Sign in to follow this  
baehaki

Apakah Anda tau kota dengan biaya hidup termahal di dunia?

10 posts in this topic

Kota dengan biaya hidup yang mahal, bagi saya kurang menarik untuk dikunjungi. Memang seorang pernah bilang, bahwa backpacker dengan harga murah bukan menjadi tujuan utama. Tujuan dari backpacker, masih menurut teman saya itu, adalah memperoleh kepuasan. Jadi, mengeluarkan uang yang banyak untuk masalah kepuasan, tidak terlalu menjadi masalah bagi dia.

 

Namun lain halnya bagi saya. Di pikiran saya, tentunya akan lebih menarik jika bisa mengunjungi tempat-tempat di dunia secara puas namun dengan budget yang minim. Heheh... maklum, biar hemat gitu maksudnya.

 

Bagi orang yang berpandangan seperti saya, tentunya akan lebih memilih untuk mendatangi tempat-tempat dengan fasilitas yang bisa dibeli dan digunakan dengan harga yang murah. Namun, sayangnya tak semua tempat menawarkan hal tersebut.

 

Terdapat beberapa kota di dunia yang malah menawarkan tingkat biaya hidup yang sangat tinggi. Beberapa lembaga internasional pun telah melakukan survei mengenai kota dengan biaya hidup termahal di dunia. Salah satunya adalah lembaga bernama ECA International.

 

Setiap tahunnya, ECA International merilis data mengenai kota-kota termahal yang ada di dunia. Pun halnya pada tahun 2012 kemarin. Lalu, apa yang menjadi dasar dari penilaian tersebut? Terdapat beberapa hal, seperti harga makanan, harga baju, harga minuman, rokok serta beberapa jenis layanan.

 

Tokyo

 

1-tokyo-japan.jpg

 

Di ibukota Jepang ini, untuk menonton film di bioskop, Anda diharuskan untuk membayar uang sebesar 22.93 USD, atau kalau dikurskan ke rupiah menjadi sekitar 230 ribu rupiah. Selain itu, sekaleng soda dihargai sebesar 1.85 USD.

 

Nagoya

 

2-nagoya-japan.jpg

 

Tempat kedua masih diduduki oleh kota di Jepang, tepatnya adalah Nagoya. Menurut data ECA International, Nagoya mengalami kenaikan biaya hidup, setelah sebelumnya berada di posisi keempat pada 2011, dan kini berada di posisi kedua.

 

Nagoya ini merupakan kota yang memiliki nilai historis tinggi di Jepang. Nobunaga Oda, Toyotomi Hideyoshi serta Ieyasu Tokugawa merupakan beberapa penguasa yang membangun basis kekuatannya di sini. yang suka maen game, tentunya kenal dengan tiga nama itu :D.

 

Oslo

 

3-oslo-norway.jpg

 

Oslo, sebuah kota di kawasan Skandinavia, Eropa berada di tempat ketiga. Di tempat ini, memperoleh sekaleng soda menjadi hal yang nampaknya sulit untuk dilakukan oleh backpacker. Bagaimana tidak, untuk sekaleng soda, kita diminta untuk membayar uang sebesar 3.20 USD.

 

Luanda

 

4-luanda-angola.jpg

 

Kota berikutnya cukup mencengangkan, yakni sebuah kota di benua Afrika, tepatnya Luanda di Angola. Di sini, kalau Anda ingin minum segelas bir di cafe atau bar, paling tidak harus mengeluarkan uang sebesar 7.38 USD. 

 

Yokohama

 

5-yokohama-japan.jpg

 

Lagi-lagi adalah Jepang yang menjadi penyumbang kota termahal di dunia, kali ini adalah Yokohama. Di sini, bir adalah minuman yang sangat mahal, yakni sebesar 10.30 USD.

 

Kobe

 

6-kobe-japan.jpg

 

Kobe tak ketinggalan menjadi kota keempat dengan biaya hidup termahal di dunia yang ada di Jepang. Kota ini dipenuhi dengan beberapa kantor pusat perusahaan internasional asal Jepang, seperti Kawasaki, Nestle Jepang, Mitsubishi dan lain-lain.

 

Di Kobe, juga terdapat Kobe Golf Club, yang merupakan tempat golf pertama di Jepang yang didirikan pada tahun 1903. Di sini, juga terdapat masjid pertama di Jepang, yakni Masjid Kobe yang didirikan pada tahun 1935.

 

Caracas

 

7-caracas-venezuela.jpg

 

Berikutnya adalah sebuah kota di Amerika Latin, yakni Caracas, Venezuela. Tak hanya mahal, kota ini juga memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di dunia, terlebih di daerah pinggiran. Parahnya, sebagian besar kasus-kasus pembunuhan di sini lenyap tak berbekas.

 

Stavanger

 

8-stavanger-norway.jpg

 

Selain Oslo, Norwegia juga punya kota mahal lain, yakni Stavanger. Saya sendiri baru dengar kota yang satu ini. Menurut catatan resminya, kota ini didirikan pada tahun 1125. Kota ini terkenal sebagai kota dengan industri minyak terbesar di wilayah nordik.

 

Zurich

 

opernhaus-zurich-activiteit-zuerich-1(p:

 

Zurich adalah kota terbesar yang ada di negara Swiss. Zurich juga merupakan salah satu kota tertua yang ada di Eropa. Tak heran, di kota ini banyak ditemui bangunan-bangunan kuno berdesain klasik.

 

Genewa

 

10-geneva-switzerland.jpg

 

Kota ini adalah kota terbesar kedua yang ada di Swiss. Dengan luas sebesar 15.93 kilometer persegi, kota ini dihuni oleh lebih dari 190 ribu jiwa. Di sini juga menjadi daerah penting karena menjadi kantor pusat beberapa lembaga milik PBB serta Palang Merah.

 

 

Sebagai tambahan, beberapa kota di Indonesia juga sempat disurvei oleh ECA International. Kota Jakarta sendiri berada di posisi 123 dunia dan 15 di kawasan Asia. Selain itu, Jakarta juga menjadi kota termahal kedua di Asia Tenggara setelah Singapura (Hmm... Admin Jalan2 sering bolak-balik ke dua kota termahal nih ceritanya... hehehe). Sementara itu Surabaya juga tak ketinggalan. Kota yang menjadi tetangga Gresik ini (narsis dikit) berada di posisi 29 Asia dan 182 dunia. Untuk lebih lengkapnya, bisa dibaca di link berikut. 

 

http://www.eca-international.com/news/press_releases/7762/Hong_Kong_overtakes_Manhattan_in_list_of_world_s_most_expensive_cities#.UQgicr8p_W6

Share this post


Link to post
Share on other sites

Tokyo dair dulu no 1 ya , sebenernya tergantung lifestyle kita jg :)

 

di sg bisa lebih murah daripada jkt, krn jkt kalo cicilan mobil aja uda 3-4 jt/bln. disini naek mrt sebulan paling $80-100 aja :)

 

yah semua kembali ke lifestyle hehe..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Agak bias hehehe. Biaya Backpack travel tidak berbanding lurus dgn biaya hidup di suatu tempat. Biaya hidup di Peru kl mau ke Machu Pichu jauh lebih murah dr tokyo, tp tiket pp kesana 30jt.

Kl mau backpack semuanya harus disiasati, nginep di bandara jg perlu utk menekan living cost.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Sesungguhnya "Lifestyle" nggak masuk dasar perhitungan biaya hidup di suatu kota / negara. Jadi seporsi Kobe beef steak di restaurant papan atas bukan basis perhitungan living cost di Tokyo atau Kobe.

Perhitungan living cost itu sudah ada aturannya - sama seperti perhitungan KHL - bedanya pada definisi "layak".

Artinya, meskipun back-packer, tetap saja biayanya tinggi kalau berkunjung ke kota yang living cost nya tinggi, kecuali si back-packer berkorban untuk hidup dibawah living standard lokasi tersebut - misalnya, makan instant noodle terus, atau makan 2x sehari ditempat paling murah dan minum air keran terus.

Back-packer dengan numpang tidur dan makan dirumah teman/saudara juga tidak bisa dijadikan ukuran marah atau mahal.

 

Jakarta dan banyak kota besar di Indonesia memang "terasa" sangat mahal, karena "daya beli" kebanyakan masyarakat memang masih lemah.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@tki

hhhmm begitu ya mas

jadi ukurannya daya beli ya, berarti masuk ke pendapatan perkapita ya ?

Mas mod, 

Daya beli ataupun pendapatan per kapita sebetulnya bukan ukuran ataupun refleksi dari biaya hidup disuatu kota/negara - meskipun umumnya, pendapatan per kapita di lokasi dengan biaya hidup tinggi akan tinggi pula, tapi belum tentu memiliki daya beli tinggi di lokasi mereka.

Sebagai contoh, seseorang berpenghasilan USD 2000/bulan dan hidup di Solo memiliki daya beli yang lebih tinggi dari seseorang yang hidup di Oslo dan berpenghasilan USD 4000. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By nonaJJ
          Jika Indonesia punya Solo, Norwegia punya Oslo (pembukaannya agak aneh, ya hehehe). Oslo, mungkin pernah mendengar nama kota ini. Oslo merupakan kota di Norwegia dan masuk ke dalam jajaran kota termahal di dunia kedua setelah Tokyo. Biaya hidup yang tinggi di Oslo membuat para wisatawan yang berasal dari menengah ke bawah enggan jalan-jalan ke sini. Tapi tentu saja, masih ada cara untuk menyiasatinya apa lagi anda yang aktif dalam forum seperti jalan2 ini. Kita bisa bertemu dengan orang-orang yang bersedia menampung kita selama beberapa waktu di kota tersebut.   Oslo ini juga merupakan kota terpadat di Norwegia sendiri. Penduduknya ada sekitar 573 ribu lebih dengan luas yang berkisar 454 km2. Oslo didirikan oleh raja Norwegia King Harald Hardrade pada tahun 1049. Dahulunya, Oslo memiliki nama lain yang dikenal seagai Christiania. amun sejak tahun 1925, kota ini pun resmi dikenal sebagai Oslo.    Dari literasi yang saya baca, ternyata banyak lho, pelajar maupun warga Indonesia yang tinggal di kota ini, Norwegia lebih luasnya. Negara yang terletak di utara bumi ini memang unik. Salah satunya, matahari di kota ini tak pernah trbenam saat musim panas dan juga tak pernah muncul di musim dingin. Bagaimana rasanya, ya?   Jalan-jalan di Oslo cukup menyenangkan. Ada sejumlah titik yang menarik untuk dikunjungi di kota ini. Beberapa lokasi menarik di Kota Oslo adalah sebagai berikut:   - Vigeland Park Taman Vigeland atau Vigeland Park merupalan taman terbuka yang bisa anda kunjungi kapan saja. Nah, karena terbuka, taman ini gratis atau bebas biaya apapun untuk mengunjunginya.    Vigeland Park diambil dari nama si pemahat patung yang ada di taman ini. Gustav Vigeland, sudah membuat lebih dari 200 patung yang menciptakan kekaguman para pecinta seni. Taman ini merupakan taman yang menyimpan koleksi-koleksinya. Tak heran jika Vigeland Park dinobatkan sebagai patung taman terbesar di dunia.   Patung-patung ini terbuat dari berbagai macam batu dan bahan lainnya. Ada yang terbuat dari perunggu, besi tempa, granit, dan lain sebagainya. Taman yang dibangun sekitar 10 tahun lamanya ini menjadi salah satu destinasi wajib jika anda tiba di Oslo.     Patung-patung di Vigeland Park ini bernuansa nude atau telanjang. Patung-patung telanjang yang dibuat demi seni ini menceritakan cerita yang berbeda-beda. Ada satu sudut di mana membuat orang-orang berdecak kagum. Sebuah tugu yang berdiri di taman ini yang disebut dengan 'the monolith.' monolith merupakan tumpukan manusia yang mengagumkan.    Bukan hanya pesona patung-patungnya, tapi juga suasana dan pemandangan yang indah. Taman ini memang selalu ramai, apalagi di Hari Minggu. Selain bersantai, anda bisa juga mengabadikan momen-momen indah dengan kamera anda.   Lokasi Vigerland Park ini ada di 3km dari pusat Kota Oslo. Cukup dekat, bukan?   - Holmenkollen Ski Jump Lokasi selanjutnya yang menjadi destinasi wajib jika berada di Oslo adalah The Holmenkollen Ski Jump yang terletak di Holmenkollen. Destinasi ini merupakan destinasi yang terkenal di Oslo. Kenapa begitu? Tempat ini merupakan tempat di mana kompetisi ski jump berlangsung. Kota ini adalah kota yang masih menggelar kompetisi tersebut.   Tinggi bangunan ini adalah sekitar 60 meter dari permukaan tanah dan sekitar 470 meter dari permukaan laut. Di atasnya, kita bisa menikmati keindahan Kota Oslo tentunya. Tak hanya itu, di area ini terdapat Museum Ski tertua di dunia yang dibangun pada tahun 1923. Nah, di museum ini kita bisa belajar mengenal hal-hal berbau ski dan ada lagi wahana seru lainnya. KIta bisa bermain ski secara virtual. Wahana virtual 3D tersebut akan membawa kita menikmati sensasi meluncur di udara yang menegangkan. Tenang, cuma virtual kok.     Untuk mencapai area ini, anda bisa menggunakan metro yang ada di pusat kota. Kereta metro yang digunakan ini khusus karena akan melewati jalur yang berbukit untuk bisa sampai puncak. Kereta model khusus tersebut adalah MX3000/   - Viking Ship Museum Di museum inilah, kita bisa melihat kapal-kapal Viking asli yang ada di Oslo. Museum ini merupakan museum yang dibuat seorang profesor asal Swedia di kisaran tahun 1913. Museum ini memang awalnya dibangun untuk menyimpan barang-barang di zaman Viking yang ada di sekitar akhir abad 19 sampai awal abad 20.   Museum yang merupakan bagian dari Museum of Cultural History of Oslo ini menyimpan kapal-kapal dari Tune, Oseberg, dan Gokstad. Meski ada sejumlah bagian yang sudah tidak ada, kapal-kapal ini masih terlihat keren.   - Oslo Opera House Bangunan ini resmi dibuka pada tahun 2008. Menjadi pusatnya pertunjukkan di Norwegia dan terletak di pusat kota Oslo, Bjorvika. Sejumlah pertunjukkan digelar di sini, antara lain seperti pertunjukkan teater, balet, dan lain sebagainya.    Dibangun di atas area sekitar 38.500 meter persegi, Oslo Opera House bisa menampung sekitar 1.300 lebih penonton. Uniknya lagi, Opera House ini berada di tengah-tengah danau sehingga membuatnya tampak seperti mengambang di atas air.   - Birkelunden Loppemarked Ada lagi yang menarik yang saya dapatkan dari berbagai sumber tentang Kota Oslo ini. Anda tahu pasar pagi atau misalnya Sunday Morning yang ada di UGM? Nah, tak jauh berbeda, di Oslo juga ada. Namanua Birkelunden Loppemarked. Menariknya, di sini ada warung Indonesia lho!    Dari sebuah blog yang saya baca, nama warung ini adalah Warung Bu Tutut. Yag dijual adalam makanan Indonesia apalagi kalau bukan nasi goreng. Hehehe.. ada juga lumpia. Warung ini menjadi warung yang sangat diidam-idamkan warga Indonesia di Oslo yang rindu dengan maskaan tanah air.     Tips and Trik - Saat musim dingin, orang Eropa cenderung mencari matahari ke bagian lebih hangat, seperti wilayah Asia, misalnya. Jika anda tertarik untuk mengunjungi Norwegia, konon saat musim dinginlah tepatnya. Hal ini bisa menyiasati biaya, karena saat itu, harga transportasi baik ke dalam mapun keluar Eropa akan lebih murah dari biasanya. jangan lupa, pilih juga yang bukan peak season agar mendapat keuntungan lebih lainnya.    - Menikmati keindahan kota Oslo ini bisa dengan jalan kaki agar lebih irit. Anda bisa mengawali perjalanan di jalan Karl Johans Gate yang tak jauh dari Oslo Central Station. Menyusur jalan ini anda bisa berjumpa dengan National Theater, Universitas Oslo, Gereja Oslo Domkirke, dan The Grand Hotel serta gedung-gedung parlemen. Jalan ini adalah jalan utama di Kota Oslo. Anda akan berakhir di Royal Palace.   - Jika ingin mengunjungi tempat-tempat lain dengan transportasi umum, lebih baik beli Daycard atau di sana disebut dengan Dagskort. Mengapa demikian? Anda akan menghemat ongkos perjalanan dari pada membeli single ticket. Harga Daycard tersebut 55 NOK atau sekitar Rp 85000 kurang lebihnya. Berlaku untuk 24 jam dan bisa digunakan untuk layanan bus, tram, metro, dan juga kereta di Oslo hingga puncak Holmenkollen.    Masih ada beberapa lagi yang ingin diceritakan tentang Oslo ini. Next dicari lagi literasinya. thanks sudah membaca. :)