Sign in to follow this  
redocean

Perkebunan Strawberry Walk di Bandung

3 posts in this topic

Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang menyimpan banyak sekali tempat menarik dan juga indah. Segala macam ada di Bandung dan anda tinggal memilihnya sesuai selera. Begitu juga soal wisatanya. Ada wisata belanja, kuliner, alam, ya pokoknya Bandung adalah juaranya. Pernah dengan wisata agrowisata? Bandung saat ini sudah mulai mempopulerkan wisata alam yang juga penuh dengan edukasi tersebut. bahkan karena populer juga, Bandung jadi lokasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati wisata agrowisata. Mulai dari perkebunan teh sampai buah-buahan yang segar.

 

Anda penggemar strawberry? Buah yang cantik dengan rasa yang asam segar bercampur manis. Warnanya menggiurkan, bentuk buahnya juga rupawan aduhai. Walau saya bukan penggemar makan buah strwaberry, saya termasuk yang menyukai warna dan bentuknya. Buah strawberry banyak dibudidayakan di Bandung. Bahkan, anda pasti sering mendengar buah-buahan ini bisa dipetik dan langsung dimakan di tempat. Bayangkan bagaimana segarnya? Ya sudah dari pada ngiler terus, berikut ini beberapa perkebunan strawberry di Bandung yang juga disajikan sebagai salah satu objek wisata.

 

1. Ciwidey

Paling populer pastinya. Perkebunan strawberry di Ciwidey dikenal masyarakat luas karena memang tempat ini menjadi salah satu tujuan utama jika ingin memburu perkebunan strawberry. Belum lagi, lokasinya yang mudah dijangkau dan dekat dengan objek wisata populer lainnya yaitu kawah putih.

 

Perkebunan strawberry Ciwidey terletak di Bandung Selatan. Jika naik kendaraan pribadi, arahkan saja ke Ciwidey, begitu juga dengan kendaraan umum. Anda bisa mencari mobil yang menuju Terminal Ciwidey. Nanti dari Terminal Ciwidey, anda bisa naik angkutan umum yang bisa membawa anda ke perkebunan strawberry di sana. Tarifnya sekitar Rp 7000 kurang lebih. Atau jika ingin naik ojek, anda bisa menawar harga antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000. Semakin pintar menawar semakin mudah untuk mendapatkan harga termurah tentunya. Perkebunan mana yang sebaiknya anda kunjungi? banyak sekali di sepanjang jalan menuju Ciwidey kebun strawberry yang bisa anda temui. Itu terserah anda, karena semuanya nyaman dan juga menyenangkan.

 

kebun%2520strawberry%2520buah%25207000%2

 

Masuk ke perkebunan Ciwidey ini gratis lho. Nantinya, kita hanya diminta bayaran ketika ingin membawa pulang sejumlah strawberry yang berhasil kita 'panen'. Harganya juga nggak mahal, karena di sini dijual dengan harga normal pasaran. Satu kilogramnya mungkin sekitar Rp 30.000 hingga Rp 35.000. Jadi nanti hasil yang kita petik akan ditimbang dan dihargai sejumlah harga yang ada. Termasuk murah kan? Belum lagi nih, jika temen-temen ingin mencoba menanam buah strawberry di rumahnya, bisa lho beli bibit di sini. Harganya juga pasti murah. Rp 2000 per bibitnya dan biasanya setengah gelas aqua cup itu. Seru kan, bukan hanya bisa menikmati hasil buah strawberry Ciwidey, tapi juga bisa membawa pulang bibitnya untuk segera ditanam.

 

Nah, apalagi yang ada di Ciwidey ini? Banyak, ada cafe yang menyediakan aneka olahan buah strawberry jika anda ingin mencobanya. Baik makanan maupun minuman tentunya ada di sini. Anda bisa mencobanya di tengah lelah ketika jalan-jalan mengitari perkebunan strawberry Ciwidey. Selain itu, karena tempat ini sudah ramai dikunjungi wisatawan, akomodasi dan fasilitas lainnya pun cukup lengkap. Jadi jika kemalaman, jangan ragu untuk menginap di sini.

 

Tips

Beberapa tips yang bisa ditulis dalama tulisan ini adalah sebagai berikut:

- Datang pagi atau siang hari,

Mengapa demikian? Perkebunan Ciwidey berada di ketinggian di atas laut, cukup tinggi, dingin, dan berkabut. Makanya, kalau anda sekalian datang di pagi dan siang akan lebih leluasa dibandingkan datang di sore hari di mana kabutnya mulai turun dan bisa mengganggu pandangan mata. Kalau takut tidak keburu, bisa menginap di akomodasi sekitar Ciwidey sekalian berlibur dengan harga yang relatif murah. Akomodasi di sekitar sini sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 saja semalamnya.

 

- Datang saat musim kemarau

Kemarin ada berita sejumlah perkebunan wisata strawberry di Bandung nyaris merugi akibat banjir di Jakarta. Alasannya biasa, karena banjir jadi malas keluar rumah atau lebih tepatnya nggak bisa keluar rumah. Jadi, kebun strawberry harus cukup merugi karena strawberry yang ada harus dipanen sendiri dan dijual di pasar di sekitar Bandung.

 

Ada alasan lainnya, karena menurut beberapa sumber, pilihlah waktu di mana musim kemarau tiba karena rasa strawberry nya akan lebih enak. Tapi jika tidak bisa, anda bisa memilih strawberry yang ditanam di tempat yang ada atapnya. Mungkin itu bisa jadi pilihan anda.

 

- Sekalian mampir ke Kawah Putih

Kalau lagi ke Ciwidey, rasanya kurang pas kalau tidak mengunjungi wisata andalan di sini. Jadi, anda semua bisa atur jadwal untuk bisa mengunjungi Kawah Putih yang letaknya tidak jauh dari perkebunan-perkebunan strawberry di Ciwidey. Jangan lewatkan kesempatan ini dan anda bisa menikmati keindahan alam bumi pasundan ini.

 

2. Lembang

Jika di selatan ada Ciwidey, di bagian utara Bandung ada Lembang. Siapa yang nggak kenal Lembang. Lembang merupakan lokasi yang juga banyak diburu para wisatawan. Nah, setelah Ciwidey, Lembang juga mulai mempopulerkan wisata strawberry yang menyegarkan. Konsepnya sama dan tentunya yaitu dengan cara memetik sendiri lalu bisa kita bawa pulang. Lembang ini memang terkenal dengan wisata alamnya, jadi ketika anda pergi ke Lembang, anda akan dengan mudah menemukan berbagai bentuk wisata alam.

 

Nah, sebagaimana di Ciwidey, Lembang juga memiliki perkebunan strawberry yang beragam dan bisa anda pilih sesuai dengan selera. Anda tinggal memilihnya sesuka hati. Perkebunan strawberry di Lembang memang belum terlalu lama populer jika dibandingkan dengan perkebunan di Ciwidey yang lebih luas dan terkenal. Tapi, jangan salah, di Lembang ini beberapa tahun belakangan juga semakin maju di bidang wisata perkebunan strawberry. Banyak perkebunan strawberry yang dibuka untuk kekepentingan wisata. Dan anda bisa memilihnya. Di depan perkebunan, banyak papan nama yang bertuliskan Strawberry Walk yang artinya anda bisa berjalan-jalan di perkebunan strawberry dan langsung memetiknya sendiri. Selain itu, jalan-jalan di sini tentunya banyak bonus pemandangan yang indah dan juga keren. Jadi, nggak menyesal jika harus jalan-jalan di perkebunan strawberry ini.

 

Untuk soal harga di sini juga sama dengan yang ada di Ciwidey. Sebagian besar perkebunan tidak menggunakan tiket masuk, kalau pun ada, tiketnya hanya sebesar Rp 5000 kurang lebihnya. Harga satu kilo strawberry yang anda petik langsung adalah Rp 30.000 hingga Rp 35.000. Cukup murah bukan? Ya, jika anda bandingkan dengan harga satu bungkus yang dijual di pasaran, harganya memang lebih murah sekitar Rp 10.000 tapi tentunya rasanya akan lebih berbeda jika anda pilih, petik, dan cuci sendiri dari pohonnya langsung, ya kan?

 

Nah, di Lembang ini juga banyak perkebunan strawberry yang bisa dipilih. beberapa yang bisa dipilih antara lain ada di kawasan Cihideung, ada juga di kawasan Maribaya dan juga kawasan Tangkuban Perahu.  Banyak macamnya dan tentunya anda bisa juga menikmati olahan lain yang beragam dari stawberry. Dari mulai makanan biasa hingga makanan-makanan yang unik sekalipun. Anda bisa mencoba jus, es krim, atau makanan dan minuman lainnya dari stawberry, bahkan anda bisa juga mencicipi nasi goreng stawberry lho. Rasanya bagaimana ya?

 

kebun%2520strawberry%2520papa%2520nama%2

 

Nah, kalau mau yang di sekitar Tangkuban Perahu, ada salah satu tempat yang memang diperuntukkan sebagai wisata stawberry dan juga wisata edukasi untuk anak-anak. Nama perkebunan tersebut adalah Terminal Wisata Grafika Cikole. Di tempat ini berbeda dengan perkebunan terbuka lainnya. Di sini, anda akan diminta harga tiket sebesar Rp 5000 dengan mendapatkan secangkir minuman selamat datang berupa jus strawberry, hmmm seger pastinya. Nah, selain bisa jalan-jalan di perkebunan strawberry yang cukup luas, di sini juga tersedia wisata edukasi untuk anak-anak. Jadi, di sini, anak-anak bisa outbond dengan berbagai kegiatan. Mulai dari mengenal bagaimana cara budidaya stwaberry hingga bermain basah-basahan yang menyatu dengan alam. Misalnya, anak-anak bisa bermain menangkap ikan atau bermain keseimbangan menyebrang kolam dengan jembatan yang terbuat dari tali. lainnya juga masih ada permainan atau wahana seru menarik lainnya. lebih seru lagi, karena di sini ada penangkaran rusa lho. Jadi, ada paket wisara lengkap yang bisa dinikmati terutama untuk anak-anak. Tempatnya juga menyenangkan dan bagus lho.

 

Hasil perkebunan stawberry baik di Ciwidey dan juga di Lembang ini ternyata nggak cuma didistribusiin di Indonesia saja, tapi juga di luar negeri. Keren ya? Punya kualitas yang tinggi, jadi makin bangga deh sama segala kekayaan alam yang kita punya. Jadi, tinggal pilih mau ke kebun strawberry di Ciwidey atau mau yang ke Lembang? Semua punya nuansa yang beda-beda. Selamat jalan-jalan dan makan strawberry ya…

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Egisaputra
      Hai jalan2ners.. 
      Kenalin gw egi. Gw anak yg hobby jalan2. 
      Gw asli sumedang cuman stay di jkt. Klo weekend biasanya gw jalan2 drpd bt di kosan.
      Long weekend kemaren tgl 22 - 24 april 17. Entah kenapa gw pengen jalan ke Bandung rencana nya gw mau maen ke daerah maribaya
      Perjalanan jkt - bandung gw tempuh 3 jam naik kereta argo parahyangan (ekonomi 80rban , eksekutif 120rban)
      Klo gw sih pake ekonomi kmren krna lagi akhir bulan
       
      Okay. Cerita bermula ketika gw smpe bdg malem2 gw nebeng di kosan temen gw. Maklum budget pas2an
      Besoknya pagi2 jam 7 gw jalan dari daerah buah batu. Gw naik motor dr daerah buah batu ke maribaya krn gw takut macet
      Gw g tau jalan, dan gw hanya bermodalkan si google map.. setelah gw set lokasi meluncurlah gw dengan PD nya ngikutin tuh s om google. Ternyata gw d arahin lewat daerah terminal cicaheum belok kanan naik ke atas lewat jalan padasuka.. wahh dr situ jalanan udh mulai naik gan. Di sarankan kondisi kendaraan harus FIT buat mencegah hal2 yg tidak di inginkan. Perjalanan katanya 1.5 jam dan gw PD banget waktu itu gak nanya2 sm warga di sana bener apa engga nya.. 
      Dan men..  perjalanan ke sana makin naik naik naik dan naik.. 

      Pemandangan nya indah banget mennnn... berasa negri di atas awan gitu.  . . Ini di daerah caringin 3. D sini banyak warung2 gitu klo kalian mau istrht buat beli minum ato foto2 bentar. Gw cuman berhenti 10 mnit ambil foto beli minum langsung lanjut lg... 
      Ktnya dr sini 30mnitan lagi ke lodge maribaya. Gw masih ikutin google map. Jalan terusssssss dan alangkah terkejutnya gw gps bawa gw ke Bukit moko (orng ada yg bilang bukin bintang/ dermaga bintang) bukan maribaya. . 
      Yaudh drpd nanggung. Gw sempetin mampir dulu ke bukit moko ini kan lumayan buat foto2 
       
      Tiket masuk 15.000 pakrir 5.000

      Lumayan foto2 dgn backgrond hutan pinus. 

      Sama ada satu lagi di sini namanya dermaga bintang. Tp sayang agak kotor pihak pengelola g sediain tong sampah d dermaga bintang
       

      Dr sini barulah gw tanya2 rute ke maribaya. Dan men jalannya jelek bgt . . 
      Gw saranin kalian klo ke sini jgan bawa mobil. Soalnya banyak gw tmuin mobil yg ga naik d tanjakan alias mogok.. 
       
      Perjalanan gw lanjutin ke maribaya 1 jaman dr sini... 
      Dan kebetulan udh siang. Jd jalanan macet gilaaaaa.. salah strategi. Harusnya gw ke sana pagi2 bgt.. biar g macet.. 
      Nyampe maribaya jm 12. Antriannya udh kaya antri beras raskin guys.. panjang bgt.  
      Bayangin aja lu mau foto antri nya 4 jam fotonya gak sampe 2 menit. Disitu kadang gw merasa sedih . . 

      Hasil fotonya memang keren. Tp perjuangannya itu loh
      Oiya tiket masuk nya per orang 25.000
      Satu kali foto 10.000 jd klo lu mau foto 10x yaa tinggal kaliin aja men.. 
      Dia gak cetak.. cuman kirim soft copy nya aja.  


      Ini pengalaman gw liburan kemaren men... 
      Jgan lupa follo instagram gw yah @egi_saputraa
       
       
       
       
    • By Hanyptr
      haloo.. aku ada rencana ingin mengunjungi  bandung  berdua doang dari jakarta. Rencananya kesana selama 3 hari 2 malam di weekday.
      mohon sarannya dong aku kebandung antara menggunakan travel seperti daytrans atau naik kereta dr gambir kira-kira lebih efektif dan efisien yang apa ya?
      selanjutnya selama 3 hari 2 malam itu aku rencana hari pertama explore bandung kota , hari kedua ke lembang, dan hari ketiga bandung kota lagi. berhubungan aku berangkat dari jakarta menggunakan kendaraan umum. kira-kira lebih baik sewa mobil dengan supir atau cukup mengandalkan transportasi online seperti uber atau grab?
      dan kira-kira buat penginapannya lebih baik di daerah mana ya? biar enak kemana-mananya?
      Thankyouu
    • By vie asano
      Bicara tentang pariwisata Bandung, pasti nggak akan bisa lepas dari membicarakan tentang Lembang. Alasannya beragam, namun salah satunya adalah karena di Lembang kerap bermunculan obyek wisata baru yang akhirnya menjadi tren pariwisata Bandung. Jadi, nggak heran kalau Lembang disebut-sebut sebagai primadona wisata di kota berjuluk Paris van Java tersebut.
      Jika kalian berencana untuk mengunjungi Bandung dalam waktu dekat, yuk mari kenalan dulu dengan kawasan Lembang. Apa saja sih daya tarik dari Lembang? Dan, akses mana yang paling mudah untuk mencapai kawasan tersebut jika datang dari luar kota? Simak detailnya dibawah ini.
      *             *             *             *             *
      Informasi Dasar
      Lembang adalah nama sebuah kecamatan di Bandung. Secara administratif, Lembang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bandung Barat. Namun Lembang juga dimasukkan dalam sebuah wilayah bernama Kawasan Bandung Utara, bersama beberapa kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Cimahi. Berikut ini gambaran posisi Kecamatan Lembang dalam peta Kabupaten Bandung Barat.

      Posisi Lembang pada peta Kabupaten Bandung Barat, via slideplayer
      Lembang sendiri terdiri dari 16 desa, dengan luas wilayah yang bervariasi antara 1,8 km² hingga 9,74 km². Suhu udaranya cukup sejuk, rata-rata berkisar antara 17-24° C. Maklum, Lembang ini memang terletak di dataran tinggi karena posisinya sendiri ada di ketinggian 1312-2084 meter dari permukaan laut, dengan titik tertingginya adalah Gunung Tangkuban Perahu. Adapun pembagian desa di Lembang kira-kira seperti ini:

      16 desa di Lembang, via kotakita
      *             *             *             *             *
      Daya Tarik Lembang
      Kalau ditanya “apa sih yang membuat Lembang populer”, jawaban utamanya mungkin karena faktor kesejukan udaranya. Jika dibandingkan dengan wilayah lain di Kota Bandung, Lembang memang relatif lebih sejuk. Itulah mengapa banyak sekali wisatawan yang suka berkunjung ke Lembang, untuk main ke aneka obyek wisatanya maupun sekedar kongkow biasa saja.
      Selain itu, Lembang juga memiliki view yang indah. Terletak di area pegunungan membuat view dari kawasan ini sangatlah menarik, baik view ke arah Kota Bandung maupun view ke arah pegunungan.
      Kawasan Lembang juga menarik untuk dikunjungi karena memiliki banyak sekali opsi obyek wisata. Bahkan, rasanya di kawasan ini (dan kawasan sekitarnya) rutin bermunculan obyek wisata baru nan hits. Dan, daya tarik lainnya terletak pada keragaman wisata kuliner yang bisa dilakukan di Lembang dan sekitarnya.
      *             *             *             *             *
      Obyek Wisata Menarik di Lembang dan Sekitarnya
      Sudah jadi rahasia umum jika Lembang memiliki banyak obyek wisata menarik. Masalahnya, kadang wisatawan kurang paham kalau TIDAK SEMUA obyek wisata populer tersebut tepat berada di Lembang. Sebagian diantaranya berlokasi di daerah sekitar Lembang, seperti Cimahi, Subang, dan di kecamatan lain di Kabupaten Bandung Barat.
      Berikut ini beberapa obyek wisata yang bisa ditemukan di Lembang dan daerah sekitarnya yang cukup dekat di akses dari Lembang. Untuk detail lokasi, silahkan klik nama obyek wisata yang ada di masing-masing topik.
      +             +             +
      Lembang
      1. De’Ranch Lembang 

      De’Ranch Lembang, via deranchlembang
      Dari seluruh obyek wisata yang ada dalam daftar ini, De’Ranch Lembang termasuk salah satu yang lokasinya berada tepat di pusat Lembang. Obyek wisata ini menawarkan pengalaman liburan ala cowboy yang akan digemari oleh anak-anak maupun dewasa. Ingin merasakan serunya menunggang kuda? Memberi makan kuda? Atau jalan-jalan di hutan pinus? Semua bisa dilakukan disini.
      2. Floating Market 

      Floating Market, via sheratonbandung
      Salah satu obyek wisata unik di Lembang karena menawarkan suasana ala pasar terapung seperti di Thailand dan Kalimantan. Ada banyak aktifitas lain yang bisa dilakukan disini, seperti naik perahu, wisata kuliner, dan lain-lain.
      3. The Lodge Maribaya 

      The Lodge Maribaya, via filosotrip
      The Lodge Earthbound Adventure Park & Resort, atau biasa disebut The Lodge Maribaya, merupakan sebuah obyek wisata yang menawarkan berbagai aktifitas bertema alam. Asyiknya, lingkungan di sekitar The Lodge ini terdiri dari hutan pinus, sehingga pemandangannya pun cukup indah. The Lodge ini lokasinya cukup dekat dengan Air Tejun Maribaya, salah satu destinasi wisata favorit lain di area Lembang. Di The Lodge ini kalian pun bisa melakukan camping, lho.
      4. Farm House 

      Salah satu bangunan di Farm House, via mixedupalready
      Farm House ini termasuk salah satu obyek wisata baru karena baru beroperasi pada bulan Desember 2015. Obyek wisata ini memiliki pemandangan alam yang indah, taman yang cantik, dan aneka rumah hobbit yang sangat Instagramable. Cocok sekali dikunjungi bersama keluarga.
      5. Grafika Cikole 

      Grafika Cikole, via icla.bosmobil
      Satu lagi tempat wisata di Lembang yang menawarkan one stop adventure. Grafika Cikole ini menawarkan banyak fasilitas wisata bagi para wisatawan, mulai dari fasilitas outbound (flying fox, turun tebing, dan lain-lain), kebun strawberi, wisata naik kuda, dan lain-lain. Di sini pun terdapat hotel dan aneka restoran. Namun salah satu highlight fasilitas di Grafika Cikole adalah fasilitas pondok wisata alamnya dan area camping.
      6. Kebun Begonia 

      Kebun Begonia, via kebunbegonialembang.blogspot
      Ingin mengunjungi obyek wisata yang sedikit berbeda dengan obyek wisata lain di Lembang? Cobalah main ke Kebun Begonia yang ada di Jalan Maribaya. Tempat ini merupakan sebuah kebun yang dirancang dengan konsep wisata edukasi konservasi bunga Balinea (dan beberapa jenis bunga lainnya). Tentu saja disini pun terdapat kafe dan restoran, sehingga pengunjung nggak melulu hanya akan menikmati pemandangan bunga saja.
      7. Observatorium Bosscha

      Observatorium Bosscha, via bentaran
      Sesuai dengan namanya, Observatorium Bosscha memang merupakan sebuah tempat peneropongan bintang. Bahkan tempat ini merupakan salah satu peneropongan bintang tertua di Indonesia lho. Jika ingin berkunjung bersama keluarga maupun perorangan, kalian bisa datang pada hari Sabtu (pukul 09.00-13.00) untuk melihat cara kerja teleskop Zeiss (hanya demonstrasi/penjelasan saja). Namun terkadang dibuka juga kesempatan untuk bisa ikut meneropong di malam hari.
      8. Taman Hutan Jaya Giri Lembang

      Pepohonan di Taman Hutan Jaya Giri, via davidmualim.blogspot
      Tempat ini merupakan sebuah taman penghubung sekaligus hutan yang ada di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Jika kalian suka dengan wisata bertema alam, Taman Hutan Jaya Giri ini bisa jadi pilihan asyik, karena disini kalian dapat melakukan berbagai aktifitas outdoor seperti hiking dan camping.
      9. Lainnya

      Imah Seniman, via booking
      Masih banyak tempat wisata lain di wilayah Lembang yang belum disebutkan dalam daftar di atas, seperti Air Terjun Maribaya, Taman Hutan Junghuhn, Rumah Sosis, Imah Seniman, dan lain-lain.
      +             +             +
      Di Sekitar Lembang
      1. Kampung Gajah Wonderland 

      Salah satu atraksi di Kampung Gajah, via news.lewatmana
      Namanya boleh saja Kampung Gajah, tapi bukan berarti tempat ini adalah nama sebuah kebun binatang. Kampung Gajah Wonderland merupakan sebuah obyek wisata yang populer akan waterpark-nya. Tak hanya memiliki waterpark berukuran luas, di Kampung Gajah ini juga terdapat puluhan wahana permainan dan restoran.
      2. Dusun Bambu 

      Salah satu spot di Dusun Bambu, via dusunbambu
      Salah satu obyek wisata favorit di sekitar Kolonel Masturi, Parongpong. Dusun Bambu menawarkan beragam pilihan aktifitas wisata untuk beragam usia, sehingga tempat ini cocok sekali disambangi oleh keluarga. Selain itu, di Dusun Bambu ini juga terdapat beberapa restoran hingga penginapan.
      3. Gunung Tangkuban Perahu

      Gunung Tangkuban Perahu, via bisniswisata
      Gunung Tangkuban Perahu selalu sanggup memukau wisatawan untuk datang dan berkunjung ke sana. Gunung yang lekat dengan legenda Sangkuriang tersebut memiliki beberapa kawah vulkanik yang selalu terlihat fotogenik saat diabadikan oleh lensa kamera.
      4. Pemandian Air Panas Ciater

      Ciater, via indonesiadestinations
      Ciater bisa jadi merupakan salah satu pemandian air panas paling terkenal di Bandung, sekalipun secara administratif pemandian ini terletak di Kabupaten Subang. Ciater ini nggak begitu jauh dari Gunung Tangkuban Perahu, sehingga nggak sedikit wisatawan yang mengunjungi Ciater dan Tangkuban Perahu dalam satu kesempatan.
      5. Jendela Alam 

      Jendela Alam, via tempatwisataku-indonesia.blogspot
      Jika mencari tempat wisata edukasi bagi anak-anak, cobalah untuk mempertimbangkan Jendela Alam. Di tempat ini anak-anak dapat belajar segala hal bertema alam, mulai dari menanam di kebun, panen, memelihara ternak, dan lain-lain.  
      6. Situ Lembang 

      Situ Lembang, via tandapagar
      Situ Lembang mungkin bukan obyek wisata populer bagi wisatawan yang sering pergi ke Lembang sekalipun. Maklum, lokasi Situ ini memang agak nyempil. Selain itu, Situ Lembang ini sebetulnya tertutup untuk wisatawan karena tempat ini kerap dijadikan lokasi latihan Kopassus. Untuk dapat masuk kesini, kalian harus mengajukan ijin lebih dulu. Tapi percayalah, pemandangan di Situ Lembang ini memang sangatlah indah dan eksotis, sehingga layak untuk diperjuangkan.
      *             *             *             *             *
      Yang Wajib Dilakukan di Lembang
      1. Mengunjungi Berbagai Obyek Wisata-nya

      Curug Omas di Maribaya, via maribayabandung
      Sudah tahu kan kalau Lembang dan sekitarnya memiliki banyak obyek wisata menarik? Jelas sekali kalian wajib mengunjungi aneka obyek wisata tersebut saat berada di Lembang.
      +             +             +
      2. Wisata Kuliner
      Mau tahu apa saja kuliner khas yang wajib dicoba selama berada di Lembang? Berikut ini sebagian diantaranya.
      A. Susu Murni

      Salah satu tempat populer untuk mencari susu murni Lembang, cia semestatrans.blogspot
      Lembang memang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil susu di Bandung. Jadi, mencicipi susu murni jelas menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba selama berada di Lembang. Salah satu tempat paling populer untuk mencicipi susu murni adalah Sumur Lembang yang berada di Jalan Raya Lembang no 303. Namun jika ingin membeli susu murni literan, kalian bisa melipir ke KPSBU Lembang yang terletak di Jalan Seskoau Lembang.
      B. Yoghurt Lembang

      Salah satu tempat penjualan yoghurt Lembang, via urbandung
      Selain dikenal sebagai salah satu daerah penghasil susu, Lembang juga populer akan yoghurt-nya lho. Sama seperti susu murni, kalian juga dapat membeli yoghurt literan di KPSBU Lembang. Jika sekedar ingin icip-icip, yoghurt Lembang ini cukup mudah ditemukan di berbagai restoran di Lembang.
      C. Ketan Bakar

      Ketan bakar, via sebandung
      Ketan Bakar termasuk salah satu kuliner yang mudah sekali ditemukan di sekitar Lembang. Paling enak menikmati cemilan ini sambil dicocol ke sambal saus kacang atau sambal oncom, sambil duduk-duduk menikmati suasana.
      D. Tahu Susu

      Tahu susu Lembang, via travel.kompas
      Tahu Susu merupakan salah satu kuliner khas dari Lembang yang wajib dicoba oleh wisatawan. Bentuk tahu ini sebetulnya tak berbeda dengan tahu biasa. Hanya saja, tahu ini diolah dengan mencampur kedelai dengan susu murni, sehingga rasanya jadi lebih gurih, lebih padat, sekaligus lebih lembut dari tahu biasa. Tak sulit untuk mencari kuliner ini, karena Tahu Susu terletak di jalur wisata utama di Lembang.
      E. Sate Kelinci

      Sate kelinci, via ezatuleliza.blogspot
      Saat mendengar nama “sate kelinci”, mungkin tak sedikit yang langsung menolak untuk memakan kuliner ini. Habis, kelinci kan lucu. Memangnya tega makan daging kelinci?
      Walau kelinci lucu, tapi daging kelinci memang terkenal enak. Dan sate kelinci termasuk salah satu kuliner khas yang bisa ditemukan di Lembang. Pedagang sate kelinci mudah ditemukan di sepanjang jalur jalan menuju Lembang (dari Bandung), dan mudah dikenali karena (biasanya) memiliki kandang kelinci di depan kiosnya.
      +             +             +
      3. Nongkrong di Kafe atau Resto Keren

      Nongkrong di salah satu warung gaul Cikole, via lembangwisata.blogspot
      Lazimnya sebuah tempat yang memiliki suhu udara relatif sejuk dan pemandangan alam yang cukup indah, tak sulit untuk menemukan aneka kafe dan resto keren di sekitaran Lembang. Mulai dari tempat makan pinggir jalan, hingga restoran yang menawarkan fine dining, semua bisa ditemukan di Lembang (dan daerah sekitarnya).

      Kampung Daun, salah satu restoran di Jalan Sersan Bajuri, via gotravelly
      Jika kalian memiliki budget terbatas namun ingin nongkrong santai sambil menikmati suasana, kalian dapat melipir ke daerah Cikole. Di sekitar daerah tersebut banyak terdapat warung-warung gaul yang cukup populer di kalangan anak muda. Namun jika ingin merasakan suasana bersantap yang lebih wah maupun romantis, kalian dapat melirik berbagai kafe dan restoran yang ada di sekitar Jalan Sersan Bajuri dan Jalan Kolonel Masturi (masuk dalam wilayah Kecamatan Parongpong).
      +             +             +
      4. Melakukan Berbagai Aktifitas Outdoor

      Camping di Grafika Cikole, via gracesaan.blogspot
      Ingin melakukan hiking? Atau mungkin sesekali ingin camping dan menikmati rasanya tidur di tengah alam bebas? Kalian bisa melakukan semua itu di Lembang. Untuk referensi tempat mana saja yang cocok sebagai tempat hiking maupun camping, silahkan lihat lagi daftar aneka obyek wisata di Lembang dan sekitarnya.
      +             +             +
      5. Duduk Manis Menikmati Suasana
      Kadang, terlalu banyak pilihan malah bikin jadi bingung. Begitu juga dengan obyek wisata di Lembang. Saking banyaknya pilihan untuk disambangi, bisa-bisa malah membuat kita jadi bingung menentukan obyek mana yang harus dikunjungi lebih dulu.
      Kalau misalnya masih bingung menentukan pilihan, atau mungkin bingung karena memiliki budget wisata yang terbatas, tenang saja. Lembang cukup asyik untuk dinikmati sambil duduk manis kok. Pergi saja ke daerah yang tinggi seperti Cikole, atau ke arah gunung, atau mungkin ke arah perkebunan teh, dan kalian bisa duduk-duduk sambil menikmati suasana alam. Wisata asyik nggak melulu harus melibatkan budget fantastis, bukan?
      *             *             *             *             *
      Akses Menuju Lembang
      Ada 3 cara paling populer untuk mencapai Lembang: via Bandung, via Cimahi, atau via Subang. Untuk gambaran mengenai rute-nya, silahkan klik hyperlink yang ada di setiap rute.
      Melalui Bandung
      1. Rute 1 [via Pasteur-Setiabudhi-Lembang] - Jika menggunakan kendaraan pribadi, kalian bisa keluar lewat pintu tol Pasteur, dan ambil jalan menuju Setiabudhi. Terus ikuti jalan utama menuju utara hingga tiba di Lembang. Untuk variasi lainnya, kalian bisa melewati Jalan Sarijadi (melewati mall Paris Van Java), lanjut terus ke utara hingga mencapai Lembang. Silahkan klik link ini untuk rute jelasnya. Ngomong-ngomong, rute ini merupakan rute favorit untuk mencapai Lembang. Ada banyak obyek wisata keren maupun tempat makan di sepanjang jalur ini. Konsekuensinya, rute ini lumayan ramai (baca: macet) khususnya di akhir pekan.
      2. Rute 2 [via Dago-Pagermaneuh-Lembang] - Alternatif lainnya, kalian bisa pergi dari Jalan Ir.H.Djuanda (Dago) untuk mencapai Lembang (klik hyperlink untuk rute detailnya). Hanya saja jalan ini memang lebih kecil, agak memutar, namun relatif lebih sepi dan cukup jarang terkena macet. Sebagai catatan, kondisi jalur ini mayoritas berupa tanjakan dan berkelok-kelok. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum memutuskan lewat jalur ini.
      3. Rute 3 [via Punclut] - Sama seperti Rute 2, jalur ini pun cukup berkelok dan melewati serangkaian tanjakan. Beberapa tanjakan cukup curam, jadi siapkan kendaraan kalian sebelum melewati jalur Punclut.
      4. Rute 4 [via Dago Giri] - Rute ini merupakan salah satu rute alternatif untuk mencapai Lembang. Sama seperti Rute 2 dan Rute 3, rute ini pun melewati jalur yang tidak terlalu lebar, berkelok-kelok, dan menanjak – namun relatif lancar jika dibandingkan dengan Rute 1.
      5. Rute 5 [via kendaraan umum] – Jika ingin naik kendaraan umum, kalian bisa naik angkot jurusan apa saja yang melewati atau berhenti di Terminal Ledeng. Selanjutnya, jika tujuannya langsung ke Lembang, kalian bisa naik angkot jurusan St.Hall – Lembang. Namun jika ingin main ke daerah Parongpong (untuk mengakses Dusun Bambu, Kampung Gajah, dan lain-lain), dari Terminal Ledeng naiklah angkot ke Parongpong.
      Melalui Cimahi/Cisarua
      1. Rute 1 [via Kolonel Masturi] - Jika berangkat dari Cimahi, kalian bisa mengakses Lembang melalui Jalan Kolonel Masturi. Jalan ini memang melingkar dan berkelok-kelok, namun di sepanjang jalan ini terdapat banyak sekali obyek wisata menarik.
      2. Rute 2 [via Cihanjuang] - Jalur ini pun melewati rute yang berkelok-kelok, dan akhirnya menyambung di Jalan Kolonel Masturi. Untuk variasi lain, kalian bisa memutar rute ini untuk melewati Jalan Sersan Bajuri (untuk mengakses Kampung Gajah) sebelum mencapai Lembang (klik link berikut ini).
      Melalui Subang
      1. Rute 1 [via tol Sadang] - Rute cukup sering dipilih oleh wisatawan yang berangkat dari Jakarta, khususnya sebelum Tol Subang beroperasi. Rute ini melalui Pemandian Air Panas Ciater, Gunung Tangkuban Perahu, Cikole, dan beberapa obyek wisata lainnya sebelum mencapai Lembang.
      2. Rute 2 [via tol Subang] - Setelah Tol Cikopo – Palimanan resmi beroperasi, wisatawan dari Jakarta bisa menggunakan pintu tol Subang untuk mencapai Lembang.
      *             *             *             *             *
      Note:
      Foto diambil dari berbagai sumber tanpa ada editan tambahan lain selain proses resizing.
       
       
       
    • By Dewi Calico
      안녕하세요,
      Hai traveler cute mau kasih tau ada tempat foto yang keren dan instagramable.
      Gimana gak keren coba kalo lokasi foto nya ala ala rumah Eropa gitu deh.
      Bukan sekedar trick eye yaaa tapi beneran berbentuk rumah.
      Rumahnya cukup besar dan tinggi, yaapp mirip banget khas Eropa.
      Dengan konsep warna Hitam Putih, jadi cocok juga bagi kalian yang Black White Lovers.
      Dan tempat ini wajib dikunjungi para pecinta selfie yaaa hahaha.
      Okay, lokasi rumah ala Eropa ini di Farmhouse.
      Farmhouse????
      Yaaap farmhouse, di Lembang - Jawa Barat.
      Memang aku sudah beberapa kali menulis tentang Farmhouse di setiap lokasi keren(Baca tulisanku: Gembok Cinta Farmhouse, Domba Farmhouse).
      Dan sekarang menulis lagi tentang salah satu tempat foto yang keren ini.
      Saat berkunjung kesini lebih baik saat pagi jadi belum terlalu banyak pengunjung, karena everyday pasti padat pengunjung dan yaaa otomatis kalau mau foto yang kece cukup sulit karena banyak orang lalu lalang.
      Rumah ala Eropa itu besar dan di depannya ada taman cantik dan di dalam taman itu ada sepeda kuno dan ditaruh beberapa bunga yang semakin membuat view semakin mempesona.
      Rumah ini di dalamnya difungsikan sebagai Merchandise store.
      Modal untuk foto disini hanya 20.000 Rupiah sebagai tiket masuk Farmhouse dan itu bisa ditukar dengan Susu atau Sosis.
      Untuk Lokasi Farmhouse:
      Jalan Raya Lembang No. 108, Lembang, Bandung Barat, Kota Bandung, Jawa Barat 40391
      Happy Traveling,
      Salam Dewi Calico.
      IG: kimsoojin31
      Dewicalico.blogspot.com




    • By Dewi Calico
      BEGONIA GARDEN
      안녕하세요, 
      Aku mau share tentang kebun bunga yang keren dan kekinian banget.
      Kalo kemarin aku share tentang Selecta di Batu Jawa Timur, nah kali ini lokasi di Lembang Jawa Barat.
      Yap yap di Lembang.
      Lembang memang penuh dengan tourism place yang keren.
      Salah satunya adalah Kebun Begonia.
      Ini identik dengan taman Bunga, tapi di bagian belakang juga ada kebun sayur, dan itu bisa dipetik bebas lhoo yaaa tapi bayar laahh setelah metik hahaha.
      Okay kembali lagi bahas seperti apa sih kebun Begonia itu.
      Sebuah taman bunga yang bersih dan tertata rapi.
      Tiket masuk seingatku 10.000 Rupiah.
      Yaapp aku berkunjung saat bunga bunga sedang bermekaran, jadi yaa sangat menyenangkan.
      Aku tidak tau jika misalkan datang saat musim kemarau panjang apakah kebun bunga ini akan tetap keren atau habis semua tanamannya(ini yang jadi pikiran saya hahahah).
      Lokasinya memang tidak seluas Selecta tapi di Begonia ini semua penuh terisi bunga bunga cantik.
      Aku sarankan kalau berkunjung dibawah jam 10am supaya tidak terlalu kepanasan.
      Jika kepanasan yaa memang sih disediakan topi gratis, tapi jangan dibawa pulang yaaaa.
      Hmm ada sesuatu yang menurutku perlu ditambah yaitu tempat duduk.
      Kan capek kalo harus jalan terus tanpa duduk.
      Sementara tempat duduk hanya beberapa saja dan itu dipakai bergantian untuk foto.
      Dibagian belakang, tempat petik sayur itu ada view yang cakep banget.
      Hmm bukit bukit begitu, dan itu menurutku keren.
      Tapi sayangnya saat aku kesana itu sayurnya sudah habis jadi tidak bisa memetik.
      Asik deh pokoknya udah bisa lihat banyak bunga, foto foto, lihat bukit, lihat kebun sayur.
      Tempat ini cocok dan wajib dikunjungi oleh kalian para wanita wanita cantik nan manjaaaa hahahaha.
      Oh iya di lokasi parkir saat itu ada yang menawarkan Strawberry, tapi aku tidak beli.
      Happy Traveling,
      Salam Dewi Calico.
      IG: kimsoojin31
      FB: dewi calico
      FP: my little step













    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      The Lodge Maribaya Will Brighten Your Day, itu adalah judul tulisan saya kali ini, sesuai judul tersebut apa yang saya rasakan ketika berkunjung kesini sungguh membuat saya Ceria kembali, menempuh perjalanan yang cukup lama dan sedikit menyulitkan. Akhirnya di hibur dengan pemandangan Hijau, Cerah dan Udara yang Bersih, dari satu tempat yang bernama The Lodge Maribaya
      Mungkin kalian pernah dengar tentang The Lodge ini dari Social Media, tempat yang sempat tutup dan khusus untuk pribadi (pemilik) ini. Akhirnya di buka kembali untuk umum awal tahun 2016 ini. Apa saja yang di tawarkan dan bagaimana cara kesini baca terus ya

      ALAMAT
      Alamat : Jl. Maribaya Timur Km. 6 Kampung, Kosambi, Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
      Telepon : 022-2536110
      Google Map : KLIK
      HTM : Weekdays Rp. 15.000 | Weekend Rp. 25.000 | Periode Liburan Rp. 35.000
      Berada di sebelah Timur dari Kota Lembang mungkin sekitar 30 menit perjalanan menggunakan Mobil Pribadi. Jadi kalian harus perhitungkan waktu kunjungan ya.
      Cara menuju ke The Lodge menggunakan Kendaraan Pribadi. Arahkan kendaraan kalian ke Lembang, lembang berada di Utara Kota Bandung di Kabupaten Bandung Barat. Setelah tiba di tengah kota Lembang arahkan kendaraan kalian menuju Jalan Maribaya. Setelah berada di Jalan Maribaya patokan kalian adalah arah ke Burgundy Dine & Wine Restaurant. Akan banyak plang petunjuk nya di jalan Maribaya ini, ikuti saja. Lalu ikuti saja terus jalan ini sampai tiba di Desa Cibodas, lalu sekitar 500 meter dari Gerbang Desa, di sebelah kanan akan ada Plang Petunjuk The Lodge. Advice jalan di Desa Cibodas ini jelek sekali jadi hati-hati ya
      Cara menuju ke The Lodge menggunakan Angkutan Umum. Gunakan angkot St. Hall - Lembang biasanya dari Stasiun Bandung, lalu turun di Pasar / Alun-Alun Lembang seharga Rp. 8.000 - 10.000. Lalu lanjut menggunakan angkot Lembang - Cibodas ke arah Maribaya / Desa Cibodas dan turun di Desa Cibodas dekat The Lodge, lalu jalan kaki sekitar 500 meter ke The Lodge, seharga Rp. 5.000 - 8.000
      REVIEW
      Ada apa saja di The Lodge Maribaya ? Mungkin itu kalimat yang paling sering saya dengar jika orang bertanya tentang suatu tempat wisata baru. Garis besar nya di The Lodge kalian bisa Camping dan menikmati keindahan Alam Hutan Pinus dari Ketinggian.
      Namun sebelum nya saya sudah tulis jika tempat ini sempat di tutup untuk umum sekitar tahun 2015 dan di buka lagi untuk umum di tahun 2016 awal. Ya dulu sebelum tahun 2015 tempat ini merupakan perpaduan dari Restoran, Outbound, Camping Ground dan Rabbit Farm. Namun dengan alasan tertentu akhirnya di tutup lalu di buka lagi dengan konsep yang sedikit berbeda, dengan lebih mengutamakan Camping Ground dan juga Pine View. Walaupun tetap ada cafe nya.
      Sebelum masuk ke area Parkiran The Lodge kalian akan melewati jalan kecil yang di kiri kanan nya terdapat Ladang yang ditanami Bawang dll. Sekitar 500 meter dari situ yang melewati sebuah pemukiman warga, kalian akan menemukan plang petunjuk ke arah parkiran The Lodge. Dan disini harus hati-hati. Karena jalan ke parkiran nya hanya cukup untuk Satu Mobil saja, jadi harus bergantian, dahulu kan yang mau keluar dari The Lodge ya. Parkiran nya cukup luas

      Masuk ke dalam kita akan berjalan menuruni tangga, karena posisi The Lodge ini ada di pinggir jurang, dan ketika menuruni tangga di sebelah kanan ada sebuah Villa bernama Villa Kayu. Namun setelah saya tanya petugas villa ini tidak di sewakan, hanya untuk pemilik dan keluarga saja.
      Di sisi kiri dari Villa ini terdapat sebuah Restoran yang bernama Dapur Hawu. Jika kalian mau makan disini tempatnya karena menunya lebih ke masakan Sunda, dengan konsep semacam Rumah Saung  

      Lalu jalan turun lagi akhirnya kita akan bertemu dengan area utama dari The Lodge ini yang di bagi atas beberapa area. Di area pertama terdapat sebuah kafe bernama Pines Cafe, disini kita bisa bersantai sambil menikmat view The Lodge dan juga menikmati minuman dan makanan ringan. Dengan Range Harga dari Rp. 10.000 - 30.000

      Lalu area berikut nya jika kita melihat ke arah Pines Cafe ini di sisi kiri dan kanan dari cafe ini terdapat Camping Ground. Nah disini unik nya Camping Ground nya berupa Glamping atau Glamour Camping. Ya camping yang berasa menginap di Hotel ini sedang booming di Bandung. Karena kalian tetap bisa merasakan seru nya Camping di alam dengan tenda yang sudah di sediakan, namun dengan fasilitas di dalam dan luar tenda setara menginap di Hotel loh. Bentuk Glamping nya juga unik seperti Mini Kubah berwarna orange, satu tenda bisa muat sampai 4 orang dan harga nya pun bervariasi.
      Daftar Harga Glamping The Lodge :
      Single Occupancy : IDR 475.000 ++ /pax /night Double Occupancy : IDR 375.000 ++ /pax /night 3 person Occupancy : IDR 325.000 ++ /pax /night 4 person Occupancy : IDR 275.000 ++ /pax /night Rates Include :
      Entrance Fee Welcome Drink Dinner One Night Stay in Tent Breakfast Guided Trekking Horse Ridding Archery Lalu ada beberapa spot menarik di sini untuk kalian berfoto, seperti di depan Pines Cafe, terdapat sudut yang di lengkapi pagar kayu dengan background Hutan Pinus yang hijau, dan juga Flower Gate sebagai penghubung area atas dan bawah

      Turun melalui Flower Gate, kita bisa menemui Gardu Pandang loh, ya seperti Gardu Pandang yang ada di Kalibiru. Di The Lodge juga ada hanya beda nya tidak terlalu tinggi dan juga viewnya hanya Hutan Pinus, namun cukup bagus dan indah loh. Untuk naik ini harus antri dan bayar tiket lagi, per orang Rp. 10.000. Bayar tiket nya di Pines Cafe

      Ke bawah lagi ada satu spot yang menarik yaitu sebuah Meja dan Kursi Kayu seperti foto saya di awal di paling atas, view nya kece badai disini. Jadi kalian harus banget foto di sini ya karena salah satu ikonik The Lodge foto di sini

      Turun ke bawah lagi kita akan bertemu sebuah pagar kayu yang di bentuk bulat cukup unik untuk tempat foto, dan juga sebuah lapangan hijau yang cukup luas, mungkin di sini biasanya untuk event mungkin Wedding, tapi kemarin sedang tidak bisa di masuki. Karena sudah di reserved

      Untuk kegiatan Outbound seperti Archery dan Berkuda hanya bisa di lakukan jika kalian menginap di Glamping karena itu paketan dari Glamping tersebut.
      Lalu jika kalian ingin melakukan Professional Photography seperti Photo Session, Photo Pre Wedding atau pun Booklet School Photo. Harganya berbeda lagi berikut daftar nya :

      Namun jika selain dari Professional Photography di atas, harga Tiket Masuk tetap Rp. 15.000 dan boleh membawa Kamera DSLR dan Tripod tentu nya
      Ya sekian review tentang The Lodge Maribaya ini, sangat worth sekali di kunjungi loh, jika kalian punya waktu lebih di Lembang. Cobalah ke bagian timur lembang ini karena kalian akan menemukan tempat dengan View yang Kece Badai. Juga di area Timur Lembang ini juga ada beberapa tempat yang keren lagi loh seperti Pines Forest Camp (Tempat penyanyi Andine melakukan pernikahan). Lalu Air Terjun Maribaya dll
      Semoga berguna dan silahkan di Share jika berkenan  
       
    • By Rawoniste
      Hi, jalan2er. Ini FR saya yg kedua.
      Pikcol apaan ? Ah... Itu hanya istilah singkatan yg saya pake saja. Piknic colongan.
      Ceritanya saya bermaksud berkunjung ke sodara di ciwidey , males bawa kendaraan ahirnya pake angkutan umum saja .....
      Nyampe terminal ciwidey (ongkos bdg ciwidey 10k) saya langsung naik angkot warna kuning jurusan ciwidey -patengan (10k kalo nyampe sodara,nyampe patengan saya tdk tau taripnya ) 
      Lha ko lama tdk ada yg naik2, iseng nanya ke sopir. 
      A kawah putih masih rame ?
      Rame A ,apalagi sekarang libur 
      Si sopir ujug2 nawarin jasa nyerocos sana sini, kalo mau saya anter kemanapun. Kawah putih,ranca upas,situ lembang,patengan,kawah renganis,cimanggu dll sepuasnya sampe sore.
      Saya iseng nanya berapa tuh ? 
      250k 
      200k saja saya mau.
      Deal .....
      Hahahaha ahirnya saya piknik colongan naik angkot butut .yipiiiie 
      Kunjungan pertama ke kawah putih.
      Tiket 36ribu sudah termasuk angkutan ke lokasi 

      Kawah putih yg tdk pernah sepi pengunjung.
      Iseng nengok kiri saya menemukan "umbul" yg airnya jernih bgt. Apakah ada yg pernah ngambil poto disini sambil nyelam seperti di umbul di klaten itu. 

      Ini penampakannya, kliatan tdk dalam kok.

      Penasaran pengen nyentuh airnya, wuih dingin banget.
      Nengok kanan ,jajaran pohon2 khas yg tumbuh di deket kawah. 

      Bagus jg poto2 disini.
      Lanjut ke ranca upas .pernah kemping disini jaman SMP dgn pasilitas apa adanya.cukup pangling ,sekarang lengkap pasilitas nya jg ada waterboom nya 

      Angkot yg kuning di sebelah kiri adalah kendaraan pribadi saya Hahahaha

      Area kemping bisa dimana saja.
      Tentunya kalo ke ranca upas otomatis lihat penangkaran rusanya dong 

      Rusanya jinak, bisa di deketin. Karena becek jg males ngelusnya.

      Spot menarik buat poto2

       @deffa hi ..... 
      Puas main disini lanjut ke situ lembang, apaaaa lembang ? Yup saya baru tau ada situ lembang di ciwidey ini. Situ munggil dgn air terjun mininya. Ticket masuk 10k 

      INI penampakan air terjun mininya

      Panas bgt kesini 
      Gak lama2 disini, saya lanjut ke kawah Renganis, yes ! Baru pertama x kesini.
      Disuguhi pemandangan kebun teh karena lokasi nya berdekatan dgn situ patengan. Hanya ngambil arah ke kanan sudah ketemu dgn kawah Renganis ini. Naiknya lumayan curam kira2 500m , bisa naek ojek .Mobil tdk bisa masuk kesini. Saya jalan kaki saja itung2 olah raga.ticket 15k

      Cukup indah kan pemandangan nya

      Nunggu INI tempat sepi yg selfie susah bgt

      Awas kecemplung kawah mas bisa terapi punggung di air ini.tapi panas bgt Ihhh.

      Bisa rendeman disini, kalo tdk keberat an bareng bapak2 hanya berkancut doang
       
      Puas main disini, saya lanjut ke situ patenggang . pas datang kabut dimana2 jd pemandangan kurang jelas. Masuk kesini gratis hehehe. Angkotnya udah biasa masuk sini. Kalo tdk salah ticket 20k 
       
      Tidak kerasa udah jam 3 sore.... Saya minta pulang saja. Tidak lupa mampir dulu ke sodara yg jadi tujuan utama tsb. 
      Sehabis magrib saya pun pamit pulang, dianterin sampe terminal 


      Situ patengan yg berkabut selama berkunjung