hobijalan2poto2

sharing Bandung > Jogja via darat udara

11 posts in this topic

Dari ibukota jawa barat alias bandung, udah gak usah pusing2 kalo mau berlibur ke jogja.

Mau lewat jalur udara maupun darat udah sama2 enak n gampang. Bandung dan Jogja, keduanya punya bandara yang posisinya cukup stategis, gak jauh2 banget dari pusat kota. Jadi aksesnya mudah.

Meskipun bandara Adi Sucipto, bandara di jogja rencananya akan dipindahkan di Kulon Progo, salah satu kabupaten di DIY Yogyakarta. Yang jaraknya jauh banget dari kota, bisa jadi 45 menit deh dari kota Jogja sendiri, entah jadi pindah atau enggak bandaranya seenggaknya sekarang bandara masih deket pusat kota jogja, jadi sebelum bandara dipindah jauh, gak ada salahnya para pelancong dari bandung pergi ke Jogja naik pesawat :D

Seperti kita tau harga pesawat tu kan fluktuatif banget ya..

Cuman aku kasih nih buat jalan2ers yang mau ke jogja pas tanggal merah terdekat. Yaitu tanggal 9 mei.

Hari ini (14 april) aku cek di jadwal penerbangan, baru nemu 3 flight ni. Dari merpati, lion sama sriwijaya..

Lagi ada promo sih dari Merpati 200 ribuu…

554132_4961747361353_1155898603_n.jpg

 

73191_4961747401354_993572954_n.jpg

 

 

Tapi sayangnya pagi tanggal 8nya. Bagi yang kerja ya mungkin gak bisa. Tapi yg free mending ambil aja sih hehehe…

Yang mau cepetan pesen deh keburu naik harganya hehehehe

Untuk tanggal 9nya udah naik cukup drastis.

 

Bagi yang mau lebih irit mungkin bisa naik kereta ajaa..

Bandung n Jogja kan udah kota besar ya, ibukota mennn… jadinya udah ada kelas eksekutif yang bisa memberikan kenyamanan buat penumpang hoho

Kelas ekonominya juga ada. Bisnisnya pun ada. Cuman kalo sekarang disuruh milih kelas ekonomi yang berAC sama bisnis sih mending ekonomi AC ya. Karena kan keretanya baru. Habis itu, kan keretanya masih cukup baru jadinya enak hehehe

Mending banget deh naik kereta ekonomi.

Ada  kereta sih dalam satu kereta dari bandung ke Jogja itu udah ada 3 kelas itu, eksekutif, bisnis sama ekonomi. Namanya KA Malabar.

Kalo KA Lodaya Pagi dan malam, dia eksekutif sama bisnis aja. KA Argowilis khusus eksekutif, KA Mutiara selatan khusus bisnis. KA Turangga juga khusus eksekutif.

Nah kalo kereta yg bener2 ekonomi, yang biasanya tarifnya Cuma 30an ribu aku belum nemu nih. Belum pernah juga soalnya hehe..

13926_4961746601334_597370588_n.jpg

 

552899_4961746721337_1249803432_n.jpg

11506_4961746681336_1546979824_n.jpg

13993_4961747161348_1397731180_n.jpg

 

Keliatannya sih seatnya masi banyak.. beda kalo yg dari jakarta yang udah pada penuh..

 

Bagi yang mau naik bus. Ada juga, ya walopun sebenernya saya pribadi lebih recommended buat naik kereta sih. Soalnya nyaman n tanpa macet hehehe

Selera sih tapi

Kalo bus/travel dari bandung ke jogja juga cukup banyak sih..

Sebenernya saya belum pernah naik juga bus dari bandung-jogja atau sebaliknya, jadi gak bisa kasih rekomendasi gimana2nya.. hehe

Untuk bus & travel ada beberapa nih

PO. Budiman

Jl. Ir. H. Juanda No. 31, Tasikmalaya
Telp. (0265) 339854 (Hunting)
- Eksekutif, Super Eksekutif, Bisnis AC/non AC, AC/non AC Ekonomi

Buat ekonomi ACnya 80 ribu

PO. Lorena dan Grup (021) 6341166

 

Malsa Transport

BANDUNG : 0858 7845 8686

JOGJA : 0274-7818737 | tarif : rp. 170,000

 

Atau rekomendasi dari saya mending naik CIPAGANTI ajaaa

Dari bandung sehari ada dua kali pemberangkatan.

Soalnya enak naik cipaganti, dingin n bersih hehehe jadinya kan bikin penumpang nyaman J

Di Telaga Bodas tujuan ke jogja berangkat jam 07.00 pagi dan jam 19.00 alias jam 7 malam.

Telponnya 022 8600 8800 | 021 70 500 000

 

Atau bagi yang lebih suka naik kendaraan sendiri, biar nanti bisa jalan2 di Jogjanya gampang. Nih aku kasi jalurnya yaaa :D

 

Ada beberapa jalur,

1.       Via tol bakrie n jalan magelang : Bandung – Tanjungsari – Sumedang Selatan – Plumbon – masuk jalan tol bakrie (keluar tol ambil kiri) – bulakamba – Brebes – Tegal – Pemalang – Pekalongan – SukoRejo – Temanggung – Secang – Magelang – Jogja (447 km, versi google maps)

2.        Via Jalan tol bakrie : Bandung – Tanjungsari – Sumedang Selatan – Plumbon – masuk jalan tol bakrie (keluar tol ambil kanan) – ketanggungan – Larangan – Bumi Ayu – Paguyangan – Pakuncen – Wangon – Sumpiuh – Kebumen – Mirit – Bendungan – Yogyakarta (441 km, versi google maps)

3.       Via Jalan Wates : Bandung – Cicalengka – Ciawi – Banjar – Majenang – Karang Pucung – Wangon - Sumpiuh – Kebumen – Mirit – Bendungan – Yogyakarta (397 km, versi google maps)

 

521683_4961771601959_1700858745_n.jpg

 

Buat jalan2ers yang belum pernah tempuh jalan sendiri, dimanfaatin juga gadgetnya ya hehehhe

Biasanya sih jalur yang dipake yang jalur no.3, ya karena emang itu yang paling deket. Jalannya cukup bagus. cuman yang jalur 1 tu jalannya lebih lebar, ya selain karena lewat jalan tol kan lewat pantura juga..

 

salam liburan ! ayo kunjungi jogja :D

albertorazzi and neisya like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

aduh, pesawat sore mahal yah. aku kan kerja, mana tanggal 10 nya ga libur lagi :bingung

Share this post


Link to post
Share on other sites

@neisya

make kereta sore aja mba trus tgl 10 nya pesawat pagi

saya juga pulang nya tgl 11 pesawat pagi :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

eh ada momod :P

 

 

 

aduh, pesawat sore mahal yah. aku kan kerja, mana tanggal 10 nya ga libur lagi :bingung

iya mbak, mungkin naik kereta aja :)

atau bisa bareng mas @ameryudha.. dia naik mobil dari bandung.. msage langsung aja mbak :) 

Share this post


Link to post
Share on other sites

naik bis aja ah. agennya deket dari kosan soalnya. :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

naik bis aja ah. agennya deket dari kosan soalnya. :D

biasanya macet gak bro kalo naik bus???

Share this post


Link to post
Share on other sites

biasanya macet gak bro kalo naik bus???

tergantung si sopir sama lalin sih sis. semoga aja lancar. paling klo macet sampe jogjanya jam 8an.

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya dateng lah @ameryudha :D

 

apelin tuh abangmu tersayang hehehehe

 

aku jadi nya nanti pas veshak loh. siapkan karpet merah ya ndo. 

 

kangen kali sama @albertorazzi :wub:  :wub:  :wub:

Share this post


Link to post
Share on other sites

aku jadi nya nanti pas veshak loh. siapkan karpet merah ya ndo. 

 

kangen kali sama @albertorazzi :wub:  :wub:  :wub:

yosudahhh... ku tunggu kau di perempatannn

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • Berbagai Lokasi Syuting AADC 2 yang Menarik untuk Kamu Sambangi pada Liburan Selanjutnya
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Masih ingat dengan film Ada Apa dengan Cinta yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra? Nah, setelah 14 tahun dari film perdananya, film ini hadir kembali dalam bentuk sekuel.
      Film Ada Apa dengan Cinta yang kedua ini bukan hanya menayangkan kisah cinta antara Rangga dan Cinta yang bersemi kembali, namun juga menayangkan berbagai lokasi syuting yang tentu saja menarik untuk disambangi lebih dekat.
      Pemilihan lokasi syuting memang menjadi salah satu komponen penting dalam pembuatan sebuah film. Lokasi syuting AADC 2 mengambil tempat di Jakarta, Jogjakarta hingga New York. Namun, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang lokasi syuting AADC 2 di Jogjakarta.
      Nah, apakah kamu penasaran? Yuk, kita simak pembahasannya dalam berbagai lokasi syuting AADC 2 yang menarik untuk kamu sambangi pada liburan selanjutnya.
       
      1. Gereja Ayam
       

      Gereja Ayam via Warta Kota
       
      Bagi kamu yang sudah menonton film Ada Apa dengan Cinta 2 tentu tahu sebuah adegan dimana Rangga dan Cinta saling mengobrol bersama dan menaiki tangga di sebuah gedung tua?
      Nah, gedung tersebut adalah Gereja Ayam yang terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Gereja ini terletak sekitar 45 kilometer dari pusat kota Jogjakarta. Sekilas, gereja ini terlihat cukup mencekam karena usianya yang sudah cukup tua.
      Pada tahun 2000, pemilik gereja, Daniel Alamsjah terpaksa menghentikan pembangunan untuk gereja ini karena keterbatasan biaya. Jika kamu perhatikan, kamu akan melihat bahwa bangunan gereja ini mirip seperti bentuk ayam raksasa.
      Keunikan tersebut memang sengaja, karena gereja ini memang didesain agar unik dan berbeda dari rumah ibadah pada umumnya.
      Bangunan gereja ini dihiasi dengan ornamen-ornamen yang cantik dan vintage. Di tempat ini terdapat sebuah tangga unik untuk menuju ke lantai atas. Selain itu, terdapat juga sebuah ruangan yang luas tanpa sekat.
      Tempat tersebut mirip seperti tempat peribadatan yaitu gereja. Sedangkan pada bagian bawahnya, ada banyak ruangan berukuran 2x1 meter persegi tanpa jendela dan pintu.
      Gereja ini rupanya juga sempat dijadikan sebagai tempat penampungan dan rehabilitasi bagi para pecandu narkoba. Nah, jika kamu berminat untuk menyambangi gereja ini, kamu diharuskan untuk membayar tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah.
      Meskipun demikian, pemiliknya menegaskan bahwa gereja ini adalah sebuah rumah doa serta bentuknya adalah merpati bukannya ayam.
       
      2. Klinik Kopi
       

      Klinik Kopi via Travel Kompas
       
      Selanjutnya, inilah dia lokasi syuting film Ada Apa dengan Cinta 2 yang tentunya dapat kamu jadikan sebagai pilihan. Lokasi film ini adalah di Klinik Kopi yang terletak di Jl. Kaliurang KM. 7,8, Gang Bima, Sinduharjo, Ngaglik, Kec. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
      Di film Ada Apa dengan Cinta, Rangga memang dikisahkan adalah seorang penggemar kopi. Untuk itu, dia pun memutuskan untuk membawa Cinta ke sebuah kedai kopi unik yaitu Klinik Kopi.
      Klinik Kopi mengolah dan memproduksi kopi sendiri mulai dari memilih biji kopi lokal terbaik, menyangrai biji kopi hingga ke proses penggilingan. Hal ini menyebabkan cita rasa dan kualitas di kafe kopi yang berdiri sejak tahun 2013 ini memang sangat nikmat.
      Di kafe ini tidak terdapat menu, namun kamu akan diberikan penjelasan mengenai karakter rasa kopi yang terdapat di kafe ini. Brewer akan menanyakan mengenai karakter kopi yang kita sukai serta memberi saran mengenai jenis biji kopi yang akan kita pesan.
      Hanya beberapa orang saja yang bisa masuk ke ruangan brewer, sehingga pelanggan lain harus mengantre di area lesehan hingga namanya dipanggil. Hal lain yang unik dari kafe ini adalah kafe ini tidak menyediakan gula.
      Di sudut kafe ini terdapat sebuah quotes “Jangan ada gula di antara kita” namun Brewer berhasil meyakinkan bahwa kopi di sini tidak begitu pahit dan tetap nikmat.
      Klinik Kopi juga menjual berbagai biji kopi lokal asli Indonesia. Beberapa biji kopi lokal asli Indonesia tersebut adalah Arabica Pelebib dari Papua, Arabica Aka Gadang dari Solok, hingga Arabica Nagari Lasi dari Bukittinggi. Harga per 250 gram biji kopi dibanderol sekitar 120 ribu.
      Kafe ini beroperasi setiap hari dari pukul 16.00 hingga 22.00. Untuk masalah harga juga relatif terjangkau yaitu sekitar 50 ribu per orang.
       
      3. Istana Ratu Boko
       

      Istana Ratu Boko via 1Hal
       
      Ingin mengunjungi spot lokasi syuting Ada Apa dengan Cinta yang sangat kental dengan nuansa sejarah dan budaya? Nah, disinilah tempatnya.
      Kamu dapat mengunjungi Istana Ratu Boko yang dijadikan sebagai salah satu spot perjalanan Cinta dan Rangga. Istana Ratu Boko ini terletak di Desa Dawung dan Desa Sambireja, kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta.
      Istana Ratu Boko adalah kompleks bekas istana yang kini tersisa hanya beberapa bangunan saja. Bangunan ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke 8.
      Istana Ratu Boko juga merupakan salah satu candi terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbenam di Jogjakarta. Istana seluas 250 meter persegi ini terdiri dari candi pembakaran, lapangan, kolam, pendopo, paseban, hingga gua.
      Untuk harga tiket masuk di Istana Ratu Boko sendiri terbagi menjadi dua kategori. Jika kamu mengunjungi Istana Ratu Boko ini dari pagi hari hingga sore hari sebelum pukul 3, maka biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar 25 ribu.
      Sementara itu, jika kamu mengunjungi Istana Ratu Boko ini di atas pukul 3, maka biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar 100 ribu. Hal ini karena kamu akan dapat melihat pemandangan matahari terbenam yang sangat indah dari Istana Ratu Boko ini.
      Namun, yang harus kamu ketahui adalah Istana Ratu Boko ini sangat panas di waktu siang hari. Sehingga akan lebih baik jika kamu mengenakan kaus berbahan katun ketika menyambangi istana ini.
      Hindarilah mengenakan kaus berwarna gelap atau warna hitam ketika menyambangi istana ini karena akan sulit menyerap keringat. Meski sangat panas, namun cuaca di sini sangat asri. Nah, di sekitar kawasan Istana Ratu Boko ini juga disediakan banyak gazebo yang dapat kamu gunakan untuk bersantai.
       
      4. Makam Panembahan Senopati
       

      Makam Panembahan Senopati via Majalah Burung Pas
       
      Bagi kamu yang merasa masih ingin menyambangi lokasi syuting Ada Apa dengan Cinta yang bernuansa sejarah dan budaya, maka kamu dapat mencoba untuk menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
      Destinasi wisata ini adalah Makam Panembahan Senopati. Lokasi dari tempat ini adalah di kawasan sekitar pasar Kotagede.
      Di tempat ini adalah tempat raja Mataram Islam pertama di Jogjakarta dimakamkan, yaitu Panembahan Senopati beserta keluarganya. Kompleks pemakaman ini dikelilingi oleh tembok besar yang kokoh.
      Pintu Gapura memasuki kompleks makam ini masih memiliki ciri arsitektur budaya Hindu bernama Gapura paduraksa dengan kusen berukir di sebelah selatan Masjid Besar Mataram yang menuju ke dalam kompleks Makam Raja-Raja Mataram.
      Ada tiga gapura yang harus dilewati sebelum kamu dapat masuk ke dalam bangunan makam. Setiap gapura memiliki pintu kayu yang tebal dengan ukiran yang indah dan dijaga oleh sejumlah abdi dalem yang berbusana adat Jawa.
      Untuk dapat masuk ke area makam, kamu diharuskan untuk mengenakan pakaian adat Jawa yang disewakan di sana. Pengunjung diperbolehkan untuk masuk ke dalam makam pada Hari Minggu, Senin, Kamis, dan Jumat, dengan periode waktu pada pk 08.00 – 16.00.
      Sejumlah tokoh penting yang dimakamkan di sini adalah Sultan Hadiwijaya, Ki Gede Pamanahan, Panembahan Senopati dan anggota keluarganya. Ketika memasuki makam, kamu akan melihat suasana yang sepi, tenang dan khusyuk. Keluarga kerajaan memang masih sangat menjaga kelestarian dari kompleks pemakaman ini.
       
      5. Pojok Benteng Jogja
       

      Pojok Beteng Jogja via Jogja Liburan
       
      Masih penasaran dengan berbagai lokasi syuting Ada Apa dengan Cinta lainnya? Nah, mungkin kamu bisa mencoba untuk menyambangi Pojok Beteng yang satu ini.
      Pojok Beteng adalah bangunan yang berada di setiap sudut keraton Jogjakarta. Beteng sudah ada sejak masa Kerajaan Keraton dan dijadikan sebagai gerbang masuk dan keluar area kerajaan.
      Selain itu, Beteng biasanya juga digunakan sebagai pusat pertahanan untuk menjaga keraton. Bangunan Beteng berbentuk persegi panjang dengan ketinggian mencapai 5 meter.
      Di bangunan Beteng ini terdapat ruang pengintai dan ruang penyimpanan senjata. Pojok Beteng memang memiliki keunikan sendiri yang membuatnya menjadi salah satu lokasi favorit untuk spot syuting film.
       
      6. Punthuk Setumbu
       

      Menikmati Sunrise di Punthuk Setumbu
       
      Salah satu scene menyenangkan yang dapat kamu saksikan di film Ada Apa dengan Cinta 2 adalah menikmati sunrise dari atas Punthuk Setumbu. Untuk mendapatkan sunrise terbaik, salah satu cara yang dapat kamu coba adalah datang sejak subuh dan mencoba menyambangi bukit yang terletak tidak jauh dari Candi Borobudur ini.
      Untuk mencapai tempat ini medannya tergolong cukup sulit namun tentunya semuanya akan terbayar dengan pemandangan sunrise yang indah. Begitu sampai di area parkir, kamu masih harus berjalan kaki menuju bukit.
      Kondisi jalanan sendiri tergolong masih agak sulit karena masih berupa tanah. Namun, kamu akan diterangi dengan penerangan yang sudah tergolong cukup. Di beberapa titik kamu juga dapat bertemu dengan warga lokal yang juga merangkap menjadi guide bagi Punthuk Setumbu.
      Sesampainya di puncak bukit, kamu dapat mulai menunggu waktu sambil mengarahkan kameramu untuk mendapatkan sunrise terbaik. Arahkan kameramu menuju ke Candi Borobudur, dan kamu akan mulai dapat menikmati sunrise yang indah.
      Di atas bukit terdapat sebuah warung sederhana yang menjual kopi atau teh. Sehingga jika kamu merasa kedinginan begitu sampai di atas, kamu dapat mencoba untuk meminum kopi atau teh hangat tersebut.
      Punthuk Setumbu menampilkan pemandangan matahari terbit dengan latar belakang Gunung Merapi. Selain melihat matahari terbit yang indah, kamu juga dapat menyaksikan kemegahan Candi Borobudur dari atas bukit Punthuk Setumbu ini.
      Bukit Punthuk Setumbu terletak tidak jauh dari Candi Borobudur, tepatnya di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, atau sekitar satu jam berkendara dari pusat kota Yogyakarta. Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu ingin memasuki Punthuk Setumbu ini adalah sekitar Rp 15 ribu per orang. Tentu sangat terjangkau dan ramah di kantung.
       
      7. Sate Klathak Pak Bari
       

      Sate Klathak Pak Bari via Nginep Mana
       
      Berbicara mengenai lokasi syuting, belum lengkap rasanya jika belum berbicara mengenai tempat lokasi kuliner yang juga menjadi lokasi syuting Ada Apa dengan Cinta 2. Mungkin, karena sudah lama tidak berada di Indonesia, Rangga jadi rindu juga ingin segera mencicipi kuliner dan juga minuman tradisional di Indonesia.
      Nah, salah satunya kamu dapat mencoba menyambangi Sate Klathak Pak Bari yang satu ini. Alamat lengkapnya adalah Jalan Kedaton, Pleret, Kecamatan Bantul, Jogjakarta.
      Sate Klathak Pak Bari adalah warung sate kambing yang paling terkenal di Jogjakarta. Kamu bisa menikmati hidangan sate yang disajikan dengan jeruji sepeda. Konon, kelezatan sate klathak ini terletak dari tusukan jeruji sepeda yang merupakan konduktor yang sangat sempurna sehingga bisa mengantarkan panas dengan baik.
      Hal ini membuat daging kambing dapat matang secara merata. Biasanya kita akan disajikan sate dengan bumbu kacang maupun kecap, namun di sini agak berbeda.
      Sate klathak disajikan dengan kuah gulai yang nikmat. Hal ini tentu menjadi keunikan tersendiri yang membuat sate ini tetap lezat dan berbeda dari sate kambing lainnya.
      Soal nama klathak sendiri konon katanya berasal dari bunyi “klathak.. klathak” dari jeruji sepeda yang sedang dibakar agar mampu menghasilkan panas yang merata.
      Malam yang semakin larut rupanya tidak menjadikan warung sate klathak ini menjadi semakin sepi. Alhasil, ketika malam tiba kamu akan mendapati pengunjung warung sate klathak ini yang semakin banyak.
      Bagi kamu yang tidak begitu menyukai sate klathak ini, terdapat beberapa menu lain yang dapat dijadikan sebagai alternative. Salah satu contohnya adalah menu gulai. Kamu dapat mencoba untuk menikmati gulai ketika menyambangi tempat ini.
      Sate klathak ini dibakar di atas tungku tradisional yang membuat satenya menjadi semakin nikmat dan lezat.
      Untuk menikmati satu porsi sate klathak, biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar 20 ribu untuk satu porsinya. Tidak begitu mahal, bukan?
      Untuk masalah minum, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mencicipi wedang teh poci ketika menyambangi tempat ini. Wedang teh poci adalah sebuah minuman tradisional yang menjadi partner tepat untuk dinikmati bersama dengan sate klathakmu.
      Bayangkan ketika suasana sedang hujan, kamu dapat mencoba untuk menikmati seporsi sate klathak dengan ditemani wedang teh poci. Wedang teh poci sendiri memiliki rasa yang manis, wangi, sedap dan juga kental. Hal ini membuat wedang teh poci cocok untuk menyegarkan tubuh.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai berbagai lokasi syuting Ada Apa dengan Cinta 2 yang menarik untuk kamu sambangi pada liburan selanjutnya. Jogjakarta rupanya memiliki berbagai destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan dan sebaiknya masuk dalam daftar destinasi wisata yang akan kamu sambangi di liburan selanjutnya.
      Ternyata, film Ada Apa dengan Cinta menawarkan berbagai spot lokasi syuting yang tentunya sangat menarik untuk disambangi bukan hanya bagi para pecinta wisata sejarah namun juga bagi pecinta kuliner. Semoga artikel ini dapat menginspirasimu dalam mengunjungi berbagai lokasi spot menarik di Jogjakarta sambil mengingat kembali film Ada Apa dengan Cinta 2.
      Happy traveling!
    • Itinerary Keliling Bandung Yang Pas Selama 2 - 5 Hari
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Karena Bandung sekarang udah makin menjadi primadona wisata khusus nya area Jawa Barat, di karenakan sudah makin bagus nya infrastruktur yang ada di Kota dan Kabupaten Bandung. Maka saya akan bantu untuk membuat itinerary yang pas untuk kalian mengunjungi Bandung.
      Mengunjungi Bandung paling enak itu minimal 2 hari, namun paling enak dan santai itu 3 - 5 hari, karena biar tidak terburu-buru, apalagi weekend Bandung itu bakalan rasa Jakarta. Ya macetnya kendaraan dan juga orang-orang nya yang mungkin akan kalian temui orang Jakarta lagi heheh.
      Berikut Itinerary yang sebenar nya saya sadur dari tulisan Facebook Rommy Budax Badeur yang sedikit saya edit menurut pandangan saya :
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI 
      Day 1 Bandung Utara (Lembang) :
      Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch Floating Market Lembang Tahu Lembang Day 2 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch Floating Market Lembang Tahu Lembang Day 3 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch Floating Market Lembang Tahu Lembang Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Curug Cimahi / Pelangi Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun BandungSpoiler -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) :
      Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) :
      Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch Floating Market Lembang Tahu Lembang Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) :
      Stone Garden Gua Pawon Curug Cimahi / Pelangi Day 4 Kota Bandung :
      Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung Day 5 Kota Bandung Wisata Belanja Dan Kuliner :
      Saung Angklung Udjo Bukit Moko Cihampelas (Oleh-Oleh) Jalan Riau (Factory Outlet) Kuliner Batagor Kingsley di Jalan Veteran Jalan Cibaduyut (Belanja Sepatu) Kuliner Bu Imas di Kebon Kalapa Kuliner Ceu Mar di Cikapundung Taman Cikapundungiler ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Bandung
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu
       
      Harga Tiket Kawah Putih
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Karena seperti Saung Angklung Udjo ataupun Kuliner Street Gourmet itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk di lakukan. Dan juga beberapa Taman Tematik Bandung yang makin kece juga bisa kalian selipkan di sela-sela waktu itinerary di atas
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. Thx to bro Rommy Budax Badeur atas info sumber nya.
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Bandung
      IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama
      Facebook : Deffa Boys N Root

       
    • Nikmati Serunya Menyambangi Berbagai Tempat Minum Kopi yang Recommended di Bandung
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Bandung selalu menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak menyedot perhatian. Ya, kebanyakan wisatawan senang mengunjungi Bandung dan menikmati berbagai destinasi wisata yang terdapat di dalamnya.
      Berbicara tentang Bandung, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi tempat minum kopi. Ya, Bandung memang memiliki banyak tempat minum kopi yang tentunya menarik untuk kamu sambangi dan masukkan dalam daftar destinasi wisata yang akan kamu kunjungi selama di Bandung.
      Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam nikmati serunya menyambangi berbagai tempat minum kopi yang recommended di Bandung. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
       
      1. Noah’s Barn Coffeenery


      Noah’s Barn Coffeenery via My Fun Food Diary


      Noah’s Barn Coffeenery via Urban Out Eaters
       
      Inilah dia salah satu tempat ngopi favorit di Bandung yang tentunya dapat kamu jadikan sebagai referensi. Tempat ngopi ini adalah Noah’s Barn Coffeenery yang terletak di Jl. Garuda No.39, Dungus Cariang, Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.
      Noah’s Barn ini adalah coffee shop modern yang sudah dibangun sejak tahun 2013. Tempat ini didominasi oleh interior klasik modern dengan warna cokelat serta ditambah dengan pencahayaan yang temaram. Hal ini semakin membuat para pengunjung merasa nyaman ketika berada di tempat ini.
      Bagi kamu yang menyukai kopi dengan manual brew, kamu juga diberi kebebasan untuk memilih kopi yang kamu sukai. Beberapa jenis kopi yang dapat kamu pesan adalah syphon, french press, vietnam drip, aero press, cold drip, atau woodneck. Kamu dapat memintanya langsung kepada barista di Noah’s Barn ini.
      Selain menyediakan kopi, di Noah’s Barn ini juga disajikan berbagai makanan cemilan lain yang tentu saja dapat kamu nikmati. Makanan yang tersedia di tempat ini antara lain spaghetti dan roti sehingga kamu tidak perlu khawatir tidak dapat mencicipi makanan ketika sedang menyambangi kafe ini.
      Terdapat dua buah ruangan yang tersedia di Noah’s Barn ini, yaitu bagian indoor maupun outdoor. Bagi kamu yang ingin berkumpul bersama teman-teman dalam jumlah yang banyak dapat mencoba untuk menyambangi bagian outdoor tempat minum kopi ini karena tergolong lega dan juga lebih nyaman.
      Masih di bagian outdoor, kamu dapat melihat fountain mini yang biasanya digunakan sebagai spot foto maupun tempat bermain bagi anak-anak. Menyenangkan sekali, bukan?
      Untuk range makanan maupun minuman yang tersedia di tempat ini adalah sekitar Rp 30.000,00 hingga Rp 100.000,00.
       
      2. Jack Runner Roastery


      Jack Runner Roastery via Jack Runner Roastery


      Jack Runner Roastery via Klik Hotel
       
      Selanjutnya, inilah dia tempat ngopi favorit di Bandung yang tentunya dapat kamu jadikan sebagai referensi. Tempat ngopi ini adalah Jack Runner Roastery.
      Alamat lengkap dari kafe ini adalah Jalan Ciumbuleuit No. 42, Kel. Hegarmanah, Kec. Cidadap, Jawa Barat. Bagian kaca depan berhias beberapa desain grafis dengan tema kopi dan kontur berwarna putih.
      Ketika memasuki bagian dalam tempat ngopi ini, kamu akan merasa semakin hangat karena melihat material kayu yang mendominasi interior tempat ngopi ini. Ketika memasuki tempat ini, kamu akan melihat lampu berwarna putih dan kuning sehingga memaksamu untuk menyeimbangkan “white balance” jika hendak mengambil foto di tempat ngopi ini.
      Kamu akan ditawari untuk mengambil satu paket minuman berupa espresso, latte/cappuccino dan manual brewing dengan alat yang bisa dipilih sendiri seharga sekitar 45 ribuan.
      Ada beberapa menu minuman yang menjadi andalan kafe dengan motto “Raising Your Coffee Standard” ini. Salah satunya, kamu dapat mencoba untuk mencicipi The Jack Runner Cappuccino. Jack Runner Cappuccino ini merupakan single espresso dengan 150 ml fresh milk yang dicampurkan dengan secret ingredients.
      The Jack Runner Cappuccino sendiri dibanderol dengan harga sekitar 25 ribu untuk satu cangkirnya. Kopi yang disajikan di Jack Runner ini ditaruh dalam cangkir yang berwarna-warni cerah.
      Untuk masalah rasa, Jack Runner Cappuccino sendiri menawarkan rasa yang lebih manis jika dibandingkan dengan cappuccino lainnya. Rasanya sendiri sudah pas, sehingga kamu tidak perlu menambah brown sugar pada kopi ini.
      Kopi paling baik disajikan di antara suhu 70-80 derajat celcius. Patokannya adalah kamu dapat langsung mencicipi kopi tersebut tanpa perlu sibuk meniup-niupnya terlebih dahulu.
      Sementara itu, Jack Runner ini bukan hanya menyajikan sajian kopi saja namun juga terdapat banyak kuliner yang dapat kamu nikmati. Salah satunya, kamu dapat mencoba untuk menikmati Burger Chicken Spinach serta The Jack Runner Platter dan Fettuccini.
      Jack Runner Platter sendiri terdiri dari kentang goreng, risoles (kamu dapat meminta sesuai preferensi apakah ingin keju atau ham), dan tiga butir bitter ballen.
      Sementara itu, Burger Chicken Spinach berisi burger dengan selembar keju, sebutir telur mata sapi, bayam masak cream dan fillet ayam crispy dengan saus asam manis. Saat menikmati roti burger ini, juga terdapat kentang goreng yang akan semakin menambah nikmat kulinermu.
      Sementara itu, fettuccini-nya juga tergolong nikmat. Fettuccini disajikan dengan saus alfredo, bayam dan juga daging asap.
      Ketika memasuki tempat ini, kamu juga akan menyukai interior di tempat kopi ini yang didesain secara apik. Dinding dan pintu kacanya yang dihias dengan berbagai gambar cantik membuat sinar matahari bebas menyorot masuk ke dalam café, menerangi meja-meja dan bangku kayu.
      Jika kamu mencari tempat yang nyaman dan menyediakan kopi maupun makanan, maka tentunya Jack Runner ini dapat kamu jadikan sebagai referensimu. Namun, terdapat satu kekurangan yaitu lahan parkirnya yang sempit sehingga kamu dapat mengantisipasinya dengan memarkir kendaraanmu di Galeri Ciumbuleuit.
       
      3. SF Roastery


      SF Roastery via Makan Pake Receh
       
      Selanjutnya, kamu masih memiliki pilihan referensi lain untuk menikmati suasana minum kopimu selama berada di Bandung. Pilihan referensi tersebut adalah SF Roastery.
      SF Roastery ini terletak di Jalan Rajawali Timur, Kota Bandung. Tempat ini mengusung sebuah quotes yang menarik yaitu “A day without coffee is like something without something”
      Banyak reviewer dan pengunjung yang sudah datang mengunjungi kafe ini merasa nyaman ketika menyambangi tempat ini. Beberapa menu minuman yang menjadi andalan kafe ini adalah cappuccino dan café latte. Kedua jenis minuman tersebut dibanderol dengan harga sekitar 15 ribu rupiah.
      Nah, jika kamu tidak begitu menyukai kopi, kamu tidak perlu khawatir. SF Roastery juga menawarkan menu minuman non kopi seperti hot chocolate yang tentu saja dapat kamu nikmati. Selain itu, terdapat pula banana bread with espresso butter yang dapat kamu nikmati.
      Kedai kopi ini melakukan roasting sendiri dari beberapa daerah di Jawa Barat seperti Ciwidey dan Sumedang. Kafe ini merupakan sebuah ruko yang berbentuk persegi panjang. Ketika melihat di dalamnya, kamu dapat melihat banyak pernak-pernik desain karya Jane yang mampu mengubah detail interior biasa menjadi barang yang menarik.
      Kafe ini dimiliki oleh Jane Sugianto dan David Irawan. Jane merupakan seorang desainer interior yang sudah sejak lama jatuh cinta kepada kopi. Jane sendirilah yang menata dan mengkonsepkan interior di kafe ini.
      Sementara itu, David adalah seorang barista handal yang pernah menjadi barista selama dua tahun di Australia. Selepas dari Australia, dia juga pernah mengikuti perlombaan Indonesia Barista Championship dan kemudian memilih untuk membuka kafe sendiri yaitu kafe ini.
      Desain kayu menjadi elemen utama yang mendominasi kafe ini. Selain itu, kamu juga dapat melihat tong yang disulap menjadi sebuah meja. Pada bagian depan ruko, terdapat dua set meja yang dapat digunakan di area smoking itu.
      Beberapa menu andalan di kafe ini adalah kopi dan ice matcha. Selain itu, kamu juga dapat menikmati beberapa menu yang dapat mengganjal perut seperti banana cake, fettuccini carbonara dan nasi goreng serta roti bakar.
      Kafe ini dibuka setiap hari dari hari Senin hingga hari Minggu. Untuk jam operasionalnya, kafe ini beroperasi dari pukul 10.00 hingga 22.00. Nah, untuk melengkapi referensi tempat minum kopimu selama berada di Bandung, kamu tentu dapat mencoba untuk menyambangi tempat minum kopi yang satu ini.
       
      4. Kopi Anjis


      Kopi Anjis via Info Bandung


      Kopi Anjis via 3 Bp
       
      Inilah dia rekomendasi tempat minum kopi di Bandung selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Tempat ini adalah Kopi Anjis dan Roti Gempol yang terletak di Jalan Bengawan no. 34 Bandung, di belakang Taman Pramuka.
      Sekilas, nama tempat ini memang agak kasar bahasanya namun justru itulah yang seringkali membuat para pengunjung penasaran dan ingin mengetahui lebih dekat tentang tempat minum kopi yang satu ini.
      Kamu dapat mencoba untuk duduk di daerah teras yang menawarkan suasana outdoor. Di sana, kamu dapat melihat meja yang melengkung dan tentunya dapat membuat suasana menjadi nyaman. Oh iya, tempat ini juga tergolong jarang sekali sepi sehingga tentu membuat semakin penasaran bukan?
      Salah satu menu andalan di Kopi Anjis ini adalah kopi sanger. Kopi Sanger sendiri merupakan akronim dari “Sama-Sama Ngerti”. Kopi ini tercipta terutama untuk kamu yang ingin mencicipi kopi Aceh bercitarasa tinggi dengan harga yang tidak begitu mahal.
      Kopi Anjis dan Roti Gempol ini juga memiliki porsi yang tidak begitu besar sehingga cocok bagi kamu yang ingin menjaga badan atau hanya ingin nongkrong tanpa mencicipi kuliner yang terlalu berat.
      Kopi Aceh di sini diracik secara manual dan disaring dengan menghasilkan rasa tradisional yang pekat dan nikmat. Menu santapan yang populer di tempat ini adalah roti gempol yang terbuat dari gandum. Roti tersebut dapat dinikmati dengan topping yang berbeda sesuai dengan keinginan masing-masing orang.
      Range harga untuk makanan dan minuman di tempat ini adalah sekitar Rp 15.000,00. Nah, untuk kamu yang ingin mencicipi minum kopi dengan sajian cita rasa yang berbeda tentu saja kamu dapat mencoba untuk menyambangi tempat minum kopi yang satu ini.
       
      5. Cups Coffee and Kitchen


      Cups Coffee and Kitchen via Trip Advisor


      Cups Coffee and Kitchen via Bully Your Belly
       
      Nah, selanjutnya, inilah dia kafe di Bandung yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Kafe ini adalah Cups Coffee and Kitchen yang terletak di Jalan Trunojoyo no. 25 Bandung.
      Kafe ini adalah sebuah coffee shop bernuansa rumah yang tentunya didesain sedemikian rupa agar para pengunjung dapat merasa nyaman ketika berada di tempat ini. Berbagai olahan kopi tersedia di tempat ini, seperti mocca, flat white, espresso dan masih banyak lainnya.
      Nah, bagi kamu yang tidak menyukai kopi, di tempat ini juga tersedia berbagai jenis olahan the maupun susu yang dapat kamu nikmati. Sementara itu, dari segi interior, tempat ini terdiri dari satu lantai.
      Di dalamnya, terletak beberapa anak tangga yang dapat membagi ruangan. Beberapa kursi terletak di bawah sementara beberapa lainnya terdapat di atas.
      Hiasan dinding yang dipasang pun cenderung eye catchy dengan beberapa hiasan dinding besar berbentuk oval menghiasi dinding bagian kiri. Sementara itu, hiasan ala rumahan menghiasi dinding bagian belakang.
      Namun, tempat ini sangat memfokuskan ke sajian kopinya sehingga tidak tersedia makanan yang berat. Meskipun demikian, kamu masih dapat mencicipi berbagai camilan seperti kue, pancake, waffle dan masih banyak jenis makanan ringan lainnya di sini.
      Nah, kelebihan lainnya dari kafe ini adalah tersedianya fasilitas free wifi yang dapat dinikmati. Dengan demikian, suasana minum kopimu pun akan menjadi terasa semakin menyenangkan.
      Beberapa rekomendasi makanan maupun minuman yang dapat kamu nikmati di sini adalah iced chocolate, green tea latte, chocolate with marshmallow, apple cinnamon waffle dan chef platter.
      Bagi para pecinta green tea, kalian dapat mencoba untuk mencicipi green tea latte yang menjadi andalan kafe ini.
      Beberapa reviewer sangat merekomendasikan tempat ini karena kenyamanan serta pelayanannya yang baik. Selain itu, tempat ini juga dibagi menjadi smoking dan non smoking area sehingga kamu dapat memilih sendiri area yang cocok untukmu.
      Bagi kamu yang tidak begitu menyukai rokok, di tempat ini kamu tidak akan dapat mencium asap rokok karena system pembagiannya memang sangat baik sekali. Untuk melengkapi referensimu, kamu dapat mencoba untuk menyambangi kafe yang satu ini.
       
      6. Southville Coffee


      Southville Coffee via Pergi Dulu
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu rekomendasi tempat minum kopi yang dapat kamu masukkan ke dalam daftarmu selama menjelajahi Bandung. Tempat ini adalah Southville Coffee.
      Southville Coffee sendiri terletak di Jalan Peta no. 249. Salah satu rekomendasi makanan yang dapat kamu nikmati di kafe ini adalah Cheese Burger yang lezat dan nikmat.
      Sementara itu, berbicara mengenai kopi, salah satu rekomendasi kopi yang dapat kamu cicipi ketika berada di tempat ini adalah cappuccino. Sementara itu, di tempat ini juga tersedia berbagai minuman non kopi lainnya seperti cold pressed juice dan masih banyak lainnya.
      Kafe ini terletak di Bandung selatan, jadi bagi kamu yang bertempat tinggal di Bandung selatan tentunya dapat mencoba untuk menyambangi kafe yang satu ini. Nuansa yang tercipta pun tergolong klasik dengan ornament batu bata yang mendominasi tempat ini.
       
      Nah, itulah dia referensi mengenai nikmati serunya menyambangi berbagai tempat minum kopi yang recommended di Bandung. Rupanya Bandung memiliki banyak tempat rekomendasi untuk minum kopi yang menyenangkan sekali, ya.
      Untuk itu, ketika mengunjungi Bandung, jangan lupa luangkan waktumu untuk mencicipi rekomendasi tempat minum kopi ini. Selamat mencoba!
    • Sedikit Info Untuk Booking Hotel Online
      By nashir111
      Pariwisata di Indonesia terakhir akhir-akhir ini begitu berkembang cepat. Ada sangat banyak tempat wisata baru yang di buka untuk tingkatkan kunnjungan wisatawan yang datang untu liburan. Ada pembangunan tempat wisata baru bikin kita harus mempunyai yang namanya fasilitas enunjang pariwisata baru disetiap sekitaran tempat wisata terssebbut seperti restoran serta hotel. Restoraan dipakai oleh wisatawan untuk makan serta hotel dipakai oleh wisatawan untuk bermalam. Hotel yang dipakai untuk bermalam sekarang ini tiddaak cuma dapat dipesan lewat segera datang ke hotel itu tetapi juga lakukan booking hotel murah lewat internet.
      Dengan memakai internet kita jadi lebih gampang dalam lakukan booking hotel murah, jal itu karena kita dapat mengecheck hotel mana yangpantas pada keperluan kita sewaktu kita bermalam, seperti di Mister Aladin suddah di paparkan berbentuk daftar serta beragam pilihan hotel di mana tempat anda bermalam serta dengan harga yang baik untuk berkompetisi di market. Ada sangat banyak type hotel didalam satu tempat wisata, memakai internet anda tak mesti bertanya satu-satu ke hotel-hotel itu. Yang cukup anda kerjakan hanya untuk lihat harga serta spesifikasi yang ada lewat internet. Kita cuma perlu memilih hotel di mana kita menginginkan untuk bermalam, saksikan spesifikasinya apa sajakah sarana yang disiapkan serta apa sajakah keunggulan sarana yang dipunyai, juga yakinkan jarah dari hotel kedalam tempat wisata janganlah sangat jauh serta yakinkan harga yang anda bayarkan memanglah sesuai sama service yang anda terima. Misalkan di yogkarta, banyak pilihan untuk bisa booking hotel di  yogyakata Indonesia dari jauh-jauh hari ketimbang anda booking saat itu juga (saat anda liburan) karena besar kemungkinan harganya pun akan mahal.

      Mencari tempat booking hotel murah pada saatini sangatlah mudah karena pertolongan internet. Saat ini yang butuh anda kerjakan hanya untuk pilih dengan pas hotel seperti apa yang anda kehendaki, sesudah mengambil keputusan pilihan jadi hal setelah itu yang perlu kita kerjakan yaitu bermalam di hotel itu. Kita dapat juga lakukan complaint bila umpamanya sarana yanng di tawarkan di internet tidak cocok dengan sarana yang didapatkan oleh pihak hotel, oleh karena itu kita butuh jeli dalam pilih hotel, jangan pernah keasikan berlibur kita terganggu cuma lantaran persoalan pelayan hotel tempat kita bermalam yang kurang baik. 
    • Sewa Mobil Bandung Murah Bisa Tanpa Supir
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Baca dulu Baik-Baik postingan ini sebelum Telepon ya !!!
      Kali ini mau posting jual jasa aja deh, kebetulan ada mobil Xenia nganggur dirumah
      Jadi kalian yang mau ke Bandung saya menawarkan Jasa Sewa Mobil Xenia Bandung Murah
      dan Bisa Lepas Kunci atau Tanpa Supir, tapi syarat dan ketentuan berlaku ya 
      Syarat dan Ketentuan 
      Saya Bukan Travel Agent atau Agen Rental Mobil. Ini mobil pribadi saya. Mobil saya hanya 1 yaitu Xenia aja, jadi jangan tanya Ayla, Avanza, dll Rental Mobil hanya Weekend / Hari Libur untuk semua paket Sewa Mobil Tanpa Supir atau Lepas Kunci, hanya untuk member Komunitas Jalan2 Indonesia / Forum Jalan2 yang SAYA KENAL, dan wajib jaminan KTP ASLI. Selain itu jangan harap Sewa Lepas Kunci ya Harga belum termasuk Bensin, Tol, Parkir dan Makan Supir. Bensin mobil cukup Rp. 100.000 untuk Xenia bisa muterin Bandung   
      Paket Rental Mobil
      Sewa Mobil Supir dan Tanpa Supir Per Jam ::
      6 Jam = Rp. 250.000 12 Jam = Rp. 350.000 16 Jam = Rp. 450.000  
      Spesifikasi Mobil
      Xenia Li 2008 Hitam AC Single Blower Dingin Tape CD No Smoking Car 3 Row Seater (7 Passenger + 1 Driver) Contact Person
      Call / Whatsapp : 08996852907
      Dikarenakan ini mobil Pribadi saya, jadi hanya bisa Weekend atau Hari Libur, dimana bukan waktu jam kerja. Dan driver nya juga saya pribadi kok. Jadi untuk rute Kota Bandung dan Kabupaten Bandung sudah jelas saya hapal. Mau Tempat Wisata Mainstream - Anti Mainstream ataupun Kuliner Murah - Mahal. Saya jagonya. Karena sekalian buat saya riset untuk materi Blog saya juga hehehe
      Untuk Bensin muterin Bandung itu cukup Rp. 100.000 kok, Xenia itu kan irit, lalu untuk parkir, sekali parkir cuma Rp. 2.000 doank. Jadi jika kalian ramean ya mungkin 4 orang kan bisa di sharing tuh. Misal Sewa Mobil Dengan Supir 12 Jam + Bensin = Rp. 400.000. Dibagi ber 4. Perorang kan cuma Rp. 100.000. Terus makan gue ya elah Indomie aja cukup aku mah apa atuh anak kosan yang terlunta
      Penjemputan hanya di area Kota Bandung. Ingat Cimahi dan Lembang itu bukan Kota Bandung tapi Kabupaten Bandung.
      Booking dulu ya di nomor di atas karena kalau dadakan belum tentu saya bisa karena saya juga mau weekend nan keles
      Yup silahkan jika ada yang perlu rental mobil murah di bandung. Ini loh mobil dan driver nya yang ganteng eeeaaa
       

       
    • Liburan 4 Hari 3 Malam Jogja-Magelang Bersama Batita
      By deftones12
      Perjalanan ke Jogja-Magelang ini sebenernya akhir Maret lalu. Tapi belum ada tekad kuat untuk nulis. Mumpung sekarang lagi santai, sempet-sempetin deh.
       
      Oya, ini kali pertama saya nyumbang tulisan di forum ini, jadi maaf-maaf ya kalo kurang detil ato kurang apalah tulisannya XD
       
      Ide jalan-jalan ke Jogja terbilang spontan dari saya. Yang urusin booking-an pesawat, hotel sampe mobil rental juga saya, begitu juga itinerary. Pokoknya suami sama anak tinggal terima jadi. Kebetulan emang suka banget sih bikin-bikin itinerary…dan emang niat (sampe ngecek google maps buat mastiin waktunya hahahaha).
       
       
       
      Hari Pertama (Senin, 28 Maret 2016)
       
      Saya, suami dan anak yang masi usia 1,5 taun berangkat dari Jakarta (Halim Perdanakusuma). Kita sengaja ambil flight pagi supaya gak rugi di sana #emakemakbanget
       
      Baru pertama kali berangkat dari Halim….ternyata enak ya. Gak seriweh Soetta, dan ada nursery room di sini. Sungguh lah Soetta harus cepet-cepet berbenah.
       
      Tiba di Jogja sekitar jam setengah 10, kita udah ditunggu supir yang akan nganterin kita selama di Jogja dan Magelang. Awalnya suami agak kurang sreg pake supir, karena biasa kalo jalan-jalan ke Bali setir sendiri. Tapi ternyata itu keputusan tepat, karena dengan supir yang tau jalan-jalan tikus di Jogja waktu liburan kita juga lebih efisien.
       
      Karena kamar hotel belum siap, jadi kita memutuskan untuk isi perut dulu. Meluncurlah ke Jalan Wijilan yang terkenal dengan gudegnya itu. Kita coba Gudeg Bu Lies yang udah lumayan punya nama. Tapi, entah ya, rasanya kurang cocok buat saya. Apa mungkin lidah saya dan suami terlalu Padang ya XD
       
      Setelah isi perut, kita melanjutkan perjalanan ke Taman Sari. Sebenernya, pingin banget eksplor semua ruangan di tempat ini. Sayangnya, cuaca terik siang itu bikin si bocah rewel dan ga betah banget. Jadi kita cuma spend sekitar 15 menit di sana sebelum jalan lagi ke Keraton.
      Di Keraton kita langsung disambut salah satu staf di sana yang menawarkan jasa memandu. Karena emang belum pernah ke sana, ya kita terima aja. Lumayan informatif, dan dibantuin foto-foto juga hehehehe

       
       
      Selesai tur di Keraton, kita minta supir langsung cuss ke hotel. Untuk hari pertama ini saya pilih ke Hyatt Regency yang berada di Jl. Palagan Tentara Pelajar, ga jauh dari Monjali. Kebetulan dapet promo yang lumayan murah buat hotel sekelas Hyatt. Alasan lainnya, karena saya naksir banget sama tamannya yang luaaasss dan rindang banget. Jadi bisa ajak anak jalan-jalan keliling hotel.
       
       
       
       
      Hyatt Regency ini juga hotel yang child-friendly banget. Terbukti, di sini ada beberapa jenis kolam untuk mengakomodir semua tamu. Selain kolam anak-anak yang udah berusia 5 tahun ke atas, ada juga loh kolam untuk batita, yang airnya emang dangkal banget. Tapi, orang dewasanya juga diperlakukan  istimewa kok. Saya sempat lewatin kolam kecil macam Jacuzzi yang katanya termasuk zona tenang, jadi ga boleh tu rebut-ribut ato lari-larian di deket situ.

       
       
      Untungnya, harga dan pelayanan berbanding lurus. Overall saya puas banget di hotel ini. Salah satu yang bikin takjub adalah mereka punya nasi goreng yang enak banget! Hahahah beneran, beda banget sama nasi goreng hotel yang biasanya ga ada rasa. Nasi gorengnya lebih kayak nasi kebuli….so tasty!
       
      Malamnya kita rencana mau cari makan deket situ. Sayangnya ternyata hujan deras dari sore ga berenti-berenti. Batal deh rencana menyantap bakmi jawa. Tapi gapapa, kita jadi bisa puas main di kamar sama anak.
       
       
       
      Hari Kedua (Selasa, 29 Maret 2016)
       
      Ini adalah liburan kedua kita bareng anak yang masih bayi, jadi kita udah belajar dari pengalaman: ga usah terlalu ngoyo untuk datengin tempat-tempat wisata sebanyak mungkin. Jadi, di hari kedua ini kita jalani dengan santai. Bangun, sarapan, jalan-jalan keliling taman yang kece dan luas dan baru check out jam 12 siang.
       
      Sekitar jam 12.30 supir kita jemput ke hotel dan kita langsung menuju Museum Ullen Sentalu. Baru tau soal museum ini sekitar beberapa bulan lalu (malu-maluin banget ya) dan langsung naksir sama foto-foto sekitarnya. Kok kayak di kastil Eropa manaaa gitu.
       
      Perjalanan menuju Kaliurang ternyata lumayan jauh, padahal kalo liat di Google Maps kayaknya ga sejauh itu hahahha Anyway, waktu sampai di Ullen Sentalu udah mulai gerimis. Jadi petugasnya suruh kita bawa payung karena area museumnya ada yang outdoor. Karena kita ga punya payung, akhirnya beli jas hujan di sana. Ga terlalu mahal sih, sekitar 5000 atau 10.000 per piece (maaf saya lupa).
       
      Saya pernah baca kalau Museum Ullen Sentalu ini sangat organized. Semua pengunjung akan dipandu keliling museum sambil dikasi informasi tentang koleksi-koleksinya. Mungkin supaya benar-benar bisa mengedukasi pengunjung dan menghindari mereka yang cuma pengen numpang eksis foto-foto bentar trus pulang (macam saya gitu XD).
       
      Guided tour di Museum Ullen Sentalu berlangsung sekitar 1 jam, dan banyak banget informasi yang bisa kita peroleh, terutama tentang sejarah Keraton Jogja dan Solo, serta kebudayaannya. Trus kita sempat dikasi minum yang katanya minuman favorit ratu atau putri kerajaan. Rasanya agak aneh di lidah saya, tapi bukannya ga enak. Cuma ga familiar aja.
       
      Oya, di museum ini juga ga bisa sembarangan foto. Guide nya akan kasi tau spot-spot mana aja yang boleh difoto. Makanya kebanyakan foto Museum Ullen Sentalu yang bisa ditemuin ya kurang lebih sama latar belakangnya.
       
       


      Selesai guided tour, kita cobain makan di restoran mereka, Beukenhof. Restorannya cantiikk banget, interiornya gaya kolonial banget. Apalagi pemandangannya juga bagus….jadi betah lama-lama di sini. Untuk harga yaa emang rada mahal, tapi worth it sama rasanya.
       
      Awalnya, setelah dari Ullen Sentalu kita sempat mau jajal Merapi Lava Tour. Tapi karena gerimisnya ga berenti-berenti akhirnya kita mutusin untuk turun lagi aja. Kasian kalo si bocah sakit gara-gara kena ujan.
       
      Waktu udah sampai di tengah kota, kita mutusin untuk beli oleh-oleh dulu, karena besok bakal nginep di Magelang. Kita dibawa ke pabrik Bakpia Pathok 25 dan beli banyak banget bakpia yang masih hangaatt. Nyaamm! Supir kita juga nyaranin kita beli batik di Rumah Batik yang emang konsepnya butik. Padahal tadinya mau beli di Malioboro aja. Tapi kata bapaknya, kalo mau dipake sendiri ya mending beli di tempat ini, kualitasnya premium. Yaa…emang siih bagus banget, tapi harganya juga ‘bagus’ hehehhe
       
      Karena si bocah udah ngantuk dan cranky berat, jadi kita minta supir untuk anter ke hotel. Untuk hari kedua ini, kita pilih hotel yang lebih budget friendly, yaitu Tjokro Style Hotel di Jl. Menteri Supeno. Alasannya, karena kita bakal check out pagi-pagi buta buat tur sunrise di Borobudur. Jadi, biar ga rugi ya pesen hotel yang murah meriah aja (no breakfast, pake promo lagi…maklum saya promo hunter :p)
       
      Tjokro Style ini bisa dibilang butik hotel yang lumayan baru. Walaupun bukan hotel mewah, tapi desainnya bagus banget dan pelayanannya juga memuaskan. Kamarnya emang sempit ya, berasa banget kalo bawa bocah. Waktu di Hyatt bisa kejar-kejaran sambil merangkak, kalo di sini ya boro-boro. Tapi nyaman banget kok. Kamar mandinya juga lumayan sempit, tapi amenities-nya lumayan lengkap. Yang agak bingung sih waktu nyari shampoo dan sabun cair. Ternyata di sini pake 2-in-1 shampoo dan sabun cair yang ditaro di tempat sabun kalo di toilet-toilet mall itu lohh (apa sih namanya? Maaf saya ga kepikiran).

       
       
      Karena ini di tengah kota, jadi mau cari makan malam gampang, tinggal jalan kaki di sekeliling hotel dan pilih aja jajanan favorit.
       
       
       
      Hari Ketiga (Rabu, 30 Maret 2016)
       
      Saking semangatnya hari ini, saya udah bangun dari jam 2 pagi. Beres-beres koper, basuh si bocah yang sebodo amat tetep tidur dan siap-siap sendiri. Karena saya pesan hotelnya online dan udah bayar, jadi proses check out ya ga perlu lama-lama. Tinggal balikin kunci dan angkut barang.
       
      Supir kita sesuai jadwal dateng jam 3 pagi dan langsung bawa kita ke Candi Borobudur. Namanya juga tengah malem buta, jalanan sepiiii banget. Paling para pedagang di pasar aja yang udah beraktivitas dan siap-siap.
       
      Kita sepakat sunrise tour lewat Manohara Hotel. Tiket masuknya emang lumayan banget ya, Rp 270.000 per orang dewasa (lokal). Kalau orang asing kayaknya lebih mahal Rp 20.000. Sempat kepikiran mau liat sunrise dari Punthuk Setumbu aja. Tapi kata temen, kalo gendong-gendong bayi nanti repot naiknya. (Walaupun manjat Candi Borobudur juga repot sih sambil gendong bayi :p).
       
      Penjualan tiketnya sendiri baru dibuka jam 4.00, sementara turnya dimulai jam 4.30. Dan, kita sampai di sana jam 3.30 hahahah agak terlalu antusias kayaknya berangkat jam 3.
       
      Dengan membayar harga tiket yang lumayan mahal, kita dapet senter, snack setelah tur dan souvenir. Jadi, setelah ambil senter, kita pun jalan menuju candi, bareng sama tamu-tamu lain. Ternyata harga tiket yang hampir 300 ribu itu ga bikin tur ini sepi ya. Tapi, untungnya karena udah lewat long weekend, jadi tetep ga terlalu rame.
       
      Gimana perjalanan naik ke Candi Borobudur sambil bawa bayi? Silakan tanya suami saya yang langsung ngos-ngosan dan sakit pinggang hahahaha (saya sendiri kebagian bawa turun si bocah, dan lutut langsung gemetar).
       
      Walaupun hari itu sunrise-nya kurang bagus, tapi buat saya pemandangannya tetap indah. Seneng banget bisa punya momen istimewa ini bareng anak dan suami.


       
       
      Setelah turun dari candi, kita nikmatin snack dan kopi yang udah disiapkan buat peserta sunrise tour. Rasanya so-so lah. Tapi lumayan buat ganjel perut.
       
      Waktu menunjukkan pukul 8.30 waktu kita keluar dari Manohara Hotel. Karena hotel di Magelang pastinya belum bisa buat check in, kita sepakat untuk sarapan beneran di Plataran Borobudur yang berjarak kira-kira 10 menit naik mobil.
       
      Kenapa pilih Plataran Borobudur? Karena saya naksir banget sama restoran Patio-nya hahahha Tapi ternyata emang keputusan tepat sih kita sarapan dan ngaso di tempat ini. Tempatnya enaaakk banget, tenang dan teduh. Kita sengaja minta tempat duduk sofa supaya si bocah cerewet ini bisa istirahat. Ternyata bukan cuma anak saya yang tidur, tapi suami juga hahahah


       
       
      Saya pernah nyicip makanan di Plataran Dharmawangsa di Jakarta yang emang enak banget. Dan makanan di Patio ini juga sama enaknya. Cuma, untuk muesli-nya agak aneh rasanya. Lebih enak yang saya rasain di Revolver Seminyak (kenapa jauh banget perbandingannya).
       
       
      Setelah kenyang dan refresh energi, kita keluar dari Plataran dan menuju hotel berikutnya. Supir kita sempat nanya apa mau liat-liat kerajinan perak di dekat sini. Tapi, saya udah ga sabar mau ke hotel, jadi tawarannya kita skip.
       
      Kenapa saya mau buru-buru banget ke hotel? Karena hotel yang saya pesan kali ini adalah hotel termahal yang pernah saya pesan seumur hidup: MesaStila Resort & Coffee Plantation.
       
      Sejak tau soal resort ini beberapa waktu lalu, saya langsung masukin MesaStila dalam bucket list saya. Pokoknya sekali seumur hidup harus nyobain. Untungnya bisa terwujud lumayan cepet. Karena harganya lumayan bikin mata melotot, ya saya ga mau rugi lah, kalo bisa check in sepagi mungkin dan check out sesiang mungkin hahahaha
       
      MesaStila Resort & Coffee Plantation ini terletak di Desa Losari, Magelang. Perjalanan dari Borobudur memakan waktu sekitar 1,5 jam. Konon, tadinya resort ini adalah kebun kopi milik warga lokal yang akhirnya dijual ke orang asing dan belakangan dijadiin resort.
       
      Letaknya yang terpencil emang bikin kita susah kemana-mana. Tapi, ya ngapain juga keluar resort? Di sini fasilitasnya lengkap banget. Mulai dari restoran, spa, kids club, jungle gym dan pastinya spot-spot foto yang luaass banget. Gimana ga luas, resort ini berdiri di lahan 22 hektar, di mana 11 hektarnya digunakan untuk resort, dan 11 hektarnya lagi adalah kebun kopi.


       
       
      Semua tipe kamar di sini adalah villa berbentuk joglo atau limasan yang sangat, sangat luas. Kebetulan saya pesan yang tipe Villa Arum. Kalau menurut booking.com siih luasnya 100 meter persegi. Sungguh lah ini villa gede banget. Selain tempat tidur segede alaihim, ada juga semacam dipan besar buat duduk-duduk santai, ruang tamu, meja makan, teras pribadi yang juga luas, dan kamar mandi yang gedeee. Kamar mandinya terbagi menjadi beberapa ruangan: wastafel terpisah, toilet terpisah, ruang shower yang ga terlalu besar tapi cukuplah buat mandi ekspres, dan bathtub yang udah kayak kolam renang saking gede dan dalem banget (ngisi airnya aja lama banget).
       
      Jadilah, sisa hari ketiga ini kita nikmatin di villa dan jalan-jalan di sekitar resort yang adeemm. Kalo ada tamu yang mau spa, resort ini juga menawarkan jasa babysitting (berbayar tentunya). Tapi saya ga berani nyobain spa-nya. Mahaaall kakaak! Untungnya kita dapet voucher pijat 15 menit gratis, untuk saya dan suami. Jadi ya lumayan lah hahahaha
       
       
       
      Hari Keempat (Kamis, 31 Maret 2016)
       
      Ga terasa udah hari terakhir liburan. Agak berat mau ninggalin MesaStila. Sayang, jatah cuti dan dompet menyadarkan saya untuk cepet-cepet balik.
       
      Karena ini hari terakhir, kita manfaatin sebaik-baiknya. Saya, suami dan anak jalan-jalan pagi sekaligus sesi foto-foto. Karena emang semua tempat di resort ini kece banget buat difoto. Tadinya udah gatel banget mau berenang di kolam renang yang menghadap ke lembah. Tapi sayang airnya dingin, nanti pada masuk angin malah repot.


       
       
      Yang agak disayangkan sebenernya adalah menu sarapannya. Menurut saya terlalu biasa untuk ukuran resort bintang 5. Lebih enak sarapan yang ada di Hyatt. Tapi, yasudahlah, yang penting masih terasa enak di mulut.
       
      Aktivitas yang saya tunggu-tunggu adalah tur kebun kopi yang dimulai jam 10. Ini servis gratis untuk semua tamu yang menginap. Kalo ada yang mau ikutan tur kebun kopi tapi ga mau nginep juga bisa, tapi saya kurang tau harganya. Kayanya pernah baca sekitar Rp 500.000 per orang (nanti dapet satu bungkus kopi….kalo ga salah yaa). Sebagai pecinta kopi ya tentunya saya harus, kudu, wajib ikut aktivitas ini.
       
       
      Pagi itu kita tur kebun kopi sama satu keluarga lain, jadi lumayan enak, ga terlalu rame. Di tur itu kita dijelasin panjang lebar soal jenis-jenis kopi dan diajak liat cara pembuatan kopi di MesaStila. Tentunya ada juga bagian icip-icip kopi. Dari tur ini saya juga jadi tau kalo ternyata biji kopi yang dimakan sama gula merah itu ternyata enak ya!

       
       
      Walaupun keliatannya tur kebun kopinya santai, tapi ternyata berasa juga capeknya. Apa karena saya sambil gendong bocah ya. Tapi saya puaas! Kita balik ke villa jam 11 dan siap-siap check out. Saya juga menyempatkan diri beli oleh-oleh berupa kopi robusta dan arabika yang dijual di toko hotel.
       
      Supir kita jemput jam 12 lebih dikit, dan kita meluncur kembali ke Jogja. Sebelumnya kita pikir bakal sampai di Jogja jam setengah 3. Ternyata jam 13.30 udah tiba di Jogja, sementara flight kita baru jam 15.40. Bapak supir nawarin kita mampir ke Taman Monjali. Tapi kita udah agak bosen sama taman hahahaha saya usul ke Vredeburg aja yang kemaren ga sempet didatengin. Tapi, karena letaknya di tengah kota, takutnya nanti macet ke bandara dan harus buru-buru. Jadi yasudahlah, kita langsung ke bandara sajah.
       
       
       
      Yah, demikianlah kira-kira perjalanan 4 hari 3 malam saya di Jogja dan Magelang beberapa waktu lalu. Mungkin itinerary-nya bisa kasi ide teman-teman yang juga berencana ke Jogja dengan keluarga ^^
       
       
       
    • Pondok Jamika 8 : Kos harian di pusat kota Bandung mulai Rp 63.000,-/orang/malam
      By pondok_jamika_8
      Pondok Jamika 8
      menyediakan tempat akomodasi murah bagi anda backpacker, traveller, businessman atau siapapun dia yang membutuhkan hunian sementara di pusat kota Bandung
      berlokasi di jalan Jamika no.8 bandung, Pondok Jamika 8 sangat mudah diakses dan mengakses berbagai destinasi di penjuru kota Bandung karena dilalui angkot (angkutan kota)berbagai jurusan 
      mulai harga Rp 63.000,- / orang / malam (untuk anda yang check in di hari Senin s.d Kamis), anda sudah mendapatkan tempat hunian di Pondok Jamika 8 dengan fasilitas :
      * kamar dormitory berkapasitas 6 orang
      * breakfast berupa roti dan selai
      * kamar mandi share/ bersama : shower dengan water heater
      * WiFi free
      * free flow mineral water
      bila anda ingin privasi lebih, mulai harga Rp 135.000,- / orang / malam (untuk anda yang check in di hari Senin s.d Kamis) bisa memesan kamar private dengan fasilitas :
      * kamar double (untuk kapasitas 2 orang) dengan kasur spring bed
      *Free peminjaman handuk
      *breakfast berupa roti dan selai
      * kamar mandi share / bersama: shower dengan water heater
      * Sabun disediakan
      * free flow mineral water
      * WiFi free
      bila anda dari stasiun kereta api kebon kawung ataupun airport husein sastranegara, cukup menggunakan angkot no.17 jurusan Caringin-Dago (warna oranye putih) ---minta diturunkan di jalan Jamika
      Silakan bagi yang berminat hubungi kami 08 2121 9798 26 (sms lebih baik, khawatir telepon tidak terangkat)