hobijalan2poto2

Cantiknya Pulau Jeju

16 posts in this topic

Annyeong Sahabat Jalan-Jalaners,
Jalan-jalan edisi kali ini mengajak sahabat semua untuk mengintip kecantikan salah satu pulau di Korea yakni pulau Jeju. Pulau Jeju adalah pulau vulkanik terbesar di Korea Selatan yang dianugerahi dengan ragam alam yang luar biasa mulai dari pantai, pegunungan, air terjun, gua serta hamparan ladang bunga yang cantik. Terletak di Selat Korea tepatnya sebelah barat daya Provinsi Jeolla Selatan, Pulau Jeju menjadi salah satu daya tarik bagi turis asing untuk mengunjungi Korea. Keberlangsungan pariwisata di Pulau Jeju juga didukung oleh cuacanya yang hangat sepanjang tahun sehingga bisa membuat sahabat nyaman untuk menikmati keindahannya. Yuk kita mulai petualangan di Pulau Jeju !

seongsan-ilchulbong2.jpg?w=545gunung+Halla.jpg
1. Keindahan dataran Jeju
Yuk kita menuju puncak Gunung Halla & Seongsan Ilchulbong (Puncak Matahari Terbit) di Pulau Jeju. Gunung Halla yang merupakan gunung tertinggi di Korea Selatan ini terletak ditengah Pulau Jeju yang juga berfungsi sebagai cagar alam yaitu Taman Nasional Hallasan (Hallasan Gungnip Gongwon). Uniknya, gunung setinggi 1.950 meter ini mempunyai 3 iklim yang berbeda dimana puncak gunung dengan iklim dingin yang diselimuti salju, bagian tengah gunung beriklim sedang dan kaki gunung beriklim subtropis. Seongsan Ilchulbong (Puncak Matahari Terbit) adalah kawah gunung berapi yang muncul ke permukaan dari dasar laut akibat letusan gunung berapi dari 100.000 juta tahun yang lalu. Kawah dengan tinggi 90 meter dan berdiameter 600 meter ini terletak di ujung timur pulau Jeju. Selain dikelilingi oleh lautan biru dengan deburan ombak putih, kawasan sebelah tenggara & utara Seongsan Ilchulbong juga berupa tebing sementara sisi barat laut terhampar padang rumput hijau. Pada musim semi di puncak kawah akan bermekaran bunga-bunga Lobak cantik berwarna kuning yang memanjakan mata sahabat yang melihatnya. Kedua kawasan tersebut bahkan juga dimasukkan sebagai warisan dunia oleh Unesco. Di seputar wilayah Gunung Halla juga banyak ditemukan gunung kecil atau perbukitan yang disebut dengan Oreum. Jumlahnya bahkan bisa mencapai 365 buah, antara lain Saebyeol Oreum, Darangshi Oreum (Wollang Peak), Yongnuni Oreum.
Tak kalah seru juga kalau kita menjelajah ke dalam bumi Jeju dengan memasuki wisata gua yang ada seperti The Geomunoreum Lava Tube System. Geomunoreum yang termasuk salah satu warisan dunia versi Unesco dahulunya merupakan jalur lava dari pegunungan vulkanik yang ada di pulau Jeju. Sekarang setelah tidak ada lagi lava yang tersisa dijalur tersebut maka Geomunoreum dibuka menjadi objek wisata. Jangan lupa juga untuk mampir ke beberapa spot air terjun di Jeju seperti air terjun Cheonjiyeon, Cheonjeyeon & Jeongbang.

Bunjae_Artpia+3.jpg
2. Bunjae Artpia Museum
Dengan luas 39.700 m2. Bunjae Artpia ,merupakan museum alam atau kebun raya terbesar di dunia. Ratusan hingga ribuan tanaman serta bunga-bunga yang langka terdapat di kebun raya ini yang ditata sebagai sebuah taman yang indah.Terletak di desa Jeoji, Hangyeong di utara Pulau Jeju, Bunje Artpia tidak hanya mempunyai koleksi tanaman khas Korea tetapi juga terdapat 700 jenis tanaman yang didatangkan dari berbagai negara. Mau melihat tanaman cantik dari berbagai belahan dunia ? maka Bunjae Artpia tempatnya.

hyp-beach.jpg

3. Pantai-Pantai Cantik
Sebagai pulau yang dikelilingi laut, Pulau Jeju memiliki banyak wisata pantai yang indah yang bisa sahabat kunjungi. Sebut saja pantai Hyeopjae, pantai Hamdeok, pantai Jungmun, pantai Pyoseon. Salah satu daya tarik pantai Jungmun adalah pada warna pasir pantainya yang bervariasi dengan gradasi warna hitam, merah dan abu-abu. Sementara pantai Hyeopjae menawarkan perpaduan keindahan pasir putih yang terhampar sejauh 20 meter, air laut yang jernih berwarna biru kehijauan serta hutan hijau yang terbentang disekitarnya. Pantai ini juga menawarkan fasilitas perkemahan bagi sahabat yang ingin menginap dan merasakan suasana pantai di malam hari. Setiap pantai di Pulau Jeju menawarkan air laut yang jernih termasuk pula pantai Hamdeok, ditambah dengan kedalaman airnya yang dangkal membuat nyaman bagi sahabat yang ingin berkunjung dan mengajak adik kecil. Fasilitas pariwisata di Hamdeok juga tidak kalah lengkap dengan adanya guesthouse, hotel, perkemahan serta sarana permainan air yang seru.

jeju-daeboreum-fire-festival3.jpg

4. Meriahnya Festival Pulau Jeju
Setelah menjelajah pegunungan dan pantai di Pulau Jeju, yuk kita berinteraksi dengan masyarakat sekitar dengan mengikuti bermacam festival yang sering diadakan. Festival-destival utama yang diadakan di Jeju antara lain: Jeju Jeongwol Daeboreum Fire Festival, the Jeju King Cherry Blossom Festival, the Jeju Canola Flower Festival, the Tamna Cultural Festival dan Jeju Orange Festival. Jeju Jeongwol Daeboreum Fire Festival mungkin bisa disamakan seperti perayaan tahun baru. Festival yang diadakan di Saebyeol Oreum ini merupakan upacara yang diadakan untuk pengharapan kesehatan, kedamaian, kemakmuran serta hasil panen yang baik untuk kehidupan masyarakat di Pulau Jeju. Namanya saja fire festival maka akan ada banyak api di perayaan ini. Wisatawan dan penduduk asli bersama-sama memeriahkan festival ini dengan memegang obor ditangan, pemandangan kegelapan gunung dimalam hari serta nyala api obor yang menyebar akan memikat mata sahabat. Jeju King Cherry Blossom Festival adalah perayaan musim semi. Karena Jeju adalah pulau paling selatan di Korea maka Pulau Jejulah yang pertama kali merasakan musim semi sekaligus daerah yang pertama kali bermekaran bunga Cherry oleh karena itu diadakanlah festival ini. Pohon King Cherry Blossom yang ada di pulau Jeju merupakan jenis pohon dengan bunga Cherry terindah. Tetapi bunga bunga Cherry bermekaran penuh dan terlihat sangat indah hanya dalam masa yang singkat yakni 2-3 hari, oleh karena itu jangan sampai sahabat ketinggalan mengikuti keindahan festival ini yang diadakan di bulan April.

Masih belum puas dengan bahasan diatas? Jangan kecewa dulu, karena masih banyak hal-hal menarik lain di Pulau Jeju yang bisa sahabat jelajahi. Jadi yuk segera saja berangkat ke pulau Bali nya Korea. Beautiful Jeju !

Share this post


Link to post
Share on other sites

Iya bagus banget tau pulau jeju, apalagi pas di liatin di serial korea boys before flowers tuhh...

keren bgt euy, tapi kalo di tempat yang ada empat musim kaya korea kaya'y paling asik kalo dateng pas musim dingin atau musim semi kali yakh.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Iya bagus banget tau pulau jeju, apalagi pas di liatin di serial korea boys before flowers tuhh...

keren bgt euy, tapi kalo di tempat yang ada empat musim kaya korea kaya'y paling asik kalo dateng pas musim dingin atau musim semi kali yakh.

hehehe iya emang indah banget....

didukung punya 4 musim.. bisa ngerasain salju, tapi tetep dapet musim panas :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

hehehe iya emang indah banget....

didukung punya 4 musim.. bisa ngerasain salju, tapi tetep dapet musim panas :D

Iya kan kalo di indo mah kita kga bakal ngerasain tuh yang nama'y musim salju, jadi kita harus ke negeri orang dulu, tapi kalau cuma liat pantai ke luar negeri yang salah, karena di indonesia pantainya banyak banget yang bagus.

Hayoo segera save money for travel, hehehehehehe.... :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Iya kan kalo di indo mah kita kga bakal ngerasain tuh yang nama'y musim salju, jadi kita harus ke negeri orang dulu, tapi kalau cuma liat pantai ke luar negeri yang salah, karena di indonesia pantainya banyak banget yang bagus.

Hayoo segera save money for travel, hehehehehehe.... :)

iya nih, saya belum pernah pegang salju asli... cuma pernah pegang salju di freezer kulkas hahhahaha

 

kalo pantai indah Indonesia yg belum pernah tu di daerah Indonesia timur.. pengen juga kesana... harus habisin wisata Indo dulu, baru niat traveling ke luar hehehehe :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya nih, saya belum pernah pegang salju asli... cuma pernah pegang salju di freezer kulkas hahhahaha

 

kalo pantai indah Indonesia yg belum pernah tu di daerah Indonesia timur.. pengen juga kesana... harus habisin wisata Indo dulu, baru niat traveling ke luar hehehehe :D

Jiahhh itu mah bukan salju gehh tapi es, kan kalo salju mahh lembut tau gak kasar kaya yang di feezer itu..

 

Iya tuhh terutama daerah sulawesi ama papua, keren euy pantai'y. Kalo saya sebalik'y lebih seneng ke luar negeri dulu, karena saya lebih interest ke tempat-tempat yang nuansa'y perkotaan dan taman gtu.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Jiahhh itu mah bukan salju gehh tapi es, kan kalo salju mahh lembut tau gak kasar kaya yang di feezer itu..

 

Iya tuhh terutama daerah sulawesi ama papua, keren euy pantai'y. Kalo saya sebalik'y lebih seneng ke luar negeri dulu, karena saya lebih interest ke tempat-tempat yang nuansa'y perkotaan dan taman gtu.

Hahaha ya kan belum pernah pegang salju. Makanya gak tau... hihihihihihi

Ya, selera sih yaa.. yg jelas kalo aku yg memungkinkan dulu. Yg gak butuh banyak waktu n uang. Hehehehe

Soalnya kan kerja.. hehehe

Habis kalo ke singapore sama ke papua. Hampir lebih mahal di papua..

Asal gak gila blanja aja pas di singapore..

Share this post


Link to post
Share on other sites

ke pulau jeju aja mbak??? kemahalan si menurutku....

ya tapi sih emang pake garudanya itu juga sihhh... :)

 

cukup jauh mbak harganya kalo sama airasia hehehehe :)

 

penawaran terbaru yg aku baca dari beberapa penawaran tour travel yang masuk ke email sih ada yg 7hari 6 malam itu 7,5juta mbak... cuman kurang baca lengkap apa aja +/-nya sama penawaran yg mbak dapettt :D

 

harus diulik sejeli2nya mbak :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Terimakasih informasinya, saya jadi tambah pengen ke Jeju. Kebetulan September ini saya mau ke Korea Selatan. Mohon saran, sebaiknya tiket pesawat ke Jeju beli online dari sini? atau langsung beli disana? jika saya berangkat dari Busan. Teman saya merekomendasikan dengan Jin Air, katanya murah. Tapi saya belom berhasil2 bisa beli via online. Kalau Jeju Air bisa via online, hanya saja harganya lebih mahal. Mohon saran nya. Terimakasih banyak yaa....

Share this post


Link to post
Share on other sites

gw suka jeju...

suka banged malah,,hehehe

klo di komper2 ama bali y susah jg,,pasti ada kelebihan msg2 hehe

tapi bali too crowded c (bwt sayah) jeju enak krn adem n tenang

walopun pas gw kesana pas penghujung winter,,anginnya kenceng bgd,kudu berpakaian serba tebal

n jdnya g bs maen2 di pantai deh...

tapi overall gw suka jeju,,n pengen kesana lg *klo tar hanimun :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Anggraeni Srihartati
      Halo rekan2,
      Saya dan teman saya akan ke Seoul dan mau lanjut ke Jeju pada tanggal 24-25 April, untuk menghemat waktu rencananya kami mau sewa mobil/taksi saja untuk perharinya 10 jam dengan range harga kisaran 150.000 krw/day.
      Mungkin ada teman2 yg ada di Jeju atau berencana ke Jeju juga pada 2 hari itu? Aku dan temenku berdua, jadi kami butuh 2 orang rekan lagi sehingga cost rental mobil/taksi bisa lebih murah
      jika berminat bisa dm atau wa ya ke 08978281201.
      terima kasih :)
    • By Putri Parameswari
      Hai,
      Salam kenal, aku putri
      Aku ada rencana ke korea di tanggal 18 - 24 april 2018
      Mau nyari temen untuk sharing cost dan bareng selama disana
      Sejauh ini aku baru berdua sama temenku

      Let me know kalo ada yang mau join
      Thank you!
    • By Endah Nurdianti
      Hi,
      Saya rencana mau ke Korea spring 2018 ini yaitu di bulan april. Mungkin tanggal 13-22 april sklian for my bday celebration on the 19th. Cari temen ( cewe) buat traveling bareng karna gk biasa solo travel juga. Untuk jalan2nya disana bisa diskusi lebih lanjut. 
      Line : 19frenchie
    • By Timaro
      rencana berangkat 6 february nanti, lagi ada korea grand sale. ini kaya gimana memaksimalkannya ya... mungkin ada yg pernah ngerasain tahun lalu? 
      kalau boleh di share disini...
    • By Yos
      Bingung mau start dari mana.....
      Jadi kali ini short trip to Korea, 7 hari aja periode 23 - 30 Oktober 2017.
      Karena keterbatasan bahasa dan versi ga mau ribet, kita putuskan untuk ambil tour aja. Awalnya ambil His travel eh menjelang deadline quota masih ga terpenuhi juga ya sudah banting setir ke Bayu Buana lagi... harga idem 13jt gitu all in.
      Korea ini visanya ribet ya, harus pake lampiran SPT tahunan segala jujur jadi males balik lagi kalau ribet mah, masih mending rekening 3 bulan masih normal euyyyy....
       
      Hari 1 dan 2 (Jkt - Seoul)
      Nah 23 oktober kita berangkat dengan pesawat malam dan 24 oktober paginya kita sudah sampai di Incheon Airport, Seoul.
      Seharusnya jadwal hari ini adalah bikin kimchi, terus ke Geyongbok tapi dikarenakan waktu yang ga memungkinkan 2 hal itu digusur switch ke hari terakhir. Jadi hari pertama ini kita hanya jalan2 keliling ke National Folk Museum dan lanjut ngejar pesawat ke Jeju Island dari Gimpo Airport.
      National Folk Museum itu sendiri rupanya menu wajib kalau kita ikut tour ke Korea. Isinya adalah sejarah kebudayaan Korea, dan sambil jalan kelilingin museum dijelasin sama si tour lokalnya.. Eh aku lupa bilang bahwa walau dari Jkt ada tour guidenya tapi semua tour yang dateng ke Korea didampingin oleh tour lokal yang fasih bahasa indonesia... Dan jujur memang kesulitan bahasa disini, orang Korea males dan ga mau belajar bahasa lain, bahasa inggris aja langka apalagi indo...
      Oh ya 1 lagi, orang korea itu paling anti difoto apalagi di videoin tanpa seijin mereka ... masalahnyaaaaa minta ijin pun ga bakal dikasih, ga ngerti deh kenapa mereka anti difoto, dan di banyak tempat seperti di dalam National Folk Museum ini pun ga boleh foto2... jadi hasilnya ga ada foto2 susasana di dalam National Folk Museum ini... kalau di luar sih boleh aja foto.

      Nah setelah dari National Folk Museum langsung lunch tapi lupa lunchnya apa terus langsung ke Gimpo Airport untuk penerbangan ke Jeju Island...
      Di Gimpo sambil nunggu boarding kepengen ngopi dan ketemu kopi yang ini


      Dan dasar ndesoooo aku baru tau dari temen bahwa caffee ini terkenal karena banyak di shoot di drama korea, lha mana aku tauuuu?
      Ok kita lanjut terbang ke Jeju dan bermalam di Jeju
      Dan ga lupa pas sampe hotel cari minimarket terdekat terus hunting2 teh, nah nemunya ginian... not bad lah untuk teh 2000 won dan hershey coklat cookiesnya promo 1000 won dpt 3 pak


       
      Hari 3 & 4 (Jeju Island)
      Pagi ini kita acaranya ke Seongsan Sunrise Peak, isinya adalah suatu pinggir laut gitu, isinya pemandangan pinggir laut. Ada sih beberapa pertunjukan lagi yaitu wanita penyelam tertua di Korea, tapi itu aja waktu tayangnya dan kalau mau nonton harus bayar lagi, terus kalau ikut tour pastinya ga keburu untuk liat atraksi yang ada... Sampai disini aku mulai ngoceh karena belum terasa suasana autum-nya...




      Kayaknya ga sah klo tiap pergi ga ada adegan kissing-nya... maaf yaaaa
      Nah sehabis dari Seongsan ini kita lanjut ke desa Jeju, katanya si tour guide lokal perempuan Jeju itu sesuatu banget... dan desa Jeju ini isinya masih asli rumah dan org2nya ga boleh dirubah ke modern oleh pemerintah korea. Nah sesampainya disana, perempuan Jeju itu menceritakan tentang sejarah budaya laki2 dan perempuan disana, tentang bagaimana dulu laki2 posisinya lebih tinggi dari perempuan karena jumlah laki2 1:10 dengan perempuan. Jadi poligami diperbolehkan, laki2 punya istri bisa 4 atau 5, ga perlu kerja, ongkang2 kaki, tinggal minta duit dan semua perempuan yang kerja,
      Beda dengan sekarang, perempuan justru posisinya lebih tinggi dari laki2... kalau dulu perempuan merit itu berarti sengsara karena harus melayani keseluruhan keluarga, kalau sekarang malah katanya laki2 korea yang cuci baju masak dll walau tetap bekerja juga... gitu katanya...
      Intinya sih di desa Jeju ini isinya mereka berjualan produk sejenis Goji Beri yang sudah diekstrak, madu khusus dan bubuk dari tulang kuda.
      Aku beli goji berinya karena harganya make sense dan sudah pernah minum yang versi barat dan manfaatnya bagus. Kalau madu dan tulang kuda duh ga dulu deh...
      Di desa Jeju ini juga tidak boleh foto2 apalagi video lho yaaa karena mereka ga mau dan ga jelas alasannya.
      Dari desa Jeju lanjut lunch dulu dong dan ini lunchnya ku sukaaa yaitu Babi Hitam (Gochan) yang memang khas peliharaan di Jeju... rasanya wowww enak.. dan untuk yang muslim maka dagingnya akan diganti dengan daging bebek

      Dan si tour guide lokal kasih kita coba soju rasa jeruk rasanya enak banget tapi sayangnya sampe pulang ga nemu lagi yang jual

      Setelah makan lanjut lagi ke Trick Eye Museum & Ice Gallery.. isinya itu seperti trick eye yang ada di ancol dan bali, tapi untuk koleksi sih maish lebih lengkap jakarta dan bali... menurutku lho yaaaa
      Ice Gallerynya oke tapi untuk foto hasilnya kurang bagus karena cahaya yang kurang di dalam ice gallery ini

      Lanjut lagi untuk nonton pertunjukan Nanta Show, dan aku acungin jempol untuk Nanta Show ini, isinya kocak, menghibur dan bikin sakit perut karena ketawa... dan skill mereka dalam memainkan alat2 dapur untuk jadi suatu pertunjukan aku acungi jempol. Tapi sayangnya ga boleh foto apalagi video jadi ga ada dokumentasi untuk ini. Durasi pertunjukan sekitar 90-120 menit.
      Setelah dari ini kita balik ke hotel tapi melewati dulu yang namanya Mysterius Road... dan ini adalah suatu jalan setapak kira2 300 meter, dimana tampaknya ada magnet alam di sepanjang ruas jalan itu. Jadi pas sampai di jalan itu mesin mobil bus dimatikan tapi anehnya bus tetap jalan walaupun jalannya menanjak... nah ada apa ayoooo
      Hari ke 4, rencana hari ini adalah pagi-pagi langsung ke Garden of Morning Calm, isinya adalah kebun bunga yang luas dan masih akan bertambah luas karena masih di expansi di beberapa bagian. Nah... akhirnya ketemu juga suasan autum disini asikkk, foto2 ahhh



      Dari Garden of Morning Calm kita lanjut ke Teddy Bear Museum, kecil sih museumnya tapi lumayanlah isinya....

      Dan abis itu ngebut ke Nami Island yang terkenal dengan lokasi shooting Winter Sonata.. Disini suasama autum juga sudah terasa, dan karena dibatasi waktu kita langsung cari patung khas icon disini, si winter sonata itu dan untuk foto dengan patungnya antri seperti kalau mau foto sama hachiko


      Pas mau balik dr Nami Island antri feri nya luar biasa, antrian udah dari bbrp puluh meter sebelum anjungan, buset deh.... Tapi pas dinnernya itu sesuatu banget karena menunya itu Sup ayam ginseng... wuih 1 ekor  ayam sedang untuk sendirian, pas banget malam2 makan sup ini, mantep deh plus minumnya dikasih soju atau sake ga tau persis... pasangan yang ideal

      Sesudahnya kita mampir sebentar aja ke Dragon Head Rock, tapi karena sudah malam ga bisa dokumentasi juga, dan bentuknya pun ga mirip dragon.... bingung.... Sudahlah balik hotel aja istirahat...
       
      Hari 5 (Mt Seorak)
      Nah pagi ini semangat karena mau ke Mt. Seorak yang katanya juga bagus itu.. karena kita nginepnya di Mt. Seorak juga maka perjalanan ke lokasi ga lama. Dan beruntung sampai cukup pagi karena kalau ga rasanya antri untuk naik cable car ke atas itu sesuatu. Buat temen2 yang ke Mt. Seorak inget ya kalau sudah naik cable car naik nanjak jalan kaki sampai puncak Seorak, karena worth it dan sayang banget kalau ga sampai puncak.

      Saran untuk temen2 yang mau ke Mt. Seorak lebih pagi datengnya lebih bagus karena pas pulangnya antrian untuk semua kendaraan menuju Mt. Seorak dah panjang banget berkm2 gitu. Saking padatnya arus kendaraan yang menuju Mt. Seorak maka mau ga mau kita jalan kaki menuju bus karena bus nya stuck macet antrian dan kalau nunggu bus itu weleh bisa berjam2 baru sampai...
      Akhirnya kita jalan kaki dan kok ga sampe2 ya ke bus nya? pas akhirnya kita bisa mendekati si bus yang juga usaha mendekati kita, ternyata kita sudah jalan kaki sebanyak 10600 langkah ini pun karena ada peserta tour yang bawa alat yang ngitungin jalan kaki berapa langkah itu lho... sinting berarti sekitar 6km lah jalan kakinya... laper deh....
      Untungnya abis itu langsung lunch dan lunchnya oke Roast Chic with Hengju Cheese, oke lah boleh juga sebelum menuju perjalanan sekitar 3 jam dengan bus ke Everland.

      Setelah lunch kita menuju ke Everland, versi kecilnya disneyland di korea, mulai dari design masuk semua persis sama dengan USJ, tapi secara saya kurang begitu suka dengan isinya plus kita sampe sudah sore, dan banyak wahana yang sudah tutup jam 6 sore wah sudahlah jalan2 aja keliling dan ga foto2 liat2 aja dan akhirnya kita dinner di KFC karena dinnernya yang kali ini bayar sendiri. Paket 7500 won sudah dapat 2 ayam, minum dan kentang. Mereka ga ada menu nasi di KFC nya dan jangan harap ketemu sambel ya semuanya cuma ada saos tomat.
      Akhirnya balik ke hotel lagi dan posisi sudah di Seoul lagi ya sekarang... hotel di Seoul lebih kecil secara size tapi nyaman dan breakfastnya beneran american breakfast, jadi sesuai selera, dan hunting lagi malam2 ke mini market untuk cari soju terakhir

       
      Hari 6 & 7 (Seoul)
      Hari ke 6 ini kita akhirnya ke Geyongbok yang pas hari pertama ga bisa karena waktu mepet, setelah itu latihan bikin kimchi dan cobain han book.
      Geyongbook Palace isinya itu gerbang berlapis-lapis, kalau masuk ke sana pake hanbook ga usah bayar tiket.
      Foto bikin kimchi belum disave karena difotoin sm fotoman yang ikut sama kita selama tour, jadi di akhir tour kita dikasih hasil cetakan foto2nya baik yang candid atau bukan sementara soft filenya akan dikirimkan menyusul, tentunya bayar untuk foto2 ini lho.
      Cobain hanbook itu 1 gedung dengan bikin kimchi, dan akhirnya aku beli nori berbagai rasa karena enak untuk dicampur nasi, dan hanbooknya sistim pake sendiri, copot sendiri, foto sendiri, taruh lagi di rak baju

      ini ceritanya versi suami pulang pagi foto han booknya
      Sehabis kimchi dan han book, sisa hari itu lanjut dengan belanja2 ke tempat2 kosmetik seperty duty free, ginseng shop...
      Sampai disini masih belum beli souvenir karena harga2 souvenir di tempat2 wisata itu OMG mahalnya dan ga worth it untungnya tour guide lokal kita kasih acara tambahan ke DOOTA di Duangdaemon, itu seperti mangga dua nya jakarta tapi jauh lebih bersih dan rapih... kita diajak naik ke lantai 6 dan begitu selesai eskalator lantai 6 di depan kita udah ada toko souvenir wah harganya baru asik
      gantungan kunci dan magnet kulkas per 8 atau 10 pcs harganya antara 4000 - 5000 won (kalau beli 10 set dapet free lg 1 set), sepasang sumpit dan sendok khas ada ukiran koreanya 1500 won, kalau sumpit yang isinya 5 pasang 5000 won, berbagai cemilan kekinian almond berbagai rasa itu 7500 won (padahal temen yang baru aja balik dr korea bilang harga jualnya 10000 won), nah akhirnya kesampean juga beli souvenir

      Nah sudah puas balik deh ke hotel...
      Hari ke 7, hari terakhir sebelum sore balik ke jakarta...
      Hari ini fokusnya ke Red Pine Shop (ini juga wajib karena versi mereka jualan red pine oil yang ternyata ga di eksport ke luar korea).... harganya mahal sih tapi karena di demonstrasikan dan test gratis kondisi pembuluh darah masing2 akhirnya aku beli untuk kami berdua minum... dan sssttt... efeknya sudah terasa lho khusus untuk suami istri
      Dari red pine sebelum ke airport mampir sebentar di salah satu tempat untuk mereka yang belum puas beli souvenir dan mau beli ramen2 itu lho, samyang dan teman2nya... dan bisa di pak dalam dus untuk masuk bagasi nanti si airport.
      Akhirnya... sampai juga di airport untuk keberangkatan pulang ke jakarta. Celingak celinguk cari wrapping dan ternyata ga ada wrapping di korea dengan alasan mereka akan scan bagasi dan akan langsung dibuka kalau dirasa ada yang mencurigakan. Bener aja, salah satu koper kami diminta untuk dibuka dan ternyata yang mereka curigai adalah kaleng bedak Herocyn sodara2... dan kaleng bedak itu meraka kocok2 duh untungnya ga dibuka karena kalau dibuka berhamburan kemana2 itu bedaknya... padahal ada versi bahasa inggrisnya di kaleng tapi mereka ga bisa baca, parah kan????
      Akhirnya setelah check in, berkeliaranlah kita cari makan di airport yang ternyata hanya ada di lantai 2 ya temans... makanannya enak2 dan harganya make sense menurutku. Dan inilah lunch terakhir kita sebelum pulang...

      Nah demikianlah short trip kali ini ke Korea...
      Kesan2ku adalah:
      1. Korea orang2nya kaku dan individualis, jangan sekali2 foto mereka, suamiku pernah minta aja tetep ditolak
      2. Makanan khasnya sendiri sebenarnya enak, jadi kemarin beruntung bisa cobain beberapa makanan uniknya
      3. Jangan berharap ada wrapping di airport korea
      4. Kalau memang bisa backpackeran dan oke dari segi bahasa lbh baik backpacker sih krn Garden of Morning Calm dan nami Island, dan Mt. Seorak ga puas kalau cuma sebentar
      5. Bikin visa-nya ribet karena harus ada SPT tahunan
      6. Untuk yang cewe lebih baik selalu sedia botol aqua kosong di tas karena toilet disana ga ada air semprotannya
      7. Kalau ke Jeju beli coklat jeruknya, itu unik dan yang crunchy enak (foto menyusul)
      8. Kalau mau beli souvenir murah ke Dongdaemon masuk dari DOOTA, terus langsung naik eskalator sampai lantai 6, lirik kiri dikit nah udah keliatan toko souvenir dan snacknya, harga bersahabat
      Demikian para suhu, semoga berkenan ya, maaf FR nya telat
      @deffa @twindry @HarrisWang @Hartono Hasian @Sahat









    • By Timaro
      Aku udah lama mulai log in disini. Tapi belum ada cerita apapun(belum mulai traveling). Nah, tgl 7 - 10 february ini aku rencana ke korea berdua bareng teman. Mungkin ada member disini yang ke korea di tanggal yg sama...kita bisa ketemu disana
    • By Maritim Reval
      Info Korea Selatan
      Republik Korea (bahasa Korea: Daehan Minguk (Hangul: 대한민국; Hanja: 大韓民國); bahasa Inggris: Republic of Korea/ROK) atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan atau Korsel adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea.
      Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Laut Kuning di sebelah barat, Jepang berada di seberang Laut Jepang (disebut “Laut Timur” oleh orang-orang Korea) dan Selat Korea berada di bagian tenggara.
      Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國). oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; “Chosŏn Selatan”) di Korea Utara. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul (서울).
      Penemuan arkeologis menunjukkan bahwa Semenanjung Korea telah didiami sejak Masa Paleolitik Awal. Sejarah Korea dimulai dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea di bawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu di bawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena dianeksasi oleh Jepang.
      Setelah liberalisasi dan pendudukan oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada akhir Perang Dunia II, Wilayah Korea akhirnya dibagi menjadi Korea Utara dan Korea Selatan.
      Pemerintahan Korea Selatan
      Korea Selatan adalah negara republik. Seperti pada negara-negara demokrasi lainnya, Korea Selatan membagi pemerintahannya dalam tiga bagian: eksekutif, yudikatif dan legislatif. Lembaga eksekutif dipegang oleh presiden yang dipilih berdasarkan hasil pemilu untuk masa jabatan 5 tahun dan dibantu oleh Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan Majelis Nasional. Presiden bertindak sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan.
      Lembaga legislatif dipegang oleh dewan perwakilan yang menjabat selama 4 tahun. Pelaksanaan sidang paripurna diadakan setiap setahun sekali atau berdasarkan permintaan presiden. Sidang ini terbuka untuk umum namun dapat berlangsung tertutup.
      Pengadilan konstitusional menjadi lembaga tertinggi pemegang kekuasaan yudikatif yang terdiri atas 9 hakim yang direkomendasikan oleh presiden dan dewan perwakilan. Hakim akan menjabat selama enam tahun dan usianya tidak boleh melebihi 65 tahun pada saat terpilih.