Sign in to follow this  
suganda

Pulau Sewangi, Pulau Tempat Para Pembuat Jukung

4 posts in this topic

Indonesia merupakan Negara yang memiliki perairan terluas di dunia, terutama wilayah laut. Tentu saja, hal itu harus didukung dengan sarana transportasi yang mendukung prasarana laut, seperti berbagai macam jenis kapal. Nah, dari sekian banyak jenis kapal, kapal kapal yang biasanya digunakan nelayan melaut adalah Jukung. Jukung ini bergerak selain menggunakan mesin , tapi juga dilengkapi dengan layar agar bisa digunakan saat cuaca tenang atau ketika menangkap ikan.
 
ananda_pengrajin-jukung2.jpg
 
Di Indonesia juga ada sebuah kampung yang hampir sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian sebagai pembuat Jukung. Desa ini adalah Pulau Sewangi yang merupakan sebuah kelurahan di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Tepatnya terletak di antara perbatasan antara Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala. Namun ada juga yang menyebut pulau sewangi ini sebagai Kuin Utara, tidak tahu asal mula penyebutan ini darimana. Untuk menuju desa ini, aksesnya memang tidak harus melewati jalur air, perjalanan di jalur darat pun cukup mudah untuk mencapai lokasi ini. Luas pulau yang banyak dikelilingi sungai ini hanya sekitar lima kilometer persegi. Sementara jumlah penduduknya hanya sekitar 200 kepala keluarga.
 
jukung9.jpg
 
Jukung dari Pulau Sewangi ini sudah dikenal sejak lama di sebagian wilayah Kalimantan Selatan ini. Kendati pulaunya kecluas wilayah pulaunya kecil, namun jukung yang dibuatnya memiliki bahan baku yang unggul, yakni kayu ulin, kayu cangel, dan kayu mada hirang sehingga menghasilkan jukung yang berkualitas tinggi. Boleh dibilang tidak sedikit waktu yang dibutuhkan untuk proses Jukung ini. Satu buah Jukung bisa saja memakan waktu sekitar enam bulan hingga maksimal paling lama dua tahun, kondisi rentang waktu pembuatan itu tergantung bahan, ukuran, dan model seperti apa yang diinginkan oleh si pemesan Jukung. 
 
Soal harga jual Jukung, juga bervariasi. Ada jukung sederhana dengan model yang juga sederhana dan yang paling murah seharga tiga Juta rupiah hingga yang berbentuk mewah dengan polesan yang halus bisa mencapai dua belas juta rupiah. 
 
Berdasarkan fungsi dan kegunaannya, Jukung dibuat dengan disesuaikan kondisi alam Kalimatan pada tempo dulu. Jukung Sudur merupakan salah satu jenis jukung yang tertua. Setelah jukung sudur berkembang, setelah itu terciptalah jukung-jukung jenis baru. Seiring perkembangan peradaban pada masa itu, Jukung kemudian menjadi identitas budaya dari Kerajaan Daha di Negara Hulu Sungai Selatan, Kerajaan Dipa Amuntai Kerjaan Banjar di Kuin, hingga menjadi asal-usul lahirnya suku Banjar. Oleh karena itu budaya sungai tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sosial masyarakat Banjar.
 
Berbicara soal Jukung, ada cerita menarik yang tentu saja berkaitan dengan nilai historis Orang Banjar itu sendiri. Konon kabar dari masyarakat setempat,  sebelum lahirnya suku Banjar, jukung telah digunakan sebagai transportasi penting yang utama dalam penyebaran penduduk dari pesisir pantai menuju pedalaman pulau. Di samping itu juga budaya Jukung telah di kenal 2000 tahun sebelum masehi saat itu merupakan migrasi pertama ke tanah banjar orang orang melayu tua dari Sungai Mekong, Yunan, dan Cina Selatan, dan mulai tinggal menetap di Tanah banjar ini.
 
Pada abad sekitar rentang abad 6 dan 7 sesudah Masehi, pembuatan jukung semakin berkembang di wilayah pulau Sewangi ini, dan menjadi penghasil jukung utama di Kalimantan selatan dahulu. Kini, berdasarkan data yang ada, pulau Sewangi merupakan kawasan pengrajin Jukung yang terbesar di Indonesia. Profesi membuat jukung ini telah digeluti  penduduk pulau sewangi ini secara turun temurun. Bahan baku pembuatan perahu juga tersedia di pulau itu. Ditambah lagi posisi Pulau Sewangi sendiri juga strategis untuk dijadikan galangan kapal, membuat pulau Sewangi sebagai pemasok jukung untuk wilayah Indonesia lainnya. Anda yang berkunjung disini, tak hanya melihat jukung dibuat, tapi juga bisa berwisata naik jukung yang berlayar bersama sang pengrajin jukung. Nah, kalau ingin punya jukung unik khas Banjar, bisa juga langsung dibeli atau dipesan dulu di Pulau Sewangi ini. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this