alexandri

Pemandian Air Panas Ciater

9 posts in this topic

Tempat pemandian air panas Sariater di Ciater sudah terkenal. Tempat ini memang enak buat kita relaks.

Lokasi ini berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Mata air panas Ciater berasal dari Gunung Tangkuban Perahu yang lokasinya ga jauh dari situ. Dari Kawah Tangkuban Perahu, mungkin sekitar 7km aja. Kalo kita dari Jakarta dan ingin ke Ciater, jarak tempuhnya sekitar 185km (3 jam). Kalo dari kota Bandung hanya dalam 45 menit kita sudah sampai.

Pemandian air panas Ciater memiliki banyak khasiat. Menurut penelitian, air panas di Ciater ini mengandung banyak mineral seperti magnesium, kalsium, klorida, dan sulfat. Menurut petani setempat juga, air di situ bisa mempengaruhi mutu panen dibanding air biasa.

Harga tiket masuk 18rb, tapi kalo kita mau berendam juga, kita kena bayar lagi. Ada kolam yang 10rb sampai 40rb buat yang kamar rendam. Kalo ga salah ya, pas sore ada harga terusan, jadi 40rb dah dapet tiket masuk dan berendam.

Di Ciater kita selain dapat menikmati pemandian air panas, juga bisa bersantai di arena wisatanya. Di sana tersedia berbagai fasilitas seperti ada hotel, restoran, resort dan juga sarana outbound dan arung jeram.

Jadi kalo kalian jalan2 ke Bandung, coba dateng ke tempat ini ya... :)

dsc0558.jpg

dsc0543.jpg

v6xdHeV364.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah 2 kali ke sini waktu kecil.. iya asik disni... mandi air anget bikin rileks banget, plus hawanya yang mendukung,.. asik lah

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah beberapa kali seh nemenin ortu karena setahu saya air panasnya banyak manfaatnya ya apalagi untuk kesehatan, tapi disana juga tidak hanya air panasnya ada beberapa tempat yang bisa kita nikmatin juga loh...salah satunya yang sudah saya coba pacuan kudanya

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah 2 kali ke sini waktu kecil.. iya asik disni... mandi air anget bikin rileks banget, plus hawanya yang mendukung,.. asik lah

iya berendem air panas didukung sama udara dingin di sana enak banget deh.

pernah beberapa kali seh nemenin ortu karena setahu saya air panasnya banyak manfaatnya ya apalagi untuk kesehatan, tapi disana juga tidak hanya air panasnya ada beberapa tempat yang bisa kita nikmatin juga loh...salah satunya yang sudah saya coba pacuan kudanya

saya belum pernah tuh. paling cuma berendam aja kalo ke sana.

Share this post


Link to post
Share on other sites

wuidih uda lama ga kesini neh...

info gan, airnya bersih ga?

dgr2 airnya uda pada kotor ya..???

Share this post


Link to post
Share on other sites

wuidih uda lama ga kesini neh...

info gan, airnya bersih ga?

dgr2 airnya uda pada kotor ya..???

pas saya ke sana sih ga kotor. tapi saya ke sananya agak sore jadi ga begitu keliatan sih.

Share this post


Link to post
Share on other sites

dlo jaman saya mash kuliah sering ksni dlo masih murah lah utk nginap di hotel atw villa2 disana...skarang udh mahal euy jadi jarang lg heheheh

Share this post


Link to post
Share on other sites

i

dlo jaman saya mash kuliah sering ksni dlo masih murah lah utk nginap di hotel atw villa2 disana...skarang udh mahal euy jadi jarang lg heheheh

iya mas. sekarang lokasi pemandian air panas yang ada hotel atau villa dah mahal banget. paling ke sana terus pulang.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Fitria Rosaline
      Hay gaes... Butuh referensi dong... Mohon petu jukny
      1. Sewa mobil + supir sehari yg murah 
      2. Keliling bandung bawa org tua n ank2 na y? Rencana ke floating market dusun bambu farm house tangkuban perahu cimory (bsa gak y seharian aj ke semua in)
      3. Tmpt makan yg recomended d bandung ???
      4. Uber atw grab udh ad blm y d bdg???
      5. Klo hari minggu enak ny kmna yg gak kena macet...
    • By pondok_jamika_8
      Pondok Jamika 8
      menyediakan tempat akomodasi murah bagi anda backpacker, traveller, businessman atau siapapun dia yang membutuhkan hunian sementara di pusat kota Bandung
      berlokasi di jalan Jamika no.8 bandung, Pondok Jamika 8 sangat mudah diakses dan mengakses berbagai destinasi di penjuru kota Bandung karena dilalui angkot (angkutan kota)berbagai jurusan 
      mulai harga Rp 80.000,- / orang / malam, anda sudah mendapatkan tempat hunian di Pondok Jamika 8 dengan fasilitas :
      * kamar dormitory berkapasitas 6 orang
      * breakfast berupa roti dan selai
      * kamar mandi share/ bersama : shower dengan water heater
      * WiFi free
      * free flow mineral water
      bila anda ingin privasi lebih, harga Rp 170.000,- / orang / malam bisa memesan kamar private dengan fasilitas :
      * kamar double (untuk kapasitas 2 orang) dengan kasur spring bed
      *Free peminjaman handuk
      *breakfast berupa roti dan selai
      * kamar mandi share / bersama: shower dengan water heater
      * Sabun disediakan
      * free flow mineral water
      * WiFi free
      bila anda dari stasiun kereta api kebon kawung ataupun airport husein sastranegara, cukup menggunakan angkot no.17 jurusan Caringin-Dago (warna oranye putih) ---minta diturunkan di jalan Jamika
      Silakan bagi yang berminat hubungi kami 08 2121 9798 26 (sms lebih baik, khawatir telepon tidak terangkat)
       



    • By fany vannesza
      Haloo, salam kenal semuanya, kali ini saya mau coba buat nulis disini. Berhubung newbie yang sebelumnya lebih sering mantengin FR dari yang lain, sekarang saya coba buat FR saya sendiri. Sebenernya ini udah di post di blog, berhubung masih ngulik dengan fitur-fitur di forum ini, makanya saya bikin juga FR nya. Kali ini saya akan review tempat yang baru di daaerah Bandung, tepatnya di Ciwidey. Tepat ini termasuk baru, jadi masih sedikit yang review. Semoga tulisan ini bisa menjadi referensi buat para travelers. Mohon maaf jika masih banyak kesalahan dalam memposting :)        Camping atau menginap di alam terbuka dengan pemandangan alam sudah pasti menjadi hal yang menarik. Tapi bagaimana caranya  camping tanpa harus repot membuat tenda dan membawa peralatan makan atau minum, serta ada fasilitas tempat tidur juga kamar mandi yang bersih dan nyaman? Yup, glamping atau Glamorous Camping adalah tempat yang pas untuk wisatawan yang ingin menikmati alam tapi ingin merasakan kenyamanan menginap. Glamping ini berupa kemah yang di fasilitasi lengkap seperti akomodasi hotel pada umumnya.                     Salah satu Glamping yang akan saya review hari ini adalah Glamping Lakeside Rancabali yang berada tepat di Situ Patenggang, Ciwidey. Sebenarnya waktu saya kesana, saya sempat salah alamat ke Legok Kondang, karna disana ada Glamping juga tapi namanya Glamping Legok Kondang. Jadi, yang mau kesini, pastikan kalian arah ke Situ Patenggang nanti di sebelah kanan ada pintu masuk bertuliskan 'Glamping Lakeside Rancabali'. Saat masuk untuk mengambil tiket, kita dikenakan biaya masuk Rp. 20.000,- per orang, Rp. 5.000,- untuk parkir, dan Rp. 10.000,- untuk deposit kartu yang akan dikembalikan saat keluar.                     Tempat ini menyediakan beberapa Glamping mulai dari harga (yang saya lihat) Rp. 1.800.000,- dengan fasilitas menginap dan breakfast untuk 4 orang. Harga tersebut untuk weekday, untuk weekend dikenakan tarif 15%. Ada juga fasilitas untuk 8 orang, tetapi harganya saya belum tau. Bagi yang ingin menanyakan rate bisa contact langsung +6282180028888, ya! Silahkan check juga Instagramnya  @lakeside_glamping.    Glamping
             Jika tidak ingin menginap seperti saya, jangan dilewatkan untuk mampir ke Pinisi Resto. Restoran ini menjadi highlight bagi tempat ini karna pengungjung bisa merasakan sensasi makan di atas kapal Pinisi yang akan mengarungi danau Situ Patenggang! 
        "all aboard!!"

             Harganya pun termasuk murah berkisar Rp. 10.000,- untuk minuman sampai Rp. 100.000,- untuk BBQ. Kami memesan bajigur, dua teh tarik, bandrek, dan french fries totalnya Rp. 105.000,-. Harga yang tergolong worthed menurut saya. Bajigurnya recommended!        Resto ini terdiri dari dua lantai, lantai pertama ada kasir dan buffet breakfast untuk yang menginap. Untuk memesan makanan, bayar langsung di kasir, bisa menggunakan debit juga. Di lantai kedua full meja makan untuk tamu. Spot favorit saya ada di lantai paling atas, di pojok luar sebelah kanan.     Breakfast buffet on first floor
      second floor
          Best spot with amazing view

             Untuk datang ke tempat ini saya sarankan di antara jam 8 sampai jam 10 siang, karena jam tersebut tepat saat turun kabut dan belum terlalu terik. Kami datang diatas jam 10, mataharinya sudah mulai terik. Jika berangkat dari bandung, estimasi ke tempat ini sekitar 2 jam. Saya sendiri memilih untuk menginap sehari sebelumnya di hotel murah terdekat supaya pagi-pagi bisa langsung ke sana :)
    • By roesoeh
      Akhirnya kesampaian juga bikin Field Report di forum jalan2.com
      Awalnya berencana liburan ke dieng sambil menyaksikan Dieng Culture Festival 2016 (DCF), Karena tau informasi acaranya terlambat jadi cek di google website resmi penjualan tiket DCF, Ternyata tiketnya sudah sold out.
      Jadi saya pilih explore Bandung atau Jawa barat.  Mulailah cari tiket kereta api 2 minggu sebelum jadwal keberangkatan di website resmi KAI, akhirnya pesan tiket kereta Malabar berangkat dari kediri tanggal 13 agustus 2016 dan tiket pulangnya tanggal 17 agustus 2016. Karena Tiket kereta api sudah fix sekarang saatnya cek di mbah google untuk cari penginapan atau guesthouse via salah satu website booking online, setelah baca2 review dan bla.. bla.. akhirnya dapat penginapan lumayan murah 3 malam ditambah dekat dengan stasiun Bandung. Dan taraa.... backpack kali ini fix kebandung.
      Pagi tanggal 14 agustus 2016 jam 09.00 tiba di stasiun Bandung agak molor dikitlah dari jadwalnya tapi gak masalah yang penting sampai di Bandung.. hehe senangnya karena pertama kali ke Bandung guys (norak ya) haha. Cekrek selfi dulu di stasiun bandung sebelum keluar.

      Hari Pertama : 14 Agustus 2016
      Langsung keluar stasiun langsung nyari angkot ke lembang dan sampai di lembang di lanjutkan dengan angkot ke cikole. dan nego2 harga dengan sopir angkot karena cuaca hujan biar di antar sampai kawah ratu di tangkuban perahu serta pemandian air panas ciater dan turun lagi ke lembang menuju floating market. keluar dari floating marking naik angkot untuk kembali ke bandung menuju guesthouse dengan bantuan GPS akhirnya sampai dan check in. malamnya di lobby guesthouse bertemu dengan beberapa backpacker dari luar negeri adadari  malaysia, china dan ada arab juga. hanya dengan backpack malaysia saja sempat ngobrol dan akhirnya kita mutusin share cost untuk trip besok.. lumayan hemat guys dari pada jalan naik angkot dan macet2.

       
       
       
      Hari Kedua : 15 Agustus
      Trip dimulai dari arah bandung menuju ke arah cipatat yaitu goa pawon dan stone garden, karena masih pagi di goa pawon itu hanya rombongan kita saja. saya dan 5 backpack malaysia 5 orang ( 3 cewek, 2 cowok ) jadi 1 mobil kita ada 6 orang. selesai explore goa pawonnya trus lanjutkan trekking ke stone garden. siangnya di lanjutkan menuju lembang dusun bambu dan terakhir ke curug cimahi.

       
      Hari Ketiga : 16 agustus 2016
      pagi ini tujuan kami menuju ke ciwideuy yaitu kawah putih dan situ patenggang. hari ini hanya dapat 2 tempat saja karena cuaca tidak mendukung. hujan deres sekali jadi kita putuskan untuk turun ke bandung untuk menghabiskan waktu dengan berbelanja di eiger store. Malamnya cari2 produk petualangan sampai ke Baltos akhirnya makan malam di Food Court Baltos sekalian bikin janji sama momod @deffa Ketemuan di Braga untuk ngopi2.
       

                             Hari Keempat :17 agustus 2016
                 Menyambut hari kemerdekaan sepanjang jalan bandung saya melihat masyarakat sibuk dengan Lomba2 17an dan jalanan mulai ramai lancar karena masih pagi hari kita menuju tangkuban perahu, ini kali kedua saya kesini.. kebetulan cuacanya juga cerah jadi bisa explore lebih banyak. setelah puas di tangkuban perahu kami turun menuju taman grafika cikole dan air terjun maribaya di lembang.
       

       
       
      Harga Tiket Masuk :
      ·       30.000 – Tiket masuk tangkuban perahu         30.000 -  Tiket Masuk Sari Ater         20.000 -  Tiket Floating Market voucher untuk ambil kopi           5.000 -  Tiket masuk Goa Pawon           6.000 -  Tiket masuk Stone Garden         15.000 - Tiket Masuk Dusun Bambu         15.000 - Tiket masuk curug Cimahi         20.000 - Tiket masuk Kawah Putih         20.000 - Tiket Masuk Lakeside Glamping Rancabali Situ Patenggang         29.500 - Tiket Masuk Grafika Cikole berupa voucher untuk di tukar dengan 1 paket Gorengan dan minuman (perpaket untuk 2 orang)         15.000 - Tiket masuk kawasan wisata air terjun maribaya   Butuh info lebih lanjut PM aja ya Guys.. semoga berguna untuk teman2 yang mau ke Bandung.
       
       
       
       
       



      Kapan2 kita ngopi lagi kang momod @deffa  kali ini ngopinya di Jl. Braga bandung.                            
       
    • By chipago
      Bandung merupakan kota yang sangat kreatif dan terkenal akan tempat wisata alam, kuliner dan tempat belanjanya. Jika kalian senang mengunjungi tempat - tempat yang unik, tidak ada salahnya mengunjungi tempat wisata yang satu ini.
      Terletak di kelurahan Arjuna, Cicendo. Terdapat sebuah perpusatakaan unik yang terbuat dari 2.000 limbah bekas ember es krim. Ditempat ini, sangat cocok untuk mengajak anak - anak untuk menambahkan minat membaca.
      Tempat ini ngak cuma menarik karena buku bacaannya loh, Micro Library juga sangat menarik dari segi arsitektur. Micro Library ini mempunyai luas sekitaar 159.8 meter persegi dan diarsiteki oleh Daliana dan Florian Heinzelmann dari Belanda Shau Architecture.
      info detail :
      http://chipago.com/blog/view/Micro-Library-Perpusatakaan-dari-2000-Ember-Es-Krim.BLG7726
       
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Teras Cikapundung, pasti kalian yang dari luar kota Bandung agak kurang familiar dengan nama Teras Cikapundung ini. Namun jika mendengar nama Sungai Cikapundung, mungkin sedikit lebih awam kan.
      Yup betul Teras Cikapundung ini adalah sebuah Taman Wisata, yang di bangun di Bantaran Sungai Cikapundung yang mengaliri Kota Bandung. Atas prakarsa dari BBWS Citarum (Balai Besar Wilayah Sungai Citarum) dan juga Walikota Bandung Ridwan Kamil
      Kalian sudah dengar Taman Jomblo, Taman Film, Taman Vanda dan taman-taman lainnya di Kota Bandung. Bandung memang lagi penuh dengan Taman Tematik yang di tujukan untuk Ruang Hijau atau pun Tempat Wisata, hasil karya Warga Bandung beserta The Caretaker of Bandung Ridwan Kamil. Jadi salah satu karya nya adalah Teras Cikapundung ini.
      Mau tahu gimana unik nya Teras Cikapundung ini baca terus ya

       
      Alamat dan Cara ke Teras Cikapundung
      Alamat : Jl. Siliwangi, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40131
      Google Map : KLIK
      01. Cara Menuju Teras Cikapundung dengan Angkutan Umum
      Start dari Stasiun Hall Bandung. Naik angkot Antapani - Ciroyom turun di Paskal Hyper Square harga Rp. 3000. Lanjut naik angkot Cicaheum - Ciroyom turun di depan Teras Cikapundung harga Rp. 6000
      02. Cara Menuju Teras Cikapundung dengan Kendaraan Pribadi
      Start dari Pintul Tol Pasteur. Arahkan kendaraan kalian ke Jalan Tamansari, lalu melewati Kebun Binatang Bandung dan belakang dari Kampus ITB. Ketika di pertigaan dekat Kafe Halaman ambil jalan ke kiri sudah masuk Jalan Siliwangi, sekitar 200 meter di sebelah kanan lokasi nya berada.

       
      Harga Tiket Masuk Teras Cikapundung 
      Weekdays / Weekend = GRATIS Parkir Motor = Rp. 2000 Parkir Mobil = Rp 5000 *Note : Parkir Motor bisa di area Teras Cikapundung ini, namunm Parkir Mobil berada di area Jalan Siliwangi sekitar 100 meter sebelum Teras Cikapundung di sebelah kiri. Jalan masuk menuju ke Sabuga
       
      Menikmati Taman di Bantaran Sungai Cikapundung
      Yup karena memang konsep nya Taman Tematik, jadi yang di tawarkan adalah keindahan Taman di sisi Sungai Cikapundung. Taman disini walaupun tidak besar namun cukup cantik loh. 

      Di sekitar area taman ini juga terdapat berbagai Mural di Tembok, yang sangat unik bisa jadi Photo Spot kalian untuk ber selfie ria. Selain itu di bagian sisi taman terdapat banyak kursi untuk kita bersantai menikmati angin sejuk di Sore hari
       
      Ikon Baru Jembatan Merah Sungai Cikapundung
      Nah kalau dulu ikon dari area Cikapundung ini adalah ya Sungai Cikapundung nya, namun kali ini hal tersebut diganti oleh Ridwan Kamil menjadi sebuah Jembatan Merah.
      Ya Jembatan yang berwarna Merah ini, menghubungkan dua sisi dari area Cikapundung ini dan ikonik nya warna nya yang Merah Menyala bisa terlihat dari kejauhan. Di sini juga menjadi Photo Spot favorit pengunjung

       
      Asik nya Bermain Rafting di Sungai Cikapundung
      Wisata Rafting di tengah Kota Bandung emang bisa ? Bisa donk Bandung tea hehehe. Ya berkat Revitalisasi Sungai Cikapundung ini maka bukan hanya Teras Cikapundung nya saja yang jadi Objek Wisata, namun juga Sungai Cikapundung nya pun beralih jadi Objek Wisata.
      Kita bisa bermain Rafting dan juga River Tubing disini. Kalau kalian pernah bermain Cave Tubing di Goa Pindul, Gunungkidul, Jogja. Hal itu mirip-mirip lah, hanya saja yang membedakan di Sungai Cikapundung ini tidak ada Gua hanya berupa aliran Sungai saja dari Hulu Sungai sampai ke Teras Cikapundung ini. 
      Untuk Rafting juga hampir sama dengan Rafting lain nya hanya saja medan nya di sini cukup mudah jadi bagi pemula pun dipastikan bisa dengan gembira bermain Rafitng Tua maupun Muda
      Tarif Rafting di Sungai Cikapundung
      Paket I : Water Pang = Rp. 50.000 / orang Paket II : Pasaga = Rp. 75.000 / orang Paket II : Dago = Rp. 100.000 / orang Tarif River Tubing di Sungai Cikapundung
      Paket I : Water Pang = Rp. 25.000 / orang Paket II : Pasaga = Rp. 50.000 / orang Paket II : Dago = Rp. 75.000 / orang Tarif Rafting di area Teras Cikapundung
      Dewasa = Rp. 10.000 / orang Anak = Rp. 5000 / orang Contact Person : 0821-281-668-55

      Untuk bermain Rafting atau River Tubing ini posisi nya ada di sisi Taman di Seberang dari Teras Cikapundung dan kalian bisa menyebrang nya melalui Jembatan Merah. Kita sebut saja Taman Kedua ini juga terdapat beberapa Gazebo untuk bersantai

      Ya demikian lah beberapa kegiatan yang kalian bisa lakukan di Teras Cikapundung ini. Jika kalian hanya ingin bersantai Sore menghabiskan waktu tanpa mengeluarkan Uang bisa kunjungi Teras Cikapundung ini. Oh ya disini Bersih dari Pedagang Asongan ya jadi jika kalian mau berlama-lama siapkan minum atau makanan dan Buanglah Sampah Pada Tempatnya.
      Lokasi nya juga dekat pusat Shopping Bandung yaitu Cihampelas kalian bisa berjalan kaki atau menggunakan Angkot ke Cihampelas dengan harga Rp. 3000 saja. Atau juga lebih dekat ke area Simpang Dago. Jadi posisi nya memang ditengah-tengah Jalan Dago - Cihampelas - Ciumbuleuit
      Kalian harus tahu sedikit cerita tentang Revitalisasi area Teras Cikapundung ini. Dahulu sebelum Ridwan Kamil ambil alih. Sungai Cikapundung ini layak nya sungai-sungai lain nya di Kota lain di Indonesia yaitu Sampah, Kotor, Sarang Banjir dll. Karena Hulu sungai Cikapundung ini bermula di area Kabupaten Bandung dan Hilir nya berada di Kota Bandung.
      Ini kondisi di Hulu Sungai Cikapundung area Kabupaten Bandung, yang masih Kotor oleh sampah dll

      Credit : detik.com
      Namun semenjak Bandung di pimpin oleh Kang Ridwan Kamil, proyek Restorasi dari area Teras Cikapundung ini pun berjalan cepat sehingga membuat jalur Sungai Cikapundung di Kota Bandung sampai ke Hilir nya cukup bersih dan lebih baik dari Hulu nya. Proyek Restorasi Teras Cikapundung ini berlangsung dari tahun 2013 ketika beliau di lantik jadi Walikota Bandung, hingga sekarang masih berlangsung

      Walaupun masih belum sempurna Restorasi Sungai nya namun semakin membaik. Saya jadi teringat cerita Restorasi Sungai Chenggyecheon di Seoul yang di mulai tahun 2005 selama kurang lebih 3 tahun, yang sekarang sangat bersih dan jadi salah satu tempat wisata favorit di seoul. Semoga kelak Sungai Cikapundung ini bisa jadi seperti itu

      Silahkan berkunjung ke Teras Cikapundung dan Kota Bandung yang tiap hari makin Cantik ini seperti Mojang nya yang Geulis Pisan. Dan mari kita jaga kebersihan di Sungai Cikapundung ini

       
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Curug Batu Templek, atau disebut juga Air Terjun Templek ini masih jarang terdengar di telinga traveler bahkan warga Bandung sekalipun. Jadi biasanya destinasi unik dan masih jarang ini pasti lah masih asri.
      Tepat nya 17 Agustus 2016 kemarin ketika perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang pasti tanggal merah dan libur, saya menyempatkan diri ke Curug ini yang lokasi nya ternyata dekat rumah saya di area Bandung Timur. Masih di Kota Bandung loh, walaupun agak ke Timur. Jadi tidak lah sulit untuk mencari nya.
      Petualangan yang cukup singkat ini saya di temani salah satu sesepuh dari Komunitas Jalan2 Indonesia regional Bandung yaitu @spin_cobra yang kebetulan lagi libur juga dan habis meratapi kekalahan nya di Final Lomba Makan Kerupuk se RT
      Kalian yang penasaran gimana penampakan Curug ini dan cara ke Curug Batu Templek simak terus ya

      Alamat dan Cara ke Curug Batu Templek
      Alamat : Jl. Babakan Singkur, Cikadung, Cimenyan, Jawa Barat 40191
      Google Map : KLIK
      01. Cara Menuju Curug Batu Templek dengan Angkutan Umum
      Start dari Stasiun Hall Bandung. Naik angkot Antapani - Ciroyom turun di Jalan Ahmad Yani harga Rp. 6000. Lanjut naik angkot Dipati Ukur - Panghegar turun di depan jalan masuk ke Jalan Pasir Impun harga Rp. 5000. Lalu naik Ojek dari Pangkalan Ojek di dekat situ ke Curug Batu Templek sekitar 3-5 KM seharga Rp. 20.000 (nego) one way. (Tidak ada angkutan umum untuk ke Curug nya)
      02. Cara Menuju Curug Batu Templek dengan Kendaraan Pribadi
      Start dari Pintu Tol Pasteur. Arahkan kendaraan kalian ke Jalan Ahmad Yani menuju ke Terminal Cicaheum. Tetap ikuti jalan sampai ke depan Lapas Sukamiskin tidak jauh dari sini sekitar 100 meter, ada jalan masuk ke kiri yaitu Jalan Pasir Impun. Masuk ke Jalan Pasir Impung, ikuti jalan nya selama 3-5 km menuju ke Jalan Pasir Impun Atas.
      Tidak lama kalian akan menemukan Satu Gerbang kecil di sebelah kanan jalan (jalan pelan saja jika sudah masuk Jalan Pasir Impun Atas). Masuk ke Gerbang tersebut Mobil atau Motor bisa masuk sampai ke Parkiran dekat dari Curug nya. Namun jalan ini cukup terjal jadi harus hati-hati ya
      Harga Tiket Masuk Curug Batu Templek
      Weekdays / Weekend = Rp. 5000 Parkir Motor = Rp. 2000 Parkir Mobil = Rp 5000 *Parkir mobil nya tidak begitu luas untuk area bawah dekat Curug jadi harus cek dulu, saran seh lebih baik parkir di area atas atau di Jalan Raya

      Unik nya Curug Batu Templek
      Kenapa saya bilang unik, karena posisi nya sebenarnya di pinggir jalan, dia menempel ke dinding jurang di samping Jalan. Namanya Curug Batu Templek, di ambil dari Batu Templek yaitu jenis batuan metamorf yang terbentuk karena perubahan tekanan dan suhu yang tinggi ayau panas bumi. Templek, lempeng atau yang biasa disebut Slate terbentuk dari Lempung dan Batuan Shale.
      Batu ini biasa di gunakan pada dinding Rumah, atau juga pada ubin rumah. Jenis batuan yang kokoh untuk membangun Fondasi Rumah Tangga eh Rumah saja hehehe  
      Jika kalian parkir di Jalan Raya nya seperti mobil saya di atas. Kalian harus jalan kaki menurun sekitar 500 meter dan naik nya juga demikian. Jalan nya cukup terjal, lumayan untuk olahraga loh

      Tidak jauh dari jalan ini kita akan bertemu dengan rumah warga dan jalan di tiga persimpangan, ambil jalan ke kiri sudah berada di area Parkir Bawah dari Curug Batu Templek ini. Dan di dekat nya sudah bisa menikmati keindahan Curug Batu Templek. Namun ketika saya datang kondisi nya Debit air sedang Surut jadi tidak terlalu deras air nya

      Ini ketika Debit air nya cukup tinggi jadi Air nya deras. Ditambah juga Photographer nya canggih jadi bagus gini ambil view nya. Credit to bang @Maulana Sofyan

      Dan unik lagi karena ketika saya datang berbarengan dengan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus, jadi di puncak dari Curug ini di gantungkan lah Bendera Merah Putih Raksasa yang di pasang oleh Sispala (Siswa Pecinta Alam) dari berbagai sekolah di area Kota Bandung. Dan juga unik nya lagi kebetulan sedang ada pemotretan Photo Pre Wedding di bawah nya.

      Wall Climbing di Curug Batu Templek
      Kalian yang suka wisata ekstrem dan adventure, salah satu nya adalah Wall Climbing atau Panjat Tebing, nah di Curug Batu Templek ini terdapat satu area yang bisa kalian panjat tebing nya. Tidak jauh dari Curug Batu Templek ini, tepatnya pas di sebelah nya. Kalian sudah bisa melihat Tali-Tali dari Climber yang berjuntaian.
      Di sini memang salah satu area Wall Climbing yang di gunakan oleh Siswa Pecinta Alam. Untuk tingkatanya disini masih Level Beginner jadi kalian yang pemula bisa mencoba. Harus mendaftar dulu di pos tempat Pembelian Tiket masuk Curug ya. Untuk harga nya masih Nego

      Main ke Sawah Terasering yang Hijau
      Kapan terakhir kali main ke sawah ? Atau tidak pernah sama sekali karena Lahir dan Besar di tengah Perkotaan Metropolitan ? HHmmm jangan khawatir, di Curug Batu Templek ini terdapat banyak area Persawahan yang Hijau royo royo.
      Karena memang area Pasir Impung ini masih banyak ladang sawah berupa Terasering. Yup betul Sawah Terasering yang beken di Ubud dan Majalengka. Ada juga loh di Kota Bandung, gak perlu jauh-jauh. 
      Untuk menuju kesini dari Curug Batu Templek cukup jalan kaki sejauh sekitar 500 meter. Dari pertigaan dekat Parkir Bawah tadi, jika ke kiri ke Curug Templek nah kali ini ambil ke Kanan. Menyusuri jalan sampai bertemu pemukimah warga dan melewati Masjid. Terus saja sampai ke Rumah terakhir yang berbatasan langsung dengan Persawahan. Jalan pedesaan ini menurun ya.
      Jika bingung bisa tanyakan saja ke warga sekitar yang dengan senang hati akan menunjukkan arah nya cukup dengan bahasa Sunda ringan seperti ini "Punten bu / kang, ari sawah na palih mana nya ?" Artinya "Permisi bu / pak, sawah nya di sebelah mana ya ?"
      Dan mereka akan menjawab "Muhun teras, ka payun nenk / kang, caket". Artinya "Iya terus aja ke depan mba / mas, dekat kok". Dan jangan lupa balas dengan "Hatur Nuhun bu / kang" Artinya "Terima Kasih bu / pak"

      Di sini tentu nya GRATIS donk namanya juga Sawah. Kalian bisa menikmati udara bersih, sejuk, angin sepoi-sepoi. Sambil seflie ala-ala Kabayan dan Nyi Iteung mungkin. Ketika saya datang masih banyak Padi yang Hijau belum Menguning jadi pas sekali.
      Oh ya hati-hati ya jika melintasi area persawahannya karena Jalan setapak di Sawah nya ini kecil banget, gak kayak di persawahan lain yang cukup lebar. Ini hanya muat untuk satu orang saja dan kondisi nya juga jalan nya tidak Keras. Si @spin_cobra sampai jatuh masuk ke Sawah kalau bahasa sunda nya "Tikusruk". Alhasil celana dan sendal kena lumpur sawah dan di bersihkan dengan air di parit terdekat hahhaha

      Ya demikian lah salah satu wisata baru lagi di Bandung yang murah meriah dan kembali ke Alam. Kapan lagi kita bisa bertemu Air Terjun dan Persawahan yang berdekatan seperti ini. Kalian bisa dapat tema Photo Selfie Back to Nature kan
      Oh ya jangan lupa jika berpapasan dengan Penduduk di sapa atau bisa bertanya sedikit mengenai keseharian mereka, seperti bapak yang saya temui sedang menjemur biji-bijian sangat baik, sampai memberikan saya minum teh
      Semoga berguna dan Silahkan di Share ya Artikel ini
      TERUS KITA KAPAN PHOTO PREWEDDING DISINI