Sign in to follow this  
zeekyuryu

Sky dan Bungee Jumping (Macau dan Auckland)

3 posts in this topic

Apa kabar penikmat ketinggian? Anda tentu sering mendengar olahraga bungee jumping, bukan? Bungee jumping merupakan salah satu olahraga yang sangat memacu adrenalin. Olahraga ini termasuk olahraga yang sangat menantang dan juga cukup ekstrem. Bungee jumping ini memiliki sejarah yang cukup menarik. Singkatnya, kata bungee diambli dari tali karet yang elastic yang merupakan alat utama saat melalukan olahraga ini. Akan tetapi, pada awalnya, bungee jumping tidak menggunakan tali elastic tersebut.

 

Bungee jumping modern tersebut mulai dikenalkan pada tahun 1930. Bungee jumping modern tersebut pertama kali dilakukan di Bristol oleh sekelompok pemuda pecinta olahraga menantang. Sejak saat itu, olahraga ini terus dilakukan di berbagai tempat, termasuk di Auckland, New Zealand yang melahirkan operator pertama olahraga Bungee jumping ini.

 

Kini, bungee jumping sudah semakin banyak diminati. Bukan hanya dari tempat-tempat tinggi seperti di pegunungan atau dari jemabatan saja, tapi juga di tengah kota dari ata ketinggian menara kebanggaan kota tersebut. Ada 2 kota yang saya pilih untuk dibahas mengenai bungee jumping dan sky jumping yang menjadi salah satu atraksi wisata kota tersebut. Berikut ini dua kota tersebut:

  • Macau

Kota yang ada di China ini memiliki salah satu landmark kebanggaan yang biasa dikenal sebagai Macau Tower atau Macau Sky Tower. Tower ini layaknya tower yang menjadi ikon kota, ada keistimewaan tersendiri dari bangunan yang dibangun arsitektur asal New Zealand ini. Macau Sky Tower merupakan tower yang sangat tinggi dan dinobatkan sebagai yang tertinggi ke-8 di Asia. Sedangkan peringkat dunianya pun tak main-main yaitu masuk ke sepuluh besar.

 

Tinggi menara ini 338 meter. Dari puncak lantai paling atas Macau Tower, anda bisa menikmati keindahan kota Macau keseluruhan. Ada 61 lantai yang bisa anda kunjungi dengan konsep one stop entertainment. Apa maksudnya? Di Macau Sky Tower ini anda tentu bisa menikmati aneka hiburan dalam satu tempat. Macau Tower menyediakan bioskop, kafe, restoran, sampai wahana-wahana ekstrem yang menggiurkan untuk anda pecinta tantangan.

 

macau-skywalk-300x200.jpg

 

Sesuai tema, kita membahas tentang bungee jump atau sky jump. Di sinilah, anda bisa menikmati olahraga tersebut dengan nuansa yang berbeda. Anda akan melompat dari ketinggian 223 meter kurang lebihnya. Tak perlu khawatir karena segala persiapan keamanan sudah diuji coba.

 

Jika memang anda berani mencoba sky jumping di Macau Tower ini, tentu anda berani menaiki wahana lain yang disediakan. Ada mast climbing di mana anda akan berdiri di atas 100 meter ketinggian. Jika mast climb sudah anda kuasai, maka anda bisa melakukan hal lain yang lebih menantang, berjalan di atas ketinggian yang disebut dengan Skywalk X. Menariknya, anda akan berjalana di atas sana tanpa ada pegangan, bayangkan saja.

 

macau-tower-1400ft_s-300x199.jpg

 

Untuk menikmati Macau Tower ini, harga yang ditetapkan adalah MOP 120 untuk dewasa. Tiket tersebut baru untuk menikmati sky tower dan juga restoran yang ada di lantai 59 dan 60 dan bisa berputar. Sementara untuk mast climbing dan juga sky jumping anda akan dikenakan sekitar MOP 299. Skywlak X lebih mahal yaitu MOP 588, tapi anda akan mendapatkan foto dan juga kaos sebagai souvenirnya.

 

  • Auckland

Kota di selatan New Zealand ini adalah kota yang menyimpan menara tertinggi di Australia., Sky Tower Auckland adalah salah satu tower yang menyediakan fasilitas bungee jump yang benar-benar di tengah kota. Menara dengan ketinggian 328 meter total keseluruhannya ini mengajak anda menikmati pemandangan Kota Auckland secara keseluruhan.

 

Untuk bungee jump nya sendiri, anda bisa melakukannya dari atas ketinggiab 192 meter di atas permukaan tanah dengan kecepata tidak lebih dari 11 detik saja. Bayangkan dengan kecepatan yang sangat cepat, anda bisa terjun bebas di tengah kota.

 

Z2LO0DquKr.jpg

 

Selain bungee jump itu, Skywalk seperti di Macau juga bisa anda lakukan. Dan serupa, tanpa pegangan. Tapi jangan khawatir karena anda akan diberikan pakaian khusus untuk mengelilingi balkon di atas menara ini. Auckland Sky Tower ini memang menjadi salah satu tempat favorit untuk melakukan olahraga yang memacu adrenalin di Kota Auckland, walaupun kota ini juga memiliki tempat lain yang tak kalah menantangnya. Tentunya, bungee jump di tengah kota adalah suatu pengalaman tersendiri, bukan? Untuk masuk ke Auckland Sky Tower sendiri sekitar $30 kurang lebihnya. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah tinggi banget ya emang, tapi emang sih bungee jumping emang menarik,

saya sendiri sih gak berani coba wkwkwk

cukup ngeliat aja udah degdegan steng mati kok sis ;D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Gulali56

      Sudah banyak memang yang menulis bahwa apply visa China itu gampang . Tetapi yang namanya sudah beli tiket pesawat pulang pergi , apply visa selalu membuat saya was was.
      Ini kali kedua saya apply visa, setelah sebelumnya apply visa Taiwan 2 tahun yang lalu. Yang bikin kuatir mungkin karena salah satunya adalah saya baru memperpanjang paspor pertengahan tahun ini.So far dengan paspor yang baru cuma ada cap Negara Singapura 2x dan Malaysia 1x.
      Untuk apply visa China sekarang tidak lagi di kedutaan RRC melainkan agen khusus yang ditunjuk yaitu di Chinese Visa Application Service Center di The East Mega Kuningan. Padahal Kedutaan RRC cuma 3 menit jalan kaki dari kantor saya. Sedangkan ke The East itu justru 10menitan.
      Pertama-tama saya mendownload form di https://www.visaforchina.org/ sebenarnya bisa sekalian isi online terus tinggal print tapi karena teman saya tidak ada internet akhirnya saya download saja dan isi manual tulisan tangan.
      Pertanyaannya tidak terlalu ribet, mungkin yang agak ‘tricky’ karena ada kolom itinerary tapi cuma dikasi jatah 5baris. Akhirnya saya tulis tanggal saya sampai di Beijing dan tanggal keluar dari Beijing.Haha.. asli culun. Maksud saya toh memang mau menyertakan itinerary di lembar terpisah.Ternyata pas di loket, dikembaliin tuh lembar itinerary yang di ketik bagus-bagus.Yang culun di aplikasi justru tak masalah.
      Jadi yang dibutuhkan untuk apply visa China itu adalah sbb:
      Form aplikasi yang sudah diisi lengkap dan di ttd. Oiya pake ukuran kertas A4 ya print nya. Foto 4x4.5cm latar belakang putih 1 lembar. Kalau saya ambil foto di Mal Ambassador lt.1,15-20menit saja harga Rp 40,000.Cukup bilang foto buat visa China ya.Orgnya sudah biasa bgt ngelayanin pembuatan foto buat visa jadi gak pake tanya ukuran foto.Iyalah daerah kuningan gudangnya kedutaan dan agen pembuat visa. Paspor asli dgn masa berlaku lbh dari 6bln dari tgl keberangkatan. Copy paspor, copy KTP Copy Ticket pesawat Copy booking hotel Saya datang jam 11.30 langsung diarahkan naik tangga ke lantai 2 pas di depan pintu masuk The East. Di lantai 2 ketemu satpam,ditanya mau ambil jalur regular atau express.Berhubung santai ya kita pakai jasa regular. Dikasi nomer urut.Baru duduk 2 menit sudah dipanggil nomer saya, karena memang saat itu kosong banget disana.
      Di loket langsung dicek kelengkapan dokumen, ternyata temen saya lupa copy passport nya untung mba petugasnya baik. Diterima
      aja tanpa embel-embel harus bayar fotocopy lagi. Langsung dikasi form pengambilan visa

      Saya submit aplikasi di hari selasa, visa bisa diambil di hari jumatnya. Yang paling oke lagi. Bayar nya pas visa jadi dan bisa pakai credit card.
      Akhirnya berhasil juga dapat visa China, padahal pas ambil pas sampai sana jam 4kurang 2menit.hehehe..
      Cuman lagi mikir aja. Betapa enaknya itu agen service visa yang di kasi hak exclusive itu. Harga single entry (reguler) yang Rp 300,000 jadi Rp 540,000. Ckckck..Kaya banget tuh agen.
      The East Building, Unit 6, 2nd Floor,
      Jl, DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav.E 3.2
      no.1 South Jakarta 12950, Indonesia.
      Office Hours:
      Monday – Friday
      Application Submission: 9:00AM to 3:00PM
      Payment and Passport Collection: 9:00AM-4:00PM
      The Center is closed on Saturdays, Sundays and Indonesian public holidays.
      Biaya Visa + Processing Fee
      Single Entry:
      Reguler(4hari) : 300,000 + 240,000
      Express (3hari): 300,000 + 200,000(extra fee) + 400,000
      Urgent (2hari): 300,000 + 300,000(extra fee) + 500,000
      Nah kebayang deh jadi berapa total biaya untuk entry dibawah ini.
      Double entry : Rp 450,000
      Multiple entry /6bulan : Rp 600,000
      Multiple entry/1thn: Rp 900,000

    • By Daniel0705
      Perjalanan solo backpacker 4D3N
      Zhang jia jie terletak di provinsi hunan. Dari changsha, ibu kota provinsi hunan ke kota zhang jia jie bisa ditempuh dengan jalur darat mengunakan bus maupun kereta, dan jalur udara mengunakan pesawat terbang. Saya sendiri start dari fuzhou mengunakan pesawat sampai ke changsha lalu lanjut penerbangan ke zhang jia jie. Jika buka masa liburan seperti bulan april ini, tiket pesawat dari changsha ke zhang jia jie pp hanya 504 rmb. Pesawat yg dipakai dari changsha ke zhang jia jie adalah pesawat kecil, mungkin hanya memuat 50puluhan orang. Saran saya untuk solo backpacker adalah minimal bisa bercakap2 hal2 sederhana dalam bahasa mandarin. Saya hanya bercakap2 dalam bahasa inggris dengan petugas hostel dan lainnya harus memakai bahasa mandarin. Lalu transportasi umum dizhang jia jie juga kurang baik, karena disetiap pemberhentian bus, tidak diberi tahu sudah sampai halte mana, jadi anda harus bisa kira2 atau minimal bisa baca nama jalan disana.
      Pengeluran
      tiket taman nasional zhang jia jie 3hari 248rmb
      百龙天梯 lift outdoor sktr 78rmb
      cable car di tn zhang jia jie sktr 70rmb
      kereta listrik di tn zhang jia jie pp 50rmb
      Tiket tian men shan sekitar 258rmb
      Berikut saya bagikan foto2 saya di zhang jia jie...















    • By Ahook_
      Tanggal 22 Juni 2017.
      Sebelumnya, baca dulu ini, Keliling New Zealand dari Utara ke Selatan. 
      Okey, setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dari Jakarta, akhirnya landed di Auckland, liburan sesungguhnya baru akan dimulai. Terlebih lagi, setelah melewati pihak imigrasi yang ramah dan tidak merepotkan, terus melewati bagian declare. Hati ini lebih plong...

      Auckland city..
      Hal pertama yang dilakukan ketika sudah keluar pintu utama, cari simcard. Sepertinya, waktu itu, random saja deh masuk ke salah satu store yang ada disana. Intinya sih, supaya bisa terhubung dengan pekerjaan sih. Itu dijadikan alasan, padahal ya ingin pamer dan eksis doang. Hahahaha.. Beli kartu Vodaphone, bayar NZD 49 untuk 3 GB. Buat kamu yang ingin pakai simcard, mungkin pakai Spark bisa lebih bagus deh signalnya, dibanding Vodaphone. Salah satu diantara kami, pakai Spark, ketika terjebak salju di Lake Tekapo, hanya dia saja yang dengan santai bisa melanglang buana didunia maya. 
      Hampir jam 8 malam juga, baru benar- benar melangkah keluar dari airport. Saatnya cari taxi menuju ke hotel. Kenapa taxi? Sederhana, taxi lebih murah jika dibanding dengan naik bus. Hitungannya, per orang naik bus kena NZD 18, untuk berempat sudah NZD 72, sedangkan kemaren itu naik taxi dan sudah diantar sampai didepan hotel, bayar NZD 58 untuk berempat. Kalau kamu hanya sendiri, ya okelah, naik bus. 
       

      Karena malam, tidak banyak yang bisa dilihat sih selama perjalanan dari aiport ke kota, tepatnya ke City Lodge, 150 Vincent Street. Mungkin sekitar 30 menitan kali ya. Malam itu dingin dan sedikit gerimis. Ya, bukan juga dingin - dingin sampai mengigil. Masih okey. Sejuk dan menyenangkan. Kotanya sepi. Tenang. Nyaman. Bersih. 
      Pilihan nginap disini, bukan pilihan aku. Seperti yang aku tulis dipostingan sebelumnya, trip ke New Zealand, kali ini, benar- benar buta dan tidak tahu menahu. Semuanya, diurusin oleh travelmate yang super kece dan smart, Skydworld.

      Dapur , photo by Skydworld.
      Bermalam di City Lodge untuk berempat, bayar Rp 1.107.620,- atau per orang Rp 276.905. Okey sih untuk harga segitu, menurutku ya. Walaupun kamarnya kecil, tapi masih bisa buat masak- masakan. Padahal ya, di basement ada dapur gede buat masak sepuasnya, ada perlengkapan dapur hingga alat makan, ada kulkas, kompor yang bisa kamu pakai sesuka hati kamu. Ingat, wajib bersihkan sendiri, apa yang kamu pakai. Kamar mandi didalam, ada air panas. Bersih dan nyaman sih. Kemaren itu, kalau tidak salah dapat lantai 1, ya, tenang, ada lift kok. 

      Kamar tidur
      Tidak ada wifi gratis yeahh.. kudu bayar lagi. Walaupun begitu, staff-nya oke- oke. Termasuk living room yang ada di basement juga. Ada tv gede buat nonton. Ada jadwal gitu lagi ada nobar film apa. Semuanya gratis. Kalau tidak mau nonton, kamu bisa nongkrong disalah satu sudut, entah mau baca buku, atau mau bengong tidak jelas. 
      Seberang City Lodge, ada mini market gitu. Kalau butuh cemilan, snack dan sebagainya, tinggal ngesot. Malam itu, ketika sudah taruh bagasi, kami ngacir keluar ditengah malam yang semakin dingin, ditambah gerimis yang tidak diundang. 

      Chinesse store..
      Sempat jalan kaki agak jauh ke arah keramaian bersumber. Ikutin irama dan jejak kaki. Menemukan secercah sinar yang menandakan, malam itu, Auckland masih ada kehidupannya. Walaupun sepi, walaupun, sebagaian besar toko- toko sudah pada tutup, tetap saja, ada yang bisa dilihat, masih ada beberapa mini market yang buka. Paling tidak, besok sudah pagi, sudah ada gambaran mau melangkah kemana kaki ini, selain tujuan utama adalah ambil mobil di Jucy. Disekitaran sini, ada super market ( macam Chinese store gitu ), terus ada foodcourt juga. Kalau kamu penyuka makanan Jepang, ya sudah cocok. Tinggal pilih saja, mau makan ditoko yang mana. Berjejer.
       

       
      Auckland, entahlah, buatku sih biasa saja. Tidak ada special. Mungkin, karena tidak punya kesempatan untuk menjelajah seisi kotanya juga kali ya. Jadinya, tidak menarik hati. Jadinya, biasa- biasa saja. 

      Jucy rental.
      Kami hanya 1 malam saja di City Lodge, setelah beres- beres, langsung checked out. Titip tas. Terus jalan- jalan sekenanya saja. Sembari melewati jalan yang sudah dilalui semalam, sembari melihat ada apa sih di Auckland ini, ya sejalan itu juga, kami menuju Jucy rental untuk mengambil mobil. Tidak jauh buat kamu yang suka jalan kaki. 
      Proses pengambilan mobil cukup memakan waktu. Ada 1 jam-an. Setelah kelar, untuk pertama kalinya, aku setir di New Zealand. Kali ini juga, menjadi pertama kali aku setir di negara orang lain. Deg- deg-an. Hermmm.... 

      Pasukan...
      Kembali ke City Lodge untuk ambil bagasi. Selanjutnya, langsung tancap gas menuju Waitomo. 

      Note: Foto - foto kondisi hostel tidak tahu kemana. Kehapus kali ya...  Padahal, aku fotoin detail banget setiap sudutnya...
       
      With love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia--- 
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Helen Anggakusuma
      hai semua,
      baru coba nulis dan minta pendapat untuk trip ke china
      dimohon kalo ada masukan boleh sekaliii atau ada yg musti banget diliat di tempat2 ini
      18-21 APRIL - BEIJING
      DAY 1 - BEIJING
      Flight sampai beijing 18:05
      Check in - Some Rest  Qianmen Main Street Mall Strolling around the city (Nanluoguxiang Alley) DAY 2 - BEIJING
      Tian'a'men , Forbidden City, Jingshan Park National Museum of China Beijing 798 Art Zone Confucious Mansion Peking Opera Show Ticket
      DAY 3 - BEIJING
      Great Wall Qianmen Main Street Mall Bird Nest, Olympic , Museum of Performing 
      DAY 4 - BEIJING / XI AN
      Summer Palace Sackler Museum of Art Train to Xian
      DAY 5 - Xian
      Xian Terracotta Warrior Smalll Wild Goose Pagoda   Bell Tower 
      Train to Zhang Ye (ini possible ga ya kira2 dilakukan?)
       
      DAY 6 -
      Zhang Ye - Strolling around the city
       
      DAY 7 
      Daxian Mountain Enterance
      Train to Guang Yuan
       
      DAY 8 - 9 
      GuangYuan Bus to PengFeng Village Tibetan Hotel JiuZhaguo   Train to Cheng Du
       
      DAY 10 - 11
      Cheng Du
      Panda?
      DAY 12-15
      Zhangjiajie
      DAY 16-20
      Shang Hai
       
      mohon petunjuk buat map dan hostel/hotel hehe
       
      thank youuu!
       
    • By rianifitria
      Tahun lalu saya dan keluarga pergi ke China selama 10 hari - Beijing, Xi'An dan Shanghai. Berikut ini kesan2 perjalanan saya, saya harap ini bias berguna biarpun telat banget.
       
      Hari 1: Jakarta - Beijing
      Penerbangan Jakarta ke Beijing - Transit di HK (Mendarat di HK - 15.00, berangkat lagi jam 20.00). Mendarat di Beijing jam 12.55 pagi hari kedua.
       
      Hari 2:  Beijing
      Berencana mencari mainan2 dan aksesoris2 palsu gitu, jadi berangkatlah kami ke Hongqiao Pearl's Market, shopping mall yg isinya macem2 dekat Temple of Heaven.
      Kami naik subway, harganya lumayan murah antara RMB 3-6 per orang per perjalanan. Mesin tiketnya ada Bahasa Inggrisnya, jadi gak perlu google translate tulisan2 China.  Papan penunjuk arahnya juga bilingual, jadi gak repot nyari platform maupun pintu keluarnya. Dan sebelum masuk ke platform biasanya ada X-ray buat barang2 bawaan.
      Keluar di  stasiun Tiantan Dongmen – subway Line 5. Dari situ jalan ke Hongqiao Pearl's Market melewati sekitar 2-3 gedung. Ada tulisannya Inggris besar2, jadi gampang taunya. Di Hongqiao Pearl's Market, setiap lantai memiliki ke-khas-an masing2. Misalnya mainan di lt. 3, baju di lt.4 dll. Ada juga food court di basement. Harga makanannya juga lumayan ok, sekitar RMB 15-18 per porsi. Oh ya, jangan lupa tawar menawar kalau belanja disini.
      Setelah belanja dan makan, kami jalan lagi menuju National Museum of China di Tian'anmen Square. Naik subway Line 2 ke stasiun Qianmen.

      Nah disini baru mulai seru, soalnya banyak banget polisinya. Setiap pintu keluar ada penjaganya, tiap belokan ada penjaganya, naik turun tangga ada penjaganya berdiri. Keluar dari subway kami berjalan mengarah ke Forbidden City, dan kira2 50 m dari pintu keluar, ada X-ray dan pengecekan ID/passport. Jalan lagi, dan 50 m sebelom pintu samping National Museum ada lagi x-ray dan pengecekan ID.
      Masuk ke National Museumnya gratis. Di tempat ‘karcis’ mereka bakalan minta ID (sim, passport, ktp) dan ngasih 1 tiket per ID. Dari tempat karcis ngantri masuk. Adalagi X-ray plus body scanner. Setelah lewat baru deh bias masuk ke lobby National Museum.
      National Museumnya GEDE BANGET. Ada 4 lantai dan basement dan 28 ruangan pameran. Setiap ruangannya memiliki tema yg berbeda, misalnya 1 ruangan isinya kaligrafi, 1 ruangan isinya mengenai uang, 1 ruangan isinya keramik dsb. Di luar tiap ruangan ada kounter souvenir yg khas buat ruangan tsb, kalau ruangannya mengenai jade, maka yg dijual adalah suvenir2 jade. Dan hampir di tiap sayap ada mesin souvenir koin (souvenir paling murah). Di lt 1 banyak kounter souvenir yg jual hampir semua barang, jadi kalau misalnya nyesel tadi gak beli souvenir di lt 3, bias cari di lit 1.
      Mereka tutup jam 16.30 pas. Jam 16.00 kira2 para penjaganya sudah mulai mengusir orang2. Dan jam 16.30 pas, bakalan ada upacara pembubaran petugas2 museum yg lumayan militer (biarpun orang2nya gak ada yg militer). Sehabis itu penjaganya beneran bakalan ngusir semua orang dengan paksa, bahkan yg duduk2 di beranda depan museum. Boro2 foto2 di depan museum.
      Dari Museum ini kami jalan ke Qian Men Street buat makan malam. Tadinya kami mau nyari Peking Duck dari Quanjude, tapi antrinya panjang. Jadi kami pindah ke restoran kecil di jalan samping. Makanannya enak dan harganya juga lumayan, misalnya sepiring RMB30 gitu, tapi bias share 1-2 hidangan buat berempat gitu.
       
      Hari 3: Beijing
      Hari ketiga dimulai dengan HUJAN DERAS. Dan sepanjang hari HUJAN.
      Kami berangkat lagi ke Tiananmen Square untuk pergi ke Forbidden City. Naik subway line 2 – stasiun Qianmen. Harga tiket masuknya RMB 60/orang.
      Turisnya yg masuk, local maupun internasional banyaknya minta ampun. Mulai dari masuk gerbang (belom beli tiket) aja udah antri, dan penuh sesak dgn orang2 berpayung dan berjas-hujan. Seperti biasa, banyak X-ray (keluar masuk mrt, mendekati Forbidden City, gerbang masuk, gerbang tiket).
      Forbidden City itu BESAR dan LUAS luar biasa. Masalahnya semua orang berusaha berteduh di koridor2 yg ada atapnya. Jadi serasa orang2 se DKI berjubel di pintu2 dan koridor2, dan gak ada yg mau bergerak Karena mereka gak mau basah, jadi ya nutupin jalan dan pintu dan kami gak ada yg bias keluar masuk. Bener2 gak enjoy abis.
      Setelah sukses keluar dari Forbidden City kami cari makan (masih deket sama Qian Men Street).
      Dari dari sana kami menuju Temple of Heaven; Subway line 5 – Tiantan Dongmen. Nah Temple of Heaven ini terbagi 2 bagian. 1 yg taman untuk umum, kalau gak salah RMB 15 buat masuk. Disini ada pagoda2 gazebo dan warga setempat bersantai. Yg satu bagian lagi, Temple of Heaven-nya, perlu karcis terusan yg harganya RMB 35. Sayangnya yg terkenang cuma besar, basah dan licin.
       
      Dari sini kami naik subway ke Wangfujing Pedestrian Street yg katanya tempat belanja (masih nyari barang2 kw) melalui subway Line 1 stasiun Wangfujing. Hampir semua barang disini sudah harga supermarket besar dan barang2 bermerk, jadi lumayan mahal juga, dan masih belom nemu tuh barang2 kw.
       
      Hari 4 : Beijing
      Pagi hari dimulai dengan berjalan ke Bird Nest Stadium. Kami lihat2 saja dari jauh, memakai Subway Line 8 atau 15 stasiun Olympic Park.
      Dari sana kami pergi ke stasiun Dongzhimen dari Subway line 2 atau 13 untuk naik bus 916快 (ekspress) menuju The Great Wall of China, Mutianyu section. Harga busnya 12 yuan. Keluar dari platform di Dongzhimen, cari penunjuk arah ke Bus Transfer Hall dan cari bus 916快.
      Perjalanannya lumayan jauh, sekitar 2jam gitu. Sampai sana tiket masuknya RMB 45, tiket naik kereta gantung ke atas RMB 120, tiket shuttle bus ke kaki Great Wall RMB 15.
      Dan tembok besar China itu emang bener2 LUAR BIASA. Gak salah kalau masuk 7 Wonders of the World. 

      Dari jauh kelihatannya kecil dan rata, tapi begitu diatasnya ternyata lebar banget, saya rasa biar kereta kuda bias lewat diatasnya. Dan gak rata sama sekali tapi naik turun-nya sekitar 3 lantai dan ini belom naik menaranya.
      Di tiap beberapa meter bakalan ada menara benteng. Ternyata jarak antara 2 menara itu sepanjangan 2x jarak anak panah terbang. Jadi bila ada orang memanjat tembok persis diantara 2 menara, maka orang tersebut bias dipanah dari 2 sisi.
      Dan kalau berdiri diatas tembok tersebut emang bener bias melihat pemandangan sampai jauh kemana2.
      Kalau cuma ada 1 tempat di Beijing yg bias dikunjungi, saya rekomendasikan banget The Great Wall of China. Yg lain2nya gak terlalu penting setelah melihat tembok besar ini. Semua kesusahan dan kesialan2 beberapa hari lalu sebanding dengan pesona tembok China dan gak nyesel saya datang kesini.
       
      Hari 5 : Beijing
      Hari ini kami akan naik rickshaw untuk Hutong District Tour. Ini dimulai dari Hutong Tour meeting point di dekat stasiun Beihai North – subway line 6; melewati ‘daerah tua’ dan sampai ke stasiun Shichahai -Subeway line 8 dimana ada Bell and Drum Tower. Harganya sekitar RMB 80 per orang. Lumayan menarik juga bisa melihat rumah2 tua dan kesannya persis sama kaya di drama cina kuno gitu.
      Bell dan Drum Towers adalah alun2 pada jaman dahulu dan juga berfungsi sebagai penanda waktu. Jadi mereka akan berbunyi diawal dan diakhir hari. Naik keatasnya lumayan berat, tangga-nya curam dan tinggi. Satu menaranya RMB 20, kalau beli 2 sekaligus RMB 30.

      Dari sana kami pergi ke Summer Palace, di stasiun Beigongmen – subway Line 4. Kami makan mie di luar gerbangnya, rasa mie-nya khas gitu. Tarif masuknya RMB 30. Di dalam ada beberapa tempat yg bias dimasukin (seperti klenteng dll) tapi harus bayar lagi.
      Summer Palace itu taman yg dibangun disekitar danau. Banyak warga setempat yg pergi piknik disana. Kami pulangnya naik perahu untuk menyebrang balik ke pintu masuk, RMB 10.
      Malamnya kami akan terbang ke Xi’An.
       
      Disambung di p2 Xi'an dan Shanghai...
    • By Santi Fitrianingsih
      Belanja oleh oleh yuk di Auckland…..Nah ini penting …..
       
      Hai….just share mungkin bisa berguna…..hmm…. untuk oleh-oleh, di Auckland pusat kota, saya agak jarang temukan, (atau saya yang kurang eksplor yah, abis waktu mepet), ada 2 tempat yang saya temukan, dekat dengan hotel sky tower, di Victoria street ke arah pertokoan/menuju supermarket countdown Auckland Metro ada 1 toko souvenir, lalu ke arah pelabuhan tadi di dekat  Ferry Building (saya lupa di Queen street atau Albert street) ada 1 lagi nah yang ini agak besar. (harusanya di mall juga ada yah di pertokoan pinggir2nya, tapi saya ngga liat) 

      Jujur menurut saya untuk oleh2 seperti gantungan kunci, tas dll harga agak mahal karena di NZ semua barang begini import, made in china (kata yang jualnya), sedangkan yang murah adalah hasil bumi. Jadi selama di NZ nikmatilah makanan, daging, snack kacang kiloan macadamia, almond, sayur dan buah-buahan tentunya seperti apel, anggur, cherry, apricot dll apalagi kl musim, 3 dollar sekilo , dan daging. (walaupun masih lebih murah Thailand ya JJJ)
      Ada yang sering makan steak, nah new zealand meat kan ueeenaaaak tuh dan kalau di Indonesia  mahal, jadi saran saya sempatkan untuk memborong daging untuk dibawa ke Indonesia, karena murah, JJJ pergilah ke countdown supermarket, ngga usah ke pasar tradisionalnya, pilih daging, dari potongan steak, sosis, maupun daging slice yang buat roti (smoke ham), mau sapi, ayam,domba sapi maupun yang lain. Mintalah petugas disana untuk double wrap packingan dagingnya. Lalu belilah tas belanja countdown seharga 2-4 dollar, dalamnya ada aluminium foil, sesampai di hotel masukan ke freezer 1 malam, dan besoknya siap dibawa. Untuk kali ini saya beli 4 kilo daging masuk bagasi dan aman, lolos sampai Indo dengan mulus. Daging NZ yang saya beli sapi, segala bentuk, daging steak saya beli ngga sampai 15 dollar perkilonya tapi begitu dimasak berasa makan wagyu…..hahaha, enaaaaakk, teksturnya beda kali yeee (sapi luar negri J), smoke hamnya juga beda ga wangi asap n kenyal, enak banget, bisa langsung makan (nah kl mau irit makanan atau bingung makan pagi, bisa beli roti slice sama ham (buat makan pagi atau buat teman instant noodle)) , belum sosisnya, smoke ham n chicken…..semua di jamin aman. Pesta daging deh hihihihi….. Tips : untuk masak steak, bumbunya hanya garam dan merica, lalu tumis pake minyak zaitun, beri sedikit butter dan 1 tangkai rosemary, 4 menit setiap sisi daging dan steak medium rare pun di depan mata……berasa makan steak hotel….hahahah. lalu rasakan juicy dagingnya. Yuuuummm…
       
       
       
      Hmmm ada satu brand NZ namanya wild kiwi, saya sih suka, toko souvenir kaos buatannya rapih, ada pernak perniknya juga, boleh nih, buat koleksi pribadi or mu ngasih orang, agak mahal dikit, untuk di Auckland saya ngga ketemu, harusnya ada menurut google map, saya dapat hoodie wild kiwi waktu di Waitomo cave, ada juga di bandara (harganya sama).
      Alternatif blanja oleh-oleh, selain ke toko souvenir, dan borong daging, pergilah ke hypermart, kl di Auckland ada The Warehouse, nah biasanya mereka banyak promo, sesuai namanya di sini mau cari apa ajah ada, kalo beruntung bisa dapat barang dengan harga setengah harga di Indonesia, kemarin pas kesana mainan anak artikel tertentu lagi potongan harga 60%, only for 2 days, jadi saya hunting deh, 5 pieces anting seharga 3.5 dollar (cucok buat ngasih laaah), perlengkapan dapur lucu lucu mulai dari 2 dollar. Baju anak dewasa, kaos kaki, piyama lucu2,  stationery, coklatpun banyak promo….Nah ibu-ibu yang mau blanja monggo, jd ngga melulu harus ke toko souvenir buat oleh2, hehehehe. Tapi kalau  yang ini ngga ada tulisan New Zealand nya yah….JJ
      Oh iyah, sewaktu saya jalan sempat melihat penginapan untuk backpacker, ada Nomads Auckland Backpackers Hostel, Queen Street Backpakers, Surf n Snow Backpakers. Untuk referensinya saya ngga tau, bisa check di agoda atau booking.com. Untuk makanan kalau mau murah, biasanya ada beberapa kios di daerah pertokoan ato di supermarket kalau sudah siang ato sore makanan di diskon (sepertinya di semua negara juga sebagian besar ada diskon kalo sudah sore ato malem).
      hmmm, apa lagi yah, saya hanya sempat eksplor Auckland sedikit, semoga tulisaan ini bermanfaat.
      Next time ada berkat bisa kesana lagi, agak lama dan pengen keliling NZ pake campervan, doain yaaah, abis seru baca-baca yang pake campervan, no wonder mereka masak di campervan, abis murah daging dan sayuran, laper makan buah juga murah. J
      Terimakasih sudah membaca.
      Fell free to ask
      Mpit.