Sign in to follow this  
kevinalegion

Raja Ampat Eksotisme Indonesia

15 posts in this topic

Ada yang pernah ke Raja Ampat?

perlu dana besar kalo mau kesini.

butuh dana sama mental mungkin.. solanya mahal banget :lol:

panrajaampat.jpg

raja-ampat-4.jpg

waiag-lagoon2.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com - Tujuh puluh persen karang yang ada di dunia terdapat di Raja Ampat, Papua Barat. Oleh karena itu, tak heran jika Raja Ampat terkenal di dunia sebagai tempat menyelam.

“Kalau menyelam di Raja Ampat, sudah bisa langsung melihat 70 persen karang dunia,†kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dalam jumpa pers Festival Raja Ampat 2012 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Sementara itu Bupati Raja Ampat Marcus Wanma menyebutkan Raja Ampat merupakan jantung dari segitiga karan dunia. Sehingga, lanjutnya, laut Raja Ampat memiliki biota laut yang begitu beragam.

“Ada paus, lumba-lumba, duyung, penyu, dan lainnya,†kata Marcus.

Lebih spesifik, selain paus, lumba-lumba, dan duyung, di Raja Ampat memiliki lima jenis penyu, pari, hiu yang unik yaitu Wobbegong dan Kalabia atau hiu berjalan, kuda laut, ikan endemik ada 15 jenis, kerang-kerangan sampai 699 jenis, ikan karang sampai 1427 jenis, dan karang keras 553 jenis.

Ia menjelaskan lumba-lumba bisa dilihat setiap hari. Terutama saat perjalanan dari Sorong ke Raja Ampat, wisatawan bisa melihat lumba-lumba di perairan lepas. Tak heran, mata pencaharian masyarakat Raja Ampat adalah nelayan. Namun, masyarakat setempat memiliki kearifan lokal dengan mengambil ikan menggunakan jala untuk menjaga kelestarian laut.

Dengan kekayaan bawah laut yang dimiliki Raja Ampat, kabupaten ini didatangi wisatawan penggemar selam. Berdasarkan data dari Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 6.178 wisman di tahun 2011. Angka ini meningkat dibanding tahun 2007 hanya sebesar 1.118 wisman.

“Raja Ampat merupakan daerah baru, usianya baru 9 tahun. Kami baru mempromosikan pariwisata Raja Ampat sejak tahun 2007,†kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Raja Ampat Yusdi Lamatenggo.

Wisman selam di Raja Ampat mayoritas berasal dari Eropa dan Amerika Serikat. Kunjungan wisman asal Eropa mencapai 48 persen, Amerika Serikat sebesar 31 persen, Asia sebesar 14 persen, Australia sebesar 6 persen, dan Afrika sebesar 1 persen.

Raja Ampat terdiri atas 4 pulau besar yaitu Pulau Wageo, Misol, Batanta, dan Salawati. Selain pula memiliki 1.000 lebih pulau-pulau kecil yang menyimpan keragaman flora-fauna seperti 540 jenis karang dan lebih dari 1.000 jenis ikan karang dan 700 jenis moluska. Semua kekayaan ini menjadi daya tarik pariwisata.

Festival Raja Ampat sendiri akan berlangsung di Pantai Wisata Waisai, Raja Ampat, pada 18-21 Oktober 2012. Tahun ini, festival tersebut masuk kali ketiga dan diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat serta stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif.

Paket wisata juga disiapkan untuk pengunjung festival seperti tur birdwatching dengan melihat endemik cendrawasih botak dan kasuari, tur diving, tur snorkling, dan jelajah kampung wisata.

Selama festival berlangsung akan digelar serangkaian kegiatan seperti pertunjuan kesenian dan kreativitas, festival perahu adat, pameran seni kerajinan tangan tradisional sebagai sumber ekonomi kreatif masyarakat setempat. Ada pula lomba foto bawah laut, pameran, seminar tentang selam dan wisata minat khusus, serta hiburan.

sumber : kompas.com

Share this post


Link to post
Share on other sites

Hmmm.. keren keren keren

Belom masuk list prioritas saya karena mahalllll :D

Tapi tetep pengen ke sini suatu saat nanti hoho

untuk urusan wisata alam yang keren-keren, indonesia emang kaya ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

Bagus kakaak, tapi mesti nabung bener2 sampe bisa nyampe ke sana *semoga bukan cuma mimpi*. Wajar sih mahal, secara di ujung Indonesia nun jauh di sana. Udah gitu, diving provider nya cuma ada yg internasional, belom ada yang lokal. Gapapa deh mahal juga, biar gak banyak yang ke sana, jadi keindahannya tetep terjaga hehe. :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

ya konon nama raja ampat berarti jg empat raja yang mewakili empat pulau besar tersebut menurut legenda pd zaman dulu ada seorang wanita yg menemukan tujuh telur dan empat diantaranya menetas menjadi raja dan setahu sy utk berlibur disini sekitar 4 hari 3 malam bisa menghabiskan sekitar 11 juta an..... :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

seremnya lagi perjalanan pesawat kesana tu banyak nglewatin palung (dasar jurang di dalam laut; tau kan pelajaran SD-SMP) aku belum pernah naik pesawat ke Indonesia timur sih, tp katanya ntar kalo lewat palung, pesawatnya turbulensi jadi kyk jatoh tiba2, karena ada perbedaan gravitasii.. Sedikit ngeri ya hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

Kalau urusan keindahan alami sich pasti ga kalah lah ini sama luar negeri. Tapi masalahnya untuk pergi ke sana itu.. aduh biayanya... jauh lebih mahal dibanding pergi ke luar negeri lho.. (ya setidaknya kalau dibanding pergi ke Asia Tenggara, bisa jadi ini lebih mahal).

Share this post


Link to post
Share on other sites

Kalau urusan keindahan alami sich pasti ga kalah lah ini sama luar negeri. Tapi masalahnya untuk pergi ke sana itu.. aduh biayanya... jauh lebih mahal dibanding pergi ke luar negeri lho.. (ya setidaknya kalau dibanding pergi ke Asia Tenggara, bisa jadi ini lebih mahal).

kalo indonesia bisa kelola.. ini bisa jadi pusat wisata semacam bali juga..

nanti indonesia kaya kaya deh dari pariwisata nya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

belom ada ya paket wisata rame2 ke Raja Ampat biar murah gitu hehehe...kalo ada yg punya info paket wisata ke Raja Ampat murah boleh di announce di forum ya pasti banyak yg daftar dan saya list pertama :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

Indonesia itu Dahsyat,

Jangan ragu dan minder kalo Indonesia lebih Indah dari Luar negeri.

Pemerintah nya aja yang bejat :angry:

Nusuk banget kata-katanya mas....

hahahaha....

raja ampat emang mahal banget.

kayaknya dah termasuk tempat wisata yang elit yah~

Share this post


Link to post
Share on other sites

denger2 katanya resort disana justru lebih bayak dikelola seama orang asing yah,, emang orang kita pada kemana? trus pemerintah...

sedih baget yah..

pengen banget deh ke Raja Ampat, apalagi abis baca artikel ini, dulu juga sempet baca juga sih tentng lokasi menkjubkan ini disini http://www.wisatablog.com/2014/01/wisata-raja-ampat-eksotisme-di-timur.html

Share this post


Link to post
Share on other sites

Senangnya yang udah pernah ke Raja Ampat, sangat beruntung udah di beri nikmat penglihatan dan rizeki lebih sehingga bisa menikmati wisata raja ampat

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Nanda Hartoph Rio
      Haloo Freak
      Mumpung ada waktu senggang gue mau kasih info buat traveler yang berkunjung di raja ampat bagian utara. karna kemarin kita uda bahas ya tentang raja ampat bagian selatan. nih dia tempat yang bisa lo kunjungi kalo dah di kota waisai tapi ga semua yaaa,Cekidooooot.!
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Masih banyak yang pengen gue share tempat tapi waktu senggang dah abis neeh.

    • By Ahmad Sa'bani
      Raja Ampat ialah salah satu distrik di Papua Barat yang sudah menjadi objek wisata mendunia. Pemandangan bawah laut yang estetis menjadi di antara situs warisan dunia diperbanyak dengan keindahan daratannya. Raja Ampat memiliki tidak sedikit jenis terumbu karang dan fauna laut yang mesti diselami. Raja Ampat mempunyai daratan yang estetis dan kaya mencakup pantai berpasir putih, gugusan pulau karst, dan flora hewan endemik laksana cendrawasih dan anggrek. Ada peninggalan zaman prasejarah di area gugusan Misool berupa cap-cap tangan pada dinding batu karang yang dipercayai berusia lebih dari 50.000 tahun. Bahkan terdapat bekas peninggalan pesawat udara yang karam pada masa Perang Dunia II di Pulau Wai. Ingin berlibur ke Raja Ampat? Terbanglah ke Sorong, lantas naik kendaraan mengarah ke Pelabuhan Sorong. Setelah tersebut menyebrang ke Waisai di Pulau Waigeo sekitar 2-3 jam. Jika telah di sana, tidak boleh lupa guna mendatangi sejumlah tempat inilah ini.

      Pulau Waigeo

      Pulau Waigeo ialah pulau terbesar dari empat pulau utama di kepulauan Raja Ampatu yang kerap dinamakan Amberi atau Waigiu. Tiga pulau lain ialah Salawati, Batanta dan Misool. Wasai sedang di Pulau Waigeo ini sebagai ibukota Kabupaten Raja Ampat. Perairan di Pulau Waigeo terdapat tidak sedikit spot diving berupa pulau-pulau batu karang, teluk yang estetis berdinding tebing yang menjulang, hutan dengan interior pemantauan burung dan akomodasi termurah salah satu pulau lainnya di Raja Ampat. Aktivitas wisata yang populer di Raja Ampat ialah menyelam (diving) dan snorkeling. Ikan berwarna-warni (school fish) di dekat terumbu karang menjadi suguhan estetis di laut. Jika menyelam di kedalaman selama 30 meter di sekitar Pantai Waiwom terdapat Ikan Hiu Sirip Putih (white tip reef sharks) dan Ikan Hiu Sirip Hitam (black tip reef sharks).

      Pulau Misool

      Beragam jenis ikan, terumbu karang, hiu, penyu, pari, dan biota laut lainnya menjadi penghuni tetap bawah laut di Pulau Misool. Aktivitas wajib ketika berwisata di Misool ialah snorkeling, diving, berenang, berjemur atau bersantai di ambang pantai yang sepi. Waktu terbaik guna menyelam di Pulau Misool nyaris sepanjang tahun khususnya pada musim kemarau. Jadi tidak butuh bingung menilai masa-masa yang tepat guna berkunjung.

      Beberapa desa di dekat Pulau Misool unik untuk dikunjungi. Pengalaman dan pengetahuan tentang kebiasaan lokal, adat, istiadat, dan lainnya dapat didapatkan. Jelajahi hutan mangrove dan menyaksikan burung-burung endemic yang melulu ada di Papua. Tempat menakjubkan lainnya ialah keberadaan lukisan berbentuk tangan manusia, ikan, dan lainnya yang dinamakan petroglyph dengan warna berpengaruh merah yang diduga berusia selama 5.000 tahun. Ada lokasi estetis yang tersembunyi di dalam labirin berupa laguna dan batuan karst.

      Pulau Wayag
      Ikon Raja Ampat ini mesti dikunjungi, namun tempatnya laing jauh sehingga perlu waktu enam sampai tujuh jam perjalanan dengan speedboat. Sebaiknya pergi ke sana pada malam atau subuh bila hendak mendapat tidak sedikit momen indah. Puncak bukit karst di Wayag, pasir putih, dan keindahan panorama lainnya menjadi suguhan estetis di sana. Dari puncak bukit yang perlu pendakian sekitar 1 sampai 2 jam bakal terlihat semua pemandangan Raja Ampat. Batuan karst di tempat tersebut sangat tajam dan riskan sehingga dapat melukai kaki, jadi wajib menggunakan alas kaki tertutup. Pulau Wayag pun dikenal sebagai habitat burung cenderawasih yang menjadi ikon Papua.

      Serpihan surga yang terdapat di dunia memang benar-benar ada, yakni Raja Ampat. Jika memiliki peluang dan duit wajib mengunjungi tempat ini supaya semakin mengetahui Indonesia seutuhnya. Selamat menjelajah!    
    • By Kaywina Suraja
      Hi.
      Salam kenal untuk teman-teman di Jalan2.com. Ini post pertama saya di Jalan2.com dan mohon feedbacknya terkait dengan post-an agar saya dapat menceritakan pengalaman traveling saya kepada teman-teman semua dengan lebih baik. Boleh dilihat juga blog saya meskipun baru 1 post di http://vakaytion-essential.blogspot.com/.
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------
      Belitung?? Yes. 
      Bulan Mei 2017, saya pergi ke Pulau Belitung for weekend getaway. Meskipun saya pergi ke Belitung sudah cukup lama di tahun 2017, saya akan tetap share tentang keindahan pulau ini. 
      Saya sudah cukup lama (dari tahun 2013) ingin pergi ke Belitung, tetapi baru tahun 2017 saya berkesempatan untuk pergi dan explore Belitung.
      So, I checked one of my travel bucket lists.
      Mengapa Belitung menjadi salah satu my travel bucket list? Banyak orang yang mengatakan bahwa di Belitung hanya berisi pantai dan tidak ada mall seperti di Jakarta. Yes! Itu benar sekali di Belitung hanya ada pantai saja dan let me tell you that having a vacation in Belitung is totally worth it! Apalagi kita sebagai orang yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta dan kota - kota besar lainnya di Indonesia.
      First time landing in Belitung Island, pemandangannya sangat berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hamparan gunung dan pohon - pohon menyambut saya pertama kali saat landing di Bandara H.A.S Hannadjoeddin. Udaranya pun masih sejuk, tidak ada polusi, dan langitnya juga masih berwarna biru cerah serta dikelilingi oleh awan putih. Bener - bener scenery yang tidak akan didapatkan di Jakarta. 
      Sebagai orang yang baru pertama kali ke Pulau Belitung, Belitung Island is so beautiful.
      Selama 3 hari di Belitung, saya stunned dengan keindahan alamnya. 
      Pantai - pantai di Belitung yang masih bersih dengan pemandangan laut yang biru dan dihiasi dengan langit biru dan awan putih. Keindahan bawah laut di sekitar Pulau Lengkuas masih benar-benar terjaga dan sangat indah untuk dilihat. This makes Belitung Island become one of top diving spots in Indonesia. Batu - batu tinggi dan besar yang berada di Pantai Laskar Pelangi membuat pantai tersebut menjadi sangat indah. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika menikmati sunset di pantai ini dengan pemandangan laut lepas dan berada di atas batu yang besar. You will never get this moment in Jakarta. 
      How do I get there?
      Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara H.A.S Hannadjoeddin, Tanjung Pandan. Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Pandan memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap hari ada penerbangan yang menuju ke Tanjung Pandan dari pagi hari sampai sore hari dengan maskapai dosmetik. Sebaiknya mengambil penerbangan pagi hari untuk ke Belitung dan sore hari untuk balik ke tempat asal. 
      Selama di Belitung, lebih baik menyewa mobil atau mengambil local tour di sana karena sedikitnya transportasi umum. Tempat wisata di Belitung juga berjauhan sehingga membutuhkan mobil untuk pergi ke sana.
      Where do I stay?
      Selama 2 malam di Belitung, saya menginap di 2 hotel yang berbeda. Hari pertama, saya keliling daerah Belitung Timur dan menginap di Guest Hotel Belitung Timur. Hari kedua, saya pindah ke daerah Belitung Barat. Di Belitung Barat, saya menginap di Puncak Hotel.
      Dari sisi harga, hotel yang sangat inapkan di Belitung murah dan affordable. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan, hotel ini OK untuk diinapi. 
      How much does it cost?
      Berlibur di Belitung menghabiskan uang sekitar Rp 2.500.000,- dan sudah termasuk tiket pesawat, hotel, dan makan (sarapan, lunch, dan dinner), tetapi tergantung dengan tanggal keberangkatan.
      I suggest you to take the local tour if you want to go there.
       
      Additional
      3 hari adalah waktu yang cukup untuk berlibur dan menghabiskan waktu di Belitung. Kalian sudah banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat - tempat yang bagus di Belitung.
      Berikut adalah itinerary selama di Belitung 3 hari 2 malam.
      Day 1 
      - Kota Gantung Belitung Timur 
      - Replika Sekolah Laskar Pelangi 
      - Museum Kata Andrea Hirata 
      - Kampoeng & Rumah Ahok 
      - Klenteng Dewi Kwan Im 
      - Pantai Burung Mandi
      Day 2 
      - Pantai Tanjung Kelayang 
      - Island hopping (Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas (snorkeling spot), Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar (lihat bintang laut))
      - Pantai Laskar Pelangi/Tanjung Tinggi
      Day 3 
      - Bukit Berahu 
      - Danau Kaolin

      Replika Sekolah Laskar Pelangi
      Tempat yang pertama dikunjungi di Belitung adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Lokasi replika sekolah ini berada di Belitung Timur yang berarti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari airport menuju tempat ini. Sekolah ini memang bukan tempat syuting dari film Laskar Pelangi, tapi bolehlah untuk dikunjungi apalagi sudah jauh-jauh pergi ke Belitung.

      Museum Kata Andrea Hirata
      Next, tempat yang tidak jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Dari Sekolah Replika Laskar Pelangi hanya berjarak beberapa kilometer saja. If you are a big fan of Laskar Pelangi & Andrea Hirata, you should go to this museum. Karena saya bukan penggemar dari film Laskar Pelangi dan Andrea Hirata, saya tidak masuk ke dalam so I can't give the review for this. Dilihat dari depannya saja, tempat ini OK untuk dikunjungi.

      Burung Mandi Beach
      Pantai Burung Mandi terletak di Belitung Timur dan suasana di pantai ini benar-benar sepi. Untuk menambah foto dan mempercantik feed instagram, kalian dapat sepuasnya berfoto-foto di tempat ini. Pantai ini juga cocok bagi kalian yang menyukai ketenangan karena pantai ini benar-benar sepi.

      Tanjung Kelayang Beach (heading to islands)
      Untuk hopping island, starting pointnya adalah Pantai Tanjung Kelayang. Dari pantai ini, saya memulai perjalanan untuk melihat keindahan pulau - pulau kecil di Belitung. For your information, perahu yang digunakan untuk hopping island adalah seperti yang ada pada foto di atas dan harga sewa perahu bervariatif. Pantai ini juga menyediakan jasa penyewaaan alat - alat snorkeling bagi kalian yang ingin snorkeling. Sebaiknya island hopping dilakukan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

      *view from boat* Lengkuas Island
       
      Salah satu pulau yang terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas yang identik dengan mercusuar. Saat pergi ke Pulau ini, mercusuarnya tidak dapat dikunjungi sehingga tidak bisa melihat pemandangan dari atas. Di pulau ini, kalian bisa foto - foto di depan mercusuar atau di batu - batu sebelum kalian bersnokeling di sekitar Pulau Lengkuas.

      *view from Lengkuas Island*

      Lengkuas Island

      Add caption

      Laskar Pelangi Beach / Tanjung Tinggi Beach
      Yups! Di sini tempatnya untuk kalian berfoto-foto di batu tinggi seperti di film Laskar Pelangi. Pasti banyak yang penasaran di mana dapat foto dengan batu tinggi di Belitung, jawabannya adalah di pantai Laskar Pelangi. Pantai ini adalah tempat syuting film Laskar Pelangi. Banyak hal yang bisa kalian lakukan di sini seperti menikmati sunset di atas batu tinggi, foto-foto di antara batu tinggi, bermain canoe, atau berenang di laut karena lautnya sangat tenang.
      Menikmati sunset di atas batu tinggi dengan laut yang tenang dan langit yang indah adalah momen yang unforgettable dan ga bisa didapatkan di Jakarta. You should go here and enjoy the sunset.

      *enjoying the scenery before sunset*

      *enjoying sunset at Laskar Pelangi Beach*

      Kaolin Lake
      Last but not least, destinasi terakhir yang gua kunjungi di Belitung adalah Danau Kaolin. Danau ini terbentuk akibat dari penambangan timah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas pesawat saat mau mendarat di Belitung.
      Kalau kalian ingin pergi liburan singkat dengan budget yang low, you can choose Belitung as your destination. It's totally worth it to get lost in Belitung Island. 
      Note: Photos were taken with Iphone 5s and edited with VSCO cam. 
      Please kindly subscribe my blog: http://vakaytion-essential.blogspot.com/ and follow my instagram: kaywinas for the updates.
       
    • By chrizz_msweb
      Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata bahari terbaik di dunia. Menurut CNN Travel, Raja Ampat adalah tempat diving terbaik nomor lima di dunia. Untuk menuju Raja Ampat, jalur nya dari Jakarta lumayan jauh. Dari Jakarta, penerbangan harus melewati Makassar, lalu dilanjutkan ke bandara Domine Eduard Osok di  Sorong. Dari Sorong, terdapat dua pilihan, yaitu langsung terbang menggunakan pesawat kecil ke Waisai, atau dengan menggunakan perahu. Jarak dari bandara Sorong ke pelabuhan sekitar 10 menit dengan taksi. Untuk penginapan, biasanya turis menginap di salah satu dari empat pulau : Waigeo, Gam, Kri, dan Arborek. Pemilik penginapan bisa diminta menjemput kita di Waisai.  Dalam trip ini, saya menginap di pulau Gam. Harga penginapan di sini sekitar 700 ribu per malam termasuk makan 3x. Kebanyakan penginapan di sini sudah termasuk dengan makan karena agak susah mencari warung atau restoran di Raja Ampat. Listrik juga agak susah, genset hanya menyala dari sore sampai tengah malam.

      Penginapan di pulau Gam dan kebanyakan penginapan lain berupa gubuk yang menjorok ke laut. Dari depan kamar, bisa langsung loncat ke air untuk snorkeling. Bahkan kadang saya melihat ikan hiu dan Lion Fish lewat persis di depan kamar, tidak perlu jauh jauh ke tengah laut. Jangan khawatir dengan hiu, hiu yang lewat adalah hiu kecil yang justru langsung kabur begitu ada seseorang masuk ke air. Saya tidak mendapatkan foto hiu di sini, mereka kabur sangat cepat. Foto Lion Fish saya dapatkan hanya di depan kamar. Sedangkan Mooray sekitar 20 meter dari penginapan.

      Kegiatan yang saya lakukan tiap hari adalah freediving. Saya jarang melihat orang diving di sini, hanya di sekitar dermaga Arborek. Mungkin diving dilakukan di lokasi tersendiri. Dermaga di Arborek cukup ramai, tidak seperti di Gam. Banyak yang berenang di pantai, baik turis lokal ataupun asing. Banyak juga anak-anak warga lokal yang berenang dan bermain kano.
      Pengalaman baru yang saya dapatkan di Raja Ampat adalah berburu foto Manta. Kenapa saya sebut berburu ? Karena untuk melihat Manta ternyata tidak mudah. Guide kita mengatakan hal tersebut karena ikan Manta tersebut tidak sedang makan, jadi mereka bergerak terus. Di sekitar Manta Point, kita berputar2 dahulu mencari ikan Manta. Setelah menemukan Manta, tidak bisa langsung masuk ke air, namun perahu harus cepat-cepat ke depan Manta tersebut, masuk ke air perlahan-lahan, baru menunggu Manta tersebut lewat. Kalau ikan Manta nya ternyata berubah arah, kita harus cepat cepat naik ke perahu lagi, lalu ke depan ikan Manta lagi, lalu turun lagi. Hal ini dilakukan berkali-kali sampai dapat. Agak melelahkan memang. Namun kita mendapatkan bonus. Saat sedang asik berburu Manta,  tiba2 ada lumba-lumba yang lewat. Langsung kapten kapal mematikan mesin agar lumba-lumba tersebut tak takut mendekat. Bahkan mereka sampai menempel2 ke kapal seperti sedang memeriksa.

      Binatang laut unik yang saya temukan adalah Spider Jellyfish dan Hammerhead Fish. Saya tidak pernah melihat dua binatang itu di tempat lain.
      Yang paling terkenal di Raja Ampat adalau pulau Wayag. Bila melihat iklan wisata Raja Ampat di televisi atau di papan iklan, itu adalah pulau Wayag. Ada bukit yang cukup tinggi di Wayag yang dari sana bisa melihat gugusan pulau unik sekitar Wayag. Sayang lokasi nya sangat jauh dan biaya nya mahal. Saya memutuskan tidak ke Wayag untuk menghemat waktu dan biaya. Gantinya, kita ke pulau Pianemo. Pianemo disebut juga little Wayag, terdapat bukit juga yang bisa melihat kepulauan sekeliling, walaupun tidak setinggi Wayag.
      Selain kaya akan alam bawah laut, di raja Ampat juga terdapat binatang darat yang cukup unik. Ada Kuskus yang mencuri makanan yang kami letakkan di luar kamar. Saya juga melihat kadal, kepiting, dan laba-laba yang ukurannya lebih besar dari yang biasa ada di tempat lain.
       
      Foto lengkap: https://chrizz-photography.blogspot.co.id/2018/05/keindahan-bawah-laut-raja-ampat.html
       






    • By Stephanie Felitania Lestari
      Hallo sobat traveller!
      saya Stephanie, salah satu mahasiswa di perguruuan tinggi Bali nih. Pada tanggal 19 - 23 September 2018 (5 hari), saya dan teman-teman saya berencana berlibur ke Raja Ampat. Namun setelah saya cari berbagai trip dari berbagai travel agent, ternyata berlibur secara berkelompok akan lebih murah! Bila dua orang bisa seharga 8.000.000 / orang, namun bila berdelapan orang bisa seharga 4.500.000/ orang saja, dan tentunya lebih murah lagi bila sampai lebih dari 10 orang (bisa sampai 3 juta saja).
      Oleh sebab itu, saya mengajak sobat-sobat traveller disini untuk berlibur bersama saya dan teman-teman. Ayo mumpung ada kesempatan, ajak teman lebih banyak untuk mendapatkan harga lebih murah. Harga yang saya sebutkan diatas sudah termasuk: penginapan selama 5 hari 4 malam, makan 3 kali sehari, transportasi antar pulau, itenary ke berbagai tempat menarik, alat snorkling, dan sebagainya. Untuk pilihan tempat penginapan dan trip dari travel agent bisa kita pilih bersama-sama sesuai kesepakatan bersama.
      Namun, bila ada teman-teman yang tidak berminat ke Raja Ampat namun mengetahui ada forum atau teman yang ingin jalan-jalan ke Raja Ampat juga, mohon infonya ya gan dan sist ! Langsung hubungi saya (FB : Stephanie Felitania Lestari). TERIMAKASIHHHHHHHH!! mari berlibur ke RAJA AMPAT.

    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu, teman saya, seorang WNI yang menikah dengan pria Jepang, menceritakan kebingungannya mencari oleh-oleh khas Indonesia setiap kali akan berkunjung ke keluarga suaminya di Jepang. Adik saya yang menikah dengan pria Belanda pun kerap kebingungan mencari oleh-oleh untuk mertua tercinta. Dan saya rasa, teman maupun adik saya itu bukanlah satu-satunya yang kerap merasa bingung setiap kali mencari oleh-oleh khas Indonesia untuk dibawa ke luar negeri. Biasanya, yang bingung-bingung itu karena mereka terlalu memikirkan hal-hal berikut ini:
      1.Dari sekian banyak produk khas daerah di Indonesia ini, oleh-oleh apa sih yang paling merepresentasikan Indonesia?
      2.Oleh-oleh apa yang tahan dibawa untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki kemasan yang oke namun tetap terkesan Indonesia banget?
      3.Oleh-oleh apa ya yang kira-kira disukai oleh orang diluar Indonesia, apalagi diluar wilayah Asia tenggara? Soalnya kan selera mereka mungkin saja beda dengan selera orang Indonesia atau orang Asia
      Berikut saya ingin berbagi beberapa jenis oleh-oleh khas Indonesia yang cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau kerabat atau mungkin calon relasi bisnis yang ada di luar negeri, khususnya yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia. Oleh-oleh dibawah ini berdasarkan pengalaman saya beberapa kali memberikan oleh-oleh (minimal memberikan ide) untuk mereka yang berada jauh diluar Indonesia. Saya sengaja nggak menyebut produk khas per-daerah supaya teman-teman bebas mengembangkan imajinasi dan mengeksplorasi produk khas daerah masing-masing dari ide-ide berikut ini. Untuk alternatif oleh-oleh lainnya, bisa mampir ke thread yang sudah lebih dulu ada: Oleh-oleh apa yang khas Indonesia? 
       
      1. Kopi
      Saya cinta kopi walau sebatas pecinta kopi sachetan saja. Dan bicara tentang kopi, Indonesia memiliki beberapa jenis kopi yang khas yang mungkin saja sulit ditemukan diluar negeri. Berhubung akhir-akhir ini banyak produsen kopi yang mengemas kopi Indonesia dengan kemasan yang cantik, saya rasa kopi layak banget untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.
      Tips: coba cari produk kopi khas daerah masing-masing, jadi jangan terpaku dengan merk kopi yang banyak ditemukan di supermarket. Contohnya saja Kopi  Oey Jalan Braga, termasuk oleh-oleh kopi khas dari Bandung. Saya pernah juga memberikan oleh-oleh kopi Bali untuk oleh-oleh dan rata-rata kopi Indonesia selalu diterima dengan senang hati.
       
      2. Rokok kretek
      Walau saya anti rokok, namun saya mengakui jika rokok kretek termasuk salah satu produk khas Indonesia. Rokok kretek bisa jadi oleh-oleh khas Indonesia karena biasanya (sepanjang yang saya tahu) rokok di luar negeri (wilayah survei: Jepang dan Belanda) rata-rata tipenya mild. Biasanya mereka yang perokok berat akan suka diberikan oleh-oleh rokok kretek dari Indonesia.
       

      Foto 02:
      Salah satu merk rokok kretek Indonesia yang populer secara internasional [foto: wikimedia/creative commons]
       
      3. Sambal
      Sambal mungkin termasuk salah satu produk khas di wilayah Asia. Dan Indonesia termasuk negara yang juga mencintai sambal. Jadi kenapa nggak memberikan oleh-oleh sambal sebagai produk khas Indonesia? Tentunya pilih yang kemasannya oke dan tahan untuk dimasukkan dalam bagasi pesawat.
      Tips: jika ingin memberikan oleh-oleh sambal untuk mereka yang kurang terbiasa dengan rasa pedas, sebaiknya pilih sambal yang rasanya ringan dan tidak terlalu pedas.

      Foto 03:
      Contoh sambal dalam kemasan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      4. Makanan ringan
      Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari merupakan oleh-oleh khas Bandung yang populer. Tapi kedua jenis makanan tersebut agak sulit untuk dibawa keluar negeri (khawatir hancur jika dimasukkan dalam bagasi) sehingga kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia. Begitu juga dengan cemilan khas Indonesia lainnya seperti kembang goyang dan batagor. Wah, bisa-bisa hancur atau basi saat dibawa untuk perjalanan jarak jauh.
      Nah, jika memang ingin membawa oleh-oleh makanan, coba deh pertimbangkan untuk membeli oleh-oleh makanan kering dan punya kemasan menarik. Misalnya saja, aneka keripik singkong pedas, keripik pisang, atau mungkin dodol garut. Atau bisa juga membeli kerupuk mentah untuk digoreng sendiri.

      Foto 04:
      Keripik pisang dalam kemasan yang cukup menarik [foto: CamilanCamilun/wikimedia]
       
      5. Bumbu khas Indonesia
      Percaya atau tidak, teman saya yang warga Jepang suka banget kalau diberi oleh-oleh bumbu pecel lho! Itu menandakan jika bumbu khas Indonesia pun bisa dan layak dijadikan oleh-oleh yang mewakili Indonesia.
       
      6. Batik dan kain khas Indonesia
      Batik merupakan kain khas Indonesia. Jadi kenapa tidak memberikan batik sebagai oleh-oleh? Jangan hanya terpaku pada kain batik meteran saja. Kalian bisa lho memberikan batik sarimbit sebagai oleh-oleh, maupun batik yang sudah diolah menjadi produk lain seperti tas dan sepatu. Intinya, cari yang praktis namun menarik. Dan kain khas Indonesia tak hanya batik. Ada ulos, songket, dan banyak lagi. Bahkan dress pantai khas Bali pun menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho!

      Foto 05:
      Batik dalam bentuk produk fashion jadi juga cukup menarik dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      7. Teh
      Selain kopi, Indonesia juga memiliki banyak teh lokal yang memiliki rasa yang khas. Coba deh jangan melirik merk-merk teh yang mainstream dan banyak ditemukan di supermarket. Carilah produk-produk teh khas daerah kalian dan jadikan itu oleh-oleh yang mewakili Indonesia.

      Foto 06:
      Contoh teh khas Indonesia [foto: Midori/wikimedia]
       
      8. Produk spa dan kecantikan
      Spa termasuk salah satu perawatan kecantikan khas Indonesia yang banyak disukai oleh warga negara asing. Berhubung saat ini sudah banyak produk spa dan kecantikan lainnya yang dikemas cantik dan bisa digunakan untuk perawatan di rumah, coba deh memberikan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh. Saya pribadi beberapa kali memberikan set produk body lotion/body scrub/body butter dengan wangi khas Indonesia sebagai oleh-oleh dan ternyata produk-produk spa tersebut cukup disukai lho.
       
      9. Produk seni khas daerah
      Rasanya, masing-masing daerah di Indonesia memiliki produk seni yang khas, yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Sebut saja wayang golek, wayang kulit, angklung, dan lain-lain. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh yang relatif aman untuk siapa saja karena tidak untuk dikonsumsi, alias untuk pajangan saja.
       
      10. CD musik
      Saya rasa nggak banyak yang terpikir untuk memberikan CD musik penyanyi Indonesia sebagai oleh-oleh. Saya sendiri berani mengusulkan ini berdasarkan pengalaman memberikan CD musik untuk oleh-oleh adiknya adik ipar (WN Belanda). Ceritanya, saya sedang bingung akan memberikan oleh-oleh apa. Karena saya dapat informasi jika dia pecinta musik metal, saya pun iseng-iseng memberikan CD Power Metal dan Jamrud. Dan kalian tahu endingnya bagaimana? Sekarang dia jadi fans berat Jamrud! Yay, saya dapat teman Jamers baru!
      Daftar di atas saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman ada yang mau berbagi pengalaman aneka oleh-oleh khas Indonesia, ditunggu sharing-nya. Sebagai penutup, saya ingin berbagi tips bagi yang ingin mencari produk khas Indonesia sebagai oleh-oleh:
      1. Percaya dirilah dengan produk-produk khas Indonesia. Jangan terlalu memikirkan ini layak nggak untuk jadi oleh-oleh maupun produk ini kira-kira sesuai standar barat nggak ya, karena pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuat kita nggak pede dengan produk dalam negeri. Kalau kita sendiri nggak pede, gimana kita bisa meyakinkan orang lain kalau produk khas Indonesia itu bagus?
      2. Berpikir sederhana. Jangan karena semangat ingin memberikan oleh-oleh yang "wah" akhirnya malah membuat kita melupakan esensi dari oleh-oleh, salah satunya untuk menyambung silahturahim dan juga memperkenalkan produk khas Indonesia. Berpikirlah sederhana dan kreatiflah, karena bisa jadi produk-produk yang kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari ternyata menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Contohnya saja sandal jepit khas Indonesia, yang konon akhirnya jadi booming gara-gara dipakai oleh bintang Korea. Keren kan?
       
      Selamat berburu oleh-oleh khas Indonesia!
       
    • By Riohandoko21
      Hello Man Teman
      Mau cerita pengalaman awal bulan lalu mengenai Trip Ke Raja Ampat.
      Kali ini saya dan istri serta baby (1,5 Thn) jalan-jalan agak jauh dari Rumah. Awalnya tahun ini kita hanya plan kan trip ke Labuan Bajo buat LOB namun di January 2018 tiba-tiba berubah pikiran.
       
      Berhubung Istri mau main ke Tembagapura ya sekalian aja ke Raja Ampat.
       
      Perjalanan ke Raja Ampat saya ikut Open Trip 3 Jt an/ Orang untuk 4D3N.
      Tiba di sorong Tanggal 31 January 2018 Pukul 12 siang.
      Saya menginap sehari di sorong untuk persiapan kebutuhan baby saya,
      Tanggal 1 February 2018 Naik Kapal Cepat Sorong - Waisai ( 2 Jam Perjalanan)
      Disini Porter nya rebutan buat bawa barang kita, udah kayak berantem aja sesame porter.
       
      Tiba di Waisai pukul 4 sore dan perjalanan laut dilanjutkan dengan Boat 1,5 Jam menuju pulau mansuar.
      Tiba di mansuar saat sunset. Menurunkan barang-barang di homestay lalu membawa anak saya langsung mandi-mandi di tepian homestay.
      Anak saya tidak mau beranjak dari dalam air. saat saya bawa naik ke homestay dia jalan turun sendiri ke laut via tangga homestay.
      Jadilah saya nyemplung lagi dan setelah hari mau gelap terpaksa saya bawa naik dan anak saya menangis.
      ada beberapa foto yang saya ambil saat sunset hari pertama.
       
      Hari ke-1
      Mansuar to Wayag
      Perjalanan kurang lebih 3 Jam dan kita singgah dulu di selpele buat isi buku tamu.
       
      Nanti saya lanjut lagi yaa cerita nya.