Sign in to follow this  
fel_tan

Monumen Tertinggi di Dunia

3 posts in this topic

Kalau Indonesia punya monas, beda lagi dengan Jepang. Tau gak sih kalau monumen tertinggi di dunia itu berada di Jepang? Monumen tersebut adalah monumen berbentuk patung Buddha. Berada di Ushiku, Jepang. Monumen ini baru rampung pada tahun 1995. Monumen ini memiliki tinggi 120 meter, dengan pelataran setinggi 10 meter, dan 10 meter tinggi teratai pada monumen ini. Pengunjung dapat di bawa hingga ketinggian 85 meter menggunakan lift yang telah disediakan di dalam monumen ini.  Pengunjung dapat melihat pemandangan dari pelataran.

 

3031956376_f23348ce74_o.jpg

 

Ushiku+Daibutsu123.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

oh saya baru tau agama Buddha di jepang kuat jg yah ? saya sangka malah gak populer ?

 

agama Buddha di sana posisi kedua loh jumlah penganutnya, kalau yang paling terkenal di sana sih agama Shinto, tapi gak jarang penduduk Jepang sendiri suka menganut lebih dari satu agama hehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Katanya, hotel berbintang 4 pasti lebih bagus dari hotel bintang 1. Katanya, kalau beli tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum waktu wisata yang diinginkan, pasti akan dapat harga yang lebih murah. Katanya, kalau bisa bahasa Inggris, maka kalian bisa pergi kemana saja dengan santai. Kan bahasa Inggris itu bahasa internasional. Dan masih banyak lagi “katanya, katanya, katanya dan lainnya.
       
      Itu hanya sebagian mitos dalam traveling yang mungkin sudah sering di dengar oleh wisatawan. Istilahnya, sudah kenyang mampir di telinga. Para calon wisatawan pun banyak yang mendengar aneka mitos tersebut dan akhirnya menelan mentah-mentah semua katanya itu. Padahal, mitos tak selalu sejalan dengan realita. Ada beberapa mitos yang memang benar, namun ada juga yang tak sepenuhnya benar. Bahkan ada juga beberapa mitos yang sepertinya dibuat oleh mereka yang belum pernah bepergian.

      Berikut ini beberapa daftar mitos dalam traveling dan realitanya yang dikumpulkan dan disarikan dari berbagai sumber.
       
      Mitos: Jika bisa berbahasa Inggris, kalian dapat melenggang kemanapun yang kalian suka. Bahasa Inggris itu bahasa internasional yang diterima dimanapun
      Fakta: Pada kenyataannya, sebuah studi menunjukkan jika bahasa Inggris hanya dimengerti oleh kira-kira 1,8 milyar orang saja, yang berarti hanya sekitar 1/3 dari populasi umat manusia di bumi ini. Jumlah itu memang banyak, namun itu juga menandakan tidak semua tempat familiar dengan bahasa Inggris. Contohnya saja negara Jepang. Walau termasuk salah satu negara maju, ternyata mayoritas penduduk Jepang tidak mengerti bahasa Inggris. Jadi tetap saja lebih baik mempelajari beberapa kata dasar jika akan pergi ke sebuah negara yang memiliki bahasa dan tradisi yang khas.
       
      Mitos: Membeli paket tour pasti lebih murah dibanding membeli ala carte
      Fakta: Salah satu cara terbaik untuk mengetahui seberapa ekonomisnya sebuah paket tour, adalah dengan membandingkan harganya secara ala carte. Jangan lupa masukkan pajak dan biaya tak terduga yah. Terkadang harga ala carte bisa lebih murah di banding paket tour lho, jadi jangan langsung percaya dengan iklan agen travel ya!
       
      Mitos: Beli tiket atau booking hotel melalui situs *sensor* dijamin mendapat harga termurah!
      Fakta: Tak ada kecap nomor 2 karena semua kecap pasti meng-klaim jadi yang nomor 1. Begitu juga dengan harga tiket maupun harga hotel. Ada banyak situs booking yang meng-klaim memiliki harga termurah, namun pada kenyataannya, bukankah harga yang ditawarkan oleh masing-masing situs itu bisa berbeda-beda? Jadi jika memang mencari harga termurah, jangan malas untuk men-survey beberapa situs sekaligus ya!
       
      Mitos: Untuk dapat tiket dengan harga terbaik, salah satu cara pintar adalah dengan mem-booking tiket jauh-jauh hari sebelumnya
      Fakta: Mitos yang satu ini ada benarnya, namun tak sepenuhnya benar. Memang sih kalian akan mendapat tiket murah jika membeli pada masa promosi. Namun jika kalian berencana untuk bepergian diluar waktu promosi, atau mungkin punya waktu liburan yang lebih fleksibel, terkadang ada baiknya menunggu beberapa saat hingga mendapat tiket dengan harga terbaik. Terkadang malah harga tiket terbaik itu tak begitu jauh dari waktu bepergian.  
       
      Mitos: Belanja di toko bebas pajak itu lebih murah!
      Fakta: Di beberapa negara memang ada toko-toko yang berlabel duty free alias bebas pajak. Tak sedikit toko-toko tersebut yang memang mengincar wisatawan asing sebagai konsumen utamanya. Tapi jangan dulu senang! Ada satu hal yang perlu diketahui oleh wisatawan. Kenapa toko-toko tersebut bisa menawarkan bebas pajak, tak lain dan tak bukan karena beberapa barang disana memiliki harga yang lebih tinggi dibanding toko biasa. Kesimpulannya, jangan langsung tergiur dengan toko bebas pajak. Lebih baik lagi jika sebelumnya melakukan survey di toko biasa sebelum memutuskan untuk belanja.
       
      Mitos: Hotel bintang 4 lebih keren dan lebih bagus dibanding hotel bintang 1
      Fakta: Di beberapa negara, terkadang ada beberapa sistem rating yang digunakan. Misalnya saja di Amerika, AAA dan Mobil, menggunakan penilaian yang berbeda dengan hotel berbintang. Jadi belum tentu hotel yang terlihat bagus dalam satu situs, dianggap sama bagusnya dalam situs lain, dan sebaliknya. Jadi salah satu cara terbijak dalam menentukan pilihan hotel adalah dengan mengamati berbagai fasilitas yang ditawarkan, dan melihat aneka review yang diberikan oleh para konsumennya secara obyektif.
       
      Mitos: Menggunakan telepon di dalam pesawat bisa menyebabkan pesawat jatuh!
      Fakta: Kisah “telepon dalam pesawat bisa mengakibatkan pesawat jatuh†mungkin termasuk salah satu yang sering didengar oleh wisatawan. Pada kenyataannya, studi yang dilakukan oleh Federal Aviation Administration tahun 2006 belum dapat membuktikan teori tersebut. Telepon juga belum terbukti dapat mengganggu sinyal penerbangan sehingga menyebabkan pesawat jatuh. Namun jika kalian tetap khawatir, tak ada salahnya mematikan telepon selama beberapa waktu sambil menikmati suasana di perjalanan.
       
      Mitos: Jet lag itu karena kurang tidur! Makanya harus banyak tidur di perjalanan supaya nggak kena jet lag!
      Fakta: Tak ada hubungannya antara jet lag dengan kurang tidur. Yang benar, jet lag terjadi karena adanya perbedaan jam biologis dalam tubuh dengan jam pada daerah setempat yang dipengaruhi oleh sinar matahari.
       
      Mitos: Ikut paket tour itu nggak seru karena nggak bisa mengeksplorasi sebuah tempat dengan bebas!
      Fakta: Kalau soal ini, tergantung dari pemandu wisatanya. Jika bisa mendapat pemandu wisata yang sangat oke dan berpengalaman, bisa jadi paket tour kalian justru akan lebih baik dibanding menjelajah sendirian. Jadi untuk hal ini, mitos di atas bisa benar dan bisa juga salah.
       
      Kira-kira ada mitos traveling dan realitanya yang belum di share disini nggak? Ayo, bagi pengalamannya dong!
    • By Muhammad Zaky Zulfiqor
      Ada yang rencana jalan ke Jepang bulan Oktober 2018? Saya sudah pegang tiket Jakarta-Narita PP 22-26 Oktober, karena jatah cuti nya hanya memungkinkan di tanggal tersebut. Kalo ada, ada yang mau jalan bareng? kontak saya:
      Telegram: https://t.me/zakybstrd21215 WhatsApp: 088229041713 Note: Itinerary belum ada.
      Thank you.
    • By Muhammad Kurniawan
      Halo Jalan2-ers, akhirnya selesai juga trip saya di Jepang bersama dengan istri dan 2 balita (4.5 dan 3 tahun). Ini field trip ke-2 saya, semoga bermanfaat bagi kita sama2, terutama buat yg akan pertama kali pergi ke Jepang. Terimakasih ya buat semua teman2 senior Jalan2-ers yang sudah bantu kasih masukan dan memberi tips2-nya @kyosash @HarrisWang @vie asano @Vara Deliasani @deffa. Berikut field trip dari saya:
      Persiapan
      Biasanya sih kalo mau berangkat dengan anak2 kecil persiapannya lebih ribet daripada berangkat sendiri atau trip-nya sama teman2. Persiapan memang adalah menurut saya step yg paling penting. Kelancaran dan kenyamanan trip kita ya tergantung dari apa yg sudah kita persiapkan. Hal2 yang kami persiapkan sebelumberangkat adalah:
      Itinerary yang jelas, dengan mengumpulkan kota2 apa yg akan dikunjungi dan objek2 wisata apa saja lengkap dengan rencana rincian biaya Tiket pesawat Penginapan selama di Jepang Admission ticket; beberapa tempat wisata yg pasti bakalan antri untuk beli tiket adalah tempat2 wisata yg besar seperti disneyland dan Universal studio, jadi lebih baik sudah membeli tiket secara online dari Indonesia. jadi tinggal masuk saja saat sudah sampai di lokasi JR Pass ataupun Pass2 lain jika diperlukan; tetapi saya tidak menggunakan Pass selama di Jepang, karena setelah saya hitung2 dengan kebutuhan transportasi saya masih lebih hemat tanpa membeli JR Pass ataupun Pass yang lain Converter colokan listrik; karena di Jepang berbeda bentuk colokannya dengan di Indonesia. Jadi perlu disiapkan converter-nya Multi USB charger; berguna sebagai station USB jadi bisa digunakan untuk charging hingga 6 hp dan ipad sekaligus SIM Card selama di Jepang; beberapa sumber belum bisa membantu saya dengan detail mengenai SIM card data yg dapat digunakan di Jepang. tetapi setelah saya browsing lebih lanjut ternyata sekarang Jepang sudah menyiapkan SIM Card pre-paid untuk tourist mancanegara yang mudah untuk didapatkan. https://www.econnectjapan.com/ disini menjual berbagai produk Docomo yang bisa kita pesan sesuai dengan kapasitas/ quota yg kita inginkan. Waktu lalu saya membeli paket yg 5GB, dan sekarang masih sisa 4GB. Rugi banget, karena saya juga sudah disediakan portable wi-fi dari semua tempat saya menginap. Jadi teman2 bisa memesan sesuai dengan rencana kebutuhan selama di jepang. SIM Card-nya bisa dikirim kemana saja kita mau, kantor pos terdekat. Waktu itu supaya mudah, saya minta dikirim ke Kantor pos di Haneda Airport, tetapi kantor pos-nya ada di Terminal Domestic, jadi harus naik bus bandara dari International Terminal ke Domestic Terminal buat ambil SIM Card-nya di Kantor Pos bandara Haneda. Tapi mudah saja kok, tinggal tanya mana bus yg ke domestic terminal. Dan masa berlaku SIM Card ini adalah 30 hari semenjak di-aktifkan. Baby Stroller; untuk baby stroller saya memutuskan untuk menggunakan stroller tandem dengan jenis umbrella pushchair. Karena stroller jenis ini tidak perlu lepas pasang untuk tandemnya dan melipatnya relatif mudah. Untuk sewa stroller ini saya dapat di Toys Rent Kingdom, karena hanya disini saja akhirnya saya dapat yang tandem pushchair. lebih mudahnya untuk mencari sewa stroller bisa search saja di Instagram #stroller #babystroller #tandem dan sebagainya. Obat2-an, susu, vitamin, pampers dan baju hangat sesuai suhu disana Aplikasi Navitime for Japan Travel; sangat penting selain google map, pemakaiannya juga bisa dikombinasikan untuk melihat jalur dan jadwal angkutan umum selama di Jepang Vacuum Plastic Bag; ini yang penting jika kita membawa banyak pakaian. plastic ini bisa kita pompa bersama dengan barang2 didalamnya, sehingga menjadi sangat compact, mirip seperti bandeng presto. jadi space di dalam  tas taupun koper bisa sangat dimaksimalkan.  
      DAY-1
      Tiba di HANEDA jam 8:30, imigrasi dan muter2 di HANEDA termasuk mengambil DOCOMO SIM Card di Kantor Pos bandara HANEDA. Ingat posisinya ada di Domestic Terminal, jadi bukan di gedung kedatangan international. Saya sampai lama muter2 di bandara karena saya pikir ada di gedung yang sama. Sekalian saja beli PASMO Card atau ICOCA Card di ticket vanding machine menuju kearah station kereta.
      "sekarang di bandara2 international manapun sudah banyak yang menyediakan jasa free buggy car untuk mengantar- antar penumpang termasuk di KLIA Malaysia maupun di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Bedanya di Haneda ini driver buggy car-nya berusaha keras menawarkan kami untuk naik buggy car, karena melihat kami bersama 2 anak kecil. Ini lah keramahan orang Jepang yang kami rasakan pertama kali dan menyambut kami di Jepang"
      Tiba di apartment di Asakusa jam 13:30 dan check in.
      Kegiatan hari pertama tidak banyak, karena masih jet lag. Kami sempat pergi ke Shinjuku Station untuk beli Hakone Free Pass, tapi ga dapet karena masih jet lag, lapar dan shock banget sudah sore jam orang2 pada pulang kerja, rame banget Shinjuku Sta. . Intinya kalo mau beli Hakone Free Pass cari di Station yang ada Odakyu Line, dan tanyakan saja Odakyu Hakone Pass.
      Akhirnya malam pertama kami berakhir di Shinjuku Gyoen Ramen Ouka, mencari makanan halal dan khas Jepang. Pelajaran yang kami petik disini adalah: kalo beli makanan di Jepang, terutama pertama kali, lebih baik pesannya sedikit2 dulu. Misal pergi ber-3, ya pesan saja 2 porsi dulu. Harga di rumah makan ini relative mahal, tapi ternyata porsinya luar biasa banget. di menu cuma gambar ramen, tetapi ternyata seperti paketan lengkap, ada nasinya ada sate dagingnya dan ada telornya. dan datangnya pun tidak sekalian semua, tapi datang satu2. Saat itu saya pesan 2 ramen untuk dewasa dan 2 paket untuk anak2 dengan total harga JPY 5,200.- dan kami tidak habis padahal dalam kondisi lapar, walaupun dibungkus bawa pulang juga bisa sih.. ini benar2 pelajaran di hari pertama he he hee...






      DAY-2
      Hari ke-2 kami hanya menghabiskan hari di Disneyland Park. Tiket Disneyland sudah kami kantongi dari Indonesia dengan memesan Online, cuma yang saya lupa adalah menanyakan di entrance gate untuk fasilitas Fast Pass. Karena setahu saya kita bisa memanfaatkan fasilitas fast pass, atau tanpa antri untuk maksimal 3 permainan/ atraksi. Jadi yang ke Disneyland jangan sampai lupa menanyakan bagaimana cara make fast pass-nya. Karena Disneyland itu sepertinya di jepang tidak pernah sepi. dan semua wahana pasti bakalan antri.
      Hal yang paling berkesan di Disneyland Jepang adalah kita akan menyaksikan orang2 Jepang itu datang dengan serba serbi cosplay. Mereka sangat totalitas sekali kalo datang ke Tempat wisata permainan seperti Disneyland maupun Universal Studio. Bahkan awalnya kami sempat bingung ini pengunjung atau petugas di Disneyland??? ha ha haa.. mungkin hal ini tidak akan kita dapati di Disneyland ataupun Universal Studio manapun selain di jepang. Kereeeennn...
      Dari Disneyland kami mampir ke Tokyo Big Sight, sebenernya ga sengaja. Cuma karena prayer room terdekat ada disana, jadi kami mampirlah ke Tokyo Big Sight, dan ternyata bangunannya keren. Kemudian kami lanjutkan jalan2 malam di sekitar Odaiba dan makan malam di Surabaya yang ada di lantai 4 Aqua City Odaiba. Dan bisa makan gado2 & nasi goreng 











      DAY-3
      Di hari ke-3 kami kurang beruntung karena hujan dari pagi sampe malam. Kami nekat keluar ke Shibuya untuk foto dengan patung Hachiko dan niat ke Akihabara dan Tokyo Tower. Namun karena anak2 harus kehujanan dan kedinginan, jadi kami putuskan untuk kembali pulang ke apartment di Asakusa sambil mampir makan di KFC dan beli kebab di Saray Kebab di Asakusa.
      Malam harinya saya jalan sendiri untuk explore Tokyo Sky Tree dan Solamachi Mall. Niat naik keatas Tokyo Sky Tree, namun view diatas tertutup oleh kabut tebal dan tidak bisa melihat apa- apa. Akhirnya naik tokyo sky tree juga saya batalkan. Alhasil saya menikmati malam sambil berjalan kaki hujan2 dari Sky Tree menuju apartment.






      DAY-4
      Hari ke-4 kami cukup cerah di pagi hari, dengan ramalan cuaca berawan dan hujan tipis. Mengingat ramalan cuaca di Jepang cukup akurat, jadi kami sedia payung sambil berjalan. Ternyata benar saja, di sore harinya perjalanan kami ditemani hujan lagi. Untungnya kami berhasil menyelesaikan jalan2 sampai sekitar jam 7 malam. Hari ke-4 perjalanan kami disekitar Ueno Park, Ameyoko Shoping Street, dan keliling Asakusa menggunakan Jin Rikisha.



















      DAY-5
      Hari ke-5 kami berangkat menuju Gotemba dengan jalur kereta subway dan JR dari Asakusa - Shimbashi - Kozu - Gotemba. Sampai di Gotemba berjalan kaki sekitar 1 km dengan menggeret semua barang bawaan sampai check in di Hotel Mars Garden Wood Gotemba. Karena kami sampai di Gotemba sudah cukup sore, jadi kami hanya mengunjungi Gotemba Premiium Outlet sampai jam 6 sore. Tambahan saja, bagi yang muslim di Gotemba Premium Outlet sekarang sudah tersedia prayer room, ini saya tau setelah di lokasi, karena saya browsing2 awalnya saya tidak menemukan prayer room.
      DAY-6
      Hari ke-6 kami habiskan waktu mengelilingi Mt. Hakone dan malamnya pergi ke Kogen Toki No Sumika, dimana timing kami kesini pas banget. Karena Kogen Toki No Sumika baru digelar 29 Oct 2016 dan akan berakhir di bulan Feb 2017. Kedua objek wisata ini sangat keren, selain suasana alamnya yang sangat indah, udaranya yang sejuk, moda transportasinya juga sangat layak untuk dicoba. Beruntungnya kami hari ini sangat cerah, padahal di hari kedatangan kami Gotemba diselimuti kabut dan dingin. Dan keesokan harinya Gotemba disiram hujan. Pada saat hari sangat cerah, semua bisa dilihat dengan indah, termasuk Mt. Fuji, sugooiiii...
      Jalur yang kami tempuh adalah dari halte bus tomei-Gotemba interchange (bus umum) - Togendai Sta. (keliling2 dengan sightseeing cruise PP, kemudian menggunakan Ropeway) - Sounzan Sta. (Cable Car) - Gora Sta. (berjalan2 ke Gora Park, dan kembali ke Gotemba dengan bus umum) - Tomei Gotemba Int.
      Tambahan; untuk mencapai ke Kogen Toki No Sumika harus menggunakan bus khusus No Sumika, bukan menggunakan bus angkutan umum. Dan biayanya juga gratis, jadi harus menanyakan atau mencari informasi jalur dan jadwal-nya tersendiri.






























      DAY-7
      Hari ke-7 hanya pindah kota dari Gotemba ke Osaka. Route-nya dari Gotemba Sta. - Mishima (Hikari Shinkansen) - Shin-Osaka. Kalo di rencana pengennya sih ke Kids Plaza Osaka, tapi mempertimbangkan kondisi anak2 dan hari sudah sore jadi kami gunakan waktu untuk istirahat saja di apartment. 
      DAY-8
      Hari ke-8 kami gunakan untuk jalan2 ke Kyoto mengunjungi Arashiyama Bamboo Forest, Sagano Romantic train, Kiyomizu Dera dan Fushimi Inari taisha. Hanya menggunakan bus dalam kota 1x saja saat menuju Kiyomizu Dera. Dengan kondisi seperti kami dengan membawa baby stroller dan 2 balita, sangat lebih memudahkan menggunakan sarana transportasi kereta. Karena kalo didalam bus, bakalan rame dan space-nya sedikit. Pencapaian luar biasa saya adalah mendorong baby stroller lengkap dengan 2 anak sampai ke puncak jalan, halaman Kiyomizu Dera, buat yg sudah tau jalannya kesana menanjak sepanjang 1.2 km,... 
      Untuk naik Sagano Romantic Train, bisa naik dari Saga Torokko Sta. yg posisinya ada disamping Saga-Arashiyama Sta. Didalam Saga-Torokko Sta. ada maket miniatur kota dan kereta2 di Jepang yang bisa kita gerakkan dengan memasukkan uang coin JPY 100.
      Menginap di sekitar Shin-Osaka sangat memudahkan untuk berpindah2 tempat. Karena Shin-Osaka Sta. adalah merupakan station besar yang banyak jalur keretanya, termasuk ke Kyoto juga hanya 25 menit. Tapi ramenya station juga minta ampun.






















      DAY-9
      Hari ke-9 kami habiskan dengan mengelilingi area Ten Shiba, Tennoji Zoo, Osaka Castle dan Mendekati Umeda Sky Building. Padahal target saya adalah menaiki Umeda Sky Building ke puncak, tetapi apadaya lagi2 harus gagal karena kondisi yang sudah sore dan anak2 sudah pada kelaparan. Pokoknya semua target menaiki gedung dan tower gagal semua, he he he.. 
      Tetapi untuk anak2 suka sekali pergi ke Tennoji Zoo ini. Karena binatangnya lengkap, termasuk African Satwa-nya. Kereen..
















      DAY-10
      Hari ke-10 kami habiskan hanya dengan jalan2 hanya di sekitar Osaka Aquarium Kaiyukan dan Tempozan Ferris Wheel. Maklum keinginan untuk naik keatas tower2 dan gedung tinggi hanya terobati dengan bianglala raksasa ini... Aquarium kaiyukan ini sangat keren dan binatangnya lengkap sekali sampai satwa2 laut dalam.. di hari ke-10 ini kami juga pindah apartment dari area Shin-Osaka ke dekat Fuku Sta. Apartment terakhir yang kami tinggali ini apartment yang paling luas dan paling keren kami tinggali dengan rate harga paling murah.. 


















      DAY-11
      Hari ke-11 seharian kami habiskan waktu untuk jalan2 dan belanja di Shinsaibashisuji dan Dotonburi. Yah tidak lupa berfoto dengan Glico sign spot sejuta manusia,  untuk tempat makan halal di sekitar Shinsaibashi dan Dotonburi cukup banyak pilihan. Begitu juga prayer room.






      DAY-12
      Hari ke-12 persiapan pulang, dan kami habiskan waktu sampai sore di KIX Kansai Airport. Untuk tourist muslim jangan khawatir, sudah ada brosur Kansai Airport khusus muslim. Ada posisi prayer room dan tempat2 makan halal maupun yg free pork and free alcohol.

      Ternyata :
      Jalan2 ke Jepang tidak susah; tidak perlu takut nyasar. Lengkapi saja dengan aplikasi google map dan Navi Time for Japan Travel. Orang2 Jepang sangat ramah dan sopan luar biasa, mereka terbiasa mengucapkan permisi dan maaf. Jadi ga enak kalo salah2 sikap, hi hihi.. Saking ramahnya mereka, kami beberapa kali selalu ditawari bantuan membawa barang. Mungkin saking kelihatan rempongnya kami, ha ha ha.. jawab saja "daijoubu" Apa yg saya pelajari di Jepang adalah jangan memberi tips kepada orang jepang. Dan itu pernah saya saksikan langsung dimana seorang tourist pernah berusaha memberi tips kepada jin rikisha (becak Jepang) dan ybs menolak mati2-an. Saat kami di Hotel-pun kami tidak memberikan tips, dan disana tidak ada porter. Jangan ragu untuk bertanya dengan orang Jepang, mereka pasti akan berusaha mati2-an untuk membantu. Sebaiknya tanyakan saja apa yg benar2 kita perlu tanyakan -Tamat-  
       

    • By Ikamarizka
      OhayoooGozaimastaaaa... (selamaaaat pagiiii kalo kata orang jepang)

      HOLaa semuanyaah,,, akuh kembali lagi disini dengan membawa segerombolan ibu2 rempong dari jakarta 
      info dulu deh.. berhubung banyak yg nanyain perjalanan sakura sayah kemarin, akhirnya nekat bikin trip autumn ke jepang yang notabennya rute memang agak mirip. Jadi mungkin tulisan kali ini agak sedikit sama dengan tulisan tahun lalu, tapi dengan foto2 yg beda donks ohohohoho. 
      Perjalanan Kali ini sayah membawa peserta kalo ditotalin brati ber 20, dgn kloter dibagi 2. (ga usah nanya deh kepala ai rasanya mau pecah ngurusin ini semua jahahaha) 
      BUT! Because i loves japan so so much, jadeeeh ga berasa capenya perjalanan 15 hari ini. yup! 15 HARI LAGI 
      Langsung aja yah..
      tiket alhamdulilllaaaaah bgt gw dapet tiket promo. thanks to youuuuuh @mone geriliya kita selama beberapa bulan mengejar tiket murah terbayarkan sudah. 
      Paket Tour Japan autumn ini gw bandrol seharga 19,9 jt all in kecuali makan siang dan malam. tiket pesawat, hotel, jr pass, jalan2 dsb ropeway dan lain lain udah gw tanggung.
      awalnya yaudah seadanya aja, 5 orang minat hayuk brangkat. Yaiks!! ternyata yg minat ada 19 orang. jadilah ya ai keteteran. pencarian hotel dan hostel yg ga abisn abisnya. dan beberapa tamu mau exclusif di hotel berbintangpun ai jabanin hayyah hayyah ibuk ibuk. 
      Autumn atau biasa disebut musim gugur ini menurut saya musim yg agak gambling. karena pakaian menurut saya juga agak membingungkan. bentar bentar dingiiin bentar2 panaaas. tapii yang pastiii..
      apa aja yg mesti dibawa ketika autumn
      1. Jas Ujan! omg selama disana tiada hari tanpa hujan. ditambah dgn anginnya yg ga asik bgt...brrrrrr... kombinasi bikin sakit. anehnya kalo ujan udah berhenti, cuaca bisa tiba2 menjadi panas Jreng!! clear blue sky. jadi..
      2. Jaket ga usah terlalu tebel. (kecuali anaknya kaya sayah suka biduran, jaket tebel penting AHAHAHAHA)
      3. Gunakan sepatu sebisa mungkin yg anti air kayaknya. beberapa tamu memakai sepatu kets biasa dan sepatu wanita bahan alhasil semua jadi lepek dan akhirnya bikin kaki lecet.
      4. Kalo kamu tipical yang seneng bawa baju sedikit, cari penginapan yang menyediakan mesin cuci dan pengeringnnya. melihat cuaca disana yg bikin baju lepek sih emang ga enak bgt pake baju lembab kemana mana yakhaan.
      5.Cek Jadwal Festival! ini nih yg paling penting menurut sayahhh. selalu gunakan waktu kita untuk festival yg ada di jepang. selain magical bgt, kita juga bisa dapat nilai plus banyak selain melihat pemandangan aja.
      6.Wifi. rekomendasi, gunain wifi yg memang kerjasama dgn japan provider kaya docomo atau softbank. karena ini negara teknologi, kayaknya kalo ga ada wifi bakalan mati kutu deh (apalagi sayah zzzz)
      7. JR PASS. ga bosen bosennya sayah mengingatkan ini.
      8. Gunakan koper yg berbahan anti air. Kemarin beberapa tamu juga akhirnya kopernya ada yg kuyup bgt karena keguyur hujan.
      9. Vitamin (yaaah namanya juga ibu ibu)
      10. Cash money. Jepang masih menganut sistem hard cash. jadi ga usah takut kalo kita bawa uang 1 juta 1 lembarnya, dimanapun itu, mereka pasti punya kembaliannya.
      11. Suica atau Pasmo. Kartu sakti yg juga selalu mempermudah kita beli2 makanan dan subway selama di jepang. Bisa dibeli ketika sampai di bandara atau di tempat subway lainnya.
      YUKS! brangkaaaat
      Kloter 1 terdiri dr 14 orang dan kloter ke 2 terdiri dari 6 orang
      Airlines
      Philippine airline, ANA, Cathay dan JAL adalah maskapai yg membawa kita semua. pusing ga tuh. ahahahahahaah! yup.. inilah yg akhirnya membuat gw harus bolak balik bandara sebanyak 3x demi menjemput mereka semua (longstoriiiih) cuman karena mereka mau di charge extra jadi yawesss lanjut.
      RUTE Tour Yellow Fox
      UENO, Shibuya,Tsukiji, KYOto,Kiyomizudera, Fushimi inari, Takayama Old town, Shin Hotaka, dan Shirakawagoe
      Sedikit Pengetahuan Tentang Jepang.
      1. Taxi mereka biasanya terbuka sendiri, jadi ketika masuk ga usah nutup pake tangan. kadang malah kita suka diomelin kalo kita nutup sendiri. 
      2. Negara yg ga kenal makanan dibungkus. sooooo... biasanya kan kita kalo di indo, makanan ga abis suka minta dibungkus. DISINI sebisa mungkin jangan yaah. 
      3. Negara yg bisa ngusir kita dr restaurant kalo kita terlalu ber ramai ramai. beberapa kali sayah diusir dr restaurant krn mereka ga mau mengganggu tamu2 lainnya (apalagi kalo tempatnya sempit) jadi jgn tersinggung ya. kalo kamu group lebih dr 5 orang mungkin lebih baik pilih restaurant yg besar atau dibagi menjadi beberapa tempat makan
      4. Jangan makan sambil berjalan. Bakal jadi perhatian orang2 sih. sayah pernah sekali krn lupa kebiasaan ngemil di indo sambil jalan. alhasil diliatin sama orang2 lewat ahahahaha. ndeso
      5. Jangan heran kalo kita akan sangat sulit mencari tempat sampah di jalan  tempat sampah biasanya ada di stasiun2 kereta. pernah satu kali kantong baju dan clana ai penuh sama sampah sehari hari jahahahaha.
       
      here we cooome Japaaaan!
       
       

    • By Bima TourTravel
      PROMO !!!!!! Ajak 10 Teman kamu Free 1 Orang
      One Day Trip Snorkling di Pulau Untung Jawa - Pulau Rambut - Pulau Kelor 10 DESEMBER 2017
      Biaya : 165.000 / Orang
      Detail Kegiatan :
      07.00 = meeting point di Muara Kamal
      08.00-09.00 = perjalanan ke Pulau Untung Jawa
      09.00-11.00 = Sorkling di Pulau Untung Jawa dan sekitar Pulau Rambut
      12.00-13.00 = Makan Siang
      13.00-14.30 = Explore Pulau Untung Jawa
      15.00-15.30 = Menuju Pulau Kelor
      15.30-16.30 = Explore Pulau Kelor
      16.30-17.00 = Kembali ke Muara Kamal
      17.30 = Tiba di Muara Kamal , Trip Selesai
      Price Include:
      1. Sewa Kapal transportasi
      2. Tiket masuk Pulau kelor dan Untung Jawa
      3. Alat Snokling/ Banana Boat ( Pilih salah satu )
      4. Makan Siang
      5. Air Mineral
      6. Dokumentasi Foto dengan Floaties dan Laybag
      Price Exclude:
      Biaya diluar Paket / Keperluan Pribadi
      Informasi & pendaftaran, segera hubungi
      Bima TourTravel
      Contact Person:
      Call/Whatsapp: 081380796096
      Pin BB : 2A568A6D
      Line Official : @bimatourtravel
      Website : www.bimatourandtravel.com
      Fanspage : @bimatourtravel


    • By syahrulsiregar
      Persiapan
      Tiket
       
      Nah sebetulnya tiket dari GATF ini udah beli duluan sebelum insiden dibeliin tiket buat trip ke Sapporo kemarin. Alhamdulillah dapetnya open jaw tiket, masuk dari Tokyo keluar di Osaka. Karena kemaren udah kedinginan selama trip, kali ini berdoa supaya agak lebih anget dan sempet liat Sakura di hari2 terakhir d OSAKA karena tripnya masih maret 2-11.
      Udah sempet googling rute kereta dan memutuskan ga perlu beli JR pass karena perjalanan bakal searah pulang. Jadwal sakura dan bunga2 lain juga dipantau, plus cuaca dan suhu udara pastinya. Untuk liburan kali ini ga terlalu ambisius, jadi lebih santai dan ga padet.
      Gw pake willer untuk perjalanan dari Tokyo ke Kyoto, kebetulan lg diskon untuk kursi yang supergede. Jadi bisa hemat hotel semalem.
      Tiket USJ dan Disneysea juga udah dibeli di HIS, kebetulan deket kantor ada cabangnya.
      Beli Kansai pass buat selama di Kyoto dan Osaka.
      Pakaian
       
      Karena suhu diperkirakan masih aman rata-rata di 3 kota itu 10-15 derajat jadi kayaknya ga seheboh ke Sapporo yah. Tapi setelah ngobrol sama temen yang disana katanya suhu sih bisa segitu, tapi anginnya bisa nusuk banget, yang akhir nya membuat gw bawa semua perlengkapan ke Sapporo kemaren. Ternyata terbukti, pas disana, semuanya gw pake. Capek juga anginnya nusuk banget.
      Wifi
       
      Kalo Wifi gw pake Global Advance Communication total JPY6000 untuk 10 hari termasuk tax dan delivery. Dianter langsung ke kantor pos bandara. Tinggal ambil, dan balikin di kotak pos manapun. Jadi ga masalah walaupun ambilnya di Haneda dan balikin di Kansai. http://globaladvancedcomm.com/
      Penginapan
       
      Tokyo: Hostel Imano Tokyo Shinjuku.
      Hostel baru buka banget jadi masih bersih dan diskon pastinya. Memutuskan nginep di Shinjuku karena pengen jalan2 malem dan Shinjuku salah satu yang tetep rame walau udah malem.
      Kyoto: Piece hostel Kyoto
      Hostel terkenal di kalangan backpacker. Cuma beberapa menit dari stasiun Kyoto.
      Osaka: J-hoppers Osaka
       
       
      Apalagi yah, mmhh.. udah agak lama jadi udah gaak lupa juga…  nanti kalo ada pertanyaan, silakan di comment aja yah…
      Day1: CGK – HND
      Dapet flight malem (GA874) dan direct ke HND jadi pulang kantor masih sempet pulang bebersih dan berangkat ke bandara. Pesawat agak kosong. Mungkin karena belom peak season karena peralihan musim. Salju udah ngga ada, sakura belum mekar. Alhamdulillah bisa selonjoran dan minta snacknya yang semacam wrap gitu 2 biji. Bisa tidur nyenyak banget sampe dibangunin 2 jam sebelum landing, sarapan dibagikan.

       
       
      Day2: HND – Kawaguchiko
      Mendarat dengan lancer dan aman di HND. Imigrasi agak ramai, kayaknya peak hour ya mendarat jam 8an waktu sana. Karena udah pernah pake waiver waktu ke jepang sebelumnya jadi lebih tenang deh. Cuma ditanya mau ngapain, berapa lama, nginep dimana sama bakal keluar dari mana, trus langsung dicap deh. Oiya setelah lolos imigrasi, langsung menuju kantor pos buat ambil WIFI.
      Karena udah dapet sarapan di pesawat, langsung ngacir ke Shinjuku buat naik Highway Bus ke Kawaguchiko. Milih naik bus karena tinggal duduk dan ga ribet ganti2 kereta. Dari stasiun Shinjuku lumayan susah nyari si terminal karena kalo ngebayangin terminal ya keluarnya terminal kampong rambutan dll yah. Ternyata lebih kayak shuttle travel bandung cuman ini bus gitu. Letaknya agak di belakang gedung2 dan banyak toko2 elektronik. Jadi musti spare waktu lumayan sih karena stasiunnya juga kan gede banget.

       
       
      Nah karena kelamaan di jalan dan cari lokasinya, akhirnya dapet bus yang agak siangan sedangkan ga berencana nginep di kawaguchiko, jadi waktu explore kawaguchikonya berkurang deh. Sambil nunggu buka HP cek google maps di sekitar situ ada apa aja. Eh akhirnya nyamper taman2 deket situ. Dan ternyata deket sama gedung Tokyo Metropolitan Government Buliding yang atasnya bisa liat Tokyo dari ketinggian. Tapi ga sempet naik jadi cuma liat2 sekitarnya aja.

       

       
      Sempet beli kopi trus jalan ke taman. pas disana ada yang lg latian biola. aslik, angin sepoi2 sejuk, matahari anget, gemerisik daun, biola, sama kesendirian. pas banget.. (buat bunuh diri).

      30 menit sebelum schedule balik ke terminal dan naik pas waktunya. Busnya anget (penting!). Oiya ada kejadian lucu waktu naik bis ini. Jadi kan gw solo trip nih (I know, sad, right!) kebetulan kursi bisnya 2-2 gitu. Pas gw duduk, gw liat ada couple gitu naik, ternyata mereka kepisah duduknya. Yang cowok sebelahan ama kakek2, yang cewek sebelahan ama gw. Agar supaya ga nambah kesenduan perjalanan bis ini, dan supaya ada lope2 di udara sepanjang perjalanan nanti, gw tawarin buat tukeran ama si cowok. *im good, thank you*
       

       
      Oiya di luar suhunya sih 12C tapi anginnya lebih dingin lagi (ga kebayang suhu perasaan gw yah). Sepanjang perjalanan ketiduran. *pelor*. Kebangun pas udah deket dan orang2 heboh bediri motion si fuji. Alhamdulillah ga mendung jadi bisa liat Gunung Fuji dengan sangat jelas. Akhirnya turun di stasiun kawaguchiko. Dan anginnya super dingin. Sempet menggigil dan gemeretak gigi gw.
       

       
      Seperti yang udah banyak ditulis yah jadi busnya ada 2 jalur, yang merah dan hijau. Tapi karena gw ga punya terlalu banyak waktu, jadi memutuskan jalur yang lebih pendek. Kalo ga salah yang merah deh. Ikutan keliling si bus. Sempet turun di beberapa halte buat jalan2. Sepertinya emang bukan waktu yang tepat buat liburan yah, secara pemandangan memang lagi aneh. Belum semi banget tapi udah ga salju. Tapi enaknya kawaguchiko jadi sepi banget. Dan gunung Fujinya tampak jelas.
       


       
      Setelah keliling-keliling ga berasa udah mau malem, dan karena makin sepi, akhirnya memutuskan buat balik aja ke stasiun sambil nunggu bus terakhir ke Tokyo. Anginnya makin dingin dan stasiun makin sepi. Aslik serem banget di jalan kayak ga ada orang sama sekali, gelap, lalu kebayang hantu2 jepang di film2.
      Pas waktunya, si bus datang dan membawa kita balik ke Tokyo. Sampe Tokyo (Shinjuku) langsung jalan kaki ke penginapan Imano Tokyo, hostel baru buka banget waktu itu. Check in dan istirahat karena besok pagi rencana seharian ke Disneysea.
       
       
      Bersambung... ke 
       

    • By Rizkio
      Cari temen terutama cewe (akunya juga cewe) yang mau liburan ke jepang nih. Berangkat februari 28th 2018 CGK-NAR balik March 6th 2018 NAR-CGK 
      Itinerary masi tentative, utamanya si explore tokyo aja karena cuma 6 hari hehe...
      adakah yang rencana tanggal segitu