Sign in to follow this  
Followers 0
redocean

tips Tips Melewati Jalur Lintas Sumatera

23 posts in this topic

Jalur transportasi merupakan sarana penting yang menunjang apa pun soal perhubungan dari satu tempat ke tempat lainnya. Jika anda ingin bepergian ke suatu daerah, anda bisa memilih jalur transportasi mana yang ingin digunakan. Apakah ingin menggunakan udara, darat atau laut? Setiap jalur tentu memiliki suasana yang berbeda-beda. Anda akan lebih cepat sampai tujuan dengan menggunakan jalur udara, tapi harganya tentu akan lebih mahal. Jalur darat dan laut pun menjadi alternatif jika ingin menghemat budget perjalanan sekaligus juga untuk menikmati detil dan suasana perjalanan yang lebih banyak.

 

 

Tapi semuanya bukan tanpa resiko. Anda yang pernah melintasi Jalur Lintas Sumatera, baik menuju maupun dari wilayah Sumatera pasti sering mendengar banyaknya bajing loncat atau hewan-hewan yang berkeliaran sembarangan di jalan, bukan? Bagi anda yang belum pernah, jangan kaget, karena lingkungan lintas sumatera ini masih banyak ditumbuhi hutan atau pohon-pohon seperti itu. Berikut ini, sedikit tips, bagi anda yang masih terholong pemula untuk melewati atau melintasi Jalan Lintas Sumatera ini.

  • Perisiapkan kondisi kendaraan

Persiapan utama sebelum berangkat adalah anda harus memeriksa dengan baik kondisi kendaraan anda. Pastikan semuanya dalam kondisi yang prima. Perjalanan ke Sumatera, jika anda dari luar Sumatera adalah perjalanan jauh. Jalur tersebut juga memiliki kondisi yang beragam, seperti jalur yang meliuk-liuk, menanjak, menurun, berlubang, dan sebagainya. Pastikan semua mesin dalam kendaraan siap untuk bepergian dalam jarak jauh.

 

  • Jangan lupa membawa cadangan

Sebaiknya anda membawa cadangan-cadangan seperti ban. Dan jangan lupa alat lainnya yang mungkin akan berguna. Karena di sana jarak antara satu kampong dengan kampong lainnya berjauhan, anda sebaiknya bisa sedikit-sedikit atau mengerti soal mesin jika ada hal-hal yang tidak diinginkan.

 

  • Bawa Makanan

Jika sudah mulai memasuki jalan lintas sumatera, anda bisa berhenti jika menemukan toko kelontongl beli makanan-makanan yang mengenyangkan untuk menghindari kelaparan saat di jalan. Bukan apa-apa, alasannya sama, karena jarak antara satu dan lainnya berjauhan, masih sepi dari warung-warung nasi semacam itu. Ada baiknya menyiapkan makanan dari awal. Apalagi sopir harus selalu fit dan juga jika membawa anak-anak agar tidak dipusingkan dengan tidak hadirnya cemilan di tengah-tengah anda. Bisa membawa roti atau mungkin bagi para wanita bisa menyiapkan nasi atau aluk pauknya yang awet dari rumah.

 

  • Siapkan kondisi fisik

Ini penting, teruatam para sopir. Perjalanan jauh kemana pun anda harus dalam kondisi yang prima. Tidak mengkonsumsi alkohol saat mau berkendara. Dan kalau bisa, anda memiliki pengganti saat menyupir. Jika ada yang hafal tentang kondisi jalan lintas sumatera akan lebih baik.

 

  • Mengatur kecepatan

Kondisi jalan di Lintas Sumatera tidak bisa diprediksi. Anda akan menemukan lubang mungkin di tengah-tengah jalanan yang sudah diaspal. Belum lagi, badan jalan banyak yang tidak memiliki batas jalan sehingga berdampingan langsung dengan jurang. Tak jarang ditemukan tanah yang longsor. Selain itu, kondisi di beberapa daerah yang berkelok-kelok, menanjak, dan sebagainya. Anda harus ekstra hati-hati dalam melajukan kendaraan anda. Tetap tenang dan sabar. Jika ragu untuk menyalip, sebaiknya tidak memaksakan.

 

  • Hindari perjalanan di malam hari

Ini sangat penting. Sejumlah titik di Sumatera terkenal dengan bajing loncat dengan segala modus kejahatannya. Anda bisa memperkirakan waktu perjalanan anda. Jarak antara satu kampung dan lainnya cukup jauh. Anda bisa mengunpulkan informasi dari orang setempat berapa lama jarak yang ditempuh untuk menuju kampung berikutnya. Sebaiknya tidak melintasi area non kampong jika hari mulai gelap. Ada juga yang menagatakan berhati-hati soal binatang yang tiba-tiba lewat di jalanan. Jalan saja, karena bisa jadi modus para penjegal untuk memberhentikan mobil anda.

 

Selain itu, menikmati perjalanan di jalur lintas sumatera siang hari juga lebih menyenangkan. Pemandangan yang masih alami tentu menjadi hiburan tersendiri, bukan?

 

06100236-jurang.jpg

 

 

  • Isi bensin selagi bisa

Jika menemukan pom bensin, anda jangan sia-siakan. Ingat, jarak satu dan lainnya jauh jadi anda harus mengisi bensin selagi bisa.

 

  • Ikut Konvoi kendaraan

Banyak yang menyarankan pastinya. Jika melewati tempat yang sepi atau saat mulai gelap, anda bisa menunggu kendaraan lain yang ingin melintas. Sabar saja, ini sering dilakukan orang-oramh yang melintas di Jalur Lintas Sumatera ini. Konvoi kendaraan bisa meminimalisir tindak kejahatan yang ingin dilakukan oknum2 tertentu.

 

Semoga tips di atas bermanfaat ya. Jangan lupa, istirahat kalau mulai lelah.

Share this post


Link to post
Share on other sites

''Di Sumatera terkenal dengan bajing loncat dengan segala modus kejahatannya'' --- saya kurang sepakat dengan kalimat ini. Terlalu mengada-ada. Sehingga kesannya jadi menakutkan, seram dlsb. Ini perlu diluruskan agar tdk menjadi pembodohan opini. Tidak seluruh ruas lintas sumatera spt itu. Dibeberapa titik dulunya mungkin iya, tapi sekarang jauh lebih aman.

Saya sdh melewati hampir semua rute lintas sumatera. Pekanbaru-Medan-Banda aceh, Medan-Aek Latong-bukittinggi, Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang-Bengkulu, Taluk Kuantan-Sarolangun-Lahat, dan Pekanbaru-Jambi-Palembang semua aman dilalui baik siang maupun malam. Dan memang benar disebagian ruas memang rusak sedang/parah, tp masih bisa dilalui.

Demikian info dari saya, maaf jika kurang berkenan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

''Di Sumatera terkenal dengan bajing loncat dengan segala modus kejahatannya'' --- saya kurang sepakat dengan kalimat ini. Terlalu mengada-ada. Sehingga kesannya jadi menakutkan, seram dlsb. Ini perlu diluruskan agar tdk menjadi pembodohan opini. Tidak seluruh ruas lintas sumatera spt itu. Dibeberapa titik dulunya mungkin iya, tapi sekarang jauh lebih aman.

Saya sdh melewati hampir semua rute lintas sumatera. Pekanbaru-Medan-Banda aceh, Medan-Aek Latong-bukittinggi, Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang-Bengkulu, Taluk Kuantan-Sarolangun-Lahat, dan Pekanbaru-Jambi-Palembang semua aman dilalui baik siang maupun malam. Dan memang benar disebagian ruas memang rusak sedang/parah, tp masih bisa dilalui.

Demikian info dari saya, maaf jika kurang berkenan.

terima kasih infonya... nanti saya perbaiki :)

JangKisok likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah tuh dari Jakarta ke medan ditempuh dalam waktu 33 jam.... ngalahin bus ALS (yg terkenal paling cepat waktu itu)

kita berhenti hanya waktu ngisi bensin (sekalian makan, mandi, sholat abis tuh lanjut lagi)...
ketika melewati  lahat pada malam hari agak deg2an... karena saat itu jalur ini merupakan jalur paling rawan.. karena perampokan kerap terjadi dibarengi dengan tindak kekerasan hingga pembunuhan..

 

ada enaknya mudik lewat jalur darat, ada tidak enaknya juga, namun saya sangat menikmatinya..

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah tuh dari Jakarta ke medan ditempuh dalam waktu 33 jam.... ngalahin bus ALS (yg terkenal paling cepat waktu itu)

kita berhenti hanya waktu ngisi bensin (sekalian makan, mandi, sholat abis tuh lanjut lagi)...

ketika melewati  lahat pada malam hari agak deg2an... karena saat itu jalur ini merupakan jalur paling rawan.. karena perampokan kerap terjadi dibarengi dengan tindak kekerasan hingga pembunuhan..

 

ada enaknya mudik lewat jalur darat, ada tidak enaknya juga, namun saya sangat menikmatinya..

yang penting dinikmati ya mas :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

''Di Sumatera terkenal dengan bajing loncat dengan segala modus kejahatannya'' --- saya kurang sepakat dengan kalimat ini. Terlalu mengada-ada. Sehingga kesannya jadi menakutkan, seram dlsb. Ini perlu diluruskan agar tdk menjadi pembodohan opini. Tidak seluruh ruas lintas sumatera spt itu. Dibeberapa titik dulunya mungkin iya, tapi sekarang jauh lebih aman.

Saya sdh melewati hampir semua rute lintas sumatera. Pekanbaru-Medan-Banda aceh, Medan-Aek Latong-bukittinggi, Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang-Bengkulu, Taluk Kuantan-Sarolangun-Lahat, dan Pekanbaru-Jambi-Palembang semua aman dilalui baik siang maupun malam. Dan memang benar disebagian ruas memang rusak sedang/parah, tp masih bisa dilalui.

Demikian info dari saya, maaf jika kurang berkenan.

saya juga sepakat mas, Alhamdulillah jalan lintas sumatra sekarang ini sudah cukup aman

Share this post


Link to post
Share on other sites

Benar itu..udah ga jaman lagi bajing loncat...itu cerita klasik jaman 80-90 dikalangan sopir2 ekspedisi barang, karena dulu jalanan super hancur dan perekonomian masyarakat msh jauh tertinggal, skrg dah banyak juragan2 sawit, kopi n karet yg secara ekonomi lumayan mapan daripada kita para pelintas..meskipun jumlahnya msh sedikit..tapi mobil kaya fortuner bahkan segelas wrangler rubicon atau mobil SUV kelas mewah terbaru bagi mereka bukan lagi mobil mewah malah "biasa"...

 

Ya namanya kejahatan ga usah dijalan raya,,lagi tidur nyenyak aja dirumah di ibukota negara bisa2 kena rampok...palagi resiko dijalan lintas propinsi yg masih jarang2 penduduknya.....Ayoo donk ubah pola pikirnya....jangan cuma dengar katanya2 yg blm tentu benar..

 

Saya dah sering kali lwt jalur sumatera baik itu Lintas timur , tengah bahkan barat yg lwt hutan bukit barisan...Jalannya lebih mulus lagi daripada jalan di Jakarta pusat yg banyak Tambalan sana sini...Mobil yg saya bawa selalu mobil kecil sedan malah pernah sendirian bawanya dr Jakarta-Bengkulu-Palembang. 

 

nambah tips nih :

 

- kalo sampai bnr2 naas ada perampokan ditgh jalan, usahakan tenang dan jangan MELAWAN, kooperatif aja. mereka cuma incer materi kita kok, mreka itu panik dan bersenjata tajam/api dan gak mungkin pula mereka cuma bawa pisau dapur. kasih aja semua materi dgn nego sisakan uang buat ongkos kekota terdekat atau biarkan tinggalkan kita asal nyawa selamat. Kebanyakan sopir2 yg tewas atau kernetnya karena mereka melawan mati2an. 

 

- Jgn terlalu banyak tanya jalan kesana kemari, sebelum brkt pastikan peta lkp dan paham tahapan jalan. 

 

- Saat terjadi kerusakan /pecah ban dsb dan ada yang menghampiri atau sekedar bertanya sebutkan saja tujuan terdekat anda adalah KOTA TERDEKAT dari tempat anda sekarang bkn kota tujuan akhir anda.

deffa likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

@dod

kalo soal bajing loncat mungkin udah berkurang ya

tapi kejahatan seh ada aja terakhir saya 2012 lewat jalur palembang - lampung sempet di stop oleh warga

dan ada indikasi mereka mau masuk dan ambil barang2 di mobil karena terlihat ada yang bawa beceng

tapi untung nya supir langsung tancap gas :D

 

@jasmine

wah cepet juga tuh 33 jam mba :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya deffa, soalnya sy malas berhenti2.....

sekalian cape cepat sampai dan bisa istirahat... enaknya kalau nguntit dibelakang bus als ya begitu kita ikutan ngebut  dan mersa lebih aman aja dari gangguan perampok didaerah lahat .....

 

 

 

@jasmine

wah cepet juga tuh 33 jam mba :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@jasmine

oiyaya kalo saya seh ada beberapa kali berhenti untuk makan di resto padang Siang - Malam atau Pagi - Sore mba :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@jasmine

oiyaya kalo saya seh ada beberapa kali berhenti untuk makan di resto padang Siang - Malam atau Pagi - Sore mba :D

Saya lebaran ini berencana pulang mudik dari JKT ke Padang lewat jalut darat, kira kira jalur mana yang bagus ditempuh untuk daerah lampung palembang ? jalur barat, tengah atau timur ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya lebaran ini berencana pulang mudik dari JKT ke Padang lewat jalut darat, kira kira jalur mana yang bagus ditempuh untuk daerah Lampung - Palembang ? jalur Barat, Tengah atau Timur ? Terima kasih,

Share this post


Link to post
Share on other sites

@esatria

salam kenal juga mas satria

selamat datang di forum jalan2

wah dari Qatar ya mas :D

 

kalo jalur mana untuk ke Padang saya belom pernah seh cuma kalo wilayah lampung - palembang saya pernah

 

mungkin mas @JangKisok atau @dod

punya info nya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ya, Insha Allah akan saya sharing, lagi ngumpulkan data dulu,

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau mau ke padang ya saya kira tidak ada alternativ lain kecuali jalur barat...
tapi itu indah lho satria, di kelok sembilan sudah dibangun jembatan dengan pemandangan malam indah banget coba dech di guggel photo2nya ..saya aja kalau mudik pengen dech jalan2 kesana

 

Saya lebaran ini berencana pulang mudik dari JKT ke Padang lewat jalut darat, kira kira jalur mana yang bagus ditempuh untuk daerah Lampung - Palembang ? jalur Barat, Tengah atau Timur ? Terima kasih,

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau mau ke padang ya saya kira tidak ada alternativ lain kecuali jalur barat...

tapi itu indah lho satria, di kelok sembilan sudah dibangun jembatan dengan pemandangan malam indah banget coba dech di guggel photo2nya ..saya aja kalau mudik pengen dech jalan2 kesana

nah ada tambahan dari mba jasmine neh mas @esatria

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By gustavo

      Salam semuanya..salam jalanjalan...
      Sorry nih masih newbe. Saya mau berbagi tentang tips berlibur di Universal Studio Singapore. Karena kalau kita awam disini bisa sangat merugikan dan membuat waktu berlibur kita tidak efektif dan efisien. (hahahaha..liburan aja pake bahasa birokrasi...)
      Pertama-tama yang harus diketahui adalah how to get there.
      Universal Studio ini letaknya di sebuah pulau yang terpisah dari Singapore. Namanya Sentosa Island. Yang dibangun khusus untuk tempat berlibur warga Singapore. Sekedar informasi manajemen Sentosa Island ini sama dengan yang mengelola Genting High Land di Malaysia.
      Untuk ke USS, pastinya harus nyebrang. Caranya? Ada 3 jenis. pertama bisa dengan monorail biaya 3 SGD. Dengan Kereta Gantung. Ini agak mahal biayanya. Atau jalan kaki lebih tepatnya dengan travelator bayar 1SGD. Waktu itu saya milih naik monorail. Selain cepat juga cukup murah karena itu biaya pulang pergi.
      Nah setelah sampai di Sentosa tepatnya di pemberhentian kereta pertama langsung deh turun menuju area Universal Studio. Berikut tipsnya agar liburan kalian di Universal Studio lebih maksimal.
      1. Sediakan waktu satu hari full untuk di Universal Studio. Bisa dibilang arenanya sangat luas dengan berbagai atraksi yang rasanya tidak mungkin habis disambangi dalam waktu satu hari. Buka dari jam 10 dan ditutp dengan pesta kembang api pada jam 8 malam.
      2. Beli tiket online. ada kebijakan di USS untuk membatasi jumlah pengunjung di hari libur agar tidak terlalu ramai. Jadi gak usah khawatir berdesak-desakan seperti ancol. Nah rugi kan udah jauh-jauh ke sana eh..gak kebagian tiket karena udah full.
      3. datang lebih pagi. Selain bagi kalian yang belum membeli tiket online juga untuk menghindari antrean. meskipun bukanya jam 10, tapi orang sudah mengantre di pintu masuk dari jam 9. Dan panjangnya gak main-main meskipun pintu masuknya sangat banyak.
      4. Siapkan peta USS. Karena peta ini sangat berguna untuk mengetahui lokasi wahana plus mengetahui jadwal pertunjukan. Di beberapa wahana memang ada jadwal pertunjukannya. Bahkan ada waktu untuk jumpa fans segala. Misalnya jumpa optimus prime. Ini orang yang make kostum optimus tapi kayak beneran. Bisa juga ketemu replikanya marilyn monroe.
      5. Kunjungi wahana paling favorit terlebih dahulu. Hal ini penting untuk menghindari antrean yang panjang. Wahana paling diminati di USS tentu saja Transformer the Raid. Begitu gerbang dibuka langsung ngibrit ke arena ini. Karena dijamin semua orang akan mengarah ke sana. Wuiiih pokoknya kayak huru hara deh begitu gerbang dibuka. Soalnya kalau terlambat sedikit siap-siap anter selama 2 jam..hehehehehe. Begitu masuk ke transformer the raid pilih tempat duduk paling depan. Karena itu tempat duduk paling asyik untuk menikmati petualangan. Untuk roler costernya gak usah ngantre karena gak banyak yang punya nyali buat wahana ini...hahahaha( saya coba keduanya).
      6. Siapkan satu botol minuman kosong. Bisa dibawa dari rumah bisa juga beli satu minuman botol di USS tapi jangan dibuang botolnya. Karena dijamin mengelilingi USS akan membuat kalian kehausan. Kalau haus tinggal ke toilet karena di depan toilet di USS ada tap water gratis...segeeeerrrr. Kalau mau bawa payung juga boleh. meskipun beberapa wahana dilarang membawa tas nanti boleh dititip di locker (bayar).
      7. Tiket jangan dibuang. Karena kalau kalian bosan atau kepingin nyari makan di luar USS kalian bisa keluar dari USS dan balik lagi dengan menunjukkan tiketnya. Tapi kayaknya gak bakal keluar deh karena di sana sudah ada food center-nya. makanannya enak dan tidak terlalu mahal.
      8. Bawa uang secukupnya. Ini penting buat kalian yang mau icip icip makanan khas USS seperti Turkey Leg yang legendaris itu. Wajib dicoba nih meskipun agak mahal (12 SGD).
      9. Jaga stamina. Karena dipastikan kalian akan sangat capek berkeliling dan mencoba seluruh wahana yang ada.
      10. Jangan takut untuk mencoba seluruh wahana yang ada. AKan sangat rugi kalau kita sudah masuk ke USS tapi cuma nyoba beberapa wahana doang. Roler costernya meskipun tampak mengerikan tapi gak aslinya gak begitu seram. Tips-nya pertama naik yang biru...setelah itu naik apapun dijamin pasti berani....hehehehe
      Nah itu aja tips-nya..nanti kalau ada yang nanya-nanya ditambah lagi...
      Selamat merencanakan liburan ya...
      Salam JalanJalan
      Gustavo
    • By rhiennee
      Pulau ini merupakan pulau yang masih berada di provinsi Kepulauan Riau. Dan tempat ini juga menajadi salah satu destinasi wisata. Lokasi dari pulau ini hanya dapat ditempuh dengan jalur laut. Kurang lebih terletak 6 km dari Tanjung pinang, yang juga menjadi ibukota kepulauan Riau. Apabila dari pulau Batam jaraknya sekitar 35 km. menuju kesana lebih enak, apabila dimulai dari Batam dan juga mungkin dari Pekanbaru. Buat masyarakat di Kepulauan Riau nama pulau ini sangatlah terkenal dan menjadi objek wisata yang wajib dikunjungi.
       

       
      Mata pencaharian penduduk Pulau Penyengat bekerja sebagai seorang nelayan. Karena mereka merupakan keturunan  etnis Melayu dan bahasa sehari-harinya menggunakan bahasa melayu. Untuk penunjuk jalan di pulau ini pun menggunakan dua bahasa, yakni Bahasa arab gundul dan juga Bahasa Indonesia. 
       
      Di pulau ini juga jarang terjadi kriminalitas. Karena disana pergaulan antara pemuda dan pemudinya masih sangat dijaga ketat. Dan warga disana juga masih menjunjung tinggi nilai kesopanan dan agama.
       
      Di Pulau Penyengat juga terdapat masjid raya Sultan Riau yang akan menyapa anda pada saat sampai di Pulau Penyengat. Dan masjid ini juga menjadi  objek wisata utama yang ditawarkan di Pulau Penyengat. Masjid ini sendiri dibangun pada tahun1832 dan sampai sekarang ini masih berdiri dengan kokoh. Warna masjid ini sangat khas, yaitu kuning.
       

       
      Di pulau penyengat selain terdapat masjid juga ada beberapa tempat lain yang selalu dikunjungi  para wisatwan yakni makam-makam raja Riau beserta keluarganya. Dan salah satunya adalah makam Engku Puteri Permaisuri Sultan Mahmud. Makam ini sendiri berada di daerah Dalam Besar. Disana terdapat pula makam Raja Abdullah, Raja Ahmad, Raja Aisyah Permaisuri, dan juga Raja Ali Haji. Pulau Penyengat  sendiri dahulu dibangun oleh Raja Mahmud, yang merupakan suami dari  Engku Puteri. Sultan Mahmud sendiri menjadikan Pulau Penyengat sebagai mahar pernikahannya dengan Engku Puteri yang memiliki nama asli Raja Hamidah. 
       
      Disana dulu juga terdapaat benteng pertahanan, tetapi yang ada cuman tinggal beberapa meriam dan parit yang menjadi pertahanan melawan Belanda. Disana juga masih ada sebuah gudang untuk menyimpan mesiu. Anda dapat mengelilingi objek wisata ini dengan sekedar berjalan kaki, karena luasnya sekitar 2 km persegi saja.apabila anda tidak suka berjalan kaki anda dapat menggunakan becak motor yang disewakan disana dengan harga sewa 20.000 rupiah. Dan sudah dapat mengantar anda untuk berkeliling di Pulau Penyengat tanpa rasa lelah. Disana juga diseidiakan makanan khas pulau penyengat yaitu ikan bakar.
       

       
      Apabila anda memilih lewat dari Pekanbaru, maka akan dua alternatif transportasi yaitu udara dan laut. Disana ada beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan penerbanagan dengan jalur bandara sultan syarif kasim Pekanbaru menuju ke Bandara Di Tanjungpinang. Untuk jarak tempuhnya sendiri sekitar 1 jam 10 menit. Kemudian dari bandara di Tanjungpinang anda dapat melanjutkan perjalanan ke pusat kota tanjungpinang dengan menggunakan taksi dengan biaya sekitar 50.000 sampai 60.000 rupiah.
       
      Apabila anda lebih memilih menggunakan  jalur laut, tentu akan memakan durasi waktu yang panjang. Dari Pekanbaru anda harus menaiki kapal ferry, untuk menuju kabupaten Meranti membutuhkan waktu sekitar 5 jam perjalanan.  Kabupaten Meranti merupakan pintu gerbang menuju ke Kepulauan Riau. Kemudian dari pulau tersebut dilanjutkan perjalanan menuju pulau Batam. Kemudian anda harus kembali naik kapal ferry untuk menuju Tanjungpinang dan akan memakan waktu sekitar 1 jam. Cukup lama bukan?
       
      Untuk menuju Pulau Penyengat, anda juga bisa mulai dari Batam, dari  kota manapun anda berasal anda langsung terbang menuju Bandara Hang Nadim di Batam. Dari sana anda langsung dapat naik kapal ferry untuk menuju ke Tanjungpinang. Dari Tanjungpinang anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki perahu kecil yang bernama Pompong untuk menuju pulau Penyengat. Harga untuk menaiki pompong cukup murah sekitar 5.000 – 10.000 rupiah per orang dan akan memakan waktu tempuh sekitar 15 menit. Apabila anda menyewa kapal tersebut  biayanya sekitar 80.000 per kapalnya dan langsung bisa membawa anda pulang-pergi.
       
      Apabila anda sudah tiba  di Penyengat, anda tidak usah heran, karena disana tidak terdapat kendaraan roda empat. Transportasi yang ada disana hanyalah bemor atau becak motor , anda dapat menyewanya dengan harga Rp 20.000. Anda langsung bisa berkeliling pulau dengan menggunakan becak motor ini..
       
      Rencanakan liburan anda ke Pulau Penyengat!!!
    • By Melyy
      Hi, Semua...
      Salam kenal..
      Saya berencana untuk ke japang akhir tahun ini.
      8 hari disana, flight dari jakarta ke osaka, pulang dari tokyo.. Any recomendation untuk hotel/hostel, transport, dll?
      Thanks a lot :)
    • By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Dikarenakan Singapura ini masih menjadi tujuan favorit wisata luar negri untuk pertama kali
      jadi pasti MRT menjadi salah satu topik utama jika berkunjung ke Singapura
       
      Nah kali ini saya mau berbagi tips dan tata cara menggunakan salah satu moda transportasi andalan Singapura tersebut
      akan saya bagi jadi beberapa bagian ya silahkan di simak 
       
      Cara Baca Map MRT
      Ok pertama kali sebelum naik MRT nya minimal kalian harus paham dengan Map MRT Singapura ini
      Sebenernya gak terlalu sulit juga, tapi bagi yang kurang sense of directon dan gak bisa baca map
      bakalan jadi rumit, ini adalah method (cara) yang biasa saya pakai biar gak bingung :

       
      Selalu cek dan aware posisi kalian berada saat itu dimana, bisa dilihat kiri kanan pasti ada pertanda nama jalan / plang toko yang ada alamatnya dll Setelah ketemu posisi kalian baru lah baca map dan perhatikan Stasiun MRT terdekat, misal kalian berada di Bugis Junction berarti lebih dekat dengan Stasiun MRT Bugis  Tentukan tujuannya misal kalian dari Bugis mau ke Marina Bay MRT Singapura ini terdiri dari beberapa Line (Jalur) Utama dibedakan dengan warna (Red, Purple, Green, Circle Line (Yellow), Downtown Line / Blue) Di line (jalur) tersebut perhatikan ujung awal dan akhir, misal Green Line awal nya adalah Pasir Ris dan akhirnya adalah Joo Koon  Nah jika kita mau ke Marina Bay dari Bugis, berarti kita akan melalui dua line (jalur) karena Marina Bay itu berada di Red Line sedangkan Bugis berada di Green Line, logikanya kita harus turun dan ganti kereta di suatu tempat kan. Nah perhatikan pada Map ada stasiun2 yang dua jalur bersebelahan seperti stasiun City Hall atau Raffless Place berikut. Disinilah kita turun dan ganti kereta ke Red Line Marina Bay.                                                 Nah hal diatas itu berlaku untuk beberapa Interchange Station (Transit Station) seperti di Tanah Merah, Dhoby Ghaut, Jurong East, Outram Park, Serangoon dll  
      Jenis Tiket MRT
      Nah setelah kita sedikit paham dengan cara baca map MRT sekarang kita coba untuk membeli tiket MRT.
      Tiket MRT ada 3 Jenis yaitu Singapore Tourist Pass, Ez-Link Card, Single Trip Ticket. Kita akan bahas satu persatu ya
       
      Singapore Tourist Pass
      Singapore Tourist Pass adalah kartu khusus bagi wisatawan untuk menggunakan semua moda transportasi umum (MRT, BUS) sesuai dengan pilihan lama kunjungan. 

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di beberapa daerah berikut :
      Changi Airport, Orchard, Chinatown, City Hall, Raffless Place, Ang Mo Kio, Harbor Front, Lavender, Bugis, Bayfront
       
      Harga nya dari 1 hari 10 SGD, 2 hari 16 SGD, 3 hari 20 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Ez-Link Card
      Kartu Ez-Link ini berfungsi hampir sama dengan Singapore Tourist Pass dimana kalian bisa menggunakan di semua moda transportasi umum singapura. Namun beda nya menggunakan saldo (semacam pulsa) jadi kita harus isi dlo (Top Up) baru bisa di gunakan. Namun untuk kartu baru sudah terisi saldo.

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di semua Stasiun dan juga di 7-Eleven. Cara Top Up (Isi Saldo) juga di lakukan di sana
       
      Harga nya dari 10 SGD - 12 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Single Trip Ticket
      Hampir sama dengan Ez-Link Card 
      Kartu yang ini bisa digunakan untuk beberapa kali perjalanan, total 1 kartu bisa 6 kali di Top Up. 

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di semua Stasiun dan juga di Ticket Vending Machine di tiap Stasiun juga

       
      Harganya tergantung jarak dari Stasiun yang akan di tempuh start dari 0.20 SGD - 10 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Cara Menggunakan MRT
      Nah kali ini kita masuk ke tata cara menggunakan MRT pertama kali.
      Mungkin bagi kalian yang pernah naik Bus Transjakarta cara ini tidak akan terlalu aneh, namun bagi yang belum pernah pasti kebingungan dengan sistem nya :
       
      Ketika masuk ke Stasiun MRT ada 2 pilihan beli tiket yaitu manual dengan berbicara dengan petugas Ticket  Counter atau otomatis dengan menggunakan Ticket Vending Machine (Jika menggunakan Singapore Tourist Pass / Ez-Link Card langsung baca ke no 4) Jika kalian pilih Manual ke Ticket Counter sebutkan tujuan kalian dan berapa orang dalam bahasa English misal kalian dari Bugis mau ke Marina Bay "Marina Bay please for 1 person" maka akan diperoleh harga 1.30 SGD Jika kalian pilih Otomatis ke Ticket Vending Machine ini berupa Touch Screen, langsung sentuh layar pilihan bahasa English, lalu keluar map MRT tinggal sentuh di tulisan Marina Bay, lalu pilih jumlah orang nya, kemudian keluar nominal yang harus di bayarkan 1.30 SGD :  Jika kalian membayar dengan uang kertas 2 SGD atau 1 SGD x 2 masukkan uang kertasnya ke sini, lalu uang kembalian akan jatuh di bawah nya
      Jika kalian membayar dengan campuran uang kertas dan logam (1 SGD uang kertas dan 0.30 SGD uang logam), masukkan uang logam nya ke sini.
      Lalu Single Trip Ticket nya akan keluar dari sini
      Karena Single Trip Ticket bisa digunakan sampai 6 kali, kalian bisa Top Up lagi saldo nya dengan menaruh kartu tersebut disini, dan ulangi langkah nya dari awal
       
      4.  Langsung menuju ke Ticket Gate untuk tap (sentuh) kartu nya ke salah satu slot seperti ini

       
      5. Lalu menuju ke MRT Ram dimana tempat kalian naik Kereta MRT nya, tapi perlu di perhatikan biasanya MRT Ram ini terdiri dari dua sisi bahkan ada yang bertingkat seperti di Dhoby Ghaut dan City Hall nah perhatikan baik2 petunjuk arah nya sehingga kalian tidak salah ambil MRT

       
      6. Selama di dalam MRT perhatikan dengan baik petunjuk ini dan juga suara dari pemberitahuan setiap kali berhenti di stasiun, karena itu adalah petunjuk kalian untuk dimana harus turun sesuai dengan tujuan kalian

       
      Tips :
      Selalu pergunakan Smartphone kalian dan aktifkan internet nya karena Google Maps sangat membantu Jangan ragu dan malu untuk bertanya ke siapapun yang ada  Semua kartu di atas hanya untuk 1 Orang saja, jadi TIDAK BISA 1 kartu di pakai berdua atau lebih Ok demikian lah Tata Cara Menggunakan MRT Singapura yang mungkin berguna buat kalian yang baru pertama kali menggunakan MRT. Oiya cara ini juga berguna untuk MRT di negara lain seperti Kuala Lumpur Malaysia, Bangkok Thailand, Taiwan dll. Karena prinsip nya sama saja
    • By vie asano
      Sudah ada banyak tips dan trik tentang caranya melakukan perjalanan bersama keluarga. Namun biasanya, fokus kata ‘keluarga’ disini lebih kepada ‘bagaimana caranya melakukan perjalanan bersama anak-anak’, mulai dari tips agar liburan keluarga berjalan seru (baca: Tips Agar Liburan Keluarga Berjalan Seru), tips untuk menghindari mabuk perjalanan (baca: Resiko Mabuk Perjalanan Bisa Ditekan Menggunakan Tips dan Trik Ini), tips packing untuk family trip (baca: Packing Tips for Family Trip (1) dan Packing Tips for Family Trip (2)) hingga tips jika bertemu dengan penumpang kecil di dalam pesawat (baca: Random Tips Buat Kalian yang Berencana Terbang Bareng Bayi dan Anak-anak).
      Tapi, keluarga kan nggak melulu berisi anak-anak saja. Lantas, ada nggak tips untuk melakukan trip bersama orang tua – terutama yang sudah berusia lanjut?
      Bagi sebagian traveller – khususnya traveller muda – orang tua (dalam artian ‘orang lanjut usia’, atau untuk mudahnya disebut sebagai ‘lansia’ saja) mungkin ada dalam daftar terakhir tipe partner yang akan dipilih untuk menemani acara traveling. Lansia biasanya identik dengan aktifitas rumahan, dan jarang bepergian ke tempat jauh. Apalagi jika lansia tersebut memiliki keterbatasan fisik maupun masalah kesehatan. Wah, terdengar sebuah hambatan untuk melakukan aktifitas traveling yang seru, kan?
      Tapi hey, nggak semua lansia itu suka diam di rumah, lho. Sekalipun mungkin kondisi fisik dan kesehatan nggak se-prima traveller muda, bukan berarti semua lansia hanya suka bepergian di dalam kota saja. Sebagian lansia masih memiliki semangat ala Indiana Jones dan Lara Croft untuk menaklukkan dunia mengunjungi berbagai tempat di dunia. Jadi, kenapa traveller muda harus memaksa meninggalkan lansia di rumah? Kenapa kalian nggak sesekali mencoba mengajak mereka bertualang dan bersenang-senang?

      Ilustrasi, via praktijkbuonappetito
      Namun tentu saja ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan sebelum mengajak lansia melakukan traveling bersama. Ada juga beberapa hal yang perlu kalian siapkan sejak dini untuk membantu melancarkan aktifitas bersama lansia. Singkat kata, langsung simak saja aneka tips untuk melakukan traveling bareng orang tua, kakek nenek, atau siapapun yang jauh lebih tua dari kalian. Sebelum itu, simak dulu sisi positif dan konsekuensinya bepergian bareng lansia.
      *             *             *             *             *
      Sisi Positif Bepergian Bersama Lansia
      - Pernah mendengar istilah ‘kenyang makan asam garam kehidupan’? Begitu juga yang terjadi jika bepergian bersama lansia. Sekalipun mungkin kondisi fisik mereka tidak seprima traveller muda, namun orang yang lebih tua bisa jadi mengetahui berbagai tips dan tips traveling yang belum diketahui oleh traveller muda. Dengan melakukan traveling bersama, kalian bisa belajar banyak dari orang tua tentang hal-hal diluar keseharian kalian. 
      - Jika kalian mengunjungi destinasi yang pernah dikunjungi oleh lansia bertahun silam, bisa jadi kalian akan mendengarkan kisah-kisah yang belum tentu akan kalian temukan dalam leaflet wisata. Seru kan?
      - Traveling bersama bisa menambah momen kebersamaan antara kalian dengan orang tua, apalagi kalau selama ini kalian punya banyak kesibukan sendiri dan jarang meluangkan waktu untuk kumpul-kumpul.
      Konsekuensinya:
      - Konsekuensi yang paling utama tentu saja masalah daya tahan fisik dan juga kesehatan yang berbeda dengan traveller muda (walau nggak semua orang muda punya daya tahan tubuh yang prima). Kalian harus bisa meredam egoisme untuk membuat itinerary sesuka hati.
      - Bepergian dengan lansia pun bisa berpotensi meningkatkan gesekan di antara kalian, apalagi jika selama ini kalian punya banyak cara pandang yang berbeda tentang beberapa hal. Misalnya saja, orang tua mungkin akan melotot saat melihat kalian mengenakan bikini di pantai. Atau mungkin marah-marah melihat kalian nggak tega menawar barang saat akan membeli oleh-oleh di pasar tradisional. Tapi hey, semua hal bisa dinegosiasikan kan? Jadi jangan dulu takut untuk bepergian bersama lansia ya!
      *             *             *             *             *
      Tips dan Trik Traveling Bareng Lansia
      Mari Mulai dari Itinerary, Karena Itinerary Adalah Segalanya

      Ilustrasi, via bordeauxclassictour
      - Umumnya lansia memiliki daya tahan fisik yang berbeda dengan anak muda. Karenanya, realistislah dalam menyusun itinerary. Daripada memaksakan diri mengunjungi 10 tempat dalam sehari, lebih baik kalian fokus memilih 1-2 tempat saja yang mungkin dapat meninggalkan kesan lebih dibanding tempat lainnya.
      - Kondisi setiap lansia memang bisa berbeda satu dengan lainnya. Namun, untuk menghindari lansia jadi terlalu lelah dan berpotensi menyebabkan penurunan kondisi fisik, bijaklah dalam menyusun waktu wisata. Apalagi lansia biasanya bergerak lebih lambat dari anak muda, jadi kalian betul-betul harus mempertimbangkan tempo wisata. Idealnya, kalian bisa mulai jalan-jalan beberapa saat sebelum makan siang, dan di antara makan siang hingga makan malam. 
      - Kenali dengan baik obyek wisata yang kalian pilih, apalagi jika kalian bepergian dengan lansia yang memiliki daya tahan fisik yang kurang baik. Pilihlah obyek wisata yang mudah dijangkau dengan kendaraan, atau mudah di akses dengan berjalan kaki, dan memiliki akses yang baik (jalannya tidak licin, curam, dll dsb).
      - Sedangkan jika bepergian dengan lansia yang mengalami kesulitan bergerak, nggak ada salahnya memastikan apakah kalian bisa meminjam kursi roda di obyek wisata tersebut atau tidak – kecuali jika kalian membawa kursi roda sendiri dari rumah. Begitu juga saat berada di bandara, cari tahu dimana kalian dapat meminjam kursi roda (dan bagaimana cara pengembaliannya).
      - Jangan egois! Kalian mungkin senang melakukan petualangan di alam bebas dan menantang adrenalin, seperti rafting dan bungee jumping. Tapi jika bepergian bersama lansia, pastikan kalian memilih obyek wisata yang dapat kalian nikmati bersama. Caranya, diskusikan setiap usulan itinerary yang kalian ajukan, dan jangan ragu untuk mendengarkan feedback dari mereka ya!
      - Ada baiknya pilih destinasi wisata yang nggak terlalu ramai. Lansia biasanya kurang menyukai keramaian, apalagi jika mereka memiliki kondisi fisik yang kurang baik. Selain itu, tempat ramai juga biasanya kurang nyaman karena harus berdesakan dengan banyak orang, dan lebih rentan akan pencopetan. Namun sekali lagi, konsultasikan setiap itinerary yang kalian usulkan untuk dirundingkan bersama-sama. Siapa tahu lansia yang akan kalian ajak traveling bersama malah menyukai suasana ramai seperti kota, dibanding menyepi di keheningan pegunungan.
      - Jelilah dalam menentukan waktu wisata. Pertimbangkan masalah cuaca di destinasi tujuan wisata kalian, dan hindari bepergian pada periode liburan (di daerah tersebut) untuk menghindari suasana liburan yang terlalu ramai dan malah membuat nggak nyaman. Secara umum, hindari bepergian di tengah kondisi cuaca ekstrem dan tidak menentu, serta hindari bepergian saat high season dan peak season.
      - Bingung menentukan destinasi yang mungkin akan disukai oleh lansia? Kalian bisa mempertimbangkan untuk memasukkan museum dan kuil-kuil dalam itinerary wisata. Tentunya, pilihlah tempat yang mudah di akses oleh lansia ya!
      - Alternatif lainnya, kalian bisa mempertimbangkan untuk mengikuti cruise singkat, asalkan lansia tidak punya mabuk laut ya.
      - Tips lainnya, kalian bisa menanyakan pada lansia, apakah ada tempat kenangan yang ingin dikunjungi di destinasi wisata atau tidak (khususnya jika mereka pernah ke tempat itu sebelumnya). Sesekali menyenangkan orang tua itu bagus lho!
      *             *             *             *             *
      Sebelum Bepergian

      Ilustrasi, via weibo
      - Jika lansia yang akan kalian ajak bepergian memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan lebih dulu pada dokter apakah yang bersangkutan dapat diajak untuk bepergian selama beberapa hari (sebutkan dengan detail durasi wisata, kalau perlu jelaskan tentang destinasi yang akan dikunjungi). Jangan lupa tanyakan apa saja ‘do’s’ dan ‘don’t’ yang harus diperhatikan selama masa traveling.
      - Sedangkan jika lansia tersebut diwajibkan mengatur pola makan karena satu dan lain hal (misalnya: terkena penyakit diabetes atau darah tinggi), ada baiknya kalian berkonsultasi pada dietisian mengenai menu yang aman disantap saat traveling. Mintalah daftar pantangan makanan yang harus dihindari selama wisata.
      - Oh ya, kalian juga bisa langsung membuat janji konsultasi dengan dokter sekembalinya dari aktifitas traveling.
      - Bekali diri dengan obat-obatan, terutama obat-obatan yang dibutuhkan oleh lansia (yang memiliki kondisi kesehatan tertentu). Bawalah obat-obatan itu dalam tas yang dapat masuk kabin, supaya mudah diambil sekiranya kalian tiba-tiba memerlukannya.
      - Nggak ada salahnya juga berbekal snack, khususnya yang disukai oleh lansia.
      - Jika perlu, survey lah lebih dulu berbagai fasilitas kesehatan di sekitar lokasi wisata yang akan kalian kunjungi.
      - Untuk menghindari kondisi salah jalan yang akan membuat kalian tersesat, nggak ada salahnya membekali diri dengan peta (online maupun offline). Nggak ada salahnya juga men-download beberapa aplikasi yang mungkin akan kalian butuhkan untuk melancarkan aktifitas traveling, seperti Waze, Google Maps, dan lain-lain.
      - Jangan lupa mengurus asuransi perjalanan sebelum kalian berwisata ya!
      - Dan, pastikan kartu kredit kalian bisa digunakan selama berwisata. Sekalipun nggak semua tempat menerima kartu kredit, namun setidaknya kalian dapat merasa lebih tenang jika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan biaya secepatnya.
      *             *             *             *             *
      Masalah Packing

      Ilustrasi, via tuliptel
      - Biasanya lansia lebih mudah cemas mengenai banyak hal, dan akhirnya packing lebih banyak dari seharusnya. Apalagi jika mereka termasuk jarang bepergian. Untuk menghindari hal tersebut, nggak ada salahnya kalian membantu saat packing, sehingga kalian bisa memberikan saran barang apa saja yang perlu dibawa dan apa saja yang harus ditinggal.
      - Nggak ada salahnya membawa sebuah selimut tipis, apalagi jika kalian bepergian saat cuaca kurang bersahabat.
      - Bawalah perlengkapan yang dapat membantu meningkatkan kenyamanan selama di perjalanan. Misalnya saja, bantal leher yang dapat dipompa, penutup mata, dan penutup telinga.
      *             *             *             *             *
      Random Tips Seputar Transportasi

      Ilustrasi, via eluniversal
      - Beberapa moda transportasi biasanya menawarkan diskon khusus untuk lansia yang telah melampaui usia minimal tertentu. Nggak ada salahnya kalian mencari tahu tentang diskon khusus tersebut, namun jangan bete kalau ternyata nggak menemukan yang kalian cari ya!
      - Jika memungkinkan, pilih penerbangan non-stop (direct flight). Kalian mungkin memang akan duduk lebih lama di pesawat. Tapi jika bepergian bersama lansia, akan lebih melelahkan jika kalian harus transit beberapa kali untuk pindah penerbangan.
      - Beberapa penerbangan memberikan opsi khusus bagi lansia maupun penyandang disabilitas (biasanya saat melakukan pemesanan tiket), sehingga pihak maskapai dapat langsung membantu saat kalian boarding atau setelah di dalam pesawat. Nggak ada salahnya kalian memastikan ketersediaan opsi tersebut saat melakukan pembelian tiket pesawat.
      - Bijaklah dalam memilih jam penerbangan. Saat masih muda, kalian mungkin nggak masalah pergi menggunakan penerbangan termalam yang (biasanya) menawarkan harga tiket lebih murah. Namun penerbangan malam mungkin saja akan mengurangi kenyamanan lansia yang (mungkin saja) telah memiliki pola istirahat yang teratur.
      *             *             *             *             *
      Seputar Akomodasi

      Ilustrasi, via euroweeklynews
      - Biasanya, traveller muda (khususnya budget traveller) suka memilih penginapan yang agak jauh dari pusat keramaian karena harganya yang relatif lebih murah dibanding penginapan sejenis lainnya. Hanya saja, jika kalian berwisata bersama lansia, sebaiknya pertimbangkan memilih akomodasi yang mudah dijangkau oleh transportasi. Tujuannya agar sewaktu-waktu kalian bisa dengan mudah kembali ke penginapan.
      - Pilih akomodasi yang ramah untuk lansia. Definisi ramah disini terutama dari segi fasilitas. Misalnya saja, pilih penginapan/hotel yang memiliki lift (jika akomodasi itu lebih dari satu lantai). Lebih baik lagi jika kalian bisa memilih kamar yang dilengkapi dengan kamar mandi dalam kamar, sekalipun harganya mungkin lebih mahal dibanding kamar tanpa kamar mandi. Tips ini terutama berlaku jika kalian menginap bukan di hotel besar, atau mungkin menginap di hotel-hotel tradisional seperti ryokan (hotel tradisional Jepang).
      - Oya, pilih juga kamar yang dilengkapi dengan penyejuk udara, untuk menjamin agar lansia dapat beristirahat dengan nyaman.
      *             *             *             *             *
      Tips Random Lainnya

      Ilustrasi, via amac
      - Bepergian bersama lansia bukan berarti kalian harus bersama mereka 24/7. Agar kalian tetap bisa menikmati liburan yang kalian inginkan, nggak ada salahnya merencanakan aktifitas kecil untuk kalian nikmati sendiri. Misalnya saja, lanjut kongkow di club malam setelah selesai aktifitas wisata bersama orang tua. Atau, bisa juga kalian memiliki plan B aktifitas sendiri untuk berjaga-jaga seandainya sewaktu-waktu orang tua memutuskan untuk beristirahat di hotel saja dibanding pergi jalan-jalan.
      - Jika memungkinkan, ajak juga anggota keluarga lainnya untuk berwisata bersama. Umumnya lansia akan jauh lebih senang dan merasa lebih aman jika melakukan wisata bersama anggota keluarga lainnya.
      - Jika bepergian bersama keluarga besar, kalian nggak harus selalu pergi bersama-sama sebagai rombongan setiap saat. Seandainya di antara anggota keluarga besar memiliki beberapa ide wisata yang sulit dikompromikan (misalnya karena perbedaan selera), nggak ada salahnya sesekali membagi group menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok bisa bergantian untuk menyesuaikan diri dengan itinerary yang nyaman bagi orang tua.
      - Akui saja, jika orang tua kebanyakan sensitif dengan hal-hal tertentu. Misalnya saja, dengan cara kalian berpakaian (terutama jika kalian masih sangat muda). Untuk menjaga suasana traveling tetap terasa menyenangkan, sebaiknya hindari melakukan hal-hal yang mungkin akan menjadi bahan perselisihan. Sebagai contoh, alih-alih memaksakan diri mengenakan bikini lucu yang sebetulnya sudah kalian siapkan untuk liburan, kalian bisa mengenakan one piece yang relatif lebih sopan. Kalian tetap bisa berenang, namun nggak bikin orang tua deg-degan.
      *             *             *             *             *
      Dan, Mungkin Inilah Tips Paling Ultimate yang Perlu Kalian Ketahui

      Ilustrasi, via myageingparent
      Setelah membaca uraian di atas, bisa jadi kalian mungkin malah akan berpikir kalau bepergian bareng lansia itu merepotkan. Tapi, hey, ingatlah satu hal ini.
      Lansia pun dulunya pernah muda. Begitu juga kalian, suatu saat nanti akan menjadi lansia juga (jika umur memungkinan). Jadi, jangan pernah menganggap lansia itu merepotkan, karena kelak akan tiba giliran kalian untuk merepotkan orang lain. Anggap saja traveling bersama lansia (entah itu orang tua maupun kakek-nenek) sebagai bentuk latihan kalian jika kelak diajak traveling oleh anak cucu saat usia tak lagi muda. Lagipula, traveling bareng lansia bisa menjadi kenangan indah, yang akan menjadi harta karun sampai kapanpun juga.
      Jadi, kapan kalian akan mulai mengajak orang tua atau kakek-nenek traveling bareng?
      *             *             *             *             *
      Note:
      Foto diambil dari berbagai sumber (lihat caption) tanpa adanya editan selain proses resizing.
    • By vie asano
      Di era modern seperti sekarang ini, sudah banyak traveller yang berani melakukan solo traveling. Apalagi saat ini aneka moda transportasi sudah semakin mudah menjangkau berbagai pelosok dunia. Hanya saja, ada satu problem yang kerap dialami oleh para solo traveller, khususnya bagi mereka yang hobi sekali mengabadikan foto-foto narsis: “gimana caranya menghasilkan foto selfie yang keren saat solo traveling?”
      Saat kita berwisata bersama teman, kita selalu bisa meminta bantuan untuk mengambilkan foto diri yang cakep. Apalagi kalau teman tersebut sudah tahu angle terbaik yang bisa meningkatkan kekerenan kita hingga ke level maksimal. Hanya saja, problemnya akan berbeda jika kita melakukan solo traveling, karena semua hal harus dilakukan seorang diri – termasuk mengambil foto selfie. Apalagi jika kalian baru pertama kali melakukan wisata seorang diri, yang mungkin masih harus beradaptasi dengan banyak hal.
      Tapi, tenang saja. Solo traveling bukan berarti kalian nggak bisa menghasilkan foto-foto selfie yang keren kok. Simak saja beberapa tips berikut. Siapa tahu ada tips yang paling cocok untuk membantu kalian menghasilkan foto selfie keren saat solo traveling, khususnya bagi kalian solo traveller pemula.
      *             *             *             *             *
      1. Bekali Diri dengan ‘Peralatan Tempur’ yang Memadai
      A. Pakai Tongsis, Kenapa Tidak?

      Ilustrasi turis dan tongsis, via orehi.tv
      Dari seluruh ‘peralatan tempur’ untuk mengambil foto selfie, tongsis a.k.a tongkat narsis (bahasa Inggris-nya: selfie stick) masih menjadi pilihan populer bagi wisatawan, khususnya wisatawan Indonesia. Tongsis menjadi salah satu satu alat bantu paling praktis untuk mengambil foto selfie, terutama jika kalian termasuk pemalu untuk minta bantuan orang lain dalam mengambilkan foto.
      Dewasa ini, sudah banyak alternatif model tongsis yang bisa kalian gunakan, mulai dari model standar hingga tongsis dengan konsep canggih yang dilengkapi dengan kipas angin dan lampu (lihat foto dibawah). Kalian juga dapat membeli tongsis yang bisa sekalian berfungsi sebagai tripod, sehingga kalian nggak perlu repot-repot membawa tripod tambahan.

      Tongsis canggih, via petapixel
      Hanya saja, perlu diketahui kalau nggak semua tempat wisata mengijinkan penggunaan tongsis. Sebagai contoh, penggunaan tongsis dilarang di 1195 stasiun di Jepang (termasuk stasiun yang dilalui oleh shinkansen). Salah satu alasannya karena penggunaan tongsis dikhawatirkan merusak fasilitas setempat (yang memang tidak dirancang untuk ramah tongsis). Selain itu, penggunaan tongsis juga dikhawatirkan dapat mencelakakan pengguna stasiun lainnya.
      Nggak hanya di Jepang, beberapa tempat lainnya juga diketahui melarang atau membatasi penggunaan tongsis dengan berbagai alasan. Beberapa diantaranya adalah National Gallery of London, The Palace Museum (Beijing), Istana Versailles (Perancis), Colloseum (Italia), dan di beberapa tempat di Korea Selatan (terutama untuk tongsis yang tidak berlisensi).
      Jika ingin membawa tongsis sebagai ‘partner’ untuk mengambil foto selfie saat solo traveling, perhatikan beberapa tips berikut ini:
      - Perhatikan dengan seksama apakah tempat wisata yang kalian kunjungi mengijinkan penggunaan tongsis atau tidak. Jika tidak dapat menemukan tanda/informasi yang jelas, kalian dapat mengamati wisatawan lain di tempat tersebut apakah ada yang menggunakan tongsis atau tidak.
      - Untuk menghasilkan foto selfie yang keren, kreatiflah dalam penggunaan tongsis. Kalian bisa bereksperimen mengambil foto dari berbagai angle, termasuk menempatkan tongsis di pundak untuk mengambil foto dari belakang.
      +             +             +
      B. Tripod Selalu Jadi Teman Setia Untuk Mengabadikan Selfie

      Ilustrasi, via shutterstock
      Selain tongsis, tripod nggak pernah gagal menjadi teman setia bagi solo traveller yang berniat mengabadikan foto selfie. Dengan meletakkan kamera di atas tripod, kalian bisa bebas bergaya tanpa harus sibuk memegangi kamera seperti saat menggunakan tongsis. Tripod juga memungkinkan sudut pengambilan gambar yang lebih luas, karena selfie hanya bisa menangkap gambar dalam jarak dekat saja. Hanya saja, nggak semua traveller suka membawa tripod. Selain karena berat, tripod juga kerap dianggap kurang praktis karena kita harus selalu melakukan bongkar pasang setiap kali akan mengambil foto. Mungkin karena itulah penggunaan tongsis terlihat lebih populer dibanding tripod (khususnya bagi solo traveller).

      Kamera dan gorilla pod, via portative
      Untungnya, saat ini perlengkapan tripod pun sudah semakin bervariasi. Sudah makin banyak tripod yang dirancang dengan berat yang relatif ringan untuk dibawa-bawa oleh traveller wanita sekalipun. Modelnya pun beragam, mulai dari model standar hingga model yang fleksibel seperti gorilla pod. Model tas untuk membawa tripod pun semakin beragam dan makin stylish, sehingga tripod tak perlu lagi menjadi masalah untuk dibawa-bawa oleh solo traveller.

      Tongsis sekaligus tripod, via hisypix
      Alternatif lainnya, kalian bisa membeli tongsis yang dilengkapi dengan aksesoris kaki-kaki sehingga bisa berdiri layaknya tripod. Dengan demikian, kalian nggak perlu repot-repot membawa tongsis dan tripod, apalagi jika kalian berwisata tanpa membawa kamera DSLR.  
      +             +             +
      C. Bersahabatlah dengan GoPro, dan Semua Akan Baik-baik Saja.

      GoPro, via behance.net
      Bagi solo traveller yang memang hobi mengabadikan foto-foto traveling keren, termasuk foto selfie, jangan ragu berinvestasi dengan membeli GoPro. GoPro merupakan sebuah merk action camera yang dirancang untuk merekam aksi-aksi ekstrim seperti motocross, bungee jumping, skateboarding, dan lain-lain. Asyiknya, GoPro ini memiliki banyak aksesoris pendukung yang membuat GoPro ini semakin mudah dibawa kemana saja. GoPro juga bisa dihubungkan dengan smartphone, sehingga pengguna bisa mengontrol kamera dari kejauhan. Mantap nggak tuh?
      +             +             +
      D. Berinvestasilah dengan Membeli Kamera yang Bagus.

      Ilustrasi, via travelnews
      Oke, saat ini memang sudah banyak handphone yang dilengkapi kamera dengan resolusi tinggi. Namun tetap saja, nggak ada salahnya kalian berinvestasi membeli kamera yang bagus. Apalagi jika kalian memang hobi melakukan traveling dan suka mengambil foto-foto keren. Secanggih dan sekeren apapun kamera handphone, tetap saja tidak akan bisa mengalahkan kamera dengan lensa yang bagus (selama didukung dengan skill yang memadai).
      Tapi, entah apakah kalian menggunakan kamera handphone maupun kamera DSLR, yang paling penting adalah kalian memahami caranya menggunakan kamera tersebut. Bukan, maksudnya bukan sebatas mengetahui mana tombol on dan off, tapi memahami aneka fitur terbaik dari perlengkapan kalian. Percuma memiliki kamera canggih jika kalian nggak mengerti cara menggunakannya, karena pada akhirnya semua akan kembali pada keahlian masing-masing.
      *             *             *             *             *
      2. Manfaatkan Aneka Teknik Berikut Ini Untuk Mengambil Foto Selfie Keren
      A. Manfaatkan Mode Self-Timer

      Ilustrasi foto seluruh badan yang diambil oleh solo traveller, via zeitjung
      Bagi solo traveller, self-timer adalah sahabat terbaik untuk mengambil foto selfie. Entah kalian berfoto menggunakan tongsis atau tripod, atau bahkan menggunakan action camera seperti GoPro, self-timer memungkinkan kalian untuk mengambil foto seluruh badan seperti jika foto itu diambil oleh orang lain.
      Dewasa ini, hampir semua handphone dan kamera telah dilengkapi dengan self-timer. Namun kalaupun kamera kalian tidak memiliki mode itu, ada banyak aplikasi yang bisa diunduh kok. Cara untuk menggunakan self-timer pun sangat mudah. Kalian hanya perlu menempatkan kamera pada sesuatu yang stabil (seperti tripod ataupun permukaan datar), mengeset waktu, dan kemudian berlari mencapai posisi yang tertangkap kamera untuk berpose sesuai keinginan.
      +             +             +
      B. Burst Mode

      Ilustrasi, via heartmybackpack
      Jarang berhasil mengambil foto bagus dalam jepretan pertama? Manfaatkan saja fitur burst mode! Burst mode merupakan fitur di kamera yang memungkinkan kita untuk mengambil banyak foto dalam satu kesempatan. Setiap device memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk menangkap banyaknya jumlah frame per-detik. Dengan mengaktifkan fitur burst mode, kalian akan memiliki banyak alternatif foto untuk dipilih.
      +             +             +
      C. Manfaatkan Screenshot Video

      Ilustrasi, via meetup
      Cara lain untuk mendapatkan foto selfie keren saat melakukan solo traveling adalah dengan merekam video; bisa video pendek maupun video panjang. Selanjutnya kalian tinggal memilih momen-momen yang kalian sukai dan lakukan screen shot. Gampang banget kan? Memang sih kualitasnya mungkin akan berbeda dengan mengambil foto menggunakan mode kamera. Tapi hey, saat ini sudah banyak software editing yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas foto, kan?
      +             +             +
      D. Minta Tolong Sama Traveller Lain Itu Nggak Dosa Kok!
      Ada kalanya kita harus minta tolong pada traveller lain maupun penduduk setempat untuk membantu mengambilkan foto selfie. Misalnya saja saat kita nggak bawa perlengkapan memadai untuk melakukan selfie (seperti tongsis dan tripod), maupun karena nggak ada bidang datar untuk meletakkan tripod. Nggak perlu malu, karena hal tersebut sudah sangat lazim dilakukan oleh wisatawan. Hanya saja, memang sih nggak ada jaminan kalau kualitas jepretan orang lain tersebut akan sesuai dengan keinginan kita. Karenanya, coba deh perhatikan beberapa tips berikut ini untuk mendapatkan hasil jepretan terbaik (yang bisa kita dapat dari orang lain):
      1. Mintalah bantuan pada wisatawan lain dibanding penduduk setempat.

      Ilustrasi, via pinger
      Biasanya sesama wisatawan lebih mudah dimintai tolong untuk mengambilkan foto selfie dibanding minta tolong pada penduduk setempat. Selain itu, wisatawan biasanya juga lebih terbiasa menggunakan perlengkapan memotret dan lebih tahu angle terbaik untuk menghasilkan sebuah foto yang keren. Tentu saja nggak semua wisatawan seperti itu ya!
      2. Minta tolong pada wisatawan yang membawa kamera DSLR

      Ilustrasi, via edunova
      Jika kalian menggunakan kamera DSLR dan menginginkan hasil jepretan terbaik, kalian bisa mencari wisatawan lain yang juga membawa kamera DSLR untuk dimintai tolong mengambilkan foto selfie. Mereka yang memiliki DSLR jelas lebih terbiasa menggunakan kamera jenis tersebut, dan kemungkinan besar akan memperlakukan kamera kalian dengan hati-hati layaknya kamera sendiri.
      3. Minta mereka untuk mengambil setidaknya 3 foto selfie kita

      Ilustrasi, via cepamagz
      Lho, kok 3 foto?
      Penjelasan singkatnya kira-kira seperti ini. Pada jepretan pertama, orang baru akan beradaptasi dengan kamera kita. Ada kemungkinan dia akan mengambil foto agak nge-blur. Pada jepretan kedua, mungkin saja kitanya yang nggak siap untuk berpose. Baru pada jepretan ketiga, baik si pengambil foto maupun kita biasanya sudah siap 100%, sehingga hasil fotonya sesuai seperti yang diharapkan.
      4. Jangan ragu menjelaskan konsep foto yang kalian inginkan

      Ilustrasi, via storm
      Berencana untuk mengunggah selfie tersebut ke Instagram maupun album digital kalian? Jangan ragu untuk menjelaskan konsep foto yang kalian inginkan saat minta tolong pada traveller lain, supaya hasil fotonya sesuai dengan feed yang kalian inginkan. Kalau perlu, settingkan kamera dan atur pada posisi yang diinginkan, sehingga traveller lain hanya tinggal memencet tombol saja. Tapi tentu saja kalian juga harus berbesar hati seandainya traveller tersebut tetap tak bisa menghasilkan foto seperti yang diinginkan ya!
      5. Kalau perlu, tawarkan untuk ganti mengambilkan foto selfie

      Ilustrasi, via shutterstock
      Ini sih tips standar untuk mencairkan suasana saat meminta bantuan dari traveller lain. Jika perlu, tawarkan bantuan untuk mengambilkan foto bagi mereka – khususnya jika kalian bertemu dengan solo traveller lainnya. Dengan begitu, sesama solo traveller bisa saling membantu untuk mengambil foto selfie masing-masing.
      6. Jangan ragu minta tolong pada traveller lainnya

      Ilustrasi, via shutterstock
      Merasa kurang puas dengan hasil jepretan dari orang yang kita mintai tolong? Jangan ragu dan malu untuk minta tolong pada traveller lainnya lagi. Siapa tahu kalian lebih beruntung menemukan traveller lain yang lebih mahir mengambil foto dibanding orang sebelumnya.
      *             *             *             *             *
      3. Random Tips Lainnya:
      A. Kenali Angle Terbaik Kalian

      Ilustrasi, via expressvpn
      Ini salah satu tips paling penting saat mengambil foto selfie, dan bisa diterapkan dalam berbagai kondisi selain saat solo traveling saja. Dengan mengenali angle mana yang paling cocok untuk kalian, maka kalian nggak perlu mengambil foto hingga ribuan kali (lebay mode on) hanya untuk menemukan pose terbaik untuk kalian.
      Jangan malas juga mengeksplorasi angle. Kadang foto terbaik kalian dapatkan dari angle yang tak terduga. Misalnya saja dengan mengarahkan kamera sedikit ke atas, atau malah ke bawah.
      +             +             +
      B. Cari Tahu Konsep Foto yang Kalian Inginkan

      Ilustrasi, via jdandj
      Traveller (termasuk solo traveller) biasanya suka mengunggah aneka foto travelingnya di berbagai kanal media sosial miliknya, entah itu Facebook, Flickr, maupun Instagram. Supaya foto-foto kalian lebih dari sekedar foto traveling biasa, ada baiknya kalian mencari tahu feed seperti apa yang kalian inginkan. Apakah kalian menginginkan foto-foto bernuansa dinamis? Ataukah kalian menginginkan foto dengan konsep tenang dan anggun?
      Cari tahu style yang kalian inginkan dan kalian sukai, dan belajarlah mengambil foto sesuai style yang diinginkan dan disukai tersebut. Daripada menjepretkan kamera secara random dan menghasilkan ratusan foto yang bisa ditemukan di berbagai brosur wisata, lebih baik kalian menghasilkan lebih sedikit foto namun menampilkan keunikan dan ciri khas kalian sendiri.
      Tips:
      Jika belum menemukan gaya foto yang sesuai dengan keinginan, kalian dapat melihat-lihat pinterest untuk menemukan inspirasi yang bisa dicontek.
      +             +             +
      C. Jangan Malu!

      Bebaskan ekspresimu, via notey
      Salah satu penyakit klasik yang kerap menghampiri solo traveller saat akan mengambil foto selfie adalah bersikap malu-malu di depan kamera. Alhasil foto yang dihasilkan sebatas foto-foto standar yang nggak ada bedanya dengan foto di studio dengan latar belakang pemandangan buatan.
      Padahal, hey, untuk apa malu? Kalian mungkin akan terlihat aneh jika bergaya sendirian di depan tripod, atau mengeluarkan ekspresi yang aneh-aneh saat memegang tongsis. Tapi, jika itu bisa membantu menghasilkan foto traveling yang tak terlupakan, semua usaha dan rasa malu itu akan sebanding dengan hasilnya kan?
      Ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu menekan rasa malu saat mengambil foto selfie kala solo traveling:
      - Lakukan hal-hal yang bisa membuat kalian rileks saat di depan kamera, entah itu tertawa, menari, atau bahkan melompat-lompat. Jangan takut terlihat aneh. Takutlah jika kalian melewatkan kesempatan untuk mengambil pose keren di tempat yang belum tentu akan dikunjungi lagi.
      - Saat memutuskan untuk mengambil foto selfie dengan gaya yang unik, abaikan pandangan aneh dari orang-orang di sekitar kalian. Toh belum tentu kalian akan bertemu lagi dengan mereka, kan?
      - Ingatlah kalau mengambil foto traveling lebih dari sekedar memotret pemandangan saja. Hey, setiap orang bisa mengambil foto dari Google dan mengaku kalau mereka pergi ke tempat itu. Karena itulah penting bagi kalian untuk sesekali melakukan selfie, sebagai bukti otentik kalau kalian memang pergi mengunjungi tempat tersebut. Agar foto selfie-nya berbeda dengan foto yang dilakukan di studio berlatar pemandangan palsu, jangan segan memasukkan kepribadian kalian. Mau bergaya gokil? Serius? Lakukan saja apapun yang kalian mau, dan jangan malu-malu!
      *             *             *             *             *
      Note:
      Saya baru tahu kalau mbak Hasdevi Agrippina Dradjat pernah membuat tulisan dengan tema sejenis. Mampir juga kesini ya: Dengan Cara-cara Ini, Kamu Tidak Perlu Khawatir Tidak Akan Mendapatkan Foto Traveling Kece Saat Traveling Sendirian
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Tips Traveling Untuk Introvert, satu kata disini yang harus di cermati adalah Introvert, pasti kalian pernah mendengarnya atau mungkin kalian sedang mengalami nya, atau mungkin juga kalian menyangkal tidak mengalami nya padahal sedang terjadi pada diri kalian.
      Memang dengan ada nya kemajuan jaman dengan teknologi dan sosialitas yang berkembang, juga makin membuat daya pikir dan daya sosialisasi seseorang menjadi maju dan bahkan juga ada yang mengalami kemunduran. Hal ini memang berkaitan dengan berbagai faktor terutama Lingkungan dan juga Kepribadian.
      Introvert atau Introversion menurut Dokter Psikologi dari Swiss Carl Jung adalah kepribadian manusia yang lebih berkaitan dengan dunia dalam pikiran manusia itu sendiri. Jadi manusia yang memiliki sifat introvert ini cenderung menutup diri dari kehidupan luar. Mereka adalah manusia yang lebih banyak berfikir dari pada beraktifitas. Mereka juga lebih suka dengan kesunyian daripada di tempat yang banyak orang lain.
      Ada pun ciri-ciri Introvert menurut Dokter Carl Jung tersebut sebagai berikut :
      Senang Menyendiri Pemikir Pemalu Pendiam Lebih senang bekerja sendiri Berinteraksi secara langsung (One by One) Susah bergaul Senang berimajinasi Lebih suka mendengarkan dan memperhatikan Lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan Pada realita nya, hal ini sering terjadi dengan masyarakat pada umum nya, bahkan orang dewasa yang tadi nya dia tidak Introvert, ketika masuk dunia kerja menjadi Introvert dikarenakan lingkungan nya membuat dia untuk selalu Fokus terhadap Pekerjaan nya. Maka dari itu banyak sekarang pekerja kantoran juga tidak sadar jika diri nya sudah masuk kategori Introvert.
      Namun pada dasar nya seorang Introvert itu juga bisa kok untuk Traveling, walaupun cara mereka traveling di sesuaikan dengan kepribadian nya, misalkan memilih destinasi yang tidak ramai, atau pun melakukan perjalanan sendirian atau juga dengan tidak banyak orang. 
      Adapun beberapa cara Traveling yang bisa di lakukan seorang Introvert adalah sebagai berikut :
      01. Riset : Salah satu keuntungan dari Introvert, mereka adalah pemikir dan perencana yang sangat baik. Karena mereka selalu Fokus dengan suatu pekerjaan, jadi Riset adalah salah satu keunggulan mereka. Karena mereka tahu jika spesifikasi untuk kepribadiannya itu khusus, jadi riset yang di sesuaikan dari Destinasi, Itinerary, Biaya dan Keperluan lainnya, akan sangat detil.
      02. Partner Yang Cocok : Memang seorang Introvert ini akan agak sulit untuk mendapatkan teman untuk sharing yang cocok, tapi tidak demikian untuk teman traveling yang cocok. Karena dengan mereka Introvert, bisa membaca dengan tepat, kriteria teman seperjalanan yang cocok dengan diri nya itu seperti apa, misal dia perlu teman yang gak banyak ngobrol tapi tahu yang di perlukan untuk rute yang di tuju, atau juga teman yang mengerti kondisi Introvert nya jadi bisa beradaptasi dan tidak memaksa.
      03. Smartphone : Dikarenakan seorang introvert ini asik dengan dunia nya sendiri, smartphone adalah salah satu teman terbaik bagi mereka. Karena disini mereka bisa kembali ke dunia mereka yang tenang tanpa ada keraguan, dan disini dia bisa mencurahkan semua pengalaman dan cerita dari traveling nya via internet (forum). Terkadang seorang introvert ini mempunyai sebuah tulisan Cerita Perjalanan yang sangat bagus dan detil loh, karena Risetnya juga yang mendalam
      04. Akomodasi Private : Untuk hal akomodasi ini, memang seorang Introvert cenderung memilih hal yang bersifat private atau bisa di bilang hanya mereka seorang. Misal dari pemilihan tempat duduk di kereta ataupun pemilihan penginapan yang Kamar Private. Karena ketenangan dan privasi tetap menjadi nilai penting bagi mereka. Jadi hendak nya jika kalian jalan bersama seorang Introvert, untuk menghormati pilihan nya dan jangan di paksa. Karena kemungkinan mereka akan mau gabung tapi dengan tidak enak hati
      05. Cobalah Bercerita : Hal ini mungkin adalah hal paling sulit bagi seorang Introvert, karena inti dari Introvert itu ya tidak mau (bisa) untuk sharing dengan yang lain. Tapi untuk hal traveling apalagi jika jalan dengan beberapa orang. Seorang Introvert hendak nya bisa sadar jika dia seorang Introvert dan mau untuk memberi tahu teman nya, sedikit kepribadian dia tersebut, agar teman nya bisa untuk beradaptasi. Hal ini bukan sesuatu aib atau kejelekkan tapi untuk memberikan ruang kebersamaan yang lebih baik dan saling menghormati

       
      Dari sedemikian cara traveling bagi Introvert ini masih banyak tips lain yang bisa dicoba. Pertanyaan nya adalah apakah kalian sadar jika termasuk seorang yang Introvert ?