Sign in to follow this  
Followers 0
redocean

Perkebunan Strawberry Walk di Bandung

3 posts in this topic

Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang menyimpan banyak sekali tempat menarik dan juga indah. Segala macam ada di Bandung dan anda tinggal memilihnya sesuai selera. Begitu juga soal wisatanya. Ada wisata belanja, kuliner, alam, ya pokoknya Bandung adalah juaranya. Pernah dengan wisata agrowisata? Bandung saat ini sudah mulai mempopulerkan wisata alam yang juga penuh dengan edukasi tersebut. bahkan karena populer juga, Bandung jadi lokasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati wisata agrowisata. Mulai dari perkebunan teh sampai buah-buahan yang segar.

 

Anda penggemar strawberry? Buah yang cantik dengan rasa yang asam segar bercampur manis. Warnanya menggiurkan, bentuk buahnya juga rupawan aduhai. Walau saya bukan penggemar makan buah strwaberry, saya termasuk yang menyukai warna dan bentuknya. Buah strawberry banyak dibudidayakan di Bandung. Bahkan, anda pasti sering mendengar buah-buahan ini bisa dipetik dan langsung dimakan di tempat. Bayangkan bagaimana segarnya? Ya sudah dari pada ngiler terus, berikut ini beberapa perkebunan strawberry di Bandung yang juga disajikan sebagai salah satu objek wisata.

 

1. Ciwidey

Paling populer pastinya. Perkebunan strawberry di Ciwidey dikenal masyarakat luas karena memang tempat ini menjadi salah satu tujuan utama jika ingin memburu perkebunan strawberry. Belum lagi, lokasinya yang mudah dijangkau dan dekat dengan objek wisata populer lainnya yaitu kawah putih.

 

Perkebunan strawberry Ciwidey terletak di Bandung Selatan. Jika naik kendaraan pribadi, arahkan saja ke Ciwidey, begitu juga dengan kendaraan umum. Anda bisa mencari mobil yang menuju Terminal Ciwidey. Nanti dari Terminal Ciwidey, anda bisa naik angkutan umum yang bisa membawa anda ke perkebunan strawberry di sana. Tarifnya sekitar Rp 7000 kurang lebih. Atau jika ingin naik ojek, anda bisa menawar harga antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000. Semakin pintar menawar semakin mudah untuk mendapatkan harga termurah tentunya. Perkebunan mana yang sebaiknya anda kunjungi? banyak sekali di sepanjang jalan menuju Ciwidey kebun strawberry yang bisa anda temui. Itu terserah anda, karena semuanya nyaman dan juga menyenangkan.

 

kebun%2520strawberry%2520buah%25207000%2

 

Masuk ke perkebunan Ciwidey ini gratis lho. Nantinya, kita hanya diminta bayaran ketika ingin membawa pulang sejumlah strawberry yang berhasil kita 'panen'. Harganya juga nggak mahal, karena di sini dijual dengan harga normal pasaran. Satu kilogramnya mungkin sekitar Rp 30.000 hingga Rp 35.000. Jadi nanti hasil yang kita petik akan ditimbang dan dihargai sejumlah harga yang ada. Termasuk murah kan? Belum lagi nih, jika temen-temen ingin mencoba menanam buah strawberry di rumahnya, bisa lho beli bibit di sini. Harganya juga pasti murah. Rp 2000 per bibitnya dan biasanya setengah gelas aqua cup itu. Seru kan, bukan hanya bisa menikmati hasil buah strawberry Ciwidey, tapi juga bisa membawa pulang bibitnya untuk segera ditanam.

 

Nah, apalagi yang ada di Ciwidey ini? Banyak, ada cafe yang menyediakan aneka olahan buah strawberry jika anda ingin mencobanya. Baik makanan maupun minuman tentunya ada di sini. Anda bisa mencobanya di tengah lelah ketika jalan-jalan mengitari perkebunan strawberry Ciwidey. Selain itu, karena tempat ini sudah ramai dikunjungi wisatawan, akomodasi dan fasilitas lainnya pun cukup lengkap. Jadi jika kemalaman, jangan ragu untuk menginap di sini.

 

Tips

Beberapa tips yang bisa ditulis dalama tulisan ini adalah sebagai berikut:

- Datang pagi atau siang hari,

Mengapa demikian? Perkebunan Ciwidey berada di ketinggian di atas laut, cukup tinggi, dingin, dan berkabut. Makanya, kalau anda sekalian datang di pagi dan siang akan lebih leluasa dibandingkan datang di sore hari di mana kabutnya mulai turun dan bisa mengganggu pandangan mata. Kalau takut tidak keburu, bisa menginap di akomodasi sekitar Ciwidey sekalian berlibur dengan harga yang relatif murah. Akomodasi di sekitar sini sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 saja semalamnya.

 

- Datang saat musim kemarau

Kemarin ada berita sejumlah perkebunan wisata strawberry di Bandung nyaris merugi akibat banjir di Jakarta. Alasannya biasa, karena banjir jadi malas keluar rumah atau lebih tepatnya nggak bisa keluar rumah. Jadi, kebun strawberry harus cukup merugi karena strawberry yang ada harus dipanen sendiri dan dijual di pasar di sekitar Bandung.

 

Ada alasan lainnya, karena menurut beberapa sumber, pilihlah waktu di mana musim kemarau tiba karena rasa strawberry nya akan lebih enak. Tapi jika tidak bisa, anda bisa memilih strawberry yang ditanam di tempat yang ada atapnya. Mungkin itu bisa jadi pilihan anda.

 

- Sekalian mampir ke Kawah Putih

Kalau lagi ke Ciwidey, rasanya kurang pas kalau tidak mengunjungi wisata andalan di sini. Jadi, anda semua bisa atur jadwal untuk bisa mengunjungi Kawah Putih yang letaknya tidak jauh dari perkebunan-perkebunan strawberry di Ciwidey. Jangan lewatkan kesempatan ini dan anda bisa menikmati keindahan alam bumi pasundan ini.

 

2. Lembang

Jika di selatan ada Ciwidey, di bagian utara Bandung ada Lembang. Siapa yang nggak kenal Lembang. Lembang merupakan lokasi yang juga banyak diburu para wisatawan. Nah, setelah Ciwidey, Lembang juga mulai mempopulerkan wisata strawberry yang menyegarkan. Konsepnya sama dan tentunya yaitu dengan cara memetik sendiri lalu bisa kita bawa pulang. Lembang ini memang terkenal dengan wisata alamnya, jadi ketika anda pergi ke Lembang, anda akan dengan mudah menemukan berbagai bentuk wisata alam.

 

Nah, sebagaimana di Ciwidey, Lembang juga memiliki perkebunan strawberry yang beragam dan bisa anda pilih sesuai dengan selera. Anda tinggal memilihnya sesuka hati. Perkebunan strawberry di Lembang memang belum terlalu lama populer jika dibandingkan dengan perkebunan di Ciwidey yang lebih luas dan terkenal. Tapi, jangan salah, di Lembang ini beberapa tahun belakangan juga semakin maju di bidang wisata perkebunan strawberry. Banyak perkebunan strawberry yang dibuka untuk kekepentingan wisata. Dan anda bisa memilihnya. Di depan perkebunan, banyak papan nama yang bertuliskan Strawberry Walk yang artinya anda bisa berjalan-jalan di perkebunan strawberry dan langsung memetiknya sendiri. Selain itu, jalan-jalan di sini tentunya banyak bonus pemandangan yang indah dan juga keren. Jadi, nggak menyesal jika harus jalan-jalan di perkebunan strawberry ini.

 

Untuk soal harga di sini juga sama dengan yang ada di Ciwidey. Sebagian besar perkebunan tidak menggunakan tiket masuk, kalau pun ada, tiketnya hanya sebesar Rp 5000 kurang lebihnya. Harga satu kilo strawberry yang anda petik langsung adalah Rp 30.000 hingga Rp 35.000. Cukup murah bukan? Ya, jika anda bandingkan dengan harga satu bungkus yang dijual di pasaran, harganya memang lebih murah sekitar Rp 10.000 tapi tentunya rasanya akan lebih berbeda jika anda pilih, petik, dan cuci sendiri dari pohonnya langsung, ya kan?

 

Nah, di Lembang ini juga banyak perkebunan strawberry yang bisa dipilih. beberapa yang bisa dipilih antara lain ada di kawasan Cihideung, ada juga di kawasan Maribaya dan juga kawasan Tangkuban Perahu.  Banyak macamnya dan tentunya anda bisa juga menikmati olahan lain yang beragam dari stawberry. Dari mulai makanan biasa hingga makanan-makanan yang unik sekalipun. Anda bisa mencoba jus, es krim, atau makanan dan minuman lainnya dari stawberry, bahkan anda bisa juga mencicipi nasi goreng stawberry lho. Rasanya bagaimana ya?

 

kebun%2520strawberry%2520papa%2520nama%2

 

Nah, kalau mau yang di sekitar Tangkuban Perahu, ada salah satu tempat yang memang diperuntukkan sebagai wisata stawberry dan juga wisata edukasi untuk anak-anak. Nama perkebunan tersebut adalah Terminal Wisata Grafika Cikole. Di tempat ini berbeda dengan perkebunan terbuka lainnya. Di sini, anda akan diminta harga tiket sebesar Rp 5000 dengan mendapatkan secangkir minuman selamat datang berupa jus strawberry, hmmm seger pastinya. Nah, selain bisa jalan-jalan di perkebunan strawberry yang cukup luas, di sini juga tersedia wisata edukasi untuk anak-anak. Jadi, di sini, anak-anak bisa outbond dengan berbagai kegiatan. Mulai dari mengenal bagaimana cara budidaya stwaberry hingga bermain basah-basahan yang menyatu dengan alam. Misalnya, anak-anak bisa bermain menangkap ikan atau bermain keseimbangan menyebrang kolam dengan jembatan yang terbuat dari tali. lainnya juga masih ada permainan atau wahana seru menarik lainnya. lebih seru lagi, karena di sini ada penangkaran rusa lho. Jadi, ada paket wisara lengkap yang bisa dinikmati terutama untuk anak-anak. Tempatnya juga menyenangkan dan bagus lho.

 

Hasil perkebunan stawberry baik di Ciwidey dan juga di Lembang ini ternyata nggak cuma didistribusiin di Indonesia saja, tapi juga di luar negeri. Keren ya? Punya kualitas yang tinggi, jadi makin bangga deh sama segala kekayaan alam yang kita punya. Jadi, tinggal pilih mau ke kebun strawberry di Ciwidey atau mau yang ke Lembang? Semua punya nuansa yang beda-beda. Selamat jalan-jalan dan makan strawberry ya…

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • The Lodge Earthbound Adventure Park, Cibodas - Lembang
      By shata
      Melihat pemandangan dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah wajib hukumnya kalau lagi mengunjungi Kota Bandung. Dulu setiap ke Bandung TS selalu pengen liat city view alias pemandangan ke rumah2, gedung, jalanan, lampu kota, dkk. Pemandangan kayak gini biasanya bisa dilihat dari cafe2 di daerah Dago Pakar, Sersan Bajuri, Bukit Moko, Caringin Tilu, dan lainnya. Tapi sekarang pemandangan di Kota Bandung udah bervariasi banget. Kita bisa liat deretan pohon pinus, lembah, sawah, atau gabungan dari semuanya. Pemandangan kayak gini salah satunya bisa dilihat dari Tebing Keraton. Jalan2ers mungkin udah familiar banget sama DTW (Daerah Tujuan Wisata) yang satu itu ya. Nah selain Tebing Keraton ada lagi yang pemandangannya gak kalah bagus, The Lodge Earthbound Adventure Park nama tempatnya. TS emang belum pernah ke Tebing Keraton tapi pernah ke The Lodge beberapa waktu lalu, jadi belum bisa bandingin keduanya tapi udah bisa buktiin kalau The Lodge keren banget 
       
      Lokasi Alamat resmi The Lodge ada di KM 4,5 Maribaya, Cibodas, Lembang. Bingung gak sih alamatnya pake angka2 kilometer gitu? Tenang jangan sedih, TS bakal jelasin ancer2nya. Patokan paling awal dan paling mudah adalah Restoran Burgundy. Wargi Bandung mungkin banyak yang udah tau Burgundy itu dimana karena resto ini termasuk resto yang besar dengan suasana yang romantis. Letak persisnya ada di Jl. Maribaya No. 163. Rute yang paling mudah untuk menuju ke Burgundy adalah lewat Dago Giri karena jalannya lurus2 doang. Di ujung jalan Jalan2ers bakal nemu plang Burgundy. Kalau kebetulan lagi di Lembang atau lebih deket ke Lembang daripada ke Dago, bisa juga lewat rute Jalan Raya Lembang - Jalan Panorama I (lokasi De' Ranch, Tahu Tauhid, dll) - Jalan Maribaya ke arah Dago Giri, nanti di sebelah kiri ada plang Burgundy. 
      Kalau udah nemu Restoran Burgundy jangan mampir dulu ya.. langsung lurus menuju Jalan Panorama I. Kok nama jalannya Panorama I lagi ya? Wkwk sebenernya TS juga bingung, tapi udah liat di Google Maps beneran Panorama I namanya. Dari jalanan ini Jalan2ers terus menuju Taman Wisata Maribaya yang terkenal akan curugnya. FYI, taman wisata ini lagi direnovasi loh. Waktu TS kesana hasil renovasinya keliatan bakal keren banget. Boleh dicoba tuh setelah jadi! Taman Wisata Maribaya udah terkenal dari jaman orang tua TS masih muda, jadi Jalan2ers gak mungkin nyasar karena petunjuknya jelas atau bisa tanya2 sama orang sekitar. Setelah melewati Taman Wisata Maribaya, Jalan2ers terus ikutin jalan menuju Jalan Cigalukguk dan Jalan Cibodas-Bukit Tunggul. Jalanan ini cukup panjang jadi bakal kerasa kayak gak sampe2 but be patient cause you're in the right track! 
      Jalan2ers pernah merhatiin akad nikah penyanyi Andien yang bertema outdoor, kayu2, dan pohon pinus? Pesta tersebut diadakan di Pine Forest Camp, yang mana lokasinya berseberangan dengan The Lodge. Berhubung papan petunjuk yang dimiliki The Lodge minim banget, Jalan2ers bisa ikutin papan petunjuknya Pine Forest Camp, Mulberry Hill, atau Tania Adventure. Semuanya berdekatan dengan The Lodge. Beberapa meter setelah pintu masuk Tania Adventure (di sebelah kiri jalan) Jalan2ers akan nemuin plang The Lodge warna oranye. Plangnya sekecil itu, jadi Jalan2ers harus perhatiin baik2. Dari plang tersebut belok kanan dan lurus terus sampai nemu belokan ke kanan. JANGAN BELOK karena The Lodge nya persis ada di sebelah kiri sebelum belokan. TS hampir terlewat karena The Lodge sama sekali gak memasang tanda atau papan nama, bagian depannya cuma halaman rumput aja. Halaman rumput ini digunakan buat parkir mobil. Jadi kalau TS liat halaman rumput dengan mobil2 diatasnya, itulah The Lodge 
       
      Kegunaan The Lodge saat ini Di tengah halaman rumput tersebut ada pintu masuk kayu diikuti tangga2 yang menuju kebawah. Waktu TS kesana kondisinya lagi sepi banget jadi sama sekali gak ada petugas yang jaga di depan. Nah TS gak tau kalau lagi rame gimana. Karena gak ada yang jaga, TS langsung masuk dan menuruni tangga sampe ke bagian bawah ke area rumput luas berada. Pas nurunin tangga TS lewatin area penginapan di sebelah kanan dan area restoran di sebelah kiri. Di keduanya gak ada siapa2, makanya TS gak kesana dulu, langsung turun ke bawah yang jelas2 ada wujud manusia  Wujud manusia ini adalah warga lokal yang dijadikan pengurus oleh pemilik The Lodge. TS samperin mereka buat nanya2 tentang The Lodge. Merasa gak tau banyak, mereka memanggil sang pemilik. Ternyata sang pemilik punya banyak kenalan yang ada hubungannya sama ibu TS. Dunia memang selebar daun kelor!
      Setelah ngobrol panjang lebar sama si pemilik, akhirnya TS tau kenapa The Lodge sering sepi. Sekarang restoran, penginapan, outbound, dan aktivitas2 lain kayak berkuda, kasih makan kelinci, dan bersepeda di The Lodge sudah gak dibuka lagi buat umum. Kalau umum mau datang cuma buat foto2 (kecuali foto pre-wedding) atau sekedar liat pemandangan, silahkan datang tanpa harus bayar apa2. Tapi setelah itu, pengunjung gak bisa makan di resto, nginep di penginapannya, atau camping tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Buat Jalan2ers yang tertarik mau adain acara di The Lodge bisa reservasi di nomer 0817227966.
       
      Bagian dalam The Lodge The Lodge terdiri dari 4 area. TS sebut area yang paling deket sama pintu masuk sebagai area atas dan area yang deket sama pemandangan sebagai area bawah. Area atas sebelah kiri (kalau diliat dari posisi Jalan2ers setelah masuk The Lodge) adalah restoran, sebelah kanan area penginapan 3 lantai. Di area bawah kiri (bawahnya restoran) ada camping ground dan di area bawah kanan ada area rerumputan serta dek batu buat sightseeing. Dibawah kanan kedua tempat ini ada area rerumputan lagi. Kegunaannya bisa buat apa pun.. bisa jadi camping ground, tempat sightseeing, tempat barbekyu, dll sesuai dengan keinginan. Sejauh yang TS liat, area2 di The Lodge hanya sebatas yang TS sebutkan. TS gak tau apakah ada area tambahan atau area lain diluar itu.

      Area rerumputan yang berbatasan dengan dek batu
       

      Area bawah kanan (bawahnya dek batu)

      Area rerumputan yang berada didepan penginapan (bangunan kayu di belakang adalah penginapan)
       
      View The Lodge dan spot favorit The Lodge mengusung pemandangan hutan pinus / deretan pohon pinus, kebun sayuran, dan pegunungan tapi pemadangan yang paling dominan adalah pohon pinus. Mereka sengaja ditanam oleh pemda buat mencegah erosi, makanya letak pepohonannya sangat rapi. Pemandangan ini paling bagus dilihat dari dek batu yang berbatasan langsung sama area rerumputan. Di atas dek batu ini ada 3 kursi dan meja, di sekelilingnya dibatasi dengan pagar. Kursi, meja, dan pagar terbuat dari kayu, menambah kesan rustic yang ingin ditonjolkan oleh The Lodge.

      Pemandangan yang didapat dari atas dek batu
      Foto2 disini keren banget, berasa di Grand Canyon versi lokal dengan pemandangan hutan pinus  Duduk2 di kursi kayu yang ada di atas dek batu juga nikmat duniawi; menikmati angin semilir, aliran Sungai Cibodas, udara khas Lembang, sambil melihat pemandangan hijau yang bikin mata seger. Jalan2ers bisa juga liat pemandangan ini di area rerumputan yang dibawahnya lagi tapi kalau TS lebih suka di dek batu. Area rerumputan yang dibawah ditandai dengan gapura kayu yang ditanami dengan bunga kertas warna pink. Bunganya cukup banyak sehingga sangat menarik buat jadi spot foto. Camping ground juga banyak digunakan sebagai spot foto2, sayangnya TS gak eksplor sampai sana.

      Pohon pinus yang berjejer rapi

      Gapura kayu yang ditanami bunga kertas warna pink
       
      Waktu terbaik Waktu terbaik buat ke The Lodge bisa pagi, siang atau sore hari, mengingat cuaca siang hari di Lembang adem2 aja. Kalau pagi2 mau sambil liat sunrise, The Lodge tentu belum buka. Kalau sunset masih memungkinkan karena The Lodge buka dari pukul 10.00 - 17.00. Jangan dateng pas hari kerja karena The Lodge cuma buka hari Sabtu dan Minggu. Jangan juga datang pas musim hujan karena The Lodge adalah area terbuka, jarang ada atap buat berteduh. 
       
      Overall, pengalaman TS di The Lodge super seru! I might say that The Lodge is recommended buat Jalan2ers yang mau cuci paru2 di tempat wisata yang anti mainstream. Walaupun letaknya gak sedekat Tebing Keraton atau tempat wisata lainnya yang ada di daerah Dago Atas dan Lembang, The Lodge will totally worth your journey     
    • Imah Seniman, Maen Ke Hutan Ala Sunda
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
       
      Jadi weekend kemaren mumpung Bandung lagi adem bener, jadi saya sempatkan untuk maen ke Lembang.
      Yup Lembang adalah salah satu tempat favorit baik bagi warga Bandung maupun luar kota untuk menghabiskan masa liburan weekend, karena suasana alam disini masih terbilang Asri dan Sejuk karena berada di area Gunung Tangkuban Perahu.
       
      Lokasi lengkap nya berada di Jalan Kolonel Masturi, Lembang. Kalo nomornya berapa kayak nya gak ada deh. Tapi bisa di cek melalui Google Maps kok, posisi jalan masuk nya rada di tengah tanjakan (turunan) jadi hati-hati ketika belok nya ya

       
      Waktu masuk bagi yang bawa mobil langsung bayar biaya parkir Rp. 5.000 per mobil, kalo motor nampak nya Rp. 2.000 saja. Parkiran cukup luas adi yang bawa Bus Rombongan juga bisa masuk.
       
      Penampakan nya sudah terlihat seperti Hutan dan banyak Gubug Kayu khas Sunda. Tempat makan nya juga cukup unik, jadi di pinggir jalan utama, kiri - kanan nya ada gazebo (gubug) kecil tempat makan dan juga tempat masaknya. Oh ya ada juga yang berupa Gubug Lesehan di suasana tengah Hutan.

       
      Karena niat saya kesini mau Makan Siang, jadi saya coba di area Gubug Lesehan nya dan order menu nya. Menu makanan nya nama nya unik loh dan rata-rata menu Sunda Indonesia. Dari Hayam Warisan, Hayam Geprek / Gabrug, Hayam Panggang Daun Pisang, Sate, dll. Saya pesan Hayam Panggang Daun Pisang 1 Ekor + Tumis Kangkung + Tempe + Nasi Timbel Polos + Es Teh Manis. Cukup enak loh makanannya walaupun agak kurang pedas bagian sambal nya heheh

       
      Untuk harga ya masih Menengah lah standar harga Jakarta dan Bandung :
      Hayam Panggang Daun Pisang 1 Ekor = Rp. 75.000 Tumis Kangkung = Rp. 20.000 Tempe 1 porsi = Rp. 5.000 Nasi Timbel = Rp. 6.000 Es Teh Manis = Rp. 5.000 Jelas sekali disini yang di jual Konsep Alam dan Sunda nya ya di mana kita bisa menikmati, ke asrian alam dan juga ada Danau Buatan, Kolam Pemancingan Ikan, Vila untuk di sewakan. Kalau tidak salah Rate permalam vila nya mulai dari Rp. 700.000.

       
      Jadi kalau kalian mau ke Lembang cari tempat makan yang rada unik dan nuansa alam bisa di coba kesini, walaupun banyak konsep yang sama di area Lembang. Tapi disini ada kata Seniman nya, karena di salah satu area benar-benar ada Gubug khusus seorang Seniman sedang Melukis, dan kita bisa belajar Melukis disitu

    • Cantiknya Kebun Begonia Lembang Bandung
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Desember 2015 ini memang waktu yang sangat hectic bagi tiap Kota Wisata di Indonesia ini. Tidak terhindari juga satu nama daerah di Bandung yaitu Kota Lembang, yang sebenarnya masuk area Kabupaten Bandung Barat ini. 
      Siapa seh di Indonesia ini yang tidak mengenal nama Kota Lembang, yang terbayang di awal pasti Dingin dan Gunung Tangkuban Perahu nya. Memang benar seh kota Lembang masih dingin dan Gunung Tangkuban Perahu masih aktif. Namun masih banyak lagi wisata alam yang di tawarkan di kota yang ukuran nya setengah dari Kota Bogor ini loh
      Jadi pas weekend Long Weekend Natal Desember 2015 kemarin saya berkesempatan masuk lagi ke Lembang, karena mengantar teman yang mau wisata, dan ya harap maklum macet nya Jakarta berpindah ke sini. Untuk menyegarkan dan merileks kan badan enak nya lihat yang cantik-cantik seperti mojang Bandung ehehe
      Tapi ada lagi cantik yang lain yaitu Kebun Bunga, nah salah satu kebun bunga yang terkenal di Bandung khususnya Lembang adalah KEBUN BUNGA BEGONIA atau TAMAN BEGONIA
      Karena lokasi nya yang mudah di pinggir jalan raya dan juga dekat dengan lokasi wisata lain nya jadi cukup pas jika mencoba kesini, berikut reviewnya

      LOKASI
      Alamat : Jl. Maribaya no. 120 A, Lembang, Kabupaten Bandung Barat
      Telepon : 022-2788527
      Buka : Setiap Hari | 09.00 WIB - 19.00 WIB
      Harga Tiket : Rp. 10.000 / orang (Bonus satu Sachet Teh Pochi), Kamera DSLR tambahan Rp. 50.000
      Google Maps : KLIK
      Website : KLIK
      Sangat lah mudah untuk mencari lokasi nya kalian tinggal arahkan kendaraan ke Kota Lembang, lalu ke Jalan Maribaya yang sebenarnya masih se arah juga ke De Ranch, jika dari De Ranch, Kebun Begonia ini ada di sisi kanan jalan. Menggunakan Google Maps tinggal cari dengan kata kunci Kebun Begonia

       
      REVIEW
      Sebenarnya ini kali pertama saya kesini karena kan kemarin lagi booming tuh Kebun Bunga Amaryllis yang di Kulon Progo di rusak para Selfiers / Alayers / Ngetrap-Ngetripers. Nah beberapa tempa Kebun Bunga di Indonesia jadi mulai naik daun, termasuk Kebun Begonia ini. 
      Padahal Kebun Begonia ini sudah dibuka sejak Januari 2014, tapi tetap adem ayem aja tanpa ada nya masalah dengan pengrusakan bunga dan semacamnya loh.
      Pertama kali masuk kita akan langsung di samperin petugas untuk membeli tiket masuk, yang seharga Rp. 10.000 bonus 1 Sachet Teh Poci.

      Lalu kita akan langsung bisa menikmati keindahan taman bunga ini. Oh ya di areal parkiran nya juga terdapat Taman Bunga mini nya yang berisi pot pot kecil

      Nah untuk Kebun bunga utamanya ya cukup luas seh, terdapat beberapa Varietas bunga yang saya tau seh jelas Begonia atau Balinea yang berwarna merah itu. Oh ya dan juga ada yang disebut Takiron atau kreasi unik seperti rumah-rumah atau rangkaian penopang bunga sebagai pengganti Bambu

      Banyak spot menarik di sini untuk kalian ber foto entah itu selfie, groufie, wefie dkk. Memang salah satu tujuan kesini yaitu untuk berfoto seh. Ada sepeda hias dan juga semacam Keong Raksasa yang bisa jadi ornamen foto kalian loh. Dan jangan lupa foto di patung-patung hewan nya ya cukup menarik loh 

      Oh ya di sini juga ada beberapa Kafe atau Restoran nya buat kalian makan atau bersantai sejenak, saya tidak mencoba seh cuma kurang lebih seperti ini dalam Kafe nya ya

      Tentu nya namanya Kebun Bunga pasti ada Rumah Kaca / Hijau nya kan, ya di sini juga ada untuk pengembangan varietas bunga nya. Dan lagi di area belakang dari Kebun Begonia ini, ada sebuah kebun khusus untuk Sayuran, yang kalian bisa petik sendiri dan tentu nya bayar ya, hitungan nya per Kilogram, tiap jenis beda-beda. Ada Wortel, Bawang, Jagung, dll

      Karena sekarang di Social Media banyak sekali statement Kontra tentang Kebun Bunga yang akan menimbulkan kesan negatif karena pengaruh dari Pengrusakan Kebun Bunga oleh para Alayers / Selfiers / Ngetrap-Ngetripers. Malah saya anjurkan untuk mereka kesini, silahkan di coba untuk Selfie dengan menginjak bunganya. Paling tar di tangkap petugas yang banyak berkeliaran disini dan langsung di masuk kan ke Kantor Polisi yang jarak nya cuma 100 meter
      Bukti nya udah lebih dari setahun masih aman-aman aja mereka dari pengrusakan, ya mungkin alayers itu juga udah tahu ya kalau disini ketat jadi males deh eheheh. Kunjungan di sini juga tidak terlalu banyak kok, jadi kalian masih bisa "bernafas" dengan lega sambil foto narsisi disini.
      Oh iya bagi kalian yang membawa kamera DSLR akan di kenakan biaya tambahan Rp. 50.000 per kamera ya, karena di anggap sudah Professional dan Komersil menggunakan kamera DSLR apapun maksud dan tujuan kalian sebenarnya. Dan juga jika kalian mau menggunakan tempat ini sebagai Poto Professional seperti Pre Wedding, bisa langsung ke kantor nya di Rumah Kayu di area parkir

      Sayang nya area parkir mobil nya kecil jadi paling hanya muat 10 - 15 mobil saja, namun jangan khawatir, di dekat sini ada area parkir yang disediakan di Restoran Tahu Sumedang di dekat nya, tapi jangan parkir di areal Kebun Bunga Rizal di sebelah Kebun Begonia ya

      Ya silahkan yang mau mencoba selfie di Kebun Bunga biar kekinian tapi tetap bermartabat ya, jangan karena Foto kalian malah jadi di Kantor Polisi heheheh
      "Single ibarat bunga, makin lama makin cantik dan mempesona"
       
       
    • Itinerary Keliling Lembang Bandung Yang Pas Selama 2 - 5 Hari
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Pasti banyak ya kalian yang ke Bandung itu tujuan utama nya ingin liburan menghirup udara segar dan menikmati keindahan alam. Istilah nya ingin liat yang ijo-ijo deh, bosan liat asap, polusi, gedung dan tingak stres pekerjaan sehari-hari.
      Nah yang dekat dengan DKI Jakarta selain Bogor dan Puncak. Biasanya Kota Bandung juga jadi pilihan utama, karena terdapat sebuah daerah bernama Lembang yang mempunyai keindahan alam yang masih asri dan terjaga.
      FYI Lembang ini tidak masuk wilayah Kotamadya Bandung atau bukan di kelola oleh Kang Ridwan Kamil. Melainkan masuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, yang di pimpin oleh Bupati Drs. H. Abu Bakar. M, Si. Ya sedikit info tentang Lembang biar tidak salah karena banyak yang mengira Lembang itu di Kota Bandung.
       
      Cara Menuju Lembang
      Banyak cara menuju Lembang Bandung asumsi kalian berasal dari Luar Kota Bandung :
      Jalur Tol Cipularang keluar Tol Pasteur, Cimahi, Muhammad Toha atau Buah Batu. Pada umum nya jika kalian berkendara pribadi menggunakan tol Cikampek - Cipularang, asumsi pertama yang paling dekat adalah keluar Tol Pasteur, namun jika weekend dijamin macet sekali pas pintu keluar tol. Coba arahkan ke Pintu Tol Cimahi, Muhammad Toha atau Buah Batu untuk alternatif lain, walaupun agak lebih jauh namun terhindar dari macet yang bisa berjam - jam. Lalu jika sudah masuk area Kota Bandung, kalian arahkan ke Lembang yaitu ke arah Utara, plang petunjuk ke arah Lembang sangat banyak, atau Google Map juga cukup mudah                         Jalur Non-Tol. Nah untuk yang dari Jakarta melalu Non Tol kalian bisa melalui jalur Bogor - Puncak - Cianjur - Purwakarta - Subang - Lembang. Memang akan macet di wilayah Bogor - Puncak karena weekend biasanya ada jalur buka tutup satu arah. Tapi kalian bisa menikmati perjalanan ini melihat keindahan alam puncak.                                 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Terminal Wisata Grafika Cikole Day 2 :
      De Ranch Floating Market  Farmhouse Tahu Lembang Spoiler  
      Farmhouse Lembang

       
       
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      De Ranch Floating Market  Farmhouse Tahu Lembang Spoiler  
      Kebun Begonia

       
       
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      Kampung Gajah Wonderland Curug Cimahi Dusun Bambu Day 4 :
      De Ranch Floating Market  Farmhouse Tahu Lembang Spoiler  
      Curug Cimahi

       
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      Kampung Gajah Wonderland Curug Cimahi Dusun Bambu Day 4 :
      Observatorium Bosscha De Ranch Sapu Lidi Tahu Tauhid Day 5 :
      Floating Market  Farmhouse Tahu Lembang Spoiler  
      Sapu Lidi

       
      ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Lembang
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      PETA WISATA LEMBANG
       
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Foto tempat wisata lain nya kalian bisa cari di Google. Dan harga tiket sewaktu-waktu bisa berubah
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. 
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Lembang Bandung
    • Floating Market Lembang Bandung Semakin Bagus
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!

      Floating Market Lembang Bandung. Tempat wisata keluarga yang baru di kawasan Lembang Bandung, lokasi nya di Jalan Grand Hotel, no. 33 E, Lembang, Kabupaten Bandung.
      Banyak wahana baru di sini karena baru di perluas seperti, Outbound, Kereta Air, Taman Kelinci dan Angsa. Juga terdapat banyak Makanan (kuliner) yang bertemakan Pasar Terapung layak nya di Thailand.
      Harga Tiket Masuk : Rp. 15.000
      Parkir Mobil : Rp. 10.000
      Parkir Motor : Rp. 5.000
      Harga Makanan : Rp. 10.000 - Rp. 50.000
      Recorded with iphone 5
      Edited with Viva Video Apps
      Editor by Deffa Utama Jalan2.com