Sign in to follow this  
redocean

Naik Andong Keliling Jogja

3 posts in this topic

Andong merupakan alat transportasi tradisional yang menggunakan tenaga hewan dalam hal ini lebih sering kuda. Kita mengenal andong ini dalam banyak sebutan daerah yang berbeda. Secara nasional, kita mengenalnya dengan Delman, ada juga yang menyebut andong di Pulau Jawa rata-rata dan bendi, seperti yang ada di wilayah Sumatera Barat.

 

Keberadaan Andong saat ini tentu sudah mulai mengkhawatirkan. Di tengah semakin modernnya zaman dan tuntutan mobilitas yang tinggi, alat transportasi tradisional ini mulai sedikit. Jika dahulu andong menjadi transportasi yang diprimadonakan, saat ini keberadaan andong seperti sebuah pemanis saja. Sangat disayangkan memang. Kali ini saya mau mengajak teman-teman untuk menikmati wisata dengan menaiki andong di wilayah Jogjakarta.

 

Kita tahu bahwa Jogjakarta adalah kota yang masih menjaga dengan kental warisan budaya Jawa yang dimilikinya. Kota yang dipimpin oleh seorang sultan ini masih memiliki keaslian budaya yang populer dan menjadi pesona atau daya tarik para turis baik lokal maupun internasional. Andong, adalah salah satu warisan budaya yang dimiliki Jogja yang kita bahas sebelumnya. Andong di Jogja ini dikendarai kusir dan menggunakan tenaga kuda ada yang 1 tapi ada juga yang 2 orang, serta dengan roda empatnya.

 

 

Andong di Jogjakarta memiliki sederet cerita yang menarik. Di kota ini dahulu, pada abad sekitar 19, andong menjadi alat transportasi utama yang mewah dan tidak semua orang bisa memilikinya. Bergeser dengan kemajuan zaman dan pergantian pemimpin di keraton Jogja, andong mulai bergeser bisa digunakan tidak hanya mereka yang memiliki status bangsawan saja, tapi juga mereka yang pedagang dan sebagainya.

 

Semakin ke sini, andong akhirnya bisa dinaiki atau digunakan oleh siapa saja tanpa ada perbedaan status. Tua muda, anak-anak maupun dewasa bisa menggunakan andong ini. Andong di Jogjakarta juga berfungsi sebagai alat transportasi bagi para wisatawan sehingga dibagi menjadi andong wisata dan andong non-wisata.

 

Andong wisata ini bisa ditemukan di Jogjakarta Kota saja. Paling mudah menemukan andong ini di sejumlah pusat turis, seperti Mallioboro dan juga Pasar Beringharjo. Anda bisa menaiki andong ini untuk jalan-jalan berkeliling sejumlah wisata Kota Jogjakarta. Rasanya tentu berbeda dengan menaiki ojek atau mobil. Dengan andong, wisata anda akan lebih berasa dan juga lebih alami. Anda juga bisa menikmati udara dan detil kota lebih dalam.

 

malioboro.jpg

 

Andong Wisata ini memiliki ciri-ciri yang mudah untuk dikenali. Anda akan mendapatkan andong wisata yang lebih bersih dan juga lebih terawat. Kusir yang mengendarainya juga mengenakan pakaian adat tradisional Jawa seperti blankon, baju jawa, dan sebagainya. Para kusir yang ramah pun menjadi nuansa yang menarik di sisi lain. Mereka akan dengan senang hati menjadi guide anda atau menceritakan segala hal yang ingin anda tanyakan seputar wisata dan budaya Jogjakarta.

 

Untuk harga, naik andong keliling Jogjakarta tidak terlalu mahal. Tapi tidak ada kejelasan atau harga yang ditetapkan. Anda bisa melakukan negoisasi bersama para kusir. Namun untuk mengelilingi Malioboro, alun-alun, taman sari, san sejumlah lainnya rata-rata dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Kok mahal? Ya kalau sendiri memang mahal, tapi enaknya naik andong kalau rame-rame, karena satu andong bisa mengangkut 5 hingga 6 orang. Cocok kan untuk wisata bersama keluarga atau teman-teman. Kalau sendirian, mungkin harganya bisa dinego lagi kali ya…

 

p48294a3829c1a.jpg

 

Buat temen-temen yang suka backpackingan, mungkin andong bisa jadi alternatif. Menikmati Jogjakarta dengan berjalan kaki mungkin pernah merasa lelah, makanya bisa untuk naik andong. Andong ini bisa digunakan dari pagi hingga sore hari sekitar pukul 6 sore. Oya catatan harga tersebut tidak terlalu mahal karena biaya perawatan andong mulai dari kereta dan juga kudanya tersebut juga tidak murah.

 

Nggak ada salahnya kita ikut melestarikan keberadaan andong ini, karena setiap tahun jumlahnya makin menyusut. Kabarnya, banyak para pemilik andong yang akhirnya menjual andong mereka pada para pemilik hotel atau pengusaha lainnya. Ini semua terjadi karena persaingan dan minat masyarakat yang mungkin mulai sedikit. Padahal ini juga kan aset pariwisata kita. Ya kalau ada yang main ke Jogja, bisa sesekali lah naik andong, itung-itung inget jaman masih kecil, heheh.

 

Oya, untuk andong non wisata bisa ditemukan di banyak tempat lainnya, terutama di pasar-pasar tradisional di Jogjakarta. Bisa naik yang mana aja kok. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By amoy
      Jadwal 2018 :
      15-20 februari
      12-17 april
      4-9 juli
      8-13 september
      Destinasi :
      Savana bekol baluran
      Menara pandang
      Pantai bama
      Mangrove trail
      Kawah ijen
      Blue fire
      Sunrise bromo
      Kawah bromo
      Pasir berbisik
      Bukit teletubies
      Pura luhur bromo
      Coban rondo
      Musium angkut
      Taman langit
      Gunung banyak
      Alun alun batu
      Mangunan
      Puncak becici
      Tugu
      Malioboro
      Alun alun yogja
      Phuntuk setumbu
      Gereja ayam
      Borobudur
      Lava tour merapi
      Sentra bakpia
      Price :
      2700 idr
      Start surabaya & finish yogjakarta
      *start jkt/kota lain call us!!!
      Fasilitas :
      Transport ac
      Jeep bromo
      Jeep merapi
      Homestay ( max 3 orang/room )
      Makan 15x
      All tiket wisata
      Tour leader
      Day 1
      00:00-02:00 meeting point di stasiun/bandara surabaya
      02:00 menuju baluran
      10:00 explore baluran
      14:00 menuju homestay
      17:00 check in homestay, Makan malam & free time
      Day 2
      00:30 check out, menuju pos ijen paltuding
      01:30 treking kawah ijen
      04:30 explore blue fire
      05:30 explore kawah ijen
      06:30 kembali ke pos ijen
      09:30 start menuju bromo
      17:00 check in homestay bromo, makan malam & free time.
      Day 3
      03:00 start menuju spot sunrise bromo (penanjakan/bukit kingkong)
      04:00 explore sunrise
      06:00 explore kawah bromo, bukit teletubies, pasir berbisik
      10:00 kembali ke homestay
      12:00 start menuju batu malang
      15:00 check in homeatay dibatu
      16:30 explore gunung banyak & taman langit
      20:00 explore alun-alun
      22:00 istirahat & free time
      Day 4
      09:00 explore coban rondo
      12:00 check out homestay
      13:00 explore musium angkut
      16:00 agro wisata petik apel
      18:00 menuju yogyakarta
      Day 5
      05:00 tiba di yogja, explore mangunan, becici & breksi
      12:00 check in homestay
      14:00 city tour yogja. Alun-alun, malioboro, tugu.
      20:00 kembali ke homestay, istirahat.
      Day 6
      03:00 check out menuju phuntuk setumbu
      04:30 explore puntuk setumbu
      06:00 explore gereja ayam
      07:00 explore candi borobudur
      12:00 lava tour merapi
      15:00 kembali ke yogjakarta.
      17:00 drop di stasiun/bandara yogjakarta. Trip selesai. Thanks to all.
      Syarat dan Ketentuan :
      . DP sebesar Rp 500.000 ke rekening ( no rek by sms/wa/call )
      . Peserta dianggap Fix, jika sudah DP/Full transfer.
      . Konfirmasi Pembayaran Paling Lambat 1 X 24 jam
      . Sisa pelunasan dibayarkan pada H-5
      . Pembayaran DP dianggap hangus jika terjadi pembatalan keberangkatan dari pihak Peserta ( bisa di gantikan peserta lain ).
      . Jika terjadi Force Majeure, diselesaikan secara kekeluargaan.
      . Ittinerary dapat berubah sesuai situasi & kondisi.
      CP :
      travelinkcafe : ( 081318723881 ) Call/WA/SMS
      Email : [email protected]
    • By Karina Ayu Amalia
      hai.. gue mau solotrip ke jogja tgl 24-26 agustus 2017. kalau ada yg mo gabung atau ketemuan dijogja sekalian ngopi bareng  wa ke 08982387756 yaa
      ini fix berangkat, nyampe jogja jam 14.30wib tgl 24..
       
       
    • By YnnaF
      Selamat pagi teman-teman,
      salam kenal. Sya ingin melakukan perjalanan di pattaya untuk 1 hari. Destinasi nya: nong nooch, khao chi can, upside down, pattaya floating market, mini siam, dan alcazar cabaret show. Saya dengar" transportasi umum seperti taxi di pattaya susah di temukan. Apakah benar? Jika memang benar, apakah ada saran transportasi untuk 4 orang?
    • By siskawul
      Halo mas mbak. mau nanya nih. saya ada rencana ke lombok awal mei besok.
      Saya sampe Bandara jam 10 pagi. terus mau explore pantai2 di Lombok Barat bagian selatan kayak Tanjung Aan, Seger, Kuta, Mawun. terus dari situ mau nginepnya di senggigi. Nah, dari Bandara ke Pantai2 itu bagusnya naik apa ya? kalau sewa motor, ada tidak ya, sewa motor yg dianter ke bandara? Terus, jalanan dari pantai di selatan itu ke senggigi itu bagaimana seandainya kami kemaleman? Terus lagi, misal kami nitip tas keril kami di salah satu pantai, sementara kami muter2 explore pantai, apakah itu bisa?
      Thanks mas dan mbak
    • By gicong
      Halloo, 
      Salam kenal, aku Gits. 
      Aku rencana (eh bukan rencana sih) tapi sudah pasti akan ke Yogyakarta tanggal 23 April 2017 untuk ikut Mandiri Jogja Run (siapa tahu bisa marathon bareng Mbak Dian)
      Ada yang ikut jogja run ga disini? Siapa tahu bisa bareng disananya.
      Hari pertama, setelah lari cantik, lanjut ke Kalibiru.
      Hari kedua, rencananya mau ke Punthuk Setumbu lanjut Puncak Suroloyo
      Backup plan hari kedua akan ke daerah Gunung Kidul (Either Pantai atau Goa Jomblang)
       
      Yang mau ke liburan yogya juga, yuk bareng yuk. Kita share cost aja. Kalau mau nanya-nanya bisa ke hubungi ke line (id : gitchong)

      Terima kasih. 
         
    • By reniway
      Guuyss,
      Semangat pagii,.
      semoga sehat semua yah,.

      Aku mau nanya yah,.

      tgl 14-16 April 2017 ini aku ke jogja, dan paling full time jalan2nya di tanggal 15,.
      Mohon info donk, tempat makan murah meriah yang recommended di mana ajh ya?
      Sarapan aku nyari yang di sekitar Keraton Yogyakarta 
      Siang aku nyari yang disekitar Goa Pindul
      malam yang di daerah kota

      yang ada info atau saran ditunggu yaah,.

      makasih 
    • By Alfa Dolfin
      Oleh seorang rekan aktif KJJI di Yogyakarta, saya di rekomenkan menginap di Greenhost. Kebetulan Kang Momod pernah menginap disini juga waktu ke Yogya. Oya...?  thanks rekomen-nya. Tidak langsung aku iya rekomen itu. Melihat dulu foto-fotonya di Agoda dan booking.com.

      tampak luar. sudah terlihat bernuansa eco green

      eee...ada becak unik dari Green House

      Numpang narsis dulu ya....
      Melihat lokasinya....hhhmmm Prawirotaman . Memang adalah lokasi turis asing. Salah satu saudara yang tinggal di Belanda waktu ke Yogya pernah menginap di daerah sini. Cukup jauh dari Malioboro. Tapi...yakin dan mantap memilih disini setelah lihat foto-foto-nya. Bahkan dua kali. Di kedatangan berikutnya juga menginap disini.


      Suasana kamar yang cukup artistik



      ruang utama yang eco-friendly. Memudahkan sirkulasi udara dan cahaya matahari masuk
      Baru tahu disini pernah di lakukan shooting AADC 2. Wah......coba kalau tahu dari kemarin, ngga perlu di rekomenkan sudah langsung pilih disini. AADC 2 fans gitu lho.
      Obyeknya saya suka konsepnya. Memang beda banget di banding hotel lainnya di Yogya. Ya harus beda. Bukan berkonsep modern, juga bukan tradisional. Pertama, bangunannya berkonsep Green Building, bangunan yang ramah lingkungan. Benar saja begitu kita datang, di sambut suasana eco-green. Like it.
      Kedua.Bagian tengah tampak terbuka. Jelas sekali sirkulasi udara bagus dan alami. Selain itu cahaya matahari bisa leluasa menembus bagian inti hotel. Ini salah satu wujud konsep eco friendly. Lagi-lagi...like it....

      buka notebook disini. duduk santai ngetik bikin tulisan atau edit foto, sambil dengar musik. Nikmaaaaatttnya......,


      Area untuk sarapan pagi. Baru tahu di sini pernah jadi lokasi shooting AADC 2
      Ketiga.  Ini hotel kesannya nyeni banget ya. Selain sarat dengan nuansa eco green friendly. Hampir di setiap sudut terdapat karya-karya seni. Saat kita tiba di sambut patung yang juga hasil karya seni. Dinding yang di dominasi nuansa semen, tidak banyak cat, ada maksudnya juga. Selain untuk efisiensi pemeliharaan, juga menjadi “kanvas” untuk menuangkan ekspresi kreativitas para seniman datau disainer.

      salah satu pilihan menu sarapan pagi saya saya suka. Soto taman sari
      Keempat. Jalan lah ke lantai paling atas. Kita akan menikmati kebon sayur hidroponik. Rupanya pihak manajemen ingin mengangkat tema khusus yaitu “City Farming”. Pihak hotel ingin perkenalkan “pertanian kota”  di dalam bangunan. Very good....

      di lantai paling atas bisa kita lihat Citi Farming, tanaman perkotaan  hidroponik, yang menjadi tema utama hotel ini
      Bagaimana menu breakfast? Biasa-nya menjadi tolak ukur cocok tidaknya menginap di suatu hotel dari sajian breakfast. Standard....cukup puas. Artinya ada menu lokal yang bisa kita nikmati. Memang jika ingin puas harus sudah datang jam 6-an. Saat sarapan sudah mulai tersedia dan belum ramai.
      Harga per-malam untuk weekend sekitar 600 ribu. Worthed lah terutama yang suka dengan konsep ini. Eee....pernah juga yang kedua kalinya dapat harga Cuma 500 ribu. Padahal weekend juga. Kog bisa?ya itu karena bukan musim liburan. Kedua, booking sebulan sebelumnya.
      Saking sukanya disini, dari pagi sampai batas check out sengaja di hotel terus. Jalan ke lantai atas. Duduk di cafe sambil foto-foto tentunya.
      Suasana di sekeliling hotel oke juga. Karena daerah turis, cukup banyak pilihan cafe, resto, jika ingin menikmati sendiri atau bersama pasangan. Kami pun agak ngotot juga ber-kuli-ner di sekitar hotel. Setelah dinner di salah satu cafe, lanjut ke cafe khusus es krim yang juga di kawasan Prawirotaman. Tidak jauh dari hotel cukup jalan kaki saja. Ternyata cafe es krim-nya asyik banget. Hanya saja terlalu rame....mungkin karena weekend ya.

      Sebelum check out, foto dulu di depan resepsionis.....
      Dua kali nginap disini cuma 1 komplainnya. Suasana pesta atau apalah di cafe cukup membuat bising sampai ke kamar. Mungkin karena malam minggu banyak yang booking disini untuk merayakan pesta. Mencoba maklum dech....

      Salah satu karya seni yang banyak di tampilkan disini
      Ngga kapok nginap disini. Suatu saat pasti yang ketiga kalinya. Duduk di salah satu cafe, sambil buka notebook, nulis atau edit foto, sambil mendengar musik favorit. Asyik...syik...banget dech....hahaha....