannya pidato-pidato terkenal, termasuk pidato I Have a Dream yang disampaikan pada puncak Pawai di Washington untuk Pekerjaan dan Kebebasan, 28 Agustus 1963.
      Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Lincoln Memorial, kamu akan melihat sebuah bangunan dengan pilar tinggi berarsitektur klasik. Kamu kemudian akan berjalan kaki menaiki banyak anak tangga untuk kemudian dapat melihat patung raksasa Abraham Lincoln yang sedang duduk di dalamnya.
      Bangunan ini memiliki tinggi sekitar 30 meter dengan kolom-kolom setinggi 13 meter. Bangunan ini memang terkenal dengan arsitektur khas Yunani. Pada bagian atas bangunan, terdapat nama 36 negara bagian yang ada di Amerika Serikat tepat pada saat Abraham Lincoln meninggal dunia.
      Tidak ada biaya yang harus kamu keluarkan ketika kamu ingin memasuki museum ini alias gratis. Kamu dapat menikmati arsitektur klasik dengan patung raksasa Abraham Lincoln sebagai tanda penghormatan penduduk Amerika Serikat terhadap presiden tersebut.
       
      7. World War II Memorial


      World War II Memorial via Stephen R. Brown
       
      Nah, inilah dia sebuah tempat wisata sejarah di Washington DC yang tentunya sayang untuk kamu lewatkan. Tempat wisata sejarah ini adalah World War II Memorial.
      World War II Memorial sendiri terletak di 1750 Independence Ave SW, Washington, DC 20006, Amerika Serikat. Tempat ini adalah sebuah tugu peringatan nasional untuk warga Amerika Serikat yang terlibat dalam Perang Dunia 2 baik sebagai tentara maupun warga sipil.
      Tempat ini terdiri dari 56 pilar dan sepasang gerbang lengkung mengelilingi plaza dan air mancur. Tempat ini terletak di daerah National Mall yang juga merupakan pusat wisata sejarah di Washington DC.
      Tempat ini dibuka untuk umum pada 29 April 2004. Sementara itu, sebulan kemudian, atau sekitar 29 Mei 2004, World War II Memorial ini dibuka secara resmi oleh Presiden Amerika Serikat saat itu yaitu Presiden George W. Bush.
      Tugu peringatan ini dikelola oleh National Mall and Memorial Parks yang berada di bawah National Park Service. Nah, pada tahun 2009, lebih dari 4,4 juta pengunjung datang untuk mengunjungi tugu peringatan yang satu ini.
      Karena masih berada di bawah Smithsonian, maka tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin datang dan mengunjungi tugu peringatan ini alias gratis.
      Selain itu, kelebihan lainnya dari tugu peringatan ini adalah tugu peringatan ini dibuka setiap hari selama dua puluh empat jam.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisata sejarahmu selama berada di Washington DC, jangan lupa untuk menyambangi tugu peringatan yang satu ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai menyambangi 7 lokasi seru untuk wisata sejarah di Washington DC. Ternyata, Washington DC memiliki begitu banyak destinasi wisata sejarah yang tentunya dapat menarik untuk disambangi.
      Sebagai ibukota negara Amerika Serikat, tentu saja Washington DC telah lama menjadi saksi berbagai peristiwa sejarah yang terjadi. Kebanyakan wisata sejarah tersebut juga dikelola oleh Smithsonian dan memang diperuntukkan untuk umum sehingga tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin memasuki berbagai destinasi wisata sejarah tersebut alias gratis.
      Semoga artikel ini dapat menginspirasimu dalam menyambangi berbagai destinasi wisata sejarah di Washington DC.
      Happy traveling!
    • [JUAL] Paket Tour Idul Fitri 1437H / 2016
      By Citra Prima Tour
      Belum ada rencana kemana-mana liburan Idul Fitri nanti? Citra Prima Tour hadir untuk mengisi liburan Idul Fitri anda dengan paket wisata terbaik dengan harga yang terbaik pula. 
      Paket-paket kami diantaranya:
      1. Singapore - Thailand (Hatyai) - Malaysia (Kuala Lumpur) 7H5M
      Berangkat 2&3 Juli, Rp 7.500.000
      2. Thailand (Bangkok - Hua Hin - Pattaya) 7H6M dengan THAI AIRLINE
      Berangkat 6 Juli, Rp 12.888.000
      3. Jawa - Bali - Lovina - G. Bromo - Surabaya - Sarangan - Yogya OVERLAND 10H9M (Bus)
      Berangkat 4&5 Juli, Rp 2.900.000
      4. Bali - Jawa - Lovina - G.Bromo - Surabaya - Sarangan - Yogya OVERLAND 8H7M (Airplane + Bus)
      Berangkat 6 Juli, Rp 4.300.000
      5. Jawa - Bali - Lovina - Surabaya 7H6M (Bus + Airplane)
      Berangkat 4 Juli, Rp 4.500.000
      Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat mendatangi kantor kami di, 
      WTC Mangga Dua Lt. 1 Blok B 1-2
      Jln. Mangga Dua Raya no. 8
      Jakarta Utara
      atau hubungi kami di
      021-3001178, 081511998688, 085289898388, atau 081904072388
      dan e-mail di citraprimatour@yahoo.com untuk meminta brosur atau itinerary.
      Terima kasih dan sampai jumpa pada tour kami di liburan Idul Fitri tahun ini !

    • Backpacker seoul jeju busan 10 hari bulan mei 2016
      By Khansa Haura
      Perkiraan berangkat sekitar tgl 17 mei, selama 10 hari, harga all included 1250 usd, lagi nyari 1 org lagi, lebih juga gapapa.
      Minat pm ke line id: khansahaura
    • Menikmati Senja di Jembatan Mangrove Wanatirta Kulonprogo
      By shidiqns
      Kulonprogo, kabupaten yang terus berkembang dan berbenah ini memiliki potensi wisata  yang luar biasa dan sangat layak dikunjungi. Mulai dari wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya ada di kabupaten terbarat dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun kali ini akan dibahas salah satu wisata alam hutan Mangrove Wana Tirta Kulonprogo. 
       

      Foto@7th_sky_mltimedia
      Alamat Hutan Mangrove Wana Tirta berada di Pasir Mendit, Jangkaran, Kulon Progo. Bebicara mengenai tujuan utama dari penanaman hutan mangrove, sebenarnya berfungsi untuk menjaga ekosistem dan mencegah adanya abrasi akibat deburan air laut, tetapi di hutan Manrove Wana Tirta menggabungkan konsep wisata sekaligus menjaga kelastarian lingkungan, sebuah konsep yang sangat worth it.
       

      Foto@WiwidSujarwanto
      Jalan menuju hutan mangrove Wana Tirta sangat mudah untuk dijangkau, apabila anda memulai perjalanan dari Jalan Wates Dari jalan Wates lurus ke selatan sampai Proliman / Patung Kuda Nyi Ageng Serang ,Wates, kemudian ambil kiri sampai jalan jalur selatan belok ke kanan Jl. Daendels lurus nanti lewat jembatan Glagah lurus ke barat sampai jembatan Congot msih ke barat kira-kira 1 km, ambil kiri lurus sampe perempatan yang ada gardunya belok kanan, lalu nanti ada tikungan depan masjid belok kiri terus mengikuti jalan aspal aja mentok ke barat, langsung ketemu pintu masuk hutan mangrove Wana Tirta. 

      Baca juga: Indahnya Jogja dari Wisata Kalibiru Kulonprogo Menghirup Segarnya Udara Waduk Mini Kleco
       
      Untuk koordinat google map: Hutan Mangrove Wanatirta@-7.8933367,110.019951,21z?hl=id
       

       
      Harga tiket masuk wisata hutan mangrove Wana Tirta relatif terjangkau, yaitu cukup membayar Rp 3.000,00 saja dan biaya parkitr cukup membayar Rp.2000,00 untuk motor, dan Rp.5.000 untuk mobil. Selain itu Mushola, kantin, penyewaan kapal mendukung fasilitas yang ada disini yang akan memanjakan pengunjung untuk bersantai. Untuk menyewa kapal cukup membayar Rp 10.000,00 per orang anda sudah bisa berkeliling menikmati sumilir angin sepoi-sepoi disini. Menarik bukan? Itulah pembahsan mengenai hutan mangrove Wana Tirta. Dukung wisata lokal, tetap senyum salam sapa, dan jaga kelesatarian lingkungan.
       

      Foto@dwichandrakresnantoko
       
      sumber http://jogja.lungo.id/2016/04/hutan-mangrove-wana-tirta-kulonprgo.html
      Sate Kere, Sate Legendaris di Jogja Wisata Religi Mlangi Sleman    
    • YANG TAK BIASA DARI JAKARTA
      By Tarmizi Arl
      Sebagai ibukota negara, sudah barang tentu Jakarta senantiasa menarik banyak kunjungan dengan berbagai tujuan, tak terkecuali untuk tujuan wisata. Jika membicarakan tentang wisata di daerak khusus ini, maka ada beberapa list yang cukup populer dikunjungi baik oleh warganya sendiri maupun wisatawan seperti Monumen Nasinal, Ancol, Taman Bermain Dufan, Kebun Binatang Ragunan, Kawasan Kota Tua, Kampung Budaya Situ Babakan, atau Wisata Bahari di Kepulauan Seribu.
      Namun Jakarta nyatanya tidak itu saja. Di tengah keramaiannya yang terlampau, kota ini juga masih menyimpan sisi-sisi berbeda yang masih tak biasa dikunjungi untuk tujuan wisata. Tak Jarang, warga ibukota sendiri belum pernah atau malah belum mengenal beberapa diantaranya. Padahal dengan mengunjunginya, dijamin galeri foto yang kalian punya akan lebih menarik dan bahkan bisa mengundang banyak love di akun sosial mediamu.
      Apa dan dimana sajakah tempat-tempat wisata tak biasa tersebut?
       
      Tak Biasa ! Museum Taman Prasasti, Bukan Museum Seperti Umumnya

      Salah satu sudut taman
      Kalau mendengar kata Museum, maka sudah dapat dipastikan pikiran kita akan mengarah ke suatu bangunan dimana didalamnya dipamerkan benda-benda peninggalan sejarah, seni, atau sebagainya didalam sebuah etalase. Tapi kali ini yang akan kita bahas ialah Museum yang tak biasa, karena Museum Taman Prasasti lebih serupa dengan Pemakaman.
      Ya, Museum Taman Prasasti sejatinya merupakan pemakaman peninggalan masa kolonial Belanda yang sekarang sudah menjadi cagar budaya. Lokasinya berada di Jalan Tanah Abang I No.1, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Monas. Sangat strategis bukan?
      Di area seluas 1,2 Hekter tersebut, pengunjung bisa masuk dengan membayar retribusi hanya sebesar Rp 5 ribu saja. Keunikan dari Taman Pemakaman ini ialah bentuk-bentuk nisan kuno peninggalan abad ke 18 hingga 19 yang nampak sangat artistik. Di sana juga terdapat patung-patung seperti pada umumnya pemakaman bangsa eropa kuno. Dapat dikatakan, di Museum Taman Prasasti ini, kita seolah masuk galeri seni yang menyuguhkan mahakarya seni patung, ukiran, pahatan, kaligrafi, bahkan kereta jenazah yang masih dipamerkan disana.  
      Beberapa tokoh terkenal yang bisa kalian lihat nisannya di Museum Taman Prasasti tersebut diantaranya ialah Dr. H.F. Roll sang Pendiri Stovia, Olivia Marianne Istri dari Thomas Raffles, dan tokoh aktivis 60an Soe Hok Gie.
      Sebagai lokasi pemakaman, namun Museum Taman Prasasti ini sangat menarik bukan untuk disambangi? Galeri foto kalian juga akan semakin kaya dengan gambar seni khas kolonial seperti layaknya melintasi waktu dan zaman. Tak heran jika loksi ini kerap kali menjadi setting video clip dan pemotretan.
       
      Berbalut Sejarah Abad 17, Galangan Kapal VOC Menjadi Bagian Wisata Baharinya Jakarta

      Bangunan galangan kapal
      Kawasan Jakarta Utara tidak sekedar memiliki Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan bersejarah bagi bangsa ini. Di daerah Penjaringan tepatnya Jalan Kakap no.1-3, terdapat sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu sejarah kejayaan Nusantara dalam hal perniagaan melalui jalur laut.
      Galangan Kapal sendiri maksudnya ialah tempat bongkar muat, menyimpan, bahkan memperbaiki kapal-kapal terutama kapal besar yang berbulan-bulan berlayar. Selain itu, di lokasi ini juga dijadikan kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda.
      Dibangun sejak tahun 1628 di atas tanah urukan di tepi sungai, menjadikan bangunan galangan kapal ini memiliki gaya arsitektural khas gudang-gudang kolonial Belanda abad ke 17. Meskipun dalam sejarahnya ditahun 1721, sebagian bangunan di sana mengalami kebakaran sehingga dilakukan pemugaran. Meskipun begitu, bentuk dan ornamen aslinya sebagian besar masih tetap dipertahankan.
      Saat ini, bangunan Galangan Kapal VOC tidak sekedar sebagai bangunan tua, karena dibawah pengelolaan swasta atau pribadi, bangunan dimanfaatkan sebagai restoran, cafe, dan galeri. Hal ini tentu sangat baik untuk menjadi kelestariannya.
      Selain itu, baru baru ini daerah sekitarnya yang dikenal dengan nama Pasar Ikan sedang ditata ulang sebagai upaya penggalakan oleh pemerintah Provinsi Jakarta sebagai daerah wisata bahari. Salah satunya termasuklah Galangan Kapal VOC ini yang menjadi salah satu objek wisata utamanya bersama dengan museum bahari yang berada di dekatnya.
      Museum bahari tersebut juga menjadi salah satu saksi bisu kejayaan Pelabuhan Sunda kelapa. Berbeda dengan Galangan Kapal, Museum Bahari dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta. Disana, pengunjung dapat melihat koleksi yang berkaitan dengan kemaritiman seperti perahu tradisional, miniatur kapal VOC, model mercusuar, jangkar, hingga koleksi biota laut.
       
      Berdiri Kokoh Memantau Jakarta, Menara Syahbandar Menjadi Matanya

      Bangunan Menara
      Berada tidak jauh dari Galangan Kapal VOC tepatnya di Jalan Pasar Ikan No. 1, terdapat sebuah menara yang awalnya difungsikan sebagai menara pemantau keluar masuknya kapal-kapal ke Batavia. Selain itu, disana juga menjadi kantor pajak untuk barang-barang yang dibongkar di Pelabuhan Sunda Kelapa. Fungsinya sebagai menara pandang berakhir tahun 1886 ketika Tanjung Priok dibuka.
      Dibangun tahun 1839, tinggi Menara Syahbandar ialah 12 meter dengan ukuran 4 x 8 meter. Uniknya, seiring waktu menara ini mulai condong atau miring laiknya menara miring Pisa di Italia. Hal ini diperkirakan karena lokasinya yang berada di tepi jalan raya padat sehingga beban getar yang dihasilkan mobil-mobil besar membuat sisi jalan menjadi turun. Selain itu, ketika kita berada di dalam menara maka akan merasakan goyangan ketika ada mobil besar yang melewati jalan, tak heran jika menara ini juga sering disebut ‘Menara Goyang’.
      Di bagian dalam menara, kalian akan melihat lempengan batu dengan tulisan Tiongkok yang jika diartika ialah Batas Titik. Ya, awalnya di menara inilah titik nol Batavia berada sebelum dipindahkan ke Monas.
      Di sekeliling menara dibangun tembok pertahanan kota saat itu. Di tembok itu juga tersandar dua meriam kuno. Di sisi lain terdapat bungker atau ruang bawah tanah dimana terdapat pintu besi yang konon kabarnya menjadi jalan masuk ke lorong bawah tanah yang menuju Masjid Istiqlal. Tapi sayangnya kabar tersebut masih simpang siur kebenarannya dan memang sekarang pintu besi tersebut sudah dikunci.
       
      Kampung Arab Namun Warganya Keturunan Tionghoa? Jakarta Memang Tak Biasa !

      Masjid Langgar Tinggi
      Bagi kalian pecinta wisata budaya tentu sudah tak asing dengan perkampungan dari etnis tertentu. Di berbagai kota besar biasanya memiliki beberapa kampung etnis seperti kampung etnis Tiongkok atau biasa dikenal Pecinan, kampung etnis India atau biasa disebut Little India, serta Kampung Arab. Tak terkecuali dengan di ibukota Jakarta dimana terdapat juga Kampung Arab yang berlokasi di Pekojan, kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
      Nama Pekojan kabarnya berasal dari kata Khoja, yaitu sebutan untuk penduduk Muslim berketurunan India. Pada masa kolonialisme Belanda lah, daerah ini lebih dikenal sebagai Kampung Arab dimana imigran dari Yaman Selatan diharuskan tinggal di sana terlebih dahulu sebelum pindah ke kota-kota lain.
      Yang menjadikan Pekojan saat ini sangat unik dan tak biasa ialah meskipun tetap dikenal sebagai Kampung Arab, justru saat ini warga di sana mayoritas keturunan Tionghoa yang berbaur dengan hanya sekitar 10% etnis Arabnya itu sendiri.
      Meskipun begitu, beberapa bangunan peninggalan Muslim India atau Arab masih bisa dijumpai sebagai bangunan bersejarah. Diantaranya ialah Masjid Al-Anshor yang dibangun tahun 1648 oleh Muslim India, Masjid Kampung Baru yang dibangun di abad ke 18, Masjid Langgar Tinggi yang dibangun abad-18 oleh Muslim Arab, Masjid An-Nawier yang sekarang menjadi Masjid terbesar di Pekojan, Masjid Zawiyah, serta Jembatan Kambing.
      Dalam sejarahnya juga di tahun 1901, di Pekojan ini  berdiri organisasi Pendidikan islam bernama Jamiatur Kheir. Dari sanalah hadir tokoh besar KH Ahmad Dahlan dan HOS Tjokroaminoto. Namun sayangnya, bangunan sekolah yang berada di jalan Pekojan Raya saat ini sudah tak ditemukan lagi.
       
      Museum di Tengah Kebun. Sudah Pernahkah Kamu Kesana?

      Salah satu sisi Museum
      Begitulah nama Museum yang berada di Jalan Kemang Timur 66 Jakarta Selatan ini, Museum di Tengah Kebun. Seperti namanya, bangunan museum memang berada di tengah kebun atau taman nan asri khas tropis. Lantas museum apakah ini? Apa yang menjadi koleksinya?
      Museum di Tengah Kebun ini merupakan museum yang mengkoleksi barang seni antik dari dalam dan luar negeri. Bukan dikelola pemerintah, namun milik swasta alias pribadi seorang tokoh periklanan modern Indonesia, Bapak Sjahril Dajlil. Beliau memang pecinta barang antik yang membuatnya berburu koleksi hingga ke berbagai negara.
      Dengan koleksi yang terbilang sangat lengkap, yaitu 4.000 koleksi dari 63 negara dan 26 Provinsi di Indonesia, Museum yang berada di lahan seluas 3.500 m2 ini sempat terpilih sebagai Museum Swasta Terbaik dalam Museum Awards 2013.
      Gerbang museum ini sudah sangat nyentrik terlihat. Gerbang kayu dengan sentuhan topeng yang dipajang menjadikan kesan seni sudah terasa dari sini. Setelah memasuki gerbang, pengunjung akan langsung disambut dengan lorong sepanjang 60 meter dimana sisi kanan dan kirinya ditanami tanaman hijau tropis yang membuatnya sangat adem. Lorong ini sering disebut sebagai lorong waktu karena memang nantinya kita akan diajak masuk ke suasana berbeda.
      Setelahnya, pengunjung lagi-lagi disuguhkan pemandangan taman luas yang bertema tropis. Di tengahnya terdapatlah bangunan utama dengan arsitektural tradisional jawa. Persis namanya, museum yang berada di tengah kebun.
      Dari depan bangunan museum, sudah dapat terlihat koleksi berupa patung Singa dari Dinasti Qing, pot bunga dari Jepang, Patung Pahat Asmat, dan lainnya. Koleksi lain benda-benda antiknya sendiri dibagi dalam 17 ruangan utama dengan tema-tema tertentu seperti ruang Buddha yang berisi berbagai patung Buddha dari berbagai negara, Ruang Lukisan Raja Wilhelm dari Jerman, Ruang Mari Jepang, Ruang Dinasti Ming, Ruang Singa Garuda, Ruang Dewi Sri, dan lain sebagainya. Selain itu beberapa benda juga tersebar acak di berbagai sudut termasuk di tamannya.
      Untuk menugunjungi Museum ini kalian tidak bisa asal waktu saja. Kalian harus melakukan reservasi terlebih dahulu ke nomor teleponnya 021-7196907 dimana minimal rombongan ialah 7 orang dan maksimal 15 orang. Kalian akan dikenakan uang jaminan Rp 200 ribu namun akan dikembalikan ketika kalian berkunjung. Hari dan jam kunjungannya sendiri hanya tersedia di Hari Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu di jam 09:00-12:00 serta 12:30-15:30 WIB.
    • Kenalan doooong
      By RDini
      Hi rekan jalan2
      Kenalan dooong
      namaku Dini. 
      26yo, lulusan Psikologi. 
      Berniat cari kerja yang bisa sekalian jalan2 baik dalam maupun luar negri. 
      Ada yg bisa bantu kasih info kah? 
       
      Ditunggu balasannya yaaa
       
      warm regards, 
      Dini