fallout

Curug Penganten/Wisata Alam Katumiri (Cimahi-Bandung)

6 posts in this topic

Saya baru dapet info nih dari pacar saya tentang air terjun ini. Saya belum pernah sih ke sini.

Dulu air terjun ini namanya curug Manglayang. Tapi kata orang sana, ada cerita bahwa sepasang penganten bunuh diri dengan terjun dari air terjun ini. Makanya namanya berubah deh jadi curug penganten.

152_1.jpg

Air terjun ini ada di wisata alam Katumiri. Wisata alam ini ada di Jl. Raya Cihanjuang Km. 5.56 Parongpong - Bandung Barat. Tiket masuk ke air terjun ini seharga 5rb. Tapi kita juga harus bayar untuk masuk ke wisata alam Katumiri seharga 6rb.

Di Katumiri ini banyak ada yang namanya Katumiri Outdoor Activities. Aktivitasnya lumayan banyak. ada flying fox, high ropes, wall climbing, berkuda, ATV touring, Mini ATV, Safari Buggy Car, low ropes, dan Paint ball. Seru juga kan.

Baligho%2BA-4.jpg

IMG_9376-ffox.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

eh, btw, curug penganten ini apa yang pernah difilmkan itu bukan? koq namanya sama? Sayang sih belum pernah liat filmnya. Tapi denger info ini, jadi penasaran. Kl mmg bener yang difilm itu, minimal tak nton dulu deh, ntar siapa tahu ada kesempatan tuk kesini juga. Lumayan, biayanya sepertinya hemat ... :-)

Share this post


Link to post
Share on other sites

eh, btw, curug penganten ini apa yang pernah difilmkan itu bukan? koq namanya sama? Sayang sih belum pernah liat filmnya. Tapi denger info ini, jadi penasaran. Kl mmg bener yang difilm itu, minimal tak nton dulu deh, ntar siapa tahu ada kesempatan tuk kesini juga. Lumayan, biayanya sepertinya hemat ... :-)

iya bener. katanya lokasi shootingnya di sini. filemnya Air Terjun Pengantin ya...hehe.

Share this post


Link to post
Share on other sites

waduuuh, masa sih gara2 ada pengantin yang bunuh diri disana jadi dinamain curug pengantin :huh: jadi serem juga ya kalo mau ke curugnya. lokasi dari curug ke wisata alam katumirinya jauh apa deket?

Share this post


Link to post
Share on other sites

waduuuh, masa sih gara2 ada pengantin yang bunuh diri disana jadi dinamain curug pengantin :huh: jadi serem juga ya kalo mau ke curugnya. lokasi dari curug ke wisata alam katumirinya jauh apa deket?

saya lupa bilang, jadi kita masuk ke wisata alam katumiri, nanti ada jalan setapak ke air terjunnya. mungkin sekitar 2km dari gerbang katumiri.

Share this post


Link to post
Share on other sites

keren air terjunnya, air terjunnya juga unik karena dalam satu lokasi ada dua air terjun yang berhadapan. mengenai cerita2 mistis katanya sih ada ya, hanya kalau kita kesana dengan tujuan yang positif Insyaallah aman2 saja :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By PrinceJuju
      Secuil Surga tersembunyi itu bernama Air Terjun Sumber Pitu

      Berawal dari batalnya Trip ke Air terjun Madakaripura, maka terpilihlah Air terjun Sumber Pitu, Pujon Kidul Kab. Malang sebagai destinasi trip tgl 13 September 2015.
      Air terjun Sumber Pitu yang terletak di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
      Ajakan pergi beramai-ramai dengan teman-teman kadang sulit di realisasikan karena masing-masing punya kepentingan, sehingga trip kali cukup menghubungi teman ane yg mau berangkat saja. Akhirnya fix 6 orang berangkat termasuk ane. Personel kali ini 5 cewek dan 1 cowok yakni ane sendiri. Hihihihihi….
      Untuk trip touring kali ini kami menggunakan 3 sepeda motor.
      Ditentukan meeting point jam 6.00 pagi di depan Apotek Pleret daerah Pleret, Pasuruan.
      13 September 2015
      Jam 05.45 pagi ane meluncur menuju Meeting point dan ternyata teman-teman ane sudah menunggu disana, dan 2 teman ane yg lain menunggu di Alun-alun kota Batu. Its Ok lah…
      Jam 06.00 kami berempat meluncur menuju alun-alun kota Batu menemui 2 teman ane di sana. Perjalanan pagi ini cukup dingin karena beberapa hari terakhir angin cukup kencang jadi kami tidak terlalu cepat memacu laju motor kami cukup 60-70 km/j. hehehee..
      Berkendara kurleb 45 menit kami tiba di pertigaan karanglo, kami arahkan motor menuju arah Batu. Tidak jauh dari pertigaan kami mampir warung makan untuk mengisi perut dulu. Warung ini cukup murah untuk seporsi rawon dan teh hangat hanya membayar 13rb rupiah saja. Ada bermacam-macam lauk tambahan seperti tempe tepung, dadar jagung dll pokoknya mantappphhh. Ane lupa nama warungnya, lokasi depan pertigaan mau ke kampus 2 ITN, maju dikit kanan jalan persis pojok gang.
      Setelah puas makan dan kenyang, lanjutttttttt go to Alun alun Batu….
      Jam 08.00 tepat ane udah ketemu 2 teman ane yg sudah menunggu sedari tadi, oke maaf temansss membuat kalian menunggu.. hiks.. hiks… hiks…
      Perjalanan kami lanjutkan menuju dusun Tulungrejo, Pujon kidul. Kami arahkan motor melewati Wisata Payung Batu dengan di suguhi pemandangan khas perbukitan dan café-café kecil yg biasa berjualan jagung bakar, kopi dan makanan minuman lainnya.
      Akhirnya ketemu patung sapi, kalau ke kiri menuju Wana Wisata Coban Rondo, kami terus mengikuti jalan besar kira-kira 50 meter ada pertigaan dan pangkalan ojek di kiri jalan kami belok kiri dan mengikuti jalan aspal tersebut kira-kira 3 km setelah tanjakan ada pertigaan kecil dan petunjuk arah Sumber Pitu belok kiri mengikuti jalan cor-coran.
      Dari pertigaan tersebut kurleb 500 meter ketemu loket/pos registrasi tiket masuk yg di kelola komunitas Capung Alas. Dengan membayar 10rb tiap orang, kami lanjutkan perjalanan menuju pos parkir terakhir melewati jalanan makadam dan tanah yg berdebu ** maklum musim kemarau ** perjalanan kurleb 3 km kami lalui dengan susah payah karena seharusnya menggunakan sepeda trail namun kami menggunakan sepeda motor biasa. Mobil pun bisa masuk hingga parkiran atas, dengan catatan bukan musim hujan ya...  Saran dari ane mobil dgn bemper rendah seperti sedan sebaiknya jgn di bawah ke parkiran atas, mobil seperti avanza, xenia its okelah... Bagi rombongan yg menggunakan elf long bisa jg parkir di pos registrasi / loket... Hihihihi…
      ** Sekedar info jika musim penghujan maka batas parkir terakhir adalah loket registrasi dan selanjutnya di tempuh jalan kaki. Karena jalanan licin dan lumpur berbahaya jika di paksakan naik motor / mobil ke parkiran atas. ada jasa ojek trail menuju parkiran atas kog.
      Tiba di parkiran atas, kami tempatkan motor parkir rapi tentu sebelumnya bayar parkir 5rb tiap motor. Perjalanan masih di lanjutkan dengan berjalan kaki yg menurut info 1-2 jam. Wowwww…. Cukup lama juga ya.
      Awal perjalanan melalui trek cukup datar namun setelah 100 meter, trek mulai menanjak miring 30-45 derajat di tambah kondisi jalan tanah yg berdebu, apabila kita melangkah debu mulai berterbangan. Apalagi berpapasan dengan rombongan lain dapat di pastikan debu bertambah parah ditambah orang lain yg kadang menginjak tanah dengan keras entah sengaja atau tidak semakin menambah polusi debu. Hiks.. hikss.. saran ane musti bawa masker jika kesana saat musim kemarau.
      Melewati ladang penduduk sampailah di kondisi jalan agak datar terus melangkah hingga menemukan jalanan turun lumayan ekstrim karena untuk turun tidak bisa jalan seperti biasanya musti pelan dan berpegangan akar pohon agar tidak terpeleset jatuh. Sudah mulai terdengar gemericik suara air terjun, dan setelah turunan tersebut ada air terjun tunggal yg di namai Coban Tunggal. Kami istirahat sejenak di tempat ini sembari bernarsis ria. Hehehehee…
      Setelah energi terkumpul kembali kami ambil arah kiri dari Coban Tunggal menuju tujuan kami yg sebenarnya yakni Sumber Pitu. Akses kali ini benar-benar ektrims karena jalan sempit menanjak di bantu oleh tali tambang agar tidak terjatuh. Di sarankan tidak buru-buru saat melewati medan tanjakan ini, cukup di nikmati pelan-pelan. Kurleb 15 menitan sampai di Air terjun Sumberpitu. Total lama perjalanan dari parkiran atas +- 1,5 jam jalan santai.
      Sungguh indah sekali karya Tuhan semesta alam, ane cuma bisa terdiam tidak mampu berkata-kata menikmati anugrah pemandangan sangat indah ini. Benar-benar amazingggggg…
      Pemandangan indah yg harus kita jaga dan lestarikan salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.
      Mengapa dinamakan air terjun Sumber pitu karena adanya aliran air sumber dari dinding tebing sejumlah 7, sebenarnya ada 9 namun entah mengapa di namakan Sumber Pitu seharusnya Sumber Songo.. hahahahaa
      Dari Air terjun Sumberpitu masih ada 1 air terjun lagi yakni Sumber Papat. Akses dari sumber pitu ke arah kanan menanjak kurleb 100 meter, medan kali ini tanpa tali dengan kemiringan lebih dari 45 derajat jadi harus sangat berhati-hati karena salah langkah bisa terpeleset dan jatuh ke bawah.
      Dari atas pemandangan air terjun Sumber pitu sangat indah sekali cocok buat narsis / selfie /wefie dll, namun tetap berhati-hati jika berfoto ria yg penting tetap jaga keselamatan.
      Tidak lama dari spot foto-foto tadi ketemu air terjun Sumber Papat / Coban Papat, sama seperti Sumber pitu aliran air berasal dari tebing tinggi namun jumlahnya hanya 4, dan aliran air ini mengarah ke Coban Tunggal yg tadi.
       
      Setelah puas menikmati karya Tuhan yg luar biasa ini kami memutuskan turun dan balik, jalanan turun lebih susah di banding naik, karena harus pelan dan sedikit ngerem agar tidak kebablasan, di tambah jika berpapasan dengan orang lain yg hendak naik ke Sumber pitu harus ada yg mengalah minggir agar tidak terjatuh.
      Selepas dari Coban Tunggal ke arah parkiran jalan sedikit tidak berat karena turunan, namun tetap saja debu mengganggu perjalanan ke parkiran. Hehehhee…
      Perjalanan kembali ke parkiran lebih cepat dari pada berangkatnya tadi. Sampai di parkiran jam 13.30 kami putuskan istirahat di warung sekitar dan mengisi perut yg mulai keroncongan dengan Indomie seleraku.. hihihihi…. Kami diskusi untuk rute selanjutnya, mestinya kami akan menuju Omah Kayu di kawasan Paralayang namun karena fisik dan kaki sudah gempor alias capek kami putuskan menuju alun alun Batu saja. Mungkin di lain waktu kami akan mengunjungi Omah Kayu.
       
      Akhirnya jam 15.30, kami sampai di alun alun kota Batu, setelah berunding sejenak maka di putuskan kami berpisah di sini karena teman ane ada keperluan dan ane juga ada keperluan ke rumah kakak ane di Batu.
      Jam 17.30 ane meluncur balik menuju Pasuruan. Seperti biasa setiap weekend arah Surabaya selalu padat cenderung macet mulai Karanglo – Singosari – Lawang, selepas itu lancar.
      Tepat jam 20.00 ane tiba di Pasuruan dengan selamatttt…
      Oke kawansssss… terima kasih buat touringnya… lanjuttt touring lain waktu yaaaaaa…..
      Ane banyak menemukan pelajaran baru dari trip kali ini, selain berkenalan dengan teman baru asal Tulungagung. Sharing-sharing sedikit pengalaman rupanya mereka bener-bener seorang traveler Sejati dan hanya berdua saja dalam mengunjungi lokasi lokasi wisata di berbagai tempat.
      Memang benar pergi beramai-ramai itu asyik dan seru namun identik dengan ruwet karena ada yg tiba-tiba batal hingga akhirnya batal semua, saling tunggu siapa pesertanya dan lain sebagainya. Namun jika benar ingin mengunjungi suatu tempat entah solo travelling atau berdua saja tetap akan di jalani, dan banyak sekali solo travelling di luar sana yg menginspirasi karena kita di tuntut benar benar mandiri, berinteraksi dengan alam budaya yg berbeda dan masih banyak lagi.
      So.. sederhana sekali, intinya ingin pergi kemana ya pergi saja… karena pengalaman dan pelajaran yg di dapat selama travelling tidak dapat di nilai dengan mata uang.
      Enjoy Yours Travelling
      Rincian pengeluaran :
      Bensin : 20.000,- ( jika berboncengan bisa di bagi berdua )
      Parkir Sumberpitu : 5.000,-
      Tiket Masuk  : 10.000,-
      Makan Pagi : 13.000,-
      Makan mie instan dan jajan di parkiran : 8.000,-
      Makan Malam : 18.000,-
      Total : 74.000,-
      ** total pengeluaran bisa lebih hemat jika bawa bekal makanan atau makan nasi bungkus
      Akses menuju Sumberpitu, Pujon Kidul:
      - Dari Surabaya : Surabaya – Pandaan – Karanglo – Batu – Pujonkidul
         Kendaraan umum ( ada 2 alternatif ) :
      Naik bus jurusan Malang, turun terminal arjosari, naik Angkutan ADL menuju terminal Landungsari, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun. Naik bus jurusan Jombang, turun terminal jombang, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Malang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun - Dari Pasuruan : Pasuruan – Karanglo – Batu – Pujonkidul
      Kendaraan umum : Naik bus jurusan Malang, turun terminal arjosari, naik Angkutan ADL menuju terminal Landungsari, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun.
      - Dari Malang : Malang – Batu – Pujonkidul
      Kendaraan umum : naik angkutan menuju terminal landungsari ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun.
      Tips berkunjung ke Air terjun Sumber Pitu :
      1. Kondisi Fisik Prima ( wajib )
      2. Bawa Baju Ganti + Celana Pendek atau Celana ¾
      3. Pakai sandal gunung / sandal khusus / sepatu khusus yg tidak licin. ( jangan pake sandal yg licin seperti crocs / sandal jepit)
      4. Bawa Minum Air mineral karena jalan menanjak dan ekstrim
      5. Bawa Masker dan Sunblock. ( jalan berdebu saat musim kemarau )
      6. Bawa Tongsis / tripod agar maksimal untuk hunting foto.
      7. Bawa kembali sampah kita dan jangan buang sampah sembarangan.
      8. Jika naik kendaraan sendiri pastikan kendaraan anda dalam kondisi fit, Mesin, Oli, tekanan Ban, Rantai motor dll.
      9. Bawa duit tunai secukupnya.
       
    • By desi asiah
      Ass. Mualaikum Wr.Wb
      Halloo teman Jalanâ€ners..udh tau donk sebelumnya tentang “Curug Malela†yang letak nya di Kabupaten Bandung Barat Org†sebut ntu Curug Litle Niagara….Curug Malela adalah Curug yg paling besar dan panjang dri sekian Curug yg pernah saya kunjungin….
       
      sedikit penampakan,
       

       
      Awal mula dari keinginan yg sudah lama terpendam hhahaha…saya  dan Teman saya sebut aja Kiki yg sama†mojang Bandung (Ehemmm) Janjian Pas Pulkam lebaran H+3 untk pergi kecurug Malela sebenrnya pengen banyakan cuman ngajakin teman sana sini pada gak mau katanya Jalannya OFF Road Banget,trs mlz lah,kapok lah, ada acara ini itu lah,dll…
      Dengan Modal Seadanya alias modal google map krna blom prnh kesana pukul 8.30 sya ktmu Kiki di cimohaii alias cimahi tepatnya depan alfamart setelah masjid alunâ€nya cimahi…kami putuskan untuk sarapan bubur  dlu..
      Setelah sarapan kmi melanjutkan perjalanan, krna disini kami menggunakan Motor dan masing†membawa motor ceritanya mau offroad nihh…TAPI…..(kita bahas nnti yaa..) lanjut, kami menuju arah padalarang nnti ada pertigaan ketemu jalan Cimareme belok kiri arah mau ke Cililin. Sya pikir jalannya ssh buat ke curug malela ternyata disetiap persimpangan ada tanda yg menunjukan tujuan ke curug malela…ya udh lbh gampang perjalanan kami ( tapi tak semudah yg dipikirkan pemirsa)…setelah mengikuti ptujuk jalan belok Kiri dan Kanan maka kmi memasuki desa Gunung Halu tak lama kmi mengisi bensin eceran dlu, krna disana gak ada SPBU. Buat klian yg lupa isi bensin jngn khawatir hampir di sepanjang jalan ada aja yg jualan bensin eceran…..Sya liat jam bru jm 10 kurng klo gak salah, trs saya nanya sama ibu yg jual bensin :â€sabaraha lami deui bu upami ka curug malela??â€, Ibu : “nya tebih keneh lah,sekitar jm 12 lah smpe ka curug.â€â€¦sya :â€elehhh elehhh geuningan meuni tebihh nyaaâ€. alias jauhh pisann euyy…hahahaha (dalam hati bisa tepos Pantat ini mah)…
      Lanjut perjalanan, awal†si jalan masi bagus mulus beraspal dan betony a walopun jln nya bolak belok seperti mau ke Puncak is ok lah….tp Lama kelamaan kmi melewati beberapa desa dan kiri kanan hutan,sawah, kebun tehh dan smpe akhirnya bertmulah dengan jalan yg LUMAYAN  JELEK, JELEK,  JELEK SEKALI, JELEK JELEK SEKALI SEKALI hahaha…

       
      smpe lah qt di gerbang menuju Curug tersebut, oia nnti ada dua jalan yg mau ke arh gerbangny curug sma jalan besar. Sebrnya Sblm gerbang qt kan ngelewati kebun tehh tuhh nahh nnti qt ktmu dengan sekawanan ojeg yg menawarkan/menanyakan kea rah Curug, kta mereka si ada dua jalan bisa Lurus terus Bisa kearah yg lain yg entah kemana jalan itu menuju yg jelas yg tau cuman para ojeg tersebut hehehe..tp kata si akangnya bisa aja lurus cuman jalannya JELEK JELEK SEKALI SEKALI…..Bukn JELEK SEKALI ya pemirsa…pdhl sblom smpe gerbang aja udh jelek bgt klo mnrt sya…tu jalan isinya Cuman batu kali yg gede sma tanah liat aja mana jalannya nanjak sma turunan kebayang lah klo ujan psti licin banget…

       

       
      Lanjut setelah Melewati gerbang kata penjaganya masi 2 kilo lagi neng trs sya nanya jalannya gmn a’??
      Katanya jelek lebih jelek dri sebelumnya…haha bener†Offroad ini mahh selama perjalanan gak nemu jalan yg bagus aslinyaa tah……tp pas pergi gak kerasa capenya, soalnya pengen cepet†sampe setelah beberapa menit jam menunjukan pukul 12.00 tepat sampe juga di curug…
      Alhamdulillah sampe juga…
       
      Ternyata sebelum qt sdh ada bnyak org yg berkndraan motor disana ada tmpat parkir dan 3 saung dri kayu yg 2 adalah warung yg 1 saung buat istrirahat kayanya si sengaja disediain buat pengunjung awalnya gak ngehh dipikir tu saung cuman buat duduk aja hehe tp setalh kembali dari curug baru sadar itu saung disediain buat apa…hahahaha (buat Geletakan setelah naik alias balik dri curug krna kecapean setengah matee)
       
      Sampe di sana langsung qt meluncur ke curugnya bertempat dibawah, jdi qt hrus jalan kebawah dulu buat smpe ke lokasi,,,lumayan lah sekitar 30 mnt prjalanan jalan smpe curug …turunnya si gak cpe tp pulangnya  baru kerasa setengah matii….cuuaaappeeee pake Buanget….Kapok Gakan Kesana kesana lagii…tp semuanya terbayar setelah smpe di curugnya hehe tapi sayang disana gak bisa terjun mandi coz alirannya ckup deras...kecuali yg nekad boleh" aja...
       

      perjalanan menuju curug,,,
       


      Curug Malela dilihat dari jauh,
       

      Curug Malela dilihat dari dekat...
       
       
      Rincian :
       
      Sarapan Bubur                       Rp. 10.000
      Bensin motor Pool tangki        Rp. 20.000
      Tiket masuk                            Rp. 5.000
      mineral + pocari                      Rp. 12.000
      Gorengan                               Rp. 1.500
      Makan Siang&sore (dirapel)   Rp. 15.000
      Bayar Toilet                            Rp.4.000
       
       TOTAL                                   Rp.67.500
       
       
    • By noped
      Sedikit Review naik KA MALABAR Bandung - Malang minggu lalu 
      Buat yang suka naik umum, kereta ini sangat cocok dan di rekomendasikan untuk menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Bandung – Malang dan sebaliknya. Harga tiket untuk kelas Eksekutif 465k, bisnis 270k, Ekonomi 225k. Untuk menghindari kehabisan tiket, sayapun memesan 3 minggu sebelum keberangkatan menggunakan aplikasi favorite pegipegi
      Nama kereta api Malabar diambil dari nama gunung berapi yaitu Gunung Malabar. Gunung ini terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung dengan titik tertinggi 2.343 meter di atas permukaan air laut. Namun sebagian orang mengatakan nama Malabar tersebut berasal dari singkatan dari jurusan akhir kereta ini, yakni Malang-Bandung Raya (sumber wikipedia) atau lelucon dalam bahasa pejalan Malabar (Mantan Tak Lagi Berkabar).
      Kelebihan, sudah dilengkapi AC pada semua bagian kelas serta pengisian baterai. Tersedia TV hanya di bagian depan (kelas Eksekutif), Majalah “Rel” yang isinya ringan2 seperti kuliner,obyek wisata (kelas Eksekutif), Bantal mini yang telah tersedia di kursi sejak keberangkatan (kelas Eksekutif), untuk selimut disediakan saat mendekati jam tidur (kelas Eksekutif), AC sentral, bukan split seperti di kelas bisnis/ekonomi, menyewakan bantal tambahan dengan harga 7k
      Kekurangan kereta ini belum menyediakan wifi gratis, ruang khusus ibadah (mushola) dan AVOD di setiap bangku (kelas Eksekutif)
      Oh ya saran buat yang akan menggunakan kereta ini, di karenakan perjalanan malam hari dan kondisi suhu di dalam gerbong sangat dingin, gunakan pelindung kaki, jaket yang cukup tebal, pentup mulut dan telinga atau buff masker serta sarung tangan.
      saya post juga di noped.net
       
       



    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Pasti banyak ya kalian yang ke Bandung itu tujuan utama nya ingin liburan menghirup udara segar dan menikmati keindahan alam. Istilah nya ingin liat yang ijo-ijo deh, bosan liat asap, polusi, gedung dan tingak stres pekerjaan sehari-hari.
      Nah yang dekat dengan DKI Jakarta selain Bogor dan Puncak. Biasanya Kota Bandung juga jadi pilihan utama, karena terdapat sebuah daerah bernama Lembang yang mempunyai keindahan alam yang masih asri dan terjaga.
      FYI Lembang ini tidak masuk wilayah Kotamadya Bandung atau bukan di kelola oleh Kang Ridwan Kamil. Melainkan masuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, yang di pimpin oleh Bupati Drs. H. Abu Bakar. M, Si. Ya sedikit info tentang Lembang biar tidak salah karena banyak yang mengira Lembang itu di Kota Bandung.
       
      Cara Menuju Lembang
      Banyak cara menuju Lembang Bandung asumsi kalian berasal dari Luar Kota Bandung :
      Jalur Tol Cipularang keluar Tol Pasteur, Cimahi, Muhammad Toha atau Buah Batu. Pada umum nya jika kalian berkendara pribadi menggunakan tol Cikampek - Cipularang, asumsi pertama yang paling dekat adalah keluar Tol Pasteur, namun jika weekend dijamin macet sekali pas pintu keluar tol. Coba arahkan ke Pintu Tol Cimahi, Muhammad Toha atau Buah Batu untuk alternatif lain, walaupun agak lebih jauh namun terhindar dari macet yang bisa berjam - jam. Lalu jika sudah masuk area Kota Bandung, kalian arahkan ke Lembang yaitu ke arah Utara, plang petunjuk ke arah Lembang sangat banyak, atau Google Map juga cukup mudah                         Jalur Non-Tol. Nah untuk yang dari Jakarta melalu Non Tol kalian bisa melalui jalur Bogor - Puncak - Cianjur - Purwakarta - Subang - Lembang. Memang akan macet di wilayah Bogor - Puncak karena weekend biasanya ada jalur buka tutup satu arah. Tapi kalian bisa menikmati perjalanan ini melihat keindahan alam puncak.                                 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Terminal Wisata Grafika Cikole Day 2 :
      De Ranch De Lodge Maribaya Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      De Ranch De Lodge Maribaya Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      Kampung Gajah Wonderland Curug Pelangi Dusun Bambu Day 4 :
      De Ranch De Lodge Maribaya Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      Kampung Gajah Wonderland Curug Pelangi Dusun Bambu Day 4 :
      Observatorium Bosscha De Ranch Sapu Lidi Tahu Tauhid De Lodge Maribaya Day 5 :
      Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Lembang
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      PETA WISATA LEMBANG
       
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Foto tempat wisata lain nya kalian bisa cari di Google. Dan harga tiket sewaktu-waktu bisa berubah
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. 
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Lembang Bandung
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Karena Bandung sekarang udah makin menjadi primadona wisata khusus nya area Jawa Barat, di karenakan sudah makin bagus nya infrastruktur yang ada di Kota dan Kabupaten Bandung. Maka saya akan bantu untuk membuat itinerary yang pas untuk kalian mengunjungi Bandung.
      Mengunjungi Bandung paling enak itu minimal 2 hari, namun paling enak dan santai itu 3 - 5 hari, karena biar tidak terburu-buru, apalagi weekend Bandung itu bakalan rasa Jakarta. Ya macetnya kendaraan dan juga orang-orang nya yang mungkin akan kalian temui orang Jakarta lagi heheh.
      Berikut Itinerary yang sebenar nya saya sadur dari tulisan Facebook Rommy Budax Badeur yang sedikit saya edit menurut pandangan saya :
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI 
      Day 1 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 2 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun BandungSpoiler -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung Day 5 Kota Bandung Wisata Belanja Dan Kuliner :
      Saung Angklung Udjo Bukit Moko Cihampelas (Oleh-Oleh) Jalan Riau (Factory Outlet) Kuliner Batagor Kingsley di Jalan Veteran Jalan Cibaduyut (Belanja Sepatu) Kuliner Bu Imas di Kebon Kalapa Kuliner Ceu Mar di Cikapundung Taman Cikapundungiler ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Bandung
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu
       
      Harga Tiket Kawah Putih
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Karena seperti Saung Angklung Udjo ataupun Kuliner Street Gourmet itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk di lakukan. Dan juga beberapa Taman Tematik Bandung yang makin kece juga bisa kalian selipkan di sela-sela waktu itinerary di atas
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. Thx to bro Rommy Budax Badeur atas info sumber nya.
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Bandung
      IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama
      Facebook : Deffa Boys N Root
       
    • By Nellydiane
      halo salam kenal yaa temen" backpacker  saya baru join disini. 
      oiyaa rencana awal bulan november saya mau traveling ke bandung dari surabaya sendiri. Minta tolong saran dan tips agar minim budget dan kalau ada yang berkenan kita ngetrip bareng hehe 
      Terimakasih 
    • By Viviiy
      images: Instagram
      Sumatra Barat memiliki banyak potensi wisata alam yang belum begitu dikenal, termasuk tempat wisata di Padang Pariaman. Tujuan wisata alam terpopuler bukan hanya pantai, namun juga air terjun; salah satunya adalah air terjun Baburai. Air terjun ini berlokasi di Kabupaten Padang Pariaman, dan baru dibuka untuk umum pada tahun 2013 lalu.
      Akan tetapi, penduduk setempat banyak yang sudah sering datang ke air terjun ini, tentunya karena keindahan panorama di sekitar air terjun serta kesegaran airnya. Jika Anda ingin menikmati keindahan alami air terjun yang belum banyak dikunjungi, Baburai bisa menjadi pilihan.
      Keindahan Alami Air Terjun Baburai
      Karena air terjun Baburai belum banyak dikunjungi, dan masih relatif baru sebagai tempat wisata, fasiliats di tempat ini belum begitu banyak. Air terjun ini dapat dicapai dengan berkendara selama sejam dari pusat kota, dan berjalan kaki selama sekitar 10 menit untuk akhirnya mencapai air terjun. Ada tangga batu yang dibangun agar pengunjung bisa mencapai air terjun dengan lebih mudah. Akan tetapi, semua susah-payah berjalan itu terbayar dengan keindahan alami air terjun ini.
      Air terjun Baburai sendiri mengambil namanya dari kata "baburai" yang bermakna "tergerai," seperti pada rambut panjang, karena bentuk air terjunnya yang ramping dan tinggi. Air terjun Baburai sangat jernih dan dingin, sehingga sering dimanfaatkan warga sekitar untuk berenang, bersantai, dan melepaskan stres. Tempat wisata ini biasanya sedikit ramai setiap hari Sabtu dan Minggu serta saat libur sekolah, dan kebanyakan pengunjungnya di waktu-waktu seperti ini adalah anak sekolah dan keluarga.
      Air terjun Baburai kini juga berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air berskala kecil serta penyedia air bersih bagi masyarakat sekitar. Sejauh ini, fasilitas yang ada masih belum banyak, dan terbatas pada pedagang makanan kecil-kecilan. Akan tetapi, air terjun Baburai jelas sudah menjadi primadona masyarakat sekitar sebagai tempat wisata di Padang Pariaman, dan penduduk sekitar berharap pemerintah setempat akan mengembangkan air terjun ini sehingga menarik lebih banyak pengunjung.
      Jika Anda kebetulan berada di Padang Pariaman, luangkan waktu untuk mengunjungi air terjun Baburai yang indah.
      SUMBER