costantes

Jalan2 ke Janjang Seribu, Tembok Cinanya Bukittinggi

27 posts in this topic

great+wall1.jpg

Janjang Seribu ( Great Wall Bukittinggi ), Bukittinggi, West Sumatra, Indonesia

 

Tourist Attractions and Beaches in Indonesia

This time we traveled to Janjang Saribu (Thousand Steps) Bukittinggi, appearing with the new-style Wall of China. Concrete fence walls shaped like Wall of China. Only, this Janjang Saribu steeper, shorter and not as wide as the Great Wall of China.

 

The only thing that has improved Janjang Saribu is in the Tower Koto, Agam regency, which is connected to the bottom of the canyon Sianok, Bukittinggi. Bunch initiated and funded by Tifatul Sembiring was inaugurated on January 27, 2013 who currently serves as the Minister of Communication.

 

great+wall.jpg

 

deffa likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

haha...gw juga baru tau mba kalo di Bukittinggi ada tembok yang menyerupai tembok besar di Cina...itu anak tangganya berapa banyak ya...

Share this post


Link to post
Share on other sites

wahhh... bener-bener mirip ama tembok besar cina.. bener-bener nggak tau kalau ada ginian di indonesia... btw, itu dibangunnya pada zaman dulu atau gimana ya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah keren banget baru tau ada janjang seribu  :o  tapi itu anak tangganya berapa? mungkin setengahnya dari tembok cina beneran kali ya  :D

terus itu akses mau kesana kalo dari kota bukit tingginya lewat mana ya?  :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Beruntung bgt pas trip ke Padang akhir Februari Kemarin udah ada tempat wisata ini, versi mini tapi mirip dan viewnya keren banget ngarai sianok. Gratis paling cuma bayar parkir aja. Hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

wahhh... bener-bener mirip ama tembok besar cina.. bener-bener nggak tau kalau ada ginian di indonesia... btw, itu dibangunnya pada zaman dulu atau gimana ya?

Baru aja dibangun awal 2013 ini @John Cena :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Jenjang ini dari Bantolaweh (Bukittinggi) dan berujung di Koto Gadang (Agam). Kalau sampai di Koto Gadang juga ada wisata kuliner khas Koto Gadang yaitu Gulai Itiak. Jangan lupa mampir untuk mencoba Gulai Itiak (Bebek dengan cabai hijau) yang mak nyoss lezatnya :).

Rekomendasi saya, "Rumah Gulai Itiak Ira" yang menyediakan sajian Gulai Itiak yang lezat dengan harga terjangkau.  ^_^

Uccu likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

ini nih yang belum sempat juga. Padahal beberapa waktu lalu ke Bukittinggi cuman belum liat Tembok ini

 

Kalau ada tiket promo jalan-jalan wisata lagi, pengen datang ke Tembok Cina yang jadi bahan pembicaraan ini nih.

Share this post


Link to post
Share on other sites

"JANJANG KOTOGADANG itu tidak sama dengan JANJANG SARIBU"

...sampai hari ini, masih banyak yang menyebut JANJANG KOTOGADANG sebagai JANJANG SARIBU..padahal keduanya BEDA dan terletak pada POSISI YG TAK SAMA….Janjang Kotogadang membentang dari dasar lembah menuju nagari KOTOGADANG-Agam..sedangkan Janjang Saribu membentang dari tepi sungai dasar lembah menuju kampung BUKIK APIK-Bukiktinggi..kedua jenjang ini berada pada SISI TEBING NGARAI YG BERSEBERANGAN…!.Janjang Kotogadang TERLIHAT JELAS dari Taman Panorama Ngarai Sianok-Bukittinggi..sedang kan Janjang Saribu TAK TERLIHAT LANGSUNG dari Taman Panorama karena tersembunyi di celah bukit dan pepohonan…/(ejk)

 

post-29594-0-02760300-1405560843_thumb.j

deffa and andiana like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

wiiiih keren euy ... dolo pas ke bukit tinggi masih belom ada ini :kungfu

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

Pernah mod.. beberapa kali berkunjung ka mantan calon kakak ipar :ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • Ingin Wisata Yang Menantang? Coba Hiking Di Tembok Besar Cina
      By baihaki1985
      Kalau berbicara tentang Cina, maka hampir dipastikan tak ada yang tidak mengenal Tempat wisata yang satu ini memang sejak dulu dikenal sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Bagaimana tidak, Tembok Besar Cina ini dibangun pada zaman dulu dan membentang lebih dari 8 ribu kilometer panjangnya, tepatnya sejauh 8.850 km. 
       
      Dari berbagai tempat di Cina, Tembok Besar pun menjadi salah satu destinasi wisata populer. Namun yang datang ke tempat ini bukan hanya para wisatawan yang bermaksud untuk sekedar foto-foto ataupun mengagumi arsitektur peninggalan zaman dulu tersebut. Ada pula para pecinta petualangan yang berkeinginan untuk menelusuri jalur sepanjang Tembok Besar Cina.
       
      Aktivitas hiking di Tembok Besar Cina sendiri cukup bervariasi tingkat kesulitannya. Para hiker yang berkeinginan untuk melakukan aktivitas hiking pun bisa menggunakan ataupun bisa pula melakukannya secara mandiri. Masing-masing tentu punya kelebihan dan kekurangannya. Namun kalau belum pernah melakukan hiking di Tembok Besar Cina, tentunya akan lebih baik kalau menggunakan layanan tur.
       
      Sebelum memilih jalur hiking, terdapat beberapa seksi dari Tembok Besar Cina yang namanya sudah dikenal publik. Seksi-seksi tersebut antara lain adalah Badaling, Huanghuacheng, Mutianyu, Jiankou, Gubeikou, Jinshanling serta yang terakhir adalah Simatai. Masing-masing seksi tersebut pun mempunyai karateristik dan kondisi yang berbeda-beda.
       
      Badaling
       
      Dari semua bagian Tembok Besar Cina, Badaling merupakan seksi yang paling populer di mata para wisatawan. Hal ini karena lokasinya juga tidak terlalu jauh kalau dibandingkan dengan seksi lainnya. Badaling ini berjarak sekitar 70 kilometer di utara Selain itu, Badaling juga dikenal dari bagian Tembok Besar Cina yang terjaga dengan sangat baik.
       

      Betapa ramainya Tembok Besar Badaling kredit: chinacitysearch
       
      Area Badaling ini dibangun pada tahun 1505 di masa Dinasti Ming dengan rata-rata ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Bangunan di Badaling ini dibuka untuk wisatawan sejauh 3.741 meter dan terdapat 17 menara pengawas yang telah direstorasi. Secara keseluruhan sih, seksi Badaling ini mempunyai panjang total 12 kilometer dengan 43 tower pengawas.
       
      Karena tempat ini adalah area yang sangat banyak dikunjungi oleh para turis, Badaling menjadi lokasi yang kurang begitu diminati untuk aktivitas hiking. Ditambah lagi di sini juga tersedia cable car yang ditujukan bagi para wisatawan. Sebagai tambahan, Tembok Besar Badaling ini juga termasuk disabled friendly, karena terdapat jalur flat untuk para pengguna kursi roda.
       
      Huanghuacheng
       
      Tembok Besar Huanghuacheng ini berada di kota Jiuduhe yang terletak di Distrik Huairou, berjarak sekitar 65 kilometer dari kota Beijing. Huanghuacheng ini mempunyai jarak sekitar 10,8 kilometer dan seperti Tembok Besar Badaling, juga dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Ming yang berkuasa di Cina pada rentang tahun 1368 hingga 1644 Masehi.
       

      Tembok Besar Huanghuacheng kredit great-wallofchina
       
      Suasana di Huanghuacheng ini sangat unik, kombinasi antara danau dengan tembok besar yang sudah berusia ratusan tahun. Bahkan terdapat bagian dari tembok besar yang terendam di dalam air. Selain itu, Tembok Besar Huanghuacheng ini juga dikeliling oleh pepohonan karena berada di pegunungan.
       

      suasana di Tembok Besar Huanghuacheng kredit: beijingholiday
       
      Berbeda dengan di Badaling, kondisi di Tembok Besar Huanghuacheng ini begitu ramah bagi para turis. Namun kondisinya cukup cocok untuk para hiker. Di sini tidak ada cable car dan ditambah jalurnya juga cukup curam. Selain itu, kondisi Tembok Besar Huanghuacheng ini juga tidak serapi seperti yang ada di Badaling.
       
      Mutianyu
       
      Tembok Besar Mutianyu ini terletak di County Huairou yang berjarak sekitar 72 kilometer dari kota Beijing. Usia Tembok Besar Mutianyu ini pun lebih tua kalau dibandingkan Tembok Besar Badaling ataupun Huanghuacheng. Tembok Besar Mutianyu ini pertama kali dibangun pada masa Dinasti Northern Qi yang berkuasa di Cina pada rentang tahun (550 hingga 557 Masehi).
       

      Tembok Besar Mutianyu kredit: Wikipedia
       
      Tembok Besar Mutianyu ini pun mempunyai kondisi yang masih terjaga dengan baik. Terlebih struktur dari Tembok Besar Mutianyu ini telah diperkuat pada masa Pemerintahan Dinasti Ming. Tembok Besar Mutianyu ini memang berperan sangat penting dalam pertahanan negara, terlebih untuk melindungi dari serangan musuh yang datang dari sebelah utara.
       
      Mutianyu mempunyai ukuran yang tidak terlalu panjang, hanya sejauh 2,250 kilometer dan dilengkapi sebanyak 22 menara pengawas. Dibandingkan dengan area Tembok Besar Cina lainnya, Mutianyu mempunyai struktur yang unik, dibangun dengan menggunakan batu granit. Bahkan Tembok Besar Mutianyu ini pada bagian dalam dan luarnya dilengkapi dengan pembatas yang terkadang berbentuk gergaji.
    • Great Wall: Take The Hiking Trip!!!
      By denorra
      uhuuuuuy setelah bbrapa saat saya disibukkan oleh kegiatan kantor, jd g sempet share trip deh
      Masih seputar edisi negeri Tirai Bambu, kali ini saya mau share soal hiking trip yg saya ambil bbrapa tahun lalu ketika saya maen2 ke beijing
      Waktu itu saya beneran clueless soal Great Wall ini, taunya ya pengen kesana aja gituh. tapii, ternyata tur great Wall itu ada beberapa macem, mau yg deket, sedeng ato jauh (silakan browsing yah temans:D)
      - yg deket itu yg tur lewat Badaling, yg touristy abis! roughly, kira2 akan dibawa smpe ke 8-12 tower. Dulu si biayanya sekitar 30-40 RMB
       
      - yg sedeng itu yg Simatai, ini one day trip, hikingnya sndiri butuh waktu 4-5 jam dengan titip awal 3 jam dr kota beijing. Jalur ini menghubungkan ibaratnya 2 provinsi  gituh. Roughly bakal lewat sampe 48 tower. Dulu juga si kira2 300-400 yuan
       
      -nah kalo yg jauh pake camping! . tentu lebih mahal donk ya? :)
      (Untuk lebih jelasnya browsing aja yah? hehehe, saya beneran ga helpful banget deh ini nulis topiknya ya? maafkan:d)
       
      Nah, saya mau cerita tur yg saya ambil yaitu yg sedeng aj. 1 rombongan cuma 10 orang, kami dijemput pukul 5/6 pagi, lalu kembali pukul 5/6 sore
      Waktu itu saya bayar sekitar 360 RMB. In short, the trip was awesome. Chinese are freak! ini bangunan pantes aja makan korban banyak banget dan sangat pantas masuk jajaran situs dunia yg wajib dikunjungin
      Karena serombongan cm kami bersepuluh, jadi kebayang kan yah gimana view great wall serasa milik kami sendiri. dan karena saya dan temen seperjalanan saya seneng menikmati lama2 pemandangan, ya it took us 6 hrs to finish the hiking, hehehe
      Saya dateng aps winter, namun ternayta pas nyampe atas ga adem2 banget, beda banget di kot aBeijing yg windy, tp tetep lah ya pake jaket:D
      Satu mungkin catetan saya, gausah khawatir soal hikingnya, safe kok, pake kets aja yg nyaman.
      Kalo saya boleh bilang, daripada ambil jalur Badalling yg rame amat ituh, mending ambil yg hikign trip deh, kl ada duit dan waktu tentunya:). It is definitely worth every penny!
      Abis kelar hiking rasanya pengen balik lagi deh, hehehe
      ah langsung share fotoooooooooo ajaaaaaa:D
       

    • Tembok Raksasa
      By rain_bow
      Jalanner’s thread ini sich pnh di bahas ya sm sdr. Asep...tp kali ini sy mo tmbhin crita nya sdr. Asep tsb...ya sy mo crita ttg Great Wall.
      The Great wall ato Tembok Raksasa yg ada di china itu panjangnya +/- 5500 mil (kt tour guide nya lho), ini adalah jarak penerbangan yg hrs kita tempuh kl kita mo ke Beijing , China. Jd jarak tempuh Jkt – Beijing +/- 5500 mil jg, dan kita hrs tempuh slama +/- 6 – 7 jam by pesawat, Jadi kbayangkan kl kita mo nelusurin itu tembok hrs brp lama ????
    • Great wall of China
      By asep2012
      Ada yang pernah Great Wall? bagi2 pengalaman donk.
      Selama ini sih cuman baru ngeliat lewat Internet sama film2, belum pernah k China sama sekali.
      Yang saya tahu, kalau kita naik travel, kita cuman jalan dari satu tower ke tower yang lain.
      Itu saja sudah cape banget karena jalannya itu nanjak, dan tiap anak tangga itu jaraknya lumayan jauh.
      Jadi start di titik A, trs sampai d tower selanjutnya titik B, lalu untuk pulang harus ke titik A lagi.

      Pemandangan katanya bagus karena letaknya tinggi banget. jadi bisa ngeliat sekeliling tanpa tertutup pohon.
      Cuman bisa ngebayangin, semoga kalau emang jodoh bisa kesana tidak mengecewakan