• agoda-hemat.png

  1. deffa

    deffa

  2. Jalan2

    Jalan2

  • Similar Content

    • By nonaJJ
      Jika Indonesia punya Solo, Norwegia punya Oslo (pembukaannya agak aneh, ya hehehe). Oslo, mungkin pernah mendengar nama kota ini. Oslo merupakan kota di Norwegia dan masuk ke dalam jajaran kota termahal di dunia kedua setelah Tokyo. Biaya hidup yang tinggi di Oslo membuat para wisatawan yang berasal dari menengah ke bawah enggan jalan-jalan ke sini. Tapi tentu saja, masih ada cara untuk menyiasatinya apa lagi anda yang aktif dalam forum seperti jalan2 ini. Kita bisa bertemu dengan orang-orang yang bersedia menampung kita selama beberapa waktu di kota tersebut.   Oslo ini juga merupakan kota terpadat di Norwegia sendiri. Penduduknya ada sekitar 573 ribu lebih dengan luas yang berkisar 454 km2. Oslo didirikan oleh raja Norwegia King Harald Hardrade pada tahun 1049. Dahulunya, Oslo memiliki nama lain yang dikenal seagai Christiania. amun sejak tahun 1925, kota ini pun resmi dikenal sebagai Oslo.    Dari literasi yang saya baca, ternyata banyak lho, pelajar maupun warga Indonesia yang tinggal di kota ini, Norwegia lebih luasnya. Negara yang terletak di utara bumi ini memang unik. Salah satunya, matahari di kota ini tak pernah trbenam saat musim panas dan juga tak pernah muncul di musim dingin. Bagaimana rasanya, ya?   Jalan-jalan di Oslo cukup menyenangkan. Ada sejumlah titik yang menarik untuk dikunjungi di kota ini. Beberapa lokasi menarik di Kota Oslo adalah sebagai berikut:   - Vigeland Park Taman Vigeland atau Vigeland Park merupalan taman terbuka yang bisa anda kunjungi kapan saja. Nah, karena terbuka, taman ini gratis atau bebas biaya apapun untuk mengunjunginya.    Vigeland Park diambil dari nama si pemahat patung yang ada di taman ini. Gustav Vigeland, sudah membuat lebih dari 200 patung yang menciptakan kekaguman para pecinta seni. Taman ini merupakan taman yang menyimpan koleksi-koleksinya. Tak heran jika Vigeland Park dinobatkan sebagai patung taman terbesar di dunia.   Patung-patung ini terbuat dari berbagai macam batu dan bahan lainnya. Ada yang terbuat dari perunggu, besi tempa, granit, dan lain sebagainya. Taman yang dibangun sekitar 10 tahun lamanya ini menjadi salah satu destinasi wajib jika anda tiba di Oslo.     Patung-patung di Vigeland Park ini bernuansa nude atau telanjang. Patung-patung telanjang yang dibuat demi seni ini menceritakan cerita yang berbeda-beda. Ada satu sudut di mana membuat orang-orang berdecak kagum. Sebuah tugu yang berdiri di taman ini yang disebut dengan 'the monolith.' monolith merupakan tumpukan manusia yang mengagumkan.    Bukan hanya pesona patung-patungnya, tapi juga suasana dan pemandangan yang indah. Taman ini memang selalu ramai, apalagi di Hari Minggu. Selain bersantai, anda bisa juga mengabadikan momen-momen indah dengan kamera anda.   Lokasi Vigerland Park ini ada di 3km dari pusat Kota Oslo. Cukup dekat, bukan?   - Holmenkollen Ski Jump Lokasi selanjutnya yang menjadi destinasi wajib jika berada di Oslo adalah The Holmenkollen Ski Jump yang terletak di Holmenkollen. Destinasi ini merupakan destinasi yang terkenal di Oslo. Kenapa begitu? Tempat ini merupakan tempat di mana kompetisi ski jump berlangsung. Kota ini adalah kota yang masih menggelar kompetisi tersebut.   Tinggi bangunan ini adalah sekitar 60 meter dari permukaan tanah dan sekitar 470 meter dari permukaan laut. Di atasnya, kita bisa menikmati keindahan Kota Oslo tentunya. Tak hanya itu, di area ini terdapat Museum Ski tertua di dunia yang dibangun pada tahun 1923. Nah, di museum ini kita bisa belajar mengenal hal-hal berbau ski dan ada lagi wahana seru lainnya. KIta bisa bermain ski secara virtual. Wahana virtual 3D tersebut akan membawa kita menikmati sensasi meluncur di udara yang menegangkan. Tenang, cuma virtual kok.     Untuk mencapai area ini, anda bisa menggunakan metro yang ada di pusat kota. Kereta metro yang digunakan ini khusus karena akan melewati jalur yang berbukit untuk bisa sampai puncak. Kereta model khusus tersebut adalah MX3000/   - Viking Ship Museum Di museum inilah, kita bisa melihat kapal-kapal Viking asli yang ada di Oslo. Museum ini merupakan museum yang dibuat seorang profesor asal Swedia di kisaran tahun 1913. Museum ini memang awalnya dibangun untuk menyimpan barang-barang di zaman Viking yang ada di sekitar akhir abad 19 sampai awal abad 20.   Museum yang merupakan bagian dari Museum of Cultural History of Oslo ini menyimpan kapal-kapal dari Tune, Oseberg, dan Gokstad. Meski ada sejumlah bagian yang sudah tidak ada, kapal-kapal ini masih terlihat keren.   - Oslo Opera House Bangunan ini resmi dibuka pada tahun 2008. Menjadi pusatnya pertunjukkan di Norwegia dan terletak di pusat kota Oslo, Bjorvika. Sejumlah pertunjukkan digelar di sini, antara lain seperti pertunjukkan teater, balet, dan lain sebagainya.    Dibangun di atas area sekitar 38.500 meter persegi, Oslo Opera House bisa menampung sekitar 1.300 lebih penonton. Uniknya lagi, Opera House ini berada di tengah-tengah danau sehingga membuatnya tampak seperti mengambang di atas air.   - Birkelunden Loppemarked Ada lagi yang menarik yang saya dapatkan dari berbagai sumber tentang Kota Oslo ini. Anda tahu pasar pagi atau misalnya Sunday Morning yang ada di UGM? Nah, tak jauh berbeda, di Oslo juga ada. Namanua Birkelunden Loppemarked. Menariknya, di sini ada warung Indonesia lho!    Dari sebuah blog yang saya baca, nama warung ini adalah Warung Bu Tutut. Yag dijual adalam makanan Indonesia apalagi kalau bukan nasi goreng. Hehehe.. ada juga lumpia. Warung ini menjadi warung yang sangat diidam-idamkan warga Indonesia di Oslo yang rindu dengan maskaan tanah air.     Tips and Trik - Saat musim dingin, orang Eropa cenderung mencari matahari ke bagian lebih hangat, seperti wilayah Asia, misalnya. Jika anda tertarik untuk mengunjungi Norwegia, konon saat musim dinginlah tepatnya. Hal ini bisa menyiasati biaya, karena saat itu, harga transportasi baik ke dalam mapun keluar Eropa akan lebih murah dari biasanya. jangan lupa, pilih juga yang bukan peak season agar mendapat keuntungan lebih lainnya.    - Menikmati keindahan kota Oslo ini bisa dengan jalan kaki agar lebih irit. Anda bisa mengawali perjalanan di jalan Karl Johans Gate yang tak jauh dari Oslo Central Station. Menyusur jalan ini anda bisa berjumpa dengan National Theater, Universitas Oslo, Gereja Oslo Domkirke, dan The Grand Hotel serta gedung-gedung parlemen. Jalan ini adalah jalan utama di Kota Oslo. Anda akan berakhir di Royal Palace.   - Jika ingin mengunjungi tempat-tempat lain dengan transportasi umum, lebih baik beli Daycard atau di sana disebut dengan Dagskort. Mengapa demikian? Anda akan menghemat ongkos perjalanan dari pada membeli single ticket. Harga Daycard tersebut 55 NOK atau sekitar Rp 85000 kurang lebihnya. Berlaku untuk 24 jam dan bisa digunakan untuk layanan bus, tram, metro, dan juga kereta di Oslo hingga puncak Holmenkollen.    Masih ada beberapa lagi yang ingin diceritakan tentang Oslo ini. Next dicari lagi literasinya. thanks sudah membaca. :)