• 0
Sign in to follow this  
D_GUNN3R1

Top 10 Taxi dengan servis paling buruk d dunia

Question

Kalau teman pergi ke luar negri pasti rata2 menggunakan taxi sebagai sarana transportasi.

Menurut survei yang dilakukan LondonCabs.co.uk, berikut adalah negara dengan pelayanan taxi yang paling buruk di dunia

1. Kuala Lumpur

Sebagian tidak ingin menggunakan argo dan suka mengajak penumpang memutar meski jarak yang dituju tidak begitu jauh.

2. Roma

Taksi jarang ditemukan karena armadanya sedikit. Kalaupun ada, supirnya kerap tidak sopan.

3. Bangkok

Sopirnya banyak menjebak karena seringkali bilang tidak tahu tempat tujuan penumpang sehingga nyasar dan tentunya tarif argo semakin tinggi.

4. Paris

Pengemudi taksi di Paris dikenal kasar dan tidak sopan.

5. New York

Sebenarnya taksi di New York bersih untuk argo hanya saja para pengemudinya banyak yang tidak megetahui wilayah tujuan, sehingga tetap saja penumpang harus berputar dan akhirnya membayar mahal.

6. Mumbai

Pengemudi sering berebutan penumpang. Taksinya banyak yang kurang nyaman karena mobil menggunakan produksi lama dan tidak memiliki sabuk pengaman.

7. Zurich

Banyak pengemudi taksi yang tidak bisa berbahasa Inggris dan akan sangat menyulitkan wisatawan asing untuk bepergian. Mobil yang mewah, membuat taksi di kota ini memiliki argo yang mahal.

8. Kairo

Banyak supir taksi yang ngebut ingin mengantarkan penumpang sampai ke tempat tujuan, sehingga perjalanan tidak nyaman.

9. Shanghai

Sebagian besar pengemudi taksi tidak paham bahasa Inggris. Jika tidak, siap-siap saja Anda dibawa berputar-putar tanpa tujuan jelas.

10. Moskow

Banyak taksi illegal beredar di jalan, sehingga Anda harus berhati-hati.

http://www.asiaone.com/Motoring/Motorworld/Story/A1Story20080918-88650.html

Share this post


Link to post
Share on other sites

9 answers to this question

  • 0

ko Jakarta atau Bandung ga masuk ya. Kan banyak tuh taksi yang ntah namanya kaya artis dangdut ataupun tawar2an ga pake argo, atau kita kalo ga tau jalan dibawa muter2 ga jelas. apalagi di bandung, si supir suka kekeh ga mau argo, pengennya tawar2an harga .

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

ko Jakarta atau Bandung ga masuk ya. Kan banyak tuh taksi yang ntah namanya kaya artis dangdut ataupun tawar2an ga pake argo, atau kita kalo ga tau jalan dibawa muter2 ga jelas. apalagi di bandung, si supir suka kekeh ga mau argo, pengennya tawar2an harga .

ya bener tuhhh,,, ga cuma di jakarta ma bandung aja deh mbak... mungkin seluruh indonesia gitu kalllii ya mbakkk.... soalnya pengalaman saya dJogja sampe sekarang juga gitu, tawar2an :D . ada lagi ntar biaya nunggu nambah 5rb lagi........ payah ni, dah jadi kebiasaan nasional kyny :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

bener banget tuh jangan jauh2 dulu kali ya, di jakarta aja banyak banget. pengalaman gw di Bandara apalagi, heran juga sih kenapa ngak ditertibkan ya...keseel banget udah bawa2an banyak pertama kali naik ngak ngomong apa2 tu supir taksi, udah lumayan jauh malah baru ngomong dia ngak mau pake argo...mana di ketok mahal banget udah aja terpaksa gw turun cari yang mau pake argo. untungnya pas banget, keluar dari tu taksi ada taksi yang mau pake argo :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

wah, taksi kita gak ada...?

perasaan banyak yg ngaur juga.

gak pernah pake argo, kadang2x ada yg menyamar jadi taksi rampok juga.

bearti diluar sana, lebih parah yah taksinya daripada negara kita.

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

wah,... indonesia gak masuk ya?

tapi kalo di indonesia, selama dia taksi argo kayanya aman aman aja tuh.. cuman ada juga beberapa taksi yang non argo yang sama bagusnya. ohya, yang kurang dan harusnya bisa diperbaiki kalo supirnya rada "wangi" dikit dan mau dengan rela matiin rokok sepanjang perjalanan hehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

taksi di indonesia juga pelayanannya kurang bagus. Banyak juga kasus kriminalitas di taksi, makanya lumayan bahaya buat perempuan naik taksi sendirian, baru baru ini juga ada berita anak remaja di rampok dalam taksi

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

weks banyak yang protes :wacko:

pertama ini untuk negara bukan kota.

lalu kenapa Indonesia ga masuk, menurut saya karena tertolong sama Taxi Blue bird.

karena standartnya jelas dan servisnya ok. Saya sih belum tes semua, cuma pernah d Malaysia.

memang disana kita tawar menawar ga ada argo, kayanya semua taxi deh.

jadi sudah masuk kategori servis buruk.

Mungkin juga taxi gelap ga termasuk. d indo kan banyak taxi gelap :(

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

ko Jakarta atau Bandung ga masuk ya. Kan banyak tuh taksi yang ntah namanya kaya artis dangdut ataupun tawar2an ga pake argo, atau kita kalo ga tau jalan dibawa muter2 ga jelas. apalagi di bandung, si supir suka kekeh ga mau argo, pengennya tawar2an harga .

kalo di bandung yang bagus menurut saya Gemah Ripah dan Bluebird. udah pasti pake argo. Selain itu suka curang dan nipu. Misalnya taksi cipaganti aja jarak deket tetep minta 20rb. padahal kan 20rb kalo kita booking. taksi lain yang pake argo juga suka ngebuletin harga sendiri. jadi kalo ke bandung naik GR atau Bluebird aja daripada yang lain.

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

semua udah banyak yang komentar mengenai taksi dijakarta, saya rasa sudah banyak diwakili oleh rekan-rekan, yang paling utama adalah kedisiplinan supir taksi untuk menggunakan argo sangat kurang mungkin karena mereka mengejar setoran yang sangat tinggi dari atasan mereka, tetapi ada juga yang mengambil keuntungan lebih besar dengan cara seperti itu, kalo diluar negeri saya sih kurang tau.....intinya kita harus memilih taksi dengan perusahaan terpercaya....

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By hendrayulianto
      halo teman teman forum jalan jalan
      apakah ada yg punya info untuk driver taxy/sewa mobil di singapore yang bisa berbahasa indonesia/melayu..?
      terima kasih.
    • By vie asano
      Melanjutkan pembahasan tentang taksi di Seoul. Untuk bagian awalnya, bisa klik Never Lost in Seoul: Taxi Guide 1 (tinggal klik hyperlink-nya).

      Seputar tarif taksi

      Ada perbedaan antara tarif Standar Taxi tipe reguler dan deluxe/jumbo, serta tarif International Taxi. Untuk lebih jelasnya, berikut daftar tarif untuk masing-masing tipe taksi:

      Standar Taxi
      Regular Taxi
      -KRW2400* (untuk 2 kilometer pertama), atau setara dengan Rp.26400 (untuk 1 won = 11 rupiah)
      -KRW100* (untuk setiap 144 meter berikutnya), atau setara dengan Rp.1100
      -KRW100* (untuk setiap 35 detik)
      -Extra charge 20% untuk tarif tengah malam (mulai pukul 00.00-04.00)

      Deluxe dan Jumbo Taxi
      -KRW4500* (untuk 3 kilometer pertama), atau setara dengan Rp.49500 (untuk 1 won=11 rupiah)
      -KRW200* (untuk setiap 164 meter berikutnya)
      -KRW200* (untuk setiap 39 detik)
      -Tidak ada extra charge untuk tengah malam

      Keterangan tambahan:
      -Pembayaran rata-rata menggunakan uang cash. Namun ada beberapa taksi yang sudah menerima pembayaran menggunakan kartu transportasi seperti T-money, dan juga kartu kredit. Info tentang T-money bisa baca disini: T-money Card (1) dan T-money Card (2).
      -Tarif ini hanya berlaku jika taksi beroperasi di wilayah Seoul Metropolitan Area. Jika taksi meninggalkan area tersebut antara pukul 00.00-04.00, extra charge 20% tidak berlaku.

      International Taxi
      Seperti yang sudah saya singgung pada tulisan Taxi Guide bagian 1, ada 3 opsi untuk menentukan tarif international taxi, yaitu menggunakan sistem jarak, menggunakan sistem tujuan (charter), atau menggunakan sistem waktu. Perbedaan ketiga jenis tarif tersebut adalah sebagai berikut:

      Menggunakan sistem jarak (dihitung berdasarkan jarak tempuh)
      Regular/standar taxi: KRW3600* untuk 2 kilometer pertama, penambahan KRW120* untuk setiap 142 meter, dan jika kecepatan kurang dari 15 km/jam dikenakan biaya KRW120* per-35 detik.
      Deluxe dan Jumbo Taxi: KRW5000* untuk 3 kilometer pertama, penambahan KRW200* per-164 meter berikutnya, dan KRW200* per-39 detik (jika kecepatan kurang dari 15 km/jam).

      Menggunakan sistem tujuan
      Tipe tarif ini berlaku untuk perjalanan dari Incheon International Airport ke Seoul dan sebaliknya. Tarifnya berlaku flat, dan besarannya berbeda tergantung wilayah yang menjadi titik keberangkatan/titik tujuan akhir. Penjelasan detailnya sebagai berikut:
      Untuk zona A (Eunpyeong, Seodaemun, Mapo, Gangseo, Yangcheon, Guro, Yeongdeungpo): KRW55000* (untuk regular/standar taxi) dan KRW80000* (untuk deluxe dan jumbo taxi).
      Zona B (Jongno, Seongbuk, Jung-gu, Yongsan, Dongdaemun, Seongdong, Dongjak, Gwanak, Geumcheon, Seocho): KRW65000* (untuk reguler/standar taxi), KRW95000* (untuk deluxe dan jumbo taxi)
      Zona C (Dobong, Gangbuk, Nowon, Jungnang, Gwangjin, Gangnam, Songpa, Gangdong): KRW75000* (untuk reguler/standar taxi), KRW110000* (untuk deluxe dan jumbo taxi)

      Trus ada flat rate nggak untuk keberangkatan dari dan menuju Gimpo International Airport? Karena lokasinya yang berada di tengah Seoul, maka penggunaan international taksi dari dan menuju bandara tersebut dikenakan tarif berdasarkan jarak tempuh.

      Menggunakan sistem charter
      Nggak jauh beda dengan sistem charter yang kita kenal di Indonesia, maksud sistem charter disini adalah sewanya borongan berdasarkan waktu tertentu. Sistem ini bisa jadi lebih ekonomis bagi yang ingin bepergian keluar kota, atau ingin puas muter-muter Seoul. Paket sewa charter ini terdiri dari beberapa opsi, yaitu sewa 3 jam, 5 jam, 8 jam, 10 jam, hingga 12 jam. Detail harganya kurang lebih sebagai berikut:

      3 jam: KRW50000* (reguler/standar taxi), KRW70000* (deluxe dan jumbo taxi)
      5 jam: KRW80000* (reguler/standar taxi), KRW100000* (deluxe dan jumbo taxi)
      8 jam: KRW125000* (reguler/standar taxi), KRW145000* (deluxe dan jumbo taxi)
      10 jam: KRW150000* (reguler/standar taxi), KRW175000* (deluxe dan jumbo taxi)
      12 jam: KRW200000 (semua jenis taksi)
      Penambahan KRW20000*/jam jika melebihi batas waktu sewa.

      Kira-kira demikian ilustrasi tentang tarif taksi di Seoul. Mudah-mudahan teman-teman ada bayangan jika naik taksi dari titik A ke B kira-kira membutuhkan dana berapa, dan bisa menghitung sendiri apakah layak untuk dicoba atau tidak. Oya, untuk metode pembayarannya, mayoritas taksi hanya menerima tunai (khususnya taksi standar yang ada di pinggiran kota). Taksi yang menerima pembayaran dengan kartu T-money biasanya akan dilengkapi dengan stiker di bagian depannya, maupun ada penanda khusus di bagian atapnya. Sedangkan untuk international taxi umumnya menerima pembayaran secara tunai, T-money, maupun menggunakan kartu kredit.







      Foto 01:



      Alat pembayaran menggunakan T-money pada taksi [foto: Nickgraywfu/flickr]


      Membedakan Jumbo Taxi dengan Call Van

      Seperti yang sudah saya tulis di Taxi Guide bagian 1, di Seoul juga ada taksi gelap lho. Jenis taksi gelap tersebut bentuknya menyerupai Jumbo Taxi, sama-sama berwarna hitam, dan disebut Call Van. Terkadang wisatawan kesulitan untuk membedakan antara Jumbo Taxi dan Call Van dan akhirnya berujung kebingungan, terlebih karena beberapa Call Van melengkapi mobilnya dengan aksesoris sejenis Jumbo Taxi (misalnya: menggunakan argometer, memasang lampu ala taksi resmi, dan sejenisnya). Oya, walau Call Van ini legal untuk membawa orang dan barang dalam jumlah banyak, namun secara bisnis ilegal karena tidak memiliki ijin.

      Berikut beberapa tips untuk membedakan Call Van dengan Jumbo Taxi.
      Dari segi harga
      -Call Van: harga bisa dinegosiasikan tergantung besar barang bawaan dan jarak tempuh. Jika terlanjur mengontak Call Van, negosiasi sebelum naik kendaraan sangat dianjurkan.
      -Jumbo Taxi: tarif sama dengan deluxe taxi.

      Dari segi fisik
      -Call Van: ada tulisan “Vanâ€, “Call Vanâ€, “용달화물“ maupun “콜밴“ di bagian tubuh maupun atap mobil.
      -Jumbo Taxi: jelas memasang tulisan “Jumbo Taxi†di bagian samping, belakang, maupun atap mobil.

      Dari plat nomor
      -Call Van: Plat diawali dengan angka “8â€, yang berarti kendaraan pribadi.
      -Jumbo Taxi: Plat diawali dengan angka “3â€, yang berarti kendaraan komersial.








      Foto 02:



      Contoh plat nomor kendaraan komersial di Seoul, diawali dengan angka “3†[foto: P.Cps1120a/wikimedia]


      Tips penting

      Jika tak sempat untuk melakukan reservasi international taxi, tak masalah kok jika naik taksi biasa. Hanya saja, mengingat tak semua supir taksi biasa memahami bahasa Inggris, disarankan untuk selalu berbekal nama-nama tempat yang akan dikunjungi dalam tulisan Hangul. Dan jangan lupa untuk selalu berbekal uang tunai yah.

      Last but not least

      Saya rasa, walau sudah ditulis sedetail apapun, pasti masih ada 1-2 yang masih parno untuk naik taksi selama di Seoul. Sebetulnya nggak perlu khawatir lho, karena pemerintah Korea Selatan selalu men-support wisatawan dengan menyediakan berbagai channel pengaduan kalau-kalau perjalanan wisata Anda menggunakan taksi mengalami masalah (misalnya: perlakuan yang tidak menyenangkan, penipuan argo, kehilangan barang, dan sebagainya). Caranya adalah dengan menelepon Korea Tourism Organization Information Center di nomor 1330 atau menelepon Dasan Call Center di 120+9 (atau tekan 02+120+9 jika menelepon dari luar Seoul). Kedua line tersebut menerima pengaduan dalam multi bahasa, antara lain Inggris Cina dan Jepang. Jangan lupa jelaskan berbagai detail yang mendukung pengaduan Anda, seperti kronologi, lokasi terjadinya peristiwa, nomor plat, waktu kejadian, dan sebagainya. Selain menelepon , bisa juga men-submit pengaduan tersebut ke email berikut ini happyride@seoul.go.kr. Mudah kan? Jadi jangan takut naik taksi di Seoul dan Korea Selatan yah. Semoga informasinya bermanfaat.



      ***


      * Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
      ** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.



      ***


      Baca seri lengkap transportasi di Seoul:
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (2-end)
    • By redocean
      Pengen nanya deh,,, adek ane punya laptop banyak banget masalahnya. Padahal umurnya baru 2tahunan lah. Keyboard beberapa huruf ga bisa, batre ngedrop banget, sama wifi juga ga bisa.   Kenapa ya? Padahal ga pernah dipake dan isi di dalemnya ga macem-macem. Cuma dokumen sama file multimedia itu juga foto video aja. Ga ada games, atau app aneh-aneh.   Apa ada hubungannya sama ga pernah dipake ya? jadi rusak gt? Klo servis semua kira-kira abis berapa? Ada rekomen tempat servis murah di jakarta timur? atau ada saran untuk tutorial benerin sendiri? hehhe siapa tau salah satu masalahnya bisa dibenerin sendiri gt :)   thanks before...
    • By fariezetta
      Taxi merupakan salah satu alat transportasi umum yang banyak digunakan orang-orang. Naik taxi walaupun memang lebih mahal, tapi lebih nyaman dan kita bisa meminta diantarkan langsung ke tempat tujuan tanpa harus naik turun berganti kendaraan. Namun saat ini, banyak kejadian yang kurang menyenangkan yang dialami sejumlah penumpang transportasi ini. Untuk itu, sebenarnya ada beberapa tips yang bisa digunakan agar menaiki taxi aman dan nyaman.
      Beberapa tips berikut ini semoga bisa membantu anda:
      Mencari informasi seputar perusahaan taxi terpercaya Hal ini bisa anda lakukan pertama kali untuk mencari tahu taxi apa yang terpercaya dan paling banyak direkomendasikan banyak orang. Anda tentu sering mendengar, Taxi A lebih baik dari pada taxi B, jadikan itu sebagai gambaran rekomendasi taxi yang bisa anda gunakan. Ini bisa meminimalisir kemungkinan kejadian yang tidak diinginkan.
       
      Cara mengetahui rekomendasi tersebut, bisa menanyakan pada teman atau keluarga, atau cara yang paling mudah dilakukan adalah dengan membuka internet. Searching, browsing, atau bahkan masuk saja ke forum-forum tertentu untuk mengetahui hal ini. Jika anda berada di kota orang, jangan ragu tanyakan pada orang setempat taxi apa yang biasa mereka gunakan dan tentunya yang terpercaya.
       
      Tempat terbaik saat naik taxi Naik taxi memang bisa di mana saja, bahkan di pinggir jalan. Jika anda berada di pinggir jalan, coba stop taxi yang memang sudah direkomendasikan. Ada cara lainnya yaitu dengan menelpon atau memesan ke perusahaan taxi terkait. Ini mudah. Anda bisa menelpon dan memberitahukan identtas serta posisi anda. Lebih aman juga karena kalau ada apa-apa, anda bisa langsung menghubungi pihak perusahaan taxi tersebut dan mengadukan keluhan anda secara langsung agar mereka bertanggung jawab. Akan tetapi cara ini kurang efektif jika anda sedang buru-buru. Karena mereka biasanya harus mengatur jadwal taxi yang akan menjemput anda.

      Ke pool taxi langsung juga bisa dilakukan jika memang anda dekat dengan pool taxi. Pool taxi di sini bukan hanya pangkalan taxi pusat, tapi bisa juga di sejumlah pusat perbelanjaan atau tenpat lainnya yang banyak taxi mengetem.
       
      Catat nomor dan juga sopir taxi Untuk menjaga dan tetap waspada, anda bisa saja mencatat nomor dan juga sopir taxi. Cara ini agar jika ada apa-apa anda bisa dengan mudah melaporkannya. Selain itu, jika ada barang yang bisa saja tertinggal di dalam taxi, anda akan dengan mudah mencarinya. Mencatat nomor dan nama sopir taxi, tentu bisa dengan mudah anda lakukan. Anda bisa membaca di bagian depan tanda pengenal si sopir dan mencatatnya di dalam ponsel anda.
       
      Kenali wajah sopir Tak ada salahnya melakukan hal ini. Bisa mencocokkan wajah si sopir dengan kartu tanda pengenal di dalam taxi. Sopir taxi yang resmi tentu akan terlihat lebih bersih, jika memang ada sesuatu yang mencurugakan, segera saja keluar dan tidak naik taxi tersebut.
       
      Soal argometer Terkadang memang ada saja sopir taxi yang “naka memainkan argometer. Jika saat anda naik, mereka lantas menawarkan pakai argo atau tidak, tinggalkan saja. Lebih baik menggunakan argometer, bukan?
       
      Coba selalu memperhatikan  jalan Anda mungkin sering lengah jika sudah di dalam taxi. Tertidur atau tidak memperhatikan jalan. Tak ada salahnya anda perhatikan jalan agar anda bisa lebih waspada. Misalnya, jika memang jalan yang dilewati terlalu sepia tau gelap, anda sebaiknya mulai waspada. Bisa turun atau mulai mencoba menghubungi seseorang.
      Jika memang anda tahu jalan, anda bisa memperhatikan hal ini karena untuk menghindari anda akan diputar-putar. Tunjukkan langsung jalan yang harus dilewati agar tetap aman dan si sopir tidak macam-macam.
       
      Jika ingin menaiki taxi di malam hari Saat naik taxi di malam hari, apalagi sendirian, sebaiknya lakukan pemesanan atau tidak menyetop sembarang di pinggir jalan. Untuk keamanan anda, menelpon langsung ke perusahaan terkait lebih aman dari pada menyetop sembarangan. Selain itu, jika iseng atau tidak bisa mengajak bicara si sopir, ada cara lain yaitu dengan menelpon seseorang. Cara ini biasanya suka digunakan teman saya yang sering pulang malam. Jadi sepanjang perjalanan, dia akan telepon saya. Untuk jaga2 juga kalau ada yang tidak diinginkan terjadi.
       
      Waspada itu penting, tapi tenang aja. Selalu berdoa dan semoga selamat sampai tujuan ..
    • By hobijalan2poto2
      Annyeong Jalan-Jalaners,


      Ada rencana menjadi independent travelers atau backpacker di Korea ? Yuk, jangan takut atau ragu, dengan bertualang sebagai backpacker malah bisa dibilang lebih menghemat biaya yang dikeluarkan. Terlebih lagi pemerintah Korea sangat memperhatikan fasilitas umum dan fasilitas pariwisata disana sehingga memberi kemudahan bagi para turis asing. Satu yang pasti, segala fasilitas yang disediakan bisa kita cari dan pelajari via internet. Apa saja fasilitas yang ditawarkan? Check it Out!


      1. Transportasi

      Taxi
      Di Korea ada tiga moda transportasi utama, yakni Bus, Subway dan Taxi. Perjalanan dengan taxi lebih mahal jika dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, dimana tarifnya ditentukan berdasarkan jarak (diukur dengan taxi meter) dan waktu. Ada beberapa jenis taxi umum yang beroperasi yang bisa anda temui dijalan atau dengan pemesanan via telepon yakni Regular Taxi, Deluxe Taxi & Jumbo Taxi. Tarif Reguler Taxi adalah 2.400 KRW (IDR 24.000) untuk 2 km pertama dan bertambah 100 KRW setiap jarak 144 meter. Pada Reguler Taxi berlaku tarif tambahan sebesar 20% jika sahabat menggunakannya pada saat tengah malam sampai jam 4 subuh. Deluxe taxi lebih mahal dari Reguler Taxi karena ruang taxi yang lebih luas juga standar pelayanan yang lebih bagus. Ciri dari Deluxe Taxi adalah berwarna hitam dengan lampu taxi berwarna kuning. Tarif yang berlaku adalah 4.500 (IDR 45.000) untuk 3 km pertama dan bertambah 200 KRW setiap jarak 164 meter. Perbandingan tarif kedua taxi tersebut untuk jarak dari bandara Incheon ke pusat kota Seoul adalah 50.000 KRW (IDR 500.000) untuk Reguler Taxi dan 80.000 KRW (IDR 800.000) untuk Deluxe Taxi. Jumbo Taxi memiliki tarif yang sama dengan Deluxe Taxi akan tetapi taxi ini menggunakan jenis mobil yang lebih besar sehingga bisa memuat sampai 8 penumpang. Kemudian ada juga International Taxi. Taxi satu ini memang dikhususkan keberadaannya untuk melayani para turis asing karena pengemudi taxinya mampu untuk berbahasa Inggris dan bahasa Jepang. Tarif yang diberlakukan terdapat beberapa pilihan yakni berdasar taxi meter, jarak tujuan atau lama perjalanan. Untuk bisa menggunakan taxi ini, sahabat harus melakukan reservasi via telepon. Pembayaran tarif taxi bisa dikakukan secara tunai, kartu kredit atau dengan kartu pintar T-Money. Tetapi untuk taxi diluar kota Seoul, kebanyakan baru menerima pembayaran secara tunai. Perlu diingat juga jika sahabat melakukan pemanggilan taxi via telepon maka akan ada biaya tambahan sebesar 1.000 KRW yang dikenakan jika tarif untuk perjalanan anda kurang dari 10.000 KRW


      Bus
      Keberadaan sarana Bus di Korea sangat nyaman dan juga bersih. Terdapat 4 kategori bus yang beroperasi. 4 bus tersebut dibedakan berdasarkan warna (Bus Biru, Merah, Hijau, Kuning) yang mengindikasikan jauhnya area yang dilalui bus. Kemudian pada setiap bus diberikan deretan nomor yang menginformasikan area distrik& area sub urban yang dilalui, titik keberangkatan dan tujuan perjalanan. Harga tiket bus bervariasi berdasarkan jarak yang ditempuh dan satu hal yang lucu juga dibedakan berdasar usia penumpang. Contohnya untuk bus berwarna Kuning. Bus Kuning hanya beroperasi di setiap satu distrik di kota Seoul saja dengan tarif 350 KRW untuk usia 7-12 tahun, 800 KRW untuk usia 13-18 tahun, 950 KRW untuk usia diatas 19 tahun dan gratis untuk anak dibawah usia 6 tahun. Rentang tarif Bus yang berlaku adalah 350 – 1.950 KRW. Sistem tarif bus dibuat terintegrasi dengan sistem tiket subway. Fasilitas extra dari keberadaan bus di kota Seoul adalah dibuatnya aplikasi Cyber Station Map yang memungkinkan penumpang mengetahui jadwal kedatangan bus dengan menggunakan telepon selular atau PDA.


      Subway
      Bepergian dengan subway bisa jadi merupakan pengalaman baru bagi sahabat yang belum pernah menaikinya. Untuk mempelajari penggunaan subway langkah pertama adalah pelajari peta subway juga ketahuilah posisi anda serta stasiun tujuan anda. Pada peta subway, setiap stasiun dibedakan dengan nama, nomor dan warna. Untuk memudahkan bagi para turis asing yang ingin menggunakan subway, pemerintah Korea menyediakan aplikasi Seoul Subway Guide. Sahabat cukup memilih stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan anda maka aplikasi tersebut menyediakan informasi mengenai jadwal kedatangan subway, rute tercepat yang bisa diambil, informasi tentang stasiun transfer jika diperlukan berpindah kereta untuk sampai ditujuan serta informasi mengenai biaya. Sama seperti tarif Bus, tarif subway juga dibedakan berdasar jarak tempuh serta usia penumpang. Untuk dapat menggunakan subway, sahabat harus membeli sejenis kartu (transportations cards) seperti halnya kartu busway di Indonesia. Ada dua jenis kartu yang bisa dipilih yakni kartu sekali perjalanan (Single Journey Transportation Cards) dan kartu berlangganan (Multiple Journey Transportation Cards / T-Money) yang bisa diisi ulang. Pembelian kartu sekali jalan bisa dilakukan di mesin-mesin (Ticket Vending and Card Reload Devices) yang tersedia di setiap stasiun subway, sahabat harus membayar tarif minimum subway sebesar 1.150 KRW dan juga membayar deposit sebesar 500 KRW. Deposit bisa sahabat dapatkan kembali di stasiun tujuan di mesin pengembalian deposit (Deposit Refund Device). Canggih ya sahabat, semua fasilitas sudah tersistem sehingga memudahkan dan tidak merugikan para pengguna. Dibandingkan dengan Single Journey Transportation Cards, maka Multiple Journey Transportation Cards / T-Money lebih cocok digunakan oleh sahabat jalan-jalaners yang ingin menjelajahi banyak tempat di Korea. Selain untuk membayar tiket subway, T-Money juga bisa digunakan untuk membayar Bus, Taxi, bahkan bisa digunakan sebagai alat transaksi di beberapa minimarket. Asyiknya lagi dengan menggunakan T-Money, sahabat juga bisa menghemat biaya perjalanan karena ada potongan 10% dari tarif dasar serta potongan tambahan jika sahabat menggunakan dua moda transportasi (bus dan busway) secara bersambung untuk mencapai lokasi tujuan (biasa disebut Transfer Discount) . T-Money ini bisa dibeli di T-money Vending Devices dan diisi ulang di Ticket Vending and Card Reload Devices yang bisa ditemukan di stasiun subway. Bisa juga dibeli dan diisi ulang di beberapa minimarket yang terdapat logo T-Money seperti GS 25, CU, Mini Stop, Buy The Way, 7-Eleven. Harga pembelian kartu T-Money adalah 2.500 KRW dan bisa diisi ulang dengan kisaran 1.000 sampai 90.000 KRW. Bagaimana jika sahabat masih memiliki sisa deposit di T-Money? Tentu saja tidak akan hangus. Sahabat bisa mendapatkan pengembalian uang yang masih tersisa. Untuk jumlah sisa deposit dibawah 20.000 KRW bisa mendapatkan pengembalian di minimarket dengan logo T-Money. Untuk sisa deposit diatas 20.000 KRW maka harus diurus di kantor pusat T-Money.


      2. Penginapan
      Menginap di hotel mungkin sudah biasa. Mau sesuatu yang berbeda di Korea? Pemerintah Korea menyediakan beberapa pilihan penginapan bagi para turis asing. Mulai dari harga yang terjangkau (jika dibandingkan dengan menginap di hotel) dan pengalaman yang tidak terlupakan. Bagaimana jika sahabat menginap di kuil ? Disebut dengan temple stay, program ini menawarkan pengetahuan baru bagi sahabat dari bermacam kepercayaan untuk mengenali lebih dalam tentang kehidupan para biksu di kuil Budha di Korea. Kemudian Hanok Stay, dimana sahabat bisa merasakan tinggal di rumah tradisional Korea. Beberapa rumah yang digunakan sudah dipugar sedikit dan diberi tambahan fasilitas modern untuk memberi kenyamanan bagi pengguna. Untuk biaya menginap dikisaran 50.000 KRW. Untuk pilihan lebih terjangkau, ada pula penginapan dengan model Guesthouse dan Homestay. Untuk penginapan Guesthouse biasanya rumah yang disewakan dan bisa dihuni oleh beberapa turis sekaligus, jadi tidak menutup kemungkinan sahabat akan menginap dengan turis dari negri lain di rumah tersebut. Dengan kisaran biaya 20.000 – 30.000 KRW per malam bisa menjadi pengalaman seru untuk sahabat berbagi cerita dengan teman-teman baru. Untuk penginapan Homestay sahabat akan menjadi seperti tamu yang menginap dirumah warga Korea. Sahabat bisa berinteraksi lebih dekat dengan pemilik rumah dan keluarganya sehingga bisa mengenal dan mempelajari budaya Korea sehari-hari. Untuk fasilitas homestay ini, kisaran biaya yang dikenakan permalam untuk minggu pertama adalah US$40, jika sahabat menginap lebih lama biasanya harga bisa menjadi lebih murah. Satu hal yang pasti, pemerintah Korea menjamin kenyamanan dan keselamatan turis asing dengan adanya program Goodstay. Pada program ini pemerinta Korea bersama Korean Tourism Organization sudah melakukan verifikasi pada penginapan dengan beberapa standar yang ditentukan. Sehingga penginapan yang memiliki logo Goodstay akan menyediakan penginapan yang terjamin keamanannya serta dengan harga yang terjangkau.


      3. Fasilitas lain
      Jika berkunjung ke Korea, pastikan anda mengecek terlebih dahulu situs-situs resmi pariwisata Korea seperti visitkorea.or.kr atau situs resmi pengelola tempat pariwisata karena bisa jadi ada program atau potongan yang menarik yang ditawarkan. Untuk moda transportasi contohnya, selain T-Money ada beberapa kartu transportasi lain seperti Metropolitan Pass or M-Pass, Seoul City Pass dan Seoul City Tour Bus, Seoul City Pass Plus. Kartu tersebut bisa sahabat beli dan kemudian dapatkanlah beragam potongan. Tidak saja potongan untuk akses moda transportasi tetapi juga potongan untuk memasuki beberapa daerah wisata. Pada situs visitkorea juga sahabat bisa mengetahui event apa yang sedang berlangsung di Korea. Seperti contohnya di awal tahun 2013 ini, pemerintah Korea mengadakan Korea Grand Sale 2013 mulai 11 Januari sampai 28 Februari 2013 yang berlangsung di pusat perbelanjaan di kota Seoul, Gangwon-do dan Jeju-do yang diikuti oleh lebih dari 24.000 toko. Pada event tersebut, sahabat bisa mendapatkan diskon yang disediakan online disitus resmi penyelenggara. Untuk daerah wisata seperti Lotte World bahkan juga memberikan diskon khusus untuk turis asing yang berkunjung yang bisa didapatkan juga via situs resmi mereka. Fasilitas lain yang memudahkan turis asing juga disediakan pemerintah Korea di situs visitkorea. Banyak aplikasi seperti interactive map, travel planner yang memudahkan turis asing dalam perjalanan liburan mereka. Tersedia juga dengan detil informasi dari banyak spot wisata di Korea mulai dari jam operasional, harga tiket sampai info tentang alat transportasi yang menjangkau. Bagaimana sahabat ? Amazing Korea, bukan hanya karena budaya dan spot pariwisata yang menarik tetapi pemerintah Korea juga menyediakan banyak fasilitas yang memberi kemudahan bagi para turis asing di Korea. Jadi pelajari seluk beluk pariwisata di Korea dan jangan ragu untuk segera berpetualang di negeri Gingseng tersebut. Let’s Go!