Sign in to follow this  
redocean

Pesona Hanyeo, Wanita Penyelam di Jeju Island

19 posts in this topic

Jeju, nama sebuah pulau terbesar yang ada di Korea Selatan. Luas Jeju Island disebut-sebut dua kali lebih besar dari Kota Seoul, ibu kota negeri gingseng tersebut. Pulau Jeju merupakan pulau yang memiliki sejuta pesona yang menakjubkan. Oleh karenanya, tak heran, Pulau Jeju ini masuk ke dalam daftar 7 keajaiban dunia yang baru.

 

 

Jika Indonesia memiliki Pulau Dewata, Bali, yang tak pernah sepi dikunjungi para turis, demikian Jeju Island. Banyak tempat indah dan memiliki cerita yang unik di Jeju Island ini, salah satunya adalah Hanyeo. Hanyeo merupakan sebutan bagi wanita Korea yang kesehariannya menyelam. Anda mungkin pernah mendengar Ama, wanita penyelam Jepang. Di Korea, wanita-wanita penyelam tersebut disebut Hanyeo.

 

 

Hanyeo adalah wanita yang tangguh dan selalu dihormati oleh warga Korea Selatan. Karena Hanyeo adalah wanita-wanita di atas 40 tahun yang dengan beraninya menyelam hingga ke bawah laut hingga 30 meter tanpa alat penyelam apa pun. Wanita-wanita tersebut adalah seorang ibu yang menyelam demi menyambung hidup anak-anaknya.

 

photo201088.jpg

 

Dahulu, hanyeo memiliki derajat yang dipandang sebelah mata. Hanyeo bermula sejak abad 19 dan memiliki banyak cerita yang melatarbelakanginya. Ada yang mengatakan Hanyeo atau wanita penyelam ini bermula saat dahulu kala pajak penghasilan diterapkan bagi kaum laki-laki dan tidak bagi perempuan. Dikarenakan besarnya pajak tersebut, maka perempuanlah yang mengambil alih pekerjaan demi menghidupi keluarga.

 

 

Namun versi lain yang paling populer adalah dikarenakan para pria pada zaman dahulu banyak yang pergi keluar pulau ini untuk mencari nafkah dalam waktu yang lama. Oleh karenanya, para wanita membantu dengan ikut menyelam dan mencari hasil laut untuk diolah.

 

 

Bagaimanapun cerita yang melatarbelakanginya, Hanyeo dianggap sebagai simbol ketangguhan seorang ibu. Wanita yang berjuang demi menghidupi keluarganya. Hanyeo adalah kebanggaan penduduk Korea. Karena penyelam ini adalah wanita yang tak lagi muda usianya dan juga tanpa alat selam. Mereka hanya menyelam dengan mengenakan baju karet, kacamata selam, dan juga keranjangan untuk hasil tangkapan mereka.

 

 

Buruan laut yang mereka hasilkan ini bervariasi. Dan biasanya mereka membuka warung-warung untuk bisa kita santap hasil buruannya. Yang terkenal dari buruan para hanyeo adalah tiram. Anda mungkin akan takjub ketika menyaksikan wanita tua keluar dari laut dan membawa tangkapannya. Mereka juga pantang untuk ke permukaan jika belum mendapatkan hasil. Tradisi ini bukan tanpa resiko, karena saat menyelam mereka tentu harus berhati-hati dengan berbagai makhluk di dasar laut sana. Tak sedikit bahkan yang harus kehilangan nyawa karenanya.

 

tumblr_m4u7bxKbJI1qh8rg1o1_1280.jpg

 

Saat ini, jumlah hanyeo di Korea Selatan semakin menurun jumlahnya. Jika dahulu mencapai puluhan ribu, data saat ini hanya tinggal beberapa ribu saja wanita yang masih melakukan aktivitas ini. Anak-anak dari para ibu yang merupakan hanyeo biasanya enggan melakukan pekerjaan ini. Mereka lebih memilih menjadi pwgawai atau melakoni pekerjaan lainnya.

 

 

Jika anda berkesempatan ke Pulau Jeju, maka jangan lewatkan bertemu para hanyeo ini. Untuk menghargai jasa para hanyeo, pemerintah Korea Selatan membangun Henyeo Museum. Di museum tersebut, anda bisa belajar banyak tentang para hanyeo. Ada beberapa ruangan di dalam museum yang dibagi berdasarkan kehidupan para hanyeo.

 

 

Ruangan pertama berisikan tentang kehidupan para wanita tersebut sehari-hari di luar penyelam. Anda bisa menemukan bagaimana rumah dan perlengkapan yang ada di dalamnya. Di ruangan lain, kita bisa mengetahui apa saja peralatan yang digunakan para hanyeo saat menyelam. Dan lainnya adalah bericerita tentang bagaimana kehidupan laut dan para hanyeo. Anda juga bisa menikmati banyak foto dari para hanyeo beserta dengan ceritanya.

 

6322281750_ecf79194cd_z.jpg

 

 

Museum Hanyeo tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Anda juga bisa menikmati pemandangan lain di sekitar museum yang tak kalah indahnya. Jika berangkat dari Jeju, anda bisa memulai perjalanan dari terminal Bus Express Jeju. Rute bus yang dipilih adalah rute 1132 yang menuju Saehwa atau Seongsan. Perjalanan sekitar 1 jam kurang lebihnya dan turun saja di Menara Peringatan Anti Jepang Jeju Hanyeo.

 

 

Untuk menuju Pulau Jeju sendiri, anda bisa langsung terbang dari Gimpo Airport di Seoul atau dari Jepang, Shanghai, dan Hongkong menuju Jeju International Airport. Jika mau bersantai, jalan-jalan saja dulu menikmati keindahan laut Busan, nanti menyebrang dengan kapal feri selama 11 jam menuju Jeju. Bukan Cuma hanyeo, wanita-wanita Jeju perkasa lainnya banyak ditemukan sebagai sopir taxi yang baik hati lho. Dapat jeruk gratis khas Jeju, wah baik , ya…

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya kmrn december baru ke Jeju :D, bagus kok tempatnya tp jgn pegi musim dingin , dingin juga + angin nya kenceng banget di jeju sepanjang taon. Kalo mau spring / fall aja kali.

 

Di ceritain women diver ini, tp sayangnya gak di ajak ke spot dimana bisa liat women divers ini.

 

Jgn tertipu foto, ini pas foto gitu2 suhunya 3C-6C :)


jeju.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah jadi makin pengen ke Korea nih terutama Jeju Island. Biasanya cuma ngeliat indahnya Seoul, Jeju Island dari Running Man doang hehehehe

samaaaa saya juga belom pernah ke korea :D

 

saya kmrn december baru ke Jeju :D, bagus kok tempatnya tp jgn pegi musim dingin , dingin juga + angin nya kenceng banget di jeju sepanjang taon. Kalo mau spring / fall aja kali.

 

Di ceritain women diver ini, tp sayangnya gak di ajak ke spot dimana bisa liat women divers ini.

 

Jgn tertipu foto, ini pas foto gitu2 suhunya 3C-6C :)

jeju.jpg

yeee foto2 mimin di korea pun nongol keliatannya ga kedinginan ya min :D hahhaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By itsmeu
      안녕하세요~~ (Annyeong haseyo, Hello)
       
      Pertama-tama,Alhamdulillah, finally, akhirnya meu menjejakkan kakinya di Korea Selatan. Setelah nabung nabung, momok visa yang menakutkan akhirnya guys, aku berangkat juga ke salah satu country goals akooh, secara basicnya ak emang anak yg doyan korea-an baik kpop/drama dr jaman full house.
      Tanpa banyak curcol lagi...FR yg sudah aku janjikan pas nulis thread malaka...check it out...
       Jadinya tanggal 28 April – 5 Mei 2018 kemarin aku dan 2 tmnku berangkat ke negeri gingseng.
      Tiket pesawat Air Asia: PP 3.78jt + bagasi 1 (20kg) = 4.28 jt
      Lokasi penginapan: BB Hostel Hongdaeline (KW hongdaeline) : 380000 won/seminggu (private bathroom,kamar isi ber3 aja)
      Sebelumnya ak kasih dulu summary itin 1 minggu di Seoul:
      28/04: Nginep di Incheon T2
      29/04: Gyeongbokgung Palace, Bukchon Hanok Village
      30/04: Ewha University dan sekitarnya, Namdaemun Market, Namsan Tower
      01/05: Nami Island, King sejong statue, kyobo bookstore, cheonggyecheon stream, Myeongdong
      02/05: Itaewon, Myeongdong dst
      03/05: Napak tilas Kpop lol (Entertainment company,kroad star, Gangnam), seoul national univ (SNUFestival)
      04/05: Pendakian gunung Acha (Achasan), DDP, Lotte mart pusat, Seullo, Hongdae street, Hangang river
      05/05: Jimjilbang/Sauna, BT21 Hongdae store dan sekitarnya, ewha lagi, siap siap perjalanan pulang
      Jujur ini itin sebenernya full banget hahaha karena ternyata jalan kaki di korea itu jauh-jauh dan di indo kebiasaan dimanjain abang ojol...kaki bengkak tapi hati bahagia no problemo
      to be continue~~
    • By Anggraeni Srihartati
      Halo rekan2,
      Saya dan teman saya akan ke Seoul dan mau lanjut ke Jeju pada tanggal 24-25 April, untuk menghemat waktu rencananya kami mau sewa mobil/taksi saja untuk perharinya 10 jam dengan range harga kisaran 150.000 krw/day.
      Mungkin ada teman2 yg ada di Jeju atau berencana ke Jeju juga pada 2 hari itu? Aku dan temenku berdua, jadi kami butuh 2 orang rekan lagi sehingga cost rental mobil/taksi bisa lebih murah
      jika berminat bisa dm atau wa ya ke 08978281201.
      terima kasih :)
    • By Putri Parameswari
      Hai,
      Salam kenal, aku putri
      Aku ada rencana ke korea di tanggal 18 - 24 april 2018
      Mau nyari temen untuk sharing cost dan bareng selama disana
      Sejauh ini aku baru berdua sama temenku

      Let me know kalo ada yang mau join
      Thank you!
    • By Endah Nurdianti
      Hi,
      Saya rencana mau ke Korea spring 2018 ini yaitu di bulan april. Mungkin tanggal 13-22 april sklian for my bday celebration on the 19th. Cari temen ( cewe) buat traveling bareng karna gk biasa solo travel juga. Untuk jalan2nya disana bisa diskusi lebih lanjut. 
      Line : 19frenchie
    • By Timaro
      rencana berangkat 6 february nanti, lagi ada korea grand sale. ini kaya gimana memaksimalkannya ya... mungkin ada yg pernah ngerasain tahun lalu? 
      kalau boleh di share disini...
    • By anna22

      Annyeong cingu.... apa kabar? 
      Kali ini saya mau cerita perjalanan ke korea selatan di musim gugur tanggal 24 oktober-4 november 2017. Sebetulnya masih ada utang FR yg indochina tapi krn gagal submit berkali-kali jd mager (semoga yg ini bisa muncul yah di forum).
      Trip ini adalah kedua kalinya saya ke korea. Pertama kali yaitu musim semi di tahun 2016, yang mana perginya bareng2 temen berempat selama 7 hari. Tapi utk kali ini saya ‘terpaksa’ pergi sendiri, yg pd akhirnya malah ketemu beberapa temen perjalanan. Kalau ditanya perjalanan yang paling seru, jawabannya adalah Jeju!!! Sumpah ini pulau kereeen dan banyak tempat yg bisa didatengin. Tapi tempat2 di seoul juga asyik sih apalagi dengan pesona daun2 musim gugurnya. Yup sekian pembukaannya... mari lanjut ke isi, jadi ngapain aja sih keluyuran 11 hari di Korea????
      23 okt - direct flight malam jkt-seoul
      24 okt-sampe jam 8.20 pagi. Abis lewat imigrasi dan ambil bagasi langsung menuju pengambilan simcard yg sebelumnya udah dibeli pas di indo (dr web trazy) tinggal nunjukkin bukti pesan lgsg deh dapet. Habis itu naik kereta untuk ke GH. Abis check in, ngobrol2 sm staf dan guest lain serta mandi+dandan, lgsg cabut ke Itaewon. Isi perut dulu dengan Samgyetang halal di Ied resto. Setelah itu menuju Haneul Park yg dekat World Cup stadium. 


      25 okt- pagi2 ke daerah deoksugung palace krn mau nyusurin wall stone street-nya sambil sarapan. Dari sini jalan ke Gwanghamun square lalu ke Gyeongbokgung palace, national folk museum, samcheodong, insadong. Sempet balik ke GH bentar. Setelah itu ke war museum, terakhir myeongdong street. 


      Minta foto sama turis asal Malaysia krn pada pakai hanbok (atas) war museum (bawah)

       
      26 okt-nami island, morning calm garden, krn cuman sempet makan siang roti, pulang dari sini lgsg menuju Yanggood halal lamb bbq. Enaaaak walaupun cukup mahal hahaha. Tapi kan udah ngirit sebelumnya 

       
      27 okt- awalnya mau ke Asan krn pengen liat Ginko Tree street. Tapi jauh dan transportnya agak ribet. Akhirnya setelah ngobrol sambil sarapan dengan staf GH, saya pun memutuskan ke tempat2 gratis dan rasanya cocok untuk solo traveler. Pertama pergi ke National Museum of Korea. Setelah itu ke Gwangjang Market yg terkenal dgn bibimbap alley, bindetteok Alley, dll. Perut kenyang lanjut ke Seoullo 7017 (tempat wisata baru di seoul). Foto2 jalan2, duduk2 sambil ‘people watching’. Sorenya ke daerah Hyewa untuk menuju Ihwa-dong Mural Village dan Naksan Park yg terkenal dengan seoul city wall dan night city view-nya. Agak cepet pulang ke GH krn besok pagi sekali akan ke Jeonju.

       
      28 okt- menuju Jeonju menggunakan bus antar kota. Beli tiket on the spot di terminal bus, dapat tiket jam 8.25. Sambil nunggu 1,5 jam sarapan dan beli bekel. Busnya on time lho. Karena hari Sabtu, jalanan padat dan beberapa kali kena macet jadi total perjalanan sekitar 4 jam. Sampe di Jeonju lgsg ke GH pakai taksi. Setelah check in dan beres2 sambil baca2 peta, jalan kaki ke jeonju hanok village. Salah banget deh hari sabtu pas kimchi festival pula. Rameeeee sekali. Sampe mau beli cemilan aja antrinya bisa 15-20 org. Yg saya datangi di Jeonju dengan jalan kaki yaitu, Jeondong Cathedral, Gyeonggijeon, omokdae, jaman mural village. 

      29 okt-sebelum kembali ke seoul dengan kereta itx, jalan2 pagi sambil cari sarapan yg terkenal yaitu Kongnamul Gukbap (sop tauge) di nambu market. Kembali ke GH, check out, pakai taksi ke stasiun. Disini saya beli snack yg cuman ada di jeonju yaitu PnB chocopie. Nyesel cuman beli 2 karena enak paraaaaah!!!!
      sampai Seoul lgsg menuju Gimpo Airport utk naik pesawat sore ke Jeju. Yeaaaay!!!
      sampai2 udah mulai gelap. Pakai bus umum ke Yeha GH(recommended lhoo). 
      30 okt-di Jeju say pakai bus umum. Dan gampang sih. Alhamdulillah ga pernah nyasar. Waktu tunggu bus pun paling lama 30 menit. Tujuan pertama: pyeoson jeju folk village. Lalu ke Yongnuni Oreum dan Bijari Forest. Malamnya menuji Dongmun Market untuk cemal cemil sblm kembali ke GH.

       
      31 okt- nah mulai hari ini dan besok saya punya teman jalan yg dapet dari forum ini. Kami bertiga ternyata sama2 menginap di yeha dan 1 kamar pula (female dorm) padahal ga janjian lho hahaha. Jam 8 menuju terminal bus untuk ke Seopjikoji. Ini masih 1 wilayah dengan Udo Island dan Seongsan Ilchubong. Dari halte bis terakhir, naik taksi ke sepjikoji ini. Begitu pula dari seopjikoji-terminal ferry yg menuju ke Udo. Karena dekat gak terlalu mahal apalagi dibagi bertiga. Nyebrang pakai ferry sekitar 15 menit ke Udo Island. Terus pakai tour bus seharga 6000 won yg berhenti di 4 tempat wisata utama. Tapi kita cuman ke 2 tempat krn keterbatasan waktu. Pertama ke Udo Peak, lalu ke Hagosudong Beach . Abis itu balik ke tempat naik ferry. Dari terminal, naik taksi ke Pintu masuk Seongsang Ilchubong. Karena lapar, makan dulu di resto yg banyak tersebar disana. Setelah isi tenaga, menaiki tangga ke puncak (kok jadi inget lagi AFI ‘menuju puncak’ oops ketauan umurnya hahaha) foto2 pas sunset sambil istirahat. Saat mulai gelap, turun dan jalan kaki menuju halte bus untuk kembali ke GH.

      Seongsan Ilchubong (atas) Udo island (bawah)
      1 nov - karena kami2 ini penggemar GD (itu lho leader Bigbang) sehabis sarapan pergilah kami ke cafe miliknya yg terkenaaal sekali, selain krn juga bagus banget view-nya. Disini juga ada Bonmal Cafe (yg muncul di drakor) serta cafe2 ucul lainnya. 

      Setelah itu menuju O’sulloc tea farm yg juga ada Innisfree (ada bbrp produk khusus jeju yg ga bisa kita dapetin di seoul lhoo). Nah sorenya ke daerah Jungmun Resort. Tapi karena sudah sore dan lelah, kami hanya ke Cheonjeyoun waterfall dan sekitarnya. Itu pun udah mau tutup kesananya. 

       
      2 nov: hari ini kembali ke Seoul. Menginap di GH daerah Sungkyungkwan, yg hype abis, gak kalah sih sama Hongdae tapi entah kenapa lebih homey. Setelah check in dan beberes, roommate yg merupakan cewek dr singapore ngajak makan siang dan jalan bareng. Setelah makan, kami ke seoul forest (banyak yg bisa dilihat disini dan gratisss). Menuju GH sempat mampir ke Dongdaemun Design Plaza lg ada pameran.

      3 nov -shopping time hohoho. Ke daerah Dongdaemun Toy Market utk cari titipan ponakan (ini surganya kalau mau beli mainan, ada puluhan toko). Abis itu menuju Myeongdong. Karena agak ribet bawa barang balik dulu ke GH utk simpen barang. Lanjut lagi menuju Namdaemun Market (makin sore itu makin banyak penjual di tengah2 jalan jadi hati2 kalap yah). Setelah puas belanja dan jajan2, saya ke lantern festival di Cheonggyecheon stream. Pas banget baru dibuka hari itu. Pas nyusurin liat2 lampion, eh ketemu roommate di Jeju (ini beda lagi dan doi solo trip juga) dr Indo. Karena udah malam dan lapar kami menuju Grilled Fish Alley di daerah Dongdaemun. Habis itu kita pisah dan pulang ke GH utk packing.

       

       

       

       

      4 nov -waktunya pulang krn penerbangan jam 10 pagi jadinya naik airport bus jam 6.30 dekat dr GH. 
      Yaah sekian highlight atau rangkuman perjalanan saya. Utk secara detail nanti ya kalau rajin hehehe. 
      Tapi kalau ada pertanyaan atau komen silahkan yaa ^^