Sign in to follow this  
redocean

Wisata Kuda Paku Haji

3 posts in this topic

Pernah dengar daerah Paku Haji? Daerah ini berada di kawasan yang masih alami dengan hawa pegunungannya yang sejuk di Kabupaten Bandung Barat. Bagi anda yang berada di Bandung, Cimahi, Jakarta dan sekitarnya, kawasan ini adalah kawasan yang cukup mudah dijangkau dan dapat menjadi salah satu alternatif liburan keluarga yang menyenangkan.

 

13459117331011974747_300x168.88888888889

 

“Wisata Kuda dan Warung Liwet Paku Haji,†demikian kalimat yang tertera di gerbang objek wisata ini. Sebuah gapura yang terlihat kokoh dengan patung kepala dan setengah badan kuda di kedua sisi kiri dan kanannya. Inilah gerbang wisata yang akan membawa anda menuju wisata alam yang murah dan tak kalah istimewanya dari objek wisata serupa di tempat lain.

Wisata Kuda Paku Haji ini belum lama berdiri. Objek wisata yang terletak di Jalan Haji Gofur, Paku Haji, Ngamprah, Bandung ini kian hari kian ramai. Banyak yang berbondong-bondong mengunjungi objek wisata ini, terutama jika mulai masuk liburan. Bukan hanya pengunjung yang datang dari dalam Bandung, tapi juga dari Jakarta.

 

 

Wisata ini merupakan wisata yang mengajak kita bersahabat dengan alam. Jika anda pernah mengunjungi sejumlah outbound yang ada di berbagai tempat, sebenarnya kurang lebih Wisata Kuda Paku Haji memiliki konsep yang serupa. Akan tetapi, tentu ada yang berbeda dari semua itu. Wisata Kuda, yang terpikir terntunya adalah menunggang kuda, bukan?

 

 

Benar saja, memasuki kawasan objek Wisata Kuda Paku Haji ini, anda akan disuguhkan hamparan pemandangan alam yang indah dan juga jejeran kuda yang siap anda tunggangi untuk berkeliling. Tak perlu khawatir, karena tentunya ada pendamping yang siap menjaga anda. Kuda-kuda yang ada di objek wisata ini banyak dan terdiri atas 2 jenis, ada kuda lokal dan juga kuda impor. Apa bedanya? Anda yang sudah tergolong dewasa bisa menunggangi kuda impor, sedangkan untuk mereka, anak-anak, akan diberi tumpangan di kuda jenis lokal.

 

 

Kuda-kuda ini siap mengajak anda berkeliling menikmati pemandangan Paku Haji yang segar. Wajar saja, lokasi ini masih berada di kawasan pegunungan yang menampilkan pemandangan hijau nan asri. Nikmati kesegaran udaranya dan membuat anda terbuai sejenak sambil melepas segala kepenatan dari aktivitas sehari-hari yang padat. Hanya dengan Rp 10,000 saja, menunggangi kuda untuk berkeliling selama 2 putaran akan membuat anda merasa lebih segar.

 

pakuhaji.jpg

 

Harga yang murah untuk menikmati wahana kuda seperti itu. Tiket masuknya juga tak kalah murahnya. Hanya Rp 2.000 yang dibayarkan di loket tiket di depan pintu masuk sebelumnya. Bukan hanya itu, objek wisata kuda ini memiliki lahan parkir yang luas yang tentunya penting mengingat untuk menuju kawasan ini anda membutuhkan kendaraan pribadi, karena masih sangat minim kendaraan umum.

 

 

Anda hanya perlu keluar pintu Tol Padalarang lalu menyusuri Jalan Cimareme arah Cimahi. Nantinya, anda bisa berbelok ke kiri dan memasuki Jalan Haji Gofur. Dari sinilah, perjalanan anda menuju pintu gerbang Wisata Kuda Paku Haji akan ditempuh sekitar 4 km kurang lebihnya.

 

 

Selain wahana kuda, ada sejumlah permainan yang tak bisa juga anda lewatkan begitu saja. Berada di kawasan alam seperti ini, kurang lengkap jika tidak menaiki ATV dan melewati jalur-jalur yang sudah disediakan. Jika dengan menunggang kuda anda merasa lebih tenang, kali ini anda akan berpacu adrenalin. Disediakan juga ATV tour untuk rombongan. Harga menaiki permainan ini pun sama, anda juga bisa berkeliling 4 kali.

 

Paku+Atv4.JPG

 

Wahana outbound lain juga disediakan di sini, seperti flying fox, kincir-kincir, dan sejumlah permainan yang tak kalah serunya. Masih dengan harga yang serupa, tentunya mengajak keluarga ke tempat ini adalah ide yang seru. Jika ingin lebih bersantai, playground dengan sejumlah permainan gratisnya untuk anak pun ada. Atau ajak saja untuk mengenal lebih dekat fauna-fauna di sekitar kita yang ada di kebun binatang mini di sini.

 

 

Nama objek wisata ini adalah Wisata Kuda dan Warung Liwet. Oleh karena itu, ke Paku Haji ini tanpa menyantap liwet yang disediakan di warung di dalam sini percuma saja. Warung liwet memang sengaja disediakan untuk melepas rasa lapar setelah bermain. Minuman yang disediakan juga bervariasi. Anda bisa memilih tempat dengan meja atau lesehan. Menikmati nasi liwet khas Sunda di alam terbuka yang indah dengan harga yang terjangkau, perut kenyang, hati senang. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Shah Rafilzan
      Hallo salam kenal, Nama saya Shah Rafilzan, bisa dipanggil Rafil.
      Saya berasal dari Kota Bandung, hobby saya memang traveling. Saya baru mulai membuat vlog, bisa langsung cek di youtube channel saya. https://www.youtube.com/channel/UC1ASnsi9TYd3N6VC_AWQeAg
      Barang kali ada yang berminat untuk bikin vlog bareng ?
    • By Farah Supit
      Hai, mau minta saran, pendapat masukan nih buat suhu, sesepuh, dewa wisata dibandung.
      aku udah punya destinasi tapi karena ga tau persis letak posisi dan lokasinya (mengandalkan GPS saat perjalanan nanti.).
      Destinasinya :
      1. Lereng Anteng Panoramic Coffee
      2. Tangkuban Perahu
      3. The Lodge Maribaya
      4. Rumah Guguk
      5. Braga & Alun-alun kota Bandung
      Mau minta saran kemana dulu ya baiknya sesuai rute lokasinya biar ga mondar mandir bolak balik atau muter muter jalannya.
      aku dari jakarta berangkat sabtu subuh pulang minggu malam.
      sekalian kasih tau berapa lama perkiraan perjalanan dr 1 destinasi ke destinasi lainnya ya suhu
       
      mohon bantuannya dan terima kasih sebelumnya. maaf kalo ada salah2 dalam postingannya (newbie )
    • By deffa

      Hola Deffa Here!!!
      Tahu kan Bandros? Bandros adalah Bus Double Decker yang di desain khusus untuk wisata di Bandung yang dilengkapi, dengan desain menarik, pertama kali di perkenalkan pada tahun 2014 ketika Ridwan Kamil baru menjabat jadi Walikota Bandung.
      Masyarakat umum boleh menaiki Bandros ini untuk berkeliling Kota Bandung, menikmati suasana Kota Bandung dari atas Bus ini.
      Bandros pertama yang dimiliki pemkot Bandung adalah Bandros yang bernomor 01 atau Bandros 01. Namun, sudah tidak beroperasi lagi, karena sudah di gantikan bandros terbaru.

      Tapi atas prakarsa walikota Ridwan Kamil. Bandros ini masih bisa di gunakan untuk sekedar Foto-Foto dan GRATIS. Lokasinya di parkiran Polrestabes Bandung, di depan Taman Vanda, dekat Balai Kota.

      Note: Untuk naik Bandros yang aktif kalian bisa datang ke Taman Cibeunying, jalan Cilaki. Tiket perorang Rp. 25.000. Muterin beberapa spot di Kota Bandung

    • By Alfa Dolfin
      “yakin ini tempatnya…?”, tanya ku kepada driver mobil yang kami sewa saat menghentikan mobilnya.  Benar, itu plang-nya, jawabnya. “olaaaaa….kog sudah beda banget ya….pangling banget…May be kalau ngga ada plangnya aku ngga percaya kalau inilah tempat yang aku cari”.

       Masa kecil di salah kampung di Cimahi, membuat akrab dengan jajanan siomay. Meski siomay kampung yang campuran tepung kanji-nya sangat kuat, perut pun tidak menolak. Bumbu kacang “kelas” standar Plus saos sambel+kecap manis, merupakan campuran nikmat. Entah kenapa setelah puluhan tahun berlalu aku masih kangen siomay seperti ini. Lidah maupun perut pun masih welcome
       Rupanya selera ku ini turunan dari ibunda. Termasuk favorit ibunda dengan yang namanya Batagor Kingsley. Entah tahun sejak tahun kapan ibunda selalu memilih Kingsley jika ke Bandung. Atau nitip Kingsley jika akunya yang ke Bandung. Selain itu ngga mau. Pastinya sejak aku SMA sudah di ajak kenalan sama Kingsley. Ternyata aku juga nge-fans. Setiap kali ke Bandung akan berusaha mampir di jalan Veteran, lokasi Kingsley. Klop dech ibu dan anak.
       Pernah saat mengantar ibu nyekar ke makam ibunya, berarti oma-ku, di Cimahi, sebelum kembali ke Jakarta sengaja ke Bandung Cuma ingin mampir di Kingsley. Terlihat ibu-ku makan dengan lahap 1 porsi. Aku…? Hhhmmm, cukup 2 porsi saja. Meski ada menu Batagor Kuah, atau pilihan yang lain, tetap saja Batagor goreng paling cocok di lidah.

      Batagor Kingsley paling favorit  Minimal 2 porsii seperti ini.
       

      Suguhan es sekoteng....wooouwww.......Bisa kalap.....
      Kenapa kog begitu nge-fans? Apa ke-istimewa-annya? Kalau tanya sama ibu, dia akan menjawab karena saat itu tahunya ya Kingsley. Ibu belum pernah coba merek lain misalnya Abui. Maklum sudah usia dan masih kolot. Batagor tahunya ya Kingsley.
       Kalau aku? Memang pernah coba batagor abui atau pesaing lainnya. Hasilnya sama-sama enak. Cuma aku suka nongkrong di Kingsley karena terasa suasana warung yang mengingatkan masa-masa kecil doeloe. Satu lagi….ada pengamen permanan,  bukan pengamen keliling, yang selalu ada di depan Kingsley. Terasa sekali kelompok pengamen yang terdiri 3 personal bagi saya sangat istimewa.  . Sejauh aku nikmati suaranya bagus. Lagunya pun yang dinyanyikan tidak sumbang. woooowww....like it. Makan dalam suasana warung, plus di temani pengamen yang lebih cocok di sebut vokal group.

      Kingsley doeloe....bersuasana warung

      Meski makan bisa senggol-senggol-an tetap asyik

      Ini dia "pengamen" favorit ku yang biasa mangkal di depan Kingsley. Karena ada akang-akang ini lah yang bikin aku betah di Kingsley
       Namun semua itu tinggal lah cerita. Terakhir beberapa waktu lalu ke Kingsley, aku terkejut seperti di awal tulisan ini. Sudah sangat beda. Memang bagus. Manajemen Kingsley berhasil merubah citra diri-nya. Tempatnya yang semula warung menjadi lebih modern. Sudah menjadi resto berlantai 2.

      Kingsley sekarang ini. Lebih modern, lebih oke.... sayang aku kurang cocok.
       Lalu kemana 3 akang pengamen? Tidak ada. Informasinya sudah bubar. Waktu aku tunjukan foto ke supervisor Kingsley, dia menjawab tidak tahu. Rupanya orang baru. Barulah terjawab setelah aku tanyakan sama juru parkir. “yang dua ini sudah meninggal”.
       Hhhhmmmm…..aku jadi termenung sendiri. Menyadari aku ternyata tidak mudah ber-adaptasi dengan sesuatu yang baru. Aku masih rindu dan mengharapkan suasana Kingsley yang doeloe, yang masih berupa warung. Seru…jauh dari kesan modern.
       Sebelum aku mampir di Kingsley, aku sudah mengharapkan bisa mendengar senandung 3 akang pengamen tadi. Malah sudah siapkan request beberapa 3 lagu. Tentu dengan dengan kesiapan dan kerelaan imbalan di atas rata-rata. Ah…komplit kenikmatan. Menikmati batagor dalam suasana kampung, seperti masa kecil ku di Cimahi, dan suara merdu pengamen.
       Melihat kondisi sekarang, bukan negative promosi, hanya selera pribadi saja. Berarti saatnya aku harus say good bye dengan Kingsley
       
    • By inggit9393
      Cukup kaget sih, ga ada thread hanimun di bandung. hhe. 
      Ini opsi kedua saya sih untuk hanimun di bali. Kalau liat dari itin dibawah sih gak romantis2 amat sih, tapi emang kami suka explore sesuatu.
      Minta saran dong para suhu. 
      Sampe Stasiun Bandung Malam.
      Hari 1 (explore bandung selatan)
      Ciwidey 
      Kawah putih 
      Pemandian Air Panas Ciwalini
      Penangkaran Rusa Ranca Upas
      Kebun stroberry (Petik Sendiri)
      Kampung Sawah 
      Pusat Oleh2 Cibaduyut dan Pasar Baru
      Hari 2 (explore bandung utara)
      Tangkuban Perahu
      Kebun Teh
      Kampung Gajah
      Sari Ater
      Flolating Market Lembang/Farm Hause/Dusun Bambu/De Ranch
      Bosscha Observatory 
      Tebing Keraton/D’café
      Kebun Bunga Begonia
      Hari 3 (explore kota)
      Jl. braga
      Gedung Sate
      Oleh-oleh primarasa
      Factory outlet
      Please kasi saran dong explore mana kalo di kota.
      Balik ke Jkt Malam.

       Pertanyaan :
      1. Kalo liat dari itin diatas, enaknya nyari hotel di daerah mana yak ? ada advice ? hho
      2. Kalo emang ada yang gak perlu, atau gak cukup coret aja suhu.
      Mohon pencerahannya ^^

       
       
       
       
       
       
    • By Hanyptr
      haloo.. aku ada rencana ingin mengunjungi  bandung  berdua doang dari jakarta. Rencananya kesana selama 3 hari 2 malam di weekday.
      mohon sarannya dong aku kebandung antara menggunakan travel seperti daytrans atau naik kereta dr gambir kira-kira lebih efektif dan efisien yang apa ya?
      selanjutnya selama 3 hari 2 malam itu aku rencana hari pertama explore bandung kota , hari kedua ke lembang, dan hari ketiga bandung kota lagi. berhubungan aku berangkat dari jakarta menggunakan kendaraan umum. kira-kira lebih baik sewa mobil dengan supir atau cukup mengandalkan transportasi online seperti uber atau grab?
      dan kira-kira buat penginapannya lebih baik di daerah mana ya? biar enak kemana-mananya?
      Thankyouu
    • By Bima TourTravel
      Masih ada kuota ... 
      TRIP WISATA MARIBAYA LODGE - TAMAN BUNGA BEGONIA 8 JANUARI 2017
      Biaya : 200.000 / Org
      Itinerary:
      06.00 - 06.30 Meeting Poin di Plaza Semanggi , absensi ulang
      06.30 - 07.00 Perjalanan menuju Lembang Bandung
      12.00 - 13.00 Makan siang ( Exclud ) nanti dicarikan tempat makan yang sesuai budget
      13.00- 13.30 Maribaya Lodge
      13.30 - 15.00 Tiba , foto-foto, explor wisata Maribaya Lodge
      15.00-15.30 Menuju Taman Bunga Begonia
      15.30 - 17.00 Menikmati sore sejuk di Taman Bunga Begonia
      17.00 - 18.30 Jalan-jalan ke Cihampelas
      18.30 -19.30 Belanja oleh-oleh di Primarasa
      19.30 - Back To Jekardah
      Fasilitas :
      Transportasi AC Jakarta - Bandung PP
      Tiket Masuk Wisata
      Tour Leader yang Ngegemesin
      Dokumentasi
      Air Mineral
      Exclude :
      Makan Siang
      Pengeluaran Pribadi
      Grab it fast and make your reservation now!!!
      Contact Person:
      Call/Whatsapp: 081380796096
      Pin BB : 2A568A6D
      Line Official : @bimatourtravel
      Website : www.bimatourandtravel.com
      FB : Bima TourTravel
      Twitter : @BimaTourTravel
      Email ke: bimatourtravel [at] yahoo [dot] com