Sign in to follow this  
Followers 0

tips TIPS WISATA KE TANGKUBAN PERAHU

6 posts in this topic

Posted

Berbicara mengenai Tangkuban Perahu, tentu tak lepas dari legenda Sangkuriang yang tersohor. Cerita tentang cinta terlarang sang Sangkuriang kepada Dayang Sumbi yang ternyata adalah ibu kandungnya rasa-rasanya sudah sangat familiar di telinga. Karena Sangkuriang tidak mampu memenuhi persyaratan yang diajukan Dayang Sumbi untuk membuatkan sebuah perahu dalam satu malam, Sankuriang marah dan menendang perahu tersebut hingga terbalik dan membentuk gunung yang kemudian sinamakan Tangkuban Perahu yang artinya perahu yang terbalik.

Lepas dari legenda tersebut, gunung Tangkuban Perahu secara geografis terletak di Lembang, sebuah kabupaten yang berjara 30 km di utara Bandung. Secara fisik gunung Tangkuban Perahu memiliki tinggi 2.084 m di atas permukaan laut. Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini. Beberapa waktu lalu gunung ini sempat ditutup karena adanya aktifitas vulkanik.

Tangkuban Perahu salah satu objek tujuan wisata yang terkenal di kota Bandung ini menyimpan keindahan alam yang luar biasa indahnya. Tangkuban Perahu memiliki Sembilan kawah yang tersebar di puncaknya. Kawah terbesarnya adalah Kawah Ratu, Kawah Upa, dan Kawah Domas. Keindahan Tangkuban Perahu tak hanya terdapat pada kawah-kawahnya yang menyengatkan aroma belerang, namun sepanjang perjalanan menuju ke objek ini sangat menakjubkan. Hamparan kebun teh dan jajaran pinus menjadi ciri khas daerah berhawa dingin layakna di Tangkuban Perahu ini. Maka jika anda ingin menghabiskan liburan anda di Tangkuban Perahu persiapkan segala sesuatunya dengan baik. Berikut ada beberapa tips yang bisa anda jadikan acuan jika hendak berlibur ke Tangkuban Perahu.

 

post-34-0-29169300-1359380918_thumb.jpg

  1. Persiapkan Transportasi

Jika anda berlibur ke Tangkuban Perahu dengan membawa mobi pribadi atau mengikuti paket wisata dari travel agent rasanya anda tidak akan kesulitan dalam transportasi. Apabila anda menggunakan jasa transportasi umum, memang ada sedikit tatangan untuk bisa sampai di objek. Namun jangan khawatir ada beberapa alternative cara yang bisa anda gunakan.

  • Anda sudah sampai di Tangkuban Perahu dan sudha mebeli tiket? Baik, lanjutkan perjalanan anda dengan menyewa ojek dengan ongkos kira-kira Rp. 20.000 per orang. Janga lupa tawar-menawar dulu ya? Jangan sampai anda kecolongan. ;)
  • Jika anda ingin berwisata dengan nyaman dan berkesan, anda bisa menyewa motor denga tariff Rp. 80.000 per hari. Memang terkesan sedikit mahal, namun anda bisa puas berkeliling Tangkuban Perahu seharian, jika berkenan anda dapat melanjutkan perjalanan ke Ciater atau objek lainnya di sekitar Tangkuban Perahu. Bukankah itu sebanding dengan harga yang anda keluarkan?
  • Nah, jika anda bernyali besar, anda bisa nebeng alias numpang mobil bak terbuka yang banya berseliweran di aera Tangkuban Perahu tersebut. Dijamin anda tidak akan mengeluarkan uang sepeserpun atau gratis. Berani coba?
  • Meskipun anda membawa kendaraan sendiri, pastikan kondisinya baik, rem juga dalam kondisi yang baik. Karena anda berada di kawasan pegunungan dengan jalan yang menanjak dan berliku, maka kondisi kendaraan pastikan dalam kondisi prima. Berhati-hatilah dalam mengemudi.

Di area Tangkuban Perahu ini juga ada jasa penyewaan kuda. Anda bisa memanfaatkan jasa ini jika tak ingin lelah bekeliling lokasi. Tariff yang diatawarkan untuk sekali keliling kira-kira Rp 20.000. Anda juga akan dikenakan biaya tambahan jika berfoto dengan si kuda, tak mahal, cuma Rp 5.000 saja.

 

post-34-0-18311800-1359380955_thumb.jpg

  1.   Siapkan baju hangat

Liburan yang menyenangkan bersama anggota keluarga tentunya menjadi dambaan anda bukan? Namun, jangan hanya karena kurangnya persiapan anda jadi melupakan banyak hal. Kenali dahulu daerah yang akan anda kunjungi. Jika anda berwisata ke Tangkuban Perahu, satu yang tidak boleh anda adalah baju hangat. Ingat, Tangkuban Perahu adalah tempat wisata alam dengan ketinggian 2.084 m di atas permukaan laut, jadi kabut putih nan dingin tentunya sering turun di daerah ini. Nah jangan sampai anda kedinginan di sana sehingga tidak bisa menikmati keindahan alam Tangkuban Perahu. Jika anda sudah mengenakan baju hangat namun masih merasa dingin, hangatkan badan anda dengan membeli secangkir bandrek yang banyak dijual di sekitar lokasi. Jadi jangan sampai liburan anda terganggu gara-gara anda masuk angin.

 

post-34-0-35711700-1359380980_thumb.jpg

  1. Tips berbelanja 

Hal yang tak bisa dilewatkan ketika berlibur adalah berbelanja. Sedikit tips untuk anda jika ingin berbelanja di lokasi ini adalah anda harus berani menawar harga barang. Jangan segan untuk menawar dengan harga serendah-rendahnya sesuai dengan kondisi barang. Oleh-oleh khas yang ditawarkan di Tangkupa Perahu adalah aneka rupa perlengkapan dari bahan rajut. Topi rajut, tas rajut, syal rajut bahkan ada sweater rajut.

 

Selamat berlibur!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Posted

Kalau naik umum bisa carter angkot Lembang-Cikole @35000/orang + @13000/orang buat tiket

Share this post


Link to post
Share on other sites

Posted

ya udah lama banget gak kesini :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Posted

kalau bisa cobain terapi air panas nya di penginapan Sariater. Mantep banget loh, saya udah cobain sendiri dan badan rasanya seger banget. beda dengan kita berendem seperti biasa...

Share this post


Link to post
Share on other sites

Posted

sama om ane juga dah lama, pengen juga neh ksini lg klo gi nyantai :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Posted

sabtu kemarin mampir kesini.. dengan rencana mau berjalan menyusuri jalan setapak menuju kawah domas,

but its sucks,..

DIHARUSKAN memakai pemandu dengan bayaran 150000 / jam??????

kenapa harus??

sudah berkali2 saya kesini, mungkin dalam gelap juga saya bisa menyusuri jalan setapaknya.

ternyata bukan hanya saya yang kecewa.. bersanding dengan saya grup bule malah ditodong 250000/jam.. WTF

padahal sama seperti saya.. bule tersebut sudah beberapa kali kesana.. dan hanya ingin bernostalgia.. menikmati perjalanan sendiri tanpa diburu batas waktu per jam

 

dan saya search di beberapa forum ternyata memang banyak yang kecewa dan merasa tertipu dengan ulah oknum2 tersebut.

 

tujuan wisata dan primadona di lembang mulai terpinggirkan...

karena salah siapa?? mungkin kurangnya komunikasi dan pengelolaan yang benar..

 

but... ini INDONESIA bung

 

*maaf kalau ada salah dan pihak yang tersinggung... just my oppinion

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0