Amel

Seru loch nonton teater di TIM :D

11 posts in this topic

Halo temen2…saya kali ini mau share pengalaman serunya jalan2 dan nonton teater di Taman Ismail Marzuki weekend kemaren. Ada yang suka nonton teater disini??

Sebagai tempat budaya, TIM tempatnya memang pas banget, dengan menggabungkan tontonan teater yang menunjukkan budaya nasional, dengan disebelahnya ada bioskop 21 yang ada unsure budaya internasionalnya hehehe...

Saya kemarin nonton pertunjukkan karya Butet Kartarejasa, namun dia menampilkan tema dari tanah Minang yaitu Malin Kundang, diplesetkan menjadi Maling Kondang hahaha!

Ceritanya diubah sedikit dari sejarah yang semestinya. Kalau di sejarah Malin dikutuk jadi batu karena tidak mau mengakui ibunya, maka di Maling Kondang ini, Malin dikutuk ibunya jadi batu karena Malin menjadi kaya di Jakarta berkat korupsi :P

Pertunjukkannya didukung artis2 beken seperti Nirina Zubir, Opie Andaresta, Effendi Gozali, dll…yang mana...semuanya orang Padang hehehe....banyak dialognya yang memakai bahasa Padang jadi agak kurang mengerti kalau mereka sedang berpantun. Tapi untungnya sebagian besar dialog tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar...

Kesannya sih saya puas banget dengan penampilan mereka yang oke, lawakannya konyol, serta tarian nya juga bagus2. Sekali2 jalan2 ke TIM dan nonton teater di malam minggu bikin kesan yang unik aja daripada ke bioskop hehehe...

Cheers!!

bening, Wasnia and Lia Cute like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo di Teater biasanya artis terkenal main mulu om.

disini baru dia ga terlalu nuntut komersil nya :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo di Teater biasanya artis terkenal main mulu om.

disini baru dia ga terlalu nuntut komersil nya :)

iya betul bro, mgkn karena mereka tau pendapatan teater tidak terlalu besar untungnya. kalo di luar negeri semua aktor terkenal malah keluaran teater, kebanyakan sih. Kalo disini yg terkenal keluaran sinetron hehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya dari dulu blm pernah nntn di TIM haleeeuuhh gtw nih ga kesampean mulu padahal dket :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya dari dulu blm pernah nntn di TIM haleeeuuhh gtw nih ga kesampean mulu padahal dket :(

coba deh pasti ketagihan, tidak kalah serunya kok dengan pertunjukan di 21 nya :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah bener tu Sis, seru banget rahang pipi sampe pegel cekak cekik nontonya dan kebetulan gw juga nonton bareng ortu kalo ngak di ajak sama ortu juga ngak akan tahu..ternyata seru kok nonton theater dan ngak ngebosenin

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya juga yang lumayan sering nonton di bioskopnya malah ngak pernah nonton di theaternya, next time mau coba harga tiketnya berapa ya Sis?

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau nonton di bioskopnya sering, tapi waktu itu ortu ngajakin nonton teaternya awalnya memang kurang menarik ya...eh ternyata tidak yang dibayangkan loh...nonton teater tidak kalah menariknya dengan nonton di bioskop apalagi di tambah dengan tempat duduknya yang unik karena model tempat duduknya masih model zaman dulu ya Sis :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya yang seumur-umur tinggal di Jakarta masih blum pernah nih ke Taman Ismail Marzuki. Pengen juga sekali-sekali ke sana, tapi saya agak kurang tertarik dengan dunia teater... jadi ya gitu deh niatnya ga dapet-dapet. Kayanya oke juga tuh nonton Butet di sana.

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya dari dulu blm pernah nntn di TIM haleeeuuhh gtw nih ga kesampean mulu padahal dket :(

sama nh padahal deket ke tim.. gag kesampean mulu

Share this post


Link to post
Share on other sites

sama nh padahal deket ke tim.. gag kesampean mulu

jalannya ga sampe2 atau pikirannya ga sampe buat beli tiket he2.

susah sih kalau ga suka kaya teater mah. lagian kan jamnya kadang2 juga mepet jam plg kerja.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • Kamu yang Bosan di Jakarta: Sambangi Berbagai Tempat Seru Main Game yang Tidak Biasa di Sini
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Kamu yang sudah terbiasa di Jakarta tentu ingin rasanya menyambangi dan memperbarui referensi tempat nongkrong di Jakarta. Nah, buat kamu yang merasa bosan dengan tempat nongkrong di Jakarta yang itu-itu saja, sekarang waktunya kamu untuk mencoba referensi tempat yang tidak biasa.
      Menghabiskan waktu bersama teman-teman memang terasa sangat menyenangkan. Nah, kamu juga bisa mencoba untuk menyambangi berbagai tempat seru bermain game yang tidak biasa, bukan?
      Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi berbagai referensi tempat main game di Jakarta yang tentu saja tidak biasa. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
       
      1. Pandora Experience Escape Adventure

      Pandora Experience Escape Adventure via Hanyauntukiseng
       

      Pandora Experience via Hanyauntukiseng
       
      Untuk mengawali referensimu dalam mencari tempat main game yang seru di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk memulainya dengan menyambangi Pandora Experience Escape Adventure. Tempat ini terletak di Ruko Puri Britania T7 no 37, Jalan Puri Indah, Kembangan, Jakarta.
      Ketika mengunjungi tempat ini walaupun awalnya agak sulit untuk menemukannya tetapi kamu akan melihat sebuah billboard besar bertuliskan Pandora Experience Escape Adventure.
      Ketika memasuki tempat ini, kamu akan dapat melihat dinding dengan dekorasi peta dunia yang menunjukkan stage escape room yang ada.
      Tema di tempat ini rupanya sangat menarik dan seru. Di dalamnya, kita akan memecahkan teka-teki. Selain itu, kamu juga dapat merasakan petualangan karena akan melihat lorong-lorong kecil berliku-liku yang juga terdapat banyak ruang persembunyian di dalamnya.
      Untuk setiap temanya, akan diberikan waktu 120 menit untuk bermain. Agak berbeda dengan game escape lainnya yang biasanya memberikan waktu sekitar 50-60 menit.
      Game master di sini akan mengawasi terus dengan menggunakan CCTV. Selain itu, jika kamu merasa kesulitan maka game master pun akan memberikan petunjuk tambahan kepadamu.
      Beberapa jenis game yang tersedia di tempat ini adalah Secret of the Lost Tribe yang berlokasi di Amerika Selatan, Devil’s Triangle yang berlokasi di Segitiga Bermuda, The Hollow yang berlokasi di Rusia, serta Dawn of Ripper.
      Tempat ini juga dilengkapi dengan ruang tunggu yang sangat nyaman dengan sofa dan kursi-kursi kecil yang terbuat dari kayu.
      Untuk masalah biaya, biaya yang harus kamu keluarkan jika ingin mencoba untuk bermain di tempat ini adalah sekitar di atas 90 ribu rupiah. Nah, selain itu, jika kamu ingin mendatangi tempat ini secara berkelompok maka biaya yang akan kamu keluarkan pun dapat menjadi lebih murah lagi.
      Tempat ini dibuka setiap hari Senin hingga Jumat dari pukul 12.30 hingga 22.00. Sementara itu, pada hari Sabtu dan Minggu, tempat ini dibuka dari pukul 12.00 hingga 01.00 dini hari.
      Untuk melengkapi akhir pekan atau juga referensi tempat bermainmu selama berada di Jakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk menyambangi destinasi yang satu ini.
       
      2. The Escape Hunt Experience Jakarta

      Escape Hunt Jakarta via Asia Web Direct
       

      Escape Hunt Jakarta via PegiPegi
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu tempat main game terbaik yang dapat kamu sambangi selama kamu berada di Jakarta. Tempat ini adalah Escape Hunt Jakarta yang berlokasi di Jalan Kemang Raya No.15, Mampang Prapatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
      Ketika menyambangi tempat ini, kamu dapat membayangkan berada di satu ruangan terkunci dan kamu hanya memiliki waktu satu jam untuk memecahkan teka-teki dan juga mencari kunci. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan kode untuk dapat keluar.
      Jika kamu merasa penasaran dan tertarik kamu dapat mencoba untuk menyambangi The Escape Hunt Jakarta ini. Begitu tiba di lobby yang terletak di lantai dua, kamu akan dapat melihat suasana Jakarta tempo dulu di lobby tersebut.
      Di tempat ini terdapat 6 buah ruangan dengan 3 skenario permainan yang berbeda. Skenario cerita tersebut adalah “Kidnapping in the Study Room”, “Murder in the Bedroom”, dan “Explosion in the Kitchen Room”.
      Nah, tiap scenario terdiri dari dua ruangan. Dengan demikian, kamu dapat berkompetisi dengan grup lain dan melihat siapa yang kemudian mampu menang dalam kompetisi ini.
      Ketika memasuki ruangan, kamu tidak diperbolehkan untuk membawa tas, kamera maupun handphone. Semua barang tersebut dapat dititip di lobi sehingga kamu tidak perlu merasa kerepotan saat sedang bermain.
      Ketika memasuki ruangan, kamu dan tim harus memecahkan misteri agar dapat segera keluar dari ruangan tersebut. Adapun waktu yang diberikan untukmu dan tim agar dapat memecahkan misteri tersebut adalah sekitar 60 menit.
      Kamu dapat mencoba untuk menyelesaikan rangkaian “puzzle” dengan menggunakan benda-benda yang terdapat di dalam ruangan. Jika kamu merasa mentok, maka kamu dapat mencoba memanggil Game Master. Selanjutnya, game master tersebut akan memberikan hint atau bantuan kepadamu yang dapat membuatmu dapat memecahkan misteri tersebut.
      Nah, petunjuk dalam permainan ini dibuat dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Para game master pun mampu menguasai kedua bahasa tersebut.
      Nah, setiap scenario dapat dimainkan oleh tim yang terdiri dari dua hingga lima orang. Berbicara mengenai batasan usia, minimal adalah 7 tahun namun dalam satu tim minimal harus terdapat satu orang yang berusia di atas 16 tahun. Bagaimana, menyenangkan sekali bukan?
      Total waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 90 menit. 10 menit pertama digunakan untuk briefing, 60 menit selanjutnya untuk permainan dan sisanya untuk minum teh dan juga cookies.
      Setelah itu, kamu dapat juga berfoto dengan menggunakan property yang disediakan. Kamu dapat memastikan untuk tiba di lokasi sebelum jadwalnya sehingga kamu dapat memaksimalkan waktu yang kamu miliki.
      Tempat ini adalah sebuah tempat yang cocok untuk permainan asah otak maupun referensi team building bersama teman-teman kantor, kuliah ataupun arisan. Untuk dapat bermain, pastikan kamu telah melakukan booking secara online melalui website resmi dari tempat ini.
      Setelahnya, kamu dapat melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (Visa atau MasterCard) maupun paypal dalam US dolar. Jika kamu ingin melakukan pembayaran secara tunai maupun transfer, kamu dapat mencoba untuk menghubungi resepsionis di Escape Hunt ini.
      Kamu mungkin bisa saja mencoba untuk langsung datang ke tempat ini, tetapi ada resiko bahwa tempat ini penuh. Sehingga tentu akan lebih baik jika kamu memilih untuk melakukan reservasi secara online terlebih dahulu.
      Biaya yang kamu keluarkan jika berniat untuk bermain di tempat ini adalah dimulai dari 18 US Dolar. Memang terkesan agak mahal, namun itu semua sebanding dengan pengalaman yang akan kamu dapatkan ketika kamu berada di tempat ini.
      Tempat ini dibuka setiap hari dari pukul 09.00 hingga pukul 20.00. Website tempat ini adalah http://jakarta.escapehunt.com. Jika ingin melakukan pembayaran secara tunai, kamu dapat mencoba untuk menelfon ke 021 9785 7828.
       
      3. Totem Room Escape

      Totem Room Escape via Trip Advisor
       

      Totem Room Escape via Trip Advisor
       
      Selanjutnya, inilah dia tempat permainan lainnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi selama berada di Jakarta. Tempat ini adalah Totem Room Escape yang terletak di Jalan Tanjung Duren Raya no. 1 Jakarta.
      Bagi kamu yang menyukai permainan ala detektif, maka kamu dapat mencoba untuk memainkan permainan di tempat yang satu ini. Ketika bermain game di tempat ini, kamu akan dapat merasakan terkunci dalam satu ruangan, harus menjinakkan bom serta melepaskan sandera.
      Ada empat jenis game yang disediakan di sini dan tersedia dalam berbagai level yang berbeda. Level yang tersedia di tempat permainan game ini adalah menegangkan, menyeramkan, menakutkan dan PLEASE TAKE ME OUT OF HERE.
      Nah, kamu dan tim tentunya dapat memilih sendiri jenis permainan yang mana yang akan kamu pilih. Game dengan jenis menengangkan diberi nama Kidnap, sementara game dengan jenis PLEASE TAKE ME OUT OF HERE diberi nama Mysterious Egypt.
      Sebelum masuk, kamu akan dipersilahkan untuk melepaskan ikat pinggang, telepon genggam, tas dan laptop. Semua barang tersebut akan ditaruh di dalam loker. Dengan demikian, kamu tidak akan merasa kerepotan saat sedang bermain di dalam tempat permainan ini.
      Ketika masuk, kamu akan diberikan koin bernomor dan kamu akan masuk ke dalam ruangan dengan cahaya yang remang-remang. Kamu akan diberi instruksi untuk melepaskan sandera dan menjinakkan bom ketika kamu sudah berhasil memasuki salah satu ruangan permainan ini.
      Nah, ketika kamu merasa tidak mampu untuk mengerjakan permainan ini, kamu dapat meminta bantuan dengan memanggil game master. Selanjutnya, game master tersebut akan membantumu.
      Untuk melengkapi referensimu dengan mengetahui seperti apa rasanya menjadi detektif, kamu dapat mencoba untuk menyambangi tempat yang satu ini dan merasakan sendiri serunya menjadi detektif.
       
      4. TickTock Escape Room

      TickTock Escape Game via TickTock Escape Game
       
      Selanjutnya, inilah dia referensi permainan yang dapat kamu coba selama kamu berada di Jakarta. TickTock Escape Game ini sendiri terletak di Alam Sutera, Jl. Jalur Sutera, Paku Alam, Kec. Tangerang, Kota Tangerang Selatan.
      Tempat ini merupakan reality indoor game adventure dimana kamu akan dimasukkan di dalam sebuah ruangan terkunci. Selanjutnya, kamu dan tim akan memecahkan teka-teki agar dapat keluar dari ruangan tersebut. Nah, setiap tim akan diberikan waktu sekitar 45 hingga 60 menit untuk dapat keluar dari ruangan tersebut.
      Tiap benda maupun tulisan yang terdapat di ruangan itu dapat dijadikan sebagai petunjuk yang akan membantumu dalam segera keluar dari ruangan tersebut. Nah, jika kamu berhasil keluar dari ruangan tersebut dalam waktu 45 hingga 60 menit maka kamu akan dianggap berhasil.
      Namun, apabila kamu tidak berhasil keluar dari ruangan tersebut dalam waktu yang telah ditentukan maka kamu akan dianggap gagal kemudian game master akan mengeluarkanmu dari ruangan tersebut.
      Game ini rata-rata dimainkan oleh dua hingga sepuluh orang pemain dalam tim tersebut. Game ini sangat membutuhkan kerjasama tim sehingga sangat seru jika dimainkan beramai-ramai bersama dengan teman-teman terdekat.
      Games yang tersedia di tempat ini sangat membutuhkan logika dan juga cukup sulit untuk diselesaikan. Hal ini tentunya menjadi tantangan sendiri bagimu, bukan?
      Games yang tersedia juga sangat menarik dan juga terdapat teknologi yang baik untuk dimainkan. Beberapa jenis permainan yang tersedia di sini adalah The Curse of Tutankhamun, The Mansion's Heist, Murder at Opera House dan The Asylum.
      Sebagai contoh, The Curse of Tutankhamun ini bercerita tentang arkeolog yang ingin menjelajahi makan Tutankhamun tetapi salah satu dari tim akan terkena kutukan. Nah tugasmu dan tim adalah mencari tahu siapa yang terkena kutukan dan membebaskan kutukan tersebut.
      Biaya untuk mencoba permainan di sini adalah sekitar 160ribu per orang untuk dua orang. Biayanya sendiri akan semakin murah tergantung berapa banyak orang yang berada dalam timmu.
      Nah, untuk melengkapi referensimu ketika bermain di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk menyambangi tempat permainan yang satu ini terlebih dahulu.
       
      5. Locked Escape Game

      Locked Escape Game via Travelio Blog
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu tempat permainan yang dapat kamu masukkan dalam daftar tempat permainanmu selama berada di Jakarta. Tempat ini adalah Locked Escape Game yang terletak di  Ruko Gallery Blok 8 DE, Kapuk Indonesia, Jl. Pantai Indah Timur, Jakarta, DKI Jakarta.
      Bagi kamu yang ingin menelfon terlebih dahulu, kamu dapat mencoba untuk menelfon ke (021) 30010260.
      Untuk mengetahui ilustrasinya seperti apa ketika kamu bermain di Locked Escape Game ini kamu dapat mencoba untuk membayangkan ketika kamu sedang terperangkap dalam satu ruangan dan kamu harus segera membebaskan diri dengan waktu yang terbatas.
      Nah, lebih parahnya lagi nyawamu-lah yang menjadi taruhannya. Nah, begitulah gambaran mengenai permainan yang satu ini.
      Jika kamu merasa bosan dengan permainan yang itu-itu saja dan membutuhkan permainan lain yang lebih menegangkan, maka kamu dapat mencoba untuk menyambangi Locked Escape Game yang satu ini.
      Sebelum memasuki ruangan, kamu dapat menitipkan barang-barang yang kamu bawa di resepsionis. Dengan demikian, kamu tidak perlu merasa kerepotan jika ingin langsung segera bermain, bukan?
      Ketika berada di Locked Escape Game ini, kamu akan berada di sebuah ruangan. Nah, kamu akan diminta untuk memecahkan teka-teki yang terdapat di ruangan tersebut. Nah, kamu harus dapat memecahkan teka-teki yang terdapat di ruangan tersebut agar kamu dapat langsung melanjutkannya ke ruangan selanjutnya.
      Jika kamu merasa tidak mampu menemukan petunjuk yang diberikan, maka kamu dapat bertanya kepada game master. Biasanya, game master akan membantumu agar kamu dapat memecahkan teka-teki dan petunjuk yang diberikan kepada kamu dan timmu.
      Tempat ini menawarkan konsep real escape game sehingga kamu akan dapat merasakan sendiri seperti apa rasanya melarikan diri dari tempat ini. Tempat ini rupanya banyak direkomendasikan karena dapat menjadi salah satu alternative seru untuk kamu yang bosan dengan nongkrong di mall atau kafe.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai menyambangi berbagai referensi tempat main game di Jakarta yang tentu saja tidak biasa. Permainan ini dapat membantu menciptakan team building yang baik bukan hanya antara teman di sekolah, tempat kuliah atau kantor tetapi juga di lingkungan arisan atau reunion.
      Selain itu, permainan ini juga dapat melatih logika serta kemampuanmu dalam memecahkan masalah. Kamu akan dituntut untuk dapat tenang dan mampu memecahkan teka-teki yang tersedia sebagai petunjuk dengan baik. Kerjasama tim juga mempengaruhi hasil dari permainan-permainan ini.
      Happy playing!
    • Menyambangi Berbagai Restoran Bertema Unik di Jakarta
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Jakarta selalu memiliki daya tarik yang menyenangkan terutama dari segi kreativitas dan pesonanya. Nah, Jakarta rupanya juga menyimpan berbagai preferensi restoran bertema unik yang tentunya dapat menjadi referensimu selama mengelilingi Jakarta.
      Ketika akhir pekan, restoran tentu menjadi salah satu destinasi wisata yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Ya, restoran merupakan salah satu tempat yang cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.
      Dewasa ini, banyak restoran yang bukan hanya menjual citarasa hidangannya namun juga kreativitas interior dan keunikan yang dimiliki oleh tempat ini. Nah, apakah kamu penasaran? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi berbagai restoran bertema unik di Jakarta.
       
      1. Hospitalis

      Hospitalis Restaurant via Anak Jajan
       

      Restoran Bagian Depan via Olipeolie
       

      Interior Hospitalis via Travelio
       
      Untuk mengawali referensi restoran unikmu di Jakarta, kamu dapat memulainya dengan Restoran Hospitalis yang satu ini. Restoran ini terletak di Jl. Ahmad Dahlan No.31, RT.3/RW.1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.
      Sesuai dengan namanya, restoran ini mengusung tema unik yaitu rumah sakit. Sekilas dari eksteriornya, restoran ini memang bertema rumah sakit. Tempat duduk dan meja makannya menyerupai kursi roda dan meja di rumah sakit.
      Selain itu, para pelayannya pun mengenakan kostum suster dan dokter. Keunikan lainnya adalah makanan dan minuman di tempat ini yang berbentuk alat infus, suntikan dan masih banyak lainnya.
      Meskipun terkesan menyeramkan, tetapi bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman unik maka kamu dapat mencoba untuk mengunjungi Hospitalis ini.
      Nuansa ruangan di Hospitalis ini didominasi oleh warna merah. Di bagian dinding, tersedia gambar-gambar yang biasa digunakan untuk tes mata.
      Salah satu jenis makanan yang direkomendasikan untuk dicicipi ketika kamu menyambangi Hospitalis ini adalah Pizza Keratosis. Pizza ini dapat digunakan sebagai makanan pembuka.
      Pizza ini adalah sebuah pizza tipis dengan pinggiran garing yang ditabur topping ayam, saus pedas dan keju mozzarella di atasnya. Pizza ini memiliki rasa yang gurih dan sedikit pedas sehingga cocok untukmu yang menyukai rasa cukup pedas.
      Kamu juga bisa mencicipi ramen amnesia. Ramen ini adalah sebuah ramen dengan kuah soyu yang gurih dan daging sapi sebagai isiannya.
      Di sini juga terdapat mocktail yang disajikan dari kantung infus lengkap dengan tiangnya. Minuman seperti Molecular Mocktail dibuat dari sari buah seperti markisa dan jeruk bali.
      Makanan yang tersedia di Hospitalis juga cukup bervariasi karena bukan hanya ala barat tetapi juga ala Jepang seperti ramen, kaarage dan teriyaki. Nah, untuk melengkapi referensimu mengenai restoran bertema unik di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk menyambangi restoran yang satu ini.
       
      2. Bong Kopitown

      Bong Kopitown via Bong Kopitown
       

      Bong Kopitown via The Food Escape
       
      Inilah dia referensi restoran unik selanjutnya yang dapat kamu sambangi. Restoran unik ini adalah Bong Kopitown.
      Selain ada restoran bertema rumah sakit seperti Hospitalis, selanjutnya kamu dapat mencoba untuk mengunjungi restoran unik yang satu ini. Restoran unik ini adalah Bong Kopitown yang bernuansa mirip-mirip penjara.
      Bong Kopitown sekilas mampu membuat para pengunjung terbawa masuk pada suasana penjara Hongkong sekitar tahun 1967 yang terkesan kuno dan kumuh. Namun, Bong Kopitown tetap mampu mencampurkannya dengan gaya yang modern.
      Pada pintu masuk, kamu dapat melihat banyak barang kuno dijadikan sebagai pemanis ruangan. Benda-benda tersebut seperti mesin ketik dan beberapa buku-buku zaman dahulu.
      Di lantai kedua, kamu dapat melihat area tangga yang dihias dengan teralis persis seperti di penjara. Selain itu, di salah satu sudutnya terdapat buffet yang berisikan barang-barang kuno. Nah, kapasitas meja di sini dapat menampung setidaknya sekitar 200 orang.
      Restoran ini memiliki tagline yang cukup unik yaitu “The Happiest Prisoner”. Di sini, kamu dapat mencoba berbagai hidangan Chinese dan peranakan ala rumahan seperti Singapore Laksa Noodle, Wonton Noodle Soup, Char Kway Teow atau Grandma Porridge.
      Selain itu, di tempat ini juga terdapat Kongkow Menu seperti  Toast, Cassava with Coconut Milk, Fried Mantau hingga Boiled Eggs. Nah, di tempat ini juga tersedia berbagai menu buronan, yaitu Ote-Ote, Choi Pan dan Ham Pan dan Nasi Penjara yang benar-benar mengingatkan akan sederhananya sebuah penjara.
      Menu ote-ote berbentuk seperti pangsit goreng. Di dalamnya berisi sayuran dengan campuran ebi. Kulitnya juga crunchy sehingga sangat cocok sekali untuk dijadikan sebagai camilan.
      Selain menu ote-ote, di tempat ini juga terdapat menu choi pan. Tekstur kulitnya sangat lembut, lunak dan cenderung hambar. Bagian dalamnya berupa sayuran berisi ote-ote. Makanan ini mengingatkan pada dimsum.
      Sementara itu, kamu juga bisa mencoba menu Han Pan. Menu Han Pan sendiri adalah bubur sumsum yang gurih dan sedikit manis dengan topping sayuran berisi isian ote-ote. Menu ini rasanya agak aneh tetapi unik sehingga cocok untukmu yang ingin mencoba hal yang baru.
      Kamu bisa juga mencoba claypot rice beef. Seporsi claypot rice ini berisi nasi yang ditutup dengan potongan daging sapi, jagung, brokoli dan telur orak-arik. Porsinya sendiri cenderung cukup besar untuk satu orang. Nah, cara makannya akan lebih menyenangkan jika langsung diaduk.
      Tekstur dagingnya cukup lembut dan terdapat rasa lembut dengan saus barbeque di dalamnya. Sementara itu, ada juga jagung, brokoli dan telur yang menjadi pelengkap yang pas.
       
      3. Namaaz Dining

      Namaaz Dining via Trip Advisor
       
      Selanjutnya, inilah dia pilihan restoran unik di Jakarta yang tentunya dapat menjadi referensimu. Restoran unik ini adalah Namaaz Dining.
      Namaaz Dining sendiri terletak di Jl. Gunawarman No.42, 4, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan. Namaaz Dining sendiri adalah teknik memasak menggunakan molecular gastronomy.
      Cara memasaknya sendiri cenderung unik karena chef akan melebur makanannya hingga mencapai bentuk yang sangat berbeda dengan aslinya. Jadi, jangan merasa heran ketika datang ke Namaaz Dining, kamu akan menemukan tumis oncom yang berbentuk tanah di dalam pot dengan pohon kemangi.
      Jangan terkejut pula jika kamu mendapati buah cherry namun ketika dicicipi, rasanya menyerupai kue black forest yang sudah direkonstruksi sedemikian rupa.
      Bahkan, saking kerennya, ketika kamu mencicipi the lemon, kamu bisa merasakan the dalam bentuk dingin maupun hangat.
      Restoran ini hanya bisa diakses melalui reservasi online di namaazdining.com. Nah, selain itu, restoran ini hanya melayani 29 customer setiap harinya. Semua booking online hanya tersedia hingga pukul 15.00 setiap harinya.
      Bentuk makanan yang tersedia di tempat ini terlihat sangat jauh dari yang kita bayangkan. Jadi, untuk kamu yang bersedia mendapatkan kejutan dan hal yang unik, tentu kamu dapat mencoba untuk mengunjungi tempat yang satu ini.
      Menu yang disajikan akan dibedakan setiap enam hingga delapan bulan sekali. Namun, semua menu yang terdapat di tempat ini masih memiliki base makanan Indonesia.
      Untuk mencicipi makanan-makanan unik yang tersedia di restoran yang satu ini, kamu memang harus merogoh kantong yang agak dalam. Harga yang diusung oleh restoran ini adalah sekitar di atas satu juta rupiah untuk per orangnya.
      Beberapa reviewer yang telah mengunjungi tempat ini sendiri merasa bahwa harga tersebut akan terasa impas setelah kamu mendapatkan pengalaman sensasi unik ketika makan di tempat ini. Jadi, karena dimasak dengan menggunakan molecular gastronomy, kamu tidak akan dapat menebak makanan apa yang akan kamu miliki. Karena bentuknya akan sangat berbeda dengan yang biasa kamu lihat sehari-hari.
       
      4. Gastromaquia

      Gastromaquia via Makan Sampai Kenyang
       

      Gastromaquia via Anak Jajan
       

      Gastromaquia via Anak Jajan
       
      Kamu takut kehabisan tempat jika mengunjungi Namaaz Dining? Tenang, referensi untukmu belum berhenti sampai di situ. Kamu juga bisa menyempatkan diri untuk menyambangi Gastromaquia yang satu ini.
      Gastromaquia adalah sebuah restoran unik yang terletak di Jalan Ciniru I no. 1, Kebayoran Baru, Jakarta. Jika kamu ingin mendapatkan sensasi nikmatnya menikmati kuliner Spanyol, maka mengunjungi Gastromaquia adalah sebuah pilihan yang tepat.
      Gastromaquia adalah satu dari 50 restoran terbaik di Spanyol. Kali ini, Gastromaquia hadir di Jakarta untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner Spanyol.
      Restoran ini terdiri atas bangunan dengan dua lantai dengan konsep yang serba putih dan didominasi oleh pencahayaan natural.
      Salah satu jenis makanan yang menjadi rekomendasi dan dapat kamu coba ketika kamu menyambangi Gastromaquia ini adalah Crab Rangun. Crab Rangun ini adalah makanan pembuka dengan bahan utama berupa kepiting.
      Makanan ini dilengkapi dengan kulit lumpia yang crunchy. Selain itu, juga dilengkapi dengan bumbu mayonais sehingga tentunya dapat dijadikan pilihan ketika kamu berkunjung ke Gastromaquia ini.
      Selain itu, kamu juga dapat mencoba Garlic Butter Prawn. Bagi kamu yang menyukai udang, kamu dapat mencoba untuk mencicipi makanan yang satu ini. Garlic Butter Prawn dibuat dengan bumbu tomat, basil, bawang putih dan bumbu rempah sehingga tentunya dapat kamu coba.
      Kamu juga dapat mencoba House Salad yang menjadi salah satu menu andalan di restoran ini. Kamu juga dapat mencoba Quick Stirred Clams. Menu ini adalah menu yang dimasak dengan tomat, olive oil dan bawang putih dan mentega yang meresap ke daging clams. 
      Beberapa jenis minuman yang dapat kamu jadikan referensi ketika nongkrong di kafe ini adalah strawberry lemonade, kiwi lemonade, mojito sorbet, dan lain-lain.
      Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu ingin mencicipi makanan dan minuman di restoran ini adalah sekitar Rp 300.000,00 untuk dua orang.
      Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah wifi serta colokan. Tempat ini tentunya dapat kamu jadikan sebagai referensi jika ingin mengerjakan tugas atau pekerjaan, bukan?
       
      5. Warunk Upnormal

      Warunk Upnormal via Jkt Go
       

      Warunk Upnormal via Anak Jajan
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu restoran di Jakarta yang memiliki keunikan dan tentunya dapat kamu sambangi. Restoran ini adalah Warunk Upnormal.
      Warunk Upnormal sendiri terletak di Jalan Cempaka Putih Raya no. 102, Cempaka Putih, Jakarta. Warunk Upnormal adalah salah satu rekomendasi restoran unik di Jakarta.
      Warunk Upnormal adalah sebuah restoran yang menyediakan berbagai jenis makanan ringan seperti roti bakar. Warunk Upnormal menjual berbagai macam kreasi indomie, roti bakar dan susu murni. Warunk Upnormal berusaha untuk membuat kamu dan para pengunjung yang datang dapat merasa nyaman dan tidak perlu terburu-buru pulang.
      Ya, mereka bahkan menyediakan berbagai jenis permainan kartu yang dapat membuat para pengunjung merasa betah berlama-lama di restoran ini.
      Interior di Warunk Upnormal juga dibuat sedemikian rupa hingga menjadi terasa nyaman. Selain itu, di sini juga disediakan wifi yang dapat membuat para pengunjung semakin merasa nyaman.
      Kalau sekarang kamu dapat melihat ada banyak warung indomie yang berkonsep seperti ini, maka Warunk Upnormal ini adalah pelopornya. Warunk Upnormal cukup serius untuk menggarap tempat ini menjadi kafe yang layak untuk disambangi.
      Ada kopi yang kualitas layaknya dijual di kafe resto tetapi dibanderol dengan harga sekitar 20 ribuan. Selain itu, menu yang ditawarkan pun cenderung unik dan tidak biasa.
      Bagi kamu yang menyukai mie instan, kamu dapat mencoba untuk mencicipi mie instan sambal matah serta mie instan saus bolognaise spaghetty. Untuk semangkuk mie instan istimewa ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.
      Salah satu menu andalannya adalah Indomie Gokil. Mie instan ini merupakan mie instan dengan topping goreng kikil atau yang disingkat gokil. Ketika kamu mencicipi makanan ini, kamu akan dapat merasakan bahwa rasanya sangat nikmat dan lezat.
      Bagi kamu yang menyukai rasa agak asam, kamu bisa juga mencoba Indomie Medan. Mie instan ini adalah mie instan kuah dengan jeruk nipis yang terasa asam namun segar.
      Bukan hanya soal mie instan, di tempat ini kamu juga dapat mencoba roti bakar yang menjadi andalannya. Di tempat ini, ada menu yang normal seperti roti coklat dengan susu, taro, strawberry, nutella dan masih banyak lainnya.
      Namun, kamu dapat juga mencoba menu yang upnormal seperti roti greentea with ice cream. Kamu dapat mencoba juga bubuk milo, banana dan taro. Selain itu, kamu dapat mencoba menu half dimana setengahnya merupakan roti dengan keju dan setengah lainnya merupakan roti dengan meses.
      Harga di restoran ini dibanderol dari sekitar 12 ribuan hingga 25 ribuan. Fasilitas yang tersedia di restoran ini adalah wifi, permainan kartu dan masih banyak lainnya. Nah, untuk melengkapi referensi restoran unikmu selama berada di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk mengunjungi restoran ini.
       
      6. Dia Lo Gue

      Dia Lo Gue via Kita Kemana
       

      Dia Lo Gue via Tulisan
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu restoran unik di Jakarta yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Restoran ini adalah Dia Lo Gue.
      Dia Lo Gue sendiri beralamat di Jalan Kemang no. 99 A. Restoran ini memang adalah salah satu restoran unik yang atraktif di Jakarta.
      Dia Lo Gue sendiri dilengkapi dengan banyak barang-barang seni yang melengkapi koleksi ruang di tempat ini. Selain itu, tempat ini didesain dengan sangat lapang dan juga terdapat ruang terbuka hijau yang semakin membuat para pengunjung merasa nyaman ketika berada di tempat ini.
      Restoran ini mampu menampung hingga 400 pengunjung. Dan bagi kamu yang menyukai seni, tentu juga akan sangat menyukai restoran yang satu ini.
       
      Nah, itulah dia penjelasan mengenai berbagai restoran unik dan menyenangkan di Jakarta dalam menyambangi berbagai restoran bertema unik di Jakarta.
      Happy traveling!
    • 5 Rekomendasi Kafe Buku di Jakarta dan Sekitarnya untuk Kamu yang Doyan Baca
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Perpustakaan adalah tempat yang penuh dengan ilmu. Meskipun seringkali diidentikkan sebagai tempat yang kaku, tapi ternyata perpustakaan tidak melulu harus kaku.
      Tidak percaya? Saat ini sudah berkembang kafe dengan konsep kafe buku yang menggabungkan antara kafe dan juga perpustakaan. Konsepnya pun dibuat senyaman mungkin sehingga tentu saja akan semakin membuatmu yang doyan baca menjadi merasa nyaman.
      Kafe buku ini terletak di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Nah, bagi kamu yang penasaran dan ingin menikmati suasana membaca yang terasa berbeda, kamu dapat memasukkan tempat-tempat ini ke dalam daftar referensimu.
      Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam rekomendasi kafe buku di Jakarta dan sekitarnya untuk kamu yang doyan baca. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
       
      1. The Reading Room


      Tampak Depan The Reading Room via Manual


      Interior The Reading Room via White Board Journal
       
      Untuk mengawali referensi kafe buku pertamamu di Jakarta, kamu dapat memulainya dengan The Reading Room. Lokasi tepat dari The Reading Room adalah di Jalan Kemang Timur No.57, Jakarta Selatan.
      The Reading Room sendiri buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga pukul 00.00. Bagi kamu yang sangat menyukai buku, The Reading Room memang adalah salah satu tempat yang sesuai.
      Di The Reading Room ini kamu dapat melihat berbagai rak buku yang dipenuhi dengan buku-buku berbagai jenis. Buku-buku di sini juga dapat dibaca di tempat asalkan kamu membawa identitas.
      Jika kamu berminat melihat koleksi pribadi Richard Oh, pemilik The Reading Room, kamu dapat melihatnya di lantai dua. Sementara itu, salah satu spot terbaik untuk membaca buku di tempat ini adalah di lantai dua dekat dengan jendela. Ya, jendela tersebut adalah jendela besar yang akan memperlihatkan kesibukan di area Kemang.
      Di tempat ini juga terdapat kafe yang menyajikan makanan-makanan lezat. Selain itu, kegiatan di kafe ini menjadi semakin hidup karena adanya berbagai kegiatan literasi. Banyak klub buku sering mengadakan pertemuan di tempat ini.
      Banyak juga yang memanfaatkan tempat ini untuk bermain music atau membaca puisi. Nah, di sana juga terdapat mini theatre yang biasa digunakan untuk screening film-film festival. Banyak pula orang yang datang untuk sekedar menonton film bersama teman-teman. Adapun kapasitas untuk mini theatre adalah sekitar 20 orang.
      Tempat ini juga biasanya didatangi oleh para sutradara dan penulis terkenal. Sebut saja Joko Anwar, Eka Kurniawan, Ayu Utami, Ratih Kumala dan masih banyak lainnya. Hal inilah yang menyebabkan The Reading Book jarang sekali sepi.
      Namun, jika kamu ingin mendapatkan kenyamanan dan suasana yang kondusif, kamu dapat mendatangi tempat ini di waktu hari kerja. Di tempat ini tersedia koneksi internet secara gratis. Selain itu, terdapat pula colokan yang akan semakin mendukung baterai laptopmu.
      Kafe di tempat ini juga menyediakan berbagai makanan serta minuman dari jenis yang ringan hingga berat. Menurut Zomato, range rata-rata untuk makanan dan minuman di tempat ini adalah sekitar Rp 160.000,00 untuk dua orang.
      Beberapa jenis makanan dan minuman yang tersedia di The Reading Room adalah makaroni panggang, spaghetti aglio olio, ice chocolate, lychee ice, sunrise.
       
      2. Bookshelf Cinere


      Bookshelf Cinere via The Anandic


      Interior Bookshelf via Food Et Cetera


      Interior Bookshelf via The Anandic
       
      Nah, selanjutnya inilah dia rekomendasi kafe buku yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Kafe buku ini adalah Bookshelf yang terletak di Jakarta melipir ke Depok, atau tepatnya di Jl. Cinere Raya No.43, Cinere, Kota Depok.
      Konsep yang diusung oleh Bookshelf adalah sebuah outlet dengan konsep bookstore, perpustakaan, mini theatre, tempat music dan juga kafe. Di lantai satu, kamu dapat membeli buku-buku yang tersedia. Sementara di lantai dua, kamu dapat menikmati koleksi buku Bookshelf sambil menikmati sajian yang ditawarkan oleh Bookshelf café.
      Buku-buku yang tersedia di sini terdiri dari berbagai jenis seperti fiksi, non fiksi, politik hingga agama.
      Jika kamu berniat untuk menonton film di Bookshelf, kamu juga dapat mengecek terlebih dahulu jadwal film yang diputar di Bookshelf. Hal ini karena Bookshelf tidak memutar film seperti di 21 atau XXI.
      Film-film yang diputar di Bookshelf sendiri tergolong berbeda karena Bookshelf hanya memutarkan film yang diadaptasi dari buku. Beberapa contoh film yang diputarkan di Bookshelf antara lain adalah The Hunger Games, Twilight, Harry Potter dan masih banyak lainnya.
      Biasanya, kamu diharuskan untuk membooking terlebih dahulu selama satu hari sebelumnya. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk menonton film di Bookshelf adalah sekitar Rp 55.000,00 (tahun 2012) untuk dua orang dan biaya tersebut sudah termasuk dengan minuman dari Bookshelf. Kamu juga bisa membeli tiket untuk 3-4 orang. Menyenangkan sekali, bukan?
      Makanan yang disediakan oleh kafe Bookshelf ini berkisar dari Rp 20.000,00 hingga Rp 30.000,00. Sementara untuk minuman, berkisar antara Rp 7.000,00 hingga Rp 25.000,00. Menunya pun sangat beragam dari mulai appetizer, main course, hingga desert.
      Di tempat ini banyak tersedia menu western, namun tersedia juga menu lokal seperti nasi goreng. Sementara itu, salah satu pilihan menu lainnya yang sangat direkomendasikan adalah strawberry cheesecake. Ya, untuk melengkapi referensi kafe bukumu selama berada di Jakarta, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Bookshelf yang satu ini.
       
      3. Comic Café


      Comic Café via Apa Kabar Dunia


      Comic Café via Qraved
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu referensi kafe buku di Jakarta yang tentunya dapat dijadikan sebagai pilihanmu. Kafe buku ini adalah Comic Café. Lokasi tepat dari kafe ini adalah di Jalan Tebet Raya No.53D, Tebet.
      Kafe ini adalah sebuah kafe dengan konsep utama bernuansa komik. Salah satu kelebihan lain dari kafe ini adalah ruangannya yang juga cukup luas. Hal ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi kafe ini.
      Di tempat ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu ruangan dengan tipe smoking room untuk area merokok di bagian luar serta ruangan dengan tipe AC di bagian dalam. Karena mengusung tema komik, tidak heran bahwa sebagian besar dari koleksi yang tersedia di Comic Café ini adalah komik.
      Ketika memasuki ruangan di Comic Café ini, kamu sudah dapat melihat dindingnya yang dicat dengan gambar-gambar komik. Hal ini membuat nuansa komik menjadi sangat terasa ketika kamu memasuki tempat ini.
      Beberapa contoh pilihan makanan dan minuman yang tersedia di kafe ini adalah lemon squash, sandwich corned plus potato, dan brownies and ice cream.
      Lemon squash terasa sangat direkomendasikan karena rasanya sangat segar dan cocok diminum saat cuaca sedang panas. Sementara itu, sandwich corned plus potato berisi empat potong roti dengan kornet yang tebal serta kentang goreng garing.
      Brownies and ice cream sendiri berisi brownies cokelat dengan es krim vanilla. Untuk masalah biaya, harganya sendiri cenderung terjangkau dan sesuai untuk kantong anak kos.
      Tempat ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas free wifi. Selain itu, tersedia juga fasilitas live music setiap hari Jumat malam. Terdapat juga function room yang dilengkapi dengan infocus, screen dan juga sound system.
      Nah, untuk melengkapi referensi kafe bukumu di Jakarta, jangan lupa untuk memasukkan Comic Café ke dalam referensimu.
       
      4. Perpustakaan Freedom


      Freedom via Gogirlmagz


      Freedom via Jakarta Post


      Freedom via Jakarta Post
       
      Inilah dia referensi kafe buku selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Tempat ini adalah Perpustakaan Freedom yang terletak di  Jl. Proklamasi No.41, Menteng, Kota Jakarta Pusat.
      Perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang dapat mendorong para pengunjung untuk dapat membaca. Nah, hal inilah yang dimiliki oleh Freedom. Ketika memasuki tempat ini, kamu sudah dapat mendapatkan nuansa yang kondusif sehingga akan semakin menambah kenyamananmu dalam membaca.
      Suasana ruangan yang tercipta di Freedom sendiri tergolong hangat. Selain itu, ditambah pula dengan pencahayaan yang tercipta secara alami dan juga buatan.
      Tempat duduk yang tersedia di Freedom juga sangat memanjakan pembaca sehingga para pembaca dapat merasa nyaman ketika berada di tempat ini. Penataan buku yang tersedia juga sangat jelas. Koleksi buku-buku yang disajikan di tempat ini juga tergolong sangat bermutu sehingga hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi Perpustakaan Freedom ini.
      Nilai positif lainnya yang dimiliki oleh perpustakaan Freedom ini adalah tersedianya fasilitas wifi gratis. Dengan demikian kamu dapat menikmati fasilitas wifi ini selama kamu berada di Perpustakaan Freedom yang satu ini.
      Perpustakaan yang memiliki nama lain Perpustakaan Freedom Institute ini juga merupakan perpustakaan umum sehingga siapa saja dapat masuk dan mengunjungi perpustakaan yang satu ini.
      Koleksi buku yang tersedia di tempat ini juga sangat baik. Banyak buku berbahasa Inggris dan sudah tergolong langka di pasaran dapat ditemukan di Perpustakaan Freedom ini. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri, bukan, terutama ketika kamu sedang mencari buku berbahasa Inggris yang agak sulit dicari.
      Pada April 2008, koleksi buku mereka sudah mencapai 11.401 eksemplar menurut situs resmi mereka di www.freedom-institute.org. Genre buku yang tersedia di tempat ini pun bermacam-macam, seperti filsafat, agama, sosiologi, politik, ekonomi, studi demokrasi dan masih banyak lainnya.
      Koleksi tersebut belum termasuk jurnal dan publikasi ilmiah yang juga tentunya merupakan bagian dari koleksi Perpustakaan Freedom ini.
      Namun, buku-buku yang tersedia di sini tidak boleh dipinjam. Mungkin hal ini karena terdapat banyak buku yang memang sudah tergolong langka. Namun, di tempat ini juga tersedia fasilitas fotokopi sehingga kamu dapat memfotokopi bagian buku yang kamu inginkan.
      Interior di Perpustakaan Freedom ini juga tergolong tertata dengan sangat rapi. Kamu akan melihat banyak rak kayu yang menjadi rak dominan utama dari perpustakaan yang satu ini.
      Di tempat ini juga terdapat bangku-bangku yang dapat kamu gunakan sebagai tempat untuk berdiskusi.
      Salah satu sisi di Perpustakaan Freedom juga memiliki nilai estetika yang tinggi sehingga merupakan salah satu spot terbaik untuk foto. Di sebuah dinding dengan dominasi ornament kayu, kamu dapat melihat foto berbagai presiden yang pernah menjabat serta sebuah quotes di bagian atasnya berbunyi: “To rule is easy, to govern is difficult.”
      Di tempat ini juga terdapat Kafe Proklamasi yang tentunya menyediakan berbagai makanan dan minuman yang dapat menemanimu dalam menikmati bacaan koleksi buku di Perpustakaan Freedom.
       
      5. Zoe Café and Library


      Zoe Café and Library via Panduan Wisata


      Zoe Café and Library via Panduan Wisata
       
      Berikutnya, inilah dia kafe buku yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Terletak di Jakarta melipir ke Depok, kafe buku yang satu ini dapat kamu jadikan sebagai pilihan menghabiskan waktu luang.
      Lokasi tepat dari kafe buku ini adalah di Jl. Margonda Raya No.27, Pd. Cina, Beji, Kota Depok. Kafe buku ini adalah salah satu kafe yang direkomendasikan.
      Koleksi buku yang tersedia di kafe Zoe sendiri cukup banyak dan lengkap. Beberapa jenis buku yang tersedia di kafe ini adalah buku bergenre buku sejarah hingga komik jepang.
      Zoe sendiri adalah singkatan dari Zona of Edutainment. Nah, ketika berada di tempat ini, kamu dapat menyaksikan banyak koleksi buku yang bahkan sudah tidak beredar lagi di pasaran.
      Nah, setelah mendaftar sebagai anggota, kamu dapat membaca buku tanpa batasan waktu. Menyenangkan sekali, bukan?
      Bagi kamu yang tidak begitu ingin membaca buku, kamu dapat menikmati suasana sejuk yang ditawarkan oleh kafe di Zoe ini. Selain itu, kamu juga dapat menikmati fasilitas live music yang ditawarkan oleh kafe ini. Selain itu, di sekitar tempat ini juga terdapat banyak pepohonan yang membuat suasana menjadi semakin terasa nyaman.
      Salah satu nilai positif lain yang ditawarkan oleh Zoe adalah fasilitas free wifi. Ya, fasilitas free wifi ini dapat kamu nikmati dimanapun kamu berada di kafe ini. Dengan demikian, kamu dapat terus mengakses internet dengan koneksi yang kencang dan tidak pernah putus.
      Beberapa pilihan menu yang tersedia di kafe Zoe ini adalah fried fish dory dengan saus teriyaki, zuppa soup dan masih banyak lainnya. Fried fish dory dengan saus teriyaki sangat direkomendasikan karena rasanya sangat nikmat dan gurih.
      Selain itu, jangan lupa juga untuk menikmati sop buntut bakar. Ya, sop buntut bakar yang tersedia di kafe buku ini tergolong nikmat sehingga banyak reviewer yang merekomendasikannya.
      Range harga makanan dan minuman yang ditawarkan di kafe ini memang cenderung agak di atas sedikit daripada harga mahasiswa. Namun, hal ini tentu sebanding dengan kenyamanan yang kamu dapatkan ketika berada di kafe buku ini.
      Range harga yang dipatok untuk makanan dan minumannya sendiri berkisar antara Rp 10.000,00 hingga Rp 52.000,00.
      Suasana yang diciptakan juga sangat menyenangkan karena kondusif. Dengan demikian, baik ingin membaca buku maupun menikmati makanan, semuanya terasa sangat nikmat ketika kamu berada di Zoe ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai rekomendasi kafe buku di Jakarta dan sekitarnya untuk kamu yang doyan baca. Terkadang, kamu tentunya ingin mendapatkan suasana baru dalam membaca, dan tentunya berbagai rekomendasi kafe buku tadi dapat menambah referensimu dalam mencari kafe buku bukan?
      Dengan adanya kafe buku ini dapat membuat suasana membaca tidak lagi terasa kaku. Kafe buku dikonsepkan sedemikian rupa agar dapat menjadi perpustakaan serta kafe yang nyaman serta kondusif. Hal ini tidak lain agar siapapun dapat membaca dengan nyaman ketika berada di kafe buku tersebut.
      Happy reading!
    • Menelusuri Berbagai Referensi Co-Working Space di Jakarta untuk Kamu yang Nggak Doyan Kerja Kantoran
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Jakarta merupakan salah satu kota terpenting bagi ekosistem startup company di Indonesia. Di kota ini, banyak anak mudanya mulai tergerak untuk mengembangkan bisnisnya sendiri ketimbang menjadi para pekerja kantoran.
      Hal ini tentu saja adalah hal yang positif. Dan seiring dengan berkembangnya banyak startup di kota Jakarta, kamu juga akan dapat menemukan banyak co-working space yang akan lebih menunjang serta memfasilitasi startup company-mu.
      Co-working space sendiri dibuat dengan senyaman dan sekondusif mungkin sehingga mampu membuat siapa pun akan merasa nyaman berada di dalamnya. Kamu adalah seorang penggiat bisnis dan berencana mencari tempat nyaman untuk mengembangkan bisnismu? Mungkin beberapa co-working space ini dapat menjadi referensimu dalam mencari ide dan mengembangkan bisnis.
       
      1. Kedasi


      Kedasi Co-Working Spaces via Share Desk
       
      Untuk mengawali pilihan referensimu dalam mencari coworking space di Jakarta, kamu dapat memulainya dengan melihat lebih dekat mengenai Kedasi ini. Kedasi sendiri beralamat di Jl. Cempaka No.24, Kota Bambu Utara, Palmerah, Kota Jakarta Barat.


      Tampilan luar Kedasi via Google Images
       
      Coworking space bernama Kedasi ini merupakan coworking space pertama yang terletak di Jakarta Barat. Tempat ini juga tergolong masih baru dibuka, karena baru saja dibuka sekitar Januari 2016.
      Tempat ini didirikan oleh Ivan Janitra Podiman setelah melihat banyak orang memanfaatkan kafe, kamar kos dan juga rumah sendiri sebagai sarana untuk mengembangkan bisnis mereka.
      Tempat ini awalnya merupakan sebuah kantor, namun kemudian ia memutuskan untuk mengubah fungsi kantornya untuk menjadi ruang yang lebih bermanfaat bagi para pekerja freelance, pendiri startup company serta mahasiswa.
      Kedasi sendiri terletak dekat dengan berbagai kampus dari mulai Universitas Trisakti hingga Binus. Biaya yang harus kamu keluarkan jika ingin menggunakan fasilitas di Kedasi ini selama satu jam adalah Rp 30.000,00 dan juga Rp 150.000,00 untuk all day pass.
      Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah sebuah ruangan indoor yang dapat menampung sekitar 20 orang. Selain itu, di tempat ini juga tersedia meeting room dan private office dengan line telefon terpisah dan juga satu PC.
      Yang lebih menyenangkan, di tempat ini kamu juga dapat menggunakan fasilitas gaming room dan outdoor lounge. Fasilitas tersebut tersedia terutama bagi kamu yang menyukai jenis ruangan semi terbuka.
      Kedasi juga menyediakan the, kopi dan juga free printing yang dapat kamu nikmati. Kedasi dibuka dari hari Senin hingga Jumat pukul 9.00 hingga 20.00.
       
      2. WorkOut Coworking Space


      WorkOut Coworking Space via Share Desk
       
      Pilihan coworking space selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi adalah WorkOut Coworking Space ini. WorkOut Coworking Space sendiri terletak di Kawasan Perkantoran Grand Panglima Polim, Kav 90, Jalan Panglima Polim Raya No. 16-17, Kota Jakarta Selatan.
      WorkOut sendiri juga terletak di kawasan yang strategis, yaitu di sekitar kawasan gedung Senayan Golf Driving Range yang dapat ditempuh dengan berjalan sekitar 10 menit dari Ritz Carlton Pasific Place Mall.
      Coworking space ini menawarkan konsep yang unik dan dapat dinikmati oleh para member. Ya, jika kamu telah menjadi member di WorkOut, kamu dapat menikmati fasilitas coworking serta menikmati fasilitas olahraga di tempat ini. Menyenangkan sekali, bukan?


      Fasilitas loker tersedia di sini via Startup Bisnis


      Contoh Ruangan via Startup Bisnis
       
      Di WorkOut ini, tersedia fasilitas loker yang akan menunjangmu dalam melakukan kegiatan olahraga baik sebelum maupun sesudah kamu menggunakan fasilitas coworking space yang tersedia di sini.
      Ya, kamu dapat menyimpan barang bawaanmu di loker yang tersedia. Setelah berolahraga, kamu juga dapat langsung membersihkan diri dengan menggunakan shower dan menambah sedikit biaya.
      Bukan hanya coworking space, WorkOut juga menyediakan fasilitas meeting room dan juga private office. Private office adalah sebuah ruangan kantor kecil yang dapat digunakan oleh 2-4 orang dengan dilengkapi dengan fasilitas access card.
      Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas mini bar dan café. Yang spesial di tempat ini adalah free flow coffee dan tea.
      Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu berniat untuk menikmati fasilitas coworking space adalah sekitar Rp 200.000,00 selama empat jam. Selain itu, biaya untuk menikmati private office bervariasi dari mulai Rp 2.000.000,00 hingga Rp 5.000.000,00 per minggu. Sementara untuk fasilitas meeting room, biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar Rp 200.000,00 per jam. WorkOut sendiri juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wifi.
       
      3. Conclave


      Conclave Coworking Space via Rappler


      Conclave via Manual
       
      Coworking space selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi adalah Conclave coworking space ini. Conclave sendiri beralamat di Jalan Wijaya 1 No. 5C, (Tendean-Wijaya Intersection), Jakarta.
      Berdiri di atas lahan seluas 1.700 meter persegi, Conclave memiliki tiga lantai dan juga satu basement. Di lantai dua Conclave, terdapat auditorium kedap suara yang dapat menampung sekitar 125 orang. Ruangan ini juga dilengkapi dengan projector yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang rapat, presentasi dan masih banyak lainnya.
      Sementara itu, di lantai tiga terdapat fixed office yang dapat digunakan sebagai kantor tetap bagi para pengunjung. Di tempat ini terdapat printer, PC serta wifi dan tersedia seperti selayaknya kantor sungguhan hingga loker pribadi. Di tempat ini juga tersedia studio foto, perpustakaan serta ruang rapat yang berkapasitas 12 orang.
      Conclave yang didirikan oleh Aditya Hadiputra dan Marshall Utoyo sendiri memiliki sebuah kelebihan yang menjadi nilai positif. Ya, Conclave merupakan salah satu dari sedikit coworking space yang menawarkan konsep 24 jam. Hal ini memungkinkan para pekerja lepas, pendiri startup company serta mahasiswa dapat menggunakan tempat ini di pukul berapa pun.
      Salah satu aktivitas penunjang yang dapat menambah kenyamananmu dalam bekerja adalah fasilitas kafe yang tersedia di tempat ini. Fasilitas kafe ini diberi nama Mikoro. Mikoro merupakan singkatan dari mi, kopi dan rokok. Selain itu, di kafe ini juga tersedia berbagai makanan dan minuman lainnya.
      Paket untuk member conclave sendiri bervariasi. Jika kamu ingin menggunakan coworking space selama satu jam, biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar Rp 50.000,00. Selain itu, biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu ingin menggunakan fasilitas coworking space ini sepanjang hari adalah sekitar Rp 200.000,00. Sementara, untuk member setahun dikenai biaya Rp 25.000.000,00.
      Menurut para reviewer yang pernah mengunjungi Conclave, keberadaan coworking space seperti Conclave mampu memberikan dampak positif terutama bagi para freelancer, pendiri startup serta mahasiswa. Hal ini dapat meningkatkan jaringan bisnisnya.
      Conclave sendiri dibuka setiap hari selama 24 jam sehingga tentunya dapat memudahkanmu dalam mengembangkan jaringan bisnismu.
       
      4. Kejora


      Kejora Coworking Space via Startup Bisnis


      Kejora Coworking Space via Startup Bisnis
       
      Untuk referensi coworking space selanjutnya yang dapat kamu jadikan pilihan, mungkin kamu dapat mencoba untuk menyambangi coworking space yang satu ini. Tempat ini adalah Kejora Coworking Space.
      Lokasi tepat dari coworking space ini adalah di Barito Pacific Plaza Tower B, lt. 6, Jl. S. Parman, KAV 62-63, Slipi, Jakarta.
      Kejora ini dibuka pada Maret 2014. Kejora dikelola oleh figure terkenal startup di Indonesia yaitu  Andy Zain (Direktur Jakarta Founder Institute) dan Sebastian Togelang (Founding Partner Mountain SEA Ventures).
      Di tempat ini terdapat tiga program yang dapat dipilih oleh para pendiri startup. Program pertama adalah Founder Institute. FI ini dapat dipilih oleh para pengunjung yang ingin membuat startup tetapi tidak tahu cara memulainya.
      Selanjutnya, terdapat program IdeaBox. IdeaBox bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar, yang nantinya akan membantu startup-startup aplikasi mobile terpilih dalam membangun bisnis mereka.
      Program ketiga bekerjasama dengan Mountain Sea Ventures, sebuah perusahaan modal yang sudah memiliki lebih dari 200 portofolio di Eropa.
      Ketiga program inilah yang kemudian dapat melahirkan Kejora sebagai coworking space. Fasilitas kerja yang tersedia di Kejora ini adalah meja kerja, layanan printing, ruang meeting dan sebagainya. Selain itu, member Kejora juga dapat menghadiri acara, workshop serta berinteraksi dengan mentor.
       
      5. Billine Space


      Billine Space via Rappler
       
      Pilihan referensi coworking space selanjutnya yang dapat kamu jadikan pilihan adalah Billine Space yang satu ini. Billine Space sendiri terletak di Jl. Prapanca Raya No.13, RT.2/RW.3, Pulo, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. 
      Fasilitas yang tersedia di Billine Space ini adalah ruang meeting, convenience store serta layanan printing. Selain itu, fasilitas pendukung lainnya yang tersedia di Billine Space ini adalah wifi, sepeda, TV, dan masih banyak lainnya.
      Selain itu di Billine ini juga tersedia fasilitas pantry. Biaya yang dapat kamu persiapkan untuk mendapatkan fasilitas di Billine Space sendiri berbeda-beda. Paket membership per bulan dibanderol dengan biaya Rp 2.000.000,00. Selain itu, paket membership per minggu dibanderol dengan harga Rp 500.000,00. Sementara paket harian dibanderol dengan harga Rp 100.000,00.
      Billine Space dibuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 20.00. Untuk melengkapi referensi coworking space yang dapat kamu nikmati di Jakarta, kamu tentu dapat memasukkan Billine Space ini ke dalam daftar referensimu.
       
      6. Jakarta Digital Valley


      Jakarta Digital Valley via Id Technasia
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu coworking space di Jakarta yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Coworking space ini adalah Jakarta Digital Valley yang dibuat oleh Telkom Indonesia.
      Alamat lengkap dari Jakarta Digital Valley ini adalah Menara Multimedia, Jl. Kebon Sirih No.10, Jakarta Pusat. Jakarta Digital Valley sendiri didirikan pada 25 November 2014. Mengenai masalah member, coworking space ini merupakan coworking space gratis.
      Para pengunjung yang berniat untuk menggunakan fasilitas di Jakarta Digital Valley ini dapat langsung datang ke sini. Setelah itu, pihak Jakarta Digital Valley akan langsung melakukan proses seleksi untuk pemilihan member.
      Coworking space ini memiliki luas sekitar 500 meter persegi. Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah ruangan gadget, ruangan rapat dan ruangan incubator. Jakarta Digital Valley ini dapat menampung setidaknya sekitar 50 orang.
      Saat ini, Jakarta Digital Valley berada di bawah naungan Divisi Digital Business Telkom (DBB). Selain di Jakarta, Digital Valley juga terletak di Bandung dan Yogyakarta.
      Untuk melengkapi referensi coworking space-mu selama berada di Jakarta, jangan lupa untuk memasukkan Jakarta Digital Valley ini ke dalam referensimu.
       
      7. Tier Space


      Mengunjungi Tier Space via Tier Space
       
      Pilihan referensi coworking space selanjutnya adalah Tier Space ini. Tier Space sendiri adalah sebuah coworking space yang terletak di Jalan Bhakti No.10, 4, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.
      Tier Space didirikan pada Januari 2015. Tier Space sendiri terdiri dari beberapa jenis ruangan coworking space adalah coworking space dan private office suite.
      Coworking space adalah sebuah ruangan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti wifi dan skype booth. Ruangan ini memiliki fasilitas yang mencapai sekitar 5 hingga 8 orang.
      Sementara itu, private office suite ditujukan untuk perusahaan dengan tim kecil beranggotakan dua hingga lima orang. Fasilitas yang tersedia di private office ini adalah meja, kursi dan beberapa fasilitas lainnya.
      Beberapa variasi biaya di Tier Space sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu menggunakan coworking space ini selama satu jam adalah sekitar Rp 30.000,00.
      Selain itu, biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu menggunakan coworking space ini selama 4 jam adalah sekitar Rp 90.000,00. Biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu menggunakan Tier Space ini selama satu hari penuh adalah sekitar Rp 220.000,00.
      Nah, di tempat ini juga tersedia fasilitas paket bulanan yang dapat kamu apply jika kamu bersedia. Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah meeting room, skype booth, loker pribadi, pantry dan masih banyak lainnya.
      Selain itu, di tempat ini juga tersedia fasilitas loker pribadi, printer, scanner, mesin fotokopi, peralatan kantor, dapur hingga minuman. Tier Space ini dibuka dari hari Senin hingga Jumat pada pukul 09.00 hingga 22.00. Tier Space juga dibuka pada hari Sabtu pada pukul 10.00 hingga 16.00.
       
      8. Kolega


      Kolega via Id Technasia
       
      Pilihan coworking space selanjutnya yang dapat kamu jadikan sebagai referensi adalah Kolega. Kolega sendiri beralamat di Jl. Suryo No.50, RT.4/RW.4, Tebet, Jakarta, DKI Jakarta.
      Kolega adalah sebuah coworking space yang terletak di bilangan Tebet dan sudah beroperasi sejak 1 Agustus 2015. Kolega sendiri mengusung kultur fleksibilitas, komunitas, entrepreneur, dan mahasiswa.
      Kolega memiliki dua jenis ruangan utama, yaitu ruang kerja dan seminar yang tidak dibatasi. Secara keseluruhan, ruangan di Kolega bisa memuat sekitar 60 hingga 70 orang. Kolega menyediakan fasilitas seperti Wi-Fi, ruang rapat, locker pribadi, dan minuman gratis; layaknya co-working space pada umumnya.
      Selain tempat kerja, Kolega juga dapat digunakan sebagai tempat menyelenggarakan berbagai acara. Acara yang diselenggarakan di Kolega ini adalah acara rutin bulanan yang bekerja sama dengan startup maupun penggiat entrepreneurship.
      Range biaya yang dapat kamu keluarkan untuk menggunakan fasilitas di Kolega ini adalah sekitar Rp 20.000 per jam untuk individu serta Rp 1.000.000,00 per jam untuk tim selama satu bulan. Kolega sendiri dibuka setiap hari pada pukul 9.00 hingga 21.00.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai menelusuri berbagai referensi coworking spaces di Jakarta. Semoga artikel ini dapat menginspirasimu untuk menemukan coworking space terbaik di Jakarta.
      Happy traveling!
    • SEAFOOD "BAHARI 52" - MANGGA BESAR
      By eka wibisono
      Seafood “BAHARI 52”
       
      (Seafood Kaki Lima Rasa Resto)
       
       
       

      Di Jakarta, siapa sih yg gak tau ada apa aja di  kawasan Mangga Besar... Yupp betul bgt, daerah Mangga Besar, selain terkenal sbg pusat hiburan “esek-esek”, daerah itu terkenal jg sebagai tempat kulineran makanan non halal. Tapi ada jg sih rumah makan yg jual makanan halal & populer antara lain Bubur Ayam Mangga Besar 1 & Bakso Akiaw 99. 
      Udah lama bgt, ada temen kantor info, dekat Bubur Ayam Mangga Besar 1, ada tempat makan seafood kaki lima yg enak & gak terlalu mahal harganya yaitu “BAHARI 52”. Nah pas banget deh, Jumat malam yg lalu, aku ada keperluan ke daerah Mangga Besar, jadi sekalian mampir deh ke Bahari 52.
      Bahari 52 buka dari  jam 17.00 -24.00 WIB. Hari Libur tetep buka ( kecuali Hari Raya Idul Fitri libur +/- 1 minggu). Kalo mo tanya2 menu atau mau pesen tempat bisa hubungi No. telpon : 0812 8208 5252              
       
      Lokasinya terletak di Jl. Labu (sebelah Lindeteves Trade Centre/LTC). Arahnya dari Stasiun Kota, setelah LTC, ada jalan, belok kiri, lurus dikit, di sebelah kiri itu lah lokasi Bahari 52, bersebelahan dengan Resto “Old Town White Coffee”.
      Kalau kita ambil arah dari Jl. Gajah Mada, harus puter balik di depan LTC, kalo gak keburu ambil kiri masuk ke Jl. Labu, lurus aja dulu baru belok masuk ke Jl. Mangga Besar Raya, setelah lewat Lawson, belok kiri masuk ke Jl. Mangga Besar 1, lurus  nanti ada pertigaan ketemu Resto Old Town White Coffee, belok kiri dikit, nah tampak deh Bahari 52.

      Walaupun jualannya di emperan jalan, tempatnya bersih lho dan gak sumpek. Sebelum duduk, pengunjung harus pilih dulu seafood yg mau diolah. Ada beberapa aquarium yg dipajang berisi udang , rajungan, ikan kerapu, kerang kampak. Selain itu seafood yg ditawarkan ada  ikan gurame, ikan kakap merah, ikan bawal hitam dan bawal putih, ikan kue, ikan baronang, macam-macam kerang, kepiting, cumi. Untuk  sayuran mereka tawarkan Kangkung, Pakcoy (sejenis sawi hijau), Kailan, Tauge dan Pete.

      Untuk harga jual, menurut aku masih terjangkau sih, tp ada beberapa jenis yg agak mahal harganya seperti ikan kerapu, kepiting, rajungan (tapi harga sesuai dgn kualitasnya sih). Nih dia list harga & jenis makanan (berhubung daftar menu dikasinya foto copy & gak menarik, terpaksa deh comot daftar menu dari Google):
      -Kepiting @Rp. 34 ribu per ons
      -Rajungan @Rp.30 ribu per ons
      -Kerang @Rp. 20 rb s/d Rp. 27 rb per ons (tergantung jenis kerang)
      -Ikan @Rp.15 rb-Rp.25 rb per ons (tergantung jenis ikan)
      -Udang @+/- Rp. 25 rb- Rp. 35 rb  per porsi (tergantung jenis masakannya)
      -Cumi @Rp. 35 rb-Rp.40 rb per porsi (tergantung jenis masakannya)
      -Sayur-sayuran @Rp.15 rb – Rp.20 rb per porsi (tergantung jenis sayur)

       
       
      Berhubung baru pertama kali berkunjung ke sini, untuk ngetest masakannya enak atau tidak, aku & suami pesan seafood favorit kami yaitu Kepiting & Ikan. Jadilah aku pesan Kepiting Saus Padang (kebetulan termasuk salah satu masakan special Bahari 52), Ikan Kue bakar kecap & Kangkung tumis belacan/terasi.
      Yuuk icipin masakannya.

      Ternyata beda lho rasa Kepiting Saus Padangnya dengan seafood kaki lima lainnya. Kepitingnya, padat dagingnya & msh berasa juicy, rasa saosnya ringan, gak terlalu pedes. Ikan bakarnya enak msh fresh dan bumbu kecapnya meresap. Kangkung tumis belacan jg enak krn kangkungnya dimasaknya pas kematengannya jd msh keliatan hijau menarik. Untuk rasa, gak kalah lho sama Resto Seafood yg populer seperti Rasane, Pondok Pesanggrahan, Saung Greenville.
      Sambil makan, mataku gak sengaja tuh liat  ke meja sebelah, waduh.. ternyata meja sebelah pesen Ikan  kerapu masak steam Hongkong, wow.. tampilannya menarik, persis bgt seperti di resto-resto Chinese (dalam hati udh niat nih, next mo cobain ikan steamnya hehehe...)  Nih seperti ini contoh masakannya (ambil dr Google).

       
       
      Jadi kesimpulanku setelah icip-icip, recommended deh Bahari 52 ini utk dicoba masakan seafoodnya. 
       
       

    • Kamu Pecinta Kopi? Lengkapi Referensi Minum Kopimu dengan Menyambangi Tempat Ngopi Kece di Jakarta Ini
      By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Bagi para pecinta kopi tentunya sudah lekat dengan kebiasaan meminum kopi. Akan lebih menyenangkan jika kamu meluangkan waktu minum kopimu di tempat-tempat kece. Belum lagi jika ditambah dengan obrolan hangat bersama teman-teman, tentu akan semakin lengkap rasanya.
      Nuansa yang apik serta suasana yang kondusif dapat mendukungmu dalam menciptakan rencana perjalanan wisata. Atau juga jika kamu tidak memiliki begitu banyak waktu luang untuk berlibur sehingga sekadar duduk di kafe tentu dapat menjadi salah satu cara tersendiri untuk menyegarkan pikiran.
      Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai menyambangi berbagai tempat minum kopi kece di Jakarta. Yuk, kita simak pembahasannya berikut ini.
       
      1. Trafique Coffee


      Trafique Coffee via Manual
       
      Kafe ini adalah sebuah kafe minum kopi yang terletak di kawasan Hang Tuah. Lokasi tepat dari kafe ini adalah di Jalan Hang Tuah Raya no. 9, dekat Mal Senayan City, Kebayoran Baru.
      Kafe ini agak sulit dicari karena tidak ada papan signage di depannya. Sehingga sebaiknya kamu memperhatikan bangunan dengan batu bata berwarna putih serta pintu besar berwarna kuning.


      Bagian Depan Trafique Coffee via Anakjajan


      Interior Trafique Coffee via Gogirl


      Menu dan Kopi via Jenzcorner


      Interior via Jenzcorner


      Interior via Sugareandspice


      Kursi via Anakjajan
       
      Ketika memasuki bagian dalam interior Trafique Coffee, kamu dapat langsung jatuh cinta. Karena interiornya terkesan homey sehingga mampu membuat siapa saja merasa betah dan nyaman ketika berada di tempat ngopi ini.
      Interior di kafe ini didominasi oleh bata berwarna putih dan juga nuansa kuning. Hal ini semakin membuat kafe ini terlihat lebih lega dan juga nyaman. Tentu saja akan menambah kondusif suasana kerjamu atau nongkrong ketika berada di tempat ini, bukan?
      Trafique Coffee menggiling sendiri biji kopi mereka. Ada berbagai jenis kopi yang disajikan di kafe ini dari mulai yang dingin hingga panas. Selain itu, ada pula yang digiling secara manual dan masih banyak lainnya.
      Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi yang tentu akan memudahkanmu dalam menggunakan internet ketika sedang mengunjungi tempat ini.
      Di tempat ini juga tersedia area merokok yang dibatasi dengan sebuah pintu kaca.
      Nah, ketika open bar, kamu juga dapat mencoba untuk membuat sendiri kopimu. Sebagai contoh, kamu bisa membuat espresso di sini. Kamu bisa mencoba membuat espresso dengan menggunakan mesin kopi sendiri dan dibantu oleh pelayan yang baik dan ramah.


      Cold Drip via Instagram Traffique Coffee


      Espresso via Anakjajan


      Spresso via Anakjajan


      Carrotcake via Anakjajan
       
      Beberapa jenis minuman yang tersedia di kafe ini adalah espresso, spresso, cold drip, ice Americano, manual brew (Pitaloka), dolok sanggul, ice cappuccino dan masih banyak lainnya.
      Sementara itu, beberapa jenis makanan yang tersedia di tempat ini adalah spaghetty carbonara, carrotcake, strawberry cheesecake dan masih banyak lainnya.
      Rata-rata budget yang dapat kamu persiapkan untuk menghabiskan waktu di kafe ini adalah sekitar Rp 100.000,00 untuk dua orang menurut Zomato. Kafe ini buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 9 malam.
       
      Informasi
      Alamat       : Jalan Hang Tuah Raya no. 9, Kebayoran Baru, Jakarta
      Jam buka  : 09.00 – 21.00 WIB
      Fasilitas     : sarapan pagi, makan siang, makan malam, wifi, musholla, AC
      Website     : trafique-coffee.com
      Instagram  : https://www.instagram.com/trafiquecoffee
       
      2. One Fifteenth Coffee


      One Fifteenth Coffee via Lensza
       
      Selanjutnya, inilah dia kafe yang dapat kamu jadikan referensi dan masih di bilangan Jakarta. Kafe ini adalah One Fifteenth Coffee yang terletak di Jalan Gandaria 1 no. 63, DKI Jakarta.
      Kafe ini adalah salah satu kafe yang hampir selalu ramai karena suasananya yang nyaman. Selain itu, kafe ini juga sudah masuk dalam daftar kafe yang paling populer di bilangan Jakarta Selatan.


      Interior One Fifteenth Coffee via Travel Kapanlagi


      Bagian Depan One Fifteenth Coffee via Manual


      Kopi via One Fifteenth Coffee


      Interior via Instagram One Fifteenth


      Interior via Instagram One Fifteenth


      Menu via Instagram One Fifteenth


      Interior via Funfooddiary
       
      Interior kafe ini didominasi dengan banyak furniture kayu yang berwarna cokelat polos. Selain itu, interior kafe ini juga didominasi dengan warna biru tua yang membuat suasana menjadi terkesan lebih homey dan nyaman.
      Nuansa yang tercipta di kafe yang telah dibangun sejak Juni 2012 ini juga begitu nyaman dan tenang ditambah dengan penerangan kekuningan yang membuat para pengunjung semakin menyukai nuansa yang tercipta.
      Nama 1/15 sendiri diambil dari metode paling sederhana dalam meracik kopi yaitu perbandingan 1:15 untuk rasio air dan kopi guna menghasilkan kopi dengan cita rasa paling ideal.
      Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi yang tentu akan memudahkanmu dalam menggunakan internet ketika sedang mengunjungi tempat ini.
      Di tempat ini, kamu juga dapat menemukan Sample Bar yang menyajikan berbagai biji kopi pilihan dari berbagai negara hasil dari beberapa roaster ternama di dunia. Tetapi, ketersediaan berbagai kopi dari negara lain akan tergantung setiap harinya dan ketika tidak ada berbagai biji kopi tersebut, maka akan digantikan dengan kopi house blend bikinan kafe ini sendiri.


      Ice White Coffee via Instagram One Fifteenth Coffee


      Baked Goods via Instagram One Fifteenth
       
      Beberapa jenis minuman yang tersedia di kafe ini adalah café latte, cold drip with sparkling water, iced coffee, dan masih banyak lainnya.
      Minuman yang sebaiknya kamu coba ketika kamu menyambangi kafe ini adalah Rojali. Minuman ini merupakan minuman yang dibuat dari kopi yang “diperas” selama 12 jam, dicampur dengan sedikit soda dan perasan jeruk, kemudian disajikan secara dingin.
      Sementara itu, beberapa jenis makanan yang tersedia di tempat ini adalah churros, pancake, melted chocolate, baked goods, burger dan masih banyak lainnya.
      Rata-rata budget yang dapat kamu persiapkan untuk menghabiskan waktu di kafe ini adalah sekitar Rp 200.000,00 untuk dua orang menurut Zomato. Kafe ini buka setiap hari dari pukul 7 pagi hingga 9 malam.
       
      Informasi
      Alamat       : Jalan Gandaria 1 no. 63, Jakarta
      Jam buka  : 07.00 – 21.00 WIB
      Fasilitas     : sarapan pagi, tempat duduk tersedia, wifi, AC
      Website     : www.1-15coffee.com
      Instagram  : https://www.instagram.com/115coffee
       
      3. ABCD Coffee


      ABCD Coffee via Jenzcorner
       
      Kafe ini adalah sebuah kafe minum kopi yang terletak di kawasan Pasar Santa. Lokasi tepat dari kafe ini adalah di Pasar Santa Level 1 Blok AL.01-BKS No. 75-77, Jalan Cipaku I, Kebayoran Baru, Jakarta.
      Salah satu hal yang membuat banyak orang penasaran dengan kafe ini adalah karena owner dari kafe ini, Hendri Kurniawan, yang merupakan salah satu juri pada kejuaraan Barista dunia.


      Bagian Depan ABCD Coffee via JPNN


      ABCD Coffee via HotDetik


      Kopi via Suara


      Interior via Jenzcorner


      Interior via Wordpress A Bunch of Caffeine Dealers


      Menu Kopi via Efenerr
       
      Kafe ini menawarkan pemandangan unik yang tidak biasa. Ya, ketika kamu menyambangi tempat ini kamu dapat melihat sebuah kafe kopi modern yang terletak di tengah pasar. Pemandangan yang berbeda, bukan?
      Lokasi kedai kopi ini sendiri terletak di lantai tiga Pasar Santa sehingga dapat membuatmu mencicipi ketenangan dalam segelas kopi di tengah hiruk pikuk pasar.
      Awalnya, kedai kopi ini merupakan sebuah kedai kopi yang berdiri untuk mewadahi orang-orang yang ingin belajar mengenai kopi. Kedai kopi yang merupakan akronim dari A Bunch of Caffeine Dealers ini juga didirikan bagi para barista yang ingin mewadahi diri mereka dalam meracik kopi.
      Kemudian, tempat ini pun berkembang sehingga dapat juga dinikmati bagi para penikmat kopi. Sehingga sekarang, selain didirikan untuk belajar kopi, para penikmat kopi juga dapat menikmati kopi pilihan mereka sendiri selama berada di tempat ini.
      Berbeda dengan suasana minum kopi di berbagai kafe yang cenderung individualis, di tempat ini para penikmat kopi dapat membaur dengan barista sehingga suasana yang tercipta pun menjadi semakin cair.


      Salah satu minuman di ABCD Coffee via Instagram ABCD Coffee


      Salah satu minuman ABCD Coffee via Instagram ABCD Coffee
       
      Beberapa jenis minuman yang tersedia di kafe ini adalah kopi Bali kintamani yang di-brew dengan cara tubruk atau di filter, kopi Geisha, latte dan masih banyak lainnya. Tetapi, spesifikasi dari ABCD Coffee ini adalah hot coffee.
      Selain itu, keunikan tersendiri dari kafe ini adalah pengunjung dipersilakan untuk menghargai sendiri berapa harga untuk secangkir kopinya. Jenis ini adalah appreciation can, dan ini tentu sangat sesuai bagi para pengunjung yang selama ini seringkali menilai harga secangkir kopi terlalu mahal atau terlalu murah.
      ABCD Coffee pun serba self service, pesan langsung dan ambil langsung. Tetapi karena letaknya di pasar tradisional, sehingga harap maklum jika tidak ada AC maupun wifi.
       
      Informasi
      Alamat       : Pasar Santa Level 1 Blok AL.01-BKS No. 75-77, Jalan Cipaku I, Kebayoran Baru, Jakarta
      Website     : abunchofcaffeinedealers.com
      Instagram  : https://www.instagram.com/abcd_coffee
       
      4. Giyanti Coffee Roastery


      Giyanti Coffee Roastery via Website Giyanti Coffee Roastery
       
      Selanjutnya, inilah dia kafe yang dapat kamu sambangi jika kamu ingin mencicipi nikmatnya secangkir kopi. Kafe ini adalah Giyanti Coffee Roastery yang terletak di kawasan Menteng. Lokasi tepat dari kafe ini adalah Jalan Surabaya no. 20, Menteng, Jakarta Pusat.
      Giyanti Coffee Roastery ini termasuk tidak begitu sulit untuk ditemukan karena letaknya yang berada persis di depan Jalan Surabaya yang tersohor.


      Giyanti Coffee via Website Giyanti Coffee Roastery


      Interior Giyanti Coffee via Looks



      Meja dan Kursi via Foody



      Mesin penggiling kopi via Volioo


      Kopi via Jenzcorner


      Interior via Eatsandtreats
       
      Ukuran dari Giyanti Coffee ini sendiri cenderung tidak begitu luas. Namun, space-nya dibagi menjadi dua bagian yaitu area merokok dan tidak.
      Interior di kafe ini didominasi dengan warna cokelat. Nuansa natural juga menjadi salah satu elemen dekorasi utama dari kafe ini. Warna kehijauan yang dihasilkan dari daun-daun yang menggantung di dinding kafe menjadi salah satu cara membuat suasana kafe ini menjadi lebih natural.
      Tempat ini sangat homey dan cozy ditambah dengan furniture kayu yang menjadi elemen utama interior di kafe ini.
      Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi yang tentu akan memudahkanmu dalam menggunakan internet ketika sedang mengunjungi tempat ini.


      Kopi via Eatdrinkcookdo


      Café latte via Caramelleontop


      Makanan di Giyanti Coffee via Thefatcorner
       
      Beberapa jenis minuman yang tersedia di kafe ini adalah piccolo latte, ice cappuccino, café latte, dan masih banyak lainnya.
      Sementara itu, beberapa jenis makanan yang tersedia di tempat ini adalah coffee cake, beef pie, green velvet dan masih banyak lainnya.
      Rata-rata budget yang dapat kamu persiapkan untuk menghabiskan waktu di kafe ini adalah sekitar Rp 150.000,00 untuk dua orang menurut Zomato. Kafe ini buka setiap hari dari pukul 9.30-17.30 WIB.
      Giyanti Coffee sendiri hanya beroperasi dari hari Rabu ke Sabtu sebab sisanya mereka melakukan proses roasting coffee tanpa ingin mengganggu atau diganggu customernya. Sehingga pastikan kamu datang di waktu yang tepat, ya.
       
      Informasi
      Alamat       : Jalan Surabaya no. 20, Menteng, Jakarta Pusat
      Jam buka  : 09.30 – 17.30 WIB (Hari Rabu hingga Sabtu)
      Fasilitas     : sarapan, tempat duduk, AC, wifi
      Website     : www.giyanticoffeeroastery.com
      Instagram  : https://www.instagram.com/giyanticoffee
       
      5. Common Grounds Coffee


      Common Grounds via Eatsandtreats
       
      Kafe kelima yang dapat kamu jadikan referensi untuk bisa mendapatkan secangkir kopi yang nikmat adalah Common Grounds Coffee yang satu ini. Kafe ini terletak di bilangan Sudirman. Lokasi tepat dari kafe ini adalah di City Walk Sudirman Lantai Ground, Jl. KH Mas Mansyur Kav. 121.


      Interior via Instagram Common Grounds


      Barista via Instagram Common Grounds
       


      Interior via Instagram Coffee Grounds
       
      Ketika memasuki bagian dalam interior Coffee Grounds, kamu dapat langsung jatuh cinta. Karena interiornya terkesan homey sehingga mampu membuat siapa saja merasa betah dan nyaman ketika berada di tempat ngopi ini.
      Nah, bagi kamu yang ingin mencari sebuah kafe untuk minum kopi yang berada di dalam mall maka tempat ini tentu dapat kamu jadikan sebagai referensi.
      Common Grounds sendiri bukan hanya serius dalam meracik kopi tetapi mereka juga serius dalam menggarap menu makanan sehingga jika kamu memutuskan untuk mengunjungi kafe ini kamu dapat menikmati makanan dan juga kopinya.
      Suasana yang diciptakan oleh Common Grounds ini didominasi oleh warna putih sehingga menimbulkan efek clean.
      Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi yang tentu akan memudahkanmu dalam menggunakan internet ketika sedang mengunjungi tempat ini.
      Nah, selain itu, pencahayaan yang diciptakan oleh Common Grounds ini juga tergolong sangat bagus. Hal ini tentu akan membuatmu merasa puas setelah mengambil beberapa foto dari kafe ini.


      Menu via Instagram Common Grounds


      Espresso via Instagram Coffee Grounds


      Coffee and Cake via Instagram Common Grounds


      Makanan via Instagram Common Grounds
       
      Beberapa jenis minuman yang tersedia di kafe ini adalah espresso, cappuccino al fredo, jasmine pearls tea, dan masih banyak lainnya.
      Sementara itu, beberapa jenis makanan yang tersedia di tempat ini adalah eggs benedict, smashed avocade sampe truffled mushroom mash, phil's fried chicken nya dan beef hamburg rice, dan masih banyak lainnya.
      Rata-rata budget yang dapat kamu persiapkan untuk menghabiskan waktu di kafe ini adalah sekitar Rp 250.000,00 untuk dua orang menurut Zomato. Kafe ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 10 malam.
       
      Informasi
      Alamat       : City Walk Sudirman Lantai Ground, Jl. KH Mas Mansyur Kav. 121
      Jam buka  : 08.00 – 22.00 WIB
      Fasilitas     : sarapan pagi, makan siang, makan malam, wifi, AC
      Website     : www.commongrounds.co.id
      Instagram  : https://www.instagram.com/commongroundsjkt
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai kamu pecinta kopi? Lengkapi referensi minum kopimu dengan menyambangi tempat ngopi kece di Jakarta ini. Semoga artikel ini dapat menginspirasimu untuk dapat menemukan tempat minum kopi terbaik selama berada di Jakarta.
    • YANG TAK BIASA DARI JAKARTA
      By Tarmizi Arl
      Sebagai ibukota negara, sudah barang tentu Jakarta senantiasa menarik banyak kunjungan dengan berbagai tujuan, tak terkecuali untuk tujuan wisata. Jika membicarakan tentang wisata di daerak khusus ini, maka ada beberapa list yang cukup populer dikunjungi baik oleh warganya sendiri maupun wisatawan seperti Monumen Nasinal, Ancol, Taman Bermain Dufan, Kebun Binatang Ragunan, Kawasan Kota Tua, Kampung Budaya Situ Babakan, atau Wisata Bahari di Kepulauan Seribu.
      Namun Jakarta nyatanya tidak itu saja. Di tengah keramaiannya yang terlampau, kota ini juga masih menyimpan sisi-sisi berbeda yang masih tak biasa dikunjungi untuk tujuan wisata. Tak Jarang, warga ibukota sendiri belum pernah atau malah belum mengenal beberapa diantaranya. Padahal dengan mengunjunginya, dijamin galeri foto yang kalian punya akan lebih menarik dan bahkan bisa mengundang banyak love di akun sosial mediamu.
      Apa dan dimana sajakah tempat-tempat wisata tak biasa tersebut?
       
      Tak Biasa ! Museum Taman Prasasti, Bukan Museum Seperti Umumnya

      Salah satu sudut taman
      Kalau mendengar kata Museum, maka sudah dapat dipastikan pikiran kita akan mengarah ke suatu bangunan dimana didalamnya dipamerkan benda-benda peninggalan sejarah, seni, atau sebagainya didalam sebuah etalase. Tapi kali ini yang akan kita bahas ialah Museum yang tak biasa, karena Museum Taman Prasasti lebih serupa dengan Pemakaman.
      Ya, Museum Taman Prasasti sejatinya merupakan pemakaman peninggalan masa kolonial Belanda yang sekarang sudah menjadi cagar budaya. Lokasinya berada di Jalan Tanah Abang I No.1, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Monas. Sangat strategis bukan?
      Di area seluas 1,2 Hekter tersebut, pengunjung bisa masuk dengan membayar retribusi hanya sebesar Rp 5 ribu saja. Keunikan dari Taman Pemakaman ini ialah bentuk-bentuk nisan kuno peninggalan abad ke 18 hingga 19 yang nampak sangat artistik. Di sana juga terdapat patung-patung seperti pada umumnya pemakaman bangsa eropa kuno. Dapat dikatakan, di Museum Taman Prasasti ini, kita seolah masuk galeri seni yang menyuguhkan mahakarya seni patung, ukiran, pahatan, kaligrafi, bahkan kereta jenazah yang masih dipamerkan disana.  
      Beberapa tokoh terkenal yang bisa kalian lihat nisannya di Museum Taman Prasasti tersebut diantaranya ialah Dr. H.F. Roll sang Pendiri Stovia, Olivia Marianne Istri dari Thomas Raffles, dan tokoh aktivis 60an Soe Hok Gie.
      Sebagai lokasi pemakaman, namun Museum Taman Prasasti ini sangat menarik bukan untuk disambangi? Galeri foto kalian juga akan semakin kaya dengan gambar seni khas kolonial seperti layaknya melintasi waktu dan zaman. Tak heran jika loksi ini kerap kali menjadi setting video clip dan pemotretan.
       
      Berbalut Sejarah Abad 17, Galangan Kapal VOC Menjadi Bagian Wisata Baharinya Jakarta

      Bangunan galangan kapal
      Kawasan Jakarta Utara tidak sekedar memiliki Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan bersejarah bagi bangsa ini. Di daerah Penjaringan tepatnya Jalan Kakap no.1-3, terdapat sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu sejarah kejayaan Nusantara dalam hal perniagaan melalui jalur laut.
      Galangan Kapal sendiri maksudnya ialah tempat bongkar muat, menyimpan, bahkan memperbaiki kapal-kapal terutama kapal besar yang berbulan-bulan berlayar. Selain itu, di lokasi ini juga dijadikan kantor pusat kegiatan perusahaan dagang Hindia Belanda.
      Dibangun sejak tahun 1628 di atas tanah urukan di tepi sungai, menjadikan bangunan galangan kapal ini memiliki gaya arsitektural khas gudang-gudang kolonial Belanda abad ke 17. Meskipun dalam sejarahnya ditahun 1721, sebagian bangunan di sana mengalami kebakaran sehingga dilakukan pemugaran. Meskipun begitu, bentuk dan ornamen aslinya sebagian besar masih tetap dipertahankan.
      Saat ini, bangunan Galangan Kapal VOC tidak sekedar sebagai bangunan tua, karena dibawah pengelolaan swasta atau pribadi, bangunan dimanfaatkan sebagai restoran, cafe, dan galeri. Hal ini tentu sangat baik untuk menjadi kelestariannya.
      Selain itu, baru baru ini daerah sekitarnya yang dikenal dengan nama Pasar Ikan sedang ditata ulang sebagai upaya penggalakan oleh pemerintah Provinsi Jakarta sebagai daerah wisata bahari. Salah satunya termasuklah Galangan Kapal VOC ini yang menjadi salah satu objek wisata utamanya bersama dengan museum bahari yang berada di dekatnya.
      Museum bahari tersebut juga menjadi salah satu saksi bisu kejayaan Pelabuhan Sunda kelapa. Berbeda dengan Galangan Kapal, Museum Bahari dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta. Disana, pengunjung dapat melihat koleksi yang berkaitan dengan kemaritiman seperti perahu tradisional, miniatur kapal VOC, model mercusuar, jangkar, hingga koleksi biota laut.
       
      Berdiri Kokoh Memantau Jakarta, Menara Syahbandar Menjadi Matanya

      Bangunan Menara
      Berada tidak jauh dari Galangan Kapal VOC tepatnya di Jalan Pasar Ikan No. 1, terdapat sebuah menara yang awalnya difungsikan sebagai menara pemantau keluar masuknya kapal-kapal ke Batavia. Selain itu, disana juga menjadi kantor pajak untuk barang-barang yang dibongkar di Pelabuhan Sunda Kelapa. Fungsinya sebagai menara pandang berakhir tahun 1886 ketika Tanjung Priok dibuka.
      Dibangun tahun 1839, tinggi Menara Syahbandar ialah 12 meter dengan ukuran 4 x 8 meter. Uniknya, seiring waktu menara ini mulai condong atau miring laiknya menara miring Pisa di Italia. Hal ini diperkirakan karena lokasinya yang berada di tepi jalan raya padat sehingga beban getar yang dihasilkan mobil-mobil besar membuat sisi jalan menjadi turun. Selain itu, ketika kita berada di dalam menara maka akan merasakan goyangan ketika ada mobil besar yang melewati jalan, tak heran jika menara ini juga sering disebut ‘Menara Goyang’.
      Di bagian dalam menara, kalian akan melihat lempengan batu dengan tulisan Tiongkok yang jika diartika ialah Batas Titik. Ya, awalnya di menara inilah titik nol Batavia berada sebelum dipindahkan ke Monas.
      Di sekeliling menara dibangun tembok pertahanan kota saat itu. Di tembok itu juga tersandar dua meriam kuno. Di sisi lain terdapat bungker atau ruang bawah tanah dimana terdapat pintu besi yang konon kabarnya menjadi jalan masuk ke lorong bawah tanah yang menuju Masjid Istiqlal. Tapi sayangnya kabar tersebut masih simpang siur kebenarannya dan memang sekarang pintu besi tersebut sudah dikunci.
       
      Kampung Arab Namun Warganya Keturunan Tionghoa? Jakarta Memang Tak Biasa !

      Masjid Langgar Tinggi
      Bagi kalian pecinta wisata budaya tentu sudah tak asing dengan perkampungan dari etnis tertentu. Di berbagai kota besar biasanya memiliki beberapa kampung etnis seperti kampung etnis Tiongkok atau biasa dikenal Pecinan, kampung etnis India atau biasa disebut Little India, serta Kampung Arab. Tak terkecuali dengan di ibukota Jakarta dimana terdapat juga Kampung Arab yang berlokasi di Pekojan, kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
      Nama Pekojan kabarnya berasal dari kata Khoja, yaitu sebutan untuk penduduk Muslim berketurunan India. Pada masa kolonialisme Belanda lah, daerah ini lebih dikenal sebagai Kampung Arab dimana imigran dari Yaman Selatan diharuskan tinggal di sana terlebih dahulu sebelum pindah ke kota-kota lain.
      Yang menjadikan Pekojan saat ini sangat unik dan tak biasa ialah meskipun tetap dikenal sebagai Kampung Arab, justru saat ini warga di sana mayoritas keturunan Tionghoa yang berbaur dengan hanya sekitar 10% etnis Arabnya itu sendiri.
      Meskipun begitu, beberapa bangunan peninggalan Muslim India atau Arab masih bisa dijumpai sebagai bangunan bersejarah. Diantaranya ialah Masjid Al-Anshor yang dibangun tahun 1648 oleh Muslim India, Masjid Kampung Baru yang dibangun di abad ke 18, Masjid Langgar Tinggi yang dibangun abad-18 oleh Muslim Arab, Masjid An-Nawier yang sekarang menjadi Masjid terbesar di Pekojan, Masjid Zawiyah, serta Jembatan Kambing.
      Dalam sejarahnya juga di tahun 1901, di Pekojan ini  berdiri organisasi Pendidikan islam bernama Jamiatur Kheir. Dari sanalah hadir tokoh besar KH Ahmad Dahlan dan HOS Tjokroaminoto. Namun sayangnya, bangunan sekolah yang berada di jalan Pekojan Raya saat ini sudah tak ditemukan lagi.
       
      Museum di Tengah Kebun. Sudah Pernahkah Kamu Kesana?

      Salah satu sisi Museum
      Begitulah nama Museum yang berada di Jalan Kemang Timur 66 Jakarta Selatan ini, Museum di Tengah Kebun. Seperti namanya, bangunan museum memang berada di tengah kebun atau taman nan asri khas tropis. Lantas museum apakah ini? Apa yang menjadi koleksinya?
      Museum di Tengah Kebun ini merupakan museum yang mengkoleksi barang seni antik dari dalam dan luar negeri. Bukan dikelola pemerintah, namun milik swasta alias pribadi seorang tokoh periklanan modern Indonesia, Bapak Sjahril Dajlil. Beliau memang pecinta barang antik yang membuatnya berburu koleksi hingga ke berbagai negara.
      Dengan koleksi yang terbilang sangat lengkap, yaitu 4.000 koleksi dari 63 negara dan 26 Provinsi di Indonesia, Museum yang berada di lahan seluas 3.500 m2 ini sempat terpilih sebagai Museum Swasta Terbaik dalam Museum Awards 2013.
      Gerbang museum ini sudah sangat nyentrik terlihat. Gerbang kayu dengan sentuhan topeng yang dipajang menjadikan kesan seni sudah terasa dari sini. Setelah memasuki gerbang, pengunjung akan langsung disambut dengan lorong sepanjang 60 meter dimana sisi kanan dan kirinya ditanami tanaman hijau tropis yang membuatnya sangat adem. Lorong ini sering disebut sebagai lorong waktu karena memang nantinya kita akan diajak masuk ke suasana berbeda.
      Setelahnya, pengunjung lagi-lagi disuguhkan pemandangan taman luas yang bertema tropis. Di tengahnya terdapatlah bangunan utama dengan arsitektural tradisional jawa. Persis namanya, museum yang berada di tengah kebun.
      Dari depan bangunan museum, sudah dapat terlihat koleksi berupa patung Singa dari Dinasti Qing, pot bunga dari Jepang, Patung Pahat Asmat, dan lainnya. Koleksi lain benda-benda antiknya sendiri dibagi dalam 17 ruangan utama dengan tema-tema tertentu seperti ruang Buddha yang berisi berbagai patung Buddha dari berbagai negara, Ruang Lukisan Raja Wilhelm dari Jerman, Ruang Mari Jepang, Ruang Dinasti Ming, Ruang Singa Garuda, Ruang Dewi Sri, dan lain sebagainya. Selain itu beberapa benda juga tersebar acak di berbagai sudut termasuk di tamannya.
      Untuk menugunjungi Museum ini kalian tidak bisa asal waktu saja. Kalian harus melakukan reservasi terlebih dahulu ke nomor teleponnya 021-7196907 dimana minimal rombongan ialah 7 orang dan maksimal 15 orang. Kalian akan dikenakan uang jaminan Rp 200 ribu namun akan dikembalikan ketika kalian berkunjung. Hari dan jam kunjungannya sendiri hanya tersedia di Hari Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu di jam 09:00-12:00 serta 12:30-15:30 WIB.