fallout

Undersea Restaurant di Maldives

5 posts in this topic

Di Maladewa ada restoran yang lokasinya di bawah air. Lokasinya ada di Conrad Maldives Rangali Island. Tempat ini di buka pada April 2005. Waktu itu ini restoran aquarium style yang pertama di dunia. Tempat ini di design di New Zealand, terus di bangun di SIngapura dan abis itu di kirim ke Maladewa. Ribet ya bikinya.

Restoran ini berada 6 meter di bawah Samudra India dan di kelilingi batu karang. Jadi pengunjung bisa melihat 180 derajat pemandangan bawah laut.

maldives4.jpg

Tetapi di restoran ini kapasitasnya hanya untuk 14 orang. Pasti harus reservasi dulu jauh-jauh hari. Restoran dengan kapasitas segitu pasti mahal...emang mahal sih. Makan lunch aja sekitar US$200. Tapi buat pengalaman sih boleh aja. Kapan2 lagi gitu kita bisa makan berdua sama pasangan kita dengan pemandangan bawah laut.

maldives7.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

lebih mahal mana mas teknologi tahan tekanan atau biaya transportasi nya sampe satu menu habis $200?? di indonesia memungkinkan ga yah dengan banyaknya gempa gini.

sayang fotonya di saya ga muncul, selain disana memang ada aquarium resto kaya gitu lagi ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya mas, fotonya gak muncul nihhh... keren ya kalo kita makan di dasar laut gitu... cuman emang mahal bgttt.. jadi sekitar 2 jutaan rupiah ya buat luch sekali disana hehehe

harus bawa uang saku yg cukup banyak deh hehehe

coba saya bantu buat fotonya yaaa

mlehici_conrad_maldives_restaurant_ithaa.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

oh kok ga muncul ya. di saya muncul kok. saya dah coba update picnya.

coba di preview dulu, kalau di preview muncul harusnya disini juga kelihatan.

keren yah bisa makan d tmpat seperti ini.

Jadi inget film ikan hiu, tau2nya lagi makan ada ikan hiu besar datang hahaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By evichandrawati
      Hallo saya Evi,
      Saya dan 1 teman saya mau ke Maldives 28 Maret - 1 April. Kita mau cari 1 orang lagi biar cost nya lebih hemat. Berikut itinerary nya
      28 Maret
      Jkt - Male (Kita pake AA, Landing 20:30)
      Transfer ke Maafushi island by Speedboat (jadwalnya jam 22:00, jd penerbangannya ga bs lewat dari ini)
      29 Maret
      Keliling pulau Maafushi, Bikini Beach, sunset.
      30 Maret
      Snorkeling, Sand Bank & Dolphin View
      31 Maret
      Resort day trip. Gak nginep di Resort, tapi tetep bisa poto ala-ala di resort.
      1 April
      Kembali ke kota Male (Ferry). Kalo bosen di kota Male dan dirasa belum gosong, kita bisa nyebrang ke public beach dan foto2 background nya laut + kota Male.
      Penerbangan balik ke Jakarta by AA (jam 9 maleman)
       
      Biaya share cost 4 Juta - 4.2 juta. Bisa cek di open trip nya Maldiveslowbudget(dot)com, cost nya 4.799K belum termasuk RESORT DAY TRIP. Total 6.5 juta - 7 juta. Kalau SC inj mau ditekan bisa, tapi konsekuensinya di waktu dan punggung .. Contohnya D1 tidur di airport.. Transfer ke Maafushi pake Ferry PP (2 jam dan hanya ada jam 10 & jam 3, speedboat 30 menit).
      Rinciannya:
      1. Penginapan 4 malem 1.400.000
      2. Transport (1x speed boat + 1x Ferry) 420.000
      3. Snorkeling package (Lunch, soft Drink, gear) 560,000 - 700,000 (kalo disana banyak barengan bs lebih murah)
      4. Resort day trip (Entrance fee, transfer pp, Lunch Buffet, Unlimited drink non / alcohol) 1.680.000
      Yang gak termasuk
      1. Tiket Pesawat. AA lagi promo penerbangan pagi. Kalo jadwal sama sekitar 3.7 juta
      2. Makan malem
      3. Lunch tgl 29 maret dan tgl 1 April
       
      Yang minat bisa kontak WA saya 081572179990
       

    • By vie asano
      Kalau menyebut kata “pantai berpasir putih”, “cottage dengan pemandangan laut lepas”, “cottage dengan pantai pribadi”, “laut biru jernih”, dan “destinasi bulan madu”, biasanya orang akan langsung terbayang pada suasana Maladewa.
      Ya, Maldives, atau versi Indonesia-nya disebut Maladewa, memang termasuk salah satu destinasi bulan madu populer di dunia. Pesonanya yang kuat sanggup membuat wisatawan dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia, datang berkunjung kesana. Padahal, secara geografis, Maladewa termasuk sulit dijangkau. Kalian harus beberapa kali naik kendaraan, apalagi jika tujuan kalian adalah resort-resort private yang hanya bisa dijangkau dengan menggunakan pesawat carter. Belum lagi biaya sewa cottage-nya, yang mungkin harga per-malam-nya bisa setara dengan gaji sebulan.
      Dengan kata lain, liburan ke Maladewa itu bisa menguras tabungan kalian hingga ke titik terendah.
      Tapi tunggu, jangan sedih dulu. Buat kalian yang bercita-cita mencicipi liburan ala Maladewa tapi budget-nya hanya cukup sampai Malangbong saja, jangan dulu sedih. Ternyata, di Indonesia pun bertabur spot-spot yang kerap dianggap sebagai “Maladewa-nya Indonesia”. Jika budget kalian belum mencukupi untuk main ke Maladewa, coba lirik beberapa spot keren berikut ini. Siapa tahu ada yang lokasinya lebih terjangkau dari daerah kalian, dan budget-nya lebih ramah kantong dibanding memaksakan diri untuk terbang ke Maladewa.
      *             *             *             *             *
      1. Mari Mulai Dengan Pulo Cinta, Primadona Wisata Baru di Gorontalo

      Pulo Cinta Eco Resort, via Pulo Cinta Eco Resort/facebook
      Deskripsi Umum
      Pernah mendengar nama Pulo Cinta? Atau setidaknya mungkin kalian pernah melihat gambar sebuah kompleks cottage di tengah laut, yang masing-masing cottage-nya dihubungkan dengan jalan setapak berbentuk hati.
      Yes, itulah Pulo Cinta.
      Pulo Cinta merupakan sebutan untuk sebuah kompleks eco resort yang berada di wilayah Gorontalo. Dalam waktu beberapa tahun terakhir, resort ini memang mencuri perhatian banyak traveller sekaligus honeymooners karena konsepnya yang unik. Pulo Cinta ini dirancang terletak di tengah laut, mengelilingi pulau pasir kecil berbentuk hati, dan memiliki jalan setapak dengan bentuk hati pula. Hmm, dengan penjelasan singkat itu saja kalian mungkin sudah bisa menebak kenapa pulau ini laris manis bagi honeymooners, kan?

      Pulo Cinta, via Pulo Cinta Eco Resort/facebook
      Daya Tarik Pulo Cinta
      Tentu saja daya tarik Pulo Cinta ini lebih dari sekedar bentuknya yang mengikuti bentuk hati saja. Secara konsep, Pulo Cinta ini juga menarik karena menawarkan konsep eco resort. Sebagai contoh, listrik di resort ini dihasilkan oleh solar panel. Resort Pulo Cinta ini juga memiliki unit-unit yang dirancang dengan konsep ala rumah tradisional, sehingga udaranya tetap terasa sejuk sekalipun tanpa penyejuk udara.
      Selain itu, Pulo Cinta juga menarik karena memiliki suasana ala Maladewa. Unit cottage di tengah lautan biru, ditambah dengan banyaknya aktifitas air yang bisa kalian lakukan disini – mulai dari diving, snorkeling, dan lain-lain – membuat Pulo Cinta ini kerap disebut sebagai Maladewa-nya Indonesia.

      Pulo Cinta, via Pulo Cinta Eco Resort/facebook
      Akomodasi
      Pulo Cinta ini memiliki 15 cottage dengan besaran luas yang berbeda-beda, mulai dari villa 1 kamar tidur, hingga villa 3 kamar tidur seluas 212 meter persegi. Harga sewa per-malam-nya bisa berbeda-beda. Namun rata-rata unit cottage di Pulo Cinta ini dapat disewa mulai dari 3 jutaan hingga 5 jutaan per-malam. Jauh lebih terjangkau dibanding pergi ke Maladewa kan?

      Pulo Cinta, via Pulo Cinta Eco Resort/facebook
      Cara Menuju ke Pulo Cinta
      Jika berangkat dari Jakarta, kalian bisa naik pesawat dengan tujuan Gorontalo. Setelah mendarat, kalian harus naik mobil selama kurang lebih 2 jam menuju Boalemo Regency, dilanjutkan dengan naik perahu selama 25 menit menuju Pulo Cinta.
      *             *             *             *             *
      2. Masih di Indonesia Timur, Ada Pantai Ora yang Siap Membius Para Pendamba Maladewa

      Resort di Pantai Ora, via inspirasimagz
      Deskripsi Singkat
      Pantai Ora termasuk salah satu destinasi wisata di Indonesia yang kerap disandingkan dengan Maladewa. Pantai yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, ini memang memiliki hal-hal yang mengingatkan orang akan Maladewa. Sebut saja pantainya yang berpasir putih, dengan suasana lautan tenang yang membentang di sekitarnya. Karenanya, nggak heran kalau pantai ini kerap dilirik oleh mereka yang ingin mencicipi suasana ala Maladewa versi Indonesia.

      Pantai Ora, via exoticorabeach
      Daya Tarik Pantai Ora
      Selain memiliki pantai berpasir putih dan lautan yang biru jernih, laut di sekitar Pantai Ora ini memiliki kekayaan alam bawah laut yang luar biasa. Terumbu karang dan biota lautnya menjadi sebuah sihir yang bisa memikat wisatawan untuk jauh-jauh datang ke Maluku dan mengunjungi Pantai Ora. Saking kayanya biota laut di Pantai Ora, kalian nggak perlu menyelam terlalu dalam untuk menikmatinya. Cukup menyelam 2-3 meter saja segala pesona laut Pantai Ora sudah bisa kalian kecap. Asyik kan?
      Tak hanya memiliki laut yang cantik, di Pantai Ora juga terdapat beberapa obyek wisata lain. Misalnya saja Taman Nasional Manusela. Selain itu kalian juga dapat melakukan aktifitas island hopping dengan mengunjungi beberapa pulau kecil di sekitar Pantai Ora. Jadi, nggak perlu takut mati gaya deh selama di Pantai Ora!

      Ora Beach Resort, via exoticorabeach
      Akomodasi di Pantai Ora
      Di Pantai Ora, ada sebuah resort yang menawarkan suasana ala Maladewa, yaitu Ora Beach Eco Resort. Resort ini memiliki cottage-cottage yang dirancang berdiri di atas laut. Harga sewanya dihitung per-orang, dan bisa berubah sewaktu-waktu. Karena jumlah cottage-nya sangat terbatas, ada baiknya kalian langsung menghubungi pihak Ora Beach Eco Resort jika ingin menginap disana.

      Ora Beach Eco Resort, via exoticorabeach
      Cara Menuju Pantai Ora
      Cara paling mudah menuju Pantai Ora adalah dengan lebih dulu mengakses Ambon. Setelahnya kalian dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Hulnara, Tuleho, dilanjutkan dengan naik kapal feri menuju pelabuhan Amahai di Pulau Seram. Dari Pelabuhan Amahai, kalian dapat menyewa kendaraan menuju Desa Saleman (kira-kira 2,5 jam) hingga tiba di pelabuhan, dan lanjut naik perahu bermesin kecil menuju Pantai Ora (perjalanan kurang lebih 15 menit).
      *             *             *             *             *
      3. Pulau Dodola, Morotai, Juga Menawarkan Sekeping Pesona Ala Maladewa Lho!

      Pulau Dodola, via pulaumorotaikab
      Deskripsi Singkat
      Kawasan Indonesia Timur, khususnya Maluku, memang menawarkan banyak pesona keindahan alam yang kerap disamakan dengan Maladewa. Selain Pantai Ora, daerah lainnya yang kerap disebut sebagai kembaran Maladewa adalah Pulau Dodola. Pulau ini memang memiliki pesona yang mengingatkan pada Maladewa, mulai dari pantainya yang putih bersih dan alam bawah lautnya yang indah. Namun ternyata ada hal lain yang membuat Pulau Dodola ini memiliki ciri khas tersendiri. Hmm, kira-kira apa ya?

      Pulau Dodola, via traveloista
      Daya Tarik Pulau Dodola
      Pulau Dodola ini sebetulnya terdiri dari dua pulau: Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Uniknya, kedua pulau ini baru akan tersambung saat laut sedang pasang surut. Pada momen itu, jalan pasir akan terbentuk, dan wisatawan dapat menyeberang tanpa harus berbasah ria. Unik kan?
      Selain itu, Pulau Dodola ini menawarkan pemandangan laut yang indah: hijau kebiru-biruan, dengan pantai berpasir putih. Alam bawah lautnya pun keren, dan disini terdapat setidaknya 13 spot favorit untuk melakukan diving. Bahkan karena di sekitar pulau terdapat beberapa bangkai kapal dan pesawat terbang yang telah tenggelam, kalian bisa menemukan banyak view unik jika menyelam di sekitar Dodola.
      Menariknya, sekalipun kerap disandingkan dengan Maladewa, ternyata Pulau Dodola ini adalah pulau tak berpenghuni lho. Jadi suasana di tempat ini lebih terasa alami karena tidak terlalu terjamah oleh tangan-tangan manusia.  

      Pulau Dodola, via ituberita
      Akomodasi
      Karena Pulau Dodola ini nggak berpenghuni, jangan mengharap ada cottage terapung di atas laut layaknya cottage di Maladewa, ya. Namun tenang, bukan berarti kalian harus camping kalau ingin mengunjungi pulau ini. Di sekitar Dodola ada beberapa cottage yang disewakan oleh pemerintah setempat. Untuk mendapatkan informasi tentang cottage tersebut, kalian dapat langsung menghubungi kantor pariwisata yang terletak di kota Daruba, Morotai.

      Pulau Dodola, via 4lightsnews.online
      Cara Menuju Pulau Dodola
      Salah satu cara termudah mencapai Pulau Dodola adalah dengan terlebih dulu pergi ke Ternate. Dari sana kalian bisa naik pesawat Cessna menuju Morotai (durasi perjalanan 45 menit), dilanjutkan dengan naik speedboat menuju Pulau Dodola.
      *             *             *             *             *
      4. Beralih ke Kalimantan Timur, Bersiaplah Terpesona Dengan Keindahan Pulau Maratua

      Pulau Maratua, via maratua
      Deskripsi Singkat
      Nama Pulau Derawan sudah sangat populer sebagai salah satu destinasi wisata bahari favorit di Kalimantan Timur. Banyak penyelam kelas dunia yang suka banget mendatangi Derawan untuk mengagumi pesona alam bawah lautnya. Namun, tahukah kalian kalau tak jauh dari Pulau Derawan terdapat sebuah pulau yang kerap disandingkan dengan nama Maladewa?
      Pulau Maratua, demikian nama pulau ‘kembaran Maladewa’ tersebut, memang jaraknya nggak terlalu jauh dari Pulau Derawan. Kalian hanya memerlukan waktu kira-kira 1 jam naik speed boat untuk mencapai pulau yang terletak di Laut Sulawesi tersebut. Memang, untuk mencapai Pulau Maratua membutuhkan upaya yang nggak mudah, karena pulau tersebut menjadi salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Namun, segala perjuangan mencapai Maratua akan langsung terbayar setelah kalian melihat langsung kepingan Maladewa disana.

      Maratua, via Maratua Island Resort/facebook
      Daya Tarik Pulau Maratua
      Daya tarik utama Maratua bisa jadi terletak pada lokasinya yang nggak begitu jauh dari Pulau Derawan. Mengingat Pulau Derawan sudah lebih dulu populer, faktor kedekatan dengan pulau tersebut jelas menjadi nilai tambah tersendiri bagi Maratua.
      Selain itu, Pulau Maratua juga memiliki pesona alam bawah laut yang nggak kalah dengan Pulau Derawan. Lautnya biru jernih, alam bawah lautnya sangat kaya, serta spot penyelaman yang sangat bervariasi, menjadi daya tarik lain yang ditawarkan oleh Maratua. Jangan lupakan juga pesona pantai berpasir putih, dan suasana yang tenang di sekitar pulau, yang siap menyihir para wisatawan yang sudah jenuh dengan hiruk pikuk perkotaan.

      Maratua, via maratua
      Akomodasi
      Penginapan yang paling terkenal di Maratua adalah Maratua Paradise Resort. Resort ini memiliki unit-unit cottage yang dirancang dengan bentuk yang mengingatkan pada unit cottage di Maladewa. Wisatawan dapat memilih unit cottage yang berdiri di atas laut, atau unit cottage yang dibangun di tepi pantai. Biasanya, unit yang berada di pantai memiliki harga sewa yang jauh lebih murah dibanding unit yang berada di atas air.
      Namun, jika kalian merasa harga sewa unit di resort tersebut akan mencekik kantong, kalian dapat melirik aneka homestay yang ditawarkan oleh penduduk setempat. Harganya biasanya jauh lebih murah (mulai dari kisaran 150 ribuan) dibanding menyewa unit resort. Hanya saja, ada harga ada rupa. Aneka homestay tersebut pastinya memiliki lokasi yang kurang strategis dibandingkan aneka resort lepas pantai. Jadi semuanya kembali pada kalian, apakah lebih berminat menyewa cottage atau tinggal di homestay.

      Pulau Maratua, via maratua
      Cara Menuju Pulau Maratua
      Untuk mencapai Pulau Maratua, kalian bisa lebih dulu terbang ke Kota Balikpapan. Dari Balikpapan, kalian dapat naik penerbangan menuju Berau. Selanjutnya, kalian dapat naik perahu menuju Maratua. Atau, jika kalian menginap di Maratua Paradise Resort, kalian dapat menghubungi pihak resort untuk minta dijemput di bandara.
      *             *             *             *             *
      5. Last But Not Least, Ujung Barat Indonesia Pun Memiliki Sepenggal Pesona Maladewa di Pantai Iboih

      Pantai Iboih, via chipago
      Deskripsi Singkat
      Beralih ke ujung barat Indonesia, ada Pantai Iboih yang pesonanya nggak kalah dengan Maladewa. Bahkan Pantai Iboih ini kerap dibanding-bandingkan dengan Maladewa, walau sebetulnya pantai ini memiliki sisi eksotis lain yang tidak dimiliki oleh Maladewa (lihat di bagian ‘Daya Tarik Pantai Iboih).
      Ngomong-ngomong, Pantai Iboih ini terletak di Pulau Weh, Sabang. Nama resminya adalah ‘Teupin Layeu’, dan pulau ini sudah lama populer di kalangan para backpackers penggemar pantai. Jadi jangan heran kalau saat kalian berwisata ke Pulau Iboih, kalian akan bertemu dengan banyak wisatawan mancanegara yang sudah menginap disana selama berminggu-minggu.

      Iboih, via iboihinn
      Daya Tarik Pantai Iboih
      Pantai Iboih dikenal memiliki alam bawah laut yang indah banget. Saking indahnya, kalian nggak perlu menyelam untuk tenggelam dalam pesona keindahan alam bawah lautnya, karena banyak yang bisa kalian lihat dari permukaannya saja. Tapi jika ingin lebih puas, kalian dapat melakukan berbagai aktifitas rekreasi seperti snorkeling maupun diving.
      Daya tarik lainnya, di sekitar Pantai Iboih terdapat hutan lindung yang menambah eksotisme pemandangan di sekitar Iboih; yang nggak akan kalian temukan di Maladewa. Perpaduan antara hutan lindung dan lautan yang biru jernih membuat suasana di Pantai Iboih ini bak surga dunia. Apalagi Pantai Iboih memiliki pantai berpasir keemasan. Jadi, jangan heran kalau banyak banget wisatawan dan backpacker yang betah berlama-lama di Iboih.
      Tambahan info lainnya, jika bosan dengan aktifitas bertema pantai dan laut, kalian juga dapat melakukan penjelajahan hutan. Aktifitas tersebut lumayan disukai wisatawan, terutama karena di hutan terdapat banyak spesies eksotis.
      Selain itu, di sekitar Pantai Iboih pun terdapat beberapa spot kuliner lezat. Kalian dapat mencicipi kuliner khas seperti Sate Gurita, maupun bertualang kuliner di berbagai tempat makan yang ada di sekitar Iboih. Kalian juga dapat mencicipi rujak buah Pulau Klah, mencicipi mie jalak, atau membeli salak khas Sabang. Jadi, nggak hanya mata saja yang akan puas menikmati pemandangan indah, tapi perut pun bisa dimanjakan dengan berbagai kuliner khas Iboih.

      Iboih, via asiamedan
      Akomodasi
      Pantai Iboih memang tidak memiliki akomodasi dengan konsep cottage ala Maladewa yang berdiri lepas pantai. Namun di sekitar dermaga dan tak jauh dari pantai, terdapat berbagai jenis akomodasi yang bisa kalian pilih, mulai dari wisma, hostel, hotel, hingga resort. Di sepanjang pantai pun terdapat beberapa bungalow yang dapat kalian sewa, jika menginginkan akomodasi yang jaraknya sangat dekat dengan pantai dan laut.
      Beragamnya jenis akomodasi di Pantai Iboih jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kalian dapat memilih aneka tipe penginapan yang sesuai dengan selera maupun budget wisata. Umumnya harga sewa kamar di sekitar Pantai Iboih ini dimulai dari kisaran 75 ribuan hingga 2,5 jutaan per-malam.

      Iboih, via pinterest
      Cara Menuju ke Pantai Iboih
      Jika berasal dari luar Aceh, maka pertama kalian harus pergi dulu ke Banda Aceh. Dari sana kalian dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ulue-Lue, dan kemudian lanjut naik feri atau speedboat ke Sabang. Selanjutnya, dari Pelabuhan Sabang, kalian dapat menuju ke Pulau Weh untuk mencapai Pantai Iboih.
      *             *             *             *             *
      Baca juga tulisan lainnya tentang Maladewa:
      Welcome to Meldaifs, Eh Maldives! 
      Backpacking ke Maldives? Why Not! 
      Mau Makan dan Tidur ‘Gratis’ di Maldives? Baca Infonya Disini. 
      *             *             *             *             *
      Note:
      Foto diambil dari berbagai sumber (lihat caption) dengan tanpa adanya proses editing tambahan selain resizing.
    • By citrariana
      Cantiknya Maladewa
      Republik Maladewa adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari kumpulan  suatu pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna di Samudra Hindia. Maladewa terletak di sebelah selatan-barat daya India, sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka. Berikut beberapa wisata di Maladewa
      1.       Naifaru

      Naifaru adalah sebuah pulau di Maladewa 142 km (88 mil) utara ibukota, Malé. Anda dapat melihat pantai dengan hamparan pasir putih yang indah. Yang bisa Anda lakukan di sana adalah snorkeling dan scuba diving menikmati indahnya terumbu karang.
      2.       Hulhule Island

      Ini adalah salah satu pulau yang paling dekat dengan pulau ibukota Maladewa. Sudah terdapat beberapa hotel mewah di kawasan ini. Beberapa hotel memberikan fasilitas olahraga golf, voli, tenis, dan badminton. Anda juga bisa bersantai sambil menikmati SPA khas Maladewa.
      3.       Maladewa

      Merupakan ibu kota Maladewa  yang terkenal di tempat ini adalah “hukuru miskiiy mosque”. Merupakan masjid tertua yang memiliki ornament menarik. Uniknya, masjid ini dibangun dari batu karang. Masjid ini telah dimasukkan ke dalam daftar budaya Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2008 sebagai contoh unik dari arsitektur budaya laut. Kota Maladewa memiliki pemandangan selayaknya kota maju lainnya yaitu dengan bertebarannya gedung pencakar langit.
      4.       Kota Addu

      Addu Kota adalah sebuah kota di Maladewa yang terdiri dari pulau-pulau berpenghuni dari atol selatan nusantara. Terdapat beberapa hotel yang siap untuk ditempati. Anda bisa bersepeda mengelilingi desa di Addu sambil mempelajari gaya hidup masyarakat sekitar.
      5.       Hanimaadhoo

      Tempat ini adalah suarganya pantai tropis di Maladewa. Hamparan pasir putih dengan hangatnya sinar matahari akan menyempurnakan liburan Anda di pulau tropis. Bagi Anda yang ingin mengarungi pantai, terdapat kapal kecil yang akan menemani Anda. Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di sana, Anda dapat penyewa penginapan di sekitar pantai.
      Tertarik ke Maladewa? Anda dapat naik pesawat menuju Maladewa. Pilih pesawat yang telah memiliki sistem check-in online seperti dari maskapai Tigerair yang akan memudahkan Anda dalam bepergian.
      Selamat berlibur!
    • By Tarmizi Arl
       
      Salah satu resort mewah Maldives via storify.com
      Hai Gengs Jalan-jalaner !
      ‘Udah pernah ke Maldvies? Atau Pengen banget kesana kayak gue?’
      Ya, Maldives atau Maladewa memang kerap menjadi list cita-cita destinasi wisata bagi banyak orang. Alam bahari yang kerap disebut surga dunia memang tidak bisa dipungkiri keindahannya. Ditambah lagi, pamornya yang tinggi dan ada rasa prestisius tersendiri bagi wisatawan yang kesana membuat Maladewa seolah menjadi magnet bagi banyak orang untuk dapat menabung dan mewujudkan ambisi ke sana.
      Menariknya lagi, sekarang sudah mulai bermunculan tiket pesawat berpromo-promo khusus ke Maladewa yang umumnya melalui/via Kuala Lumpur. Ibarat angin segar, hal ini membuat kunjungan ke Maladewa semakin dekat dimata.
      Tetapi, sebelum benar-benar mendapatkan tiket kesana, apalgi tiket promo yang seringkali mendadak, ada baiknya kamu sudah mengenal terlebih dahulu seputar negara kepulauan satu ini.
       
      1.Dimana Maldives Berada?
      Sebelum membahas ini itu lebih jauh, ada baiknya kita tahu terlebih dahulu dimana itu Maladewa. Biar lebih mudah, kita lihat saja lokasi Maldives dalam peta dunia berikut.
       
      Titik Lokasi Maldives dalam peta  via google map
      Terlihat dimana pulaunya? Begitu kecilnya kepulauan di Selatan Negara India yang berada di antara perairan Laut Arabian dan Samudera Hindia. Dalam peta diatas, bahkan pulau-pulaunya tidak terlihat ketika skala peta di perkecil. Begitulah Maldives, negara kepulauan yang sangat kecil bahkan kabarnya jika pemanasan global benar-benar dahsyat terjadi dan kutub mencair, Maldives menjadi negara yang terancam keberadaannya. Tak berlebihan nampaknya karena Maldives menjadi negara dengan permukaan terendah di dunia. Rata-rata ketinggian Maldives hanya 1,5 mdpl dengan puncak tertinggi hanya 2,3 mdpl.
      Agar lebih jelas, yuk kita lihat peta Maldives
       
      Peta Negara Maldives via leisuredm.com
       
      2. Mengenal Republik Maldives
      Maladewa merupakan negara merdeka berbentuk Republik. Negara ini merdeka di tanggal 25 Juli 1965 dimana sebelumnya Maladewa masih menjadi anggota koloni Inggris. Maladewa dipimpin oleh Presiden yang menempati istana bernama Muliaage.
       
      Muliaage, Istana Presiden Maldives via en.wikipedia.org
      Kepulauan di Maladewa terdiri atas sekumpulan atol atau pulau-pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna. Kondisi alam inilah yang juga membuat Maladewa spesial. Tercatat ada 1.192 pulau karang di Maladewa dan hanya sekitar 200 pulau yang dihuni.
      Nama Maldives atau Maladewa sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu mala yang berarti untaian dan dvipa yang berarti pulau. Ya, nama yang memang sangat cocok untuk Maldives yang memang berupa untaian pulau-pulau memanjang dari utara hingga selatan.
       
      3. Menyapa Penduduk Maldives
      Banyak yang belum tahu bahwa Maladewa bisa dikatakan sebagai negara Islam Modern. Lebih dari 99 persen penduduk ini beragama islam dari sekitar 350.000 jiwa. Muslim negara ini sendiri terbilang cukup taat dimana sebagian besar wanitanya mengenakan jilbab. Kebudayaan dan nilai-nilai Islam juga erat bagi mereka meskipun tak bisa dipungkiri pengaruh nenek moyang akan kepercayaan supranatural dan tradisi Budha beralkulturasi juga disini.
       
      Salah satu wanita Maldives via appletonaltrusa.com
      Penduduk Maladewa sendiri disebut sebagai orang Divehi. Mereka terbagi dalam tiga kelompok yaitu yang mendiami Ihavandippula/Haa Alif hingga Haddummathi (wilayah Utara), yang mendiami wilayah Selatan, serta penduduk Minicoy yang berada di wilayah teratas, dekat India.  Secara etnis, penduduk Maladewa dibagi menjadi 4 bagian yaitu Sinhalese, Dravida, Arab, serta Afrika. Ada juga suku Indian, tetapi jumlahnya sangat kecil.
      Bahasa resmi Negara beribukota di Male ini ialah Bahasa Divehi. Sepintas, jika mendengar orang sana berbicara, cukup mirip dengan bahasa India. Tapi untuk berkomunikasi bagi turis tak perlu khawatir, karena sebagian besar warga Maladewa paham berbahasa Inggris.
       
      4. Cara Ke Maldives
      Sampai sekarang, belum ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Maladewa. Penerbangan harus transit dahulu di Kuala Lumpur ataupun Singapura. Tarifnya juga beragam, biasanya tarif termahal yaitu saat high season yaitu di musim panas, antara bulan Desember hingga April. Perjalanan udara dari Singapura misalkan menuju Maldives ialah sekitar 4,5 jam dengan perbedaan waktu antara Maladewa dan Indonesia (WIB) ialah 2 - 3 jam lebih lama.
       
      Pulau, Bandara Ibrahim Nasir, via pinterest.com
      Bandara tujuan penerbangan di Maldives bernama Bandaranya Ibrahim Nasir di Pulau Hulhule. Uniknya, pulau ini isinya ya khusus bandara saja meskipun memang sudah ada jalan penghubung dengan pulau terdekatnya yaitu Pulau Hulhumale, sebuah pulau reklamasi. Jadi, sesampainya di Bandara, wisatawan harus langsung menaiki kapal atau langsung menyambung penerbangan domestik.
      Jika kamu sempat mengeksplore bandara ini, maka kamu juga akan melihat deretan pesawat kecil di perairan. Pesawat-pesawat domestik ke berbagai pulau ini akan lepas landas juga dari perairan. Pemandangan langka tentunya yang sangat menarik.
       
      5. Transportasi di Maldives
      Jika bandaranya saja hanya berada di satu pulau, sudah terbayang bahwa mobilitas di kawasan Maladewa ialah mengandalkan moda transportasi air. Begitupun ketika sampai di bandara dan ingin langsung ke pusat kota, maka kapal menjadi pilihannya. Di Bandara ini sendiri sudah langsung terhubung dengan terminal ferry. Kecuali jika kamu mau menuju Pulau Hulhumale, maka tersedia Bus seharga sekitar 15 MVR atau Rp 13.200.
      Kota terdekat dari pulau bandara ialah ibukota negaranya yaitu Kota Male. Dari bandara, kapal menuju Kota Male selalu tersedia dengan tarif sekitar 10 MVR atau sekitar Rp 8500 saja. Perjalanan kapal hanya sekitar 10 menit saja.
      Tapi perlu diketahui bahwa dua pulau ini bukanlah pulau wisata. Isinya layaknya sebuah kota yang dipenuhi bangunan bertingkat. Jadi jadikan Male atau Hulhumale sebagai lokasi singgah saja jika memang tujuanmu mencari keindahan Maladewa seperti yang sering dilihat di berbagai media.
       
      Seaplane, salah satu transportasi antar pulau, via stylehiclub.com
      Selebihnya untuk mengeksplore berbagai pulau di Maldives, transportasi laut baik kapal ataupun pesawat air (seaplane) adalah pilihannya. Ketahuilah sekali lagi bahwa pulau-pulau di Maldives sangatlah kecil. Ibukotanya saja di Kota Male, luasnya hanya 5,8 km persegi. Ya, mungkin menjadi ibukota negara terkecil yang pernah kamu tahu.
       
      Taksi di Kota Male via gezimanya.com
      Sedangkan untuk Transportasi di dalam kota, taksi adalah pilihan yang tersedia. Hanya Kota Male dan Hulhumale yang tersedia taksi. Jumlahnya cukup memadai dengan tarif yang wajar, apalagi perjalanan dipastikan tidak akan lama karena kembali lagi bahwa pulau sangat kecil.
      ‘Lantas bagaimana dengan pulau lain jika tidak ada taksi?’ Itu hal yang tak pelru dirisawkan karena memang pulau lain tidak memerlukannya. Berjalan kakipun tak akan membuat lelah karena begitu kecilnya.
      Selain itu hal unik yang perlu diketahui ialah bahwa taksi di Maldives bisa sharing cost. Maksudnya, meskipun sudah ada penumpang di taksi, tetapi penumpang lain masih bisa turut masuk. Tentu ini dengan kesepakatan antar kedua belah pihak, jadi kamu bisa menolak jika tidak ingin.
       
      6. Perlukah Visa? Dan Apa Mata uangnya?
      Berbahagialah karena sekarang perjalanan wisata bagi turis Indonesia ke Maladewa tidak memerlukan Visa. Bebas visa ini untuk kunjungan dibawah 30 hari, angka yang lebih dari cukup tentunya untuk berwisata.
       
      Rufiyaa, mata uang Maldives via mamiefunky.blogspot.co.id
      Sedangkan mata uang, Maldives menggunakan mata uang Rufiyaa (MVR). Ya, Rufiyaa, sedikit mirip penyebutannya dengan mata uang kita. MVR 1 setara dengan sekitar Rp 850 – 900. Kurs ini terbilang cukup stabil dari tahun ke tahunnya. Di Maladewa sendiri, kamu tidak hanya bisa bertransaksi dengan Rufiyaa, tapi juga bisa menggunakan Dollar Amerika. Kurs 1 USD ialah sekitar 15 MVR. Tapi, menggunakan mata uang lokal bisa lebih menguntungkan karena biaya menggunakan uang lokal akan lebih hemat dibanding dollar. Untuk kamu yang mau menukarkan uang bisa langsung menukarnya di Bandara. Selain itu, perlu diketahui bahwa ATM hanya tersedia di sekitaran Bandara atau Pulau Hulhule, jadi siapkan uang langsung dari sana.
       
      7. Tentukan Tujuan Sejak Awal
      Seperti yang sudah di sebutkan berulang di poin sebelumnya, bahwa  pulau-pulau Maldives ialah pulau-pulau kecil yang tersebar ribuan. Untuk pergi ke antar pulau juga harus menggunakan kapal atau pesawat. Itupun jarak antar pulau sangat beragam dan dapat dipastikan akan memakan banyak waktu.
       
      Salah satu pulau resort di Maldives via virginholidays.co.uk
      Jadi, sebelum sampai di Maladewa, kamu harus sudah menentukan di pulau mana tujuanmu setidaknya untuk menginap. Tentukan dan sesuaikan juga dengan budget yang kamu punya agar tidak terbuang mubazir. Namun semua kembali kepada diri masing-masing, selagi kalian memang berencana berpindah-pindah lokasi, hal itu tentu mungkin saja. Terpenting, kamu sudah tahu dulu kondisi Maldives agar tidak kaget.
       
      8. Jumat adalah Hari Libur, Tidak Ada Kapal Umum yang Menyebrang
       
      Kapal Penyebrangan di Maldives via arenabeachmaldives.com
      Hal ini harus kalian ketahui. Sebagai negara bependuduk dan kuat akan nilai-nilai Islam, Maldives memberlakukan hari libur setiap pekannya yaitu di Hari Jumat. Makna libur ini bukan hanya untuk kantor tetapi termasuk untuk jasa penyebrangan umum. Kecuali untuk kamu yang menyewa satu kapal, hal ini masih mungkin dilakukan.
       
      9. Dilarang Pakai Bikini Sembarangan
       
      Papan Pemberitahuan Larangan Berbikini via expatoftheworld.com
      Kembali diingatkan bahwa Maldives sangat kental dengan peraturan Islamnya. Meskipun sudah begitu dikenal sebagai negara tujuan wisata pantai, tetapi peraturan tetap peraturan. Kalian yang perempuan tidak boleh memakai bikini di tempat publik, termasuk pantai publik.
      Meskipun dilarang di tempat umum, tetapi tetap disediakan lokasi-lokasi bebas. Biasanya jika di pantai umum, diberikan pembatas antara area dilarang berbikini dan yang boleh berbikini. Selain itu untuk pantai privat seperti resort, berbikini diperbolehkan.
      Selain soal bikini, alkohol juga dilarang dijual ataupun dibawa ke pulau-pulau lokal di Maldives. Meminum dan termasuk membawanya dari luar adalah tindakan illegal. Jadi jangan coba-coba, ya.
       
      10. Bagaimana dengan Biaya Hidup?
      Maladewa terbilang cukup tinggi untuk biaya hidupnya. Urusan makan contohnya, dalam sekali makan kamu mungkin harus menyisihkan uang sekitar Rp 100 ribu untuk menu standar. Sedangkan untuk penginapan mungkin masih bisa ditekan karena sudah mulai banyak penginapan murah di angka Rp 500 ribuan permalam. Tapi tentu ini adalah penginapan di tengah kota, sedangkan jika kamu mau di tepi pantai, sudah tentu akan lebih mahal.
      Khusus kamu yang Backpacker atau mencari biaya terendah, setidaknya ada 3 pulau yang dianggap paling cocok yaitu Maafushi, Gulhi, dan Guraidhoo. Ketiganya cukup populer bagi mereka yang ingin mengghemat tetapi dengan panorama yang tak kalah menakjubkannya. Lokasinya di sisi Selatan Kota Male dengan biaya kapal yang juga sangat murah yaitu sekitar MVR 22 atau hanya Rp 19.000.
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Bandung terkenal sebagai salah satu destinasi wisata yang menjadi incaran para kawula muda. Ya, jika kamu adalah salah satu penikmat destinasi wisata di Bandung, tentu saja terkadang tempat nongkrong-nya lah yang menjadi perhatianmu.
      Menelusuri Bandung belum lengkap rasanya jika belum merasakan serunya Bandung di waktu siang dan malam. Merasa lapar padahal sudah larut malam? Kamu tidak perlu khawatir karena ternyata Bandung menawarkan berbagai rekomendasi tempat kuliner yang beroperasi selama sampai pagi.
      Pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam rekomendasi kafe di Bandung yang buka sampai pagi. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
       
      1. Bober Café

      Bober Café via Foody
       
      Untuk mengawali rekomendasi mengenai kafe di Bandung yang beroperasi selama sampai pagi, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Bober Café ini. Bober café terletak di Jalan R. E. Martadinata no. 123 Bandung.
      Bober café adalah sebuah kafe dengan spesialisasi sisha smoking, kue kering dan juga kopi. Kafe ini berdiri pada tahun 2004. Pada awalnya merupakan tempat kumpul-kumpul anak muda Bandung. Namun, pada tahun 2008, pemilik kafe menambahkan fasilitas free wifi di kafe yang satu ini.
      Di kafe ini, kamu juga dapat melihat pertunjukkan live music yang ditampilkan oleh musisi-musisi lokal Bandung. Live music di kafe ini hanya disajikan tiga kali selama seminggu, yaitu hari Rabu, Jumat dan Sabtu.
      Salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh kafe ini adalah kafe ini dibuka sampai pagi. Hal ini membuat para pengunjung dapat menyambangi kafe ini kapanpun mereka mau.
      Salah satu menu yang dapat kamu nikmati ketika menyambangi kafe ini adalah Tirtilla Chips. Tirtilla Chips adalah spaghetti yang ditambah dengan irisan dagings api, cabe rawit, dan paprika.
      Selain itu, kamu juga dapat mencoba menikmati Chicken Cordon Bleu. Chicken Cordon Blue yang disajikan yaitu berupa ayam fillet yang  diisi smoked beef dan keju dengan disiram saus salsa. 
      Menu makanan lainnya yang dapat kamu nikmati di café ini yaitu Spaghetti Marinara, Nasgor Bober, Garden Salad, French fries, lumpia, steak, sup, dan sebagainya. Range biaya makanan dan minuman yang dapat kamu nikmati di sini adalah sekitar 5.000 hingga 40.000-an.
       
      2. Madtari

      Madtari via Ejiebelula
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu rekomendasi tempat makan di Bandung yang beroperasi selama sampai pagi. Tempat makan ini adalah Madtari yang terletak di Jl. Ranggagading, Taman Sari, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.
      Bagi kamu yang tidak ingin makan terlalu berat, kamu tentu dapat langsung mencoba menyambangi Madtari ini. Selain itu, Madtari juga beroperasi selama sampai pagi sehingga kamu dapat datang ke sini kapanpun kamu mau.
      Kafe ini sepintas terlihat seperti kafe kaki lima. Selain itu, menu yang ditawarkan di kafe ini juga merupakan menu siap saji yang cocok untuk ngopi di sore-sore.
      Beberapa rekomendasi menu yang dapat kamu cicipi di sini adalah roti bakar, pisang panggang, aneka indomie, aneka sandwich, dan makanan ringan lainnya. Sementara itu, minuman yang tersedia di sini adalah es the manis, minuman kopi, wedang jahe, jahe susu, aneka jus dan masih banyak lainnya.
      Namun, yang paling khas dari kafe ini adalah porsi kejunya yang melimpah. Ya, di kafe ini menyediakan keju yang sangat banyak pada porsi makanan yang diberikan.
      Salah satu menu andalan Madtari adalah mie instan telor keju dan kornet yang sangat nikmat. Untuk masalah biaya, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan sesuai untuk kantongmu. Jadi, kamu tidak perlu khawatir akan merasa kelaparan di waktu larut malam selama berada di Bandung.
       
      3. Warung Nasi Bu Imas

      Warung Nasi Bu Imas via Sebandung
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu rekomendasi tempat kuliner di Bandung yang dapat kamu sambangi. Tempat ini adalah Warung Nasi Bu Imas yang terletak di Jalan Balonggede no. 67 Bandung.
      Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi nikmatnya masakan Sunda, maka kamu tentu dapat mencoba untuk menyambangi tempat kuliner yang satu ini.
      Menjadi lebih mantap lagi karena Warung Nasi Bu Imas ini buka selama sampai pagi. Hal ini terutama cocok ketika kamu tiba di Bandung pada waktu larut malam dan butuh untuk mengisi perutmu. Ya, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Warung Nasi Bu Imas ini.
      Suasana yang ditawarkan oleh Warung Nasi Bu Imas ini sangat merakyat dan sederhana. Ketika memasuki tempat ini, kamu akan langsung dipersilakan untuk duduk di kursi panjang yang telah disediakan dengan daftar menu yang siap kamu pesan.
      Menu andalan dari restoran ini adalah ayam goreng dengan sambal dadakan yang pedas dan maknyus, serta karedok leunca. Nah, ada juga beberapa rekomendasi menu lainnya seperti gepuk, udang goreng tepung, empal, usus, dan paru.
      Harga yang ditawarkannya cukup murah dan terjangkau yakni ayam goreng atau bakar hanya dibanderol Rp 8.000, udang goreng tepung Rp 4.500, pepes jamur Rp 2.500 dan paru goreng Rp 6.000. Kurang lebih adalah sekitar sekian.
      Primadona sebenarnya dari Warung Nasi Bu Imas adalah sambalnya. Ada dua jenis sambal yang ditawarkan di sini yaitu sambal leunca dan sambal dadakan. Hati-hatilah ketika mencicipi sambal leunca sebab sambal ini tergolong sangat pedas.
      Nah, untuk melengkapi referensimu mengenai rekomendasi kafe dan juga tempat makan di Bandung yang beroperasi selama sampai pagi, khususnya jika kamu ingin mencicipi makanan khas Sunda, kamu dapat mencoba menyambangi Warung Nasi Bu Imas yang satu ini.
       
      4. Warkop Gembul

      Warkop Gembul via Cerita Perut
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu referensi tempat kuliner di Bandung yang dapat kamu sambangi. Tempat kuliner ini menawarkan konsep sampai pagi sehingga dapat kamu sambangi pada pukul berapapun. Cocok untuk kamu yang ingin makan di waktu yang sudah larut malam.
      Tempat ini adalah Warkop Gembul yang terletak di Jalan Gegerkalong Hilir, Setiabudi, Bandung. Untuk mahasiswa maupun anak muda yang sedang menyambangi atau juga warga lokal Bandung, Warkop Gembul ini dapat dijadikan sebagai salah satu tempat kuliner alternative yang menyenangkan.
      Beberapa menu yang tersedia di Warkop Gembul ini adalah mie instan, susu, kopi dan lain-lain. Nah, jika kamu memesan menu dengan keju, kamu akan melihat timbunan keju di porsi makananmu. Ya, hal ini tentu menyenangkan sekali, bukan?
      Gurihnya keju membalut empuknya roti bakar berisi pisang manis diiringi rasa khas susu kental manis.
      Kamu tidak perlu khawatir masalah harga karena Warung Gembul menyediakan porsi makanan maupun minuman dengan harga yang terjangkau. Sehingga tentu saja akan cocok dengan kantongmu.
      Pelayannya cukup ramah dan sigap sehingga membuatmu tidak perlu menunggu terlalu lama ketika menyambangi tempat ini. Rata-rata hidangan akan diantarkan selama 10 menit setelah kamu memesan.
       
      5. Bakso Ceker Braga

      Bakso Ceker Braga via Travelawan
       
      Masih ingin melengkapi referensi tempat kuliner sampai pagi yang dapat kamu sambangi selama berada di Bandung? Nah, kamu dapat mencoba untuk menyambangi bakso ceker Braga yang satu ini.
      Bakso ceker Braga ini terletak di Jalan Suniaraja No.23, Sumur Bandung, Bandung. Tidak sulit untuk mencari tempat ini. Bangunan tempat kuliner baso ini berwarna hijau muda dengan kombinasi warna merah.
      Gedung bakso ceker Braga ini bersatu dengan Gedung I am Beer. Dulunya gedung yang berada di sebelah Warung Baso Ceker Braga itu pernah menjadi bioskop bernama Braga Sky.
      Di sini tersedia mie kocok yang dilengkapi dengan bakso dan kikil. Mie kocok semakin lengkap karena ditambahi juga dengan tauge. Kuah mi di sini bening berbeda dengan mi kocok lainnya yang biasanya terlihat keruh. Harga mi kocok di sini berada di kisaran sekitar Rp. 23.000-26.000.
      Selain mie kocok, di sini juga tersedia mi bakso yamin, bihun, tulang rusuk, ceker, babat, atau bakso komplit. Nah, kamu juga dapat mencoba untuk menikmati kesegaran jus yang ditawarkan oleh Bakso Ceker Braga ini.
      Bagi kamu yang suka begadang dan ingin mencicipi bakso. Maka kamu dapat mencoba untuk menikmati Baso Ceker Braga yang satu ini.
       
      6. Perkedel Bondon

      Perkedel Bondon via Dunia Icip
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu rekomendasi restoran sampai pagi yang dapat kamu sambangi di Bandung. Restoran ini adalah restoran Perkedel Bondon yang terletak di Babakan Stasiun Hall No. 43, Jl. Kebon Jati, Bandung.
      Bandung memang adalah salah satu kota yang tidak akan pernah kehilangan jajanannya yang nikmat. Salah satunya adalah perkedel ini. Perkedel ini dibuka di malam hari sehingga kamu dapat mencoba untuk mencicipinya.
      Tetapi, kamu harus waspada karena biasanya terjadi antrian untuk mendapatkan perkedel ini. Nah, jika kamu menginap di sekitar stasiun kereta api dapat mencoba untuk mencicipi perkedel ini.
      Biasanya sajian perkedel yang tersedia di sini akan dilengkapi dengan nasi dan juga lauk pauk sesuai dengan keinginanmu. Banyak orang mengatakan belum afdhol rasanya jika belum mencicipi perkedel ini langsung di tempatnya sehingga usahakanlah agar menikmatinya langsung di tempat ini.
      Gerai ini sendiri terlihat begitu sederhana. Berbentuk ruko biasa mirip toko kelontong di pinggir jalan. Namun, kamu bisa saja terkejut ketika mengetahui omzet penjualan yang mencapai jutaan setiap bulannya.
      Apakah kamu penasaran dan ingin segera mencicipi perkedel ini? Untuk itu, sisihkanlah waktu untuk menjajal langsung perkedel ini di Bandung.
       
      7. Punclut

      Punclut via Tempat Wisata Bandung
       
      Masih ingin mencari referensi? Nah, selanjutnya kamu dapat mencoba untuk menyambangi Punclut. Punclut menawarkan sensasi pemandangan Bandung dari atas bukit di malam hari yang indah. Bayangkan kamu dapat menikmati pemandangan yang indah sambil memanjakan lidah dengan mencicipi berbagai kulinernya yang nikmat.
      Tempat makan di Punclut ini biasanya menawarkan sensasi lesehan sambil menikmati berbagai makanan khas Sunda. Menu wajib yang biasanya tersedia adalah nasi timbel dan juga nasi goreng Bandung.
      Nah, ada salah satu menu rekomendasi di Punclut yang dapat kamu coba nikmati. Ya, rekomendasi kuliner tersebut adalah nasi merah. Nasi Merah di sini dihidangkan dalam boboko dari anyaman bambu dengan dilengkapi banyak “Rencang sangu” alias menu makanan pendamping nasi.
      Berbagai aneka pendamping nasi yang dapat kamu nikmati adalah aneka gorengan tahu bandung, tempe, ayam, udang, cumi, ikan hingga belut goreng. Sajian tersebut akan disajikan bersama dengan sambal terasi, lalapan petai merah dan jengkol goreng.
      Kamu juga dapat menikmati secangkir kopi hangat di sini. Selain itu, kamu juga bisa menikmati bandrek dan bajigur. Jangan lupa juga untuk membeli ketan bakar dan jagung bakar untuk dinikmati bersama minumanmu.
      Kawasan ini merupakan kawasan rakyat sehingga harganya pun cukup sesuai dengan kantong. Ya, kamu dapat menikmati makanan dengan harga yang cukup terjangkau. Menyenangkan sekali, bukan?
      Pastikan kamu dapat merasakan sensasi menikmati kuliner khas Sunda yang nikmat sambil menikmati pemandangan perbukitan Punclut yang indah.
       
      8. Kampung Daun

      Kampung Daun via Kuliner Panduan Wisata
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata di Bandung yang tentu saja dapat kamu sambangi untuk mencicipi kulinernya. Destinasi wisata ini adalah Kampung Daun yang terletak di Villa Triniti, Jalan Sersan Bajuri KM. 4,7, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
      Di tempat ini kamu dapat menikmati hidangan dengan tenang, nyaman dan asri. Ya, tempat ini memang sangat cocok bagi kamu yang bukan hanya ingin menikmati kuliner tapi juga ingin menikmati pemandangan yang ditawarkan.
      Begitu memasuki tempat ini di malam hari, kamu dapat melihat obor yang menggunakan bambu di kanan kiri jalan sehingga suasana hangat, rasa dan ciri khas pedesaan mulai terasa disini. 
      Memasuki resto Kampung Daun kita akan melihat berbagai bangunan saung dengan atap rumbia dalam berbagai ukuran sebagai tempat makan pengunjung, mulai ukuran kecil, sedang hingga besar, besarnya ukuran saung ini ternyata memang di buat untuk menyesuaikan dengan jumlah pengunjung yang datang. 
      Ketika mengunjungi tempat ini, para pengunjung akan ditanya mengenai berapa jumlah rombongan yang kamu ajak. Selanjutnya, pelayan akan langsung mengajakmu untuk menuju tempat terbaik sesuai dengan jumlah rombonganmu.
      Jika pengunjung sedang membludak, salah satu konsekuensinya adalah kamu terpaksa mengantri. Kamu dapat mencoba untuk duduk lesehan dengan santai di sini.
      Suasana juga akan semakin nyaman dengan hadirnya suara gemericik air dari aliran sungai kecil yang terdapat di dalam area Kampung Daun.
      Beberapa jenis kuliner yang dapat kamu nikmati ketika kamu menyambangi tempat ini adalah nasi liwet parahyangan, gurame goreng sambel terasi, gurame bakar sambel kecap, nasi pepes daun kemangi, nasi tutug oncom, sop gurame, nasi goreng kampung daun.
      Nah, tetapi bagi kamu yang menyukai western food, restoran ini juga menyajikan beberapa rekomendasi western food yang dapat kamu coba. Beberapa rekomendasi kuliner tersebut adalah blackpepper beef, chicken steak dan beef ribs.
      Sementara itu, rekomendasi minuman yang dapat kamu coba adalah bandrek, bajigur dan es goyobod. Kamu juga dapat menikmati jus dan kopi ketika menyambangi tempat ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai rekomendasi kafe dan tempat kuliner yang buka sampai pagi dan dapat kamu sambangi. Bagaimana? Rupanya Bandung menawarkan berbagai kuliner yang dapat kamu sambangi bukan?
      Semoga artikel ini dapat menginspirasimu dalam memberikan referensi mengenai berbagai jenis wisata kuliner yang dapat kamu nikmati selama berada di Bandung.
      Selamat berwisata kuliner!