Sign in to follow this  
redocean

Etika Jalan-Jalan di Korea Selatan

11 posts in this topic

Hallo jalan2ers, Korea Selatan sekarang ini menjadi salah satu negara yang termahal dalam urusan pariwisatanya. Wajar saja sih, karena hal tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan, terutama wisatawan asing di luar Korea itu sendiri. Pesona pariwisata Korea Selatan juga didukung dengan berkembangnya atau makin meluasnya demam Korea, baik itu lewat musik, film, drama, maupun acara-acara hiburan lainnya.

Buat yang mau ke Korea Selatan, ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait soal etika di negara ini. Sebenanrnya, nggak Cuma di Korea sih kita harus mengikuti etika atau budaya atau kebiasaan di negara setempat, tapi kali ini saya mau mencoba member informasi sedikit terkait hal-hal tersebut.

Korea ini masih di Asia dan untuk orang-orang seperti kita tentu nggak terlalu sulit untuk mengikuti kebiasaan yang biasa dilakukan masyarakat Korea. Mulai dari sopan santun terhadap yang tua, kebiasaan makan, dan lain sebagainya. Perlu dicatat bahwa orang Korea itu menjunjung tinggi soal tata karma menghormati yang lebih tua. Nah, selengkapnya, ini dia:

  • Membungkuk

Membungkuk ini hal yang biasa yang dilakukan masyarakat Korea. Untuk menyapa seseorang, anda baiknya membungkuk sambil mengucapkan salam kepada mereka. Membungkuk juga bagus dilakukan saat mengucapkan terima kasih dan hal-hal lain. Nggak terlalu sulit, karena di Indonesia sendiri, kebiasaan menundukkan kepala saat meengucapkan terima kasih cukup biasa, tinggal ditambahin membungkukkan badan saja.

 

Kalau mau berkenalan, membungkuk sambil diikuti menjabat tangan mereka. Jadi ucapkan salam, berjabat tangan, dan sambil membungkuk. Itu hal yang biasa dilakukan. Membungkuk berarti kita menghormati orang tersebut.

 

  • Menambahkan kata “yo†di akhir kalimat

Hal ini jika anda mau mempelajari beberapa kosa kata dalam percakapan Bahasa Korea, jangan lupa untuk menambahkan kata “yo†di akhir kalimat. Bahasa Korea memiliki tingkatan tertentu, sama seperti Bahasa lain, seperti Bahasa Jawa, Sunda, dan banyak daerah lainnya di Indonesia. Ada bahasa yang harus digunakan untuk orang tua atau orang yang baru dikenal seperti bahasa halus, dan ada juga bahasa kasar atau slank yang bisa digunakan untuk sesame teman sebaya.

 

Serupa dengan aturan bahasa tersebut, di Korea juga demikian. Kata “yo†atau “imnida†di akhir kalimat dalam Bahasa Korea menunjukkan bahwa itu bahasa yang sopan dan harus digunakan kepada orang tua atau orang yang belum akrab hubungannya. Misalnya, mau mengucapkan salam, ucapkan, “annyeonghase-YO,†ya…

 

  • Etika makan dan minum

Soal etika makan dan minum jika anda bersama orang Korea tentu harus juga diperhatikan. Banyak kebiasaannya, namun beberapa yang bisa saya sebutkan antara lain seperti berikut ini:

Jika dipersilakan duduk, baru duduk (ya biasalah ya…) Kemudian, untuk memulai makan juga demikian. Si tuan rumah biasanya akan menuangkan air pada tamu, terima air tersebut dengan mengangkat gelas sedikit dan memegangnya satu tangandengan tangan lainnya pada yang berada di dekat pergelangan tangan.

Jika saat itu ada orang tua, minum jangan menghadap depan. Agak memalingkan muka untuk menunjukkan kesopanan anda. Dan jangan lupa, letakkan sumpit di samping mangkuk atau di atas meja jika sudah selesai makan. Cara memegang sumpit atau sendok juga perlu diperhatikan. Sumpit jangan disilangkan saat makan, dan sendok pegang seperti biasa adat kita. Namun sendok Korea lebih panjang gagangnya. Letakkan di poisisi atas tapi tidak terlalu atas atau tidak di ujungnya. Masih banyak sebenarnya etika makan, tapi semuanya standard internasional, seperti tidak mengecap, tidak berisik, dan lain sebagainya. Jika menggunakan tusuk gigi atau bersin harus ditutup dfan memalingkan muka sedikit. Yang jelas, jangan kumur2 di depan meja makan. Heheheh

 

  • Etika Obrolan

Jika ingin berkenalan, coba buka topic-topik yang luwes. Sebaiknya menhindari topic-topik yang berat seperti misalnya politik, keadaan negara, dan lain sebagainya. Tapi jangan heran juga jika sewaktu-waktu anda diajak ngobrol soal kehidupan pribadi anda yang mungkin kalau kita bisa dibilang tidak sopan. Misalnya, mereka suka menanyakan usia, keluarga, dan pekerjaan anda serta lain sebagainya. Jawab saja dengan sopan karena ini berarti mereka ingin mengenal anda.

 

Beberapa di atas adalah hal yang perlu diketahui. Intinya, Korea sangat menghormati orang yang lebih tua. Jadi, dahulukan orang tua dalam banyak kondisi ya… Kalau ada tambahan, silakan saja, semoga bisa berbagi manfaat dengan yang lainnya.

 


 

Share this post


Link to post
Share on other sites

korea juga pakai etika membungkuk ya, kirain udah gak terlalu sekarang hehehe tapi katanya orang2 korea kurang ramah ya terus agak kasar, bener gak tuh?

Share this post


Link to post
Share on other sites

korea juga pakai etika membungkuk ya, kirain udah gak terlalu sekarang hehehe tapi katanya orang2 korea kurang ramah ya terus agak kasar, bener gak tuh?

yg jelas ga seramah org indonesia kyknya hhhee 

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau menurut saya yang paling sensitif untuk memulai suatu pembicaraan ya, baik di setiap orang apalagi di setiap negara...pasti masing2 mempunyai etika tersendiri
 

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau menurut saya yang paling sensitif untuk memulai suatu pembicaraan ya, baik di setiap orang apalagi di setiap negara...pasti masing2 mempunyai etika tersendiri

 

betul... kdang sesuatu yang kita biasa aja bagi mereka sensitif dan sebaliknya

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo mau bisa percakapan dalam bahasa korea harus banyak nonton drama korea yang belum d dubber, jadi bisa sedikit mengerti percakapan sederhana.

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo mau bisa percakapan dalam bahasa korea harus banyak nonton drama korea yang belum d dubber, jadi bisa sedikit mengerti percakapan sederhana.

salah satunya buat latihan itu... yg pntg mau belajar dan latihan

Share this post


Link to post
Share on other sites

salah satunya buat latihan itu... yg pntg mau belajar dan latihan

Iya gak usah yang terlalu sulit, yang penting bisa ngomong'y, kalo bisa baca tulisan'y mah lewat kursus atau kamus aja.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Tulisan kali ini terinspirasi dari thread yang dibuat momod Deffa yang berjudul Ask Maskapai Low Cost dari Tokyo Jepang ke Seoul Korea Selatan?. Sebetulnya pada thread tersebut mas Kyosash sudah memberi salah satu alternatif cara termurah untuk pergi ke Seoul. Namun saat mengulik lebih lanjut, ternyata pertanyaan sejenis cukup sering ditanyakan oleh wisatawan dari berbagai negara di banyak forum travelling. Setelah saya ingat-ingat, seorang rekan juga pernah bertanya hal yang sama beberapa waktu silam sehingga saya berkesimpulan cukup banyak juga yah wisatawan yang tertarik untuk melakukan kombo wisata ke Jepang dan Korea Selatan sekaligus.
      Nah, berhubung kemarin baru selesai menulis tentang aneka moda transportasi di Seoul dan lagi in the mood untuk menulis tentang transportasi, kali ini saya ingin berbagi beberapa hasil ulikan yang berkaitan dengan tema di atas, yaitu bagaimana caranya untuk pergi dari Tokyo/Jepang ke Seoul/Korea Selatan?. Yang akan saya informasikan bukan hanya aneka low cost atau budget airline saja, namun beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk pergi ke dari Tokyo/Jepang ke Seoul/Korea Selatan. Mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang berminat untuk wisata ke dua negara tersebut yah.
      Cara pertama: Menggunakan penerbangan internasional
      Oke, sudah jadi rahasia umum jika salah satu cara termudah untuk pergi dari Jepang ke Korea Selatan adalah menggunakan pesawat terbang (ya masa mau berenang sih?). Tapi mungkin masih banyak yang bingung menentukan pilihan maskapai penerbangan, menentukan titik keberangkatan, maupun memperkirakan berapa biaya yang harus disiapkan, jadi saya akan fokus pada hal-hal tersebut.
      Dewasa ini, nggak sulit menemukan penerbangan yang menghubungkan kota-kota besar di Jepang dengan Korea Selatan. Dari Jepang, yang paling mudah adalah berangkat dari Tokyo (via Narita Airport) maupun dari Osaka (via Kansai International Airport). Jika kota tujuannya adalah Seoul, maka bandara tujuan yang terdekat dari Seoul adalah Incheon International Airport yang terdapat di Incheon dan Gimpo International Airport. Diperkirakan setiap harinya terdapat 49 penerbangan dari Tokyo ke Seoul, dengan perkiraan 218 penerbangan/minggunya.
      Lalu maskapai mana yang menjadi favorit untuk bepergian dari Tokyo/Jepang atau Osaka/Jepang ke Seoul/Korea Selatan atau Busan/Korea Selatan dan sebaliknya? Dan berapa perkiraan harga tiketnya? Berikut daftar beberapa list maskapai favorit yang bisa saya kumpulkan (note = untuk informasi harga, sebaiknya langsung cek ke link yang saya sertakan untuk mengetahui promo terkini karena harga dapat berubah sewaktu-waktu):
      Vanilla Air (klik disini), rate mulai dari ¥7500* untuk Tokyo (Narita) - Seoul (Incheon).
      Eastar Jet (klik disini), rate normal kira-kira ¥20000* untuk terbang dari Tokyo (Narita International Airport) ke Seoul (Incheon International Airport). Namun kadang-kadang ada promo harga tiket hanya ¥4000* hingga ¥9000* untuk Tokyo-Seoul lho (syarat dan ketentuan berlaku), jadi rajin-rajin saja cek website resmi Eastar Jet untuk promo terbaru.
      Fly Peach (klik disini), rate termurah termurah yang diketahui mulai dari JPY6280*, berangkat dari Osaka (Kansai International Airport) ke Seoul (Incheon International Airport).
      Asiana Airlines (klik disini), termasuk salah satu penerbangan yang paling banyak direkomendasikan bagi yang ingin bepergian dari Tokyo ke Seoul. Rate-nya standarnya kira-kira ¥26690* untuk roundtrip Tokyo (Narita International Airport) - Seoul (Incheon International Airport).
      Itu hanya sebagian penerbangan antara Jepang-Korea yang bisa saya temukan, khusus untuk kategori budget airlines/low cost carrier. Jika masih kurang, dalam waktu dekat AirAsia Japan juga berencana membuka jalur penerbangan ke Seoul dan Busan lho, walau masih belum jelas kapan realisasinya. Untuk non-budget airlines, masih banyak maskapai lain yang bisa dipilih seperti Korean Air dan JAL.
      Cara kedua: Kombinasi antara kereta dan feri
      Cara populer kedua untuk mencapai Korea Selatan dari Jepang adalah menggunakan kombinasi jalur darat (via kereta) dan laut (feri express). Hanya saja, jika menggunakan feri, Anda tidak bisa langsung menuju ke Seoul karena semua feri merapat di Busan. Dari Busan, Anda tinggal naik kereta maupun bus untuk menuju ke kota tujuan selanjutnya (Seoul, Incheon, maupun kota lainnya).
      Ada banyak layanan feri dari Jepang menuju Korea, namun setidaknya 2 layanan berikut disebut-sebut sebagai yang paling populer:
      1. JR Kyushu Jet Ferry Beetle. Beetle ini merupakan ferry tercepat menuju Busan. Dari titik keberangkatan di Fukuoka Port International Terminal, Hakata, hanya diperlukan waktu kutang lebih 2 jam 55 menit untuk mencapai Busan. Feri ini beroperasi 4-5 kali dalam sehari, dan perkiraan biayanya kurang lebih ¥13000* untuk sekali jalan (atau ¥24000* pulang-pergi). Jika berangkat dari Tokyo, wisatawan bisa naik kereta shinkansen untuk mencapai stasiun Hakata (±6 jam perjalanan). Info tentang JR Beetle bisa lihat disini.
      2. Kampu Ferry Service. Berbeda dengan JR Beetle yang merupakan feri express, layanan feri ini adalah feri tradisional. Waktu tempuhnya pun jauh lebih lama dibanding JR Beetle karena bisa menghabiskan hingga 14 jam perjalanan. Harga tiketnya bervariasi antara Â¥9000*-12000* tergantung jenis kelasnya. Feri ini berangkat dari Shimonoseki, dan dibutuhkan waktu kira-kira 6,5 jam untuk mencapai Stasiun Shimonoseki dari Tokyo (menggunakan shinkansen).
      Menggunakan kombinasi feri+kereta mungkin kurang populer bagi budget traveller. Selain karena mahal (karena harus keluar uang untuk shinkansen+feri+Korail untuk mencapai Seoul), juga karena waktu tempuhnya lebih lama dibanding naik pesawat. Namun cara ini bisa jadi alternatif bagi wisatawan yang tertarik mencari pengalaman wisata yang lebih karena bisa merasakan kombinasi antara perjalanan darat dan laut. Oya, jika ingin lebih hemat, pertimbangkan untuk membeli JR Pass maupun KR Pass, sehingga biaya untuk naik shinkansen maupun Korail (shinkansen ala Korea) setidaknya sudah di cover oleh tiket terusan tersebut (jadi lebih hemat).
      Semoga informasinya bermanfaat.
      ***
      Udah sampai di Seoul dan bingung dengan moda transportasi disana? Baca ini yah:
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (2-end)
    • By vie asano
      Kemarin saya sudah sharing info seputar Koreastay, program homestay bagi wisatawan asing yang penasaran dengan bagaimana sih rasanya tinggal bersama keluarga asli Korea Selatan. Program tersebut juga bisa jadi alternatif akomodasi saat wisata ke Korea Selatan lho, karena kisaran harganya terbilang hemat, yaitu antara KRW30000*-60000* per-malam (atau setara dengan Rp.330000-660000 untuk 1 won 11 rupiah).
      Sebagai pelengkap dari info program homestay tersebut, saya ingin sharing beberapa etika dasar yang wajib diketahui oleh wisatawan saat wisata ke negeri ginseng itu. Berwisata ibaratnya bertamu ke rumah orang. Ada beberapa aturan yang mungkin berbeda dengan yang biasa ditemukan di kampung halaman. Terlebih jika negara tujuan adalah Korea Selatan yang memiliki budaya dan tradisi yang jauh berbeda dengan budaya Indonesia, mulai dari bahasa, huruf tradisional, hingga batasan hal-hal yang boleh dan tak boleh dilakukan. Sebetulnya ada beberapa etika berikut ada kemiripan dengan etika yang berlaku di Jepang, yang sebagian sudah saya tulis dalam tulisan berjudul Jalan2ers, Jangan Lakukan Ini di Jepang ya! (klik hyperlink). Monggo sekalian dilihat sebagai referensi bagi yang ingin wisata juga ke Jepang.
      Umum
      -Hampir mirip dengan bangsa Jepang, orang Korea umumnya menghindari kata tidak maupun menghindari sikap yang kira-kira akan menyakiti orang lain. Jadi pandai-pandailah menangkap ekspresi lawan bicara, apakah mereka betul-betul mengatakan hal yang sebenarnya atau hanya sekedar basa-basi saja untuk menyenangkan Anda.
      -Basa-basi menjadi salah satu bagian penting dalam pergaulan. Jika Anda dipuji, cara yang paling sopan untuk menerima pujian tersebut adalah dengan bersikap merendah.
      -Bagi orang Korea, sentuhan fisik bisa dianggap sebagai sesuatu yang mengganggu. Jadi jika belum terlalu kenal, jangan coba-coba untuk melakukan kontak fisik seperti menepuk pundak maupun memeluk.
      -Salah satu point terpenting dalam budaya Korea adalah selalu menghormati orang yang lebih tua. Jika bertemu dengan orang yang lebih tua, misalnya saja yang dituakan di rumah host, hindari melakukan kontak mata secara langsung dan selalu tunjukkan sikap sopan.
      Salam
      -Hampir mirip dengan Jepang, bangsa Korea biasa membungkukkan badan sebagai pengganti salam. Namun kadang-kadang ada juga yang membungkukkan badan sekaligus berjabat tangan (untuk laki-laki). Poin ini sedikit berbeda dengan budaya Jepang yang tidak mengenal kombinasi membungkukkan badan dan jabat tangan sekaligus. Oya, jika berjabat tangan, tata cara sopannya adalah dengan mengulurkan tangan kanan sementara tangan kiri ikut maju untuk mendukung tangan kanan.
      -Untuk wanita, biasanya salamnya cukup dengan membungkukkan badan saja (tidak perlu sambil jabat tangan).
      -Adapun kata ucapan standar yang diucapkan saat salam adalah man-na-suh pan-gop-sumnida, yang berarti senang bertemu dengan Anda.
      -Saat berpisah, membungkuk maupun melambaikan tangan merupakan salam perpisahan yang paling umum.
      Table manner
      -Jangan duduk sebelum diminta duduk oleh tuan rumah.
      -Jangan menempati kursi untuk orang yang dihormati. Bagi yang belum tahu, kursi untuk orang yang dihormati posisinya dapat dilihat dari arah pintu. Oya, jika Anda ditawari untuk duduk di kursi kehormatan, etikanya Anda harus menolaknya dengan sopan.
      -Jangan mulai makan sebelum yang paling tua mengajak untuk mulai makan.
      -Makanlah dengan alat makan yang disediakan (umumnya menggunakan sumpit) dan jangan makan menggunakan tangan kosong.
      -Untuk kesopanan, usahakan mencicipi semua jenis makanan yang dihidangkan di atas meja walau dalam porsi kecil, kecuali jika Anda alergi maupun tidak dapat makan makanan tertentu (jika tak yakin dengan menunya, jangan sungkan untuk bertanya).
      -Selesai makan, jangan melintangkan sumpit di atas mangkok. Cara yang lebih sopan adalah dengan meletakkan sumpit di atas meja di sebelah mangkok.
      -Jika ditawari minuman beralkohol dan Anda ingin menolaknya, katakan jika Anda tak bisa minum alkohol. Dewasa ini sudah banyak yang mengerti jika tak semua orang dapat minum alkohol. Namun jika Anda ingin menghormati ajakan minum tersebut, setidaknya cicipi gelas pertama saja dan jangan dihabiskan. Aturan di Korea, gelas kosong berarti tambah minuman.
      -Satu hal yang paling penting, jangan mengkritik makanan atau minuman yang disajikan. Bangsa Korea sangat bangga dengan kuliner mereka dan kritikan dapat dianggap tidak sopan.
      Oleh-oleh
      Nah, tips ini khususnya bagi yang tertarik untuk mengikuti program Koreastay yang mana wisatawan akan tinggal di rumah host.
      -Untuk mengawali sebuah hubungan baik, usahakan membawa buah tangan saat akan bertemu dengan host. Tak ada syarat khusus untuk kriteria buah tangan yang akan diberikan, namun hindari memberikan barang-barang berikut ini: yang harganya terlalu mahal (karena akan menyusahkan mereka untuk memberi hadiah balasan), memberi benda tajam seperti gunting maupun pisau (karena menyimbolkan putusnya sebuah hubungan), set barang yang terdiri dari 4 item (karena menyimbolkan kematian), penutup kepala warna hijau, dan barang-barang yang dihiasi tulisan warna merah (menyimbolkan kematian).
      -Barang ideal yang dijadikan oleh-oleh adalah benda-benda berukuran kecil maupun makanan (kue, coklat, ataupun buah-buahan).
      -Sebaiknya oleh-oleh dibungkus dengan rapi, dan lebih baik lagi jika dibungkus dengan warna cerah seperti kuning atau merah. Sebaliknya, jangan membungkus oleh-oleh dengan warna putih, hitam, maupun hijau.
      Tambahan lainnya
      -Hindari mengajukan pertanyaan yang terlalu personal pada orang yang belum terlalu dikenal. Sebaliknya, jika orang Korea menanyakan hal pribadi pada Anda (seperti umur maupun gaji), itu berarti mereka sungguh-sungguh tertarik pada Anda.
      -Hindari membicarakan topik-topik berikut ini: politik, perang, komunisme, sosialisme, dan hal yang terlalu pribadi. Sebaliknya, topik favorit untuk dibicarakan adalah: olahraga (khususnya sepak bola), ekonomi dan pencapaian internasional, hobi, kesehatan anggota keluarga, dan layang-layang.
      -Salah satu tips terpenting, jangan pernah menyamakan Korea dengan Cina maupun negara lainnya karena dapat menyakiti harga diri mereka.
      Demikian beberapa etiket dasar yang perlu diketahui jika ingin bepergian ke Korea Selatan. Tentunya etika-etika tersebut saya pilih yang paling umum dan berkaitan dengan aktifitas wisata, khususnya berkaitan dengan program Koreastay. Semoga bermanfaat.
    • By vie asano
      Saya sudah berbagi sedikit info tentang panduan belanja di Seoul pada tulisan Seoul Shopping Guide: Belanja Dimana?. Untuk melengkapi tulisan tersebut, kali ini saya ingin sharing tips apa saja yang perlu diperhatikan agar momen belanja di Seoul terasa lebih afdol. Tips-tips tersebut saya ringkas dalam beberapa point, kurang lebih berikut isi tips-nya:
      Seputar tempat belanja
      Pada tulisan Seoul Shopping Guide: Belanja Dimana?, di bagian penjelasan tentang Dongdaemun Market, saya menulis jika Dongdaemun Market sebagai pusatnya fashion Korea yang sesungguhnya. Beragam trend fashion terkini awalnya dari Dongdaemun Market, namun bukan berarti disinilah tempat termurah untuk berbelanja fashion. Kenapa? Karena di Seoul, barang yang sama bisa dijual dengan harga yang berbeda tergantung lokasi penjualannya. Kaos seharga puluhan ribu won di daerah Apgujeong Rodeo Street bisa saja dijual seharga ribuan won di area sekitar kampus (seperti Hongdae dan Shinchon), dan bisa lebih murah lagi jika dijual di lapak temporer (berupa kios maupun truk). Dari sini ada beberapa tips yang bisa saya bagikan:
      -Jangan langsung membeli barang pertama yang dilihat, apalagi jika distrik tersebut termasuk kawasan mahal. Usahakan untuk membandingkan dulu dengan barang sejenis di toko yang ada di distrik lainnya.
      -Bagi budget traveller, disarankan untuk memilih toko yang ada di distrik level mahasiswa seperti Sinchon dan Hongdae. Banyak lho toko di sekitar kampus yang menjual barang dengan harga miring karena ketatnya persaingan antar toko.
      -Toko di pasar tradisional biasanya bisa lebih murah lagi. Namun konsekuensinya, dibutuhkan skill menawar yang cukup lihat, dan sayangnya nggak semua pedagang pasar tradisional menguasai bahasa Inggris.
      -Alternatif lainnya, belanjalah di sekitar subway (baik di luar stasiun subway maupun di subway underground shopping mall) karena harganya bisa jauh lebih murah dibanding aneka jenis tempat belanja lainnya.
      -Walau saya sebut Dongdaemun Market belum tentu memberikan harga termurah, nggak ada salahnya mencoba membandingkan 2-3 toko di Dongdaemun sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang karena biasanya harga termurah di area ini tetap saja lebih murah dibanding distrik mahal seperti Gangnam. Tips lainnya, belanja di toko kecil maupun lapak-lapak di Dongdaemun biasanya jauh lebih murah dibanding belanja di toko besar di Dongdaemun.
      Seputar waktu belanja
      Punya rencana untuk melakukan wisata belanja di Seoul? Berikut beberapa bocoran momen terbaik untuk belanja dan mendapatkan harga terbaik:
      -Salah satu waktu terbaik untuk belanja adalah pada akhir musim, atau biasanya di bulan Januari, April, Juli, Oktober, dan Desember (untuk department store). Memang sih Anda akan ketinggalan mode terkini di musim tersebut, namun disisi lain, pada akhir musim biasanya berbagai pusat perbelanjaan besar biasanya menggelar diskon khusus untuk menghabiskan stok barang.
      -Siapa sih yang nggak suka diskon? Bagi wisatawan yang ingin mengincar diskon belanja, periode diskon terpanjang biasanya terjadi sebelum dan sesudah Lunar New Year dan Chuseok. Sedangkan untuk kosmetik, biasanya ada diskon besar di akhir tahun.
      -Jakarta boleh punya Jakarta Great Sale. Seoul pun memiliki 2 event diskon besar-besaran, yaitu Seoul Summer Sale dan Korea Grand Sale (di musim dingin). Yang hobi berburu diskonan, jangan lewatkan kedua event diskon tersebut yah.
      Seputar tips menawar
      -Nggak menguasai bahasa Korea namun ingin mencoba tawar menawar? Biasanya sih bahasa Inggris dasar sudah cukup kok, jadi jangan terlalu takut untuk belanja di lapak tradisional yah.
      -Jika membeli di lapak pinggir jalan (seperti mobile kiosk maupun pedagang tenda), selalu usahakan untuk menawar jauh dibawah harga yang ditawarkan baru naikkan penawaran sedikit demi sedikit (misalnya bisa mulai dengan menawar setengah harga jual). Soalnya jika selisihnya tak begitu banyak, biasanya pedagang akan langsung mengiyakan padahal Anda masih bisa menawar lebih jauh lagi.
      -Sulit untuk tawar menawar? Setidaknya mintalah barang gratisan sebagai bonus. Misalnya, jika membeli 3-4 gantungan kunci, mintalah 1 untuk bonus. Atau jika membeli beberapa potong baju, minta 1 baju secara cuma-cuma, dan seterusnya. Jika pemilik toko/lapak tidak mau memberikan barang gratisan, lebih baik bersikap seolah akan pindah toko saja.
      -Tips lain bagi yang ingin berbelanja di lapak non-toko atau belanja di toko kecil. Jika Anda gagal menawar harga, pindahlah ke lapak sebelah dan sebutkan harga terakhir di toko saingan (untuk barang yang sama). Biasanya toko yang baru dimasuki akan memberikan penawaran khusus untuk Anda.
      Seputar harga dan metode pembayaran
      -Untuk metode pembayaran tak jauh beda dengan di Indonesia. Pedagang lapak kecil biasanya hanya menerima cash, sementara vendor besar menerima pembayaran menggunakan berbagai kartu kredit.
      -Jika ada keperluan dengan bank (misalnya ingin menukar uang), ingatlah selalu jam operasional biasanya antara pukul 09.30-16.30 Senin-Jumat.
      -Untuk wisatawan asing, di Seoul ada lho kebijakan Tax Refund yang berlaku di beberapa toko tertentu. Kapan-kapan akan saya bahas beserta ulasan tentang freepass khusus untuk wisatawan yang hobi shopping.
      Seputar ukuran baju
      Sudah jadi rahasia umum jika fashion menjadi barang favorit untuk diburu saat belanja ke Seoul. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda memilih baju yang tepat:
      -Jika memang sudah berniat akan belanja baju, sebelum pergi ke Korea Selatan, ketahui dulu ukuran baju Anda dalam ukuran Korea. Biasanya ukuran ditampilkan centimeter, kecuali untuk ukuran pinggang ditampilkan dalam inchi.
      -Beda lagi dengan ukuran sepatu. Biasanya ukuran sepatu ditampilkan dalam milimeter. Jadi agar lebih pasti, sebaiknya usahakan mencoba dulu setiap barang fashion yang akan dibeli.
      -Biasanya, orang asing susah menemukan ukuran baju yang tepat di Korea Selatan (terutama untuk bigsize, karena ukuran baju Korea kecil-kecil). Bagi yang kesulitan dengan ukuran ala Korea, cobalah berbelanja di daerah Itaewon yang sangat dikenal sebagai distrik multikultural.
      ***
      Kurang lebih demikian beberapa tips yang bisa saya bagikan. Jika ada yang mau menambahkan, boleh banget. Oya, saya juga pernah berbagi info seputar shopping guide di Jepang, monggo dibaca-baca juga (lihat disini: Japan Shopping Guide: Tokyo Area, Japan Shopping Guide: Kyoto Area, Khusus Shopaholic, Panduan Dasar Wisata Belanja di Jepang)
    • By Diny Puspa Dewi
      hallo hallo 
      aku lagi cari temen nih buat ke korea tahun depan tepatnya pas libur lebaran berarti sekitar tanggal 1 juni s/d 8 juni 2019, plan stay nya memang 1 minggu
      aku belum beli tiket pesawat atau apapun karena bener2 cari temen yang bisa bareng2 dari berangkat sampe pulang trus diskusiin semuanya brg2 biar enak ><
      pengalaman taun kmrn nekat berangkat sendiri jadi ngebego sendirian di perjalanan huhu
      but thanks to jalan2.com aku dpt tmn ngebolang pas diseoul 
      so kalau ada yang minat dan emg punya plan sama kaya aku boleh hubungin aku di WA 085314754967
      thank you
      ps: emang sih masih lama plannya tapi biar persiapannya lebih mateng aja jadi dr sekarang carinya hehe