zeekyuryu

Ngong Ping 360, Sensasi “Terbang� Menyebrangi Lautan Dan Hutan

11 posts in this topic

Hong Kong, siapa yang tak kenal dengan kota yang memiliki sejuta pesona ini. Mulai dari bisnis hingga hiburan ada di Hong Kong. Hong Kong juga memiliki sebuah pulau yang terkenal karena kesejukan dan ketenangannya. Jika di pusat kota anda akan menikmati hingar binger dan hiruk pikuk segala jenis mobilitasnya, Pulau Lantau adalah pulau sejuk nan tenang dan menjadi tujuan para turis.

 

Di Pulau Lantau ini terdapat sebuah desa kecil yang memiliki pesona wisata yang luar biasa. Adalah Ngong Ping Village nama desa tersebut. Jalan-jalan ke Hong Kong kurang lengkap rasanya jika tidak mampir ke desa di mana patung Budha terbesar di Hong Kong, Tian Tan Budha. Sebelum membahas tentang pesona Desa Ngong Ping, mari kita bahas transportasi unik dan menantang menuju desa tersebut.

 

Ada yang terkenal dari Desa Ngong Ping selain patung Budha Raksasanya, yaitu Ngong Ping 360. Anda mungkin pernah naik kereta gantung di Taman Mini Indonesia Indah atau di Ancol, bagaimana rasanya? Cukup menantang, bukan? Lebih dari itu, Ngong Ping 360 menawarkan sensasi menikmati gondola atau kereta gantung dengan cara yang berbeda.

 

Ngong Ping 360 merupakan gondola atau kereta gantung yang menjadi alternatif transportasi menuju Desa Ngong Ping. Untuk menikmati cable car atau gondola tersebut, anda bisa memulainya dari Hong Kong. Anda bisa naik MTR menuju stasiun terakhir, yaitu Stasiun Tung Chung. Sesampainya di Stasiun tersebut, anda keluar melalui Exit B dan berjalan menuju Citygate Outlets. Di sinilah, anda bisa membeli tiket Ngong Ping 360 yang juga sudah termasuk tiket mengunjungi Desa Ngong Ping itu sendiri.

 

Ngong%20Ping%20Cable%20Car_3.jpg

 

Kereta gantung Ngong Ping ini terbagi ke dalam 2 jenis, ada gondola regular dan ada juga jenis Crystal. Gondola reguler adalah gondola biasa seperti yang anda jumpai di tempat lain. Namun gondola dengan model Crystal adalah gondola dengan lantai yang transparan. Mungkin anda pernah membaca tentang The Edge Eureka Tower yang ada di Melbourne, Australia, sebuah wahana di mana semua sisi ruangannya terbuat dari kaca transparan dan berada di atas ketinggian 300 meter.  Serupa dengan itu, Ngong Ping 360 dengan jenis Crystal ini adalah gondola transparan yang akan membawa anda menuju Desa Ngong Ping di atas sana.

 

Harga tiketnya bervariasi. Dari berbagai sumber, Anda yang naik regular atau standard akan dikenakan sekitar HK$ 80 hingga 135 kurang lebih. Sedangkan untuk tiket kabin gondola Crystal lebih mahal yaitu sekitar HK$ 188 hingga HK$ 213 kurang lebihnya. Kurs saat ini 1 HK$ = Rp 1.200-an. Untuk harga tiket anak-anak, tentunya lebih murah dari harga tiket dewasa yang tersebut di atas.

 

 

Lintasan cable car ini adalah lintasan gondola yang sangat panjang, yaitu sekitar 5,7 km. Lintasan ini ditempuh dengan waktu sekitar 25 hingga 30 menit lamanya. Apa yang menarik? Tentunya adalah sensasi naik gondola dengan lintasan yang panjang dan juga ketinggian yang tidak main-main. Gondola ini disebut dengan Ngong Ping 360 karena dari dalam kereta gantung ini kita bisa menikmati berbagai pemandangan mulai dari teluk, laut, hutang, hingga bukit menuju Desa Ngong Ping.

 

Oleh karenanya, jika anda ingin menikmati sensasi yang lebih, pilihan menggunakan Ngong Ping 360 Crystal adalah pilihan yang tepat. Bayangkan dengan lantai kabin yang transparan, semua pemandangan yang disebutkan di atas tadi bisa anda nikmati langsung hanya dengan menundukkan kepala. Belum lagi, hembusan angin kencang yang membuat Ngong Ping 360 ini bergoyang-goyang, sungguh pengalaman yang tak terlupakan, pastinya.

 

4287466751_3ba6178757.jpg

 

Dari dalam gondola, anda bisa menikmati Hong Kong International Airport dan juga sejumlah tempat lainnya. Anda juga bisa melihat kawanan orang yang memilih hiking menuju Desa Ngong Ping di bawah kaki anda jika menggunakan Crystal Ngong Ping. Jangan lupa untuk mengabadikan setiap momen indah ini dengan kamera anda. Jika tidak membawa kamera, setiap kali anda memasuki gondola di Citygate Outlet, anda akan difoto oleh petugas. Nantinya hasil foto tersebut bisa anda tebus dengan biaya tertentu sesampainya di Desa Ngong Ping.

 

Sebagai catatan, anda bisa membeli tiket sekali jalan saja atau tiket pulang pergi. Satu gondola bisa diisi hingga 10 orang, tapi jika ingin lebih eksklusif anda bisa meminta pada petugas untuk menempatkan anda dan teman-teman dalam gondola yang sama tanpa biaya tambahan. Antrian untuk naik Gondola ini akan ramai terutama saat anda pulang dari Desa Ngong Ping menuju Tung Chung Stasiun. Alternatif lain, anda bisa menggunakan bus dengan waktu sedikit lebih lama namun dengan harga yang lebih murah dan pemandangan yang tak kalah menakjubkannya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah keren amat gondolanya tapi serem juga ya kalau bawahnya transparan gitu hahaha apalagi kalau takut tinggi ya

kalo takut naik yang biasa aja mas... yang lantainya ga terbuka kayak gt :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah nonton liputannya juga di salah satu tv, memang keren dan pastinya seru...hanya kalau yang phobia dengan ketinggian jangan sampai nangis didalam gondolanya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah nonton liputannya juga di salah satu tv, memang keren dan pastinya seru...hanya kalau yang phobia dengan ketinggian jangan sampai nangis didalam gondolanya :D

hahah ngeri banget ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah nonton liputannya juga di salah satu tv, memang keren dan pastinya seru...hanya kalau yang phobia dengan ketinggian jangan sampai nangis didalam gondolanya :D

hihihihihihi kl yg phobia ketinggian, naik yang kereta gantung yg standar aja kali ya jgn yg transparan gitu, drpd sok2 berani taunya disana merem terus jdnya ga keliatan apa2 deh  :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

hihihihihihi kl yg phobia ketinggian, naik yang kereta gantung yg standar aja kali ya jgn yg transparan gitu, drpd sok2 berani taunya disana merem terus jdnya ga keliatan apa2 deh  :D

hahah iya bener.. mending yang normal2 aja dulu

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya berencana ke hongkong september ini. dan pastinya nggak akan melewatkan naik gondola ini. Dari yang saya baca katanya  mending beli online aja tiketnya biar nggak ngantri tapi aku lihat di web tiketnya itu disertai jam keberangkatan gondolanya. Yang jadi pertayaan aku bagaimana kalau kita nggak tiba pas jam keberangkatan ya? hari nya sih sama tapi jam aja yang telat misalnya. aapa tiketnya hangus? makasih atas tanggapannya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya berencana ke hongkong september ini. dan pastinya nggak akan melewatkan naik gondola ini. Dari yang saya baca katanya  mending beli online aja tiketnya biar nggak ngantri tapi aku lihat di web tiketnya itu disertai jam keberangkatan gondolanya. Yang jadi pertayaan aku bagaimana kalau kita nggak tiba pas jam keberangkatan ya? hari nya sih sama tapi jam aja yang telat misalnya. aapa tiketnya hangus? makasih atas tanggapannya.

wah kalau sampai ketinggalan saya nggak tau pasti. Tapi mungkin mbak siap nomor kontak aja. Kalau sekiranya telat, mbak bisa langsung konfirm.. mngkin yg lain bisa bantu? :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Helen Anggakusuma
      hai semua,
      baru coba nulis dan minta pendapat untuk trip ke china
      dimohon kalo ada masukan boleh sekaliii atau ada yg musti banget diliat di tempat2 ini
      18-21 APRIL - BEIJING
      DAY 1 - BEIJING
      Flight sampai beijing 18:05
      Check in - Some Rest  Qianmen Main Street Mall Strolling around the city (Nanluoguxiang Alley) DAY 2 - BEIJING
      Tian'a'men , Forbidden City, Jingshan Park National Museum of China Beijing 798 Art Zone Confucious Mansion Peking Opera Show Ticket
      DAY 3 - BEIJING
      Great Wall Qianmen Main Street Mall Bird Nest, Olympic , Museum of Performing 
      DAY 4 - BEIJING / XI AN
      Summer Palace Sackler Museum of Art Train to Xian
      DAY 5 - Xian
      Xian Terracotta Warrior Smalll Wild Goose Pagoda   Bell Tower 
      Train to Zhang Ye (ini possible ga ya kira2 dilakukan?)
       
      DAY 6 -
      Zhang Ye - Strolling around the city
       
      DAY 7 
      Daxian Mountain Enterance
      Train to Guang Yuan
       
      DAY 8 - 9 
      GuangYuan Bus to PengFeng Village Tibetan Hotel JiuZhaguo   Train to Cheng Du
       
      DAY 10 - 11
      Cheng Du
      Panda?
      DAY 12-15
      Zhangjiajie
      DAY 16-20
      Shang Hai
       
      mohon petunjuk buat map dan hostel/hotel hehe
       
      thank youuu!
       
    • By rianifitria
      Tahun lalu saya dan keluarga pergi ke China selama 10 hari - Beijing, Xi'An dan Shanghai. Berikut ini kesan2 perjalanan saya, saya harap ini bias berguna biarpun telat banget.
       
      Hari 1: Jakarta - Beijing
      Penerbangan Jakarta ke Beijing - Transit di HK (Mendarat di HK - 15.00, berangkat lagi jam 20.00). Mendarat di Beijing jam 12.55 pagi hari kedua.
       
      Hari 2:  Beijing
      Berencana mencari mainan2 dan aksesoris2 palsu gitu, jadi berangkatlah kami ke Hongqiao Pearl's Market, shopping mall yg isinya macem2 dekat Temple of Heaven.
      Kami naik subway, harganya lumayan murah antara RMB 3-6 per orang per perjalanan. Mesin tiketnya ada Bahasa Inggrisnya, jadi gak perlu google translate tulisan2 China.  Papan penunjuk arahnya juga bilingual, jadi gak repot nyari platform maupun pintu keluarnya. Dan sebelum masuk ke platform biasanya ada X-ray buat barang2 bawaan.
      Keluar di  stasiun Tiantan Dongmen – subway Line 5. Dari situ jalan ke Hongqiao Pearl's Market melewati sekitar 2-3 gedung. Ada tulisannya Inggris besar2, jadi gampang taunya. Di Hongqiao Pearl's Market, setiap lantai memiliki ke-khas-an masing2. Misalnya mainan di lt. 3, baju di lt.4 dll. Ada juga food court di basement. Harga makanannya juga lumayan ok, sekitar RMB 15-18 per porsi. Oh ya, jangan lupa tawar menawar kalau belanja disini.
      Setelah belanja dan makan, kami jalan lagi menuju National Museum of China di Tian'anmen Square. Naik subway Line 2 ke stasiun Qianmen.

      Nah disini baru mulai seru, soalnya banyak banget polisinya. Setiap pintu keluar ada penjaganya, tiap belokan ada penjaganya, naik turun tangga ada penjaganya berdiri. Keluar dari subway kami berjalan mengarah ke Forbidden City, dan kira2 50 m dari pintu keluar, ada X-ray dan pengecekan ID/passport. Jalan lagi, dan 50 m sebelom pintu samping National Museum ada lagi x-ray dan pengecekan ID.
      Masuk ke National Museumnya gratis. Di tempat ‘karcis’ mereka bakalan minta ID (sim, passport, ktp) dan ngasih 1 tiket per ID. Dari tempat karcis ngantri masuk. Adalagi X-ray plus body scanner. Setelah lewat baru deh bias masuk ke lobby National Museum.
      National Museumnya GEDE BANGET. Ada 4 lantai dan basement dan 28 ruangan pameran. Setiap ruangannya memiliki tema yg berbeda, misalnya 1 ruangan isinya kaligrafi, 1 ruangan isinya mengenai uang, 1 ruangan isinya keramik dsb. Di luar tiap ruangan ada kounter souvenir yg khas buat ruangan tsb, kalau ruangannya mengenai jade, maka yg dijual adalah suvenir2 jade. Dan hampir di tiap sayap ada mesin souvenir koin (souvenir paling murah). Di lt 1 banyak kounter souvenir yg jual hampir semua barang, jadi kalau misalnya nyesel tadi gak beli souvenir di lt 3, bias cari di lit 1.
      Mereka tutup jam 16.30 pas. Jam 16.00 kira2 para penjaganya sudah mulai mengusir orang2. Dan jam 16.30 pas, bakalan ada upacara pembubaran petugas2 museum yg lumayan militer (biarpun orang2nya gak ada yg militer). Sehabis itu penjaganya beneran bakalan ngusir semua orang dengan paksa, bahkan yg duduk2 di beranda depan museum. Boro2 foto2 di depan museum.
      Dari Museum ini kami jalan ke Qian Men Street buat makan malam. Tadinya kami mau nyari Peking Duck dari Quanjude, tapi antrinya panjang. Jadi kami pindah ke restoran kecil di jalan samping. Makanannya enak dan harganya juga lumayan, misalnya sepiring RMB30 gitu, tapi bias share 1-2 hidangan buat berempat gitu.
       
      Hari 3: Beijing
      Hari ketiga dimulai dengan HUJAN DERAS. Dan sepanjang hari HUJAN.
      Kami berangkat lagi ke Tiananmen Square untuk pergi ke Forbidden City. Naik subway line 2 – stasiun Qianmen. Harga tiket masuknya RMB 60/orang.
      Turisnya yg masuk, local maupun internasional banyaknya minta ampun. Mulai dari masuk gerbang (belom beli tiket) aja udah antri, dan penuh sesak dgn orang2 berpayung dan berjas-hujan. Seperti biasa, banyak X-ray (keluar masuk mrt, mendekati Forbidden City, gerbang masuk, gerbang tiket).
      Forbidden City itu BESAR dan LUAS luar biasa. Masalahnya semua orang berusaha berteduh di koridor2 yg ada atapnya. Jadi serasa orang2 se DKI berjubel di pintu2 dan koridor2, dan gak ada yg mau bergerak Karena mereka gak mau basah, jadi ya nutupin jalan dan pintu dan kami gak ada yg bias keluar masuk. Bener2 gak enjoy abis.
      Setelah sukses keluar dari Forbidden City kami cari makan (masih deket sama Qian Men Street).
      Dari dari sana kami menuju Temple of Heaven; Subway line 5 – Tiantan Dongmen. Nah Temple of Heaven ini terbagi 2 bagian. 1 yg taman untuk umum, kalau gak salah RMB 15 buat masuk. Disini ada pagoda2 gazebo dan warga setempat bersantai. Yg satu bagian lagi, Temple of Heaven-nya, perlu karcis terusan yg harganya RMB 35. Sayangnya yg terkenang cuma besar, basah dan licin.
       
      Dari sini kami naik subway ke Wangfujing Pedestrian Street yg katanya tempat belanja (masih nyari barang2 kw) melalui subway Line 1 stasiun Wangfujing. Hampir semua barang disini sudah harga supermarket besar dan barang2 bermerk, jadi lumayan mahal juga, dan masih belom nemu tuh barang2 kw.
       
      Hari 4 : Beijing
      Pagi hari dimulai dengan berjalan ke Bird Nest Stadium. Kami lihat2 saja dari jauh, memakai Subway Line 8 atau 15 stasiun Olympic Park.
      Dari sana kami pergi ke stasiun Dongzhimen dari Subway line 2 atau 13 untuk naik bus 916快 (ekspress) menuju The Great Wall of China, Mutianyu section. Harga busnya 12 yuan. Keluar dari platform di Dongzhimen, cari penunjuk arah ke Bus Transfer Hall dan cari bus 916快.
      Perjalanannya lumayan jauh, sekitar 2jam gitu. Sampai sana tiket masuknya RMB 45, tiket naik kereta gantung ke atas RMB 120, tiket shuttle bus ke kaki Great Wall RMB 15.
      Dan tembok besar China itu emang bener2 LUAR BIASA. Gak salah kalau masuk 7 Wonders of the World. 

      Dari jauh kelihatannya kecil dan rata, tapi begitu diatasnya ternyata lebar banget, saya rasa biar kereta kuda bias lewat diatasnya. Dan gak rata sama sekali tapi naik turun-nya sekitar 3 lantai dan ini belom naik menaranya.
      Di tiap beberapa meter bakalan ada menara benteng. Ternyata jarak antara 2 menara itu sepanjangan 2x jarak anak panah terbang. Jadi bila ada orang memanjat tembok persis diantara 2 menara, maka orang tersebut bias dipanah dari 2 sisi.
      Dan kalau berdiri diatas tembok tersebut emang bener bias melihat pemandangan sampai jauh kemana2.
      Kalau cuma ada 1 tempat di Beijing yg bias dikunjungi, saya rekomendasikan banget The Great Wall of China. Yg lain2nya gak terlalu penting setelah melihat tembok besar ini. Semua kesusahan dan kesialan2 beberapa hari lalu sebanding dengan pesona tembok China dan gak nyesel saya datang kesini.
       
      Hari 5 : Beijing
      Hari ini kami akan naik rickshaw untuk Hutong District Tour. Ini dimulai dari Hutong Tour meeting point di dekat stasiun Beihai North – subway line 6; melewati ‘daerah tua’ dan sampai ke stasiun Shichahai -Subeway line 8 dimana ada Bell and Drum Tower. Harganya sekitar RMB 80 per orang. Lumayan menarik juga bisa melihat rumah2 tua dan kesannya persis sama kaya di drama cina kuno gitu.
      Bell dan Drum Towers adalah alun2 pada jaman dahulu dan juga berfungsi sebagai penanda waktu. Jadi mereka akan berbunyi diawal dan diakhir hari. Naik keatasnya lumayan berat, tangga-nya curam dan tinggi. Satu menaranya RMB 20, kalau beli 2 sekaligus RMB 30.

      Dari sana kami pergi ke Summer Palace, di stasiun Beigongmen – subway Line 4. Kami makan mie di luar gerbangnya, rasa mie-nya khas gitu. Tarif masuknya RMB 30. Di dalam ada beberapa tempat yg bias dimasukin (seperti klenteng dll) tapi harus bayar lagi.
      Summer Palace itu taman yg dibangun disekitar danau. Banyak warga setempat yg pergi piknik disana. Kami pulangnya naik perahu untuk menyebrang balik ke pintu masuk, RMB 10.
      Malamnya kami akan terbang ke Xi’An.
       
      Disambung di p2 Xi'an dan Shanghai...
    • By Chans
      Share waktu jalan-jalan ke Pulau Hainan di China ya.. jadi sekarang lagi ada banyak tour-tour nawarin paket ke China, ada yang harganya lumayan murah (5jutaan) ini ke Hainan di China. Tempatnya lumayan bagus, banyak tempat-tempat yang instagrammable juga.
      Perjalanan dari Jakarta-ke bandara Haikou jam 7 malam, sampai di sana kira-kira 00.25 (waktu China yang lebih cepat 1 jam dari Jakarta), jadi perjalanan naik pesawat kira-kira 4 jam lebih. Langsung bermalam di hotel.
      Hari ke 2,  dapat makan sarapan dengan menu lumayan lengkap, ada nasi+lauk-lauknya, mie, bubur, roti dll, lalu naik bus menuju Sanya, agak lama naik bus dari Haikou ke Sanya,mungkin ditotal sekitar 5 jam-an (ada makan siang+stop buat ke toilet). Selama tour, tiap makan siang selalu dapat makan 9-10 macam menu Chinese Food.
      Di Sanya, pergi ke tempat namanya Deer Looking Back Sculpture, di sini bisa naik kereta kecil buat naik ke atas bukit dan bisa melihat pemandangan kota Sanya dari atas bukit. Dilanjutkan ke Dadong Sea dan mampir supermarket belanja makanan kecil. Di Hainan rata-rata yang dijual makanan olahan kelapa, mulai dari biskuit, permen, kopi.  Malamnya, optional tour bisa nonton show atau naik cruise, kita milih naik cruise 200 RMB ( 1RMB sekitar Rp.2.000,-). Di kapal nonton pertunjukkan tari-tarian, sulap, pertunjukkan topeng. Bisa juga naik ke atas dek buat foto-foto. 

      Hari ke 3, dibawa ke tempat yang menjual produk-produk bambu. Disini banyak produk yang menarik, seperti handuk yang bisa mengeringkan rambut sendiri (dibungkus pakai handuk 1 jam, rambut sudah kering), baju dalam yang bisa buat lampu nyala, tissue super bersih (bisa bersihin noda kecap dll sekali usap udah bersih) bisa dipakai 1 bulan jadi bisa dicuci dan dipakai lagi. Saya beli tissuenya, memang enak buat bersih-bersih, dll.
      Lalu mengunjungi tempat yang ada patung Dewi Kwan Im tertinggi di dunia, 108 meter, disini dapat makan makanan vege yang lumayan enak, tempat ini besar banget, cuma kita langsung dibawa ke tempat yang ada patung Dewi Kwan Im nya naik kereta kecil. Sorenya dibawa ke tempat yang jual Omega 3 Fish Oil. Pemandunya bisa berbahasa Indonesia, jadi penjelasan dalam bahasa Indonesia. Ada dijelasin seputar kesehatan juga, sepertinya bagus juga produk yang dijual, cuma harganya mahal dan bahannya terbuat dari hewan-hewan seperti anjing laut (tidak tega hehe).

      Hari ke 4, mengunjungi suku minoritas Yetian Minority Nationality Village, dibawa ke tempat berjualan obat Bao Fu Ling yang bagus buat luka bakar (sambil denger penjelasan produk, kita duduk sambil pakai mesin pijat di kaki, enak dipijat hehe) dan sorenya ke Desa Bali. Di sini beberapa peserta tour sempat nari dulu sama penari-penari yang didatangkan dari Indonesia.
      Hari ke 5, menuju Haikou lagi naik kereta cepat. 45 menit sudah sampai di Haikou. Haikou cuacanya lumayan dingin, kalau di Sanya dan di hari ke-3 dan ke-4 cuaca panas terik, di Haikou lebih dingin (pakai jaket 1 saja sudah cukup, walau ada peserta tour yang gak pakai jaket juga). 
      Di Haikou, pergi ke Qilou Old Street, disini yang banyak dibeli adalah pie durian (made in Vietnam). Menurut saudara yang dikasih oleh-oleh ini memang enak katanya, pantas pada beli banyak-banyak, saya gak mencicipi karena gak doyan durian.  Dari sana dibawa ke Movie Town, disini sangat banyak spot buat foto-foto. Ada 2 pintu masuk tempat disini, 1942 street dan Nanyang street.
      Di 1942 street, tempatnya kayaksetting film dengan rumah-rumah jadul yang terbuat dari kayu, disini ada studio buat foto sama Chiang Kai Shek. 
      Di Nanyang Street, tempatnya kayak setting film dengan bangunan yang lebih modern dari yang di 1942 street. Tapi dua-duanya sama bagus. Disini bisa foto studio sama mei ni yang pakai baju Shanghai (mei ni bahasa mandarinnya cewek cantik, tapi semua cewek juga dipanggil mei ni di China gak hanya yang cantik-cantik aja), fotonya nanti dicetak dan bisa diambil (yang gratis dapat ukuran kecil, yang besar bayar 20 RMB). 
      Disini waktunya agak terbatas, setelah foto-foto studio dan belanja sebentar, lalu jalan-jalan sedikit tau-tau waktu sudah habis, sudah waktunya pergi TT lihat di web nya rupanya masih banyak tempat-tempat yang bagus. Link: http://www.movietownhaikou.com

      Setelah dari Movie Town, dibawa ke Mall yang besar, memang China itu negara besar, jadi mallnya pun besar banget. Setelah itu makan malam dan dibawa ke airport untuk perjalanan pulang. 
      Karena kurs RMB (China Yuan) yang masih terjangkau, rasanya belanja dan makan-makan disini gak terlalu mahal.
      Next jadi mau ke China lagi, ke kota yang lainnya (kalau bisa backpacker tanpa ikut tour biar lebih puas). 
      Sekian share saya, dikit aja karena gak pinter bercerita, ada beberapa hal yang juga udah lupa hehe.
      Beberapa foto lainnya (Dari atas ke bawah: Deer Looking Back Garden, Old Street, di depan Stasiun Bullet Train, dan hotel Beauty Crown Tree).
    • By Zaza
      Halo para travellers!
      Travel Workshop Series by Polyglot Indonesia mempersembahkan :
      "SURVIVAL MANDARIN FOR TRAVELLERS"
      dimana negara China menjadi destinasi pertama kita.
      Tidak hanya membahas mengenai detil dari persiapan sebelum keberangkatan, teman-teman juga berkesempatan untuk belajar bahasa Mandarin secara langsung, yang pastinya akan berguna dalam perjalanan, cocok banget buat kamu yang backpacking tanpa guide  
      Agenda :
      1. Persiapan sebelum keberangkatan
      2. Tips dan Tricks ketika berlibur di Cina
      3. Belajar bahasa Mandarin dasar
      4. Belajar bahasa Mandarin untuk travelling
      5. Praktir bahasa Mandarin dengan tutor
      Investasi:
      Single : Rp. 250.000 / orang
      Group : Rp. 200.000 / orang
      Registrasi :
      26 November - 10 Desember 2017
      Lokasi : Jakarta
      Kirim ke : [email protected]
      subject : Regstrasi Workshop Mandarin
      Format ; workshop_(tipe investasi)_Nama Lengkap
      It's limited seat, so GRAB IT FAST!
      Polyglot Indonesia,
      Speak up!
      CP : 082277398873 (Zaza)

    • By Gabriella Vania Wijaya
      Hi all! 
       
      Setelah beberapa kali tanya itinerary, sempet galau mau kemana akhirnya memutuskan untuk memberanikan diri buat ke China. Ngga cuma mampir gitu ke Shenzhen & Guangzhou yang relatif dekat dengan Hong Kong, tapi juga ke Guilin. #harusberani
       
      Jadi kurang lebih itinerary nya seperti ini hehe
      tapi ini masih belum lengkap, jadi tolong suggestionnya yaa 
      masih ada tapi lagi hahaha 
      note : no Disneyland or Ocean Park 
       
      jadi itinerarynya kayak gini
       
      14 Jan - flight dari Surabaya menuju Hong Kong, stay di Stanford Hotel di daerah Mong Kok. (to be honest, mahal2 ye hotel di Hong Kong.) Dinner ke Tim Ho Wan terdekat, terus jalan2 daerah Ladies Market (sekalian jalan pulang ke hotel)
      15 Jan - breakfast ke Australia Dairy Company, and I dont know mau ngapain lagi hahaha
      16 Jan - masih clueless mau ngapain
      17 Jan - check out, menuju ke Shenzhen, dan stay di One39 (this is super deal sih di China, kamar super luas harga terjangkau hehe); masih belum ada gambaran mau kemana sorenya
      18 Jan - Window of the World, Splendid China and Folk Culture Village, any suggestion breakfast & dinner dimana?
      19 Jan - no idea kemana hahaha mungkin hari ini belanja (?)
      20 Jan - Check out, lalu naik train ke Guilin. minta dijemput sama hotel hahaha I stay at Aroma Tea house (ini super super deal sih, 5stars murah banget hahhaa)
      21 Jan - Li River Cruise, malem nonton lightshow, all minta tolong pihak hotel untuk bantu arrange dgn local tour disana
      22 Jan - Day tour to reed flute cave, seven star park, fubo hill, elephant trunk hill - ngambil day tour dari travelchinaguide hehe
      23 Jan - Check out dari guilin ke guangzhou, entah juga mau ngapain di guangzhou hehe nginep di PengmanA-mall Apartment hehe super deal juga loh hahaha
      24 Jan - Baiyun Mountain, trus entah kemana
      25 Jan - masih clueless mau kemana di guangzhou
      26 Jan - guangzhou balik ke hong kong stay di best wester harbour view
      27 Jan - ke Ngong ping mungkin hehe
      28 Jan - Balik surabaya haha, besok kelas haha
       
      sekian kurang lebih itinerarynya ..
      tolong dibantu 
       
      Thank youuu happy planning hehe
    • By ko Acong
      Hongkong Macau  Cara Termurah
       
       Trik Tranportasi  Mendarat Di Hongkong  Airport
      Belilah Kartu Oktopus Janga Ragu  Bisa Fuul Refund  Bila Tidak Terpakai
      Dan Bikin Mudah Simple Tuk Naik Tranpotasi Selama Di Kowloon dan Hongkong 
       
      Bahkan Tuk Jajan pun Pake Oktopus  Jangan Ragu Tuk Top Up balance
      semua Bisa Kembali di Stasiun Terakhir Kita Pulang
       
       Jangan Pake Kereta Sutle Airport Mahal 136 HKD
       Mendingan Pake Bus  A 21 or A22 To Kowloon   Hanya 33 HKD Sampe Kowloon Termasuk area Cungkhin mansion / mongkok /Tzimtsasui
      Bila Mau Ke hongkong Tinggal Nyebrang Pake Star Feri Demaga 7 Tsimtsasui ke  Central Pier Hongkong 2. .2 HKD 
      Dibanding Naik Sutle Train 136  HKD  ngirit 100 HKD sekali Jalan 
       
      Begitu Juga Bila Tiap Hari Perjalanan Kowloon Nyebrang Ke HK  Sebaiknya Pake Star Feri Bisa Ngirit 
      Belasan HKD per Tripnya  Waktu Hanya Beda 10 Menitan
      Nama2 Yang Perlu Di ingat Kowloon  Al  Mongkok  , Nathan Road . Jordan. Tsim sha tsui  Yumathei
       
      Honkong  Central Pier/ Wanchai/ Suny bay seungwan   
       
      Kita Hanya Perlu Fokus Di Map MTR  Line Merah Dan Hijau Khusus  Area Wisata
      Dengan Mempelajari  Hal2 Diatas Saja
      Kita Sudah Bisa Ekplore Kemanapun Destinasi  Yang Kita inginkan
       Jangan Takut Nyasar Insan Tourism Setempat Pasukan Jaket Kuning  dan Costumer servise nya
       siap membantu  
       
      Lanjut Tentang Macau 
      Kita Mendarat Di Airport , Atau Masuk dari Tsim Sha  Tsui /  Maupun Dari Hk sheungwan …
      Ada Shutel Bus Hotel Gratisan
       Misal Yang Paling Gampang Kita Pilih Venetian Hotel
       kita Turun  Di mail Lobby sudah Siap Sevise Bagasi Berbayar 10 Pataca /10 HKD 
      Walo Koper Gede Gabanpun  Harga   Sama Dengan satu Tentengan Kecil
      Bila Kita Berakhir Mau Terbang Via Macau Airport .
      Sebutkan Bagasi Kita Untuk Tranfer  Ke Main Lobby to Airport  Sutle Bus
      Dan Penting Bus Terakhir Jam 22.30  
      Dengan Kita Memilih Venetian Sudah 2 Tempat terkenal kita Datangi 
      City Of Dream  Hotel Casino mall  Dan Venetian Casino Mall 
      Bila kita Mau Ke Area Lain Tinggal Ikut Sutle Bus Gratis to macau feri Terminal Ganti Bus hotel Lainnya 
      Semua Tranportasi Gratis tis Tinggal Siap kan Dana Miss Jinjing mau Kelas Biasa Or Branded Tersedia        


























    • By Gabriella Vania Wijaya
      Haiiii, I'm back! 
       
      Jadi next trip aku bakalan ke China via HK, karena ortu pengen banget buat 'pulang kampung' gitu deh.
      so here is some notes about my next trip :
      - January (winter lagi... lagi .. ga kapok setelah awal tahun ini ke Jepang winter dashyat) 
      - kurang lebih 14 hari 
      - keluar masuk lewat HK, jadi arrive di hongkong, pulang harus lewat hongkong lagi.
      - sekeluarga, ber 5
      - pinginnya ke Guilin, Shenzhen, Guangzhou
       
      yang mau ditanyain :
      - nginep disana lebih enak pesen airbnb / hotel ya? karena ber 5 kalau hotel perlu 2 kamar
      - transport antar kota? dan di kota? (hongkong sudah kebiasaan, tapi di china baru first timer haha)
      - kemana aja? (we love shopping, eating, kemana aja ok kok)  
      that's it 
       
      Thank you!