Amel

Jalan-jalan Nyok ke Waduk Darma!

1 post in this topic

Haloooo ^_^

Mau sharing tempat liburan yang asyik banget di daerah Kuningan, Jawa Barat. Namanya Waduk Darma, kalo ada yang pernah ke tempat ini pasti setuju deh kalo ini tempat nyaman banget. Saya aja bisa seharian kelo ke tempat ini, tempatnya damai banget, kita bisa santai- dipinggir danau sampai ketiduran saking damainya hehehehe....

makan-makan juga banyak banget disana, maklum aja udah jadi tempat rekreasi daerah. kemarin saya cobain makan ayam bakar sama es kelapa nya enak banget.

Kebanyakan orang sih pada sewa perahu buat keliling danau, tapi saya memilih buat menikmati dari pinggir aja deh...takut mabok laut :P

Buat yang mau kesana harus lewatin alun-alun kota Kuningannya dulu, trus perjalanan kira-kira masih 15 kilometer lagi. Nanti gerbangnya ada di sebelah kiri. biaya masuknya juga ngga mahal kok, seorang cuma 10 ribu perak. Sebenarnya kl mau nginep juga bisa karena ada bungalow di dalemnya, tapi kebetulan saya punya sodara di Kuningannya, jadi bisa dibilang akomodasi gratizz hehehehe!

Ini ada beberapa foto yang masih ke save selama disana :

post-4-0-45889600-1348649665_thumb.jpgpost-4-0-57620600-1348649666_thumb.jpg

ENJOYY!!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Hildree Takizawa
      Suasana sejuk nan permai dengan pemandangan pepohonan pinus hijau menjadi sajian yang tersaji di sebuah danau kawasan Desa Kaduela, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Adalah Telaga Remis, danau yang menawarkan suasana ketenangan berbalut dengan keindahan yang alami.
       

       

       
      Berjarak kurang lebih 37 km atau dapat ditempuh 1 jam dari pusat Kota Kuningan, Telaga Remis memiliki lahan seluas 13 hektar untuk wilayah keseluruhan. Sedangkan luas danau atau telaganya hanya mencapai 3,25 hektar.

       

       

       
      Suasana asri bercampur dengan udara yang sejuk membuat Telaga Remis sangat pas dijadikan tempat untuk sekedar melepas kepenatan. Adanya wahana sepeda air untuk berkeliling menambah keasyikan tersendiri saat berkunjung ke area wisata yang saat ini dikelola oleh Perum kehutanan Kabupaten Kuningan ini.
       

       

       
      Buat Kalian yang menyukai aktivitas berjalan kaki, terdapat jalur khusus untuk pejalan kaki yang dibuat untuk memutari telaga ini. Lain lagi bagi penyuka hobi memancing, Telaga Remis menyimpan aneka ikan yang bisa dibawa pulang. Ikan seperti mujair dan ikan mas menjadi ikan yang mendominasi Telaga Remis.
       
      Nama Telaga Remis diambil dari dua kata yaitu telaga dan remis. Telaga berasal dari bahasa Sunda yaitu danau sedangkan remis adalah sejenis kerang bewarna kuning yang banyak hidup di sekitar telaga dan disebut remis oleh masyarakat sekitar. Namun disisi lain, terdapat mitos yang menceritakan awal terbentuknya telaga ini.
       
      Dahulu Keraton Cirebon yang dipimpin oleh Sultan Matangaji menolak untuk memberi upeti kepada Kerajaan Mataram yang seharusnya diberikan. Maka diutuslah Pangeran Selingsingan dan anak buahnya. Namun sebelum sampai tujuan, rombongan ini bertemu dengan kelompok Pangeran Purabaya dari Mataram yang ingin menagih upeti. Hingga akhirnya perang pun tak terelakkan.
      Bertempat di kaki Gunung Slamet, Pangeran Selingsingan ternyata tidak bisa menandingi ketangguhan Pangeran Purabaya dan pasukannya. Hal ini yang membuatnya mundur dan mengirim pesan kepada Sultan Matangaji.
       
      Mendengar keadaan itu, sultan mengutus menantunya yang sakti mandraguna menuju medan perang. Hal ini tidak ditolak oleh Elang Sutajaya. Demi membantu saudara-saudaranya yang tengah terdesak, dirinya berangkat membantu Pangeran Selingsingan dan memenangkan peperangan.
       
      Sampai ditujuan, Elang Sutajaya mencari Pangeran Purabaya sebagai musuh utama. Dirinya menggunakan keris sebagai senjata dan ilmu sakti untuk mengalahkan sang utusan dari Kerajaan Mataram itu. Dan tanpa ampun, keris yang menjadi senjata Elang berhasil menghunus badan Purabaya hingga terbelah menjadi dua.
      Merasa kalah, Pangeran Purabaya meminta belas kasih kepada Elang Sutajaya untuk diampuni. Dirinya merasa hanya orang biasa yang beragama islam. Namun Elang Sutajaya tak bergeming. Ia mengatakan bahwa Purabaya bukanlah muslim yang baik. Karena tidak ada muslim yang melakukan kekerasan termasuk memulai peperangan sampai membunuh.
       
      Mendengar nasihat yang keluar dari Elang Purabaya, Pangeran Selingsingan pun menagis tanpa henti. Hingga air matanya membentuk sebuah Telaga Remis. Sedangkan Pangeran Purabaya berubah wujud menjadi seekor Bulus atau kura-kura. Bulus tersebut diberi nama Si Mendung Purbaya.
    • By Hildree Takizawa
      Kalo kita pergi ke suatu tempat pasti yang di cari adalah penginapan,apalagi kalo tempat yang kita tuju itu gak ada yang kita kenal atau pun sodara yang tinggal di sana.
       
      saya akan memberi kan info penginapan khususnya kalo kalian jalan-jalan di kuningan dan sekitar nya;
       
      Terkadang kita sebagai pelancong pun ragu untuk datang ke tempat wisata yg di tuju apakah mempunyai akses dan akomodasi yang memadai di kawasan terebut. maka nya kadang kita berpikir panjang untuk memilih penginapan mana yang cocok dan biasanya dilihat dari lokasi nya yang mudah di jangkau dan tentu nya jarak dengan lokasi wisata yang akan di kunjungi.
       
      Tapi, hal tersebut tak perlu menjadi pertimbangan Anda bila datang ke Kuningan, Jawa Barat. Sebab, di sini penginapan bagai terpusat di sebuah kawasan, Cilimus.
      Dinas pariwisata kuningan sengaja membuat penginapan terpusat di cilimus, karena Cilimus ini memang dekat dengan banyak objek wisata di Kuningan ini.
      Dan tentu saja akan memudahkan wisatawan yang datang ke Kuningan. Dengan memilih penginapan di sekitar cilimus itu tidak akan membuat kita berpindah-pindah lokasi untuk melihat-lihat penginapan mana yang cocok.
      Kalian Cukup dengan berjalan di sepanjang kawasan Cilimus  pasti akan menemukan penginapan mana yang cocok,untuk di pilih ..hehehe sesuai budget juga .
      Kawasan Pusat penginapan di Cilimus ditandai dengan gerbang masuk kawasan Sangkanhurip, dari depan saja sudah terlihat dua sampai tiga hotel. Semakin masuk ke dalam, pilihan penginapan menjadi semakin banyak. Kalau dijumlahkan mungkin mencapai 20 penginapan.
      “Biasanya disesuaikan saja dengan budget, tetapi kalau mau penginapan dengan kelas berbintang saat ini baru ada tiga hotel saja,. yaitu : Tirta Sanita, Hotel Ayong dan Hotel Prima.


      Dari penginapan tersebut, Gunung Ciremai akan akan menjadi pemandangan menyenangkan setiap harinya.
      Saat ini kawasan Cilimus memang dikenal dengan pusatnya penginapan di Kuningan. Dari kawasan tersebut, banyak obyek wisata yang mudah dijangkau, diantaranya Taman Nasional Gunung Ciremai, Desa Wisata Cibulan, dan juga Objek Wisata Sejarah Gedung Linggarjati. 


    • By Hildree Takizawa
      Ini adalah perjalanan singkat gue waktu liburan kemaren jalan2 ke kuningan dan sempet nyobain ikutan terapi ikan nilam di wisata cigugur. sebelum ke cigugur gue mampir dulu di taman kota kuningan,.disitu biasa nya jadi tempat ngumpul para pemudik yang lewat sekitar patung kuda.. nah dari patung kuda ini kalo kita mau ke cigugur naik angkot warna kuning (no nya lupa) yg jelas trayek cigugur dan turun pas depan pintu masuk cigugur. tiket masuk nya waktu itu cuma 10.000 aja masuk ke area kolam ikan disana kita akan melihat ikan kanca bodas dan ikan dewa yang ukuran nye gede banget dan berbaur dengan ikan nilem di kolam di pinggir kolam banyak org yg lagi ngerendam kaki di air kolam yang dingin..kalo ngak mau duduk di lantai pinggir kolam kita bisa nyewa bangku kecil yang di sediain di pinggir kolam dgan sewa Rp.3000 saja. kata temen2 gue sih ikan di sini lebih galak,dari pada ikan2 yg suka ada di mall itu loch..dan pertama masukin kaki ke air sih..kaki gue seolah ngak laku di cuekin gitu ..ech setelah 5 menit lgsg diserang dech ama gigitan ikan nilam.. rasa nya lumayan geli dan bikin gue nyengir ke gelian. dan setelah itu kaki gue laku banget,bapak2 di sebelah gue aja sampe bilang " wah,neng stress ya,banyak tuh penyakitnya" . hadeuh masa w di bilang penyakitan..padahal gue ngak pernah masuk rumah sakit..tapi akhirnya gue nikmatin aja sih.. lama2 gue malah seneng di gigitin ikan nilam bahkan sampe ada berdarah..trus pas gitu ada ikan kancra bodas ama ikan dewa yg segede paha lewat.otomatis gue angkat kaki gue karna takut di gigit (hehehe,,ternyata ikan dewa itu ngak ngegigit,cuma lewat2 dan nakutin doank ) karna gue dateng nya udah sore jadi ya cuma 45menit berendam di kolam aja,sisanya naik ke hutan di atas kolam lumayan lah liatin pemandangan org2 yg masih berendam dan gue nemuin monyet juga di situ.

    • By Gulali56
      Sudah banyak memang yang menulis bahwa apply visa China itu gampang . Tetapi yang namanya sudah beli tiket pesawat pulang pergi , apply visa selalu membuat saya was was.

      Ini kali kedua saya apply visa, setelah sebelumnya apply visa Taiwan 2 tahun yang lalu. Yang bikin kuatir mungkin karena salah satunya adalah saya baru memperpanjang paspor pertengahan tahun ini.So far dengan paspor yang baru cuma ada cap Negara Singapura 2x dan Malaysia 1x.

      Untuk apply visa China sekarang tidak lagi di kedutaan RRC melainkan agen khusus yang ditunjuk yaitu di Chinese Visa Application Service Center di The East Mega Kuningan. Padahal Kedutaan RRC cuma 3 menit jalan kaki dari kantor saya. Sedangkan ke The East itu justru 10menitan.

      Pertama-tama saya mendownload form di https://www.visaforchina.org/ sebenarnya bisa sekalian isi online terus tinggal print tapi karena teman saya tidak ada internet akhirnya saya download saja dan isi manual tulisan tangan.

      Pertanyaannya tidak terlalu ribet, mungkin yang agak ‘tricky’ karena ada kolom itinerary tapi cuma dikasi jatah 5baris. Akhirnya saya tulis tanggal saya sampai di Beijing dan tanggal keluar dari Beijing.Haha.. asli culun. Maksud saya toh memang mau menyertakan itinerary di lembar terpisah.Ternyata pas di loket, dikembaliin tuh lembar itinerary yang di ketik bagus-bagus.Yang culun di aplikasi justru tak masalah.

      Jadi yang dibutuhkan untuk apply visa China itu adalah sbb:
      Form aplikasi yang sudah diisi lengkap dan di ttd. Oiya pake ukuran kertas A4 ya print nya.
      Foto 4x4.5cm latar belakang putih 1 lembar. Kalau saya ambil foto di Mal Ambassador lt.1,15-20menit saja harga Rp 40,000.Cukup bilang foto buat visa China ya.Orgnya sudah biasa bgt ngelayanin pembuatan foto buat visa jadi gak pake tanya ukuran foto.Iyalah daerah kuningan gudangnya kedutaan dan agen pembuat visa.
      Paspor asli dgn masa berlaku lbh dari 6bln dari tgl keberangkatan.
      Copy paspor, copy KTP
      Copy Ticket pesawat
      Copy booking hotel
      Saya datang jam 11.30 langsung diarahkan naik tangga ke lantai 2 pas di depan pintu masuk The East. Di lantai 2 ketemu satpam,ditanya mau ambil jalur regular atau express.Berhubung santai ya kita pakai jasa regular. Dikasi nomer urut.Baru duduk 2 menit sudah dipanggil nomer saya, karena memang saat itu kosong banget disana.

      Di loket langsung dicek kelengkapan dokumen, ternyata temen saya lupa copy passport nya untung mba petugasnya baik. Diterima
      aja tanpa embel-embel harus bayar fotocopy lagi. Langsung dikasi form pengambilan visa

      Saya submit aplikasi di hari selasa, visa bisa diambil di hari jumatnya. Yang paling oke lagi. Bayar nya pas visa jadi dan bisa pakai credit card.
      Akhirnya berhasil juga dapat visa China, padahal pas ambil pas sampai sana jam 4kurang 2menit.hehehe..
      Cuman lagi mikir aja. Betapa enaknya itu agen service visa yang di kasi hak exclusive itu. Harga single entry (reguler) yang Rp 300,000 jadi Rp 540,000. Ckckck..Kaya banget tuh agen.


      The East Building, Unit 6, 2nd Floor,
      Jl, DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav.E 3.2
      no.1 South Jakarta 12950, Indonesia.
      Office Hours:
      Monday – Friday
      Application Submission: 9:00AM to 3:00PM
      Payment and Passport Collection: 9:00AM-4:00PM
      The Center is closed on Saturdays, Sundays and Indonesian public holidays.

      Biaya Visa + Processing Fee

      Single Entry:
      Reguler(4hari) : 300,000 + 240,000
      Express (3hari): 300,000 + 200,000(extra fee) + 400,000
      Urgent (2hari): 300,000 + 300,000(extra fee) + 500,000

      Nah kebayang deh jadi berapa total biaya untuk entry dibawah ini.
      Double entry : Rp 450,000
      Multiple entry /6bulan : Rp 600,000
      Multiple entry/1thn: Rp 900,000


    • By ncepaholic

      Selamat hari minggu kakak....
       
       

       
       
      Hari minggu ini dari ujung timur Indonesia (Merauke.red) tepat pukul 11.17 WIT ane masu share lagi FR pengalaman jalan-jalan. Untuk yang kali ini walaupun dibuat di Merauke tapi ane tidak bahas masalah destinasi di sini (lain kesempatan pasti di share, sueerrr... hehee), disini justru ane mau bagi tentang sebuah destinasi di kampung Halaman Emes (ibu.red) ane di Kabupaten Kuningan (itulah salah satu alasan ane jadi sunda "kafir" alias arek Suroboyo yang bernama khas sunda ). Tapi apapun ceritanya semua tetap Indonesia dan Indonesia itu INDAH   .
       
      Oke kita mulai ceritanya dengan beberapa pertanyaan, sudah pernah ke Jawa Barat? sudah pernah ke Kuningan? sudah dengar Curug Sidomba?. Nah, dari beberapa pertanyaan tersebut mungkin yang paling banyak jawaban "tidak" adalah mengenai Curug Sidomba. Kalau kita bicara Kuningan pasti yang langsung terlintas di pikiran kita nama-nama destinasi seperti Gunung Ciremai, Linggarjati, Sangkanhurip bahkan Cibulan. Hal yang wajar terjadi karena emang kampung Peusing dimana curug ini berlokasi baru digarap dan diekspos serius menjadi area wisata mungkin sekitar 4-3 tahun lalu jadi ya emang belum banyak yang kenal. Karena ane yang secara ga langsung punya darah Kuningan yang mengalir di tubuh, maka bertanggung jawab pua memperkenalkannya 
       
      Oke singkat saja Air terjun curug Sidomba adalah air terjun buatan dari aliran sungai yang bersumber dari gunung Ciremai ini memiliki ketinggian 3 meter. Kenapa dikasih nama Sidomba? karena di sekitar kampung lokasi curug ini banyak dipelihara Domba sehingga si Domba pun dijadikan "icon" area wisata ini. Di area wisata ini kita juga bisa temukan domba-domba tersebut namun jumlahnya tiak banyak. Sungai Curug Sidomba dibendung dan terdapat berbagai macam ikan, seperti ikan mas, dan ikan 'Kancra Bodas'. Nah ikan Kancra Bodas ini adalah ikan yang "dilindungi" secara adat karena memang ikan ini dipercaya  masyarakat setempat (khusunya kampung-kampung di kaki gunung Ciremai) sebagai ikan keramat. Ikan jenis ini juga ditemui di beberapa kolam-kolam lain daerah Kuningan seperti cigugur atau di cibulan. Katanya kalau sekitaran kolam tempat ikan ini dikuras ikan ini akan menghilang tetapi ketika air sudah terisi lagi ikan-ikan ini pun kembali, dipercaya ikan-ikan tersebut sedang berpindah ke kolam-kolam keramt di tempat lain. Makanya di curug ini di "pamalih" kan unyuk mancing, bicara kotor, maupun bertindak kotor..oh iya di sini juga tidak diperkenankan mandi di bawah air terjun, nah kalau yang itu ane ga begitu jelas apa alasannya.
       
       
      Ikan-ikan di kolam Curug Sidomba
       
      Air terjun Sidomba memang "minimalis" tapi sepertinya punya kekuatan lebih untuk melepaskan penat kita sejenak dan memuaskan kita-kita yang haus akan destinasi-destinasi baru.
       
       
      air terjun Curug Sidomba yang minimalis
       
      Jarak tempuh curug ini 20 km dari Kota Cirebon atau 30 menit dari kota Kuningan. Dari arah kota Cirebon menuju Kuningan dengan mengambil arah ke kanan di tiga jalur alternatif, yaitu di Prapatan Bandorasa Wetan, Balai Desa Manis Lor atau Balai Desa Manis Kidul lewat Desa Sembawa dan Desa Peusing.

      Kalau mau pakai angkutan umum, kita bisa gunakan  kendaraan umum elf/bus ke jurusan Kuningan dari kota Cirebon, turun di Desa Manis Lor dan dilanjutkan naik angkutan roda dua.  Jika dari arah kota Tasikmalaya atau Cikijing naik kendaraan elf/bus jurusan Cirebon lewat terminal Cirendang, berhenti di Desa Manis Lor dan dilanjutkan naik angkutan roda dua.
       
      Untuk menuju ke Curugnya kita harus menunruni tangga Curam setinggu 300m, tapi tenang aja sudah ada pembatas tangganya sehingga bisa digunakan untuk berpegangan saat berjalan turun. Masalah yang terjadi adalah ketika harus kembali naik ke atas, kita harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mendaki tangga-tangga tersebut.
       
      Harga tiket masuk adalah Rp 5000 untuk dewasa dan Rp 3500 untuk anak-anak, sedangkan tiket parkir Rp 1500 untuk kendaraan roda empat dan Rp 1000 untuk kendaraan roda dua. Curug Sidomba dilengkapi oleh fasilitas restaurant, 'saung' dan arena bermain anak, ada juga camping ground yang  banyak digunakan oleh sekolah - sekolah untuk mengadakan perkemahan. Ada juga fasilitas outbond seoerti flying fox dan ATV. Untuk beribadah terdapat Mesjid megah dengan satu menara ASMA’UL HUSNA, untuk menuju menara melaui tangga dengan jumlah 99 anak tangga. dari atas menara, anda dapat melihat keindahan alam kaki Gunung Ciremai yang sebagian wilayah masih rindang dengan pohon - pohon besar.
       
      Kalau menurut pendapat ane sekarang masyarkat desa Peusing sudah menjadi "masyarakat wisata" yang memperoleh penghasilan dari geliat wisata di area Curug Sidomba. Sepertinya itu juga sudah mebuat masyarakat sekitar curug Sidomba meningkat kesejahteraannya.
       
      Jadi kalau ada yang sempet lewat atau berkunjung ke Kuningan silahkan memasukkan Curug Sidomba ke "list" destinasi yang  akan dikunjungi di Kuningan selain destinasi yang udah terkenal duluan.
       
       
      Bonusnya di perjalanan menuju lokasi
      Sidomba kita akan disuguhi
      pemandangan seperti ini
       
      "jalan-jalanlah sebelum jalan-jalan itu dilarang"
       
       
       
    • By Amel
      Halo teman2! sy mau sharing lagi nih tentang pengalaman jalan2 ke Telaga Remis di kota Kuningan. Sebenarnya sih awalnya ke tempat ini karena saya penggemar makanan kerang. Remis ini adalah sejenis kerang air tawar, jadi remis2 ini hidup di dalam telaga remis ini. Tapi ternyata waktu saya kesana sedang tidak ada remisnya huhuhuhu...kata mereka karena sekarang sangat jarang pertumbuhannya.

      Untungnya ada aktifitas yang bisa menghibur hati, yaitu bersepeda air di telaga nya. hanya dengan modal 10 ribu perak saya main sepda air berkeliling telaga yang lumayan luas, suasananya enak banget dan teduh juga. kita bisa main kira2 selama 20 menitan, trus dipanggil sama kuncennya....kalo gak dipanggil bisa jam2an juga betah di tengah danau hehehe...

      Oiya ada tambahan info buat temen2 yang kesini jangan lupa mampir ke telaga Nilemnya yang ngga jauh dari pintu masuk. Disini airnya super duper jernih dan kita bisa berenang di dalamnya sambil ditemani ikan2 kecil....enak banget deh...segerrr....


      Sekian info perjalanan sayaa.... ini ada tambahan foto2 nya hehehe....


    • By hobijalan2poto2
      Jogja sekarang2 ini udah padet bangettt..
      makanya sesekali cari lokasi2 alternatif buat refreshing, meskipun di kota jogja ini sudah banyak sekali obyek wisata yg menarik.

      cuman kalo hari2 libur jogja jadi sumpek, kemana2 udah macet karena orang pada dateng ke jogja..

      jadi aku n beberapa temen akhirnya niat jalan2 sekaligus mau foto2 di WADUK SERMO.
      masih masuk kab jogja sebenernya (bukan kotanya loh) , jadi gak terlalu jauh..
      gak sampe satu jam udah sampe kok ke Waduk Sermonya.

      dari jogja ke barat, jalan ke arah godean..

      Waduk sermo nih waduk buatan, dinginnn udaranya . sejukkk..
      biaya masuknya 3000 tapi ada jalur yg tanpa biaya masuk. tiket masuknya kalo masuk di jalur utama hehehehe

      nih foto2nya pas aku kesana


      HIJAU BANGET YAAA... KAYAK TIPUAN KAMERAAA


      wisata murah meriah n gak jauh2 dr jogja hehehe