redocean

Keliling Pasar di Hanoi

11 posts in this topic

 

Walaupun lebih terkenal dengan berbagai macam danau dan bangunan bersejarahnya, Kota Hanoi juga memiliki pusat-pusat perbelanjaan souvenir yang bisa anda kunjungi. Anda bisa menemukan berbagai macam souvenir dari mulai jenis souvenir pada umumnya hingga kerajinan-kerajinan khas Vietnam. Berikut beberapa tempat yang menjadi pusat perbelanjaan para turis dalam mencari oleh-oleh:

  • Dong Xuan Market

Terletak sekitar 900 meter dari Hoan Kiem Lake, anda pasti dengan mudah menemukan pasar ini. Dong Xuan Market merupakan pasar terbesar di Kota Hanoi. Anda akan menjumpai betapa padatnya pasar ini. Antara satu kios dan kios lainnya memiliki jarak yang sempit sehingga anda harus pintar-pintar mencari jalan. Namun sepertinya, bagi anda yang sering berkunjung ke pusat perbelanjaan di Indonesia seperti Mangga Dua dan Tanah Abang akan terbiasa dengan hal ini.

Sebagai pasar terbesar di Kota Hanoi, Dong Xuan menyediakan berbagai macam jenis barang.

 

Anda bisa memilih apa saja untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Mulai dari aneka makanan hingga kaos, pakaian, sepatu, sandal, alat makan, gantungan, handuk, tas. Layaknya mall pada umumnya, Dong Xuan Market memang menyediakan apa saja yang dibutuhkan masyarakat. Anda bisa membelinya secara satuan, walaupun Dong Xuan Market lebih cenderung pada bentuk pasar grosir. Untuk masalah harga, anda bisa melakukan tawar menawar untuk mendapatkan harga terbaik. Harga di Dong Xuan Market dikenal lebih murah dari daerah lain di Kota Hanoi. Di sinilah pusat bisnis dan jual beli Hanoi berada. Anda akan merasakan hawa super sibuk dan padat di Dong Xuan Market.

 

Dong_Xuan_market.jpg

 

Pasar yang dahulunya merupakan salah satu saksi sejarah pertempuran sengit antara Pahlawan Vietnam dan Imperialis Perancis ini memiliki pasar outdoor yang digelar malam hari. Dong Xuan Night Market atau pasar malam Dong Xuan ini bisa menjadi tujuan jalan-jalan malam anda di Hanoi. Selain menjual berbagai barang, food court yang ada di pasar mala mini merupakan magnet lain dari Dong Xuan. Pasar ini selalu ramai dikunjungi baik oleh orang lokal maupun para turis asing. Oleh karenanya, selalu waspada terhadap segala kemungkinan tindakan para pencopet jahil.

 

  • Hang Da Market

Hang Da Market merupakan pasar terpadat kedua setelah Dong Xuan Market. Tempat dari Hang Da memang tidak sebesar Dong Xuan. Akan tetapi, Hand Da merupakan pasar yang menyediakan berbagai jenis kerajinan tangan ala Vietnam yang bisa anda jadikan buah tangan. Anda bisa mendapatkan keramik-keramik yang indah atau berbagai jenis pot dari tanah liat yang memukau.

 

Hang-Da-market.jpeg

 

Jangan ketinggalan untuk membeli aodai, pakaian adat khas Vietnam. Anda bisa mencoba ukurannya, apalagi untuk ukuran sesame orang Asia, pasti tidak sulit untuk mendapatkannya. 

Pastikan anda menawar mulai dari 50% harga yang ditawarkan para pedagang pada anda. Harga yang ditawarkan biasanya melambung jauh dari harga aslinya, apalagi untuk para turis. Hati-hati dan berusaha mendapatkan harga serendah mungkin. Hang Da market juga dikenal sebagai pasar barang bekas. Jika beruntung, anda akan mendapatkan barang second dengan kualitas yang tinggi.

 

  • Han Gai Street

Han Gai Street saat ini  dikenal sebagai silk street, karena di sini adalah pusat jual beli kain sutra beserta berbagai jenis produknya. Han Gai terletak di utara Hoan Kiem Lake. Perkembangan Han Gai sebagai Silk Street sangat pesat, karena awalnya tempat ini hanya populer di kalangan orang lokal Vietnam saja. Namun seiring dengan semakin banyaknya turis asing di Hanoi, maka Han Gai Street pun mulai terkenal. Han Gai merupakan jalan yang memiliki panjang hanya 250 meter namun memiliki lebih dari 90 kios yang menjual kain sutra dan berbagai produk lain seperti pakaian, dompet, dan lain sebagainya. Jalanan ini begitu terlihat memesona, karena warna-warni yang berasal dari kain sutra yang dipajang di sepanjang jalan. Anda bisa berbelanja sekaligus memanjakan mata dengan warna-warni yang indah di jalan Han Gai ini.

 

Vietnam-HanoiOldQuarter-small.jpg

  • Quang Ba Street

Jika Han Gai terkenal sebagai jalan sutera, maka Quang Ba adalah jalan bunga. Di sini merupakan pasar bunga yang dibuka sejak dini hingga pagi hari saja. Quang Ba terletak di distrik Tay Ho dan bisa menjadi tempat yang menarik yang bisa anda kunjungi di pagi hari. Bunga-bunga di sini berasal dari berbagai daerah di Kota Hanoi dan sekitarnya. Tengah malam, pasar ini mulai berdetak. Banyak sekali mobil dan motor pengantar bunga segar dari berbagai tempat di Hanoi dan para pedagang pun bersiap membuka kios masing-masing. Suasana pasar bunga ini begitu segar di pagi hari dan pastinya sangat indah. Walaupun tidak berbelanja, pasar ini menjadi tempat yang patut dikunjungi di pagi hari Kota Hanoi.

 

quang-ba-flower-market.jpg

Jalan2 likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah...menarik sekali Sis, di setiap pasar jadi mempunyai ciri khas masing2 ya...untuk harga pasarannya sendiri bagaimana Sis...mahal2 atau tidak?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Artikel yg sangat bermanfaat.. pasti berguna saat sy ke hanoi nanti...thanks!

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah...menarik sekali Sis, di setiap pasar jadi mempunyai ciri khas masing2 ya...untuk harga pasarannya sendiri bagaimana Sis...mahal2 atau tidak?

utk ukuran indo... mata uang vietnm msh trmsk murah sis.. jd hrga ya standar bs dbilng :)

 

Artikel yg sangat bermanfaat.. pasti berguna saat sy ke hanoi nanti...thanks!

jgn lupa fto2nya y mbaak :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

seperti pasar tradisional ya mba...Quang Ba Street, kalau di Indonesia seperti pasar bunga yang ada di Rawa Belong...malah menurut saya masih bagusan di Rawa Belong karena tidak becek :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

seperti pasar tradisional ya mba...Quang Ba Street, kalau di Indonesia seperti pasar bunga yang ada di Rawa Belong...malah menurut saya masih bagusan di Rawa Belong karena tidak becek :D

iya bener pasar bunga gitu.. saya belum pernah ke Rawa Belong.. dimana itu sis?

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah tempatnya keliatannya khas gitu ya kalau di sini harga nya terjangkau dong ya? tapi emang keliatan kayak pasar pada umumnya aja ya..

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah tempatnya keliatannya khas gitu ya kalau di sini harga nya terjangkau dong ya? tapi emang keliatan kayak pasar pada umumnya aja ya..

beda suasana aja ya mbak.. ini suasana luar negeri :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Update info saja.. Sept kemarin saya dari Hanoi..

Hang Da market sekarang jadi semacam mall kecil dengan berbagai butik internasional seperti LV, Ferragamo, Chanel, dll.  Saya tidak sempat masuk ke dalamnya, hanya beberapa kali lewat baik dengan mobil atau jalan kaki (malam hari, jadi sudah tutup ga bisa masuk). Menurut tour guide saya yg memang penduduk Hanoi, Hang Da market ini memang sekarang lebih banyak barang branded, tapi penduduk lokal Hanoi kurang suka belanja disana karena harga lebih tinggi dari toko2 tradisional yang memang ada di setiap sudut Hanoi. Kalaupun ke mall ini, penduduk lokal biasanya hanya untuk membandingkan harga, tapi nanti belanjanya tetap di toko tradisional. Demikian sekilas infonya, bagi yang ke Hanoi bisa dilihat sendiri yah...

kyosash likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • Cari Teman - IndoChina Trip 16 - 30 Dec 2016
      By j.Leo
      Halo, saya Leo.
      Saya akan melakukan trip Indochina 16 - 30 Dec, dengan itinerary kasar sebagai berikut:
      17 Dec Vientiane (Laos)
      18 Dec: Luang Prabang (Laos)
      21 Dec: Bangkok (Thailand)
      24 Dec: Siem Reap (Cambodia)
      26 Dec: Mui Ne (Vietnam)
      28 Dec: Ho Chi Minh (Vietnam)
      30 Dec: Flight HCMC - Jkt
      Seandainya ada teman-teman yang berminat untuk ikutan sehingga bisa sharing cost tempat tinggal dan transport darat, monggo contact saya melalui BBM pin 57455CB5 ya =)
      Airasia lagi ada promo tiket nih, saya sertakan linknya utk mempersuasi mempermudah pengecekan harga (bukan promosi ya min) 
       
    • Backpacker Menelusuri Vietnam dari Selatan sampai ke ujung Utara.
      By Yones deliyandra
      Hi man temans.. apa kabar? Semoga kita semua sehat dan kuat yaa, sehingga masih diberi kesempatan untuk menikmati segala ciptaan Tuhan. ketemu lagi dengan saya Yones, yang terdahulu saya pernah berbagi tentang perjalanan saya ke Maldives,    Kali ini saya akan berbagi tentang perjalanan saya untuk menyusuri Vietnam dimulai dari bagian Selatan sampai ujung Utara Vietnam selama 10 hari. Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk memenuhi 1 dari wishlist saya untuk trip keluar negeri. Saya memang memiliki beberapa wishlist untuk dalam dan luar negeri, dan apakah itu semuanya terwujud? tidak! tapi ada. Yang penting kita berani bermimpi, rangkai mimpi itu dan berusaha mewujudkannya. Apakah gampang? tidak! semuanya butuh kerja keras dan pengorbanan. Mudah-mudahan wishlist lain segera menyusul..aminn... heheh bantu amin kan dong.. biar kita bisa jalan-jalan bareng.. hehhehe aminnnnn. Beberapa hari ini banyak sekali teman-teman saya dari Instagram dan Facebook yang meminta info dan itinerary tentang perjalanan kali ini. Saya ga enak jika membuat teman-teman terlalu lama menunggu, untuk itu saya sampaikan secara ringkas dulu ya.. untuk cerita-cerita seru dan lagi unik serta perasaan saya saat perjalanan ini, menyusulya. Soalnya butuh waktu dan ketenangan untuk bisa mengungkapkannya... heheh cielee.. jangan diejek donk... xixiix
        Mari to the point.. hahhaha Saya merencanakan trip kali ini fokus ke Vietnam saja, kenapa tidak ke Indochina lainnya sekaligus. Alasannya klasiknya adalah masalah waktu, dan alasan kerennya adalah saya ingin benar-benar menyelami tentang Vietnam aja, tanpa terganggu oleh bahasa lain, mata uang lain, atau budaya lain.. awas kalo bilang lebay. Perjalanan ini kami mulai dari selatan menuju utara vietnam.   Dari gambar peta di atas diliat, untuk selatan Vietnam kita bisa mulai dari Ho Chi Minh City (Saigon) dan berakhir di Hanoi. Itinerary
      Day 1,  30 April 2016 Berangkat dari Jakarta dengan kereta malam, ehhh pesawat malam nya si burung merah tercinta alias Air Asia. Sampai di KLIA2 tengah malam. Dan selanjutnya ritual wajib bagi backpacker adalah buka lapak.... cari spot tercantik untuk gelar lapak dan tiduuuuuur donk.   Day 2, 1 Mei 2016 Saya memilih penerbangan pagi atau siang untuk menuju Ho Chi Minh City, kenapa?.. alasannya adalah keamanan. Dari kabar yang beredar saya dengar dan baca kalo di Ho Chi Minh City sekarang banyak sekali scamnya, terutama di taxi dan dijalan sepi. Untuk itu saya benar-benar menghindari kedua hal itu. Sampai di Ho Chi Mint City saat pagi sampai jam 6 sore, kita masih bisa menggunakan bus untuk menuju ke daerah distrik 1 (areanya banyak hotel backpacker dan objek wisata dikota ini). Jika sudah malam hanya ada taxi, dan itu cendrung rawan. Kalo emang punya badan gede kaya Aderai yaaa gapapa, tapi kalo badan nya ceking kaya saya... ahhhhh kaga beraniiii... mending cari amann aja dah... Dari bandara Tan Son Airport HCMC menuju Distrik 1 bisa menaiki Bus 152. Keluar bandara dengan wajah sok pinter gitu lansung aja belok kanan, sampai keliatan Bus 152, jangan pikir panjang-panjang lansung aja naik, ga usah noleh kiri-kanan.. hahahha... harganya berapaa? 5000 dong aja kok... Bisa turun di Ben Than Market, dan karena hotel kita di jalan Pham Ngu Lao, keluar bus belok kiri dan jalan lurus kedepan sampai ketemu jalan Pham Ngu Lao, dekeet kok yaaa. Ben Than Market Sore ini kami di HCMC mengunjungi City hall, dan Patung paman Ho Chi Minh.. di hall ini pada sore hari akan sangat rame, dan ada beberapa pertunjukan yang bisa kita nikmati secara free... yeeeey. City hall
      Sebelum pulang ke hotel, kami memesan tiket untuk ke Mui Ne esok hari di TheSinhTourist seharga 99.000 dong (sitting bus) berangkat jam 2 siang (lama perjalanan adalah 5 jam) 

      Day 3, 2 Mei 2016 Pagi sampai siang berkunjung ke : People Committee Hall (free) People Committee Hall Cathedral Notre Dame  (free) Cathedral Notre Dame Central Post Office (free) Central Post Office Independence Palace (30.000 dong / org) Ben Than Market Siangnya kami melanjutkan perjalanan ke Mui Ne dengan bus.HCMC (Saigon) - Mui ne (lama perjalanan 5 jam) berangkat jam 2 siang sampai jam 7 malam. Sampai di Mui Ne kami menginap di Muine Hills (lansung bisa turun di dekat hotel) seharga 15$ USD/night. Kami juga lansung memesan paket Tour Muine Sunrise seharga 6$ USD dihotel.   Day 4, 3 Mei 2016 Jam 3 pagi bangun dan siap untuk Tour Muine. Tour sand dunes trip ini meliputi : Fairy stream Fairy stream Fairy stream Fishing village Fishing village White sand dunes White sand dunes   White sand dunes Red sand dunes. Red sand dunes Red sand dunes Ada 2 pilihan, yaitu : Pagi (menikmati sunrise matahari terbit, tour dimulai jam 4 pagi sampai jam 9 pagi) Sore (menikmati sunsite matahari terbenam, tour dimulai jam 2 siang sampai jam 7 malam) Saya memilih pagi, karena pagi lebih sejuk dan tidak terlalu panas. Sebelum kembali ke hotel, kami sempatkan mencari tiket bus ke Dalat untuk berangkat siang ini. Ada tiket dijual di hotel dan outlet2 yang banyak disekitar hotel. Kami membeli di outlet karena lebih murah daripada beli di hotel. Kami dapat tiket bus ke Dalat 4$ / orang, berangkat jam 1 siang. Kembali ke hotel untuk bersih dan packing. Berangkat jam 1 siang dan jam 4 sore kami sampai di Dalat. Di Dalat kami menginap di Duy Huang Hotel seharga Rp. 169.000 / malam. Dekat dengan pusat kota Dalat dan 10 menit jalan kaki ke pusat kota Dalat.
      Day 5, 4 Mei 2016 Keliling kota Dalat. Kami menyewa sepeda motor seharga 100.000 Dong, dan bisa sewa di depan Lotteria pusat kota Dalat. Domaine De Marie (free) Domaine De Marie Domaine De Marie Ligh Son Pagoda (free) Ligh Son Pagoda City flower garden (30.000 Dong) City flower garden Dalat Railway Station (free) Dalat Railway Station Crazy house (40.000 Dong) Dalat cathedral (Free) Pasar dalat (free) Dalat Lake (free) Dalat Lake
      Day 6, 5 Mei 2016 Bersiap menuju Hanoi dengan Vietjetair. Dari kota Dalat menuju Airport dalat bisa menggunakan suttle bus seharga 40.000 Dong lama perjalanan lebih kurang 45 menit. Sejauh 30 km. Dalat – Hanoi di tempuh selama 2 jam. Sampai di bandara hanoi kita lansung menuju daerah Old Quarter. (kawasan backpacker) Menuju ke Old Quarter kami menggunakan bus kota no 17 dengan harga hanya 7.000 Dong. Selama 1,5 jam. bus kota no 17 Jika naik bus jetstar, mungkin bisa lebih cepat dengan harga 40.000 Dong. Sampai di Old Quarter kami lansung mencari tiket Bus ke Sapa. Awalnya kami hanya memesan tiket pergi seharga 260.000 Dong / orang. Setelah itu kepikiran buat lansung beli tiket pulang nya juga (Sapa – Hanoi). Maka kami lansung memesan tiket pulang, dan dapat harga lebih murah yaitu 225.000 Dong / orang. Tau gini, lebih baik memesan lansung PP diawal. Saat itu kita juga lansung memesan paket ke Halong bay untuk tanggal 8 Mei, seharga 23$ USD / orang (include kayaking), kalo tanpa kayaking hanya 18$ USD. Berangkat ke Sapa jam 9 Malam. Dan akan sampai di Sapa esok hari jam 6 pagi.
      Day 7, 6 Mei 2016 Sampai jam 6 pagi di Sapa. Kami lansung mencari hotel yang sudah di booking, katanya tidak jauh dari Sapa Town. Sebelum sampai di hotel Kami cari-cari paket treking 1 hari, akhirnya Kami membeli paket treking ke ibu-ibu yang sejak kami turun bus selalu mengikuti kami dan menawarkan paket treking. Mereka berpakaian tradisional suku Hmong. Bersama mama Bau Kami memilih si ibu yang keliahatan nya baik dan lucu, yang akhirnya kami memanggilnya dengan Mama Bau. Kami beli paket treking 1 hari ini seharga 10$ USD / orang. Treking Treking di mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore, sudah termasuk makan di rumah Mama Bau. Treking bersama mama Bau
      Day 8, 7 Mei 2016 Keliling sapa dengan menyewa sepeda motor seharga 100.000 Dong. Kami mengunjungi : Silver waterfal (15.000 Dong, 6 km dari Sapa town) Silver waterfal Love waterfall and Golden Stream (40.000 Dong, 2 km dari Sapa town) Love waterfall and Golden Stream   Love waterfall and Golden Stream Sapa Church (free) Sapa Church Sapa Town Square Bersama Hmong People Sapa market (free) Malam hari kami menuju Hanoi, berangkat jam 10 malam. Dan akan sampai di Hanoi esok hari jam 6 pagi.
      Day 9, 8 Mei 2016 Sampai di hanoi pagi, lansung menuju hotel yang sudah di book, numpang mandi dan siap-siap menunggu untuk dijemput untuk Halong Bay trip. Trip ke Halong bay 1 hari dimulai jam 8.30 pagi sampai jam 9 malam. Halong bay   Halong bay Malamnya menikmanti night market .
      Day 10, 9 Mei 2016 Hanoi - KL
      kembali melakukan ritual wajib yaitu dalah buka lapak.... cari spot tercantik untuk gelar lapak dan tiduuuuuur
      Day 11, 10 Mei 2016 Kuala lumpur (KLIA2) To Jakarta (CGK)
      Kembali ke kehidupan nyata.


      Rincian Biaya Perjalanan Rate $1 USD = 22.100 VND $1 USD  = 13.200 VND 1 VND = 0,6 IDR   Tiket pesawat
      Jakarta (CGK) – Kuala Lumpur (KLIA 2) by Air Asia seharga : 439.000 IDR
      Kuala Lumpur (KLIA 2) – Ho Chi Mint City by Air Asia seharga : 107 MYR (374.500 IDR)
      Dalat – Hanoi by Viejet Air seharga : 675.841 IDR
      Hanoi - Kuala Lumpur (KLIA 2) by Air Asia seharga : 911.979 IDR
      Kuala Lumpur (KLIA 2) – Jakarta (CGK) by Air Asia seharga : 146.250 IDR
      Total : 2.547.570 IDR   Penginapan (1 kamar isi 2 orang)
      Ho Chi Minh City, 1 night (Dai Huy Huang) seharga  : 197.944 IDR
      Mui Ne, 1 night (Muine Hills)seharga  : 317.655 VND (189.182 IDR)
      Dalat, 2 night (Duy Huang) seharga : 338.000 IDR
      Sapa, 1 night seharga : 174.271 IDR
      Hanoi, 1 night seharga : $11 USD (145.200 IDR) Total  : 1.044.597 IDR / 2 = 522.298 IDR   Bus antar kota
      Ho Chi Minh City – Mui Ne  : 99.000 VND
      Mui ne – Dalat : $4 USD (88.400 VND)
      Hanoi – Sapa : 260.000 VND
      Sapa – Hanoi : 225.000 VND Total : 672.400 VND   Bus dalam kota
      Bus dari bandara HCMC ke Distrik1 (Bus no. 152) : 5.000 VND
      Suttle bus dari kota Dalat ke Dalat airport : 40.000 VND
      Bus dari Hanoi airport ke Old Quarter (Bus kota no. 17) : 7.000 VND
      Taxi ke Hanoi Airport dari Old Quarter : 250.000 VND / 2 = 125.000 VND Total  : 177.000 VND     Paket tour
      Tour Muine Sand Dunes : $6 USD (132.600 VND)
      Sapa Treking 1 day : $10 USD (221.000 VND)
      Halong Bay 1 day include kayaking : $23 USD (508.300 VND) Total : $39 USD (861.900 VND)   Motor Rent
      Motor Rent di Dalat 1 day : 100.000 VND
      Motor Rent di Sapa 1 day : 100.000 VND Total : 200.000 VND   Tiket wisata Ho Chi Minh City
      People Committee hall : free
      Cathedral Notre Dame : free
      Central Post Office: free
      Independence Palace : 30.000 VND
      Mui Ne
      Fairy stream, Fishing village, white sand dunes dan red sand dunes (Tour Muine Sand Dunes) Dalat Domaine De Marie : free Ligh Son Pagoda  : free City flower garden : 30.000 VND Dalat Railway Station  : free Crazy house : 40.000 VND Dalat cathedral : free Pasar dalat : free Sapa SapaTreking (Sapa Treking 1 day) Silver waterfal : 15.000 VND Love waterfall and Golden Stream : 40.000 VND Sapa Church : free Sapa market : free Hanoi Halong Bay (Halong Bay 1 day) Total  : 155.000 VND   Total                                                                                      Pesawat + Penginapan : 3.069.868 IDR Bus antar kota + Bus dalam kota + Paket tour + Motor Rent + Tiket wisata  : 2.066.300 VND (1.230.605 IDR) Total Keseluruhan : 4.300.474 IDR   Perlu Untuk Diketahui ·         Ibukota Vietnam adalah Hanoi ·         Free visa untuk Warga Negara Indonesia ·         Mata uang Vietnam adalah Vietnam Dong (VND)
      Masih banyak cerita seru nan unik lainnya, nanti akan saya ceritakan lebih detailnya per kota selama di Vienam ini, beserta tips-tips yang mungkin akan sangat membatu...
      byee byeee... bobo dulu yaaa...
      Silakah kunjungi blog sederhana saya juga  yaa... http://yonesfd.blogspot.co.id/  terima kasih
       
    • Ganti Kartu SIMcard Provider apa di Vietnam?
      By Penggalih Herlambang
      Dear all Rekan-rekan,
      Mau tanya nih, minggu depan rencana mau ke Vietnam untuk pelatihan selama 12 hari. Nah pas cek kartu ternyata mahal banget ya kalau roaming pakai Indosat. Kira ada yang pernah coba pakai SIMCARD provider di Vietnam nggak? Rekomendasinya apa saja? Ribet nggak?
      Terima kasih,
      Salam
    • Traveling Indochina (4 Negara) , Share Cost
      By aprisnando
      Salam kenal guys,
      Ane newbie di sini,
      Ane punya rencana trip akhir tahun dari 10 November - 22 November (cuti 8 Har kerja),nah ane punya rencana ke 4 negara
      Jadi gini itinerary mentah yg ane punya
      1. 10 Nov-11 Nov CGK-KUL-RGN , berangkat kamis malam, menginap di KLIA2 pagi lanjut ke Yangon, sampe Yangon siang, langsung check in hostel dan keliling kota Yangon
       liat2 pagoda, Sule Pagoda, Shwedagon pagoda, mahabandoola park, dan sebagainya.
      2. 12-13 Nov Yangon-Bagan naik bus, jadi nginap semalam di bus, paginya tgl 13 langsung explore Bagan, dan sorenya langsung balik lagi ke Yangon untuk ngejar flight ke Bangkok
      3.14 Nov, RGN-DMK, Sampe Bangkok cuma istirahat aja sehari, kalo ada yang mau explore kota Bangkok ane anterin secara ane udah pernah kemari jadi Thailand buat transit aja,
      4. 15 Nov Malam, Bangkok - Siem Reap by bus, nginap di Bus semalam ke Siem Reap
      5. 16 Nov, Explore Siem reap seharian, ke angkor wat dsb. Nginap sehari di Siem Reap
      6. 17 Nov Malam, Siem Reap - Ho Chi Minh City Vietnam by bus, nginap di bus lagi
      7. 18 Nov, Explore ho chi minh, ke cu chi tunnel, museum2, notre dame, dsb. (berhubung ane ada saudara disini jadi ane bakal stay sampe tanggal 22), kalo kalian yang pengen
      duluan balik it's oke bakal ane temenin keliling2 dulu di Ho Chi Minh
       
      Begitulah singkatnya itinerary ane,
      Btw ane belum beli tiket dsb, kira2 budget flight aja sekitar 2.5 juta dari Jakarta-KL-Yangon-Bangkok-Ho Chi Minh-Jakarta (bisa lebih murah lagi sambil nunggu promo)
      Untuk biaya kasarnya ane spare sekitar 4 jutaan diluar flight (biaya tiap orang beda2 karena ada yang suka jajan, ada yang suka belanja, ada yang irit dsb) 
      jadi ini cuma ajakan aja kalo minat bisa PM ane ya, sapa tau cocok dan kita bisa traveling bareng dan share cost
       
    • mau tanya Sinh Tourist trip Halong Bay recommend tidak ya?
      By Junia Savitri
      Haloooo semuanyaa, saya newbie di forum iniii.
      Mohon bantuannya ya senior senior hehe
      Mau tanya travel yang rekomen untuk trip Halong Bay apa ya?
      Dan untuk meeting pointnya sendiri Sinh Tourist ini dimana ya?
      Sudah liat webnya tapi Sinh Tourist ini tidak di pick up di hotel.
      Ada yang rencana ke Hanoi awal Oktober ini? Join yukkk
    • Perjalananku di Ho Chi Minh City, Vietnam
      By Yones deliyandra
      Hallo guys, Sebelumnya saya sudah bercerita seputar itinerary dan budget perjalanan selama di Vietnam. nah bagi yang beum baca, baca dulu yaa disini Keliling Vietnam. biar kita nyambung loh ceritanya. Kenapa saya dan travelmate saya tertarik untuk mengunjungi Negara ini ? why?
      Merasakan negara yang damai walaupun dibawah pemerintahan yang berpaham komunis, walaupun negara komunis, pemerintahan nya tetap membiarkan masyarakatnya untuk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya masing-masing. Bisa dibilang untuk cost traveling dinegara ini cendrung murah, karena rate mata uang Vietnam masih dibawah Rupiah, jadi kita bisa merasa kaya raya disini. hehehe Banyak object wisata yang bisa dikunjungi. Negara yang memanjang dari selatan ke utara, memudahkan kita untuk menelusuri kota-kota nya satu persatu, tanpa harus bolak balik. Sepertinya negara ini mengerti dengan para traveler, karena transportasi antar kotanya sangat banyak dan nyaman lagi.
      Nah, kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya di HCMC.  HCMC merupakan kota terbesar kedua setelah ibukota Hanoi di Negara Vietnam. HCMC terletak dibagian selatan Negara Vietnam, dan Hanoi terletak dibagian Utara Vietnam.   HCMC adalah kota pertama yang menjadi start saya untuk mengelilingi Vietnam. Saya sampai di kota ini berangkat dari Kuala Lumpur pada tanggal 1 Mei 2016 dengan menggunakan maskapai tercinta para backpacker yaitu si burung merah Air Asia. Saya flight jam 11 siang waktu KL.   HCMC terkenal dengan sebutan SCAM CITY. mitos apa fakta?   Bagi saya itu relatif, bisa dibilang "iya" dan bisa dibilang "tidak" juga. Mungkin bagi mengalaminya akan mengatakan "iya". Dimanapun kita berada, kejahatan bisa aja datang, benar bukan? jangan kan di neraga orang, dinegara kita sendiri ataupun dikampung halaman kita, ada saja kejahatan yang muncul. seperti kata bang napi "kejahatan muncul karena ada kesempatan..waspadalah..waspadalah".  Jadi intinya adalah dimanapun kita berada, tetap waspada. sebisa mungkin menghindari yang namanya kerawanan,  Nah jadilah saya memilih penerbangan pagi atau siang untuk menuju Ho Chi Minh City, kenapa?. alasannya adalah keamanan tadi. Kalo di Ho Chi Minh City sekarang banyak sekali scam didalam taxi (terutama malam hari) dan jalanan sepi, jadinya saya benar-benar menghindari kedua hal itu.   HCMC kota seribu motor, mitos apa fakta ?  Pendapat ini begitu lengket di telinga para traveler, bahkan menyeberang jalan disana bagaikan menantang maut. wihhhhh sereeem... Bisa "iya" ataupun "tidak segitunya". Bagi saya ini tidak terlalu seekstrem itu, atau saya memang lihai dalam menyeberang? hahahha, atau waktu itu hari libur, jadi tidak banyak yang keluar pake motor, ga tau juga sih. Pesan saya cuma 1, menyeberang lah di tempat penyebarangan, ada zebra cros dan lampu merah, jangan menyeberang di tengah jalan. Karena kata ibu guru saya begitu waktu SD, masih ingat pelajaran SD kan? kalo uda lupa, coba tanya anak atau ponakan nya yang masih SD. hihihi.    Distrik 1 Distrik 1 menjadi tujuan utama para backpacker dan turis-turis yang datang ke kota ini. Banyak hotel-hotel mewah, hostel, guest house dan hotel backpacker di area ini. Di area ini juga banyak spot-spot yang menjadi object wisata, dan semua bisa ditempuh dengan jalan kaki. Jika sampai di Ho Chi Mint City saat pagi hari sampai jam 6 sore, kita masih bisa menggunakan bus untuk menuju ke daerah Distrik 1 ini dari Bandara. Jika sudah malam hanya ada taxi, dan itu cendrung rawan. Kalo emang punya badan gede kaya Aderai yaaa gapapa, tapi kalo badan nya ceking kaya saya... ahhhhh kaga beraniiii... mending cari amann aja dah..   Tan Son Airport HCMC menuju Distrik 1 Dari bandara Tan Son Airport HCMC menuju Distrik 1 kami menaiki Bus no152. Begitu keluar dari bandara pasang wajah sok pinter gitu, dan lansung aja belok ke arah kanan, sampai keliatan Bus no 152. Jangan pikir panjang-panjang, lansung aja naik, ga usah noleh kiri-kanan.. hahahha...  harganya berapaa? 5000 VND aja kok... Di Distrik 1 kami turun di Ben Than Market, pusat nya Distrik 1. Jalan Pham Ngu Lao adalah pusatnya Hotel-hotel budget, kebetulan hotel kami yang kami pesan juga didaerah itu, maka turun dari bus belok kiri dan jalan lurus kedepan sampai ketemu jalan Pham Ngu Lao, dekeet kok yaaa.
        Nah, proses mencari hotel dimulai. kami memperhatikan setia nama jalan dan nama-nama hotel yang terpampang, sampai kami menemukan hotel kami. Begitu ketemu ternyata hotel nya masuk gang lagi. Setelah checkin, mandi dan istirahat sebentar, kami merasakan ada yang tidak enak. Sepertinya terjadi sesuatu di perut kami..ada bunyi kriuk kriuk gitu.. kesimpulan kami adalah.. perutnya mungkin lapar.. hahaha. bermodal peta foto copian yang saya ambil dimeja resepsionis hotel, kami segera keluar untuk cari makan dan jalan-jalan melihat seisi kota dan mengunjungi beberapa tempat wisata.   Ben Thanh Market Ini adalah pasar di pusat Distrik 1, biasanya pasar ini menjadi pusat untuk belanja oleh-oleh, sehingga jika masuk kedalam ada banyak sekali turis dan toko-toko pakaian, makanan, cemilan, assesoris, pernah-pernik dan lain-lainnya. Nah jika mau belanja di tempat ini, pastikan dulu perut sudah terisi, karena akan banyak keluar tenaga disini, hehehhe buat apaa? buat nawar. karena mereka ga tanggung-tanggung, bisa memberikan harga 2 kali lipat bahkan lebih. Jadi kadang kita harus menarik urat syaraf untuk menawar rendah dan mereka para penjual akan terlihat marah-marah gitu. tapi akhirnya akan mau juga.. hahhaa kalo saya mah, memilih kabur.. saya ga belanja apa-apa disini. males nawarnya.. hahah Ben Thanh Market saat pagi dan masih sepi oleh kendaraan   People Committee Hall, Opera House dan Patung Paman Ho Chi Minh Merupakan bagunan dengan arsitektur ala perancis yang begitu apik disini. Sehingga Little Perancis di Asia disematkan kepada Ho Chi Minh City, Vietnam. Bukan tanpa alasan Kota ini disebut demikian karena dulunya Vietnam sempat dijajah oleh Bangsa Perancis sehingga banyak sekali kita temukan bangunan-bangunan klasik khas negara tersebut. People Committee Hall
      Ada juga patung panam Ho di depan bangunan ini.  Di hall ini pada sore hari akan sangat rame, dan ada beberapa pertunjukan yang bisa kita nikmati secara free... yeeeey. karena sore hari tempat ini sangat ramai, jadilah saya berfoto dengan banyak orang nya dan bagi saya itu sangat tidak nyaman. Sehingga besok paginya saya kembali datang ke tempat ini dan berfoto dengan sangat nyaman, karena orang-orang masih sangat sepi. jadi datang lah dipagi hari yaaa... jika ingin puas dalam berfoto-foto. Saya bersama Patung Paman Ho Chi Minh
      Tempat ini tidak begitu jauh dari Ben Thanh Market, kalo bagi saya bisa jalan kaki aja menuju tempat ini. dikawasan ini juga ada Opera House yang dapat kita kunjungi.   Sebelum pulang ke hotel, kami memesan tiket bus untuk ke Mui Ne esok hari di TheSinhTourist seharga 99.000 vnd (sitting bus). untuk bus berangkat jam 2 siang (lama perjalanan adalah 5 jam). 

      Cathedral  Notre-Dame dan Central Post Office 
      Pagi hari setelah benkunjung kembali ke kawasan People Committe Hall, kami melanjutkan dengan jalan kaki ke Gereja yang terkenal di kota ini, yaitu Cathedral Notre-Dame. Basilika Notre-Dame Saigon adalah sebuah katedral yang terletak di pusat kota Ho Chi Minh City, Vietnam. Dibangun oleh kolonialis Perancis, katedral tersebut dibangun pada tahun 1863 dan pertama dibuka tahun 1880. Gereja tersebut memiliki dua menara lonceng, yang memiliki tinggi 58 meter (190 kaki).  Cathedral  Notre-Dame
      Cathedral ini sangat canti sehingga tidak jarang digunakan oleh penduduk setempat untuk menjadi latar dalam pemotretan, seperti pemotretan photo pra wedding. Bukti nya pas kami kesini banyak sekali bertemu pasangan-pasangan yang lagi sesi foto.. huhuh saya kapaaaan? hiks.. Interior Central Post Office
      Pas disamping cathredal ini kita bisa lansung melihat Central Post Office, Saigon Post Office atau Buu Dien Thanh Pho Ho Chi Minh merupakan salah satu bangunan peninggalan Prancis juga, kita bisa lihat arsitektur luar dan interior dalam bagunan ini yang bergaya Prancis. Kantor pos ini merupakan salah satu infrastruktur yang dibangun oleh Prancis dan dibuka pada 11 November tahun 1860. Hingga saat ini bangunan ini masih berfungsi sebagai kantor pos pusat loh di Ho Chi Minh City, kita bisa mengirimkan kartu-kartu post ke penjuru dunia disini. 

      Independence Palace
      Sepertinya saya tidak sanggup berlama-lama di Cathedral ini, hati saya semakin sakit dan sakit, terpuruk jauh ke dalam dasar bumi, semakin banyak saja pasangan pra wedding yang datang. Lebih baik saya segera pergi dari tempat ini. hihi Independence Palace
      Kembali saya melihat peta untuk melihat kemana tujuan saya berikutnya. saya memilih Independence Palace, kebetulan tempatnya tidak jauh dari tempat saya sekarang. Dan segera lah kami melanjutkan perjalanan ke tempat ini. tidak sampai 1 kilometer kami sampai di tempat ini, hanya melewati sebuah taman yang sejuk dari cathedral.
      Independece Palace adalah sebuah bagunan sejarah yang menyimpan banyak bukti kekejaman perang Vetnam. Ada banyak ruangan dan foto serta video disini, mulai dari ruangan presiden sampai ruangan-ruangan yang menyimpan mesin-mesin telekomunikasi di lantai bawah tanah. Untuk masuk ketempat ini kita harus membayar tiket masuk seharga 30.000 vnd.
      Bagi yang tidak menyukai sejarah mungkin tempat ini akan sangat membosankan, karena di dalam nya hanya lah ruangan-ruangan, dan benda-benda bukti perperangan.

      wah ternyata matahari sudah semakin terik dan tinggi, saat nya kami untuk segera kembali ke hotel untuk chekout, karena siang ini jam 2 kami akan segera melanjutkan perjalan ke Muine dengan Bus.
      Sekian dulu ya kisah saya di kota ini, nantikan cerita yang lebih seru saya di kota berikutnya yaitu Muine.
      silakan beri komentar dan pertanyaan, jika anda yang ingin bertanya... 
      bye bye guys..