moonlight

sharing 'Kura2' Super Besar di Pantai Kartini, Jepara

12 posts in this topic

Halo para Srikandi Indonesia!! Selamat Hari Kartini ya... Kartini, wanita asal kelahiran Jepara ini memang menjadi sosok yang dibangga-banggakan Indonesia. Ia terkenal dengan kegigihannya memperjuangkan hak wanita di zaman dulu kala. oleh karenanya itu, tanggal kelahiran dari sang putri ini pun diperingati sebagai Hari Kartini untuk mengenang segala jasa-jasanya. Ada beberapa tempat di kota kelahiran Kartini, di Jepara, yang menggunakan nama kartini dengan tujuan yang sama, yaitu menghormati mendiang wanita hebat ini. Salah satunya adalah Pantai Kartini. Kali ini, mari kita coba kenalan. siapa tahu ada yang belum pernah ke sini.
 
Pantai Kartini, nama pantai yang terletak di sekitar 2 km dari pusat kota Jepara. Anda bisa melajukan kendaraan ke arah barat dari pendopo Kabupaten Jepara. Tapi jika anda menggunakan kendaraan umum, tak perlu khawatir, karena rute angkot menuju pantai ini cukup mudah. 
 
Anda hanya tinggal menuju ke Terminal Jepara dari lokasi anda berada. Nantinya, dari sana ada angkot atau bus yang akan membawa anda ke pantai Jepara ini. Tanyakan saja pada orang sekitar, mereka sudah mengetahuinya. Untuk ongkos sekitar 4 hingg 5 ribu rupiah dari Terminal jepara ini menuju Pantai Kartini.
 
Pantai Kartini tak kalah indah dari pantai lain yang ada di Indonesia. Pantai ini juga memiliki pasir yang putih bersih. Panoramananya tentu memanjakan siapa saja yang datang ke sana. Lagipula, ombak di sekitar pantai Kartini ini kecil jadi membuat pantai ini memang nyaman untuk sekedar dinikmati.
 
Pantai Kartini sering kali menjadi tujuan wisata keluarga, baik yang ada di sekitar Jepara maupun luar Jepara. Cukup nyaman dan tentunya murah meriah. Tak hanya itu, fasilitas dan apa yang ada di dalamnya cukup lengkap sehingga seru untuk dikunjungi. Ada apa saja?
 
Di Pantai Kartini, anda bisa bermain dan bersantai di sejumlah spot yang menarik. Ada dermaga, di mana anda bisa bersantai. Ada juga play ground yang menyediakan aneka fasilitas permainan yang menyenangkan. Cocok untuk anak-anak. Mulai dari sekedar mandi bola, bermain perahu arus, komedi putar dan lain sebagainya. pokoknya cukup pas dan seru untuk anak-anak terutama. Atau berjalan saja menyusuri Pantai Kartini ini, tentu hawanya sudah sepoi-sepoi dan pas untuk melepas penat.
 
Selain jalan kaki, disediakan juga kereta wisata yang akan membawa anda berkeliling lokasi Pantai Kartini. Jika anda lelah, ada gazebo yang disediakan dan banyak tempat duduk sehingga anda bisa beristirahat dengan teduh. Udaranya juga tentu menyegarkan. Hawa sejuk pepohonan bercampur angin laut, tentunya cukup menenangkan.
 
kartini_beach.jpg
 
Salah satu yang terkenal di Pantai Kartini adalah Kura-kura Ocean Park atau yang biasa disingkat dengan KOP. Kura-kuranya besaaaar sekali dan memang tak berlebihan jika disebut sebagai kura-kura raksasa. Kura-kura ini merupakan salah satu yang bisa anda kunjungi jika sedang berada di Pantai Kartini ini. Kura-kura yang merupakan aquarium raksasa ini adalah kura-kura yang paling besar dan cuma ada di Jepara. bentuknya memang identik dan sangat menarik. Sebuah karya yang luar biasa kerennya.
 
Kura-kura Ocean Park bisa dikatakan seperti Sea World yang ada di Ancol kurang lebihnya. Masih tergolong baru, karena baru dibuka sejak Februari 2011. Kura-kura Ocean Park diharapkan bisa mendongkrak pariwisata Jepara dan juga Jawa Tengah. KOP ini terdiri atas 2 lantai. lantai bawah digunakan sebagai aquarium raksasa tersebut, sedangkan lantai atasnya adalah ruang teater 3D. Jadi, anda bisa menikmati aneka makhluk bawah laut lalu pergi ke atas untuk masuk ke dalam teater.
 
Koleksi ikan di Kura-kura Ocean Park ini juga cukup variatif. Kolam yang ada di sini tersedia mulai dari kolam utama, kolam besar, hingga kolam sentuh. Aquarium dinding dan juga aquarium yang kecil memuat aneka macam ikan yang berukuran sedang dan juga kecil.
 
Di sini, anda bisa menikmati mulai dari ikan yang hidup di air tawar hingga ikan-ikan unik yang menarik lainnya dan tentunya ada penyu sisik yang menjadi primadona Ocean Park ini. Ada ikan-ikan kecil dan sedang yang bisa disentuh. Dan ikan-ikan seperti ikan kerapu, kakap, triger, pari, giant trafelly, bahkan hiu. Banyak sekali jenisnya dan juga beragam.
 
Oya, sebelumnya, kenapa pemerintah membanguun Kura-Kura Ocean Park. Jepara memiliki cukup banyak objek wisata dan lebih banyak didominasi oleh wisata alam. Anda tahu karimunjawa tentunya dan juga Pulau Menjangan Besar. Di kedua pulau ini penyu sisik banyak hidup dan menjadi salah satu satwa yang dibanggakan. Bahkan, di Pulau Menjangan Besar ini juga, ada penangkaran penyu sisik tersebut. Ada event yang menarik bagi para wisatawan seputar penyu sisik ini di Pulau Menjangan Besar. Oleh karenanya, pihak pemerintah Jepara membuat sebuah bangunan wisata dengan bentuk binatang tersebut sebagai wujud pelestarian penyu di Jepara.
 
Ada kolam sentuh di mana anda bisa menyentuh sejumlah satwa yang sudah jinak, salah satunya adalah kura-kura tersebut. Selain itu, anda juga bisa menikmati terapi dengan ikan-ikan yang biasa dikenal sebagai fish spa dari Turki. Ke lantai 2, ada atraksi teater 3D.
 
Harga tiket
Untuk harga tiketnya, Pantai Kartini bisa dikunjungi dengan harga sekitar Rp 2000 hingga Rp 3000. Sedangkan jika ingin masuk ke dalam Kura-kura Ocean Park, harganya berbeda lagi. Untuk hari biasa, harganya mulai dari Rp 7500 untuk anak-anak dan Rp 12500 untuk dewasa. Sedangkan untuk hari libur dan akhir pekan harganya menjadi Rp 12.500 untuk anak-anak dan Rp 17500 hingga Rp 22500 kisarannya untuk dewasa. Bagi yang ingin merasakan fish spa, Rp 10000 untuk anak-anak, Rp 15000 untuk dewasa, dan juga hari libur menjadi Rp 15000 untuk anak dan Rp 20000 untuk dewasa.
 
Nah, jika ingin mencari suasana berbeda dengan masuk ke dalam teater 3D, harganya akan berbeda lagi. Masuk ke dalam teater, anda akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 10.000. Teater ini menyediakan kacamata 3D yang akan menambah segala nuansa menonton anda yang lebih seru. 
 
Fasilitas
 
Fasilitas yang ada di Pantai kartini juga cukup lengkap. Banyak fasilitas lain yang bisa anda temukan. Mau makan? ada juga tempat kuliner, tapi piknik di sini juga menarik lho. Banyak keluarga yang membawa makanan sendiri dan menggelar piknik bersama di sekitar sini. Wah jadi pengen nih.
 
Nah, jika anda ingin membeli souvenir sebagai oleh-oleh pun di sini disediakan. Ada sebuah toko yang khusus menyediakan aneka souvenir yang bisa anda pilih. Tentunya harganya cukup standard dan ada bukti juga ya kalau pernah mampir ke Pantai Kartini ini.
 
Bagi, teman-teman yang mau menyebrang ke pulau Karimunjawa, dari Pantai Kartini ini ada perahu motor yang bisa disewa. Ongkosnya hanya dengan kisaran Rp 50.000 hingga Rp 70.000. satu perahu motor tersebut, bisa membawa sekitar 15 orangan lho. cukup banyak dan tentunya murah. Jika ingin jalan-jalan melihat karimunjawa atau pulau panjang juga bisa. Jadi, tentunya Pantai Kartini ini termasuk objek wisata yang cukup lengkap.
 
Tips
Sedikit tips, mungkin akan lebih seru jika teman-teman datang ke sini dengan membawa bekal. karena lokasinya cukup pas untuk piknik.
 
Jangan lupa juga untuk membawa kamera karena banyak lokasi yang seru untuk foto-foto.
 
Jangan lewatkan kesempatan untuk melihat karimun jawa dengan menggunakan perahu motor yang ada. Seperti yang disebutkan sebelumnya, harga menyewa perahu motor tersebut termasuk yang murah. Mungkin jika anda datang dan jumlahnya tidak mencapai 15 orng, anda bisa mengajak bersama rombongan lain untuk menghemat dan berbagi
 
Bagimana, anda tertarik mengunjungi Pantai Kartini ini? Tentu membawa keluaraga akan lebih seru dan menarik. 
Jalan2 likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah lengkap sekali ya...harga tiket masuknya pun terjangkau. ada theaternya pula, biasanya yang di putar film apa mba dan apa setiap hari theaternya di buka apa hanya weekend saja?

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalau untuk naik kereta wisatanya bayar lagi atau sudah termasuk sama tiket masuk mba?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mw tanya buka mulai jam berapa?trus hrg utk turis mancanegara beda ato sama dengan turis domestik?angkutannya apa yg menuju ke pantai kartini?

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah lengkap sekali ya...harga tiket masuknya pun terjangkau. ada theaternya pula, biasanya yang di putar film apa mba dan apa setiap hari theaternya di buka apa hanya weekend saja?

setiap hari kok mbak :)

 

kalau untuk naik kereta wisatanya bayar lagi atau sudah termasuk sama tiket masuk mba?

bayar lagi tapi paling sekarang kisaran 5rb :)

 

Mw tanya buka mulai jam berapa?trus hrg utk turis mancanegara beda ato sama dengan turis domestik?angkutannya apa yg menuju ke pantai kartini?

hmm operasional seperti biasa sekitar 9-an lah ya.. harga turis ga merhatiin sih saya :( angkutannya itu di atas udah ada gan :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

sibb2.. aku tunggu fotonya yaaa @moonlight :D

 

aku dulu cuma pernah ke pantai bandengan pas di jepara, kak liat ada kura2 raksasa disini hehehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

sibb2.. aku tunggu fotonya yaaa @moonlight :D

 

aku dulu cuma pernah ke pantai bandengan pas di jepara, kak liat ada kura2 raksasa disini hehehehe

pantai bandengan sama pantai kartini deket ga ya mbak?

Share this post


Link to post
Share on other sites

pantai bandengan sama pantai kartini deket ga ya mbak?

aku pernah ke pantai bandengan, tapi pantai kartini belummm...

Share this post


Link to post
Share on other sites

aku pernah ke pantai bandengan, tapi pantai kartini belummm...

oohhh iya aku belom .. mungkin ga terlalu jauh kali ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Luxia
      Halo... Apa kabar semuaaa…???    Kemana saja melancongnya long weekend kemarin? Oh ya.. Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1437H bagi yang merayakannya ya…    9-11September kemarin ini kebetulan aku punya rombongan yang nganggur dan bela-belain banget untuk mengisi waktu sibuknya dengan sedikit rekreasi meskipun dibutuhkan perjuangan dan cuti dari kantor. Moto kami “Yang Penting Happy” maka kami pilih lah traveling ke daerah Jawa Tengah, ke salah satu lokasi yang sangat sangat terkenal dan diimpikan oleh banyak local traveler maupun mancanegara. Bukan hanya tempatnya yang Indah, pemandangan lautnya yang biru tetapi juga tempat untuk beraktifitas water sport yang cukup mendukung serta penduduknya yang ramah-tamah. Yuk.. mari kita simak liputan kali ni.   Karimunjawa, ya benar, kalau orang bicara mengenai Jepara pasti langsung nyebut Furniture, memang Jepara sangat terkenal dengan hasil hutannya yaitu Pohon Jati yang banyak digunakan untuk furniture dirumah-rumah maupun di restoran-restoran, dll. Tapi itu bagi masyarakat umum, kalau bagi traveler... pasti yang teringat dan terkenang (bagi yang sudah pernah) langsung nyebut “Pulau Karimunjawa”, bagi yang belum pernah pasti ngiler-ngiler sambil menunjukkan wajah “mupeng” (alias muka pengen) pake bingitz.. hahaha.. Sama donk kek kita-kita sebelum kesana.   Karimunjawa terdiri dari 27 pulau dengan pembagian 16 pulau di Sebelah Barat dan 9 pulau di Sebelah Timur + 1 Pulau Menjangan Besar (tempat penangkaran hiu) + 1 Pulau Kemujan (tempat dimana Dewadaru Airport, airportnya Karimun Jawa, berada). Pesawat yang mendarat di Dewadaru ada Airfast, Susi Air dan Perintis Air yang berkapasitas antara 10-15 penumpang/flight dan startnya dari Semarang atau Surabaya. Sumber : Google   Sedangkan kapal ferry yang berangkat dari Pelabuhan Kartini ke Pelabuhan Karimunjawa ada 2 yaitu, Kapal Ferry Siginjai dengan waktu tempuh 5-6 jam Sumber : Google   dan Express Bahari dengan waktu tempuh 1-1,5 jam. Sumber : Google   Selain Jepara, rute terbaru bisa via Kendal ya... tapi menurut Guide kita belum recomended lah karena jalan dari semarang menuju ke Kendalnya masih belum begitu bagus. Bagi yang mau backpackeran ke sana mohon diperhatikan baik-baik ya jadwal penerbangan maupun kapal ferry nya karena memang tiap hari tidak sama dan tidak setiap hari terbang. Juga jangan lupa untuk memantau terus info dari BMKG ya, karena gelombang lautpun bisa berubah-ubah haluannya… (Ombaknya galau mungkin.. hahaha…)   Berikut share jadwal kapal penyeberangannya: Sumber : Google   Kali ini kami memilih pergi lebih awal dan balik ke Jakarta juga lebih awal dikarenakan tidak ingin berdesak-desakan dengan warga Jawa Tengah yaitu Semarang dan sekitarnya yang hendak pulang kampung berlebaran dan juga warga yang juga ingin menikmati wisata laut disekitarnya. Jadilah kami berangkat pada hari Kamis malam dan kembali ke Jakarta hari Senin pagi buta. Kebetulan salah satu diantara kami ada yang muslim sehingga masih bisa mengikuti ritual Idul Adha pada pagi harinya.   Team kali ini sedikit berbeda karena banyak teman-teman baru yang bergabung dan semua belum pernah pergi ke Karimun Jawa, jadi berbekal informasi dari Pakde @FB Eko Agus kamipun mengambil paket dari Karimunjawaonline travel. Pilihan paket untuk 3D2N sebagai berikut: 1.     Hotel/Homestay Non AC + Kapal Siginjay = Rp 700.000,-/orang 2.     Hotel/Homestay Non AC + Express Bahari = Rp 850.000,-/orang 3.     Hotel/Homestay AC + Express Bahari = Rp 1.300.000,-/orang (kap. 10-14 orang) Harga sudah termasuk : 1.     Tiket (Executive) Kapal Jepara-Karimun Jawa Island (PP) 2.     Penginapan sesuai pilihan 3.     Antar jemput local 4.     Kapal tour selama tour (2 hari) – Private Boat 5.     Alat snorkeling lengkap + life jacket 6.     Kamera underwater 7.     Guide dari HPI 8.     6 x makan menu prasmanan 9.     Retribusi deramga, Bea sandar kapal 10.  BBQ di Pulau 11.  Air mineral saat tour 12.  PPPK Harga belum termasuk : Tiket masuk ke penangkaran Hiu = Rp 40.000,-/orang (optional).   Meeting Point kami adalah Stasiun Pasar Senen, dengan menumpang Kereta Api Menoreh kelas Ekonomi pukul 19.45 kamipun berangkat menuju ke Stasiun Tawang, Semarang. Kali ini aku bersama @Dewi Fu, @FB Eka Johana, @FB Shanty San dan 9 orang teman lainnya memberanikan diri meskipun kita semua wanita (wanita-wanita perkakassss… eh.. perkasa…). Tiada aktifitas lain selain tidur lah yach karena memang kami-kami ini adalah masih karyawan sehingga setibanya didalam gerbong lelah, letih dan kantuk pun melanda.   Kereta kami tiba di Stasiun Tawang, Kota Semarang, pada pukul 02.15 dini hari. Kami memang sudah mempersiapkan armada berupa elf berkapasitas 15 s/d 17 orang yang akan mengantarkan kami ke Pelabuhan Kartini, Jepara untuk menyeberang ke Pulau Karimunjawa. Harga sewa untuk drop off dari Stasiun Tawang, Semarang ke Pelabuhan Kartini, Jepara adalah Rp 1.700.000,0 /unit (termasuk BBM + supir). Tepat pukul 02.30 elf berangkat. Perjalanan daratpun kami tempuh selama kurang lebih 2 jam karena memang jalanan sepi sekali saat itu sehingga elf-nya-pun meluncur dengan lancar dan cepat. Setibanya di Pelabuhan Kartini, waktu sudah menunjukan pukul  04.20 WIB (tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dengan Semarang maupun Jepara).   Karena memang perjanjiannya elf hanya kami sewa untuk drop off Stasiun Tawang, Semarang ke Pelabuhan Kartini, Jepara (PP) saja, maka kamipun setelah tiba di Pelabuhan sudah harus menurunkan semua tas ransel dan koper-koper kami. Udara tidak begitu dingin saat itu. Setelah ditinggal pergi oleh elf, kamipun langsung berjalan menuju sebuah warung yang cukup besar didepan kami (letaknya persis berseberangan dengan pintu masuk area dermaga Pelabuhan Kartini), sudah ada beberapa pengunjung sih pada saat itu, tetapi bangku-bangku dan meja-meja panjang masih pada kosong (ada sekitar 11 meja + 22 kursi panjang serta 5 meja bundar dgn 4 kursi di masing2 meja), sehingga kami dengan leluasa dapat memilih lokasi strategis untuk melanjutkan tidur kami yang terpotong tadi.. hehehe..   Ada yang memilih lanjut tidur tetapi kebanyakan dari kami lebih memilih ritual rutin, yaitu cuci muka, dan memesan sarapan di warung tersebut. Tersedia menu Nasi Rames dengan berbagai pilihan dari sayur tumis hingga gorengan, ayam goreng, tempe, telor balado, dll. Harganya pun standard saja. Selesai makan, waktu sudah menunjukan pukul 06.30 WIB yang artinya kami sudah harus bersiap-siap “menyambut”  kapal Ferry yang sudah sejak jam 06.00 pagi ber”teriak-teriak” memanggil-manggil dengan klakson nya yang nyaring… Semua terbangun dan menanti dengan penuh semangat, meskipun kapal kami jadwal berangkatnya jam 09.00 pagi. Tapi kami sudah tidak sabar ingin melihat pulau yang hendak kami tuju itu. Apalagi ada beberapa anggota kami yang memang seharusnya tahun lalu berangkat tetapi terpaksa batal karena gelombang laut yang tidak mengijinkan dan akhirnya uangnya dikembalikan lagi oleh travel agentnya. Nassiiibbb… emang nasibnya kudu jalan sama aku keknya…hahaha…   Tepat pukul 08.00 WIB kami pun dijemput oleh Mas Junet (perwakilan dari Karimun Jawa Online travel) untuk bersama-sama berangkat ke Pulau dengan menumpang kapal Express Bahari. Memasuki area keberangkatan kami harus melakukan “boarding” terlebih dahulu dengan menunjukkan Kartu Identitas diri, dapat berupa KTP/SIM (WNI) atau Passport (WNA), setelah proses boarding selesai kami berjalan menuju kapal, sebelum menginjakkan kaki di dermaga kami masih harus dicek lagi tiketnya serta membayar retribusi sebesar Rp 5.000,-/orang (tambahan di luar paket, karena biaya ini baru ada belum lama ini. TO nya pun malah tidak tahu bahwa ada tambahan ini…) dan pengecekan terakhir dilakukan dipintu masuk kapal tetapi tanpa identitas diri. XiaoYing_Video_1473937087073.mp4   Perjalanan laut pun kami tempuh dalam waktu kurang lebih 1-1,5 jam ke Pulau Karimunjawa, semua baik-baik saja sampai dengan pertengahan jalan, ombaknya mulai besar dan “tarian kapal” pun mulai terasa mengguncang-guncang perut sebagian penumpang, dari kiri-kanan depan hingga belakang bangkuku ada beberapa penumpang yang asyik “jekpot” membuat aku jadi parno dan hampirrrr saja ikutan mual…   hayaahhh… Beruntung gak jadi mual…. Hehehe   Sekitar pukul 11.25 WIB kapal pun bersandar ditepian dermaga Pulau Karimunjawa… Memang gak salah kata orang-orang, air lautnya yang ditepian dermaga saja beniiingggg sekali, rumput laut, ikan-ikan kecil beserta penghuni laut dangkal lainnyapun terlihat me-“nari-nari” di bawah sana menyambut kedatangan kami… (asyiikkk…. bahasanya pujangga nih, hahaha). Setelah rombongan berkumpul kamipun dijemput oleh 2 mobil avanza untuk menuju ke penginapan untuk makan siang serta beristirahat sejenak sambil menunggu waktunya berlayar ke tujuan pertama. Jarak antara Pelabuhan Karimunjawa dengan homestay kami tidak lah jauh, kalau ditempuh dengan berjalan kaki hanya menghabiskan waktu 5-10 menit saja ternyata. Pemandangan di kanan dan kiri kami penuh dengan rumah-rumah penduduk sekitar yang sebagian diperuntukan bagi pengunjung, bersih, rapi tata bangunannya, warna-warni bangunannya. Di Pulau ini sudah ada sekolah SMK, Kantor Polisi, Pom bensin kecil (hny 1 mesin yg diletakkan didepan rumah salah satu warga) untuk warga mengisi bahan bakar kendaraannya. Rata-rata penduduk Pulau menggunakan motor sebagai armada pendukung aktifitas mereka sehari-hari. Mata pencaharian penduduk Pulau adalah nelayan tetapi apabila sedang musim liburan baik local maupun internasional maka fungsi nelayanpun sebagian berubah menjadi Guide atau sebatas ABK (anak buah kapal) saja karena memang kapal-kapalnya dijadikan kapal tour ke pulau-pulau tujuan wisata. Selama kami 3 hari 2 malam di Pulau Karimunjawa tidak terlihat ada yg memelihara anjing atau ada anjing yang berkeliaran, yang banyak adalah kucing. Untuk lauk kami disuguhkan Ikan setiap hari, ketika ditanya ke warga sekitar, “disini gak ada yang pelihara ayam ya?” jawabannya ‘ada, tapi dikandangi” (padahal kami tidak melihat ada kandang ayam disana, pagi-pagi pun tidak mendengar suara ayam berkokok tuh). Kepo aja nih…. Hihihi…   O yah, nama hotel kami adalah “Hotel Nemo” (hahay… persis seperti ikan favorit aku) Berikut penampakan hotel kami beserta salah satu menu makan siang kami di hotel.   Selesai menikmati hidangan seadanya kami pun masuk ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian renang dan bersiap-siap untuk berbasah-basah ria. Oh yah, di Karimun Jawa ini sangat jarang bahkan hampir tidak ada penginapan yang isinya 1 rumah or 1 ruang tidurnya ramai-ramai padahal namanya “Homestay” lho. Rata-rata 1 rumah terdiri dari beberapa kamar yang diperuntukkan 2 orang saja dalam 1 kamarnya atau ada juga yang agak besar sedikit bisa diisi ber-4 (sebagian anak kecil).   Tepat pukul 13.30 WIB kami pun dijemput oleh Bapak Rofiun (owner dari Karimun Jawa Online Travel) didampingi oleh salah satu Guide kami, Mas Yonies. Dengan berjalan kaki melewati alun-alun sampailah kami di Pelabuhan Karimunjawa, sisi sebelah kanan dari dermaga tempat dimana kami mendarat beberapa jam yang lalu. (pesawaaattt kali… mendarattt.. hahaha).   Tak lupa kami berfoto-foto ria terlebih dahulu sebelum berangkat, tepat posenya dibawah sebuah Merk yg dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai “payung monument”… hahaha.. lumayanlah berteduh sejenak dibawah panasnya terik matahari. Kalau bukan ingat rasa penasaran lebih besar daripada rasa kantuk dan kepanasan…mungkin kami sudah mundur teratur deh, gak jadi ke laut… hehehe… Untungnya tidak yah…Semangat Kawan!! Bertambah lagi semangat kami ketika kami melihat bahwa kami didampingi oleh 3 orang local lagi (1 Guide,Mas Yono namanya, 1 pengarah gaya saat berfoto dan 1 lagi ABK). Ok lah,,, berarti aman lah yach selama di laut. Yuk mari.. kita laksanakan niat kita..!! Day 1 : Pulau Menjangan Kecil & Tanjung Gelam Spot 1.1 : Pulau Menjangan Kecil Merupakan salah satu pulau yang terletak di sebelah Barat Pulau Karimunjawa. Nama lainnya adalah Maer, merupakan salah satu pot  terumbu karang dengan berbagai jenisnya, spot snorkeling yang bagus, ikannyapun banyak dan ramah (kapal baru berenti, mesin belum dimatiin ikan-ikan kecil sudah berdatangan… membuat aku yang memang takut ikan jadi bergidik…. Tapi jangan khawatirrrr… Ikannya baik-baik koq… dikejar malah malu-malu menghindar… hahaha…) dan tidak terlalu landai sehingga bagi yang snorkeling tanpa sepatu or fin bisa aman tanpa khawatir akan terluka karena tersentuh karang dan bagi yang sudah jago menyelam juga tidak khawatir akan tersentuh karang pada saat hendak meluncur ke dalam laut untuk mengambil foto or video. Perjalanan dari Pelabuhan Karimun Jawa ke Pulau Menjangan Kecil ini ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit saja. Kurang lebih sekitar 1,5 jam lamanya kita di laut, tak terasa sama sekali, menikmati pemandangan bawah laut dan ikan-ikan kecilnya serta tak lupa juga mengabadikan momen berharga ini dengan berfoto di bawah laut. Dari yang pandai berenang sampai yang tidak bisa berenang dan tidak berani masuk ke dalam airpun semua kebagian.   Spot 1.2. Pulau Tanjung Gelam Rute kami selanjutnya adalah hunting sunset di Pulau Tanjung Gelam. Dari Pulau Menjangan Kecil ke Tanjung Gelam cukup dekat, hanya sekitar 10-15 menit saja. Sebuah Pulau yang cukup ramai pengunjung dan banyak yang berjualan di sini, sehingga pas banget dengan kondisi perut kami yang memang sudah sedikit lapar dan membayangkan gorengan dan mie instant pakai telorrr… Jadi sambil menunggu saatnya sunset kami berfoto-foto lagi, makan gorengan yang kebetulan baru diangkat dari kuali, jadi inget lagu jadul berjudul “Malioboro” deh, “Panas-panas goreng pisang…”, ada tempe juga, ada bakwannya yg enak itu, cabe rawitnya yg pedas nampol sembari menunggu mie instant dengan telornya yg sedang dimasak… wohohoho…. Nikmatnya itu lho… Abis itu kami bergegas ke arah paling Barat Tanjung Gelam untuk hunting sunset, emang Guide kami pandai sekali mencari spot sunset, karena memang tidak banyak yang tau tempat ini, letaknya sedikit pojokan dan banyak pohon-pohon gitu deh. Beruntunggnyaaa kamiii yahh…. Sunset @Tanjung Gelam Makasih Mas Guide kita Double Yon… hahaha…. Setelah puas bersunset ria, kamipun kembali ke kapal untuk segera kembali ke Pelabuhan Karimunjawa agar tidak terlalu gelap setibanya di sana.   Selesailah acara hari pertama kami ini, perut ini ditutup dengan makan malam berupa lauk Ikan goreng dan tempe tahu oseng2 pake potongan cumi-cumi dan tumis sayur-sayuran.   Malam harinya kami keliling pulau dengan berjalan kaki menuju ke alun-alun. Banyak yang jualan makanan, seperti seafood, roti bakar, kelapa bakar (karena kekenyangan jadi gak sempat cicipin semua), Juice buah, Pempek, Siomay, Baso dan juga kaos-kaos serta souvenir-souvenir cantik disana. Harga kaos-kaosnya tidak begitu mahal, sekitar 30.000 s/d 35.000 saja per potongnya. @Alun2 Pulau Karimunjawa Oh yah, kalo menurut Guide kita, Mas Yonies, kalo pingin nyobain seafood, coba aja pesan Udang Topeng dan Ikan Kerapu Bebek. Udang Topeng katanya lebih enak daripada Lobster tapi harganya lebih murah dan bersahabat. Baiklah, kami akan mencobanya besok malam, hari ni sudah kekenyangan Mas. Hahaha…   Day 2 : Pulau Tengah, Pulau Cilik, Pulau Gosong dan Pulau Menjangan Besar Tujuan hari ke-2 ini adalah beberapa pulau yang terletak di sebelah Timur Pulau Karimunjawa. Sekita pukul 08.00 WIB pagi hari, setelah sarapan, rombongan kamipun dijemput oleh Pak Rofiun untuk bergegas ke pelabuhan. Yuk mari lanjutkan!!   Spot 2.1. Pulau Tengah Merupakan pulau yang wajib di kunjungi apabila kita ke Karimunjawa. Berjarak waktu tempuh kurang lebih hampir sekitar 30-45 menit dari Pelabuhan Karimunjawa, kami ditunjukkan Pulaunya oleh Mas Yono tapi sayangnya saat ini telah dibeli dan dimiliki oleh seseorang secara pribadi sehingga pulau tersebut tertutup untuk umum. Pulau ini sangat cocok sekali buat wisata keluarga dan juga bisa untuk belajar snorkling karena terdapat 2 buah spot snorkling didekat pulau ini. Luasnya sekitar 4 hektar dengan pantai berpasir putih dan sedikit ke tengah merupakan karang berpasir. Bagi yang suka snorkling ada spot terumbu karang di depan dan di belakang pulau, spot terumbu karangnya landai dengan arus sedikit besar didasar lautnya. Di sini merupakan tempat yang sangat cocok sekali untuk berfoto dengan Ikan Nemo dan ikan2 kecil di daerah spot snorkling dekat Pulau Tengah. Di pulau ini juga terdapat penangkaran hiu tapi masih dalam proses pengembangan. Keadaan daratan Pulau Tengah datar dengan mayoritas ditumbuhin pohon kelapa. Di pulau ini sudah dibangun dermaga kecil dari kayu sehingga (sebelumnya) kapal-kapal kecil/kapal nelayan bisa bersandar di pulau ini. Sayang yah!!   Spot 2.2. Pulau Cilik Letaknya lebih ke arah Timurnya Pulau Tengah, dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 15-20 menit. Pulau Cilik merupakan salah satu dari 8 pulau yang digunakan untuk daerah wisata bahari dan nelayan. Sesuai dengan namanya, Pulau ini kecil ukurannya, luas sekitar 2 ha saja. Terdapat dermaga cantik, ayunan dengan tali maupun hammock serta pemandangan Bukit Seruni sebagai spot foto-foto cantik. XiaoYing_Video_1473941066894.mp4   Sebelum singgah di Pulau Cilik terlebih dahulu kami snorkeling di dekat situ selama kurang lebih 1-1,5 jam. @Pulau Cilik Disini pantainya bersih sekali dari karang-karang tajam, yang ada hanyalah rumput laut, jadi aman buat sekedar berfoto ataupun duduk2 berendam di air laut. Setelah puas foto-foto dan berendam, selanjutnya acara kami adalah menikmati barbeque-an berupa ikan yang langsung dibakar dilokasi, sehingga memang berasa fresh sekali ikannya. Bagi yang menginginkan minuman selain air mineral yang memang disediakan oleh TO, kita juga bisa memesan minuman lainnya di sebuah warung kecil yang juga menjual mie instant dan sedikit snack. Kami pun melahap ikan barbeque tersebut sambil memesan mie instant goreng…  mmm.. Yummyy…. View Bukit Seruni Lunch Barbeque Fish @ P.Cilik Kami di pulau Cilik kurang lebih sekitar 2 jam lamanya. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Pulau Gosong.   Spot 2.3. Pulau Gosong Seperti biasa, setiap ada rute jalan-jalan yang mengunjungi pulau-pulau, pastilah ada 1 pulau yang merupakan icon dari perjalanan itu, yang artinya pemandangannya paling top dari semuanya. Nah, kali ni kita dibawa ke Pulau Gosong, yang mana sebenarnya pulau ini bukanlah merupakan bagian dari 27 pulau di Karimunjawa, mengapa demikian? Karena pulau ini terkadang terlihat terkadang tidak, lho koq gitu? Iya.. karena pada saat air pasang pulau ini akan tenggelam. Beruntung pada hari itu rombongan kami masih bisa menikmati keindahannya meskipun pulaunya sekitar 95% terendam air laut, tetapi tidak terlalu dalam koq dan masih tersisa secuil harapan dan asa… untuk berfoto dengan gaya extreme… hahaha… Berdiri @Pantai Gosong Setelah berfoto-foto kami juga masih bisa bersnorkeling ria di daerah sekitar pantai Pulau Gosong ini dan memang viewnya bagus banget lho. Berikut penampakannya. @Pantai Gosong (saat air pasang) Dipulau ini kami menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam.   Spot 2.4. Pulau Menjangan Besar (Penangkaran Hiu) Merupakan tujuan akhir dari perjalanan kami di Karimunjawa. Pulau Menjangan Besar merupakan Pulau terbesar kedua setelah Pulau Karimun Jawa dimana terdapat lokasi penangkaran hiu yang biasa diabadikan wisatawan untuk berfoto dengan hiu-hiu kecil disana. Letaknya ternyata dekat sekali dengan Pelabuhan Karimunjawa. Dari tempat kami berdiri juga sudah kelihatan dermaga Karimunjawa dimana tempat para wisatawan menginap termasuk kami. Jaraknya hanya sekitar 5-7 menit saja dari Pelabuhan. Rombongan kami tidak ada seorangpun yang berminat untuk berfoto dengan hiu-hiu yang di penangkaran seperti pada umumnya wisatawan yang berkunjung. Tidak berminat…?? Mmm… tepatnya sih Tidak berani… hihihi… takut disergap Hiu. “Wujud” tempat Penangkaran Hiu lebih ke sebuah pondokan besar dengan kantin kecil disamping kirinya. Tersedia 2 buat “kolam“ yang cukup besar bagi peserta tour yang berani masuk air untuk foto dengan Hiu. Pulau ini juga sudah dibeli oleh pihak swasta sehingga harga tiket masuk yang semula sekitar Rp 10.000 sd/ 15.000 per orang sudah naik menjadi Rp 40.000,-/orang. Dan amazingnya lagi, tariff tersebut bukan hanya tariff berfoto lho, tetapi tariff sejak kita menginjakkan kaki di kayu pijakan pertama. Guide kami sempat memberikan trik-trik apabila di antara kami ada yang berminat untuk foto dengan hiu-hiu tersebut. Meskipun ukurannya kecil tetap saja tidak menutup kemungkinan kita bisa digigit lho. Gimana caranya agar tidak digigit? Caranya… Jangan pernah memasukkan tangan maupun jari-jari tangan ke dalam air tempat kita berfoto dengan hiu karena akan dikira ikan-ikan kecil. Lho koq bisa? Jadi biasanya kita sebagai manusia tentunya tidak akan luput dari dosa… eh salah… tidak akan luput dari human error dan lupa. Lupa bahwa ikan itu akan terpancing menghampiri dan tertarik untuk menggigit apabila ada gerakan2 yang timbul di dalam air. Nah untuk mengantisipasi hal tersebut maka disarankan dengan sangat untuk tidak memasukkan tangan dan jari2nya ke dalam air, tetap lah di atas udara. Terus ada yang bertanya.. apa pernah ada kejadian? Yup. Pernah. Ada yang pernah dicaplok tangan dan jarinya karena lupa untuk mengangkat tangannya begitu nyemplung, untung hiunya belum besar-besar banget sehingga yang digigit tidak sampe putus, hanya luka-luka saja. Amiiinn….   Makanyaaaa… akhirnya rombongan kami hanya nontonin orang yg foto aja dari kapal, dan akhirnya 5 orang dari kami malah tertarik untuk main water sportnya… hahaha.. nyasar yach… yah begitu lah yang terjadi…!! @Pulau Menjangan Besar  Setelah puas menonton yg main water sport yg diputarin ke tengah laut sebanyak 4x putaran, akhirnya kami memutuskan kembali ke Pelabuhan untuk istirahat saja, haripun sudah sore, waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB.   Malam harinya kami benar-benar berniat untuk mencicipi menu seafood yang namanya Udang Topeng… sayang sekali kami terlambat, udang topengnya sudah habis, yang tersisa lobsternya doank. Padahal saat itu baru pukul 07.00WBI malam lho. Yaaa… gak jadi lagi deh. Ternyata memang udang topeng favorit di sana. Puas berkeliling, kamipun kembali lagi ke hotel untuk beristirahat atau sekedar nonton TV dan ngobrol-ngobrol ngolar-ngidul.   Day 3 : Karimun Jawa – Semarang Setelah sarapan, rombongan pun bersiap-siap untuk berangkat ke Pelabuhan  untuk kembali ke Jepara dan melanjutkan perjalanan menuju Semarang dengan Kereta Gumarang jam 20.05 WIB menuju Jakarta. Jadwal kapal Express Bahari yang semula berangkat dari Pelabuhan Karimunjawa ke Pelabuhan Kartini, Jepara adalah pukul  11.00WIB tetapi sekitar pukul 09.30WIB kami diinfokan jadwal keberangkatan kapal dimajukan menjadi pukul 10.00WIB dikarenakan ada info dari BMKG akan ada ombak. Jadilah kami yang tadinya santai-santai ngobrol-ngobrol langsung bubarrr jalan dan bergegas berkemas… takut gak bisa balik Jakarta tepat waktu. Selesai sudah acara kami kali ini. Semua kenangan indah kami bawa bersama kami kembali ke Jakarta berikut foto-foto dan cerita kami selama perjalanan. Benar memang kata orang-orang di luar sana, Karimunjawa memang tempat yang bagus bagi traveler yang mencintai aktifitas laut. Meskipun perjalanan pergi dan pulangnya disertai perasaan deg-degan takut kapalnya terbalik karena terhempas ombak dan gak bisa pulang tepat waktu, tetapi semuanya terbayarkan sudah dengan segala yang kami dapatkan di sana… Bye Karimunjawaaaa…!!! Nantikan kami di lain kesempatan yaaahhh…. Kami kan kembaliii lagiiii…!!! PS. Special thanks to karimunjawaonline tour & travel, thanks to our guide especially double Yon (Mas Yono & Mas Yonies). Thanks juga buat Pakde Eko Agus atas rekomendasinya!!   Info tambahan: 1.   Harga Popmie = Rp 10.000,-/cup 2. Harga Indomie kuah/goreng + telor (Pulau Karimunjawa & pulau2 sekitarnya) = Rp 10.000,-/bungkus 3. Harga Indomie kuah/goreng + telor (Warung Pelabuhan Kartini) = Rp 13.000,-/bungkus 4. Perlengkapan tambahan selain untuk bermain air adalah Autan, Soffel atau sejenisnya (nyamuknya di pulau karimunjawa gede-gede) XiaoYing_Video_1473591203249.mp4
    • By Barajiwa Patria Soedarmo
      Hallo gan ketemu lagi dengan ane Bara si traveller super sejati alami :cool . Di trit kali ini ane mau ngajak agan dan aganwati jalan-jalan melihat keindahan alam di Pulau Karimunjawa tepatnya di Pulau Krakal Besar. Pulau ini merupakan Pulau tempat kami Camping sambil menikmati malam dalam 1 hari. Oiya gan kita juga akan snorkling ria di Pulau Krakal Kecil dan Pulau Galeang :2thumbup .Mungkin kalian bingung dimana sih letak pulau Krakal Besar, Krakal Kecil, dan Pulau Galeang di Karimunjawa , nyok kita liat petanya

      Jadi sudah jelas kalau Pulau Krakal Besar, Krakal Kecil, dan Pulau Galeang adalah pulau yang berada di Barat Karimunjawa. :hn Pulau-Pulau tersebut merupakan pulau yang termasuk jarang dikunjungi wasatawan, maka dari itu kami mencoba meng-eksplor wilayah tersebut dengan harapan lewat trit ini semakin banyak orang yang ingin ke Karimunjawa :matabelo . Banyak kegiatan yang akan kami lakukan di Pulau-Pulau tersebut jadi stay tune di Treat ini gan dijamin agan bakal ngiler liat view dan pemandangannya . Oiya gan sebelum ane cerita dan berbagi cerita kepada kalian semua ane mau memperlihatkan aktor dan aktris dalam perjalanan ini . Inilah artis-artisnya:
      1. Bara sebagai TS dan Mpunya Trit ini

      2. Arif a.k.a Capcus a.k.a Coki sebagai pemecah, peramai suasana dan juga :betty

      3. Made sebagai bos mancing mania

      4. Daqta sebagai manusia pelampung

      5. Chandra a.k.a C.K sebagai pemandu perjalanan

      6. Akil sebagai coki partner

      7. Nuren sebagai master chef

      8. Mas Arif sebagai Nuren's :angel

      9. Linda sebagai Mas Arif's little sister

      Dan juga tidak lupa orang yang selalu menemani kita selama di Karimunjawa
      10. Mas Jey, Mas Jojo, dan Mas DJ sebagai tour guide lokal yang gokil

      11. Bapak sopir kapal yang kreen

      Nah itulah orang-orang yang akan menjelajah Pulau Krakal Besar, Krakal Kecil dan Pulau Galeangan. Daripada berlama-lama langsung ke cerita dan kegiatan apa aja yang kami lakukan di Karimunjawa jadi stay tune di Treat ini :ngacir2 :iloveindonesia :2thumbup
      Day 1, 5 November 2015
      Perjalanan ane dimulai dari jam 7 malam ketika Coki, Akil, dan C.K menjemput ane, Made, dan Daqta di rumah yang berada di Tembalang Semarang. Pada perjalanan kali ane carrier ane full oleh makanan biar teman-temen semua tidak kelaparan saat di perjalanan :cendolbig . Ane berangkat dengan menggunakan mobil C.K menuju start point ketemuan kita di Semarang Indah untuk melanjutkan perjalanan menggunakan travel dan juga sekalian tempat pertemuan dengan Nuren, Mas Arif, dan Linda :salaman . :shakehand2 . Perjalanan langsung kami lanjutkan kembali ketika semua sudah lengkap 9 orang dalam mobil. Perjalanan dari Semarang menuju Jepara kami tempuh dalam 2 jam dan kami tidak langsung ke Pelabuhan Kartini karena tidak ada kapal pada pukul 23.00 jadi kami memutuskan untuk menginap terlebih dahulu di Lembaga Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP) yang merupakan milik Universitas Diponegoro yang juga  merupakan tempat ane menimba ilmu :malu . Kami disana bisa Sholat Isya, makan, dan juga main kartu untuk mengisi waktu. Oiya ada juga gan penampakan tempat kami tidur yang sangat nyaman menurut ane

      Day 2, 6 November 2015
      Di hari kedua ini ane sudah mulai siap-siap ke Pulau Karimunjawa. Kapal KMP Siginjai adalah nama kapal yang akan kami gunakan untuk menyebrangi Laut Jawa menuju pulau Karimunjawa. Kapal kami berangkat jam 7 pagi dan beginilah penampakannya di pagi hari:2thumbup

      Lama perjalanan menuju Pulau Karimunjawa itu sekita 4,5 jam dan karena lamanya perjalanan terjadilah hal seperti ini

      Setalah lama menunggu akhirnya Pulau Karimunjawa terlihat juga dan ini penampakannya

      Sesudah turun dari kapal kami disambut oleh salah satu tour guide kami yaitu Mas DJ :shakehand2 . Kami diajak untuk pergi ke tempat stay sementara namanya Ethnic and Go dan ketemu tour guide kami yang kedua yaitu Mas Jojo:salaman . Dan ini kira-kira picturenya

      Sesudah stay bentar di Ethnic and Go kami lanjut makan siang dan nego biaya dengan tour guide di Rumah Makan Asri dengan menu hari itu adalah cumi yang pastinya bikin ane nafsu makan :recsel .

      Perut kenyang hatipun gembira karena sudah makan saatnya melanjutkan perjalanan ke rumah tour guide ke-3 kami namanya Mas Jey. Di rumah Mas Jey kami bisa santai dan juga rental alat Snorkling seperti Snorkel, Fin, dan Sepatu Katak yang merupkan alat standar buat snorkling :recsel .

      Alat sudah ada, tenaga pun sudah full saatnya pergi menuju ke Pulau Krakal Besar dari dermaga di Karimunjawa :ngacir2

      Di kapal kami bisa melakukan apapun seperti canda gurau, latihan photo (seperti TS lakukan), ataupun tidur lagi

      Akhirnya setelah 2 jam kami sampai di Pulau Krakal Besar.

      Pulau tersebut merupakan pulau tidak berpenghuni jadi benar-benar yang tinggal di pulau tersebut hanyalah kami ber-13. Pulau ini merupakan pulau yang jarang menjadi destinasi para wisatawan saat itu kami ke pulau tersebut tidak ada orang sedikitpun :takut . Alam di pulau tersebut masi sangat alami karena jarang dijamah manusia namun masi ada sampah di pulau maka dari itu salah satu tujuan kami adalah membersihkan pulau tersebut dari sampah terutama sampah botol plastik :matabelo . Sebelum itu semua dilakukan sebaiknya kita mulai memindahkan barang-barang ke spot buat tenda. Setelah spot tenda ditemukan barulah kami membuat tenda dan melakukan kegiatan lain seperti memasak dll.

      Malam pun tiba untuk menembah cemilan malam ane, C.K dan Made memutuskan untuk mencari kepiting untuk direbus
       
    • By Apriyani Indrawati
      Berunding mau ke Pulau Panjang itu kita sebulan sebelum UAS. Kenapa? Ga tau! hahaha
      Jadi, sebelumnya kita udah pernah ada rencana buat jalan-jalan bareng, cuma waktu itu belum pada minat. Ga tau kena angin apaan, tiba-tiba aja pada ngadain. Alasannya karena kita udah semester 5, takutnya nanti udah nggak bisa main bareng. Oke, pilihannya ke Jepara. Setelah seluncuran di google nyari obyek wisata, nemu deh akhirnya Pulau Panjang. 
       
      Skip
      Kita sepakat untuk berangkat sehabis UAS. Waktu itu jadwal belum keluar, setelah keluar kita tetapin pergi hari Jum'at (29 Januari 2016). Kenapa Jum'at? Selain buat hindarin hari libur, juga biar enakan gitu nggak terlalu rame. Hari Kamis setelah UAS kumpul kan, janjian jam 7 sudah sampai tempat kumpul.
      Ini saya bilang sekali lagi, jangan percaya sama temen sendiri soal waktu! wkwk.
       
      Singkatnya, janjian pukul 7 ternyata baru 4 orang dan itupun yang perempuan. Laki-laki? Lanjutin ceritanya ajadeh. Kita nunggu di Alfama*rt deket kampus sambil berjemur di pagi hari. Udah agak gosongan, baru deh pada muncul sepasang demi sepasang.
       
      Kita jalan jam setengah 8 pagi. Karena saya dan satu teman saya yang namanya Dwi adalah wonder women, dari 7 pasang sepeda motor cuma kita yang berboncengan perempuan. Tapi itu nggak jadi masalah, kok! Kita ini berangkat dari Semarang, tepatnya di Jl. Wolter monginsidi, Pedurungan, Semarang.
       
      Ivan. Kepala kelompok (karena dia paling besar, kita jadikan mangsa wkwkwk) bukan.. bukan.. karena dia yang pertama kali mencetuskan ide buat jalan-jalan hingga akhirnya kami semua meng-iya-kan ajakannya yang memimpin perjalanan. Saking ngebutnya, cuma tiga motor yang tetep berurutan: Ivan, Zaky, Saya dengan pasangan masing-masing. Kita kepisah, berasa lagi lomba ada regu-reguan gitu.
       
      Sampai Demak, kita bertiga ke rumah salah satu teman sekelas (dulu) namanya Andi. Regu motor yang tertinggal tadi sudah menunggu di Alun-Alun Demak, iya, di depan Masjid Agung Demak. Kita langsung nyusulin ke sana dan kembali melanjutkan perjalanan.
       
      Yang perlu diperhatikan : Jika anda ingin pergi ke suatu tempat, ada baiknya anda pahami terlebih dahulu rute yang dilalui. Kalau perlu catat lokasi-lokasi penting yang bisa dijadikan patokan jalan.
       
      Nggak kayak gini, udah masuk di kawasan Jepara, eh si doi lupa jalan ke Pantai Bandengan, saya mah nggak tau jalan, ngikut ajaaa (ini salah juga!). Akhirnya, ada satu teman kita yang berlapang hati untuk membuka google maps, namanya Roro. Kita ikutin dari belakang sementara dia ngikutin mapsnya.
       
      Sampailah... sampailah... tepat pukul 10.10 sampai di resort. Tepatnya di Sunset Beach Resort, lokasinya sebelum masuk ke Pantai Bandengan. Kita parkir, FYI kita nggak boleh sama sekali bawa makanan/minuman dari luar, kalau ketahuan.. siap-siap di denda 100ribu hihihi padahal dari Semarang udah bawa jajan buanyak banget. Alhasil, kita umpetin di dalem ransel! ehehe. Kita masuk nggak bayar sepeser pun tetapi waktu milih tempat buat duduk, datanglah pelayan di cafe resort itu nyodorin buku menu. Setelah lama memilih pesanan, kita akhirnya pesan es teh manis yang harganya 8 ribu/gelas, pisang goreng keju, sama tempe mendoan, dua makanan ini nggak tahu harganya berapa, kisaran 10-15ribu per porsi.
       
      Kebiasaan kalau jalan-jalan harussssss? foto-foto! Betul! Sambil nunggu pesanan datang kita habisin waktu dengan berfoto. Kita nggak langsung nyemplung! Laah? Terus Ngapaiinnnn?
      Karena pergi pas hari Jum'at otomatis kita nungguin kaum adam untuk menjalankan ibadah salat Jum'at dan kaum hawa menunggu giliran salat dzuhur setelah laki-lakinya selesai. Nggak lama kok nunggu pesanannya datang, cuma berapa menit gitu.
       
      Kira-kira pukul 1 siang kita lanjut jalan-jalan di Pantai Bandengan, nah, ini enaknya masuk ke resort, kita bisa jalan-jalan ke pantai tanpa bayar di loket hehehe tapi kalau pengunjung pantai dilarang masuk resort loh. Setelah jalan sambil mikir mau kemana, akhirnya kita cari makan. Kita makan di warung soto Mbak Sri. Makanan dateng sedep banget karena laper, pas diaduk-aduk, laaah punya saya ada lalatnya! Bingung kan musti komplain tapi nggak enak hati, mau makan juga nggak pengen, tapi lapeerrrrr. Akhirnya, saya makan juga tapi nggak sampai habis, hanya berapa sendok buat ganjel perut. Jam setengah 2 kita masih di warung soto, nunggu temen yang mau nyusulin ke sini tapi nyasar nggak tahu kemana. Lamaaa udah hampir sore takutnya pas nyebrang nanti air lautnya keburu pasang. Jam 2 dateng akhirnya, nunggu dia makan sampai jam setengah 3.
       
      Let's go! Kita jalan jam setengah 3 sore menuju tempat pemberhentian perahunya. Tarif pulang-pergi 15ribu per orang. Di dalam perahu, dasarnya cerewet, perahu kita rameee sendiri hahaha! Seru sih, perahu lain diem aja. Banyak banyolan yang tiba-tiba nyetus gitu aja sampai sakit perut ketawa terusss. Pas udah sampai, ada berita yang tidak mengenakkan, nih. Si bapak pengemudinya bilang kalau kita hanya dikasih waktu setengah jam alasannya karena udah sore. Yaaahh sedih nggak sih, kita nyebrang 45 menit loh, jadinya cuma setengah jam di Pulau Panjang huft kezel.
       
      Ada apa sih di Pulau Panjang? Sempet penasaran banget gara-gara testimoni dari pengunjung yang bikin ngiler, pengen tahu ada apaan. Turun dari perahu kita bayar tiket masuk kira-kira 3rb-5rb per orang. Barulah bisa bener-bener ada di Pulau Panjang. Kita masuk gapura banyak peziarah yang hendak pulang. Di situ ada makam Syeikh Abu Bakar bin Yahya Ba'Alawy, yang mau ziarah? bisa banget! Kita lurus ke jalan setapak, di samping kanan dan kiri kita banyak pohon-pohon, jadi berasa di hutan, banyak nyamuknya juga. Untuk kalian yang mau ke sini, jangan lupa tutupi badan kalian, ya! biar nggak digigitin nyamuk hehehe.
       
      Baru seperempat jalan, kita udah ngos-ngosan karena jalan sambil bicara terus-terusan. Kata temen, jalannya masih jauh akhirnya kita putuskan untuk muter balik! hahahaha faktor U nih kayaknya xixi.
       
      Kita mejeng!

      Sunset Resort Beach

      Sunset Resort Beach

      Pantainya resort

      Gapura masuk Pulau Panjang

      Taman kecil pinggir pantai di Pulau Panjang
       
       

      Jalan-jalan di hutannya Pulau Panjang
       
       
      Okey setelah pukul 4 kita bergegas menuju ke perahu yang tadi kita tumpangi (molor setengah jam dari waktu yang ditentukan). Perjalanan pulang ke Pantai Bandengan ombaknya gedee banget! Maklum sudah sore, kita juga nakal tadi hihihi. Udah pada capek, jam setengah 5 kita sampai di Pantai Bandengan dan kembali lagi ke resort. Apesnya, kita lagi-lagi disodori buku menu oleh pelayannya huft...
       
      Sembari menunggu sunset, saya, Vira, Dwi, Ulfa, dan Ida bermain air di pantai resortnya. Ombaknya udah gede jadi kita hanya main-main di pinggir pantai. Yang lain? duduk santai, menikmati angin sepoi-sepoi di meja bundar. Udah kayak mau konferensi bapak-bapak wkwkwk.
       
      Keuntungan masuk resort, habis bermain di pantai, kita diperbolehkan mandi di kamar mandi dekat kolam renang. Jadi, hanya antre dengan pengunjung resort saja...
       
      Hampir magrib kita pulang, kira-kira setengah 6 kita keluar dari resort (gak bayar parkir dan tiket masuk).
      Sampai di Demak jam 9 malam kita mampir makan malam di warung pecel, katanya paling enak di Demak. Memang enak, porsinya juga buanyak banget sampai para srikandi nggak kuat menghabiskan. Kita buang-buang makanan gaes...
      Asyik bercengkrama, setengah 10 kita lanjut perjalanan lagi sampai Semarang.... But... Wait...
      Motor temanku stangnya nggak bisa balik, masih dalam keadaan terkunci tapi sebenernya udah nggak terkunci. Bingung? Yang jelasin apalagi hahahaha.
      So, mau nggak mau para lelaki jadi montir magang dadakan, bongkar motor duluuu huhu kasihan motor si Ulfa... Ini dikarenakan nggak dengerin kata bapaknya si Ulfa, motornya nggak boleh dibawa eh kita paksain karena kekurangan motor..
      Beres sekitar jam 10an, dari Demak lanjut perjalanan langsung berpencar ke rumah masing-masing. Berhubung rumah saya jauh dan nggak memungkinkan buat balik, akhirnya saya nginep di kos Dwi. Kita sampai pukul 11 malam.
      Lah hubungannya sama judul di atas? Iya, kapes-kapes adalah nama kelas pagi angkatan kita yang dicetuskan oleh Roro *prokprokprok* bukan kita yang basah kuyup di Pulau Panjang tapi kelas kapes-kapes berkunjung ke Pulau Panjang.
       
      Pengalaman yang menyenangkan? Betul... setiap pergi berlibur bersama teman-teman adalah hal yang menyenangkan.
       
      Sedih? Kurang persiapan kelengkapan sampai terjadi insiden di Demak.
      Total kita pergi dari Semarang ke Jepara sekitar 100ribu. Semuanya sudah dihitung.
      Tips?
      Persiapkan betul-betul mau pergi kemana, lewatnya mana, akomodasi, dan perlengkapan yang harus dibawa. Kalau mau ke Pulau Panjang jangan sore-sore karena waktunya berkurang, yang tadinya sejam jadi dikurangin berapa menit, gak enak. Cek kelengkapan kendaraan. Siap mental lahir batin. Pamit sama orang tua nggak boleh bohong. Cerita lain? mau share link? Komen-komen gak jelas? di sini
    • By Titi Setianingsih
      Libur harpitnas tlah tiba, kemana kita gaes ??? Ke Surgaaaaaaa,,,,yups, kita ke Karimun Jawa, disana alamnya masih hijau, alami, asri, ramah masyarakatnya, udaranya masih bersih, bagaikan di surga. Setelah dapat teman sejumlah 14 orang, berangkatlah kami. Karena agak ter-buru2 jadi tidak dapat tiket kereta api yang murah. Kami berangkat dari Stasiun Senen Jam 16an menuju Semarang, habis itu lanjut naik mobil elf menuju Pelabuhan Kartini di Jepara. Nih si Kaos Kuning yang jemput kami di Stasiun Tawang Semarang. 

      Sesampainya di Jepara, kita bisa numpang mandi di Warung Bu Bambang yang ada di pelabuhan Kartini, sekalian minum teh panas dan sarapan atau numpang nge-Charge handphone sambil menunggu kapal datang. Rencananya kami akan menyeberang pakai kapal Siginjai, kurang lebih 4 jam In Sya Allah sampai di karimun Jawa.

      Alhamdulillah penyeberanganpun tidak terkendala, lancar tak kurang suatu apa. Kamipun langsung di antar menuju homestay, dan petualangan hari pertama langsung dimulai hari itu, sebelumnya kami makan siang terlebih dahulu supaya tidak masuk angin selama jalan2 di Karimun Jawa.
      Day 1, tgl 1 Mei 2015.
      1. Tracking Hutan Mangrove
      Lokasinya ada di Pulau Kemujan, pulau terbesar ke-2 di Kep. Karimun Jawa, tapi bukan berarti kita menyeberangi laut untuk menuju kesana karena bisa melalui jalur darat. Dari Karimun kurang lebih 30 menit menggunakan mobil, ada juga yang menggunakan sepeda motor karena mobil yang mengantar kami kecil jadi tidak bisa semuanya keangkut.

      Jika sudah siap tracking ke hutan pastikan sudah diolesin obat nyamuk, karena di hutan banyak sekali nyamuk dan besar2 pulak. Cemilan dan air mineral juga jangan lupa yaaa,,,,satu lagi, jangan buang sampah sembarangan. 
      Hutan mangrove ini dikelola oleh Balai Taman Nasional karimun Jawa.Kita bisa menikmati hutan ini dengan berjalan kaki mengitarinya kurang lebih 2 km di atas jalanan kayu, jika capai bisa istirahat di rumah2an yang berfungsi sebagai shelter. Ternyata jenis mangrove juga ber-macam2 (sembari lihat brosur), ada jenis Schipiphora hydrophilaceae, waru laut atau Malvaceae, mangrove getah atau Luphorbiaceae, mangrove tingen atau Rhizophoraceae, mangrove duduk atau Combretaceae serta mangrove pedada lanang atau Sonneratiaceae.

      Jalan setapak ini dibuat dari kayu ulin asal Sulawesi, yang terkenal kuat dan tahan lama, biasa dipakai untuk buat rumah atau kapal. Di ujung jalan setapak, terdapat menara yang juga terbuat dari bahan kayu ulin, kita bisa lihat pemandangan yang indah dari atas, padang rumput laut dan selat yang memisahkan Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan. Jika pas berada disini sore hari, maka kita bisa melihat burung imigran.

      Berwisata di hutan mangrove perlu hati2, tidak boleh ber-lari2an karena dikhawatirkan akan jatuh dan tergelincir di rawa, disitu banyak terdapat binatang berbisa seperti ular air dan biawak, juga makhluk air lainnya yang kita tidak tahu.
      2. Pantai Batu Topeng
      Pantainya banyak terdapat batu2 granit yang tersusun membentuk seperti topeng, pemandangannya mirip seperti pantai di Pulau Belitung.  Kami disini hanya ber-foto2 memanfaatkan properti alam yang ada disekitar pantai. Jika mau menyelam juga bisa, namun kami tidak siap dan tidak bisa tentunya,,,xixixix



      3. Pantai Ujung Gelam
      Pantainya berpasir putih dan terdapat deretan pohon kelapa yang indah ada satu pohon kelapa yang menjuntai ke arah laut.Pantai ini berada disebelahnya pantai Batu Topeng, jadi berada pada satu area.


      4. Bukit LOVE
      Bukit Love terletak di dusun Jatikerep, tidak jauh dari kota, jika menggunakan sepeda motor sekitar 10 menit. Disini terdapat batu bertulisan "LOVE" yang terletak diatas bukit yang mengarah ke laut dengan panorama bukit dan hamparan laut yang luas, bisa juga untuk berburu sunset jika waktunya pas. 

      Ketika kami kesini masih sore, sehingga disini kami hanya gunakan untuk duduk2 santai sambil menikmati indahnya pemandangan lautan bebas. Kalau ibu2 mah paling banyak juga foto2 narsis, sambil nunggu mobil jemputan. Yaaaa rupanya tuan rumah lagi banyak order nih, jadi kami hanya di drop disini dan nanti dijemput lagi kalau sudah mau melanjutkan ke tempat lainnya.
      5. Bukit Joko Tuo
      Dari bukit ini kita bisa melihat panorama yang indah, meyaksikan kepulauan karimunjawa dari sini juga terlihat dermaga Karimun Jawa dan Alun2 Karimun Jawa. . Banyak kapal2 nelayan terlihat berlayar dengan tenangnya, bunga2 yang sedang bermekaran juga bisa melihat sunset dari sini jika pas cuaca lagi bagus. Siapkan stamina karena jalanannya sedikit menanjak dan ber-batu2. Sore itu mendung, kamipun tak bisa melihat cantikmu matahariku,,,

      Karena mentari yang hendak diantar ke peraduannya masih ngambek gak mau memperlihatkan diri, kamipun dengan langkah gontai meninggalkan bukit. Sebelum masuk homestay kami singgah di alun2 Karimun untuk makan sea food dan mencari oleh2 khas Karimun,  kebanyakan ikan asin dan asesories binatang2 laut dan kaos Karimun Jawa. 
      Day 2,  Tgl 2 Mei 2015
      1. Sunrise di Pantai Nyamplung Ragas
      Pagi2 sekali kurang lebih jam 04.00 kami sudah dibangunkan dengan ketokan pintu kamar yang beruntun, kamipun bergegas bangun, tak perlu mandi karena sehabis lihat sunrise rencananya akan balik ke homestay terlebih dulu, tapi jangan lupa shalat Subuh dulu ya kawan. Gak usah takut ketinggalan sunrise, karena jarak homestay dengan pantai Nyamplung Ragas cukup dekat, kurang lebih 20 menit sampai dengan menggunakan mobil. Jalanan lumayan sempit untuk menuju kesana.

       Tiba2 gerimispun datang, tapi sudah ada yang sedia payung dan jas hujan, akankah mentari muncul jika dalam keadaan gerimis begini ? Dengan sabar kamipun menunggu, sambil bermain dengan ubur2,,,,dimana Spongebobnya ya ?? xixixixixi (menghibur diri karena khawatir tak bisa lihat si cantik mentari pagi).
       

      Benar2 tidak muncul mentarinya, karena awan hitam masih tampak di langit sana, kita nikmati saja pemandangan lainnya karena kondisi alam di sekitar Nyamplung Ragas pun terbilang cukup asri, banyak terdapat semak-semak, ilalang, dan pohon kelapa serta tumbuhan lain. 
      Ketika sudah puas bermain air, kamipun bergegas balik ke homestay, kami ikhlaskan tidak bisa melihat indahnya sunrise disini. Acara utama adalah mengarungi laut Karimunjawa untuk ber-snorkeling ria. Olala,,ayo sarapan dulu gaaeesss dan siap2 dengan baju snorklingnya yaaa,,,

      2. Penangkaran hiu di Pulau Menjangan Besar
      Untuk menuju pulau Menjangan Besar kami harus naik perahu, yaaa benaar hoping island kita mulai hari ini, life jacket pakai erat2 dan bismillah,,,,semoga selamat di perairan Karimun Jawa,,,aamiin.

      Berenang dengan hiu sudah saya bayangkan, wow, sama air aja takut kok mau bermain-main sama ikan hiu ? Ada 2 kolam penangkaran disini, kami pilih yang agak dangkal dimana baby2 hiu berada, kami gak berani ke kolam satunya yang ikannya sudah lumayan besar,,,takuuutttt,,,walau kata guide aman, tapi waspada lebih baik. Kalau tidak dibantu anak saya juga saya gak berani nyemplung ke air.
       
      Pulau Menjangan Besar sekitar 10 menit sebelah selatan Pulau Karimunjawa, penangkaran hiu merupakan wahana penuh dengan adrenalin  dan luar biasa berharganya.
      Sekelompok Blacktip Reef Shark yang menghuni salah satu kolam menjadi favorit bagi beberapa orang karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Blacktip Reef Shark dikenal menyukai perairan dangkal berpasir. Bahkan kadang-kadang mereka juga masuk ke perairan payau dan juga sungai air tawar. Hiu baru mau mendekat ke kita jika ada makanan / umpan buat mereka, guide pun melemparkan potongan ikan segar disekeliling kita untuk menarik perhatian sang hiu.
      3.  Pulau Pasir Gogong
      Sebelum menuju spot utama di Pulau Menjangan Kecil untuk snorkling, kami melewati pulau kecil yang disebut pulau Pasir Gosong, ini hanya sebuah gundukan pasir putih, namun jika kita singgah disini dan ber-foto2 akan menjadi luar biasa hasilnya, karena kita seperti tengah berada di tengah lautan lepas,,,,SUBHANALLAH,,,!! Kami ber-laria2an menuju pulau begitu perahu di tambatkan,,,,

       
       
      Bagaikan ikan hiu terdampar di pulau ini, begitulah kami saat itu,,,,,sebuah keindahan yang luar biasa,,!
      4. Snorkling di Pulau Menjangan Kecil
      Ini saat yang di-nanti2 bagi banyak orang, namun saat paling mendebarkan bagi saya, snorkling ????  Berani ???? Mau gak mau, harus saya coba, begitu perahu di tambatkan di pulau Menjangan Kecil, life jacket kita lepas, lalu masing2 menggunakan snorkel dan sepatu katak. Bismillah,,,,untuk yang sudah bisa berenang langsung cuzz ke air, menikmati ikan2 kecil dan menghampiri perahu kami, karena guide menaburkan potongan roti kecil2, rupanya untuk menarik ikan2 supaya mendekat,,,,
       

       
       
       
       
      Sebelumnya guide menyelam terlebih dahulu untuk mencari lokasi yang bagus dan banyak ikan2 di dalamnya, begitu sudah oke lalu dimulailah pemotretan di dalam air, kameramen siap terjun ke air dengan membawa kamera underwater, tim pemandu juga siap2 mendampingi kami yang belum piawai bersnorkling.  
      Alhamdulillah,,,meski belum mahir tapi ada hasilnya, walau dengan rasa takut ketika masuk ke dasar laut, tapi sudah terlewati pengalaman yang mendebarkan ini,,,,,terima kasih ya Allah,,,atas nikmatMU ini,,,!!
      5. Makan siang di P Cemara Kecil
      Jelang makan siang kami berputar haluan untuk menuju Pulau Cemara Kecil, memang pulaunya sangat kecil namun indah tiada tara. Sebelum sampai ke pulau Cemara Kecil, kami singgah lagi ber-main2 air di tengah laut, guide menyelem untuk mencari bintang laut, tapi yang ditemukan apa itu namanya ? Bentuknya bulat dan berwarna hijau ?? 
       
       
      Untuk menuju pulau Cemara Kecil tempat kita mau bakar2 ikan, kita harus berjalan kaki menuju pantai lumayan jauh, karena belum ada dermaganya, jika kurang hati2 kaki kita bisa terantuk karang dan kaki lumayan sakit. Setelah sampai di pinggir, terlihat orang2 sudah lagi pada bersihin ikan untuk di bakar, lauk makan siang kami rupanya. Ikannya lucu, sisiknya berwarna-warni, namanya ikan kakak tua, baru sekali ini saya lihat ikan jenis ini, dan ternyata setelah masak enaknya luar biasa, sangat empuk dagingnya. Dan kenapa disebut pulau Cemara Kecil ternyata di pulau ini banyak sekali tumbuh pohon cemara. 


       
       6. Sunset di Pantai Tanjung Gelam
      Akhir dari petualangan di Karimun Jawa ada disini, sambil menikmati sunset, semoga dapat kami nikmati indahnya matahari tenggelam. Meski tak ada langit jingga disana, namun kami semua bahagia. Lukisan alam nan indah di kerajaanMU tak ada bandingannya ya Allah,,,,SUBHANALLAH,,,,dan alhamdulillah sudah kami nikmati semuanya di hari kedua ini dengan selamat.
       


      Day 3, Tgl 3 Mei 2015.
      Di pagi hari sesudah shalat Subuh, kami menuju dermaga Karimun Jawa untuk menuju Pelabuhan Kartini, kemudian dilanjut menggunakan mobil elf menuju Stasiun Tawang Semarang. Terima kasih kawans yang sudah menikmati kebersamaan ini dengan sukses, kompak, kita telah menikmati kebahagiaan sama2, semoga persahabatan ini akan terus langgeng,,,,,,,,tanpa ada duri diantara kita...tanpa ada dusta pula diantara kita.
       
      SAMPAI KETEMU DI TRIP BERIKUTNYA YANG LEBIH SERU
       
      SALAM JALAN2 INDONESIA,,,,!!
       
    • By Mr.Smith
      Halo travellers,
      Kali ini saya mau share itinerary backpacker ke karimun jawa. Itinerary yang akan saya bagikan ini adalah untuk kalian yang mau backpacker kesana tanpa menggunakan jasa travel. Perlu di ingat bahwa jadwal yang saya masukkan itu bukan hanya agenda ketika di sana tetapi juga meliputi saat dalam perjalanan, dan itinerary ini saya buat untuk teman-teman yang mau kesana naik kereta api & penyebrangan via kapal singinjay.
      Monggo silahkan di cekidot saja teman-teman.
        https://drive.google.com/file/d/0B7NQVAS7IxbdNndUQjBicXEyTFRQNk1KX0tIbm9YNkxLLUhz/view?usp=sharing

       
      Kalo di rasa ada yang kurang dalam itinerary tsb, saya dengan senang hati menerima masukan dari teman-teman yang lebih berpengalaman .
      Semoga membantu.....
    • By Irmanur
      Holaaa...Irmanur Here..
       
      Kali ini saya mau bagi info mengenai perjalanan ke Pulau Karimun Jawa....
      AMAZING...cuma itu yg bisa saya katakan.
       
      Kami start dari Jakarta menuju semarang jam 7 pagi, bertepatan dg Hari Raya Idul Adha...(Mohon maaf ya rabb krna perjalanan panjang yg akan ditempuh jd izin sholat ied berjamaah)
      Rencananya peserta trip ada 8 orang...tapi mendekati hari H yg jadi berangkat ada 5 orang saja.
      Trip kali ini kami menggunakan jasa tavel, karena peserta rikues kamar ac dan toilet duduk...jadilah di up harganya jadi cukup mahal. Hihihi
      sampai di semarang jam 1 siang...kami mampir utk makan siang di restaurant apaa ya namanya lupa, chinese food sih...saya coba nasi goreng tom yum nya worth it rasa n harganya

      Dari situ kami mengunjungi Sam Poo Kong, semacam Vihara...banyak yg mengunjungi obyek wisata ini. Tiket masuk hanya 3000 rupiah per orang dan parkir mobil 3000 juga (amazing kan yah...hahahaha) *dicolek teman, jangan samain sm jakarta lah parkiran aja 5rb per jam LOL

      Cuaca Semarang siang menjelang sore hari itu cukup terik...jam 3an kami meluncur Menuju Jepara, dimana kami akan menginap semalam disana sebelum kami menyebrang ke Pulau Karimun Jawa Keesokan paginya, dalam perjalann kami mampir di toko yang menjual Loenpia Khas Semarang...Rasanya Manis Euuyy, agak ga cocok dg saya yg suka camilan gurih. Tepat pas sunset kami sampai di Pelabuhan Kartini Jepara...Hotel yg dipesan ada dikawasan wisata pantai kartini, dekat dari Kura Kura Ocean Park yg ada disana. Hehehe...suasananya sepi...mungkin karena Hari Raya jd semua org banyak yg menghabiskan waktu bersama keluarga.


      Jam 6.30 kami sudah turun untuk sarapan sekalian checkout....karena kami diminta untuk ready di Pelabuhan jam 8, padahal jadwal kami menyebrang jam 9 pagi. Sesampainya di pelabuhan kondisi disana cukup ramai, banyak juga turis asing yg menyebrang bersama kami hari itu...setelah mendapatkan tket dari agent, jam 8.30 pun pintu gerbang dibuka...proses Boardingnya cukup ketat...Tiket dan KTP diperiksa per orang sehinga terjadi antrian yang cukup panjang. Kami naik Kapal Express Bahari kelas Executive...kelas ini terbagi 3, ada juga kelas VIP (klo tau ada yg VIP pesan itu aja deh...bedanya cuma 25.000, ya sudahlah dinikmatin aja..heuheu). Buat yg kelas bisnis ato yg ikut mendadak...kayaknya ga dapat seat, karena ada beberapa org yg duduk di lorong dekat toilet. Hehehe...karena baru pertama kali naik kapal express lucu juga melihat toiletnya, jd ingat cerita teman mengenai toilet waktu dia menuju pulau komodo..bentuknya ternyata mirip...

       
      Perjalanan ditempuh selama 2 jam 20 menit Dimana banyak orang jackpot alias Muntah yang cukup mengganggu kami, guncangan di kapal sangat berasa...kapal bergoyang kiri dan kanan menghantam ombak. Klo saya sih membayangkan lg naik Jet ski aja hahaaha, jd keinginan utk muntah berganti jadi keseruan sendiri diiringi dg rasa pusing...

      Alhamdulillaaah....kapal bersandar di Dermaga Karimun Jawa....Awesome, Air laut Biru Tosca menyambut kedatangan kami....berjejer mobil jemputan yg membuat dermaga kecil itu cukup sesak. Kami pun mengabari Guide Local disana mengenai jemputan kami, disana kami menginap di Karimun Jawa Inn...sekelas bintang satu atau dua yah, lumayan sih...itu penginapan standar dari Pemda Jawa Tengah. Siang hari ga ada listrik di sana...Listrik baru menyala jam 6 Sore sampai jam 6 Pagi...saya saranin bawa colokan yg lubangnya banyak untuk mengecharge baterai gadget jd ga rebutan sama teman. Hihihi

      Istrirahat..Makan Siang, jam 1 kami dijemput untuk Half day tour Laut...Langsung Snorkling Kitaa...Lets Go...
      Foto Foto.....foto foto....begitulah yang kami lakukan, sesampainya di dermaga...hehehe, sambil menunggu rombongan lain naik perahu. Kapten Kapal kami kereeen...gayanya mengingatkan saya akan Kapten Jack Sparrow di Film Pirates Of Carribean...Dia minta dipanggil bang Jek.


      Spot Snorkling pertama kereenn...banyak ikannya, terumbu karangnya juga banyak, Subhanallah....begitu indahnya Ciptaan yg kuasa, Akuarium Alami ada di lautan Indonesia....
      Tour hari ini ditutup dengan Sunset di Pulau....apaa yaa, lupa. Kami ngga ke Tanjung gelam karena disana rame bangeett...jd sama bang jek kami diajak ke spot yg OK Sunsetnya dan Banyak Bule Disini....Eeeeaaa, Lihat Tuh...ga pake BH dia...pas nengok ternyata Bule nya Laki hahahha...team nya koplak bangeet...LOL
      Ga afdol klo di pantai ga menikmati sebuah Kelapa Muda...Alhamdulillaaah.
      Sudah lelah...gantian mandi, makan malam dan kami semua beristirahat.

      Besoknya kami di jemput setelah sarapan, namanya juga di Pulau...Hidangannya pasti aneka seafood...makanannya enak, maaf ga sempat foto
      hari ini kami akan tour laut seharian....(ngapain juga di pulau kan ga ada listrik, jiahahaha)
      berfikir keras...kok bs yah masyarakatnya ga ada listrik, *bingung tapi itulah kenyataanya...listrik menyala pun tengah malam mati, tenaga diesel diganti dg LPG yaa biarkanlah itu bukan urusan kami. Hehehhe..
      Kami di ajak snorkle di Pulau Cilik...aaiihhh....Perjalanannya sesuatu, kapal kami terombang ambing di laut lepas...Glek, pegangan kencang...pakai pelampung dan duduk dekat kawan yg bisa berenang. Hahahaha.....cuma satu org yg jago renang, yg lain modal nekat pakai pelampung termasuk saya. Hiihihihi...
      Istirahat sebentar....menghilangkan syok selama perjalanan tadi, dan kembali terbayar dg pemandangan yang sangaat mengagumkan...Subhanallaah.
      Kami makan siang di pulau ini, again....ikan bakar...di pulau ini saya melihat ikan terbang. Uwaaaw...hampir ga percaya masa sih tu ikan terbang, benaran deh...biota laut yg saya lihat banyak yg mirip di film finding nemo hehehe...lebay yah, ga apalah....bagus banget soalnya.



      Spot terakhir kami habiskan dipenangkaran HIU....yes, real shark. Tapi hiu disini ga makan manusia, sense of blood nya mereka memang masih...jd untuk mengundang mereka mendekati wisatawan dipancing dg ikan segar yg dipotong n darahnya menetes, glek...ngeri juga pas mereka mendekat. Mancing HIU euuy
       
      Ga bakalan nyeseel kalian klo main kesini, tapi CUACA memang menjadi kendala utama menuju dan kembali ke Karimun Jawa. Seminggu sebelum kami berangkat 3hari tidak ada keberangkatan dari n menuju karjaw karena cuaca buruk. Stress donk gue...Tiket PP kereta, Tiket PP kapal , Hotel...uhuhuuu, tp alhamdulillaaah...semua sesuai dengan rencana, Rejeki Anak baik...hehehhe.

      Keberangkatan kapal yg dijadwalkan jam 11 pun dimajukan jadi jam 8 pagi karena ada peringatan gelombang di siang hari...Hebatnya, kapal ini berangkatnya On Time Banget, pas Jam 8...sudah mulai bergerak...jam 8,32 sebelah saya jackpot doonk...njiirr....30 menit pertama udah ada yg jackpot. Langsung nenggak antimo butir ke dua...hehehe, buat jaga jaga aja.
      Sesampainya di Jepara...kami nunggu jemputan, sebentar doang sih...30 menit-an, kamudian kami cuss semarang Cari oleh oleh. Loempia, Bandeng Presto, Wingko...pindah ke jinjingan kami, hihihi...bawaan tambah banyak ini.
      Trip ditutup dengan perjalanan menuju jakarta jam 4 sore....sampai di gambir jam 10 malam.
      Hari senin langsung cek foto underwater and...voila, mau balik lg kesana uwaaauuu.
      (Abaikan tanggalnya mungkin settingan di camera go pro nya yg error
      Udah yaa segitu aja ceritanya, Liburan kali ini sangat menyenangkan...semoga kalian ada waktu untuk mampir ke Pulau Karimun Jawa dan menikmati keindahan Bahari Indonesia tercinta.
       
      Salam Dolan Sana Dolan Sini...
    • By annisa theresya
      Langsung aja yaaa
      MEETING POINT PELABUHAN KARTINI JEPARA
      HARGA : Rp. 550.000,-/orang
      DP : Rp.350.000,-/orang (Untuk pembelian tiket kapal fery siginjay & booking homestay)
       
      Include:
      - Tiket Kapal jepara-karimunjawa-jepara (Siginjay)
      - Transport ke penginapan & Tur Darat
      - Sewa penginapan 3 hari 2 Malam (share 2/3 orang perkamar)
      - Sewa Kapal untuk keliling pulau
      - Makan 2x Selama di Hopping Island (Jumat: 1x)
      - Tiket Masuk Kepulau-pulau
      - Tiket Masuk Taman Nasional & Mangrove
      - Dokumentasi underwater & DSLR
      - Guide lokal
       
      Exclude:
      - alat snorkling
      - makan diluar jadwal, kita cari makan bareng
      - pembelian souvenir
      - tiket masuk penangkaran penyu
      - Tipping guide
       
      Biaya share cost: (target untuk 15 orang)
      Tiket kapal PP 120.000/ org * 10 = 1.200.000
      Homestay 100.000/3 org * 3 kamar * 2 hari = 600.000
      makan 30.000/makan * 10 * 4 = 1.200.000
      Sewa angkutan untuk di darat sekitar 150.000
      Biaya kapal snorkling 1.000.000/day * 2 = 2.000.000
      tiket wisata sekitar 55.000/org * 10 = 550.000
      Total share cost : 5.700.000/10 = 570.000
       
      makan malam kita cari bareng" di alun" karjaw ya...hehe
      Karena ini merupakan share cost, jadi kita juga share risk. Laughing out loud
       
      Itinerary
      jumat 1 mei 2015
      06.00 MEETING POINT PELABUHAN KARTINI JEPARA
      08:00-10:00 Berangkat menuju Karimun Jawa dengan kapal Express
      10:00 - 12:00 Check in Homestay
      Istirahat + Sholat + Makan Siang
      13:00 Persiapan tour darat
      Hutan Mangrove
      Pantai Lagon Lele
      17:00 Hunting sunset di sekitar pulau
      19:00 Acara bebas
      21:00 Istirahat untuk hopping island
       
      Sabtu 2 mei 2015
      04:00-06:00 Bangun pagi, mandi, sholat (bagi yang menjalankan)
      06:30-07:30 Sarapan pagi
      07:30-08:00 Persiapan untuk Hopping Island, berjalan menuju jembatan untuk berkumpul, briefing dan doa bersama sebelum keberangkatan
      Hopping island & Snorkling di pulau-pulau
      Penangkaran Hiu
      Pulau Menjangan Besar
      Pulau Menjangan Kecil
      Pulau Kecil
      Pulau Tengah
      Ujung Gelam
      Makan siang (Cathering)
      17:30-18:00 Kembali ke homestay
      18.00-21.00 Acara bebas (disarankan untuk packing karena berangkat dengan kapal pagi)
       
      minggu 3 mei 2015
      05:30-06:00 Persiapan pribadi
      06:00-07:00 Sarapan
      07:00-08:00 Persiapan ke pelabuhan
      09:00-11:00 Berangkat ke Jepara via kapal
      11:00 Tiba di Jepara
       
      Buat yang berangkat dari Jkt,
      Kita bisa booking tiket bus bejeu
      200.000/org PP
       
      more info bisa contact icha
      081287368033
      thank you