1. Jalan2

    Jalan2

  2. deffa

    deffa

  • Similar Content

    • By Kaywina Suraja
      Hi.
      Salam kenal untuk teman-teman di Jalan2.com. Ini post pertama saya di Jalan2.com dan mohon feedbacknya terkait dengan post-an agar saya dapat menceritakan pengalaman traveling saya kepada teman-teman semua dengan lebih baik. Boleh dilihat juga blog saya meskipun baru 1 post di http://vakaytion-essential.blogspot.com/.
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------
      Belitung?? Yes. 
      Bulan Mei 2017, saya pergi ke Pulau Belitung for weekend getaway. Meskipun saya pergi ke Belitung sudah cukup lama di tahun 2017, saya akan tetap share tentang keindahan pulau ini. 
      Saya sudah cukup lama (dari tahun 2013) ingin pergi ke Belitung, tetapi baru tahun 2017 saya berkesempatan untuk pergi dan explore Belitung.
      So, I checked one of my travel bucket lists.
      Mengapa Belitung menjadi salah satu my travel bucket list? Banyak orang yang mengatakan bahwa di Belitung hanya berisi pantai dan tidak ada mall seperti di Jakarta. Yes! Itu benar sekali di Belitung hanya ada pantai saja dan let me tell you that having a vacation in Belitung is totally worth it! Apalagi kita sebagai orang yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta dan kota - kota besar lainnya di Indonesia.
      First time landing in Belitung Island, pemandangannya sangat berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hamparan gunung dan pohon - pohon menyambut saya pertama kali saat landing di Bandara H.A.S Hannadjoeddin. Udaranya pun masih sejuk, tidak ada polusi, dan langitnya juga masih berwarna biru cerah serta dikelilingi oleh awan putih. Bener - bener scenery yang tidak akan didapatkan di Jakarta. 
      Sebagai orang yang baru pertama kali ke Pulau Belitung, Belitung Island is so beautiful.
      Selama 3 hari di Belitung, saya stunned dengan keindahan alamnya. 
      Pantai - pantai di Belitung yang masih bersih dengan pemandangan laut yang biru dan dihiasi dengan langit biru dan awan putih. Keindahan bawah laut di sekitar Pulau Lengkuas masih benar-benar terjaga dan sangat indah untuk dilihat. This makes Belitung Island become one of top diving spots in Indonesia. Batu - batu tinggi dan besar yang berada di Pantai Laskar Pelangi membuat pantai tersebut menjadi sangat indah. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika menikmati sunset di pantai ini dengan pemandangan laut lepas dan berada di atas batu yang besar. You will never get this moment in Jakarta. 
      How do I get there?
      Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara H.A.S Hannadjoeddin, Tanjung Pandan. Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Pandan memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap hari ada penerbangan yang menuju ke Tanjung Pandan dari pagi hari sampai sore hari dengan maskapai dosmetik. Sebaiknya mengambil penerbangan pagi hari untuk ke Belitung dan sore hari untuk balik ke tempat asal. 
      Selama di Belitung, lebih baik menyewa mobil atau mengambil local tour di sana karena sedikitnya transportasi umum. Tempat wisata di Belitung juga berjauhan sehingga membutuhkan mobil untuk pergi ke sana.
      Where do I stay?
      Selama 2 malam di Belitung, saya menginap di 2 hotel yang berbeda. Hari pertama, saya keliling daerah Belitung Timur dan menginap di Guest Hotel Belitung Timur. Hari kedua, saya pindah ke daerah Belitung Barat. Di Belitung Barat, saya menginap di Puncak Hotel.
      Dari sisi harga, hotel yang sangat inapkan di Belitung murah dan affordable. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan, hotel ini OK untuk diinapi. 
      How much does it cost?
      Berlibur di Belitung menghabiskan uang sekitar Rp 2.500.000,- dan sudah termasuk tiket pesawat, hotel, dan makan (sarapan, lunch, dan dinner), tetapi tergantung dengan tanggal keberangkatan.
      I suggest you to take the local tour if you want to go there.
       
      Additional
      3 hari adalah waktu yang cukup untuk berlibur dan menghabiskan waktu di Belitung. Kalian sudah banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat - tempat yang bagus di Belitung.
      Berikut adalah itinerary selama di Belitung 3 hari 2 malam.
      Day 1 
      - Kota Gantung Belitung Timur 
      - Replika Sekolah Laskar Pelangi 
      - Museum Kata Andrea Hirata 
      - Kampoeng & Rumah Ahok 
      - Klenteng Dewi Kwan Im 
      - Pantai Burung Mandi
      Day 2 
      - Pantai Tanjung Kelayang 
      - Island hopping (Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas (snorkeling spot), Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar (lihat bintang laut))
      - Pantai Laskar Pelangi/Tanjung Tinggi
      Day 3 
      - Bukit Berahu 
      - Danau Kaolin

      Replika Sekolah Laskar Pelangi
      Tempat yang pertama dikunjungi di Belitung adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Lokasi replika sekolah ini berada di Belitung Timur yang berarti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari airport menuju tempat ini. Sekolah ini memang bukan tempat syuting dari film Laskar Pelangi, tapi bolehlah untuk dikunjungi apalagi sudah jauh-jauh pergi ke Belitung.

      Museum Kata Andrea Hirata
      Next, tempat yang tidak jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Dari Sekolah Replika Laskar Pelangi hanya berjarak beberapa kilometer saja. If you are a big fan of Laskar Pelangi & Andrea Hirata, you should go to this museum. Karena saya bukan penggemar dari film Laskar Pelangi dan Andrea Hirata, saya tidak masuk ke dalam so I can't give the review for this. Dilihat dari depannya saja, tempat ini OK untuk dikunjungi.

      Burung Mandi Beach
      Pantai Burung Mandi terletak di Belitung Timur dan suasana di pantai ini benar-benar sepi. Untuk menambah foto dan mempercantik feed instagram, kalian dapat sepuasnya berfoto-foto di tempat ini. Pantai ini juga cocok bagi kalian yang menyukai ketenangan karena pantai ini benar-benar sepi.

      Tanjung Kelayang Beach (heading to islands)
      Untuk hopping island, starting pointnya adalah Pantai Tanjung Kelayang. Dari pantai ini, saya memulai perjalanan untuk melihat keindahan pulau - pulau kecil di Belitung. For your information, perahu yang digunakan untuk hopping island adalah seperti yang ada pada foto di atas dan harga sewa perahu bervariatif. Pantai ini juga menyediakan jasa penyewaaan alat - alat snorkeling bagi kalian yang ingin snorkeling. Sebaiknya island hopping dilakukan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

      *view from boat* Lengkuas Island
       
      Salah satu pulau yang terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas yang identik dengan mercusuar. Saat pergi ke Pulau ini, mercusuarnya tidak dapat dikunjungi sehingga tidak bisa melihat pemandangan dari atas. Di pulau ini, kalian bisa foto - foto di depan mercusuar atau di batu - batu sebelum kalian bersnokeling di sekitar Pulau Lengkuas.

      *view from Lengkuas Island*

      Lengkuas Island

      Add caption

      Laskar Pelangi Beach / Tanjung Tinggi Beach
      Yups! Di sini tempatnya untuk kalian berfoto-foto di batu tinggi seperti di film Laskar Pelangi. Pasti banyak yang penasaran di mana dapat foto dengan batu tinggi di Belitung, jawabannya adalah di pantai Laskar Pelangi. Pantai ini adalah tempat syuting film Laskar Pelangi. Banyak hal yang bisa kalian lakukan di sini seperti menikmati sunset di atas batu tinggi, foto-foto di antara batu tinggi, bermain canoe, atau berenang di laut karena lautnya sangat tenang.
      Menikmati sunset di atas batu tinggi dengan laut yang tenang dan langit yang indah adalah momen yang unforgettable dan ga bisa didapatkan di Jakarta. You should go here and enjoy the sunset.

      *enjoying the scenery before sunset*

      *enjoying sunset at Laskar Pelangi Beach*

      Kaolin Lake
      Last but not least, destinasi terakhir yang gua kunjungi di Belitung adalah Danau Kaolin. Danau ini terbentuk akibat dari penambangan timah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas pesawat saat mau mendarat di Belitung.
      Kalau kalian ingin pergi liburan singkat dengan budget yang low, you can choose Belitung as your destination. It's totally worth it to get lost in Belitung Island. 
      Note: Photos were taken with Iphone 5s and edited with VSCO cam. 
      Please kindly subscribe my blog: http://vakaytion-essential.blogspot.com/ and follow my instagram: kaywinas for the updates.
       
    • By Putra Buana Wira
      Pernah ngelirik satu iklan di Google tentang Airy Rooms, mengklaim bahwa mereka punya banyak promo. Tertarik sih, tapi aku ngga pernah percaya dengan promo-promo online yang too good to be true. Trik marketing kan sama aja. Mereka akan menaikkan harga sebelum akhirnya dipotong dengan “diskon”. Sama juga dengan e-commerce online; belum tentu harga yang diberikan adalah benar-benar harga “promo”.
       
      Suatu hari, aku pernah lagi butuh banget tiket pesawat untuk urusan kerjaan, kira-kira bulan Januari lalu. Sempat panik cari tiket pesawat karena harus ada di venue keesokan harinya dan sudah sore. Karena kantorku pakai sistem reimburse, aku juga harus mikir harga tiketnya karena saat itu adalah tanggal tua. Panik karena tiket pesawat di beberapa platform terkenal sudah hampir habis dan menyisakan tiket yang harganya berjuta-juta. Duh!
       
      Akhirnya melirik ke Airy. Bisa dibilang Airy ini adalah pendatang baru dalam hal per-tiket-an, kan? Sebelumnya, Airy lebih dikenal sebagai penyedia kamar hotel yang murahnya ngga masuk akal, menurutku. Hahahahaha. Jadi ngga pernah pesan di sana, takut zonk.
       
      Anyway, balik ke tiket pesawat. Akhirnya aku melirik ke Airy dan melihat daftar tiket pesawatnya dengan hopeless. Hasilnya? Yaa, bener. Akhirnya benar-benar kecewa.
       
      Kecewa kok ngga dari awal aku melihat list tiket dari Airy! Kan jadinya ngga perlu panik! Harga tiket yang sama, penerbangan yang sama, bisa lebih murah di Airy! Kebetulan lagi, mereka punya promo yang iseng aku coba dan ternyata BERHASIL! Asli, aku girang banget! Logikanya, kalau harga mereka udah lebih rendah dari yang lain, pun dikasih promo jadi lebih murah, berarti mereka diskonnya ngga tipu-tipu! Wah. Salut banget sama Airy!
      Setelah booking dan bayar, tiket pesawatnya agak delay. Kira-kira setengah jam. Lumayan deg-degan tuh. Tapi positive thinking aja, mungkin sistemnya yang lagi heavy load. Setelah setengah jam, e-ticket masuk ke email, langsung ploooong! Kerjaan aman, kantong pun aman. Hehehehe.
      Langsung aja nih penampakannya :

      Sembari tadi menunggu e-ticket, aku sempat browsing-browsing kamar Airy. Kepo juga setelah disodori tiket pesawat murah. Kok banyak review yang bilang kamarnya bagus, memuaskan, dan lain-lain. Sepertinya lumayan nih untuk dicobain. Gimana-gimana, produk utamanya Airy Rooms kan kamar hotelnya ini. Bahkan ada beberapa hotel yang ada kolam renangnya! Bayangin, kamar hotel harga dua ratus ribuan, dapat fasilitas kolam renang! Wagelaseh!
       
      Buat yang lain, ngga usah mengulangi kepanikan yang aku alami kemarin, ya! Rugi waktu dan energi. Mending langsung cek harga di Airy. Udah jaminan paling murah dan banyak promo. Tapi aku tetep kecewa sih, kenapa baru ada sekarang-sekarang ini? Harusnya Airy ada dari dulu doong hiks.. Kan jadi bisa hemat dari dulu. Tapi yasudahlah, yang lalu biarlah berlalu, yang penting adalah melihat ke depan, semoga ke depannya harga Airy masih murah terus dan banyak promonya.
    • By Friesca Maryto
      Halo komunitas jalan2,
      perkenalkan saya Friesca Maryto domisili DKI Jakarta, sudah sering kepo ke sini dari 2016. tapi baru kali ini sign up sebagai anggota, karena kebutuhan.
      saat ini saya sedang menempuh pendidikan pascasarjana Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia, dan sedang membutuhkan banyak responden untuk Tugas Akhir saya yang berjudul "Analisis Kualitas Website B2C: Studi Kasus Hotel Bintang 5". Jika teman2 di komunitas jalan2 pernah melakukan pemesanan kamar langsung melalui website hotel bintang 5 di Jakarta, atau mempunyai kenalan yang pernah, mohon berkenan mengisi kuesioner pada link berikut
      http://bit.ly/websiteB2C
      Ada hadiah pulsa total IDR 500,000,- untuk 10 orang yang beruntung. Pemenang akan diumumkan pada minggu ke 2 Juli. Jika ada hal yang ingin teman-teman tanyakan, jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email friesca.maryto@ui.ac.id. Terimakasih sebelumnya
       
      Cheers,
       
      Friesca
       
    • By Satrio Primadani
      TOUR LOMBOK PACKAGE 3D/2N ALL IN
      KUOTA 5-6 Person (Innova)
      KUOTA 10-15 Person (Long Elf)

      Harga : 1.300.000/orang

      Whatsapp : 081252550811

      Harga termasuk :
      1. Full transport
      2. Penginapan homestay 2 malam
      3. 1x Kuliner Khas Lombok (Sate Rembige)
      4. Public Boat To Gili Trawangan
      5. Tiket masuk sesuai destinasi
      6. Boat & peralatan snokeling
      7. Guide lokal merangkap driver
      8. Snack & air mineral

      Harga tidak termasuk :
      1. Konsumsi Selama Tour
      2. Tiket Pesawat
      3. Keperluan Pribadi

      Jadwal Tour :
      Day 1 :
      - Penjemputan Bandara
      - Selong Belanak Beach
      - Mawun Beach
      - Kuta Beach
      - Tanjung Aan Beach
      - Kampung Sasak Sade
      - Menikmati Makanan Khas Lombok
      - Chek In Hotel

      Day 2 :
      - Explore Villa Hantu
      - Explore Bukit Malimbu
      - Explore Malaka
      - Gili Trawangan By Speedboat
      - Sunset Malaka Hill

      Day 3 :
      - Explore Kampung Tenun Sukerara
      - Visit Lombok
      - City Tour
      - Pusat Oleh2 Khas Lombok
      - Drop Bandara

      Note : Untuk kedatangan diusahakan pagi


    • By vie asano
      Bagi traveler, menginap di hotel menjadi salah satu hal yang hampir selalu dilakukan saat traveling; walau kadang ada juga non-traveler yang rutin menginap di hotel karena alasan tertentu, salah satunya karena menyukai suasana hotel. Saya pribadi termasuk salah satu yang doyan banget menginap di hotel. Bukan karena faktor makanannya maupun fasilitas ekstra di hotel tersebut (seperti tempat fitness maupun spa), melainkan karena faktor suasananya, dan juga interior kamarnya. Dan satu lagi yang saya suka, adalah mengamati macam-macam karakter tamu yang menginap di hotel.
       
      Ya, bicara tentang hotel memang nggak lepas dari ngobrolin tentang tamu-tamu hotel. Terlepas dari apakah mereka termasuk tipe family (alias yang hanya bepergian bersama keluarga di akhir pekan), pebisnis (menginap hanya untuk keperluan bisnis), turis, maupun lansia; yang menarik untuk diamati adalah macam-macam karakter tamu hotel. Sebagai tempat bertemunya orang-orang yang memiliki kepribadian beragam, kadang ada saja karakter tamu hotel yang unik dan nyeleneh, sehingga menarik untuk diamati.
       
      Saya mengumpulkan beberapa karakter tamu yang lazim kita lihat setiap menginap di hotel. Sebagian saya dapat dari pengamatan pribadi, sebagian lainnya dengan mengamati tulisan dari mereka yang bekerja di industri hotel, serta hasil ngobrol-ngobrol dengan saudara yang pernah bekerja di hotel. Dari bermacam karakteristik tamu hotel berikut ini, manakah yang paling cocok dengan kalian?
       
      1. Tipe Ordinary
      Mungkin kebanyakan tamu hotel menganggap diri mereka biasa-biasa saja. Datang untuk check-in, istirahat di hotel maupun menikmati fasilitas didalamnya, dan check-out pada waktunya. Normalnya sih tamu hotel memang seperti itu, namun lihat dulu tipe-tipe tamu lainnya di bawah ini sebelum menganggap diri kalian adalah tamu biasa ya.
       
      *             *             *
       
      2. Tipe Selebriti
       

      Ilustrasi staff hotel sedang mencatat pesanan dari tamu, via gumtree 
       
      Maksud tipe selebritis disini maksudnya bukan selebriti sungguhan, namun para tamu yang terlalu ingin dilayani layaknya selebriti. Sebagian orang mungkin lebih suka menjuluki tamu jenis ini sebagai tamu manja. Tamu dengan tipe selebriti ini sangat suka diperhatikan, dan mereka maunya serba dilayani sebaik mungkin. Mereka suka dinomorsatukan, kadang nggak mentolelir kesalahan yang dibuat oleh pihak hotel maupun staff hotel, dan selalu menekankan jika “tamu adalah rajaâ€. Nggak sedikit staff hotel yang akan kesal dengan tipe tamu seperti ini.
       
      *             *             *
       
      3. Tipe Turis Sejati
       

      Spa di hotel, via hotels.1001tur 
       
      Tamu seperti ini datang ke hotel dengan tujuan untuk beristirahat. Mereka memilih hotel bukan karena faktor lokasi semata, melainkan karena fasilitas dan suasana yang ditawarkan oleh hotel tersebut. Karenanya, mereka suka menggunakan fasilitas hotel seperti spa dan fitness maupun berenang dan bersantai di tepi kolam renang; dan nggak sungkan membelanjakan uangnya untuk memesan makanan di hotel maupun mengikuti program tour yang diselenggarakan oleh hotel. Tamu jenis ini biasanya cenderung royal terhadap uang tip sehingga disukai oleh staff hotel.
       
      *             *             *
       
      4. Tipe Tukang Komplain
       

      Ilustrasi seorang tamu hotel yang sedang komplain, via bikashmohanty 
       
      Dari seluruh jenis tamu yang ada di daftar ini, mungkin tamu jenis ini yang paling membuat staff hotel mengelus dada. Segala macam dikeluhkan olehnya, mulai dari air kamar mandi yang lama panasnya, sampah yang telat dibersihkan, room service yang lambat merespon, dan banyak lagi komplain-an lainnya. Sebetulnya, tamu tukang komplain ini penyebabnya bermacam-macam. Ada yang memang sifat aslinya hobi mengeluh, namun ada juga yang berusaha mencari keuntungan dengan melakukan komplain ini-itu, seperti mengincar kompensasi dari hotel tersebut.
       
      *             *             *
       
      5. Tipe Kabayan
       

      Ilustrasi tamu yang bahagia, via hotelserena 
       
      Maksud dari tipe kabayan (diambil dari nama tokoh dalam cerita Sunda, Kabayan, yang dulu kerap diperankan oleh Didi Petet) disini adalah tamu yang kelihatan banget jarang menginap di hotel. Mereka selalu terpukau setiap kali masuk ke dalam hotel, selalu terlihat malu-malu, dan menganggap hotel (terutama hotel berbintang) merupakan dunia lain yang berbeda dengan dunia mereka sehari-hari. Biasanya, tamu jenis ini sangat ramah terhadap staff hotel maupun tamu lainnya, sehingga cukup menyenangkan untuk dijadikan tetangga kamar.
       
      *             *             *
       
      6. Tipe Kolektor
      Kalau tamu jenis ini murni berdasarkan pengamatan dan, uhuk, pengalaman pribadi. Mereka suka mengumpulkan barang-barang dari hotel, mulai dari barang-barang kecil seperti sampo, sabun, maupun toiletries; hingga barang-barang yang agak besar seperti sandal hotel, perlengkapan menulis, dan lain-lain. Asalkan barang tersebut ada logo hotelnya, maka barang tersebut bisa di embat untuk di koleksi. Adakah yang termasuk tipe ini?
       
      *             *             *
       
      7. Tipe Ogah Rugi
      Check-in jauh sebelum waktunya sehingga bisa masuk kamar tepat waktu, dan selalu check-out sesaat menjelang batas waktu yang ditentukan. Tujuannya supaya nggak rugi waktu selama menginap di hotel. Semua fasilitas gratisan selalu dimanfaatkan dengan maksimal, mulai dari sarapan gratis (semua menu dicoba, mulai dari semua jenis appetizer hingga dessert), toiletries, kolam renang; pokoknya tamu jenis ini selalu memaksimalkan waktu kunjungannya saat berada di hotel deh.
       
      *             *             *
       
      8. Tipe gratisan
      Nah, tamu jenis ini biasanya sering menginap di hotel, maupun mengetahui seluk beluk dunia perhotelan. Jadi mereka mengerti celah-celah untuk meminta diskon, dan malah terkadang minta gratisan.
       
      *             *             *
       
      10. Tipe Pebisnis
       

      Ilustrasi seorang pebisnis di kamar hotel, via themalaymailonline 
       
      Tamu tipe ini hanya menginap di hotel untuk keperluan bisnis. Jadi, mereka hanya menggunakan hotel sebagai tempat istirahat sementara dan jarang menggunakan fasilitas dalam hotel karena sibuk diluar. Kalaupun ada fasilitas yang sering digunakan, adalah area lounge untuk bertemu dengan tamu, serta fasilitas internet di hotel. Jika bicara, gaya bicaranya formal dan berwibawa.
       
      *             *             *
       
      11. Tipe Annoying
       

      Tetangga kamar yang hobi membuat keributan jelas menyebalkan, via motherswhowork 
       
      Nggak semua dinding hotel itu kedap suara, karena faktanya, banyak juga hotel yang memiliki dinding tipis dan berbahan non-bata. Sayangnya, nggak semua tamu hotel bisa bersikap tenang. Ada juga yang kerap menyetel TV keras-keras, ngobrol dengan keras, bahkan bertengkar tanpa malu-malu sehingga bisa didengar oleh tetangga sebelahnya maupun berpesta. Saya pernah bertetangga dengan tipe seperti ini (hobi ngobrol dengan suara keras), sehingga kami harus mengeraskan suara TV di kamar supaya suara obrolan di sebelah nggak kedengaran lagi.
       
      *             *             *
       
      12. Tipe Kombinasi
       
      Faktanya, bisa saja seorang tamu hotel memiliki kombinasi dari karakteristik yang sudah disebutkan di atas. Misalnya saja, jika menginap di hotel, saya termasuk tipe turis sejati (datang ke hotel untuk istirahat dan santai) dengan kombinasi tipe ogah rugi (check-in dan check-out tepat waktu supaya maksimal istirahat di hotelnya, haha). Dulu sih sempat jadi kolektor, untungnya sekarang sudah insyaf, hehe.  
       
      Nah, kira-kira teman-teman termasuk tipe yang mana? Jika kombinasi, kombinasi apa saja nih? Share dong! Feel free kalau mau menambahkan tipe tamu hotel lainnya yang belum ada dalam daftar ini.
       
    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu, teman saya, seorang WNI yang menikah dengan pria Jepang, menceritakan kebingungannya mencari oleh-oleh khas Indonesia setiap kali akan berkunjung ke keluarga suaminya di Jepang. Adik saya yang menikah dengan pria Belanda pun kerap kebingungan mencari oleh-oleh untuk mertua tercinta. Dan saya rasa, teman maupun adik saya itu bukanlah satu-satunya yang kerap merasa bingung setiap kali mencari oleh-oleh khas Indonesia untuk dibawa ke luar negeri. Biasanya, yang bingung-bingung itu karena mereka terlalu memikirkan hal-hal berikut ini:
      1.Dari sekian banyak produk khas daerah di Indonesia ini, oleh-oleh apa sih yang paling merepresentasikan Indonesia?
      2.Oleh-oleh apa yang tahan dibawa untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki kemasan yang oke namun tetap terkesan Indonesia banget?
      3.Oleh-oleh apa ya yang kira-kira disukai oleh orang diluar Indonesia, apalagi diluar wilayah Asia tenggara? Soalnya kan selera mereka mungkin saja beda dengan selera orang Indonesia atau orang Asia
      Berikut saya ingin berbagi beberapa jenis oleh-oleh khas Indonesia yang cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau kerabat atau mungkin calon relasi bisnis yang ada di luar negeri, khususnya yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia. Oleh-oleh dibawah ini berdasarkan pengalaman saya beberapa kali memberikan oleh-oleh (minimal memberikan ide) untuk mereka yang berada jauh diluar Indonesia. Saya sengaja nggak menyebut produk khas per-daerah supaya teman-teman bebas mengembangkan imajinasi dan mengeksplorasi produk khas daerah masing-masing dari ide-ide berikut ini. Untuk alternatif oleh-oleh lainnya, bisa mampir ke thread yang sudah lebih dulu ada: Oleh-oleh apa yang khas Indonesia? 
       
      1. Kopi
      Saya cinta kopi walau sebatas pecinta kopi sachetan saja. Dan bicara tentang kopi, Indonesia memiliki beberapa jenis kopi yang khas yang mungkin saja sulit ditemukan diluar negeri. Berhubung akhir-akhir ini banyak produsen kopi yang mengemas kopi Indonesia dengan kemasan yang cantik, saya rasa kopi layak banget untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.
      Tips: coba cari produk kopi khas daerah masing-masing, jadi jangan terpaku dengan merk kopi yang banyak ditemukan di supermarket. Contohnya saja Kopi  Oey Jalan Braga, termasuk oleh-oleh kopi khas dari Bandung. Saya pernah juga memberikan oleh-oleh kopi Bali untuk oleh-oleh dan rata-rata kopi Indonesia selalu diterima dengan senang hati.
       
      2. Rokok kretek
      Walau saya anti rokok, namun saya mengakui jika rokok kretek termasuk salah satu produk khas Indonesia. Rokok kretek bisa jadi oleh-oleh khas Indonesia karena biasanya (sepanjang yang saya tahu) rokok di luar negeri (wilayah survei: Jepang dan Belanda) rata-rata tipenya mild. Biasanya mereka yang perokok berat akan suka diberikan oleh-oleh rokok kretek dari Indonesia.
       

      Foto 02:
      Salah satu merk rokok kretek Indonesia yang populer secara internasional [foto: wikimedia/creative commons]
       
      3. Sambal
      Sambal mungkin termasuk salah satu produk khas di wilayah Asia. Dan Indonesia termasuk negara yang juga mencintai sambal. Jadi kenapa nggak memberikan oleh-oleh sambal sebagai produk khas Indonesia? Tentunya pilih yang kemasannya oke dan tahan untuk dimasukkan dalam bagasi pesawat.
      Tips: jika ingin memberikan oleh-oleh sambal untuk mereka yang kurang terbiasa dengan rasa pedas, sebaiknya pilih sambal yang rasanya ringan dan tidak terlalu pedas.

      Foto 03:
      Contoh sambal dalam kemasan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      4. Makanan ringan
      Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari merupakan oleh-oleh khas Bandung yang populer. Tapi kedua jenis makanan tersebut agak sulit untuk dibawa keluar negeri (khawatir hancur jika dimasukkan dalam bagasi) sehingga kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia. Begitu juga dengan cemilan khas Indonesia lainnya seperti kembang goyang dan batagor. Wah, bisa-bisa hancur atau basi saat dibawa untuk perjalanan jarak jauh.
      Nah, jika memang ingin membawa oleh-oleh makanan, coba deh pertimbangkan untuk membeli oleh-oleh makanan kering dan punya kemasan menarik. Misalnya saja, aneka keripik singkong pedas, keripik pisang, atau mungkin dodol garut. Atau bisa juga membeli kerupuk mentah untuk digoreng sendiri.

      Foto 04:
      Keripik pisang dalam kemasan yang cukup menarik [foto: CamilanCamilun/wikimedia]
       
      5. Bumbu khas Indonesia
      Percaya atau tidak, teman saya yang warga Jepang suka banget kalau diberi oleh-oleh bumbu pecel lho! Itu menandakan jika bumbu khas Indonesia pun bisa dan layak dijadikan oleh-oleh yang mewakili Indonesia.
       
      6. Batik dan kain khas Indonesia
      Batik merupakan kain khas Indonesia. Jadi kenapa tidak memberikan batik sebagai oleh-oleh? Jangan hanya terpaku pada kain batik meteran saja. Kalian bisa lho memberikan batik sarimbit sebagai oleh-oleh, maupun batik yang sudah diolah menjadi produk lain seperti tas dan sepatu. Intinya, cari yang praktis namun menarik. Dan kain khas Indonesia tak hanya batik. Ada ulos, songket, dan banyak lagi. Bahkan dress pantai khas Bali pun menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho!

      Foto 05:
      Batik dalam bentuk produk fashion jadi juga cukup menarik dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      7. Teh
      Selain kopi, Indonesia juga memiliki banyak teh lokal yang memiliki rasa yang khas. Coba deh jangan melirik merk-merk teh yang mainstream dan banyak ditemukan di supermarket. Carilah produk-produk teh khas daerah kalian dan jadikan itu oleh-oleh yang mewakili Indonesia.

      Foto 06:
      Contoh teh khas Indonesia [foto: Midori/wikimedia]
       
      8. Produk spa dan kecantikan
      Spa termasuk salah satu perawatan kecantikan khas Indonesia yang banyak disukai oleh warga negara asing. Berhubung saat ini sudah banyak produk spa dan kecantikan lainnya yang dikemas cantik dan bisa digunakan untuk perawatan di rumah, coba deh memberikan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh. Saya pribadi beberapa kali memberikan set produk body lotion/body scrub/body butter dengan wangi khas Indonesia sebagai oleh-oleh dan ternyata produk-produk spa tersebut cukup disukai lho.
       
      9. Produk seni khas daerah
      Rasanya, masing-masing daerah di Indonesia memiliki produk seni yang khas, yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Sebut saja wayang golek, wayang kulit, angklung, dan lain-lain. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh yang relatif aman untuk siapa saja karena tidak untuk dikonsumsi, alias untuk pajangan saja.
       
      10. CD musik
      Saya rasa nggak banyak yang terpikir untuk memberikan CD musik penyanyi Indonesia sebagai oleh-oleh. Saya sendiri berani mengusulkan ini berdasarkan pengalaman memberikan CD musik untuk oleh-oleh adiknya adik ipar (WN Belanda). Ceritanya, saya sedang bingung akan memberikan oleh-oleh apa. Karena saya dapat informasi jika dia pecinta musik metal, saya pun iseng-iseng memberikan CD Power Metal dan Jamrud. Dan kalian tahu endingnya bagaimana? Sekarang dia jadi fans berat Jamrud! Yay, saya dapat teman Jamers baru!
      Daftar di atas saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman ada yang mau berbagi pengalaman aneka oleh-oleh khas Indonesia, ditunggu sharing-nya. Sebagai penutup, saya ingin berbagi tips bagi yang ingin mencari produk khas Indonesia sebagai oleh-oleh:
      1. Percaya dirilah dengan produk-produk khas Indonesia. Jangan terlalu memikirkan ini layak nggak untuk jadi oleh-oleh maupun produk ini kira-kira sesuai standar barat nggak ya, karena pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuat kita nggak pede dengan produk dalam negeri. Kalau kita sendiri nggak pede, gimana kita bisa meyakinkan orang lain kalau produk khas Indonesia itu bagus?
      2. Berpikir sederhana. Jangan karena semangat ingin memberikan oleh-oleh yang "wah" akhirnya malah membuat kita melupakan esensi dari oleh-oleh, salah satunya untuk menyambung silahturahim dan juga memperkenalkan produk khas Indonesia. Berpikirlah sederhana dan kreatiflah, karena bisa jadi produk-produk yang kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari ternyata menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Contohnya saja sandal jepit khas Indonesia, yang konon akhirnya jadi booming gara-gara dipakai oleh bintang Korea. Keren kan?
       
      Selamat berburu oleh-oleh khas Indonesia!
       
    • By Gerald Audi Pramudya
      Halo guys balik lagi sama gue Gerald

      di ketikan gue kali ini, gue mau bagi" + sharing soal gimana cara backpackeran ke Lombok dan biaya yang dikeluarkan disana

      oke langsung aja gue mulai dari pertama kali gue berangkat dari Surabaya. Gue udah pesen tiket jauh" hari sebelum hari keberangkatan, itu salah satu cara biar dapet tiket pesawat murah gengs. kalian para backpacker pasti udah tau banget soal hal booking membooking kan hahahaha, so kita lanjut aja langsung perinciannya, gue disana 4 hari 3 malam dari tanggal 18 November - 21 November


      Jum'at 18 November 2016

      Hari pertama gue Berangkat dari airport Juanda Surabaya, gue memutuskan untuk ambil flight agak siang yang harganya murah hahahaha (Lion Air) Tujuan Surabaya - Lombok Praya International dengan biaya yang cukup memuaskan cuma 320rb hehehe. Jam 09.45 gue udah mulai terbang ke Lombok

       

      akhirnya setelah 1 jam terbang, gue sampe juga di bandara International Lombok pukul 11.45 karena WITA so nambah 1 jam hehehehe
       


       

      karena trip kali ini gue cuma pengen habisin waktu di gili trawangan guys, makanya gue langsung ke pangkalan Bis Damri yang ada di pintu keluar bandara lombok. Rute yang dipake ada 2 guys bisa lewat pantai Sengigi atau lewat Gunung Sari.

      kalo kalian rombongan orang banyak dan males repot kalian bisa charter mobil dari bandara yang mengantar langsung ke Pelabuhan Bangsal (Pelabuhan Bangsal itu salah satu dari sekian banyak pelabuhan tempat menyebrang ke Gili Trawangan). Biaya untuk sewa Mobil kisaran 400rb/mobil jadi agak murah kalo kalian rombongan orang banyak.

      lanjut kalo solo backpacker kaya gue mah nyari yang murah" aja hahahaha.

      Jadi lanjut cerita gue naik bis damri dengan tujuan Bandara Selaparang (Bandara Selaparang sekarang udah ga dipake lagi guys, di ganti sama Lombok Praya International). Biaya bis damri dari bandara ke bandara selaparang itu 35 ribu. kalian bingung kenapa gue ke bandara selaparang kenapa ? karena kalo turun di bandara selaparang itu lebih deket ke gili trawangan via Gunung Sari. Jadi gue naik Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal via Gunung Sari.
      di daerah gunung sari ini adem guys, ibarat kaya Puncak gitu jadi adem hawanya + disana masih banyak monyet yang berkeliaran di pinggir jalan. jadi kalo lewat sana kalo mau bisa berhenti dan foto" para monyet nya dulu hahahaha.
       
       

      maaf ya guys agak blur karena taksinya sambil jalan hehehehe.

      Perjalanan dari bandara ke bandara Selaparang memakan waktu kurang lebih 30 menit, dan dari Selaparang ke Pelabuhan Bangsal kurang lebih 25 menitan
      untuk biaya taksi, saya naik Blue Bird estimasinya 100rb, kemarin saya pas 98rb sekian gitu hehehe

      setelah sampai di daerah pelabuhan bangsal, taksi tidak boleh masuk ke area pelabuhan, ada kendaraan Cidomo ( Cidomo itu kaya delmannya orang Lombok guys) jaraknya cuma 250 meter dari pool taksi ke Pelabuhannya. kalo naik cidomo bayar 25ribu kalo males bayar kalian jalan aja deket kok hehehe

      Setelah sampai di Pelabuhan Bangsal kalian langsung masuk ke arah kiri ke arah loket. Biaya untuk penyebrangan Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan adalah 15 ribu rupiah saja, murah banget kan ?

      Kapal di pelabuhan bangsal akan berangkat ketika penumpang sudah penuh, untuk kapal penuh membutuhkan paling tidak 40 penumpang, (untuk memenuhi kapal paling tidak membutuhkan waktu 20-30 menit

      sekarang What to do in Gili Trawangan,
      maaf banget TS saking girangnya sampe lupa foto didepan tulisan Gili Trawangan, nyebelin banget hahahaha

      Setelah sampai ada 2 pilihan alat transportasi di Gili Trawangan.
      1. Cidomo yang siap mengantar kalian keliling pulau
      2. Sepeda yang bisa disewa harian (biaya sepeda 50-80rb perhari)
      3. Jalan kaki (TS pilih jalan biar sehat biar kaya bule" hahahahaha)

      oh iya guys inget ini penting banget, jadi di gili trawangan dibiasain untuk booking hotel terlebih dahulu sebelum kesana, karena kadang Low Season di gili trawangan pun sering banget hotelnya penuh, so hati" jangan sampe tidur di pinggir pantai dibawah bintang sambil denger suara gemercik air (tsaaaaaaahhhh wkwkwkkwk)

      Jadi setelah sampai Gili Trawangan gue langsung menuju Hotel yang udah gue booking jauh" hari. Nama Hotelnya Mosaic Gili Bungalow. gue booking dengan low fare yang kualitas kamarnya lumayan, kalo dikasih * itu *3 lah kamarnya padahal harga permalam yang gue dapet itu 175rb/malam dan gue nginep 3 malam, not bad right ?

      ini penampakan Hotelnya
       

      dalem kamarnya lupa gue foto soalnya kecapekan langsung tidur hahahahaha
      setelah sampai kenalan dengan orang hotel karena hotel ini lumayan kecil jadi penjaganya gabanyak, cuma 3 hehehehe
      tapi pelayanan tetep sip kok!! hahahaha

      Setelah sebentar istirahat gue langsung mempersiapkan diri untuk melihat sunset, eh iya jadi gue sampe di gili trawangan itu 13.45 WITA. setelah istirahat gue langsung persiapan ke tempat yang terkenal sampe seluruh dunia yaitu Villa Ombak Sunset yang letaknya di sebelah Barat Daya pulau gili trawangan.

      karena gue jalan gue menghemat biaya sepeda biar bisa dipake makan hahahahaha
      ini penampakan yang gue lakuin di perjalanan. gue lewat jalan tengah jadi motong jalan gitu dan masih nemu perkampungan warga
       
       
       
       


      wala setelah jalan 20 menitan akhirnya gue memulai kebiasaan anak alay jaman sekarang yaitu foto" hahahahaha so ini penampakan pantai  di gili trawangan.

       

       

       

       

       

      dan setelah berjalan kisaran 30 menit sampai juga gue di Villa Ombak, sebelum di Villa Ombak gue sempet diminta foto bareng bule saking kerennya gue yakan wkwkwkwk
      (padahal gue yang ngajak mereka buat foto bareng hahahaha)
       

      Muka TS digelapin biar ga ke expose ya hehehehehe
      dan ini dia Villa Ombak Sunset Gili Trawangan

       

       

       
       
       
        walaaaaaaaaaaaa gimana gengs keren ga ? wkwkwkw model cantik yang ada di foto diatas gue juga ga kenal dan gak tau nama doi siapa, hehehehehe

      setelah sunset over gue memutuskan buat pulang dan mandi dulu sebelum makan karena habis jalan dan keringetan parah hahahaha.

      setelah mandi gue memutuskan buat Makan di Pasar Seni ( pasar seni yang ada di gili trawangan ini bukan pasar yang isinya pernik" itu lho ya, pasar seni di Gili Trawangan itu isinya makanan tradisional Indonesia dan Seafood.)

      Maaf ts ga ada fotonya karena ts ga bawa kamera dan bener" cuma pengen makan wkwkwkwkwk disana ada Nasi campur, ayam goreng / tumis, seafood, nasi goreng, bakso, soto ayam khas lombok, mie ayam.

      gue milih makan nasi campur (nasi mie kangkung telor gorengan) dan sebotol air mineral gue cuma kena 25ribu. heheheehe lumayan murah untuk tempat wisata international :))))))))

      sehabis itu gue langsung balik ke Hotel buat nongkrong bareng anak" hotel dan istirahat.

      Day 2 , 19 November 2016

      Karena gue semalemnya habis joget joget jadi gue bangunnya agak siangan hahahahaha, dan gue bangun siang karena gue udah booking untuk trip snorkling di 3 spot 3 pulau dengan biaya 150rb
      dengan 150rb itu kalian udah dapet kaki katak + kacamata snorkling dan itu glass bottom boat.
      Trip snorkling dimulai pukul 13.00 WITA, kenapa berangkat siang karena kita bakal balik sore untuk enjoy sunset di kapal, enak kan ? hahahaha

      Spot yang didatengin ada 3, spot pertama di Gili Trawangan Turtle. disana kalo lucky di kedalaman 2 meter kalian udah bisa melihat penyu / kura" yang berenang, gue ga ada fotonya sih kesel banget, tapi ada videonya 480P 60fps jadi puas liatnya wkwkwkwk.

      Spot ke 2 di Gili Meno, disana hal yang paling sering ditemukan juga penyu dan lagi" TS lupa ambil foto saking senengnya hahahaha

      Spot ke 3 ada di Gili Air, disana kalian bakal disuguhin pemandangan ikan yang luar biasa banget, kalian wajib bawa Roti kalo snorkling ditempat ini. WAJIB!!!! biar ikannya pada dateng ke kalian jadi bagus banget kalian di rebutin sama ikan" air asin yang bagus banget itu.

      Setelah 3 spot snorkling itu perahu akan berhenti sejenak di Gili Air untuk beristirahat selama kurang lebih 1 jam di sebuah restoran gitu, disana karena gue laper dan agak ngantuk karena angin sepoi" yang dilewatin selama snorking, gue pesen fish soup + Lombok coffee (karena namanya inggris jadi harganya lebih mahal, awas ya di cek dulu harganya sebelum pesen) ts bayar 52rb untuk sup ikan + kopi itu tadi.

      setelah 1 jam di gili air, kita semua kembali ke Gili Trawangan pukul 17.25 WITA

      ini penampakan boat + foto yang bisa TS ambil pas di atas boat
       
       

      (2 orang ini gue kenal di boat dan ngobrol asik dengan mereka sambil tidur"an hehehe)
       

       

      Setelah kembali TS agak capek jadi ga liat sunset sore itu dan langsung makan di Pasar Seni lagi, kali ini TS beli Ayam Goreng (25rb perpotong) + nasi + air mineral jadi total 35rb

      malam hari nya gue putusin untuk jalan keliling pulau dan kali aja dapet foto bintang yang bagus, (nunggu bulan muncul sampe 21,00 WITA tapi ga muncul juga karena mendung, jadi gue putus asa dan memutuskan untuk kembali ke Hotel) tapi walaupun agak jelek ini hasil jepretan gue malam hari itu, kali aja bagus menurut kalian
       
       
       
       

      dan setelah foto" sebentar gue kembali ke Hotel dan nongkrong bareng anak" hotel lagi (disini anak hotel yang gue maksud 3 penjaga hotel itu tadi + 2 tamu dari german yang seumuran jadi ngobrolnya asik,nama mereka Heiko sama Dave dari Berlin)

      Day 3 , 20 November 2016

      Setelah melewati malam yang asik di Party Island (disini TS gamau bohong ts seneng" dimalam hari dan subuh baru pulang wwkwkwkwk, karena pulau ini dujuluki Party Island sama orang" luar negri karena kehidupan malamnya yang asik banget disini, tapi inget tetep dalam batas wajar ya!! )

      Setelah pulang kisaran jam 3 pagi gue tidur sebentar sampai pukul 05.15 WITA untuk mengejar sunrise di daerah pelabuhan gili trawangan.

      Setelah cuci muka gue langsung berlari ke daerah pelabuhan karena ga mau melewatkan momen yang keren ini, ini dia sunrise di Pelabuhan Gili Trawangan, jangan ngiri yaaaaaa!!!
       

      ini sedikit lebih pagi sebelum golden sunrise yang gue kejar
       

      kucing ini nemenin gue foto" di pagi hari dan ngedeketin kamera terus ahahahaha cuteeeee
       
         
      Pelabuhan Gili Trawangan  

      Dan sang Mentari pun Mulai menampakkan diri
       

      GOOD MORNING SUNSHINE :))))))))))))))
       

      ini yang paling gue suka, di pagi ini sudah ada orang mancing ikan, pemandangan kaya begini dan mancing ikan bener" hal yang harus gue coba, seriusannnnnn

      itu dia golden Sunrise di Gili Trawangan, kalo kalian pada ngiri makanya kesini buruan wkwkkwwkwkwk, tapi inget ya hindari high season karena harga hotel makanan dan semua kebutuhan naik drastis disini bisa sampe 160%an

      Setelah golden sunrise itu, gue kembali ke hotel untuk istirahat sebentar.

      Siangnya pukul 11.00 WITA gue pergi ke penangkaran penyu untuk melihat penyu" yang nanti bakal di lepas ke lautan, tapi sayangnya pas hari itu ga ada penyu yang mau di lepas, jadi cuma bisa liat di penangkarannya aja

      ini dia penyu"nya
       
       
       
       
       


      siang pukul 14.00 gue kembali ke hotel untuk mengambil handuk dan pakain ganti untuk renang + snorkling di pinggiran pantai di gili trawangan, tapi karena cuaca panas banget gue memilih untuk tidur di pinggir pantai, saik banget dah pokoknya. hahahaha

      Setelah tidur"an di pantai gue kembali ke hotel pukul 16.00 WITA untuk mandi dan prepare untuk melihat sunset di salah satu beach bar yang ada di Gili Trawangan.

      pukul 16.30 gue sudah sampai di daerah villa ombak lagi dan memutuskan untuk jalan" sejenak di pinggir pantai dan menikmati pantai terakhir kali di gili trawangan.

      pukul 17.20 gue sudah ada di Malibu Beach Bar dan duduk santai sambil menikmati Jus Semangka (rp 30rb) dan melihat sunset sambil bikin timelapse hehehehehe

      Setelah sunset lewat, gue kembali ke hotel dan mandi lagi, karena cuaca agak panas dan karena gue jalan jadi keringetan gitu makanya gue mandi mulu tiap abis pergi kemana" hahahaha
      Malam hari terakhir di Gili Trawangan ga banyak hal yang gue lakuin disitu, cuma makan Mie Ayam (rp 15rb) dan jalan" biasa disekitar situ,

      Eh TS lupa buat masukin ini, inget jangan lupa beli Es Cream khas gili trawangan atau dinamakan Gili Gelato, itu es krim enak banget dan kalian harus nyoba. cita rasanya beda dari es yang biasa kita beli di kota" hehehehe icipin ya jangan sampe LUPA hehehehe

      Malam Hari ts cuma prepare buat check out besok pagi dan bad rest setelah 2 hari lalu pulang pagi terus hehehehehe

      Day 4 , 21 November 2016

      Hari terakhir ini gue pamit sama anak" hotel dan kembali ke Lombok, pukul 07.00 WITA gue udah check out dari hotel karena gue harus kejar pesawat pukul 12.00 WITA dan membeli oleh" khas lombok di daerah Sengigi.

      Untuk kembali gue naik kapal dari Gili Trawangan ke Pelabuhan Bangsal rp 15rb
      dan memilih naik ojek karena lebih cepet dan harganya lebih pasti daripada argo taksi rp 70rb. (harusnya bisa lebih murah lagi, ini gue mau karena dia gue suruh nyari tempat beli oleh" sekalian hehehehe)

      Setelah menemukan lokasi tempat membeli oleh" gue cuma membeli Manisan rumput laut / 30rb per pac
      dan dodol rumput laut / rp 25rb per pac

      dan kalo kalian mau cari kaos di bandara banyak dan harganya hampir sama dengan harga orang jualan di pinggiran.

      Gue gak sempet berhenti di sengigi karena waktu yang terbatas dan juga itu nanti mau jadi agenda kalo ke Lombok lagi hehehe. biarkan sengigi jadi misteri dulu, nanti bakal terkuak kalo gue ke lombok lagi hehehehe

      Setelah membeli oleh" di daerah sengigi, di jalan raya itu kalian bisa langsung nyegat bis Damri jurusan Sengigi - Lombok International Airport dengan biaya 35rb

      lama perjalanan dari Sengigi ke Bandara kisaran 2 jam, itulah yang bikin gue berangkat via gunung sari karena lebih deket.
      Setelah sampai di bandara, gue langsung check in naruh barang di bagasi dan nunggu pesawat untuk kembali ke Surabaya, Maskapai yang gue pake Citilink dengan biaya 315rb

      setelah menunggu lumayan lama 30 menitan, akhirnya gue mulai masuk pesawat dan meninggalkan Lombok.

      Sekian info dari gue mungkin bisa membantu kalian yang mau pergi ke Gili Trawangan nanti, inget jangan high season karena harga bisa melambung kaya tendangannya kiper.
      Good Bye guys! Have Fun



      Untuk Estimasi Biaya yang gue tekankan disini
      Pesawat PP (Lion + Citilink) = 680 rb
      Hotel 3 hari 3 malam @ 175rb = 575 rb
      Bis Damri 35k/trip x 2 = 70rb
      Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal = 100rb
      Menyebrang Via bangsal ke Gili Trawangan 15k x 2 = 30rb
      Ojek dari Pelabuhan Bangsal ke Sengigi = 70rb (ini bisa ditawar sampai 50rb, relax)
      Snorkling 130-150rb (harga beda" tiap agen wisata) = 150rb
      Uang Saku untuk makan + Bar + pub = 500-600rb (ini terserah kalian mau bawa berapa dan dipakai untuk apa)

      Grand Total = Rp. 2.275.000
      Kalian bisa menekan pengeluaran kalo ngga ngebar / ngepub kaya saya, dan fokus untuk jalan" aja hehehehe

      *jika kalian mau diving, scuba diving / free diving perkiraan 500-1jt / person ( gue ga diving karena belom ada lisensinya)

      Oke semoga ini membantu kalian! dont forget to Have Fun!!!