Sign in to follow this  
AB. Harta

4 tipe scamming di bangkok dan cara menghindarinya!!1

19 posts in this topic

Bangkok merupakan wisata terpopuler Thailand. Seperti beberapa kota wisata di Asia Tenggara, Bangkok menyimpan berbagai cerita, mulai dari cerita menyenangkan sampai sebutan Bangkok sebagai real Scam City.  Berbagai macam atraksi menarik bisa anda dapatkan dengan harga rendah , namun Scammer dimana-mana dan anda harus tetap berhati-hati.

 

Jangan khawatir, banyak yang pernah tertipu, banyak yang pernah menolak, banyak pegnalaman orang yang pernah ke Kota Bangkok dan telah di publikasikan sehingga anda tidak usah khawatir mengenai scamming. Asal pintar-pintar menghindari, anda akan aman.

 

Beberapa Scam Action yang dihadapi para turis telah dipublikasikan, dan kali ini akan dibahas mengenai hal tersebut. Jadi bagi anda yang akan bepergian ke Bangkok dan tidak ingin rugi, ikuti tips artikel berikut ini.  Sebelum anda mengetahui cara menghindarinya, anda harus tahu tipe-tipe scam yang sering terjadi di Bangkok ini. 

 

1. Dibawa berkeliling entah kemana

 

saat anda akan pergi dari satu tempat ke tempat lain, berhati-hatilah . Perhatikan jalan baik-baik dari dan ke tujuan anda. Anda harus punya pengetahuan kemanakah anda ingin pergi karena tipe scamming jenis ini tidak akan membawa anda ke tempat tujuan dengan mudah , anda akan dibawa berkeliling-keliling sampai argo tertentu dan anda disuruh membayar sebesar harga tersebut.

 

Tapi mungkin, ongkos tersebut bisa anda anggap sebagai ongkos berjalan-jalan, anda tidak perlu khawatir berlebihan. asalkan anda diantar ke hotel tempat anda berada saat pulang. Bagaimana cara menghindarinya ?Hindar naik tuktuk atau taksi tanpa meteran, anda harus tahu berapa yang anda bayarkan seharusnya kepada mereka.

 

Hal ini sebenarnya bisa sangat berbahaya bila anda bepergian di malam hari, apabila anda akan pergi ke klub malam terkenal sebaiknya anda benar-benar mengetahui dimana daerah tersebut berada. alih-alih dibawa ke klub, anda akan dibawa ke daerah prostitusi dan ke klub striptease disana. jadi berhati-hatilah!!!

 

2. Dipaksa membeli barang yang mahal

 

hati-hati bila anda sedang berkeliling di Khao San Road. Scamming jenis ini tidak berbahaya hanya saja bisa menguras uang anda. Terdapat 2 tipe penipuan, anda akan ditawari barang-barang standar dengna harga tinggi, dan anda akan ditawari barang-barang seperti berlian palsu, tentu saja anda harus membayar mahal untuk hal yang kedua ini, anda akan menyesal setelah menyadari bahwa barang tersebut adalah palsu.

 

Apabila anda tidak punya waktu untuk menawar, anda jangan pernah membeli barang-barang tersebut, beberapa pengalaman turis membuktikan bahwa anda bisa dengan mudah tertipu ketika anda buru-buru.  kasus lainnya adalah anda membeli elektronik dengan murah , Thailand dikenal memproduksi barang-barang refurbish, seperti indonesia, anda akan membeli sesuatu yang murah dan tidak tahan lama, karena ada kejadian turis yang membeli kamera SLR setelah 3 minggu dipakai, kamera tersebut rusak, tentu saja tidak ada garansi resmi dan anda tidak mungkin kembali ke Bangkok kan ?

 

cara agar anda terhindar dari scam ini adalah anda harus membandingkan harga yang anda dapat dengan harga orang lain yang membeli, dan bila anda tidak tahu benar-benar mengenai suatu barang, jangan pernah membeli barang tersebut. hal tersebut bisa membantu anda agar tidak terkena scamming dan kehilangan uang anda.

 

3. Harga tiket masuk yang mahal di tempat wisata

 

Dikenal sebagai calo, seperti di Indonesia bukan ? di Bangkok pun ada orang-orang seperti ini. Mereka akan memberhentikan tuk-tuk atau taksi ( kalau taksi anda bukan merupakan taksi resmi, hati2!) dan menawarkan harga tertentu kepada anda. Bila anda menolak dan berpikir telah terlepas dari jerat scamming, anda salah ! mereka akan mencari cara lain agar anda mau membeli apa yang mereka tawarkan.

 

ada kasus dimana anda telah terlepas dari tiket masuk mahal, ketika keluar tempat tersebut, anda akan ditawari untuk melihat-lihat tempat yang sama, setelah itu anda akan ditawari harga mahal untuk masuk ke tempat yang mereka tawarkan, setelah anda terima tawaran mereka ,  ternyata tempat tersebut tutup !!!!!

 

Cara menghindari hal ini adalah dengan membooking tur terpercaya , bila anda tidak ikut tur maka jangan coba-coba membeli di luar loket yang telah tersedia, karena bagaimanapun semua orang ingin mengambil harga lebih tinggi.

 

4. dirampok!!!

 

ini banyak sekali terjadi, anda akan bisa kehilangan semua uang anda karena hal ini. anda akan dibawa oleh suatu program ke sebuah desa dan anda akan disuguhi ramah tamah oleh mereka, anda disuguhi minuman dan makanan. anda harus waaspada!! karena bisa jadi minuman yang disajikan mengandung obat dan ketika anda siuman uang anda sudah hilang!!!! ini akan sangat merepotkan dan berbahaya.

 

Bangkok adalah kota besar, banyak orang jahat, anda harus sangat hati-hati mengenai scamming disini. anda tidak bisa sembarangan percaya pada setiap orang. be a smart traveller !!!

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau untuk guidenya sendiri bagaimana, apa ada kemungkinan mereka bekerjasama ya?

 

kemungkinan selalu ada, makanya lebih baik memilih yang terpercaya dengan harga sedikit agak mahal, dan kita harus selalu waspada kalau ada keaneham, maka saling berbagi informasi mengenai scamming adalah jalan terbaik.

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah serem ya, apalagi buat perempuan ya bahaya kalau travelling sendiri kayaknya ke sini2.. tapi negara2 lain juga lumayan banyak tuh ya yang scamming nya semacam ini

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah serem ya, apalagi buat perempuan ya bahaya kalau travelling sendiri kayaknya ke sini2.. tapi negara2 lain juga lumayan banyak tuh ya yang scamming nya semacam ini

mungkin untuk menghindarinya, paling ndak baca-baca informasi serta bawa peta. trus sedikit-sedikit pelajari bahasa setempat. 

Share this post


Link to post
Share on other sites
kalau untuk guidenya sendiri bagaimana, apa ada kemungkinan mereka bekerjasama ya?
Ati2 dengan guidenya,mainya halus mbak,hwehehe Biasanya main di uang (nilai tukar), Jadi sering2lah cek nilai tukar,hwehehehe Dan ada beberapa yg lain sih sebenernya,tapi kayanya ga enak kalau saya buka disini,maklum profesi saya jg serupa,hwehehehe.,.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ati2 dengan guidenya,mainya halus mbak,hwehehe Biasanya main di uang (nilai tukar), Jadi sering2lah cek nilai tukar,hwehehehe Dan ada beberapa yg lain sih sebenernya,tapi kayanya ga enak kalau saya buka disini,maklum profesi saya jg serupa,hwehehehe.,.

 

wah , tapi agan ga do a scam kan gan ?

eh gan, agan di bogor kan ? ane ada kerjasama soal rental mbl nih gan, pm deuh.

Share this post


Link to post
Share on other sites

yang gue tau seringnya tuh dibawa keliling tapi kayak dipaksa keliling ke tempat tempat belanja atau buat baju gitu,,, nanti pas sampe sana seperti dipaksa melihat lihat atau beli ditempat tersebut...

 

gw pernah ngalamin sendiri kayak gini, mau pergi ke suatu tujuan... sebelom sampe ke tujuan tersebut dipaksa masuk ke tempat tempat lain dulu... wasting time!

 

 

Gw juga pernah ngalamin yang pas mau masuk suatu tempat diunjukin sama orang, orangnya bilang tutup... tapi gw ga percaya jalanin terus aja... belaga ga ngerti dia ngomong apa.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Hendry_yoi

Ya scamming yg pertama itu biasanya terjadi klo kita ambil paket tour :/ sewa mobil + driver krn mereka pasti dpt komisi dr toko tsb

Scamming kedua itu hal lumrah di thailand. Kalo kita mau masuk ke temple atw grand palace pasti di bilang tutup dan ditawarin tour dia

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Hendry_yoi

Ya scamming yg pertama itu biasanya terjadi klo kita ambil paket tour :/ sewa mobil + driver krn mereka pasti dpt komisi dr toko tsb

Scamming kedua itu hal lumrah di thailand. Kalo kita mau masuk ke temple atw grand palace pasti di bilang tutup dan ditawarin tour dia

kalau menurut saya gak begitu dech; sekarang paket tour mana yg tidak mengajak ke suatu tempat perbelanjaan? selama saya ikut paket tour pasti diajak ke tempat2 belanja; hanya frequensinya sedikit atau banyak (sekali atau beberapa kali); terlepas guidenya dapat bonus kl ada yg beli.

Kalau diajak ke suatu tempat kita khan bisa / gak perlu beli kalau barangnya dirasa tidak cocok dikantong dan hati. 

Semua tergantung "minat" dan liburan kita; ada yg suka berkunjung ke suatu tempat dan "cukup dengan foto2 narsis" utk dipajang di wall socmednya; tp ada yg memang ingin mengunjungi suatu tempat dan "belanja" barang2 di tempat itu. Jadi minat dan finacial sesorang khan gak sama. Contohnya saya pernah ikut paket tour ke China; beberapa anggota rombongan, dengan sukacita beli teh Rp. 8juta dia bilang jauh lebih murah drpd beli di Jakarta; beli obat cina 25juta alasannya juga demikian. Waktu ke Belanda diajak ke tempat pengolahan berlian, ada yg membelikan berlian 32jt krn istrinya ultah; demikian juga kl ke Thailand yg menurut beberapa orang "gems" thailand bagus2; meskipun juga ada yg bilang "gems" buatan. Kuncinya dari semua itu kembali ke kita, apakah kita butuh dan tahu akan kualitas barang2 itu, sehingga ketika membeli tidak merasa tertipu. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@widingh

Ok mas thx masukannya

Ya mungkin bagi sebagian orang itu bukan scamming tapi merupakan itinerary tour

Namun berdasarkan pengalaman sya kenapa hal itu saya sebut termasuk scamming

Contoh kasus ketika saya sewa minibus dari bandara phuket ke patong cuma utk drop off kita ke hotel. Di perjalanan supir dengan sengaja menepikan ke 2 tempat penawaran wisata. Padahal gk ada perjanjian dlo sebelomnya klo mw diajak ke t4 itu. Kondisi malam badan sudah capek jadi merasa jengkel dengan tindakan tersebut.

Jika dijelaskan sewa taksi wajib mampir kesini atw kesana dlo at least kita sudh prepare kan :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau menurut saya gak begitu dech; sekarang paket tour mana yg tidak mengajak ke suatu tempat perbelanjaan? selama saya ikut paket tour pasti diajak ke tempat2 belanja; hanya frequensinya sedikit atau banyak (sekali atau beberapa kali); terlepas guidenya dapat bonus kl ada yg beli.

Kalau diajak ke suatu tempat kita khan bisa / gak perlu beli kalau barangnya dirasa tidak cocok dikantong dan hati. 

Semua tergantung "minat" dan liburan kita; ada yg suka berkunjung ke suatu tempat dan "cukup dengan foto2 narsis" utk dipajang di wall socmednya; tp ada yg memang ingin mengunjungi suatu tempat dan "belanja" barang2 di tempat itu. Jadi minat dan finacial sesorang khan gak sama. Contohnya saya pernah ikut paket tour ke China; beberapa anggota rombongan, dengan sukacita beli teh Rp. 8juta dia bilang jauh lebih murah drpd beli di Jakarta; beli obat cina 25juta alasannya juga demikian. Waktu ke Belanda diajak ke tempat pengolahan berlian, ada yg membelikan berlian 32jt krn istrinya ultah; demikian juga kl ke Thailand yg menurut beberapa orang "gems" thailand bagus2; meskipun juga ada yg bilang "gems" buatan. Kuncinya dari semua itu kembali ke kita, apakah kita butuh dan tahu akan kualitas barang2 itu, sehingga ketika membeli tidak merasa tertipu. 

 

 

@widingh

Ok mas thx masukannya

Ya mungkin bagi sebagian orang itu bukan scamming tapi merupakan itinerary tour

Namun berdasarkan pengalaman sya kenapa hal itu saya sebut termasuk scamming

Contoh kasus ketika saya sewa minibus dari bandara phuket ke patong cuma utk drop off kita ke hotel. Di perjalanan supir dengan sengaja menepikan ke 2 tempat penawaran wisata. Padahal gk ada perjanjian dlo sebelomnya klo mw diajak ke t4 itu. Kondisi malam badan sudah capek jadi merasa jengkel dengan tindakan tersebut.

Jika dijelaskan sewa taksi wajib mampir kesini atw kesana dlo at least kita sudh prepare kan :)

 

 

@Hendry_yoi

Ya scamming yg pertama itu biasanya terjadi klo kita ambil paket tour :/ sewa mobil + driver krn mereka pasti dpt komisi dr toko tsb

Scamming kedua itu hal lumrah di thailand. Kalo kita mau masuk ke temple atw grand palace pasti di bilang tutup dan ditawarin tour dia

Permasalahannya saya ga ambil paket tour... dan ini saya naik tuktuk... :geram

dan pada saat itu kita lagi ngejar waktu banget. jadi males bgt dah diajak muter muter dulu...

 

well kalo yg ini akhirnya sudah bisa disiasati sih,,, jadi stiap mau naik... pastiin dulu sama tukangnya kalo kita ga mau ktempat tempat tujuan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Hendry_yoi

oh kalo yg naek tuktuk belom pernah seh kejadian

cuma kalo naik taksi udah

ampir sama lah kayak gitu

cuma karena kali ini kita udah tau bakalan di gituin jadi ya udah prepare dan kondisi badan juga lagi fit jadi gak ada keluhan :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this