febeVBfebe

Berburu Gratis di Singapura

13 posts in this topic

Mencari wahana atau tempat wisata yang murah dan terjangkau di Singapura yang serba
mahal, ternyata bukan perkara sulit sahabat travellers. Tapi kemana saja dan bagaimana
tipsnya? Nah, jalan2.com sudah rangkum khusus buat sahabat travellers yang mau
rencanakan liburan low budget ke Singapura. Sudah siap? Yuk, mari..

2793831-The_Esplanade_Singapore.jpgEsplanade1609923-the_Esplanade_Singapore.jpg
Judulnya sih, "Esplanade - Theatres on the Bay". Apa nggak sensasional? Esplanades
adalah salah satu pusat seni dunia yang paling menarik minat wisatawan menuju
Singapura. Terletak tidak jauh dari Marina Bay Sands, Esplanade dibuka sejak 2002,
Esplanade sudah menghadirkan puluhan ribu pertunjukan dengan kunjungan sebanyak
16 juta orang, termasuk pertunjukkan berbayar hingga non tiket alias free.
Kabar gembiranya, 70% dari pertunjukkan yang ada disini GRATIS! Hingga 31 Maret
saja gedung yang berbentuk seperti setengah durian ini, sudah menyiapkan 4 show
visual art. Gedung ini diisi mulai dari gedung konser, teater, studio resital, studio teater
dan drama.
Lapar? Jangan nangis, disini ada resto hingga cafe dan bar. Mau makanan Asia sampai
Barat, juga lengkap. Uniknya, teater ini juga dipadukan dengan tempat perbelanjaan.
Umumnya yang dijual disini adalah barang-barang seni hingga alat-alat musik. Sampai-
sampai ada spa dan reflexology sahabat travellers! Dijamin nggak nyesal.

Little India
Mau merasakan sensasi menjadi Sharukh Khan atau si fenomenal Govinda? Hahahaa..
Tapi kalau di Singapura, jangan langsung cari pohon untuk merasakan sensasi
Bollywood. Cukup datang ke Little India. Kawasan urban ini mayoritas diisi oleh suku
India Tamil. Banyak makanan khas Asia termasuk India dijajakan disini, dan harganya
relatif terjangkau dibandingkan harga-harga makanan di mall atau pusat perbelanjaan di
tengah Kota. Rata-rata harga makanan dimulai dari SGD 2 keatas. Setiap akhir pekan,
Little India menjadi tempat yang hiruk pikuk.
Ada even menarik yang terjadi antara Januari dan Februari, yang merupakan even
tiap tahun setiap bulan purnama menurut Kalendar Bulan Thailand yaitu Festival
Thaipusam. Disini atraksi ekstrim dilakukan oleh para lelaki, dimana hiasan suci di
piercing kedaging ditubuh mereka yang dikenal dengan sebutan Kavadi sambil berjalan
di Little India. Nggak sempat? Datang saja saat Festival Cahaya alias Deepavali antara
Oktober-November. Saat itu adalah hari libur nasional. Masih tidak sempat juga?
Datangi saja Kuil Sri Veeramakaliamman. Masuk kedalam gratis, asalkan lepas sepatu
atau alas kaki karena ini tempat suci.

Bukit Timah Nature Reserve (BTNR)

Kecil-kecil cabe rawit. Rasanya pas menjulukki Singapura demikian. Siapa sangka
Singapura yang Negaranya kecil, bahkan lebih cocok menjadi sebuah Kota atau
Provinsi suatu Negara ternyata memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang juga
adalah kawasan konservasi hutan tropis. BTNR mungkin bukan tempat atau kawasan
konservasi yang biasa, tapi luar biasa. BTNR dideklarasikan sebagai ASEAN Heritage
Park 18 Oktober 2011 silam.
Disini ekosistemnya sangat dijaga, sehingga mampu menampung flora maupun fauna
khas ASEAN yang anggotanya ada 10 Negara termasuk Indonesia. Hampir segala
hal bisa dilakukan dilahan seluas 163 hektar ini, dengan ketentuan gratis. Kecuali
kalau sahabat travellers melakukan gathering atau menyewa tempat disini, pastinya
bayar. Sekadar melihat saja, tidak. Hanya, datang kemari harus didukung cuaca yang
baik. Karena kalau tidak BTNR memang ditutup. Oh iya, jangan memberi makan
hewan sembarangan khususnya orang utan atau kera atau monyet, sangat dilarang.
Dan tampaknya, pergi kemari memang tidak cukup sehari, meski sangat berharga bisa
berada disini.

Sebenarnya ada banyak, dan lebih dari 3 yang disebutkan diatas. Namun setidaknya
bagi sahabat travellers 3 tempat ini sudah mewakilkan 3 kunjungan wisata andalan
Singapura yang low budget yaitu, wisata seni, wisata budaya, dan wisata alam. Nah,
bersiaplah rencanakan perjalan wisata sahabat travellers sekalian ke Singapura, mulai
dari sekarang. Dan tetap juga update informasi wisata kalian cuma disini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

menarik juga, masih ada juga ternyata tempat wisata yang gratis...memang harus di masukkan ke list yang wajib dikunjungin ya kalau ke Singapura :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mau tanya dong.. wati kemungkinan tgl 21 s/d 23 Sep ke Singapore ma keluarga dah beli paket penerbangan AA yg dgn hotelnya, tapi dpt jam penerbangannya gak enak banget deh, sampe Singapore malam.  Nah rencananya kesana itu mau nonton F1 gratis aka nonton di jalanan gitu, apakah ada yg bisa bantu bagaimana caranya? wati takutnya kalo nonton di jalanan ntar diusir2in ama polisi sono, pan malu juga... hehee...

maklum deh, namanya juga nyari yg gretongan.. sebenarnya gak gretongan juga sih..maksude mau nyoba traveling to Singapore with smart move aka low budget get high budget :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mau tanya dong.. wati kemungkinan tgl 21 s/d 23 Sep ke Singapore ma keluarga dah beli paket penerbangan AA yg dgn hotelnya, tapi dpt jam penerbangannya gak enak banget deh, sampe Singapore malam.  Nah rencananya kesana itu mau nonton F1 gratis aka nonton di jalanan gitu, apakah ada yg bisa bantu bagaimana caranya? wati takutnya kalo nonton di jalanan ntar diusir2in ama polisi sono, pan malu juga... hehee...

maklum deh, namanya juga nyari yg gretongan.. sebenarnya gak gretongan juga sih..maksude mau nyoba traveling to Singapore with smart move aka low budget get high budget :D

 

Saya mau jawab yg F1 gratis neh. jawabnya ga bisa nonton gratis. karena dari jauh dah dipasang pagar2 terus ditutup, jadi paling ngeliat bayangan sama denger suara aja, itu pun dari jauh. Kalau mau liat dan denger lumayan jelas bisa di daerah City Hall atau rafles Place. cari2 aja di internet.

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya gak bisa nonton gratis. kalo dpt hotel di daerah city hall lantai tinggi,, masih bisa liat mobil2 nya mas muter. tp harganya bisa 2x lipet jg selama F1 season.

 

mendingan ke tempat2 yg laen aja , soalnya ga mungkin kalo gratis bisa nonton F1..

 

banyak kok yg bagus2 di sg :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya gak bisa nonton gratis. kalo dpt hotel di daerah city hall lantai tinggi,, masih bisa liat mobil2 nya mas muter. tp harganya bisa 2x lipet jg selama F1 season.

 

mendingan ke tempat2 yg laen aja , soalnya ga mungkin kalo gratis bisa nonton F1..

 

banyak kok yg bagus2 di sg :)

 

oo gitu ya...jadi tidak memungkinkan untuk nonton F1 gratis di sana, even berdiri dimana gitu...gak ada kesempatan kah? sedih deh.

 

Btw, makasih om asep dan om admin atas infona..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mau tanya dong.. wati kemungkinan tgl 21 s/d 23 Sep ke Singapore ma keluarga dah beli paket penerbangan AA yg dgn hotelnya, tapi dpt jam penerbangannya gak enak banget deh, sampe Singapore malam.  Nah rencananya kesana itu mau nonton F1 gratis aka nonton di jalanan gitu, apakah ada yg bisa bantu bagaimana caranya? wati takutnya kalo nonton di jalanan ntar diusir2in ama polisi sono, pan malu juga... hehee...

maklum deh, namanya juga nyari yg gretongan.. sebenarnya gak gretongan juga sih..maksude mau nyoba traveling to Singapore with smart move aka low budget get high budget :D

pengalaman nonton F1 3x di SG, 

 

hmmm kayaknya cuman celah kecil yg bsa nonton F1 gratisan. and cuman selewat doang. hihihi 50 LAP nongkrongin? ga enaaak. mending jalan and shoping aja sista...

 

semua jalan dan akses yg dijadikan sirkuit pada ditutup dari h-5. +3hari practice, qulifikasi, race. ditutup dan jalur dilaihkan.

 

klo beli tiket lumayan juga. tiket termurah 1.5jt :D

 

ini penampakan dari seat TURN 2 ticket. tikungan ke 2 dari garis start.. pas lagi practice. ini aku ambil emang terlalu turun, best view nya mundur 6seats ke atas. yg mahal aja begini, gimana yg murah :P. yg gratisan? lebih parah viewnya heheheh

mending nonton di TV

DSC_0978.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Kalau mau yg gratis2 yuk cek museum2... 

 

Berikut yg gratis pada jam2 tertentu: 

 

1. National Museum: Singapore Living Galeries, free 6pm-8pm (masuk terakhir jam 7:30pm) - normal: SGD10

2. Singapore Art Museum: Free setiap Jumat, 6pm-9pm - normal: SGD10

 

Atau museum2 yg discount jam2 tertentu:

 

3. Peranakan Museum: 50% off setiap Jumat setelah jam 7pm - normal SGD6

4. Asian Civilizations Museum: Diskon setiap Jumat setelah 7pm - normal SGD8

 

Atau

 

Membayar untuk Museum Pass utk 3 hari senilai SGD 20 (perorangan) atau SGD 50 (keluarga hingga 5orang) untuk museum2 di atas termasuk Singapore Philatelic Museum (normal SGD5) dan Reflections at Bukit Chandu (SGD3).

 

Enaknya sih satu dengan yang lain tidak terlalu berjauhan :D menikmati Singapura tidak harus mahal kok :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Nindy Ratri K
      Hallo semuanya, selamat sore menjelang berbuka 
      dalam rangka memenuhi janji saya sama mas @deffa berikut saya sampaikan tabel itinerary saya selama 5D 4N singapura-johor. adapun yg jadi highlight saya kali ini sbb:
      D1: Johor
      D2: Chinatown, Chinese Garden, Universal, handerson, MBS, Garden by the Bay
      D3: Jalan nyusuri Downtown, Merlion, Orchad
      D4: Bugis, Little India, Kampong Glam
       
      pencapaiannya kali ini masih 80% dari rencana, tapi kalau nggak ada aral melintang seperti dalam perjalanan saya kemarin, saya optimis bisa 100% niih ite 
      kali ini saya nginepnya di the pod hostel, beach road. jadi titik berangkat dari beach road sana 
      semoga bisa menginspirasi dan membantu teman2 jalan2 sekalian 
       
      Waktu
      Lokasi
      Kegiatan
      Keterangan
       
       
      DAY 1
       pastikan tidak punya barang yang ditaruh di bagasi, krn ada setelah imigrasi
      15.00
      Kantor
      Sudah kumpul untuk berangkat ke bandara
      Dijemput Papa
      18.00
      Bandara Jkt
      Sudah sampai bandara
      Terminal 2D?
      18.30
      Bandara Jkt
      Persiapan dokumen dan check in
      Masuk bareng ke terminal check in
      19.00
      Bandara Jkt
      Sudah beres check in, persiapan imigrasi
      Paspor, boarding pass, pasang senyum ramah tjantik-tjantik
      19.30
      Dept Terml
      Sudah siap di terminal keberangkatan
      Makan malam, sholat,  isi air, pipis2
      21.35
      Pesawat
      Berangkat!!!
      Baca Doa, enjoy the flight
      00.25
      Pesawat
      Landing di Singapura (bukan singgah di dapur)
      Alhamdulillah
      00.40
       Changi
      Baru turun dari Pesawat
      Terminal 1
      01.00
      Changi
      Sudah selesai bersih2, siap2 tidur , Cari tempat tidur
      T1: Snooze Lounge, Transit East, Level 3, Transit Hall
       
       
      Terminal 2
      Sanctuary Lounge, Transit North Pier, opp E5, Transit Hall
      Oasis Lounge, Transit North Pier, Opp E11, Transit Hall
       
      Terminal 3
      Snooze Lounge, Transit North Mezzanine, near to Singapore Food Street, Transit Hall
       
      Terminal 4
      Snooze Lounge, Departure Transit, Level 2M, Transit Hall
       
       
      DAY 2
       
      2.00
      Changi
      Bangun, pasang penjagaan, kalo2 diusir
      Beresin barang. Yang cakep.
      2.30
      Changi
      Kalao ngga ada pemeriksaan tidur lagi
      Zzz
      6.00
      Changi
      Bangun, ganti baju yang cakep, bersih2.
       
      Operasi Skytrain: 5.00 am-2.30am
      Mandi nya di toilet ajaaahh… yang pojok (kloset jongkok) sabii
       
      6.30
      Imigrasi
      Cari yang waktunya bareng pesawat landing
      Pasang senyum dudul n manis
      7.00
      Staff Canteen
      Makan pagi (Buka jam 7.00am-9.00pm)
      Budget S$5
      8.00
      MRT
      Lewat Nicols highway
      Jam buka counter: 8.00am
      Dari Changi naik MRT, tuker di tanah Merah CG2 (jalur hijau), tuker ke biru.
      Transit di MacPherson, tuker ke orange.
      Turun di Nicoll Highway
      8.30
      The Pod
      Titip tas di hostel, dan Jalan ke Queen Street Terminal. Naik Causeway Link 2 warna kuning
       
      S$3.4 ajah
      9.20
      To JPO
      Malaysia-Johor
      Jalan ke queen street. Naik CW2 bis kuning. US$3,4
      16.00
      To SG
      Dalam perjalanan, nanti turun di Bugis lagi
       
      19.30
      SG
      Turun di terminal. Bisa ke Bugis, atau ke little india, atau ke kampong glam, bebas
       
      20.30
      Hostel
      Jalan kaki bets
      Bobok dehh
       
       
       
       
       
       
      DAY 3
       
      07.00
      Hostel
      Siap2 kita jalan
       
      08.00
      Chinatown
      Explore CT. lewat smith st.
      Naik Bis No. 961 dari Plaza Parkroyal. 8 Stop.
      Berenti di New Bridge Ctr.
      08.20
      Chinatown
      Rutenya: Buddha Tooth Relic, Sri Mariarman, Masjid Jame chulia. Belok ke Pagoda st. ada Tintin Shop Singapore, Chinatown heritage center.
       
      10.00
      Chinese Garden
      Perjalanan.
      MRT dari Chinatown. 9 Stop. Berenti di
      MRT Chinese Garden (EW25)
      11.00
      Chinese Garden
      Keliling disini. Foto2. siapkan kaki.
       
      12.30
      MRT
      Perjalanan ke vivo
      MRT Jalur Hijau. 4 stop. Turun di Buona Vista. Transit.
      MRT Jalur Kuning.
      13.30
      Vivo
      Ke Vivo City. Maksi dulu di Foodcourt
      Food Society
      14.00
      Sentosa
      Eksplore Sentosa: Bola Dunia, Merlion
       
      15.30
      Vivo
      Ke Henderson Bridge
      Naik 131 - Harbour Front Station Exit B. 14141. 5 stop. Turun di Aft Telok Blangah Hts  (14051)
      Bef Telok Blangah Hts (14059)
       
      16.30
      Henderson
      Abis foto2 disini, kita ke Supertree
       
      Naik 131. 10 stop. Turun di Intl Plaza
      Naik 400. 6 stop. Turun di Garden by the Bay
      17.15
      Supertree
      Garden By The Bay. Foto2 disini yang cakep
       
      18.30
      MBS
      Jalan kaki nyeberang. Kita audit MBS, ke Kasino. Makan Malam disini aja
      1983 A Taste of Nanyang
      Rasapura (B2)
      21.00
      Hostel
      @The Pod, Beach Road
      Naik Jalur Biru 2 Stop, Turun Bugis
      Naik Jalur Kuning 2 Stop, Turun Nicolls Highway
       
       
       
       
       
       
      DAY 4
       
      9.00
      Hostel
      YEP! BOLEH BANGUN SIANG #Paham
      Sarapan yaa, jangan lupa mandi
      Prepare for today's trip
      10.00
      Hotel Raffles
      Bisa Ekspolore sepanjang jalan selain raffles hotel, ada war memorial Park, Fountain of Wealth (Temasek Building, tp Agak ngalang), National Gallery, Supreme Court (aku mo foto disini), Parliament, Raffles Landing Site. Kalo mau eksplore Taman, ada Raffles House di Fort Canning.
      Nyeberang ke Plaza Par Royal
      Naik 107 atau 961 (3 Stop)
      Turun di Beach Rd - Opp Raffles Hotel
       
      Jalan Kaki yaa, menurut gugel 2,5 kilo, waktu tempuh 32 Menit termasuk Fountain of wealth (yang ngalang).
       
      Tanpa Fountain 1,2 kilo waktu tempuh 15 Menit.
      Jalan sante wae
       
       
       
      KURASU PLS
      Abis dari Raffless ke belakangnya. Cari Kurasu.
      Cari Odeon Tower. Lantai 2. District 6
      Kalo Skip Merlion, Naik 167 Dari Victorian Concert Hall. 8 Stop. Turun di Orchad Stn.
      11.15
      Merlion
      Foto2 lagi. Bidik esplanade, MBS dan Ferris Wheel nya
       
      12.00
      Esplanade
      Lihat2 aja. Siapa tau ada pertunjukkan yg bs ditonton.
       
      13.00
      Orchad
      Maksi di wisma Atria - Food Republic Andalan. Atau nanti cari food court lain di ion. Foto2
      Naik 36 dari The Esplanade (02061). 14 Stop. turun di  Tang Plaza (09047)
       
      14.00
      Botanic Garden
      Masuk dari Tanglin Entrance
      - Sun Garden
      - Anggrek Vanda Miss Joaquim
      Masuk dari Nassim Entrance
      - Evolution Garden (Pakis)
      - Palm Valley
      Tanglin bisa naik 174 dari Op Orchad Stn (belakangnya Ion). 5 stop. Turun di Opp Botanic
       
      Kalo mau ke Nassim, masuknya agak susye kl kendaraan umum. Naik Grab aja
      16.00
      To Bugis
      Beli jus, beli kaos2, beli egg tart buat mama. Early Dinner di belakang Bugis Street.
      Kita Naik Taksi lagi aja pake Grab. Sekitar SGD17. #mulaiborosh
       
      17.00
      Ke Merlion
      Kita nunggu sampe dapet pertunjukkan laser sambil foto2 lagi. (btw, kalo merlionnya mau disimpen buat sore aja jugak gpp. Liat sikon aja)
      Halte Bugis Junction. Naik 130. 4 Stop. Turun di UOE Bayfront.
      18.00
      Makan Sutra
      Coba cari makanan lucuk2 disini. Nyobain makan disini. Kalo mau jajan ajaa…
      Jalan aja
      20.00
      To Hostel
      @The POD
      Op Fullerton Naik 100. 5 Stop. Turun Op Plaza Parkroyal langsung Hostelnya
       
       
       
       
       
       
      DAY 5
       
      8.30
      Hostel
      Siang lagi??? YEP! Ga dilarang bangun siang kok. Kalo mau bangun pagi juga boleh
      Siap2
      9.30
      Hostel
      Udah selesai sarapan dan beberes buat check out
      Mantepp. Tas nya titip aja dulu
      9.30
      To Little India
      Sri Veeramakaliamman Temple
      Sri Srinivasa Perumal Temple Singapore
      Tan Teng Niah
       
      Sakya Muni Buddha Gaya Temple Read more at:
       
       
      Nyeberang ke Plaza Parkroyal
      980Sembawang Int (5 stop)
      Turun di Rochor Stn ganti sama
      23Rochor Canal Rd (2 stop)
      Turun di broadway hotel
       
      11.00
      To Bugis
      Kalok2 masih ada yg mau diliat and or dibeli. Yg jelas kita jugak keliling kampong glam. Foto2 disini. Nyobain café hitz bats disini.
      Naik dari Tekka Ctr
      67Tampines Int (3 stop)
      Turun di Opp Eminent Plaza ganti ke
      133Shenton Way Ter (5 stop)
      Turun di Opp Stamford Pr Sch
       
      11.20
      Kampong Glam
      Liat2 masjid, mural2, keliling2 deh
       
      12.30
      Bugis
      Ojo lali coba Route 12
       
      13.30
      Ke Hostel
      @The POD
       
      14.00
      GO
      To airport naik MRT
      Waktu tempuh +/- 1.20"
      15.00
      Changi
      Sampe di Changi
      Cece
      16.00
      Changi
      Monggo berburu Disini. Masuk Imigrasi dulu ojo lali. Bisa pijet2 jugak, ke bioskop
      Inget, XX Take off. Perhatikan waktu boarding. Biasanya 10-30 menit sebelumnya.
      18.00
      Changi
      Makan di Staff Canteen/Mc D
       
      20.00
      Pesawat
      Take off
      Bye SG
      21.00
      Pesawat
      Landing @soetta
      Hello Jakarta dan kerjaan
      21.30
      Soetta
      Selesai ambil bagasi, markipul
      Besok jalan2 lagii yaa amu amu dan amu ummaa
    • By vie asano

      Kelanjutan dari tulisan sebelumnya tentang tips berkemas untuk wisata keluarga.
      Tips berkemas secara umum, termasuk untuk orang tua
      - Berapa idealnya jumlah baju yang harus dibawa? Teorinya, siapkan 1 baju kasual/hari + 1 baju pergi/hari + 1 baju tidur/hari. Namun jika malas membawa banyak baju dan waktu pergi lebih dari 5 hari, bawalah baju untuk 2-3 hari saja. Resikonya, harus mau repot nyuci dan nyetrika di tengah waktu wisata. Saya pribadi sih lebih suka mengandalkan laundri kiloan yang bisa selesai dalam 1-2 hari. Cukup bayar sedikit, baju sudah bersih+wangi+rapi di setrika tanpa harus jadi Cinderella. Tips tambahan untuk poin ini: sebaiknya pilih baju yang berbahan cepat kering.
      - Untuk baju anak-anak, teori di atas belum tentu berlaku. Sebaiknya, perhatikan kebiasaan dari anak Anda karena tiap anak bisa berbeda-beda. Contohnya, anak sulung saya (usia hampir 5 tahun) dulu cukup sering masuk angin hingga muntah-muntah di waktu malam. Resikonya, saya harus bawa ekstra 1-2 potong baju tidur untuk cadangan (untuk baju harian tidak masalah). Saat usianya lebih dari 4 tahun, saya harus bawa ekstra celana (untuk jaga-jaga jika mengompol). Sedangkan si bungsu (4,5 bulan) termasuk jarang muntah di malam hari. Namun karena gampang berkeringat, baju harian dan baju perginya harus lebih banyak dari baju tidur.
      - Cek lagi itinerary wisata. Destinasi wisata menentukan item tambahan yang harus dibawa. Jika berencana pergi ke daerah pantai atau ada rencana berenang, jangan lupa menyiapkan perlengkapan seperti baju renang, sun block, topi pantai, maupun kaca mata hitam. Sebaliknya, jika pergi ke gunung, bawalah jaket dan selimut ekstra.
      - Pisahkan pakaian anak-anak dan pakaian orang tua agar lebih mudah diambil jika sewaktu-waktu harus ganti baju. Malas bawa banyak koper? Jika si kecil sudah berusia minimal sekolah dasar, tak masalah jika dia diminta untuk membawa tas punggungnya sendiri (bisa menggunakan tas sekolah).
      - Agar lebih hemat ruang, jelilah dalam menyusun barang dalam koper. Saya biasanya mengemas pakaian dalam bentuk gulungan kecil, dan biasanya ruang yang tersisa jauh lebih banyak dibanding menumpuk pakaian.
      - Sebaiknya, barang yang kira-kira akan sering digunakan (seperti peralatan elektronik, dompet, tisu, dan sebagainya) jangan ditempatkan dalam koper. Tempatkan dalam tas terpisah yang bisa ditenteng, sehingga mudah untuk diambil sewaktu-waktu.
      - Berencana untuk wisata selama beberapa hari ke kota lain, namun ada beberapa barang berukuran besar (seperti kereta dorong bayi) yang sulit dibawa di mobil atau kendaraan umum? Pertimbangkan untuk memaketkan barang-barang itu ke kota tujuan. Memang sih pasti ada ongkos ekstra yang harus dikeluarkan, tapi jauh lebih praktis dibanding membawa gunungan barang di atas mobil.
      - Ingat selalu bahwa keselamatan anak itu nomor 1. Jadi jika membawa balita bepergian, sebaiknya siapkan beberapa perlengkapan pengaman ekstra yang biasa ada di rumah, seperti penutup stop kontak dan pelindung ujung meja.
      Daftar perlengkapan P3K yang wajib dibawa jika wisata bersama anak-anak.
      - Plester. Ingat, anak-anak mudah terluka. Jadi sediakan selalu plester di tas yang terpisah dari koper.
      - Kompres instan dan obat demam untuk anak. Kita tak pernah tahu kapan bayi atau anak-anak akan terkena demam, kan?
      - Obat penahan rasa sakit.
      - Obat-obatan lain sesuai dengan gejala yang sering dialami, seperti obat maag, obat sakit kepala, dan sebagainya.
      Daftar perlengkapan elektronik yang wajib disiapkan
      - Jika tetap harus bekerja selama liburan, jangan lupa membawa laptop dan charger-nya.
      - Handphone dan charger-nya.
      - Stop kontak multi.
      - Hairdryer ukuran travel (jaga-jaga jika hotel tidak memiliki hairdryer).
      - Kipas angin mini. Jangan salah, ini penting lho jika akan berwisata ke daerah yang cukup panas. Minimal bermanfaat saat mengalami perjalanan outdoor, terutama karena bayi dan anak-anak biasanya gampang merasa kegerahan.
      - Jika perlu, bawa juga aneka permainan elektronik. Namun sebaiknya gunakan hanya saat keadaan darurat saja (seperti saat anak merasa ekstra bosan), karena esensi dari wisata keluarga kan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga (dan bukannya malah sibuk dengan mainan masing-masing).
      Daftar toiletries yang wajib disiapkan (untuk dewasa). Untuk bayi dan anak-anak, silahkan susun daftar dari artikel sebelumnya.
      - Perlengkapan mandi: sabun, shampo, sikat gigi, pasta gigi, sabun cuci muka. Semuanya dalam ukuran travel. Saran saya, jika memang hobi bepergian, sebaiknya siapkan satu kantong khusus untuk peralatan mandi ukuran travel. Jadi nggak perlu repot mengemas alat mandi saat akan bepergian.
      - Perlengkapan make up, mulai dari bedak hingga parfum.
      - Perawatan badan, seperti body lotion (ukuran kecil). Jika berencana pergi ke pantai (atau minimal akan berenang di tempat wisata), bawa juga krim setelah berjemur.
      Last but not least
      - Aneka dokumen penting yang berhubungan dengan perjalanan, seperti passport (jika pergi ke luar negeri), kartu identitas, bukti booking hotel, tiket, kartu kredit, kartu ATM, peta daerah setempat.
      - Daftar alamat hotel (terutama jika menginap lebih di 1 tempat). Sebaiknya dicatat dalam buku catatan, dan lengkapi dengan petunjuk arah. Oya, jangan lupa juga membuat copy informasi nomor kontak Anda untuk diselipkan di baju anak-anak setiap kali akan bepergian, untuk berjaga-jaga seandainya anak terpisah dari orang tua.
      - Laundry bag. Kalau nggak punya, kantong kresek juga cukup. Biasanya saya menyiapkan 2 jenis kantong plastik: untuk baju kotor, dan untuk sampah selama menginap di tempat wisata (jika menginap bukan di hotel dan tidak tersedia tempat sampah). Untuk jumlahnya, tergantung dari durasi waktu pergi itu sendiri.
      ***
      Kira-kira itulah barang-barang yang harus dibawa saat akan berwisata bersama keluarga. Saya sengaja tidak menulis tentang tips berkemas untuk remaja, karena remaja (seharusnya) sudah bisa berkemas sendiri. Remaja juga lebih fleksibel mengenai tempat wisata dan sudah tahu bagaimana cara terbaik untuk menghindari kebosanan saat di perjalanan.
      Jika ada yang ingin menambahkan, monggo tinggalkan jejak di bagian komentar. Semoga infonya bermanfaat.
    • By Herlina Novianti
      Bismillahirrahmaanirrahiim..

      ( Part 1 )

      Disela2 kesibukan dikantor dan sibuk menerima orderan kue.. saya mencoba untuk membuat FR KL - Singapore Trip kemaren.. Well.. sebenarnya keinginan pergi ke 2 negara ini sudah terpendam sejak dari 5 tahun lalu, gegara liat postingan foto sahabat di FB yang lagi training ke KL-Singapore sama temen-temennya..( dalam hati mupeng pengen kesana.. hahaha ) tapi baru bisa terealisasi nya sekarang… ceritanya sih mimpinya yang tertunda, dan saya sudah bikin paspor dari setahun yang lalu dong yaa, cuma karena waktu tu belum ada temen traveling yah ter-pendinglah niat untuk mengisi paspor dengan cap2 imigrasi itu..

      Tapi saya percaya kok sekarang.. “Seindahh-indah & sebaik-baiknya rencana manusia… memang lebih indah-indah & baik-baik adalah rencana Allah SWT†karena saya bersyukur traveling saya yang kemaren itu alhamdulillah lancar karena dibekali dengan persiapan yang cukup matang.. mulai dari memilih & membeli tiket pesawat beserta rutenya, hotel, itinerary, duit saku dll…dan yang paling penting yaitu mengenai informasi dan tips2 tentang ke 2 negara tersebut dan saya cukup banyak mendapatkan informasi itu dengan ikutan & membaca di forum jalan.com ini serta juga membaca blog2 temen traveler.. Mengingat ini adalah pengalaman perdana saya ke LN dan juga masa waktu saya traveling yang hanya 5d4n tapi alhamdulillah saya cukup puas, berkesan dan unforgettable moment bangettttt.. hehehehe

      Oke kalo begitu langsung saja yaa.. soalnya intro nya sudah cukup panjang..

      Berbekal tiket pesawat dengan rute :

      * Balikpapan – Kuala Lumpur : 12 Juni 2014 jam 12.00pm by AirAsia ,
      * Kuala Lumpur – Singapore : 13 Juni 2014 jam 11.20am by TigerAir , idr 590/org

      * Singapore – Kuala Lumpur : 14 Juni 2014 jam 4.35pm by TigerAir, idr 276/org
      * Kuala Lumpur – Balikpapan : 15 Juni 2014 jam 8.20am by AirAsia

      Untuk tiket pesawat AA rute Balikpapan - KL saya mendapatkan harga PP 900an ribu/org..
      FYI saya traveling ber2 saja dengan sahabat saya Desy.. sama2 belum pernah ke LN hihihihihi


       Hari Pertama ( Rabu, 11 Juni 2014 ) :

      Akhirnya hari-hari yg ditunggu datang jugaaa…. hehehehe saya dan Desy sangat excited banget pagi itu. Jam 9 pagi saya & Desy sudah berada di Bandara Sepinggan, sambil nunggu checkin dibuka kami berfoto2 ria terlebih dahulu.. maklum kita ber2 foto addicted alias candu foto.. ahahahaha.. kebetulan Bandara Sepinggan di kota kami Balikpapan ini terbilang masih baru ( renovasi ), jadi yaa eksis2 dikit dulu gpp yaa..



      Jam 11.35 kami boarding dan take off jam 12.10 menuju Kuala Lumpur. Perjalanan dari Balikpapan ke KL memakan waktu kurleb 2 jam, lumayan agak lama diatas pesawat tetapi tidak membuat saya & Desy mengantuk ataupun bosan, karena mulai dari take off sampai dengan landing kami ber2 ada saja yang kami ceritakan sembari berceloteh “Akhirnyaaa..kita jadi pergi juga yaaa..hihihihi†( dasar wanita )

      Sesampai di KLIA2 jam menununjukkan pukul 2 lewat waktu setempat, setelah melewati imigrasi dengan selamat, kami berdua membeli simcard “Digi†seharga 21rm untuk smartphone kami, secara saya ber2 Desy tidak bisa lepas dari gadged.. mumpung lagi di LN kapan lagi bisa checkin di lokasi yang keren2 ahahaha..

      Setelah puas gadged bisa internetan dan mengabari orang rumah melalui BBM kalo saya sudah sampe di KL.. saya dan Desy memutuskan langsung menuju hotel Rainforest Bed & Breakfast di Jalan Mesui daerah Bukit Bintang yang telah kami reservasi melalui email dengan mencari loket KLIA Express untuk ke KL Sentral dan membeli kartu seharga 35rm per orang. Tidak lupa foto di "Arrival" versi Melayu nya juga heheheh..








      Perjalanan dari KLIA2 ke KL Sentral sekitar setengah jam.. setelah sampai di KL Sentral saya dan Desy sempat bingung sejenak.. langkah apalagi yang akan kami lakukan setelah di KL Sentral. Saya tau memang Hotel Rainforest tersebut didaerah Bukit Bintang ( itupun saya tau informasinya karena baca dari salah satu blog traveler, hehehee ) dan yang saya tidak tahu yaitu apakah posisi hotel tersebut jauh atau dekat dengan KL Sentral dan apakah bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi yang lain lagi. Kami sempat menggunakan aplikasi GPS “Sygic†yang udah didownload kan oleh suaminya Desy dengan harapan bisa digunakan kalo nyasar.. tapi tetap aja ya ini namanya wanita males rempong ngulak ngulik GPS ujung-ujungnya ehhh… pake ilmu “nanya†juga.. ahahahaha

      Akhirnya setelah bertanya dengan salah satu bapak2 yang ada di KL Sentral kami memutuskan untuk menggunakan Taxi ke hotel, dengan membayar 3rm diloket taxi, kami dianter ke hotel, jarak antara KL Sentral dan hotel ternyata hanya 4.5km dan kami pun membayar argo taxi seharga 18rm.

      Sesampai di hotel saya dan Desy langsung checkin di bagian receiptionist sambil menunjukkan bukti reservasi email yang sudah saya print . Di email tersebut saya memesan 3 Bed Dorm Female, karena ceritanya saya waktu itu berencana mo berangkat ber 3 dengan 2 orang teman saya, tetapi karena sesuatu & lain hal temen saya yg satu berhalangan pergi. Jadi karena hanya ber2, saya dan Desy memesan standart room saja dengan harga 115rm, hikss.. kalo di rupiahin sekitar 425rb ( kurs 1rm – Rp 3,700 ) jatuhnya lebih mehong yaaaa tapi untungnya share ber2, lumajan jadi 200an ribu.. walaupun hati tetap gak rela

      Waktu menunjukkan pukul 17 sekian… saya dan Desy cepat bergegas untuk mandi dan bersiap2 karena niat ingin berfoto ria di Petronas Tower, harapannya sih memang maunya bisa mendapatkan view fotonya siang dan malam gitu…huehhehe, jadi mumpung masih ada sinarmatari cepat2 deh kesana..
      Alhamdulillah setelah memakai jurus tanya menanya dengan 2 orang ibu2.. ( yang satu etnis China.. dan yang satu.. klo dengar dari bahasanya sih ada logat medhok Jawa-nya dan melayu gitu, hihihi..kalo menurut saya mungkin orang Indonesia - Jawa yang udah lama tinggal di Malaysia deh..) saya dan Desy akhirnya sampai juga di Petronas Tower, setelah berjalan kaki cukup jauh sekitar 1,5 km sambil meyusuri semacam jembatan penyebrangan ( tetapi tertutup ) yang menghubungkan dan membawa kami masuk ke dalam mall & foodcourt… lalu sambil mencari2 dimana letak jalan keluar… akhirnyaaa ketemu dehhh yang dicari-cari.. senengnyaa… dan takjub liat Petronas Tower itu keren banget..

      Foto2 di Petronas Tower sore hari itu ternyata cukup susye habis banyak banget juga turis2 yang ikutan berfoto.. alhasil hasil foto kurang begitu bagus… karena turis2 lain yang berfoto ikutan menjadi background foto kami tapi gakpapa lah masih ada session foto2 malam hari… heuehehe, dan sambil menunggu sang matahari terbenam saya dan Desy mengisi perut dahulu di foodcourt yang kami lalui tadi.. lumayan buat ngisi stamina, secara dari Balikpapan belum makan nasi.. wkwkwkk





      Setelah selesai mengisi perut.. badan bersemangat & bertenaga lagi dong yaa… hehehe, tanpa babibu saya dan Desy kembali mecari spot2 untuk berfoto ria.. dan malam itu Pertronas Tower asli lebih keren dari sore hari tadi… lampu2nya itu lohhh.. aduhhh jadi tambah semangat donk foto2nya ahahahaha…

      Dan memang susah2 gampang ternyata mendapatkan hasil foto yang saya inginkan di Petronas Tower itu..pengen nya sih hasil foto closeup yang bagus dengan view background menara kembar yang menjulang tinggi itu tanpa harus terpotong ujung menaranya.. setelah hampir setengah jam saya & Desy bergantian berfoto2… kami pun menyerah dan duduk2 dipinggir kolam… sambil berpikir “Bagaimana caranya yaa…..?†setelah cukup lama berisitrahat sambil memandangi indahnya menara Petronas.. saya dan Desy pun mendapat ide… hihihihi caranya ternyata cukup mudah jika ingin mendapatkan foto yang full sampe ke ujung menaranya harus sampai dengan posisi tiduran gitu.. ( kayak photographer2 profesional..) haduhh gak terpikir ya dari tadii..tapi kan saya dan Desy cuma modal kamera iphone & android.. masa harus se-ekstrim itu gayanya.. ahahahaha

      Akhirnya dengan cara posisi duduk dan merebahkan badan hampir 30 derajat dan tangan saya yang sebelahnya dipegang oleh Desy.. Saya dengan gampang me-foto Desy dengan background Petronas Tower itu sesuai hasil yang kami inginkan… hihihihi.. alhamdulillah.. foto close up dengan background Petronas Tower sudah didapatt…











      Pukul menunjukkan pukul 8.20 malam.. saya dan Desy memutuskan untuk kembali ke Hotel, karena besok pagi saya dan Desy harus checkout hotel dan melanjutkan kembali perjalanan ke Singapore… Sudah ga sabarannn hihihii

      Ohyaa… perjalanan dari Petronas Tower ke hotel saya dan Desy kembali melalui jalan yang pertama kami lalui tadi…lumayan PP jalan kaki 3km… dan tidak lupa kami mampir di Seven Eleven untuk membeli cemilan untuk dihotel.. maklum cewe2 suka ngemil dan sempet2nya lagi kami berfoto ria dipinggir jalan menuju pulang ke hotel… cucookk








      Okey misi be foto di Pertonas Tower selesai.. next siapin tenaga buat besok trip ke Singapore ceritanya… :) :)

      To be continue ke part 2 yaa..
    • By vie asano

      Judulnya boleh bahasa Inggris. Tapi kalem, isinya tetap dalam bahasa Indonesia kok. Pemilihan judul di atas hanya supaya catchy aja karena ada rima antara tips dan trips. Nggak penting? Biarin. Yang penting kan isi tulisannya (ngeles.com).
      Jadi, pada tulisan sebelumnya saya sudah mengulas tentang aneka tips umum agar liburan bersama keluarga bisa berjalan seru. Setidaknya bisa meminimalisir munculnya berbagai hal yang membuat liburan seru menjadi suram. Untuk melengkapi tips tersebut, kali ini saya ingin berbagi tips untuk salah satu aspek penting dalam liburan, yaitu tips berkemas untuk liburan keluarga.
      Saya rasa, setiap keluarga yang memiliki anak-anak pastilah pernah mengalami ribetnya berkemas saat akan pergi liburan, setidaknya sekali dalam seumur hidup. Yang pernah mengalami pusingnya berkemas, ngacung! (dan saya pun ngacung duluan). Ya, sudah jadi rahasia umum jika orang tua akan menjadi pihak yang paling pusing, mulai dari menyiapkan keperluan si kecil (dan tetek bengeknya yang daftarnya bisa lebih panjang dari daftar belanja bulanan), menyiapkan keperluan pribadi dan pasangan, menyiapkan berbagai pernak-pernik lainnya (seperti dokumen penting maupun P3K), dan lain sebagainya. Bagian yang paling menyebalkan adalah jika ternyata tetap saja ada barang yang ketinggalan (dan baru mengetahuinya setelah sampai di tempat tujuan). Wah, bisa-bisa mood liburan langsung turun ke titik nol.
      Bagi yang selalu merasa ribet berkemas saat akan liburan keluarga, saya ingin berbagi sedikit tips. Berhubung mayoritas dari pengalaman pribadi, silahkan jika ingin menambahkan tips-tips lain yang mungkin belum disebut disini. Because sharing is caring, right? Dan voila, inilah tips berkemas untuk liburan keluarga:
      Tips packing untuk keperluan bayi
      - Suka bingung apa saja perlengkapan si kecil yang harus dibawa? Berikut beberapa item yang selalu masuk dalam list saya:
      Tisu basah. Pilih ukuran travel yang mudah dibuka-tutup. Sebaiknya pilih juga yang mengandung formula anti bakteri. Bedak bayi. Agar lebih praktis, biasanya saya membawa botol bedak ukuran kecil+puff+plastik (nggak perlu repot bawa kotak bedak). Sabun dan shampo. Khusus untuk travelling, saya lebih suka menggunakan sabun sekaligus shampo (2 in 1) dalam ukuran kecil. Minyak telon. Untuk perlindungan ekstra, pilih yang sekaligus anti nyamuk. Perlengkapan lainnya: baby cream, washlap, hair lotion, parfum, dsb. Semuanya dalam ukuran kecil. - Untuk popok, jika daerah tujuan wisata kemungkinan memiliki mini market maupun supermarket, sebaiknya jangan terlalu banyak membawa popok bayi (dalam hal ini maksudnya pospak, alias popok sekali pakai). Dari pada berbekal pospak sekarung, lebih baik bawa pospak untuk 1-2 hari dan membeli sisanya di kota tujuan. Kecuali jika si bayi seperti bayi saya yang hanya bisa menggunakan merk tertentu yang sulit dicari di mini market. Apa boleh buat, terpaksa harus bawa pospak ekstra jika perginya ke daerah yang melipir sedikit dari kota. Cara menghitung kebutuhan pospak cukup mudah. Kalikan saja rata-rata pemakaian pospak dalam 1 hari x durasi waktu wisata.
      - Jika si kecil masih harus mandi di bak mandi (misalnya karena belum bisa duduk), sebaiknya bawa bak mandi untuk bepergian (berbentuk pelampung yang bisa dikempeskan). Tapi pernah juga sih saya memanfaatkan wastafel hotel karena lupa membawa bak mandi (dan lebih praktis karena nggak perlu repot-repot merebus air hangat karena tinggal buka keran saja).
      - Si kecil minum susu formula? Jangan lupa bawa susu formula, botol, termos ukuran kecil, dan perlengkapan untuk mencuci (sikat+sabun cuci). Jika sudah di tahap makan makanan tambahan, bawalah juga alat-alat untuk menyiapkan makanan tersebut (piring bayi, sendok makan, atau saringan buah).
      - Perlengkapan bayi lainnya yang tidak boleh lupa dibawa: selimut bayi, handuk, topi bayi, slabber, perlak ukuran kecil, dan nursing cover (untuk menutupi jika si kecil perlu ASI di tempat umum).
      - Jika bepergian menggunakan mobil, jangan lupa membawa perlengkapan pelengkap lainnya seperti car seat.
      Tips packing untuk keperluan anak-anak (mulai 2 tahun-usia SD)
      - Untuk perlengkapan anak-anak, biasanya inilah yang tak pernah lupa saya bawa:
      Tisu basah (ukuran travel) dan hand sanitizer. Benda ini biasanya saya pisahkan dalam tas kecil terpisah agar lebih mudah diambil, mengingat anak-anak suka sekali memegang bermacam benda. Perlengkapan mandi: shampo+sabun (2 in 1, supaya praktis), sikat gigi+pasta gigi. Perlengkapan lainnya: bedak, parfum anak, minyak kayu putih, lip balm, krim anti nyamuk, sisir. Untuk detail seputar perlengkapan P3K, saya masukkan dalam daftar item P3K untuk keluarga. - Salah satu kendala terbesar saat bepergian membawa anak-anak adalah masa-masa di perjalanan. Mengingat anak kecil cepat merasa bosan, bawa barang-barang yang bisa menyibukkannya selama di perjalanan seperti perangkat pemutar musik portable, DVD portable, dan perlengkapan elektronik lainnya seperti Ipad. Jangan lupa juga membawa snack dan minuman kesukaan si kecil sebagai teman di perjalanan.
      - Agar si kecil tak cepat bosan saat di tempat tujuan wisata, bawa juga beberapa benda kesukaannya seperti buku cerita, buku mewarnai, maupun mainan favoritnya. Board game (ular tangga, monopoli, dan sebagainya) bisa jadi pilihan menarik dibanding membawa alat permainan elektronik, karena melibatkan partisipasi dari anggota keluarga lainnya. Tips tambahan, jika rencana wisatanya lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, bawa juga perlengkapan penunjang aktifitas outdoor seperti google.
      - Nah, ini yang kadang-kadang saya suka lupa. Selain membawa sepatu pergi, jangan lupa bawa juga sandal rumah. Walau di hotel disediakan sandal, tapi ukurannya terlalu besar untuk kaki si kecil; sedangkan si kecil pastilah suka jika diajak untuk mengelilingi hotel (misalnya ke lobby maupun ke kolam renang). Kenapa nggak pakai sepatu saja? Simple, karena sandal jauh lebih praktis dibanding pakai sepatu.
      Wah, ternyata tips-nya sedikit lebih banyak dari yang saya duga. Supaya nggak pusing, tips packing untuk family trips lainnya (termasuk tips dalam menentukan jumlah baju yang harus dibawa dan alat P3K yang harus disiapkan) dilanjutkan dalam tulisan berikutnya. Mudah-mudahan bisa sekaligus dilengkapi dengan list barang lain yang harus dibawa.
    • By HeryRyanto
      Adakah yang punya pengalaman ke Batam melalui Singapura?
      Kalau ada  boleh share-nya. makasih :) 
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Tips Menulis Itinerary Untuk Syarat Apply Visa Jepang, karena baru-baru ini saya teringat akan sebuah pertanyaan di Facebook saya. Waktu itu seperti ini :
      A : Kang Deffa, nanya itu kalau Itinerary untuk Apply Visa Jepang nya di tulis lengkap gak ya ? 
      B : Gak perlu kok, yang penting inti nya saja
      A : Terus kan saya malam pertama nginap di Bandara Haneda, itu ditulis juga di bagian Tempat Tinggal ?
      B : Ya, di tulis saja tidak jadi masalah kok itu, asalkan di Malam berikut nya di tulis penginapan Fix dan alamat yang lengkap nya
      A : Ok, kang Hatur Nuhun
      B : Sami2
      Ya sedikit perbincangan tersebut membuat saya tercetus ide untuk menulis Panduan Menulis Itinerary untuk Apply Visa Jepang ini. Karena pasti bagi yang pertama kali ke Jepang masih agak bingung ya. Saya juga mengalami hal itu kok dulu pas pertama kali apply visa jepang, jadi sudah selayak nya saya bagikan tips-tips nya
      Tapi sebelum nya kalian harus tahu dulu syarat untuk Apply Visa Jepang ya.
      Dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi dalam mengajukan permohonan Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri    
      Paspor maksimal 6 bulan sebelum masa berlaku habis Formulir permohonan visa. [download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram) Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili) Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa) Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang) Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang) Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu) Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan: Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya). Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 - 8 sebelum diserahkan di loket.
      Bagi yang termasuk dalam kategori berikut, maka Pemohon maupun anggota keluarga (suami/istri dan anak) tidak perlu melampirkan bukti keuangan (tercantum pada nomor 8). (Bila diperlukan, dokumen tambahan akan diminta untuk melengkapi atau membuktikan hal tersebut).
      Pemohon adalah karyawan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Indonesia. Pemohon adalah karyawan BUMN. Pemohon adalah karyawan dari perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Jepang. Pemohon adalah karyawan dari perusahaan joint venture Indonesia - Jepang, atau anak perusahaan Jepang, atau cabang dari perusahaan Jepang. Pemohon adalah karyawan dari instansi pemerintah. Pemohon adalah budayawan/ seniman yang sudah go-international; atlit yang sudah diakui ; dekan, profesor, asisten profesor dari universitas; pimpinan museum, atau lembaga penelitian pemerintah maupun swasta. *Bila aplikan ingin mengajukan permohonan visa untuk kunjungan berkali-kali (Multiple Visa), maka harus melampirkan surat penjelasan alasan keperluan kunjungan berkali-kali ke Jepang atau surat penjelasan dari pihak Pengundang.
      *Untuk visa kunjungan berkali-kali, harap melihat persyaratan visa untuk kunjungan berkali-kali.
      *Biaya Pembuatan Visa :
      Single Entry = Rp. 330.000 Multiple Entry = Rp. 660.000 Info Lengkap kunjungi Website Embassy Jepang berikut KLIK
      Panduan Penulisan Itinerary Pada Formulir Jadwal Perjalanan Pengajuan Visa Jepang
      Di syarat Dokumen yang harus di siapkan di atas pada point no. 6 terdapat syarat "Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)"
      Ini berarti kita harus menuliskan semua rute wisata yang akan kita tempuh selama kunjungan kita di Jepang, lengkap beserta Alamat tempat kita Tinggal atau Menginap. Contoh Formulir nya yang telah di download dari link di atas adalah berupa File Microsoft Word seperti ini

      01. Tulis tanggal dari awal mendarat (menginjakkan kaki) di Bandara (wilayah Jepang) lainnya
      02. Untuk bagian Tempat yang akan di kunjungi cukup Tulis Inti nya Saja misal : Tokyo : Tokyo Disneyland, Tokyo Tower.
      03. Untuk bagian Tempat Menginap, tulis lah nama Penginapan sesuai dengan Bukti Booking penginapan tersebut beserta Alamat Lengkap.
      04. Jika selama beberapa hari menginap di Penginapan yang sama, di hari berikut nya cukup tulis nama Penginapan nya saja
      05. Jika malam pertama Menginap di Bandara. Tulis Bandara tempat Menginap. Misal : Haneda Airport atau Kansai International Airport
      06. Di bagian akhir paling bawah, isi lengkap Tanggal dan Tanda Tangan Pemohon Visa
      07. Saran walaupun kalian mengisi Itinerary nya hanya Garis Besar saja, namun untuk Tempat Menginap WAJIB SESUAI dengan Bukti Booking yang diserahkan untuk Apply Visa. Note: AirBNB sekarang sudah resmi di perbolehkan di Jepang, jadi kalian boleh menyertakan booking AirBNB sebagai syarat apply visa.
      08. Jangan Dummy Booking Tiket Pesawat! Bukti Booking Tiket Pesawat Jangan Dummy Booking, karena beberapa waktu lalu, ada kasus Apply Visa Jepang dengan mengajukan syarat Bukti Pembelian Tiket Pesawat dengan Dummy Booking. Visa nya Approved. Namun ketika di imigrasi Jepang. Bermasalah, karena Bukti Booking yang diserahkan ke Embassy Jepang ketika Apply Visa, berbeda dengan Tiket yang mereka pegang (Dummy Booking menggunakan Garuda, Tiket asli menggunakan Air Asia). Akhirnya mereka di DEPORTASI.
       
      Contoh Penulisan Itinerary Formulir Jadwal Perjalanan Pengajuan Visa Jepang

       
      Demikianlah semoga berguna untuk teman-teman sekalian, walaupun sepele tapi kadang bikin bingung dan bertanya-tanya. Silahkan di share jika berkenan  
       
    • By Nindy Ratri K
      Hallo,
      saya berencana pergi 5 hari 4 malam ke singapura,  rencana pengen beli Singapore Tourist Pass. tapi adanya yg 1, 2 atau 3 hari
      untuk trip 4 hari ini apakah saya bisa split 3 dan 1 yaa... dan apa memang bisa dipakai demikian? saya udah coba tanya sama penerbitnya, si EZ belum dijawab2 
      mohon kalau ada yg bisa membantu atau sumbang saran, monggo..
      terimakasih